KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM)
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
Jalan Semarang 5, Malang 65145, Telepon: (0341) 562-180
Laman: www.um.ac.id

RENCANA PERKULIAHAN SEMESTER (RPS)

A. IDENTITAS MATAKULIAH

1. Nama Matakuliah : Teratologi
2. Sandi : NBIO 627
3. Kredit/Jam Semester : 3 SKS/5 JS
4. Disajikan pada Semester : Genap
5. Matakuliah Prasyarat : SPH I, SPH II, Genetika I
6. Sifat Matakuliah : Wajib bagi Mahasiswa Prodi Biologi Peminat
Tenaga Analis Biologi Bidang Minat Kesehatan
7. Nama Dosen Pengampu : Dra. Amy Tenzer, M.S.

B. UNSUR CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN
Capaian pembelajaran matakuliah ini mengacu pada Capaian Pembelajaran Lulusan:
1. Ranah Sikap
1.1 Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius
1.2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika
1.3 Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila
1.4 Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan
bangsa
1.5 Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain
1.6 Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
1.7 Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;

asuh 1.7 mampu berkomunikasi lisan dan tulis secara efektif dan empatik 2.6 Mampu mendokumentasikan. dan pengembangan kapabilitas bersama dengan prinsip asah. biofisika. norma. 1. kolega.4 Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya. tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi.10 Menginternalisasi semangat kemandirian. melaksanakan dan mengevaluasi hasil analisis di bidang teratologi yang dapat dipertanggung jawabkan 3. pengembangan kepedulian. Ranah Keterampilan Khusus 2. bioteknologi yang relevan. menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir.12 Bersedia belajar sepanjang hayat. dan kewirausahaan. sistematis.1 Menguasai prinsip-prinsip biologi. Mampu merencanakan. berdasarkan hasil analisis informasi dan data 2. desain atau kritik seni.5 Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing.3.2 Menguasai biologi sebagai ilmu dasar dan teknologinya dengan cara memanfaatkan ilmu terapan bidang biologi untuk mengembangkan usaha pelestarian dan peningkatan produktivitas lingkungan dalam upaya menopang pembangunan yang berkelanjutan dalam bidang teratologi . serta menguasai aplikasi software. kritis. dan etika akademik. menyimpan. mengamankan.8 Menginternalisasi nilai. 1. dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi 2. kimia organik dan biokimia sumber daya hayati. lingkungan hayati.9 Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. 1. Ranah Keterampilan Umum 2. evolusi dan aplikasi biologi dalam pengelolaaan dan pemanfaatan sumber daya hayati maupun lingkungannya.1. 1. instrumen dasar.1. biostatistik metode standar untuk analisis dan sintesis pada bidang teratologi 3. Ranah Pengetahuan 3. Mampu menemukan dan menganalisis masalah/fenomena biologi dengan pendekatan teknologi berdasarkan kajian kesehatan sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas 2. kejuangan.13 Memiliki kemampuan menjadi sumber belajar 2.2 Mampu memberikan justifikasi/rekomendasi tentang permasalahan biologi dengan pendekatan analisis dan riset sebagai solusi untuk memecahkan permasalahan khususnya bidang teratologi 2. sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya 2. dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya 2.3 Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah.11 Mengedepankan aspirasi.1 Mampu menerapkan pemikiran logis. asih.2 Mampu mengelola pembelajaran secara mandiri 2. gagasan. dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi 2.

Hubungan Teratologi cabang ilmu teratologi dengan dengan cabang ilmu dengan cabang-cabang biologi lainnya. 3. Mahasiswa mampu menguasai konsep. prinsip dan prosedur teratologi dalam m. yang terkait dengan hubungan teratogenik terata. disrupsi.Klasifikasi congenital konsep epidemiologi deformasi dan sindrom mengidentifitasi deffects kelainan .Menjelaskan pengertian Inkuiri . ilmu lainnya dan sejarah lainnya sejarah dan . terbimbing jawab untuk . 4 klasifikasi dan malformasi.erancang. Memiliki pemahaman dan mampu memanfaatkan sumberdaya alam hayati/SDA melalui penerapan bidang regulasi bioteknologi yang mendukung pengembangan industri berwawasan lingkungan dalam lingkup optimasi. prinsip dan prosedur berbasis IPTEK dalam bidang teratologi. terata. melalksanakan dan mengevaluasi penelitian dalam bidang teratologi secara bertanggung jawab.Klasifikasi malformasi Tes penguasaan 1. 2.Menganalisis hubungan hubungan teratologi ..Sejarah dan perkembangan perkembangan perkembangan Teratologi Teratologi teratologi 2 Memahami . RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN Minggu Kemampuan yang Indikator Penilaian Strategi Pengalaman Bahan kajian Asesmen Referensi ke Diharapkan /Model belajar mahasiswa (Nomor) Pembelajaran (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (9) 1 Memahami .Diskusi dan tanya . cabang ilmu biologi biologi lainnya.Menjelaskan pengertian Diskusi + .pengertian-pengertian konsep teratologi dan teratogen dan pengertian teratologi. Teratologi teratologi dengan . Diskusi dan tanya Pendahuluan: Tes penguasaan 1. Tanya jawab jawab mengenai . C.Mengklasifikasikan macam-macam . Mahasiswa mampu menerapkan konsep. 4 pengertian teratologi.3. 3. teratogenik. 2. CAPAIAN PEMBELAJARAN MATAKULIAH 1.Epidemiologi Kelainan . D. diversivikasi dan konservasi.3.Pengertian-pengertian perkembangan malformasi berdasarkan kelainan kelainan perkembangan kejadiannya selama perkembangan dalam teratologi klinis organogenesis .

