KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dan taklupa
pula kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat,
hidayah, dan inayah-Nya kepada kita, sehingga kita dapat menyelesaikan makalah Falsafah
Pancasila yang membahas tentang “Pancasila Sebagai Etika Politik”. Dan juga kami berterima
kasih kepada Ibu (nama lengkap dosen) selaku dosen mata kuliah Pancasila di kampus
Universitas Sriwijaya yang telah memberikan tugas ini kepada kami.

Adapun makalah Pancasila Sebagai Etika Politik ini telah kami usahakan semaksimal mungkin
dan tentunya dengan bantuan berbagai referensi internet, sehingga dapat memperlancar
pembuatan makalah ini. Untuk itu kami tidak lupa menyampaikan bayak terima kasih kepada
seluruh referensi-referensi yang telah membantu kami dalam pembuatan makalah ini.

Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta
pengetahuan kita mengenai Peranan Pancasila Sebagai Etika Politik di Indonesia, khususnya bagi
penulis. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan
jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi
perbaikan makalah yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu
yang sempurna tanpa saran yang membangun.

Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya
laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang
membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang
berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan di masa depan.

Palembang, Agustus 2017

Penyusun

..........................................................2 Pengertian Politik...........DAFTAR ISI Kata Pengantar.................................2 Saran………………………………………………………………………………… Daftar Pustaka.................. 1....... 2........... BAB I PENDAHULUAN 1............... .....................................1 Pengertian Etika......................................................................................... BAB II PEMBAHASAN 2................................................................. 1................................... BAB III PENUTUP 3............1 Kesimpulan.........5 Peran Pancasila sebagai Sumber Etika Politik di Indonesia ............... 2.................... 2...................... 2......................................................................................................................... Daftar Isi...................................3 Awal Munculnya Etika Politik...........................................................................................................................2 Rumusan Masalah.......................................1 Latar Belakang.............................................3 Tujuan Pembahasan...................................................................................................................................................................................................4 Etika Politik......................................................................................................................................... 3.................

Apakah pengertian dari etika ? 2. Kesadaran etik yang merupakan kesadaran relational akan tumbuh subur bagi warga masyarakat Indonesia ketika nilai-nilai pancasila itu diyakini kebenarannya. Apakah yang dimaksud dengan etika politik ? 5. Dunia politik penuh dengan intrik-intrik kotor guna memperoleh dan mempertahankan kekuasaan. namun jika kita telah secara individu (minoritas) hal itu belum terbukti. moral maupun norma hukum dalam kehidupan kenegaraan maupun kebangsaan.3 TUJUAN PENULISAN Dari rumusan masalah yang muncul di atas dapat diketahui bahwa tujuan penulisan makalah ini adalah : Para pembaca akan mengetahui tentang awal munculnya etika politik. Masih banyak penyimpangan yang dilakukan para elit politik dalam berbagai pengambilan keputusan yang seharusnya mampu menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan keadilan bersama. yang pada giliranya harus dijabarkan lebih lanjut dalam norma-norma etika.1 LATAR BELAKANG Pancasila sebagai dasar Negara. Dan juga . Tidak lain dengan kehidupan berpolitik. Pancasila bukanlah merupakan pedoman yang berlangsung bersifat normatif ataupun praksis melainkan merupakan suatu sistem nilai-nilai etika yang merupakan sumber hukum baik meliputi norma moral maupun norma hukum. Bagaimana peran Pancasila sebagai etika politik di Indonesia ? 1. Sehingga cita-cita untuk mewujudkan rakyat yang adil dan makmur lenyap ditelan kepentingan politik pribadi. karena sebelum kita mempelejari apa itu yang dimaksud dengan etika polotik kita harus memahami dulu apa pengertian dari Etika. muncul beberapa rumusan masalah yang menarik untuk dikaji : 1. Bagaimana awal munculnya etika politik ? 4.2 RUMUSAN MASALAH Berdasar latar belakang yang telah dikemukakan di atas. 1.BAB I PENDAHULUAN 1. etika politik Indonesia tertanam dalam jiwa Pancasila. memahami pengertian dari etika dan memahami pengertian dari politik. pedoman dan tolak ukur kehidupan berbangsa dan bernegara di Republik Indonesia. Apakah pengertian dari politik ? 3. Secara hukum Indonesia memang sudah merdeka. kesadaran etik juga akan lebih berkembang ketika nilai dan moral pancasila itu dapat di breakdown kedalam norma-norma yang di berlakukan di Indonesia . Dalam fakta sejarah tidak sedikit orang berpolitik dengan menghalalkan segala cara.

