Ondansentron pada Kehamilan dan Efek Samping

pada Janin

Jurnal

Disusun oleh :
Heru Murdianto
11310162

Departemen Obstetri dan Ginekologi
RS. Pertamina Bintang Amin - Bandar Lampung
2015

95% CI.25).82).. 0. masing-masing selama 13 sampai 22 minggu (rasio hazard. wanita yang terpajan ondansetron dan mereka yang tidak terpajan dimasukkan dalam rasio 1:4.0% dan 2.21). 1. M. rasio odds prevalensi.73).44) Kesimpulan Ondansentron yang digunakan selama kehamilan tidak berhubungan dengan peningkatan yang signifikan terhadap efek samping pada janin. rasio hazard. dalam analisis kecenderungan nilai cocok pada aborsi spontan (1.. M. Metode Kami meneliti efek samping pada janin terkait dengan ondansetron yang diberikan selama kehamilan.4% untuk wanita yang tidak terpajan. 0.4% dan 9. D.9%.76. Med.12. 0. 0. Dr. kelahiran prematur (1792 vs 7168). prevalensi rasio odds. 95% CI. 0.) .91) dan pada 1. masing- masing. Hasil Pajanan ondansetron tidak berhubungan dengan peningkatan risiko yang signifikan terhadap aborsi spontan.10-1. tetapi keamanan obat ini untuk janin belum dipelajari dengan baik.66-1.1%.90. 0. Dari kohort historis 608. 0. 95% CI. 0. atau kelahiran lebih kecil dari usia kehamilan (10. 95% CI. and Andres Hviid.60. 0. dan kelahiran bayi pada berat badan lahir rendah dan kelahiran lebih kecil dari usia kehamilan (1784 vs 7136) .1% wanita yang terpajan dan 3.Sc.Sci. rasio odds prevalensi. 1.27- 0. Ph. Abstrak Latar Belakang Ondansetron sering digunakan untuk mengobati mual dan muntah selama kehamilan. kelahiran prematur (6. lahir meninggal (1915 vs 7660). rasio odds prevalensi.29-1.3% untuk wanita yang terpajan dan 0.2%.7%. 0..9% dan 2. 95% CI. Ondansetron juga tidak memberikan peningkatan risiko yang signifikan pada lahir meninggal (0. Selain itu. 95% CI. (Didanai oleh Danish Medical Research Council.1% dan 3. kelahiran bayi pada berat badan lahir rendah (4. Ondansentron pada Kehamilan dan Efek Samping pada Janin Bjorm Pasternak. 95% confidence interval [CI].13).7% wanita yang tidak terpajan selama kehamilan 7 sampai 12 minggu (rasio hazard.385 kehamilan di Denmark. cacat saat lahir (2.D.69-1. 0.89 untuk 1.2%.51-1.13. Hendrik Svanstrom.49. yang terjadi pada 1. 0. perkiraan disesuaikan untuk rawat inap dengan mual dan muntah selama kehamilan (sebagai proxy untuk keparahan) dan penggunaan antiemetik lainnya.849 wanita yang terpajan vs 7396 wanita yang tidak terpajan).42.2% dan 5. setiap cacat saat lahir (1233 vs 4932).

