INSTRUMEN SUPERVISI

SMP-SEKOLAH STANDAR NASIONAL (SSN)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SMP

JAKARTA, TAHUN 2010

Dinas Pendidikan. dll Prinsip umum yang harus dipergunakan adalah mengacu kepada :  Berpusat pada potensi. MGMPK. Monitoring. dan seni. perkembangan. siapa. Panduan KURIKULUM.  Belajar sepanjang hayat. hambatan. JarKur.  Seimbang antara kepentingan pusat dan daerah. dukungan. dll 1. Kuriku-lum  Muatan Lokal. mengapa.. pengawasan..  Pendidikan Kecakapan Hidup. NO PONEN  Petugas menulis hal-hal esensi di dalam kolom di bawah ini sesuai fakta di lapangan.. Prinsip/keharusan melibatkan/bersama pihak-pihak terkait (Guru ngem. UUSPN 20/2003. Permen 23/2006.  Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal  Dan lainnya Prinsip Pe.  Kegiatan Pengembangan Diri. dan indikator yang disupervisi dianalisis dalam bidang-bidang: perencanaan. Instrumen Supervisi. Permen 22/2006.  Ketuntasan Belajar.  Kenaikan Kelas dan Kelulusan. dll) Kuriku-lum Prinsip/keharusan mengacu pada standar kompetensi lulusan dan standar isi dengan pedoman: panduan KURIKULUM. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. LPMP.  Relevan dengan kebutuhan kehidupan..  Muatan Lokal.  Beragam dan terpadu. kapan.  Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal  Dan lainnya Jumlah atau jenis panduan pelaksanaan Muatan kurikulum sekolah. bagaimana. dan tindak lanjut.I. kebutuhan..PSMPDitjend Mandikdasmen hal.  Pendidikan Kecakapan Hidup.  Pengaturan Beban Belajar. aspek. Kerangka Muatan Isi muata kurikulum: Dasar Kuriku-lum  Mata Pelajaran. dimana. dan KOM- ASPEK INDIKATOR SNP sebagainya. PP 19/2005. 2/15 .  Ketuntasan Belajar.  Kegiatan Pengembangan Diri. baik dalam bentuk kualitatif maupun kuantitatif mengenai: keterlaksanaan. dan kepentingan siswa dan lingkungannya.  Menyeluruh dan berkesinambungan. keberhasilan. serumpun.. yaitu panduan:  Mata Pelajaran.  Kenaikan Kelas dan Kelulusan. MGMPS.  Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.  Pendalaman analisis menggunakan strategi bertanya: apa. pelaksanaan.  Pengaturan Beban Belajar. Komite bangan Sekolah. teknologi. STANDAR ISI PETUNJUK SUPERVISI:  Komponen. PT.

 Penggunaan multimedia dalam pelaksanaan kurikulum Ketersediaan referensi/pedoman/acuan/sumber daya umum 2 Struktur Struktur Isi/muatan struktur kurikulum SNP dan penyusunannya: Kuriku-lum kurikul-um  Memiliki struktur kurikulum yang memuat 10 mata pelajaran umum Pendi.  Menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia. Bhs Inggris. serta kekayaan daerah. dan atau percepatan. dan lainnya yang relevan  Workshop pengembangan/penyusunan kurikulum  Validasi hasil penyusunan kurikulum  Workshop review dan penyempurnaan  Pendokumentasian hasil akhir penyusunan kurikulum Prinsip Prinsip-prinsip umum dalam pelaksanaan kurikulum SNP dalam bentuk Pelak. pengajaran adalah: sanaan  Siswa harus mendapatkan layanan pendidikan yang bermutu. dan kesinambungan yang cocok dan memadai antar kelas dan jenis serta jenjang pendidikan.  Diselenggarakan dalam keseimbangan. Seni Budaya. Monitoring. akrab.  Mendayagunakan kondisi alam. sosialisasi. kuriku-lum serta memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas. dinamis. sosial dan budaya. dan TIK/Keterampilan Memiliki dokumen standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) untuk setiap mata pelajaran/program pendidikan lain: Muatan Lokal Instrumen Supervisi. dengan alokasi waktu (jumlah jam per mapel) tiap mapel dikan  Memiliki struktur kurikulum yang ditambah dengan muatan lokal dan Umum alokasi waktunya  Penyusunan muatan lokal yang melibatkan berbagai pihak  Memiliki struktur kurikulum yang memuat program pengembangan diri. dasar Matematika. dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. dan pemahaman SKL. pengayaan. Prinsip/keharusan ketersediaan referensi Prinsip multi strategi dalam pengembangan kurikulum SNP melalui:  Workshop/seminar orientasi.PSMPDitjend Mandikdasmen hal. dan hangat. keterkaitan. SI. 3/15 . sumber belajar dan teknologi yang memadai. Bhs Indonesia.  Menegakkan 5 pilar belajar  Siswa mendapatkan layanan yang bersifat perbaikan. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. IPA. IPS. dan menyenangkan. terbuka. PKn. Pendidikan Jasmani.  Suasana hubungan siswa dan guru yang saling menerima dan menghargai.  Penyusunan program pengembangan diri yang melibatkan berbagai pihak  Memiliki struktur kurikulum yang memuat Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL)  Penyusunan PBKL melibatkan berbagai pihak Ketersediaan referensi umum Keterlaksanaan program muatan lokal Keberadaan program pengembangan diri Keterlaksanaan program pengembangan diri Keberadaan program PBKL Keterlaksanaan program PBKL Standar dan Penjabaran SK dan KD mata pelajaran SNP: untuk 10 mata pelajaran kompe-tensi pokok yaitu: Pendidikan Agama.

