-

Jurnal lktiologi Indonesia, Volume 3. Nomor I. Juni 2003

PENGARUH PEMAPARAN Cd DAN Cu TERHADAP ABNORMALITAS
SPERMATOZOA IKAN MAS (Cyprinas carpio, Linn)
[The influence of Cd and Cu exposures to the abnormalities of
common Carp (Cyprinus carpio, Linn) Sperml

Yanuarso Eddy Hediantol, Esi Lisyastutir, Erma Najmiyatir dan Yetty Yusri Gani2
rBalai Teknologi Lingkungan,
BPP Teknologi, Puspiptek, Serpong, Tangerang, TeI02l-7560562,pes.4648
2
Jurusan Biologi, F-MIPA, Univeriitas Padjadjarin, Jatinangor, Sumedang

ABSTRAK
Suatu studi tentang pengaruh pemaparan Cd dan Cu terhadap abnormalitas spermatozoa ikan mas (Cyprinus carpio,Linn) telah dilakukan.
Untuk melihat pengaruh pemaparan logam berat kadmium (Cd) dan tembaga (Cu) terhadap abnormalitas spermatozoa ikan mas (Cyprinus
carpio, Linn) maka pada 2 percobaan terpisah telah dilakukan pemaparan logam berat kadmium (Cd) dan tembaga (Cu) terhadap semen
ikan mas matang gonad. Hasil pemaparan menunjukkan bahwa rata-rata abnormalitas spermatozoa ikan rnas.menjadi 12,42;22,00 dan
32,67%o padapemaparan dengan konsentrasi masing-masing 25, 50 dan 75 ppm Cd dan menjadi 15,50;21,61 dan 40,33Vo pada pemaparan
dengan masing-masing 31, 62 dan93 ppm Cu selama 30 detik dibandingkan dengan abnormalitas pada semen segar sebesar 2,83 - 3,33Vo.
Peningkatan kandungan Cd atau Cu menjadi 25 - 30 ppm di dalam air menyebabkan peningkatan abnormalitas spermatozoa sebesar 10 -
t2%.

Kata Kunci: Kadmium (Cd), Tembaga (Cu), Spermatozoa, Ikan mas (Cyprinus carpio,Linn).

ABSTRACT
To find the effect of heavy metals Cd or Cu to the abnormalities of common carp (Cyprinus carpio,Linn) sperm, Cd or Cu was exposed for
30 seconds to the fish semen obtained by stripping from matured fish in two seperated experiments. The abnormalities of sperm were 12.42;
22.00aurrd32,67%for 25,50and75ppmof Cd,respectivelyand15.50; 27.6'1 and40.33Yofor3l,62andg3ppmofCu,respectively,
compared to 2.83 - 3.33Y'in the control. The increase of25 - 30 ppm in Cd or Cu content resulted in the increase of l0 - l2%o ofsperm
abnormalities.

Key rvords: Cadmium (Cd), Copper (Cu), Sperm, Common carp (Cyprinus carpio,Linn).

PENDAHULUAN letal dan toksistas berbagai logam telah banyak
Berbagai aktivitas manusia dalam kegiatan diketahui pada ikan mas (Mason, 1981). Pada
industri, pertanian ataupun rumah tangga telah penelitian ini ingin diketahui pengaruh logam Cd
berdampak pada meningkatnya jumlah polutan yang dan Cu pada konsentrasi sub letal terhadap
masuk ke dalam ekosistem perairan. Diantara logam abnormalitas spermatozoa ikan mas.
berat yang merupakan limbah kegiatan industri Logam esensial dibutuhkan dalam jumlah yang
adalah kadmium (Cd) dan tembaga (Cu), keduanya sangat kecil oleh makhluk hidup. Sebaliknya dalam
dikelompokkan sebagai bahan beracun dan jumlah yang berlebih, sekalipun kecil akan berubah
berbahaya/B3 (EPA, 1983). Toksisitas kedua logam menjadi bahan yang bersifat toksik (Tourmaa,
tersebut pada organisme akuatik seperti ikan, secara 1995). Logam Cd sebagai bahan beracun dan
langsung telah berpengaruh pada organ reproduksi. berbahaya menjadi populer setelah kasus ltai-itai
Kadmium dapat menghambat spermatogenesis pada Byo di Jepang 1955. Sedangkan Cu yang seringkali
ikan mas jantan (Tandjung, 1992). Demikian pula digunakan untuk bahan algasida atau moluskisida,
Cu dapat menghambat pematangan spermatozoa hingga sekarang belum dilaporkan rnengakibatkan
selama spermatogenesis (Kime dalam Alsop, 1997) masalah yang besar.
Ikan mas (Cyprinus carpio, Linn) merupakan Keberadaan Cd dan Cu dalam perairan dapat
jenis ikan yang banyak dibudidayakan. Pengaruh bersifat toksik bagi organisme di dalamnya.