Tidak luput pula yang paling paling penting kita bisa mengetahui serta memahami peran pancasila sebagai sumber etika politik di Negara kita yaitu Tanah Airku Indonesia. mengetahui serta memahami pengertian dari nilai.dengan membaca makalah kami ini pembaca dapat memahami apa yang di maksud dengan etika politik. norma dan moral. .

2.BAB II PEMBAHASAN 2. “baik” dan “buruk”. etika dipakai dalam arti nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan bagi seorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya (sistem nilai dalam hidup manusia perseorangan atau hidup bermasyarakat). atau bagaimana kita harus menggambil sikap yang bertanggung jawab berhadapan dengan berbagai ajaran moral (Suseno. sebenarnya terdapat tiga makna dari etika.Etika adalah ilmu yang membahas tentang bagaimana dan mengapa kita mengikuti suatu ajaran tertentu atau bagaimana kita bersikap dan bertanggung jawab dengan berbagai ajaran moral. Dapat juga dikatakan bahwa etika berkaitan dengan dasar-dasar filosofis dalam hubungan dengan tingkah laku manusia. dan kewenangan (authority) yang akan dipakai baik untuk membina kerjasama maupun . yang dimaksud disini adalah kode etik. Untuk melakukan kebijaksanaan-kebijaksanaan itu diperlukan suartu kekuasaan (power).dua kelompok yaitu etika umum dan etika khusus. Pertama. Etika merupakan suatu pemikiran kritis dan mendasar tentang ajaran-ajaran dan pandangan-pandangan moral. Etika berkaitan dengan berbagai masalah nilai karena etika pada pada umumnya membicarakan masalah-masalah yang berkaitan dengan predikat nilai “susila” dan “tidak susila”. Etika umum merupakan prinsip. etika dipakai dalam arti ilmu tentang yang baik atau yang buruk (sama dengan filsafat moral). Kedua. tingkah laku manusia (Kattsoff. Kualitas-kualitas ini dinamakan kebajikan yang dilawankan dengan kejahatan yang berarti sifat-sifat yang menunjukan bahwa orang yang memilikinya dikatakan orang yang tidak susila. yang menyangkut pengaturan dan pembagian atau distributions dari sumber-sumber yang ada. 1987). Ketiga. Etika adalah suatu ilmu yang membahas tentang bagaimana dan mengapa kita mengikuti suatu ajaran moral tertentu. 1986). Menurut Bartens.1 Pengertian Etika Etika termasuk kelompok filsafat praktis dan dibagi menjadi. Untuk pelaksanaan tujuan-tujuan itu perlu ditentukan kebijaksanaan-kebijaksanaan umum atau public policies. Etika adalah kelompok filsafat praktis (filsafat yang membahas bagaimana manusia bersikap terhadap apa yang ada) dan dibagi menjadi dua kelompok. etika dipakai dalam arti kumpulan asas dan nilai moral.2 Pengertian Politik Pengertian politik berasal dari kosa kata “politics” yang memiliki makna bermacam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik atau “negara” yang menyangkut proses tujuan penentuan- penentuan tujuan dari sistem itu dan diikuti dengan pelaksanaan tujuan-tujuan itu. Sebenarnya etika banyak bertangkutan dengan Prinsip-prinsip dasar pembenaran dalam hubungan dengan.prinsip yang berlaku bagi setiap tindakan manusia sedangkan etika khusus membahas prinsip-prinsip. yang merupakan suatu bagian terbesar dari etika khusus. Etika khusus dibagi menjadi etika individu yang membahas kewajiban manusia terhadap diri sendiri dan etika sosial yang membahas tentang kewajiban manusia terhadap manusia lain dalam hidup masyarakat.

