You are on page 1of 33

STANDAR PENDIDIKAN MENENGAH

KEJURUAN TERKAIT KURIKULUM SMK

Prof Dr Erika B Laconi, MS

BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (BSNP)


Disampaikan pada Kegiatan Diskusi Terpumpun (FGD) Pendidikan Menengah Kejuruan
Jakarta , 29 Maret 2017

1
Anggota BSNP Periode 2014-2018

BSNP
ANGGOTA BSNP 2014-2018


Prof. Dr. Ir. Erika B.Laconi, MS

INSTITUT PERTANIAN BOGOR


ANGGOTA BSNP 2014 -2018
ASSESOR BAN-PT

elaconi@yahoo.com
HP. 0812 9623 150

BSNP
Amanat UUD 1945 dan UU No. 20 Tahun 2003

PENDIDIK & TENDIK


Tujuan Pendikan Nasional:
Mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia
Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan
bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti
luhur, memiliki pengetahuan dan ketrampilan, kesehatan
jasmani dan rohani, kepribadian yang mantab dan mandiri serta
rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan
Standar dalam UU No.20 Tahun 2003
Sistem Pendidikan Nasional
Pasal 1 Ayat (3): Sistem pendidikan nasional adalah keseluruhan
komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk
mencapai tujuan pendidikan nasional

Pasal 1 Ayat (10): Satuan pendidikan adalah kelompok layanan


pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal,
nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.

Pasal 1 Ayat (11) Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang


terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar,
pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.

Pasal 1 Ayat (17): Standar nasional pendidikan adalah


kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh
wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia
BSNP
PP 19 / 2005; PP 32/ 2013 dan PP 13/2015

Dalam rangka pengembangan, pemantauan


dan pelaporan pencapaian standar nasional
pendidikan, dengan PP ini dibentuk Badan
Standar Nasional Pendidikan (BSNP)

BSNP adalah badan mandiri dan


independen yang bertugas
mengembangkan, memantau pelaksanaan,
dan mengevaluasi Standar Nasional
Pendidikan. PP 32/2013 Pasal 1 (29)
BSNP
Multi-Stakeholder Sistem Pendidikan Nasional Berbasis Standar
Kementerian Bidang Pendidikan Laporan Akreditasi,
Kementerian lain penyelenggara pendidikan Rekomendasi
Fasilitator/
Regulator
Standar dan Kebijakan Regulasi-Fasilitasi Kebijakan
Rekomendasi Fasilitasi Pemberian izin Fasilitasi

Kurikulum Satuan
Akreditasi/SPME Evaluator
Standar Pendidikan
SPMI, R&D/PPM PAUD, DasMen, PT
BSNP BAN
Indikator/deskriptor

Dunia Pendidikan BSNP KKNI Kualifikasi

Dunia Kerja BNSP SKKNI Profesi


Standar Nasional Pendidikan (SNP). PP No. 19/2005

menjamin mutu pendidikan nasional


dalam rangka mencerdaskan
Tujuan kehidupan bangsa dan membentuk
watak serta peradaban bangsa yang
bermartabat.

sebagai dasar dalam perencanaan,

Fungsi pelaksanaan, dan pengawasan


pendidikan dalam rangka mewujudkan
pendidikan nasional yang bermutu.
Pengertian Independensi BSNP

vstandar pendidikan,
vrekomendasi,
BSNP vrumusan kriteria
Kementerian
kelulusan,
vpenilaian buku teks Kebijakan,
Keputusan/Peraturan,
Program,
BSNP independen dan Juknis dll
profesional dalam
melaksanakan tugasnya

BSNP
STANDAR DAN UKURAN MUTU

STANDAR Relevan
Esien
Untuk
mengukur
mutu
Pilih piring yang mana?

Pendidikan mana yang lebih


bermutu?
Ciri dan Fungsi Standar

Ciri Standar Fungsi Standar


as a reference
Kriteria (acuan dalam to govern to guide
Fleksibel
minimal perencanaan) (pengelolaan) (memandu)

to plan NOT to regulate


Dinamis Kontekstual (merencanakan)
to administrate nor to punish

Dapat Dapat
diukur dicapai

BAN-S/M SP-PT
BAN-PT
Keterkaitan Delapan
Standar Nasional Pendidikan (SNP)

Standar Proses

Standar Kompetensi Lulusan Standar Penilaian Standar


Pendidikan Pengelolaan

Standar Pendidik &


Standar Isi Tenaga Kependidikan Standar
Pembiayaan

Standar Sarana dan Prasarana

3/29/17 BSNP 12
Keterkaitan Standar Nasional Pendidikan
LUARAN MASUKAN
PROSES (INPUT)
(OUTPUT)

Standar Proses Standar Pendidik &


Standar Kompetensi Tenaga Kependidikan
Lulusan
Standar Penilaian
Pendidikan Standar Sarana dan
Prasarana
Standar Isi

