PENGELOLAAN LIMBAH HASIL PEMERIKSAAN

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman :
BLUD
Puskesmas
Pengaron H.GT.ABDUL BASIT
NIP.19630809 198703 1 007

1. Pengertian 1. Limbah medis cair : pelarut organik, bahan kimia untuk pengujian,
air bekas pencucian alat, sisa spesimen ( darah, urine )
2. Limbah medis padat : peralatan habis pakai, seperti alat suntik,
sarung tangan, kapas, botol spesimen, kemasan reagen.
3. Desinfektan : bahan kimia untuk pembunuh mikroorganisme.
4. Insenerator : alat untuk tempat pembakaran sampah atau libah
medis.

2. Tujuan Mengetahui pengelolaan limbah medis hasil pemeriksaan di laboratorium
Puskesmas Pengaron

3. Kebijakan
1. SK Kepala Puskesmas Puskesmas Pengaron No….. Tahun 2016
Tentang Pemberlakuan Standar Operasional Prosedur unit
Laboratorium BLUD Puskesmas Pengaron

2. SK Kepala Puskesmas Puskesmas Pengaron No. …… Tahun 2016
Tentang Pelayanan Laboratorium BLUD Puskesmas Pengaron

4. Referensi 1. Petunjuk Pemeriksaan Laboratorium Puskesmas, Departemen
Kesehatan RI, Th. 1991

2. Pedoman Penyelenggaraan Praktek Laboratorium, Pus Lab Kes
Dep.Kes RI, Jakarta Tahun 1999.

5. Prosedur
1. Pisahkan antara limbah medis padat dan limbah medis cair.
2. Tampung masing-masing jenis limbah dalam wadah yang sudah
diberi label dan tempatkan disudut ruangan kerja yang aman dan
hygienis.

6. Semua kegiatan penanganan limbah ini langsung diawasi oleh Penanggung Jawab Laboratorium. sarung tangan. Seminggu sekali atau jika kantong sudah penuh. 8. 9. dll). Dibuat laporan berkala bulanan atau triwulan oleh Penanggung Jawab Laboratorium. 4. 5. sedang untuk limbah medis padat berupa jarum dimusnahkan dengan insenerator suhu tinggi sampai hancur.19630809 198703 1 007 3. PENGELOLAAN LIMBAH HASIL PEMERIKSAAN No. Untuk limbah medis padat selain jarum dibakar di insenator. 7. .GT. Dokumen : No. masing sudah diisi dengan desinfektan sebelumnya. dengan yang selain jarum (kapas.ABDUL BASIT NIP. Revisi : SOP Tanggal Terbit : Halaman : BLUD Puskesmas Pengaron H. Untuk limbah medis cair. setelah didesinfeksi. untuk limbah medis padat segera dipindahkan ke penampungan akhir yang ditempatkan didekat insenator dan siap untuk dibakar di insenerator seminggu sekali. jarum lancet). Wadah penampungan limbah berupa ember berlapis kantong warna kuning. kemasan reagen. untuk menampung limbah medis padat dan cair yang masing . Pisahkan wadah penampungan untuk limbah medis padat yang berupa jarum (jarum suntik. dibuang kedalam lubang bak pencucian yang ada di masing-masing ruangan dan dialirkan kedalam bak resapan.

Rawat Jalan 3. UGD Segera lakukan penanganan pada sampel darah untuk dilakukan pemeriksaan. Rawat Inap 4. Limbah padat jarum dihancurkan dengan insenerator suhu tinggi . Unit 1.ABDUL BASIT NIP. Diagram/ Limbah Bagan Alir Pisahkan limbah medis padat & cair . Limbah cair dibuang ke lubang bak pencucian dan disalurkan ke Laporkan hasil kegiatan 7. Laboratorium Terkait 2.19630809 198703 1 007 6. Laporkan sekali atau jika kantong sudah penuh pindahkan limbah padat bukan jarum ke penampungan dekat insenerator dan siap dibakar di insenerator seminggu sekali . Tampung dalam wadah berlapis kantong warna kuning berlabel Pisahkan untuk limbah padat yang jarum dan yang selain jarum Tidak CEK Ya . . Revisi : SOP Tanggal Terbit : Halaman : BLUD Puskesmas Pengaron H.GT. PENGELOLAAN LIMBAH HASIL PEMERIKSAAN No. Dokumen : No.

Dokumen : No. PENGELOLAAN LIMBAH HASIL PEMERIKSAAN No.ABDUL BASIT NIP.GT. Revisi : SOP Tanggal Terbit : Halaman : BLUD Puskesmas Pengaron H.19630809 198703 1 007 .