apa tujuan negara dan beragam pertanyaan lainnya. negara dan hak raja untuk memerintah masyarakat dipertanyakan. Masih dimungkinkan sebagai referensi dalam menata sebuah negara pada masa sekarang dari beberapa teori tentang filsafat politik khususnya dalam tradisi filsafat Islam. Klaim-klaim legitimasi dari segala macam kekuatan. pengambilan keputusan (decisionsmaking). Dalam hubungan dengan etika politik pengertian politik harus dipahami dalam pengertian yang luas yaitu menyangkut seluruh unsur yang membentuk suatu persekutuan hidup yang disebut masyarakat negara. . Situasi seperti ini tampak jelas pada zaman industrialisasi yang memicu kebangkitan filsafat politik. dan jika perlu dilakukan suatu pemaksaan. tetapi memaksa tuntutan ideologis untuk membuktikan diri filsafat. lembaga masyarakat maupun perseorangan. bangsa. etika politik bertambah momentumnya. Dengan runtuhnya tatanan masyarakat Athena. atau memang ditelanjangi sebagai layar asap ideologis bagi kepentingan tertentu. dengan demikian menjadi reflektif dan terbuka terhadap kritik. Berdasarkan suatu kenyataan bahwa masyarakat. kebijaksanaan (policy). Misalnya suatu negara yang dikuasai oleh penguasa atau rezim yang otoriter.menyelesaikan konflik yang mungkin timbul dalam proses ini. Tanpa adanya suatu paksaan kebijaksanaan ini hanya merupakan perumusan keinginan belaka (statement of intents) yang tidak akan pernah terwujud. Filsafat politik mendorong afirmativitas yang tidak dipertanyakan dalam permukaan saja. Legitimasi kekuasaan raja dalam tatanan hierarkis kosmos tidak lagi di terima begitu saja.3 Awal Munculnya Etika Politik Etika politik sebagai ilmu dan cabang filsafat lahir di Yunani pada saat struktur politik tradisional berangsur-angsur mulai rapuh sampai ambruk. kurang lebih lima ratus tahun yang lalu. muncul berbagai macam pertanyaan tentang masyarakat dan negara. Etika politik lebih berperan pada tuntutan agar segala klaim atas hak untuk menata masyarakat dipertanggung- jawabkan pada prinsip moral dasar. Al-Ghazali merupakan seorang penulis dan filsuf muslim abad pertengahan yang memiliki corak pemikiran dan pemahaman yang sinergis dan relevan dengan hal tersebut. Selain itu politik menyangkut kegiatan berbagai kelompok termasuk partai politik. kekuasaan (power). Cara-cara yang dipakai dapat bersifat persuasi. dan bukan tujuan pribadi seseorang (privat goals). Pemikiran al-Ghazali tentang etika kuasa (politik) seperti dalam teorinya bagaimana cara menjalankan sebuah sistem kenegaraan yang mempertimbangkan moralitas untuk kemaslahatan bersama dengan pemimpin yang mempunyai integritas tinggi ditopang dengan kekuatan moral yang memenuhi beberapa kriteria yang al-Ghazali idealkan. Politik selalu menyangkut tujuan-tujuan dari seluruh masyarakat (public goals). baik bersifat kekuasaan langsung atau tersembunyi di belakang pembenaran normatif harus merasionalisasikan dengan kebenaran umum. Dua ribu tahun kemudian. pembagian (distributions) serta alokasi (allocation). maupun negara bisa berkembang ke arah keadaan yang tidak baik dalam arti moral. 2. Secara operasional bidang politik menyangkut konsep-konsep pokok yang berkaitan dengan negara (state). Legitimasi tatanan hukum. seperti bagaimana seharusnya masyarakat harus di tata dan siapa yang harus menata. Klaim-klaim legitimasi kekuasaan yang saling bertentangan menuntut refleksi filosofis atas prinsip dasar kehidupan politik.

