Pencahayaan

Posted on Januari 3, 2009 by Prabu
14 Votes
Pencahayaan merupakan salah satu faktor untuk mendapatkan keadaan lingkungan yang aman
dan nyaman dan berkaitan erat dengan produktivitas manusia. Pencahayaan yang baik
memungkinkan orang dapat melihat objek-objek yang dikerjakannya secara jelas dan cepat.
Menurut sumbernya, pencahayaan dapat dibagi menjadi :
<!--[if !supportLists]-->A. <!--[endif]-->Pencahayaan alami
Pencahayaan alami adalah sumber pencahayaan yang berasal dari sinar matahari. Sinar alami
mempunyai banyak keuntungan, selain menghemat energi listrik juga dapat membunuh kuman.
Untuk mendapatkan pencahayaan alami pada suatu ruang diperlukan jendela-jendela yang besar
ataupun dinding kaca sekurang-kurangnya 1/6 daripada luas lantai.

p e n c a h a y a a n - r u a n g

Sumber pencahayaan alami kadang dirasa kurang efektif dibanding dengan penggunaan
pencahayaan buatan, selain karena intensitas cahaya yang tidak tetap, sumber alami
menghasilkan panas terutama saat siang hari. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan agar
penggunaan sinar alami mendapat keuntungan, yaitu:
<!--[if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Variasi intensitas cahaya matahari
<!--[if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Distribusi dari terangnya cahaya
<!--[if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Efek dari lokasi, pemantulan cahaya, jarak antar
bangunan
<!--[if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Letak geografis dan kegunaan bangunan gedung
<!--[if !supportLists]-->B. <!--[endif]-->Pencahayaan buatan
Pencahayaan buatan adalah pencahayaan yang dihasilkan oleh sumber cahaya selain cahaya
alami. Pencahayaan buatan sangat diperlukan apabila posisi ruangan sulit dicapai oleh
pencahayaan alami atau saat pencahayaan alami tidak mencukupi. Fungsi pokok pencahayaan
buatan baik yang diterapkan secara tersendiri maupun yang dikombinasikan dengan pencahayaan
alami adalah sebagai berikut:
<!--[if !supportLists]-->1. <!--[endif]-->Menciptakan lingkungan yang memungkinkan penghuni
melihat secara detail serta terlaksananya tugas serta kegiatan visual secara mudah dan tepat

<!--[if !supportLists]-->2. <!--[endif]-->Memungkinkan penghuni berjalan dan bergerak secara
mudah dan aman
<!--[if !supportLists]-->3. <!--[endif]-->Tidak menimbukan pertambahan suhu udara yang
berlebihan pada tempat kerja
<!--[if !supportLists]-->4. <!--[endif]-->Memberikan pencahayaan dengan intensitas yang tetap
menyebar secara merata, tidak berkedip, tidak menyilaukan, dan tidak menimbulkan bayang-
bayang.
<!--[if !supportLists]-->5. <!--[endif]-->Meningkatkan lingkungan visual yang nyaman dan
meningkatkan prestasi.
<!--[if !supportLists]-->6. <!--[endif]-->Disamping hal-hal tesebut di atas, dalam perencanaan
penggunaan pencahayaan untuk suatu lingkungan kerja maka perlu pula diperhatikan hal-hal
berikut ini
<!--[if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Seberapa jauh pencahayaan buatan akan digunakan, baik
untuk menunjang dan melengkapi pencahayaan alami.
<!--[if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Tingkat pencahayaan yang diinginkan, baik untuk
pencahayaan tempat kerja yang memerlukan tugas visual tertentu atau hanya untuk pencahayaan
umum
<!--[if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Distribusi dan variasi iluminasi yang diperlukan dalam
keseluruhan interior, apakah menyebar atau tefokus pada satu arah
<!--[if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Arah cahaya, apakah ada maksud untuk menonjolkan
bentuk dan kepribadian ruangan yang diterangi atau tidak
<!--[if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Warna yang akan dipergunakan dalam ruangan serta efek
warna dari cahaya
<!--[if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Derajat kesilauan obyek ataupun lingkungan yang ingin
diterangi, apakah tinggi atau rendah.
Sistem pencahayaan buatan yang sering dipergunakan secara umum dapat dibedakan atas 3
macam yakni:
<!--[if !supportLists]-->1. <!--[endif]-->Sistem Pencahayaan Merata
Pada sistem ini iluminasi cahaya tersebar secara merata di seluruh ruangan. Sistem pencahayaan
ini cocok untuk ruangan yang tidak dipergunakan untuk melakukan tugas visual khusus. Pada
sistem ini sejumlah armatur ditempatkan secara teratur di seluruh langi-langit.
<!--[if !supportLists]-->2. <!--[endif]-->Sistem Pencahayaan Terarah
Pada sistem ini seluruh ruangan memperoleh pencahayaan dari salah satu arah tertentu. Sistem
ini cocok untuk pameran atau penonjolan suatu objek karena akan tampak lebih jelas. Lebih dari
itu, pencahayaan terarah yang menyoroti satu objek tersebut berperan sebagai sumber cahaya
sekunder untuk ruangan sekitar, yakni melalui mekanisme pemantulan cahaya. Sistem ini dapat
juga digabungkan dengan sistem pencahayaan merata karena bermanfaat mengurangi efek
menjemukan yang mungkin ditimbulkan oleh pencahayaan merata.
<!--[if !supportLists]-->3. <!--[endif]-->Sistem Pencahayaan Setempat

