PENGARUH KADAR AIR TERHADAP PERTUMBUHAN BAWANG PUTIH

(ALLIUM SATIVUM)

OLEH :
KELOMPOK 8

KELAS XII IPA 6

Anggota :

Athfi Nadia Permatasari Devi

BAB I
Pendahuluan

1.1. Latar Belakang
Air sangat dibutuhkan pada tanaman karena merupakan bahan penyusun utama
protoplasma. Disamping itu, air adalah komponen utama dalam proses fotosintesis,
pengangkutan asimilasi dari proses fotosintesis ke bagian-bagian atau organ-organ lain.
Dengan peranan tersebut, jumlah pemakaian air oleh tanaman akan berkorelasi positif
dengan produksi biomassa tanaman.
Sehingga dapat dikatakan air merupakan salah satu faktor eksternal yang dapat
mempengaruhi pertumbuhan tanaman, salah satunya bawang putih (allium sativa).
Dari latar belakang tersebut, penulis berkeinginan untuk meneliti pengaruh kadar air
terhadap pertumbuhan bawang putih (allium sativa).

1.2. Rumusan Masalah
Bagaimana pengaruh intensitas atau kadar air terhadap pertumbuhan bawang putih
(allium sativa).

1.3. Tujuan
Mengetahui pengaruh kadar air terhadap pertumbuhan bawang putih (allium sativa).

1.4. Variabel Penelitian
a. Variabel bebas : Kadar air
b. Variabel terikat : Pertumbuhan bawang putih
c. Variabel kontrol : Jenis tanah, suhu, pencahayaan, wadah tanaman

1.5. Hipotesis
Ada pengaruh kadar air terhadap pertumbuhan bawang putih (allium sativa).

BAB II
Isi
1.1. Kajian Teori
1.1.1. Pertumbuhan Tanaman
Pertumbuhan dapat diartikan sebagai perubahan secara kuantitatif selama
siklus hidup tanaman yang bersifat tak terbalikkan (irreversible). Bertambah
besar ataupun bertambah berat tanaman akibat adanya penambahan unsur-
unsur struktural yang baru. Peningkatan ukuran tanaman yang tidak akan
kembali sebagai akibat dari pembelahan sel. Misalnya dalam ukuran sel,
jaringan, dan organ. (Dikutip dari blog Darwin Simanulang, 2010).
1.1.2. Air
Air sangat bermanfaat untuk semua makhluk hidup yang ada di bumi,
begitu juga untuk tumbuhan. Manfaat air bagi tumbuhan adlah membantu
proses fotosintesis. Pada proses fotosintesis, air dibawa oleh akar untuk
menuju pada batang agar disampaikan pada batang. Selain itu, fungsi air yang
lain seperti :
 Sebagai senyawa dalam pembentukan protoplasma
 Untuk proses reaksi met tumbuhan
 Untuk reaktan pada jumlah reaksi pada metabolisme
 Untuk menjaga turgiditas sel
Akan tetapi, faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan air pada
tanaman harus diperhatikan, seperti :
1. Jenis, bentuk, dan umur tanaman
2. Bentuk daun, jika daunnya besar dan tipis berarti tanaman tidak kuat
dengan kondisi kering
3. Lokasi dan kondisi lingkungan tanaman
4. Jenis media tanam
5. Besar kecilnya pot
6. Musim
(Dwidjoseputro, 1984 dalam Harwati 2007)

1.1.3. Bawang Putih (Allium Sativa)
Bawang putih (allium sativa) adalah tanaman genus allium sekaligus nama
dari umbi yang dihasilkan. Ciri-ciri tanaman ini merupakan tumbuhan terna
yang berdiri tegak, tingginya bisa mencapai 30-60 cm, memiliki akar yang
serabut, pada ujung pangkalnya memiliki umbi atau siung, pada umbi atau
siungnya dilapisi lapisan atau sisik di bagian luarnya, serta ada juga beberapa
yang memiliki bunga dan ada juga yang tidak memiliki bunga.

Klasifikasi Ilmiah
Kingdom Plantae
Divisi Magnoliophyta
Kelas Liliopsida
Ordo Asparagales
Famili Alliaceae
Subfamili Alliodeae
Bangsa Allieae
Genus Allium
Spesies Allium Sativa
(Https://id.m.wikipedia.org/bawangputih)

BAB III
Metode Penelitian
1. Jenis : Eksperimen
2. Alat dan Bahan
3.2.1 Alat :
-Gelas minuman bekas (3 buah)
- Penggaris
3.2.2 Bahan
Bibit bawang putih
Tanah
Air
3. Cara Kerja
1. Menyiapkan bibit bawang putih
2. Menyiapkan tanah
3. Memasukkan tanah dalam gelas minuman bekas (6 buah)
4. Memberikan air dengan kadar yang berbeda pada tanaman ( 1 kali sehari)
5. Mengamati pertumbuhan bawang putih secara berkala.

4. Tabel Pengamatan