Makalah | Poligami Menurut

Pandangan Islam

POLIGAMI MENURUT PANDANGAN ISLAM

Karya Tulis Ini Disusun Untuk Memenuhi

Tugas Pendidikan Agama

Semester I

Disusun oleh :

Nama : Indar Luh Sepdyanuri

Nomor Mahasiswa : 101031113

Fakultas : Teknologi Industri

Jurusan : Teknik Mesin (S-I)

INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND YOGYAKARTA

Jalan Kalisahak No.28 Komplek Balapan,Yogyakarta 55222

Telp.0274-563029 Fax.0274-563847 E-mail: ista@indo.net.id

Tahun Akademik 2010/2011

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Poligami merupakan suatu tindakan yang saat ini masih menjadi pro kontra di masyarakat. Hal ini dikarenakana
perbedaan pendapat / pandangan masyarakat. Masih banyak yang menganggap poligami adalah suatu
perbuatan negatif.

Hal ini terjadi karena poligami dianggap menyakiti kaum wanita dan hanya menguntungkan bagi kaum pria saja.
Di Indonesia sendiri, masih belum ada Undang-Undang yang menjelaskan secara rinci boleh tidaknya poligami
dilakukan.

Tujuan hidup keluarga adalah untuk mendapatkan kebahagiaan lahir dan batin. Namun dengan adanya Polligami
yang dilakukan sang suami, kebahagiaan dalam keluarga dapat menjadi hilang. Hal ini tentunya merugikan bagi
kaum istri dan anak-anaknya karena mereka beranggapan tidak akan mendapatkan perlakuan yang adil dari
sang suami.

Pandangan masyarakat terhadap poligami beragam, ada yang setuju namun juga ada yang tidak setuju atau
menentang terlebih lagi bagi kaum hawa yang merasa dirugikan, karena harus berbagi dengan yang lain. Hal ini
dipengaruhi dengan perekonomian keluarga yang tidak memungkinkan poligami.

Berdasarkan uraian itulah saya memilih judul “ Poligami Menurut Pandangan Islam “ untuk mengetahui lebih jauh
lagi tentang permasalahan poligami yang masih menjadi pro kontra masyarakat.

1.2 Pembatasan Masalah

Menjaga terbatasnya waktu dalam plenulisan karya ilmiah ini, saya hanya membatasi pembahasan-
pembahasan poligami menurut Pandangan Agama Islam.

1.3 Tujuan Pembatasan Masalah

Untuk mengetahui pandangan islam tentang poligami yang masih menjadi pro konra di masyarakat.

1.4 Metode Penulisan

2.3.3 Faktor Sosial 2. Dan mungkin yang terbanyak menjadi referensi saya yaitu dari internet.2.2 Pembatasan Masalah 1.1 Dampak Negatif Poligami terhadap Kehidupan Keluarga 2.2 Dampak Negatif Poligami terhadap Istri 2.2.2 Faktor Internal Rumah Tangga 2.4 Metode Penulisan 1.Saya menggunakan metode penelitian dan khususnya kepustakaan serta dalam membuat karya tulis ilmiah ini saya mecari data atau referensi dari membaca beberapa buku dari beberapa sumber dan internet mengenai poligami. 1.2 Pengertian Poligami Menurut Para Ulama 2.3 Dampak Poligami 2.5 Sistematika Penulisan BAB II PENGERTIAN POLIGAMI 2.1 Latar Belakang 1.1 Syarat Diperbolehkannya Poligami 3.3.1 Faktor Biologis 2.3 Tujuan Pembahasan Masalah 1.3.3 Dampak Negatif Poligami terhadap Anak 2.4 Pandangan Saya sebagai mahasiswa AKPRIND terhadap Poligami BAB III SYARAT POLIGAMI 3.2 Hikmah Diperbolehkannya Poligami .2 Faktor-Faktor yang mempengaruhi seseorang Berpoligami 2.5 Sistematika Penulisan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Pengertian Poligami Menurut Pandangan Islam 2.1 Pengertian Poligami 2.1.1.

$wŠÎ=tã #ZŽÎ6Ÿ2 ÇÌÍÈ Poligini dalam Islam baik dalam hukum maupun praktiknya. Walaupun diperbolehkan dalam beberapa kebudayaan. Terutama kaum feminis menentang poligini. Menurut Gustave Le Bon. Islam memperbolehkan seorang pria beristri hingga empat orang istri dengan syarat sang suami harus dapat berbuat adil terhadap seluruh istrinya (Surat an-Nisa ayat 3 4:3). yaitu kombinasi poligami dan poliandri). poligami ditentang oleh sebagian kalangan. Di Indonesia sendiri terdapat hukum yang memperketat aturan poligini untuk pegawai negeri. Terdapat tiga bentuk poligami. diterapkan secara bervariasi di tiap-tiap negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam. di Eropa tidak ada praktik atau tradisi timur yang dikritik dengan begitu sengitnya selain poligami. di mana seseorang memiliki hanya satu suami atau istri pada suatu saat). namum poligami merupakan bentuk yang paling umum terjadi.Islam pada dasarnya memperbolehkan seorang pria beristri lebih dari satu (poligini). karena mereka menganggap poligini sebagai bentuk penindasan kepada kaum wanita. poligami merupakan praktik pernikahan kepada lebih dari satu suami atau istri (sesuai dengan jenis kelamin orang bersangkutan) sekaligus pada suatu saat (berlawanan dengan monogami.1 Pengertian Poligami Dalam antropologi sosial. Tunisia adalah contoh negara arab dimana poligini tidak diperbolehkan. dan pernikahan kelompok (bahasa Inggris: group marriage. yaitu poligami (seorang pria memiliki beberapa istri sekaligus). Ketiga bentuk poligami tersebut ditemukan dalam sejarah.BAB IV PENUTUP BAB II ISI 2. ãA%y`Ìh9$# šcqãBº§qs% ’n?tã Ïä!$|¡ÏiY9$# $yJÎ/ Ÿ@žÒsù ª!$# óOßgŸÒ÷èt/ 4’n?tã <Ù÷èt/ !$yJÎ/ur (#qà)xÿRr& ô`ÏB öNÎgÏ9ºuqøBr& 4 àM»ysÎ=»¢Á9$$sù ìM»tGÏZ»s% ×M»sàÏÿ»ym É=ø‹tóù=Ïj9 $yJÎ/ xáÏÿym ª!$# 4 ÓÉL»©9$#ur tbqèù$sƒrB Æèdy—qà±èS ÆèdqÝàÏèsù £`èdrãàf÷d$#ur ’Îû ÆìÅ_$ŸÒyJø9$# £`èdqç/ÎŽôÑ$#ur ( ÷bÎ*sù öNà6uZ÷èsÛr& Ÿxsù (#qäóö7s? £`ÍköŽn=tã ¸x‹Î6y™ 3 ¨bÎ) ©!$# šc%x. . poliandri (seorang wanita memiliki beberapa suami sekaligus). dan sedang dalam wacana untuk diberlakukan kepada publik secara umum.