Pada sistem ini cahaya dikonsentrasikan pada suatu objek tertentu misalnya tempat kerja yang memerlukan tugas visual. <!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 <![endif]--><!--[if gte mso 9]> <![endif]--> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 <![endif]--><!--[if gte mso 9]> <![endif]--> <!--[endif]--> <!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 <![endif]--><!-- [if gte mso 9]> <![endif]--> <!--[endif]--><!-- [if gte mso 9]> Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 <![endif]--><!-- [if gte mso 9]> <![endif]--> <!--[endif]--> <!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 <![endif]--><!--[if gte mso 9]> <![endif]--> <!--[endif]--> Pencahayaan setempat diperoleh dengan memasang sumber pencahayaan di langit-langityang spektrum cahaya terlokalisir (localized lighting) atau dengan memasang sumber cahaya langsung ditempat kerja (local lighting) Terkait dengan Pencahayaan: Sistem dan Standar Pencahayaan Ruang Faktor Yang Mempengaruhi Pencahayaan Dalam Ruang (next update) Dampak Pencahayaan Terhadap Kesehatan (next update) Sumber : Suma’mur. 1996 . Sistem pencahayaan ini sangat bermanfaat untuk: <!--[if !supportLists]-->· <!--[endif]-->memperlancar tugas yang memerlukan visualisasi teliti <!--[if !supportLists]-->· <!--[endif]-->mengamati bentuk dan susunan benda yang memerlukan cahaya dari arah tertentu. Higiene Perusahaan dan Keselamatan Kerja. <!--[if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Menunjang tugas visual yang pada mulanya tidak direncanakan untuk ruangan tersebut. <!--[if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Melengkapi pencahayaan umum yang terhalang mencapai ruangan khusus yang ingin diterangi <!--[if !supportLists]-->· <!--[endif]-->Membantu pekerja yang sudah tua atau telah berkurang daya penglihatannya.

Pada sistem ini masalah bayangan praktis tidak ada serta kesilauan dapat dikurangi. Diketahui bahwa langit-langit dan dinding yang diplester putih memiliki effiesiean pemantulan 90%. 1981 Sistem dan Standar Pencahayaan Ruang Posted on Januari 6. Dalam pencahayaan sistem ini termasuk sistem direct-indirect yakni memancarkan setengah cahaya ke bawah dan sisanya keatas. Banyak faktor risiko di lingkungan kerja yang mempengaruhi keselamatan dan kesehatan pekerja salah satunya adalah pencahayaan.1405 tahun 2002. sedangkan apabila dicat putih effisien pemantulan antara 5-90% <!--[if !supportLists]-->C. Ergonomic Untuk Produktifitas Kerja. Menurut Keputusan Menteri Kesehatan No. baik karena penyinaran langsung maupun karena pantulan cahaya. <!--[endif]-->Sistem Pencahayaan Langsung (direct lighting) Pada sistem ini 90-100% cahaya diarahkan secara langsung ke benda yang perlu diterangi. dinding serta benda yang ada didalam ruangan perlu diberi warna cerah agar tampak menyegarkan <!--[if !supportLists]-->B. Sistm ini dinilai paling efektif dalam mengatur pencahayaan. 1981 Departemen Pekerjaan Umum. . <!--[endif]-->Sistem Pencahayaan Difus (general diffus lighting) Pada sistem ini setengah cahaya 40-60% diarahkan pada benda yang perlu disinari. disarankan langi-langit. <!--[endif]-->Sistem Pencahayaan Semi Tidak Langsung (semi indirect lighting) Pada sistem ini 60-90% cahaya diarahkan ke langit-langit dan dinding bagian atas. Untuk efek yang optimal. termasuk di tempat kerja dapat dibedakan menjadi 5 macam yaitu: <!--[if !supportLists]-->A.Suma’mur. perlu diberikan perhatian dan pemeliharaan yang baik. <!--[if !supportLists]-->E. <!--[if !supportLists]-->D. Sistem pencahayaan di ruangan. sedangkan sisanya diarahkan ke bagian bawah. Agar seluruh langit-langit dapat menjadi sumber cahaya. sedangka sisanya dipantulka ke langit-langit dan dindng. 2009 by Prabu 48 Votes Untuk mendapatkan pencahayaan yang sesuai dalam suatu ruang. maka diperlukan sistem pencahayaan yang tepat sesuai dengan kebutuhannya. <!--[endif]-->Pencahayaan Semi Langsung (semi direct lighting) Pada sistem ini 60-90% cahaya diarahkan langsung pada benda yang perlu diterangi. Untuk hasil yang optimal disarankan langit-langit perlu diberikan perhatian serta dirawat dengan baik. <!--[endif]-->Sistem Pencahayaan Tidak Langsung (indirect lighting) Pada sistem ini 90-100% cahaya diarahkan ke langit-langit dan dinding bagian atas kemudian dipantulkan untuk menerangi seluruh ruangan. tetapi ada kelemahannya karena dapat menimbulkan bahaya serta kesilauan yang mengganggu. Dengan sistem ini kelemahan sistem pencahayaan langsung dapat dikurangi. Standard Pencahyaan Buatan di Dalam Gedung-Gedung. sedangkan sisanya dipantulkan ke langit-langit dan dinding. 1986 Departemen Pekerjaan Umum. Keuntungan sistem ini adalah tidak menimbulkan bayangan dan kesilauan sedangkan kerugiannya mengurangi effisien cahaya total yang jatuh pada permukaan kerja. Pada sistem ini masalah bayangan dan kesilauan masih ditemui. Penerangan Alami Siang Hari Dari Bangunan.

1405/MENKES/SK/XI/02 United Nations Environment Programme (UNEP) dalam Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia mengklasifikasikan kebutuhan tingkat pencahayaan ruang tergantung area kegiatannya. pekerjaan pemeriksaan atau pekerjaan dengan mesin Pekerjaan halus 1000 Pemilihan warna. pemrosesan teksti. pekerjaan mesin & perakitan/penyusun Pekerjaan agak 500 Pembuatan gambar atau bekerja halus dengan mesin kantor. halus Tidak menimbulkan pemeriksaan pekerjaan mesin dan bayangan perakitan yang sangat halus Pekerjaan terinci 3000 Pemeriksaan pekerjaan.pencahayaan adalah jumlah penyinaran pada suatu bidang kerja yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efektif. seperti berikut: Kebutuhan Pencahayaan Menurut Area Kegiatan Keperluan Pencahayaan Contoh Area Kegiatan . pekerjaan mesin halus & perakitan halus Pekerjaan amat 1500 Mengukir dengan tangan. No. perakitan Tidak menimbulkan sangat halus bayangan Sumber: KEPMENKES RI. ruang kontrol. Pencahayaan minimal yang dibutuhkan menurut jenis kegiatanya seperti berikut: Tingkat Pencahayaan Lingkungan Kerja TINGKAT JENIS PENCAHAYAAN KETERANGAN KEGIATAN MINIMAL (LUX) Pekerjaan kasar 100 Ruang penyimpanan & ruang dan tidak terus – peralatan/instalasi yang menerus memerlukan pekerjaan yang kontinyu Pekerjaan kasar 200 Pekerjaan dengan mesin dan dan terus – perakitan kasar menerus Pekerjaan rutin 300 Ruang administrasi.