sampai dengan 31 Maret Di antara obat yang tersedia untuk 2011.org. persetujuan etika dan informed consent kelahiran prematur.10 dan Amerika Seikat. dengan onset antara 3 dan Denmark. yang didefinisikan sebagai aborsi Perlindungan Data Denmark.2. Mual dan muntah umum terjadi rendah. hipospadia. Di Denmark. Sebelum masa studi ini. Untuk analisis yang menyelidiki apakah pajanan ondansetron melibatkan berat lahir. dijelaskan dalam 2008. Lama Defects Study melaporkan telah kehamilan didefinisikan sebagai hari menggunakan ondansetron pada trimester pertama periode menstruasi terakhir dan pertama. yang mempengaruhi kehamilan. tersedia dengan teks dalam Slone Epidemiology Center Birth lengkap artikel ini di NEJM. Studi ini disetujui oleh Badan janin. ondansetron merupakan obat ke-5 diperkirakan dengan mengurangi usia yang paling sering digunakan. terpajan ondansetron dalam 6 minggu kami melakukan studi kohort historis untuk pertama kehamilan.1. dan ukuran kecil untuk usia selama kehamilan.1. Sebuah hilang atau tidak masuk akal dan kehamilan studi kohort menunjukkan tidak ada dengan beberapa catatan pada tanggal perbedaan yang signifikan pada kehamilan tumpang tindih. data yang mendukung yang informasi tentang usia kehamilan yang keselamatan untuk janin terbatas. atau neural-tube demikian hasil ini akan menjadi tunduk defects. Untuk analisis aborsi dan hasil janin antara 176 wanita yang spontan dan kelahiran meninggal. lebih dari setengah dari semua wanita hamil.2 Sedangkan gejala-gejala ini dapat METODE dikelola secara konservatif pada kebanyakan wanita hamil. spontan. ondansetron pengobatan mual dan muntah selama masih jarang digunakan selama kehamilan. lahir meninggal. Kami mengeluarkan kehamilan kehamilan. kami juga terpajan ondansetron dan 352 yang tidak mengeluarkan wanita yang aborsi terjadi terpajan. 10 sampai 15% Penelitian Kohort penderita mendapatkan pengobatan.4 pengobatan sering bertepatan atau lahir meninggal atau berakhir dengan dengan periode di mana janin paling rentan keguguran pada periode dari tanggal 1 terhadap efek teratogenik. kehamilan dengan selama kehamilan dikaitkan dengan informasi yang hilang pada berat lahir peningkatan risiko yang merugikan hasil dikeluarkan.5 Meskipun kehamilan dari tanggal kelahiran atau obat ini sering digunakan selama keguguran. berat badan lahir tidak diperlukan untuk penelitian berbasis registri. cacat saat lahir. .3 pada kesalahan klasifikasi) dan wanita yang Menggunakan pendaftar Denmark. kehamilan.6 Sebuah studi kasus kontrol pada usia kehamilan kurang dari 6 minggu menunjukkan bahwa pajanan ondansetron (karena banyak kerugian awal kehamilan dikaitkan dengan peningkatan risiko tidak diakui secara klinis dan dengan palatoskisis.1.9 Central Person Register.5 Antara tahun 2004 dan Statistics Denmark. kami membentuk kelompok 8 minggu kehamilan dan dengan gejala sejarah nasional dari seluruh kehamilan puncak 7 sampai 12 minggu dalam banyak yang menghasilkan kelahiran tunggal hidup kasus. hampir 3% dari wanita yang terdaftar lampiran tambahan. yang juga reseptor antagonis-Ondansetron paling termasuk dalam National Prescription sering di resepkan sebagai antiemetik di Registry.1 5-hydroxytryptamine type 3 Sumber data untuk penelitian ini.3 Menggunakan informasi dari Medical Birth Karena mual dan muntah sering terjadi pada Registry7 dan National Patient Register8 di awal kehamilan. Januari 2004.

dipastikan berdasarkan data dari Medical Tidak ada wanita yang telah terpajan 5- Birth Registry. 7 minggu sampai 22 proportional-hazard untuk memperkirakan minggu untuk melihat aborsi spontan. dimana peristiwa terjadi diperhitungkan Dalam setiap analisis. dipantau (kehamilan 7 minggu sampai kelahiran) diperiksa jika National Patient Register telah digunakan terjadi keguguran. kami menggunakan regresi (EUROCAT). “tidak terpajan”. terjadi keguguran selain aborsi spontan (misalnya. lahir mati. Studi validasi dari Wald. dua arah antara variabel demografis Kasus kelahiran prematur (kelahiran termasuk dalam skor. sindrom alkohol S2 dilampiran tambahan). dan berat lahir didasarkan pada bahwa pendaftaran yang benar untuk 99% kelahiran hidup. Analisis cacat lahir. bayi yang lahir kecil . wanita yang tidak dengan menggunakan usia kehamilan dalam terpajan ondansetron dikategorikan sebagai hari sebagai skala waktu dalam model Cox. bayi yang lahir pada berat badan Prescription Registry untuk lahir rendah (<2500 g). kelahiran National Patient Register menunjukkan prematur. setiap saat hidup. Kami mendefinisikan jendela waktu bukaan khusus untuk analisis Analisis Statistik masing-masing: trimester pertama (mulai Untuk analisis aborsi spontan dan kelahiran 12 minggu kehamilan) untuk setiap cacat mati. Untuk Hasil analisis lahir mati. setiap saat sebelum 37 minggu kehamilan dalam kelompok (kelahiran untuk kelahiran prematur. dan lahir meninggal mengidentifikasi resep untuk ondansetron (kematian janin setelah cukup 22 minggu) dibagikan kepada wanita dalam kelompok. kami selama kehamilan untuk analisis yang menggunakan regresi model Cox melibatkan berat lahir. didefinisikan menurut klasifikasi European Untuk memperhitungkan pembaur Surveillance of Congenital Animalies 13 potensial.12 cacat lahir mayor rasio. dengan beberapa logistik untuk memperkirakan skor modifikasi. regresi logistik digunakan dari diagnosa abortus spontan dan 88% dari untuk memperkirakan prevalensi odds diagnosa cacat lahir. dan rasio bahaya untuk perbandingan kehamilan minggu ke 7 sampai kelahiran untuk bayi dengan wanita yang terpajan dan tidak lahir mati. termasuk pengecualian bayi kecenderungan sebagai kemungkinan dengan penyimpangan kromosom pajanan ondansetron karakteristik dasar (misalnya. Sindrom Down) dan orang- pada awal kehamilan (rincian tentang orang dengan penyebab yang diketahui kovariat termasuk diberikan dalam Tabel cacat saat lahir (misalnya.Penggunaan Ondansentron untuk usia kehamilan (berat lahir kurang dari 10% dari usia kehamilan dalam Kami menggunakan informasi dari National kohort). yang didasarkan pada semua saat lahir. semua interaksi pada janin) (lihat Lampiran Tambahan). dan keguguran). dipantau memenuhi resep ondansetron dalam waktu (kehamilan 7-22 minggu) diperiksa jika 1 bulan sebelum masa kehamilan. hydroxytryptamine 3 tipe reseptor antagonis lainnya. Variabel dengan sebelum 37 minggu). aborsi yang diinduksi). Waktu penggunaan didefinisikan terpajan ondansetron. Mereka yang telah Untuk analisis aborsi spontan. Usia kehamilan berdasarkan tanggal resep penuh diberikan.11. Propotional-hazards untuk mengidentifikasi kasus cacat lahir telah mengasumsikan penilaian dengan utama (dipantau 1 tahun setelah kehamilan) mengukur interaksi antara status dan aborsi spontan (kematian janin pada 22 pengobatan dan skala waktu dengan cara uji minggu usia kehamilan).

