MAKALAH BAHASA INDONESIA

ALAT UKUR TERMOMETER

Dania Hasna Ningtyas
14/361333/SV/05612

DIPLOMA METROLOGI DAN INSTRUMENTASI
SEKOLAH VOKASI
UNIVERSITAS GADJAH MADA
2016

1

juga diharapkan dapat memberikan informasi tentang pengunaan (fungsi) dari termometer serta memahami cara kerja dari beberapa jenis termometer serta dapat mengukur suhu badan dengan menggunakan termometer Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna.Akhir kata. KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada penulis sehingga penulis berhasil menyelesaikan Makalah tentang kemetrologian berdasarkan cakupan alat ukurnya yaitu “Termometer” Makalah ini selainbertujuan memenuhi nilai mata kuliah Bahasa Indonesia. oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini. penulis sampaikan terima kasih kepada Dosen Pengampu yang telah memberikan arahan kepada penulis. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi segala usaha kita. Amin. Dania Penulis 2 .

6 2..2. Kesimpulan………………………………………………………………………15 3......................15 3....1 Cara Mengukur Suhu Tubuh dengan Termometer………….... Langkah Pengobatan Seteleh Pengukuran Suhu Tubuh dengan Menggunakan Termometer…………………………….2 Jenis-jenis Termometer…………………………………………........... Tujuan dan manfaat………………………………………………………..2.......1..........4 1.................. Cara Kerja Termometer…………………………………………...... Saran……………………………………………………………………………......3..... Pengertian Termometer……………………………………………........1..14 BAB III PENUTUP…………………………………………………………………………. .1............... Metode Penelitian……………………………………………………………....10 2......1. 2 DAFTAR ISI...4 1.........13 2.......................3.....3.6 2.......... 1 LATA PENGANTAR ...... 3 BAB 1 PENDAHULUAN……………………………………………………………………. Skala Termometer…………………………………………………………........... DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL……………………………………………………………………..2........................6 2..........…5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA……………………………………………………………....3.... Latar Belakang………………………………………………………………......13 2..3.......3.1......6 2.1. Rumusan Masalah……………………………………………………………5 1.2................. Landasan Teori……………………………………………………………….…13 2........15 DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………16 3 ..

BAB 1 PENDAHULUAN 1. Yang menjadi masalah dalam bab suhu adalah kebanyakan orang kesulitan untuk mengubah dari satu skala ke skala yang lainnya.1744) sehingga pada tahun 1742 dia memperkenalkan skala yang digunakan sebagai pedoman pengukuran suhu.1. Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat untuk mengukur suhu cenderung menggunakan indera peraba. Latar Belakang Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat panas dingin suatu benda dan alat yang digunakan untuk mengukur suhu adalah termometer. Skala ini diberinama sesuai dengan namanya yaitu Skala Celcius. Sehingga nol mutlak sama dengan 0 K atau -273°C. Untuk skala Reamur air membeku pada suhu 0°R dan mendidih pada suhu 80°R sedangkan pada skala Fahrenheit air membuka pada suhu 32°F dan mendidih pada suhu 212°F. Skala Celcius tidak bisa menjawab masalah ini maka Lord Kelvin (1842 . Hal ini memberikan inspirasi pada Anders Celcius (1701 . kondisi ini disebut kondisi nol mutlak. Pada abad 17 terdapat 30 jenis skala yang membuat para ilmuan kebingungan. Apabila benda didinginkan terus maka suhunya akan semakin dingin dan partikelnya akan berhenti bergerak. Skala kelvin dimulai dari 273 K ketika air membeku dan 373 K ketika air mendidih.1907) menawarkan skala baru yang diberi nama Kelvin. Selain skala tersebut ada juga skala Reamur dan Fahrenheit. Tetapi dengan adanya perkembangan teknologi maka diciptakanlah termometer untuk mengukur suhu dengan valid. Berikut ini adalah contoh mengubah dari skala celcius ke skala fahrenheit 4 .

Rumusan Masalah 1. Cara mengukur suhu tubuh dengan termometer 4. Langkah pengobatan seteleh pengukuran suhu tubuh dengan menggunakan termometer.2.1. 5 . 1. Tujuan dan Manfaat Adapun tujuan dari penulisan karya tulis ini adalah sebagai berikut : 1. Jenis – jenis termometer 3.3. 2. Pengertian termometer 2. Mengetahui penggunaan dan fungsi termometer. Memahami prinsip kerja dan komponen yang terdapat pada termometer.

