You are on page 1of 11

TinjauanPustaka

OSTEOSARKOMA
DIAGNOSIS DAN PENANGANANNYA

SikiKawiyana
SubBagian/SMF OrthopaedidanTraumatologi
BagianBedahFK Unud/RSUP SanglahDenpasar
e-mail:siki_kawiyana@hotmail.com

SUMMARY
OSTEOSARCOMA
DIAGNOSISAND TREATMENT

Osteosarcoma isthe second mostcommon bone malignantneoplasm.Occursbetween 5 30 yearsold,mostoften


between1020yearsold.Itislocatedatlongbonemetaphyseswhichhasrapidgrowthrate,thereforeitismostoftenfoundin
theknee.Itsdiagnosisisestablishedbasedonclinicalfindings,laboratoryexamination,radiographicexaminationsuchasplainx-
rayphoto,CT-scan,MRI,bonescan,angiographyandbiopsyhistopathologicexamination.Theosteosarcomaprognosisdepends on its
stage and treatmenteffectivity.The osteosarcoma currently is managed by giving chemotherapy atpre-operative
(induction=neoadjuvantchemotherapy)andpost-operative(adjuvantchemotherapy).Limbsalvageistheexpectedobjectivein
surgicaltreatmentforosteosarcoma.Post-operativefollow upisverycrucialinmanagingpatientwithosteosarcoma.

