KUMPULAN SOAL AIPKI

14 Januari 2017

UKMPPD BATCH I

REGIO V

ILMU PENYAKIT DALAM pasien anemis, sclera ikterik dan
didapatkan pembesaran lien. Hasil
1. Pasien pria berusia 53 tahun datang ke pemeriksaan kimia darah didapatkan Hb 3
praktek dokter umum dengan keluhan gr/dL, HCt 9%, trombosit 154.000/μl, dan
sesak napas. Selain itu pasien leukosit 8500/μl. Sedangkan pemeriksaan
mengeluhkan bengkak pada perut dan apusan darah tepi menunjukkan
kedua kaki. Sejak 3 bulan yang lalu, pasien gambaran anisositosis, polikromasi, dan
terdiagnosa menderita gagal ginjal. Dari normoblas (+).
pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80
mmHg, nadi 92x/menit, frekuensi napas Apakah diagnosa dari pasien tersebut?
28x/menit, dan Tax 36,80C. Pada a. Anemia hemolitik

auskultasi terdengar ronkhi basah halus di b. Anemia hemolitik autoimun
kedua lapang paru. Dilakukan c. Anemia penyakit kronis
pemeriksaan penunjang EKG dan tampak d. Anemia defisiensi besi
gambaran T-tall. e. Anemia aplastik

Apakah diagnosis pasien pada kasus di 3. Seorang wanita berusia 32 tahun datang
atas? ke Poliklinik RS dengan keluhan badan
a. Hiperkalemia lemah sejak 6 bulan yang lalu disertai
b. Hipokalemia dengan perut yang semakin membesar,
c. Hipernatremia seringkali sakit kepala, dan tiba-tiba
d. Hiponatremia marah tanpa alasan yang jelas. Dari
e. Hipomagnesemia pemeriksaan fisik didapatkan TD 170/100
mmHg, nadi 100x/menit, laju napas

2. Seorang laki-laki berusia 18 tahun datang 20x/menit, dan Tax 37,50C. Tampak wajah
ke Poliklinik RS dengan keluhan badan pasien moon face, buffalo hump, dan
lemas sejak 2 minggu yang lalu. Keluhan terdapat striae keunguan pada abdomen
disertai dengan demam sumer-sumer, pasien.
mual, dan terkadang muntah berisi cairan
berwarna kuning disertai sisa makanan. Diagnosis yang paling mungkin dari
Pasien tampak pucat dan ikterik. Dari kondisi pasien di atas adalah…

pemeriksaa fisik didapatkan TD 90/60 a. Acromegaly
mmHg, nadi 120x/menit, frekuensi napas b. Pheocrositoma
24x/menit, dan Tax 37,80C. Konjungtiva c. Addison’s disease

d. Cushing syndrome 22x/menit, dan Tax 36,70C. Didapatkan
e. Sheehan syndrome nodul difusa pada perabaan tiroid, bruit
(+), dan tremor halus.
4. Seorang wanita berusia 75 tahun datang
ke Poliklinik RS dengan keluhan perut Pemeriksaan lanjutan apa yang sebaiknya
semakin membesar sejak 2 bulan yang disarankan pada pasien tersebut?
lalu. badan pasien sempat kuning sekitar 1 a. USG tiroid
bulan yang lalu dan saat ini semakin b. TSH, T3, dan T4 total
menguning disertai dengan bengkak pada c. Antibodi tiroperoksidase
kedua tungkai. Dari pemeriksaan fisik d. EKG
didapatkan TD 130/90 mmHg, nadi e. CT scan
90x/menit, Tax 37,30C, ditemukan eritema
palmaris, spider navi, undulasi (+), hepar 6. Seorang wanita berusia 35 tahun datang
sulit teraba, dan pitting edema (+). Hasil ke UGD RS dengan keluhan kencing sangat
pemeriksaan laboratorium adalah SGOT sedikit sejak 6 jam yang lalu. pasien
dan SGPT dalam batas normal, bilirubin memiliki riwayat mengonsumsi semur
indirek 5,3 mg/dL, bilirubin direk 3,2 jengkol pada 6 jam yang lalu dan 3 hari
mg/dL, peningkatan alkali fosfatase, yang lalu. Pemeriksaan fisik dalam batas
peningkatan ϒ-GT, albumin total 2,0 gr/dL. normal.

Apakah diagnosis dari pasien di atas? Diagnosa yang paling mungkin pada
a. Drug induce liver disease pasien di atas adalah …
b. Hepatoma a. CKD stage V
c. Sirosis hepatikum b. Pyelonephritis
d. Hepatitis c. Intoksikasi asam jengkolat
e. Kolesistitis d. Sindroma nefrotik
e. Sindroma nefritik
5. Seorang wanita berusia 30 tahun datang
ke praktek dokter umum dengan keluhan 7. Seorang pria berusia 45 tahun datang ke
sering berdebar-debar, keluar keringat Poliklinik RS dengan keluhan nyeri pada
dingin pada kedua telapak tangan, dan perut kanan atas sejak … hari yang lalu.
malam hari sulit tertidur. Dari Selain itu pasien mengeluhkan BAB-nya
pemeriksaan fisik didapatkn TD 120/80 cair dan berlendir. Pasien memiliki mata
mmHg, nadi 110x/menit, frekuensi napas pencaharian sebagai petani.

Viral load glikogenolisis e. Free T4. Seorang wanita berusia 17 tahun datang 9. . Parasit malaria c. Seorang pria berusia 30 tahun datang ke terasa lemas sejak 3 jam yang lalu. CD4 c. pasien latihan fisik. Darah lengkap d. Keluhan heteroanamnesa dengan ibu pasien. Virus zika d. dan GDA 50 cukup besar dan demam sumer-sumer. Pasien terdiagnosa menderita DM Dari pemeriksaan fisik ditemukan tipe I sejak beberapa tahun yang lalu. Iodin urin c. Kurangnya asupan glukosa c. F4 dan TSH 8. Entamoeba a. kandidiasis oral. Peningkatan glikogenesis dan d. dan TSH e. T3. HIV diagnosa? b. Seorang wanita berusa 30 tahun datang diantar oleh ibunya ke UGD RS dengan ke praktek dokter umum dengan keluhan penurunan kesadaran. Pasien rajin melakukan sudah mengonsumsi obat. T3 dan Free T4 e. Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke Poliklinik RS dengan keluhan badan 10. Peningkatan sekresi glucagon b. Apakah yang mungkin menyebabkan Pemeriksaan apakah yang diperlukan kondisi pasien saat itu? sebelumnya untuk memulai terapi? a. penyerta seperti penurunan berat badan diketahui bahwa pasien menderita DM dan berdebar-debar disangkal. Kultur darah e. mg/dL. Dari ada perbaikan. Anti-HIV b. Staphylococcus aureus b. Mikroorganisme apa yang mungkin Pemeriksaan penunjang apa yang dapat menyebabkan keluhan pasien tersebut? dilakukan untuk membantu menegakkan a. Dari ada benjolan di lehernya. Iodin serum d. Poliklinik RS dengan keluhan diare terus Sebelumnya pasien sempat melakukan menerus sejak 1 bulan yang lalu. nadi 110x/menit. Penurunan glukoneogenesis 11. Pasien juga mengeluhkan pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/70 adanya penurunan berat badan yang mmHg. namun tidak latihan fisik sejak 5 hari yang lalu. Peningkatan sekresi insulin a. tipe I dan rutin menggunakan insulin.

13. Abses hepar 30x/menit. Seorang pria berusia 45 tahun dibawa ke compos mentis. Hepatitis akut urin (+). tampak lemah. Sirosis hepatis pemeriksaan laboratorium didapatkan d. Dari c. Rendahnya kadar kalium 90/60 mmHg. c. frekuensi napas 20x/menit. Dari tersebut? pemeriksaan fisik didapatkan keadaan a. Peningkatan glukogenesis dan pernah ada riwayat sakit kuning glukogenolisis sebelumnya. Aktivitas yang berlebih penurunan berat badan sebanyak 8 kg b. Namun. Defisiensi insulin absolut mual sehingga nafsu makan menurun. Dari heteroanamnesa dengan Tax 37. dan bahwa pasien menderita DM dan tidak pembesaran lien dengan schuffner 2. d. Proteinuria adalah 53 mg/dL. kesadaran. dan tidak e. frekuensi napas 24x/menit.1 mmol/L. Peningkatan gluconeogenesis BAK berwarna seperti teh. d.. Hepatoma nadi 112x/menit. . sclera ikterik. a. Dari pemeriksaan fisik Diagnosis yang mungkin pada pasien didapatkan keadaan umum pasien tersebut adalah . Seorang pria berusia 32 tahun datan ke Faktor apakah yang memicu kejadian Poliklinik RS dengan keluhan kuning sejak tersebut? 3 bulan ini. selama 5 hari ini pasien rutin Apakah yang mungkin menyebabkan melakukan senam aerobic selama 2 jam penurunan kesadaran pada pasien berturut-turut setiap harinya. Kadar gula darah yang tinggi umum pasien tampak lemah. hepar teraba anak pasien didapatkan keterangan tepi tumpul dengan liver span = 9 cm. Ketonuria nadi 112x/menit. Selain itu didapatkan a. dan proteinuria (+). dan Tax 370C. nadi UGD RS oleh anaknya dengan penurunan 97x/menit. KAD pemeriksaan gula darah sewaktu pasien e. keton e. Pasien terkadang merasa c. Hepatitis kronis GDS 523 mg/dL. dan Tax 380C.20C. TD b. Dari pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum pasien 12. TD 140/70 mmHg. rutin mengonsumsi obat oral yang diberikan dokter. GCS 234. kalium 2. frekuensi napas b. Konsumsi glukosa yang tidak adekuat dalam 3 bulan. GCS 345. TD 90/60 mmHg.

Addison’s disease Pemeriksaan laboratorium menunjukkan c.000/ μL. Seorang pria berusia 40 tahun datang ke Diagnosis yang mungkin dari kasus di atas Puskesmas dengan keluhan nyeri pada adalah … seluruh badan. nadi Apakah diagnosis yang mungkin pada 68x/menit. retikulosit 20%. dan striae pada region abdomen.14. Pasien sudah c. Anemia defisiensi besi didapatkan TD 120/80 mmHg. Hiperkortisolisme pembesaran dengan shcuffner 3. Hiperkolesterolemia 140. mudah merasa lelah. frekuensi dataang ke Puskesmas dengan keluhan napas 21x/menit. Anemia megaloblastik beberapa bulan ini. dan Tax pasien di atas? 380C. Selain itu perut terasa nyeri dan pasien mengeluhkan mual. Anemia hemolitik menghilangkan gatal=gatal dan nyeri pada e.90C. Pada perabaan lien. dan a. frekuensi napas 20x/menit. Dari anamnesa diketahui pasien hari ini berpuasa dengan . d. demam. Kelainan metabolic Hb 5 gr/dL. b. MCV 123 fL. Anemia defisiensi besi mengonsumsi obat dan jamu untuk d. e.000/μL. Leukemia mudah lelah. Cushing’s syndrome dan MCH 28 fL. Puskesmas dengan keluhan BAK sedikit trombosit 248. Thalassemia sclera ikterik (-). leukosit 6000/μL. Anemia hemolitik dan Tax 36. trombosit d. nadi 86x/menit. nadi c. kencing. eritrosit 2. Dari pemeriksaan laboratorium 17. Seorang pria berusia 53 tahun datang ke Apakah diagnosis pasien di atas? praktek dokter umum dengan keluhan a. leukosit 5000/μL. Seorang perempuan berusia 26 tahun 140/90 mmHg. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 16. 15. Seorang pria berusia 30 tahun datang ke didapatkan Hb 7 gr/dL. Thalassemia kedua lututnya selama 6 bulan terakhir ini. e. didapatkan a. Anemia aplastik 92x/menit. dan MCHC 32 fL. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/60 mmHg. mudah lelah. laju napas 20x/menit. Anemia aplastic berat badan semakin meningkat selama b. konjungtiva anemis (+). hepar dan spleen tidak teraba. buffalo humb (+). dan badan terasa lemas. Dari pemeriksaan fisik b. MCV 84 fL.3 sejak pagi ini dan perut terasa sakit saat juta/μL.

Rheumatoid arthritis genu dextra tukang bersih-bersih/pasukan kuning. dan asam urat 11. Nyeri terutama dirasakan saat pasien menggerakkan Apakah diagnosa pasien tersebut? kakinya sehingga pasien kesulitan untuk a. nadi 80x/menit. Intoksikasi organofosfat sejak 3 bulan yang lalu. nadi mg/dL. Intoksikasi tiosulfat Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD e. TD 110/70 mmHg. didapatkan nyeri tekan di atas? (+). Pasien tampak 18. ikterik (-). b. Gout arthritis monosodium uric kondisi pasien di atas? . Osteoarthritis genu dextra c. Sehari-hari. 5 hari yang lalu. pasuen bekerja sebagai a.20C. Pemeriksaan 20. menu makan saat sahur dan buka adalah e.5°C. Seorang wanita berusia 40 tahun datang Keadaan apa yang memungkinkan ke UGD RS dengan keluhan nyeri hilang timbulnya keluhan pada pasien tersebut? timbul pada bagian perut sebelah kanan a. 19. Intoksikasi sianida atas. nadi 93x/menit. Osteoporosis genu joint dextra Apakah diagnosis yang mungkin dari d. Keluhan tersebut sudah dirasakan b. 80x/menit. frekuensi napas 22x/menit.1 mg/dL. laju napas 20x/menit. Intoksikasi karbonat suka mengonsumsi makanan berlemak. Koledokolithiasis pasien suka dan seringkali mengonsumsi c. dan Tax 37. Seorang pria berusia 35 tahun datang ke status lokalis pada lutut kanan pasien Puskesmas dengan keluhan demam sejak tampak lutut bengkak dan nyeri tekan (+). dan Tax 360C. frekuensi napas 25x/menit. Pancreatitis mmHg. b. Kolesistitis berjalan. Dari pemeriksaan fisik Dari pemeriksaan laboratorium diketahui didapatkan kondisi umum pasien compos kolesterol total 240 mg/dL. lutut sebelah kanan. Pasien diketahui c. Hiperkolesterolemia jengkol. Riwayat trauma disangkal. Kolelithiasis pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 e. Palpasi pada muskulus Apakah diagnosis yang mungkin dari kasus gastrocnomeus. Kolangitis soto Madura dan jarang berolahraga. Seorang pria berusia 43 tahun datang ke obesitas. Dari d. dan Tax 38. Intoksikasi asam jengkolat 120/80 mmHg. dan pemeriksaan Poliklinik RS dengan keluhan nyeri pada murphy sign (+). LDL 140 mentis. d.

Seorang perempuan berusia 55 tahun kemerahan. dengan volume setiap kali muntah sekitar 2 gelas Diagnosis yang tepat pada pasien ini aqua. dan eritrosit 2. Pada kulit dan wajah didapatkan kulit yang kering. Dari keluhan berat badan berlebih. leukosit 4500/μL. hanya b. . nadi d. Diet tinggi lemak fisik didapatkan TD 130/90 mmHg. kasar.50C. shifting dullnes (+). pasien sempat b. Diet rendah kalori tinggi protein berputar. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran compos mentis. e. datang ke praktek dokter umum dengan splenomegali (+). trombosit Sehari-hari. mual. didapatkan Hb bekerja di salah satu mal sebagai kasir. dan tampak membesar. Leptospira Sebelum muntah darah. Hasil pemeriksaan datang ke UGD sebuah RS dengan keluhan laboratorium: Hb 19. edema tungkai (+). Seorang pria berusia 45 tahun datang ke pasien tersebut? Polilinik RS dengan keluhan kepala pusing a. a. Seorang perempuan berusia 22 tahun konjungtiva anemis. sedangkan a. leukosit muntah darah sejak kemarin. Diet tinggi kalori sejak 1 tahun yang lalu. di siang hari makan makanan di Faktor penyebab muntah darah pada warung dekat tempat bekerja dengan pasien tersebut adalah … sayur dan lauk yang digoreng. pasien sarapan nasi uduk serta lauk yang digoreng.1juta/μL. Diet tinggi protein 90x/menit. Gastric ulcer depan kosnya. Pada pemeriksaan c. Pasien d. Malaria pernah mengalami keluhan yang sama 4 e. pasien pemeriksaan laboratorium.2 gr%. adalah …. c. Sirosis hepatis Apakah tatalaksana yang tepat untuk 23. Diet rendah kalori tinggi lemak dan Tax 37. 21. Pasien 20. frekuensi napas 22x/menit.000/μL.000/μL.000/μL. e. Tifoid mual. Mallory Weiss tear dari pedagang keliling yang lewat di d. Gastritis erosiva sore hari makan bakso atau makanan lain c. dan darah berwarna merah segar. Rupture varices esophagus malam hari pasien tidak makan. 7. dan 22. DF bulan yang lalu.7 gr/dL. DHF mengeluhkan perutnya terasa sebah. dan muka kemerahan b. dan trombosit 495. muntah darah sebanyak 2x sehari. menu makanan pasien yaitu: 120.

dan free T4 dengan ibu pasien. Vitamin D kedua tangan. konsistensi kenyal. nadi Diagnosa pasien pada kasus di atas adalah 72x/menit. Hiperglikemia cm dengan BB 80 kg. Antibiotik 120x/menit. Dari heteroanamnesa d. T3.50C. Kalsium dosis tinggi didapatkan TD 120/80 mmHg. USG selama 15 menit. Polisitemia vera Pemeriksaan penunjang apa yang perlu b. Harus sering berlari yang bergerak saat pasien menelan. … dan Tax 36. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/70 mmHg.35. CT scan leher 24. Hiperglikemia Hiperosmolar Stage 1 pemeriksaan rontgen genu D/S. Seorang wanita berusia 30 tahun datang ke Poliklinik RS dengan keluhan sering Tatalaksana apakah yang tepat pada kasus merasa berdebar-debar sejak 3 minggu di atas? yang lalu. 27. Dari pemeriksaan fisik b. . Penurunana BB dan Tax 37.60C. MRI ke UGD RS dengan penurunan kesadaran c. Teraba massa di leher e. Elevated thrombocyte pasien? a. Seorang wanita berusia 70 tahun datang tahun yang lalu dan sudah biasa ke Puskesmas dengan keluhan nyeri pada menggunakan insulin sendiri. dan nyeri tekan (-). beraktivitas. Seorang pria berusia 58 tahun dibawa istrinya ke UGD RS dengan penurunan kesadaran sejak setengah jam yang lalu. Pemeriksaan status b. a. Hiperglikemia Hiperosmlar Stage 2 didapatkan osteofit dengan penyempitan celah sendi pada genu dekstra. Leukemoid reaction dilakukan untuk menegakkan diagnosa c. Koma hiperglikemi lokalis pada kedua lutut pasien diketahui c. diketahui pasien telah terdiagnosa menderita DM tipe I sejak 3 26. disertai dengan gemetar pada a. Seorang laki-laki berusia 18 tahun dibawa b. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan yang dirasakan terutama saat pasien GDS 848 dan pH arteri 6. Pasien memiliki TB 150 a. Dari d. TSH. nadi c. 25. d. e. kedua lutut selama 2 minggu terakhir. frekuensi napas 22x/menit. Ketoasidosis diabetikum nyeri tekan (-) dan krepitasi (-). frekuensi napas 20x/menit.

Dari 29.000/mm3. 3 flakon atas? intravena a. ureum 205 mg/dL. Dari b. Kelenjar hipofisis Puskesmas. Seorang pria berusia 50 tahun datang ke c. Injeksi dekstrose 40%. disertai dengan muka merah dan terasa Pemeriksaan GDA = 40 mg/dL. e. 2 flakon intravena Apakah diagnosa yang tepat dari kasus di e. nadi 110x/menit. dan sangat lemas. TD 130/90 mmHg. Injeksi glucagon 1 mg intramuscular pemeriksaan laboratorium diketahui Hb c. dan AT intravena 495x106.80C. mudah lelah saat serangan berlangsung. asam urat 9 mg/dL. Kelenjar hipotalamus penurunan kesadaran. Injeksi dekstrose 40%. keringat dingin. Sebelumnya pasien sempat mengeluh pemeriksaan laboratorium ditemukan pada istrinya bahwa badannya terasa GDP = 110 mg/dL. dan Tax 36. untuk pasien tersebut? nadi 90x/menit.80C. gemetaran. dan Tax 36. pasien sempat meminum obatnya di rumah. Kelenjar pituitari glibenklamid dan metformin dari d. AL 15. Chronic Myeloma Leukemia b. Kelenjar adrenal kortex mendapatkan pengobatan rutin c. Dari . Essential thrombocytosis Puskesmas dengan keluhan mulut terasa d. Injeksi dekstrose 40%. Kelenjar tiroid sejak 5 tahun yang lalu dan sudah b. Dari heteroanamnesa diketahui sejak 3 hari Kelenjar manakah yang mungkin yang lalu pasien selalu merasa mual dan mengalami masalah pada kasus di atas? tidak mau makan. Sebelum mengalami e. d. frekuensi napas a. keluhan napas 26x/menit. terutama pada malam hari. Leukomoid reaction dan keluhan berkurang bila digunakan untuk makan yang banyak. Myelofibrosis tidak enak. 1 flakon 19. Seorang pria berusia 45 tahun datang ke pemeriksaan fisik didapatkan GCS 344. TD Puskesmas dengan keluhan kepala pusing 110/90 mmHg.7 gr/dL. Dari pemeriksaan fisik didapatkan Terapi farmakologis apakah yang tepat keadaan umum baik. laju berputar sejak 1 tahun yang lalu. Pasien menderita DM a. Polisitemia vera 28. dan dada terasa berdebar-debar. Injeksi glukagon 1 mg intravena 24x/menit.

laju napas diperlukan untuk kasus di atas? 23x/menit. Plasmodium knowlesi anterior didapatkan tonsil membesar. e. dan Tax b. kripte melebar. dan Apakah organisme yang mungkin neyri otot. Pada pemeriksaan hapusan darah c. Dari pemeriksaan fisik menyebabkan keluhan pasien tersebut? didapatkan TD 110/80 mmHg. Plasmodium vivax mengalami nyeri saat menelan dengan b. Clostridium parvum normal dan ditemukan titik-titik kasar e. Ancylostoma duodenale 88x/menit. EKG minggu yang lalu. selain itu pasien mengeluhkan mual. Dari anamnesis 33. Seorang pria berusia 40 tahun datang ke lebih lanjut didapatkan keterangan bahwa Poliklinik RS dengan keluhan demam pasien seringkali mengalami linu atau hilang timbul selama 2 minggu terakhir. Puskesmas dengan keluhan demam hilang dan Tax 370C. Laju Endap Darah . nyeri pada sendi tulang-tulangnya yang disertai dengan menggigil. Pasien baru berpindah-pindah. nadi a. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 Apakah pemeriksaan lanjutan yang mmHg. nadi 80x/menit. Pemeriksaan a. Seorang pria berusia 31 tahun datang ke b. Entamoeba coli 380C. Seorang pria berusia 25 tahun datang ke 88x/menit. frekuensi napas 18x/menit. Plasmodium ovale hiperemis. Darah rutin lendir dan darah. tidak rata. Seorang pria berusia 38 tahun datang ke Apakah kemungkinan penyebab penyakit praktek dokter umum dengan keluhan pada pasien tersebut? demam sejak 4 hari yang lalu dan sering a. dan didapatkan destritus. Diare disertai dengan d. 31. Pada pemeriksaan laringoskopi d. Plasmodium malariae ini. laju napas 20x/menit. nadi 32. Entamoeba hystolitica tepi didapatkan ukuran sel darah merah d. Plasmodium falciparum frekuensi lebih dari 3 kali dalam setahun c. dan Tax 380C. timbul sejak 5 hari yang lalu. ASTO Puskesmas dengan keluhan diare sejak 1 c. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/70 mmHg. Clostridium deficille pada sitoplasma (mauer’s dot). saja pulang dari perjalanan ke Papua.30. Rheumatoid factor merasa perutnya mulas. Selain itu pasien sering e. muntah.

terutama ke Poliklinik RS dengan keluhan bengkak makan makanan pedas. frekuensi Apakah diagnosis dari pasien tersebut? napas 20x/menit. a. hapusan darah tepi menunjukkan eritrosit menderita hepatitis sekitar 15 tahun yang tampak membesar dan schuffner dots (+). nadi 5 hari yang lalu.90C. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mmHg. dan Tax suka mengonsumsi sayur dan buah. nadi 80x/menit. dan Tax 370C. Malaria vivax shifting dullness (+). Hepatitis B ke Puskesmas dengan keluhan muntah c. c. nadi 84x/menit. Dari pemeriksaan pada gusi dan gusi mudah berdarah sejak fisik didapatkan TD 110/70 mmHg. Sintesis kolagen e. Seorang wanita berusia 25 tahun datang b. eritema palmaris (+). Sintesis serotonin Poliklinik RS dengan keluhan nyeri pada e. Malaria ovale dan pitting edema pada kedua tungkai (+). laju napas 20x/menit.70C. dan Tax 36. frekuensi napas Diagnosis pasien pada kasus di atas 20x/menit. Gastritis b. Will’s syndrome b. lalu. c. a. Hepatitis C berisi sisa makanan disertai dengan rasa d. Sintesis protein perut dan BAB berdarah sejak 1 minggu yang lalu. pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/75 mmHg. d. e. Seorang pria berusia 50 tahun datang ke d. Sintesis karnitin c. GERD Pada kasus defisiensi vitamin di atas. Didapatkan adalah … bengkak pada gusi. Malaria falciparum Ditemukan spider naevi (+) dengan b. Seorang laki-laki berusia 24 tahun datang dirasakan setelah pasien makan. Sirosis hepatis Pasien sudah merasakan keluhan tersebut sejak 1 tahun ini. Malaria malariae Apakah diagnosis dari pasien tersebut? a. Dari 36. Sebelumnya pasien pernah . Hepatitis A 34. Malaria knowlesi e. Ulkus gaster a. Keluhan biasanya 36. Ulkus duodenum proses apakah yang terganggu? d. pasien diketahui tidak 68x/menit. Hepatitis fulminant terbakar di dada atau nyeri di ulu hati. Sintesis noradrenalin 35.

dan nyeri (+). nadi 65x/menit. Limfadenitis TB Apakah tindakan selanjutnya yang harus 38. tidak atas? nyeri. TB d. di rumah frekuensi napas 20x/menit. untuk sementara waktu kemerahan. Didapatkan e. penurunan berat badan (-). Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ditemukan sel granuloma yang menyebar. Pemeriksaan e. dan osteofit (+). OA derajat 2 pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/70 c. OA derajat 3 mmHg. Pemeriksaan lokalis ulang dengan memberikan antibiotik didapatkan lutut kanan pasien bengkak. dan kehilangan berat badan b. dan BB 65 kg. Dari pemeriksaan fisik didapatkan ulang tanpa memberikan obat untuk TD 100/60 mmHg. a. Tiroiditis BTA SPS didapatkan hasil +/-/-. Limfoma maligna Setelah dilakukan pemeriksaan sputum d. e. Melakukan pemeriksaan sputum 150 cm. OA derajat 1 ). terutama saat b. banyak berkeringat pada a. . nadi 72x/menit. Melakukan tes tuberculin sendi lutut kanannya.70C. Seorang wanita berusia 56 tahun datang dilakukan oleh dokter tersebut? ke Poliklinik RS dengan keluhan nyeri di a. ke Poliklinik RS dengan keluhan batuk sudah 6 minggu tidak sembuh-sembuh. Seorang pria berusia 34 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan muncul Apakah diagnosis pasien pada kasus di benjolan di leher kanan dan kiri. demam (. Melakukan foto rontgen dada karena radiologi rontgen genu dekstra hasil pemeriksaan sputum tidak menunjukkan penyempitan celah sendi membantu penegakan diagnosa (+). laju napas d. Melakukan pemeriksaan sputum tangga. Langsung memulai pemberian dibuat berjalan. OA terinfeksi pembesaran kelanjar limfe dekstra dan sinistra dengan hasil haspusan darah tepi 39. OA derajat 4 20x/menit. dan Tax 36.90C. Dari b. dengan riwayat batuk (-). Limfoma Hodgkin malam hari. sclerosis (+). Pekerjaan pasien regimen OAT menyebabkan pasien seringkali naik turun c.37. Limfoma non Hodgkin sebanyak 10 kg dalam 3 bulan terakhir. c. Apakah diagnosis yang tepat dari kasus di Akhir-akhir ini pasien merasa demam atas? sumer-sumer. Tax 36.

Anemia aplastik ke praktek dokter umum dengan keluhan e. dan MCHC 32 fL. Absorbs obat tiroid akan menurun Apakah diagnosis pasien pada kasus di d. serta demam. namun saat ini lemas seluruh badan. Hepatitis pasien tampak melotot dan terdapat e. Nyeri akan meningkat bila pasien makan. Anemia defisiensi besi c. fisik didapatkan TD 140/90 mmHg. Seorang wanita berusia 45 tahun datang 80x/menit. frekuensi napas 18x/menit.0 gr/dL. Pankreatitis benjolan pada leher kanan pasien yang ikut bergerak saat pasien diminta 42. Seorang wanita berusia 37 tahun dibawa menelan. Metabolisme obat tiroid akan atas … meningkat a.10C. nadi Pasien biasa mengonsumsi obat anti nyeri . Absorbs obat tiroid akan meningkat c. dan liver span teraba 14 tiroid tersebut jika diberikan bersamaan cm. nadi b. berdebar-debar. Anemia pernisiosa nyeri pada ulu hati sejak 4 hari yang lalu. Kolelithiasis didapatkan TD 120/80 mmHg. frekuensi napas 20x/menit. Dari pemeriksaan daerah ulu hati sejak 2 minggu yang lalu.40. namun pasien mengalami penurunan Diagnosa pasien pada kasus di atas adalah berat badan sebanyak 3 kg dalam 2 … minggu terakhir. Murphy sign (+). Anemia hemolitik e. dan Tax ke UGD RS dengan keluhan dada sering 37. 60x/menit. Seorang pria berusia 60 tahun datang ke Selain itu pasien mengeluhkan mual. dan Tax 390C. b. 43. Dokter berencana untuk ke UGD RS dengan keluhan demam dan memberikan obat tiroid. a. Kolangitis dan Tax 36. c. UGD RS dengan keluhan nyeri pada muntah. Kolesistitis 70x/menit. Dokter mendapati mata d. Dari pemeriksaan pasien sedang mengonsumsi obat TB fisik didapatkan TD 100/65 mmHg. Dari pemeriksaan fisik a. Seorang wanita berusia 40 tahun datang d. Metabolism obat tiroid akan menurun b. laju napas 20x/menit. MCV 82 fL.50C. nadi rifampisin. Anemia megaloblastik 41. Bagaimana mekanisme kerja dari obat sclera ikterik (+). Konjungtiva tampak anemis. Pemeriksaan laboratorium dengan rifampisin? menunjukkan Hb 4. nafsu makan meningkat. Ekresi obat tiroid akan menurun MCH 27 fL.

d. makan dan meningkat beberapa jam setelah pasien makan. Demam berdarah dengue grade 4 pemeriksaan darah didapatkan Hb 9 gr/dL e. Plasmodium vivax (+). dan pilorus gaster akral hangat. antrum gaster dan Tax 380C. 44. Ditemukan ulkus dari corpus hingga dan muntah (-). Dari pemeriksaan endoskopi c. Seorang laki-laki berusia 18 tahun dibawa seharusnya ditemukan pada kondisi ke UGD RS dengan keluhan demam sejak pasien tersebut? 1 hari yang lalu. leukosit 9. Demam dengue . nadi c. dari pemeriksaan fisik a. nadi 100x/menit. yang dibelinya sendiri di apotek untuk dan pemeriksaan hapusan darah tepi mengurangi keluhan. Hasil d. frekuensi napas 22x/menit.2 juta/μL. mual e. Pasien baru saja melakukan Apakah diagnosis pada pasien tersebut? perjalanan bisnis ke Nusa Tenggara. Plasmodium ovale Temuan patologis lain apa lagi yang 45. Nyeri tekan epigastrium b. Ditemukan ulkus pada pilorus gaster dengan TD 120/80 mmHg. b. frekuensi napas 18x/menit. nyeri pada tengkuk dan kedua tungkai pasien. dan hematocrit 5 hari yang lalu. perdarahan pada gusi (-). Demam berdarah dengue grade 2 mmHg. Demam berdarah dengue grade 1 pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/70 b. ke UGD RS dengan keluhan demam sejak trombosit 80. nyeri abdomen (-).000/μL. Plasmodium falciparum edema (+).80C. Nyeri dirasakan ditemukan bentukan seperti cincin dan sedikit mereda sesaat setelah pasien pisang. Konjungtiva anemis (+). Dari pemeriksaan Apakah organisme penyebab kasus di fisik didapatkan TD 110/75 mmHg. frekuensi napas c. dan Tax 390C. Plasmodium malariae dan Tax 36. Ditemukan ulkus dari corpus hingga tampak darah keluar dari hidung kanan antrum gaster pasien. Ditemukan ulkus dari fundus hingga 80x/menit. demam disertai dengan 40%. Ditemukan ulkus pada antrum gaster didapatkan keadaan umum pasien baik.000/μL. e. Dari a. Plasmodium knowlesi ditemukan mukosa hiperemi (+) dan d. a. Demam berdarah dengue grade 3 22x/menit. nadi atas? 85x/menit. Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 14 mg/dL. Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa eritrosit 4.

c. Injeksi kortikosteroid pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb c. Leukemia granulositik kronis Pada data tercantum keterangan HbsAg d. dan Tax 37. HCV (-).000/μL. Nyeri ulu hati sudah e.50C. a.7 mg/dL. Dari pemeriksaan timbul. Dari 90x/menit. hilang timbul. Dari b. trombosit 67. berisi sisa makanan. Seorang pria berusia 46 tahun dibawa ke Apakah maksud dari hasil pemeriksaan UGD RS dengan keluhan muntah dan BAB laboratorium pasien di atas? berdarah sejak 1 hari yang lalu. diberikan untuk pasien? eritema (+) pada kedua pipi yang a. Hepatitis B kronis eksaserbasi akut Keluhan diawali dengan nyeri mendadak d.3 gr/dL. Injeksi difenhidramine 65 mg/dL. frekuensi napas 20x/menit. dan terdapat penurunan BB fisik didapatkan TD 80/60 mmHg. c. dan e. Muntah a. Injeksi dexamethasone 10. pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/60 Tax 360C. Seorang wanita berusia 35 tahun datang 46. setelah minum obat pereda demam yang nyeri pada beberapa sendi yang hilang dibeli sendiri di apotek. ureum e. Limfoma Hodgkin (+). biasanya muncul beberapa . SLE laboratorium dengan tujuan skrining. Seorang pria berusia 35 tahun datang ke ke Poliklinik RS dengan keluhan badan UGD RS dengan keluhan sesak napas terasa lemas sejak 2 minggu yang lalu. Hepatitis B akut sekitar ½ gelas akua. dan akral dingin. frekuensi napas 30x/menit. 47. Sarkoidosis ALT 25 u/L. Hepatitis C akut dirasakan pasien sejak 1 tahun yang lalu. 48. ITP Pasien melakukan pemeriksaan b. 49. Sudah pernah vaksin hepatitis B pada ulu hati. leukosit d. mmHg. Injeksi adrenalin 8. nadi 64x/menit. Seorang wanita berusia 25 tahun datang Apakah diagnosis yang tepat dari kasus di ke tempat praktek dokter umum dengan atas? membawa hasil pemeriksaan darahnya. eritrosit 4. AST 20 u/L. Injeksi atropine menyerupai bentuk kupu-kupu. anti-Hbs (+).000/μL.5 juta/μL. ditemukan Apakah terapi awal yang sebaiknya petekie (+) pada kedua ekstremitas atas. Hepatitis B kronis sebanyak 2x dalam sehari dengan volume b. nadi sebanyak 5 kg dalam 2 minggu ini. dan kreatinin 1.

perut tidak 1 minggu yang lalu dan semakin kembung. Hepatoma 110x/menit teraba lemah dan tidak teratur. Syok hemorrhagic karena pecahnya 13. leukosit ulkus peptikum 14.20C. kanker lambung e. laju napas 24x/menit. Syok hemorrhagic karena pecahnya merah dan nyeri tekan pada betis (+). Tampak mata a. laju napas 20x/menit. bising usus meningkat. nyeri tekan abdomen Poliklinik RS dengan keluhan demam sejak (-).5 gr/dL. Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang b. Dari pemeriksaan fisik d. Metronidazole 2x500 mg mmHg. Syok hemorrhagic karena perdarahan spiral. Dari tidak ditemukan tanda gagal hati. nadi 75x/menit. dan Tax 38. demam sejak 3 hari yang lalu. nadi e. tampak spider 52.80C. muntah. Kloramfenikol 4x500 mg muntah sejak 2 bulan yang lalu. Sirosis hepatis didapatkan TD 90/60 mmHg. Dari varices esofagus pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb b. Akral dingin. Pada a.000/μL. defans muscular (-). jam setelah makan. dan Tax 36. pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/70 mmHg. frekuensi napas Apakah diagnosis pasien di atas? 20x/menit. nadi 78x/menit. Syok hemorrhagic karena perdarahan Pemeriksaan hapusan darah tepi varices fundus lambung akut ditemukan mikroorganisme berbentuk d.80C. Trimetropin 2x160 mg pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/80 e. Ciprofloxacin 2x500 mg ke Poliklinik RS dengan keluhan mual c. dan trombosit 470. dan meningkat sejak 2 hari ini. Seorang pria berusia 40 tahun datang ke 37. Seorang wanita berusia 20 tahun datang nevi (+) pada abdomen dan shifting ke praktek dokter umum dengan keluhan dullness (+). Gastritis pemeriksaan fisik didapatkan lidah kotor b. Esophagitis .000/μL. dan Tax 51. Syok hemorrhagic karena perdarahan Apakah terpai yang tepat untuk pasien vascular malformation tersebut? a. c. Doksisilin 2x100 mg 50. c. Hepatitis dan nyeri tekan abdomen (+). demam disertai dengan mual. dari d. konstipasi. Apakah diagnosis pada pasien tersebut? dan seluruh badan terasa lemas. eritrosit 5 juta/μL.

Widal test dan minum 5-6 gelas kopi per hari.000/μL. Melakukan general check-up Tax 370C. Kultur feses cepat saji. leukosit 11. sclera e. Pada eritrosit 3. Kultur darah sibuk dan seringkali makan makanan d. Insulin dan antibiotic oral Cells c.000/μL. Lingkungan tempat tinggal 80x/menit.5 juta/μL. tampak ada bagian yang menghitam seperti membusuk pada kaki pasien. Seorang wanita berusia 40 tahun datang lien schuffner III. Resusitasi dengan cairan koloid c. Perilaku hidup ikterik. nadi c. Lingkungan kerja didapatkan TD 110/70 mmHg. Saat (+). Memberikan asam deoksiriboksilat a. Coomb test oleh pasien ditusuk dengan jarum. Berolahraga rutin 1 hari yang lalu. Memberikan transfusi Packed Red Terapi apa yang tepat diberikan untuk Cells pasien tersebut? d. benjolan pada kaki kanannya. Terapi apakah yang harus diberikan untuk Pasien terdiagnosa menderita DM sejak 3 pasien tersebut? tahun yang lalu dengan GDS saat ini 287 a. awalnya benjolan seperti bisul. pembesaran 55. Seorang pria berusia 45 tahun datang ke dapat membantu penegakkan diagnosis? tempat praktek dokter umum dengan a. Kultur urin Pasien bekerja sebagai manager yang c. frekuensi napas 20x/menit. d. Resusitasi dengan cairan kristaloid mg/dL. teraba pembesaran hepar hingga 2 jari di bawah arkus costae. Pada pemeriksaan fisik b. kemudian dan trombosit 118. b. Memberikan transfusi Whole Blood b. e. Pembedahan pada ekstremitas dan antibiotic oral d. Seorang perempuan berusia 18 tahun Apakah yang harus dirubah dari pasien dibawa oleh orang tuanya ke UGD RS tersebut? dengan keluhan badan terasa lemas sejak a. Pada pemeriksaan ke Poliklinik RS dengan keluhan terdapat penunjang didapatkan Hb 8 gr/dL. konjungtiva anemis. Darah rutin keluhan kaku pada bahu dan lehernya. Insulin dan anti diabetes oral e. b. Anti diabetes oral kombinasi 2 obat . 53. merokok 4-5 bungkus per hari. Apakah pemeriksaan baku emas yang 54. ini.

Hasil pemeriksaan yang akan hilang jika pasien meminum laboratorium menunjukkan LDL 176 obat pereda nyeri yang dibeli di apotek. Esophagitis 59. HDL 45 mg/mL. Anti diabetes oral dan antibotik oral 58. Ulkus esophagus a. dan nyeri sendi rutin berobat. keluhan tersebut disertai dengan miokard sejak 3 bulan yang lalu dan tidak rambut rontok. kolesterol toatal 267 mg/mL. Nicotinic acid d. Fibrat e. Osteoarthritis b. e. terbangun pada malam hari karena batuk Pasien suka mengonsumsi kopi sejak 5 kering tanpa henti. Ulkus peptikum d. SLE pada pasien tersebut? c. Rheumatoid arthritis Terapi apakah yang sebaiknya diberikan b. Stridor esophagus b. Apakah diagnosis dari pasien tersebut? a. Gout arthritis a. Statin d. Seorang wanita berusia 30 tahun datang ke Poliklinik RS dengan keluhan dada ke praktek dokter umum dengan keluhan terasa panas dan menjalar ke mulut terasa asam saat malam hari sejak tenggorokan selama 1 minggu ini. Seorang pria berusia 60 tahun datang ke e. Dyspepsia datang ke praktek dokter umum dengan keluhan sesak napas dan terdapat ruam 57. mg/mL. dan trigliserida 153 mg/mL. Seorang perempuan berusia 25 tahun e. NERD Apakah diagnosis pasien pada kasus di b. Barret esofagus c. Apakah diagnosis pada pasien tersebut? a. Asam lemak omega 3 UGD RS karena merasa mudah lelah sejak . GERD d. GERD atas? c. mengeluhkan rasa terbakar pada dada yang terasa lebih kuat setelah makan. Selain itu pasien tahun yang lalu. stomatitis. Gastritis e. Seorang pria berusia 63 tahun datang ke kemerahan pada pipi sejak 2 minggu yang Poliklinik RS dengan riwayat infark lalu. Sindroma Sjogren c. Seorang wanita berusia 30 tahun datang 56. Keluhan 1 minggu yang lalu. Kolesteramin 60. Terkadang pasien disertai dengan sering bersendawa.

Terapi yang sebaiknya diberikan pada Apakah diagnose pasien pada kasus di pasien tersebut adalah … atas? a. Tetrasiklin b. Amoxicillin a. Dari pemeriksaan fisik control hipertensinya. leukosit meningkat. Pasien bekerja sebagai petani 62. Metronidazole normal . Ascaris lumbricoides b. 3 hari yang lalu. Dari pemeriksaan meningkat. TD pasien saat ini didapatkan konjungtiva anemis dan adalah 160/90 mmHg. riwayat DM dan gagal ginjal. ACEI c. Hiperkolesterolemia c. Pasien memiliki pemeriksaan Hb 7. nadi kali pasien mengalami diare. ACTH dan kortisol normal. Diuretic e. Enterobius vermicularis a. Pasien tidak peroneal dan demam. Chusing syndrome hiperkortisol. Seorang pria berusia 59 tahun datang ke Poliklinik RS dengan keluhan tidak dapat 63. dengan pemeriksaan kreatinin = 3 mg/dL. Beta blocker 61.0 gr/dL. Hiperaldosteronism b. Selain itu 70x/menit. Selain itu pasien e. dan laboratorium didapatkan peningkatan bakteri (+++). Trichuris trichiura d. eritrosit makanan yang asin. Cotrimoxazole c. selain itu Poliklinik RS dengan keluhan sering mual pasien mengeluhkan nyeri daerah sejak 1 minggu ini. Seorang pria berusia 30 tahun datang ke BAK sejak 4 hari yang lalu. frekuensi napas 18x/menit. CCB d. Apakah penyebab keluhan pasien tersebut? Apakah terapi yang tepat untuk hipertensi a. Hasil pemeriksaan urinalisis menurun dan lebih suka mengonsumsi sebagai berikut: warna keruh. Artesunat mengeluhkan nyeri pada kepala dan sendi-sendi. Dari pemeriksaan mengeluhkan muntah. pasien merasakan nafsu makannya dan Tax 380C. Trichinella spiralis c. acth d. namun beberapa fisik didapatkan TD 110/70 mmHg. Necator americanus pasien tersebut? b. ARB e. Seorang pria berusia 45 tahun datang ke dan tidak pernah menggunakan alas kaki tempat praktek dokter umum untuk saat bekerja.

penurunan sekresi glukagon dengan keluhan penglihatan kabur d. 66. sekitar 2 Untuk menegakkan penyebab kelainan ini minggu yang lalu pasien sempat terkena diperlukan pemeriksaan serologi apa? infeksi kulit karena gigitan serangga di a. Pemeriksaan oftalmologis didapatkan tisol visus ODS 5/60. Pada pemeriksaan fisik didapatkan c. Keluhan disertai serin e. penurunan sekresi insulin b. Sebelumnya. dan Tax 370C. peningkatan sekresi insulin 65. Pielonefritis mmHg. Segmen anterior ODS didapatkan bilik 64. RR d. Wanita usia 30 tahun pingsan saat upacara karena tidak sempat sarapan. Hepatitis salep. GGK pemeriksaan abdomen didapatkan pembesaran hati. didapatkan gambaran cotton wool spot. hiperkor. c. Keluhan ini disertai mata bengkak dan kencingnya keruh. IgA nephropathy dan GDA 60 mg/dl. ke UGD RS dengan keluhan sesak napas sariawan. b. Berat badannya turun riwayat kencing manis sejak 10 tahun . Trachoma 23x/menit. Seorang pria berusia 35 tahun datang c. peningkatan sekresi kortisol dikedua matanya. nadi 100x/menit. sering batuk. Glomerulonefritis post Streptococcal Infection Apa reaksi fisiologis tubuh terhadap d. Sindrom Nefrotik kondisi tersebut? e. Addison disease sebanyak 5 kg selama 5 bulan ini. RR 20x/menit. pasien mempunyai memberat. berair. pinhole tidak maju. Anak laki-laki usia 12 tahun dibawa oleh mata depan yang keruh. Hiperkalisuria a. sinekia neneknya ke Puskesmas dengan keluhan anterior (+). e. HIV leher dan dagu. dan pusing yang semakin sejak 2 hari yang lalu. penurunan sekresi kortisol silau. kemudian diobati dengan b. Rubella TD 150/90 mmHg. dan kadang terasa pegal. dan pada funduskopi sesak nafas sejak 1 minggu yang lalu. nadi 100x/menit. d. Apa diagnosis penyakit pada pasien ini? Pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/60 a. Pasien juga mengeluhkan sejak 5 bulan ini 67. Seorang wanita berusia 60 tahun datang badannya terasa lemas. Pada e. dangkal. Cushing disease hiper ACTH.

Hipertiroid minum obat. dari pemeriksaan adanya benjolan di leher depan. d.TSH. T4. Antibodi c. BB 85 kg.5 juta/μL. Hasil pemeriksaan analisis gas mental. FT4 a.T4. Asidosis metabolic AMA-ATA d. Anak pasien trombosit 210. Dari pemeriksaan fisik d. Tirotoksikosis normal. yang lalu dan tidak rutin control serta c. frekuensi napas 30x/menit. memiliki keluhan yang sama. TD 150/90. T3. T3.4 gr/dL. Tiroiditis penunjang didapatkan T4 dalam batas b. Asidosis metabolic dan respiratorik e.20. 68.T4. disertai rasa penuh di leher. striae (+). TSH. Keadaan umum lemah. Dari pemeriksaan didapatkan benjolan di leher Apa diagnosis yang tepat? dengan nodul sikatrik. Grave’s disease didapatkan TD 110/65 mmHg. TSH. PaO2 88 mmHg.50C. T3. Seorang wanita datang dengan keluhan dan Tax 36. Antibodi Trab b. leukosit 15. PaCO2 30 mmHg.000/μL. terdapat folikel limfoid dominan c. dan GDS 480 berperawakan pendek dan retardasi mg/dL.TSH Keadaan apakah yang dialami oleh pasien b. Krisis adrenal Apakah diagnosis yang paling mungkin dari kasus ini? 71. Addison disease dalam folikel tiroid.T4. TD . T3. tetangga di lingkungan tinggal pasien eritrosit 4. Karsinoma keluhan demam 4 hari disertai mual dan b. Alkalosis respiratorik d. darah: pH 7. Dari pemeriksaan a. buffalo menelan sejak 1 tahun yang lalu. dan HCO3 18 mmol/L. Laki-laki 17 tahun datang ke IGD dengan a.000/μL. Wanita berusia 38 tahun datang ke Riwayat konsumsi jamu-jamuan. T4. Cushing syndrome e. 69. Antibodi TRab. T3. Perempuan 55 tahun datang dengan keluhan BAB hitam dam nyeri perut atas. PF: TB poliklinik RS dengan keluhan sulit 150 cm. Tiroiditis Hashimoto nyeri otot.TSH. Asidosis metabolic terkompensasi 70. Pemeriksaan apa yang dibutuhkan? a. TRH saat ini? c. TRH. Keluhan hump (+). Banyak laboratorium didapatkan Hb 10. nadi 70x/menit. Alkalosis metabolic e.

Injeksi furosemide a. B9 Apa indikasi tatalaksana farmakoterapi? e. Hemodialisa cito 4. Kadar asam urat Apa penyebab anemia pada pasien ini? 75. Injeksi natrium bikarbonat Apa diagnosis yang tepat? d. b.000. Kekurangan vit. BMI >30 b. e. B2 150 cm BB 80 kg. Pemberian oksigen b.8. Ureum 215. tidak ikterus. Pasien perempuan 20 tahun mengeluh perabaan. Lab kolesterol total 175. badan lemas 1 bulan ini. Keluhan tersebut deisertai d. DHF Grade 1 c. Kekurangan vit. Anti C-Peptide tidak memakan daging sesuai anjuran b. leuko 6.500. B6 d. mcv d. DHF Grade 4 hari. Kreatinin 7. Kultur darah 101. Kekurangan vit. B1 keluhan ingin BB turun.9. Riwayat e. C 19-9 dokter. Pasien laki-laki 20 tahun keluhan mual c. B12 a. Perempuan 28 tahun.000. Kekurangan vit. mch 30. Demam Dengue e. leukosit a. trombo 225. Peritoneal dialisa cito c. dan trombosit 95. 120/80 N 80 RR 28 Tax 39. c. Wanita 63 tahun mengeluhkan jari-jari d. Terdapat kemerahan dan hangat pada 72. . TTV normal.000. Nyeri dirasakan berjam-jam. Konjungtiva pucat. Lab Hb 12. mchc 33. DHF Grade 2 74. Dislipidemi dengan napas cepat dan dalam. Selama 4 bualn pasien a. BMI >27 + risiko kardiovaskular 73. DHF Grade 3 tangan terasa kaku dan nyeri saat pagi e. TB b. Dari pemeriksaan fisik didapatkan ptechiae di Apa tatalaksana yang tepat? kedua volar lengan. Kekurangan vit. Diabetes Melitus dan muntah.9. c. Pasien riwayat tertembak di perutnya dan telah Apa pemeriksaan penunjang dari kasus di menjalani operasi duodeno-kolostomi 4 atas? bulan yang lalu. Asto Hb 8. datang dengan a. Sindrom Metabolik sebelumnya ISPA 1 minggu yang lalu.