//en.) Termometer Raksa dan Alkohol 6 .2 Jenis-jenis Termometer 1. Landasan Teori 2. yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa. ataupun perubahan suhu. (http. tetapi prinsip kerja sebenarnya sama. apabila suhu materi tersebut berubah. Termometer menurut isinya dibagi menjadi : a.1.wikipedia.1. Prinsip kerja termometer ada bermacam-macam. Istilah termometer berasal dari bahasa Latin thermo yang berarti bahang dan meter yang berarti untuk mengukur.1 Pengertian Termometer Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur). kita memanfaatkan materi yang bersifat termometrik ( sifat materi yang berubah terhadap temperatur ). Tetapi termometer yang pertama sekali dikenal adalah termometer yang dibuat oleh Academi Del Cimento (1657-1667) di Florence. Maksudnya.org/wiki/thermometer). Termometer yang dikenal ini terdiri dari tabung kaca dengan ruang ditengahnya yang diisi air raksa atau alkohol yang diberi merah. Gambar 2.1 : Termometer Termometer pertama sekali digagaskan oleh Galileo dengan menggunakan pemuaian gas. 2. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. bentuk dan ukuran materi tersebut juga akan berubah. saat ini terdapat banyak jenis termometer.1. Bisanya. Selain termometer raksa. Kebanyakan termometer menggunakan materi yang bisa memuai ketika suhunya berubah. berdasarkan perkembangan zaman.

Pada bagian luar tabung kaca terdapat angka-angka yang merupakan skala termometer tersebut.60F). dimana terdapat alkohol atau air raksa pada bagian tengah tabung. Sebaliknya. Ketika suhu meningkat. 7 . Skala pada termometer ini antara 35°C sampai 42°C. Untuk menghindarinya. Termometer Klinis Termometer ini khusus digunakan untuk mendiaknosa penyakit dan bisanya diisi dengan raksa atau alkhohol.10C (-78 0F). Termometer yang sering digunakan saat ini terdiri dari tabung kaca. air raksa didorong keatas melalui katup oleh gaya pemuaian.89 0F) dan hanya dapat digunakan pada suhu diatasnya. Saat suhu turun air raksa tertahan pada katup dan tidak dapat kembali ke bohlam dan membuat air raksa tetap didalam tabung. termometer ini mempunyai titik beku pada -61. Angka yang ditunjukkan oleh ujung kolom alkohol atau air raksa merupakan nilai suhu yang diukur. bekerja dengan adanya katup pada leher tabung dekat bohlam. saat suhu naik. ketika suhu menurun panjang kolom alkohol atau air raksa akan berkurang. alkohol atau air raksa yang berada didalam wadah akan memuai sehingga panjang kolom alkohol atau air raksa akan bertambah.83 0C (-37. Jenis khusus termometer air raksa. Air raksa akan membeku pada suhu - 38. disebut termometer maksimum. Termometer ini mempunyai lekukan sempit diatas wadahnya yang berfungsi untuk menjaga supaya suhu yang ditunjukkan setelah pengukuran tidak berubah setelah termometer diangkat dari badan pasien. Marthen Kanginan (2002:219) Pada tabel dibawah ini dapat dilihat beberapa keuntungan dan kerugian termometer : 2 Termometer berdasarkan penggunaannya : a). termometer air raksa sebaiknya dimasukkan kedalam tempat yang hangat saat temperatur dibawah -370C (-34.

Gambar 2.3 : Termometer Laboratorium 8 . Jika cairan bertambah panas maka raksa atau alkhohol akan memuai sehingga skala nya bertambah.Gambar 2.2 : Termometer Klinis b). Termometer Laboratorium Termometer ini menggunakan cairan raksa atau alkhohol. Agar termometer sensitif terhadap suhu maka ukuran pipa harus dibuat kecil (pipa kapiler) dan agar peka terhadap perubahan suhu maka dinding termometer (reservoir) dibuat setipis mungkin dan bila memungkinkan dibuat dari bahan yang konduktor.

