ASUHAN KEPERAWATAN PADA An.

M DENGAN
TUMOR DI RUANGAN ANAK RSUD BAGAS WARAS KLATEN

Nama Pengkaji : Siti Maswain
Tanggal / Jam Pengkajian : 10/07/2017 / 13.30 WIB
Tanggal Masuk Rumah Sakit : 09/07/2017
Diagnosa Masuk : Tumor
No. Registrasi : 021xxx

1. PENGKAJIAN

a. Identitas Klien
Nama Klien : An. M
Tempat/tanggal lahir : Tegal Ampel, Karangdowo, Kab. Klaten Jawa
Tengah / 25 maret 2005
Nama Ayah/Ibu : Tn. H
Pekerjaan Ayah : Buruh Tani
Pekerjaan Ibu : Ibu Rumah Tangga
Alamat : Tegal Ampel, Karangdowo, Kab. Klaten Jawa
Tengah
Agama : Islam
Suku Bangsa : Jawa Indonesia
Pendidikan Ayah : SMP
Pendidikan Ibu : SMP
No. RM : 021xxx
Diagnosis Medis : Tumor
b. Keluhan utama
1. Riwayat kehamilan dan kelahiran
 Pre natal

 Intra natal
 Paska natal
c. Riwayat Kesehatan Sekarang :sejak beberapa bulan terakhir pasien merasa
ada benjolan pada daerah labia mayora kiri, pasien merasa tidak nyaman dan
kadang rasa sakit sesekali bila saat cebo dan kadang gatal.
d. Riwayat Kesehatan Dahulu :pasien tidak mempunyai riwayat penyakit
yang lain.
e. Riwayat Kesehatan Keluarga : Keluarga klien mengatakan tidak ada
anggota keluarga yang menderita sakit sama seperti klien. Tidak ada riwayat
penyakit keturunan seperti DM dan HT
Genogram :

Ket :
: Laki-laki hidup
: Perempuan hidup

-------- : tinggal satu rumah

I. 2. HbsAg negatif C :Clinical Sign : Capillary refill < 2 detik D : Diet : TKTP . TB = 154 cm. Pengkajian Nutrisi (ABCD) A : Antropometri : BB = 48 kg. BT : 2 detik. 3 : dibantu orang lain dan alat. Hematokrit : 37. 4 : tergantung total 3. Pola Persepsi dan Pemeliharaan Kesehatan :Klien mengatakan selalu menjaga kesehatannya.000 mm3.5 % CT: 6 detik.5 mm3. PENGKAJIAN POLA FUNGSI GORDON 1. Leukosit :5. 2 : dibantu orang lain. Tidak ada gangguan dalam tidur. Trombosit: 337. Pola Aktivitas dan Latihan (Sebelum dan Selama Sakit) Kemampuan perawatan diri 0 1 2 3 4 Makan/minum √ Mandi √ Toileting √ Berpakaian √ Moblitas ditempat tidur √ Berpindah √ Ambulasi/ROM √ Ket : 0 : Mandiri. IMT = 20.7 gr %. Pola Nutrisi Metabolik a. dengan tidur siang. 1 : dengan alat bantu. Pola Istirahat dan Tidur Sebelum Sakit: Klien tidur ± 6 jam dalam sehari.23 normal B :Biomechanical : HB : 11. Saat di rumah sakit:tidak ada gangguan pola tidur 4.