dan siswa.  Waktu penyelesaiannya diatur oleh siswa sendiri. sosial budaya masyarakat. standar kompetensi. Dit.PSMPDitjend Mandikdasmen hal. buku. dan pendukung relevan Penggandaan dan kepemilikian silabus mapel SNP didistribusikan kepada:  Guru yang bersangkutan  Kepala sekolah/sekolah  Dinas Pendidikan Kab/Kota  Lainnya yang memerlukan Pendokumentasian silabus mapel SNP oleh sekolah:  Bentuk cetakan  Bentuk file  Oleh semua pihak terkait Instrumen Supervisi. 3 Beban Tatap muka Penerapan kegiatan pembelajaran sesuai dengan ketentuan beban belajar belajar yaitu dengan 3 ketentuan tatap muka:  Satu jam pembelajaran tatap muka berlangsung selama 40 menit. dan Tingkat panduan penyusunan kurikulum. MGMP Silabus sekolah. (2) Mendalami materi ajar. terstruktur  Dirancang g uru untuk mencapai kompetensi tertentu. 4/15 .  Jumlah jam pembelajaran per minggu minimal 32 jam. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. (KTSP)  Dilakukan bersama Komite Sekolah. MGMP di luar sekolah. dikan  Sesuai dengan potensi daerah. Pengembangan KTSP memenuhi ketentuan-ketentuan : lum bangan KTSP  Berdasarkan kerangka dasar kurikulum. Monitoring.  Waktu kegiatan bagi siswa maksimal sesuai dengan ketentuan beban belajar pada tingkat SMP Keberadaan program tidak terstruktur mapel SNP Keberadaan tujuan program tidak terstruktur mapel SNP 4. Kuriku. Jumlah jam mbelajaran per minggu Jumlah minggu efektif per tahun Penugasan Pemberian tugas-tugas terstruktur kepada siswa digunakan untuk : terstruktur (1) Mencapai standar kompetensi minimal nasional. Memiliki dokumen standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) untuk setiap mata pelajaran/program pendidikan lain: PBKL. Pe-ngem. Ketentuan penyusunan silabus mapel SNP adalah: bangan  Penyusun/pengembang silabus mapel SNP: guru sendiri. bersangkutan untuk SMP.  Junlah minggu efektif per tahun minimal 34 minggu. pihak lain seperti: Puskur. dsb  Dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Permendiknas No 22/2006  Disahkan sesuai dengan ketentuan  Sesuai dengan kondisi dan kemampuan sekolah  Penggunaan referensi. PSMP. Dinas Pendidikan . Kegi-atan Program kegiatan mandiri/tidak terstruktur : mandiri  Merupakan kegiatan pembelajaran berupa pendalaman materi oleh tidak siswa.  Disahkan oleh Dinas Pendidikan kab/kota untuk SMP Pe-ngem. Satuan  Di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan yang Pendi.