Termometer Digital Karena perkembangan teknologi maka diciptakanlah termometer digital yang prinsip kerjanya sama dengan termometer yang lainnya yaitu pemuaian. Termometer Ruangan Termometer ini berfungsi untuk mengukur suhu pada sebuah ruangan. Gambar 2.5 : Termometer Digital 9 .c). Gambar 2. Pada dasarnya termometer ini sama dengan termometer yang lain hanya saja skalanya yang berbeda. Skala termometer ini antara -50°C sampai 50°C . Pada termometer digital menggunakan logam sebagai sensor suhunya yang kemudian memuai dan pemuaiannya ini diterjemahkan oleh rangkaian elektronik dan ditampilkan dalam bentuk angka yang langsung bisa dibaca.4 : Termometer Ruangan d).

Satuan Celcius ditetapkan oleh seorang ilmuwan Swedia bernama Celcius yang melakukan pengukuran dengan mengambil es yang sedang mencair sebagai titik bawah yang disebut 0 derajat Celcius. tekanan perlu kita tetapkan terlebih dahulu. suhu suatu benda dapat dinyatakan (dikonversi) ke dalam skala lainnya dengan rumus (formula) tertentu yang sudah ditetapkan. Skala Termometer Agar termometer bisa digunakan untuk mengukur suhu maka perlu ditetapkan skala suhu. Diantara skala satuan suhu tersebut. Pemuaian ini kemudian dihubungkan dengan jarum dan menunjukkan angka tertentu. Perlu diketahui bahwa titik beku dan titik didih selalu berubah terhadap tekanan udara. misalnya Celcius (C). yaitu 1 atm. sedangkan titik atasnya adalah suhu air yang sedang mendidih pada tekanan 76 cmHg yang disebut 100 derajat Celcius. Sebaliknya.6 : Termometer Bimetal 2. 10 . Fahrenheit (F). Angka yang ditunjukkan jarum ini menunjukkan suhu benda. Skala yang paling banyak digunakan saat ini adalah skala celcius. Yusrizal (2009:151). Gambar 2. Titik beku suatu zat merupakan temperatur dimana wujud padat dan wujud cair berada dalam keseimbangan (tidak ada perubahan zat). Termometer Bimetal Merupakan termometer yang menggunakan bahan bimetal sebagai alat pokoknya. Ketika terkena panas maka bimetal akan bengkok ke arah yang koefesiennya lebih kecil. kecuali negara-negara yang berbahasa Inggris.e).titik didih suatu zat merupakan temperatur dimana wujud zat cair dan gas berada dalam keseimbangan. Skala fahreheit paling banyak digunakan di Amerika Serikat. Reamur (R). dan Kelvin (K). Halliday Resnick (1978:705) Titik tetap celsius dan skala fahrenhait menggunakan titik beku dan titik didih air. Biasanya digunakan tekanan standar.2. antara lain skala celcius dan skala Fahrenheit. Ada beberapa skala satuan suhu. skala suhu yang cukup penting dalam bidang sains adalah skala mutlak atau kelvin. skala Celcius merupakan skala yang paling banyak dipakai di berbagai negara di seluruh dunia. karena itu. Dari skala Celcius tersebut. mereka umumnya menggunakan skala Fahrenheit. Terdapat dua skala suhu yang sering digunakan.

dapat menggunakan rumus atau formula tertentu yang sudah ditetapkan. Untuk mengonversi (mengubah) suhu dari satu skala ke skala lain. suhu suatu benda dalam Celcius dapat dikonversi (diubah) ke dalam skala lainnya yaitu Reamur.  Termometer skala Reamur o Merupakan termometer yang menggunakan skala Reamur (R). Fahrenheit. Bila dikonversi ke dalam skala Reamur (R) adalah: R = (4/5) C R = (4/5) 100 = 80 R Jadi.  Konversi Suhu dari Celcius (C) ke Reamur (R) Rumusnya adalah : R = (4/5) C R = suhu dalam skala Reamur C = suhu dalam skala Celcius Contoh: Suhu suatu benda dalam skala Celcius menunjukkan 100 C. o Titik didih air: 100 derajat Celcius (100 C) o Titik beku: 0 derajat Celcius (0 C) o Dari 0 derajat Celcius sampai 100 derajar Celcius dibagi dalam 100 skala. suhu benda yang menunjukkan angka 100 dalam skala Celcius (C) sama dengan 80 dalam skala Reamur (R). o Titik didih air: 373 Kelvin (373 K) o Titik bekunya: 273 Kelvin (273 K) o Dari 273 Kelvin sampai 373 Kelvin dibagi dalam 100 skala. Konversi Suhu Konversi suhu merupakan cara untuk menyatakan suhu suatu benda dari satu skala ke dalam skala lainnya. o Titik didih air: 80 derajat Reamur (80 R) o Titik bekunya: 0 derajat Reamur (0 R) o Dari 0 derajat Reamur sampai 80 derajar Reamur dibagi dalam 80 skala.  Termometer skala Kelvin o Merupakan termometer yang menggunakan skala Kelvin (K). o Titik didih air: 212 derajat Fahrenheit (212 F) o Titik bekunya: 32 derajat Fahrenheit (32 F) o Dari 32 derajat Fahrenheit sampai 212 derajar Fahrenheit dibagi dalam 180 skala. Jadi. 11 .  Termometer skala Celcius o Merupakan termometer yang menggunakan skala Celcius (C).  Termometer skala Fahrenheit o Merupakan termometer yang menggunakan skala Fahrenheit (F). dan Kelvin.

