PEMERIKSAAN NARKOBA PADA PEKERJA

Dr Sudjoko KUSWADJI MScOM PKK SpOk
Yayasan Sudjoko Kuswadji Bersaudara

MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI
REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI
TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK
INDONESIA NOMOR : PER.11/MEN/VI/2005
TENTANG PENCEGAHAN DAN
PENANGGULANGAN PENYALAHGUNAAN DAN
PEREDARAN GELAP NARKOTIKA,
PSIKOTROPIKA DAN ZAT ADIKTIF LAINNYA DI
TEMPAT KERJA

Pasal 6
1. Pengusaha dapat meminta pekerja/buruh yang diduga
menyalahgunakan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya
untuk melakukan tes dengan biaya ditanggung oleh perusahaan.
2. Pelaksanaan tes sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus
dilakukan oleh sarana pelayanan kesehatan atau laboratorium yang
berwenang sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Hasil tes sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus dijaga
kerahasiaannya sebagaimana yang berlaku bagi data rekam medis
lainnya.
4. Berdasarkan hasil tes sebagaimana dimaksud pada ayat (3), dokter
yang telah mendapatkan pelatihan di bidang narkotika, psikotropika
dan zat adiktif lainnya dapat menetapkan apakah pekerja/buruh
harus mengikuti perawatan dan atau rehabilitasi.

. • Ditandatangani yang bersangkutan dengan saksi dua orang lain. Non Disclosure • Surat pernyataan pekerja yang mengizinkan dokter membuka rahasia medis untuk manajemen atau yang terkait. • Diketik di selembar kertas terpisah dari dokumen lainnya.

.

.a. – Kembali bekerja dan tindak lanjut. – Ada kecurigaan beralasan. – Tandatangani dokumen.Proses Pengambilan Sampel Urin 1. – Pemeriksaan acak. – Pasca kecelakaan. Mengapa? – Pemeriksaan prakarya. Pandaftaran: anda mendaftar untuk pemeriksaan urin narkoba. 2.

4. Pengambilan sampel: – Tanda pengenal berfoto.Proses Pengambilan Sampel Urin 3. – Serahkan pot 45 ml untuk urin. – Kosongkan kantong. . – Periksa suhu pot dan tuang dalam 2 pot. Anda melapor ke tempat pengambilan sampel.b. – Segel pot A dan B.

Urine Cup with Thermometer .

Pemeriksaan laboratorium: – Analisis pot A. – Pemeriksaan rekam medis. – Wawancara dengan terperiksa. diganti. Pemeriksaan medis: – Periksa apa positip.c.Proses Pengambilan Sampel Urin 5. . dipalsukan. – Hasil dikirimkan ke dokter. 6.

– Ditolak. – Positif.Proses Pengambilan Sampel Urin 7.d. Verifikasi hasil (lapor ke manajemen): – Negatif. Hak terperiksa: – Ada waktu 72 jam sejak wawancara. – Minta botol B diperiksa laboratorium lain. – Ditunda. 8. .

Thermometer Strips .

ThermoStrips Termometer liquid crystal sangat ideal untuk pemeriksaan narkoba dan pengumupulan sampel urin. Skala suhu untuk Fahrenheit (90o . .100oF) dan Celsius (32o .38oC) untuk menjamin validitas sampel.

Laboratorium Analitik Terakreditasi KAN KAN memberikan akreditasi untuk Laboratorium penguji ( selanjutnya setelah disebut LP). . Laboratorium penguji ini dapat memenuhi persyaratan dalam SNI ISO/IEC 17025:2008 ‘Persyaratan umum kompetensi laboratorium pengujian dan laboratorium kalibrasi’ yang merupakan adopsi identik dari ISO/IEC 17025:2005 ‘General requirements for the competence of testing and calibration laboratories’.

go.id . 2. Jakarta 10510 (Belakang Pasar Rawasari) • Telp : (021) 4247404. • Fax : (021) 4247364 • Email : dkklabs@labkesda. Rawasari Selatan No.id • Website : www. 4247432.go. 4247408. info@labkesda. LABORATORIUM KESEHATAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA • Narkoba: Ernawati HP 081386959541 • Alamat : Jl.go.id .labkesda.

. JNE. • Volume minimal 45 ml. • Pengiriman sebaiknya dengan cool box ada ice paks. label nama pasien/kode nomer. • Sarana antara lain Fedex. • Tidak harus pakai pengawet. • Wadah tidak mudah pecah. DHL. SAMPEL URINE • Penyimpanan sementara bisa di refrigerator atau freezer kulkas. tertutup rapat.

• Sarana antara lain Fedex. SAMPEL DARAH • Penyimpanan sementara bisa di refrigerator kulkas • Wadah Vacuntainer dengan EDTA tidak mudah pecah. tertutup rapat. DHL. . JNE. label nama pasien/kode nomer • Volume minimal 10 ml (dua tabung @ 5 ml). • Pengiriman sebaiknya dengan cool box ada ice paks.

Jenis Kamar Kecil

Kamar kecil ganda

WC ganda

Wastafel ganda .

WC tunggal .

Administrasi Sampling .

Tanda tangani dokumen .

Tanda pengenal dengan foto .

Pot bertermometer untuk urin .

Aministrasi Pengambilan Sampel .

Jaket dilepas dan dititipkan .

Kantong celana dikosongkan .

Pot urin diterima .

Tas pribadi dititipkan .

Cuci tangan sebelum diperiksa .

Terperiksa diantar .

Pengamanan Sumber Air .

WC jangan dibilas (flush) .

Katup pipa air ditutup .

Kran disegel .

Kran disegel .

Kran disegel .

Kran disegel .

Bak air WC disegel .

Saluran air diperiksa .

Barang2 diperiksa dan disingkirkan .

Toilet tissue diperiksa .

Toilet tissue diperiksa disegel .

Antiseptik diperiksa .

Sela2 diperiksa .

Tempat sampah disingkirkan .

Bahan kimia disingkirkan .

Pemberian warna biru pada air .

Pemberian warna biru .

Air WC diberi warna biru .

Bak penampungan diberi warna .

Urinoir juga diberi warna .

Pemeriksa menunggu di luar .

Menunggu di luar kamar kecil .

Pengamat menunggu di luar kamar .

Kamar kecil satu pintu .

Mengantar sampai di pintu saja .

Urin diperiksa keabsahannya .

artinya pemeriksaan dilakukan dengan kecermatan khusus. agar tidak terjadi penyimpangan. karena itu tata cara ini perlu diikuti. yang dapat menimbulkan kesimpulan keliru. • Pemeriksaan narkoba ketat dengan masalah hukum. . Kesimpulan • Prinsip pemeriksaan adalah chain of custody (lacak balak).