Monitoring. waktu dan  Mencantumkan awal tahun pelajaran. kalen-der  Mengalokasikan waktu pembelajaran efektif pendi-dikan  Mencantumkan hari libur. II.PSMPDitjend Mandikdasmen hal. MGMP sekolah. Ketentuan perencanaan penyusunan atau pengembangan RPP mapel Perencanaan SNP pengembangan Perencana pengembangan atau penyusunan RPP mapel SNP oleh guru atau sendiri penyusunan Perencana pengembangan atau penyusunan RPP mapel SNP MGMP Rencana sekolah Pelaksanaan Perencana pengembangan atau penyusunan RPP mapel SNP MGMP sekolah Instrumen Supervisi. Dinas Pendidikan . STANDAR PROSES 1 Perenca 1. pihak lain seperti: Puskur. Pengembang Ketentuan penyusunan RPP mapel SNP adalah: an RPP  Penyusun/pengembang silabus mapel SNP: guru sendiri. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. Dasar-dasar perencanaan pengembangan atau penyusunan silabus naan Perencanaan mapel SNP Proses pengembangan Perencana pengembangan atau penyusunan silabus mapel SNP oleh Pembel atau guru sendiri ajaran penyusunan Perencana pengembangan atau penyusunan silabus mapel SNP MGMP silabus sekolah Perencana pengembangan atau penyusunan silabus mapel SNP MGMP sekolah Merencanakan/mengmengembangkan silabus mapel SNP sama dengan silabus yang telah disusun oleh pusat Silabus SNP disusun dibawah supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Disahkan oleh Kepala Dinas Kab/Kota 2. dsb  Dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Permendiknas No 22/2006  Dikembangkan berdasarkan silabus masing-masing mapel  Disahkan sesuai dengan ketentuan  Sesuai dengan kondisi dan kemampuan sekolah  Penggunaan referensi. MGMP di luar sekolah. PSMP. 5/15 . Dit. Kalen-der Alokasi Ketentuan dalam menyusun kalender pendidikan Sekolah. buku.  Disusun berdasarkan standar isi dengan memperhatikan ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah. dikan penetapan  Mengalokasikan minggu efektif belajar. dan pendukung relevan Penggandaan dan kepemilikian RPP mapel SNP didistribusikan kepada:  Guru yang bersangkutan  Kepala sekolah/sekolah  Dinas Pendidikan Kab/Kota  Lainnya yang memerlukan Pendokumentasian RPP mapel SNP oleh sekolah:  Bentuk cetakan  Bentuk file  Oleh semua pihak terkait Kriteria Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) =75 untuk setiap mata pelajaran Ketun-tasan yang ditetapkan Minimal Faktor-faktor sebagai dasar menetapkan KKM untuk setiap mata (KKM) pelajaran SNP 5. : Pendi.

referensi. dan sumber bahan Prinsip penerapan teknologi informasi dan komunikasi 4. penilaian.dll Jumlah rombongan belajar 2. Tujuan evaluasi Evaluasi Strategi/cara Orientasi evaluasi 4. Pentahapan supervisi ajaran Super-visi Strategi supervise Pelaksana supervisi 3.prinsip Prinsip partisipasi aktif siswa penyu-sunan Prinsip budaya membaca dan menulis RPP Prinsip umpan balik dan tindak lanjut Prinsip keterkaitan dan keterpaduan antara SK. rencana berikutnya) 3 Penilaia 1. Pembelajaran Merencanakan/mengmengembangkan RPP mapel SNP sama dengan (RPP) silabus yang telah disusun oleh pusat RPP SNP disusun dibawah supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota RPP disahkan oleh Kepala Dinas Kab/Kota 3. Kesesuaian/relevansi Bahan Ajar Kuantitas terpenuhi Kedalaman materi Variasi/jenis Keterjangkauan 2 Pelaksa 1. intonasi/volume suara guru. Tahapan pemantauan asan Peman-tauan Strategi pemantauan Proses Pelaksana pemantauan Pembel 2. ajaran pembela-jaran pengayaan. Kegiatan pendahuluan Pelaksanaan Kegiatan inti Pembela-jaran Kegiatan penutup (merangkum. penggunaan waktu. umpan balik. Pelaporan pembelajaran dan hasil penilaian pembelajaran Pela-poran Tindak lanjut pelaporan 5. dll Pengelolaan kelas tepat / sesuai tuntutan kompetensi. sanksi. penghargaan. Rombongan belajar: 32 siswa naan Persyaratan Beban kerja minimal guru: 24 jam/minggu Proses pelaksanaan Buku teks pelajaran: (a) ditetapkan bersama dan sesuai Permendiknas.PSMPDitjend Mandikdasmen hal. Monitoring. Penguatan dan penghargaan diberikan kepada guru yang telah Tindak lanjut memenuhi standar Teguran yang bersifat mendidik terhadap guru yang belum memenuhi standar III. (c) buku panduan guru. penilaian. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN Instrumen Supervisi. penguatan. dalam hal: pengaturan duduk siswa. Pembel proses (b) ratio 1:1 (per mapel per siswa). 6/15 . kegiatan pembelajaran. indikator pencapaian kompetensi. Keterlaksanaan penilaian hasil belajar n Hasil Pelaksanaan Pemenuhan ketentuan pelakdsanaan penilaian hasil belajar Belajar Penilaian Hasil Penggunaan/implementasi Standar Penilaian Pendidikan dan Panduan Belajar Penilaian Kelompok Mata Pelajaran 4 Pengaw 1. KD. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. tutur kata. ketertiban PBM. umpan balik. tindak lanjut. Prinsip perbedaan individu siswa Prinsip. materi.

dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup nasional Pengalaman belajar dalam pembentukan akhlak mulia Pengalaman belajar berupa kegiatan pembiasaan untuk menghargai perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain Ketram. Pengalaman belajar melalui kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan dian kepribadian Pengalaman belajar untuk menumbuhkan dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab Pengalaman belajar untuk berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial Pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik Pengalaman belajar yang dapat melibatkan partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat. berbangsa. menumbuhkan rasa sportifitas dan kebersihan lingkungan Akhlak Pengalaman belajar melalui kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia Mulia Pengalaman belajar untuk menghargai keberagaman agama. dan inovatif dalam pengambilan . Lulus-an tanah lonsor. dll Pengeta. kriminalitas. ensi Kemampuan menganalisis gejala alam dan social.PSMPDitjend Mandikdasmen hal. menulis. Kompet dasan keputusan. yaitu: gempa bumi. Kecer. kemiskinan. dan berbicara baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris Pendidika Pengalaman belajar dalam mengembangkan IPTEK seiring dengan n lanjut perkembangannya Pengalaman belajar mampu menguasai pengetahuan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lanjutan IV. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 1 Guru Kualifikasi akademik Memiliki kualifikasi akademik minimum Kesesuaian latar Latar belakang pendidikan tinggi . ras. bangsa. kenakalan remaja. Pengalaman dalam menghasilkan karya kreatif baik individual maupun pilan kelompok Untuk Ketrampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis Hidup Pengalaman ketrampilan menyimak. dan bernegara secara demokratis dalam wadah NKRI Pengalaman belajar untuk membentuk karakter siswa. Monitoring. pembelajaran Kompetensi mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip- prinsip pembelajaran Instrumen Supervisi. 7/15 . 1 1. pengangguran. Pengalaman belajar melalui program pembiasaan untuk mencari huan informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar Pengalaman belajar yang mampu memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab Pengalaman mengekspresikan diri melalui kegiatan seni budaya Kepriba. banjir. kreatif. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. kritis. membaca. suku. belakang pendidikan Kesehatan Kesehatan jasmani dan rohani jasmani dan rohani Kompetensi Kemampuan merencanakan. pembelajaran sesuai dengan prinsip- pedagogik sebagai prinsip pembelajaran agen Pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran. Kemampuan berpikir logis.