Poligami merupakan sistem yang manusiawi. tiga atau empat.1 Poligami Menurut Pandangan Islam Poligami merupakan salah satu isu yang disorot tajam kalangan feminis. Dr. karena itu janganlah kamu terlalau cenderung (kepada yang kamu cintai).1. dari pernyataan dan komentar-komentar yang disampaikannya. Quraish Shihab menyatakan. . karena dapat meringankan beban masyarakat yaitu dengan melindungi wanita yang tidak bersuami dan menempatkannya ke shaf para isteri yang terpelihara dan terjaga. Prof. walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian.” (QS. Menurut Prof. Musdah Mulia. tidak adanya ayat Al-Quran dan sunah Rasulullah yang menggambarkan diperbolehkan atau dilarangnya poligami. “Poligami tak ubahnya sebuah pintu darurat (emergency exit) yang memang disediakan bagi yang membutuhkannya. Dr.maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senang. Poligami adalah isyarat islam yang merupakan sunah Rasulullah SAW tentunya dengan syarat sang suami memiliki kemampuan untuk adil diantara para isteri.” Hal senada disampaikan pula oleh Ketua PBNU. Sesungguhnya poligami yang diatur dalam islam tidak memperbolehkan bagi laki-laki untuk berhubungan dengan wanita yang ia sukai diluar pernikahan. dua. keretakan rumahtangga dan penelantaran anak-anak. #Y‘qàÿxî $VJŠÏm§‘ ÇÊËÒÈ “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil diantara isteri-isteri(mu). 2.2. sekaligus menambah wawasan saya tentang fenomena poligami dan realita yang terjadi di masyarakat. “Poligami itu haram lighairih.An-Nisa ayat ke-3) `s9ur (#þqãè‹ÏÜtFó¡n@ br& (#qä9ω÷ès? tû÷üt/ Ïä!$|¡ÏiY9$# öqs9ur öNçFô¹tym ( Ÿxsù (#qè=ŠÏJs? ¨@à2 È@øŠyJø9$# $ydrâ‘x‹tGsù Ïps)¯=yèßJø9$$x. yaitu haram karena adanya dampak buruk dan ekses-eskes yang ditimbulkannya.” (QS. Yang demikian itu adalah lebih dekat daripada tidak berbuat aniaya.1. Begitu juga dengan tingginya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). diharapkan dapat menjadi bahan renungan dan masukan bagi saya. Kemudian jika kamu takut tidak dapat berlaku adil. yang hanya boleh dibuka dalam keadaan emergency tertentu. dosen pasca sarjana UIN Syarif Hidayatullah.An-Nisa ayat 129) Selain itu.maka (kawinilah) seorang saja. atau budak-budak yangkamu miliki. sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung.Sebagai mana pada ayat yang artiya : ÷bÎ)ur ÷LäêøÿÅz žwr& (#qäÜÅ¡ø)è? ’Îû 4‘uK»tGu‹ø9$# (#qßsÅ3R$$sù $tB z>$sÛ Nä3s9 z`ÏiB Ïä!$|¡ÏiY9$# 4Óo_÷WtB y]»n=èOur yì»t/â‘ur ( ÷bÎ*sù óOçFøÿÅz žwr& (#qä9ω÷ès? ¸oy‰Ïnºuqsù ÷rr& $tB ôMs3n=tB öNä3ãY»yJ÷ƒr& 4 y7Ï9ºsŒ #’oT÷Šr& žwr& (#qä9qãès? ÇÌÈ “Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap(hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya). Hasyim Muzadi. KH. MA. tak terkecuali feminis islam.2 Pengertian Poligami Menurut Para Ulama Banyak ulama yang angkat bicara soal poligami.” Dalam kesempatan yang lain. 4 bÎ)ur (#qßsÎ=óÁè? (#qà)Gs?ur cÎ*sù ©!$# tb%x.” Ia juga mengaku memiliki data yang menunjukkan bahwa praktik poligami di masyarakat telah menimbulkan masalah yang sangat krusial dan problem sosial yang sangat besar. “Poligami itu mirip dengan pintu darurat dalam pesawat terbang.

poligami liar. lebih baik jangan”. Surahman Hidayat.2 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Poligami Menurut Abu Azzam Abdillah.” Pimpinan pesantren Darut Tauhid. “Kalau tidak ada ilmunya. ujarnya.beliau juga mengatakan. “Pada hakikatnya apa yang dilakukan oleh barat pada hari ini dengan segala bentuk perzinaan yang mereka lakukan. sampai sekarang masih belum siap berpoligami. banyak pernyataan yang beliau sampaikan. Dr. mengatakan . keduanya tak perlu dikontradiksikan. Syarat ini merupakan suatu penghormatan kepada wanita. tidak untuk menzalimi siapa pun. apalagi sampai menimbulkan keretakan ukhuwah Islamiyah. Miftah Faridh (Direktur PUSDAI Jabar). Dr. KH.” Dan setelah dirinya resmi menikahi isrti keduanya. Di antaranya beliau mengatakan. . Abdullah Gymnastiar atau akrab dipanggil Aa Gym. Oleh karena itu.” 2. karena hal itu adalah ajaran islam. Ahli fikih lulusan Universitas Al- Azhar Mesir ini menyatakan. Yusuf Al-Qardhawi mengatakan. Kalau suami tidak berlaku adil kepada istri-istrinya. berarti dia tidak mu’asyarah bil ma’ruf (bergaul dengan baik) kepada mereka. KH. bila tidak dipenuhi akan mengakibatkan dosa. Berikut ini beberapa faktor utama yang menjadi pertimbangan kaum pria dalam melakukan poligami. “Poligami merupakan syariat Islam yang sangat darurat. “Saya prihatin dengan adanya pandangan kurang baik terhadap poligami. yaitu ketika sang suami berbuat semena-mena terhadap istrinya. Kalau saya sendiri. Justru untuk tegaknya kebahagiaan. Huzaemah Tahido Yanggo. tentu tidak ada cela dan larangan untuk melakukannya. “Nikah itu baik poligami atau monogamy. Yang jelas istri memperbolehkan suami dengan syarat adil. Direktur utama Pusat Konsultasi Syariah. menyatakan sebelum ia berpoligami. hak poligami bagi suami telah dikompensasi dengan hak istri untuk menuntut pembatalan akad nikah dengan jalan khulu’. meski tidak dalam bentuk formal. Di berbagai tempat ceramah. yang pada gilirannya terwujud rumah tangga yang sakinah mawaddah wa rahman. juga disampaikan oleh Prof. itu lain persoalan. wacana poligami tidak perlu dipertentangkan oleh umat islam. Selama dorongan tersebut tidak menyimpang dari ketentuan syariat. bahwa poligami sesuai dengan syariat islam. tidak lain adalah salah satu bentuk poligami juga. Wacana soal poligami itu perlu diketahui dan dipahami. adapun jika ada yang belum siap melakukannya.” Dr.” Pendapat yang sama. “Poligami atau monogamy adalah sebuah pilihan yang diberikan islam untuk manusia. banyak faktor yang sering memotivasi seorang pria untuk melakukan poligami. Poligami tidak perlu dipertentangkan . saya sering menyebarkan wacana tentang poligami. “Poligami dalam pandangan islam merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan umtuk memecahkan berbagai masalah sosial yang dihadapi manusia. juga memiliki pandangan yang sama. Untuk saat ini saya sudah merasa bahagia hidup bersama satu orang istri dan tujuh orang anak titipan Allah Ta’ala. Menurutnya. Atau dengan kata lain. Seakan para pelaku poligami adalah seorang penjahat yang telah melakukan kejahatan yang sangat besar”. Namun beliau juga tidak menganjurjan jamaahnya untuk berpoligami.