halaman yang jarang tempat penyimpanan digunakan 50 Tempat pejalan kaki & panggung dan/atau tugas- tugas atau 70 Ruang boiler visual sederhana 100 Halaman Trafo. 150 Area sirkulasi di industri. pengukuran & pemeriksaan bagian kecil yang rumit (sebagian mungkin diberikan oleh tugas pencahayaan setempat) Pencahayaan 3000 Pekerjaan berpresisi dan rinci sekali. pengukiran yang tepat Sumber : www. tambahan setempat misal instrumen yang sangat kecil. ruangan tungku. proses umum dalam industri kimia dan makanan. pemeriksaan. untuk tugas visual pembuatan jam tangan. ruangan dan area pertokoan didaerah terbuka. dll. kegiatan membaca dan membuat arsip. 450 Gantungan baju. (LUX) Pencahayaan 20 Layanan penerangan yang minimum Umum untuk dalam area sirkulasi luar ruangan.org Penerangan untuk membaca dokumen lebih tinggi dari pada penerangan untuk melihat komputer. 1500 Pekerjaan mesin dan diatas meja yang sangat halus. pekerjaan warna. kantor untuk menggambar. perakitan mesin dan bagian yang halus. tugas menggambar kritis. Rekomendasi Tingkat Pencahayaan Pada Tempat Kerja Dengan Komputer .energyefficiencyasia. pertokoan dan ruang penyimpan. komponen elektronik. karena tingkat penerangan yang dianjurkan untuk pekerja dengan komputer tidak dapat berdasarkan satu nilai dan sampai saat ini masih kontroversial. Pencahayaan 200 Layanan penerangan yang minimum umum untuk dalam tugas interior 300 Meja & mesin kerja ukuran sedang. perakitan mesin presisi kecil dan instrumen. Grandjean menyusun rekomendasi tingkat penerangan pada tempat-tempat kerja dengan komputer berkisar antara 300- 700 lux seperti berikut.

1988 Grandjen. Oleh sebab itu. Apa saja proses itu?? Prosesnya adalah dengan memahami prinsip dan fungsi cahaya. dalam aplikasinya sering dilakukan pengendalian terhadapnya.imaniadesain. ada beberapa proses yang harus dilakukan.wordpress.com/pencahayaan/dsc_0773 Pencahayaan Pencahayaan dalam dunia desain interior adalah salah satu factor penting. Mempercantik rumah dengan cahaya tidak cukup hanya dengan menyalakan saklar lampu. Tingkat Pencahayaan Keadaan Pekerja (lux) Kegiatan Komputer dengan sumber dokumen 300 yang terbaca jelas 400-500 Kegiatan Komputer dengan sumber dokumen 500-700 yang tidak terbaca jelas Tugas memasukan data Sumber: Grandjean Tulisan Terkait : Dampak Pencahayaan (next update) Sumber: Talty.com/2009/01/06/sistem-dan-standar-pencahayaan-ruang/ Pencahayaan Posted Pencahayaan Untuk Penerang & Estetika D S C 0 7 7 3 1 5 0 x 1 5 0 P e n c a h a y a a n http://www. Yang kita ketahui adalah ada 2 sumber cahaya.com/pencahayaan/dsc_0773 http://www. 2000 http://putraprabu. sifat penerangan yang diberikan oleh matahari adalah penyinaran yang merata dan terus menerus. Dengan adanya pencahayaan dapat membawa suasana berbeda dan interior rumah pun bisa menjadi lebih “cantik”. yaitu dengan menggunakan elemen . Industrial Hygiene Engineering. Diwaktu siang hari. Occupational Ergonomic.imaniadesain. right?? Namun. yaitu cahaya alami yang berasal dari matahari dan cahaya buatan yang berasal dari lampu.

Efek dari cahaya buatan ( lampu ) dapat menonjolkan sisi keindahan dari suatu benda dan menciptakan suasana tertentu pada sebuah ruang.com/pencahayaan/dsc_0935 Lighting Rumah Pencahayaan – Ada 2 peranan cahaya bagi desain interior dan arsitektur.imaniadesain.com/pencahayaan/dsc_0820-3 . Fungsi dari pencahayaan D S C 0 8 2 0 1 5 0 x 1 5 0 P e n c a h a y a a n http://www. ornament. kehadiran lampu akan membantu indera penglihatan kita untuk mengidentifikasi benda-benda. peranan pertama adalah secara fungsional untuk mengenali bangunan.com/pencahayaan/dsc_0935 http://www.tertentu seperti jendela kaca yang dilengkapi dengan horizontal blind. Pencahayaan – Peranan cahaya dalam Interior D S C 0 9 3 5 1 5 0 x 1 5 0 P e n c a h a y a a n http://www. Dengan begitu. cahaya merah berkesan eksotik. juga sebagai elemen dekorasi yang atraktif.imaniadesain. cahaya buatan tidak hanya berfungsi sebagai penerang yang membantu penglihatan manusia saja. Koq bisa?? Misalnya. keunikan suatu arsitektur bangunan. Peranan yang kedua adalah cahaya dapat meningkatkan kualitas estetika bangunan dan ruang. atau memeberi kesan tertentu yang berpengaruh pada jiwa penghuninya.com/pencahayaan/dsc_0820-3 http://www. jumlah cahaya yang masuk bisa diatur. Cahaya lampu dapat membuat nuansa dan karakter ruang yang diinginkan. Detail dan elemen arsitektur serta ruang yang spesifik bisa ditonjolkan dengan jenis pencahayaan tertentu sehingga objek tersebut menjadi lebih indah dan dominan. Efek cahaya juga bisa bisa menimbulkan kesan ruang yang lebih luas. unsure dekoratif pada elemen fasad. Seiring berjalannya waktu.imaniadesain. Sedangkan pada malam harinya. Karena. cahaya matahari digantikan dengan cahaya buatan yaitu lampu. cahaya biru dipercaya dapat menenangkan pikiran. Pada malam hari. dan warna bagunan akan hilang atau tidak tampak. cahaya hijau cocok untuk relaksasi dan menyeimbangkan emosi. tanpa cahaya. detail tekstur. namun.imaniadesain.