2. 2 hari. Pemeriksaan fisik TD 110/80mmHg. Perempuan 15 tahun mengeluh muncul bercak merah pada wajah bertambah . Leukimia ke IGD oleh keluargnya karena mengalami d.000.000. eosinofil 3%. c. Hiperbilirubinuria neutrofil batang 11% neutrofil segmen b. Perut sakit. Abses hepar 80. laboratorium didapatkan GDS 750 mg/dL. Hipobilirubin indirek d. tidak bisa BAK selama 12 RR 22 x/m. Saat ini sedang melakukan kemoterapi. Tax 39oC. 100x/menit. Pasien laki-laki berusia 53 tahun dibawa c.8. kulit gatal. Suhu 38. Agranolosis b. Tidak didapatkan jam. RR 20x/menit. Hepatomegali (+) Konjungtivitas suffucacy (+) Nyeri otot (+) di ekstremitas. SGOT 200. hepatomegali. SGPT kelenjar getah bening leher dan axila.76. Keluhan demam didapatkan TD 140/90 mmHg. Hct 36. Demam typhoid e. Pekerjaan pengemis N : napas berbau keton. BAK seperti teh. Rr : 24. eritrosit 4 juta. Bilitubin Total 10.4. Pasien memiliki e. Pasien laki-laki 45 tahun. mual muntah. Apa diagnosis pasien tersebut? a. Aplastik penurunan kesadaran. Hasil lab Hb 12. Ikterik (+). Perempuan 35 tahun ke IGD dikeluhan 78. tax 36. limfosit 200. Bilirubin Direk 8. Perempuan 31 tahun datang dengan demam hilang timbul selama 1 minggu. hiperglikemi a. Limfoma riwayat DM sejak 5 tahun dan tidak rutin minum obat. HR 104x/m. Hiperbilirubin indirek a. Hitung pasien tersebut? jenis leukosit basofil 1%.4. BAB seperti Pemeriksaan ditemukan pembesaran dempul. Dari pemeriksaan fisik 77. Kelainan apa yang menyebabkan keluhan leukosit 3. dan monosit 100. Dari pemeriksaan 80x/menit. Krisis adrenal d. 233. Krisis tiroid b. Hipobilirubin direk 20%.3 C. Leptospirosis c. HR dan Bilirubin Indirek 1. Hiperbilirubin direk Apa diagnosis pasien tersebut? e.8. Ketoasidosis diabetikum Apa diagnosis yang paling tepat? b. a. keluhan kuning pada mata. Hiperosmolar non ketotik c. trombosit 120. Hepatitis e. Sarkolisis 79. Demam berdarah d.

SLE e. Polisitemia d. Demam Berdarah Dengue 84. Pasien juga sering mengeluh dilakukan? nyeri sendi pada jari-jari tangnnya. Hemofilia B d. GDA 38. a. DVT 83. Tinggi kalori b. Pasien 38 tahun datang dengan keluhan e. Malar Apa tes yang paling tepat untuk rash (+). Tn. N 110. Pasien 82. Peningkatan sekresi insulin b. a. P166 antigen HIV Apa diagnosis pasien tersebut? c. pasien juga mengeluhkan insulin dengan dosis sama selama 8 bulan. Tinggi lemak a. Limfoma periksa untuk berkonsultasi diet. Yopi melakukan cek di Apa yang menyebabkan keluhan ini? Poli VCT. P24 antigen HIV a. TD 110/80. Leukimia lemas dan somnolen setelah melakukan latihan fisik di pusat kebugaran. Pada 67 kg. TB 160 cm. Malam pada tangan dan kaki. ITP d. Tinggi serat rendah kalori b. ITP d. Peningkatan sekresi glukagon .000. Antigen HIV b. pemeriksaan fisik tampak purpura dan ekimosis pada extremitas atas dan bawah. ELISA test c. melakukan hubungan seks berganti-ganti pasangan (+). menerus lebih dari 2 minggu. PCR test b. Sehari- hari makan 3x. Hemofilia A e. berat saat terkena sinar matahari. Apa diet yang cocok? Hasil pemeriksaan lab trombosit 36. tidak pernah tidak makan hanya makan gorengan. sering sariawan yang tidak kunjung Dalam 5 hari berturut-turut pasien rutin sembuh. a. A 25 tahun. A mengaku sering muncul kemerahan lauk. Siang nasi sayur dan lauk. Pagi nasi uduk dengan 81. pasien juga sering demam terus melakukan olahraga. Riwayat Suhu RR normal. Ny. Rendah protein c. BB mengalami perdarahan. Nn. Tinggi protein Apa diagnosis yang tepat? c. Yopi mengeluhkan sering diare lebih dengan DM tipe 1 dalam pengobatan dari 3 minggu. pegawai swasta datang e. Tn.

Setelah itu pasien mual muntah nafsu makan menurun tp Pemeriksaan penunjang radiologi yang obat ttp rutin diminum. Stroke non hemoragic 85. malaria Malariae b. PTU 3x200 mg e. Malaria falciparum a. Hiperglikemi d. Laki-laki 55 tahun tinggal di pedalaman Keluhan disertai penurunan berat badan. Penurunan sekresi insulin c. Peningkatan glukonegenesis a. Metimazol 1x20 mg 88. PTU 1x100 mg c. frekuensi nafas 24 kali/menit. Endoskopi tersebut? d. Usg abdomen . Dari sulit tidur pada malam hari. OMD Apakah yang terjadi pada pasien c. darah pasien tinggi. demam sejak 2 minggu yang lalu. Malaria ovale d. denyut nadi 92 kali/menit. Pemeriksaan fisik eritrosit berbentuk ringworm. Kelugan juga disertai mual dan anaknya karena lemas dan keringat muntah. Peningkatan glukolisis b. dan badan pemeriksaan darah tepi didapatkan terasa panas. Pasien perempuan 50th datang diantar yang lalu. BNO b. Vital sign : TD diperlukan untuk menegakkan diagnosis 110/70 nadi 90x suhu 37. Ketoasidosis d. Wanita usia 20 tahun. Diagnosis agen penyebab? a.Sejak 3 hari ditemukan nyeri tekan pada regio yll ditambah guanid 3x500mg karena gula epigastrium. dot's dan lebih besar dari ukuran normal. Seorang laki-laki berusia 58 tahun datang e. Malaria vivax Apa tatalaksana yang tepat? b. Pada pemeriksaan fisik dgn pengobatan glibenclamid. c. Malaria lupa c. Hiperglikemi hyperosmolar ke puskesmas dengan keluhan dada berdebar-debar sejak 2 minggu yang lalu. hutan papua. keluhan dirasakan membaik dingin. mengeluh meriang dan peningkatan nafsu makan. schuffner didapatkan tekanan darah 110/80mmHg. sering emosi. Metimazol 1x30 mg e. a. datang ke klinik RS dengan keluhan nyeri uluhati sejak 3 hari 86. temperatur 36. Pasien riwayat DM sejak 5 tahun sesudah makan. 87.3oC. PTU 2x50 mg d. Hipoglikemi e.

disertai nyeri peri umbilical dan 90. edema. dokter dengan keluhan demam sejak 1 RR 24x/mnt. Suhu 36. Hari 1 demam c. metformin d.pemeriksaan fisik minggu yang lalu. Perempuan 24 tahun mengeluhkan d. Paracetamol adalah? d. glibenclamide a. Minggu II demam e. Untuk penegakkan diagnosis dengan gold Terapi pertama? standar sebaiknya specimen diambil pada a. GDA 278. Keluhan ini disertai nyeri saat beraktivas. Minggu I demam e. nyeri kemerahan. nadi 110x/mnt. nyeri e. glyburide b. 23 thn datang ke praktek Pemeriksaan fisik TD 120/70. cushing disease 92. Esophagografi jari kaki kiri bengkak sejak 3hari yang lalu. nyeri saat digerakkan (+). Pada kaki muncul bercak tekan (+). e. Pemeriksaan laboratorium darah Nafsu makan berkurang dan penurunan didapatkan kadar asam urat 12. suhu Apakah pengobatan untuk penyakit 39. lidah kotor. hiperpigmentasI. N 84x/mnt.5C. Pasien baru ketahuan DM pertama kali. Pasien laki2. berat badan. Allopurinol dan ACTH meningkat. Kolkisin Pemeriksaan penunjang kortisol rendah b. mual. teraba hangat.3. Addison disease kepala. Asam mefenamat b. RR 20x/mnt. Probenesid a. Diagnosisnya c. muntah. Krisis adrenal demam 5 hari. suhu 38 derajat. Pada pemeriksaan fisik tensi 80/60. Pipi bengkak dan muncul ertitema. Pem fisik td normal. Minggu III demam 91. 89. Cushing syndrome c. Badan terasa lemas. Shock sepsis e. metipropamide hari ke : b. Hari III demam d. Demam disertai mual ditemukan sendi metatarsophalangeal dan muntah. insulin c. diatas? a. Seorang laki-laki 45 tahun datang ke praktik dokter umum dengan keluhan ibu .

dilakukan transfusi. Gangguan ginjal 96. a. Perempuan 49 tahun datang ke poli kepala berkeringat dan berdebar-debar. Epinefrin Terdapat benjolan di leher. t 36 Terapi yang diberikan? derajat. Steroid b. e. tulang jari-jari tangan. Ca 19-9 b. Diagnosis c. menonjol. Mata pasien dan merasa panas. Antihistamin pasien adalah… d. Wanita. Hiperparatiroid 97. rr 24x/menit.93. Terapi DM dengan odis yang tidak d. pasien merasa gelisah. Antikoagulan b. Dan 8 bulan dengan pengobatan pemeriksaan Rontgen : dekalsifikasi insulin dengan dosis yang sama. GDS 50. Laki 28 tahun dtg dibawa keluarganya ke IGD dengan keluhan lemas disertai nyeri 95. Pasien 94. TTV dbn. Eksoftalmus. Pemeriksaan laboratorium yang sesuai Faktor risiko yang menimbulkan gejala adalah : klinis tersebut adalah…. Cushing syndrome Muntah terkadang berwarna coklat . Hipoparatiroid muntah-muntah sejak 2 hari yang laly. Dari tahun. Skin prick test c. dengan keluhan nyeri pada jari-jari tangan Awalnya pasien mengaku latihan fisik diseertai rasa kaku terutama pada pagi selama 2 jam di Gym. Interferon a. Hipotiroid c. perempuan 40 thn dtg dengan keluhan d.Beberapa saat setelah Disertai berkeringat dingin dan BB transfusi muncul kemerahan pada kulit menurun walaupun makan banyak. 20 tahun datang ke UGD karena kecelakaan kendaraan bermotor. hari. PIVKA II d. TD 150/90 n 130x/menit. Perempuan 30 th dating dengan keluhan kehilangan banyak darah sehingga dada berdebar debar sejak 1 minggu. Ekstresi insulin e. Anti CCP a. Hipertiroid e. Usia b. Dari pemeriksaan : bengkak pada Pasien punya dm tipe 1 sejak usia 12 sendi jari tangan dan ROM menurun. 5 hari terakhir. ASTO sesuai e. Aktivitas fisik’ c. a.

Pemeriksaan gisik: . Pemeriksaan darah ditenukan kencing manis. Sindrom cushing a. Pasien memiliki riwayat DM Pasien sudah minum obat maag namun sejak 10 tahun lalu dan tidak rutin tidak berkurang. Pasien sudah mengalami meminum obat. Apa diagnosis pada pasien tersebut? Diagnosis? a. Kolitis ulseratif erosif d. leukemia mielositik kronik 101. RR leukosit dan didapatkan seluruh seri 20x/menit. tersebut adalah … a. irritable bowel diseease e. tukak gaster c.000 tro merasa cemas karena ibunya menderita 798. Wanita 48th datang dengan keluhan 98. Hb 8.Keluhan keluhan yg sama 6 bulan lalu. Sindrom ovarial polikistik e. Radang akut submukosa dengan ulkus e. kehitaman bercampur makanan.9 leu 115. Pasien badan lemah. dari 100 120/80 mmhg. Gangguan puasa glukosa c.Dari anamnesis pasien endoskopi eritem dan edema. leukemia mieloblastik akut b.Vital sign dbn. Sindrom metabolik b. Hasil makan. Radang akut submukosa dengan c. pemeriksaan Diagnose yang mungkin pada kasus fisik nyeri tekan epigastrium (+). TD ditemukan 2 mieloblas …. Pasien usia 65 th datang ke poli keluhan tidak kunjung sembuh di kakinya sejak 1 nyeri ulu hati sejak 2 minggu yg lalu. 250. Laki-laki 50th dengan keluhan luka yang 99. Nadi 80x/menit. GERD d. basophil. Gangguan toleransi glukosa d. Laboratorium: GDS 200. lingkar perut 96cm. GDP granulosit dan neutrophil. bulan lalu. leukemia mielositik akut c. Radang akut mukosa dengan erosif Diagnosa? b. Trigliserida 300. leukemia mieloblastik kronik e. irritable bowel syndrome 100. eosinophil. Radang akut mukosa dengan ulkus a. Pemeriksaan fisik: BB anemia mikrositik nromokrom dan 90kg. mengkonsumsi obat penghilang rasa nyeri pada lutut. Radang kronik mukosa dengan erosif b. leukemia mielomonoblastik akut d. TB 164cm.000. namun juga disertai nyeri ulu hati setelah minum obat maag berkurang. wanita 37 tahun datang dengan keluhan badan lemas sejak 2 hari lalu.

Tes romberg 104. Defisiensi fe jempol kaki kanan. dengan pedis dextra. didapatkan ulkus diabetikum di dorsum GDS 845 mg/dL. Hemodilusi menjelang pagi. 50tahun datang dengan keluhan e. 103. Anemia defisiensi folat memakai insulin suntik sendiri..3 . 1tahun terakhir sering a. Wanita 29tahun datang ke RS dengan keluhan mudah lelah dan lesu sejak Terapi non farmakologi yang sesuai 1bulan ini. Diet rendah purin batuk kronis berulang. HHS tipe II c. Tes ankle-brachial indeks d. kasar di pasar. Anemia defisiensi besi yang lalu. ur: 128.. Dari b. Nyeri dirasa hilang timbul. hiperemi. ketonemia. Hasil lab d. TD 160/120. hb 8. pH arteri 6.. Diet rendah protein menurun. dan feritin meningkat. Tes bragard kaki bengkak. Laki2. Ketoasidosis metabolik a. Menurunnya proses eritropoeotin terutama saat malam hari atau b.. Hemo konsentrasi didapatkan edema pada persendian d. 105. Pemeriksaan apakah yang dibutuhkan Diagnosa pasien adalah .6. Wanita 40 tahun mengeluh nyeri pada 9600. cr: 4. Tes laseque d. Pemeriksaan fisik c. Saat ini Apakah penyebab dari anemia? didapatkan nyeri pada lutut kanan a..Riwayat penderita diabetes b. nadi 26x/menit. Anemia megaloblastik melitus sejak 3 tahun yang lalu dan c. Pasien merupakan buruh adalah . serum besi d. Koma diabetikum kaki? b. dan nyeri tekan. MCV=70. Diet renda garam pemeriksaan lab didapatkan hasil c. HHS tipe I b. jari jari kaki sejak 1 bulan yang lalu. Diet rendah Lemak Hb=10. Tes trendelenburg c. Hasil asam urat 8. MCHC=20. untuk menilai fungsi vaskular perifer a. Anemia aplastik . leukosit 102. Laki-laki 18 tahun dibawa ke IGD karena Apakah diagnosis pasien tersebut? penurunan kesadaran sejak 15 menit a.35.

Pipis Diare seperti air cucian beras. Pasien laki2 18 th mengeluh diare 6 hari. Trauma -. Vibrio cholera a. DL+Tubex d. DL+widal pada pasien ini? b. 1 dokter umum karena merasa berat jari di samping prosesus xyphoideus. Diare tidak berlendir dan ampas. siang hari pasien memilih 106. Wanita usia 20 tahun datang ke praktek hepar 1 jari di bawah arcus costae D . DL+DDR a. Clostridium jejuni c. Dilakukan uji osmolalitas dan osmolaritas urin n plasma. Diet rendah kalori tinggi serat d. Setiap hari Lobus hepar mana yang membesar ? . Sore hari atas yang ditekan tidak hilang. sering pipis. 109. Wanita 24tahun datang dengan demam makan di dekat kantor dengan nasi 2hari. Glukosuria +. 39C. Palpasi hepar didapatkan hasil batas 108. nadi 68. badannya berlebih. Perempuan. DL+NS1 b. GDS 85mg/dl. Terdapat bintik merah di lengan putih dan lauk yang digoreng.vriwayat keluarga -. gram batang negatif. Pasien bekerja sebagai kasir di sebuah mall. Td wrna pucat dan tidak :120/80 n 100x/menit rr 19×/mnt tax berwarna. Diet tinggi protein e.coli 110. Mikroorganisme penyebab adalah … a. e. Diet rendah lemak c. Diet rendah kalori rendah garam 107. pasien ini didapatkan TB : 160cm dan BB : 67kg. DMT 2 c. Dm insipidus likely sindrome e. Diet tinggi karbohidrat e. 19 tahun. Pada 24. E. Shigella disentri b. Pada pasien jarang makan nasi dan lebih pemeriksaan tanda vital tensi 100/70. DM insipidus d. DL+IgM c. Pemeriksaan yang dianjurkan dilaksanakan pada pasien ini adalah … Bagaimana tatalaksana gizi yang sesuai a. Anemia hemolitik pasien sarapan nasi uduk dengan lauk gorengan. Vibrio hemolitikus Kemungkinan dx? b. Pemeriksaan feses ditemukan PF dbn. rr senang memakan bakso/ pempek.

5. b. batas tidak Vena kolateral dan splenomegali. Tes Ana d.000. nyeri bila ditekan. td : 110/70 n:90 rr: 22 tax: 36. membengkak. hematokrit 2. Hasil pemfis ikterik tidak ada. . Abses hepar a. nyeri sendi e. lutut dan paha. Hipoalbuminemia c. Hiperbilirubinemia e.000. nodul subkutan kecil di jari. Kultur darah 111. trombosit 135. 34 th datang ke poli IPD karena Ttv dalam batas normal. Hepatitis 3. Hb 9. Sirosis c. Dari ektremitas. Terdapat spider nevi dan ginekomastia. Trombositopenia mulai dari pergelangan kaki. sebelah kanan dan kiri. indirect: a.8. Leukopenia 112. bercak kemerahan pada cairan kental berwarna hijau.7. 1 buah. Keluhan disertai batuk dengan grade 3. Laki2 usia 57 th datang ke poliklinik dgn kanan bawah sejak 1 mgg yg lalu. Kanker hepatoseluler Apakah penyebab asites pada pasien? d.000. SGOT: 28. jantung keluhan benjolan di leher sebelah kanan terdengar bunyi bising holosistolik dan kiri. undulasi. Laki laki 27 tahun mengeluh nyeri perut 113. leukosit Adanya eritema pulmaris dan edema 15. trombosit 595000. Hasil lab: Hb: 9. Leukosit: 7.2 albumin 2. lunak dan tidak terdapat nyeri tekan. a. 114. Nyeri menelan sejak 2 minggu. Perempuan 18th mengeluh badan d. Asto c. Ekg b. Lobus dekstra dan sinistra e. pemfis ditemukan benjolan leher makula eritema di telapak kaki kiri. hipokondrium kanan kenyal. perut keluhan perut membesar sejak 3 Bln yll. tegas. Lobus caudatus c. Anemia hangat sudah sejak 1 bulan. kulit BAK spt teh sejak 1 Bln yll. teraba masa di bagian didapatkan shifting dullnes. Lobus kuadratus d.8.8% . Reumatoid factor e. Apa diagnosis anda ? SGPT: 30 Bilirubin direct: 5. Wanita. ditemukan lakukan untuk diagnosis? persebaran sel sel mononuklear. Lobus sinistra b. periorbital. Dari Pemeriksaan penunjang yang kalian hasil aspirasi jarum halus. Lobus dekstra a. Kolelitiasis b.

Limfoma non hodgkin nadi 88x/menit. 116. Diagnosis yang tepat adalah … 117. Glibenclamid dan insuline seperti mengantuk. 115. d. Glibenklamid dan metformin 119. Anemia normokrom normositer Pemeriksaan ttv dalam batas normal. Amodiaquin didapatkan HCT 27%. dan kolesterol total Apa pengobatan yang paling tepat untuk pasien? 118. GDS dan kolesterol total tersisa. Amoxicillin dibawah batas normal. Laki laki 43 thn mengeluhkan nyeri pada Pemeriksaan yang dibutuhkan untuk sendi sendi kecil sejak 3 hari yang lalu. usia 60 tahun. Anemi hipokrom mikrositer : 80 kg tb : 160 cm. GDP dan TG demam namun sejak pasien meminum b. penegakan diagnosis? Awalnya pasien mengeluhkan lemas. Limfadenokarsinoma Riwayat DM dan HT disangkal. Etambutol normal. Methotrexate 242. Limfoma Hodgkin pasien menderita DM. B. Ibu d. Dari pemeriksaan darah c. Limadenitis spesifik keluhan badan terasa mudah lelah dan b. Anemia normokrom makrositer d. Wanita 35 tahun datang dengan a. GDS dan asam urat e. c. GDS. Glibenklamid dan acarborse Istri pasien mengatakan pasien terlihat d. gdp : 140 gd2pp 324. e.GDP dan asam urat obat flu hanya nyeri sendinya yang c. namun masih bisa . Bb b. c. datang b. Limfadenitis non spesifik lemas setelah makan sejak 1 minggu. trombosit d. Seorang wanita 45 thn datang dengan Jenis anemia apakah yang diderita keluhan utama luka kaki tidak kunjung pasien ini? sembuh sdh 3 minggu terkhir. Seorang laki-laki. dengan MCV dan MCH e. Pasien berusia 35 tahun. Glibenklamid dan glitazone ke IGD dengan penurunan kesadaran. Ciprofloxacin bulan ini.000. RR 20x/menit. Tanda vital dalam batas b. a. a. asam urat. lemas sejak 3 a. Tensi 160/90. Anemia hipokrom makrositer Pengobatan kombinasi apa yg tepat? a. c.

Cholesistitis 121. Wanita 50 tahun. d. kenyal.2/4. Abses hepar d. Anemia demam naik turun.8. Leukosit 7000. Pemeriksaan fisik compos e. didapatkan eritema palmar. Hasil laboratorium: Pemeriksaan lab apa yang diperlukan? Hb 9. Suhu 380c. Hepatitis akut b. menggigil dan berkeringat.000. Pasien memiliki riwayat penyakit hati. Kanker hepatoseluler e. c. Konjungtiva anemis. Hasil laboratorium: Hb 9. 57 tahun. edema pretibial bilateral.5. didapatkan sklera ikterik. Trombositopenia mentis. waktu. caput medusae di vena kolateral. Hipoalbuminemia 1 minggu yang lalu. Leukopenia malam hari. namun memberat di d. gynecomastia. datang ke IGD dengan keluhan perut membesar sejak 1 bulan lalu. rata. Bilirubin b. Sirosis hepatis c. spider navy. Laki-laki. Pemeriksaan ekstremitas abdomen. dibawa arcus costae dan prosesu xiphoideus. RR 40x/menit. Hiperbilirubinemia dengan keluhan nyeri perut kanan sejak b. mengenali orang. Albumin 2. Serum laktat (lupa). Nyeri disertai c. demam disertai berbatas tegas. SGOT/SGPT 28/30. datang ke IGD a. fetor hepatikum. dan tempat. demam sejak 2 abdomen kanan.5. dan nyeri bila ditekan. tidak minggu yang lalu. Pemeriksaan abdomen Pemeriksaan fisik ditemukan bau nafas didapatkan shifting dullness. Hapusan darah pada Diagnosis apa yang paling mungkin? gambar berikut a. Elektrolit Apa penyebab edema pada pasien ini? 120. 27 tahun. Trombosit 595.900. nadi 80x/menit. Serum amonia direk/indirek 5. undulasi. Laki-laki. Trombosit a. Pemeriksaan abdomen teraba massa di 122. Pemeriksaan fisik . hepar teraba 1 jari Leukosit 15. Serum alkali fosfatase Globulin (lupa).

Ciprofloxacin c. Seorang laki-laki 46 tahun mengeluh jika pipis sakit. Wanita berusia 30 tahun datang ke kaku di persendian. dirasakan saat pasien makan udang. Pemeriksaan lab mg/dl. artesunan+ amodiakuin e. 124. prick test b. Pemeriksaan awal yang tepat untuk Tatalaksana yang tepat adalah … pasien tersebut adalah . Tuan Koko. 2 minggu sebelumnya pasien sakit tenggorokan dan diobati dengan mengalami batuk.. Penicilin prokain pasien adalah … b. Hal ini Bersin-bersin disertai ingus berwarna mengganggu aktivitasnya. Terapi yang tepat diberikan untuk a. VAS 4/10. Amodiakuin b. Hasil CPC positif. mengeluh urin dikit. Diagnosisnya ? Pengobatan yang sesuai … a. Meloxicam a. Wanita usia 39 tahun dating ke dokter di Puskesmas dengan keluhan nyeri dan 123. Nyeri dan kaku dokter dengan keluhan bersin-bersin dirasakan terutama pagi hari dan yang dirasakan sejak 1 minggu yang lalu.9 batas normal. Codein e. Nyeri dirasakan sejak 3 hari hanya keluar dikit saja semenjak 2 dan sering berpindah-pindah ke sendi minggu lalu. didapatkan peningkatan titer ASTO. kadar eosinophil d. artesunat+ade + primakuin 125. sitokin e. Tramadol d. a. Methilprednisolon c. Cr : 7. Artemisin a. bening. Bersin juga arthritis pada persendian jari tangan. Sebelumnya pasien pernah kecil. IgE 126. merasa tidak tuntas dan nyeri sendi. bertahan sampai 1 jam. 46 thn. Etambutol d.. pilek dan nyeri membeli obat herbal di warung . kina + doksisiklin c. AKI . Dari tenggorokan. RAST c. klindamsin + amodiakuin d. Paracetamol b. Bersin dirasakan saat pasien Dari hasil pemeriksaan didapatkan pergi ke took sebelah. kina + Tetrasiklin + primakuin e. Tensi Nadi Tax RR dalam pemeriksaan Ur : 215 mg/dl.

Glomerulonefritis kronik pasca infeksi Streptococcus 127. b. Glomerulonefritis akut d. CKD c. Glomerulonefritis kronik e. .

Regurgitasi aorta captopril.70C. frekuensi napas 22x/menit. Bisoprolol pemeriksaan fisik didapatkan TD 140/90 d. c. Spironolakton 80x/menit. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/80 mmHg.80C. Regurgitasi mitral sedang menaiki tangga. Asetazolamid seperti DM (-). thoraks: rhonki (-). Pemeriksaan leher: JVP 5+2. Isosorbid (+) pada kedua ekstremitas. Seorang pria berusia 50 tahun dibawa ke wheezing (-). abdomen: pembesaran liver UGD RS dengan penurunan kesadaran. Hidroklorotiazid didapatkan TD 130/80 mmHg. Dari pemeriksaan fisik a. shifting dullness (+). Dari c. nadi 2. Stenosis mitral menghilang saat pasien istirahat. kemudian nyeri c. Ibuprofen atau posisi setengah duduk. Stenosis aorta mempunyai riwayat HT dan rutin minum e. Seorang pria berusia 35 tahun datang ke Obat apakah yang tepat untuk terapi UGD RS dengan keluhan sesak napas sejak edema pasien? 5 jam yang lalu. nadi 90x/menit. Regurgitasi trikuspid lalu. Riwayat penyakit kronis d.ILMU PENYAKIT DALAM serta ekstrimitas: pitting edema (+) pada kedua ekstrimitas. frekuensi napas e. 4. Awalnya nyeri dirasakan saat pasien b. Seorang wanita berusia 35 tahun datang Apa yang mendasari keluhan pasien ke Puskesmas dengan keluhan nyeri dada tersebut? sebelah kiri hilang timbul sejak 6 jam yang a. HT (-). Seorang wanita berusia 50 tahun datang 84x/menit. sering lelah saat aktivitas harian disertai sesak napas sejak 3 bulan yang lalu. frekuensi napas 18x/menit. span menjadi 15 cm. KARDIO 1. Pasien mempunyai riwayat serangan . Pasien d. Furosemide 26x/menit. nadi b. 3. Asam asetilsistein mmHg. Clopidogrel lebih nyaman jika tidur dengan 2-3 bantal b. Selain Terapi apakah yang sesuai untuk pasien itu pasien mengeluh tidak bisa tidur pada pada kasus tersebut? malam hari karena sesaknya dan merasa a. dan pitting edema e. ke Poliklinik RS dengan keluhan merasa dan Tax 36. Furosemide 0 dan Tax 36 C. dan Tax 36.

Seorang pria berusia 48 tahun dibawa ke Riwayat hipertensi (+). frekuensi napas 20x/menit. Seorang pria berusia 48 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan nyeri dada Apa diagnosis yang paling mungkin dari seperti ditindih oleh benda berat sejak 1 kasus di atas? jam yang lalu. NSTEMI dan Tax 370C. III. dan aVF. d. a. Stable angina pectoris II. SGPT 24 u/L. 7. Syok kardiogenik didapatkan TD 170/100 mmHg. c. bawah sejak 5 jam yang lalu. frekuensi napas 24x/menit. Infark miokard akut anterior sesak napas sejak 2 hari yang lalu dan b. jantung dan menderita HT namun tidak tidak disertai dengan demam dan batuk. nadi yang menjalar ke lengan kiri dan rahang 80x/menit. 6.40C. RJPO Dari pemeriksaan EKG didapatkan b. Pasien nyaman jika tidur dengan 2 bantal dan sering terbangun karena sesak. rutin control. nadi 112x/menit teraba frekuensi 240x/menit. Tax 36. Pasien mengaku c. dan akral dingin. dan CKMB 45 IU/L. Kardioversi 5. dari pemeriksaan fisik a. Dari pemeriksaan UGD RS dengan keluhan nyeri dada kiri fisik didapatkan TD 180/120 mmHg. Unstable angina pectoris didapatkan gambaran ST elevasi pada lead e. lemah. Dari pemeriksaan EKG d. nadi b. Infark miokard akut luas terutama bila berjalan lebih dari 10 e. Injeksi epinefrin d. Hasil Tatalaksana awal yang harus diberikan pemeriksaan laboratorium adalah SGOT pada pasien tersebut adalah … 65 u/L. Injeksi amiodaron gambaran sebagai berikut: c. Defibrilasi e. Infark miokard akut anteroseptal meter. Seorang pria berusia 43 tahun datang ke Apakah diagnosis pada pasien tersebut? praktek dokter umum dengan keluhan a. frekuensi napas 20x/menit. Infark miokard akut lateral semakin memberat. Keluhan . Dari pemeriksaan EKG Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD didapatkan gambaran gigi gergaji dengan 80/50 mmHg. Infark miokard akut inferior sering sesak napas sejak 1 tahun terakhir. STEMI 90x/menit.

Darah rutin digunakan untuk beristirahat. dan Tax 36. e. Dobutamin sejak 5 tahun yang lalu. dada bagian kiri seperti tertindih benda berat yang tembus hingga ke punggung dan menjalar ke rahang kiri sejak 1 bulan yang lalu. pasien b. e. Palpasi denyut apeks paru sempat mengeluhkan nyeri pada dada kiri c. Pemeriksaan rontgen 100x/menit teraba lemah. Seorang pria berusia 65 tahun datang ke Poliklinik RS dengan keluhan nyeri dada Apakah pemeriksaan penunjang yang sebelah kiri yang menjalar ke lengan kiri tepat untuk kasus di atas? sejak 2 minggu terakhir. Biasanya nyeri muncul saat sebaiknya diberikan pada pasien dari beraktivitas dan menghilang saat kasus di atas? beristirahat. Rontgen thoraks pitting edema (+) pada kedua ekstrimitas. Sebelu tidak sadarkan diri. Palpasi dada lalu. Tax 36. Dari pemeriksaan fisik d. 10. CT scan dirasakan hilang timbul yang membaik jika b. Pengukuran tekanan darah ulang dan sesak napas. Defibrilasi fisik didapatkan TD 130/80 mmHg. frekuensi napas 35x/menit. Enzim jantung Pemeriksaan apakah yang yang tepat 9. Dari 8. Kardioversi jantung 5 menit. Lama serangan nyeri sekitar a. nadi e. nadi d. Amiodaron Tax 370C.20C. Nyeri dirasakan hilang timbul dan intensitas meningkat sekitar 1 minggu Penatalaksanaan awal apakah yang terakhir ini. frekuensi napas 20x/menit. Keluhan a. Dari c. Seorang wanita berusia 50 tahun datang pemeriksaan EKG didapatkan gambaran ke Polliklinik RS dengan keluhan nyeri sebagai berikut. Pasien mempunyai riwayat DM b.70C. dan pada pemeriksaan thoraks terdengar S1 S2 reguler. Dari pemeriksaan c. EKG latihan pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/70 . Pemeriksaan nadi didapatkan TD 80/40 mmHg. terdapat peningkatan JVP dan d. Seorang pria berusia 40 tahun dibawa dilakukan untuk menegakkan diagnosis oleh keluarganya ke UGD RS dengan pada pasien tersebut? penurunan kesadaran sejak 2 jam yang a. Epinefrin 86x/menit.

b. Atrial flutter didapatkan murmur (-). EKG ulang pemeriksaan EKG didapatkan hasil sebagai berikut. Pasien memiliki TB 165 cm dan BB 85 kg. mmHg. Ventricular fibrilasi . dan kencing manis. Seorang pria berusia 38 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan sesak napas mendadak setelah beraktivitas. frekuensi napas 26x/menit. nadi 150x/menit. Gagal jantung kronis terkompensasi e. Supraventricular takikardi (-). Sebelumnya pasien yang sebaiknya dilakukan? pernah mengalami keluhan yang sama a. CK-MB sekitar 3 bulan yang lalu. Echocardiography 27x/menit. nadi 90x/menit. nadi atas? 85x/menit. sesak napas. Miokard infark kronik 12. Ventricular takikardi jantung diastolic derajat II. frekuensi napas Apakah diagnosis yang mungkin pasien 20x/menit. Atrial fibrilasi dan Tax 36. Sindroma coroner akut c. e.80C. a. Pasien tidak mempunyai riwayat penyakit hipertensi. suara c. 11. dan Tax 370C. Dari e. frekuensi napas d. gallop (-). Dari pada kasus di atas? pemeriksaan EKG didapatkan hasil sebagai a. Seorang wanita berusia 70 tahun dibawa ke UGD RS oleh keluarganya dengan keluhan dada terasa berdebar-debar sejak Pemeriksaan penunjang lanjutan apakah 4 jam yang lalu.70C. Dari b. EKG treadmill mmHg. dan Tax 36. Akut miokard infark berikut. Dari pemeriksaan tanda vital Apakah diagnosis pasien pada kasus di didapatkan TD 130/90 mmHg. Foto thoraks pemeriksaan fisik didapatkan TD 160/90 c. Dari pemeriksaan thoraks b. dan wheezing d. Sindroma pulmonal akut d.

Seorang pria berusia 56 tahun dibawa ke Tax 36. Seorang wanita berusia 46 tahun dibawa Terapi apa yang tepat diberikan untuk ke UGD RS dengan keluhan nyeri dada pasien pada kasus di atas? sebelah kiri sejak 1 hari yang lalu. Dari c. Cor pulmonale 90/60 mmHg. debar dan cepat lelah sejak 1 hari yang dan Tax 370C. frekuensi napas 22x/menit. lalu. Furosemide Pasien mempunyai riwayat hipertensi dan e. frekuensi b. 14. lalu.13. Angina pectoris napas 30x/menit. dan Tax 370C. Ibuprofen didapatkan TD 80/palpasi mmHg. Clopidogrel penurunan kesadaran. Sebelum terjadi a. Dobutamin dirasakan saat sedang menaiki tangga dan c. Sindroma koroner akut didapatkan ronkhi basah pada kedua e. pasien sempat b. Hidrochlorothiazid rutin control serta mengonsumsi captopril. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 170/90 mmHg. Asam asetilsalisilat Keluhan disertai dengan mual muntah dan d. nadi 116x/menit. c. dan akral teraba dingin basah. 15. nadi 100x/menit. Seorang pria berusia 50 tahun dibawa ke Apakah terapi yang tepat untuk pasien UGD RS dengan penurunan kesadaran pada kasus di atas? sejak 1 jam yang lalu. Nyeri a. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD a. Pasien memiliki Apakah diagnosis pasien pada kasus di riwayat HT dan DM sejak 10 tahun yang atas? lalu. Seorang pria berusia 50 tahun dibawa ke didapatkan TD 130/80 mmHg. nadi UGD RS dengan keluhan dada berdebar- 82x/menit. d. frekuensi napas 40x/menit. . Dari pemeriksaan fisik e. Bisoprolol mengeluhkan nyeri dada selama 30 menit. UGD RS dengan keluhan sesak napas dan Dari pemeriksaan laboratorium dada berdebar-debar sejak 1 minggu yang didapatakan peningkatan kadar troponin. Syok kardiogenik pemeriksaan foto polos thoraks d. Emboli jantung basal paru dan JVP 5+4 cm H2O. nadi 112x/menit. Antihipertensi berangsur membaik dengan istirahat. Dari pemeriksaan fisik 16. Dopamine hilang timbul dengan serangan pertama b. Hidrochlorothiazid keringat dingin. Keluhan disertai dengan bengkak pada kedua tungkai.20C.

Multifocal atrial takikardi e. nadi tidak teraba. gambaran sebagai berikut. RBBB tahun yang lalu dan tidak rutin kontrol. 17. Defibrilasi d.20C. Atrial fibrilasi b. Resusitasi Jantung Paru 19.. Ventricular takikardi d. Dari heteroanamnesa didapatkan keterangan bahwa pasien menderita HT sejak 10 tahun yang lalu dan tidak rutin kontrol. dan Tax Penatalaksanaan awal yang tepat 36. Kardioversi c. Injeksi epinefrin e. Dari atas? heteroanamnesa didapatkan keterangan a. Dari pemeriksaan EKG didapatkan diberikan untuk pasien tersebut adalah . Seorang pria berusia 50 tahun dibawa ke UGD RS oleh keluarganya dengan keluhan . dan Tax 360C. dan Tax e. AV blok derajat 2 150/70 mmHg. AV blok derajat 1 Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD d. a. Atrial flutter c. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 150/70 mmHg. nadi tidak teraba. a. Vagal maneuver b. Dari pemeriksaan EKG didapatkan gambaran sebagai berikut. SVT 36. Apakah diagnosis yang paling mungkin Dari pemeriksaan EKG didapatkan dari kasus di atas? gambaran sebagai berikut. Seorang pria berusia 55 tahun dibawa ke UGD RS oleh keluarganya dengan penurunan kesadaran.20C. c. Seorang pria berusia 55 tahun dibawa ke UGD RS oleh keluarganya dengan Apakah diagnosis pasien pada kasus di penurunan kesadaran. LBBB bahwa pasien menderita HT sejak 10 b. frekuensi napas 20x/menit. Ventricular fibrilasi 18.

AV blok derajat I UGD RS dengan keluhan nyeri dada yang b. Atrial fibrilasi didapatkan gambaran sebagai berikut b. bicara. AV blok derajat II tipe 2 kanan. Total AV blok muntah. d. IMA letak anteroseptal . III. IMA letak inferior 170/90 mmHg. Seorang pria berusia 55 tahun dibawa ke a. AV blok derajat III terus berkeringat dingin dan mual e. merupakan dari kasus di atas? penderita DM yang tidak terkontrol sejak a. AV blok derajat II tipe 1 menjalar hingga ke rahang dan leher c. 21. Sesak napas dirasakan hilang timbul disertai dengan badan terasa lemas dan beberapa kali pasien mengalami pingsan. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 150/70 mmHg. Diagnosis pasien tersebut adalah … dan Tax 36. Seorang pria berusia 52 tahun dibawa ke UGD RS dengan keluhan sesak napas sejak 2 minggu yang lalu. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD c. Dari pemeriksaan EKG sebelah kiri secara mendadak disertai didapatkan gambaran ST elevasi pada lead bibir mencong ke kanan dan gangguan II. IMA letak anterior lalu.40C. IMA letak anterior ekstensif frekuensi napas 20x/menit. mual. Pasien Apakah diagnosis yang paling mungkin memiliki riwayat stroke 2 kali. dan Tax 360C. Keluhan tersebut diertai dengan d. dan aVF. Atrial takikardi d. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mmHg. dan muntah. dari pemeriksan EKG a. frekuensi napas 26x/menit. Seorang pria berusia 53 tahun dibawa ke 90x/menit. nadi 22. IMA letak lateral Dari pemeriksaan EKG didapatkan gambaran sebagai berikut. Keluhan tidak disertai dengan nyeri kepala. nadi 112x/menit. Multifocal atrial takikardi e. dada berdebar-debar sejak 3 jam yang b. frekuensi napas 25x/menit. nadi 75x/menit. Atrial flutter c. e. UGD RS dengan keluhan kelemahan tubuh 0 dan Tax 37 C. Ventricular fibrilasi Apakah diagnosis pasien pada kasus di atas? 20.

Diagnosis pada pasien tersebut adalah . yang tidak terkontrol dan dalam 1 bulan terakhir pasien didiagnosis dengan Apa kemungkinan etiologinya? serangan jantung. 10 tahun yang lalu. Riwayat HT tidak terkontrol. Riwayat HT sejak 1 tahun yang lalu. nadi 70x/menit. T 37. Wanita usia 37 tahun datang ke RS TD 220/110. b. 23.2. BB: 80 kg. Deep vein thrombosis perokok aktif selama 25 tahun.. e.. N 120. Emboli arteri 140/90 mmHg. Emboli TB: 155 cm. Thrombophlebitis pemeriksaan fisik didapatkan GCS 456. Ventrikular fibrilasi d. tidak teratur minum obat. Hipoksia didapatkan TD 160/90 mmHg. Ventrikular takikardi 25. dan murmur memberat. Deep vein thrombosis a. Tensi 150/100 mmHg dan kolesterol 294 g/dL. Thrombophlebitis superficialis b. Pasien memiliki riwayat DM sistolik di apeks derajat III. dan Tax 370C. Pada dengan keluhan nyeri pada kaki kiri sejak pemeriksaan fisik ditemukan ictus cordis 1 minggu yang lalu dan semakin di ICS V linea axilla sinistra. Gangguan elektrolit Diagnosis pasien tersebut adalah … a. frekuensi e. Laki laki 54 tahun datang dibawa e. Pada pemeriksaan fisik a. dan seorang mantan b. Pemeriksaan fisik pada kaki c. Hipoglikemi kiri pasien. Dari c. AV fistule . Tromboangiitis c. TD d. Klaudikasio intermitten atas adalah … b. Atherosklerosis napas 20x/menit. Atrial flutter c. Gangguna metabolik nadi tidak teraba. Wanita usia 50 tahun mengeluhkan nyeri dialakukan pemeriksaan EKG dengan hasil pada telapak kaki saat berjalan dan nyeri sebagai berikut berkurang saat istirahat. ST elevasi anterior keluarganya dengan penurunan kesadaran. Dari pemeriksaan GDA = 190 mg/dL. permukaan kulit dingin dan d. Kemudian 24. Atrial fibrilasi d. Bacaan hasil pemeriksaan EKG pasien di a. RR 26.

c. Aldosteron agonis Apa diagnosisnya? 27. Pasien juga menyangkal adanya mengkonsumsi alkohol dan pasien Golongan obat antihipertensi apa yg memiliki riwayat hipertensi sejak 10 pasien gunakan? tahun. diminum jika ada keluhan sakit kepala saja. d. supraventrikular aritmia Apa tatalaksana obat anti HT yang tepat? 29. CCB RR 32 x/menit. b. Isolated right heart failure III. Pasien wanita 38 tahun nyeri dada sejak 3 a. terdiagnosis HT. Gallop (+) c. CKMB 30. Angiotensin reseptor blocker .26. keluhan jantung berdebar sejak 6 jam batas jantung di ics 6 linea midclavicula yang lalu diikuti dengan nyeri dada dan sinistra. TD 160/90. Pasien kontrol TD. takikardia atrial Riwayat DM dan gagal ginjal. Myoglobin Pasien biasanya minum obat diltiazem 3 x e. Ekstremitas : edema tungkai. b. edema pada kaki dan d. PPOK Apa pemeriksaan yang paling tepat? a. Alfa bloker hepatomegali. Seorang wanita datang dengan keluhan b. Troponin I sebelumnya memiliki riwayat hipertensi. AVF. HR 118x/menit. c. Congestive heart failure hari bertambah berat dengan aktivitas TD b. supraventrikular takikardia d. ACE inhibitor ronki basah di basal. keringat dingin. e. pasien c. Laki usia 45th dating dengan keluhan sesak a. pada pemeriksaan didapatkan a. Beta bloker napas TD 160/100 mmHg. LDH bengkak pada kedua tungkai. Cor pulmonal 120/70 N: 78 RR: 18 EKG T inversi lead II. Tamponade jantung e. 28. Diuretik jantung regular dan pulsus defisit. atrial fibrilasi e. JVP meningkat. Beta Blocker c. b. saturasi 88 %. d. Pasien 47 tahun datang ke poli dengan Pemeriksaan fisik: Thorak : rhonki basah. SGPT 30 mg namun tidak teratur. Ace Inhibitor Diagnose pasien tersebut adalah … d. Calsium antagonis a.

Seorang pasien pria berusia 30 tahun. Seorang pria berusia 65 tahun datang ke terapi untuk batuknya selama 6 bulan dari paraktek dokter umum dengan keluhan Puskesmas. Resisten obat 1. d tersebut? a. . Pada dan pleural friction (+) pada basal paru pemeriksaan fisik didapatkan TD 140/90 kiri. Kasus baru c. D Termasuk kategori kasus apakah pasien 32. Pasien ekspirasi menggunakan mulut dan terdapat retraksi Apakah diagnosis pasien pada kasus di intercostal. 2 tahun yang lalu pernah mendapatkan 4. dan Tax 370C. Pneumonia e. Lost of follow up sejak 2 minggu yang lalu. Asma bronkial d. sekitar 5 kg dalam 1 minggu. Selain itu pasien mengeluhkan batuk-batuk dan sering 3. perkusi pekak. Selainitu batuk kembali sejak 1 bulan yang lalu. frekuensi napas batuk dan lendir berwarna hijau. Dari ke UGD RS dengan keluhan sesak napas pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/70 sejak 2 hari yang lalu disertai dengan mmHg. frekuensi napas 26x/menit. Saat ini pasien mangalami batuk sejak 6 bulan yang lalu. Diffuse pulmonary nodules d. mmHg. TB 2. Bronchitis akut c. terutama saat menarik napas. pasien mengeluh sering berkeringat pada keringat pada malam hari (+). nadi 74x/menit. Seorang laki-laki berusia 26 tahun datang d. Efusi pleura b.31. Pneumothoraks Apakah diagnosis dari pasien tersebut? b. Kambuh PARU b. pasien menurun dan berat badan turun auskultasi menurun pada basal paru kiri. nadi 88x/menit. Seorang wanita berusia 78 tahun dibawa berkeringat pada malam hari. Pneumonia a. Gagal terapi ke Poliklinik RS dengan keluhan nyeri dada e. atas? a. dan malam hari dan berat badannya turun penurunan berat badan (+). Abses paru c. PPOK eksaserbasi akut e. Ditemukan keluarga mengeluhkan nafsu makan penurunan stem fremitus. dan Tax 390C. Selain itu 24x/menit.

sebelumnya pasien sempat terdiagnosa menderita bronchitis kronis. Apa kondisi yang dialami oleh pasien Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD tersebut? 130/90 mmHg. nadi 88x/menit. c. Pneumothoraks Pasien meminum tuntas obat tesebut dan d. TB-MDR napas 26x/menit. Foto thoraks PA tahun yang lalu pasien sudah menjalani d. penurunan stem fremitus. Lima c. dan penurunan berat badan sekitar 3 kg dalam 2 minggu ini. PPOK pengobatan oleh dokter selama 6 bulan. bronkovaskulernya menghilang. frekuensi a. Seorang pria berusia 48 tahun datang ke hemithoraks dekstra. pada paru kiri dan corakan Keluhan disertai dengan demam sumer. lalu. sumer. Bronkhitis dinyatakan sembuh oleh dokter. Kasus baru hipersonor. sekitar 8 kg dalam 3 bulan terakhir. Keluhan sesak a. namun hingga saat ini keluhannya tidak membaik. 6. dan Tax 370C. e. Dari pemeriksaan Poliklinik RS dengan keluhan batuk foto rontgen tampak gambaran lusen berdahak sejak 2 minggu yang lalu. Pneumonia Apakah pemeriksaan yang Anda sarankan 7. e. Seorang pria berusia 55 tahun dibawa ke untuk menegakkan diagnosis pasien Puskesmas dengan keluhan sesak napas tersebut agar dapat memulai terapi? sejak 1 hari yang lalu. Gagal terapi inspirasi. pasien pernah mengalami a. Sekitar 2 Apakah diagnosis pasien tersebut? tahun yang lalu. Kultur sputum SPS 3x rifampisin dan isoniazid. Pemeriksaan hapusan darah tepi pengobatan untuk batuknya dengan e. Relaps hemithoraks sinistra tertinggal saat d. Kultur sputum 3x napas dirasakan memebrat jika digunakan b. b. TB paru keluhan yang sama dan diberi regimen b. Seorang pria berusia 40 tahun datang ke Kemudian dokter menyatakan bahwa praktek dokter umum dengan keluhan pengobatan yang telah dijalani pasien nyeri dada kiri dan sesak sejak 2 hari yang tidak berhasil. XDR-TB pemeriksaan thoraks: ditemukan c. suara vesikuler menghilang dan seluruh pemeriksaan normal pada 5. Pasien mempunyai . CT scan thoraks untuk beraktivitas.

frekuensi napas 25x/menit. d. Dari pemeriksaan foto polos thoraks tampak gambaran lusen pada 10. Seorang pria berusia 40 tahun datang ke dan Tax 38. pasien terdiagnosa menderita polos thorak didapatkan konsolidasi difus bronchitis kronis. c. hipersonor pada paru kiri. Dari pemeriksaan tanda bilateral. Apakah diagnosis pasien pada kasus di dan Tax 370C. Keluhan sesak c. Dari pemeriksaan thoraks atas? didapatkan hemithoraks kiri tertinggal a. penurunan stem fremitus b. Dari dari kasus di atas? pemeriksaan foto polos thoraks a. nadi 85x/menit. Pneumothoraks pada paru. Pneumonia aspirasi saat respirasi. PPOK pada kedua hemithoraks dan hiperaerasi c. riwayat merokok selama 25 tahun dan paru kiri dan corakan bronkovaskuler telah berhenti merokok selama 10 tahun. PPOK vital didapatkan TD 100/70 mmHg. Emfisema ke IGD RS dengan keluhan sesak napas b. Pneumonia lobaris dan tidak terdapat permasalahan pada e. Asma bronkiale sejak 1 hari yang lalu. Bronchitis kronis dahak seperti jeli. Abses paru suara vesikuler menghilang pada paru kiri.80C. Pneumonia napas disertai demam dan batuk dengan d. frekuensi napas 26x/menit. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/90 mmHg. Dari hasil foto lalu. frekuensi Apakah diagnosis yang paling mungkin napas 26x/menit. TB paru didapatkan gambaran sela iga melebar b. Abses paru Apakah diagnosis pasien pada kasus di atas? 9. vital didapatkan TD 130/90 mmHg.90C. Bronkopneumonia pada paru kiri. Pasien tampak sakit berat Poliklinik RS dengan keluhan sesak napas dengan perkusi pekak pada kedua paru sejak 2 hari yang lalu. 8. Sekitar 1 bulan yang dan retraksi intercostal (+). Karsinoma paru paru kanan. menghilang. Dari pemeriksaan tanda e. nadi 80x/menit. Seorang pria berusia 30 tahun dibawa ke UGD RS dengan keluhan demam sejak 5 . Seorang wanita berusia 47 tahun dibawa a. Bronchitis e. dan Tax 36. d. nadi 90x/menit.