Fahrenheit (F). Fahrenheit (F).  Konversi Suhu dari Celcius (C) ke Kelvin (K) Rumusnya adalah: K = C + 273 K = suhu dalam Kelvin C = suhu dalam Celcius Contoh: Suhu suatu benda dalam skala Celcius menunjukkan 100 C. dan Kelvin (K) adalah: o C = (5/4) R o F = (9/4) R + 32 o K = C + 273 = (5/4) R + 273 12 . Bila dikonversi ke dalam skala Fahrenheit (F) adalah: F = (9/5) C + 32 F = (9/5) 100 + 32 = 212 F Jadi. Bila dikonversi ke dalam Kelvin (K) adalah: K = C + 273 K = 100 + 273 = 373 K Jadi.  Konversi Suhu dari Celcius (C) ke Fahrenheit (F) Rumusnya adalah: F = (9/5) C + 32 F = suhu dalam skala Fahrenheit C = suhu dalam skala Celcius Contoh: Suhu suatu benda dalam skala Celcius menunjukkan 100 C.  Konversi suhu dari Celcius (C) ke Reamur (R). dan Kelvin (K) adalah: o R = (4/5) C o F = (9/5) C + 32 o K = C + 27  Konversi suhu dari Reamur (R) ke Celcius (C). suhu benda yang menunjukkan angka 100 dalam skala Celcius (C) sama dengan 373 dalam skala Kelvin (K). suhu benda yang menunjukkan angka 100 dalam skala Celcius (C) sama dengan 212 dalam skala Fahrenheit (F).

Langkah-langkah untuk mengukur suhu tubuh melalui dubur (untuk bayi) : 1.1 Cara Mengukur Suhu Tubuh dengan Termometer Ada 3 cara untuk mengukur suhu tubuh. 13 . 3. Fahrenheit (F) adalah: o C = K – 273 o R = 4/5 (K-273) o F = 9/5 (K-273) + 32 2. Jika suhu tubuh tidak lebih dari 38. 2.3. Silangkan lengan di depan dada. Metode Penelitian 2. 2. Masukkan ujung termometer ke dalam dubur bayi kurang lebih sedalam 3. 4.5 derajat celcius dibandingkan suhu yang diukur melalui mulut. Baringkan bayi dalam posisi tengkurap. Tunggu sekitar 5 menit. bayi tetap dalam posisi tengkurap. b). Beri jeli atau pelumas pada ujung termometer. Langkah-langkah untuk mengukur suhu tubuh di bawah ketiak : 1. Letakkan ujung termometer di bawah lidah. Yang penting saat berkonsultasi dengan dokter jangan lupa disebutkan bagaimana cara mengukur suhu tubuhnya. Tutup mulut selama 3 menit. yaitu: melalui dubur. Reamur (R).5 derajat celcius dibandingkan suhu yang diukur melalui mulut. Keluarkan termometer dari mulut dan bacalah hasilnya. 3. Diamkan selama 3 menit. 2. 4. Keluarkan termometer dari dubur bayi dan bacalah hasilnya. 3.  Konversi suhu dari Fahrenheit (F) ke Celcius (C). mulut dan di bawah ketiak. 5. c). Jika setelah diukur dengan termometer terbukti demam. a). Suhu yang diukur di bawah ketiak lebih rendah 0. maka Anda dapat melakukan beberapa hal.5 cm. 2. Langkah Pengobatan Seteleh Pengukuran Suhu Tubuh dengan Menggunakan Termometer.9 derajat celcius maka tidak perlu diberikan obat penurun demam.3. Cara yang mana saja dapat digunakan sesuai situasi dan kondisi yang mungkin.2. Letakkan termometer di bawah ketiak dengan posisi lengan ke arah bawah. Langkah-langkah untuk mengukur suhu tubuh melalui mulut : 1. Yang perlu diingat adalah suhu yang diukur melalui dubur lebih tinggi 0. yaitu: 1. Keluarkan dan baca hasilnya. dan Kelvin (K) adalah: o C = 5/9 (F-32) o R = 4/9 (F-32) o K = 5/9 (F-32) + 273  Konversi suhu dari Kelvin (K) ke Celcius (C). tergantung suhu yang terukur. Reamur (R).3.