nilai-nilai yang hilang (Tabel S3 dalam dalam analisi skor kecenderungan cocok). atau 2 sampai 65). Akhirnya.2) kehamilan sebagai kriteria yang cocok digunakan untuk analisis statistik. pada dasar dari usia kehamilan HASIL pada pajanan (tanggal indeks) untuk setiap wanita terpajan ondansetron.18 (dengan potensi untuk peningkatan risiko bayi lahir mati. wanita berbeda dari hubungan dengan cacat lahir. 10 (kehamilan 4 sampai 10 minggu. atau bayi lahir dengan ukuran spontan dengan membandingkan pajanan kecil untuk usia kehamilan yang ondansetron dengan pajanan antihistamin berhubungan dengan pajanan ondansetron. 10 sampai 10) dan 30 maksimal untuk agen teratogenik per kehamilan (kisaran interkuartil. 57-88 hari). Pajanan muntah (sebagai ukuran proksi keparahan) ondansetron terjadi pada tahun 1970 (0. juga analisis disesuaikan dilakukan sebelum skor termasuk cacat lahir terdeteksi antara aborsi kecenderungan cocok aborsi spontan secara diinduksi dan bayi lahir mati (rincian signifikan menurun pada wanita yang diberikan dalam lampiran tambahan). perempuan yang yang dijelaskan oleh Schneeweiss. bayi yang lahir pada berat badan indikasi). atau meningkat secara signifikan (Tabel S6 meclizine)1. untuk analisis aborsi spontan dan kelahiran mati . terpajan ondansetron. dengan rata-rata 70 hari kehamilan (yaitu.385 kehamilan. lampiran tambahan) yang diperhitungkan hasil kami juga disesuaikan untuk adanya dengan menggunakan cara. 10 minggu. kami menganalisis risiko aborsi lahir rendah. Tabel S4 dan S5 karakteristik sampai 8 minggu setelah perkiraan waktu lampiran tambahan menunjukkan peserta pembuahan). resep pertama diisi selama kehamilan. cyclizine. yang terpajan ondansetron dicocokkan. kami juga menggunakan usia lebih resep. dibandingkan dengan Karena mual dan muntah yang wanita yang tidak terpajan (Tabel S6 dalam berhubungan dengan penurunan risiko lampiran tambahan ). Setelah estimasi temuan pelindung terukur pada berbagai skor kecenderungan yang berbeda untuk tingkat prevalensi dan kekuatan yang setiap jendela waktu pemajanan. . Dalam kembali hasil kelahiran cacat.20 Sejauh menggunakan sesuai dengan alogaristma wanita yang mengisi resep yang lebih pencocokan terdekat (lebar caliper sama mungkin untuk menggunakan obat.15 Karena risiko mengkategorikan wanita menurut apakah kematian janin sangat tergantung pada usia mereka mengisi satu resep atau dua atau kehamilan. Setelah disesuaikan untuk rawat inap untuk pengecualian.14. Software SAS (versi 9. cacat memperkenalkan pembaur dengan saat lahir.16 Selain itu. kisaran interkuartil. Dalam rencana analisis sensitivitas.19 (menggunakan rasio 1:1 dalam lampiran tambahan).yaitu. kelompok penelitian terdiri hiperemesis gravidarum atau mual dan dari 608. kami dengan 0.1 dari standar deviasi dari skor juga melakukan analisis post hoc logit digunakan). semua model yang dari setiap hasil tertentu. Wanita yang Studi Populasi tidak terpajan dan yang selamat melalui Gambar 1 menunjukan desain penelitian tanggal indeks ini memenuhi syarat sebagai dan masuknya kehamilan dalam analisis pertandingan. dengan menggunakan pendekatan array dengan rasio 1:4. antiemetik yang dianggap aman pada sedangkan risiko kelahiran prematur kehamilan (promethazine. kita menganalisa sebelum skor kecenderungan cocok. Tidak ada abortion spontan17.3%) dan pajanan antiemetik selain ondansetron dari kehamilan ini. kami membatasi definisi pajanan dalam Jumlah rata-rata dosis adalah 10 per resep analisis cacat lahir pada periode kerentanan (kisaran interkuartil.