Dari disertai mengi sejak 3 hari yang lalu. Pada saat di UGD. demam ke UGD RS dengan keluhan sesak napas sumer-sumer. Observasi di UGD 3 jam c. Seorang pria berusia 63 tahun dibawa ke e. a. Rawat inap di bangsal b. frekuensi pemeriksaan foto polos thoraks napas 38x/menit. paru dekstra. Saat pemeriksaan fisik didapatkan TD 140/90 ini pasien masih dapat bericara kalimat mmHg. wheezing (+)/(+). 11. Pneumothoraks dekstra d. Rawat jalan dan kembali untuk atas? control a. frekuensi napas utuh. Pasien tetap mmHg. Setalah semakin memberat sejak kemarin. dan ronkhi basah halus di lapang paru dekstra. keadaan pasien pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/80 tidak kunjung membaik. suara napas vesikuler batuk tanpa disertai pilek dan demam. rhonki (. dan pada didapatkan deviasi mediastinum dekstra pemeriksaan thoraks tampak retraksi dan tampak opasitas homogeny pada intercostal (+).70C. )/(-). nadi 78x/menit. frekuensi napas gelisah dan tampak penurunan kesadaran. menurun pada paru kanan. nadi 90x/menit. nadi 84x/menit. namun harus berbaring agar 26x/menit. Dari diobservasi selama 2 jam. suara napas vesikuler/vesikuler. dan pada keluhan sesak napas tidak memberat. dan tanpa pilek. Efusi pleura dekstra e. Dari Apakah terapi selanjutnya yang tepat pemeriksaan foto polos thoraks diberikan untuk pasien pada kasus di didapatkan konsolidasi pada paru lobus atas? inferior dekstra. Tax 37. pasien diberi terapi . pemeriksaan thoraks: suara pekak pada Selain itu pasien mengeluhkan terkadang perkusi paru kanan. hari yang lalu. Tax 370C. Seorang wanita berusia 20 tahun dibawa Keluhan disertai dengan batuk. dan seluruh Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD pemeriksaan paru kiri normal. Dari 110/70 mmHg. Observasi di UGD 2 jam b. Keluhan disertai dengan inhalasi short acting beta 2 agonis dan batuk-batuk dan sesak napas yang kortikosteroid sistemik. Abses paru dekstra d. 24x/menit.60C. Pneumonia dekstra UGD RS dengan keluhan nyeri dada dan sesak napas sejak 3 hari yang lalu. Rawat inap di ICU Apakah diagnosis pasien pada kasus di c. Edema paru dekstra 12. Tax 36.

Seorang laki-laki 45 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan utama batuk 16. Seorang pasien laki-laki 42 tahun kanan tertinggal. Apa pemeriksaan awal yang harus Sesak awalnya dirasakan ringan kemudian dilakukan? semakin bertambah berat. Bronkhitis akut tersebut? b. penurunan berat b. Bronkhiektasis b. Laki-laki berusia 40 tahun datang ke IGD rumah sakit dengan keluhan sesak napas. Bronkhopneumoni a. Pneumonia lobaris dekstra memiliki riwayat DM sejak 5 tahun lalu d. Kultur sputum 3x mengeluh batuk lama. IgG TB 110/70. Sputum BTA 2x SPS penyebabnya. perkusi dada kanan memeriksakan diri ke dokter. Pasien juga a. Pada pemeriksaan radiologis teh sejak 10 hari yang lalu. Tidak ada riwayat trauma. sejak 2 minggu sebelumnya. Efusi pleura dekstra demam naik turun dan berat badan yang b. frekuensi napas 32 x/menit. sebelumnya debar. Pneumothoraks d. Pasien c. Efusi Pleura c. Dikatakan selama ini pasien . Apakah diagnosis yang tepat dari pasien batuk hilang timbul sejak 1 minggu yang pada kasus di atas? terakhir. Ethambutol e. Rifampicin c. PPOK dan mengatakan pernah mengkonsumsi e. d. Pasien adalah thorax ditemukan gambaran sinus pasien TB paru yang mendapat terapi costophrenicus tumpul. dan suara napas dada kanan mengeluhkan kencingnya merah seperti menurun. gerakan napas pada dada 15. Foto rongten badan. Apa diagnosis pasien tersebut? Obat apakah yang menyebabkan gejala a. Darah lengkap Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD e. dan demam yang tidak jelas c. Pasien juga mengeluhkan a. Atelectasis pulmo dekstra menurun sejak 1 bulan yang lalu. Pirazinamid e. nadi 120 x/menit. Pneumothoraks dekstra paket obat selama 6 bulan dari Puskesmas sekitar 2 tahun yang lalu. 13. Isoniazid d. Pasien datang dengan keluhan berdebar- darah sejak 3 hari yang lalu. Pasien redup. Streptomycin 14.

Terbenafin b. Terbutalin c. Pneumonia aspirasi c. D 19. D 21. Ayah pasien juga mwmiliki riwayat asma. Efedrin 17. Pneumonia komunitas b. Apa dx yg tepat pd px ini? a. pd foto thorax didapatkan adanya infiltrat. Ventilator associated pneumonia e. TB paru 18. Sejak itu ia banyak menghabiskan waktunya di tempat tidur & sering tersedak ketika makan. Pada PF: ditemukan ronki basah kasar di basal paru. Obat apakah yg dapat menimbulkan keluhan pasien tersebut? a. Hospital acquired pneumonia d. Propanolol e. Salbutamol d. memiliki riwayat asma dan mengkonsumsi obat yg diberikan dokter. Riwayat mengalami stroke 1 thn yg lalu. Laki-laki usia 77th datang dengan keluhan sesak nafas sejak 1 minggu yg lalu. D 20. .

Stenosis pylorus b. gower sign epigastrium (+). distensi ekstremitas bawah tipe flaccid. epigatrium pasien. Atresia esophagus b. tiba- yang berusia 3 hari ke UGD RS dengan tiba banyak masyarakat yang mengalami keluhan muntah kehijauan 30 menit kelumpuhan mendadak. a. dan teraba massa pada (-). Infeksi virus d. Dari pemeriksaan setelah minum ASI. Di daerah tempat tinggal. Omfalokel c. Disentri basiler d. tersebut? a. NEC d. Gangguan transmisi protein pada celah post sinaps . Seorang Bapak mengantar anak e. Hirschprung’s disease 25. Intusepsi e. Genetik b. Akalasia Apakah diagnose dari pasien tersebut? c. Dari pemeriksaan ditemukan massa pada epigastrium pasien. Defisiensi protein ditrofin c. Fissura ani perempuannya yang berusia 3 tahun ke UGD RS dengan kelemahan pada kedua 24. Dari pemeriksan BNO abdomen didapatkan gambaran sebagai Apakah etiologi dari keluhan pasien berikut. Dari pemeriksaan fisik fisik didapatkan kelumpuhan pada kedua didapatkan abdomen cekung. Saat ini anak sering gelisah dan manangis melengking. Seorang ibu membawa anak laki-lakinya kakinya. Atresia duodenum a. Hasil pemeriksaan dengan barium enema ditemukan coiled spring Apakah diagnose dari pasien tersebut? appearance. Seorang anak laki-laki berusia 1 tahun dibawa ke UGD RS oleh ibunya karena BAB berdarah dan berlendir sejak 2 hari yang lalu.ILMU KESEHATAN ANAK 23. Infeksi bakteri e.

c. Croup b. Albendazole keluhan sesak napas sejak 2 hari yang lalu. Seorang anak berusia 3 tahun dibawa ke cekung. Seorang bayi berusia 3 hari muntah konjungtiva anemis.5 juta/μL. Seorang anak perempuan berusia 3 tahun a. Metronidazole tersebut terdengar parau. distensi abdomen. Pirantel pamoat dan demam. Anemia hipokrom normositer diare selama 3 hari ini disertai nyeri pada perut. Saat menangis. suara anak e. Anemia normokrom normositer ibunya ke Puskesmas dengan keluhan e. Atresia ani b. Bronkiolitis eritrosit 3.26. UGD RS oleh ibunya karena demam sejak . Seorang anak berusia 5 tahun diantar oleh d. Anak terlihat pucat dengan 27. Tiabendazole diantar ibunya ke Poliklinik RS dengan b. Seorang anak perempuan berusia 5 tahun tidak naik berat badannya. Nodul laring dengan faringitis akut d. Intususepsi e. Kemudian dokter setelah diberi minum ASI. meskipun Apakah diagnosa dari anak tersebut? nafsu makan baik. Dari pemeriksaan a. Dari pemeriksaan fisik didapatkan sebagai berikut. c. Skoring APGAR melakukan pemeriksaan lanjutan dari bayi 9-10.5 gr/dL. dan MCV 75 fL. Mebendazole Selain itu terdapat keluhan batuk. Enterokolitis nekrotikum Terapi yang tepat diberikan untuk anak tersebut adalah … 28. Apakah diagnosa dari bayi tersebut? a. Anemia makrositer e. Anemia normokrom makrositer 29. pilek. Benda asing faring dengan infeksi Apakah diagnosa dari anak tersebut? sekunder a. Hirschprung’s disease d. b. dan BU menurun. Volvulus c. tidak terdapat meconium yang feses pasien dan didapatkan gambaran keluar. Dari pemeriksaan fisik didapatkan abdomen 30. Anemia hipokrom mikrositer c. Abses retrofaring laboratorium didapatkan Hb 7. d.

rhonki di sebelum merujuk? basal paru dekstra sinistra. Asam folat oral ubun-ubun cekung. namun lama-kelamaan yang ditempuh sekitar 12 jam. Memberikan oralit 10 ml/kgBB/jam kencing. Dahak merujuk pasien ke RS dengan perjalanan awalnya encer. Seorang anak berusia 2 tahun diantar Penatalaksanaan apakah yang tepat ibunya ke Puskesmas dengan keluhan BAB diberikan untuk pasien tersebut? cair selama selama 2 hari terakhir. diketahui b. Foto polos abdomen usia 10 tahun. muntah. Memberi minum air 20 ml/kgBB/jam auskultasi suara napas vesikuler. dan dari a. Dari pemeriksaan fisik didapatkan c. Keluhan disertai dengan b. menjadi kuning kental. dan menangis saat pasien c. Kemudian dokter batuk sejak 5 hari yang lalu. Dalam a. Dari pemeriksaan fisik d. Urinalisis pancar tengah heteroanamnesa dengan ibu. Dari pemeriksaan fisik d. pemeriksaan thoraks: seharusnya dilakukan dokter Puskesmas gerakan dinding dada simetris.900/μL. e. USG abdomen EEG didapatkan aktivitas listrik abnormal. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tanda-tanda vital dalam Penatalaksanaan defenitif apa yang batas normal. Asam valproate oral sehari BAB cair sekitar 10 kali berisikan b. mata cowong.90C dan fimosis (+). Hasil . jika diberi makan dan d. IVP didapatkan GCS 364. Dari pemeriksaan e. 31. Memberi minum air 30 ml/kgBB/jam mual. Injeksi diazepam bolus ampas. 5 hari yang lalu. oralit per NGT 20 ml/kgBB/jam Dari pemeriksaan laboratorium e. dan kulit kembali lambat. oralit per NGT 50 ml/kgBB/jam Pemeriksaan baku emas untuk 32. Memasang NGT dan memberikan didapatkan Tax 38. Dari a. Seorang anak berusia 5 tahun diantar dilakukan pemasangan infus tetapi tidak ibunya ke Poliklinik RS dengan keluhan bisa karena vena kolaps. Memasang NGT dan memberikan didapatkan leukosit 14. Injeksi fenitoin bolus minum selalu muntah. Kultur urin pasien mempunyai riwayat kejang sejak c. Seorang anak berusia 13 tahun dibawa menegakkan diagnosa dari pasien oleh keluarga ke UGD RS dengan kejang tersebut adalah … berulang sejak 1 hari yang lalu. Oleh dokter Puskesmas pasien 33. Injeksi midazolam iv anak malas minum.

Seorang anak berusia 9 bulan datang mg/kgBB/jam dibawa ibunya ke Poliklinik RS dengan keluhan sering mengalami kesulitan untuk 37. Sindrom Turner c. Apakah diagnose dari pasien tersebut? Apakah diagnosis pasien pada kasus di a. ASD d. Seorang anak perempuan berusia 9 tahun diantar oleh ibunya ke Poliklinik RS 36. Selain itu didapatkan tali srtuktural X. wajah dismorfik. PDA e. Foramen ovale persisten 34. VSD e. kelainan skeletal. TOF c. Saat di UGD. Bronchitis akut atas? b. Sindrom Marfan immunoglobulin d. Sindrom Fragil X d. Bronkiolitis a. Abses paru d. serta dukun bayi. Memberikan diazepam rectal 5 mg e. Seorang anak laki-laki berusia 4 tahun menyusu karena sesak napas. foto rontgen thoraks adalah pulmo dalam sianosis perioral. terdengar murmur pada apeks jantung. Langsung injeksi antitetanus serum iv e.3 mg/kgBB/kali b. Injeksi metronidazole iv 10 35. TB paru b. Dari tampak kaku dengan punggung dan pemeriksaan kromosom didapatkan kepala tidak dapat menyentuh permukaan kelainan kariotipe 45X dan kelainan tempat tidur. Pneumonia c. Saat datang dengan BB 15 kg dibawa ke Poliklinik oleh anak sedang menangis dan didapati ibunya karena terdapat benjolan di . Bayi lahir normal pervaginam di jantung dan ginjal. Pada auskultasi batas normal. Sindrom Reifenstein a. Diagnose pasien pada kasus di atas adalah Apakah penatalaksanaan awal yang tepat … pada bayi tersebut? a. Bayi berusia 3 hari dibawa oleh ibunya ke dengan keluhan perawakan pendek. Injeksi diazepam iv 0. Sindrom Klinefelter b. pusat yang kotor dan bau. malformasi mulut. Dari UGD RS dengan keluhan tidak mau pemeriksaan fisik didapatkan disgenosis menyusui dan sulit untuk membuka gonad. tubuh bayi tidak didapatkan kelainan mental. Injeksi human tetanus c.

nadi 80x/menit. Perut pasien semakin lama Tax 390C. Limfangitis Diagnosis pada bayi di atas adalah … b. pemeriksaan foto polos abdomen tampak gambaran ‘double bubble sign’. Dari digerakkan. Seorang anak berusia 15 tahun diantar ibunya ke Poliklinik dengan keluhan BAK 40. Sindroma nefritik c. Chron’s disease e. Gagal ginjal akut a. Keluhan dibawa ke Poliklinik RS oleh ibunya karena disertai mual. Limfadenopati a. sesak napas. Limfoma b. terlambat menutup. Seorang bayi usia 2 minggu dibawa ibunya dari pemeriksaan fisik didapatkan nadi ke UGD RS dengan keluhan tidak bisa BAB 100x/menit. Diagnosis pada pasien tersebut adalah … a. Hirschprung’s disease 38. Dari hasil mmHg. dan tidak nyeri bila disentuh. mudah setelah diberi makan dan minum. Gagal ginjal kronik e. Atresia gaster e. laju napas 26x/menit. dan bengkak merasa anaknya tidak tumbuh sesuai pada mata terutama sat bangun di pagi dengan usia. Benjolan berukuran 3x3 cm semakin membesar dan selalu muntah dengan tekstur kenyal. Dari anamnesis diketahui hari. GNAPS d. pemeriksaan fisik didapatkan suara anak dan ditemukan protein urin (-) pada serak dengan frontanella dan epifise yang urinalisis. Abses c. 39. Apakah diagnosis pasien di atas? Diagnosis pada anak di atas adalah … a. Hipertiroid c. dan sejak lahir. Sebelumnya pasien memiliki riwayat bahwa saat hamil ibu tersebut tinggal di infeksi kulit dan sudah diobati. Atresia duodenum c. Kretinisme . Hipotiroid d. Atresia pylorus d. belakang telinga sejak 1 minggu yang lalu. Seorang anak laki – laki usia 4 tahun keruh sejak 2 hari yang lalu. Dari daerah endemik dan mengalami pemeriksaan fisik didapatkan TD 150/90 kekurangan iodium. Goiter toksik b. Sindroma nefrotik b. Goiter d. Autism e. laju napas 22x/m.

Dari pemeriksaan laboratorium: Hb 12 gr/dL.41. serta c. Anemia aplastik 130 x/menit. Asma bronkiale persisten berat tidak didapatkan pembesaran organ. Pemeriksaan laboratorium e. 44. Seorang anak usia 4 tahun diantar oleh ayahnya ke UGD RS dengan keluhan sesak Apakah diagnosis anak pada kasus napas disertai mengi sejak 1 jam yang tersebut? lalu. Pasien tampak gelisah. GNAPS bicara beberapa penggalan kalimat. dan mampu b. nadi b. Keluhan disertai bengkak pada daerah sekitar mata setiap bangun tidur di pagi Apakah diagnosa anak pada kasus hari. Sindrom nefritik herediter 120x/menit. Seorang anak usia 5 tahun dibawa ibunya eritrosit 5 juta/μL. Seorang anak usia 5 tahun dibawa ibunya Perkusi paru hipersonor dengan auskultasi ke Poliklinik karena kencing berwarna terdengar ronkhi (+) dan wheezing (+). Glomerulisklerosis Pasien memiliki riwayat asma bronkiale. dan hitung jenis seperti coca-cola sejak 2 hari yang lalu. Keyne syndrome fisik ddiapatkan TD 150/90 mmHg. leukosit 6. laju napas 45x/menit. Seorang anak berusia 4 tahun dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan Apakah diagnosa anak pada kasus muncul bercak – bercak merah di dada tersebut? dan tungkai sejak 1 minggu yang lalu. normal. 42. seperti coca-cola sejak 2 hari yang lalu. d. 43. Dari c. dan tampak retraksi suprasternal. Asma bronkiale serangan akut sedang sekitar 2 minggu yang lalu. Sindrom nefrotik nyaman dengan posisi duduk. ke Poliklinik karena kencing berwarna trombosit 15. laju napas 25 x/ menit. c. AIHA kedua tungkai. Asma bronkiale serangan akut berat Pasien sebelumnya sempat demam b. Sebulan sebelumnya terdapat tersebut? riwayat infeksi kulit. dan e. . merasa a. Tax 380C. Dari pemeriksaan a. Leukemia akut didapatkan leukositosis ringan dan urinalisis penuh. Asma bronkiale persisten sedang tubuh dan ekstremitas bawah pasien.000/μL. Asma bronkiale serangan akut ringan pemeriksaan fisik ditemukan ptechie pada d. ITP tampak edema pada kelopak mata dan d.000/μL. Nekrosis tubular akut Dari pemeriksaan fisik didapatkan nadi e. a.

vakuola …. Anak laki – laki usia 10 tahun diantar dan berbau busuk. RR 20x/menit. serta tampak edema pada kelopak mata dan kedua tungkai. Tatalaksana yang paling tepat adalah … Diare sebanyak 10x dalam sehari. laju napas 25 x/ menit. Ditemukan tali pusat yang kotor 45. ibunya ke UGD RS dengan keluhan diare bercampur darah sejak 3 hari yang lalu. Diazepam sup 5 mg pilek 2 hari yang lalu. Tetanus toksoid 0. Seorang bayi usia 3 hari dibawa ibunya ke c. Demam (+). Injeksi diazepam iv 10 mg Sebelumnya pasien sempat batuk dan b. b. Keluhan disertai bengkak pada daerah sekitar mata setiap bangun tidur di pagi hari. Steroid b. Shigelosis anak tersebut? e. Antibiotic 46. nadi 130 x/menit. nadi IU 80x/menit. Human tetanus immunoglobulin 500 didapatkan TD 120/80 mmHg. Pemeriksaan laboratorium Apakah diagnose pasien tersebut? didapatkan leukositosis ringan dan a. dan e.5 mL turgor kulit kembali lambat. Seorang anak 17 tahun dibawa ibunya ke berisi eritrosit. Balantidium colli a. Perut tampak membuncit.tampak seperti Poliklinik dengan keluhan cengeng dan gambar di bawah ini: lesu. a. Sebulan sebelumnya terdapat riwayat infeksi kulit. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 150/90 mmHg. Amoebiasis c. Diazepam sup 10 mg perut (+). Antivirus dan steroid susu. nyeri c. Pada pemeriksaan feses terdapat tropozoit 47. Dari pemeriksaan fisik d. Giardiasis urinalisis penuh. Tax 380C. Analgesic dan antivirus baru dilahirkan di tolong dukun bayi di keluarga. Bayi e. Bayi kaku dan hipostotonus. Antivirus UGD RS dengan keluhan tidak mau minum d. pada pemeriksaan ditemukan konungtiva anemis dan pada pemeriksaan tinja ditemukan telur cacing ukuran 40x60 . Kholera Terapi apakah yang tepat diberikan untuk d.

Pada pemeriksaan pemeriksaan laboratorium: Hb 6 gr/dL. MCV 85 fL. eritrosit coomb test (-). Dari pemeriksaan fisik didapatkan selama 1 minggu. Pada pemeriksaan urin lengkap 320. MCHC 30 fL. bleeding time Riwayat tranfusi saat kecil. Rabdomiosarkoma d. Dari sebelumnya disangkal. Saat di rumah luka kembali berdarah. Taenia soleum b. aPTT Puskesmas dengan keluhan lemas. Neuofibromatosis 49. Anemia def. didapatkan warna kemerahan.000/μL. konjungtiva anemis (+). DL. Wanita usia 15 tahun datang ke d. Keluhan ikterik (-). Saudara kandung pasien memiliki keluhan yang 50. thrombin time. Karsinoma ginjal e. kultur darah e. Ascaris lumbricoides menegakkan diagnosis adalah … d. stabil. Taenia saginata a. Anak laki-laki usia 10 tahun dibawa ke UGD RS dengan keluhan keluar darah post . agregasi PLT c. Anemia aplastic c. Anak 5 tahun mengeluh nyeri perut sama. Selain itu BAK dirasakan TTV dbn. Necator americanus b. Tumor Wilms c. DL. e. riwayat sakit costae. DL. Hasil CT-Scan menunjukkan adanya massa solid pada ginjal kanan Kemungkinan diagnosis dari pasien dengan diameter kurang lebih 7 cm. hepar teraba 3 jari di bawah bengkak disangkal. Ancylostoma deudenale Pemeriksaan penunjang untuk c. spleen pembesaran S4. protein -. DL. besi Kemungkinan diagnosis adalah … b. DL. Pasien dipulangkan setelah kondisi berisi ovum. mikro dengan dinding telur lapis 3 dan khitan. +++. PT. Thalassemia mayor b. Saat kecil pasien sering tiba-tiba Biota penyebab keluhan tersebut adalah muncul bengkak di daerah kaki saat … latihan berjalan. Sindrom nefrotik e. tersebut adalah … a.000/μL. fisik didapatkan massa pada abdomen HCT 18%. AIHA d. a. sclera agak berwarna kemerahan. leukosit 7. PT 48. trombosit kanan. Thalassemia minor a.

Saat DM tipe 1 sejak 2 tahun yang lalu. mata cekung. Selama hamil e. HHS d. Anemia defisiensi besi ke UGD RS dengan muntah-muntah isi d.51. trombosit 200. dan trombosit atas? 15. lahir dari ibu P4A0.000/μL. telapak lalu.000/μL. Barium Enema b. Foto thorax a. Foto polos abdomen c. Anak laki-laki usia 8 tahun dibawa ibunya bantuan dukun bayi. Apakah diagnosis yang tepat dari kasus di leukosit 6. Anak laki-laki usia 3 tahun dibawa ibunya ke Poliklinik dengan keluhan badan lemas 54. Seorang anak usia 6 tahun diantar ibunya dan tampak pucat. MCHC 30 fL.000/μL. Anemia perdarahan ANC rutin di bidan. Berat badan lahir ke UGD RS dengan penurunan kesadaran 2000 gram. nadi 110x/menit. Abdomen 3 posisi d. dan RDW 14%. pemeriksaan fisik didapatkan TTV dalam leukosit 10. dirasakan pemerikdaan fisik didapatkan TD 110/70 NGT seperti tertahan tidak bisa masuk mmHg. Ensefalitis c. Pemeriksaan penunjang apakah yang paling tepat? Diagnosa anak pada kasus tersebut adalah a. Dari pemeriksaan mengalami batuk dan pilek. dan turgor kembali sangat lambat. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 10 gr/dL. KAD 52. sempurna. Dari laboratorium didapatkan Hb 6 gr/dL. Bayi perempuan usia 5 hari dibawa ibunya c. tampak petechie di kedua MCV 25 fL. a. Pasien tidak mau ke UGD RS dengan keluhan timbul bercak makan dan minum. USG … b. Anemia aplastik .000/μL. Dari dilakukan pemasangan NGT. Anemia defisiensi asam folat cairan dan susu sejak lahir. Pasien terdiagnosa retraksi epigastrium dan abdomen. Anemia hemolitik b. Dari pemeriksaan fisik kemerahan di tubuhnya sejak 4 jam yang tampak konjungtiva anemis. Pemeriksaan GDA 390 mg/dL. Dehidrasi berat e. Syok hipovolemi e. anak sempat tangan dan kaki pucat. Dari pemeriksaan fisik tampak sejak 3 jam yang lalu. lahir kurang bulan di rumah dengan 53. Dua hari sebelumnya. batas normal. ekstrimitas.

Pasien anak usia 12 tahun datang ke keluhan badan lemas. Tidak ada biasanya serangan muncul ketika malam keluhan BAB. Thalasemia a. perut buncit. dibawa ke Poliklinik oleh ibunya dengan Sesak nafas sejak 1 jam yang lalu sebelum keluhan demam dan lemas sejak 2 hari MRS. Selain itu pasien juga Dari pemeriksaan fisik tampak konjungtiva mengeluhkan demam. kaki edem. crazy pavement. DPT d. daging. Anak sering sesak sejak usia 5 tahun. campak e. Derajat asma persisten ringan e. ITP adalah … b. MMR c. Apa yang perlu dikonsumsi oleh anak Imunisasi apa yang dapat diberikan untuk tersebut untuk mengurangi gejala? mencegah penyakit tersebut? a. dan kulit putih dan mudah berdarah bila dikerok. Pasien sering makan jajanan hari. Dalam seminggu ini. Dari pemeriksaan anemis. Anemia Defisiensi Besi b. DHF c. TT 56. Seorang anak usia 10 tahun dibawa ke 58. BCG b. Seorang anak laki-laki usia 10 tahun UGD RS oleh ayahnya karena sesak nafas. yang lalu. rambut kuning tipis dan mudah fisik. Protein e. mual namun tidak muntah. Derajat asma intermiten ringan c. Vitamin C b. Derajat asma intermiten sedang d. pada orofaring terdapat selaput rontok. Diagnosis yang tepat dari anak tersebut adalah … Diagnosis yang tepat dari anak tersebut a. Seorang anak laki-laki usia 4 tahun datang ke Poliklinik bersama ibunya dengan 57. Derajat asma persisten sedang e. perut terasa kali kambuh. Fe d. Dalam keterangannya VEP 60% dan APE 30%. Pasien juga mengeluh BAK Dalam 1 bulan ini. dan ikan. sesak sudah beberapa berwarna kuning seperti teh. batuk pilek. Faring hiperemi (+). Diketahui anak Poliklinik bersama ibunya dengan keluhan tidak suka makan sayur. ada 2 temannya yang mengalami hal yang . Karbohidrat a. Anemia aplastik d. Vitamin B1 c. Pemeriksaan faal paru didapatkan di pinggir sekolah. Derajat asma persisten berat 55.

trombosit 350. IVP 6. N 88 x/menit. BOF didapatkan Hb 15 gr/dL. Sindrom nefrotik relaps jarang batas normal. e. nitrit negative. Hepatitis C ada riwayat demam sebelumnya. sedimen lekosit 3-4/LBP.2 gr/dL. RR 22 x/menit dan Tax 38. Dari a. sedimen eritrosit 3. Kultur urin mmHg. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/90 mmHg.5°C. ada riwayat demam sebelumnya. ke Poliklinik diantar ibunya dengan eritrosit 1-2/lp dan leukosit 4-6/lp.000/μL. keluhan bengkak seluruh tubuh sejak 7 hari. Tax b. Riwayat sakit Apakah diagnosis yang tepat dari pasien kuning sebelumnya tidak pernah. Anak Uvuvwe Osas usia 7 tahun datang ke sebagai berikut: protein 4+. Anak laki-laki usia 4 tahun 3 bulan datang didapatkan urin terkesan keruh dan bau. Ibu pasien mengatakan bakteri (-). Dari d. e. RR 22 x/menit dan . Hepatitis A menangis tiap buang air kecil. USG hematokrit 45 %. Hasil urinalisis 61. Hepatitis D pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/90 e. sklera ikterik.500/μL. hepar teraba c. Anak Uvuvwe Osas usia 7 tahun datang ke pada kasus di atas? Poliklinik diantar ibunya dengan keluhan a. Sindrom nefrotik idiopatik pemeriksaan fisik didapatkan TTV dalam b. Sindrom nefrotik depend steroid nyeri tekan. Bengkak awalnya di kelopak mata Pemeriksaan baku emas untuk pasien kemudian ke wajah dan tungkai. Sindrom nefrotik relaps sering 2 cm dibawah arcus costae kanan disertai d. leukosit d. RR 30 x/menit. menangis tiap buang air kecil. Urin lengkap beserta sedimennya 36. dan sudah 3 hari ini. dan albumin 1. Hepatitis B sudah 3 hari ini. N 90 x/menit. dari pemeriksaan laboratorium c.025. kolesterol 430 mg/dL. dari pemeriksaan urinalisis 59. Dari pada kasus di atas adalah … pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/65 a. Keluhan b. Sindrom nefrotik resisten steroid Apakah diagnose yang paling mungkin 60. riwayat tersebut? berpergian keluar kota (-). pH 7.70C. BJ Poliklinik diantar ibunya dengan keluhan 1. Hepatitis E mmHg. serupa dengan pasien. Keluhan 4/LBP. N 88 x/menit. Ibu pasien mengatakan c.

Ureterolithiasis d. terlihat eritrosit 1-2/lp dan leukosit 4-6/lp. Apa diagnosis pasien tersebut? a. Selain itu pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/80 didapatkan penurunan BB yang drastis mmHg.500/μL. Tax 38. Benjolan berbatas tegas dan urin lengkap adalah eritrosit +++. tungkai dan lutut kg. TB 135 cm. TD 120/60 mmHg. Glomerulonefritis c. leukosit 8. ITP berwarna hitam kecoklatan seperti coca- cola. ISK b. Keluhan muncul sudah 1 hari yang 64. trombosit pada kasus di atas adalah … 170. eritrosit 100/lp. GGA a. yang lalu. Sindrom nefrotik Terapi yang tepat adalah … b. KU tampak baik. Hemofilia B c.0 mIU/L. N 88 x/menit. PTU e. RR 20 x/menit dan dalam 2 bulan. Sindrom nefritik TT meningkat. Hasil pemeriksaan laboratorium: Hb 11 Diagnosis yang paling mungkin dari anak gr/dL. ISK a. Pyelonefritis b. Hasil pemeriksaan 120x/menit.023 mIU/L. Def. laboratorium: FT4 = 8. Metformin e. Ibu mengatakan bahwa kencing Poliklinik dengan keluhan benjolan di pasien semakin lama semakin sedikit. perembesan darah pada bekas injeksi. Sindrom nefrotik anak tersebut adalah … d. Thirex d. Hasil pemeriksaan proteinuria +. Glomerulonefritis akut b. Vit K diantar ibunya dengan keluhan kencing e. DIC 62. Pada wajah. Dari leher sejak 1 tahun yang lalu. dari pemeriksaan urinalisis yang tidak berhenti berdarah sejak 1 hari didapatkan urin terkesan keruh dan bau. tidak nyeri. Levotiroksin c.5°C. TSHs = 0. Methylprednisolon 63. Diagnosis yang tepat dari c. nadi kanan tampak edema. Hemofilia A e. Anak L usia 3 tahun datang ke Poliklinik RS d. Anak perempuan usia 10 tahun diantar ke lalu. PT dan AP a.000/μL. Pemeriksaan fisik: BB 15 Tax 37°C. Anak laki-laki usia 4 tahun dibawa ibunya dengan keluhan bekas suntikan imunisasi .

Trombositosis esensial e. Pasien tampak mudah muntah bening berisi susu. Lekukimia Mieloblastik Akut a. KU tampak lemah dengan VS: berkurang. Gastritis b.000/μL. Nadi 123x/menit. Kreatinisme a.65. Anak D usia 2 tahun datang ke Poliklinik dibawa ke Puskesmas karena kuluhan untuk periksa tumbuh kembang. Meningitis b. tua yang sehari-hari bekerja sebagai Riwayat lahir normal cukup bulan dengan buruh. Tumor otak 67. sel blast 80% dari hitung jenis leukosit. Seorang anak usia 5 hari dibawa ke UGD ibunya ke UGD RS dengan keluhan oleh ibunya dengan keluhan sering demam berulang. Anak perempuan usia 5 tahun dibawa 69. GERD e. pitting edema (-). ditolong oleh wajah seperti orang tua.. dengan Tax 380C. RR 32x/menit. Seorang bayi laki-laki usia 3 minggu 66. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BBL 3200 gr. Meningoensephalitits d. Pemeriksaan fisik leukosit 70. Marasmus b. massa otot dukun bayi. Esofagitis c. Keluhan normal.000/μL. Kakesia e. dan laju napas dalam batas terbakar dan nyeri pada ulu hati. nadi. Dari pemeriksaan fisik didapatkan Poliklinik dengan keluhan utama rasa TD. Riwayat anak . a. dan Suhu 38. Pasien tidak mau minum ASI sejak 3 hari yang dari kalangan tidak mampu dengan orang lalu. Hemofilia d. heartburn (+). Gizi kurang d. Diagnosis yang tepat dari anak tersebut Diagnosis pasien di atas adalah … adalah … a.30C. Ensephalitis e. Kwasiokor c. Leukimia Mielotik Akut b. dari meningkat setelah makan dan mereda pemeriksaan laboratorium didapatkan saat diberikan antasida. Tetanus neonatorum c. Anak usia 10 tahun dibawa ibunya ke lelah. PB 47 cm. CML c. dalam batas normal. Keluhan disertai bibir mencucu. Colitis d. Diagnosa yang tepat dari kasus di atas adalah … Diagnosis yang tepat pada pasien adalah. trombosit 180. Ulkus duodenum 68.

bidan ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan c.50C. Keluhan ini retraksi intercosta (+). Saat lahir. tapi e. Stenosis duodenum penatalaksanaan awal adalah … a. Pemeriksaan fisik: TD 90/70 mmHg. Bayi tampak sianosis. dan Tax ibunya ke Puskesmas dengan keluhan 380C. nafas cuping kelopak mata dan wajahnya bengkak hidung (+). Ringer laktat. Cek Albumin darah . RR 19x/menit. Aspirasi mekonium dilakukan pada pasien ini … d. Keterlambatan clearance cairan paru melahirkan di dukun dengan usia premature. didapatkan TD 100/70 mmHg. a. dan Tax 37. Dari hasil foto dirasakan terutama saat pagi hari bangun radiologi tampak pengembangan paru tidur dan lama-lama menghilang. Seorang bayi usia 4 jam dirujuk bersama b. Pasien anak perempuan 10 tahun demam menangis dan berat badan 2000 gram. Dextrose 10% dan berat badan bayi saat lahir 1100 gram. Dari pemeriksaan fisik didapatkan 72. tinggi sepanjang hari sejak 5 hari lalu. bayi langsung 71. nadi Apakah kelainan yang terjadi pada anak 98x/menit. dan tersebut? rumple leed (+). 70. nadi 90x/menit. Kegagalan transformasi sirkulasi Pemeriksaan lanjutan apa yang perlu c. Atresia pylorus kemerahan. Defisiensi surfaktan b.50C. nadi 170x/menit. Cek Darah Lengkap b. Larutan 1:4 didapatkan usia kehamilan ibu 28 minggu e. Akalasia lengan di dapatkan bintik-bintik b. Atresia esofagus d. Ringer asetat. RR 22x/menit. dan sejak 2 minggu yang lalu. Pada pemeriksaan fisik granuloretikular dan air bronkogram (+). Pada kedua tungkai dan a. Tax 35. Infeksi parenkim paru kongenital a. Kedua kurang dengan gambaran bell shaped orang tua anak ini memiliki riwayat thorax. Almbumin 20% utama sesak nafas. Dari hasil anamnesis d. Atresia duodenum Cairan yang tepat diberikan pada e. retraksi substernal (+). lahir dari ibu G4P4AO rutin ANC. Anak laki-laki usia 12 tahun dibawa oleh RR 60x/menit. Apakah patofisiologi dari kelainan di atas? Hasil urinalisis didapatkan protein (+++). ground glass dengan penyakit DM. c.

dan Tax 37. Pneumonia ke UGD dengan keluhan nyeri dada sejak c. Pasien sempat b. Leukosit. NS1 Dari pemeriksaan didapatkan BCG scar (-) c. Keluhan disertai demam.000/μL. Sebelumnya pasien mengalami sakit tenggorokan dan hanya 76. trombosit Pada auskultasi didapatkan bising sistolik 90. Hb. e. PTT dan aPTT Apakah diagnosis dari pasien ini? a. . d. Bronkiektasis bengkak. trombosit. Seorang anak laki-laki berusia 4 tahun dilakukan? mengalami demam sejak 4 minggu yang a. Leukosit. Pericarditis akut dan Tax 38. Infeksi Streptococcus beta hari yang lalu.5 90x/menit. b.000/μL. Trombosit. Anak laki-laki usia 10 tahun dibawa ibunya b. TD 90/60 c. leukosit 14. Endocarditis Apakah pemeriksaan lab yang perlu 75. nadi laboratorium didapatkan eritrosit 2. juta/μL. Pemeriksaan fisik mimisan dalam 2 tahun terakhir. Keluhan disertai muntah hemolyticus grup A dan nyeri pada perut. Trombosit. Asma dada berdebar. Trombosit lalu. leukosit e. nadi 90x/menit. RR 18x/menit. TB 74. sel blast meningkat. d. Miocarditis akut mmHg. Bronkiolitis 2 hari yang lalu. nyeri pada siku dan lutut serta e.80C. dan terdapat auer rod. Seorang anak usia 4 tahun dibawa ke UGD … karena demam tinggi mendadak sejak 4 a. Cek serum Keton Diagnosis yang tepat pada pasien adalah 73. e.90C. hitung jenis perselubungan di lobus atas paru. Hasil didapatkan TD 110/70 mmHg. c. Cek Analisa Gas Darah memanjang. Seorang anak perempuan berusia 10 diberi obat penurun panas oleh dokter tahun mengeluhkan sering memar dan umum setempat. Hct. Keluhan disertai dengan sulit makan. demam rematik akut mimisan satu kali hari ini. Hct. Trombosit. Cek serum natrium meningkat. RR 18x/menit. IgM dan IgG anti dan mantoux test (+). Pada pemeriksan dengue foto thoraks didapatkan ada d. dan pada EKG PR interval d.

Atrial septal defect dan 84% sel blast. Foto thorax menujukkan dan terdapat memar di kaki sejak 5 bulan pulmonary septal defect tampak konkaf yang lalu. Dari Tempat yang gatal sering digaruk. dibawa ke Puskesmas dengan keluhan Terkadang anak batuk hingga gatal di dubur. Pemeriksaan tinja e. Batuk dirasa sangat berat. Tetralogy of Fallot pemeriksaan laboratorium Hb 6 gr/dL. Seorang anak perempuan berusia 5 tahun orang tuanya ke klinik umum dengan dibawa ibunya ke poliklinik RS dengan keluhan badan kebiruan sejak usia 2 keluhan demam berulang. kg dan ditemukan perdarahan di Dari kurva pemantauan tumbuh kembang. DPT a. subkonjuctiva. terus- 77. didapatkan wajah tampak pucat dengan suhu 37. Harada Mori c. Vaksin yang harus diberikan untuk diberikan sebagai pencegahan penyakit Pemeriksaan penunjang apa yang paling tersebut adalah … diperlukan? a. Hepatitis d. AML defect b. d. mudah capek. Seorang anak perempuan berusia 4 tahun menerus yang mereda saat beraktivitas. trombosit 18000/μL. Anal swab b. BCG b. Darah Lengkap d. Transposition of great artery Apakah diagnosis dari pasien ini? e. Complete atrioventricular septal a. mengeluarkan suara melengking. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun d. Pada pemeriksaan fisik dan penurunan pulmonary vascularity. didapatkan gizi anak di bawah garis merah. . Campak c. CLL mengeluh sering batuk pilek selama 20 hari. pemeriksaan didapatkan berat badan 14 sehingga didapatkan laserasi di dubur. c.500/μL. b. Hasil a. ALL 79. CML c.80C. Terdapat ptekie pada Apa diagnosa dari pasien ini? orofaring dan limfadenopati leher. terutama saat malam hari. Influenza 78. Seorang bayi berusia 3 bulan dibawa 80. Hypoplastic of left ventricle Leukosit 6. bulan.

Seorang anak perempuan usia 9 tahun tersebut? dibawa orang tuanya ke RS dengan a. Anemia aplastik pemeriksaan laboratorium didapatkan b.1 gr/dL. Tes toleransi glukosa .3 dilakukan test mantoux dan tidak didapatkan ketonuria. Didapatkan juga d. BB 11.4°C. C-peptida menelan dan demam. Seorang anak berusia 3 bulan diantar ini adalah … ibunya ke Puskesmas dengan keluhan a. Ibu pasien menderita TB dan minum d. Leukemia Limfositosis Kronik albumin 3. e. Isoniazid 200mg selama 6 bulan.2 mg/dL. ureum 83 mg/dL. nadi 84x/menit. Keganasan Apa tatalaksana yang tepat bagi anak 83. Leukemia Limfoblastik Akut creatinin 3. Dari a. klinis diberikan OAT Keluhan juga disertai penurunan berat b. b. Gangguan metabolik batuk sejak 3 hari yang lalu. OAT 4 regimen dalam 6 bulan badan yang drastis dalam 1 bulan ini c. Isoniazid 100mg selama 3 bulan. Observasi dan apabila muncul gejala keluhan mual dan muntah sejak 5 hari. lalu walaupun nafsu makan meningkat. kemudian sembuh. pH 7. Proses autoimun OAT selama 1 bulan. e. GDP 150/90 mmHg. 20x/menit. dan didapatkan Apa diagnosis kasus diatas ? bengkak pada wajah dan tungkai. e. Dua a. Seorang anak laki-laki usia 11 tahun Untuk menegakkan diagnosis diperlukan dibawa ibunya ke RS dengan keluhan pemeriksaan … wajah bengkak sejak 2 hari ini. Pasien dilakukan test mantoux juga sering merasa haus dan sering buang d. tes mantoux 10 c. lalu Pemeriksaan lab GDS 340 mg/dL. tidak air kecil. Isoniazid 100mg selama 6 bulan. suhu 37. c. Kadar insulin darah Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD d. HbA1c minggu sebelumnya pasien kesulitan b. Proses aterosklerosis mm. Hemofilia A proteinuria dan gross hematuri. Thalasemia Penyebab yang mendasari keluhan pasien 81. dan c.5 kg. laju napas e. 82. Gangguan neuropati Didapatkan BCG scar (+). Pemeriksaan fisik didapatkan perlu di lakukan test mantoux nadi 84x/menit dan laju napas 20x/menit.

TB paru e. sedangkan pada malam feses didapatkan gambaran 2 inti bulat hari sampai subuh akan diberikan ASI dengan makro dan mikro nukleus. Dari pemeriksaan minum ASI perah.. b. Demam berdarah dengue grade III d. Sebelumnya. Bronkitis 85. 86. Mebendazole kg dengan PB 60 cm. Bayi usia 2 bulan dibawa orang tuanya ke 84.5 a. Dari pemeriksaan sejak 2 bulan yang lalu. nampak sesak nafas. Seorang anak perempuan berusia 10 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan 87. Trombositopeni a. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun UGD dengan keluhan sesak napas. Poliklinik dengan keluhan pertumbuhan pasien BAB cair disertai darah dan lendir terhambat. Apakah diagnosis pasien ini ? a. Saat ibu bekerja. Asma d. Demam berdarah dengue grade II c. Bronkiolitis e. cuping hidung. Sekitar mengeluhkan panas sejak 3 hari yang 5 hari yang lalu. Dari pemeriksaan fisik didapatkan batuk. leukosit 4600/μL. BB anak 5. Bronkopneuminia c.7 gr/dL. dan HCt 41%. Namun belakangan bayi tersebut suhu 380C dan Rumple leed test (+). Amoxicillin e. anak masih fisik didapatkan metalic sound (+). lien minum ASI ekslusif. Anak usia 3 bulan dibawa ibunya ke muntah dan nyeri perut. Sesak saat ini Pemeriksaan laboratorium menunjukkan merupakan sesak yang pertama. pemeriksaan fisik ditemukan pernafasan trombosit 98. Ibunya bekerja 8 jam per hari sejak 4 hari yang lalu. Anak dan hepar tidak teraba. Dari Hb 13. Tetracyclin . Demam dengue Diagnosis pasien adalah.000/μL. b. Dari pemeriksaan radiologi ditemukan gambaran paru hiperinflasi. Akhir-akhir ini jumlah produksi ASI berkurang dari 300 cc Terapi apa yang tepat pada kasus ini ? menjadi 150-200 cc per hari. seperlunya. Demam berdarah dengue grade I b. Ciprofloxacin d. keluhan hanya berupa lalu. Metronidazole c.

An. diare tanpa d. Coomb test b. tidak 88. Pemeriksaan laboratorium yang dibutuhkan untuk membantu penegakkan diagnosa adalah … a. hepar teraba 1 jari c. Fe. LDL 89. PB/U cukup disertai darah dan lendir. PB/U cukup cukup. Anak 12 tahun mata melotot. SI. dan suhu 38 C. Kesadaran CM. TD 110/70. BB/U cukup. sering tersebut? berkeringat. T3. TSH datang dengan keluhan demam sejak 4 . Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun b. Fe. Pada pemeriksaan TTV didapat nadi 89x/menit. PB/U cukup c. RR 24. Serologi a. treor ekstremitas superior. Hasil PF KU e. X diare cair sejak 2 hari yll. BB/U berlebih. T4. Pasien tampak kehausan. mimisan. a. DCA berat Apa pengobatan lini pertama pasien 91. BB/U kurang. Primaquin + amodiaquin d. PB/U kurang 90. Pada pemeriksaan exopthalmus b. BB 38 kg TD: 120/70 N: 115 a. PB/U kurang e. SI. Apa diagnosis yang tepat? 0 laju napas 22x/menit. demam setiap 3 hari sekali. BB/U kurang. hari yang lalu. Gastroenteritis Pada pemeriksaan fisik didapatkan b. DL Bagaimanakah status gizi pada anak c. BB/U cukup. dan terdapat bercak di kulit. N 120. dan TIBC b. DCA ringan konjungtiva anemi. DCA sedang dibawah procecus xipoid dan arcus d. bila menangis tidak keluar air mata. DL. Tetrasiklin + primaquin + kina Pemeriksaan apa yang perlu dilakukan e. Artesunat + amodiaquin + primaquin untuk menegakkan diagnosis? a. e. DCA ringan-sedang costae. dan TIBC tersebut? d. Anak laki-laki usia 2 tahun dikeluhkan rewel. Kina +doksisiklin RR: 24. c. Amodiaquin + artesunat (+).