sangat bergantung pada warna cahaya yang diteruskan. Sedangkan pada warna benda tidak transparan (seperti batu. dan decorative lighting?? Oke. Ambient lighting. Local lighting. untuk seluruh ruang. atau pencahayaan yang berfungsi sebagai aksen. Bila dilihat secara fungsional. pemanfaatan cahay matahari juga dapat membuat ruangan menjadi terang.com/_R_z9DprdOKs/TG4YEvDHTLI/AAAAAAAAABI/9dNadaE3X_E/s1 600/warnafilter. fungsi penerangan ini adalah untuk membantu kita melihat dengan jelas dan melakukan aktivitas. 3. Selain contoh di atas. Bila di desain sejak awal. mari kita jabarkan satu-satu. daun dan lainnya) tergantung pada warna yang dipantulkan. Natural lighting. yaitu pencahayaan seluruh ruang. Jadi filter cahaya juga berfungsi sebagai penerus warna-warna tertentu. belajar. terciptalah ambient lighting. Dalam membuat ambient lighting. 4. pencahayaan jenis ini bisa dipakai sudut tertentu. general lighting atau penerangan merata adalah penerangan yang mutlak ada dan harus rata menerangi seluruh ruangan. akan tetapi. pencahayaan dibedakan menjadi 3 yaitu general lighting.blogspot. sinar haruslah cukup fleksibel untuk berbagai situasi atau peristiwa yang mungkin terjadi di ruangan. Tidak mungkin ruang makan selalu romatis. Secara teknis ambient lighting artinya total sinar yang datang dari semua arah. task lighting. Sedan Mengenal Jenis Pencahayaan 1.Lighting Ruangan Apa saja fungsi dari pencahayaan?? Apakah hanya untu penerangan saja?? Ya. Sebuah lampu diletakkan di tengah-tengah ruang hanya salah satu bagian dari ambient lighting. alias sinar matahari bahkan cahaya bulan. task lighting. Tetapi bila ada sinar yang datang dari semua tepi plafon. dan decorative lighting. barang tertentu menjadi menonjol. misalnya. Filter Cahaya Perlu diperhatikan bahwa warna benda transparan (misalnya filter cahaya). Accent lighting. fungsi utamanya memang sebagai penerangan..bp. Bisa dijelaskan apa itu general lighting.png . Misalnya: membaca. Pencahayaan dimaksud untuk membuat mata tidak cepat lelah. atau pencahayaan lokal. Pencahayaan seperti ini dapat membimbing pengunjung untuk melihat suatu barang atau koleksi tertentu. 2. memasak. http://2. Pencahayaan jenis ini ditujukan untuk aktivitas sehari-hari. ada fungsi lainnya selain penerangan. berdandan dan sebagainya.

Fungsi Pencahayaan Dalam kehidupan sehari-hari cahaya berfungsi membantu identifikasi objek oleh indra penglihatan/mata.g?blogID=4666319863930545949&postID=5590187983906754957 Teknik Pencahayaan Teknik Pencahayaan 1. Kebanyakan key light searah dengan kamera.com/_R_z9DprdOKs/TG4YEvDHTLI/AAAAAAAAABI/9dNadaE3X_E/s1 600/warnafilter.com/post- edit. Fill light adalah cahaya yang berfungsi mengisi.blogger.http://2. dan biasanya digunakan sebagai pembentuk gambar artistik dan memperkuat kesan (siluet.blogger.com/post- edit.g?blogID=4666319863930545949&postID=5590187983906754957 http://www.blogger.blogger. Jumlah fill light biasanya lebih dari satu disesuaikan dengan kebutuhan penghilangan bayangan.g?blogID=4666319863930545949&postID=882429525652781342 http://www.51 0 komentar http://www. Fill light berfungsi menimpa/menghilangkan bayangan key light. Key light yang mengenai salah satu sisi menimbulkan bayangan di sisi lain.bp. . Key light adalah cahaya yang lengsung mengenai objek dan bersifat dominan. . Fill Light juga berfungsi meratakan intensitas sinar pada ruangan. tata cahaya berada dalam disiplin teknik produksi bersama dengan tata pentas. Di bidang sinematografi pencahayaan memiliki fungsi fungsi berikut: .png Diposkan oleh Multimedia Documentary di 22.membuat efek khusus.menghilangkan bayangan yang tidak perlu / mengganggu.com/post- edit. 2. Untuk tujuan menciptakan efek tertentu key light dapat ditempatkan di samping kamera sehingga cahaya mengenai sebagian objek.g?blogID=4666319863930545949&postID=882429525652781342 TATA CAHAYA Dalam seni pertunjukan.menciptakan gambar yang artistik.menyinari obyek yang akan berhadapan dengan camera. Berdasarkan fungsinya jenis cahaya terdiri atas (1) cahaya kunci/cahaya utama (key light). Back Light berasal dari belakang obyek. kriya panggung (stage craft) dan hal hal lain yang bersifat sebagai pendukung visual .blogspot. dan (3) cahaya belakang (back light). . (2) cahaya pengisi (fill light).com/post- edit.36 0 komentar http://www. Jenis Cahaya Penjeniasan cahaya pada sinematografi dan fotografi didasarkan pada fungsi pencahayaan tersebut. Diposkan oleh Multimedia Documentary di 22. misterius). angker.