Standar Pengelolaan Standar


Pembiayaan

Kecukupan-
Ketercapaian
Reformasi Pendidikan Mengacu Ke-Delapan SNP

SNP digunakan sebagai acuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional


(UU Sisdiknas 20/2003)
14
Interaksi SNP, Kurikulum, Buku Teks, Guru, dan Ujian Nasional
1 SKL, SI, Std. Proses dan Std.
Empat Penilaian menjadi acuan
SNP pengembangan kurikulum

Pemerintah melakukan 5 2
penilaian pendidikan Ujian KI dan KD dalam struktur
melalui Na1onal Nasional Kurikulum kurikulum mengacu pada
Assessment (Ujian Pendidikan SKL dan SI
Nasional) Berbasis
Standar

Guru melakukan penilaian 3


melalui Classroom Assessment 4 Buku teks mengacu pada
Buku KI, KD, dan lingkup
Satuan pendidikan melakukan Guru
Teks materi.
penilaian melalui School
Assessment
REVITALISASI PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN

Intruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tertanggal 9 September 2016 tentang


Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan
Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia:
12 Kementerian
34 Gubernur
BSNP

Dalam konteks pendidikan berbasis standar yang menjadi ruh dari UU No. 20/2003
tentang Sisdiknas, penguatan pendidikan kejuruan dilakukan melalui
pengembangan standar nasional pendidikan yang terkait dengan kejuruan
(Standard driven reform NOT curriculum driven reform).

BSNP (2016) bersama Direktorat Pembinaan SMK mengembangkan 4


standar untuk penguatan pendidikan kejuruan, yaitu:
Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
Standar Isi (SI)
Standar Proses
Standar Penilaian
Alasan Pengembangan SKL & SI SMK/MA
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

20/2016 21/2016 22/2016 23/2016


SKL SI St Proses St Penilaian

Dalam batang tubuh Permendikbud Disebutkan secara eksplisit SKL SMK/MAK, namun dalam
lampiran belum disebutkan SKL SMK/MAK
SKL menjadi acuan pengembangan SI, St Proses, St Penilaian, Kurikulum, buku teks pelajaran,
kisi-kisi UN.
SKL SMK/MAK akan ditetapkan menjadi Permendikbud tersendiri (baru) dengan catatan pada
bagian konsideran disebutkan bahwa Permendikbud Nomor 20/2016 tentang SKL belum
memuat SKL SMK/MAK.
Pengembangan SKL & SI SMK/MAK

SMK/MAK memiliki karakteristik tersendiri yang sangat berbeda


dengan SMA/MA.

Lulusan SMK/MAK dipersiapkan untuk:


Kebijakan Pemerintah untuk
a. bekerja memperkuat pendidikan vokasi
b. berwirausaha (kejuruan) terutama pada bidang
pertanian, maritim, dan
c. (dapat) melanjutkan studi pariwisata

SKL menjadi acuan pengembangan SI, St Proses, St Penilaian,


Kurikulum, Buku Teks Pelajaran, kisi-kisi UN.
Tujuan pendidikan kejuruan di Indonesia masih mendua, di satu sisi
menyiapkan peserta didik memasuki dunia kerja, di sisi lain melanjutkan
pendidikan ke tingkat lebih tinggi.

Dunia Kerja
Dunia Pendidikan
Tinggi
SistemaSka SKL untuk SMK/MAK

Kompetensi Paket
Keahlian (%)?

Kompetensi Peminatan
Program Keahlian (%)?

Kompetensi Bidang
Keahlian (%)?

Kompetensi Generik (%)?


KERANGKA SKL PMK

Kompetensi bersifat Profil Lulusan PMK


Generik (Sikap, (Program Pendidikan 3 Naskah
Pengetahuan, dan Akademik
Keterampilan) dan 4 Tahun)

1. Kompetensi Umum, SKL PMK


2. Kompetensi Generik (Muatan Umum dan Permendikbud
Kejuruan Dasar 9 Bidang Keahlian)

1. Kompetensi Dasar
Kejuruan
Spektrum Keahlian Keputusan
2. Kompetensi Keahlian
SKL SMK 46 Program Keahlian Dirjen Dikdasmen
Kerangka Pikir Pengembangan SKL SI PMK

St. Proses

St. Penilaian
PROFIL LULUSAN PMK
1. Beriman, bertakwa, dan berbudipekerti luhur;
2. Memiliki sikap mental yang kuat untuk mengembangkan
diri secara berkelanjutan;
3. Menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni serta
memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan
pembangunan;
4. Memiliki kemampuan produktif sesuai dengan bidang
keahliannya baik untuk bekerja pada pihak lain atau
berwirausaha, dan
5. Berkontribusi dalam pengembangan industri Indonesia
yang kompetitif menghadapi pasar global.
SKL Standar Isi St. Proses St. Penilaian