000. Seorang anak 4 tahun datang dibawa oleh ibunya dengan keluhan bengkak. Cek DL. d. Seorang ibu membawa anaknya yang c. Hipoalbuminuria 95. Bordetella pertusis e. Streptococcus pneumonia d. Cek DL. Anak laki-laki 10 tahun keluhan lemas dan trombosit 160. Rhinovirus keluhan pucat 2 minggu. Beberapa saat setelah dikhitan darah sempat berhenti 93. Darah rutin Pemeriksaan hapusan darah didapatkan e. Pemeriksaan B12 dan asam folat c. Tes Comb penyakit di atas? e. splenomegali (+). . Asam urat antibiotik yang dibelli sendiri. MCH 34. Cek DL. Cek DL. pitting oedem pada 4 a. Influenza 96. 92. protombine time a. Hipokalsemia keluar perdarahan yang tidak mau e. faktor von wilbrand b.5. Hitung retikulosit a. Pemeriksaan sumsum tulang belakang Apakah mekanisme yang mendasari d. b. c. clothing time Apa mikroorganisma yang paling mungkin b. leukosit 6. Riwayat imunisasi Apa pemeriksaan yang dapat dilakukan tidak jelas. H. ikterik (+). 94. bleeding time menyebabkan kelainan tersebut? c. untuk menegakkan diagnosis? a. Anemis (+).900. Hb 4. Riwayat bengkak pada tua ke IGD dengan keluhan batuk terus sendi yang lama sembuh. MCV pucat. Autoimun b. PT dan APTT c. Hiponatremi berusia 10 tahun ke RS dengan keluhan d. Gangguan elektroli berhenti setelah dikhitan. Pasien usia 4 tahun datamg ke RS dengan e. pada Pemeriksaan yang harus dilakukan untuk pemeriksaan ditemukan mata edem. menerus dan pada akhir batuk kadang disertai mual muntah. Bikarbonat normokromik normositer dan pansitopeni. Ebsteinbarr virus d. menegakkan diagnosis? protein uri +4. Cek DL. Sebelumnya sering konsumsi 70. Serum Fe extremitas. Seorang anak usia 4 tahun dibawa orang tetapi keluar lagi.

e. Anemia defisiensi folat d. bakteri (-). Pemeriksaan. sejak 2 hari lalu.. hct 45. hernia skrotalis wbc 6.025 . d. Bayi 11 bulan dibawa ibu denga sedimen eritrosit 3-4/LBP . sedimen keluhan perut membesar dan kembung leukosit 3-4/LBP. Intususepsi b. sindrom nefrotik resisten steroid Diagnosis … e. albumin 1. Diagnosis? pemeriksaan fisik TD 100/65 nadi 90x rr a. Anak-anak umur 8 tahun datang dengan c. sindrom nefrotik idiopatik menurun. B12 c. Anemia defisiensi besi b. pemerikaaan b. undescensus testis pemeriksaan urinalisis protein 4+. c. Bayi usia 2 bulan. Anemia penyakit kronis e.000. Anemia megaloblastik d. BJ 1. Pasien juga diare tanpa lendir dan darah. Diagnosis. protein total d. Apa diagnosis pasien tersebut? Diagnosa: a. tidak e. tidak BAB. 100. leukosit esterase (-) . hb 7. sindrom nefropatik relaps jarang umbilikus.. ALL 97. AIHA c.2 . konjungtiva anemis. Hirschprung disease yg lain dbn. teraba massa sepertu sosis di b. . awalnya bengkak pada mata. ditemukan sel blast 84%. Anemia defisiensi vit. kolesterol total 430. trombosit 350. Thallasemia a. tubuh. nitrit (-) . c. BU a. fimosis laboratorium didapatkan hb 15. Seorang anak berumur 4 tahun 3 bulan 99. Anemia defisiensi besi b. torsio testis 30x temperatur aksila 36. Ileum mekonium ada data mcv dan atau mchc. sindrom nefrotik dependen steroid a.1 . setiap menangis pelir datang ke puskesmas diantar ibunya terlihat membengkak. sindrom nefrotik relaps sering d.5 . wajah. ph 7. dikatakan nyeri jika dengan keluhan bengkak pada seluruh disentuh. absomen distensi. varikokel 4. AML e. Divertikulum meckel keluhan lemas. kemudian kedua tungkai bawah. Tumor kolon 98.7.

muntah dan 110x. baik. Temp. Pada pemeriksaan fisik keadaan umum tampak Penanganan awal…. Cotrimoxazole ditemukan wheezing ekspirasi di semua lapangan paru. . kadang BAB 5-7 hari dan harus dibantu obat serta feses keras.. dengan lendir dan darah. namun hasilnya parsial. Metronidazole pemeriksaan fisik TD: 120/70. Keluhan disertai ekstremitas dingin. d. t= 36. Inj dipenhidramin nukleus. Asma Persisten adalah . nadi dengan nyeri perut. RR: 30x/menit.101..8 C. b. Radiologi c. pucat. Dokter sudah memberikan 103. Pada b. Inj epinephrine RR=20x/menit. mual. Sekarang sesak a. TD = 120/80. BNO 2 posisi d. Cefadroxil dirasakan semakin memberat. terapi bronkodilator β2 inhalasi sebanyak waktu pertama lahir 3 hari baru BAB. Yang termasuk diagnosis dari kasus ini adalah : Pemeriksaan penunjang pada pasien a. n= 90x/menit. Amoxicilin GCS E4V5M6. Seorang anak perempuan usia 10 tahun diantar ibunya ke puskesmas 104. Pasien anak laki2 10 th ke IGD dgn dengan keluhan BAB cair sejak 3 hari yang penurunan kesadaran setelah mendapat lalu. USG e. PPOK d. Keluhan BAB cair > 4x sehari disertai injeksi penisilin.7ºC. Colon in loop e. Pada pemeriksaan paru e. Asma Serangan Sedang b. a. 2x. Pada b. N: c. KU apatis. Inj dopamine bulat dengan 2 inti mikro dan makro d. Seorang anak berusia 10 tahun Penatalaksanaan farmakologis yang tepat diantar oleh ibunya dengan keluhan sesak adalah sejak 3 hari yang lalu.:36. TD 90/30 mmHg. Asma Serangan Berat c. Asma Serangan Ringan a. Colonoskopi 102. Co amoxsiclav 80x/menit. Inj adrenalin pemeriksaan FL didapatkan bentukan c. Bayi umur 3 bulan sering sulit BAB. nafsu makan berkurang.

tidak ada nyeri tekan. Ultralente insulin Pemeriksaan fisik didapatkan benjolan region inguinal dan cervical diameter 1-4 107. a. Pemeriksaan sedikit pleimorfik. PDA e. Tobulamide insulin selangkangan sejak 2 minggu yang lalu. Anak 7 tahun dtg dengan sesak d. 5 hari sebelumnya a. TGA Diagnosa yang tepat adalah …. Anak 13 tahun dating ke IGD dengan b. konsistensi tungkai kaki kanan terluka bernanah dan kenyal.. radiologis dextra terdapat gambaran gas tanpa destruksi. b. Wanita usia 12 tahun datang dengan keluhan penurunan kesadaran sejak Bising sistolik gr 2/6 sesak saat aktivitas. 108. e. kaku. Natural zinc insulin b. hiperglikemia hiperosmolar d. disertai mual. ketoasidosis DM tipe 2 keluhan pusing. mudah digerakkan. Insulin dan ampisilin tangan. Limfadenitis non spesifik b. Limfoma c. ketoasidosis DM tipe 1 106. dan sesak. TD 100/60. c. N 108 RR 36x. Insulin dan amoksisilin e. keton (+). setengah jam yang lalu. Riw DM tipe 1. Sulfonylurea dan ciprofloxacin nafas sejak 2 hri yll. Hb didapatkan sebukan sel dan limfosit 13. Diagnosa adalah…. Glibyride 109. jari tabuh. berkurang jongkok. Sulfonylurea dan metronidazole d. d. TOF GDS 400.105. Laki 15 tahun dating ke RS karena cm. sering haus. c. suhu 37 derajat. Limfosarkoma . Anak 8 tahun dibawa ibunya dengan c. a. e. b. Limfadenitis TB Terapi farmakologi…. Insulin dan metronidazole c. e.TTV normal. muntah. Sianosis di bibir. ketoasidosis NIDDM Penatalaksanaan yang tepat adalah…. TTV dbn. Regular insulin keluhan benjolan di leher dan d. Limfadenopati a.000 GDA 430.Histo PA berbau sejak 1 minggu lalu. krisis adrenal a. VSD banyak makan. ASD pasien mengeluh lebih serang BAK. leu 17.

110. Anak laki2 9 thn diantar oleh ibunya 112. D
ke prakter dokter dengan keluhan panas 1 113. d
minggu. Disertai nyeri pada otot terutama
pada betis. Anak sering bermain di banjir.
Pada pemeriksaan fisik tensi 120/80, nadi
120x/mnt, RR 18x/mnt, suhu 38.5. Pada
pemeriksaan mikroskop lapangan gelap
ditemukan bakteri berbentuk spiral.

Apakah terapi yang tepat diberikan untuk
anak ini?
a. Doxyciclin 2 x 100 mg selama 7 hari
b. Ciprofloxacin 2 x 500 mg selama 7
hari
c. Cotrimoxazol 2x 500 mg selama 5 hari
d. Chlorampenicol 2 x 500 mg selama 3
hari
e. Amoxicilin 3 x 250 mg selama 3 hari

111. Anak laku-laki usia 6 tahun datang
ke IGD dengan keluhan sesak nafas sejak 3
hari yang lalu. Keluhan disertai demam
tinggi, pemeriksaan fisik kesadaran apatis,
nadi 130 x/mt, RR 50 x/mt cepat dangkal,
auskultasi ronkhi (+), fremitus nafas
meningkat.

Pada pemeriksaan perkusi didapatkan?
a. redup
b. timpani
c. hipersonor
d. sonor
e. hipertimpani

ILMU BEDAH & ANESTESI 3. Seorang pekerja bangunan terjatuh dari
atap rumah saat sedang memperbaiki
1. Seorang pria berusia 50 tahun datang ke atap. Posisi terjatuh pekerja tersebut
Poliklinik RS dengan keluhan buang air dengan tangan kanan meyangga tubuh,
kecil sedikit-sedikit selama 5 hari terakhir. sehingga didapatkan patah tulang pada
Keluhan disertai dengan pancaran yang lengan bawah kanannya. Kemudian,
lemah dan merasa tidak lampias. Pasien pasien dibawa ke UGD RS dan dilakukan
mempunyai riwayat menderita penyakit pemeriksaan foto polos dengan hasil
Parkinson sekitar 10 tahun yang lalu. Dari berupa gambaran dinner fork deformity.
pemeriksaan fisik, pada palpasi abdomen
tidak teraba massa. Diagnosa dari pasien tersebut adalah …
a. Fraktur Coles
Apakah diagnosa pasien tersebut? b. Fraktur Montegio
a. Neurogenic bladder c. Fraktur Galeazzi
b. Prostatitis d. Fraktur Smith
c. Karsinoma prostat e. Fraktur Reverse Coles
d. BPH
e. Vesikolithiasis 4. Seorang anak berusia 3 tahun diantar
orang tuanya ke Puskesmas untuk
2. Seorang pria berusia 25 tahun datang ke melakukan sirkumsisi. Pada pemeriksaan
Poliklinik RS dengan keluhan demam sejak fisik didapatkan OUE berada di dorsal
2 hari yang lalu. Selain itu pasien penis.
mengeluhkan bengkak pada buah zakar
kirinya, nyeri (+), dan terasa hangat saat Apakah tindakan selanjutnya yang

diraba. Hasil uji kremaster (+). sebaiknya diberikan untuk pasien
tersebut?
Diagnosa pasien pada kasus tersebut a. Dorsumsisi saat itu juga
adalah … b. Dorsumsisi saat usia anak sudah 4
a. Torsio testis tahun
b. Orchitis c. Rujuk ke spesialis bedah untuk
c. Epididimitis operasi cito

d. Hidrokel d. Rujuk spesialis bedah untuk operasi
e. Varikokel elektif
e. Memberikan premedikasi antibiotik

7. Seorang pria berusia 40 tahun dibawa ke
5. Seorang anak berusia 11 tahun diantar ke UGD RS setelah mengalami KLL. Saat ini
Poliklinik RS mengeluhkan nyeri pada pasien mengeluhkan nyeri pada paha
tangan kanannya sejak 1 hari yang lalu. kanannya. Tampak paha kanan atas
Sebelumnya, pasien sempat ditarik oleh pasien bengkak, luka terbuka (-), nyeri bila
sang ibu saat berjalan di tangga. Pada digerakkan, dan tungkai kanan lebih
pemeriksaan, pasien mempertahankan pendek daripada kiri. Dari pemeriksaan
siku dalam posisi fleksi dan pronasi lengan foto rontgen femoralis dekstra: fraktur
ke bawah. 1/3 proksimal femoralis dekstra dengan
bentuk transversal.
Apakah diagnosis pasien tersebut?
a. Tennis elbow Apa tatalaksana yang tepat diberikan
b. Golfer elbow pada pasien tersebut?
c. Elbow dislocation a. Skin traksi
d. Pronator syndrome b. Skeletal traksi
e. Ulnar collateral ligament injury c. ORIF
d. Eksternal fiksasi
6. Seorang pria usia 35 tahun datang ke e. Gips
Puskesmas dengan keluhan alat
kelaminnya terasa berat. Pasien tidak 8. Seorang wanita berusia 40 tahun dibawa
mengeluhkan nyeri maupun gangguan ke UGD RS dengan keluhan nyeri pada
dalam BAK. Pada pemeriksaan fisik perut kanan atas. Dari pemeriksaan fisik
didapatkan skrotum teraba lunak dan didapatkan TD 120/100 mmHg, nadi
terdapat bentukan yang berkelok-kelok 90x/menit, frekuensi napas 18x/menit,
seperti cacing. Tax 38,90C, dan murphy sign (+). Hasil
pemeriksaan laboratorium: Hb 13 gr/dL,
Apakah diagnose dari pasien tersebut? eritrosit 4,5 juta/μL, leukosit 13.000/μL,
a. Hidrokel trombosit 540.000/μL, dan bilirubin total
b. Varikokel 2,5 mg/dL.
c. Hernia skrotalis
d. Epididymitis Apakah diagnosa pasien pada kasus di
e. Orchitis atas?
a. Kolangitis akut
b. Kolesistitis akut

c. Kolelitiasis e. Male hypogonadism
d. Pankreatitis
e. Coledocolithiasis 11. Seorang anak usia 8 tahun dibawa ibunya
ke RS karena tangannya kesakitan. Pasien
9. Seorang pria berusia 35 tahun terjatuh tampak menopang tangan kanan dalam
dari atap rumah saat sedang memperbaiki posisi ekstensi dan telapak tangan
antena. Setelah itu, pasien mengalami pronasi. Pasien merasa kesakitan setalah
kesulitan dalam BAK dan tampak darah tangan ditarik oleh ibunya saat berjalan.
keluar dari kemaluannya. Dari
pemeriksaan di UGD RS didapatkan Diagnosis yang paling mungkin adalah …
butterfly hematoma pada perineum a. Fraktur kaput radial
pasien. b. Fraktur kaput humerus
c. Dislokasi elbow
Diagnosis pasien tersebut adalah … d. Sublukasai kaput radial
a. Rupture buli-buli e. Pronator syndrome
b. Rupture ureter
c. Rupture uretra anterior 12. Laki-laki usia 25 tahun dibawa ke UGD RS
d. Rupture uretra posterior post KLL 3 jam yang lalu. Dari
e. Trauma testis pemeriksaan fisik didapatkan robek pada
otot tungkai atas, perdarahan pada otot
10. Seorang pria berusia 30 tahun datang ke tungkai atas, dan fraktur (-). TD 90/60
Poliklinik RS dengan keluhan belum mmHg, N 120x/menit, dan produksi urin
mempunyai anak. Pemeriksaan TTV dalam selama 1 jam sebanyak 30 cc (dengan
batas normal dan pemeriksaan fisik kateter urin). Sebelumnya produksi urin
didapatkan testis mengecil. Hasil normal. Dari pemeriksaan laboratorium
pemeriksaan laboratorium FSH = 26 didapatkan Hb 1 gr/dL, dan leukosit
mIU/mL dan sperma tergolong 18.600/μL.
azoospermia.
Apakah patogenesis yang mendasari pada
Apakah diagnosis dari pasien tersebut? pasien tersebut?
a. Atrofi testis a. Gangguan aliran darah ke ginjal
b. Hidrokel b. Kurangnya oksigenasi ke ginjal
c. Varikokel c. Akut tubular nekrosis
d. Testicular failure d. Syok hipovolemik

d. Toksikosis
13. Perempuan usia 35 tahun datang ke UGD e. Karsinoma
RS mengeluhkan nyeri pada paha kirinya
post KLL. Didapatkan luka terbuka pada 15. Seorang pasangan suami istri sudah
paha kiri. Dari pemeriksaan fisik menikah 5 tahun, namun belum memiliki
didapatkan TD 90/60 mmHg dan nadi anak. Selama ini istri memiliki riwayat
120x/menit. Dari pemeriksaan menstruasi yang teratur dan tidak
laboratorium didapatkan Hb 6 gr/dL, HCt mengalami keluhan selama menstruasi. Si
18%, leukosit 13.000/μL, dan trombosit suami merasa baik baik saja pada dirinya,
150.000/μL. sehingga mereka berinisiatif untuk
memeriksaan morfologi sperma. Dari hasil
Pasien direncanakan untuk menjalani pemeriksaan, didapatkan cairan sperma
operasi cito, manakah transfusi darah sejumlah 3 juta/mL, motilitas 5%, dan
yang perlu anda berikan sebagai morfologi normal 50%.
premedikasi?
a. Transfusi whoole blood Apakah diagnosa dari suami tersebut?
b. Transfusi packed red cell a. Astenozoospermia
c. Transfusi trombosit konsentrat b. Oligozoospermia
d. Transfusi fresh frozen plasma c. Teratozoospermia
e. Kriopresipitat d. Oligoastenozoospermia
e. Oligoteratozoospermia
14. Perempuan usia 46 tahun datang ke PKM
dengan keluhan benjolan di leher yang 16. Seorang pasangan suami istri sudah
semakin membesar, tidak nyeri, dan tidak menikah 5 tahun, namun belum memiliki
ada penurunan berat badan. Dari anak. Selama ini istri memiliki riwayat
pemeriksaan fisik didapatkan TTV dbn, menstruasi yang teratur dan tidak
eksoftalmus (-), tampak bejolan difusa mengalami keluhan selama menstruasi. Si
yang ikut bergerak saat menelan. suami merasa baik baik saja pada dirinya,
sehingga mereka berinisiatif untuk
Diagnosis yang tepat pada kasus di atas memeriksaan morfologi sperma. Dari hasil
adalah … pemeriksaan, didapatkan cairan sperma
a. Struma difusa toksik sejumlah 7 juta/ml dan motilitas 45%.
b. Struma difusa non toksisk
c. Adenoma folikular

Apakah diagnosa pada suami dari kasus di d. Hidrokel
atas? e. Varikokel
a. Nekrozoospermia
b. Oligozoospermia 19. Seorang perempuan usia 82 tahun datang
c. Astenozoospermia ke UGD dengan nyeri perut sejak 1 jam
d. Hyposperma yang lalu. Nyeri dirasakan setelah
e. Teratozoospermia mengalami kecelakaan kendaraan
bermotor. Dari pemeriksaan fisik
17. Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke didapatkan jejas pada abdomen kiri,
UGD RS karena mengalami kecelakaan rangsang peritoneal (+). Tampak
lalu lintas. Pada pemeriksaan fisik gambaran lusensi subdiafragma pada foto
didapatkan TTV dalam batas normal dan polos abdomen.
darah menetes dari ujung penis. Setelah
di lakukan RT ditemukan floating prostat Apakah posisi yang digunakan untuk
(+). pemeriksaan foto polos abdomen?
a. RLD
Apakah diagnosis pasien? b. Supine
a. Ruptur buli c. AP
b. Ruptur uretra anterior d. Prone, AP, knee chest
c. Ruptur uretra posterior e. Prone, RLD
d. Ruptur prostat
e. Ruptur ginjal 20. Seorang laki-laki datang dengan keluhan
lutut tampak bengkak. Pasien merasa sulit
18. Seorang anak usia 5 tahun mengeluhkan berjalan setelah cedera olahraga yang
nyeri bagian ujung penis akibat prepusium dialami. Dokter melakukan pemeriksaan
ditarik dan tidak bisa kembali seperti fisik dan didapatkan kelainan melalui tes
semula. Dari pemeriksaan didapatkan lacman.
nyeri (+), edem (+), dan terdapat jeratan
‘ikatan di daerah subkoronal’. Kemungkinan letak cedera yang dialami
adalah pada …
Diagnosis pasien tersebut adalah … a. Tendon Patella
a. Paraphimosis b. Ligament patella
b. Hipospadia c. Anterior cruciate ligament
c. Phimosis d. Postrerior cruciate ligament

Fraktur collum femur seluruh lapang perut. Open fraktur Grade IIIb. Seorang laki-laki usia 28 tahun dibawa ke UGD karena mengalami nyeri perut post Apakah diagnosis yang memungkinkan KLL 2 jam yang lalu. Perubahan cairan pada selang adalah … b. Dislokasi hip posterior mmHg. 1/3 medial dan suhu 370C. nadi 100x/menit. Open fraktur Grade I. Undulasi di selang WSD a. Laki-laki usia 25 tahun datang ke IGD femur sinistra setelah KLL. Pasien post KLL didiagnosa dengan terbuka ukuran > 2 cm. RLD pemeriksaan fisik didapatkan KU compos c.50C. Open fraktur Grade IIIa. Seorang laki-laki usia 24 tahun dibawa ke a. TD 130/90 a. Supine. Amati tiap jam femur sinistra d. didapatkan bone pneumothorax. Meniscus ligament 100x/menit. Arteri pemasangan WSD. Dislokasi hip anterior dan suhu 37. fleksi pada genu. dan suhu 37. 1/3 medial e. Apakah yg perlu diperhatikan dalam pemasangan WSD? Diagnosa yang tepat pada pasien tersebut a. 1/3 medial didapatkan KU compos mentis. Nyeri tekan (+) pada c. peritoneal sign (+). Dari b. RR 22x/menit. 1/3 medial c. RLD. kemudian direncanakan ekspose femur 1/3 medial sinistra. 1/3 medial 22. nadi 90x/menit. Dislokasi lutut Foto polos abdomen sebaiknya dilakukan pada posisi … 23. RLD mentis. dorsalis pedis masih teraba dan fraktur dirasakan kominutif. Tampak ekstremitas femur sinistra inferior kiri adduksi pada hip. Ganti tabung tiap 1 hari femur sinistra c. Fraktur caput femur e.50C. RR 20x/menit. Tampak fraktur femur dengan luka 21. Open fraktur Grade IIIc. e. Open fraktur Grade II. b. TD 130/80 femur sinistra mmHg. disertai internal rotasi dari tungkai. PA UGD setelah mengalami KLL motor. 24. Ganti selang tiap 3 hari b. TD 120/80 mmHg. RR 21x/menit. nadi d. e. AP . d. Dari pemeriksaan fisik dari pasien tersebut? didapatkan KU compos mentis. Dari pemeriksaan fisik d.

N dikeluhkan gatal. TTV. 27. Cancer prostate dari anus dan dapat masuk sendiri. 25. Pasien tiba-tiba pasien menrasa sesak napas dan sering terbangun pada malam hari karena badan terasa panas. Benign prostate hyperplation dikeluhkan adanya benjolan yang keluar b. Rupture prostate lemah. Dari pemeriksaan ingin buang air kecil. nyeri (+). Foto abdomen 3 posisi d. dan konsistensi padat kenyal. Prone prostat membesar. Setelah itu. Dari pemeriksaan fisik muncul bintik-bintik merah yang fisik didapatkan TD 110/80 mmHg. Foto abdomen 2 posisi Poliklinik RS dengan keluhan susah kencing. e. dan pemeriksaan abdomen dalam batas normal. Hemorrhoid interna grade 2 a. Hemorrhoid interna grade 3 b. konjungtiva pucat. Vesicolithiasis pemeriksaan thorax. Selain itu a. Apakah diagnosis pasien tersebut? a. Floating prosatate pemeriksaan fisik didapatkan KU agak d. Darah keluar saat atas? mengejan dan di akhir BAB. Laki-laki usia 40 tahun datang ke Poliklinik dengan keluhan BAB bercampur darah Apakah diagnosis yang tepat dari pasien di sejak 7 hari yang lalu. lama kencing semakin sedikit. RR 22x/menit dan Tax 36. kenyal dan darah pada handscoon. Riwayat nyeri perut disangkal. setelah kecelakaan sepeda motor sekitar 1 jam yang lalu. e. Pada Apakah tatalaksana awal pada kasus pemeriksaan rectal toucher didapatkan tersebut? a. Perempuan usia 20 tahun post KLL kencing selalu tidak tuntas dan semakin mendapatkan transfusi darah. 80x/menit. Pasien usia 80 tahun datang ke UGD RS Pemeriksaan RT teraba massa di rectum dengan keluhan nyeri pada perut kiri atas. USG e. Injeksi epinefrin .5°C. Pasien merasakan apabila 28. Hemorrhoid externa Pemeriksaan penunjang yang diperlukan b. Galuh usia 65 tahun datang ke e. Hemorrhoid interna grade 1 adalah … c. Dari c. Hemorrhoid interna grade 4 c. CT scan 26. Tn. permukaan rata tidak. MRI d.

Syok hemoragik c. namun tidak terlihat adanya benjolan. . cairan berwarna kuning kental dan tidak ada bau. Perikardiosintesis b. suara paru pemeriksaan fisik didapatkan anus kanan berkurang. perkusi masuk dengan sendirinya. dan tax 37. Seorang wanita usia 35 tahun datang ke mengeluhkan nyeri pada kakinya. dan tampak berusia 1 bulan. Injeksi kortikosteroid d. Dekompresi jarum c. Pada hemitoraks dextra hipersonor. suara jantung normal. tidak sedang menyusui anaknya yang baru didapatkan luka terbuka.30C dengan gerakan dada kiri benjolan yang keluar dari anus tapi dapat tertinggal. terdapat krepitasi dan dasar dan terasa sangat nyeri. b. Pemasangan WSD d.80C. Apa tindakan yang harus segera dilakukan? Apa diagnosis yang tepat pada pasien ini? a. Laki-laki usia 30 tahun. Intubasi a. Hemoroid interna stadium III d. Hemoroid interna stadium IV e. Selain itu teraba mmHg. Dari pemeriksaan ke praktek dokter mandiri dengan keluhan fisik didapatkan TD 110/80 mmHg. nadi BAB berdarah. Syok hipovolemik e. Injeksi dipenhidramin c. trakea bergeser ke kiri. Syok distributif e. laju napas 38x/menit. Hemoroid interna stadium I b. Injeksi ceritizin b. RR 18x/menit. nadi 120x/menit. dan bulan ini. kemerahan. Pasien mengatakan bahwa ada Tax 36. Hemoroid eksterna 30. Dari puting susu keluar close fraktur pada regio femur sinistra. Syok neurogeni d. Pemasangan sungkup oksigen e. Sepsis syok 29. Pada pemeriksaan fisik Apakah yang menyebabkan TD pada didapatkan TD 120/80 mmHg. post KLL 32. Pasien pembengkakan pada kaki kanan. nadi pasien turun? 90x/menit. Keluhan dirasakan sudah 3 100x/menit. laju napas benjolan keras yang tidak menepel pada 27x/menit. Hemoroid interna stadium II c. Dari Pukesmas dengan keluhan nyeri pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 80/60 payudara kanan. Seorang perempuan usia 35 tahun datang berat untuk bernapas. Injeksi antihistamine a. Laki-laki usia 25 tahun post KLL mengeluhkan sesak napas dan dirasa 31.

otorrhea (+). Pada CT scan tampak dengan keluhan penisnya ereksi terus dan hiperdens pada kapsula interna. Seorang laki laki berusia 25 tahun datang d. Pasien . Dari c. Seorang pria usia 30 tahun datang ke UGD ekstremitas kiri. Pada cT scan terdapat dekat ujung penis. Priapismus e. hematom subdural Apakah diagnosis pasien tersebut? c. TTV normal. helm (+). Trauma penis d. vulnus ekskoriasi di kepala bagian kiri dan 33. TTV normal. Limfoma non-hodgkin b. Abses Payudara pemeriksaan didapatkan krepitasi pada d. Peyronie’s disease 36. Vital sign dalam batas massa bulat pada pelvicocalyceal. a. Pada 34. Rupture uretra UGD dengan keluhan perut membesar dan BAK kemerahan. Balanitis berkemih sejak satu jam yang lalu. Fraktur basis cranii c. Hematom arachnoid a. pada pemeriksaan fisik didapatkan muara uretra berada di Diagnosis pasien adalah … proximal ujung penis. Anak perempuan usia 7 tahun dibawa ke e. a. Fibroadenoma trotoar. Galaktore Kepala bagian kiri pasien terbentur b. Hispospadi d. Renal cell carcinoma b. Parafimosis 37. tidak dapat berhenti sejak 3 jam yang lalu. Bayi laki-laki usia 2 minggu dibawa ibunya pemeriksaan fisik didapatkan nyeri dengan lubang kencing berada di bawah pinggang kiri. Striktur uretra ke UGD RSUD karena tidak dapat e. Apakah diagnosis pasien pada kasus di 35. Pyelonephritis kronis a. normal. Hematon intracerebral b. Pasien ada riwayat mengonsumsi obat Diagnosa pasien tersebut adalah … kuat sebelumnya. Striktur uretra d. Laki-laki usia 30tahun dibawa ke UGD atas? dengan penurunan kesadaran post KLL. Hematom duramater b. a. Keluhan disertai nyeri. Willm’s tumor Apakah diagnose pasien? c. Kista payudara temporal sinistra. Fimosis c.

Obstruksi vas deferens e. Adenocarcinoma Mammae a. Varikokel dan terdapat hematom pada selangkangan berbentuk kupu kupu. Tumor Phyloides oligoasthenoteratozoospermia. Ruptur buli eksterna 8 cm. padat keras. orchitis keluhan sulit BAK. Hasil analisa semen menunjukkan a. Laki-laki usia 28 tahun belum memiliki dan mobile. e. c. teraba licin. Epididimitis menetes pada orificium urethra eksterna e. Mastitis Apa diagnosis pasien tersebut? d. varicocele Dari rectal toucher didapatkan prostat membesar. Bilateral agenesis vas deferens dengan posisi terduduk dan selangkangan c. Fibroadenoma Mammae c. riwayat jatuh dari ketingian 2 meter b. d. a. Riwayat 5 tahun lalu c. Laki-laki usia 21 tahun mengeluhkan nyeri hebat di skrotum sejak 3 hari yang lalu. Orchitis mengenai pipa besar. darah (-). Kanker prostat Benjolan tidak dirasa nyeri dan tidak f. 40... 39.. Pada g. Adenosarcoma berukuran 4 cm pada payudara kiri dengan konsistensi kenyal. hydrocele keluar batu saat BAK. pelir. b. Torsio testis 38. Ruptur urethra posterior cop III Diagnosa yang memungkinkan pada e. Ruptur urethra anterior pasien tersebut adalah .. Terkadang mengeluhkan nyeri di kantong Diagnosis yang paling mungkin adalah . tidak berdungkul. Prostatitis disertai dengan keluarnya cairan. Dari pemeriksaan a. anak setelah menikah selama 5 tahun. Didapatkan darah d. BPH pemeriksaan fisik didapatkan massa h. Ruptur urethra posterior cop II d. Diagnosis pasien diatas adalah … Transuluminasi (-). 41. Ruptur buli interna didapatkan skrotum membengkak hingga b. Wanita berusia 19 tahun datang dengan benjolan di payudara kiri yang dirasa Diagnosa pasien tersebut adalah … mengganggu dalam 3 bulan terakhir. nyeri (-). Ductal Carcinoma Mammae . Kakek usia 55 tahun datang dengan b.

Keluhan dialami nafsu makan. Riwayat BAK 42. tidak lampias. ur/cr. tapi sedikit-sedikit dan ditemukan benjolan pada vertebrae V. usul operasi segera ke bedah d. usg b. Wanita usia 54 tahun mengeluhkan sering dengan darah disangkal. Metode apakah yang dapat digunakan Tatalaksana yang tepat adalah … untuk menentukan luas luka pasien? a. ur/cr. dan berkeringat pada sejak 1 tahun yang lalu. berikan analgetik rektal. Rule of 7 bedah b. Namun saat keadaan sadar. konsul a. Infeksi saluran kencing d. pasien bisa menahan kencing. cystatin c 43. Pada pemeriksaan fisik panas pada dada dan kedua lengannya didapatkan edema pada skrotum. maupun demam. Pasien 44. dilakukan untuk menegakkan diagnosis? a. Antibiotik dan analgetik intravena 46. Berikan analgetik intravena. Urinalisis. penurunan sejak 1 minggu yang lalu. Laki-laki usia 25 tahun dibawa ke IGD sejak 2 jam yang lalu disertai mual dan dengan keluhan terkena siram kuah bakso muntah. coba e. Pada pemeriksaan fisik semakin sering. ur/cr. Laki-laki usia 40 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan sesak napas. Tidak keluar batu seukuran biji kacamg hijau 1x dapat menahan buang air kecil saat batuk. ur/cr. Rule of 8 b. Baxter formula memutar skrotum e. pada malam hari untuk BAK. dan tertawa. Tidak Pemeriksaan penunjang apakah yang didapatkan sekret. Riwayat BAK buang air kecil sejak 1 tahun ini. Rule of 10 d. konsul uro c. Anak usia 13 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri pada skrotum kiri 45. berlari. Urinalisis. Pasien sering terbangun . penurunan UGD dengan keluhan BAK sedikit-sedikit berat badan yang sigifikan. dan posisi melintang. ct abdomen e. terasa ingin BAK malam hari. konsul bedah untuk operasi. analisa batu. ivp Diagnosis yang mungkin adalah … b. usg a. kemerahan. Urinalisis. sekitar 2 jam yang lalu. pada 5 tahun yang lalu. Inkontinensia urin c. Urinalisis. Seorang laki-laki usia 72 tahun datang ke memiliki riwayat batuk lama. Rule of 9 c. Urinalisis.

Pada meatus uretra eksterna didapatkan patah tulang tertutup pada keluar cairan berupa darah. Orchitis akut c. Listesis a. Skoliosis c. Trauma ginjal grade III d. Pasien yang lalu. didapatkan ginjal kiri normal. Diketahui terjadi reseksi total a. reposisi tertutup dalam narkose Maka termasuk jenis trauma ginjal … c. reposisi terbuka b. apakah yang Anda harapkan? . Trauma ginjal grade V UGD dengan nyeri perut kanan bawah sejak 3 jam yang lalu. leukosit Pada pemeriksaan perkusi abdomen. Epididimitis akut 47.80C. Trauma ginjal grade IV 50. Abses scrotum d. Trauma ginjal grade I d. dan muntah. Apa istilah untuk temuan tersebut? Apa penyakit pada pasien? a. Nyeri awal 48. bengkak. Trauma mengenai pinggang setelah terjatuh saat bermain sepatu roda kanan pasien dan lebam seluruh pinggang satu jam yang lalu. Pada supra kondilar humerus kanan dengan pemeriksaan IVP dengan kontras penggeseran. Pada pemeriksaan status tampak kesakitan dengan memegang genitalia didapatkan scrotum merah. Hasil urinalisis didapatkan eritrosit +2. Lordosis e. dan nyeri saat perabaan. Sitisis akut b. Laki-laki usia 25 tahun datang dengan dirasakan di epigastrium kmudian keluhan nyeri pada scrotum sejak 2 hari berpindah ke perut kanan bawah. Pasien nyeri ketika BAK. Protrusio d. mual. pemasangan arm sling a. Trauma ginjal grade II e. hasil +2. Prostatitis akut e. sedangkan pada ginjal kanan tidak terjadi ekskresi Apakah tatalaksana yang tepat? kontras. reposisi terbuka dan fiksasi dengan K- arteri dan vena ginjal kanan. Gibbus b. perut kanan bawahnya. Seorang laki-laki usia 35 tahun datang ke e. Siku terbentur dan kanan. wire b. Pasien mengeluh demam dan demam 38. pemasangan gips c. Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke 49. Seorang anak usia 9 tahun dibawa ke UGD UGD post KLL.

. Dekompresi jarum didapatkan prostat hangat. Trichomonas vaginalis . E. Pekak c. Apakah diagnosis yang paling tepat? Perkusi redup pada lapang paru D tengah a. Pada yang lalu. Dari Apa organisme penyebab tersering pemeriksaan fisik didapatkan TD 80/50 kondisi ini? mmHg. Redup e. Keadaan terdapat eksorotasi dan abduksi.9% d. Ureplasma urelyticum b. Biopsi pleura lalu. Hypertimpani e. Laki-laki usia 30 tahun dibawa ke UGD dengan fraktur tibia distal terbuka. Fraktur clavicula dextra thorax gambaran efusi pleura D). dan membesar.. Laki laki usia 50 tahun mengeluhkan a. Dislokasi bahu anterior dan bawah. Pemasangan WSD mengeluhkan demam sejak 3 hari yang d. c. Chlamydia tracomatis a. dan Tax 380C. Laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD setelah bermain voli dan tidak dapat mengeluhkan sesak nafas sejak 2 hari memegang bahu kirinya. NaCl 0. Pasien laki laki usia 23 tahun mengeluhkan nyeri pada bahu kanan 51. N 120x/menit. D51/2NS c. N 130x/menit. pada bahu kanan juga Riwayat DM tidak terkontrol. e. TD 90/60 mmHg. Dislokasi bahu inferior Percobaan pungsi keluar pus. a. Pada pemeriksaan prostat e. NaCl 0. Fraktur erectans Penatalaksanaan yang tepat adalah … 54. 52. (Ada foto d. Mycoplasma genitalium b. RR 30x/menit. umum lemah. Suara pekak beralih d. RL e. menghilang. D5W d. RR 26x/menit. Dislokasi bahu posterior menurun pada paru D tengah dan bawah. Torakosentesis dengan frekuensi >10x/hari. Pasien juga c. Riwayat batuk berdahak kuning pemeriksaan didapatkan kontur deltoid kecoklatan dan nyeri dada sejak 2 bulan. Suara nafas vesikuler b. Nyeri ketok ginjal 53.3% b. a. Torakotomi kencing sedikit-sedikit namun sering b. Coli Terapi resusitasi menggunakan cairan. c.

Seorang laki-laki terjatuh dari pohon. Tampak pembengkakan pada Apa yang harus Anda lakukan pada pasien ujung penis dan terdapat pus. Hal ini tersebut? sudah terjadi berulang kali. Hernia inkaserata anak tersebut menarik preputium sampai e. dan a. Melakukan dorsumsisi anak tersebut adalah … c. kenyal. 3 hari sebelumnya d. Invaginasi kemaluan disertai dengan sulit BAK. Sirkumsisi tempat semula d. Pembersihan pus e. orang tua pasien di apotek. d. Memberikan Analgetik b. Antibiotik e. Fibroma Toucher didapatkan portio sign (+). Bayi usia 4 bulan dibawa orang tuanya ke di tangan sebesar biji kelereng. Sirkumsisi + antibiotik d. Tanda dance b. namun diare dan dibelikan obat diare sendiri oleh terasa nyeri. 57. Memberikan Antibiotik spektrum luas a. Ganglion & sosis sign positif. Menarik preputim mengembalikan ke c. Dari pemeriksaan fisik. Hernia stragulata anamnesis didapatkan. a. Neurofibroma Diagnosis pada kasus tersebut adalah … 58. Anak laki-laki usia 4 tahun diantar ke a. pemeriksaan didapatkan benjolan teraba 4 hari sebelum masuk rumah sakit. Dari RS dengan keluhan muntah disertai darah. mengalami patah di corpus vertebra. penis. Pada pemeriksaan fisik didapatkan perut Diagnosis pasien tersebut adalah … distended. contour usus terlihat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan preputium tertarik sampai 56. Merujuk ke RS yang memiiki fasilitas bedah Tatalaksana yang tepat dilakukan pada b. Apendicitis ke pangkal penis. pasien belum disirkumsisi. pasien Llunak. Prolaps anus Puskesmas dengan keluhan nyeri pada b. mudah digerakkan. Lipoma bising usus masih ada. . Pemeriksaan Rectal c. Pada c. Sirkumsisi dan pembersihan pus 59. Wanita 25 tahun datang dengan benjolan 55. Seorang anak laki-laki usia 5 tahun dibawa blakang korona glandis dan menjerat ibunya ke RS karena tidak bisa kencing.

. Depresi b. Wanita 45 tahun mengeluh tidak bisa berdungkul dan tidak nyeri. Pada pemeriksaan fisik b. Tumor colorectal fisik didapatkan swelling region patella.. dan Tax 38. Dari hasil kentut sejak 2 hari yang lalu disertai nyeri. Hernia inguinalis lateral leher kanan dan kiri. meniscus tear mamma dextra bentuk oval. Spiral a. RR 20x/menit. Orchitis akut pemeriksaan leher terdapat benjolan satu di kanan dan satu di kiri.. dan d. e. contusion didapatkan benjolan pada inferolateral c. N 80x/menit. padat dan d. Wanita 34 tahun memiliki benjolan di c. ileus paralitik gerakan sedikit terbatas. 64. FNAB terdapat sel-sel mononuclear. Hernia inguinalis posterior batuk dengan dahak hijau kental. fibrokistik tahun yang lalu. Hemartrosis yang lalu. Keluhan disertai d. Dari pemeriksaan b. Avulsi Diagnosa pasien ini adalah. muscle strain Apa diagnosis dari kasus di atas? 62. benjolan dirasa makin .5°C. Seorang wanita usia 22 tahun datang dengan keluhan terdapat benjolan yang Diagnosa yang tepat adalah . lunak. Hernia skortal b. nekrosis lemak adanya benjolan di skrotum kiri sejak 1 b. tidak 63. Dari pemeriksaan fisik didapatkan distended perut dengan TD 120/80 Apakah diagnosisnya? mmHg.. Dari e. tidak nyeri. Dari foto genue didapatkan soft tissue swelling. dahulu membentur aspal. pcl rupture mobile. Lutut kiri terlebih Diagnosis pasien pada kasus ini adalah . Wanita usia 23 tahun post KLL terjatuh dari sepeda motor. dan berbatas Jenis fraktur yg paling sering adalah … tegas. Tanda vital a. c. Hernia inguinalis medialis 60. fluktuasi (+). Seorang pria usia 35 tahun mengeluhkan a. tidak nyeri pada payudara sejak 3 bulan a. c. ileus obstruktif nyeri tekan minimal. a. Apendicitis dalam batas normal. 61... membesar.

a. b. Pada b. c. Syok neurogenik tampak merah dan nyeri saat dipalpasi. karena nyeri. d. Bursitis 68. Fraktur os calcaneus nyeri pada bahu kanan. Laki-laki datang ke PKM dengan keluhan kanan deformitas. Pria usia 20 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan pergelangan kaki kanan Kemungkinan penyebab keadaan pasien nyeri dan bengkak setelah main basket adalah . dengan bahu kanan d. BNO direncanakan operasi. Laki-laki usia 40 tahun datang dengan b. CT-Scan Apa indikasi operasi dari pasien ini? d. Syok anafilaktik Diagnosis pasien tersebut adalah . Syok sepsis e. Tidak ada keluhan lain. Paha deformitas (+). terdapat luka laserasi 4x3 cm di bahu Pemeriksaan fisik: buah zakar kanan nyeri anterior. Syok hipovolemik saat mendarat setelah melompat. dan akral dingin. Saat ini pasien tidak sadar. ROM aktif dan pasif terbatas ringan bila ditekan. edema. Vaskuler distal terancam paha pasien terjepit antara dinding dan . 65.. Strain gastrocnemius dari sepeda. medial dextra. Iluminasi a. HR 128x/menit. Nervus distal terancam setelah kecelakaan lalu lintas. Pasien ini akan a. USG b. ROM terbatas e. Syok kardiogenik pemeriksaan fisik pergelangan kaki kanan c. Open fraktur c. Riwayat terkilir a. Ankle sprain terbentur aspal. dengan d. Laki-laki usia 40 tahun datang ke UGD d. luka terbuka (-). setelah terjatuh c. fibroadenomammae truk. perdarahan keluar (-). Nyeri 67.. sekitar 2 jam yang lalu... di mana e. Nervus dan vaskuler distal dalam batas normal. ductal carcinoma TD 80/50 mmHg. CRT>2 e. Pada pemeriksaan fisik ditemukan bahu 66. Terlampir radiologi Pemeriksaan radiologi yang tepat adalah shoulder Dextra -> fraktur klavikula 1/3 …. ductal papilloma detik. BNO + IVP c. hematom dan buah zakar kanan membesar.

adenokarsinoma folikular b. . Pasien wanita usia 48 tahun mengeluhkan keluhan benjolan pada area inguinal benjolan pada leher sebelah kiri. tiroiditis proliferasi sel yang nenginfiltrasi ke b. pembesaran kelenjar getah bening di ipsilateral di regio sub mental dan sub Diagnosis pasien tersebut adalah . mandibula. Pada dalam batas normal. Pemeriksaan fisik: pemeriksaan fisik didapatkan benjolan nodul di leher sebesar telur ayam. yang awalnya di kanan bawah sejak 8 jam tampak lubang pada umbilicus. rigidity (+). Seorang anak laki laki usia 2 bulan dibawa c.. stenosis urigenital persisten Diagnosa yang tepat adalah . Pada pemeriksaan fisik Kelainan anatomi apa yang mendasari didapatkan nyeri pada seluruh lapang keluhan pasien? abdomen. appendicitis akuta e. Pada memberat sejak 3 bulan terkahir. Laki-laki usia 55 tahun dengan nyeri perut didapatkan TTV dalam batas normal. Semakin kanan yang timbul saat beraktivitas. Pemeriksaan laboratorium tidak rata. fistula uracus b. adenokarsinoma papilar ibunya ke UGD dengan keluhan keluar d. perotinitis generalisata d. kenyal. dan bergerak saat dapat digerakan. kemudian menjalar ke seluruh permukaan perut. struma non difusa toxic a. tidak difuse. Pada pemeriksaan fisik 72. ductus wollf persisten a. keluhan benjolan di leher sejak 1 minggu Nyeri disangkal. adenokarsinoma medular 70. c. struma difusa non toxic d. ductus venosus persisten 73. terdapat didapatkan TSH turun dan T3/T4 naik. tepi menelan. ductus muller persisten b. nyeri tekan (-). Disertai demam dan nyeri. penyakit cushing Keluhan terjadi pada saat menangis dan mengejan. ca tiroid jaringan sekitar.69. konsisntensi kasar. Pemeriksaan tanda vital yang lalu. Wanita usia 30 tahun datang dengan terasa parau dan sesak saat malam hari. lalu.. Laki-laki usia 68 tahun datang dengan 71. c. struma difusa toxic Diagnosis pasien tersebut adalah … e. thyroid hasimoto kemih di pusat sejak 1 minggu yang lalu. e.. mobile. suara tes provokasi batuk (+) dan tes finger (+).. Hasil histopatologi terdapat a. a.

Diagnosa pasien tersebut adalah ... Auskultasi didapatkan penurunan bunyi
a. hernia inguinalis dextra napas pada dada kiri. Terdapat fraktur iga
b. hernia femoralis dextra 2,3,4 kanan.
c. hidrokel
Gambaran radiologis yang diharapkan
74. Anak laki-laki mengeluhkan kaki kanannya adalah ...
sering keseleo setelah berolahraga. Anak a. Pneumothorax
tersebut merasa kaki kanannya lebih b. Hemothorax
lemah dari kaki kirinya. Hindfoot c. Atelektasis
alignment (+). d. ARDS
e. Empyema
Penyebab keluhan tersebut adalah..
a. Ruptur tendon achiles 77. Perempuan usia 55 tahun datang dengan
b. instabilitas alignment keluhan nyeri pinggang sejak 5 hari yang
lalu. Keluhan dirasakan setelah pasien
75. Laki-laki usia 35 tahun mengalami luka jatuh duduk karena terpeleset. Dari
yang sukar sembuh di kaki. Pasien pemeriksaan radiologi didapatkan korpus
menderita DM tetapi tidak berobat rutin. vertebrae L4 bergesar ke depan terhadap
Pada pemeriksaan fisik ditemukan ulkus di korpus vertebrea L5.
dorsum pedis.
Diagnosis yang memungkinkan adalah ...
Untuk menilai aliran darah perifer dapat a. Spondilosis
menggunakan pemeriksaan .. b. Spondilitis
a. Tendenburg test c. Spondilolistesis
b. Ankle Brachial Index d. HNP
c. Romberg test e. Stenosis lumbalis
d. Lassegue test
e. Nafziger test 78. Sepasang suami istri usia produktif
dikonsulkan ke ahli urologi karena belum
76. Seorang perempuan usia 24 tahun diantar memiliki keturunan selama 3 tahun
ke UGD RS setelah kecelakaan 1 jam yang pernikahannya. Dari pemeriksaan fisik
lalu. Pasien tertabrak dan didapatkan luka ditemukan hanya terdapat 1 testis di
pada dada sebelah kanan. Pasien skrotum kanan, serta pada inguinal kiri
mengeluhkan nyeri dada kanan dan sesak. teraba benjolan sebesar biji rambutan.

Dari pemeriksaan analisa sperma c. Sirkumsisi saat umur 4 tahun
ditemukan oligozoospermia. d. Pemberian antibiotik
e. Observasi
Apakah etiologi dari keadaan pasien
tersebut? 81. Dilakukan pemeriksaan foto rontgen
a. Defisiensi HCG vertebra (thorakolumbalis) untuk
b. Defisiensi hipofisis menegakkan diagnosis skoliosis.
c. Defisiensi testosteron
d. Iskemik testis
e. Peningkatan suhu testis

79. Mr. X mengalami KLL, tampak jejas di
abdomen bawah, keluar darah dari OUE,
tampak kemerahan di sekitar genital, TD
130/90, N 110, RR 24, Tax 36,9. Pasien
ingin BAK namun tidak keluar dan tampak
kesakitan.

Berapakah sudut yang terbentuk pada
Tatalaksana yang harus dilakukan
pengukuran pasien tersebut?
terhadap pasien adalah …
a. 40-50°
a. Pasang kateter
b. 90°
b. Pungsi suprapubik
c. >90°
c. USG
d. 10°
d. Uretrosistografi
e. 180°
e. BNO

82. Ny. Rina datang dengan keluhan nyeri
80. Anak usia 2 tahun datang dengan keluhan
pada lutut. Menurut pasien, pasien habis
kencing tidak memancar. Kencing
terjatuh dari motor dan lututnya
dirasakan keluar dari bagian bawah
terbentur. Pada pemeriksaan didapatkan
kemaluannya.
bengkak, nyeri, dan memar pada lututnya.
Oleh dokter didapatkan lachmann test
Tindakan dokter selanjutnya adalah …
positif.
a. Sirkumsisi cito
b. Rujuk spesialis bedah

Bagian apakah yang mengalami trauma
pada kasus tersebut? Apakah diagnosis dari kasus tersebut?
a. Ligamentum kolateral tibia a. Trauma ginjal derajat I
b. Ligamentum patella b. Trauma ginjal derajat II
c. Ligamentum cruciatum anterior c. Trauma ginjal derajat III
d. Ligamentum cruciatum posterior d. Trauma ginjal derajat IV
e. Ligamentum kolateral fibula e. Trauma ginjal derajat V

83. Bayi usia 5 bulan, keluhan perut kembung. 85. Laki-laki usia 40 tahun hematuria
Sejak 4 bulan terakhur BAB tidak lancar, Foto bof : radioopaqeu pada vesika
BAB dibantu obat pencahar. TTV normal, urinaria.
keadaan kakeksia, ada gambaran
peristaltik usus, metalic sound, colok Diagnosa yang mungkin dari pasien
dubur cair dan menyemprot. tersebut adalah …
a. Pielonefritis
Apakah diagnosis yang tepat pada pasien b. Nefrolitiasis
tersebut? c. Vesikolitiasis
a. Invaginasi d. Ureterolitiasis
b. Ileus paralitik e. Uretrolitiasis
c. Konstipasi
d. Hisprung disease 86. Seorang anak laki2 3 tahun dikeluhkan
e. Atresia ani BAB warna merah disertai darah segar.
Terlihat massa keluar dari anus. Dari
84. Laki-laki usia 30 tahun diantar ke UGD pemeriksaan fisik tidak ditemukan tanda
dengan keluhan kencing berdarah sejak 1 distensi.
jam yang lalu. Sebelumnya pasien
mengalami KLL dan tertabrak pada Diagnosis?
pinggang kanan. Pada pemeriksaan fisik a. Intususepsi
didapatkan memar luas pada pinggang. b. Prolaps recti
Pemeriksaan IVP didapatkan ginjal kiri c. Kanker kolon
normal, tidak ada ekskresi kontras pd d. Polip rektum
ginjal kanan. Angiogram menunjukkan e. Hemoroid interna
cedera pada vena dan arteri ginjal kanan.