Hukum dan kekuasaan Negara merupakan pembahasan utama etika politik. Namun demikian. Hukum sebagai lembaga penata masyarakat yang normatif. Seorang pemimpin yang ideal menurut al-Ghazali adalah seorang yang mengerti tentang budi luhur atau moral agama dan kebijaksanaan yang harus diterapkan dalam menjalankan sistem pemerintahan. 2. Tugas etika politik membantu agar pembahasan masalah-masalah ideologis dapat dijalankan secara objektif. asas-asas dalam ilmu hukum. Dapat disimpulkan bahwa dalam hubungannya dengan masyarakat bangsa maupun negara. Oleh karena itu etika politik berkaitan erat dengan bidang pembahasan moral. Etika politik merupakan sebuah cabang dalam ilmu etika yang membahas hakikat manusia sebagai makhluk yang berpolitik dan dasar-dasar norma yang dipakai dalam kegiatan politik. Jadi. Fungsi etika politik dalam masyarakat terbatas pada penyediaan alat-alat teoritis untuk mempertanyakan serta menjelaskan legitimasi politik secara bertanggung jawab. Etika politik sangat penting karena mempertanyakan hakikat manusia sebagai makhluk sosial dan mempertanyakan atas dasar apa sebuah norma digunakan untuk mengontrol perilaku politik. prasangka dan apriori. tidak berdasarkan emosi. Sehingga penguasa memiliki kekuasaan dan masyarakat berhak untuk menuntut pertanggung jawaban.Konsepsi etika politik al-Ghazali adalah suatu teori sistem pemerintahan yang berisikan masyarakat dan aparatur negara yang mempunyai moral yang baik dengan ditopang oleh agama sebagai dasar negara. Legitimasi etis mempersoalkan keabsahan kekuasaan politik dari segi norma-norma moral. Oleh karena itu. Pokok permasalahan etika politik adalah legitimasi etis kekuasaan. kekuasaan Negara sebagai lembaga penata masyarakat yang efektif sesuai dengan struktur ganda kemampuan manusia (makhluk individu dan sosial).4 Etika Politik Pengertian etika politik tidak dapat dipisahkan dengan subjek sebagai pelaku etika. bukan berarti bahwa etika politik hanya dapat digunakan sebagai alat kritik. sikap. Etika politik tidak langsung mencampuri politik praktis. dan kebijakan politik. Moralitas kekuasaan lebih banyak ditentukan oleh nilai-nilai yang diyakini kebenarannya oleh masyarakat. . Etika politik menelusuri batas-batas ilmu politik. yakni manusia. etika politik harus terbuka terhadap kritik dan ilmu-ilmu terapan . keputusan. aksi. tugas utama etika politik sebagai metode kritis adalah memeriksa legitimasi ideologi yang dipakai oleh kekuasaan dalam menjalankan wewenangnya. Legitimasi ini muncul dalam konteks bahwa setiap tindakan Negara baik legislatif maupun eksekutif dapat dipertanyakan dari segi norma-norma moral. Etika politik harus pula dikritisi. Jadi. Etika politik tidak menerima begitu saja sebuah norma yang melegitimasi kebijakan-kebijakan yang melanggar konsep nilai intersubjektif (dan sekaligus nilai objektif juga) hasil kesepakatan awal. melainkan secara rasional objektif dan argumentative. peraturan-peraturan ketatanegaraan dan kondisi psikologis manusia sampai ke titik terdalam dari manusia melalui pengamatan terhadap perilaku. kajian ideologi. Dasar ini lebih meneguhkan akar etika politik bahwa kebaikan senantiasa didasarkan kepada hakikat manusia sebagai makhluk beradab dan berbudaya. Hal ini berdasarkan kenyataan bahwa pengertian “moral” senantiasa menunjuk kepada manusia sebagai subjek etika.