1. Sikap 1. Tingkat Kompetensi 1. Teaching Factory 1. Uji kompetensi oleh pihak


2. Pengetahuan 2. Lingkup Materi 2. PKL eksternal atau mitra
3. Keterampilan 3. Basic Skill sebelum PKL pasangan (DUDI)
4. Multi Entry Multi Exit 2. Ada sertifikat per semester
5. Tatap muka, praktik di (skill passport)
1. Basic knowledge
1. Critical thinking sekolah & 3. Penilaian di bengkel dan
2. Technical skills
2. Creativity praktik di industri laboratorium
3. Attitudes
3. Collaborative 6. Mengajar di kelas, 4. Diperkaya dengan
4. Communication bengkel, dan classroom assessment
5. Problem Solving laboratorium 5. Perlu kesamaan pengertian
6. Managerial skills 7. Pendekatan project teknik, bentuk atau jenis
work penilaian
8. Work-based learning 6. Pendekatan project work
7. Work-based assessment

4 tahun
3 tahun

Kekhasan dan kekhususan Standar Nasional Pendidikan untuk SMK/MAK


Program Pendidikan 3 dan 4 Tahun
Pasal 78 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010
SMK dan MAK dapat terdiri atas 3 (tiga) tingkatan kelas, yaitu kelas 10 (sepuluh), kelas 11
(sebelas), dan kelas 12 (dua belas), atau terdiri atas 4 (empat) tingkatan kelas yaitu kelas
10 (sepuluh), kelas 11 (sebelas), kelas 12 (dua belas), dan kelas 13 (tiga belas) sesuai
dengan tuntutan dunia kerja.

Best practice
Program 4 tahun sejak 1971 (STM Pembangunan, SMAK, SMEA Pembina, SMTK, SMPS,
SMIK).

Hasil studi Soenarto, dkk (2014)


Dunia kerja yang membutuhkan kompetensi tertentu memerlukan lulusan SMK
program empat tahun sesuai karakteristik kompetensi keahlian.

Kompleksitas capaian kompetensi keahlian


Program pendidikan pada SMK/MAK memerlukan masa studi yang bervariasi untuk
mencapai kompetensi secara tuntas dan utuh.
Fokus dan Orientasi

1 Fokus pada penyiapan tenaga kerja tingkat menengah


untuk seluruh kejuruan/keahlian yang dibutuhkan dunia
kerja (DU/DI) dan wirausaha.

2 Diorientasikan pada pembangunan, pengembangan,


pemberdayaan NKRI sebagai negara Maritim, Agraris,
Pariwisata, dan Industri Kreatif.
kerangka penjenjangan kualikasi kerja yang perwujudan
9 menyandingkan, menyetarakan, mutu dan jati diri bangsa
mengintegrasikan, sektor pendidikan dan Indonesia terkait dengan
8
pelaShan serta pengalaman kerja dalam sistem pendidikan dan
7 rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja pelatihan serta program
sesuai dengan jabatan kerja di berbagai sektor. peningkatan SDM secara
6
nasional
5
4
Jenjang kualikasi adalah
3
Sngkat capaian pembelajaran yang disepakaS secara nasional, disusun berdasarkan
2 ukuran hasil pendidikan dan/ atau pelaShan yang diperoleh melalui pendidikan
1 formal, nonformal, informal, atau pengalaman kerja.
Pencapaian level KKNI Melalui Berbagai jalur

S3
S2 9
Sp
S1D
4 8
D3
D2 7
D1
SMA
6

1
BIDANG PROGRAM KOMPETENSI
KEAHLIAN KEAHLIAN KEAHLIAN
(9) (48) (142)

March 17 BSNP 29
KOMPETENSI 1.Standar kompetensi guru
GURU yang bersifat umum
2.Standar kompetensi guru
yang berjenjang (pertama,
BSNP bersama Ditjen
GTK Kemdikbud muda, madya, dan utama)
mengembangkan 3.Standar kompetensi guru
DRAFT Standar kelas
Kompetensi Guru
dalam empat katagori 4.Standar kompetensi guru
(2016) mata pelajaran.


March 17 BSNP 30
Standar Nasional
Pendidikan Guru (SNPG).

SNDIKTI
SNKG: Sistem penerimaan mahasiswa
Umum,Berjenjang, baru, kurikulum, Proses
Guru Kelas, Guru Pembelajaran, dan Penilaian dll.
SNP LPTK
Mata Pelajaran

SNKG: Exit criteria bagi LPTK (KemenristekdikW)
Entry criteria bagi Ditjen GTK (Kemdikbud)

Kualitas
Guru
Pendidikan
TERIMA KASIH
elaconi@yahoo.com



Gedung D Lantai 2, Komplek Mandikdasmen
Jl. RS Fatmawati, Cipete Jakarta Selatan
Telp: 021-7668 590, 0811 9999 80
Email : info@bsnp-indonesia.org
Website : http://www.bsnp-indonesia.org
Anggota BSNP Periode 2014-2018


Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 220/P/2014 tentang
Pengangkatan Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan Periode Tahun 2014-2018.