penataan cahaya dan tata teknik pentasnya seringkali tak memenuhi persyaratan minimal untuk suatu pertunjukan. dll menjadi suatu keharusan. Vector Work. pikiran-pikiran para tokohnya dan menjalin struktur dramatiknya. Corel. NR. Seorang penata cahaya disamping harus studi tentang teks. yaitu: 1. Namun seringkali tumbuh kembangnya seni pertunjukan tidak seiring dengan berkembangnya gedung pertunjukan. Studi-studi yang dilakukan oleh para pekerja belakang panggung pada umumnya dilakukan sendiri oleh para pelaku itu sendiri atau bersama-sama dengan kelompoknya atau kalau beruntung bisa mengikuti lokakarya-lokakarya yang diadakan oleh lembaga-lembaga kesenian yang punya pehatiandan keprihatinan terhadap perkembangan dunia seni pertunjukan. ruang. Write Light. Pemahaman tentang tata teknik pentas dan teknik menggambar dapat dibantu dengan penguasaan komputer (Beamlight. PW. Daslight. Karena inti dari penataan cahaya adalah membangun atmosfere bagi para tokoh yang sedang menghidupkan pentas. Tentu saja dalam hal ini diskusi dengan sutradara dan para pekerja artistik yang lain seperti penata set. (buku-buku Yacob Sumarjo. Dalam situasi seperti itulah para pekerja dibelakang panggung merekayasa agar pertunjukan menjadi sesuau yang berarti dan punya sumbangan dalam perkebangan seni pertunjukun. Sasarannya adalah melatih kepekaan untuk melihat yang tersirat dalam teks itu. Pemahaman teks bisa dipahami dengan mempelajari sejarah dan genre dari gaya pertunjukkannya. wyswyg).dalam perkembangan seni pertunjukan di Indonesia teknik produksi belum mendapat perhatian yang cukup bahkan dalam pendidikan kesenianpun tidakada jurusan yang membuka peminatan teknik produksi tersebut. maka kebutuhan pemahaman teknik produksi tumbuh.suatu pergelarlan. CAD. Asrul Sani. puisi. Akustik ruangan. Dengan mempelajari latar belakang penulisnya maka akan ditemukan visi dari penulisnya yang bersangkutan. Dengan semakin banyaknya festival-festival seni pertunjukan diberbagai kota maka kebutuhan untuk mengemas pertunjukan menjadi sesuatu yang menarik dan lain dari penyajian kelompok lain. Rendra. tangkas menyusun plot dan menemukan berbagai perubahan susasana. koreografi dan seni visual yang lain harus memahami tentang aspek teknik dari peralatan-peralatan yang akan menjadi media ekspresinya dan memahami karakter dari bentuk panggung dan auditoriumnya. Pentas Proscenium . dll). Secara umum dapat dibagi menjadi 3 bentuk yang berbeda. cerpen dan prosa. KA. STUDI PENTAS DAN AUDITORIUM Karakter dari pentas amat bergantung pada auditoriumnya dan masing masing pentas mempunyai aura yang amat spesifik. Keputusan terahkir adalah pada sutradara. STUDI TEKSTUAL Mempelajari naskah naskah drama.

karena sumber cahayanya dipecah oleh lensa sperikel. . lekolite maupun ellipsoidale. 1. Penonton melihat pentas dari berbagai sisi yang pada umumnya 3 sisi. Dari sumber cahayanyadapatlah dibedakan menjadi dua. yaitu: 1. Cahaya Langsung Cahaya yang berasal dari matahari dengan segala pantulannya. Karakter cahayanya tajam dengan pendaran cahaya yang dapat dibuat amat tajam maupun menyebar karena adanya lensa planno convex yang dapat diatur jaraknya dengan sumber cahaya. Cahaya Tak Langsung Cahaya yang berasal dari bulan dengan segala macam pantulannya. ( Sasono Langen Budoyo). Kethoprak) 1. lingkaran (theatre in round) dll. Variasinya amat banyak seperti tapal kuda. (Wayang Orang. Aplikasi dari sumber pencahayaan alam tersebut diatas pentas menjadi sebagai berikut: . Biasanya digunakan untuk mencahayai wilayah yang khusus dan pemakaian yang spesial. Trust Gabungan antara pentas proscenium dengan teater arena. prosceniumlah yang palik banyak memerlukan peralatan pendukung untuk membuat para penyaji betul-betul menjadi pusat perhatian para penontonnya. Karena penataan cahaya diatas pentas adalah peniruan dari apa yang terjadi di alam semesta raya ini. Pentas Arena. Karakter cahayanya lembut dan merata dari pusat hingga pinggir. Bentuk pentas dimana pentas dan penontonnya berada dalam satu atap. Dari sekian banyak variasi pentas. namun cahayanya dapat dipusatkan maupun disebar dengan mengatur jarak lensanya dengan .Key Light Cahaya utama yang berasal dari lampu-lampu type profile. 1.Bentuk pentas dimana penonton dengan pentasnya dipisahkan oleh orkestra pit dan penonton melihat dari satu arah saja.Fill Light Cahaya pengisi yang berasal dari lampu-lampu fresnell dan flood. Pentasnya diberi frame seperti kamar yang dinding keempatnya dibuka. STUDI TATA CAHAYA. Studi utama dari penataan cahaya adalah alam beserta seluruh isinya.

ellipsoidale agar cahaya dapat dikendalikan.warna hangat maupun dingin. . Area khusus bagi pemain dengan menjatuhkan cahaya tegak lurus diatas kepala pemain (downlight) meskipun beresiko bohlam menjadi lebih mudah putus oleh panas yang tidak tersalur akibat posisi tersebut. penata cahaya harus mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai sistem jaringan listrik dan sgala aturan keselamatan pemasangan listrik.Side Light Cahaya berasal dari damping yang berguna mencahayai sisi kiri atau kanan pemain.Over Head Cahaya berasal dari atas kepala pemain dengan tujuan mencahayai area panggung dari atas. meskipun beresiko bohlam menjadi lebih mudah putus oleh panas yang tak tersalur akibat posisi tersebut. Namun karena pertimbangan ekonomis PAR CAN Medium menjadi alternatif. sehingga perubahan gerak dan ekspresi wajah dapat diamati oleh penonton dengan baik.type Fresnell dan Plano Convex (PC) menjadi pilihan. Melihat posisinya terhadap pentas. Biasanya digunakan untuk mendapatkan suasana dengan menyiram panggung dengan warna. Jarak sumber cahaya dan objek cukup jauh maka diperlukan profile. Untuk mencapai hasil yang maksimal tentang system tata cahaya. .sumber cahayanya. namun PAR CAN Very Nerrow dapat menjadi alternatifnya. PC. .Back Light Cahaya yang berasal dari belakang pemain yang membuat bagian atas pemain menjadi lebih terang dibanding bagian lain. karena dengan menggunakan shutter cahaya yang menerpa dinding proscenium dapat dihilangkan . Cahaya ini amat dibutuhkan untuk karya tari utamanya balet karena banyak gerakan angkat kaki dan lompat. dengan demikian pemain seakan-akan tidak menempel dengan backdrop. Fresnell dan Lekolite menjadi pilihan.Cyclorama . Karena jarak yang tidak terlalu jauh. lekollite. maka pencahayaan dapat dibagi menjadi: . Distribusi cahaya menjadi bagian yang penting dalam perencanaan tata cahaya agar seluruh wilayah permainan dapat tercahayai.Front Light Cahaya yang berasal dari depan pentas yang bertujuan untuk membuat wajah dapat terlihat dari penonton. Down Light Area khusus bagi pemain dengan menjatuhkan cahay tegak lurus diatas kepala pemain. Fresnell dan PAR Can Medium menjadi pilihannya.