dan orangtua siswa. montoring. pembelajaran Kompetensi Penguasaan materi pelajaran profesional sebagai agen pembelajaran. Kompetensi Integritas kepribadian dan tindakan kepribadian sebagai agen pembelajaran Kompetensi sosial Komuniukasi secara efektif dan santun dengan sesama guru. kaan Perpustakaan. Kemampuan Memiliki kemampuan untuk melakukan kegiatan supervisi supervisi dan dan monitoring. Kesesuaian Sertifikat Kualifikasi khusus Keberadaan SK sebagai guru SMP minimum. sebagai agen tenaga kependidikan. nistra-si Administrasi relevan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. 3 Tena-ga Kualifikasi akademik Memiliki kualifikasi akademik minimun : Pendidikan minimal (D-III) Admi. Instrumen Supervisi. Masa kerja waktu Masa kerja minimal 4 tahun dan dibuktikan dengan SK diangkat menjadi pengangkatan kepala administrasi Kualifikasi akademik Memiliki kualifikasi akademik minimum : Pendidikan menengah Minimum Tenaga atau yang sederajat dan dibuktikan dengan ijazah dan/atau Administrasi sertifikat keahlian yang relevan sesuai ketentuan perundang- undangan yang berlaku.PSMPDitjend Mandikdasmen hal. minimum Kepala dan dibuktikan dengan ijazah dan/atau sertifikat keahlian yang . Sertifikat pendidik . Surat Keputusan (SK) sebagai kepala sekolah Pengalaman Memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya selama 5 mengajar sebagai tahun di SMP guru SMP Kemampuan Memiliki kemampuan manajerial yang ditunjukkan dengan kepemimpinan keberhasilan mengelola siswa dan lainnya. kependidikan dan dibuktikan dengan ijazah dan/atau sertifikat keahlian yang relevan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Monitoring. 8/15 . Kemampuan Memiliki keampuan kewirausahaan dalam mengelola kegiatan kewirausahaan produksi/ jasa sebagai sumber belajar siswa. Kompetensi penelitian Kompetensi penulisan karya ilmiah 2 Kepala Kualifikasi Kualifikasi pendidikan Seko-lah akademik minimum Akredirasi PT asal . 4 Tenaga Kualifikasi akademik Memiliki kualifikasi akademik minimun : pendidikan minimal D4 Perpusta Minimum Kepala atau S1 dari jalur pendidik atau minimal (D-II) dari jalur tenaga . Kepemilikan Latar belakang pendidikan dengan program pendidikan yang kesesuaian latar sesuai dengan tugasnya sebagai tenaga administrasi. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. belakang pendidikan dengan tugasnya sebagai tenaga administrasi.

relevan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Tenaga 1. STANDAR SARANA DAN PRASARANA 1 Lahan Luas lahan Memenuhi ketentuan rasio minimum luas lahan terhadap siswa. Kesesuaian latar Latar belakang pendidikan dengan program pendidikan yang belakang sesuai dengan tugasnya sebagai kepala laboratorium pendidikan dengan tugas sebagai kepala laboratorium Kualifikasi akademik Memiliki kualifikasi akademik minimum : pendidikan minimal (D-II) Minimum Teknisi yang relevan dengan peralatan laboratorium dan dibuktikan Laboratorium. khusus. V. ijin pemanfaatan lahan 2 Banguna Luas lantai Memenuhi ketentuan rasio minimum luas lantai terhadap siswa. Kese-lamatan Kekuatan. Kualifikasi akademik Pendidikan minimal (D-I) dan dibuktikan dengan SK pengangkatan minimum laboran 6. Khusus tenaga layanan Pengemudi. Tenaga kebersihan. laboratorium. dan Pesuruh. Masa kerja waktu Masa kerja minimal 3 tahun dari jalur guru dan 5 tahun dari jalur diangkat menjadi laboran/teknisi dan dibuktikan dengan SK pengangkatan kepala laboratorium. sebagaimana tercantum pada Tabel 1 dari Standar Sarana dan .PSMPDitjend Mandikdasmen hal. pengelolaan pencemaran Kenyamanan Ventilasi dan pencahayaan. Memiliki 5 (lima) jenis tenaga layanan khusus yang La-yanan Pemenuhan jumlah Terdiri dari : Penjaga sekolah. n sebagaimana tercantum pada tabel 2 dari Standar Sarana dan . Monitoring. Kenya-manan Terhindar dari gangguan pencemaran Ijin Keperuntukan. Prasarana. Tenaga Kepemilikan Memiliki kualifikasi akademik minimum : Pendidikan minimum (D- Labo. Tukang kebun. anti bahaya Kese-hatan Sanitasi. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. fasilitas. belakang pendidikan dengan tugasnya sebagai tenaga perpustakaan. Kea-manan Terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa. dengan ijazah atau sertifikat keahlian yang relevan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Masa kerja waktu Masa kerja minimal 3 tahun dari jalur pendidikan dan 4 tahun dari diangkat menjadi jalur tenaga kependidikan kepala Dibuktikan dengan SK pengangkatan perpustakaan Kepemilikan Latar belakang pendidikan dengan program pendidikan yang kesesuaian latar sesuai dengan tugasnya sebagai tenaga perpustakaan. Daya listrik Daya listrik Ijin bangunan Izin bangunan dan penggunaan Instrumen Supervisi. kualifikasi akademik IV) atau S1 dari jalur guru dan (D-III) dari jalur laboran/teknisi 5 rato-rium minimum kepala dan Dibuktikan dengan ijazah dan/ atau sertifikat keahlian yang . 9/15 . Prasarana.

