PEMERIKSAAN

BASIL TAHAN ASAM (BTA)
No. Dokumen :

No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit : 2017

Halaman : 1/2

PUSKESMAS RITAWATY.SST
SALANG NIP. 19671225 199001 2001

1. Pengertian Sputum dibuat sediaan pada objek. Sediaan yang sudah kering
difiksasi dan dilakukan pengecatan Ziehl Neelsen. Pewarnaan Ziehl
Neelsen akan menampakkan bakteri tahan asam yang berwarna merah
dengan latar berwarna biru. Hasil yang didapat adalah terdapatnya
bakteri tahan asam
2. Tujuan Untuk mengetahui BTA dalam sputum
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Salang Nomor : ....................
Tentang Jenis Pelayanan Yang Ada di Puskesmas Salang
4. Referensi  KEPMENKES No.835 tahun 2009 tentang Pedoman
Keselamatan dan Keamanan Laboratorium Mikrobiologik dan
Biomedik
 PERMENKES No. 411 tahun 2010 tentang Laboratorium Klinik
 Penuntun Laboratorium Klinik oleh R. Gandasoebrata
 Pedoman Teknik Dasar untuk Laboratorium Kesehatan oleh
Widya Ananda
 Prosedur Laboratorium Dasar untuk Bakteriologi Klinis oleh J.
Vandepite
5. Alat dan Bahan a. Alat - alat
1) Ose
2) Kaca preparat
3) Bunsen
4) Pipet tetes
5) Mikroskop
b. Bahan - bahan
1) Sputum
2) Larutan basic fuchsin
3) Asam alkohol
4) Methylen blue
5) Oil imersi
6. Prosedur 1) Sputum di ambil dengan ose dan dibuat sediaan dengan bentuk
sesuai pola dengan ukuran 2 x 3..
2) Buat kuil kuil kecil mengelilingi olesan agar dahak menyebar
secara merata.
3) Preparat dikeringkan
4) Letakkan sediaan diatas rak pewarnaan.
5) Genangi seluruh permukaan sediaan dengan carbol fuchsin.
6) Panasi sediaan dengan api bunsen disetiap sediaan sampai
keluar uap jangan sampai mendidih.
7) Diamkan 5 menit.
8) Bilas sediaan dengan hati-hati menggunakan air mengalir.
9) Genangi dengan asam alkohol sampai tidak tampak warna
merah carbol fuchsin.

mulai diberlakukan . 11) Bilas sediaan dengan air mengalir. Unit Terkait  Loket  Poli Umum  Rawat Inap  IGD 8. 10) Genangi permukaan sediaan dengan methylen blue selama 20- 30 detik. Rekaman historis perubahan No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl. 12) Keringkan sediaan di udara 13) Nyalakan Mikroskop 14) Sediaan diberi oil imersi 15) Baca hasil dengan lensa objecktif 100 x. 7.