yang dicocokkan dengan rasio 1:4 dengan wanita didasarkan pada semua kehamilan. kelahiran prematur.0) 79 (6.4) (86. Karakteristik Wanita Termasuk dalam Analisis Kecenderungan Nilai Cocok.7 30 ± 5.8) 74 (6. lebih dari 50% Untuk analisis kecenderungan nilai cocok dirawat di rumah sakit dengan hiperemesis pada cacat lahir.1) 1362 335 (18. Di antara perempuan untuk wanita hamil terpajan (Gambar 1). bayi atau mual dan muntah selama kehamilan lahir kecil untuk usia kehamilan.8)± kehamilan sebelumnya (18.1) (24.8 awal Menikah atau hidup 4260 1065 6386 1565 6167 (86.4) – jumlah (%) Merokok selama 285 (5.8) 1032 277 (15. Kelahiran N=4932 N=1233 N=7396 N=1849 N=7136 N=1784 Usia pada kehamilan 30 ± 4.7) 248 (13.5) 183 (14.5) 128 (7. yang lain.9 30 ± 4. 1233 perempuan yang terpajan pada trimester Tabel 1.4) – jumlah (%) Pendapatan kotor 1187 281 (22.0) NA NA 463 (6.6) 376 (5.1) 643 (9.Analisis Kecenderungan Nilai Cocok pertama 1792 yang terpajan sebelum 37 minggu kehamilan selesai.2) kehamilan – jumlah (%) .0) 976 (13.7) 744 (41.4) 1538 dengan pasangan – (86.0) pendidikan lebih tinggi (30.3) 2 717 (14.4) (86.6) 3044 (42.1) 422 (23.0) ≥3 296 (6.4) 1794 (25.6) (86.5) kuintil – jumah (%) Paritas – jumlah (%) 1 2295 535 (43.7) rumah tangga per 3 (24. ke.2) jumlah (%) Tingkat sarjana/tingkat 1509 376 (30. Menurut Pajanan Ondansentron Selama Kehamilan. yang terpajan ondansetron.0) 104 (5.9) (14.8 30 ± 4.5) 2246 553 (29.3) 99 (5. Variabel Cacat Saat Lahir Aborsi Spontan Berat Lahir Rendah dan Kecil untuk Usia Kehamilan Tidak Terpajan di Tidak Terpajan Tidak Terpajan terpajan Trimester Terpajan pada Terpajan dari minggu Terpajan di Pertama. ke-0 sampai Kelahiran Pertama. pada Minggu dari minggu ke-0 sampai Trimester Minggu ke. dan bayi dan hampir setengah menerima antiemetik dengan berat badan lahir rendah.4) 3130 751 (40.6) (30.3) 88 (7. (Tabel 1) didasarkan pada kelahiran hidup.7-22.5) (42.4) (84. 1.0 30 ± 4.0) ± 175 (9.7) (46.849 yang tidak terpajan.5) Hasil yang sama pada 313 (6.6) 536 (30.7-22.9) 2185 (30. dan 1784 yang Untuk analisis skor kecenderungan cocok terpajan setiap saat selama kehamilan aborsi spontan dan kelahiran mati.4) 367 (5. wanita yang terpajan ondansetron antara 7 kelompok cocok yang seimbang dan 22 minggu kehamilan dan 1915 wanita sehubungan dengan karakteristik dasar yang terpajan antara minggu 7 dan (Tabel 1 dan Tabel S7 dan S8 dalam kelahiran dicocokkan dengan rasio 1:4 lampiran tambahan). Untuk semua analisis.8) 1815 433 (23.7 30 ± 4.