. 1. sosial budaya. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Sila kedua juga merupakan sumber nilai-nilai moralitas dalam kehidupan negara. Karena jika dilihat satu persatu dari masing-masing sila itu dapat saja ditemukan dalam kehidupan berbangsa yang lainnya. maka hal inilah yang diistilahkan dengan jaminan atas hak-hak dasar (asasi) manusia. Sila ketiga ini mencakup persatuan dalam arti ideologis. politik. ekonomi. hukum. Oleh karena itu sila ketiga ini juga berkaitan dengan legitimasi moral. Oleh karena itu asas-asas kemanusiaan adalah bersifat mutlak dalam kehidupan negara dan hukum. Walaupun Negara Indonesia tidak mendasarkan pada legitimasi religius. Persatuan Indonesia Persatuan berati utuh dan tidak terpecah-pecah. Manusia merupakan dasar kehidupan dan penyelenggaran negara. Ketuhanan Yang Maha Esa Sila pertama merupakan sumber nilai-nilai moral bagi kehidupan kebangsaan dan kenegaraan.5 Peran Pancasila sebagai Sumber Etika Politik di Indonesia Pancasila sebagai dasar falsafah bangsa dan Negara yang merupakan satu kesatuan nilai yang tidak dapat dipisah-pisahkan dengan masing-masing sila-silanya. 3. Selain itu asas kemanusiaan juga harus merupakan prinsip dasar moralitas dalam penyelenggaraan negara. Indonesia sebagai negara plural yang memiliki beraneka ragam corak tidak terbantahkan lagi merupakan negara yang rawan konflik. Untuk memahami dan mendalami nilai nilai Pancasila dalam etika berpolitik itu semua terkandung dalam kelima sila Pancasila. Bangsa Indonesia sebagai bagian dari umat manusia di dunia hidup secara bersama dalam suatu wilayah tertentu. serta kebijakan dalam penyelenggaraan negara. melainkan juga merupakan sumber moralitas terutama dalam hubungannya dengan legitimasi kekuasaan. Dibutuhkan sikap saling menghargai dan menjunjung semangat persatuan demi keuthan negara dan kebaikan besama. Berdasarkan sila pertama Negara Indonesia bukanlah negara teokrasi yang mendasarkan kekuasaan negara pada legitimasi religius. Oleh karena itu asas sila pertama lebih berkaitan dengan legitimasi moral. Kekuasaan kepala negara tidak bersifat mutlak berdasarkan legitimasi religius melainkan berdasarkan legitimasi hukum dan demokrasi.2. namun secara moralitas kehidupan negara harus sesuai dengan nilai-nilai yang berasal dari Tuhan terutama hukum serta moral dalam kehidupan negara. makna Pancasila terletak pada nilai-nilai dari masing-masing sila sebagai satu kesatuan yang tak bias ditukar-balikan letak dan susunannya. Namun. Persatuan mengandung pengertian bersatunya bermacam-macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan. Oleh karenanya diperlukan semangat persatuan sehingga tidak muncul jurang pemisah antara satu golongan dengan golongan yang lain. Dalam kehidupan negara kemanusiaan harus mendapatkan jaminan hukum. dan hankam. Pancasila tidak hanya merupakan sumber derivasi peraturan perundang-undangan. 2. dengan suatu cita-cita serta prinsip hidup demi kesejahteraan bersama.