Ziemand test c. demam (-). riwayat c. Hidroureter c. ginjal kanan robekan hingga k kanan bawah sejak 1 hari smrs. Keluhan bertambah saat e. Pasien kecelakan. Finger test melekat pada dasar. Perempuan 35th mengeluh nyeri perut normal. Apendicitia akut dan bengkak. Laki laki 35 tahun. Spermatokel bangunan. Non kristaloid a. muntah (+). a.Pemeriksaan fisik 92. Infeksi saluran kemih 89. Anak 15 tahun benjolan dibelakang lutut Pemeriksaan fisik yang dilakukan: kiri sejak 1 minggu lalu. PID sesudah berolahraga dan berkurang dengan istirahat. mengeluh skrotum nyeri d. mual artei dan vena pelvicalis. leukosit (+). Dextrose . DL a. ada jejas di perut kanan. 90. Koloid … b. Hidrokel benjolan pada lipatan paha.Ttv normal. Oclusion test b. Thumb test a. Laki-laki 25 th. Ruptur ginjal grd II c. kanan. Terapi yang diberikan? Diagnosa pasien pada kasus di atas adalah a. Pasien 24 tahun datang ke UGD setelah didapatkan testis kiri lbh besar dari testis mengalami luka bakar selkujur tubuhnya. Soft tissur tumor 88. Ruptur ginjal grd I normal. KET c. konsistensi kenyal b. Hasil USG ginjal kiri 91. Dri pemeriksaan fisik didapatkan defanse muscular pada Grade berapa? perut kanan bawah.87. keluhan keluar b. Varikokel benjolan bisa dimasukan. Batu ginjal e. Ateroma e. Kista dermoid c. perut kena aspal. Ruptur ginjal grd III Diagnosis yg paling tepat? d. Translumination test d. Ganglion d. Ruptur ginjal grd IV a. Lipoma e.UL eritrosi (+). Tidak nyeri tekan. Ruptur ginjal grd V b. Pekerjaan kuli d. b.

Nyeri (+) muntah (-).. Kristaloid anamnesa ditemukan riwayat benjolan e. Hernia inguinalis lateralis ireponibilis d. Darah hilang timbul 1 th yll. Px laki2 70th datang dengan keluhan benjolan pada lipat paha sampai kantong TTV dalam batas normal? kemaluan sejak 2 hari yll. Chron disease d.. b. Px 2 hari yg lalu sempat terantuk Apa diagnosisnya? batu dlutut shg lutut ny luka. Perempuan mengeluh nyeri perut seperti pada abdomen ditemukan dump contour diremas. muncul dan metalic sound. Muray (+). Pada pemeriksaan fisik ditemukan td 100/80. Pada b. Hernia femoralis stragulata Diagnosis. Cornybacterium kanan. 94. Dr a. Divertikulitis e. Hernia femoralis . viridians ketika pasien kecapekan dan batuk. rr 16x. S epididimis 97. Apakah diagnosis pada px ini ? a. Keluhan disertai a. 93. Streptococcus pyogen keluhan keluar benjolan dilipatan paha d. Mc. Ulserative colitis 96. Hernia inguinalis lateral kanan mual. trauma di lutut. PCL d. Ruptur tendon patella pemeriksaan fisik d dapat kan lutut kanan b. Pasien lari ditabrak motor dari samping. d. Diare akut ec/ bakteria c. Hernia inguinalis direk inkaserata a. 95. Benjolan dirasa keluar masuk e. muntah dan perut kembung. hr 100x. Nyeri membaik setelah terdengar suara peristaltik. S. burborigmi BAB. Hernia inguinalis lateralis inkaserata c. Keluhan hilang timbul. Keluhan disertai BAB lembek dan dump steafung. terutama saat ada banyak pekerjaan di kantor. Laki laki usia 34th datang ke UGD dengan c. Mr x 25th datang dg keluhan nyeri pada lutut. Irritable bowel syndrome e. pada auskultasi diselingi keras. Meniscus Tear a. MCL Organisme penyebab kondisi tsb adalah e. S. aureus b. Hernia medialis inkaserata b. ACL bengkak merah pus dan tampak tulang c.

Apa diagnosis pasien? Tatalaksana yang tepat adalah… a. Sling selama 1 minggu b. ca mammae e. krepitasi. konsistensi padat kenyal. karsinoma intra ductal d. 24 tahun datang 99. 5 % Diagnosa pasien ini? b. tidak ada keluar cairan dr Berapa luas permukaan tubuh yang payudaranya. Fibro adenoma mammae c. 1 bulan yg 101. TTV dbn. D penonjolan. distensi abdomen tdk yakin. pemeriksaan hb 9. 10 % a. displace. Radiologi didapatkan fraktur d. mengelupas pada epidermis? a. Seorang wanita. d . karsinoma ceacum a. nya tidak nyeri saat haid. Luka lepuh pada seluruh tubuh awalnya dengan keluhan benjolan di payudaraa bercak kemerahan dan lalu terkelupas. kulit utuh. karsinoma kolon asenden c. diare 5-6kali. pada setalah jatuh dari motor dengan jatuh pemeriksaan fisik dlm batas normal. 10-20 % b. e. c. Hernialis Tindakan apa yang dilakukan? 98. Figure of eight selama 2-3 minggu c. > 30% d. 103. Laki 15 tahun ditabrak dari samping. Oref e. Nyeri dirasakan dan berdarah. Pemeriksaan fisik ada edema. 30 % c. ke sisi kanan dan menumpu pada bahu. Limfadenitis nyeri. karsinoma kolon tranversum d. ROM terbatas 104. Seorang laki2 59 th d bawa k ugd krn penurunan kesadaran d kantor. Orif d. hemoroid interna 102. fibrocistic e. karsinoma kolon desenden b. tumor phyloides 100. Pasien 33 tahun dating dengan keluhan lalu memiliki keluhan bab seperti kelereng nyeri pada bahu kanan. bising usus clavicula sepertiga medial tanpa meningkat. massa Saat dilakukan rontgen didapatkan fr abdomen tdk yakin. Limfadenitis lateralis femur dekstra.

Abortus insipient c. menutup. Dari pemeriksaan jalan lahirnya. Abortus imminens d. Abortus komplit b. dan portio Pemeriksaan ginekologi teraba jaringan. Apakah diagnose dari pasien tersebut? Tatalaksana yang tepat untuk pasien pada a. Pemasangan laminaria ke UGD RS mengeluhkan darah keluar dari kemaluannya sejak 2 hari yang lalu. Dari pemeriksaan fisik ginekologi didapatkan jaringan keluar dari didapatkan TTV dalam batas normal. vagina. Analgetik dan hematinic dengan usia kehamilan 10 minggu datang e. konsumsi alkohol ke UGD RS mengeluhkan darah keluar dari (-). Abortus inkomplit c. Abortus komplit a. konsumsi narkoba (-). Missed abortion . Abortus komplit kasus di atas adalah … b. Dari 3. Observasi 2 minggu. Apakah diagnose dari pasien tersebut? Apakah diagnosa pasien tersebut? a. Abortus insipient e. dengan usia kehamilan 18 minggu datang ). Pemeriksaan fisik TFU sesuai dengan usia kehamilan dan portio servix dengan usia kehamilan dan ostium uteri masih tertutup. dan riwayat koitus selama 2 hari jalan lahir.ILMU OBSTETRI & GINEKOLOGI c. Seorang pasien berusia 23 tahun G1P0A0 2. Kuretase c. Seorang wanita usia 21 tahun G1P0A0 dengan usia kehamilan 18 minggu datang dengan usia kehamilan 9 minggu darang ke UGD RS mengeluhkan keluar darah dari ke UGD RS mengeluhkan perdarahan dari jalan lahirnya. Pemeriksaan TFU sesuai terakhir (-). Missed abortion 4. Kuldosintesis d. pemeriksaan USG: sisa konsepsi (+). Abortus imminens d. Seorang wanita berusia 34 tahun G3P2A0 d. Abortus inkomplit b. serviks membuka. VT teraba jaringan. Abortus insipient e. kontrol untuk melakukan USG ulang 1. Dari USG terdapat gambaran sisa konsepsi. Abortus inkomplit a. Abortus imminens b. Abortus septic e. Plano tes (+) dan dari OUE dan OUI terbuka 1 cm. Seorang wanita usia 33 tahun G2P1A0 anamnesa didapatkan riwayat merokok (.

c. . pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/80 mmHg. nadi 122x/menit. frekuensi napas didapatkan Hb = 4 gr/dL. Ekstraksi vacuum 5. Seorang wanita berusia 30 tahun G1P0A0 disertai keluarnya darah dan lendir dari usia kehamilan 10 minggu datang ke kemaluan. Keluhan 36x/menit. 20x/menit. Induksi persalinan ke praktek dokter umum dengan keluhan e. dan Tax 36. Dari pada seluruh regio abdomen dan defans pemeriksaan fisik didapatkan TD 180/110 muscular (+). Injeksi kortikosteroid (im) usia kehamilan 38-40 minggu datang ke UGD RS dengan keluhan perut mulas 8. Memberikan MgSO4 infus d. Pemeriksaan oleh dokter adalah . dan ketuban (-).. KET a. Persalinan pervaginam dan tidak teraba jaringan keluar dari b.50C. Pemeriksaan laboratorium didapatkan protein urin +++. Dari usia kehamilan 38 minggu datang ke pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/70 Poliklinik RS dengan keluhan pandangan mmHg. frekuensi napas Tatalaksana awal yang harus dilakukan 20x/menit. Pemeriksaan TTV dalam batas praktek dokter umum dengan keluhan normal.20C. Appendicitis tersebut? c. nadi 100x/menit. Nyeri tekan (+) disertai dengan nyeri pada ulu hati. dan Tax 36. dan Tax 36. Dari anamnesa. Abortus imminens c. nadi 100x/menit. Hasil pemeriksaan ginekologi: perdarahan sedikit-sedikit keluar dari pembukaan 7. Seorang wanita berusia 25 tahun datang d. Seorang wanita berusia 18 tahun G1P0A0 hamil minggu ke 10-12 minggu. Injeksi oksitosin (iv) 6.80C. Ekstraksi cunam serviks. Dari presentasi kepala. SC perut terasa nyeri pada semua bagian. Hasil plano tes (+) dan mmHg. Seorang wanita berusia 36 tahun G5P4A0 e. frekuensi napas kabur sejak 3 hari yang lalu. Injeksi hidralazin (iv) d. ginekologi didapatkan ostium tertutup a. teraba janin tunggal kemaluannnya sejak 3 hari yang lalu. Diagnosis yang paling mungkin dari pasien tersebut adalah … Apa tindakan definitif yang perlu a. diketahui pasien sedang 7. Mioma uteri dilakukan untuk menangani pasien b. Kehamilan anggur b. Terminasi kehamilan e.

nadi 80x/menit. Kala II kencang. Pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb kencang. papil usia kehamilan 36 minggu datang ke UGD lidah atrofi. RS dengan keluhan perut terasa kencang. Dari pemeriksaan fisik didapatkan e. Anemia aplastic pembukaan lengkap. Anemia perdarahan kronik Diagnosa pasien pada kasus di atas adalah 11. dan pembukaan 4 cm. 10. frekuensi napas 22x/menit. Seorang wanita berusia 25 tahun G1P0A0 Apakah makna kala III dari diagnosis yang usia kehamilan 18 minggu datang ke diberikan dokter? . Kala I RS dengan keluhan perut terasa kencang- b. e. B12 ingin mengejan.8 gr/dL. Lima d. dan trombosit didapatkan TTV dalam batas normal. Missed abortion tidak nafsu makan dan tampak wajah b. Kala V diagnosa G1P1A1 kala III bayi sudah lahir. Dari anamnesis diketahui c. Abortus imminens pasien pucat. Anemia defisiensi asam folat ketuban (+). Pasien dipindahkan ke ruang c. dokter memberikan e. Tampak konjungtiva anemis. punggung dengan DJJ 150x/menit. station 1. didapatkan c. 156. Abortus komplit bahwa pasien sejauh ini hanya melakukan d. Setelah dilakukan b.000/μL. dan d. Keluhan disertai dengan a. Seorang wanita berusia 25 tahun G1P0A0 37. Abortus inkomplit ANC 1x. Poliklinik RS dengan keluhan lemas sejak 3 Diagnosa dari pasien tersebut adalah … hari yang lalu.50C. pasien tampak gelisah dan a. dan Tax 9. Lima jam … kemudian. Kala IV jam kemudian. Janin berada pada station 0 dengan ketuban Diagnosa pasien pada kasus di atas adalah (+). Pemeriksaan hapusan darah Pemeriksaan Leopold: Leopold I tepi tampak sel hipokrom mikrositer presentasi kepala. Dari pemeriksaan fisik 8. leukosit 9000/μL. Seorang wanita berusia 25 tahun G1P1A0 … usia kehamilan 40 minggu datang ke UGD a. Leopold II presentasi dengan sel pensil dan poikilositosis. Kala III bersalin untuk dilakukan observasi. Anemia defisiensi vit. dan presentasi jari tabuh. Anemia defisiensi besi pemeriksaan dalam. Abortus sepsis TD 100/70 mmHg.

Endometriosis sedang hamil G1P0A0 usia kehamilan 10.40C. Lithium dinding uterus. Diazepam pasien mengejan. kejang. pasien merasakan seluruh badan Selain itu pasien juga merasa tidak tuntas lemas. Asam valproate ginekologi didapatkan massa di depan d. e. Inversio uteri uterus baik. Lahirkan plasenta fase laten 113x/menit. e. Penegangan tali pusat terkendali Apa yang mungkin mendasari terjadinya e. b. c. a. dan luka jahitan episiotomi e. frekuensi napas 23x/menit. Seorang wanita datang ke praktek dokter b. Pasien d. Inisiasi Menyusui Dini perdarahan pada pasien tersebut? a. Pada pemeriksaan c. Retensio plasenta 12 minggu dan mempunyai riwayat kejang 2x dalam satu tahun terakhir. riwayat tonus d. Dari pemeriksaan fisik didapatkan KU tampak lemah. c. Pada pemeriksaan abdomen Obat apakah yang tepat diberikan untuk teraba massa kistik dan tidak nyeri di pasien tersebut? daerah antara umbilicus hingga simfisis a. Jahitan episiotomy umum bersama suaminya untuk c. Sistokel melahirkan normal pada 1 jam yang lalu. Setelah hanya sedikit selama 3 hari terakhir. Fenitoin Apakah kemungkinan diagnosa pada 13. Plasenta previa baik. Seorang wanita berusia 36 tahun datang ke Poliklinik RS dengan keluhan . Rektokel perdarahan terus-menerus setelah b. Pemeriksaan TTV dalam batas normal. Rupture serviks 12. Massage uterus d. Dorongan kristale konsultasi mengenai obat kejang. Prolapsus uteri Plasenta telah dilahirkan. saat BAK. Seorang wanita berusia 40 tahun datang dirasakan pada seluruh tubuh dan saat ke Poliklinik RS dengan keluhan BAK kejang pasien tidak sadarkan diri. Seorang wanita berusia 25 tahun dirujuk pasien tersebut? ke UGD RS dari Puskesmas karena keluar a. Carbamazepine pubis. TD 90/70 mmHg. Benjolan bertambah besar jika b. Kejang 14. Lahirkan plasenta fase aktif dan Tax 37. nadi 15.

Kista ovarium dengan batok kepala tidak terbentuk c. dispareunia sejak 4 hari terakhir. Seorang wanita usia 23 tahun datang ke 10. klinik dokter dengan keluhan adanya benjolan pada perut sejak 3 bulan yang Apakah diagnosis pasien pada kasus lalu dan semakin lama semakin tersebut? membesar. koma dengan TD 180/100 mmHg. frekuensi napas c.40C. Pada pemeriksaan fisik a. suaminya ke UGD RS karena kejang. Apakah pemeriksaan penunjang yang Pasien kejang 1 kali selama 30 detik perlu dilakukan untuk menegakkan dengan mata pasien melirik ke atas dan diagnosis pada pasien tersebut? setelah kejang pasien tidak sadar.2 gr/dL dan proteinuria +++. nyeri tekan (-). massa teraba 18. Hipertensi kronis 18x/menit. IVA pemeriksaan fisik. Seorang wanita berusia 34 tahun G2P1A0 ginekologi didapatkan perdarahan pada dengan usai kehamilan 34 minggu diantar vagina dan portio teraba tidak rata. dan Tax 38. Eklampsia pada batas atas umbilikus dan batas e. dan Tax 36. Kista kelenjar Skene disertai dengan nyeri pada panggul dan nyeri saat BAK. Kista kelenjar Gartner belakang yang tidak terbungkus oleh . Kejang sekitar 20 menit sebelum MRS. pasien tampak sakit c. PER nadi 83x/menit.20C. Pasien memiliki a. Pasien ingin Diagnosis pasien pada kasus di atas menanyakan suplemen apa yang harus dia adalah … konsumsi selama hamil. Seorang wanita berusia 29 tahun G2P1A0 kistik. Superimposed eklampsia bawah simfisis dengan kecenderungan mengarah ke lateral kanan. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 16. USG transvaginal kejang dan hipertensi disangkal. PEB didapatkan KU cukup. Dari b. Riwayat a. b. frekuensi napas 18 e. Endometriosis riwayat anak pertama lahir preterm b. Dari pemeriksaan 17. CT scan abdomen nadi 92x/menit. Kista bartholin sempurna serta terdapat saraf tulang d. Keluhan e. Kultur urin x/menit. TD 120/80 mmHg. datang ke Poliklinik RS ingin berkonsultasi mengenai kehamilannya. Teraba massa d. Pap smear berat. d.

plano test (+). ke Poliklinik RS ingin berkonsultasi kepada Pemeriksaan ginekologi didapatkan flex dokter karena pasien terkena HIV. Seorang wanita berusia 20 tahun G1P0A0 tersebut? dengan usia kehamilan 10 minggu a. portio terbuka. laju dengan usia kehamilan 39 minggu datang napas 20 x/menit. b. pemeriksaan Viral Load. dan Tax 39.000 Diagnosa pasien tersebut adalah … kopi/mL. Pasien harus meminum ARV secara e. Abortus komplit kepada pasien? d. Abortus septic b. e. dan demam (+). Dokter (+). c. Vit. Selanjutnya terjadi perdarahan e. Pemeriksaan TFU 2 jari di berikan kepada wanita ini? atas simpisis dan nyeri abdomen (+). pervaginam sejak 3 jam yang lalu. Abortus inkomplit Apakah edukasi yang dapat Anda berikan c. Seorang wanita berusia 28 tahun G1P0A0 trimester II dengan usia kehamilan 11 minggu datang . Mola hidatidosa Kemudian pasien pergi ke dukun dan c. Fe dan kalsium teraba jaringan (-). Pemeriksaan fisik pasien: TD 21. bau (+). B kompleks dan piridoksin Apakah diagnosa yang tepat dari pasien 19. dari pemeriksaan fisik didapatkan TTV dalam Suplemen apa yang tepat untuk Anda batas normal. dan teraba menyarankan agar pasien melakukan jaringan. Fe dan asam folat Dari pemeriksaan penunjang USG tampak d. a. KET memiliki status belum menikah. nadi 80 x/menit. a. Abortus imminens pervaginam. Hasil pemeriksaan didapatkan VL = 50. Seorang wanita berusia 34 tahun G2P1A0 110/80 mmHg. Fe dan asam ascorbat Pemeriksaan ginekologi: portio tertutup. Abortus komplit vagina. b. Zinc dan kalsium gambaran seperti badai salju. Abortus inkomplit diberi ramuan yang dimasukkan ke dalam d. Abortus insipien rutin b.50C. DJJ (-). sekret banyak dan bau. Abortus imminens a. HIV dapat menyerang bayi pada 20. tulang seperti bayi baru lahir pada ke UGD RS dengan keluhan perdarahan normalnya.

Dari b. maupun meminta surat pemeriksaan pap smear. riwayat jatuh. Inpartu kala I b. frekuensi napas 22x/menit. namun fisik didapatkan TD: 120/90 mmHg. e. Tirotoksikosis Dikategorikan syok apakah pasien di atas? a. pemeriksaan spekulum didapatkan dan Tax 36. Pemeriksaan USG sebesar 1 cm pada serviks. TD terjadi pada janin? 80/60 mmHg. Syok sepsis Dalam sehari. Hipotiroid hipotalamik 30x/menit. Menyarankan pada ibu untuk persalinan dengan bedah SC Apakah penyebab perdarahan pada e. Syok hipovolemik ke UGD RS dengan keluhan keluar darah d. HIV dapat menular pada bayi saat menunjukkan plasenta menutupi seluruh trimester III OUE. TFU sesuai usia kehamilan benjolan putih kemerahan bertangkai dan DJJ (+) 140x/menit. 24. Syok kardiogenik 23. Ketuban pecah dini Pasien memiliki riwayat Grave's disease dengan pengobatan adekuat. Seorang wanita berusia 26 tahun G1P0A0 c. Seorang wanita berusia 28 tahun G1P0A0 b. d. Pada 90x/menit. nyeri perut. Seorang wanita 35 tahung dibawa ke RS dengan keluhan tidak sadar. dan Tax 400C. d. Dari pemeriksaan Pasien sudah menikah dua tahun. nadi masih belum memiliki anak. Solusio plasenta 22. Virus HIV nanti akan menular melalui pasien tersebut? ASI a. Tidak mens 3 Kondisi apakah yang mungkin dapat minggu dan riwayat ganti pasangan. Syok distributive segar dari jalan lahir sejak 2 hari yang lalu. Hipertiroid pituitary e. KET ke Poliklinik RS untuk kontrol kehamilan.90C. Keluhan tidak disertai 25. e. . pijat di daerah perut. Hipertiroidisme kuning berbau dan teraba jaringan. Plasenta previa dengan usia kehamilan 16 minggu datang d. pasien dapat mengganti pembalut 2-3x. c. datang ke praktek dokter umum untuk mual. Seorang perempuan berusia 21 tahun adanya kencang-kencang. RR a. Hipotiroid kongenital pemeriksaan ginekologi didapatkan cairan c. muntah. nadi 100x/menit. Syok neurogenic dengan usia kehamilan 34 minggu datang c.

3/5 punggung kiri. Kala II 26. a.. Endometriosis d. Dari pemeriksaan fisik didapatkan lahir. portio tipis. Kala I fase aktif c. Wanita usia 30 tahun G2P1A0 datang ke d. Ciprofloxacin a. vulva/vagina. Kala III poli dengan keluhan nyeri saat berkemih e. Clindamycin b. Diverkulitis e. Servisitis b. Janin dengan presentasi kepala. Kala I fase laten d.. Pasien semakin hebat. Kista uteri b. kepala station 0 ubun-ubun kiri. Antibiotik empiris apa yang tepat diberikan kepada pasien. Pemeriksaan fisik didapatkan keluhan nyeri perut bagian kanan bawah nyeri tekan suprapubik. KET a. Pada pemeriksaan ginekologi didapatkan defans muscular perut kanan bawah. Pemeriksaan menghindari kejadian yang sama pada obstetrik: tidak didapatkan kelainan pada anak pasien nantinya? . nitrit (+). Mioma uteri c. Pada pemeriksaan urinalisis didapatkan leukosit 13. fisik didapatkan tanda-tanda vital normal. Wanita usia 28 tahun datang dengan berkemih. Amoxicillin c. Terapi apa yang dapat diberikan agar Pemeriksaan TFU 32cm. Polip serviks b. Saat ini keluhan perut mulas dan kontraksi pasien sedang hamil anak pertama. dan pH 7. Pemeriksaan sejak 1 hari yang lalu. Seorang wanita datang ke praktek dokter bulan datang ke Puskesmas dengan untuk konsultasi kehamilannya. Perempuan G1P0Ab0 usia kehamilan 9 29. Keluhan disertai nyeri perut bawah dan rasa panas saat 28. Kanker serviks Keadaan pasien termasuk dalam fase apa? c. Diagnosa pasien tersebut adalah … a. dan tersebut? sutura kepala teraba keras. TTV dalam batas normal. Kala IV sekitar 3 hari yang lalu. Cotrimoxazol d. Pelvic Inflammatory Disease 27.500/μL. Kontraksi 15 kali dalam 12 memiliki kelainan bibir sumbing sejak jam. pembukaan 4 Apakah diagnosa yang tepat pada pasien cm. Azitromicin e.

Dari pemeriksaan tersebut? fisik didapatkan TD 100/60 mmHg. Abourtus insipien vagina normal. dari jalan lahir.70C. Missed abortion . Eklampsia 31. Histerektomi total d. TD 160/90 mmHg. bergumpal-gumpal. Wanita G2P1A0 usia kehamilan 8 minggu datang ke UGD RS dengan keluhan keluar 33. e. Pada 30. Abortus komplit 100x/menit. Dari c. asam folat b. Hipertensi kronis a. B6 G2P1A0 datang untuk pemeriksaan ANC d.00C. Suction curettage b. ke UGD RS dengan keluhan keluar cairan Tidak ada nyeri perut. Hipertensi kronis superimposed d. tidak ada riwayat trauma dan pasien bersenggama Apa diagnosis yang tepat dari pasien terakhir 3 hari yang lalu. Histerektomi parsial c. 20x/menit. Seorang wanita usia 27 tahun dengan c. Mg Sebelum ini pasien tidak pernah melakukan pemeriksaan ANC. laju napas Proteinuria (-). belum ada pembukaan. Resusitasi cairan preeclampsia e. dan Tax pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/70 37. Apakah diagnosis yang tepat untuk pasien Tatalaksana awal apa yang harus segera tersebut? dilakukan? a. B12 32. Dari nadi 90x/menit. Tax b. e. Pasien mengaku tidak ada mulas. Wanita G1P0A0 usia kehamilan 16 minggu pemeriksaan fisik didapatkan TFU sesuai datang ke UGD RS dengan perdarahan dengan usia kehamilan. dan OUI tertutup. dan TB 160 cm. Preeclampsia c. Wanita berusia 23 tahun G1P0A0 datang darah bercak-bercak di celana dalam. Dari pemeriksaan bening dari jalan lahir sejak 2 jam yang ginekologi didapatkan OUE terbuka sedikit lalu. Pada pemeriksaan urin didapatkan mmHg. zinc dengan usia kehamilan 12 minggu. Hipertensi Gestasional b. pergerakan janin masih terasa. a. Abortus imminens pemeriksaan dalam didapatkan vulva d. nadi 90x/menit. laju napas 24x/menit. Abortus inkomplit 36. BB 56 kg. nadi a. RR 24x/menit.

dan mengejan. Solusio previ b. Prolapsus uterus derajat 1 d. Pemeriksaan ginekologi tidak didapatkan Pemeriksaan USG: tampak plasenta di kelainan. Apakah diagnosa pasien a. organ uterus berada di luar. Superimposed eklampsia 34. Preeklamsia sedang d. Pada pemeriksaan fisik perasaan berat pada bagian perut bawah. Vasa previ Apakah diagnosis pada pasien ini? b. dan suhu 370C. Wanita usia 38 tahun mengeluhkan tidak 30 menit dan tidak sadarkan diri. Prolapsus uterus derajat 0 c. Hipertensi karena kehamilan c. didapatkan TD 120/70 mmHg. cairan merembes dari jalan lahir. Vaginitis d. nadi Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 75x/menit.80C. dan suhu 36. Prolapsus uterus derajat 3 e. partus pre maturus tersebut? b. RR 22x/menit. dan tes pemeriksaan fisik didapatkan TD 180/100 nitrazin positif. . balotemen (+). Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Apa diagnosis pasien tersebut? a. Prolapsus uterus derajat 2 e. Ruptur uteri c. frekuensi Pada pemeriksaan obstetri. Dari dapat mengontrol BAK-nya sejak 1 tahun ini. Ketuban pecah dini dalam persalinan a. Seorang wanita usia 27 tahun G2P1A0 36. nadi 80x/menit. Plasenta previ a. Eklamsia e. nyeri (-). Ketuban pecah dini belum dalam b. Apakah diagnosis yang paling mungkin Dari pemeriksaan urinalisis ditemukan dari pasien tersebut? protein +4. lunak. Keluhan disertai dengan kemaluannya. Prolapsus uterus derajat 4 35. didapatkan saat posisi berdiri bawah uterus. Wanita usia 52 tahun datang dengan datang ke Puskesmas dengan keluhan keluhan ada benjolan pada vagina sejak 1 keluar darah merah segar dari bulan yang lalu. Wanita G2P1A0 usia kehamilan 34 minggu dibawa ke UGD RS setelah kejang selama 37. uterus teraba napas 14x/menit. Preeklamsia berat persalinan c. 120/80 mmHg. Inversio uteri d. Trichomoniasis e. mmHg dan nadi 112x/menit.

Pemeriksaan ginekologis tidak ditemukan Diagnosis pasien tersebut adalah ...
adanya kelainan. a. Hipertensi kronik kehamilan
b. Hipertensi gestasional
Apa penanganan selanjutnya yang harus c. Preeklampsia superimposed
dilakukan? d. Preeklampsia berat
a. Memberikan hormone estrogen e. Sindrom HELLP
b. Operatif sesuai kelainan yang
ditemukan 40. Wanita usia 39 tahun G1A0P0 datang
c. Memberikan antibiotic untuk melakukan pemeriksaan ANC
d. Memberikan steroid pertama kali. Dari hasil USG diketahui usia
e. Dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk kehamilan 12 minggu. Pemeriksaan fisik
menegakkan diagnosis didapatkan TD 160/90 mmHg, lain-lain
dalam batas normal.
38. Wanita usia 22 tahun G1P0A0 usia
kehamilan 20 minggu datang untuk Diagnosis pasien pada kasus di atas
melakukan pemeriksaan antenatal. adalah ...
a. Hipertensi gestasional
Seberapa tinggi pemeriksaan fundus uteri b. Hipertensi kronik kehamilan
pada pasien? c. Preeklampsia ringan
a. Setinggi umbilikus d. Preeklampsia berat
b. Seperdua dari umbilikus e. Preeklampsia superimposed
c. Tiga jari diatas umbilikus
d. Sepertiga antara simfisis pubis dan 41. Seorang wanita usia 56 tahun P1A0
umbilikus datang ke Poliklinik dengan keluhan tiba-
e. Setinggi procesus xyphoideus tiba mengompol saat bersin dan lari pagi
sejak 1 tahun lalu. Saat istirahat, pasien
39. Wanita usia 22 tahun G1A0P0 usia dapat menahan BAK. Pasien adalah
kehamilan 32 minggu datang dengan kaki seorang guru SD. Setiap hari pasien selalu
bengkak. Dari pemeriksaan fisik memakai popok dan berganti 3-4 kali
didapatkan TD 170/110 mmHg dan tidak sehari. TTV normal, BMI 35.
ada tanda persalinan. Dari urinalisis
didapatkan proteinuria +3, lain-lain dalam Apa faktor risiko yang meperberat pasien
batas normal. tersebut?
a. Pasien adalah perempuan

b. Pemakaian popok e. Abortus inkompletus
c. Obesitas
d. Pasien adalah seorang guru SD 44. Wanita usia 40 tahun G4P3Ab0 usia
e. Wanita P1A0 kehamilan 30 minggu mengeluh
perdarahan dari vagina. Pasien mengeluh
42. Wanita usia 25 tahun G2P0A1 sedang nyeri akibat kontraksi dari uterus. Dari
hamil 3 bulan datang ke PKM untuk pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/70
memeriksakan kandungannya. Pasien mmHg, nadi 80x/menit, RR 21x/menit, Tax
memelihara kucing sejak usia muda. 370C. Tidak dilakukan pemeriksaan palpasi
Riwayat abortus (+). Dari pemeriksaan bimanual. Dari pemeriksaan ginekologi
fisik didapatkan TD 120/80 mmHg, nadi didapatkan adanya plasenta previa totalis.
68x/menit, laju napas 20x/menit, dan Tax Kontraksi uterus tiap 30 menit sekali dan
37,80C. denyut jantung janin baik.

Pemeriksaan apa yang dibutuhkan? Tindakan apa yang seharusnya dilakukan?
a. CD4 test a. Sectio emergency
b. Antibodi IgM-IgG rubella b. Injeksi oksitosin
c. Anti-toxoplasma IgM-IgG titers c. Injeksi deksametason, rawat inap
d. CMV antigen assays tirah baring
d. Injeksi magnesium sulfat, sectio
43. Wanita 27 tahun dengan usia kehamilan emergency
26 minggu mengeluhkan pendarahan dari
jalan lahirnya tanpa nyeri. Dari 45. Perempuan usia 30 tahun G2P1A0 usia
pemeriksaan fisik didapatkan TTV dalam kehamilan 38 minggu datang karena perut
batas normal. Pemeriksaan obstetrik: terasa kencang kencang. Dari
uterus teraba lunak, balottement (+) dan pemeriksaan didapatkan pembukaan
dari USG terlihat plasenta pada area portio 10 cm, ketuban masih intak, dan
bawah uterus. DJJ bayi baik.

Apa diagnosa pada pasien tersebut? Apakah tatalaksana selanjutnya pada
a. Vasa Previa kasus tersebut?
b. Plasenta previa a. Diobservasi hingga ketuban pecah
c. Solutio placenta spontan
d. Preeklampsia

b. Pecahkan ketuban dan pimpin b. IVA test
persalinan c. Tes HPV
c. Induksi oksitosin d. Pap smear dan IVA test
d. Induksi ergometrin e. Pap smear, IVA test dan tes HPV

46. Seorang bayi laki-laki berusia 3 bulan 48. Wanita usia 30 tahun, G3P2A0 usia
dibawa ibunya ke Poliklinik karena kehamilan 42 minggu mengeluhkan
khawatir terhadap pertumbuhan anaknya. keluarnya cairan jernih dari vagina sejak 5
Berat badan bayi cenderung menurun. jam yang lalu. Keluar lendir dan darah
Saat ini masih minum ASI ekslusif. Ibu disangkal. Perut mules disangkal.
pasien bekerja 8 jam/hari yang biasanya Pemeriksaan TFU 34 cm.
memberikan ASI 300 ml serta on demand
pada malam hari sampai subuh. Sebulan Apakah diagnosis pasien tersebut?
ini pemberian ASI menjadi 150-200 ml. a. G3P2A0 preterm + inpartu
b. G3P2A0 postterm + KPD
Apa tatalaksana yang tepat pada kasus c. G3P2A0 aterm + KPD
tersebut? d. G3P2A0 preterm + KPD
a. Edukasi ibu untuk minum 3L/hari e. G3P2A0 posterm + inpartu
b. Pemberian makanan pendamping ASI
c. Pemberian susu formula tambahan 49. Wanita usia 28 tahun, G1P0A0 usia
d. Edukasi ibu untuk memerah lebih kehamilan 16 minggu datang ke UGD
sering dengan keluhan keluar darah dari jalan
e. Edukasi ibu untuk makan 3kali/hari lahir. Dari pemeriksaan fisik didapatkan
dengan menu seimbang TTV normal. Saat dilakukan pemeriksaan
ginekologis didapatkan OUE dan OUI
47. Seorang dokter ingin mengadakan terbuka, terdapat sisa jaringan, TFU kecil
skrining terhadap perempuan yang tidak sesuai dengan usia kehamilan.
berisiko terkena kanker serviks. Tujuannya
untuk menurunkan angka kejadian dan Apakah penatalaksanaan yang tepat dari
mortalitas dari kasus kanker serviks. kasus di atas?
a. Kuldosintesis
Program yang dianjurkan untuk skrining b. Kuretase
kanker serviks diatas adalah .... c. Laparoskopi
a. Pap smear d. Histerektomi

Seorang wanita usia 21 tahun. Poliklinik dengan keluhan bercak darah sejak seminggu yang lalu. Hiperplasia endometrium pus pada vagina dan strawberry appearance. Seorang wanita. post partum 2 jam yang lalu. kontraksi uterus tidak kuat. his 2x10'x30". Gambaran kehamilan 39 minggu. False labour b. Abortus iminens kehijauan. Arrest of decent Apakah diagnosis dari pasien tersebut? a. Pemeriksaan fisik didapatkan e. Sudah usia kehamilan 3 bulan datang ke diberikan injeksi oksitosin 10 unit. Keluhan mual Apakah tatalaksana selanjutnya yang muntah memberat sejak 3 minggu yang harus dilakukan? lalu. Setelah itu dilakukan kuretase dan jaringan dikirim ke laboratorium PA 52. Wanita usia 40 tahun G5P4A0 usia untuk diperiksa. sudah mengalami makroskopisnya sebagai berikut: tanda persalinan sejak 25 jam yang lalu. Mola hidatidosa 53. USG b. G2P1A0 lahir. tidak ada robekan jalan 50. Injeksi oksitosin appearance. ketuban (-). Masase uterus Gonadatropic Charionic meningkat dari e. Kompresi aorta abdominal didapatkan gambaran snowstorm c. Perempuan 27 tahun mengeluh nyeri dan b. Fase laten memanjang e. Partus macet d. Sekarang pembukaan 6. dirujuk bidan ke Puskesmas karena . pemeriksaan hormon d. Korioamnionitis dengan keluarnya cairan berwarna d. Koriokarsinoma panas pada vagina. Partus lama c. Kompresi bimanual lebih besar dari usia kehamilan. Pemeriksaan fisik didapatkan uterus a. Keluhan disertai c. Transfusi PRC normal. 51. Apa diagnosis yang tepat dari pasien pada kasus di atas? a. e. Tunggu sisa jaringan keluar spontan perdarahan dari jalan lahir. Kesan plasenta lengkap. preskep.

metronidazole 3 x 500gram. laju napas 24x/menit. Kasep a. 1 minggu a. Seorang wanita mengeluhkan keluarnya Apakah tindakan yang harus Anda benjolan dari vagina ketika berdiri atau lakukan? mengejan. nadi e. a. Macet robekan perineum pada pasien ini? d. Laten Apa diagnosa pasien dan berapa derajat c. Riwayat normal di dukun bayi dengan bayi dalam keluar air (-) dan darah (-). Dari pemeriksaan fisik robekan perineum derajat 2 didapatkan TD 90/60 mmHg. Apa penatalaksanaan yang tepat untuk pasien ini? Apakah diagnose pasien tersebut? a. Perdarahan pervaginam dini dengan 100x/menit. 55. Pasien perempuan datang dengan 56. dengan robekan perineum derajat 4 bayi sudah dilahirkan namun plasenta d. Prolapse uteri derajat I b. Perdarahan pervaginam lambat melahirkan. seminggu c. kotrimoksasol 1 x 100 mg dosis d. 1 minggu b. doksisiklin 2 x 200 gram. Prolapse uteri derajat IV tunggal e.50C. G2P1A0 perdarahan pervaginam post partum. Perdarahan pervaginam dini dengan belum lahir. sfingter ani eksterna namun belum mengenai sfingter ani interna dan mukosa Pada fase apa dilatasi serviks terjadi? rektum. Seorang wanita usia 25 tahun datang dengan robekan perineum derajat 3 dengan keluhan perdarahan setelah c. Pada pemeriksaan fisik pemeriksaan fisik didapatkan TTV dalam didapatkan robekan perineum hingga ke batas normal dan permbukaan 4 cm. Prolapse uteri derajat III d. klindamisisn 2 x 300 gram. mengeluhkan perut terasa kencang- Sekitar 2 jam yang lalu pasien melahirkan kencang sejak 1 jam yang lalu. a. Perdarahan pervaginam lambat 57. Dari keadaan normal. Pasien melahirkan di bidan. Terhambat dengan robekan perineum derajat 2 b. Prolapse uteri derajat V 54. Aktif b. Perdarahan pervaginam lambat e. Prolapse uteri derajat II c. Wanita usia 30 tahun. dan robekan perineum derajat 3 Tax 36. Peregangan tali pusat terkendali .

Pada palpasi didapatkan masa uterus lembek dan Diagnosa Anda adalah … uterus berada 2 jari diatas umbilicus. Pasien pucat. laju napas 22x/menit. Injeksi oksitosin Apa yang harus Anda lakukan selanjutnya? 58. N: 110x/menit. a. abortus iminnen Penyebab perdarahan adalah…. G2P0A1 usia d. Biarkan pecah sendiri setelah pemeriksaan. Arteriovena malformasi dalam didapatkan pembukaan serviks 10 cm. abortus inkomplit b. Sperma suami diketahui normal d. Obstruksi tuba falopi . Hodge 3. Rupture uteri c. Pasien sering haid tidak a. Pada pemeriksaan dalam teraba mengeluh perdarahan tidak berhenti massa seperti anggur dan sisa hasil sejak 1 jam setelah persalinan. Kelainan koagulasi kehamilan 36 minggu. Manual plasenta belum keluar. Apakah diagnosa dari pasien tersebut? namun hingga 1 jam kemudian plasenta a. KU lemah dengan TD 80/50 c. Perempuan usia 30 tahun datang dengan keluhan belum memiliki anak sejak 5 Tindakan apa yang dilakukan selanjutnya? tahun menikah. Masase uteri mmHg. Periksa DJJ kasar. mola hidatidosa komplit a. suhu 61. c. Pasien usia 20 tahun dengan P1A0 36. Kuretase e. konsepsi. Oksitosin remaja. 60. mola hidatidosa parsial b. rambut mudah rontok. Seorang wanita 32 tahun. Pecahkan ketuban teratur. Dari pemeriksaan e. d. TD 90/60. Atonia uteri d. Dari pemeriksaan fisik d. nadi 90x/menit. dan ketuban belum pecah. Manual plasenta datang dengan keluhan perdarahan c. dan memiliki BB berlebih sejak c. Masase uterus pervaginam. Inversion uteri 59. bulu kaki b. Seorang wanita berusia 27 tahun a. Pasien melahirkan bayi lahir normal. b. Injeksi oksitosin terlambat datang bulan selama 5 minggu b. Kuretase didapatkan TD 110/70 mmHg.80C. 62.

Myoma uteri d. Penyakit radang panggul 63. d . Alergi sperma suami e. b. Sindom ovarium polikistik c.

Kejang parsial kompleks a. Seorang laki laki usia 60 tahun dibawa ke UGD RS karena kelemahan pada kedua 2. Phalen test b. Pasien baru saja jatuh dari pohon praktek dokter umum dengan keluhan kelapa. Pemeriksaan tinel test (+). Seorang anak berusia 8 tahun dibawa oleh ibunya ke Poliklinik RS karena pasien suka 1. Chvostek sign mg c. Froment sign c. Apakah tatalaksana yang tepat pada kasus di atas? Pemeriksaan fisik lain apakah yang a. THD d. Rawat inap + prednison 3x10 mg . Trousseau sign d. Saat kejadian itu pasien sering kaku pada keempat ekstremitasnya tidak merespon jika dipanggil kemudian saat bangun tidur. Carbamazepine e. Kejang parsial simpleks pasien tersebut? b. Rawat inap + prednison 3x5 mg d.ILMU PENYAKIT SARAF 3. Kejang umum absant c. Kejang umum tonik d. halus pada kedua tangan pasien disertai dengan fenomena cogwheel. Terdapat riwayat riwayat menderita HT dan DM. Diazepam e. Dari terjatuh saat usia 1 tahun dan pasien pemeriksaan fisik didapatkan tremor tidak diberi pengobatan apapun. Haloperidol 4. Kejang umum mioklonik b. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kebas pada jari telunjuk. Seorang pria berusia 45 tahun datang ke kakinya. Pasien tidak memiliki kembali seperti normal. tangan dikibas-kibaskan. jari tengah. serta TTV dalam batas normal. Levodopa c. Rawat inap dan berikan diharapkan bernilai positif juga? metilprednisolon dosis tinggi a. keluhan berkurang jika paraplegi. Pada jari manis tangan kanannya sejak 1 pemeriksaan neurologis didapatkan minggu yang lalu. Seorang pria berusia 50 tahun datang ke terdiam di kelas dan bengong kurang lebih Poliklinik RS dengan keluhan merasa selama 1 menit. Rawat jalan + metil prednisolon 3x16 b. Diagnosis pasien pada kasus tersebut adalah … Terapi apa yang tepat diberikan untuk a.

Keluhan nyeri sejak 4 jam yang lalu disertai dengan dirasa semakin berat sejak 1 bulan ini dan kepala berdenyut. Piracetam . 2 dan 3 volar dan atrofi kelainan pada pemeriksaan neurologis. GBS b. Dari pemeriksaan yang lalu. Dari pemeriksaan dan kaki kiri 3. Myastenhia gravis 8. tiba-tiba pasien menggerakkan tungkai kanan sejak 1 hari tidak dapat berjalan. Tension type headache c. Migren tanpa aura a. Pasien merasakan dengan tangan setiap harinya. GBS c. CTS d. Migren dengan aura adalah… b. Myastenia Gravis tersebut adalah … b. Reflek fisiologis kanan neurologi tungkai kanan didapatkan normal dan kiri menurun. Fungsi sensoris tungkai terjatuh. Poliomyelitis d. Anak usia 5 tahun dibawa ke Poliklinik dengan keluhan demam sejak 1 minggu 7. Pasien melihat selama 20 menit.5. Pasien ke Poliklinik dengan keluhan nyeri pada memiliki kebiasaan mencuci pakaian kepala sebelah kanan. Seorang perempuan usia 40 tahun datang tangan kiri sejak 3 bulan yang lalu. Kortikosteroid c. Laki-laki usia 45 tahun datang ke Poliklinik yang lalu. Pronator Teres Sindrom a. Apakah diagnosis pasien tersebut? Diagnosa yang mungkin dari anak a. Riwayat trauma pada daerah fisik didapatkan kekuatan kaki kanan 5 lateral tungkai kanan. disertai mual dan muntah. Peroneal Palsy c. Cluster headache d. Pemeriksaan merasakan adanya penurunan rasa raba fisik dalam batas normal dan tidak ada pada jari 1. hipotenar. mengeluhkan kelemahan dan tidak dapat Setelah demam hilang. dalam batas normal. Pembedahan e. Wanita usia 50 tahun datang ke Poliklinik dengan keluhan kesemutan dan baal pada 6. Myelitis transversa e. Migren Ophtalmika b. Sebelum serangan pasien lebih merasa nyaman apabila pasien merasakan ada pelangi saat mengibaskan tangannya. Accute flaccid paralysis e. Apa diagnosis pada pasien tersebut? Penatalaksanaan yang paling tepat a. OAINS d.

Carbamazepin d. Seorang laki-laki berusia 63 tahun memiliki gangguan berbicara. Apa nama pemeriksaan tersebut? Apakah terapi yang dapat diberikan pada a. untuk menutup. e. b. Dari pinggang kanan menjalar ke kaki kanan pemeriksaan neorologis di dapatkan nyeri dan disertai dengan kesemutan dan jika diketuk di daerah pergelangan kebas. Codein Apakah terapi yang paling tepat? c. Test Flick a. Poliklinik dengan keluhan mati rasa pada terkadang pasien \mengeluhkan wajah terutama pada pipi dan mulut. Fenitoin e. Diazepam e. Noboransia 11. Test Phalen c. Tramadol b. Asam Mefenamet a. Seorang pria usia 65 tahun datang ke dan jari tengah. Roboransia Poliklinik dengan keluhan jari tangan kesemutan di bagian jempol. Wanita usia 50 tahun datang ke Poliklinik saraf dengan keluhan nyeri menjalar dari 9. Codein c. mengangkat barang-barang berat. Selain itu didapatkan mata kanan sulit Dari pemeriksaan didapatkan nilai VAS 3. a. Selain itu. Test Bragard d. 10. Test ekstensi tangan b. Pirasetam e. Laki-laki berusia 25 tahun datang ke e. Test tinnel pasien? b. Morfin c. Natrium diclofenac 13. kesemutan dan kebas pada kaki kanan. jari telunjuk. Seorang wanita usia 30 tahun datang ke pinggang ke kaki kanan. Na Diklofenak. Piroksikam 12. Metilprednisolon d. Pada . Prednisone d. Berdasarkan pemeriksaan Puskesmas dengan keluhan nyeri fisik didapatkan TTV normal. Sebelumnya riwayat mengendarai mobil dalam perjalanan Penatalaksanaan yang tepat untuk pasien panjang dengan menggunakan AC cukup diatas adalah … lama. Pasien memiliki riwayat tangan.

namun pasien masih mampu merawat dan suhu 370C. ekstrinsik mata dalam batas normal. Carbamazepine b. nadi 86x/menit. Stroke Iskemik c. Demensia neurologis lain. dan RR 20x/ menit. Seorang wanita usia 35 tahun datang ke d. Diazepam 14. Phenytoin c. pergerakan bola mata normal. mmHg. Parese N. Myasthenia Gravis 15. nervus Diagnosis pasien yang tepat adalah … cranialis normal. bisa menerus disertai pandangan kabur dan mengikuti. dan tidak ada deficit a. kata/kalimat. Pasien tidak mau bekerja lagi pemeriksaan fisik didaaptkan TD 110/80 dan menarik diri dari lingkungan social. Afasia Transkortikal d. Gabapentin d. ACI a. MMSI b. Keadaan ini sering jalan pulang. pemeriksaan fisik didapatkan bahwa sebelah kiri. Pada memburuk. Dari heteroanamnesis muncul menjelang sore setelah keluarga mengatakan bahwa memori beraktivitas dan membaik pada pagi pasien untuk mengingat semakin harinya setelah istirahat. Nyeri kepala terasa terus pasien ini memahami bahasa. Ergotamin e. Demensia vascular c. Afasia Konduksi c. nadi mengekpesikan sesuatu dengan 100x/menit. III Puskesmas dengan keluhan nyeri kepala e. Afasia Global e. dan melakukan pemeriksaaan. Seorang perempuan usia 35 tahun datang ke UGD diantar keluarganya karena sering dengan keluhan kedua kelopak mata lupa menaruh barang-barangnya dan lupa sering menutup. TIA e. RR 21x/menit. Alzhaimer disease Apa diagnosis pada pasien tersebut? d. Afasia Broca a. Didapatkan otot-otot diri. Afasia Wernicke b. Terapi yang tepat pada pasien tersebut Apa diagnosis pasien tersebut? adalah … a. Dari pemeriksaan fisik Namun pasien ini tidak dapat didapatkan TD 120/80 mmHg. Seorang perempuan usia 60 tahun datang 16. kilatan cahaya. b. GBS .

Status epileptikus wajah pasien semakin datar. Destruksi Lewy Bodies Hasil pemeriksaan yang diharapkan adalah … 19. rigiditas dengan keluhan tangan kanan sering (+). tonus meningkat. Epilepsi jika menulis dan tulisan semakin lama b. Selain itu bicara pasien menjadi a. d. namun adanya kelemahan tubuh b. Riwayat HT.TD 130/80 tahun. Demensia pelo. refleks gemetar sejak 2 minggu yang lalu. cog wheel phenomenon (+). fisiologis ++/++. Keluhan ini semakin lama semakin memberat dari 20. MADS melambat. ayahnya semakin lama semakin melambat a. Riwayat kejang sejak usia 10 didapatkan KU compos mentis. TD 100/70. Laki-laki usia 62 tahun datang ke Poliklinik batas normal. dan jalan lambat. 1 bulan terakhir e. Pada pemeriksaan 336. Hipertonus minum obat. Pemeriksaan fisik: GCS dan Tax 370C. RR . RR 18 x/menit. neurologis didapatkan motorik dalam 17. Konvulsi semakin mengecil. Dari pemeriksaan fisik berulang. Hipotonus kejang sejak umur 10 tahun dan rutin d. namun tidak rutin. Dilakukan pemeriksaan tonus c. Cogwheel sejak 1 hari yang lalu. Namun. bicara d. Nadi 80 x/menit. Riwayat berobat sejak 1 bulan mmHg. Seorang laki laki berusia 17 tahun dibawa a. Pasien riwayat c. DM. Pasien mengeluhkan Diagnosis pasien tersebut adalah . Spastic ke UGD dengan keluhan kejang berulang b. Keluhan muncul saat istirahat disertai tangan kaku dan tidak berayun saat Apa diagnosis pasien pada kasus di atas? berjalan. dan trauma tuanya ke UGD dengan keluhan kejang disangkal. Parkinson pada pasien. kedua tangan sering bergetar sejak 3 tahun yang lalu. Tumor e. Fenomena pisau lipat tidak minum obat.. Anak laki-laki usia 13 tahun dibawa orang hari ke hari. Stroke Iskemik disangkal. Pasien kejang kurang dari 10 menit dan hasil EEG 18. N 95x/menit ireguler. Seorang pria berusia 67 tahun dibawa menggambarkan aliran listrik abnormal oleh anaknya ke Poliklinik dengan keluhan berulang. Selain itu ekspresi c.

