PERENCANAAN KOMUNIKASI KESEHATAN “POSYANDU LANSIA”

(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Faktor Risko Kelompok sasaran Perubahan Sikap Pesan Saluran dan media Strategi Intevensi
(primer dan sekunder ) dan/atau Kmonunikasi
Perilaku yang
diinginkan
1. Pengetahuan lansia 1. Sasaran langsung 1. Agar masyarakat Pesan penting bagi Saluran atau media yang di Kelompok sasaran dapat di
yang rendah tentang usia lajut mau kelompok sasaran ini kembangkan termasuk : jangkau dengan berbagai cara
a. Kelompok pra usia
manfaat posyandu. mendatangi adalah : 1. Menggunakan mobil yang di rangkaikan menjadi
lanjut (45-59
2. Minimnya pelaksanaan posyandu secara 1. Diharapkan kepada atau ambulance desa program komunikasi terpadu
tahun.
aktivitas posyandu rutin. masyarakat usia yang dilengkapi sebagai berikut :
b. Kelompok usia
lansia. 2. Agar mereka lanjut untuk rutin dengan pelantang 1. Pemeriksaan Kesehatan
lanjut (60 tahun
mangerti bahwa memeriksa suara untuk fisik dan mental
keatas).
posyandu untuk kesehatan ke menyuarakan dan emosional yang dicatat
c. Kelompok usia
mereka, itu posyandu keliling ke desa-desa dan dipantau dengan
lanjut.
penting dan sangat 2. Diharapkan kepada bahwasanya akan Kartu Menuju Sehat
d. Resiko tinggi (70
bermanfaat. anggota diadakan cek (KMS) untuk mengetahui
tahun ke atas)
3. Adanya kegiatan masyarakat atau kesehatan di lebih awal penyakit yang
posyandu lansia organisasi posyandu. diderita (deteksi dini) atau
2. Sasaran tidak
yang rutin di masyarakat seperti 2. Mengadvokasi Ketua ancaman masalah
langsung
lingkungan tempat PKK untuk aktif RT setempat agar kesehatan yang dihadapi.
a. Keluarga dimana tinggal melaksanakan mau memberikan

usia lanjut berada masyarakat. Memberikan informasi pemeriksaan kesehatan kepada keluarga terdekat yang memiliki anggota keluarga lansia dari ketua RT setempat. keliling disetiap desa serta c. 3. 4. Memberikan informasi b. Memasang browsur atau pamflet pemerikasaan kesehatan tersebut ditempat-tempat yang sering dilihat oleh masyarakat desa. Masyarakat luas menyebarkan browsur pemerikasaan kesehatan tersebut. posyandu untuk informasi kepada 2. Organisasi masyarakat usia keluarga terdekat tentang adanya sosial yang lanjut bahwasanya akan pemeriksaan kesehatan bergerak dalam diadakan cek dengan menggunakan pembinaan usia kesehatan di pelantang suara secara lanjut posyandu desa. .

sahli atau cuprisulfat 5. 3. 7. Bentuk Pelayanan Posyandu Lansia. antara lain meliputi pemeriksaan Kesehatan fisik dan mental emosional yang dicatat dan dipantau dengan Kartu Menuju Sehat (KMS) untuk mengetahui lebih awal penyakit yang diderita (deteksi dini) atau ancaman masalah kesehatan yang dihadapi. Sedangkan pengelola posyandu. 1998). Pelaksana kegiatan merupakan anggota masyarakat yang telah dilatih menjadi kader kesehatan setempat dibawah bimbingan Puskesmas. berpakaian. 2. yaitu terdiri dari pelaksana kegiatan dan pengelola Posyandu. naik turun tempat tidur. `Penyuluhan Kesehatan . 8. Posyandu adalah pusat pelayanan keluarga berencana dan kesehatan yang dikelola dan diselenggarakan untuk dan oleh masyarakat dengan dukungan teknis dari petugas kesehatan dalam rangka pencapaian Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (NKKBS). seperti makan/minum. Pemeriksaan adanya gula dalam air seni sebagai deteksi awal adanya penyakit gula (diabetes mellitus). Pemeriksaan adanya zat putih telur (protein) dalam air seni sebagai deteksi awal adanya penyakit ginjal. Pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter dan stetoskop serta penghitungan denyut nadi selama satu menit. Pemeriksaan status gizi melalui penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan kemudian dicatat pada grafik Indeks Masa Tubuh (IMT). Sedangkan jenis Pelayanan Kesehatan yang diberikan kepada usia lanjut di Posyandu Lansia seperti pemeriksaan aktivitas kegiatan sehari-hari meliputi kegiatan dasar dalam kehidupan. tokoh masyarakat formal dan informal serta kader kesehatan yang ada di wilayah tersebut. 6. Pemeriksaan status mental. Pemeriksaan ini berhubungan dengan mental emosional dengan menggunakan pedoman metode 2 (dua) menit. Pengertian Posyandu Lansia (Effendy. Terdapat beberapa kategori pada penyelenggara posyandu lansia. mandi. buang air besar/kecil dan sebagainya. 4. berjalan. merupakan pusat kegiatan masyarakat dalam upaya pelayanan kesehatan dan keluarga berencana. Pelaksanaan rujukan ke Puskesmas bilamana ada keluhan dan atau ditemukan kelainan pada pemeriksaan butir 1 hingga 7. adalah pengurus yang dibentuk oleh ketua RW yang berasal dari keder PKK. Pemeriksaan hemoglobin menggunakan talquist. 1.