hal-hal yang menyangkut kekuasaan legislatif. Hingga muncul sebuah keyakinan bahwa etika politik . Nilai-nilai Pancasila mutlak harus dimiliki oleh setiap penguasa yang berkuasa mengatur pemerintahan. Yang mana dalam berpolitik harus bertumpu pada Ketuhanan Yang Maha Esa. legislatif. Para pejabat eksekutif. terutama sebagai metode kritis untuk memutuskan benar atau slaah sebuah kebijakan dan tindakan pemerintah dengan cara menelaah kesesuaian dan tindakan pemerintah itu dengan makna sila-sila Pancasila. pembunuhan. pengawasan serta partisipasi harus berdasarkan legitimasi dari rakyat. Persatuan Indonesia. Dalam penyelenggaraan negara. kekuasaan serta kewenangan harus dikembalikan kepada rakyat sebagai pendukung pokok negara. 4. terorisme. 5. dan penyalahgunaan narkotika sampai perselingkuhan dikalangan elit politik yang menjadi momok masyarakat. Etika politik Pancasila dapat digunakan sebagai alat untuk menelaah perilaku politik Negara. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyarawatan/Perwakilan dan dengan penuh Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia tanpa pandang bulu. para pelaksana dan penegak hukum harus menyadari bahwa legitimasi hukum dan legitimasi demokratis juga harus berdasarkan pada legitimasi moral. yaitu : 1. baik secara konseptual maupun praksis. kekuasaan. Dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan negara segala kebijaksanaan. Negara Indonesia adalah negara hukum. yudikatif. Maka dalam pelaksanaan politik praktis. Ketika seseorang mengkritik sebuah ideologi. atau dengan kata lain harus memiliki “legitimasi demokratis”. Pelanggaran atas prinsip-prinsip keadilan dalam kehidupan kenegaraan akan menimbulkan ketidakseimbangan dalam kehidupan negara. konsep pengambilan keputusan. Pola pikir untuk membangun kehidupan berpolitik yang murni dan jernih mutlak dilakukan sesuai dengan kelima sila yang telah dijabarkan diatas. Dalam penerapan etika politik Pancasila di Indonesia tentunya mempunyai beberapa kendala- kendala. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. kewenangan serta pembagian senatiasa harus berdasarkan hukum yang berlaku. agar tidak menyebabkan berbagai penyimpangan seperti yang sering terjadi dewasa ini. kolusi dan nepotisme. Seperti tindak pidana korupsi. oleh karena itu keadilan dalam hidup bersama (keadilan sosial) merupakan tujuan dalam kehidupan negara. segala kebijakan. Etika politik terjebak menjadi sebuah ideologi sendiri. ia pasti akan mencari kelemahan-kelemahan dan kekurangannya. Kerakyatanyang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan Negara adalah berasal dari rakyat dan segala kebijaksanaan dan kekuasaan yang dilakukan senantiasa untuk rakyat. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia Dalam penyelenggaraan negara harus berdasarkan legitimasi hukum yaitu prinsip “legalitas”. eksekutif serta yudikatif. Oleh karena itu rakyat merupakan asal muasal kekuasaan negara. Etika politik harus direalisasikan oleh setiap individu yang ikut terlibat secara konkrit dalam pelaksanaan pemerintahan negara. penyuapan.

2. . sehingga etika politik menjadi sebuah ideologi tersendiri. sehingga kritik apa pun yang ditujukan kepada Pancasila oleh etika politik Pancasila tidak mungkin berangkat dari Pancasila sendiri karena kritik itu tidak akan membuahkan apa-apa. Pancasila merupakan sebuah sistem filsafat yang lebih lengkap disbanding etika politik Pancasila. menjadi satu-satunya cara yang efektif dan efisien dalam mengkritik ideologi.

diliputi dan dijiwai satu sama lain. Etika Politik. politik.M. penerbit PT Raja Grafindo Persada. sejiwa. M.com/2016/01/26/makalah-pancasila-sebagai-etika-politik/ . kemusyawaratan. pancasila sebagai etika dalam berpolitik. Hasan. Iqbal.1 Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil dari analisis permasalahan dalam makalah ini adalah Pancasila adalah dasar Negara yang menjadi tolok ukur pemikiran bangsaIndonesia yang mengandung nilai-nilai yang universal dan terkristalilasi dalam sila-silanya. Bagi para mahasiswa maupun para pembaca bisa menerapkan setiap sila-sila pancasila yang sangat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari dalam bidang akademik maupun non akademik pun juga bisa diterapkan. PT.2 Saran Kita sebagai para calon penerus masa depan untuk Negara yang kita cintai ini tanah air Indonesia sudah sepatutnya bahwasannya kita berkewajiban mempelajari serta menjunjung tinggi pancasila. agama. Pokok-pokok Materi Pendidikan Pancasila. yang dikembangkan dan berkembang dalam diri pribadi manusia sesuaidengan kodratnya.Seluruh aspek tersebut senafas. 3. Didalam tubuh pancasilatelah terukir berbagai aspek pemikiran bangsa yang mengandung asas moralitas.wordpress.BAB III PENUTUP 3. 2002. sosial. M. https://asmawatyfricilia. 1978. persatuan dan kesatuan. Daftar Pustaka Suseno Von Magnis. Prinsip-Prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern. Jakarta. karena pancasila sebagai landasan dalam kehidupan manusia . Gramedia. Jakarta. Jadi akan menciptakan masyarkat yang beretika serta taat pada aturan yang ada. merupakan suatu totalitas saling hidup menjiwai. sebagai makhluk pribadi dan sosial.