Portofolio genetis .Merumuskan masalah Faktor-faktor penyebab .Mempresentasikan perkembangan konsep perkembangan disebabkan oleh faktor makalah .Menganalisis hal-hal Inkuiri Melakukan brain storming Pertimbangan Embriologis . 3.Mendeskripsikan kelainan-kelainan perkembangan yang disebabkan oleh faktor- faktor eksterna 5 Memahami .7 pertimbangan yang perlu terbimbing mengenai hal-hal yang dalam studi teratologi: penguasaan embriologis dalam dipertimbangkan dalam perlu dipertimbangkan .pertimbangan dosis penentuan waktu .Menganalisis hasil studi perkembangan epidemiologi yang berkaitan dengan kelainan perkembangan 3 Memahami fase.pertimbangan waktu yang perlu perlakuan dipertimbangkan dalam . 4 faktor penyebab kelainan-kelainan Based .Mnganalisis hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam penentuan dosis .5.Menganalisis fase kritis . . .Faktor-faktor genetis .Tes 1.Faktor-faktor eksterna .MMenganalisis hal-hal .Tes 3.Fase embrio .pertimbangan spesies/ konsep studi teratologi penentuan hewan coba dalam studi teratologi hewan coba .6.Portofolio .Fase gemetogenesis konsep embrio .Mendeskripsikan Problem .Diskusi dan tanya jawab .Portofolio perkembangan embrio praimplantasi . Problem Fase-fase kritis .3 fase kritis fase perkembangan Based perkembangan embrio penguasaan perkembangan embrio Learning .Mendeskripsikan fase.pertimbangan cara perlakuan teratogen perlakuan teratogen .Fase embrio pascaimplantasi 4 Memahami faktor. .Tes 2.Menyusun makalah terjadinya kelainan penguasaan terjadinya kelainan perkembangan yang Learning .

5.Merancang penelitian .Menganalisis hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam penentuan cara perlakuan hewan coba 6 Memahami .Memproses fetus hasil perkembangan embrio .Menentukan/ perlakuan menghitung besarnya . mencit melalui dengan teknik lavage .persiapan kandang mencit .Tes .7 metodologi jumlah hewan coba terbimbing mengenai tata cara teratologi: penguasaan penelitian sesuai rancangan penelitian dalam studi .syarat-syarat pengawinan konsep kan hewan coba pengamatan vagina.5.Menentukan waktu perlakuan teratogen Performance perlakuan hewan coba .Mengidentifikasi Pengembangbiakan hewan .7 keterampilan tahapan siklus estrus terbimbing tahapan siklus estrus coba (mencit) penguasaan mengembangbiak.Portofolio mikroskopis .6.Portofolio teratologi penelitian untuk teknik mencit .Melakukan penelitian bahan sintetik terhadap konsep penelitian penelitian .Tes 3.Tes perwarnaan rangka dan .Menentukan kandang mencit estrus Performance keberhasilan kawin .Menentukan .Tes 3.Teknik pengamatan Performance teknik razor blade kelainan perkembangan .penentuan waktu .Tes 3.Tes .penentuan tahapan siklus .Melaksanakan penelitian Project .Mengidentifikasi Inkuiri .Mempersiapkan .Penelitian teratologi: .5.Menentukan cara perlakuan hewan coba 7 Memiliki .penentuan hewan coba konsep teratologi penelitian teratologi .Mengawinkan mencit .pengawinan hewan keberhasikan kawin .penentuan besarnya dosis .Menentukan jenis dan Inkuiri Melakukan brain storming Metode penelitian .teknik perlakuan zat dosis perlakuan pada hewan coba .6.6.deteksi keberhasilan mencit (= h0 kawin hewan kebuntingan) 8-10 Memiliki . hewan .Menyusun laporan Learning .7 keterampilan teratologi Based teratologi Pengaruh bahan alam/ penguasaan melakukan . perlakuan .