Linn) Glisin 3. seperti 100.1973 dalam Wardoyo. dua hal 1996) terakhir ini menjadi sangat penting. Demikian juga dengan toksisitas kronis. (Mason. 10 3 (Spraque.42 gram yang panjang. objek glass dan cover glass.75 gram Keterangan: Masing-masing dalam 1 liter akuades BAHAN DAN METODE Alat-alat yang digunakan pada penelitian ini Pengujian pendahuluan dilakukan untuk adalah aquarium kaca berukuran 40cm x 30cm x mendapatkan konsentrasi ambang atas dan bawah. misalnya sperma. 50 o/o dan 75 o/o. Kondisi ikan uji dipelihara organisme mengalami kematian. yang dihitung dengan terhadap berbagai konsentrasi tembaga atau Cd persamaan logaritma (Spraque. Pada toksikan logam berat. sedangkan pada konsentrasi sub letal sebanyak 6 kali. kontrol serta tiga kelompok perlakuan yaitu tiga Pengujian lanjutan dilakukan terhadap enam konsentrasi yang diambil dari nilai LC-50 sebesar konsentrasi diantara nilai ambang atas dan bawah. Rancangan percobaan yang digunakan dalam Pengujian dilakukan terhadap konsentrasi penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (ppm) dalam deretan angka basis 10. 20cm. kemampuan reproduksi dan tingkah penelitian ini adalah ekstender Kime (Kime et al. Satu mikro liter semen didedahkan interval jarak dosis.Hedianto. 1991). terlebih bagi sel. sedangkan konsentrasi ambang bawah tanpa jarum. mikropipet effendorf lprl Konsenh'asi ambang atas adalah konsentrasi dan 100p1. ikan Nilai toksisitas suatu toksikan terhadap suatu diaklimatisasi selama satu minggu dalam kondisi organisme dapat dinyatakan dengan beberapa laboratorium. 25 Yo. 1972 dalam selama 30 detik untuk mendapatkan nilai LC-50. et al -Pengaruh Pemaparan Cd dan Cu terhadap Abnormalitas spermatozos Ikan Mas Konsentrasinya yang tinggi dapat menyebabkan Dari hasil perhitungan dihasilkan jumlah ulangan kematian. mastng-masing dengan enam Deretan konsentrasi tersebut ditentukan dalam kali ulangan. Sebelum dipergunakan untuk percobaan. Ikan-ikan tersebut ditempatkan di parameter. mikroskop cahaya. mengakibatkan pengaruh merusak atau menganggu Pengencer semen yang digunakan dalam perh.5 ml spermatozoa. 1996). dapat menyebabkan gangguan berbagai fungsi organ Ikan yang dipakai sebagai hewan uji adalah tubuh termasuk fungsi reproduksi.52 gram pengaruh logam berat kadmium dan tembaga KCI 2 gram terhadap abnormalitas spermatozoa ikan mas (Cypr i nu s c arp i o..rmbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat NaCl 5. sekitar 6 bulan ) dengan berat seragam 400 gram. yang komposisinya teftera pada Tabel l: pengaruhnya ditunjukkan dalam masa yang panjang Tabel 1. ikan mas jantan yang telah matang gonad (berumur sel gamet yang sangat sensitif. spet 0. counter dan adalah konsentrasi tertinggi yang menyebabkan fotomikrograf. diantaranya adalah nilai konsentrasi letal dalam akuarium yang diberi aerator untuk memban- 50 (LC-50). laku. Wardoyo 1979). Komposisi larutan Kime (Kime et al. 102. (RAL) pola faktor tunggal dengan satu kelompok l0r. kamar hitung Neubaeur terendah yang menyebabkan kematian 100% improve. spermatozoa hidup 100%. tabung sentrifuse. tozoa. karena keberadaan logam berat dalam perairan umumnya Komposisi larutan Banyaknya dalam kadar yang rendah akan tetapi dalam masa Tris HCI 2. yaitu nilai yang menyebabkan 50o/o tu penyediaan oksigen.1979). magnetic stirrer. Selanjutnya data mortalitas sperma . Dari LC-50 ini sebaik-baiknya dengan pemberian makanan berupa kemudian dapat ditetapkan toksisitas sub letal yang pelet.