Cahaya yang lembut dari atas (upper horizone) dan dari lantai panggung ( lower horizone) yang berfungsi memberikan cakrawala dan perubahan-perubahan suasana. Hook Up Channel: Berupa list yang memberi informasi no channel. Tangan dingin dan keceriaan serta ketegasan SM akan membuat situasi ini menjadi mudah. ( Denah panggung. memasang instalasi sesuai no chanell yang dikehendaki. Magic Sheet: Berupa List yang memberi informasi kelompok warna. . intensitas dan lamanya perubahan tiap tiap cue. penataan lampu dan penataan suara. CAD. biasanya urutannya adalah pemasangan set. Vector Work. mengukur lamanya perubahan dari satu adegan yang lain maka mulailah pekerjaan mendesain light plot. lighting template. jarak. type. CorelDraw. Pelaksanaan persiapan pementasan biasanya diatur jadwalnya ole Stage Manager (SM). Instrument Schedule: Berupa list yang memuat informasi penempatan dan type lampu. Setelah melakukan riset atas kebutuhan artistik yang dikehendaki sutradara dan melakukan pendataan atas pentas yang akan digunakan untuk pertunjukan. area dan no channel guna memudahkan ketika membuat Cue Sheet. Tahapan pekerjaan yang dilakukan oleh team tata cahaya setelah berkoordinasi dengan SM grup maupun SM dari gedung yng bersangkutan adalah sebagai berikut: Instalasi: Pekerjaan menggantung lampu sesuai type dan posisinya. warna dan arah lampu. Seringkali nyaris dilakukan bersamaan karena masa persiapan yang amat singkat. Flood dan Striplight dengan berbagai variasinya menjadi pilihan. no channel/dimmer. Daslight dll) Hasil Kerja penata cahaya (paper work) berupa: Light Plot: Berupa gambar penempatan posisi lampu. Cue Sheet: Berupa list yang memuat daftar no channel. mengamati latihan.

blogger. Tetapi walau bagaimana pun teknis lighting yg dipakai tetap harus . pemain dengan make up dan busana lengkap dari awal hingga ahkir. anda harus dapat membuat lighting pada subjek foto seolah2 sumber cahaya y di pakai merupakan yang alami.Trim: Menempatkan posisi lampu (batten) pada ketinggian yang dikehendaki. Seringkali disebut juga Technical Rehearsal. Dress Rehearsal Latihan lengkap seluruh aspek pemanggungan. juga untuk keluarga para pemain dan wartawan untuk melihat bagaimana respon penonton. perubahan lampu dan efek-efek suara dipandu oleh SM namun tanpa pemain.com/post- edit. Diposkan oleh Multimedia Documentary di 22. Focusing: Mengarahkan cahaya ke area yang dikehendaki sekaligus memasang filter lampu. Channel List: Mencek no channel apakah sudah sesuai dengan hook up. pergantian set.03 0 komentar http://www. Plotting: Menyusun lighting cue bersama dengan para pemain dan sutradara agar area. Seringkali gladi ini dijual kepada publik dengan harga yang lebih murah dari hari pertunjukannya.blogger. meskipun demikian. suasana.g?blogID=4666319863930545949&postID=6866800957513101433 http://www.com/post- edit. Pada proses ini seringkali terjadi proses diskusi yang amat seru sehingga memakan waktu yang lama. Dry Rehearsal: Latihan seluruh aspek teknik yang diperlukan dalam pertunjukan. intesitas sesuai dengan kehendak sutradara.g?blogID=4666319863930545949&postID=6866800957513101433 Dasar-dasar Tehnik Pencahayaan Studio Dasar-dasar Tehnik Pencahayaan Studio Teknik Pencahayaan Studio Penerapan teknis pencahayaan di studio memiliki beberapa keterbatasan. Komando dilakukan oleh SM beserta para crew yang sudah terbagi sesuai tanggung jawab yang diberikan.