Pasien sibuk bekerja di kantor dan selalu Kelainan neurologis yang mungkin memakai high heels setinggi 10 cm. Posterior tibialis dysfunction c. Nyeri terasa menjalar di gerakan kontraksi involunter otot daerah sepanjang tumit dan ibu jari kaki kanan. Seorang laki laki berusia 70 tahun dibawa d. didapatkan adalah .. wajah.. Tic douloureux Diagnosis pada pasien adalah … d. Dari pemeriksaan EEG didapatkan mellitus sejak 5 tahun yang lalu. Refleks oppenheim d. Refleks babinski d. Pada menerus. Refleks palmomental dengan keluhan wajah kanan berkedut sejak 1 minggu yang lalu. Pemeriksaan 23. Neuropati perifer 22. Seorang wanita usia 37 tahun datang mulut mencong dan bicara pelo. b. Asam valproat po c. Neuropati diabetic e. Tarsal tunnel syndrome kelemahan badan sebelah kanan sejak 6 bulan yang lalu. Tic fascialis kiri (+/-). Refleks snout e. Plantar fasciitis ke UGD oleh keluarganya karena e. pemeriksaan fisik ditemukan kontraksi otot mental saat telapak tangan digores Apa tatalaksana awal pada pasien dengan ujung palu refleks. Refleks moro 21. tinnel test (+/-). Keluhan tersebut disertai 24. namun aktivitas listrik abnormal yang terus tidak rutin minum obat. Wanita usia 30 tahun datang ke poli e. Lama kejang kurang dari 10 memiliki riwayat hipertensi dan diabetes menit. Tic fascialis kanan c. Hemispasme fascialis kiri a. Injeksi midazolam iv b. 25x/menit. Nyeri memberat saat malam hari. Pasien dengan keluhan sesak nafas sejak 1 hari . Hemispasme fascialis kanan b. nyeri pada pergelangan kaki kanan sejak 3 Pemeriksaan neurologis didapatkan hari yang lalu. Pemeriksaan dorso flexi in eversion tes a. tersebut? a. Injeksi diazepam bolus a. Asam valproic oral Refleks apa yang ditemukan pada b. Injeksi phenytoin bolus pemeriksaan tersebut? c. Perempuan usia 32 tahun mengeluhkan fisik umum tidak didapatkan kelainan.

Laki-laki usia 29 tahun datang dengan mengalami kelemahan pada kedua keluhan tiba-tiba sulit menelan sejak 4 tungkai dan kedua kelopak mata jatuh. Asam valproat hanya bisa membuka mulut selebar 1 jari. 7 Terapi yang tepat diberikan pada pasien d. pasien akan mengerang. Sebelum kejang. Tes tensilon a. d.. klojotan seluruh tubuh. Seorang laki-laki usia 58 tahun datang c. dan tidak ada riwayat hipertensi. Dari epilepsi sejak usia 11 tahun. 9 a. e. Jika kambuh. f. pemeriksaan didapatkan mata tidak akhir ini masihh sering kambuh 2x dalam membuka dengan rangsang nyeri. Bell’s palsy ke praktek dokter umum bersama suaminya untuk konsultasi karena ingin 27. dan kaku kuduk (+). stroke hemorrhage 25. Sejak 2 tahun yang lalu pasien 26. Seorang wanita berusia 25 tahun datang d. Pasien akhir. biasanya pasien sadar. Pasien memiliki riwayat dengan penurunan kesadaran. b. Dari Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD pemeriksaan fisik didapatkan kerutan dahi 140/100 mmHg. Selain itu pasien Tes apa yang dapat membantu dalam mengeluhkan sulit minum dengan menegakkan diagnosa? sedotan. jam yang lalu setelah bangun tidur. 8 ini adalah … e. RIND j. Tes fungsi motorik b. Tes persipasi adalah… i. Pregestin b. Tes konfrontasi Diagnosa yang mungkin dari kasus di atas h. TIA c. ekstensi lengan abnormal. 6 c. (-).. Riwayat sakit gigi 2 . pusing (-). Tes reflex fisiologis g. Carbamazepin dengan keluhan kejang 2 jam sebelumnya. kejang pasien tidak sadar dan setelah a. nasolabial fold (-). Phenobarbital Keluhan disertai gejala sulit menelan. Gabapentin 28. 1 bulan. 5 sadar menjadi sangat kelelahan. Laki-laki usia 40 tahun dibawa ke UGD memiliki anak. yang lalu. kemudian sesudah GCS pasien tersebut adalah.

dari pemeriksaan fisik ditemukan lesi hiperdens pada kapsula didapatkan GCS 456 dan tanda-tanda vital interna. Sebab kematian jenazah tersebut adalah Apa diagnosis yang mungkin dari kasus di karena. Poliomiositis Diagnosa yang mungkin adalah … 32. GBS refleks menurun. a. abses retrofaring 31. Pasien rutin e. Akinesia . meningitis c. Pakinson disease minum obat neuroleptika sejak 7 tahun yang lalu. Seorang wanita datang ke RS dengan 29. ensefalitis b. Tidak ditemukan tetraparese. Myasthenia Gravis Poliklinik dengan keluhan tangan sering b. tersebut adalah . atas? a. Perdarahan subdural a. Perempuan berusia 25 tahun dibawa ke a. Multiple sclerosis laboratorium dari lumbal pungsi normal d. Meningitis viral sejak 1 minggu terakhir. Pemeriksaan b. Dari pemeriksaan fisik bawah lalu diikuti ekstrimitas atas... Polineuropati pasien suka berjalan-jalan tanpa tujuan d. Pemeriksaan motorik ekstrimitas atas 2/2 a. Pemeriksaan c.. e. dalam batas normal... Dari pemeriksaan CT scan Pasien ini mengalami . Dimulai dari ekstrimitas extremitas atas. Perdarahan epidural c. Brainstem glioma dan protein sedikit meningkat. ada riwayat demam dan trauma. 30. Pasien laki-laki usia 60 tahun mengeluh keluhan lemah seluruh tubuh. Dari pemeriksaan fisik didapatkan suhu 370C Diagnosa yang mungkin pada pasien dan laboratorium dalam batas normal. Perdarahan subarachnoid d. Terdapat jenazah kecelakaan yang dibawa ke UGD. tetanus d.. Periodik paralisis bergerak-gerak tidak beraturan serta c. Perdarahan intracranial b. minggu yang lalu. Myasthenia Gravis dan ekstrimitas bawah 1/1. Awalnya lemah seluruh anggota gerak badan sejak dari badan lama kelamaan naik ke 5 hari yang lalu..

Neuroleptika malignant syndrome kesadaran. Dystonia c. Pasien memiliki riwayat hipertensi dan diabetes melitus. Parese n. digeser. Phenobarbital d. VII kanan sentral (UMN) c. Clobazam 34. Nyeri dikatakan menjalar hingga ke betis sedangkan kaki kanan hanya dapat kiri disertai rasa kebas. VI kanan sentral (UMN) e. Tangan dan kaki kanan terasa 36. tubuh kaku dan tiba-tiba kelenjotan Dari pemeriksaan fisik ditemukan rigiditas selama 1 menit. Pada pemeriksaan EEG tangan kanan. Tn. Pasien 33. Sebelumnya pasien sering mengeluh lemas dan pusing. Dari pemeriksaan MMT. b. Lasseque > 70 | > 70 c. Pasien perempuan datang ke Poliklinik lemas. Pasien pria usia 50 tahun diantar ke UGD d. X usia 62 tahun mengeluhkan tangan mengalami penurunan kesadaran disertai kanan gemetar. Chorea adalah … c. Lasseque < 70 | < 70 tersebut? b. V kanan sentral (LMN) . kanan dapat diangkat melawan gravitasi. Tardive dyskinesia oleh keluarganya dengan penurunan e. Apa diagnosis pada pasien tersebut? a. Kernig < 135 | < 135 d. didapatkan gambaran t paku di lobus temporal. Parkinsonisme 35. Balismus Terapi yang tepat untuk pasien tersebut b. Parese n. Parsial seizure c. Kernig < 135 | > 135 a. Laki-laki usia 50 tahun datang ke e. Parese n. Diazepam e. tangan mengeluhkan nyeri pada pinggang kiri. Parese n. Parkinson b. VII kanan perifer (LMN) e. terutama saat istirahat. Hasil pemeriksaan fisik yang diharapkan adalah … Apa diagnosis yang paling tepat dari kasus a. VII kiri sentral (UMN) d. Asam valproate d. Carbamazepine Puskesmas dengan keluhan mulut perot ke kiri. Distonia a. Parese n. Kemudian pasien tidak dan chogweel phenomena (+) pada sadarkan diri. Lasseque < 70 | > 70 b.

Tumor serebelopentin Diagnosa yang tepat untuk kasus diatas 39. V perifer (LMN) ekstrakranial.. Labirinitis beberapa menit. Myasthenia Gravis didpatkan TD 130/90 mmHg. Seorang wanita berusia 30 tahun datang berdenging dan gangguan pendengaran. a. penyakit di atas adalah … a. Pada tes a. 38. Pemeriksaan sensorik d. e. Miopati sejak 5 jam yang lalu. Yang merupakan patomekanisme dari tungkai dan kaki hanya dapat bergeser. Pemeriksaan fisik Diagnosis yang tepat dari pasien tersebut menunjukkan ptosis bilateral dan otot adalah … ekstrinsik mata normal. Distrofi Muskuler ... c. Keluhan disertai dengan telinga 40. Parese N. Vasodilatasi pembuluh darah intrakranial. Meniere disease dan refleks tendon dalam batas normal. Pada pemeriksaan fisik c. Vasokonstriksi pembuluh darah Lesi pada kasus diatas adalah … ekstrakranial. yang lalu.37.. Seorang wanita usia 60 tahun datang ke adalah. Parese N. kelopak matanya susah membuka. RR 20x/menit dan Tax 37ºC. Nyeri dirasakan b.. UGD dengan keluhan nyeri kepala kiri a. nadi d. V perifer (UMN) d. BPPV kelelahan otot menunjukkan kelelahan b. ke praktek dokter dengan keluhan sehingga membuat pasien susah tidur. e... V central (UMN) b. Vasokonstriksi pembuluh darah d. Peningkatan tekanan intrakranial keluhan pusing berputar tiba-tiba. Keluhan terasa di sore hari dan membaik di pagi hari. Selain itu didapatkan keluhan mual dan Keluhan ini sudah terjadi sejak 2 bulan muntah. Parese N. Vasodilatasi pembuluh darah b. Pasien wanita datang ke Poliklinik 90x/menit. Parese N. Wanita usia 46 tahun datang dengan e. Parese N. VII central (LMN) c. Pemeriksaan lain dalam batas normal. VII central (UMN) intrakranial. Keluhan ini disertai dengan lengan dan tangan kiri tidak dapat melawan gravitasi. mengeluhkan bibir mencong ke kiri. Neuroma akustik akan membaik setelah beristirahat c. Polimiositis seperti berdenyut.

Pada atrofi thenar. Meniere a. Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke UGD dengan keluhan badan lemas. Wanita usia 42 tahun datang ke Poliklinik kesemutan dan kebas pada tangan dan dengan keluhan pusing berputar sejak 3 kaki sejak 1 hari yang lalu. Pusing tidak dipengaruhi riwayat operasi tumor usus halus 5 tahun oleh perubahan posisi. Pada Pemeriksaan lanjutan yang dapat pemeriksaan fisik tidak ditemukan dilakukan untuk membantu menegakkan kelemahan pada otot penggerak mulut. diagnosa adalah … a. Zat besi e. Keluhan disertai yang lalu. Fungsi nervus medianus b. 43. Fungsi motoris a. Kerusakan saraf kranialis III d. Pemeriksaan Dix Hallpike fL. MCV : 195 fL. Pasien tampak mengerti tangan bagian volar diketuk. Asam folat b. Pasien perempuan usia 68 tahun datang keluhan ibu jari. Afasia global e. Terapi yang tepat diberikan pada pasien Diagnosa pada pasien tersebut adalah … adalah … a. e. Pasien merasakan nyeri. Bulbar function c. Pasien memiliki hari yang lalu. pemeriksaan neurologi ditemukan kelumpuhan nervus VII dan XII... manuver (+). Afasia sensori c. Hasil laboratorium didapatkan dengan telinga berdenging dan gangguan Hb : 8 gr/dL. Pada saat pergelangan jam yang lalu. b. Cogan b. telunjuk. Afasia transkortikal e. Benedict test . Vertigo vestibular e. pasien apa yang diucapkan dokter. Disfasia 41. Bppv c. dan MCH : 32 pendengaran. Phalen test Kemungkinan yang terjadi adalah . Migraine d. Vitamin C d. Vitamin B12 c. Tetapi tidak ditemukan mengeluhkan sebelumnya muntah dan kelemahan otot abduktor ibu jari dan sakit kepala 2 jam yang lalu. Perempuan usia 30 tahun datang dengan 42. Afasia motorik d. dan jari tengah dengan keluhan tidak dapat bicara sejak 1 sulit digerakkan. Vitamin D 44.

45. .

Irrelevant c. Apakah gejala yang terdapat pada pasien tersebut? Apakah diagnosis yang tepat pada pasien a. Injeksi haloperidol (im) . mengamuk-tanpa alasan di rumah. Mutisme selektif a. dan tidak dapat tidur. Seorang anak berusia 5 tahun dibawa oleh yang berbisik akan membunuh pasien. Gangguan waham curiga 4. dan tersenyum kepadanya. merasa ada yang merasuki dirinya. Pasien diikuti oleh orang-orang di sekitarnya. Sebelumnya didahului bahwa ada orang di sekitar yang ingin perubahan perilaku sejak 3 bulan yang membunuhnya. Skizofrenia katatonik datang ke Puskesmas diantar oleh d. e. Terapi farmakologi yang tepat digunakann untuk saat ini adalah … Diagnosa dari pasien tersebut adalah … a. Pasien tidak dengan memecahkan perabotan rumah mau menjawab pertanyaan dari gurunya serta mengancam tetangganya selama di sekolah. orang tuanya ke Poliklinik RS karena Selama dua hari ini pasien mengamuk sering murung dan rewel. Skizofrenia simpleks suaminya dengan keluhan sering marah. Gangguan mental organik marah kurang lebih 4 minggu yang lalu disertai dengan mendengar suara-suara 3. Keluhan dirasakan sejak 2 lalu berupa gelisah. Skizofrenia paranoid b. Pasien tidak dapat bersikap kooperatif. Flight of ideas b. hari yang lalu. Dari senyum sendiri tanpa alasan selama 2 alloanamnesis didapatkan pasien merasa minggu ini. Pasien menganggap bercerita kepada ibunya di rumah. Namun pasien mau menggunakan pisau. selalu mondar. Pasien juiga merasa selalu mandir. Skizofrenia hebefrenik 1. Idea of reference d. Skizofrenia hebefrenik e.ILMU KEDOKTERAN JIWA a. Skizofrenia paranoid d. Verbigarism ini? b. mengajaknya berbicara. Skizofrenia katatonik e. jika tetangganya bersekongkol akan membunuhnya. Seorang pria berusia 25 tahun diantar keluarganya ke UGD RSJ karena 2. Seorang wanita 25 tahun tersenyum. Pasien perempuan berusia 35 tahun c. Psikoafektif akut c.

sepatu berkali-kali.5 mg d. Alprazolam e. Menambahkan tiotiksen 2 mg setiap 8 jam 8. Amenorrhea primer b. Pasien mengeluh tidak mengalami menstruasi sering merasa mendengar suara yang sejak 1 bulan yang lalu. Fluoxetin d. Seorang laki laki berusia 43 tahun berjalan mondar mandir di depan mengeluhkan sering lupa ketika kamarnya. Anoreksia nervosa 5. Meningkatkan dosis haloperidol 5 mg Terapi yang cocok untuk pasien ini adalah setiap 12 jam … b. Selain itu. Menambahkan klozapin 12. Adolescent adjustment disorder aneh dengan sering berbicara dan d. Menambahkan chlorpromazine 50 mg a. selain itu pasien mengomentari dirinya mulai dari hal baik mengalami penurunan berat badan yang hingga buruk bahwa pasien sudah tidak . Seorang pria berusia 38 tahun berperilaku c. Injeksi dalam haloperidol decanoas cukup drastic karena sering diejek oleh (im) teman-teman sekolahnya. Injeksi dangkal haloperidol decanoas (im) Apakah diagnosis yang tepat pada pasien d. gejala semakin memberat. Pasien bersikap e. Seorang wanita berusia 16 tahun mengurung diri sendirian di kamar. Midazolam setiap 12 jam e. Pasien dulu pernah mengalami melakukan dan sebelum melakukan keluhan seperti ini dan mengonsumsi sesuatu. Adolescent sexual disorder tertawa-tawa sendiri. Haloperidol HCl tablet (po) dari kasus di atas? e. Selama 1 minggu ruangan berkali-kali dan meletakkan rak terakhir. c. Haloperidol HCl tetes a. Wanita berusia 24 tahun dibawa ke dokter oleh keluarganya karena sering 6. Keluhan sudah dirasakan sejak lama dan pasien merasa Bagaimanakan penatalaksanaan yang lelah akan hal ini. Tryhexylpenidil c. Bulimia nervosa seolah-olah ada yang mengajaknya berbicara. Menambahkan risperidon 2 mg/hari c. pasien juga sering 7. b. tepat pada pasien? a. Haloperidol setiap 12 jam b. Pasien sering memeriksa kunci haloperidol 2 mg.

Bipolar 1 episode depresif rambutnya hingga terdapat area yang b. Stress pasca trauma Apakah terapi yang tepat diberikan untuk b. menjerit-jerit. Laki laki usia 70 tahun sering lupa jalan e. Bipolar 2 episode depresif pasien. . Keluhan ini dirasa berat 10. perawan lagi. Puskesmas karena sering mencabuti a. berpakaian mewah. Pasien juga senang mencabut alis c. juga sering melempar barang-barang di rumah. Keluhan bajunya sendiri dan berkeliaran di sekitar terjadi setelah pasien mendengar ibunya rumah dengan keadaan telanjang. Pasien juga mengeluh sesak Pasien bahkan sempat merobek-robek napas dan tampak histeris. Gangguan penyesuaian a. Diketahui 1 tahun lalu d. Bipolar 2 episode manik terdapat perasaan lega dan senang dari e. Triheksifenidil 3x10 mg pulang dan selalu merasa belum makan walaupun pada kenyataannya sudah.. d. e. Gangguan mental organik Diagnosis yang tepat pada pasien ini 12. Diazepam 2x1 mg d. Haloperidol 2x2 mg d. 9. Anak usia 16 tahun diantar ibunya ke adalah . Apa diagnosis pada pasien ini? a.. Bipolar 1 campuran dan bulu matanya. Gangguan depresi b. Wanita 17 tahun dibawa ke Puskesmas oleh keluarganya karena sering Diagnosa pasien pada kasus tersebut berkelakuan aneh. adalah … dan mengatakan dirinya artis dengan a. Midazolam 3x0. Serangan panik c. Gangguan cemas pasien justru bersikap sebaliknya. Depresi senilis sering membagi-bagikan uang kepada c. Setelah mencabut. Pasien meninggal karena kecelakaan. Gangguan stress akut pasien tersebut? c. Pasien b. Fluoxetine 1x20 mg 11. Seorang wanita 22 tahun datang ke UGD hingga pasien sering berbicara maupun RS ditemani ayahnya karena menangis tertawa sendiri tanpa sebab yang jelas.5 mg e. Bipolar 1 episode manik botak. Demensia tetangganya. Delirium banyak kontrak dan gaji besar.

Gangguan cemas menyeluruh panutan terhadap adik-adiknya. Seorang laki-laki berusia 23 tahun dibawa sering menyendiri di kamar. oleh ayahnya ke Dokter dengan keluhan sering ketakutan sejak 2 bulan yang lalu. Perasaan d. Fehitisme selalu ditanyakan keberadaannya. kepada istrinya. Sertraline 1x50 mg makan dan minum yang dimasak oleh ibunya. Pasien e. malas beraktivitas. dan lebih 15. Diagnosis apakah yg tepat? tidak nyaman karena selalu dihubungi dan a. istri pasien merasa b. Pasien merasa orang lain 14. Depresi Hal ini dimulai sejak pasien tidak lulus b. a. Gangguan waham menetap di keluarganya. Alopecia areata promosi kenaikan jabatan. Pasien laki-laki berusia 25 tahun diantar ayahnya ke dokter dengan keluhan sering Keluhan pasien tersebut dapat meminta maaf kepada kedua orang digolongkan sebagai… tuanya di rumah sejak 3 bulan yang lalu. Clorpromazin 2x100 mg terjadi. Trifluoperazin 2x2 mg . Pasien merupakan anak pertama c. Diazepam 2x2 mg ayah dan ibunya. Pasien merasa merupakan d. 13. Keluhan berlangsung selama 3 bulan ini. Seorang laki-laki usia 35 tahun datang ke mengetahui apa yang dipikirkannya. Poliklinik rawat jalan dengan istrinya Pasien mengaku mendengar suara-suara dengan keluhan selalu merasa curiga yang ingin membunuhnya. Belakangan. Gangguan penyesuaian akhir-akhir ini malas makan. Pasien selalu merasa cemburu pada istri dan menuduh istri Terapi dalam kasus ini adalah … selingkuh padahal tuduhan tersebut tidak a.5 mg dan ingin mencelakainya. tidak bersemangat. Obsesif-kompulsif tidak terhadap orang lain. Trikotilomania curiga tersebut hanya kepada istri dan e. Hal ini b. Fluoxetin 1x20 mg segerombolan orang yang mengejarnya c. tidak mau keluar rumah … dan tidak ingin ketemu siapa-siapa selain a. Gangguan psikosa akut skripsi. Alprazolam 2x0. Amitriptilin 1x50 mg yang meracuninya sehingga hanya mau e. Pasien takut ada d. Pasien merasa ada b. Skizoafektif dimulai setelah sang istri mendapatkan c. Terapi yang tepat untuk pasien ini adalah Pasien sulit tidur.

rumah. orang tuanya. Skizofrenia tak terinci . wanita arah. Ketika diperiksa. semakin memburuk bahkan saat berjalan pasien seakan mau jatuh. karena ada teman sekelasnnya Pasien juga mengatakan mendengar yang nakal. Verbrigasi keluarganya ke klinik RS dengan keluhan gerakan tangan dan kakinya tidak 18. Laki-laki 40 tahun dibawa keluarganya 17. Pasien pernah didiagnosis tersebut mengenakan pakaian mini.. pasien di PHK oleh kantor. Empat minggu keluhan anak tak hentinya rewel di sebelumnya. Clozapine 1x25 mg c. Akitisia akut b. Wanita usia 30 tahun dibawa oleh e. b. Mutism selective d. Carbamazepine b. sebentar duduk sebentar berdiri. si anak dapat menceritakannya. c. Obat manakah yang paling tepat untuk mengobati gejala pasien tersebut? Pasien mengalami kondisi… a. Tapi jika ditanya kedua tidak dilihat orang. Hasil skizofrenia tipe paranoid sejak 1 tahun pemeriksaan psikiatri ditemukan afek yang lalu dan mendapat terapi luas. Parkinsonisme d. Apakah diagnosis pasien tersebut? a. Seorang wanita usia 30 tahun dibawa ke terkendali sejak 1 bulan yang lalu. Fluoxetine d. Risperidone 2x2 mg b. Inkoheren 16.. Haloperidol 1x5 mg a. Skizofrenia simpleks Gejala pasien tersebut termasuk dalam . Saat ini keluhan pasien ide kebesaran. Haloperidol a. Distonia akut c. anak suara-suara dan melihat bayangan yang tidak menjawab. Lorazepam e. arus pikir logorrhea dengan isi pikir neuroleptika. Flight of idea d. Neuroleptika Maligna Syndrome 19. Trihexyphenidyl c. Konvabulasi e. Jika ditanya gurunya. memerintah orang di jalan layaknya dan terkadang pasien berjalan tak tentu seorang polisi. Pasien UGD RS karena berteriak-teriak dan gelisah. Anak perempuan usia 5 tahun dibawa ke karena marah-marah dan gelisah sejak 2 Poliklinik oleh keluarganya dengan minggu yg lalu. Tardhive dyskinesia e.

nyeri perut dan ada 21. kelainan pada organ. pusing. Perempuan usia 18 tahun mengeluh sering lupa sejak 1 tahun yang lalu. DM maupun trauma kepala. tanda-tanda berwarna merah seperti mobil yang vital dalam batas normal. Terapi music kecemasan d. Ketika di jalan hipertensi. Terapi edukasi a. Cognitive behavioral therapy b. Pasien pusing dan mual setiap kali di jalan raya. Pasien sudah pergi ke dokter malam hari dan susah memulai tidur dan tidak kunjung sembuh. Keluhan Keluhan dirasakan sejak pasien makin memberat sehingga mengganggu mengalami kecelakaan sampai dirinya di aktivitas. Pasien tidak mempunyai riwayat operasi ±6 bulan yang lalu. raya yang ramai dan melihat mobil Kesadaran compos mentis. Wanita usia 30 tahun mengeluhkan dadanya terasa sakit. Demensia Lewi Body c. lupa terutama pada hal-hal baru. Reaksi stress akut e. Seorang wanita usia 35 tahun mengeluh sensasi terbakar. pasien langsung ditemukan kelainan defisit neurologis. dan hampir pingsan.. dan tidak pernah menabraknya. Riwayat pasien terkena stroke 3 dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan bulan yang lalu. kasus tersebut? a. Terapi yang sesuai untuk pasien ini adalah Apa diagnosis yang paling mungkin pada . Demensia Frontotemporal b.. lemas. Gangguan waham 22. Hipokondiasis b. Gangguan panik e. Demensia Vaskular adalah … b. Gangguan penyesuaian dengan gejala c. Gangguan konversi . Gangguan penyesuaian d. Pseudodemensia d. serta nyeri pada susah tidur. Laki-Laki usia 67 tahun dibawa oleh anaknya ke Poliklinik RS dengan keluhan 20. c. Terapi perilaku d. Gangguan penyesuaian dengan gejala e. mual. Reaksi normatif setelah kecelakaan 23. Diagnosis pasien tersebut adalah… Diagnosa yang tepat pada pasien tersebut a. Stress pasca trauma c. Pasien sering terbangun pada pinggang. Antianxiety drug depresif e. Demensia Alzheimer a. Setelah kembali.

Gangguan penyesuaian mau berbicara selama 3 hari terakhir. body dysmorphic disorder pada seluruh otot & sendi disertai cemas dan gemetar. bulimia nervosa 27. Pasien wanita usia 23 tahun mengalami minum. sejak 1 tahun yang lalu dan hilang timbul. Pasien adalah … dapat menceritakan dengan fasih dan a. Cognitive behaviour therapy Apakah diagnosis pasien tersebut? d. Haloperidol HCl injeksi a. konversi c. b. dismorfik tubuh pada seluruh otot & sendi disertai cemas dan gemetar. Gangguan dismorfik dengan keluhan hanya diam dan tidak e. b. Seorang wanita usia 35 tahun datang menggunakan narkoba suntik terakhir 1 dengan keluhan nyeri pada perut. Haloperidol c. Lorazepam a. Pasien sudah periksa ke beberapa dokter Terapi yang tepat diberikan untuk pasien dan tidak didapatkan kelainan. penurunan berat badan drastis. nyeri psikogenik e. Ada pin point pada pemeriksaan punggung. gangguan somatisasi ibunya ke Poliklinik dengan keluhan nyeri e. c. Terdapat riwayat . somatisasi 28. Laki-laki usia 25 tahun datang bersama d. kemaluan. hipokondriasis ibunya ke Poliklinik dengan keluhan nyeri e. tampak anemis. Injeksi haloperidol dekonoat makan. serta kedua tungkai fisik. anorexia nervosa e. sehingga pasien tidak mau a. Keluhan disertai dengan tidak mau makan 24. Terapi berkelompok b. Somatisasi 26. Valium/diazepam Diagnosa yang tepat adalah… d. amenorea c. hari lalu. Sebelumnya pasien Penanganan yang tepat untuk pasien sering diejek oleh teman-temannya tersebut adalah … karena gendut. Klonidin b. Pasien usia 18 tahun dibawa ibunya d. Laki-laki usia 25 tahun datang bersama d. dan lemas. Electric convulsive therapy c. Nalokson dramatisir. Terdapat riwayat 25.

Withdrawal syndrome b. Skizofrenia hebefrenik b. Skizofrenia simpleks e. d . mengaku mendengar suara-suara yang tidak dapat didengar orang lain. Skizofrenia paranoid c. Gangguan cemas 29. menggunakan narkoba suntik terakhir 1 hari lalu. Diagnosis yang tepat dari pasien tersebut adalah … a. Depresi berat disertai keinginan bunuh diri d. Ada pin point pada pemeriksaan fisik. serta merasa bisa dirasuki dan diambil rohnya. keluhan disertai dengan suka berbicara sendiri. Skizofrenia residual 30. Cocaine toxicity c. Apa kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut? a. Skizofrenia katatonik d. Seorang wanita usia 25 tahun suka mengamuk sejak 2 minggu yang lalu.

V 1. disertai nyeri. mengeluhkan adanya kilatan cahaya. IV adalah … e. II c.ILMU KESEHATAN MATA d. Seorang pria berusia 60 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan timbul selaput 3. Seorang wanita berusia 27 tahun datang didapatkan adanya selaput pada mata ke Poliklnik RS dengan keluhan benjolan pasien yang tumbuh dari limbus hingga ke pada kelopak mata atas yang tidak pupil. Dari pemeriksaan oftalmologi didapatkan OD Keluhan pasien tersebut dapat 20/100 dan OS 20/20. IV e. Seorang wanita berusia 35 tahun datang pada matanya dan mata tampak merah ke Poliklinik RS dengan keluhan mata sejak 4 hari yang lalu. Korioretinitis Keluhan disertai dengan mata merah dan terasa mengganjal. Keluhan pasien tersebut dapat namun tidak terdapat perbaikan. hiperemis (-). Keluhan dirasakan kanan melihat ada benang berwarna memberat jika mata terkena hembusan hitam yang melayang sejak 3 hari yang angin. Selain itu pasien terkadang ke tepi kornea. dan terdapat gambaran kertas tingkat … samar berwarna abu-abu yang terangkat a. Vitritis b. Benjolan digolongkan dalam derajat klasifikasi terdapat pada kelopak mata atas sebesar tingkat … biji kacang hijau. Ablasio retina Poliklinik RS dengan keluhan mata kanan d. III Diagnosis pasien pada kasus di atas d. b. Seorang pria berusia 35 tahun datang ke c. dan mudah a. vitreus tampak digolongkan dalam derajat klasifikasi keruh. Perdarahan vitreus terasa gatal sejak 1 minggu yang lalu. III . I pada retina. Posterior uveitis 2. e. Selaput muncul dari limbus hingga lalu. Pseudopterygium a. b. Dari pemeriksaan 4. II c. Pasien sudah mengompres hangat benjolan dan minum antibiotik. I digerakkan.

TIO N+1. Dakrioadenitis b. Meibomitis e. Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang tahun yang lalu. Pada pemeriksaan ke UGD RS dengan keluhan mata kanan didapatkan VODS 4/60. . mengeluhkan BAB dengan feses berminyak. X berusia 60 tahun datang ke Poliklinik mengeluhkan pandangan buram sejak 1 8. Apakah diagnosa yang tepat dari pasien Apakah diagnosis yang mungkin dari kasus tersebut? tersebut? a. adalah … a. Hordeolum b. yang lalu. dengan pinhole. Selain itu pasien 6/6. Dakriosistitis c. Pasien laki-laki datang ke Poliklinik 7. Riwayat minum alkohol Diagnosa yang tepat dari pasien tersebut selama 2 tahun saat usia 17 tahun. Dakrioadenitis d. Katarak imatur c. Keluhan disertai dengan nyeri Keluhan ini mengganggu pekerjaan pasien (+) dan mata tampak edem. tampak perdarahan pada COA. Defisiensi vitamin C d. 4/60. Defisiensi vitamin E e. Seorang laki-laki usia 40 tahun datang ke mengeluhkan munculnya benjolan di Poliklinik dengan gangguan penglihatan kelopak mata atas sebelah kiri sejak 3 hari pada malam hari sejak 3 bulan yang lalu. Katarak komplikata e. Dari sebagai supir karena sulit bekerja saat pemeriksaan oftalmogi didapatkan ODS malam hari. Tn. Katarak hipermatur d. dan pemeriksaan mengalami trauma akibat terkena bola shadow test (+). Defisiensi vitamin K 6. Defisiensi vitamin D e. Katarak matur b. Chalazion Apakah etiologi dari penyakit tersebut? b. tidak membaik mendadak kabur sejak 1 jam yang lalu. Dakriosistitis a. tampak kedua lensa Sebelum kabur mata kanan pasien berwarna keabu-abuan. Katarak sekunder 5. Dari pemeriksaan didapatkan VOD dalam batas normal. Chalazion a. Defisiensi vitamin A c. Pemeriksaan lainnya kasti. Hordeolum c. Blefaritis d. injeksi silier (+).

lalu. Dakrioadenositis d. Dakriosistitis d. nyeri putih kekuningan dari punctum lakrimalis tekan (-). Dari pemeriksaan didapatkan nyeri Pada pemeriksaan fisik terdapat massa (+). Obstruksi duktus nasolakrimalis c. tekan. Blafarokonjungtivitis a. Tn. Kalazion adalah … b. namun benjolan tetap tidak keluar sekret mucopurulen. kemerahan (-). Latanoprost benjolan pada kelopak mata bagian dalam. Benjolan tidak terasa nyeri. Diagnosis dari pasien tersebut adalah … Diagnosa yang tepat dari kasus tersebut a. Kalazion e. Blefaritis Diagnosa yang tepat untuk pasien b. Hordeolum e. Asetazolamide d. nyeri tekan disertai dikompres. adalah … a. Episkleritis b. Kalazion adalah … c. Timolol e. Konjungtivitis 12. namun benjolan terasa nyeri. posterior apabila saccus ditekan. Seorang laki-laki usia 19 tahun datang ke Poliklinik dengan keluhan sudut mata 10. Lima 9. Dari pemeriksaan fisik didapatkan benjolan pada kelopak mata Diagnosis pasien pada kasus tersebut yang tidak nyeri pada penekanan. sulcus lakrimasi Sebelumnya oleh dokter disarankan untuk oedem. Dakrioadenitis c. dan tampak keluar cairan konsistensi padat. Blefaritis a. Hordeolum eksterna b. Hordeolum interna a. Travoprost d. Dakriositis c. Pilokarpin 11. Dakriosistitis tersebut adalah … c. X berusia 24 tahun datang ke Poliklinik kanan dekat hidung bengkak disertai nyeri dengan keluhan kelopak mata bengkak. hiperemi. Hordeolum d. Visus OD 6/6. hiperemis. Hordeolum . S usia 27 tahun mengeluhkan adanya e. Ny. Wanita usia 45 tahun mengeluhkan nyeri hari yang lalu pasien mengalami keluhan pada mata kanannya sejak 1 minggu yang yang sama. menghilang. Obat tetes mata yang cocok pada kasus ini b.

Hordeolum mata jernih. Seorang laki-laki usia 24 tahun datang ke ke Puskesmas dengan keluhan kedua Poliklinik dengan kelopak mata bengkak. sedangkan segmen posterior b. lensa e. c. Keluhan sudah dirasakan sejak 1 b. pada pasien memiliki riwayat hipertensi. Poliklinik dengan keluhan mata merah sebelah kanan sejak 1 hari yang lalu. dan e. Episkleritis (flame-shaped hemorrhage). Obstruksi duktus nasolakrimalis pelebaran pembuluh darah dengan pola yang berkelok-kelok didapatkan di seluruh 14. pemeriksaan mata didapatkan VOD 6/30 dan VOS 4/60. Segmen pasien tersebut? anterior kedua mata tenang. Seorang laki-laki usia 60 tahun datang ke tersebut? Puskesmas dengan keluhan mata kanan a. e. Retinopati diabetika proliferatif visus OD 6/60 dan OS 6/6. 5 . Oklusi vena retina sentral darah. 4 5/40. Perempuan usia 22 tahun datang ke retina. 3 Dari pemeriksaan mata didapatkan VOD d. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus Sebelumnya mata pasien terkena bola di atas? kasti. Sinusitis etmoidalis 15. pin hole (-). Seorang wanita berusia 58 tahun datang 13. Blefaritis perdarahan berbentuk menyerupai api d. 2 tahun yang lalu dan makin memberat. Dari anamnesis didapatkan baik. lensa kedua a. Oklusi arteri retina sentral hiperemis. kedua mata tidak dapat Apakah diagnosa yang mungkin pada dikoreksi dengan kacamata. Kalazion kedua mata didapatkan gambaran c. DM. 1 kabur. Pada pemeriksaan fisik didapatkan a. mata kabur secara perlahan sejak 3 bulan Dari pemeriksaan didapatkan KU tampak yang lalu. Pada tidak nyeri pada penekanan. Retinopati diabetika non-proloferatif kanan didapatkan konjungtiva bulbi c. kornea jernih. dan COA terisi ¾ d. kornea jernih. TTV dalam batas normal. e. kelopak mata terdapat benjolan yang dan hiperkolesterolemia. Pada mata b. Retinopati hipertensi Derajat berapakah keluhan pasien 16.

pemeriksaan dan pada pergerakan bola mata. N. occulomotorius c. Komplikasi apa yang mungkin terjadi? Nervus manakah yang kemungkinan a. abducens e. N. Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan 20. Keluhan terutama bila . ibunya ke Puskesmas karena Keluhan disertai gatal dan sulit dibuka penglihatannya kabur sejak beberapa pada pagi hari. Katarak senile matur a. fasialis d. optic e. penglihatan kabur. dan funduskopi batas normal. Katarak insipiens kasus tersebut? b. mata oftalmologi didapatkan defek pada kanan tidak bisa melirik ke kanan segmen anterior. Blefaritis e. keruh tidak merata. Proptosis d. sedangkan mata kiri normal. Seorang pasien perempuan usia 45 tahun datang ke PKM dengan keluhan mata kiri 19. Beberapa Pasien mengeluhkan tidak dapat melirik hari yang lalu sebelumnya. Seorang anak usia 12 tahun diantar mata kiri seperti ada yang menjanggal. Glaukoma bermasalah pada kasus tersebut? b. Dari pemeriksaan fisik dalam batas normal. N. N. Seorang perempuan berusia 28 tahun nyeri sudah 2 hari terakhir ini. didapatkan kelopak mata hiperemi dengan skuama. Konjungtivitis c. Keratokonjungtivitis b. Katarak senile imatur b. mata kiri ke arah kanan. dipukul oleh teman sehari yang lalu. Katarak kongenital d. Pemeriksaan TTV dalam bulan yang lalu. Katarak hipermatur c. Ulcus kornea a. Pemeriksaan status lokalis pasien sempat terkena daun. Keratitis c. Diagnosa yang tepat dari pasien tersebut adalah … Apakah kemungkinan diagnosis pada a. Keluhan datang dengan keluhan mata kanannya disertai mata merah. N. dan silau saat terkena matahari. Ablasio retina d. Uveitis e. Pemeriksaan terdapat luka memar di daerah temporal TTV dalam batas normal. Keratitis 17. trochlearis 18.

Keratitis a. Blefaritis e. konjuntiva merah. Uveitis Diagnosis pasien ini adalah … b. Miopi compositus c. melihat papan tulis. Epikantus Diagnosis dari anak tersebut adalah … d. Konjungtrivitis diberikan koreksi lensa sferis negative. Dari aloanamnesis 21. Keratitis d. Miopi simplek e. Dari slit lamp di dapatkan injeksi siliar (+). Blepharospasme a. pemeriksaan fisik didapatkan ptosis fotofobia (+). kornea jernih. ptosis (+). 6/60. ringan pada kelopak mata dan kelopak mata lurus tanpa lipatan. dan flare (+). b. Endoftalmitis d. Epikantus c. . Anak penglihatan sejak 3 hari yang lalu. Seorang wanita usia 30 tahun datang ke ke dokter dengan keluhan apabila melihat Poliklinik dengan keluhan mata kanan ke depan harus mendongakan kepala kabur dan merah setelah terkena dahulu. Seorang perempuan usia 32 tahun datang didapatkan anak tidak dapat melihat lurus ke Poliklinik dengan keluhan mata kanan ke depan. khususnya mata kanan karena merah disertai penurunan daya kelopak matanya sedikit tertutup. Glaucoma akut c. Pada pemeriksaan seperti ada benda asing di mata. Blefarospasme 22. Dari pemeriksaan fisik tampak lemparan bola kasti 1 hari yang lalu. Keratitis c. Hipermetropi 23. Blefaritis b. dari harus mendongakkan kepalanya bila pemeriksaan oftalmologis didapatkan melihat ke depan dan sering berkedip VOD 1/6 dan VOS 6/6. Blepharitis b. Rabun senja datang ke Poliklinik RS dibawa oleh orang e. Astigmatisma tuanya dengan keluhan gangguan penglihatan. Seorang anak usia 8 tahun dibawa ibunya 24. Saat ini diperiksa Diagnosis yang mungkin adalah … dapat dikoreksi dengan pinhole dan a. Diagnosa yang paling mungkin adalah … a. Dari kelopak mata tidak memiliki lipatan dan pemeriksaan oftalmologi didapatkan VOD anak berkedip terus menerus. mutton fat (+). dan tampak darah mengisi 2/3 COA. Seorang anak perempuan usia 6 tahun d.

Seorang laki – laki usia 19 tahun datang ke berwarna kuning kental sejak 3 hari yang Puskesmas dengan keluhan mata kanan lalu. Vitreus bleding 27. Pada pemeriksaan sekret Apakah diagnosis pasien pada kasus di didapatkan bakteri diplokokus gram atas? negatif. Pasien merupakan pekerja penglihatan. Riwayat hipertensi sejak 6/6. Konjungtivitis alergi Apa diagnosis yang tepat untuk pasien c. Glaucoma b. Blefaritis a. Keratitis terasa buram sejak 2 hari yang lalu. konjungtiva (+). Tidak didapatkan gangguan merah tanpa disertai penurunan penglihatan. Konjungtivitis bakteri c. Konjungtivitis gonorea e. Keratitis tersebut adalah … c. Subconjuntiva bleeding e. OD injeksi konjungtiva. Konjungtivitis vernal Puskesmas dengan keluhan mata kiri e. dan nyeri pre aurikula (-). Pria usia 75 tahun mengeluh mendadak cahaya dan terasa mengganjal. Konjungtivitis bakteri tersebut? d. . dan visus 6/6. Uveitis c. Setelah dilakukan VODS 6/6. Konjungtivitis virus a. Konjungtivitis Diagnosis yang mungkin pada pasien b. Hifema ke UGD dengan keluhan mata kanan merah dan keluar banyak kotoran mata 25. Konjungtivitis Vernal b. Pemeriksaan mata kiri dalam batas normal. mata kanannya tidak dapat melihat sejak Pemeriksaan oftalmologi didapatkan VOD 1 jam yang lalu. Apakah diagnosis pasien tersebut? a. Keluhan disertai dengan silau jika melihat 28. Papil edema (+). VOD: NLD infiltrate kornea. Pasien laki-laki usia 20 tahun datang ke d. injeksi perikorneal. Konjungtivitis viral 26. Seorang perempuan usia 24 tahun datang e. Katarak traumatika d. dan 10 tahun yang lalu terkontrol. secret pemeriksaan didapatkan OD injeksi (+) purulen. Pemeriksaan oftalmologi seks komersial. VOS 6/40. sekret purulen (+). a. Konjungtivitis atopi b. dan VOS: 6/12. Uveitis d.

Diagnosis yang mungkin pada pasien Apa diagnosa yang memungkinkan pada tersebut adalah . Miopati 32. didapatkan visus itu. istirahat sebentar. pasien ini? a. Pada peneriksaan fisik didapatkan kekuatan otot normal dan Apa diagnosa dari pasien ini? tidak didapatkan kelainan sensori.. Mystenia gravis d. Optik neuropati iskemik a. Dari pemeriksaan palpebral hiperemi. CMV Retinitis b. Seorang laki-laki berusia 89 tahun datang 29. Pasien memiliki riwayat katarak (+). Dalam 2 minggu ini. Khorioretinopati d. Age-related macular degeneration c. atas ? . sindrom Eaton-Lambert Myasthenic d. Age. c. Dari keluhan lain. Hipertensi maligna e. Retinal Detachment c. Muscular dystrophy e. bayangan hitam tanpa disertai dengan dan keluar air mata terus-menerus.. dan paginya sudah normal kembali. perih. a. funduscopi didapatkan gambaran makula bewarna kehijauan yang dikelilingi Apakah diagnosis pasien pada kasus di lingkaran abu-abu. keluhan dirasa membaik setelah 1/~. Fakomorfik a. pasien dirasakan pada saat menjelang sore hari merasakan nyeri pada sekitar mata kanan. Drusen (+). Fakolitik b. Laki-laki usia 70 tahun datang ke Poliklinik dan gatal sejak 6 bulan yang lalu.. Hal tersebut lalu. Atrofi optik b. Katarak senilis b. Pasien memiliki riwayat pemeriksaan didapatkan ODS 6/6. Perempuan usia 65 tahun datang ke Poliklinik RS dengan keluhan mata merah 30. Hipertensi maligna 31. Amblyopia c. Keluhan dengan keluhan kedua mata melihat disertai mata terasa mengganjal.. TIO 15 hipertensi dan masih rutin minum obat mmHg. Fakoanafilaktik Diagnosa pada pasien tersebut adalah. dan ditemukan konjungtiva anti hipertensi. Seorang wanita datang dengan keluhan ke Poliklinik dengan keluhan mata kanan kelopak mata tidak dapat membuka mata tidak dapat melihat sejak 2 tahun yang dan merasa kelelahan. Selain Dari pemeriksaan fisik.related macular degeneration d.

Dari pemeriksaan oftalmologi Diagnosis pasien ini adalah … tampak mata putih tenang. a. tampak merah. Konjungtivitis alergi e. a. d. Giant papillary conjunctivitis Apa komplikasi regional yg dapat terjadi? a. Dry eyes d. pasien sempat berenang.. lensa tampak keruh. d. Endoftalmitis Sebelum sakit. Konjungtivitis Viral Apabila kelenjar lakrimasi ditekan terasa b. Konjungtivitis bakterial nyeri. Keluhan disertai Diagnosa yang mungkin pada pasien mata berair. Laki-laki berusaia 70 tahun datang ke konjungtiva hiperemi & hipertrofi folikel. dan b. Bacterial keratitis c. Pasien datang dengan keluhan mata merah. Seorang wanita usia 20 tahun datang ke (+). Hordeolum e.. dan nyeri di tersebut adalah . Katarak insipien b. Seorang laki-laki berusia 17 tahun datang b. Blepharitis e. VODS 40/20. dan keluar sekret c. dengan keluhan penglihatan yang menurut. Uveitis anterior 36. dan tampak cobblestone 33. Puskesmas dengan keluhan nyeri di sudut mata kiri bagian nasal. Wanita usia 20 tahun datang ke b. Konjungtivitis Folikular e. Konjungtivitis vernal mukopurulen. Visus 6/6. Keratitis dan terasa mengganjal seperti berpasir. bengkak. berair. Katarak imatur dengan keluh pandangan kabur selama 1 . Pemeriksaan funduskopi c. Skleritis Diagnosis pasien tersebut adalah … a. Konjungtivitis Bacterial COA jernih. a. Katarak Morgagni d. Blefaritis Visus ODS 5/5. Conjunctivitis Puskesmas dengan keluhan mata merah c. sudut mata apabila ditekan. d. Dari pemeriksaan oftalmologi didapatkan pada palpebra 34. Katarak hipermatur c. konjungtivitis Vernal shadow test (+). Poliklinik mata sebuah rumah sakit Tampak sekret berwarna bening. Konjungtivitis Alergi didapatkan retina datar. e. Keratokonjungtivitis atopi 35. Katarak matur 37.

Anak usia 7 tahun dibawa ibunya ke lalu. Anak usia 7 tahun dibawa ibunya ke 41. Antijamur e. Konjunctivitis jamur e. Hipermetropia c. Antibiotic d.75 x 90. Kemungkinan masalah pasien adalah … Diagnosis yang mungkin dari anak a. Riwayat terkena tangkai padi Puskesmas dengan keluhan mata merah sebelumnya. Astigmatisme myopia b. berair. Kortikosteroid b. Keluhan ini disertai gatal kemerahan sejak 2 hari yang lalu setelah dan mata berair. Keratitis 38. Myopia tersebut adalah … b. Antihistamin c. superior. Siklopegik e. Pada pemeriksaan pemeriksaan saat ini didapatkan visus ditemukan cobblestone (+) pada palpebral dengan kacamata sebelumnya 20/20. Konjunctivitis viral d. Pada pemeriksaan sebelumnya sudah lama dan hilang terutama saat didapatkan C -0. Sikloplegik 39. sudah lama dan hilang terutama saat injeksi siliar (+). Emetropia d. Pada pemeriksaan ditemukan infiltrat kornea bagian ditemukan cobblestone (+) pada palpebral temporal. Seorang pria berusia 34 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan mata merah Poliklinik dengan keluhan mata kiri hilang timbul. Astigmatisme a. Tampak injeksi konjungtiva (+). Keluhan ini dirasakan terjatuh dari motor. Air mata buatan c. dan dan mata berair. dan pada tes flourescin terkena sinar matahari. Wanita usia 70 tahun datang dengan keluhan mata buram sejak 2 hari yang 40. Dari pemeriksaan mata hilang timbul. superior. Kortikosteroid b. Pada pemeriksaan . Antibiotic d. Hasil terkena sinar matahari. Konjunctivitis vernal e. Keluhan ini dirasakan buram. bulan ini. Apakah tata laksana yang tepat untuk Tetes topical yang tepat diberikan pada kasus di atas? anak tersebut adalah … a. Antivirus a. Keluhan ini disertai gatal didapatkan mata merah. Konjunctivitis bakteri c.