00 27.42 15. diaduk tata. Caru yang mengetahui pengaruh perlakuan terhadap kualitas dipakai dalam pembuatan preparat ulas ini adalah spermatozoa ikan mas adalah uji F atau Analisis sebagai berikut : Varians/Anova dengan aras lo/o (Sokal & Rohlf. spermatozoa abnormal dihitung dari pemeriksaan Kemudian dari campuran tersebut diambil 1 pl 1 00 spermatozoa (Partodih ardjo. kemudian tambahkan I tetes diperoleh hasil pada Tabel2 dan Gambar 1. Nomor I " Juni 2003 diolah dengan menggunakan piranti lunak Micro nigrosin l0% (l gram nigrosin dalam 1Oml akuades) Probit 3. sebanyak 1 tetes. Volume 3. Konsentrasi sub Abnormalitas spermatozoa (%o) letal logam berat Kadmium Tembaga 0 2.6'7 40. Jurnal Iktiologi Indonesia. Pembuatan preparat ulas dibantu Semen ikan mas jantan diencerkan dengan dengan gelas objek lain yang langsung dikeringkan pengencer Kime 1:100. 50 o/o dan 25 oh dari nilai LC-50.67 -t5%LC-s} 32. Gelas objek yang bersih ditetesi semen hasil 1ee5). Persentase abnormalitas spermatozoa ikan mas setelah pemaparan berbagai konsentrasi sub letal Cd dan Cu. Total spermatozoa yang dihirung dengan cara pembuatan preparat ulas (apusan) yang menggunakan pewamaan diferensial dengan Metode analisis data yang digunakan untuk pewarna nigrosin l0To dan eosin 17o.0 untuk mendapatkan nilai LC-50.1 gram eosin dalam 10 ml aquades) pengamatan terhadap pengaruh Cd dan Cu. pengencer ditambahkan sejumlah Cu atau Cd di bawah Pengamatan abnormalitas dilakukan sehingga konsentrasi Cu atau Cd dalam pengencer mrkroskop dengan perbesaran 100x10" Jumlah menjadi 75 Vo. spermatozoa dan diencerkan lebih lanjut dengan pl (untuk D aquades steril sebanyak 19 memberikan Abnormalitas spermatozoa (%): '=x 100% pengenceran akhir 1:2000) pada saat pengamatan O pada kaca objek penilaian abnormalitas morfologis Keterangan: spermatozoa.83 2s%LC-50 12.33 . Tabel 2. P: Spermatozoa abnormal yang terhitung Evaluasi abnormalitas spermatozoa dilaku-kan a. 197 7 ). kemudian ditambahkan Dari dua percobaan secara terpisah untuk eosin 1 % (0. pengenceran dengan ekstender kecuali untuk kelompok perlakuan ditambahkan logam tembaga HASIL DAN PEMBAHASAN pada berbagai konsentrasi.50 50% LC-s0 22. pada kelompok perlakuan pada udara hangat.

dalam konsentrasi sub letal telah mengakibatkan malitas spermatozoa dalam jumlah tertentu (di peningkatan persentase abnormalitas spermatozoa bawah 5%) merupakan kondisi yang normal sebagai secara signifikan. Sedangkan abnor. el a/ . selama proses spermatogenesis. Abnormalitas spermatozoa yang bentuk abnormalitas primer.Pengaruh Pemaparan Cd dan Cu terhadap Abnormalitas spermdtozoa Ikan Mas Gambar I . Keberadaan abnor. ran logam (0 ppm)" Jenis-jenis kelainan yang Abnormalitas primer yaitu abnormalitas yang terjadi ditemukan diantaranya adalah kepala ganda.- Hedianto. Dari seluruh perlakuan pemaparan sperma- malitas sekunder adalah abnormalitas yang terjadi tozoa dengan kadar Cd dan Cu yang rneningkat karena pengaruh lingkungan. Foto mikogram sperrnatozoa ikan mas (Pembesaran 1000x) Keterangan: al : abnormal kepala tanpa ekor a2 : abnormal ekor tergulung a3 : abnormal ekor putus n :normal Abnormalitas spennatozoa dibagi menjadi 2 spermatozoa tidak mendapatkan perlakuan perurpa- kelompok yaitu abnormalitas primer dan sekunder. Sebagaimana hasil ditemukan pada masing-masing kelompok perco- yang diperoleh dalam penelitian ini sekalipun baan dengan Cd dan Cu juga menunjukkan jenis .