1. . a. tidak mampu menyelesaikan tugas-tugas rumahtangganya dengan baik. Dalam kondisi seperti itu. sementara para istri umumnya malah menjadi frigid. mengakui banyak menangani kasus perselingkuhan pria usia 40-50 tahun. Tetapi jika suami termasuk orang yang hasrat seksualnya tinggi. Jika suami dapat bersabar menghadapi kondisi seperti itu. dikhawatirkan sang suami tidak bisa menjaga diri. b.2 Faktor Internal Rumah Tangga Menurut buku ‘Hitam Putih Poligami’. 1. d. baik kemandulan yang terjadi pada suami maupun yang dialami istri. Bagi suami yang shaleh akan memilih poligami dari pada energi ke tempat–tempat mesum dengan sejumlah wanita pelacur 1. Istri yang Sakit Adanya seorang istri yang menderita suatu penyakit yang tidak memungkinkan baginya untuk melayani hasrat seksual suaminya. Di sisi lain. 1.kemungkinan suami melirik wanita lain yang dianggapnya lebih baik.tanpa akan kehilangan cinta dan kasih saying suaminya. sehingga baginya satu istri dirasa tidak cukup untuk menyalurkan hasratnya tersebut.2.Faktor Biologis 1. tentu tidak akan menjadi masalah. sang suami tetep memposisikan istri pertamanya sebagai orang yang mempunyai tempat di hatinya. a. Kemandulan Banyak kasus perceraian yang dilatarbelakangi oleh masalah kemandulan .2. Dokter Boyke. 2.1 Faktor. maka poligami bisa menjadi pilihannya.2. Masa Subur Kaum Pria Lebih Lama Kaum pria memiliki masa subur yang lebih lama dibandingkan wanita. kehamilan dan melahirkan. c. Rutinitas Alami Setiap Wanita Adanya masa-masa haid.bisa saja terjadi. Istri yang Lemah Ketika sang suami mendapati istrinya dalam keadaan serba terbatas . tetap dicintainya. karena pada usia tersebut pria mendapat puber kedua. Hal ini terjadi karena keinginan seseorang untuk mendapat keturunan merupakan salah satu tujuan utama pernikahan dilakukannya. seorang seksolog.maka pada saat itu. terdapat beberapa faktor internal rumahtangga yang mendorong suami untuk berpoligami. seorang istri yang bijak dan shalihah tentu akan berbesar hati dan ridha bila sang suami menikahi wanita lain yang dapat memberikan keturunan. 1. tidak bisa mengarahkan dan mendidik anak-anaknya. Hasrat Seksual yang Tinggi Sebagian kaum pria memiliki gairah dan hasrat seksual yang tinggi dan menggebu.serta bentuk-bentuk kekurangan lainnya.dan sang istri hendaknya berlapang dada bahkan berbahagia. beberapa hari saja istrinya mengalami haid. dan hidup bahagia bersamanya.karena akan ada wanita lainyang membantunya memecahkan persoalan rumah tangganya. menjadi alasan utama seorang wanita tidak dapat menjalankan salah satu kewajiban terhadap suaminya. b. lemah wawasan ilmu dan agamanya.

3 Faktor Sosial 1. Berkurangnya Jumlah Kaum Pria Dampak paling nyata yang ditimbulkan akibat banyaknya jumlah kematian pada kaum pria adalah semakin bertambahnya jumlah peremuan yang kehilangan suami dan terpaksa harus hidup menjanda. tidak mau menerima nasihat suami dan selau ingin menang sendiri. wanita usia 14-16 tahun sudah banyak yang bersuami. melindungi. suka berkata kasar. sedangkan sang istri harus hidup menjanda dalam waktu yang sangat lama. a. Lingkungan dan Tradisi Lingkungan tempat saya hidup dan beraktivitas sangat besar pengaruhnya dalam mempentuk karakter dan sikap hidup seseorang.halal dan baradab. c. jumlah pemilih pria hanya 48%. Sebaliknya ia akan bersikap antipati. Sebagian pendapat juga mengatakan bahwa harapan hidup kaum wanita.memberi perlindungan dan memenuhi nafkah lahir dan batinnya. boros.2. tanpa ada yang mengayomi. banyak menuntut. Kepribadian yang Buruk Istri yang tidak pandai bersyukur. Bahkan di daerah-daerah tertentu. pasti para wanita akan lebih banyak jumlahnya daripada jumlahnya daripada kaum pria. Kesiapan Menikah dan Harapan Hidup pada Wanita Jika saya mencoba melakukan survei pada masalah kesiapan menikah. pada PEMILU tahun 1999. sungkan dan berpikir seribu kali untuk melakukannya. d. biasanya tidak disukai sang suami. sedangkan pemilih wanita sebanyak 52%. b.kecuali menikah lagi dengan seorang jejaka. Sehingga tidak heran jika lebih banyak suami yang lebih dahulu meninggal dunia.lalu siapakah yang akan bertanggung jawab mengayomi. Kesuksesan dalam bisnis dan mapannya perekonomian seseorang. Kemapanan Ekonomi Inilah salah satu motivator poligami yang paling sering saya dapati pada kehidupan modern sekarang ini.atau memasuki kehidupan poligami dengan pria yang telah beristri. 1.itulah solusi yang lebih mulia. 1.2 juta orang dan Jumlah pria 52. sering menumbuhkan sikap percaya diri dan keyakinan akan kemampuannya menghidupi istri lebih dari satu. lebih panjang daripada harapan hidup kaum pria.jika mereka terus menjanda?solusinya tida lain. Banyaknya Jumlah Wanita Di Indonesia. gampang marah. 2. dan tiada yang memberi nafkah secara layak. 1. dan wanita yang usianya 20 tahun merasa sudah terlambat menikah.3 Dampak Negatif Poligami .8 juta orang. Oleh karenanya.atau duda. sehingga mereka melecehkan dan merendahkan para pelakunya. c. jika lingkungan dan tradisi yang ada di sekitarnya menganggap poligami sebagai hal yang tabu dan buruk. jika ia hidup di lingkungan atau komunitas yang memelihara tradisi poligami. 1. tidak jarang suami yang mulai berpikir untuk menikahi wanita lain yang dianggap lebih baik dan lebih shalihah. Padahal usia para pemilih itu merupakan usia siap nikah. perbedaannya berkisar 5-6 tahun. jumlah wanita adalah 57. apalagi jika watak dan karakter buruk sang istri tidak bisa diperbaiki lagi. 1. Berarti dari jumlah 110 Juta jiwa pemilih tersebut. 2. Seorang suami akan tergerak hatinya untuk melakukan poligami. e.