Keywords:Osteosarcoma,diagnosis,treatment
PENDAHULUAN
talfemur,proksimaltibiadanfibula,proksimalhumerus
dan pelvis.Pada orang tua umurdiatas 50 tahun,
Osteosarkoma disebutjuga osteogenik sarkoma osteosarkomabisaterjadiakibatdegenerasiganasdari
adalah suatu neoplasma ganas yang berasaldarisel pagets disease,denganprognosissangatjelek.1,3,4
primitif(poorly differentiated cells) didaerah metafise
Osteosarkomaadalahtumortulangdenganangka
tulangpanjangpadaanak-anak.1Disebutosteogenikoleh kematian 80% setelah 5 tahun di diagnosis.
karenaperkembangannyaberasaldariseriosteoblastik Osteosarkomaklasikdidefinisikandengansarkomasel
selmesensim primitif.Osteosarkoma merupakan spindeldenganderajatmalignansitinggidansangatkhas
neoplasma primerdaritulang yang tersering nomer memproduksimatriksosteoid.Osteosarkomadidapatkan
setelahmyelomamultipel.1-3 kira-kira3orangper10.000diUnitedStates. 5
Osteosarkoma biasanya terdapatpada metafisis Penyebab osteosarkoma masih belum jelas
tulangpanjangdimanalempengpertumbuhannya(epi- diketahui.Adanyahubungankekeluargaanmenjadisuatu
physeal growthplate) yangsangataktif;yaitupadadis-
68
predisposisi, begitu pula adanya hereditery 1. Osteosarkoma klasik.
retinoblastoma dan sindrom Li-Fraumeni. Dikatakan 2. Osteosarkoma hemoragi atau telangektasis.
beberapa virus dapat menimbulkan osteosarkoma pada 3. Parosteal osteosarkoma.
hewan percobaan.5 Radiasi ion dikatakan menjadi 3% 4. Periosteal osteosarkoma.
penyebab langsung osteosarkoma, begitu pula alkyleting 5. Osteosarkoma sekunder.
agent yang digunakan pada kemoterapi.2,5,6 Akhir-akhir 6. Osteosarkoma intrameduler derajat rendah.
ini dikatakan ada dua tumor suppressor gene yang 7. Osteosarkoma akibat radiasi.
berperan secara signifikan terhadap tumorigenesis pada 8. Multifokal osteosarkoma.
osteosarkoma, yaitu protein p53 (kromosom 17) dan Rb
(kromosom 13).3 Lokasi tumor dan usia penderita pada Osteosarkoma Klasik
pertumbuhan pesat dari tulang memunculkan perkiraan Osteosarkoma klasik merupakan tipe yang paling
adanya pengaruh dalam patogenesis osteosarkoma. sering dijumpai. Tipe ini disebut juga: osteosarkoma
Mulai tumbuh bisa di dalam tulang atau pada permukaan intrameduler derajat tinggi (High-Grade Intramedullary
tulang dan berlanjut sampai pada jaringan lunak sekitar Osteosarcoma).Tipe ini sering terdapat di daerah lutut
tulang. Epifisis dan tulang rawan sendi bertindak pada anak-anak dan dewasa muda, terbanyak pada di-
3
sebagai barier pertumbuhan tumor ke dalam sendi. stal dari femur.8 Sangat jarang ditemukan pada tulang-
Osteosarkoma mengadakan metastase secara tulang kecil di kaki maupun di tangan, begitu juga pada
hematogen, paling sering ke paru atau pada tulang kolumna vertebralis. Apabila terdapat pada kaki
lainnya dan didapatkan sekitar 15%-20% telah biasanya mengenai tulang besar pada kaki bagian
mengalami metastase pada saat diagnosis ditegakkan. belakang (hind foot) yaitu pada tulang talus dan
Metastase secara limpogen hampir tidak terjadi. 3
calcaneus, dengan prognosis yang lebih jelek.2,9,10
Penderita biasanya datang karena nyeri atau
GEJALA KLINIS adanya benjolan. Pada hal keluhan biasanya sudah
ada 3 bulan sebelumnya dan sering kali dihubungkan
Osteosarkoma lebih sering ditemukan pada laki- dengan trauma. Nyeri semakin bertambah, dirasakan
laki, timbul pada dekade kedua, yaitu antara umur 5 bahkan saat istirahat atau pada malam hari dan tidak
sampai 30 tahun, terbanyak pada umur 10 20 tahun. 7 berhubungan dengan aktivitas.
Akan tetapi bisa juga pada akhir usia dewasa yang Terdapat benjolan pada daerah dekat sendi
berhubungan dengan penyakit Paget (Pagets yang sering kali sangat besar, nyeri tekan dan
disease). Secara umum osteosarkoma timbul pada tampak pelebaran pembuluh darah pada kulit di
metafisis tulang panjang yang pertumbuhannya pesat, permukaannya. Tidak jarang menimbulkan efusi
yaitu lokasi tersering pada distal femur, proksimal tibia pada sendi yang berdekatan. Sering juga
dan fibula, dan proksimal humerus. Osteosarkoma ditemukan adanya patah tulang patologis.5,11,12
jarang pada tulang pipih. Di Massachusetts General Pada pemeriksaan laboratorium
Hospital (MGH) di Amerika didapatkan osteosarkoma ditemukan peningkatan alkaline phosphatase
terbanyak di daerah lutut (distal femur 32% dan dan lactic dehydrogenase, yang mana ini
proksimal tibia 16%).5 Berdasarkan atas gradasi, lokasi, dihubungkan dengan kepastian diagnosis dan
jumlah dari lesinya, penyebabnya, maka osteosarkoma prognosis dari osteosarkoma tersebut.
dibagi atas beberapa klassifikasi atau variasi yaitu:2,8 Gambaran klasik osteosarkoma pada plain foto 69