BAB Sebelum Sakit : Klien BAB 1x sehari. Cairan 300 c. IWL 140 cc Total 1000 cc Total 790 cc Balance+210 cc . Klien habis 1 porsi makan. Selama Sakit : Klien BAK3-4x sehari. tidak ada darah dalam BAK. Makanan 200 cc b. b. Selama Sakit : Klien BAB 1x sehari. sayur dan lauk. Pola Eliminasi a. Minuman 500cc a. dengan konsistensi lembek. tidak ada darah dalam BAK. konsistensi lembek. Urine 450 cc Intake 1000 cc b. Pola Nutrisi Sebelum Sakit : Klien makan 3x sehari dengan menu nasi. Selama Sakit : Klien makan 3x sehari dengan menu nasi. 5. Feses 200 cc Output 790 cc c. Tidak ada kesulitan dalam BAK. tidak ada darah dalam BAB. sayur dan lauk. b. BAK Sebelum Sakit : Klien BAK 5-6x sehari. Klien tidak mengalami kesulitan dalam BAB. Klien habis 1 porsi makan. warna kuning jernih. warna kuning kecoklatan. warna kuning kecoklatan. Tidak ada kesulitan dalam BAK. ANALISIS KESEIMBANGAN CAIRAN SELAMA PERAWATAN Intake Output Analisis a. tidak ada darah dalam BAB. warna kuning jernih.

Kemampuan membaca : Klien dapat membaca dengan baik e. Masalah utama selama masuk RS : Tidak ada masalah selama di RS b. Identitas diri : Klien mengatakan jika sakit. Peran : Klien sebagai ibu rumah tangga. tidak sekuat ketika sehat d. klien merasa lemah. Status mental : baik b. klien selalu bercerita dan mendiskusikannya dengan suami atau keluarga . Pola Kognitif dan Perceptual a. Ideal diri : Klien ingin segera sembuh dari sakitnya c. Tidak menggunakan alat bantu penglihatan dan pendengaran c. Pandangan terhadap masa depan : Klien mempunyai pandangan positif untuk masa depan. Kehilangan/perubahan yang terjadi sebelumnya : Tidak ada masalah c. Kemampuan bicara : Klien dapat berbicara dan berkomunikasi dengan baik d.6. Pola Konsep Diri a. Harga diri : Klien saat ini sedang sakit. Nyeri : Klien merasakan nyeri pada benjolandi labia mayora kiri P = Nyeri bila ditekan dan saat cebo Q= nyeri sedang R= labia mayora kiri S= skala 3 T= Tidak menentu 7. Pola Koping a. Klien ingin membangun rumah tangga dengan baik d. 8. Gambaran diri : Klien mempunyai bentuk badan tinggi e. klien merasa sedih karena tidak bisa berkumpul dengan keluarganya dirumah b. Fungsi panca indera : Panca indera klien dapat berfungsi dengan baik. Koping mekanisme yang digunakan saat terjadinya masalah : Jika terjadi masalah.

9. Papsmear terakhir : Tidak pernah c. 5 ᴼC 2) Nadi : 84x/menit 4) RR : 20 x/menit 2. Agama : Klien beragama islam b. kegiatan banyak dilakukan di lingkungan. Keadaan Umum : cukup a. Apakah klien punya teman dekat : ya. c. Kepala a. Apakah ada kesukaran dalam berhubungan seksual : Tidak ada f. Pola peran hubungan a. Perawatan payudara setiap bulan : Tidak dilakukan d. Pemeriksaan Head to Toe a. PEMERIKSAAN FISIK 1. Bentuk dan ukuran kepala : Mesochepal . Apakah klien ikut dalam kegiatan masyarakat? Bagaimana keterlibatan klien : Klien berperan sebagai seorang ibur. Pola Seksual-Reproduksi a. Masalah menstruasi : Tidak ada b. Apakah penyakit sekarang mengganggu fungsi seksual : ya 10. Alat konstrasepsi yang digunakan : Tidak ada e. 11. Tanda-tanda Vital 1) TD : 110/70 mmHg 3) S : 36. Peran pasien dalam keluarga dan masyarakat : Klien berperan sebagai ibu rumah tangga dan klien aktif dalam kegiatan kemasyarakatan b. Pola Nilai dan Kepercayaan a. Ibadah : Klien mengerjakan sholat II. Siapa yang dipercaya untuk membantu klien jika ada kesulitan : suami dan anak d. Kesadaran : Composmentis b.