Ollivier. Hazardous llaste Land Treatment. 1997. K. I. Linn) dengan masing-masing nilai LC-50 sebesar Tandjung. sehingga http ://www. ekor patah. 67yo pada pemaparan masing-masing Tourmaa. Juni 2003 penyimpangan morfologis yang sama. Wiener Bindery.html.41 ppm dan 123. Panduan uji biologis untuk Disarankan agar dilakukan pengujian lebih evaluasi toksisitas minyak dan dispersan. Study Group Proyek Lingku- ngan Hidup.83-3. Jerussalem. Moore. Reliana Lumban Toruan. Pengaruh kadmium klorida 98. abnormalitas spermatozoa ikan mas menjadi 12. HSD. lanjut terhadap logam yang digunakan dalam bentuk Pusat Pengembangan Teknologi dan Gas Bumi campuran dengan logam berat lain karena beberapa (LEMIGAS). I:159-167.62 dan 93 ppm Cu selama 30 detik dibandingkan Medicine. The Role of Chromium. Aquatic Toxicology. butiran protoplasma proksimal dan distal. SA. 1972.. science. dengan 2. UGM-Press. Terjadi peningkatan kadar rendah terhadap Spermatogenesis lkan./biology I 4s03 / ekor tergulung (Ginzburg.78 ppm. 1996. 197 2). CF. M Ebrahimi. E. 22. TE. 1981. D.Si atas bantuan Abnormalitas berupa ekor spermatozoa yang teknisnya selama penelitian ini. S. Some Effect of Heavy Metal on mengakibatkan vakuola sitoplasma membuka dan Early Lifestages of Fish. spermatozoa ikan salmon menunjukkan bahwa Rurangwa. USA. Diantaranya UCAPAN TERIMAKASIH yaitu kepala tanpa ekor. Roelants. 1979. 10(3):149 -16a.mcmaster. ini bagi fertilitas adalah adanya hambatan perge. RR dan FJ Rohlf. F. Kandungan Use_of Computer Assisled Sperm Analysis (CASA) for Monitoring The Effect of tersebut lebih banyak dibandingkan dengan bagian Pollution on Sperm Quality of Fish : lainnya. 1995. Nynsten. logam seringkali menjadi polutan secara bersamaan. Wardoyo.33yo pada pemaparan dengan masing-masing Metabolism. P engaruh keadaan DA3.ca. Biostatistika.33yo pada abnormalitas semen segar. bagian leherlkepala.237 . DE. pp :223 .50. KESIMPULAN Longman lnc. Biology of Freshwater Pollution. H.67 dan Selenium and Copper in Human and Animal 40. Mason. D. Diduga terjadi perlekatan antara logam Application to the Effect of Heavy Metals . Edisi ke 2. Volunte 3. 1992. M. EPA (Environmental Protection Agency). Nomor I. Fertilization in fishes and the menyebabkan ekor spermatozoa mudah terlepas dari problem of polyspermy. (terutama Cd) dengan protein yang ada pada bagian Aquatic Toxycology . STH. membran ekor menjadi lebih permeabel. ekor tergulung. rakan. tergulung diduga karena pemaparan dengan logam berat menyebabkan larutan menjadi hipertonis. . kandungan proteinnya sebesar 41.00 dan 32. Analisis secara kimiawi terhadap ekor Kime. J. Kadmium dan tembaga bersifat toksik Sokal. Journal of Orthomolecular 31. Jumal lktiologi Indonesia. 50 dan 75 ppm Cd dan menjadi 15. Jika DAFTAR PUSTAKA spermatozoa disimpan dalam larutan hipertonis akan Alsop.900 . 1993. 25. Ucapan terimaksih ditujukan kepada Sdr.42. 1995. sehingga Ginzburg. New York. Pengantar terhadap spermatozoa ikan mas (Cyprinus carpio.27. Biologi. leher spermatozoa dengan bagian ekor. Yogyakarta.