Dari pemeriksaan normal dan visus 5/5. Antibiotic d.5 mungkin terjadi? c. Miopi lalu. Vasokonstriktor e. 1 Apa komplikasi regional yang paling b. 3 c. Pasien wanita usia 45 tahun datang ke didapatkan VOD 6/20 dan VOS 1/60 tanpa Poliklinik mengeluh tidak dapat membaca jarak dekat. dan terdapat sekret. Pasien juga mengeluhkan tampak c. 2. Berapakah koreksi yang dibutuhkan? a. dan kornea jernih. terlokalisir. Glaukoma akut sudut terbuka a. Pasien laki-laki datang dengan keluhan kepala saat membaca koran. Konjungtivitis c. Pemeriksaan TIO meningkat 1-3 mm dengan kemerahan yang pada kedua mata. Hipermetropi bayangan warna-warni pada d. Vitamin A 44.Tanda vital dengan hidung. Keluhan nyeri pada bagian mata yang dekat memberat saat lampu redup. 2 a. Keluhan kadang disertai pusing dan mual. konjungtiva ukuran dikoreksi. nyeri. b. . Astigmatisme penglihatannya. Uveitis d. Panoftalmitis d. konjungtiva tampak hiperemis. 1. Kortikosteroid e. didapatkan VOS 5/5. Katarak imatur d. Pasien laki-laki berusia 70 tahun e. Glaukoma e. Glaukoma akut sudut tertutup kasus diatas adalah…. Fibrosis duktus sistikus mengeluh rabun saat membaca buku. Wanita usia 45 tahun mengeluh nyeri 42. Fistula duktus 45. 43. Apa diagnosa yang paling tepat? Terapi farmakologis yang sesuai untuk a. Seorang wanita usia 22 tahun datang ke Diagnosis pada pasien ini adalah … Poliklinik mata suatu RS dengan keluhan a. Air mata buatan c.5 b. Glaukoma absolut b. Presbiopi penglihatan menurun sejak 1 bulan yang b. Pada pemeriksaan mata 46.

c.5 D 49. hiperemi. Uveitis anterior d. Chiasma optikum b. Abses orbita b.0 D b. +2. Seorang laki-laki berusia 59 tahun datang ke Poliklinik dengan keluhan mata terasa gelap.5 D e.. Fistula duktus lakrimal e. Pada pemeriksaan ditemukan banyak keluar air mata. dan mengeluarkan sekret mucopurulen. Retina Lensa yang dapat digunakan sesuai usia d. nyeri tekan. Komplikasi regional yang dapat terjadi adalah . a.0 D d. d c. Nervus optikus . +2. Traktus optikus adalah … e. Di manakah letak kelainan tersebut? a. +1. Fibrosis duktus lakrimal 48. +1. Seorang perempuan umur 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan nyeri sudut mata bagian nasal dan banyak mengeluarkan air mata. Setelah dilakukan pemeriksaan lapang pandang. didapatkan hemianopia bitemporal. +3.0 D 47. Radio optika a. Panoftalmitis c..

Otitis media akut b. Pada suatu pabrik terdapat hazar dengan Keluhan disertai dengan keluarnya darah frekuensi 110 db. Anamnesis ketulian h. Penyebab tersering radang tenggorokan a. ditemukan nyeri tekan regio pangkal . Robekan membran timpani Poliklinik RS dengan keluhan demam sejak d. Haemophillus influenza tipe B c. Tax 380C. g. Sekitar 2 minggu e. sengaja meledak dekat dengan telinganya. Tuli sensorineural adalah kerusakan nyeri pada telinga kiri. Streptococcus e. Tonsillitis kronis g. Barotrauma telinga luar 4 hari yang lalu. Faringitis akut h. dan faring antara kedua mata. Seorang perempuan usia 40 tahun datang didapatkan TD 130/90 mmHg. Otitis media serosa 35. Check-up setiap bulan Diagnosis dari pasien pada kasus di atas i. kripte melebar. Monitoring penggunaan alat adalah … pelindung pendengaran a. Epstein-Barr virus 36. Corynebacterium haemolyticus j. Tonsillitis kronis eksaserbasi akut i. Influenza virus d. pasien sempat menderita batuk dan pilek.ILMU KESEHATAN THT-KL Apakah diagnose pasien tersebut? 33. Keluhan muncul serabut saraf di mana trauma akustik setelah sebuah mercon secara tidak dapat menjadi salah satu penyebabnya. Otitis media kronis eksaserbasi akut sebelumnya. Tonsilitis akut adalah … b. frekuensi napas 20x/menit. detritus (+). Dari pemeriksaan fisik hiperemi. Pada pemeriksaan lokalis didapatkan telinga Tindakan dokter terhadap pegawai untuk kanan dalam batas normal dan terdapat melakukan skrining adalah dengan … robekan membran timpani pada telinga f. nadi ke Puskesmas dengan keluhan pilek 80x/menit. Seorang pria berusia 44 tahun datang ke c. berbau busuk sejak 2 bulan yang lalu. Seorang anak berusia 15 tahun dibawa orang tuanya ke UGD RS dengan keluhan 34. Pemeriksaan audiometri kiri dengan bentuk yang tidak beraturan. Tonsilofaringitis f. Dari pemeriksaan fisik 37. T2 | Keluhan disertai pusing dan nyeri di T2. dan penurunan pendengaran. tonsil tampak hiperemis.

Anak laki-laki usia 8 tahun terkena infeksi timpani perforasi sentral. Terkadang keluhan disertai timpani intak dan reflek cahaya (+). Dari pemeriksaan fisik didapatkan membran 38. Seorang wanita usia 29 tahun datang ke b. dan Swabach Hallpike positif. Subdural abses 40. disertai mendenging pada telinga. Tonsilo Faringitis e. Difteri e. Seorang pria berusia 56 tahun datang ke Poliklinik dengan keluhan penurunan 39. Otitis Media Serosa Kronis b. Brain abses berbau. Cairan biasanya keluar ketika e. Seorang laki-laki usia 40 tahun datang ke pendengaran sejak 6 bulan terakhir dokter dengan keluhan pusing berputar. Pemeriksaan rinoskopi anterior a. Apa diagnosis dari pasien tersebut? . Epidural abses Poliklinik dengan keluhan keluar cairan c. OMSK d. Cluster headache yang mungkin dialami pasien tersebut? a. OMSK dengan kolestoma a. didapatkan tonsil dan faring hiperemi. nyeri tekan di tenggorokan. Meniere disease meadianus. BPPV tampak lendir mukopurulen di meatus b. Faringitis c. Otitis Eksterna d. Subperiosteal abses berenang dan setelah mandi. Pada pemeriksaan fisik tragus (+). Weber pemeriksan didapatkan manuver Dix tidak ada lateralisasi. Dari Pusing tidak dipengaruhi oleh gerakan pemeriksaan fisik didapatkan membran kepala. Otitis eksterna Difusa c. c. Dari dengan telinga berdenging dan pemeriksaan garpu tala didapatkan hasil penurunan pendengaran. OMS Benigna di atas? b. Meningitis dari telinga sejak 3 tahun ini. tidak d. Otosklerosis Apakah komplikasi pada organ terdekat e. Pada batas atas menurun. hidung. memendek. Tonsilitis d. Rinne (+). Apakah diagnosis dari pasien tersebut? Apakah diagnosa yang mungkin dari kasus a. Laringitis 41.

dan hall pike maneuver (+). Otitis media serosa Selain itu. Seorang pria usia 50 tahun datang ke berputar sesudah telinga berdenging. Pada pemeriksaan fisik tersebut? tampak kolesteatom dan discharge a. Selain itu telinga kanan. dan swabach Apakah diagnosis pasien tersebut? memendek pada telinga kiri. Keluhan penurunan pasien mengeluhkan sejak kecil keluar pendengaran disangkal. weber lateralisasi kanan. Degenerasi osseus kehijauan. BPPV b. Tuli persepsi kanan e. Tuli konduksi kanan d. pasien mengeluhkan adanya penurunan pendengaran dan nyeri kepala 44. Poliklinik dengan keluhan pendengaran Pemeriksaan TTV dalam batas normal. Apa diagnosis pasien pada kasus sangat berkurang. OMSK maligna b. a. Tuli persepsi kiri d. Pasien cairan dari telinganya yang kambuh – merupakan seorang petinju. Tuli sensorineural c. Seorang laki-laki berusia 32 tahun datang c. Menier Syndrome Diagnosis pasien ini adalah … c. Tuli konduktif Diagnose yang mungkin pada kasus d. Labirinitis c. Keluhan disertai keluar cairan ke UGD dengan keluhan nyeri pada berbau busuk dari telinga kiri. Otitis media eksterna maligna b. Tuli campuran Poliklinik THT dengan keluhan pusing hebat yang terus – menerus sejak 3 bulan 45. reflek cahaya telinga kiri pasien dan didapatkan hasil (+). Dokter Pemeriksaan telinga didapatkan melakukan pemeriksaan garputala pada membrane timpani intak. OMSA ke Puskesmas dengan keluhan telinga d. Laki – laki usia 40 tahun datang ke e. Tuli konduksi kiri 43. menurun pada telinga kiri. Dari kambuhan dan pendengaran dirasa pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 . e. OMSK benigna sering berdenging sejak 6 bulan yang lalu. sebagai berikut: rinne (+). b. Presbiakusis tersebut adalah … e. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang yang lalu. OMA 42. Kolesteatoma a. Neuroma vestibular a.

Dari Usulan pemeriksaan apa yang tepat pada pemeriksaan fisik didapatkan TTV dalam anak tersebut adalah … batas normal. anak tidak didapatkan nyeri tragus (+). BERA (Brainstem Evoked Response c. audiometry) b. Epiglotitis Audiometry) b. Ny Eno usia 25 tahun datang ke praktek dokter umum mengeluhkan nyeri telinga 49. BOA (Behavioural Observation a. didapatkan aurikula tampak edem. OE difusa tersebut adalah … c. Pada pemeriksaan telinga serous kuning. mmHg. Pasien memiliki riwayat sering batuk pilek. Otitis media supuratif bersama ibunya untuk melakukan pemeriksaan pendengaran. nyeri (+). Laryngitis d. Dari pemeriksaan telinga saat pemeriksaan dilakukan. Audiometri bermain (play palatum tertahan. dan Diagnose dari pasien pada kasus di atas membran timpani tampak intak. OE sirkumskripta Diagnosis yang memungkinkan dari kasus b. RR 22x/menit. Pasien lahir 46. nyeri tekan tragus (+). sering tidur ngorok. Anak laki-laki usia 6 tahun diantar ibunya dengan usia kehamilan 34 minggu dan ke PKM dengan keluhan akhir-akhir ini berat 2800 gr. externa edem. Seorang anak perempuan usia 2 tahun kanan sejak 2 hari yang lalu.80C. Hipertrofi adenoid Audiometry) d. ASSR (Audiometry Steady State Response) 47. Pada dalam telinga. OAE (Oto Acoustic Emision) Diagnosis dari anak tersebut adalah … c. Otosklerosis b. Keluhan belum dapat berbicara. Otomikosis a. Abses periaurikular d. kanalis . terdapat secret dan Tax 36. Ketika lahir anak disertai dengan rasa penuh dan gatal di tersebut ditolong oleh dukun bayi. hiperemi. Tonsillitis e. Otitis eksterna e. adalah … a. rinoskopi anterior: gerakan a. Otitis media akut d. Anak usia 2 bulan datang ke Poliklinik e. Nadi 78x/menit. Hematom perikondrial 48. sekret (-). dan furunkel (-). Perikondritis c.

Sinusitis 51. mulut terbuka. Seorang wanita usia 20 tahun datang ke d. liang telinga hidung sejak 2 bulan yang lalu. Laki-laki usia 25 tahun datang ke dokter dengan keluhan telinga terasa sakit. 52. Dari pemeriksaan fisik sering keluar cairan dari telinga dan didapatkan TTV normal. tersebut? a. Serumen obsturan b. Dari edem disertai nyeri tekan tragus (+). Tidak ada penurunan membrane timpani perforasi pada pendengaran dan riwayat keluar cairan . serta 53. OMK Apakah diagnosis pada pasien ini? d. Otitis Media Supurative c. Pada pemeriksaan otoskopi tidak didapatkan Apakah diagnosa yang mungkin pada anak perforasi membrane timpani. Hasil otoskopi menunjukan sebelumnya. dan pandangan tampak tersebut adalah … kosong. Keluhan keluar cairan dari telinga disertai bau seperti ini belum pernah terjadi menyengat. Otitis media difus a. b. Tuli Campuran b. gigi atas Diagnosis yang mungkin pada pasien prominen. Abses submandibula e. pemeriksaan fisik ditemukan kesadaran kompos mentis. Hipertrofi adenoid c. Seorang laki-laki usia 32 tahun mengeluh saat menarik daun telinga. Otitis Eksterna Difusa e. Otitis Mediakronik d. Abses peritonsilar telinga kanan. Faringitis akut Pukesmas dengan keluhan nyeri pada e. Otitis Eksterna Sirkumsita e. OMSK c. OMA mulut untuk bernapas. Pada pemeriksaan fisk pada saat diperdengarkan suara keras. menjawab ketika dipanggil dan tetap diam dari dalam telinga. Otitis Maligna 50. Tuli Sensorineural Kongenital d. Tuli Sensorineural a. tanda vital dalam batas normal. Pasien sering menggunakan a. Seorang anak laki-laki usia 4 tahun diantar Keluhan dirasakan 5 hari setelah pasien ibunya ke Poliklinik RS dengan keluhan berenang. Nyeri dirasakan terutama saat membuka mulut dan rahang. Tuli Konduksi Kongenital c. Tuli Konduksi Diagnosis pada pasien tersebut adalah … b.

Seorang wanita datang ke rumah sakit timpani intak. Tuli sensorineural genetic mengunyah dan saat telinga ditarik. OMSA Diagnosa pada pasien tersebut adalah … d. Laki-laki usia 28 tahun datang dengan b. Keluhan pusing c. c. Anak laki-laki usia 14 tahun datang ke c. NIHL 57. e. Tonsilofarigitis 58. eksaserbasi akut 56. OE sirkumskripta c. 54. Tonsilitis kronis. Tonsilitis didapatkan gambaran kolesteatoma. Miringotomi berputar disangkal. Faringitis kronis Poliklinik dengan keluhan pendengaran . Ayah pasien juga b. Apa diagnosa yang paling mungkin? Dari pemeriksaan fisik didapatkan kripta a. Pada e. MT Diagnosa yang tepat pada pasien tersebut e. OMSK a. Laki-laki usia 65 tahun datang dengan keluhan penurunan pendengaran. tidak ada sekret dan inflamasi. MAE Tone Audiometry) ditemukan penurunan b. Neuron vestibulocochlearis adalah … a. Pemeriksaan radiologi d. Otosklerosis pemeriksaan fisik didapatkan vital sign dalam batas normal. kelainan.. b. Pada pemeriksaan d.. mengeluhkan telinga berdenging sejak 2 a. Nyeri telan positif. Laki-laki usia 40 tahun datang ke Poliklinik Tatalaksana yang tepat adalah . Incus d. Pada Organ yang bermasalah pada pasien pemeriksaan otoskop tidak ditemukan tersebut adalah. Faringitis akut b. dengan keluhan batuk pilek dan demam sejak 4 hari yang lalu. Mastoidektomi telinga didapatkan membran timpani intak. Antibiotik + steroid minggu yang lalu. Tulang Labirin intensitas terhadap frekuensi tinggi. Neuroma akustik nyeri telinga kanan sejak 1 minggu yang c. Nyeri dirasakan memberat saat d.. otoskop: membran 55. H2O2 + Antibiotik + Timpanoplasti menderita hal yang sama. marginal. perforasi (-). Pada pemeriksaan PTA (Pure a. OE difusa (+).. Prebiaskusis lalu.

Laki-laki usia 5 tahun diantar ke Poliklinik oleh ibunya dengan batuk pilek selama 5 59. batuk (-). f. H2O2 g. Streptococcus B yang lalu. Dari pemeriksaan tampak massa mata. Air hangat i. Rhinovirus batuk. epigastrium terlihat cekung. Influenza virus menurun. demam (+). menurun setelah berenang 5 hari yang nyeri kepala dan nyeri di daerah bawah lalu. eksudat tonsil (+). Gliserin h. dan nafsu makan e. Faringitis akut i. dan tampak benjolan di leher bagian depan.9% e. Rhinosinusitis b. Streptococcus A dengan keluhan sesak napas sejak 2 hari c. Hemofilus influenza B 62. Sebelumnya terdapat keluhan d. Faringitis kronik Etiologi dari keluhan pasien tersebut j. Pemeriksaan didapatkan faring hari yg lalu. hiperemi. pilek. Tonsilofaringitis adalah . Dari pemeriksaan didapatkan gelisah. Pasien berusia 20 tahun datang ke tanda vital dalam batas normal. Sinusitis menggunakan … f. . Dari Diagnosis yang tepat adalah … pemeriksaan fisik didapatkan TTV dbn. a. Tonsillitis kronik limfadenopati coli anterior kanan (+). demam. Sudah diberikan obat tapi belum dengan keluhan nyeri tenggorokan sejak 2 sembuh. Apakah diagnosis dari pasien ini? Dilakukan terapi spooling dengan e. Polip nasalis d. Keluhan disertai dengan dan uvula hiperemi. post nasal drip (+). Rhinitis a. berwarna kecoklatan pada MAE... Poliklinik dengan keluhan pilek dan nyeri Pemeriksaan fisik didapatkan anak hidung. retraksi otot pernafasan. Pemeriksaan tanda- 60. Seorang anak laki-laki usia 2 tahun datang b. Laki-laki usia 22 tahun datang ke PKM hari. tonsil T0 | T0. dan konka edem. h. g. NS 0. Tension type headache c. Tonsillitis akut hiperemi faring (+). Bila anak mengangis suara terdengar parau. Betadine 61.

Undulasi (+). Meningkatkan jaminan BPJS sampai membengkak dan uvula bergeser ke menanggung kecacatan kanan. Laki-laki berusia 20 tahun mengeluhkan f. Abses submandibular jika keluhan tidak ditangani dengan tepat? e. Seorang laki-laki berusia 20 tahun akan Anda sarankan? mengeluhkan nyeri menelan sejak 3 hari a. Faringitis tersumbat dan bersin-bersin sejak 1 bulan g. Keluhan disertai dengan g. dan sulit h. Dokter perusahaan observasi setiap ke telinga kiri. Abses peritonsil 68. Nyeri menjalar b. Sinusitis maksilaris dentogen di mana para pekerja harus terpapar g. i. d h. Apa diagnosis anak pada kasus di atas? 65. Faringitis akut dengan infeksi membuka mulut. d i. Septum edema dengan suara bising 110 dB selama 5 jam. Tonsillitis kronik . h. Polip nasi 66. Palatum molle c. Tonsillitis yang lalu. Anda adalah seorang dokter perusahaan f. Dari pemeriksaan sekunder tampak uvula bergeser dan infiltrat (+). d. Ca nasofaring Untuk menurunkan risiko tuli SN apa yang 64. Abses submental g. Keluhan disertai bau mulut hari ke lingkungan kerja dan sulit membuka mulut. hot potato voice. Seorang pria mengeluhkan hidung gatal. h. Tonsilofaringitis i. Croup Diagnosis yang mungkin dari pasien tersebut adalah … 63. Regulasi penggunaan alat bersuara Diagnosis yang tepat adalah … tinggi f. Pertussis j. Laryngitis akut nyeri telan. Abses peritonsil Komplikasi apakah yang mungkin timbul j. Nodul laring dengan faringitis akut demam. Manajer menerima saja e. Abses parafaring 67. f. Memberikan alat pelindung telinga yang lalu disertai demam.

Gatal muncul saat Apakah etiologi dari keluhan pasien? berkeringat. Dari pemeriksaan tampak vulva 1. Tinea korporis Pekerjaan sehari-hari pasien mencuci baju. Diagnosa yang tepat adalah… Apakah pemeriksaan penunjang yang a. dermatitis iritan akut diusulkan untuk melakukan skrining? b. piring. cairan berwarna putih seperti butir nasi Ditemukan bercak kehitaman dengan atau susu. Eritrasma e. Tricophyton keluhan kedua telapak tangan kering dan c. Pasien senang menggunakan celana ketat. Maleszia furfur 2. dermatitis atopik 6. Perempuan 25 tahun datang ke PKM mikroskop ditemukan hifa bersekat dengan keluhan gatal pada kulit di bagian dengan artrospora. dehidrosis keluhan muncul bercak putih bersisik e. skuama halus. Candidiasis dengan tepi lebih aktif dan skuama. Tinea Versikolor terdapat gambar…. Seorang pasien memiliki gaya hidup didapatkan eritema. dan fisura. xerosis kutis yang gatal terutama ketika berkeringat selama 1 bulan ini. skuama kasar. Wanita usia 35 tahun datang dengan b. dada sejak 1 minggu yang lalu. sariawan di mulut yang tak kunjung hilang.ILMU KESEHATAN KULIT & KELAMIN 3. dermatitis iritan kronis c. Pada pemeriksaan fisik 5. bebas dengan free sex mengeluhkan xerosis. dll. Seorang wanita 25 tahun mengeluh gatal lecet karena bekas garukan dan terdapat pada lipatan paha kanan dan kiri. Seorang laki-laki 30 tahun datang dengan d. b. Bercak muncul di . Tinea Korporis Dilakukan pemeriksaan KOH dan c. Pada pemeriksaan 4. d. Pemeriksaan dermatologis tampak Apa diagnosis pasien tersebut? macula dan papula eritem berderet a. Microsporum terasa gatal sejak 1 tahun yang lalu. Pitiriasis Versikolor Mikroorganisme penyebabnya adalah… a. Perempuan 30 tahun mengeluhkan keluar cairan dari vagina sejak 1 bulan yang lalu. d.

rapuh. Pasien bekerja sebagai tukang sayur dengan jam Apa terapi yang tepat? kerja 12 jam sehari. Impetigo krustosa d. tinea korporis c. sebagian pecah mengeluarkan pus kuning Penatalaksanaan yang tepat ialah… dengan luka dangkal dan tepi bersisik. TTV dbn. Klindamisin 2x300 mg selama 1 tersebut? minggu a. Pasien datang ke PKM dengan lenting di berwarna suram sejak 6 bulan yang lalu. menjadi terkena semuanya. ptiriasis versikolor d. tinea kruris b. tidak sembuh. Pemeriksaan ditemukan bula hipopion. Laki-laki usia 33 tahun datang ke Poliklinik RS keluhan seluruh jari 10. Pemeriksaan fisik kuku Pemeriksaan lesi didapatkan plak suram. pungtum strawberry appearance. Metoronidazole 3x500 mg selama 1 minggu Apakah diagnosis pasien pada kasus b. Dari di lipat paha kanan sejak 3 hari yang lalu. Impetigo bulosa c. Kultur jaringan d. Swab kuku b.8. wajah kanan disertai nyeri. dan hiperkeratosis hipopigmentasi numular multiple dengan subungual. TD: 130/80 Awalnya hanya ibu jari saja kemudian Tax 36. a. Furunkel e. Doksisiklin 2x100 mg selama 1 minggu b. Interferon 2x100mg . tanda fisik normal. Histopatologi c. dermatitis seboroik e. Mikroskopik langsung 7. Pemeriksaan penunjang apa yang Diagnosa yang tepat dari kasus tersebut diperlukan? adalah … a. Serologis a. Pioderma e. Seorang wanita 27 tahun mengeluh 9. Karbunkel 8. Anak-anak usia 3 tahun datang dengan keputihan sejak 2 minggu yang lalu. pemeriksaan spekulo didapatkan Tidak gatal dan nyeri. Sudah berobat tapi a. Ciprofloxasin 2x500 mg selama 3 hari c. punggung dan kedua lengan. keluhan benjolan kecil-kecil berisi cairan Keputihan berbau amis. skuama putih selapis diatasnya. Nistatin 150 mg unit d.

disertai gatal dan keputihan pada sariawan. Riwayat penggunaan narkoba sekret yang mukopurulen dan terdapat suntik 7 tahun yang lalu. didapatkan hasil berupa gambaran anemis. Tinea korporis Apa tatalaksana yang tepat? b. Pasien laki-laki datang dengan keluhan e. Candidiasis oral d. Acyclovir 5x200mg 7 hari 13. ulkus molle b. wajahnya. Terdapat rhonki pada seluruh lapangan Diagnosa yang tepat pada kasus diatas paru. Keluhan tersebut lalu disertai batuk dahak kehijauan. Sarkoma Kaposi e. ulkus durum a. Laki-laki 28 tahun datang ke UGD dengan dengan keluhan nyeri saat berkemih keluhan panas tinggi sejak 1 minggu yang sejak 5 hari yang lalu. TD 110/70. Antibiotik d. Famcyclovir 4x500mg c. sifilis Apa infeksi opportunistik pada kasus di b. Dari kelenjar bartholin yang bengkak dan pemeriksaan fisik BB 35 kg. Herpes labialis gatal-gatal di daerah lipatan paha. b. RR 28x/menit. Pada pemeriksaan gram nadi 120x/menit. Eritrasma . T 390C. penurunan BB dalam sebulan > kemaluan. lapisan putih pada langit-langit dan lidah. Apakah diagnosis pasien? a. Olanafir 5x400mg d. KOH 10% e. pada pemeriksaan fisik di temukan patch 12. Candidiasis b. Ketokonazol d. Pemeriksaan fisik didapatkan 10 kg. Asiklovir c. adalah… a. Leukoplakia 14. Seorang wanita umur 23 tahun datang 11. Pada mulut tampak diselubungi diplokokus gram negatif intraseluler. kemerahan. Limfoma d. granulosum inguinale c. Status dermatologis: papul multipel dengan cekungan ditengahnya. Kortikosteroid c. Acyclovir 5x800mg 7 hari e. Tinea cruris a. Seorang wanita datang ke Puskesmas eritema. Pada pemeriksaan lab di dengan keluhan muncul papul-papul di temukan sel satelit. gonore atas ? c.

tidak mau makan d. Pasien laki-laki datang dengan keluhan c. dan atas? terowongan. Sarcoptes scabei c. Impetigo bergerombol setinggi torakalis . (Gambar telapan tangan b. tanda e. Effloresensi makula dirasakan sejak 6 hari yang lalu. Psoriasis vulgaris kanan sejak 1 minggu yang lalu. Pasien sempat mengalami keluhan serupa sejak 15. acyclovir 5x500 mg . Bintil-bintil e.. Seorang perempuan 23 tahun datang ke 3 tahun yang lalu.. serpiginosa timbul. Scabies b. Dermaritis numularis b. Perempuan 2 tahun. Pediculosis capitis sejak 2 hari yang lalu. b. Dermatitis seboroik Apa penyebab keluhan tersebut? d. Pasien bekerja a. Amfoterisin B d. Nystagmine tampak lesi seperti terowongan) c. 17. Seorang laki-laki 36 tahun datang Apa tatalaksana yang diberikan? mengeluh gatal pada punggung kaki a. ttv normal. Trichuris trichiura e. Teman. Tinea pedis bintil-bintil pada dada kanan. Pediculosis pubis 18. dan likenifikasi. Dermatitis atopik a. Metronidazole Apakah diagnosa dari anak tersebut? e. Pitriasis rosea Riwayat cacar air waktu SD.. Neurodermatitis dipertambangan emas. dan keluhan sering dokter perusahaan dengan keluhan gatal hilang timbul. Apakah penatalaksanaan yang tepat? teman di sekolahnya juga mengalami a. Terdapat bercak keputihan pada mukosa mulut dan lidah. RPD: d. 16. Itraconazole a. Fluconazole keluhan serupa. disertai kemerahan dipunggung dengan hasil pemeriksaan nampak papul Apakah diagnose pasien pada kasus di eritematous. Ancylostoma duodenale dehidrasi tidak ada. Keluhan eritema. Keluhan sering memburuk di leher bagian belakang. Keluhan saat pasien stress. Tinea korporis 19. Seorang anak mengeluhkan gatal setiap malam hari di sela-sela jarinya. e. Dermatitis kronis c.

Ketokonazol oral d. b. Seorang wanita usia 24 tahun datang d. Pasien mengaku Terapi yang tepat adalah memiliki riwayat berhubungan seksual a. Griseofulvin oral e. Neomisin salep e. IVA a. Acyclovir 5x400 mg berbau. Gambar: (tinea Pemeriksaan penunjang apakah yang unguium) perlu dilakukan selanjutnya? a. Kortikosteroid topikal dengan keluhan gatal dan keputihan. Dilakukan pemeriksaan c. Kultur d. Neisseria gonorrhoeae Apa terapi yang tepat diberikan? d. Cefixime 400 mg dosis tunggal dan dengan PSK beberapa hari yang lalu. Vaginal swab Apakah terapi yang tepat diberikan? b. TTV e. Acyclovir 5x800 mg pengecatan gram (ada gambar). Metronidazol oral 24. Vaginal washing c. Acyclovir salep 23. Amoxicilin c. b. Pasien laki-laki usia 26 tahun datang hubungan dengan PSK 7 hari yang lalu. Pada pemeriksaan vagina tampak dischare berwarna putih 21. dengan keluhan keluar cairan berwarna putih dari penisnya. didapatkan b. Streptococcus viridans c. Pap smear b. Dr doksisiklin 200 mg selama 7 hari pemerisaan fisik: VS dbn. Chlamydia trachomatis b. Metronidazol dalam batas normal. Ketokonazol salep c. Laki-laki 2 tahun dengan krusta tersebut? kekuningan seperti madu pada area a. Seorang laki – laki mengeluhkan keluar cairan putih kental dari penis. kukunya menjadi kusam dan mudah pecah2 sejak 2 bulan. Seorang laki-laki 35 tahun mengeluh seperti butir-butir nasi dan serbuk susu. Acyclovir 5x200 mg Apa penyebab dari keluhan pasien 20. Staphylococcus aureus hidung dan mulut. d. Cefixime 400 mg selama 7 hari discharge mukopurulen yang tidak . Treponema pallidum a. Riwayat 22. Griseofulvin salep e.

dan basil kecil c. Cefixime 400 mg dosis tunggal dan keputihan. Servisitis Apakah diagnosa pasien di atas? e. Vaginitis pemeriksaan fisik didapatkan macula hiperpigmentasi dengan peninggian dan 27. Herpeks simpleks d. Dari pemeriksan ke Poliklinik RS dengan keluhan . d. dan kemaluan terasa gatal. Seorang wanita berusia 30 tahun datang yang lalu. Dari pemeriksaan genital ciprofloxacin 200 mg selama 7 hari didapatkan duh secret mukopurulen. Shigella e. perih di lipatan a. Ibu 35 tahun datang dengan keluhan Apakah diagnosis dari pasien tersebut? bercak merah. Dari d. Trichomonas vaginalis dari introitus vagina berwarna putih b. Kandidiasis 29. 25. Keputihan berwarna keabu-abuan. Vulvovaginitis Poliklinik RS dengan keluhan gatal pada c. Trikomoniasis selangkangan. Pemeriksaan dengan b. bau Mikroorganisme apakah yang dapat kurang sedap. Seorang wanita berusia 30 tahun datang c. Tinea korporis b. Seorang wanita berusia 27 tahun datang tepi lebih aktif. Seorang pria berusia 35 tahun datang ke b. Kandidiasis a. Azithromisin 1g dan doksisiklin 2 x pemeriksaan Gram ditemukan diplokokus 100 mg selama 7 hari gram negative. Gonorrhea payudara 1 bulan. Dari e. gatal. Candida intergumenta ke praktek dokter umum dengan keluhan gatal pada kemaluanya sejak 1 minggu 26. Giardia lamblia gram (-). Bacterial vaginosis menggunakan celana jeans. Dari pemeriksaan genital ke Poliklinik RS dengan keluhan tampak cairan seperti susu pecah. c. Neisseria gonorrhoeae Apakah diagnosis pada pasien di atas? a. clue cell (+). c. Dermatitis seboroik 28. Urethritis non-GO KOH 10 % menunjukan pseudohifa (+). Pasien memiliki kebiasaan d. keputihan sejak 1 minggu yang lalu. Candida albicans kekuningan. menyebabkan keluhan pasien tersebut? Dari pemeriksaan genital tampak secret a.

kemudian berubah 32. Trikomonas terdapat benjolan satu yang tidak nyeri pada alat kelaminnya. Malassezia furfur dengan wanita lain. Streptococcus alat kelamin sejak 1 minggu ini. didapatkan gambaran clue cell (+). Pewarnaan gram dan NaCl d. mikroskop didapatkan gambaran sebagai h. bergaung. Chlamidya trachomatis b. perlukaan dan kemerahan pada daerah dari pemeriksaan lesi didapatkan ulkus vagina. Nisseria gonore 30. IgM anti HSV berikut. Tidak didapatkan seksual dengan PSK 3 minggu yang lalu. Selain aktif Apakah penyebab keluhan dari pasien melakukan hubungan seksual dengan pada kasus tersebut? istrinya pasien juga melakukan hubungan a. dengan dasar ulkus bersih dan tidak nyeri. Tricophyton Apakah mikroorganisme yang d. b. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan keluar cairan berwarna putih kuning kental dari alat kelaminnya. Microsporum canis a. VDRL dan TPHA . Gentamisin g. Candida albicans c. Seorang wanita usia 25 tahun datang ke menjadi luka yang bergaung. i. Terapi yang tepat diberikan adalah … a. Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang c. Treponema palidum ke Puskesmas dengan keluhan luka pada d. Sarcoptes scabei menyebabkan kasus tersebut e. Streptomicin f. Keluhan disertai rasa panas saat BAK. Dari pemeriksaan KOH dengan tepi rata. Awalnya e. Streptomicin dilakukan adalah … c. Pemeriksaan KOH 31. Pasien klinik dengan keluhan keputihan selama mengaku memiliki riwayat berhubungan 2 minggu terakhir. batas tegas. Pasien bekerja sebagai montir. Antibody monoclonal j. Metronidazol Pemeriksaan lanjutan yang harus b.

Gonore e. Dari pemeriksaan lesi yang lalu. Liken planus d. lutut. Anak perempuan 8 tahun diantar ibunya 34. Candidiasis c. didapatkan makula eritematosa berbatas jelas dan terdapat skuama halus. DKI d. Keluhan kuku jempolnya terlihat kropeng dan di rasakan sudah 2 hari yang lalu setelah warna menjadi kusam sejak 2 minggu makan udang. Griseofulvin Topikal b. Seorang perempuan usia 30 tahun ke Poliklinik RS dengan keluhan muncul datang ke Poliklinik RS dengan keluhan bercak merah di pipi dan gatal. Seorang perempuan usia 30 tahun merah terasa sedikit gatal. Psoriasis vulgaris e. Griseofulvin Oral c. Dermatitis seboroik a. Dari eritematosa pada kulit kepala. Dermatitis atopi e. Pada Keluhan disertai dengan vulva vagina pemeriksaan fisik didapatkan plak terasa gatal dan terasa terbakar. Perempuan usia 30 tahun datang ke PKM mengeluhkan bercak – bercak merah . Tinea korporis b. kumat – kumatan. Ketokonazol Topikal Diagnosis dari pasien tersebut adalah … b. DKA c. Itrakonazol Oral d. Bercak 33. Ketokonazol Oral a. e. tahun yang lalu. Kloramfenicol yang muncul disertai sisik tebal pada kulit kepala. lutut dari siku kanan kiri. Pitriasis rosea c. Dermatitis seboroik e. Keluhan ini datang dengan keluhan keputihan sudah dirasakan sejak kurang lebih 2 berbau amis sejak 1 minggu yang lalu. pasien tersebut? a. dan pemeriksaan KOH didapatkan clue cell siku kanan yang tertutup skuama putih (+). Sistitis 36. Ibu Apa terapi yang tepat diberikan untuk pasien memiliki riwayat asma. Apakah diagnosa pasien pada kasus di Apakah diagnosis dari pasien tersebut? atas? a. Dermatitis numularis 35. kasar dan tebal. Bakterial vaginosis b. Trikomosiasis d.

dan nyeri aurikular.70C. Karsinoma sel squamosa hilang timbul yang akan membaik jika e. Ektima e. Impetigo Bulosa d. Pitiriasis rosea d. Erupsi obat c. leukosit 4500/mm3. pasien tersebut? a. nadi 88x/menit.000/mm3. keratitis seboroik diberi obat parasetamol. dan Tax 37. Benjolan menderita demam selama 3 hari. Sehari-hari pasien bekerja Hasil pemeriksaan lab Hb 3. tampak papul teraba kasar dengan 100x/menit. mudah berdarah jika Terdapat limfadenopati servikal dan terkena benturan atau goresan. Angioedema Diagnosis anak tersebut adalah … b. laju napas bersama ibunya ke Poliklinik dengan 22x/menit. Tampak lesi dasar eritematosa. terasa panas dan perih. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke Poliklinik dengan keluhan benjolan 40. a. Apakah diagnosis pasien tersebut? . Seorang anak laki-laki 2 tahun datang mmHg. dan trombosit 120. Dermatitis aktinik Kemerahan muncul setelah terkena sinar b. Folikulitis 38.37. Dermatofitosis e.2 gr%. Dari pemeriksaan fisik ddiapatkan TD 120/80 39. terkadang gatal. pasien seringkali demam d. Seorang anak usia 11 tahun diantar ibunya ke Poliklinik RS dengan Diagnosis pasien tersebut adalah … kemerahan di wajah yaitu sekitar hidung. Seorang anak berusia 15 tahun kemerahan di lengan kanan. Karsinoma sel basal matahari. Pada pemeriksaan fisik (-). SLE b. dan tidak dapat eritemakulopapular diseluruh tubuh. dan Tax 37. Impetigo Krustosa c. c. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TTV diketahui TD 90/60 mmHg. Tampak keluhan keropeng di hidung dan mulut. sebagai seorang petani. nadi dbn. digerakkan. Dari pemeriksaan status lokalis didapatkan krusta kuning keemasan Apakah diagnosis yang mungkin dari seperti madu. Urtikaria a. Veruka vulgaris Sebelumnya. makulopapular rash di daerah fascialis. Hematokrit 36%.80C.

Kandidiasis e. Pasien laki-laki 48 tahun datang dengan keluhan borok di kelamin sejak 2 hari 43. Eksantema subitum d. Klebsiella granulomatis 44. Apa tatalaksana yang tepat untuk pasien Apakah penyebab keluhan dari pasien tersebut? tersebut? a. Tinea Intertriginosa d. Dari didapatkan lesi hipopigmentasi pemeriksaan fisik didapatkan KU baik. a. Pada pemeriksaan fisik temannya juga menderita gejala yang didapatkan borok dengan tepi berbatas sama. Krim Asam Salisilat c. Krim Ketoconazole d. Keputihan kedua lengan dan punggung. Dari pemeriksaan lesi dan alat kelamin terasa sangat gatal. sekret basah pada region cubiti. berbau tidak sedap. Scarlet fever Diagnosis pasien tersebut adalah … b. Pasien perempuan usia 30 tahun datang 42. Treponema pallidum c. Krim Gentamicine e. Krim Acyclovir a. Gatal dirasakan PSK 1 tahun terakhir. Pitiriasis versikolor e. Herpes simpleks virus e. didapatkan gambar sebagai berikut. Awalnya muncul bintil multipel Puskesmas dengan keluhan gatal di kemudian pecah menjadi borok. Chlamydia trachomatis b. Rubella b. berbentuk plakat dengan skuama tipis TTV dalam batas normal. Dermatitis 41. Tinea korporis c. Pitiriasis rosea a. Haemophillus ducrei d. Pasien kedua sela-sela jari kedua tangannya memiliki riwayat berhubungan dengan sejak 2 minggu yang lalu. Dari pemeriksaan KOH vagina: leukorea berwarna kekuningan. Nyeri saat berkemih terutama saat malam hari dan teman- disangkal. Pasien laki-laki 18 th datang ke yang lalu. Morbili c. Dari pemeriksaan penunjang didapatkan Gambar sel epitel berbintik-bintik dan tampak basil kecil gram negative . Krim Permetrin b. Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas mengeluhkan keputihan ke klinik dengan keluhan gatal pada sejak 1 minggu yang lalu. saat berkeringat. terutama berwarna kelabu. tegas.

sekitar 2 minggu yang lalu memiliki riwayat berhubungan dengan 45. dan tidak nyeri. Arteritis normal. Kandidiasis Poliklinik dengan keluhan 3 hari yang lalu b. rr pada ketiak sejak 2 hari yang lalu. Dari Apa diagnosis pasien di atas? pemeriksaan tanda vital dalam batas a. 90x/menit. nadi 90x/menit. Laki – laki usia 51 tahun datang ke PSK. Vulva-vaginosis atrofikans muncul benjolan pada pangkal penis dan c. Limfangitis dalam terdapat luka berwarna putih. Streptococcus B hemolitikus e. Herpes simpleks d.50C. Limfadenopati . Laki-laki usia 45 tahun datang ke a. dan Tax 36. Treponema pallidum c. Herpes genitalis supir truk. Pada Awalnya hanya terdapat luka di daerah pemeriksaan hapusan luka didapatkan bahu kanan. Haemophilus ducreyi b. Tampak Keluhan disertai bercak kemerahan borok dengan tepi menggaung. dan Tax 38. nadi negative. Klamidia trakomatis 47.50C. Dari pemeriksaan fisik didapatkan Poliklinik dengan mengeluhkan nyeri TD 120/80 mmHg. Limfadenitis Apa diagnosis yang tepat untuk pasien tersebut? 46. terdapat berbentuk seperti saluran dan demam. jaringan nekrosis. RR 20x/menit. 20x/menit. Vaginosis Bacterial menjadi borok. Trombopheblitis Pemeriksaan lokalis pada mulut bagian c. Pada pemeriksaan status lokalis Apakah mikroorganisme yang didapatkan gambaran seperti pada di menyebabkan keluhan tersebut? bawah ini: a. Trikomoniasis 2 hari yang lalu benjolan pecah kemudian d. Pekerjaan pasien adalah e. d. e. tidak didapatkan dehidrasi. Dari pemeriksaan fisik gambaran school fish appearance gram didapatkan TD 110/80 mmHg. Seorang anak laki-laki usia 7 tahun datang ke Poliklinik diantar ibunya dengan keluhan tidak mau membuka mulut dan sulit untuk makan. b.

Ceftriaxon 250 mg im + Azitromisin 1 48. Toxoplasmosis b. An. Wanita usia 25 tahun datang ke praktik gram po dokter dengan keluhan keluar cairan e. A usia 27 tahun datang ke UGD RS terasa nyeri dan keluar nanah. Griseofulin Terapi apa yang sebaiknya Anda berikan? c. Aginitis a. Ceftriakson 250 mg im d. erosi dengan krusta kekuningan (golden yellow). Florokuinolon PO 2-4 minggu e. Impetigo bulosa c. Terakhir mengobati reumatiknya. Penyebab keputihan tersebut adalah … a. Tn. Chlamydia d. a. Nistatin b. agak tubuh. Riwayat pilek seminggu yang lalu. Trichomoniasis Diagnosis dari anak tersebut adalah … b. Pasien memiliki riwayat minum berbau. berbentuk pir dan berflagel sebanyak 4 Dari pemeriksaan fisik tampak multipel buah. Tn. X usia 30 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan saat BAK 51. Hasil dbn. pemeriksaan ditemukan bakteri gram Apa tatalaksana yang paling tepat? negatif. Tampak erosi di mukosa . Ektima krusta e. N. B usia 3 tahun dibawa orang tuanya vagina. Dari berhubungan dengan PSK 1 minggu yang pemeriksaan fisik didapatkan TD. Dermatitis atopik e. hidung. Doksisiklin 2x100 mg po d. Eritromicin c. Pasien aktif melakukan allopurinol sejak 1 tahun yang lalu untuk hubungan seksual dengan PSK. Impetigo krustosa d. Terdapat nyeri dan panas di daerah sekitar dan dalam 50. Gonorrhea c. Pada pemeriksan sediaan basah ke Poliklinik dengan keropeng di sekitar ditemukan tropozoit bergerak aktif. RR lalu tanpa menggunakan kondom. Amoxicilin b. Furunkel 49. Tax 390C. Ketokonazole a. Nanah dengan kulit melepuh hampir seluruh keluar berwarna putih kental. Doksisiklin 2x100 mg po + berwarna hijau dari vagina sejak 2 Azitromisin 1 gram po minggu yang lalu.

Fixed Drug Eruption mukopurulen pada serviks dan purulen d. Selama 3 hari ini keluhan keluar nanah dari kemaluan dan pasien mengeluh nyeri pada luka dengan nyeri saat berkemih. Hasil hapusan sekret Penyebab tersering pada kasus di atas uretra: diplococcus gram (+). Wanita usia 35 tahun datang dengan badan dan paha. Keluhan dirasakan VAS 8-10. namun pasien tidak e. Staphylococcus aureus Apa tatalaksana yang tepat untuk pasien b. Azitromisin 500mg selama 7 hari e. Stephen Johson Syndrome pada uretra dan kelenjar bartholin. multipel eritema dengan bulla di 53. Pemeriksaan b. adalah … a. Trichomonas vaginalis berobat ke dokter. Pseudomonas a. Drug Rash Eosinophilia Eith Systemic Symptom (DRESS) syndrome Apakah mikroorganisme penyebabnya? a. nyeri pada genue berhubungan dengan PSK 3 hari lalu. D edema. Cefixim 400mg single dose e. Laki-laki usia 38 tahun datang dengan luka dengan kasa. Status tampak luka sepanjang 2 cm disertai pus. Dari pemeriksaan fisik sejak 2 hari yang lalu. d. hiperemi. keluhan keputihan sejak 1 minggu yang lalu. Riwayat didapatkan TTV normal. Tanda a. Seminggu yang c. Pasien hanya memberikan antiseptik dan menutup 54. mulut. Streptococcus epidedermis tersebut? c. Eritema morbiliformis status lokalis didapatkan sekret c. Doksisiklin 100mg sslama 7 hari d. e. Treponema pallidum Terdapat luka robek. Candida albicans lalu lutut kanan luka terbentur batu. Cefixim 200mg single dose d. Clostridium b. Neisseria gonorrhea dengan nyeri lutut kanan. Streptococcus peumonia c. Chlamydia trachomatis 52. nyeri tekan (+). dan Tanda vital dalam batas normal. Tn. B berusia 25 tahun datang ke UGD RS b. Urtikaria akut vital dalam batas normal. Suami pasien juga mengeluhkan Apakah diagnosis yang tepat dari pasien keluar sekret kental dan putih tersebut? kekuningan pada alat kelamin. lokalis: terdapat pus (+) pada orificium uretra eksterna. Azitromisin 1 gram single dose .

Ketoconazole oral tidak ditemukan diplococcus gram (-). Pada a. Eksisi Puskesmas dengan keluhan kuku kaki c. dan Tax tersebut? 36. Seorang wanita usia 30 tahun datang ke keluhan gatal di dada. Pada pemeriksaan fisik Terapi yang tepat untuk pasien tersebut didapatkan ostium uretra eritem. Griseofulvin oral e. Insisi menjadi kuning. minggu yang lalu. Seorang laki-laki usia 37 tahun bekerja sebagai supir. Krim kortikosteroid 1% bartholin kiri.. Dari pemeriksaan ginekologi a. c. adalah . lipat dokter dengan keluhan adanya benjolan paha. Dari mengalami keluhan yang sama. discharga seromukous. Gatal pada bibir vagina sebelah kiri sejak 2 dirasakan terutama pada malam hari. Pemberian antibiotic 56. Seorang wanita usia 35 tahun datang ke b. Krim permethrin 5% didapatkan pembesaran kelenjar b. pemeriksaan. d. Krim acyclovir 5% Tindakan yang dapat dilakukan adalah … a. pasien tampak kesakitan dan sulit berjalan. tampak kemerahan. dan rapuh. perut.60C. Ketoconazole topikal pemeriksaan gram ditemukan PMN >50 .55. Pasien datang ke Poliklinik dengan keluhan nyeri saat kencing disertai dengan keluar nanah. punggung. e. Seorang anak 8 tahun datang ke Puskesmas diantar ibunya dengan 57. Griseofulvin topikal candida. Sekitar 1 minggu yang lalu berhubungan seks dengan PSK. Diketahui suami pasien beberapa temannya di sekolah bekerja sebagai supir truk. Marsupiliasi 58. b. Metronidazole . d. RR 20x/menit. serta undulasi (+) d. Ekstirpasi Status lokalis seperti pada gambar. nyeri c. TD 120/80 mmHg. menebal. Krim ketoconazole 2% e. N Apakah terapi yang tepat untuk anak 100x/menit. trichomonas. Krim mikonazol 2% tekan (+). dan sela-sela jari. Benjolan terasa nyeri Anak tersebut juga mengatakan bahwa dan panas.

Uretritis non spesifik c. Salep gentamicin 60. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tanda- Apakah tatalaksana yang tepat pada tanda vital dalam batas normal. . Pitiriasis versicolor Maka. Laki-laki usia 40 tahun datang ke tampak dalam gambar berikut. dan skuamafikasi. tampak pasien ini? bula-bula hipopion ukuran lebih kurang 3 a. e. Sifilis 61. Laki-laki usia 50 tahun datang berobat ke Puskesmas karena gatal-gatal pada kedua 62. lama semakin membesar. Poliklinik mengeluhkan gatal-gatal pada regio truncus posterior dan brachii.000 a. penebalan kulit. Krim mikinazol 2% dengan pus (+) kekuningan disertai kulit c. Tampak lesi hipopigmentasi dan gatal muncul terutama saat berkeringat. dermatitis seboroik c. Lymphogranuloma Venereum papul pada daerah sekitar mulutnya. garis-garis yang lalu. Seorang ibu datang ke Poliklinik RS punggung kakinya. Salep acyclovir d. Krim asam fusidat 2% bersisik di sekitarnya.05% b. terapi yang tepat diberikan adalah b. Beberapa bula ada yang pecah b. Kompres PK 1:10. Pemeriksaan status lokalis 59. Tinea korporis … c. Gatal dirasa sangat membawa anaknya yang berusia 10 parah hingga mengganggu aktivitas tahun dengan keluhan adanya benjolan sehari-hari. Hidrokortison gel e. Apakah diagnose yang tepat dari pasien tersebut? a. Benjolan tersebut semakin rhomboid. Diagnosa pasien ini adalah … d. Urethritis gonorrhea e. Tinea kapitis a. Hasil pemeriksaan ditemukan kecil-kecil di lipat paha kanan sejak 3 hari likenifikasi. Bedak salisil 2% cm. Chancroid Papul dengan cekungan di bagian tengahnya. KOH 40% d. Salep klobetasol propionat 0. dermatitis kontak b. Pasien wanita datang dengan keluhan d.

tegas berwarna kuning kecoklatan. Apakah diagnosa yang tepat dari kasus di Diagnosis kasus diatas adalah … atas? a. Ptyriasis versikolor a. c. Bentol. Keluhan disertai dengan nyeri minggu yang lalu. herpes labialis d. apthous ulcer c. appearance. Vitiligo e. berbatas tegas. Pada bergerombol di regio facialis. impetigo bulosa e. impetigo krustosa c. Skabies 64. furunkel ke Puskesmas dengan keluhan gatal pada e. tersebut? a. pemeriksaan fisik ditemukan makula hiperpigmentasi dan skuama halus di Apakah diagnosis yang tepat dari pasien tengah. Seorang laki – laki umur 30 tahun datang d. Dermatofitosis c. bentuk mulut dengan adanya plakat berbatas irregular. Pada 63. Selulitis b. Saat Pada pemeriksaan KOH 10% didapatkan dikerok didapatkan dasar eritematosa gambaran spaghetti and meatballs bergranular. Tanda – pemeriksaan tampak adanya vesikel tanda vital dalam batas normal. karbunkel lengan kanan atas. disertai dengan skuama halus. Dari dirasakan saat berkeringat. Seorang laki-laki datang ke Poliklinik dengan keluhan bentol-bentol merah di 66. Kandidiasis b. Keluhan semakin kepala demam sejak 1 hari yang lalu. umum dengan keluhan gatal – gatal di bentol terasa nyeri dan ada sensasi daerah kulit dada dan leher sejak 1 terbakar. Dermatitis kontak Apakah diagnosis dari kasus tersebut? d. Varisela a. Gatal semakin dirasakan apabila berkeringat. Pria usia 35 tahun dengan riwayat HIV pemeriksaan didapatkan makula (+). mengeluhkan rasa tidak enak di hipopigmentasi. oral candidiasis b. Laki – laki usia 20 tahun datang ke klinik wajah sejak 3 hari yang lalu. pioderma 65. Herpes zooster Pemeriksaan penunjang apa yang harus b. Herpes simpleks dilakukan? .