3) Riwayat medis – jumlah (%) Diabetes Melitus 70 (1.Indeks masa tubuh sebelum kehamilan – jumlah (%) < 18.2) 1022 (!4.3) 2956 723 (39.6) 39 (2.8) 18.1) 115 (1.9) 59 (3.5) NA NA 4432 (62.4) 60 (3.5 175 (3.9) 161 (9.9) (61.1) 1 (0.8) 48 (2.9 432 (8.6) 183 (14.8) 98 (7.9 3199 783 (63.3) (20.7) 393 (5.6) 711 (39.9) 112 (1.4) 165 (8.3) 99 (5.3) 266 (14.9) 42 (3.0) Kanker yang 3 (0.9) 67 (3.7) 1485 (20.0) ≥ 35.8) 107 (8.6) 200 (2.9) 585 (8.1) 4 (0.1) didiagnosis 6 bulan yang lalu Obat-obatan – jumlah (%) PPI atau H2 blocker 3 147 (3.0) 775 (43.4) 26 (2.2) 500 (40.2) 209 (2.0) 41 (3.5 – 24.6) NA NA 275 (3.7) 800 (43.1) 1 (0.5) 45 (3.7) 627 (50.0) 3-4 1012 257 (20.6) 1004 karena hiperemis atau (56.0) 265 (21.3) bulan terakhir NSAID 3 bulan 383 (7.9) (14.3) (40.9 985 (20.0 – 34.7) 618 (8.1) 1 (0.4) 48 (2.9) 959 (51.0) 70 (5.2) Dirawat dirumah sakit 36 (0.9) (40.6) 38 (3.0 – 29.1) 180 (2.9) 68 (0.3) 1778 (2.1) 2 (<0.5) (21.2) ≥5 680 (13.4) 383 (21.1) 102 (1.9) NA NA 632 (8.5) 25.8) 1569 401 (21.7) invitro 3 bulan terakhir Jumlah resep obat dalam 6 bulan terakhir 1-2 1988 484 (39.9) 101 (5.8) 76 (4.4) terakhir Obat antimigrain 3 179 (3.4) NA NA 270 (3.3) 430 (6.8) 1053 281 (15.5) NA NA 1527 (21.0 141 (2.6) 349 (4.1) 1097 (64.1) 2897 (40.3) mual dan muntah – Tidak (%) ¶ Pengobatan dengan 209 (4.4) antimietik selain ondansentron ¶ǁ .2) 149 (8.4) 36 (2.4) 348 (4.7) bulan terakhir Obat fertilisasi 249 (5.8) 380 (21.5) 30.

12.96-1. P = 0.25) Berat badan lahir rendah 73/1784 (4.02 untuk interaksi memiliki cacat lahir besar selama tahun antara status pengobatan dan usia pertama hidup. 54- aborsi spontan (pemantauan 7 sampai 22 73).42 (0. 95% dengan dan tanpa penyesuaian pada rawat CI.55 (0.69-1. Analisis Skor Kecenderungan Cocok yang merugikan hasil janin yang terkait dengan pajanan ondansentron pada kehamilan Mengukur Asosiasi (95% CI) Hasil Tidak Terpajan Terpajan Tidak disesuaikan Disesuaikan Jumlah hasil / jumlah total(%) Aborsi spontan (minggu kehamilan) 7-12 15/1345 (1.2) 1. dibandingkan dengan 374 [CI].792 wanita yang spontan.4%) pajanan ondansetron pada kehamilan. tidak ada kasus Wanita hamil yang terpajan ondansetron bibir sumbing dalam kelompok terpajan tidak mengalami peningkatan risiko aborsi ondansetron.3%) dan 27 kasus di antara merugikan janin yang berhubungan dengan 7660 wanita yang tidak terpajan (0. 95% CI.49 (95% confidence interval prematur (6.0) 122/6889 (1.7) 0. Analisis lahir mati termasuk 6 disesuaikan.42.12 (0.14 (0. 0. 0. inap untuk hiperemesis atau mual dan Di antara 1.10-1.91) 0.70-1. 1.85-1.51- 1.21) Lahir meninggal 6/1915 (0.19) 0.37-2. ada 111 kelahiran disesuaikan 0.20 (0.33-0.82) Kelahiran premature 111/1792 (6.89- 1.73) Cacat saat lahir 36/1233 (2.4) 656/7136 (9.21) di minggu 13 (5.9%) yang terdaftar sebagai minggu kehamilan.49 (0. Di antara 1. Tabel 2.233 wanita yang muntah dan penggunaan antiemetik lain.27-0.2) 374/7168 (5.13) Kecil usia kehamilan 185/1784 (10. dibandingkan dengan 141 kehamilan).90 (0.1) 200/5380 (3. 0.2%) (prevalensi rasio odds yang sampai 22. rentan interkuartil.02 (0.49) 0.90 (0.69- 1. 0. dalam lampiran tambahan.91) dalam minggu 7 sampai 12 di antara 7168 wanita yang tidak terpajan dan 0.29-1.10- 1.30 (0. terpajan ondansetron pada trimester Karena asumsi proposional hazard tidak pertama (resep pertama pada rata-rata terpenuhi dalam analisis direncanakan kehamilan 63 hari. 0.90.60 (95% CI.3) 27/7660 (0.1) 265/7136 (3. Analisis ini odds.18-0.27- 0. periode pemantauan dibagi dari 4932 bayi (2.66-1.51) 0.82).66- 1.2%).8) 0.48) 1.91) 13-22 17/1739 (1. 36 bayi (2. dibandingkan dengan wanita yang terpajan ondansetron sebelum usia tidak terpajan.7) 1. dengan rasio hazard yang kehamilan 37 minggu. Cacat lahir mencakup total 354 kasus.60 (0.29- 1.11 (0.96-1.76 (0.4) 0.44) Tabel 2 skor kecenderungan cocok kasus di antara 1.73).25). (rasio hazard yang disesuaikan.44) 0.2) 1.9%) yang lahir dari ibu menjadi dua strata: 7 sampai 12 minggu dan yang tidak terpajan (dengan prevalensi rasio 13 sampai 22 minggu. . dengan 215 tertentu antara bayi yang tidak terpajan kasus terjadi pada minggu 7 sampai 12 dan ondansetron tercantum dalam Tabel S9 139 kasus pada minggu 13 sampai 22. 0. 0.13 (0.36) 1.9) 141/4932 (2.9) 1. 95% CI.915 wanita yang terpajan menunjukkan analisis dari hasil yang ondansetron (0.