walaupun begitu kekerasan juga terjadi pada rumah tangga yang monogami. Adanya rasa benci kepada sang ayah. 4. Dampak ekonomi rumah tangga: Ketergantungan secara ekonomi kepada suami. sehingga perkawinan dianggap tidak sah oleh negara. tetapi dalam prakteknya lebih sering ditemukan bahwa suami lebih mementingkan istri muda dan menelantarkan istri dan anak-anaknya terdahulu. Akibatnya istri yang tidak memiliki pekerjaan akan sangat kesulitan menutupi kebutuhan sehari-hari. 3. Dampak psikologis: perasaan inferior istri dan menyalahkan diri karena merasa tindakan suaminya berpoligami adalah akibat dari ketidakmampuan dirinya memenuhi kebutuhan biologis suaminya.antara lain: 1. dampak-dampak umum yang dapat terjadi bagi para istri yang suaminya berpoligami adalah. bahkan rentan terjangkit virus HIV/AIDS.2. Dampak hukum: Seringnya terjadi nikah di bawah tangan (perkawinan yang tidak dicatatkan pada Kantor Catatan Sipil atau Kantor Urusan Agama).namun poligami juga berdampak negative terhadap anak. Walaupun ada beberapa suami memang dapat berlaku adil terhadap istri-istrinya. . 5. Anak menjadi frustasi melihat keadaan orang tuanya. baik kekerasan fisik. 5. seksual maupun psikologis. 2. Ketidakharmonisan hubungan anggota keluarga. 3.3 Dampak Negatif Poligami Terhadap Anak Poligami tidak hanya berdampak negative terhadap kehidupan rumah tangga dan isteri. Tidak adanya kepedulian yang besar dari suami terhadap anak dan isteri. Anak mendapat tekanan mental. 2. 2.2 Dampak yang Umum Terjadi Terhadap Istri Menurut buku ‘Agar Suami Tak Berpoligami’..3. Dicemooh oleh teman-temannya. 4. Hal ini umum terjadi pada rumah tangga poligami.3. Sering timbul permasalahan atau percek-cokan. walaupun perkawinan tersebut sah menurut agama. 2. Dampak kesehatan: Kebiasaan berganti-ganti pasangan menyebabkan suami/istri menjadi rentan terhadap penyakit menular seksual (PMS). Kekerasan terhadap perempuan. ekonomi.1 Terhadap Kehidupan Rumah Tangga Dampak poligami terhadap kehidupan rumah tangga antara lain : 1.3. Kemungkinan dapat menyebabkan perceraian. Pihak perempuan akan dirugikan karena konsekwensinya suatu perkawinan dianggap tidak ada. Tidak adanya rasa saling pecaya. seperti hak waris dan sebagainya. Sang anak merasa tidak mendapatkan perhatian dari orang tuanya.

Namun. ini membuktikan bahwa masih ada orang yang memandang poligami dari sisi positif.4 Pandangan Saya sebagai Mahasiswa IST AKPRIND Terhadap Poligami Menurut saya sendiri sebagai mahasiswa lajang tentang poligami. Tapi saya sempat menanyakan pendapat dari teman-teman “bagaimana tentang poligami menurut kalian?”. Dapat merusak kebahagian keluarga 5. 7. Anak tidak semangat belajar. Hanya sedikit dari mereka yang mengaku setuju pada poligami. 6. Baik temen laki-laki maupun perempuan menganggap bahwa poligami hanya akan menimbulkan konflik-konflik atau masalah-masalah yang dapat merusak keharmonisan suatu keluarga. ada juga yang berpendapat bahwa . Meskipun sedikit. mungkin dengan segala pertimbangan yang seksama. Tidak menutup kemungkinan anak menjadi melakukan perbuatan yang tidak baik. Karena mereka beranggapan bahwa poligami adalah hak setiap orang dan tidak ada hadist atau pun ayat AL-QURAN yang secara terang-terangan melarang poligami. 9. Sebagian besar dari dari teman-teman saya beranggapan tidak perlu ada Undang-Undang yang mengatur Poligami. 2. 8. Anak tidak betah di rumah. 10. Menyakiti kaum wanita 4. Tidak adil untuk perempuan 3. Menindas kaum wanita dan secara tidak langsung menginjak-injak harga diri wanita. Dan jawaban mereka beragam : 1. 2. Berdampak negatif terhadap anak Saya bisa mengetahui bahwa sebagian besar dari teman-teman saya tidak setuju akan poligami. Apa akibat yang akan timbul seelah dia melakukan poligami. Anak mengikuti pergaulan yang negative. Banyak dari mereka masih beranggapan bahwa poligami adalah suatu tindakan yang tidak baik. Anak menjadi beranggapan negative terhadap orang tua. Boleh tidaknya poligami itu tergantung dari masing-masing orang yang mau menjalaninya. dan memaklumi poligami asalkan alasannya jelas. Sanksi di akhirat sangat besar apabila tidak bisa berlaku adil 6.

Sedangkan ada juga yang mengaku ayahnya berpoligami. Dari keterangan di atas. saya dapat mengetahui bahwa poligami membawa dampak negatif bagi anak. Dari data-data tersebut. menurutnya orang yang berpoligami memang kurang harmonis dan suami jarang pulang.Undang-Undang yang mengatur poligami sangat diperlukan. Untuk itu. tetapi juga pelayanan dalam hal-hal lain. mengaku membenci ayahnya dan merasa kasihan terhadap ibunya. . Istri Kurang Memuaskan Pelayanan yang baik dari istri terhadap suami sangatlah penting untuk menjaga keharmonisan dalam rumahtangga. Ada yang mengaku bahwa ayahnya sendiri melakukan poligami berencana akan mengikuti jejak ayahnya. karena dapat memperjelas hukum tentang poligami di Indonesia. Anak akan membenci orangtuanya dan akan mengikuti jejak sang ayah. suami yang setia lebih memilih berpoligami untuk mendapatkan keturunan daripada harus menceraikan istrinya. sudah jelas bahwa sebagian besar dari teman-teman saya yang saya mintai pendapat tidak menyetujui adanya poligami dengan berbagai macam alasan. Tidak hanya pelayanan biologis. suami akan cenderung jenuh dan memilih untuk menikah lagi. Saya hanya menemukan 2 kasus yang mengatakan bahwa ayahnya sendiri yang melakukan poligami. Mencari Pasangan Muda Jika suami merasa dirinya masih gagah. Namun masih ada yang setuju akan poligami karena beranggapan poligami adalah salah satu cara dalam menghindari perzinaan dan mengangkat derajat wanita-wanita yang tidak memiliki suami. Jika istri tidak pandai menjaga penampilannya. Oleh karena itu. Di sekitar tempat tinggal mereka jarang terdapat orang yang berpoligami. Bosan Pada Istri Rasa bosan sering kal muncul dalam kehidupan rumah tangga. sebagian besar teman-teman saya memang menentang atau tidak setuju terhadap poligami. Dari dua kasus tersebut. berpenampilan menarik dan mapan dalam ekonomi akan merasa dirinya masih pantas untuk memiliki lagi pasangan yang lebih muda dibandingkan dengan istri pertamanya. hanya beberapa orang saja yang mempunyai tetangga atau keluarga yang berpoligami. yaitu: Belum Memiliki Keturunan Salah satu tujuan berumah tangga adalah memiliki keturunan. membersihkan rumah dan menjaga anak-anak. Ada juga yang mempunyai tetangga yang berpoligami. seperti memasak. Kemungkinan sepasang suami-istri yang belum memiliki keturunan. Kalau pun ada. walaupun sudah lama menikah pasti akan diliputi rasa risau dan keinginan untuk memiliki anak pun semakin besar. Teman-teman saya juga menyebutkan beberapa hal yang menjadi penyebab seseorang berpoligami. Karena sebagaimana saya ketahui bahwa perbandingan hawa nafsu pria dan wanita adalah 9 : 1. pria shaleh yang tidak bisa menahan hawa nafsunya akan memilih poligami daripada melakukan zina. Meski begitu suami masih bertanggung jawab dan menafkahi keluarga tersebut. terutama perempuan. Hawa Nafsu Sebagian besar menganggap bahwa hawa nafsu adalah faktor utama seseorang berpoligami.