b. Kulit kepala : Bersih b. panjang c. Muka 1) Mata 1) Kebersihan : Bersih 2) Fungsi penglihatan : Dapat berfungsi dengan baik 3) Palpebra : Normal 4) Konjungtiva : TidakAnemis 5) Sclera : Tidak ikterik 6) Pupil : Isokor 7) Diameter ka/ki : 3mm/3mm 8) Reflek terhadap cahaya : Positif 9) Penggunaan alat bantu penglihatan : Tidak menggunakan alat bantu penglihatan 2) Hidung 1) Fungsi penciuman : Dapat berfungsi dengan baik 2) Sekret : Tidak ada sekret 3) Nyeri sinus : Tidak terjadi nyeri sinus 4) Polip : Tidak ada polip 5) Napas cuping hidung :Tidak ada 3) Mulut 1) Kemampuan bicara : Klien dapat berbicara dengan baik 2) Keadaan bibir : Lembab 3) Selaput mukosa : Lembab 4) Warna lidah : Merah muda 5) Keadaan gigi : Utuh. tidak ada gigi berlubang 6) Bau nafas : Nafas tidak bau 7) Dahak : Tidak ada dahak . Pertumbuhan rambut : Rambut berwarna hitam.

tidak ada nyeri tekan. Leher 1) Bentuk : Simetris 2) Pembesaran tyroid : Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid 3) Kelenjar getah bening : Tidak ada pembesaran kelenjar getah bening 4) Nyeri waktu menelan : Tidak mersakan nyeri ketika menelan 5) JVP : Tidak ada pembesaran JVP d. bentuk dada simetris. tidak terdengar wheezing dan ronkhi 7) Jantung : Inspeksi : Ictus cordis tak tampak Palpasi : Tidak ada nyeri tekan. tidak teraba massa Perkusi : Suara paru sonor Auskultasi : Suara paru vesikuler. pulse teraba kuat . berwarna putih 3) Masalah : Tidak ada masalah pada gigi 5) Telinga 1) Fungsi pendengaran : Dapat berfungsi dengan baik 2) Bentuk : Simetris 3) Kebersihan : Bersih 4) Serumen : Tidak ada serumen 5) Nyeri telinga : Tidak merasakan nyeri pada telinga c. 4) Gigi 1) Jumlah : 32 2) Kebersihan : Gigi bersih. tak tampak penggunaan otot bantu pernapasan Palpasi : Fokal fremitus normal. tidak teraba massa. Dada (Thorax) 6) Paru-paru Inspeksi : Tidak tampak retraksi dinding dada.

Perkusi : Batas jantung normal. Genetalia :terdapat benjolan pada labia mayora kiridan nyeri tekan pada daerah benjolan g. Ekstremitas a. batas hepar normal Palpasi : Ada nyeri tekan pada perut. Atas  Kekuatan otot kanan dan kiri : Normal  ROM kanan dan kiri : Aktif  Perubahan bentuk tulang : Tidak ada  Pergerakan sendi bahu : Normal  Perabaan akral : Hangat  Pitting edema : Tidak ada ptting edema  Terpasang infus : Di ekstremitas lengan kiri b. tidak terdengar gallop e. Abdomen Inspeksi : Abdomen simetris Auskultasi : Peristaltik usus 12x/menit Perkusi : Suara tympani. Anus dan rektum :Tidak ada keluhan h. suara redup Auskultasi : BJ I-II reguler. Bawah  Kekuatan otot kanan dan kiri : Normal  ROM kanan dan kiri : Aktif  Perubahan bentuk tulang : Tidak ada  Varises : Tidak ada  Perabaan akral : Hangat  Pitting edema : Tidak ada . tidak teraba pembesaran hepar f.