Tes 1. .teknik sampling villi .Portofolio perkembangan yang .Diskusi dan tanya jawab .Tes teratogen dalam plasenta Performance . sectioning fetus .Menganalisis kelainan makalah .dalam tubuh maternal konsep .Mendeskripsikan cara kromatin seks melakukan teknik .Menganalisis kelainan (USG) perkembangan yang dapat dideteksi melalui teknik sampling villi korion . 3.teknik amniocentesis .Tes dapat dideteksi melalui korion Performance teknik amniocentesis .pewarnaan rangka .razor blade sectioning 11 Memahami .teknik ultrasonografi . 3.Menyusun makalah teratogen: penguasaan teratogen tubuh maternal Learning . 4 diagnosis kelainan melakukan teknik Based .Merumuskan masalah Metode diagnosis kelainan . 4 mekanisme kerja kerja teratogen dalam Based .Mendeskripsikan cara dan kelainan perkembangan yang .Mendeskripsikan cara Problem .dalam plasenta .Menganalisis makalah .Diskusi dan tanya jawab .Merumuskan masalah Mekanisme kerja .teknik kultur sel sampling villi korion .Mendeskripsikan cara dan kelainan perkembangan yang dapat dideteksi melalui teknik pemeriksaan pola kromatin seks .Menganalisis mekanisme Problem .Menyusun makalah perkembangan fetus dalam penguasaan perkembangan amniocentesis Learning .teknik pemeriksaan pola .dalam tubuh embrio .Mempresentasikan .Menganalisis mekanisme kerja teratogen dalam tubuh embrio 12 Memahami metode .Portofolio mekanisme kerja .Tes 2.Mempresentasikan uterus konsep fetus dalam uterus .

Menyusun proposal dengan acuan artikel jurnal yang sesuai . dapat dideteksi melalui teknik kultur sel .5.6. PENILAIAN DAN EVALUASI Evaluasi dilaksanakan secara menyeluruh dan berkesinambungan sepanjang semester.Menganalisis kelainan perkembangan yang dapat dideteksi melalui teknik ultrasonografi (USG) 13-15 Mampu menyusun .Mempresentasikan Learning berpotensi untuk diteliti. Tes Performance : 20% d.Merevisi proposal jurnal ilmiah penelitian teratologi .Merevisi proposal penelitian E. .7 proposal penelitian penelitian teratologi Based penelitian yang Teratologi .Mempresentasikan draf proposal penelitian. maupun kinerja dalam bentuk proposal penelitian dan produk lain yang dikumpulkan dalam portofolio. Bobot masing-masing penilaian adalah: a.Saling menilai dan saling memberi masukan terhadap usulan penelitian .Tes teratologi . Aktivitas : 15% .Menemukan masalah Proposal Penelitian .Menyusun proposal Project .Portofolio 3. afektif. Tes penguasaan konsep : 40% b. performance proposal penelitian melalui pengkajian teratologi artikel-artikel dalam . Aspek-aspek yang dinilai berupa aspek kognitif. Portofolio : 25% c.

DAFTAR REFERENSI [1] Moore. Practical Teratology. [4] Saddler. New York: Alan R. F. K. [7] Wilson. Chicago: The University of Chicago Press. 1989. Basic Concepts in Teratology. J. Human Embryology & Teratology. A. (Alih Bahasa: Suyono). Embriologi Kedokteran Langman. T. Dan Muller. Teratology. [3] Persaud.. R. 1997. Chemically Induced Birth Deffect. 1986.V. Jakarta: EGC. dan Warkany. Philadelphia: W.N. Tugas proyek penelitian dilakukan secara kelompok. Tugas Penyusunan proposal penelitian teratologi dilakukan secara individual .W. Before We are Born. 2001. [5] Schardein. J. Saunders. New York: Marcell Deccer [6] Taylor. J. P. 1985. dan Skalko. London: Academic Press. New York: John Wiley & Sons.L.F. 1. T. Liss. R. data penelitian yang diperoleh dikompilasi untuk seluruh kelompok. 1985. ATURAN-ATURAN TAMBAHAN DALAM PERKULIAHAN. G. Tugas Penyusunan makalah untuk diseminarkan dilakukan secara kelompok 2. [2] O’Rahilly. Chudley.B.E. 1965.G.. 3.