tempat tinggal. Terdapat ayat yang mengandungi ugutan serta peringatan agar tidak disalah gunakan poligami itu di tempat-tempat yang tidak wajar.” (An. hendaklah dia memenuhi syarat-syarat sebagai berikut. sebagaimana talaq. demi untuk menjaga ketinggian budi pekerti dan nilai kaum Muslimin. bukan sekedar kecenderungan hati. 1. Ini semua bertujuan supaya tidak terjadinya kezaliman. maka pada hari kiamat nanti akan datang dengan menyeret salah satu belahan tubuhnya yang terjatuh atau miring. poligami diperbolehkan dengan syarat ia dilakukan pada masa-masa terdesak untuk mengatasi perkara yang tidak dapat diatasi dengan jalan lain. “ Barang siapa mempunyai dua istri. mereka telah menetapkan bahwa menurut asalnya. karena yang disebut terakhir ini termasuk hal yang susah dipenuhi.Nisa : 3) Beliau SWT juga bersabda. minuman. apabila seorang lelaki akan berpoligami. Membatasi jumlah isteri yang akan dikahwininya. Allah SWT berfirman : bÎ)ur ÷LäêøÿÅz žwr& (#qäÜÅ¡ø)è? ’Îû 4‘uK»tGu‹ø9$# (#qßsÅ3R$$sù $tB z>$sÛ Nä3s9 z`ÏiB Ïä!$|¡ÏiY9$# 4Óo_÷WtB y]»n=èOur yì»t/â‘ur ( ÷bÎ*sù óOçFøÿÅz žwr& (#qä9ω÷ès? ¸oy‰Ïnºuqsù ÷rr& $tB ôMs3n=tB öNä3ãY»yJ÷ƒr& 4 y7Ï9ºsŒ #’oT÷Šr& žwr& (#qä9qãès? ÇÌÈ “ Lalu jika kalian khawatir tidak bisa adil. Syarat ini telah disebutkan oleh Allah (SWT) dengan firman-Nya. Jadi. Tetapi. begitu jugalah halnya dengan poligami yang diperbolehkan kerana hendak mencari jalan keluar dari kesulitan. Atau dengan kata lain bahwa poligami itu diperbolehkan oleh Islam dan tidak dilarang kecuali jikalau dikhuatirkan bahwa kebaikannya akan dikalahkan oleh keburukannya. dan nafkah. 1. Barang siapa kurang yakin akan kemampuannya memenuhi hak-hak tersebut dengan seadil-adilny. bahkan dimaklumi dan dimaafkan Allah Swt. Menurut beberapa ulama.BAB III SYARAT POLIGAMI 3. setelah meninjau ayat-ayat tentang poligami. sementara ia lebih condong kepada salah satu diantara keduanya. haramlah baginya menikah dengan lebih dari satu perempuan.” Miring yang diperingatkan dalam hadist ini adalah ketidakadilan dalam hak-haknya. pakaian . cukuplah satu saja. Islam memperbolehkan umatnya berpoligami berdasarkan nas-nas syariat serta realiti keadaan masyarakat. Ini bererti ia tidak boleh dilakukan dengan sewenang-wenangnya demi untuk mencapai kesejahteraan masyarakat Islam. Islam sebenamya ialah monogami. Oleh yang demikian.1 Syarat Diperbolehkannya Poligami Syarat yang dituntut Islam dari seotrang muslim yang akan melakukan poligami adalah keyakinan dirinya bahwa ia bisa berlaku adil di antara dua istri atau istri-istrinya dalam hal makanan. ÷bÎ)ur ÷LäêøÿÅz žwr& (#qäÜÅ¡ø)è? ’Îû 4‘uK»tGu‹ø9$# (#qßsÅ3R$$sù $tB z>$sÛ Nä3s9 z`ÏiB Ïä!$|¡ÏiY9$# 4Óo_÷WtB y]»n=èOur yì»t/â‘ur ( ÷bÎ*sù óOçFøÿÅz žwr& (#qä9ω÷ès? ¸oy‰Ïnºuqsù ÷rr& $tB ôMs3n=tB öNä3ãY»yJ÷ƒr& 4 y7Ï9ºsŒ #’oT÷Šr& žwr& (#qä9qãès? ÇÌÈ .

beliau memberitahu kepada Rasulullah bahwa beliau mempunyai isteri yang kakak beradik. Surah an-Nisak ayat 3) Ayat di atas menerangkan dengan jelas bahwa Allah telah menetapkan seseorang itu berkahwin tidak boleh lebih dari empat orang isteri.w. mungkin terjadi banyak lelaki tidak memperolehi isteri. . Pembatasan ini juga bertujuan membatasi kaum lelaki yang suka dengan perempuan agar tidak berbuat sesuka hatinya. maksudnya. akibatnya kamu akan memutuskan silaturrahim di antara sesama kamu. anak saudara dengan emak saudara baik sebelah ayah maupun ibu. “Sesungguhnya dia tidak halal untukku. maka akan banyak wanita yang tidak menikah. ibu dan anaknya.w. Maka beliau menjawab.” (Al-Qur’an. Kalau pula dibolehkan lebih dari empat.) bersabda. 1.“Maka berkahwinlah dengan sesiapa yang kamu ber-kenan dari perempuan-perempuan (lain): dua. diharapkan jangan sampai ada lelaki yang tidak menemukan isteri atau ada pula wanita yang tidak menemukan suami. Maka Rasulullah menyuruhnya memilih salah seorang di antara mereka dan menceraikan yang satunya lagi. maksudnya. tiga atau empat. Bahwa Urnmu Habibah (isteri Rasulullah) mengusulkan agar baginda menikahi adiknya.) juga memperkuatkan larangan ini. Tujuan pengharaman ini ialah untuk menjaga silaturrahim antara anggota-anggota keluarga. Misalnya. berkahwin dengan kakak dan adik. “Sesungguhnya kalau kamu berbuat yang demikian itu. Jadi. Diharamkan bagi suami mengumpulkan wanita-wanita yang masih ada tali persaudaraan menjadi isterinya.” (Hadis riwayat Bukhari & Muslim) Kemudian dalam hadis berikut. Jadi telah disepakati tentang haramnya mengumpulkan kakak beradik ini di dalam Islam. boleh dua.a. tiga atau empat saja.a. Di samping itu. kalau Islam membolehkan dua orang isteri saja. Rasulullah (s. dengan pembatasan empat orang isteri. Mungkin. 2. Islam membatasi kalau tidak beristeri satu.” (Hadis riwayat Bukhari dan Nasa’i) Seorang sahabat bernama Fairuz Ad-Dailamy setelah memeluk agama Islam. Rasulullah (s.