Tes fermentasi karbohidrat 67. Safranin c. Lugol d. Metilen blue b.. KOH e. Pewarnaan ZN e.. Seorang dokter di sebuah Puskesmas terpencil akan melakukan skrining penyakit menular seksual dengan spesimen discharge uretra. Pewarnaan Gram c. . a. Bahan yang dapat digunakan sebagai pewarnaan tunggal untuk melihat morfologi bakteri adalah. a. Pemeriksaan lampu wood d. Pewarnaan Tzank b. Metil alkohol 68.

pasien tampak ceria. Berdasarkan UU No 44 tahun 2009 e. dokter? berwarna merah. Seorang anak laki-laki usia 7 tahun dalam 1. Meminta persetujuan polisi sebagai ukuran 1x1cm pengantar d.ILMU KEDOKTERAN FORENSIK & e. dengan ukuran 1x1cm. dan dari pemeriksaan didapatkan hasil pemeriksaan seperti gambar dibawah ini: Apa yang sebaiknya dilakukan oleh Ada gambar anus. Pada anus. Pada daerah lubang pelepasan arah tentang keselamatan pasien di RS dan jam 12 ditemukan luka ukuran 1x1cm Permenkes no 1691 tahun 2011 mengenai keselamatan pasien di 4. tidak sadarkan beberapa hari ini tampak murung dan diri datang diantar oleh polisi. Pada anus. a. lecet di arah jam 12. Menunggu keluarga datang untuk dimintai informed consent Bagaimana hasil visum pasien tersebut? b. Kemandirian a. sebelumnya. namun tidak ada keluarga yang Akhirnya ibu pasien membawa ke dokter mendampingi. Legalitas . Melaporkan ke direktur jam 12 ditemukan luka berwarna merah ukuran 1x1cm 2. Perlindungan Berapa perkiraan jarak tembak b. Pasien laki-laki post KLL. tepat arah jam 12 c. 15 cm d. tepat arah jam 12 tampak consent karena keadaan gawat luka terbuka ukuran 1x1cm darurat b. Sesosok mayat laki-laki ditemukan pelayanan kesehatan tingkat primer. dengan luka tembak masuk dan keluar. Tidak melakukan resusitasi karena ditemukan luka ukuran 1x1cm takut dituntut bila terjadi hal yang c. Pada luka tembak masuk ditemukan Asas apa yang mendasari peraturan kelim api dan kelim tato. Langsung resusitasi tanpa informed a. Profesionalisme MEDIKOLEGAL 3. tersebut? a. Padahal akan melakukan tindakan resusitasi. Dokter sering menyendiri di kamarnya. Kemanusiaan maksimal? c. Pada daerah lubang pelepasan arah e. Pada daerah lubang pelepasan tidak diinginkan ditemukan luka berwarna merah d.

Suami ingin JKN. yang bekerjasama dengan JKN tanpa Namun. 5. 30 cm 7. Hal ini 8. pemberian pengobatan. Suami istri berkulit putih memiliki anak sedangkan klinik bekerjasama dengan dengan kulit hitam. Beneficence pengobatan. Dari d. Non maleficence c. 45 cm tidak sadarkan diri setelah KLL. Setelah dilakukan tindakan pemeriksaan. obat yang seharusnya bisa di tindakan resepkan selama 1 bulan di resepkan lebih sedikit. Seorang dokter sedang mengobati pasien yang bekerjasama dengan BPJS tanpa di praktek umumnya. Menangani kegawatdaruratan pasien b. Prima facie Penelitian tersebut melanggar asas … i. Justice b. Perdata f. menggugat istri dengan membawa ke ranah hukum. Apa yang sebaiknya dilakukan dokter? e. Langsung dirujuk ke pusat pelayanan 6. dokter tersebut h. b. yaitu 1 minggu. Seorang peneliti melakukan penelitian dilakukam agar pasien tersebut dengan mengikuti 500 buruh kulit hitam mengunjungi dokter setiap minggu untuk di Afrika yang menderita sifilis tanpa mendapatkan biaya lebih. Justice . Autonomy a. Pasien dalam tanggungan BPJS. g. Pidana dan menyruh pasien membayar c. 70 cm menunjukkan pasien dalam keadaan syok. Pasien laki-laki datang ke klinik dengan c. Non maleficence h. Tahun 1942 pengobatan sifilis sudah ditemukan Prinsip etika apa yang dilanggar oleh namun penelitian tetap dijalankan dokter tersebut ? hingga tahun 1972 tanpa memberikan f. Langsung dirujuk ke pusat pelayanan meresepkan obat untuk pasien tersebut. Menangani kegawatdaruratan pasien Hal ini merupakan kasus … dan melakukan pencairan dana BPJS a. 60 cm pemeriksaan tanda-tanda vital e. Sosial mandiri atas tindakan g. Beneficence j.

meninggal adalah … k. Justice anamnesis diketahui pekerjaannya d. Etika hak d. dan tim autopsi melakukan tes diatom. Riset yang menggunakan manusia setempat dan dilaporkan kepolisi dengan mungkin tidak etis. Deontology c. Jantung b. Dokter menyarankan untuk e. Etika kewajiban e. Kelenjar thymus c. Altruism promiskus. Lalu polisi dalam ilmu kedokteran. Keluarga meminta dokter untuk Tes untuk menentukan tempat asal menanganinya. tes asal air Kedudukan dokter termasuk dalam asas l. Autonomy keluhan kencing bernanah. Non maleficence diterapi bersama dengan istrinya agar memutus perjalanan penyakit ke istrinya. 14. Beneficence 9. Utilitarianisme b. Sumsum tulang d. bunuh diri setelah tahu penyakitnya. dan lebam mayat. Autotomy l. Privacy m. Beneficence 11. kulit keriput. Confidental semakin membesar. Keluhan disertai k. Seorang laki-laki 40 tahun datang dengan b. d. Ada jenazah ditemukan warga usia 37 tahun di sungai. Diduga oleh warga 12. Etika sosial 10. diatome moral … a. Jenazah seorang perempuan ditemukan di tepi kali. Justice e. Apakah teori yg menyokong subjek Tes tersebut dapat dilakukan di… manusia a. Autonomy . Perempuan 35 tahun datang dengan keluhan benjolan pada leher sejak 4 Kaidah dasar etik dokter tersebut adalah? bulan yang lalu yang semakin lama j. Non maleficience n. Pada tubuh ditemukan busa 13. Pasien laki-laki menderita HIV mencoba halus. namun diperlukan sebab kematian tenggelam. Paru a. Dari c.

Identifikasi luka. Beneficience dengan autonomy d. Maleficence a. Autonomy pelakunya e. Altruism c. Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang hedon dan suka melakukan free sex. suaminya akan meninggalka dirinya serta anak mereka. Pasien dikenal sebagai orang yang 17. Seorang wanita berusia 35 tahun datang d. Justice dengan beneficience d. Hanya melakukan perawatan luka. Mencari motif penganiayaan c. Autonomy dengan justice e. Veracity dengan justice Poliklinik RS dengan diagnosis penyakit IMS. Confidentially b. permohonan visum yang ditujukan untuk proses hukum. Polisi sudah membawa surat permintaan Tn. ke praktek dokter umum dengan keluhan memeriksa pelaku suaminya melakukan KDRT sejak 1 bulan e. Kaidah etik apakah yang dilanggar oleh dokter tersebut? Sebagai dokter. diantar oleh tetangga dan polisi ke UGD A meminta dokter untuk merahasiakan RS dengan luka terbuka pada kepalanya penyakit yang diderita dari istrinya dan setelah dipukul bagian kepalanya alasan bagaimana pasien dapat memiliki menggunakan botol kaca oleh penyakit tersebut. Justice anda kerjakan? b. Identifikasi luka dan menentukan d. Beneficence c. gangguan pendengaran dan perubahan merasa khawatir jika diceraikan dan suara. Justice a. yang lalu.A. Beneficience tindakan pasien tersebut? c. namun sang istri . Tn. Dokter tersebut menyarankan menolak melakukan visum untuk lapor ke polisi. Tn. termasuk dalam kode etik … Kaidah etik apakah yang berpengaruh a. Pasien ingin merahasiakan penyakitnya. Non maleficence dengan justice 15. beban apa yang harus a. namun tidak didapatkan nyeri. Privacy b. jenis luka dan kualifikasi luka 16. A berusia 30 tahun datang ke e. Dokter menyutujui mertuanya. Menetukan derajat luka. olah TKP. Autonomy dalam pengambilan keputusan untuk b.

Autonomy visum et repertum. Meminta pasien untuk melapor. Autonomy membesarkan hati pasien dan c. Meminta pasien untuk melapor. Pada repertum pemeriksaan. upaya apa j. Dokter memberikan a. Apa yang sebaiknya dokter tersebut lakukan? Sebagai dokter perusanan. Melaporkan kejadian ke dinkes k. Orang tua pasien dokter? merasa khawatir. Meminta pasien untuk melapor. Beneficence Pasien meminta dokter untuk melakukan o. Anak laki-laki usia 10 tahun datang ke l. lalu IGD dengan patah tulang. Altruism mengaku merupakan korban kekerasan m. Seorang wanita usia 35 tahun datang ke k. Non maleficence dalam rumah tangga oleh suaminya. Beneficence Perilaku dokter pada kasus diatas sesuai dengan asas moral . Pasien datang tanpa membawa surat permintaan visum et 21. 20. Pasien merasa malu dan berpikiran untuk Masalah moral apa yg dihadapi oleh mengakhiri hidupnya. l. penurunan pendengaran karena daerah kerja yang terlalu bising. Menurut memeriksa pasien dan hasilnya pengakuan orangtua. Sebanyak 83 pekerja pabrik di repertum dari polisi dan tidak didampingi perusahaan A mengeluhkan adanya oleh polisi. Altruism membantu mengawasi pasien. namun anak hanya diam dan m. Meminta pasien datang ke praktek lain yang tidak sesuai dengan pengakuan dokter spesialis saja orangtua. Pasien l. d. dokter menemukan luka n. No harm e. Langsung membuatkan visum et tidak menjawab saat ditanya. anak jatuh dari ditulis di rekam medis sepeda.. Justice edukasi kepada orang tua pasien untuk b. 19. Dokter mencurigai adanya tindak kekerasan pada anak. Justice UGD karena memar di badannya.18. dan yang sebaiknya Anda lakukan? datang dengan didampingi oleh polisi k. Melaporkan kejadian ke membuatkan visum et repertum manager/direktur . n. Pasien laki-laki didiagnosa HIV..

Gambaran luka merupakan banyak kain. dan memastikan sebab kematian yang terdapat magnetisasi dicurigasi tenggelam di air tawar ketika mencuci pakaian. Kemudian 2 i. Ketua RT gabungan dari luka listrik. panas. m. Melakukan pemeriksaan elektrolit beberapa kejanggalan seperti kamar lengkap yang berantakan. Sebab kematian adalah fibrilasi dokter Puskesmas setempat untuk ventrikel. l. Melihat bekas kekerasan Polisi meminta dokter Puskesmas untuk m. adorescent mark. l. Semua baju dan aksesoris k. diduga karena tersengat mencurigakan saat pemeriksaan? aliran listrik. Polisi menduga korban k. di sekitar korban ditemukan m. dikelilingi daerah 22. dan Seluruh tubuh dan pakaian jenazah terdapat magnetisasi basah. l. Melakukan pemeriksaan toksikologi dicekik terlebih dahulu baru digantung. dan celana. Membantu mengajukan kebijakan magnetisasi. Di sekitar luka pucat. Luka dengan tepi menonjol. Muka korban pucat masih menempel pada badan korban. Melakukan pemeriksaan dalam melakukan pemeriksaan jenazah. Mengajukan upaya proteksi dengan ditemukan pada korban? menggunakan pelindung telinga j. o. 23. Ditemukan ptechiae pada conjunctiva . 24. darah Polisi memeriksa TKP dan menemukan j. dan menghubungi polisi untuk tiba di tempat ledakan udara kejadian. baju. dan mentalisasi pengurangan jam kerja k. Memimpin pengadaan demo Gambaran luka apa yang seharusnya n. Jenazah laki-laki usia sekitar 40 tahun ditemukan tergantung secara sempurna Apa yang sebaiknya dilakukan oleh di depan pintu kamar kontrakannya oleh dokter? 2 orang tetangganya. Gambaran luka aborescent mark. Seorang pria berusia 32 tahun ditemukan Temuan apakah yang polisi anggap meninggal. Jenazah wanita ditemukan warga hanyut hiperemi di sungai masih menggunakan pakaian. Polisi berkoordinasi dengan n. Baju compang-camping. Melakukan pemeriksaan diatome tetangganya tersebut melapor ke polisi.

Membuat surat keterangan medis Sebagai dokter. Ditemukan lebam mayat pada lalu. m. kulkas. Arah jejas bekas jeratannya cenderung lebih mendatar Apa yang seharusnya dilakukan oleh dokter? 25. Dewan Pembina MKEK juga l. MKDKI dengan dugaan kasus pemerkosaan. Menyuruh pasien membawa pakaian memar dan luka lecet. dokter umum g. IDI oleh penyidik ke UGD untuk visum o. Membuat visum et repertum rekomendasi? berdasarkan pemeriksaan saat itu k. Pasien di MRS-kan f. j. Perempuan usia 28 tahun datang ke f. KKI 26. Namun orang tua pasien tidak melaporkan ke polisi karena i. D . dokter menyerahkan keputusan terakhir memperoleh sanksi dari MKEK. Kemudian. Mengedukasi pasien untuk tersebut mendapatkan peralatan rumah melaporkan ke polisi tangga (tv. Menyuruh pasien ditemani oleh akibat perbuatan suaminya. dan ac) dari produsen h. Menolak membuat visum prakter pribadi Anda mengeluh badan g. Membuat visum sesuai keadaan saat takut diceraikan dan hak asuh anak itu diambil oleh suami pasien. pada pasien dokter tersebut masih mendapatkan hak i. dibawa n. Menelpon langsung pihak polisi utk mempertahankan profesinya. n. Itu disebabkan saat kejadian pemerkosaan karena pasien mengalami kekerasan h. Melaporkan kepada pihak polisi dan diberi 3 obat antibiotik serta 1 tanpa memberitahu pasien simptomatik. Saat ini pasien sudah berganti ekstremitas bawah pakaian dan sudah mandi. Anak perempuan usia 13 tahun. P2KB m. Pemerkosaan telah terjadi 2 hari yang 28. untuk datang ke praktik anda saat itu juga Siapakah yang berwenang memberikan j. Selanjutnya. Mengedukasi pasien dan 3 antibiotik itu. Dokter umum mendapatkan pasien lakukan? dengan demam tiroid. Namun. apa yang sebaiknya Anda 27.

10% b. 25% Manakah dari pernyataan di bawah c. Risiko Prevalensi e. Ibu hamil tidak menerima tablet Fe b. Di suatu perusahaan dilakukan sebuah penelitian mengenai hubungan antara 2. terhadap penggunaan telepon seluler. Seluruh sampel dari data di atas? kemudian diwanwancarai untuk dinilai a. Postive Relative Value 4.ILMU KESEHATAN MASYARAKAT. Ibu hamil tidak meminum tablet Fe mengetahui pengaruh telepon seluler? karena berbagai alasan a. Rasio Odds yang dibagikan c. Ditemukan 100 rumah dengan Sampel yang digunakan sebanyak 40 250 kontainer positif jentik nyamuk aides orang di setiap kelompoknya. Dokter melakukan rekapitulasi terhadap kadar Hb dengan tempat kerja seseorang 1000 rumah dengan 2000 kontainer atau (pegawai di luar dan di dalam gedung). 100% PENELITIAN. b. Risiko Relatif d. Hb sudah aegypti. a. Pada sebuah studi observasional hamil di Puskesmas B masih ditemukan mengenai angka kejadian tumor otak 52. Jumlah sampel kurang . wadah air. diperiksa di setiap kelompok dan ditemukan adanya perbedaan Hb antara Berapakah high house index dari temuan kelompok pegawai di dalam gedung dan tersebut? di luar gedung. & STATISTIK 3. Ibu hamil tidak meminum tablet Fe karena mual Apa penilaian yang tepat untuk c.7% ibu hamil yang menderita anemia. e. Jumlah tablet Fe yang dibagikan masih mengenai riwayat pemakain telepon kurang seluler sebelumnya. Padahal angka cakupan pembagian tablet Sampel yang digunakan adalah 30 orang Fe di puskesmas tersebut mencapai 90%. Pada kegiatan screening terhadap ibu 1. yang terdiagnosis glioblastoma multiformis dan 30 orang yang sehat Apa keadaan yang dapat Anda simpulkan sebagai pembanding. Koefisien Kontingensi e. 60% a. 40% berikut yang benar? d. Ibu hamil tidak suka tablet Fe d.

Menelpon pasien 1 hari sebelum tahun 2015? kontrol a. Seorang dokter ingin melakukan d.. Tempat kerja tidak mempengaruhi Hb yang reliable mengenai koresponden. terdapat c. Uji Regresi c. Uji Korelasi c. penyakit dengan lingkungan pasien Selanjutnya mengukur kadar rerata disebut…. Necessary condition b. Alternative condition a. 15% bulan. . Mencatat pola diet peserta 3.terdapat riwayat teman kerja e. sedangkan pada tahun 2013.000 jiwa di wilayah tersebut. Necessary n alternative condition b. Sebuah penelitian berupaya mengukur kadar kolestrol pada 2 kelompok pasien Hubungan antara terjadinya proses dengan latar sosial budaya yang berbeda. 5% b. Conjugation condition Uji statistik yang tepat digunakan c. Open minded questionnaire 300 kasus. Profil kesehatan PKM A tahun 2015 1 minggu sebelum kontrol rutin? menunjukkan kasus baru diare sebanyak a. b. selama seminggu d. Contributing condition adalah….. 25% terkena infeksi paru. a. 6. pegawai apakah yang perlu dilakukan untuk mengetahui pola makan peserta selama 5. b. yang tinggal serumah Menurut data kependudukan. Pasien kecelakaan. d. Berapakah insidensi kumulatif diare e. Kadar Hb dipengaruhi jenis kelamin 7. Uji chi square e. ……. dan ventilasi ruang kerja tidak baik. 10% 8. Tempat kerja mempengaruhi kadar penelitian terhadap 50 ibu obesitas post Hb pegawai menopause. tidak ada luka serius d. Tidak ada pengaruh kerja dengan Hb e. 20% rokok (+). Bila ingin mendapatkan data e. Pasien dengan keluhan batuk berdahak 1 c. Uji Students Test dan mengancam jiwa datang ke klinik. pemeriksaan bta (+). kolestrol dari kedua kelompok tersebut. kebiasaaan d. Uji One-way Anova 9. Menanyakan kepada keluarga 2015 kasus diare sebanyak 500 kasus.

Pelayanan kesehatan perorangan d. Cross referral 11. Blended family Disebut apakah tipe rujukan ini? e. tersier bapak. Communal family merujuk ke dokter spesialis mata untuk b. . Puskesmas ingin melakukan evaluasi c. Periodic referral tingkat layanan … e. Merujuk pasien ke faskes yg primer dikehendaki oleh pasien d. Pelayanan kesehatan perorangan paru. Single parent family memeriksa kelainan pada mata pasien. Interval referral a. tagihan ke BPJS b. Pelayanan kesehatan masyarakat e. Dokter umum a. Sekunder 14. Pasien adalah pengguna JKN. Dokter a. 13. Melakukan pemeriksaan kesehatan ke c. namun klinik bekerjasama dengan BPJS. Seorang pasien yang telah terdiagnosa Termasuk jenis keluarga apakah deskripsi DM selama 10 tahun datang kontrol ke di atas? praktek dokter umum. Extended family a. Seorang anak berusia 9 th terinfeksi TB e. Centered family d. Merujuk ke faskes yang tidak bekerja sekunder sama dengan BPJS c. Seorang laki-laki 60 tahun datang ke Puskesmas untuk kontrol hipertensi. Merujuk ke faskes yang bekerjasama primer dengan BPJS b. Primer b. 12. Apa yang seharusnya dilakukan oleh Dokter menduga pasien juga mengalami dokter… gangguan kardiovaskuler. c. kakek. Tersier kegiatan cuci tangan di suatu daerah. Pasien tinggal serumah dengan ibu. dan neneknya. Menangani pasien dan meinta pasien Tindakan dokter tersebut merupakan ? membayar out of pocket a. Split referral b. Pelayanan kesehatan masyarakat sekunder 10. Menangani pasien dan mengklaim kemudia merujuk pasien ke RS tipe C. Collateral referral dokter subspesialis termasuk dalam d. Pelayanan kesehatan perorangan c.

Dokter kepala Puskesmas ingin mengadakan program kunjungan ke 17. Dari hasil uji diagnostik alat baru kembang pada anak-anak di TK. Observasi c. Penegakan diagnosis dini dan prevalensi yang rendah? pemberian terapi yang cepat dan a. seorang dokter ingin membuat prevalensi rendah perencanaan program posyandu untuk d. Posbindu d. didapatkan nilai spesifitasnya sebesar 97% dan sensitifitasnya 88%. Diketahui 5. Tujuannya untuk wilayahnya yang memiliki prevalensi melakukan pemeriksaan tumbuh tinggi. Posyandu remaja d. Kuesioner b. Kelompok remaja masjid 15. Interview a. dilakukan untuk remaja wanita yang nantinya hamil dan melahirkan. Kunjungan diadakan mendeteksi osteoartritis di suatu setiap 3 bulan sekali. Posyandu c. Metode yang paling baik untuk melakukan evaluasi adalah dengan … Program apakah yg tepat untuk a. Rehabilitasi prevalensi rendah c. Sebelumnya sudah dilakukan pelatihan diambil tahun 1995. Program ini WHO. FGD pencegahan anemia pada remaja wanita? b. Perlindungan umum dan khusus untuk penyakit tertentu Bagaimanakah hasil penelitian pada c. Nilai duga positif lebih tinggi di 16.6% anak cuci tangan oleh pihak Puskesmas pada usia 10-15 tahun dan 4. Dinas Termasuk tingkat pencegahan apa Kesehatan kemudian mempunyai ide program di atas ? untuk melakukan penelitian di wilayah a. Nilai spesifitas lebih tinggi di e. Nilai duga negatif lebih tinggi di remaja wanita yang data surveinya prevalensi rendah .2% pada usia 15- daerah tersebut sesuai dengan standar 45 tahun menderita anemia. Peningkatan Kesehatan yang prevalensi OA nya rendah. Pembatasan kecacatan b. b. Dinas Kesehatan Kabupaten A sedang Taman Kanak-Kanak di wilayah kerja melakukan uji alat baru untuk puskesmas tersebut. Nilai sensitivitas lebih rendah di tepat prevalensi rendah d.

anak. Endemi permasalahan yang sama. Extended family Apa jenis keluarga pasien tersebut? d. Lalu pada e. Penugasan dokter spesialis ke Puskesmas Pada gambar diatas. nilai duga positif dan nilai DBD sebanyak 40%. Dari segi epidemiologi. 22. Penghentian laboran c. Pandemi c. Single parent family dan kedua orang tuanya. 18. KLB a. Epidemi c. Blended family c. Apa yang seharusnya dilakukan ? a. Nuclear family e. Tidak ada perbedaan sensitifitas. disebut dengan Dilihat dari catatan dinas kesehatan istilah apa keadaan tersebut? provinsi 6 tahun lalu. b. b. Single parent banyak terjadi di Maluku. kasus meningitis d. Suatu provinsi terkena demam cikungunya sejak 3 bulan yang lalu. Penggunaan alat diagnostik baru d. Epidemi e. Pemberian pelatihan pada laboran b. 20. Kalibrasi alat e. Pandemi b. Extended family 19. Blended family a. a. Multigenerational family b. Pasien tinggal dengan suami. e. Perempuan usia 35 tahun terdiagnosis TB dalam garis putus-putus? paru. Sporadik . Pada tahun 2016. Disebabkan laboran duga negatif pada prevalensi rendah tidak bisa menggunakan alat diagnostik baru. termasuk jenis keluarga apa kelompok yang berada di 21. pernah terjadi a. Sporadis Kondisi tersebut termasuk dalam … d. Nuclear family c. Communal family tahun 2017 kasus meningitis menyebar ke Jogja bahkan seluruh dunia. Terjadi penurunan pencapaian diagnosis spesifitas.

Komprehensif hanya 10% karena yang lain beralasan d. pasien selalu diperiksa oleh 23. Menggunakan alat pelindung dan c. Regresi logistic c. kelurahan. Fenomena gunung es 25. dan warga. Proteksi spesifik a. Pengobatan yang tepat b. Pada suatu daerah 80% warga tidak dokter yang berbeda dan tidak terdapat melakukan aktivitas fisik. Seorang wanita berusia 50 tahun datang e. Endemi ke Puskesmas dengan riwayat DM. Holistik Triwulan pertama. Regresi nominal d. Puskesmas telah mengadakan acara senam pagi dengan penyelenggara Aspek dokter keluarga yang belum dapat adalah ahli pemasaran kesehatan dan diterapkan pada kasus di atas adalah … kader. Regresi linier a. Penyuluhan kesehatan dokter? b. Seorang dokter umum ingin mengukur intensitas bising sebesar 110 dB dalam tingkat perkembangan tumbuh kembang waktu 5 jam di atas standar waktu yang pada anak-anak TK dengan menimbang dapat diterima seseorang. Berkesinambungan antara dinkes. Money c. Setiap berobat. terukur 24. melakukan tindakan secara manajerial. Dokter perencanaan terapi selanjutnya. d. Biopsikososial ada acara keluarga. Regulasi alat yang membuat bising e. Regresi non linier e. Diagnosis dini pengaman untuk bekerja d. Sistem regresi apa yang digunakan pada sasaran target peserta dari acara uji cross sectional? tersebut? a. Kultural Apakah masalah dari tidak tercapainya 26. Market/promotion 27. e. Rehabilitasi . b. Termasuk jenis kegiatan apakah yang dilakukan dokter tersebut? Tindakan apa yang dapat dianjurkan oleh a. Dokter ingin berat badan mereka. Di suatu pabrik otomotif. Material d. Method e. peserta yang ikut c. Dana didapat dari kesepakatan a. Regresi cox b. Man b.

meminta minum. Memberikan penjelasan pada pasien e. Inspeksi berkala oleh dokter a. suami. Pengadaan talkshow yang membahas ditempuh melewati sungai. Sebagai transmisi kuman penyakit hubungan antara karyawan kantor dan d. Memberikan inform consent terhadap 28. Sebagai penyebab diare kantor dan supir taksi. Peneliti e. Sebagai predisposisi diare melakukan penelitian mengenai c. Sebagai faktor risiko diare supir taksi dengan kejadian LBP. Cohort usia kehamilan 37 minggu. Sebagai faktor pemberat diare tidak memiliki batasan waktu. 29. Kemudian dokter e. Pemberian jaminan kesehatan dan Bagaimana tindakan yang tepat pembayaran kecacatan berdasarkan etik kedokteran? d. Memberikan inform consent kepada penyakit diare di daerah tersebut. c. Memberitahukan kondisi pasien pada dekat pemukiman. Setelah c. pasien untuk kembali ke rumah didapatkan peningkatan insidensi e. mengenai kesehatan dan disiarkan melalui televisi sebagai media informasi . keluarga mengenai kondisi pasien saat ini Apakah hubungan masalah tersebut dengan penyakit diare yang diderita 30. mandi. Dokter umum yang bekerja di tempat Apakah desain penelitian yang tepat? perifer di daerah terpencil suatu hari a. Case control dilakukan pemeriksaan diketahui janin d. Dokter ingin b. Seorang dokter bekerja di praktik klinik masyarakat? BPJS sering mendapat pasien karyawan a. Pembuatan kebijakan baru oleh bahwa kondisi janin mungkin manajer berbahaya saat persalinan b. Di suatu wilayah dibangun sebuah pabrik pasien. dan keluarga dengan pembuangan limbah ke sungai c. Cross sectional berencana mengirim pasien ke rumah sakit yang jaraknya jauh dan hanya bisa 31. Beberapa waktu kemudian. Masyarakat di sekitar kepala desa untuk diberi bantuan selalu menggunakan air sungai tersebut pembiayaan untuk mencuci. Eksperimental mendapatkan pasien seorang ibu dengan b. Case report dalam posisi melintang. Apabila pasien menolak. dan sebagai air d.

karena praktek pribadi dan klinik menggunakan sistem kapitasi 33. Setelah penyuluhan. karena praktek pribadi dan Apakah indikator yang dapat dijadikan klinik menggunakan sistem fee for pencapaian proses? service a. Berbeda. Sama saja. membangun sebuah klinik. karena praktek mandiri Pengelolaan Penyakit Kronik (Prolanis) menggunakan sistem fee for service. Seorang dokter Puskesmas minum obat direkomendasikan untuk membuat program dalam rangka melakukan 34. Interpersonal c. Sama saja. dilanjutkan dengan pengukuran tekanan sedangkan praktek klinik darah dan pemberian obat. Intrapersonal memilih makanan sehat secara c. Presentase peserta yang rutin e. Berbeda. kesehatan bagi masyarakat dapat b. Presentase peserta yang patuh untuk 32. Komunitas mandiri d. Sama saja. khususnya penyakit hipertensi. dan HPV test a. Sebuah puskesmas memiliki Program b. kedua berikan? dokter tersebut tidak melakukan prakter a. b. IVA test. Public berkunjung ke Prolanis e. Presentase peserta yang puas dengan e. IVA test c. Klinik ini berada di bawah naungan BPJS sebagai Usulan program apakah yang akan Anda faskes tingkat satu. Presentase peserta yang tekanan dikategorikan dalam media berskala … darahnya turun a. Sehingga. Presentase peserta yang mampu b. menggunakan sistem kapitasi. Pap smear. karena praktek mandiri dalam sebulan. sedangkan praktek klinik Rangkaian kegiatan terdiri dari menggunakan sistem kapitasi penyuluhan yang dilaksanakan sekali c. Pap smear pribadi dan hanya prakterk di klinik saja. HPV test Manakah dari pernyataan berikut yang d. Organisasi d. Dua orang dokter umum bergabung skrining kanker serviks. karena praktek pribadi dan penyuluhan klinik menggunakan sistem tariff . menggunakan sistem fee for service d. Pap smear dan IVA test benar? e.

Modeling d. Concept d. Kohort prospektif Tidak 10 40 b. Assurance b. Hal ini dilakukan karena tersebut bermanfaat dalam peningkatan banyaknya karyawan yang menderita pelayanan terhadap pasien dan hypertensi. Hal perusahannya. Remodeling e. Seorang mahasiswa kedokteran sedang terkena PJK. Ia memilih kelompok berupa melakukan penelitian untuk orang yang merokok dan tidak merokok membandingkan kejadian kanker paru terlebih dahulu kemudian melihat yang diderita pasien dengan riwayat catatan rekam medis dalam 5 tahun ke merokok dan pasien yang tidak memiliki belakang. Seorang direktur perusaan A ingin pasien dibutuhkan suatu proses yang meningkatkan taraf kesehatan karyawan objektif dan sistematis dalam memonitor dengan cara melakukan promosi dan mengevaluasi mutu dan kesiapan kesehatan pada karyawan di dalam pelayanan terhadap pasien. Reinforcing 36. Care a. Penjelasan tersebut merupakan definisi yang sesuai dari … Termasuk metode promosi apakah yang a. Management c. Case control . riwayat merokok. promosi kesehatan yang dilakukan pada perusahan yang lebih besar. Didapatkan hasil sebagai berikut: Sistem penelitian apakah yang digunakan Kanker Paru Sehat oleh peneliti tersebut? Merokok 10 20 a. Eksperimental 35. Control dilakukan direktur tersebut? b. Kohort retrospektif merokok c. Promosi kesehatan dilakukan memecahkan masalah yang telah pertama kali dengan meniru bagaimana diidentifikasi. Buyer c. Seorang peneliti ingin meneliti hubungan antara kebiasaan meroko dengan risiko 38. Cross sectional Group (INA CBGs) e. Dalam meningkatkan pelayanan terhadap 37. Endalding e. berdasarkan Indonesia Case Based d.

0.8% e. 2 Uji statistik apakah yang tepat digunakan d. 9. 8 a. Kappa kejadian melasma di suatu kabupaten. sehingga a.7% tidak menderita ISPA. b. kosmetik. 9.9% Uji statistik yang paling tepat digunakan adalah … 40. Seorang peneliti ingin mengamati c. yaitu b.25 digunakan sampel nominal dikotomik.05 c. 9. Sebuah penelitian cross sectional a. Regresi cox persalinan yang telah berlangsung di e. Penelitian dilakukan perdarahan setelah persalinan. terhadap 125 orang. Uji t berpasangan Setelah mengumpulkan data didapatkan e. Regresi logistic b.8% tidak mengalami kejadian ISPA. Dalam rencana kegiatan imunisasi polio.6% kelompk yang menderita ISPA dan yang c.5% independen terbagi menjadi dua. Regresi linier 39. 9. polusi udara. Berapakah nilai prevalence rate pada sinar UV. 4 dalam metode penelitian tersebut? e. Chi square dengan uji kontingensi berbasis populasi akan mencari b. Peneliti ingin mencari faktor tabel di atas? yang paling berpengaruh. pengaruh penggunaan masker terhadap Sedangkan 6. Sebesar 16. d. Seorang dokter ingein melakukan yang menjalani cara konservatif penelitian tentang seberapa besar mengalami perdarahan post partum. Uji t tidak berpasangan 3 faktor risiko mayor yang meningkatkan kejadian melisma. Regresi non linier bagaimana penatalaksanaan kala III d.5% pasien 41. yaitu kelompok yang Berapakah absolute risk reduction pada menggunakan masker dan yang tidak kasus tersebut? menggunakan masker. 0. Variabel a. Variabel dependen dibagi dua. yaitu penggunaan 42. One way ANOVA hubungan antara faktor risiko terhadap c. Regresi berganda beberapa fasilitas pelayanan kesehatan di suatu daerah. d. 9. dan paparan dokter di suatu Puskesmas berperan .

Di daerah Dari unsur pokok atau fungsi manajemen.5%. Orang yang menderita Ca Paru ukur yang sama tanpa diketahui oleh sebesar 28. dan terjadinya Ca Paru dengan kebiasaan regulasi kesehatan merokok. imunisasi? a. Anda oleh dokter puskesmas sebagai ingin meningkatkan efektivitas koordinator sebelum pelaksanaan pemberian dan ketersediaan oralit. Subsistem jaminan kesehatan d. tersebut.4 85. Subsistem farmasi.5% populasi yang tidak merokok tercapai.5% dibandingkan dengan Pinggang Pinggang Pasien Pemeriksa I Pemeriksa II mereka yang tidak merokok (cm) (cm) c. Subsistem regulasi kesehatan e.2 risiko menderita Ca Paru B 85. 28. Namun. Subsistem manajemen. 44.5% per 100 orang/tahun memiliki A 70. Actuating a. 43. 28. informasi.1 70. Subsistem upaya kesehatan d. 45. d. Anda ditugaskan menjadi dokter Puskesmas pada suatu daerah. ada beberapa berisiko menderita Ca Paru posyandu yang tidak memenuhi target karena kekurangan vaksin polio. sebagai koordinator di wilayah kerjanya.5% adalah perokok kedua pemeriksa. Controlling b. Seorang peneliti mendapatkan data dari dua orang pemeriksa yang ditugaskan Apakah interpretasi yang benar dari mengukur Lingkar Pinggang (LP) subjek penelitian tersebut? penelitian dengan menggunakan alat a. 28.3 . Planning Apa subsistem yang perlu Anda evaluasi b. Berikut hasil yang b. alat kesehatan. Seorang dokter sedang melakukan dan makanan penelitian mengenai hubungan e. Budgeting c. Orang yang memiliki kebiasaan didapatkan: merokok berisiko mengalami Ca Paru Lingkar Lingkar sebesar 28. ternyata terdapat peningkatan unsur manakah yang kurang dilakukan jumlah kejadian diare sebesar 50%. Organizing untuk ditingkatkan kualitasnya? c. Dari hasil penelitian didapatkan nilai beda risiko sebesar 28.5% per 1000 orang/tahun memiliki Pimpinan puskesmas dan para staf risiko menderita Ca Paru bekerja keras agar target sasaran dapat e.

Setelah dapat dirujuk ke mana saja . dengan dokter perusahaan perihal Pasien merupakan seorang peserta kemampuan pasien untuk bekerja asuransi JKN. karena sistem rujukan D 67. Setelah ditelusuri. Ibunya adalah seorang pekerja a. Menyeluruh menjelaskan sistem rujukan yang berlaku kepada pasien. Inter observer reability merujuk pasien ke RS manapun b. Dokter keluarga ini juga kelemahan tubuh sebelah kanan sejak 3 berkonsultasi untuk masalah psikologis jam yang lalu. External consistency reability dengan hemiparese sebelah kiri satu tahun yang lalu. Acoountable di rujuk ke RS tipe A dengan alasan RS b. Dokter benar. dokter tersebut menerapkan pasien bahwa akan merujuk pasien ke RS prinsip yang mana? tipe B. Dokter salah. Dokter keluarga d. karena pasien berhak dengan jam kerja 10 jam/hari.8 67. C 68. Internal consistency reability pasien dengan stroke non hemorhagic e. dokter keluarga ini berkonsultasi ke tempat praktek dokter keluarga.7 JKN adalah berjenjang d. Terintegrasi menolak keinginan pasien dan e. Sekarang setelah pasien 46. Test retest reability 47. 48. didapatkan KU compos mentis. Namun pasien menolak dan ingin a. Dokter salah. Pernyataan manakah yang sesuai dengan didapatkan riwayat imunisasi dasar tidak tindakan dokter keluarga tersebut? lengkap. TD 190/100 mmHg dan GDS 300 mg/dl. Dari beberapa prinsip kedokteran Dokter tersebut kemudian memberitahu keluarga. karena dokter berhak a. Dokter salah. Hasil pemeriksaan fisik pasien ke psikolog dan ahli agama.4 c. karena dokter berhak Disebut keadaan apakah hasil penelitian menentukan ke mana pasien dirujuk tersebut berdasarkan reabilitasnya? e.5 68. Pasien mengeluhkan kembali. Komprehensif spesialis lebih lengkap. hasil menetukan tempat rujukannya kerjanya untuk memenuhi kebutuhan b. Dokter benar. Seorang dokter keluarga mendiagnosis d. Parallel form reability c. Seorang anak usia 12 bulan batuk lama dibawa ke Puskesmas. karena penyakit pasien keluarganya sehari-hari. Seorang pasien berusia 50 tahun datang pulih. Profesionalisme tersebut lebih besar dan fasilitas sub c.

Stimulasi psikososial pada bayi dan balita Disebut apakah data epidemiologi d. Kualitas hidup intervernsi sensitif (tidak langsung) untuk menurunkan angka gizi buruk. sehat jasmani dan c. Dokter Praktik Umum DNR. 52. ibu tidak a. Pemberian obat cacing pada balita kasus. tersebut? bayi dan balita . Dokter Spesialis rohani. Pencegahan infeksi pada ibu hamil. Pasien d. 2014 2 b. Penyuluhan ASI dan MPASI sebanyak 2 kasus. Work. c. work. dalam keadaan sadar. Sistem kesehatan nasional terdiri dari a. 2013 3 kasus. Body. family. 50. psycosocioeconomy d. Kejadian gizi buruk di Indonesia masih Apa pertimbangan yg mendukung tinggi. b. Family. mind. Sporadik terkait imunisasi anak yang tidak lengkap sesuai Mandala of Health. Indikasi medis bertujuan untuk mengurangi angka gizi b. work a. Wanita usia 61 tahun. Work. Salah satu intervensinya adalah c. health care system. Oleh karena itu pemerintah pasien? meluncurkan gerakan 1000 HPK yang a. Epidemic d. c. Dokter Sub spesialis menyatakan ingin membuat permintaan e. 2015 3 kasus. Endemic bisa rutin ke Puskesmas karena sibuk. Dalam suatu wilayah kelurahan didapatkan data demam berdarah Bentuk intervensi yang sesuai adalah dengue sejak tahun 2012 s/d 2015 : 2012 a. Pandemic sehingga jam posyandu terlewat. Dokter gigi 49. family kuratif dan rehabilitatif perorangan. Praktek Bidan b. Wabah Dokter ingin menelusuri permasalahan e. melahirkan dan cutinya habis. Psyco-socio-economy. b. Patient preference buruk. Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan community Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM). healthcare system. UKP memiliki peran dalam program community. 51. spirit dari ibu pasien Strata 3 dalam UKP dilaksanakan oleh e. c.

Angka kejadian batu ginjal meningkat di mikronutrien seperti vitamn A dan sebuah puskesmas. Dilakukan tes yodium kesadahan air dan didapat nilai 610 (normal 500). Penyuluhan c. b. upaya perubahan lingkungan c. pelayanan pusyandu tidak berjalan maksimal. e. Kepala puskesmas ingin mengevalusi dengan universitas terdekat untuk program pusyandu. Penemuan sumber air baru Cara manakah yang paling untuk d. Upaya strategi underwriting dilakukan 2011-januari 2012 hingga pertengahan agar dana kapitasi dari asuransi tidak februari 2012 curah hujan akan merugikan dokter keluarga. upaya perubahan perilaku b.. sering ada cekcok antara efisien untuk wilayah tersebut? kader karena maslah personality yang a. Maka e. Upaya menulis besar risiko dan d.. Puskesmas bekerja sama 53. Focus group discussion 56. Upaya angka kejangkitan b. meningkat. Upaya tersebut berupa. Upaya meningkatkan angka upaya persiapan insiden tersebut? kedatangan dan kunjungan a. upaya penyuluhan mengenai kebermanfaatan pencegahan d. Fortifikasi makanan dengan zat 55. Stiker indikator warna urin untuk dilakukan kepala puskesmas? dehidrasi a. Angka kejadian DBD pada Desember c. Interview b. Apa yang dokter keluarga lakukan dalam a. Kader sering curhat kepada Manakah solusi yang paling efektif dan bidan desa. dari hasil evalusai memberikan solusi. upaya penyediaan obat-obatan kecilnya risiko dan konsekuensi . Kuisioner 2011 meningkat hingga 720 pasien d. Essay karena curah hujan yang tinggi. Psikotes diperkirakan kasus DBD akan meningkat lagi mengingat menurut BMKG desember 54. Upaya menulis angka c. Membuat teknologi penyaringan air berbeda.

Papua menargetkan pengobatan d. Melaporkan kepada dinas kesehatan a. Jawa timur 9rb 7rb 37jt Bali 4rb 2rb 3jt Program penanggulangan apakah yang dapat yang dilakukan? papua 7rb 5rb 2jt a. rumahnya dari Puskesmas A pindah ke daerah Puskesmas B Epidemiologi tersebut dinamakan … b. Jatim akan melakukan penyuluhan follow up lebih lanjut terhadap ibu hamil di Puskesmas A. Sporadic d. DKI persiapan rehabilitasi/paliative HIV 60. Penyuluhan kepada orang tua murid g. Endemic mengenai permasalahan angka b. Pemberian makanan tambahan karena target populasi terbesar e. 58. Hal hamil ini menyebabkan tidak adanya data dan j. Namun banyak sedikit warga memilih ke Puskesmas B karena i. Jumlah HIV menurut divisi penyakit e. Epidemic .5% murid mengalami Jawa barat 6rb 5rb 43jt anemia. Pandemic kematian ibu di Puskesmas A c.57. Penyuluhan mengenai mencegahan dan anemia Apa kegiatan yang akan anda rencanakan b. 2013 : tidak ada kasus. Bali melakukan skrining pada ibu gratis dan lebih dekat dari rumahnya. Wabah infeksi dan penyakit menular dirjen kemenkes di suatu wilayah 59. Jabar santai saja karena jumlah ibu hamil 1 dari 10 kasus. dan a. Di Puskesmas A tercatat angka kematian h. DKI Jakarta 18rb 9rb 9jt Didapatkan 50. Penyuluhan pemberian makanan sebagai dokter swasta melihat tabel tambahan diatas c. Menyuruh warga yang jauh 2014 : 2 kasus. Pemberian suplemen zat besi f. Seorang dokter melakukan penelitian wilayah hiv aids Populasi pada 7 SD di suatu kelurahan A. Di suatu wilayah kelurahan terdapat data kasus demam berdarah dengue 2012- Bagaimana cara menangani hal ini dari 2014 adalah aspek managerial? 2012 : 3 kasus.

Mengirimkan bidan desa untuk a. Laki-laki berusia 60 tahun datang ke 64. Mengajukan anggaran tahunan b. Proporsi UKP lebih kecil dari UKM b. Pada hasil evaluasi pelaksana terpadu (UPT). Merencanakan anggaran tahunan UKP dan UKM? bersumber dari APBN dan APD a. Disability limitation d. Puskesmas program gizi sebesar 90%. Case detection rate . komplikasi gagal ginjal. Setiap tahun sebelumnya didapatkan proporsi tahunnya sebagai UPF. Melaksanakan program. proporsi Pembantu harus melaksanakan sasaran promosi kesehatan sebesar 60%. yang dibedakan diberikan oleh UPT e. Menegur puskesmas B supaya menghentikan pelayanan gratis 63. Cakupan UKM lebih besar e. Rehabilitation yang jauh dari Puskesmas c. Meningkatkan angka case detection rate dokter dan periksa lab. Health promotion pemeriksaan kesehatan e. Dari pernyataan tersebut. Mengajukan rencana kerja kepada UKP Dinas Kesehatan d. proporsi pengobatan 95%. program dari Dinas Kesehatan. Early diagnosed prompt treatment melakukan pemeriksaan di daerah b. c. Suatu puskesmas memasuki program pelayanan fungsional (UPF) di bawah unit tahun anggaran baru. Cakupan UKM lebih besar disbanding c. Melaksanakan kegiatan dalam dibandingkan UKP semilokarya 62. Apakah yang harus dilaksanakan UPF untuk perencanaan tahunan? Bagaimana proporsi pencapaian pada a. indikator Saran pencegahan apa yang sebaiknya manakah yang Measurable? diberikan dokter pada pasien? a. Proporsi UKM dan UKP tidak dapat d. Proporsi UKP sebanding dengan UKM kepada Dinas Kesehatan c. Mengaktifkan peran kader untuk d. Spesific protection e. Lalu oleh dokter di wilayah puskesmas sebesar 30% tahun didiagnosis dengan DM type 2 dan 2017. dan prorporsi kesehatan lingkungan sebesar 80%. Puskesmas Pembantu yang terletak di wilayah kebupaten merupakan unit 61.

150 orang Mantoux + Mantoux . Dari 300 imunisasi BCG dengan mantoux test. 60% e. Subsistem lingkungan b. Anda sebagai seorang dokter Puskesmas dengan konsumsi susu tadi pagi. pihak melakukan penelitian hubungan antara sekolah melakukan wawancana. 50% b. 100 50 150 diberikan tadi pagi. Uji penelitian apa yang sebaiknya digunakan? . 25% a. Berapakah positive predictive valuenya? Berapakah angka insidennya ? a. Di sebuah Sekolah Dasar telah terjadi c. Untuk mengetahui keterkaitan kejadian ini 67. e. Total mengalami gejala keracunan. Subsistem informasi dan keracunan pada murid-muridnya dengan pengetahuan gejala mual. Kepala Puskesmas ingin kolesterol. Total siswa yang Total 250 200 450 meminum susu 80 siswa. Pagi harinya seluruh murid. muntah dan pusing. 150/100 68. Subsistem ketrampilan 65. siswa yang diwawancara. Subsistem advokasi murid biasa mengonsumsi susu. 75% c. 100/80 e. 50/300 c. Subsistem pemberdayaan ini berlangsung pada siang hari saat jam masyarakat makan siang. Angka kejadian diare meningkat di suatu pengaruh gaya hidup terhadap kadar daerah. Peningkatan a. Kadar kolesterol diambil rata- meningkatkan pengetahuan masyarakat rata dan menggunakan standard deviasi. Gaya hidup dibedakan kota dan desa. 50 BCG + 150 150 300 diantaranya meminum susu yang BCG . Seorang dokter ingin mengetahui 66. 30% ingin dikembangkan oleh kepala d. Kejadian d. 100% d. 2017 Puskesmas? e. mengenai penanggulangan diare. 50/80 b. Wilayah Puskesmas Dari pernyataan tersebut sistem apa yang c. 100/220 d. b.

Dari 300 siswa yang pemeriksaan tumbuh kembang. Pearson b. Chi square gejala mual. a. Pencegahan wilayah e. 150 orang mengalami tingkatan pencegahan apakah yang gejala keracunan. Sensitivitas alat tersebut adalah … Upaya apakah yang dilakukan dinas a. Sebuah daerah diketahui terjangkit ca tiroid. Didapatkan sampel sejumlah penyakit flu burung dan beberapa 400 org dengan ca tiroid dan 400 orang penderita diperiksa oleh Puskesmas. a. normal. 50 diantaranya dilakukan meminum susu yang diberikan tadi pagi. Untuk kunjungan rutin tiap 3 bulan ke taman mengetahui keterkaitan kejadian ini kanak-kanak. dengan konsumsi susu tadi pagi. muntah dan pusing. 88% kesehatan tersebut? b. Pagi harinya seluruh murid- 69. Deteksi dini serta pengobatan cepat siswa. Pencegahan masyarakat . Pengobatan pada penyakit tertentu Berapakah relative risknya? d. Peningkatan kesehatan Total siswa yang meminum susu 80 b. Di sebuah Sekolah Dasar telah terjadi c. Uji T keracunan pada murid-muridnya dengan d. 12% d. Rehabilitasi 72. Pencegahan personal c. One way ANOVA ini berlangsung pada siang hari saat jam makan siang. Dari pengujian dengan alat Hasil pemeriksaan dari penderita yang tersebut ditemukan 100 orang dengan ca telah terdiagnosis mengalami penyakit tiroid positif dan 50 orang normal positif flu burung dikirim ke rumah sakit ca tiroid. Ditemukan alat untuk melakukan deteksi 70. jenis diwawancara. 50 % b. Uji Z 71. 25% c. Sebuah Puskesmas berencana melakukan murid biasa mengonsumsi susu. dan tepat c. Pencegahan kelompok d. pihak sekolah melakukan penghitungan Jika Puskesmas membuat program Relative Risk. Kejadian e. 66% a. terdekat.

73. d .