Osteosarkoma Disgnosis dan Penganannya


Siki Kawiyana
menunjukkan lesi yang agresif pada daerah metafise tulang thallium Tl 201. Thallium scantigraphy
panjang. Rusaknya gambaran trabekule tulang dengan digunakan juga untuk memonitor respons tumor
batas yang tidak tegas tanpa reaksi endoosteal. Tampak terhadap pengobatan kemoterapi dan
juga campuran area radio-opak dan radio-lusen, oleh mendeteksi rekurensi lokal dari tumor tersebut. 7
karena adanya proses destruksi tulang (bone destruction) Angiografi merupakan pemeriksaan yang lebih
5,8
dan proses pembentukan tulang (bone formation). invasif. Dengan angiografi dapat ditentukan diagnose
Pembentukan tulang baru pada periosteum, pengangkatan jenis suatu osteosarkoma, misalnya pada High-grade
kortek tulang, dengan pembentukan: osteosarcoma akan ditemukan adanya neovaskularisasi
Codmans triangle,dan gambaran Sunburst dan yang sangat ekstensif. Selain itu angiografi dilakukan
disertai dengan gambaran massa jaringan lunak, untuk mengevaluasi keberhasilan pengobatan preopera-
merupakan gambaran yang sering dijumpai. Plain tive chemotheraphy,yang mana apabila terjadi
foto thoraks perlu juga dibuat untuk menentukan mengurang atau hilangnya vaskularisasi tumor
adanya metastase pada paru. menandakan respon terapi kemoterapi preoperatif
CT (Computed Tomographic) dan MRI (Magnetic berhasil.7
Resonance Imaging) dikerjakan untuk mengetahui Biopsi merupakan diagnosis pasti untuk
adanya ekstensi dari tumor ke jaringan sekitarnya, menegakkan osteosarkoma. Biopsi yang dikerjakan tidak
termasuk juga pada jaringan neurovaskuler atau benar sering kali menyebabkan kesalahan diagnosis
invasinya pada jaringan otot.4,8 CT pada thoraks sangat (misdiagnosis) yang lebih lanjut akan berakibat fatal
baik untuk mencari adanya metastase pada peparu.4,7,13 terhadap penentuan tindakan. Akhir-akhir ini banyak
Sesuai dengan perilaku biologis dari osteosarkoma, dianjurkan dengan biopsi jarum perkutan (percutaneous
yang mana osteosarkoma tumbuh secara radial dan needle biopsy) dengan berbagai keuntungan seperti: invasi
membentuk seperti bentukan massa bola. Apabila tu- yang sangat minimal, tidak memerlukan waktu
mor menembus kortek tulang menuju jaringan otot penyembuhan luka operasi, risiko infeksi rendah dan
sekitarnya dan membentuk seolah-olah suatu kapsul bahkan tidak ada, dan terjadinya patah tulang post biopsi
(pseudocapsul) yang disebut daerah reaktif atau reac- dapat dicegah.7 Pada gambaran histopatologi akan
tive zone. Kadang-kadang jaringan tumor dapat invasi ditemukan stroma atau dengan high-grade sarcomatous
ke daerah zone reaktif ini dan tumbuh berbetuk nodul dengan sel osteoblast yang ganas, yang akan membentuk
yang disebut satellites nodules. Tumor kadang bisa jaringan osteoid dan tulang. Pada bagian sentral akan
metastase secara regional dalam tulang bersangkutan, terjadi mineralisasi yang banyak, sedangkan bagian perifer
dan berbentuk nodul yang berada di luar zone reaktif mineralisasinya sedikit. Sel-sel tumor biasanya anaplastik,
pada satu tulang yang disebut dengan skip lesions. dengan nukleus yang pleomorphik dan banyak mitosis.