Dan kalau dua itu pun masih khuatir tidak boleh berlaku adil. ÷bÎ)ur ÷LäêøÿÅz žwr& (#qäÜÅ¡ø)è? ’Îû 4‘uK»tGu‹ø9$# (#qßsÅ3R$$sù $tB z>$sÛ Nä3s9 z`ÏiB Ïä!$|¡ÏiY9$# 4Óo_÷WtB y]»n=èOur yì»t/â‘ur ( ÷bÎ*sù óOçFøÿÅz žwr& (#qä9ω÷ès? ¸oy‰Ïnºuqsù ÷rr& $tB ôMs3n=tB öNä3ãY»yJ÷ƒr& 4 y7Ï9ºsŒ #’oT÷Šr& žwr& (#qä9qãès? ÇÌÈ “Kemudian jika kamu bimbang tidak dapat berlaku adil (di antara isteri-isteri kamu). “Barangsiapa yang mempunyai dua isteri.” (Al-Qur’an. Apabila dia tetap berpoligami.  Adil di antara para isteri. Rasulullah (s. berdasarkan firman Allah dalam Surah an-Nisak ayat 3 dan juga sunnah Rasul.) bersabda. tetapi mengandungi erti berlaku adil secara mutlak. ini bererti dia telah menganiayai dirinya sendiri. maka kelak di hari kiamat dia akan datang dengan keadaan pinggangnya miring hampir jatuh sebelah. Adil di antara isteri-isteri ini hukumnya wajib. maksudnya. Setiap isteri berhak mendapatkan hak masing-masing dari suaminya. atau (pakailah) hamba-hamba perempuan yang kaumiliki.w. lalu dia cenderung kepada salah seorang di antaranya dan tidak berlaku adil antara mereka berdua. sudah tentu tidak akan dapat memelihara beberapa orang isteri. tempat tinggal dan lain-lain perkara yang diwajibkan Allah kepada setiap suami. Andaikan takut tidak dapat berlaku adil kalau sampai empat orang isteri.3. Tetapi kalau itupun masih juga tidak dapat adil. Oleh karena itu seorang suami hendaklah berlaku adil sebagai berikut:  Berlaku adil terhadap dirinya sendiri.a. maka hendaklah menikah dengan seorang saja.” (Hadis riwayat Ahmad bin Hanbal) . maka (kahwinlah dengan) seorang saja. berupa kemesraan hubungan jiwa. Disyaratkan pula berlaku adil. Seorang suami yang selalu sakit-sakitan dan mengalami kesukaran untuk bekerja mencari rezeki. nafkah berupa makanan. Yang demikian itu adalah lebih dekat (untuk mencegah) supaya kamu tidak melakukan kezaliman. Para mufassirin berpendapat bahwa berlaku adil itu wajib. cukuplah tiga orang saja. Sikap yang demikian adalah tidak adil. cukuplah dua saja. pakaian. Adil di sini bukanlah bererti hanya adil terhadap para isteri saja. Surah an-Nisa ayat 3) Dengan tegas diterangkan serta dituntut agar para suami bersikap adil jika akan berpoligami. sebagaimana yang difirmankan Allah (SWT).

yang sakit atau yang sihat. tetapi bermaksud untuk menyempumakan kemesraan. Begitu juga pada isteri-isteri yang lain.M»tƒUy 5Qöqs)Ïj9 tbrã©3xÿtGtƒ ÇËÊÈ .n=y{ /ä3s9 ô`ÏiB öNä3Å¡àÿRr& %[`ºurø—r& (#þqãZä3ó¡tFÏj9 $ygøŠs9Î) Ÿ@yèy_ur Nà6uZ÷t/ Zo¨Šuq¨B ºpyJômu‘ur 4 ¨bÎ) ’Îû y7Ï9ºsŒ . isteri lama atau isteri baru. Dalam soal adil memberikan nafkah ini. para ulama telah sepakat mengatakan bahwa suami bertanggungjawab menyediakan tempat tinggal yang tersendiri untuk tiap-tiap isteri berserta anak-anaknya sesuai dengan kemampuan suami. kaya atau miskin. nifas atau sakit. yang berpendidikan tinggi atau yang buta huruf. yang mandul atau yang dapat melahirkan. kasih sayang dan kerukunan antara suami isteri itu sendiri. jangan sampai timbul rasa cemburu atau pertengkaran yang tidak diingini.  Adil memberikan nafkah.  Adil dalam giliran. tujuan perkahwinan dalam Islam bukanlah semata-mata untuk mengadakan ‘hubungan seks’ dengan isteri pada malam giliran itu. Suami memang boleh menganjurkan isterinya untuk membantu dalam soal nafkah tetapi tanpa paksaan. Memberi nafkah yang lebih kepada seorang isteri dari yang lain-lainnya diperbolehkan dengan sebab-sebab tertentu. isteri berhak mendapat giliran suaminya menginap di rumahnya sama lamanya dengan waktu menginap di rumah isteri-isteri yang lain. Selanjutnya. Walaupun ada di antara mereka yang dalam keadaan haidh. isteri yang masih muda atau yang sudah tua.  Adil dalam menyediakan tempat tinggal. Demikian juga. Sebab. Prinsip adil ini tidak ada perbezaannya antara gadis dan janda. ô`ÏBur ÿ¾ÏmÏG»tƒ#uä ÷br& t. yang cantik atau yang tidak cantik. hendaklah si suami tidak mengurangi nafkah dari salah seorang isterinya dengan alasan bahwa si isteri itu kaya atau ada sumber kewangannya. suami wajib adil dalam soal ini. kecuali kalau si isteri itu rela. Hal ini diterangkan Allah dengan firman-Nya. si isteri tersebut sakit dan memerlukan biaya rawatan sebagai tambahan. Misalnya. Kesemuanya mempunyai hak yang sama sebagai isteri. Ini dilakukan semata-mata untuk menjaga kesejahteraan isteri-isteri. Sekurang-kurangnya si suami mesti menginap di rumah seorang isteri satu malam suntuk tidak boleh kurang.