95% CI.00 Aborsi spontan.4% di antara Karena tidak ada peningkatan risiko cacat bayi yang terpajan dan 9. pajanan ondansentron pada kehamilan 4-10 minggu Ondansentron 25/820 (3.26) Tidak terpajan 141/4932 (2. 0. prevalensi rasio odds serupa antara perempuan yang mengisi satu yang disesuaikan i.76.41-1.66-1.36) 1.2) 1. jika perancu membelah dua yang di analisis utama dalam analisis risiko cacat lahir dan dua kali lebih umum sensitivitas di mana jendela waktu pajanan pada kelompok terpajan ondansetron.26.00 1.77) 160/4964 (3.22) 0. ondansentron vs antimietik-antihistamin Ondansentron 19/1192 (1.44).13.00 1.2% pada bayi lahir yang terdeteksi dalam hubungan terpajan. kasus aborsi yang diinduksi dan termasuk bayi lahir mati Ondansentron Tidak terpajan 38/1241 (3.68 (0.13) atau dengan bayi yang kecil untuk dua atau lebih resep (Tabel 3). Analisis Sensitivitas Pajanan Ondansentron pada Kehamilan dan yang Merugikan Hasil Janin. usia kehamilan saat lahir (10. mencontohkan pengaruh dari perancu 1.Pajanan ondansetron setiap saat selama dengan kehamilan yang terpajan antiemetik kehamilan tidak dikaitkan dengan bayi yang antihistamin.34) Antihistamin 29/1192 (2. dibatasi untuk periode kerentanan maksimal perkiraan diamati dari 1.13) . kami disesuaikan prevalensi. prevalensi rasio odds yang dengan pajanan ondansetron.33-0. menurut nomor resep yang diisi untuk ondansentron Aborsi spontan 1 resep 22/1812 (1.89. Hasil Hasil janin yang merugikan Mengukur asosiasi (95% CI) Tidak disesuaikan disesuaikan Jumlah hasil/jumlah total (%) Setiap cacat saat lahir.34 (0.68 (0.70-1.12 akan telah bias terhadap agen teratogenik (kehamilan oleh 11.12 (0.51. 0. dan yang terpajan ondansetron lahir dengan berat badan lahir rendah (4. 95% CI . Dibandingkan Tabel 3.2) 0. resep ondansetron dan mereka yang diisi 1. untuk setiap cacat saat lahir serupa dengan Misalnya.38-1. kelahiran cacat antara aborsi yang diinduksi dan bayi lahir mati (Tabel 3). 0.7% di antara mereka Perkiraan untuk hasil janin samping adalah yang belum terpajan.38-1.95 (0. hipotesis yang tidak terukur yang mungkin menutupi risiko yang benar dan Analisis sensitivitas menemukan bahwa pengaruh terhadap perkiraan yang diamati akan relatif kecil prevalensi rasio odds yang disesuaikan (Tabel S12 dalam lampiran tambahan ).4) 1.79) 0.72 (0.0) 1.69 -1.51 (0.65) 1.00 1. ondansetron dan 3.1% tidak terdapat perbedaan risiko yang di antara bayi yang telah terpajan signifikan pada abortus spontan (Tabel 3).1) 0.07 (0.00 Semua hasil yang merugikan.1% dan perkiraan perancu minggu ke-4 sampai 10) dan termasuk disesuaikan akan menjadi 1.80 – 2.00 Setiap cacat saat lahir.9) 1. 1.6) 0.