Injeksi 1 gram Gol.00 WIB Jenis Pemeriksaan Hasil Satuan Nilai Normal Hematologi Hemoglobin 11.7 gr % 12-14 Leukosit 5. Menambah 25-10-2016 cairan dan elektrolit dalam tubuh. PEMERIKSAAN PENUNJANG 1. Antibiotik Infeksi saluran .500-10. 1. tidak ada lesi III. Negatif IV. TERAPI MEDIS Hari / Jenis Terapi Dosis Golongan & Fungsi Tanggal Kandungan Selasa. Koloid. Infus RL 500 ml Gol. i. 2. Pemeriksaan laboratorium Tanggal pemeriksaan :25 Oktober 2016.000 Hematokrit 37.5 mm3 3. Integumen : Kulit teraba hangat.000 Trombosit 337000 mm3 150. jam 17.000-450.5 % 37-43 CT 6’00” Menit 5-15 BT 2’00” Menit 1-3 HbsAg Negatif .

ANALISA DATA Nama : Ny.Klien mengatakan tidak nyaman dengan benjolan tersebut . TTV : TD:110/70 mmHg .Nyeri tekan pada daerah benjolan .Klien mengatakan rasa (adanya benjolan) nyeri pada daerah benjolan . R No.Klien tampak kesakitan . Cepraz Cefoperazonesodiu pernafasan dan m 1 g tiap vial infeksi bakteri untuk menghambat sintesis dinding sel bakteri A.Skala nyeri 3 DO: . CM : 019949 Umur : 53 tahun Diagnosa Medis: Tumor vulva No Data Fokus Etiologi Problem 1 DS Agen injuri biologis Nyeri .

5 N :84 x/m RR: 20 x/m 2 DS: Perubahan status Cemas . Tampak cemas B. DO : . S : 36. Cemas berhubungan dengan perubahan status kesehatan . KU : Cukup . klien mengatakan takut dan cemas dengan benjolan tersebut. DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. Nyeri berhubungan dengan agen injuri bioolgis (adanya benjolan pada labia mayora kiri) 2.Klien mengatakan kesehatan. Ekspresi wajah tampak takut . ada benjolan di labia mayora.

Ajarkan tehnik relaksasi .Anjurkan keluarga untuk bersama selalu menunjukan dengan pasien .Adanya penurunan 4. lokasi dan keperawatan selama 2x24 jam karakteristik nyeri di harapakan nyeri dapat 2.Kaji faktor budaya yang menjadi diharapkan cemas teratasi penyebab ansietas dengan KH : . Jelaskan pada pasien penyebab nyeri teratasi dengan kriteria hasil 3.Kaji tingkat nyeri. CM : 085282 Umur : 17 tahun Diagnosa Medis :APP Acute No Tujuan dan KH Intervensi . Ansietas berkurang : dan tidak berhasil menurunkan dibuktikan oleh tingkat ansietas di masa lalu ansietas hanya ringan dan .Gali bersama pasien tehnik berhasil . Kolaborasi . O No. Berikan aktivitas hiburan (ngobrol intensitas nyeri dengan anggota keluafga) .Kaji tingkat kecemasan pasien keperawatan selama 3x24 jam . ( NOC ) ( NIC ) Dx 1 Setelah dilakukan asuhan 1.Tidak menunjukan tanda- tanda fisik dan perilaku dalam nyeri akut 2 Setelah dilakukan tindakan . INTERVENSI Nama : An.Sklala nyeri 1-3 .C.Menunjukan ekspresi wajah 5. Monitor KU dan vital sign tampak rileks dan tenang 6.

. CM : 085282 Umur : 17 tahun Diagnosa Medis :APP Acute Hari / Tanggal No.Klien mengatakan tidak nyaman dengan benjolan O: . dan koping termasuk sensasi mungkin dialami .lokasi dan . Menunjukan selama prosedur pengendaliaqn diri .5 N: 84 x/m RR: 20 x/m . pengendalian diri terhadap . 29-05-2017 1 Mengakji skala S: 13. Impelemntasi Respon Ttd Jam Dx Senin. rasa.00 nyeri.Klien mengatakan masih karakteristik nyeri nyeri pada daerah benjolan dengan skala 3. diri. IMPLEMENTASI Nama : An. O No.Menjelaskan semua prosedur ansietas.TD 110/70 mmHg S : 36.Monitor tanda –tanda vital terhadap ansietas yang dibuktikan D.