pencahayaan. jumlah Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 8 dari Standar Sarana dan Prasarana. Peme-liharaan Jenis dan waktu pemeliharaan Kecu-kupan secara kuanti- tas 3 Kelengka Keleng-kapan Terdiri dari minimal 14 ruang/kelengkapan sarpras pan prasarana Terdapat laboratorium komputer . Fungsional. air bersih. kenyamanan Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 11 dari Standar Sarana dan Prasarana. lebar. jenis ruang. rasio luasan/siswa ruang kelas Standar sebagaimana tercantum pada Tabel 4 dari Standar Sarana dan Prasarana. luasan pinan Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 7 dari Standar Sarana dan Prasarana. jenis. daya tampung. kenyamanan. laboratorium pencahayaan. luasan. kapasitas. Ruang perpus. Ruang Tempat praktik. luasan. janis usaha Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 9 dari Standar Sarana dan Prasarana. jumlah. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. Ruang UKS Luasan. Ruang guru Fungsional. kenyamanan Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Standar Sarana dan Prasarana. Ruang organi. luasan. jumlah. Ruang pim. rasio luasan/siswa. Monitoring. luasan.PSMPDitjend Mandikdasmen hal. Luas dan jumlah/jenis sasi kesiswaan Instrumen Supervisi. 10/15 . dan pencahayaan ruang perpustakaan takaan Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 5 dari Standar Sarana dan Prasarana. Ruang tata Rasio. Luasan. jumlah. jenis. IPA Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 6 dari Standar Sarana dan Prasarana. jenis/jumlah ling Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 10 dari Standar Sarana dan Prasarana. Tempat ibadah Jenis. jumlah ruang. Tempat baca. Ruang konse. Prasaran Terdapat laboratorium bahasa a dan Sarana Ruang kelas Jumlah.

Pengelolaan kegiatan bidang keuangan dan pembiayaan pendidikan. luasan. STANDAR PENGELOLAAN 1 Rencana Visi sekolah Memiliki perumusan dan penetapan visi sekolah yang mudah . Kerja Seko. keamanan. 11/15 . Jamban Jumlah. jumlah. Gudang Luasan. lah Sosialisasi kepada seluruh warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. kondisi bermain/ Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 15 dari Standar berolahraga Sarana dan Prasarana. Perencanaan kegiatan bidang pengelolaan pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan. jumlah. dipahami. Pengelolaan kegiatan bidang sarana dan prasarana pembelajaran. Monitoring. Misi sekolah Memiliki perumusan dan penetapan misi sekolah yang mudah dipahami serta sering disosialisasikan kepada seluruh warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. Tujuan sekolah Memiliki perumusan dan penetapan tujuan sekolah 4 tahun dan 1 tahun yang mudah dipahami serta sering disosialisasikan kepada seluruh warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan Berisi sesuai dengan aspek-aspek SNP. jenis. Instrumen Supervisi. keamanan Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 13 dari Standar Sarana dan Prasarana. jenis Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 14 dari Standar Sarana dan Prasarana. Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 12 dari Standar Sarana dan Prasarana. Perencanaan kegiatan bidang pengembangan kurikulum dan pembelajaran. jenis. kenyamanan Tempat Rasio. VI. Renca-na kerja Memiliki rencana kerja jangka menengah (empat tahunan) sekolah Memiliki rencana kerja satu tahun dengan sistematika sesuai pedoman Sosialisasi oleh pemimpin sekolah Isi keseluruhan RKAS atau rencana kerja jangka pendek/rencana kerja satu tahun berdasarkan aspek-aspek SNP Perencanaan kegiatan bidang kesiswaan. Ruang sirkulasi Luasan. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit.PSMPDitjend Mandikdasmen hal.