77-2.17.21-2.75-2.2) 1.07 (0.28) ≥ 2 resep 76/116 (6.28) 0.85(0.50) 0.36 (0.88-1. dari DISKUSI pada perawatan kondisi ini dengan Dalam studi kohort nasional di Denmark.3) 0.24) ≥ 2 resep 49/1159 (4.13-3.15 (0.00 kesimpulan bahwa mual dan muntah.04 (0.2) 1. kami untuk aborsi spontan dibandingkan dengan dimodelkan pengaruh adanya temuan wanita yang tidak terpajan. Temuan kami bahwa data pada suplemen asam folat tidak wanita hamil yang terpajan ondansetron tersedia untuk analisis kami cacat lahir.5) 1. ≥ 2 resep 10/1164 (0.72) Tidak terpajan 141/4932 (2.00 Kelahiran premature 1 resep 35/627 (5.59) 0.14 (0.50) 1.00 Lahir mati 1 resep 3/1876 (0. Atas dasar batas atas interval dalam kehamilan dan aborsi spontan kepercayaan untuk risiko estimasi.35) Tidak terpajan 347/7168 (5. bukan.9) 1.64 (0.75-1.77 (0.14 (0.6) 0.62) ≥ 2 resep 22/865 (2.56-1.46-1.49) Tidak terpajan 656/7136 (9. berhubungan dengan pajanan ondansetron pada kehamilan tidak rendahnya risiko aborsi spontan.72) Tidak terpajan 322/9245 (3.56) 0.00 1.8) 1.18-0.40) 1.41 (0. 18 Oleh karena itu.07) ≥ 2 resep 3/1196 (0. itu tidak terkait dengan peningkatan risiko Sebuah sumber potensial aborsi spontan.75 (0.64) 0.40) 0.14 (0.56-1. data lebih dari 25% untuk kelahiran prematur.98-1.98 (0. tetapi pada terukur dan menemukan bahwa bahkan jika risiko yang sama dibandingkan dengan perbedaan prevalensi perancu antara wanita wanita terpajan antihistamin. mendukung yang dan tidak terpajan ondansetron telah .31) 0.7) 1.40-4.84-1.69 (0.27 (0. Sebagai contoh.56-1.00 1.00 1.4) 1.13 (0.6) 1.2) 1.66-1. kehamilan saat lahir.6) 1.27(0.5) 1. tidak menunjukkan bahwa efek protektif 44% untuk bayi yang kecil untuk usia harus dikaitkan dengan ondansetron.00 Setiap cacat saat lahir 1 resep 14/368 (3.06-1.14-0.86-1.00 1. membingungkan dalam pengamatan studi Sebuah pertanyaan penting adalah efek pengobatan adalah bahwa kondisi yang apakah beberapa confounder terukur pengobatan yang digunakan sendiri bisa mungkin telah bertopeng risiko sejati yang dikaitkan dengan hasil penelitian (yaitu.30 (0. temuan besarnya sama seperti hubungan antara kami tidak sesuai dengan peningkatan ondansetron dan aborsi spontan pada risiko yang terkait dengan ondansetron penelitian kami.54) ≥ 2 resep 120/1159 (10.53) Tidak terpajan 27/7660 (0.31 (0.84-1.94 (0.4) 1.89 (0.00 1. berada pada risiko signifikan lebih rendah Untuk mengatasi masalah ini. terkait dengan ondansetron.34 (0. ondansetron. dan 82% untuk setiap data ini memberikan jaminan bahwa obat cacat dari lahir. faktor-indikasi).00 1.49-1.00 Berat badan lahir rendah 1 resep 24/627 (5.53) 0.4) 1.35) 1. Beberapa berhubungan dengan peningkatan yang studi sebelumnya telah melaporkan signifikan terhadap risiko yang merugikan hubungan terbalik antara mual dan muntah hasil janin.93-1.00 Kecil usia kehamilan 1 resep 65/625 (10.2) 1.5) 0.68-1.19) Tidak terpajan 265/7136 (3.

atau rata-rata usia kehamilan Referensi antara 176 wanita hamil yang terpajan ondansetron dan 352 wanita yang tidak 1. N Engl J Med dari National Birth Defect Prevention Study 2010. dan pemodelan estimasi risiko memerlukan rawat inap. mengingat efek pajanan selama tersedia pada mual dan muntah yang tidak kehamilan. intensity. Meskipun hasil resep ondansetron untuk wanita hamil telah ini tidak dapat secara definitif meningkat pesat. Anderka M. Nausea and vomiting in exposed. secara keseluruhan. and patterns of tabung saraf defects. Eason E. Louik C. menemukan bahwa pajanan ondansetron Meskipun pola pajanan mungkin pada kehamilan tidak terkait dengan mencerminkan kenyataan bahwa mual dan peningkatan yang signifikan dalam risiko muntah puncak selama periode ini. aborsi. menyelidiki hasil yang merugikan untuk keparahan).4 itu aborsi spontan.estimasi penelitian kami tidak bertenaga untuk disesuaikan akan relatif dekat dengan menilai risiko cacat individu. and the risk of selected birth defects. Lacroix R. Karena kita menganalisis cacat lahir 3. Meskipun kecil untuk usia kehamilan.233 bayi yang terpajan .363:1544-1550 mengungkapkan bahwa penggunaan 2. hipospadia. pajanan terjadi kohort berbasis registri-ini. 5 kita sadar hanya dua mengesampingkan kemungkinan efek studi terkontrol yang menilai keselamatan samping dalam hubungan dengan janin nya. namun data yang tidak utama.2. atau frequency. Medications used to yang berasal dari studi kasus-kontrol. malformasi mayor.182:931-937 kohort. dengan pajanan ondansetron yang termasuk Sebagai kesimpulan. Mitchell AA. Kami ondansetron pada kehamilan dengan disesuaikan analisis kami untuk rawat inap memasukkan sejumlah besar kehamilan untuk mual dan muntah (sebagai proxy terkena.1. komparatif sambil mengontrol untuk Pada sebagian besar kehamilan pembaur potensial. tetapi yang sangat kuat.3 Temuan kami ini change. Wanita yang terpajan perlu ditangani di masa depan. Hernandez-Diaz S. Niebyl JR. kelahiran prematur. signifikan dalam frekuensi keguguran. hasilnya tidak memberikan informasi teratologi Kanada dan Australia jaminan mengenai penggunaan agen ini melaporkan tidak ada perbedaan yang untuk mual dan muntah dalam kehamilan. lahir mati. berarti berat lahir. Am J Obstet Gynecol konsisten dengan orang-orang dari studi 2000.besar dan asosiasi pelindung dengan hasil ondansetron pada trimester pertama. hasil kami tidak dapat Werler MM. cacat lahir juga menyiratkan bahwa hasil analisis utama. ondansetron dikaitkan dengan peningkatan Nausea and vomiting during yang signifikan dalam risiko sumbing tapi pregnancy: a prospective study of its bukan dari bibir sumbing. Melzack R. Studi kami memperluas data mengalami mual dan muntah dibandingkan yang tersedia pada keselamatan wanita yang tidak terpajan obat ini. confounder. pertanyaan ini estimasi diamati. kami pada paruh kedua trimester pertama. Sebuah studi kohort dari layanan ondansetron. langit di antara 1. Kami treat nausea and vomiting of pregnancy mengidentifikasi ada kasus celah langit.6 Sebuah analisis kasus-kontrol pregnancy. studi cukup ondansetron jauh lebih mungkin untuk bertenaga. dalam studi dalam analisis cacat lahir. lahir mati. langsung dibandingkan dengan mereka Rasmussen SA. atau bayi lahir kelahiran cacat terutama berlaku untuk dengan berat badan lahir rendah atau lahir paruh kedua trimester pertama.