saat ini yang akan di bahas adalah pencahayaan Window Lighting. Waktu pemotretan terbatas karena tergantung kondisi cahaya matahari Jumlah model yang dipotret terbatas karena menghindari cahaya yg tidak merata dan detail foto yg tidak sempurna. Posisi Model dan Background Jauh dekatnya objek dengan jendela dapat mempengaruhi . namun hal ini tidak menjadi patokan tergantung ISO yg digunakan. Tinggi kamera letak kamera sebaiknya setinggi mata model atau paling tinggi setinggi dahi model karena jika terlalu rendah maka lubang hidung dan hidung akan terlihat kurang mancung. namun demikian ada kelebihan dan kekurangan dalam penggunaan teknik window lighting. soft. matahari yg bersinar tiba2 tertutup mendung atau tiba2 turun hujan. semakin banyak jumlah model membutuhkan jendela yg cukup besar. Ada beberapa hal yg perlu diperhatikan ketika melakukan tehnik window lighting. pencahayaan di studio dapat memanfaatkan sinar jendela (Window Lighting) dan menggunakan cahaya buatan. ada baiknya metering pencahayaan dinaikan 1/3 sampai 1/2 stop dari pengukuran cahaya sebenarnya agar ekposure yang di inginkan bisa diperoleh. untuk membatasi cahaya yg masuk digunakan tirai sebagai pemotong cahaya. Kelebihan dan kekurangan window lighting Teknik pencahayaan window lighting adalah teknik pencahayaan yang praktis dan mudah di banding penggunaan lighting lainnya. Rembrandt van Ryn salah seorang pelukis asal Belanda adalah salah seorang yg sangat cermat memperhatikan arah datangnya cahaya dan banyak melukis dengan sudut datang cahaya sekitar 45 derajat dari belakang atau 90 derajat dari samping. distorsi akan berkurang jika menggunakan lensa dengan panjang focal 80-135mm. sehingga foto terlihat dinamis dan tidak kaku. namun pada prinsipnya posisi kamera lebih rendah ato tinggi akan menghasilkan distorsi. Pada dasarnya. Model tidak merasa terganggu dengan peralatan lampu dan cahaya lampu flash. pengukuran cahaya dilakukan pada bagian yang terkena cahaya.mengikuti teori cahaya dan pencahayaan. Cahaya yg datang dari arah ini menghasilkan efek pencahayaan yg konsisten. Arah Cahaya Cahaya matahari yang datang dari Utara (northlight) merupakan cahaya yg paling tepat untuk tehnik ini dibandingkan cahaya yg datang dari arah lain. Pengukuran Cahaya untuk menghindari bagian2 yang under dan over exposure. Dalam fotografi untuk menghasilkan efek cahaya rembrandt dengan memanfaatkan sinar dari jendela. namun demikian ada beberapa kekurangan dari tehnik ini antara lain: Fotografer harus mengantisipasi keadaan cuaca yg berubah2. Tehnik Window lighting termasuk tehnik yg paling digemari karena lebih alami. berikut kelebihan dari pencahayaan window lighting: Foto yang dihasilkan menghasilkan/menampilkan cahaya yg lebih natural Lokasi pemotretan dapat dilakukan dimana saja selama ruangan memiliki jendela dan matahari masih bersinar Pemotretan yang dilakukan di dalam ruangan memberikan rasa nyaman. terutama bagian wajah model. dan dapat digunakan sepanjang hari. Demikian juga jika kamera terlalu tinggi maka dahi akan tampak lebar dan dagu mengecil. Peralatan yang di butuhkan relatif sedikit.

Bisa berada di sisi sebelah kiri atau sisi sebelah kanan sesuai dengan letak lampu yang di arahkan ke model. seperti kertas kalkir atau dengan mengubah posisi sumber cahaya terhadap terhadap objek. Dibutuhkan kecermatan untuk menentukan posisi pencahayaan terbaik yang dapat menampilkan objek secara tepat dan menarik. Pencahayaan ini mudah diunakan untuk pemotretan keluarga besar . a. Seorang fotografer sebaiknya memiliki konsep sebelum memulai pemotretan di studio agar ia dapat memanfaatkan satu sumber cahaya. Pengetahuannya mengenai cahaya dan karakteristiknya dari sumber cahaya yang digunakan sangat penting dalam membantu fotografer dalam menghasilkan karya yang di inginkan. seperti sifat cahaya dari matahari. Metode penggunaan satu sumber cahaya umumnya digunakan untuk membuat foto portrait dengan maksud untuk menampilkan karakter atau profil yang baik. Pencahayaan dengan menggunakan satu sumber cahaya. jika model jauh dari jendela maka efek pada model akan terlihat lebih keras dengan background yg terlihat terang. b. Paramount/Hollywood/Butterfly Pencahayaan jenis ini sering dipakai di Hollywood pada era tahun 1940-1950an. efek yang ditimbulkan oleh tehnik ini adalah bayangan yang mengikuti garis bawah lubang hidung dan jika diamati akan memiliki bentuk seperti bentuk kupu-kupu. yaitu arah cahaya yang ditimbulkan harus searah sehingga bayangan yang timbul hanya satu. Pemanfaatan satu sumber cahaya secara maksimal dapat dilakukan dengan menggunakan aksesori yang terdapat di sekitar. saat ini yang akan di bahas adalah pencahayaan dengan cahaya buatan yaitu dengan menggunakan lampu studio. Tehnik pencahayaan untuk mendapatkan bayangan tadi diambil dengan menggunakan lampu yang di arahkan tepat di depan model pada posisi yang lebih tinggi. jika model lebih dekat dengan jendela maka akan dihasilkan bayangan pada wajah yg lembut dengan background yang terlihat gelap. Seorang fotografer hendaknya tidak terkendala oleh keterbatasan alat untuk berkreasi.tampilan pada background. 1. Disini pengaturan pose model harus diperhatikan untuk bisa menonjolkan karakter dari model tersebut. Dasar dari dari pencahayaan studio sbenarnya mengacu pada sifat cahaya matahari. Pencahayaan dengan menggunakan Peralatan Studio Sebelumnya telah dibahas tehnik pencahayaan dengan menggunakan pencahayaan alami yaitu sinar matahari. Efek ini akan terlihat jelas pada sesorang yang memiliki struktur wajah yang bagus atau sempurna. Loop Efek yang didapat dari teknik pencahayaan ini adalah timbul bayangan di salah satu sisi samping lubang hidung. Umumnya pemotretan jenis Fashion/Beauty lebih cocok dengan pencahayaan jenis ini.