Pengawasan wasan Pelaksanaan pengawasan dan Evalu. sekolah Peran serta Keterlibatan masyarakat pendukung dan membangun kemitraan masyarakat dan dengan lembaga lain yang relevan. Bidang kuriku-lum Pelaksanaan bidang pengembangan kurikulum dan dan kegiatan pembelajaran. Pro-gram penga. iklim. dan lingkungan pembelajaran yang kondusif. kepen-didikan Bidang sarana Pengelolaan kegiatan bidang sarana dan prasarana dan prasa-rana pembelajaran. Bidang kesiswaan Pelaksanaan kegiatan bidang kesiswaan. Renca-na Struktur organi. Memiliki struktur organisasi dengan uraian tugas yang jelas dari Kerja Seko. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. Bidang keuang-an Pengelolaan kegiatan bidang keuangan dan pembiayaan dan pembi--ayaan pendidikan. Evaluasi Pelaksanaan evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan. Perencanaan melibatkan masyarakat pendukung dan membangun kemitraan dengan lembaga lain yang relevan. Isi / sasaran kepengawasan asi Evaluasi diri Pelaksanaan kegiatan evaluasi diri. pendayagunaan pendidik dan tenaga kepen- didikan Instrumen Supervisi. Budaya dan Penciptaan suasana. Perencanaan penciptaan suasana. Memiliki program pengawasan dan sosialisasi . Mudah dipahami oleh pihak-pihak terkait. iklim. sasi sekolah masing-masing anggota organisasi. dan lingkungan pembelajaran yang lingkungan kondusif. lah Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan sekolah sesuai dengan rencana kerja kegiatan sekolah tahunan. kemitraan sekolah Pengembangan sistem manajemen mutu sekolah 3 3. pembe-lajaran Bidang pendidik Pelaksanaan kegiatan bidang pengelolaan pendayagunaan dan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Perencanaan pengembangan sistem manajemen sekolah Perencanaan pengawasan Perencanaan kegiatan evaluasi diri. Pelak-sanaan lolaan sekolah secara tertulis.PSMPDitjend Mandikdasmen hal. Perencanaan evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan. 12/15 . Monitoring. Memiliki pedoman yang mengatur berbagai aspek pengelolaan . Pedo-man penge. Perencanaan kegiatan persiapan bahan yang diperlukan untuk akreditasi sekolah oleh BAS 2 2.

Modal kerja Memiliki modal kerja untuk membiayai seluruh kebutuhan pendidikan selama satu tahun terakhir. dan tunjangan lain tenaga kependidikan kependidikan pada tahun berjalan.PSMPDitjend Mandikdasmen hal. Penge-lolaan info. transport. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. Pengembangan Membelanjakan biaya untuk pengembangan pendidik dan pendidik dan tenaga tenaga kependidikan berdasarkan Rencana Kerja Anggaran kependidikan Sekolah (RKAS). langsung 3. 5 5. Kepemimpin. Sistem Infor. masi sekolah manajemen seko-lah VII. Biaya Gaji pendidik Membayar gaji. yaitu seorang kepala sekolah dan 1 (satu) an Seko-lah kepala sekolah atau lebih wakil kepala sekolah. Transport dan Mengeluarkan biaya pengadaan transport dan perjalanan dinas. insentif. Alat tulis sekolah Mengeluarkan biaya pengadaan alat tulis untuk kegiatan pembelajaran. Alat habis pakai Mengeluarkan biaya pengadaan alat habis pakai untuk kegiatan pembelajaran. Kegiatan Mengalokasikan biaya untuk menunjang pelaksanaan kegiatan pembelajaran pembelajaran selama tiga tahun terakhir. Biaya Penyusunan RAPBS Sekolah menyusun RKS dan RKAS dengan melibatkan Investas stakeholders sekolah i Sarana dan prasarana Memiliki catatan tahunan berupa dokumen nilai aset sarana dan prasarana secara menyeluruh. 2. Monitoring. dan tunjangan lain pendidik Operasi pada tahun berjalan. insentif. Instrumen Supervisi. onal Gaji tenaga Membayar gaji. Akreditasi sekolah Pelaksanaan persiapan bahan yang diperlukan untuk akreditasi sekolah oleh BAS 4 4. Kegiatan rapat Mengeluarkan biaya pengadaan kegiatan rapat. kepala dan wakil tenaga kependidikan. perjalanan dinas Penggandaan soal-soal Mengelurakan biaya penggandaan soal-soal ujian ujian Daya dan jasa Menyediakan biaya pengadaan daya dan jasa Kegiatan operasional Menyediakan anggaran untuk mendukung kegiatan operasional pendidikan tidak tidak langsung selama tiga tahun terakhir. 13/15 . STANDAR PEMBIAYAAN 1. Memiliki sistem informasi manajemen untuk mendukung . Bahan habis pakai Mengeluarkan biaya pengadaan bahan habis pakai untuk kegiatan pembelajaran. rmasi manajemen administrasi pendidikan. Kepe-mim-pinan Memiliki struktur kepemimpinan sesuai standar pendidik dan . transport. Kegiatan kesiswaaan Mengalokasikan dana untuk kegiatan kesiswaan.