Br J Obstet Gynaecol Registration System: a cohort of eight 1989. BJOG Drug Saf 2012. Shelat AA.21:Suppl 2:69-80 2004.31:12-16 confounders in epidemiologic database 12. Scand J Public Health external adjustment for unmeasured 2003.45:320-323 Gynecol 2009. Coding of Eurocat subgroups of 2012.25:2907-2912 Registry. Am J Obstet Gynecol registration of congenital abnormalities 2002. 7. et al.94:22.186:Suppl:S256-S261 in three Danish population-based 20. Kildemoes HW. Scand J Public Health Severity and duration of nausea and 2011. Biom J Gynecol 2011. Nausea and 2011. Magee LA. Navioz Y.15:291-303 Registry of Patients. studies of therapeutics. Obstet 1998. Schneeweiss S. Sandegaard JL. Chan RL. The Danish Medications in pregnancy and Medical Birth Registry. Lohse SR.] The Danish National Patient Register. 14. Teratology.96:1312-1318 million persons. 15. Bendsen J.39:Suppl:38-41 vomiting of early pregnancy and 10. Flint effectiveness of pharmacologic therapy C. Sensitivity analysis and registries.51:171-184 6. Austin PC. congenital anomalies (version 2012). One- safety of ondansetron for nausea and to-many propensity score matching in vomiting of pregnancy: a prospective cohort studies. Birth Defects Res A Clin Mol Teratol 13. Schneeweiss S. Olsen J. Mazzotta P. Einarson A. The RJ. Br J instructions for the registration and Gen Pract 1993. Rassen JA. Koren G.3 and reference documents — Pract 1993. performance to others: results of an with particular focus on prescription empirical investigation and Monte drugs: 1976-2008. Weiner CP.39:Suppl:30-33 vomiting symptoms in pregnancy and 9. Tan MP. Lynge E. Some methods of Kelley KE. Farkas DK.43:245-248[Erratum. Werler MM. A prospective study of nausea and Congenital Anomalies (Eurocat) guide vomiting during pregnancy. Br J Gen 1. Maltepe C. Dan Med Bull 19. Rothman KJ. Mitchell AA. et al. Weigel RM. Predictive for nausea and vomiting of pregnancy value and completeness of the (NVP). Moller JO. Clin Epidemiol 2010.113:1377.2:247-250 . spontaneous abortion. pregnancy outcome: a meta-analytical Mortensen PB.53:441-449 Evidence-based view of safety and 11.111:940-943 16. Hernandez-Diaz propensity-score matching had superior S. Olsen J. Rebolj M.205:51-58 2009. Pharmacoepidemiol comparative study.43:325. 2006. Pedersen CB. Lohse N. Nielsen GL. Knudsen LB. Gilboa SM. Barnie-Adshead AM. Obstet Gynecol 2009. Louik C. Gotzsche H. The Danish Civil review. Buhimschi CS. Medication use during pregnancy. Weigel MM.113:166-188[Erratum. Gadsby R. Sorensen HT. Jagger In: European Surveillance of C. 8. Savitz DA. Koren G. Scand J Public Health 18. Larsen H. Dan Med Bull lactation: part 1. 4.] surveillance of congenital anomalies 5. Sorensen HT. Olshan AF. Glynn Kennedy D. Hum Reprod The Danish National Prescription 2010. Hallas J. Am J Obstet Carlo simulations. Validation of spontaneous abortion Pharmacoepidemiol Drug Saf diagnoses in the Danish National 2006. Myers J. 17.