Split Tehnik ini menonjolkan sebuah foto yang lebih tertuju pada nilai artistiknya. Posisi lampu diarahkan tepat disamping kiri atau kanan dan searah dengan model. 2. selanjutnya ide ini diikuti oleh para fotografer dengan meletakan posisi lampu agak tinggi dari objeknya ( dapat disebelah kiri atau kanan objek). Efek yang dihasilkan berupa bayangan pada wajah yang terlihat setengah gelap dan setengah terang. Rembrandt Seperti pada pembahasan pencahayaan Rembrandt dengan Window Lighting. d. jika hanya Pas foto tentu saja tidak memerlukan ruang studio yang luas seperti pada foo keluarga aau grup yang memerlukan ruangan yang besar. Diposkan oleh Multimedia Documentary di 06. lampu background dan lain-lain. Kamera dan Lensa .atau perorangan.g?blogID=4666319863930545949&postID=5769623335916332684 http://www. Biasanya kesempurnaan Split ini akan terlihat pada karakter wajah yang memiliki kulit putih dan struktur hidung yang bagus.com/post- edit. Ruang Studio Luas ukuran minimal dari studio foto tergantung dari jenis foto apa yang akan dihasilkan.08 0 komentar http://www.com/post- edit. c.blogger.g?blogID=4666319863930545949&postID=5769623335916332684 Peralatan tata cahaya untuk foto dan video Mengenal Peralatan dan perlengkapan Studio Foto Mengenal Peralatan dan perlengkapan Studio Foto 1.blogger. Efek yang didapat adalah bayangan segitiga yang terdapat pada bagian wajah mata disalah satu sisi wajah. Pencahayaan ini biasanya digunakan fotografer yang ingin menampilkan sebuah potret yang menonjolkan nilai artistik. Pada tahap awal studio dapat berukuran 3 x 4 m atau 4 x 6 m pertimbangannya menyangkut perlengkapan yang harus disimpan seperti kamera. Jadi tidak ada ukuran maksimal atau minimal dari studio tersebut.

biasanya digunakan kamera format medium. Kabel Sinkronisasi . yaitu kamera format kecil yg biasa disebut kamera 35mm. Lampu Flash Studio 5. Akan tetapi bukan berarti kamera format kecil atau kamera 35mm tidak dapat digunakan untuk pemotretan studio. sedangkan pemotretan still life memakai kamera format besar. Setiap kamera memiliki kelebihan dan kekurangan. Saat ini sudah banyak studio foto yang memakai kamera dengan format 35mm untuk pemotretan portrait di studio. Untuk pemotretan portrait. Digital kamera format 35mm Digital Medium Format Digital Large format 200 mega pixel 3.Ada tiga jenis kamera saat melakukan pemotretan di studio. Cable Release Fungsi dari alat ini adalah sebagai pengganti tombol pelepas rana. Alat ini akan memudahkan fotografer ketika menekan tombol pelepas rana sehingga mengurangi risiko bergoyangnya kamera (shake) terutama pade pemotretan dengan kecepatan rana rendah atau bulb. kamera medium format dan kamera format besar. Cable Release 4. Electronic Flash Head Electronic Flash Head atau lampu flash studio adalah lampu yang menyalurkan gas seketika dan memproduksi cahaya berdurasi singkat.

Triger dan Receiver 7. Dengan alat pengukur suhu warna tersebut maka akan bisa didapat suhu warna yang tepat. Kabel Syncro 6. Alat Pengukur Cahaya/Flash Meter / Light meter Alat ini mengukur cahaya yang dikeluarkan oleh lampu studio dan digunakan untuk menentukan bukaan diafragma yang seharusnya di pakai dikamera. Reflektor . Triger dan receiver Alat ini dipasang di kamera dan lampu studio agar lampu studio bias menyala saat tombol rana kamera ditekan.Kabel ini berfungsi sebagai pemicu agar lampu studio menyala yang mana kabel ini menghubungkan kamera dengan lampu studio. Color Meter 9. Alat ini menginformasikan mengenai tinggi rendahnya suhu warna sehingga bias didapat nilai dari white balance yang akan disetting di kamera atau penggunaan filter warna yang tepat untuk kamera. Standar Reflektor 10. Sebelum menggunakan alat ini dilakukan penyetelan kecepatan rana dan iso yang digunakan Flash Meter 8. Standar Reflektor Biasanya setiap pembelian lampu flash studio dillengkapi dengan standar reflector yang menghasilkan cahaya yang langsung dan keras. Suhu warna atau white balance dari lampu studio yang masih baru biasanya berkisar 5500 Kelvin atau lebih sehingga hasil yang didapat menjadi kebiru-biruan dan seiring dengan pemakaian dari lampu flash studio tersebut suhu warna berangsur-angsur turun hingga bisa mencapai 4300 Kelvin dan menjadi kekuning-kuningan. pemasangan alat ini dimaksudkan agar fotografer dapat leluasa bergerak tanpa direpotkan oleh kabel sinkronisasi yang terpasang dikamera. Alat pengukur Suhu warna / Color Meter Untuk mengetahui suhu warna/white balance yang tepat dari sumber cahaya yang digunakan pada saat pemotretan berlangsung digunakan alat pengukur suhu warna atau color meter.

Reflektor digunakan untuk memberikan cahaya tambahan yang merupakan pantulan dari cahaya utama. Softbox dapat menghasilkan efek bayangan persegi pada mata model. misalnya untuk H http://yunita-lighting. White Convertible Umbrella Shoot Throught Umbrella/Transparance Umbrella Silver Umbrella 12. Snoot Snoot digunakan untuk mengarahkan pencahayaan ke bagian tertentu saja agar mendapatkan efek spot. Alat ini sangat efektif digunakan pada pemotretan yang membutuhkan cakupan area cahaya yang luas. selain itu octodome menghasilkan efek bayangan segi delapan pada pupil mata model.html . reflector dipasaran terdiri dari 3 warna yaitu putih. Octodome 14. Softbox 13. Reflektor 11. Octo Dome Octo Dome sama seperti Softbox menghasilkan efek cahaya yang lebih halus dan cahaya yang terarah. namun dibanding dengan standar reflector pancaran cahaya dari payung ini lebih sulit di arahkan.blogspot. cahaya yang dihasilkan lebih terarah karena cakupan cahaya yang dihasilkan softbox lebih terbatas. Payung Studio Payung Studio digunakan untuk menghasilkan efek bayangan yang lebih halus serta pancaran cahaya yang lebih luas di bandingkan dengan standar reflector.com/2010/08/mengenal-jenis-pencahayaan. Softbox Softbox digunakan untuk menghasilkan efek cahaya yang lebih halus lagi dibandingkan dengan payung. semakin besar ukuran softbox akan semakin lembut cahaya yang dihasilkan. Alat ini biasanya digunakan di diatas dan dibelakang objek untuk menyinari rambut sehingga objek terpisah dengan latar belakang. perak dan emas dimana masing- masing warna mempunyai karakter dari pentulannya tersebut. ukuran softbox juga mempengaruhi hasil yang didapat.