Bentukan-bentukan ini semua sangat baik Kadang-kadang pada beberapa tempat dari tumor akan
dideteksi dengan MRI.7 terjadi diferensiasi kondroblastik atau fibroblastik diantara
Bone scan (Bone Scintigraphy): seluruh tubuh jaringan tumor yang membentuk osteoid.5 Secara patologi
bertujuan menentukan tempat terjadinya metastase, adanya osteosarkoma dibagi menjadi high-grade dan low-grade
tumor yang poliostotik, dan eksistensi tumor apakah variant bergantung pada selnya yaitu pleomorfisnya,
intraoseous atau ekstraoseous. Juga dapat untuk anaplasia, dan banyaknya mitosis. Secara konvensional
mengetahui adanya skip lesions, sekalipun masih lebih baik pada osteosarkoma ditemukan sel spindle yang ganas
dengan MRI. Radio aktif yang digukakan adalah dengan pembentukan
70
osteoid.7 Pada telengiektasis osteosarkoma pada umur lebih tua dari osteosarkoma klasik, yaitu pada umur
lesinya didapatkan adanya kantongan darah yang 20 sampai 40 tahun. Bagian posterior dari distal femur
dikelilingi oleh sedikit elemen seluler yang mana merupakan daerah predileksi yang paling sering, selain bisa
8
elemen selulernya sangat ganas sekali. juga mengenai tulang-tulang panjang lainnya.14
Tumor dimulai dari daerah korteks tulang dengan dasar
Staging dari Osteosarkoma yang lebar, yang makin lama lesi ini bisa invasi kedalam
Pada tumor muskuloskeletal stagingnya korteks dan masuk ke endosteal.5 Pengobatannya
memakai Enneking System, yang telah dipakai oleh adalah dengan cara operasi, melakukan eksisi dari
Musculoskeletal Tumor Society, begitu juga pada tumor dan survival ratenya bisa mencapai 80 90%.5,14
osteosarkoma. Staging ini berdasarkan gradasi
histologis dari tumor (ada low-grade dan high-grade), Periosteal Osteosarkoma
ekstensi anatomis dari tumor (intrakompartmental atau Periosteal osteosarkoma merupakan
ekstrakomparmental), dan ada tidaknya metastase (Mo osteosarkoma derajat sedang (moderate-grade) yang
atau M1).8 Sesuai dengan Enneking System maka merupakan lesi pada permukaan tulang bersifat
Staging dari Osteosarkoma adalah sebagai berikut:3,7,8 kondroblastik, dan sering terdapat pada daerah proksimal
tibia.5 Sering juga terdapat pada diafise tulang panjang
Stage I. Low-grade Tumor seperti pada femur 8
dan bahkan bisa pada tulang pipih
I A. Intracompartmental 15
seperti mandibula. Terjadi pada umur yang sama dengan
I B. Extracompartmental
pada klasik osteosarkoma. Derajat metastasenya lebih
Stage II High-grade
rendah dari osteosarkoma klasik yaitu 20% 35% terutama
ke paru-paru.5,8 Pengobatannya adalah dilakukan operasi
II A Intracompartmental
marginal-wide eksisi (wide-margin surgical resection),
II B Extracompartmental
dengan didahului preoperatif kemoterapi dan dilanjutkan
sampai post-operasi.
Stage III Any Grade with metastase
III A Intracompartmental Telangiectasis Osteosarkoma
III B Extracompartmental Telangiectasis osteosarkoma pada plain
radiografi kelihatan gambaran lesi yang radiolusen
Staging system ini sangat berguna dalam perencanaan dengan sedikit kalsifikasi atau pembentukan tulang.5
strategi, perencanaan pengobatan dan memperkirakan Dengan gambaran seperti ini sering dikelirukan dengan
prognosis dari osteosarkoma tersebut. lesi binigna pada tulang seperti aneurysmal bone cyst.
Terjadi pada umur yang sama dengan klasik
BEBERAPA VARIASI DARI OSTOSARKOMA osteosarkoma. Tumor ini mempunyai derajat keganasan
yang sangat tinggi dan sangat agresif. Diagnosis dengan
Parosteal Osteosarkoma biopsi sangat sulit oleh karena tumor sedikit jaringan
Parosteal osteosarkoma yang tipikal ditandai yang padat, dan sangat vaskuler. Pengobatannya sama
dengan lesi pada permukaan tulang, dengan terjadinya dengan osteosarkoma klasik, dan sangat resposif
diferensiasi derajat rendah dari fibroblas dan membentuk terhadap adjuvant chemotherapy.
woven bone atau lamellar bone. Biasanya terjadi pada
Osteosarkoma Disgnosis dan Penganannya
71
Siki Kawiyana
Osteosarkoma Sekunder keganasannya sangat tinggi dengan prognosis
Osteosarkoma dapat terjadi dari lesi jinak pada jelek dengan angka metastasenya tinggi. 6.
tulang, yang mengalami mutasi sekunder dan biasanya
terjadi pada umur lebih tua, misalnya bisa berasal dari Multisentrik Osteosarkoma
pagets disease, osteoblastoma, fibous dysplasia, benign Disebut juga Multifocal Osteosarcoma. Variasi ini
2
giant cell tumor. Contoh klasik dari osteosarkoma sekuder sangat jarang yaitu terdapatnya lesi tumor yang secara
adalah yang berasal dari pagets disease yang disebut bersamaan pada lebih dari satu tempat. Hal ini sangat sulit
pagetic osteosarcomas. Di Eropa merupakan 3% dari membedakan apakah sarkoma memang terjadi bersamaan
seluruh osteosarkoma dan terjadi pada umur tua. Lokasi pada lebih dari satu tempat atau lesi tersebut merupakan
yang tersering adalah di humerus, kemudian di daerah suatu metastase.5 Ada dua tipe yaitu: tipe
pelvis dan femur. Perjalanan penyakit sampai mengalami Synchronous dimana terdapatnya lesi secara
degenerasi ganas memakan waktu cukup lama berkisar 15 bersamaan pada lebih dari satu tulang. Tipe ini sering
25 tahun dengan mengeluh nyeri pada daerah inflamasi terdapat pada anak-anak dan remaja dengan tingkat
dari pagets disease. Selanjutnya rasa nyeri bertambah keganasannya sangat tinggi. Tipe lainnya adalah tipe
dan disusul oleh terjadinya destruksi tulang. Prognosis dari Metachronous yang terdapat pada orang dewasa, yaitu
pagetic osteosarcoma sangat jelek dengan five years terdapat tumor pada tulang lain setelah beberapa waktu
2
survival rate rata-rata hanya 8%. Oleh karena terjadi pada atau setelah pengobatan tumor pertama. Pada tipe ini
orang tua, maka pengobatan dengan kemoterapi tidak tingkat keganasannya lebih rendah.2
merupakan pilihan karena toleransinya rendah.
DIAGNOSIS BANDING