nescaya akan dilihatnya (dalam surat amalnya). pemeliharaan serta kasih sayang yang adil dari seorang ayah. Anak-anak perempuan berbeza pula dengan anak-anak lelaki. bahwa la menciptakan untuk kamu (wahai kaum lelaki). Sesungguhnya kalau diperhatikan tuntutan syarak dalam hal menegakkan keadilan antara para isteri. dan rahmat-Nya. nyatalah bahwa sukar sekali didapati orang yang sanggup menegakkan keadilan itu dengan sewajarnya.” 1. 4. kesemuanya mereka berhak memiliki kasih sayang serta perhatian yang seksama dari bapa mereka. `yJsù ö@yJ÷ètƒ tA$s)÷WÏB >o§‘sŒ #\ø‹yz ¼çnttƒ ÇÐÈ `tBur ö@yJ÷ètƒ tA$s)÷WÏB .“Dan di antara tanda-tanda yang membuktikan kekuasaan-Nya.o§‘sŒ #vx© ¼çnttƒ ÇÑÈ “Maka sesiapa berbuat kebajikan seberat zarrah. Surah ar-Ruum ayat 21) Andaikan suami tidak bersikap adil kepada isteri-isterinya. disyaratkan agar setiap suami yang berpoligami tidak membeza-bezakan antara anak si anu dengan anak si anu.” (Al-Qur’an. dan dijadikan-Nya di antara kamu (suami isteri) perasaan kasih sayang dan belas kasihan. Hal ini akan disaksikan oleh seluruh umat manusia sejak Nabi Adam sampai ke anak cucunya. Oleh itu. diharapkan pula dapat memelihara dari terjadinya cerai-berai di antara anak-anak serta menghindarkan rasa dendam di antara sesama isteri. Seterusnya. Anak-anak juga mempunyai hak untuk mendapatkan perlindungan. nescaya akan dilihatnya (dalam surat amalnya)! Dan sesiapa berbuat kejahatan seberat zarrah. Keadilan juga sangat dituntut oleh Islam agar dengan demikian si suami terpelihara dari sikap curang yang dapat merosakkan rumahtangganya. Firman Allah (SWT) dalam Surah az-Zalzalah ayat 7 hingga 8. . supaya kamu bersenang hati dan hidup mesra dengannya. Tidak kira dari ibu yang mana. isteri-isteri dari jenis kamu sendiri. Berlaku adil dalam soal nafkah anak-anak mestilah diperhatikan bahwa nafkah anak yang masih kecil berbeza dengan anak yang sudah besar. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi keterangan-keterangan (yang menimbulkan kesedaran) bagi orang-orang yang berfikir. dia berdosa dan akan menerima seksaan dari Allah (SWT) pada hari kiamat dengan tanda-tanda berjalan dalam keadaan pinggangnya miring. Jangan sampai mereka diterlantarkan kerana kecenderungan si bapa pada salah seorang isteri serta anak-anaknya saja.

oleh itu janganlah kamu cenderung dengan melampau-lampau (berat sebelah kepada isteri yang kamu sayangi) sehingga kamu biarkan isteri yang lain seperti benda yang tergantung (di awang-awang).” Selanjutnya Siti ‘Aisyah (r.” “Adil yang dimaksudkan di sini ialah ‘kecondongan hati’. Dr.) selalu berlaku adil dalam mengadakan pembahagian antara isteri-isterinya. “Keadilan yang dijadikan syarat diperbolehkan poligami berdasarkan ayat 3 Surah an-Nisak. lalu kamu tinggalkan yang lain seperti tergantung-gantung.a. Hasbi Ash-Shidieqy pula menerangkan. Kemudian pada ayat 129 Surah an-Nisa pula menyatakan bahwa keadilan itu tidak mungkin dapat dipenuhi atau dilakukan.M. Dan beliau berkata dalam doanya: “Ya Allah. jangan sampai si suami membiarkan salah seorang isterinya terkatung-katung. Dan ini tentu amat sulit untuk dilakukan. poligami itu diperbolehkan secara darurat bagi orang yang benar-benar percaya dapat berlaku adil. adalah satu tanggungjawab yang sangat berat. Sebenamya yang dimaksudkan oleh kedua ayat di atas ialah keadilan yang dikehendaki itu bukanlah keadilan yang menyempitkan dada kamu sehingga kamu merasakan keberatan yang sangat terhadap poligami yang dihalalkan oleh Allah. cukuplah seorang saja. kecenderungan hati dan perkara-perkara yang manusia tidak berkesanggupan melakukannya. Jelasnya. Hal ini sesuai dengan apa yang telah difirmankan Allah dalam Surah an-Nisak ayat 129 yang berbunyi. maksudnya. Ya Allah. “Orang yang boleh beristeri dua ialah yang percaya benar akan dirinya dapat berlaku adil. T. Syeikh Mahmoud Syaltout. yang sedikit pun tidak akan ada keraguannya. `s9ur (#þqãè‹ÏÜtFó¡n@ br& (#qä9ω÷ès? tû÷üt/ Ïä!$|¡ÏiY9$# öqs9ur öNçFô¹tym ( Ÿxsù (#qè=ŠÏJs? ¨@à2 È@øŠyJø9$# $ydrâ‘x‹tGsù Ïps)¯=yèßJø9$$x. inilah kemampuanku membahagi apa yang ada dalam milikku. Jika dia ragu.” Selanjutnya beliau menegaskan. Adapun condong yang dimaafkan hanyalah condong yang tidak dapat dilepaskan oleh .) menerangkan. Hendaklah disingkirkan sikap condong kepada salah seorang isteri yang menyebabkan seorang lagi kecewa. Walau bagaimanapun. Hanya saja yang dikehendaki ialah jangan sampai kamu cenderung sepenuh-penuhnya kepada salah seorang saja di antara para isteri kamu itu. sehingga poligami adalah suatu hal yang sukar untuk dicapai.a. Dr. #Y‘qàÿxî $VJŠÏm§‘ ÇÊËÒÈ “Dan kamu tidak sekali-kali akan sanggup berlaku adil di antara isteri-isteri kamu sekalipun kamu bersungguh- sungguh (hendak melakukannya). Bahwa Rasulullah (s. ia termasuk perkara yang berada dalam kemampuan manusia. janganlah aku dimarahi dalam membahagi apa yang menjadi milikku dan apa yang bukan milikku” Menurut Prof.” Kemudian Prof. Lain halnya dengan berlaku adil dalam soal kasih sayang.w.Bersikap adil dalam hal-hal menzahirkan cinta dan kasih sayang terhadapisteri-isteri. 4 bÎ)ur (#qßsÎ=óÁè? (#qà)Gs?ur cÎ*sù ©!$# tb%x. mengikut tabiat semulajadi manusia. digantung tak bertali.