84x/m RR: 20x/m S : 36. . . Mengkaji kecemasan S : pasien .5 ͦc Mengajarkan tehnik S.KU baik .Klien tampak sakit ringan . relaksasi O: .22 2.Klien mengatakan rasa takut cemas dengan keadaan penyakit dan tindakan pembedahan nanti.Pasien tampak kooperatif dalam melakukan tehnik relaksasi 13 .Nyeri tekan pada benjolan S: Mengukur tanda O :TD 110/70 tanda vital N.

84x/m RR: 20x/m S : 36. Ekspresi wajah ketakutan . Tampak cemas Mengukur tanda – tanda vital S: O :TD 110/70 N.keluarga selalu dengan pasien bersama dengan pasien . O: . KU cukup .5 ͦc Menganjurkan S: keluarga untuk O: selalu bersama .

Nyeri tekan pada benjolan .selasa.Klien tampak kesakitan (ringan ) .KU baik .TTV: TD: 120/80mmHg S :37 N .Kilen mengatakan tidak nyaman dengan benjolan tersebut O: . 30/05/2017 1 Mengkaji kembali S: 09.Pasien tampak kooeperati melakukan relaksasi . 22 x/m Mengingatkan S: - kembali tehnik O: relaksasi .Klien mengatakan masi karakteristik nyeri nyeri tekan . 30 skala. lokasi dan . 82 x/m RR.

Klien mengatakan masi takut dan cemas dengan benjolannya O: .2.Pasien tampak cemas dan takut .- kembali keluarga O.KU cukup . keluarga selalu untuk selalu bersama bersama dengan pasien pasien Mengkaji kembali S: kecemasan klien . Mengingatkan S.

Ekspresi wajah tampak sakit A : Masalah belum teratasi P : Lanjutkan intervensi : . Klien tampak takut dan cemas . Evaluasi Ttd Jam Dx senin. N: 84x/menit. S : 36.Klien mengatakan takut dan cemas dengan benjolan tersebut O.50C.00 : Klien mengatakan rasa tidak nyaman dengan benjolan O: . Ajarkan tehnik relaksasi 2 S: .E. 29/05/2017 1 S : Klien mengatakan nyeri pada daerah benjolan 14. KU : Baik . TD: 110/70 mmHg. R No. CM : 019949 Umur : 53 tahun Diagnosa Medis :Tumor vulva Hari / Tanggal No. EVALUASI Nama : Ny. RR:20x/menit . lokasi dan karakteristik nyeri . KU cukup . . Kaji skala.

Siapkan pasien ke ruangan IBS 2.Klien tampak takut dan cemas A.5 N: 84 x/m RR: 20 x/m A: Masalah belum teratasi P: Intervensi dilanjutkan . masalah belum teratasi .Nyeri tekan pada benjolan . TTV: TD: 110/70 mmHg S: 36.Klien mengtakan tidak nyaman dengan benjolan tersbut O: .Klien mengatakan takut dan cemas dengan keadaan penyakitnya O: . S: .Klien mengatakan masih nyeri pada benjolan . Anjurkan keluarga selalu bersama pasien . 1 S: 30/05/2017 .Ku baik A: Masalah belum teratasi P: Hentika intervensi . Kaji kecemasan pasien Selasa.Klien tampak sakit ringan . .

LAPORAN KASUS ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. ‘R’ PRE OP DENGAN TUMOR VULVA DI RUANGAN KUNTHI/ IIIB RSUD BAGAS WARAS KALTEN Disusun Guna Memenuhi Tugas Keperawatan Medikal Bedah Disusun Oleh : MARIA YASINTA MOI NIM SN162105 PROGRAM STUDI PROFESI NERS STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA TAHUN AJARAN 2017/2018 . Siapkan pasien untuk opersi. P: Intervensi dihentikan .