Osteosarkoma Intrameduler Derajat Rendah Beberapa kelainan yang menimbulkan


Tipe ini sangat jarang dan merupakan variasi bentukan massa pada tulang sering sulit
osseofibrous derajat rendah yang terletak intrameduler. dibedakan dengan osteosarkoma, baik secara
Secara mikroskopik gambarannya mirip parosteal klinis maupun dengan pemeriksaan pencitraan.
osteosarkoma. Lokasinya pada daerah metafise tulang Adapun kelainan-kelainan tersebut adalah:
dan terbanyak pada daerah lutut. Penderita biasanya 1. Ewings sarcoma
mempunyai umur yang lebih tua yaitu antara 15 65 2. Osteomyelitis
tahun, mengenai laki-laki dan wanita hampir sama.2 3. Osteoblastoma
Pada pemeriksaan radiografi, tampak gambaran 4. Giant cell tumor
sklerotik pada daerah intrameduler metafise tulang 5. Aneurysmal bone cyst
panjang. Seperti pada parosteal osteosarkoma, 6. Fibrous dysplasia
osteosarkoma tipe ini mempunyai prognosis yang baik
dengan hanya melakukan lokal eksisi saja.2 PENATALAKSANAAN

Osteosarkoma Akibat Radiasi Belakangan ini Osteosarkoma mempunyai prog-


Osteosarkoma bisa terjadi setelah nosis yang lebih baik, disebabkan oleh prosedur
2
mendapatkan radiasi melebihi dari 30Gy. Onsetnya penegakkan diagnosis dan staging dari tumor yang lebih
biasanya sangat lama berkisar antara 3 35 tahun, dan baik, begitu juga dengan adanya pengobatan yang lebih
derajat
72