dan layanan yang baik. sesiapa di antara kamu yang berkuasa mengeluarkan nafkah.) menyuruh setiap kaum lelaki supaya berkahwin tetapi dengan syarat sanggup mengeluarkan nafkah kepada isterinya. Begitu juga si isteri wajib mematuhi serta memberikan perkhidmatan yang diperlukan dalam pergaulan sehari-hari. Fattah Tabbarah dalam bukunya Ruhuddinil Islami mengatakan. Tidak menimbulkan huru-hara di kalangan isteri mahupun anak-anak.  Mampu menyediakan kemudahan asas yang wajar seperti pendidikan dan sebagainya.” 1. Kesimpulan dari maksud kemampuan secara zahir ialah. ketika suami telah memiliki isteri secara mutlak. suami mesti yakin bahwa perkahwinannya yang baru ini tidak akan menjejaskan serta merosakkan kehidupan isteri serta anak-anaknya. Yang dimaksudkan dengan nafkah di sini ialah nafkah zahir.a. kalau seorang isteri saja sudah kepayahan untuk memberi nafkah. tempat tidur. tempat tinggal. 1. hendaklah berpuasa. maka hendaklah kamu berkahwin.  Mampu menyediakan tempat tinggal yang wajar. maka tidak digalakkan berkahwin walaupun dia seorang yang sihat zahir serta batinnya. Jika kepentingan ini tidak dapat dijaga dengan baik. Jadi. iaitu condong hati kepada salah seorangnya yang tidak membawa kepada mengurangkan hak yang seorang lagi. “Wahai sekalian pemuda. Andaikan mereka tidak berkemampuan.  Sihat tubuh badannya dan tidak berpenyakit yang boleh menyebabkan ia gagal memenuhi tuntutan nafkah zahir yang lain. sudah tentulah Islam melarang orang yang demikian itu berpoligami. Kerana. untuk menahan nafsu seksnya. Dan sesiapa yang tidak berkuasa. maka seseorang yang berpoligami pada saat itu adalah berdosa. Oleh itu.) bersabda yang bermaksud. sebagaimana Rasulullah (s. Memberi nafkah kepada isteri adalah wajib sebaik saja berlakunya suatu perkahwinan. Jadi.setiap individu darinya. 5. diperbolehkan poligami dalam Islam adalah untuk menjaga kepentingan semua pihak.w. “Makna adil di dalam ayat tersebut ialah persamaan. yang dikehendaki ialah persamaan dalam hal pergaulan yang bersifat lahir seperti memberi nafkah.  Mampu memberi nafkah asas seperti pakaian dan makan minum.a. juga dalam hal menunaikan tanggungjawab sebagai suami isteri. 6.” Hadis di atas menunjukkan bahwa Rasulullah (s.w. Afif Ab. . dianjurkan agar berpuasa. Berkuasa menanggung nafkah.

Melepaskan kendali. dan merupakan solusi terbaik terhadap permasalahan yang akan dihadapinya. zNõ3ßssùr& Ïp¨ŠÎ=Îg»yfø9$# tbqäóö7tƒ 4 ô`tBur ß`|¡ômr& z`ÏB «!$# $VJõ3ãm 5Qöqs)Ïj9 tbqãZÏ%qムÇÎÉÈ “ Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki. ia juga membawa syariat yang universal dan abadi. Ada satu diantara tiga pilihan bagi perempuan yang jumlahnya berlebih dibanding dengan jumlah laki-laki: 1. 2. tidak berdasarkan pada undang-udang atau pun norma yang patut bagi perempuan dan keturunan yang dilahirkan. berpenyakit.2 Hikmah Diperbolehkannya Poligami Islam adalah kata akhir Allah yang dengannya ia menutup risalah-risalah sebelumnya. atau sebab lainnya. Ia tidak membuat syariat untuk orang kota dengan melalaikan orang desa. Ia telah mengukurkebutuhan individu. Menghabiskan seluruh masa hidupnya dengan menelan kenyataan pahit tidak mendapatkan jodoh. Dan itulah keputusan hukum islam. 3. Tidak diragukan lagi. Namun pada waktu yang bersamaan. yang tdak diterima orang-orang barat yang Nasrani itu.  Mempunyai kemampuan dan keinginan seksual. cara terakhir adalah alternatif yang adil. kebutuhan masyarakat. menjadi pemuas nafsu bagi laki-laki hidung belang yang diharamkan. Mereka mencibir dan memperolok-olok kaum muslimin dengan syariat yang membolehkan poligami ini. Ada diantara mereka yang memiliki semangat besar untuk memiliki keturunan. akan tetapi diberi rezeki dengan istri yang tidak beranak karena mandul. dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin “ Itulah poligami. sekaligus kadar kepentingan semua pihak. untuk seluruh penjuru dunia untuk semua zaman dan untuk semua umat manusia. BAB IV . Atau menikah dengan seorang laki-laki beristri yang mampu memberi nafkah dan berlaku baik. sebagai buah dari “poligami” atheis dan amoral. tidak untuk masayarakat daerah beriklim dingin dengan merupakan masyarakat beriklim tropis dan tidak pula suatu abad dengan melupakan abad dan generasi lain. mereka mengizinkan kaum lelakinya berhubungan dengan perempuan-perempuan nakal dan teman-eman hidup tanpa batas atau pun perhitungan. 3. Karena itulah.

Jakarta:Fakultas Ekonomi UI.2006.Hitam Putih Poligami.2007. Saya dapat menyimpulkan bahwa pada dasarnya poligami diperbolehkan oleh agama apabila tujuannya baik dan sang suami dapat berlaku adil terhadap istri-istrinya dan jumlah istrinya tidak melebihi 4 orang. Yusuf.2007. baik dari buku. Faqih.” (HR Tirmidzi dan Al Hakim) Daftar Pustaka Qardhawi.Jogjakarta:Putaka Marwa.com www.Poligami Solusi atau Masalah. Abdulrahman. Abdillah.Surakarta:Era Intermedia.Jakarta: Al-I’tishom Cahaya Umat.Bandung: Ikomatuddin Press.2007.Poligami Syariah dan Perjuangan Kaum Perempuan.liputan6.Halal Haram Dalam Islam.Bandung: Alfa Beta. internet serta dari teman-teman yang saya mintai pendapat.2007.2007. Hasan.Agar Suami Tak Berpoligami.Panduan Seks Islami.com www. Gusmaian.google. PENUTUP Kesimpulan : Dari data-data yang saya peroleh.Islah.Jakarta:Zahra. Hathaut.2007.com . “Barang siapa beristri dua dan tidak berlaku adil pada keduanya maka ia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan tubuhnya. sebaiknya para suami jangan melakukan poligami apabila tidak dapat berlaku adil bagi istri-istrinya karena hukuman bagi suami yang tidak bisa berlaku adil sangatlah pedih. Husaein. Nabi bersabda.wikipedia. Aydi.Mengapa Nabi Muhammad Berpoligami. Abu Azzam. Selain itu. Sumber internet: www. Hal ini terjadi karena masalah poligami masih tabu di masyarakat. Namun masyarakat masih beranggapan negatif kepada orang-orang yang berpoligami. Hasan. Khoyin Abu. Saran : Sebaiknya masyarakat tidak selalu beranggapan negatif terhadap seseorang yang melakukan poligami karena ia pasti memiliki alasan-alasan serta faktor-faktor yang jelas untuk melakukan poligami.