Pengelolaan biaya Pengelolaan dana dari masyarakat sebagai biaya operasonal operasional dilakukan secara sistematis. dan kondisi Satuan (KKM) sekolah Koordinasi evaluasi Instrumen Supervisi. Peni-laian Penen-tuan Kriteria Menentukan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan oleh Ketun-tasan Minimum karakteristik siswa. Biaya Sumbangan Penggunaan sumbangan pendidikan atau dana dari masyarakat Personal pendidikan untuk peningkatan mutu pendidikan. Pengolahan hasil Mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil penilaian belajar dan kesulitan belajar siswa. penilaian Peman-faatan hasil Memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan penilaian dan penilaian pembelajaran Pela-poran hasil Melaporkan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir penilaian pada akhir semester kepada kepala sekolah dalam bentuk laporan prestasi semes-ter hasil belajar siswa. Subsidi silang Pelaksanaan subsidi silang untuk membantu siswa kurang mampu. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. Penilaian Informasi silabus Menginformasikan silabus mata pelajaran yang di dalamnya oleh mata pelajaran memuat rancangan dan kriteria penilaian pada awal semester. Uang sekolah Penetapan uang sekolah mempertimbangkan kemampuan ekonomi orangtua siswa. pengelolaan keuangan VIII. Pengem-balian hasil Mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa. 4. penugasan. Pela-poran hasil Melaporkan hasil penilaian akhlak siswa kepada guru penilaian akhlak Pendidikan Agama dan hasil penilaian kepribadian siswa kepada mulia guru Pendidikan Kewarganegaraan sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester. STANDAR PENILAIAN 1.PSMPDitjend Mandikdasmen hal. 2. karakteristik mata pelajaran. dan akuntabel. dan/atau bentuk penilaian lain yang diperlukan. penilaian Pengem-bangan Mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai instru-men dengan bentuk dan teknik penilaian. pengamatan. Monitoring. Biaya operasional lain Penggalangan biaya operasional lain di samping iuran komite rutin dan fisik sekolah Penetapan biaya Pengambilan keputusan dalam penetapan dana dari masyarakat operasional sebagai biaya operasonal dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terkait. pendi-dik Indikator pencapaian Mengembangkan indikator pencapaian KD dan teknik penilaian KD dan teknik yang sesuai pada saat menyusun silabus mata pelajaran. transparan. Transpar Pedoman pengelolaan Memiliki pedoman pengelolaan keuangan sebagai dasar dalam ansi dan keuangan penyusunan RKAS (RAPBS) Akuntab Pembukuan biaya Memiliki pembukuan biaya opersional ilitas opersional Laporan Pembuatan laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan pertanggungjawaban dan menyampaikannya pada pemerintah atau yayasan. Pelaksanaan Melaksanakan tes. efisien. 14/15 .

15/15 . pelaja-ran serta jasmani. belajar tingkat satuan pendi-dikan Penen-tuan kelu. Mengkoordinasikan evaluasi tengah semester. Kriteria kenaikan Menentukan kriteria kenaikan kelas kelas Penen-tuan nilai akhir Menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan kelom-pok mata akhlak mulia. Pendi.PSMPDitjend Mandikdasmen hal. Penilaian Peman-faatan hasil Hasil UN digunakan sebagai salah satu penentu penerimaan oleh UN untuk penen-tuan siswa baru peme. Pener-bitan SKHUN Menerbitkan dan menyerahkan Surat Keterangan Hasil Ujuan Nasional (SKHUN) setiap siswa yang mengikuti UN bagi sekolah penyelenggara UN. dan evaluasi kenaikan kelas. dan kesehatan dengan mempertimbang-kan hasil penilaian oleh guru. Pela-poran hasil Melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua penilaian mata pela. olahraga. estetika. Pener-bitan ijazah Menerbitkan dan menyerahkan ijazah setiap siswa yang telah lulus bagi sekolah penyelenggara UN. Penye-lengga-raan Menyelenggarakan ujian sekolah dan menentukan kelulusan ujian sekolah siswa dari ujian sekolah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) ujian sekolah bagi satuan pendidikan penyelenggara UN. kelan-jutan studi rintah Instrumen Supervisi. Pela-poran Melaporkan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan pencapaian hasil kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada jaran orang tua/wali siswa dalam bentuk buku laporan hasil belajar siswa. 3. evaluasi akhir dikan semester. Monitoring. Menentukan kelulusan siswa melalui rapat dewan guru sesuai lusan dengan kriteria kelulusan. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. kewarganegaraan dan kepribadian. iptek.