9 derajat celcius. Demam meningkatkan kebutuhan akan cairan. Gangguan kesadaran. Sulit bernapas atau nyeri dada. Volume merkuri akan mengembang jika suhu meningkat dan akan menyusut ketika suhu menurun. Perubahan suhu lingkungan disekitar termometer direspon air raksa dengan perubahan volume.2. Skala pada termometer akan menunjukkan nilai suhu sesuai keadaan lingkungan. Kaku pada leher dan nyeri saat kepala ditundukkan. ruam kulit. dengan dosis 10-15 mg/kg berat badan/kali. 9. 5. 12. 2. 6. 3.1 derajat celcius. yaitu: 1. Bayi berusia lebih dari 3 bulan dengan suhu dubur sama dengan atau lebih dari 38. Setiap kenaikan suhu tubuh sebesar 1 derajat celcius. Nyeri perut atau nyeri saat buang air kecil. Bayi yang baru dilahirkan dengan suhu dubur kurang dari 38.4 derajat celcius atau demam lebih dari 3 hari. 7. 3. 8. 2. Anak berusia 2 tahun atau lebih dengan demam lebih dari 3 hari. maka dapat digunakan obat penurun demam seperti acetaminofen atau paracetamol. maka kebutuhan cairan meningkat sebanyak 12. Oleh karena itu. Cara Kerja Termometer 1. 3. pembengkakan hebat pada tenggorokan.5%. 11. Anak berusia kurang dari 2 tahun dengan demam lebih dari 1 hari. 4. Bayi berusia kurang dari 3 bulan dengan suhu dubur sama dengan atau lebih dari 38 derajat celcius. 2. Jangan berikan aspirin pada anak-anak karena dapat menyebabkan efek samping yang dapat menyebabkan kematian. Jika demam disertai gejala-gejala seperti: sakit kepala berat. volume air raksa berada pada kondisi awal.9 derajat celcius. Orang dewasa dengan suhu dubur lebih dari 39. Muntah yang terus menerus. 10.3. orang yang demam tidak boleh kekurangan cairan sehingga disarankan untuk banyak minum. Yang perlu diperhatikan lagi adalah kebutuhan cairan. mata menjadi sensitif terhadap cahaya terang. Jika suhu tubuh melebihi 38. 14 . Sebelum terjadi perubahan suhu.3. Pada kasus-kasus seperti di bawah ini sangat dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. 4.

. yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa. Termometer ruangan d). Termometer klinis b). Termometer digital e).2. Jenis – Jenis Termometer 1. Termometer menurut isinya dibagi menjadi : a). Termometer digital 2. BAB III PENUTUP 3. Kesimpulan Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur). 15 . Prinsip kerja termometer ada bermacam-macam. Termometer laboratorium c). Termometer cair b). Saran Dalam melakukan pengukuran suhu badan harus di perhatikan alat ukur yang di gunakan karena alat ukur termometer ada beberapa macam sesuai dengan daerah tubuh yang akan di ukur suhunya. Istilah termometer berasal dari bahasa Latin thermo yang berarti bahang dan meter yang berarti untuk mengukur. ataupun perubahan suhu.1. Termometer berdasarkan penggunaannya : a). Termometer bimetal 3. Termometer padat c).

net/pembelajarafisika/suhu http://www.klikdokter.wikipedia.org/wiki/Termometer http://sidikpurnomo. DAFTAR PUSTAKA http://id.com/p3k/detail/5 Fred Landis Microsoft Encarta Reference Library 2005 16 .