You are on page 1of 6

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 96/PMK.03/2009

TENTANG

JENIS-JENIS HARTA YANG TERMASUK DALAM KELOMPOK HARTA
BERWUJUD BUKAN BANGUNAN UNTUK KEPERLUAN PENYUSUTAN

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang :

bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 11 ayat (11) Undang-Undang Nomor 7 Tahun
1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan
Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan
tentang Jenis-jenis Harta Yang Termasuk Dalam Kelompok Harta Berwujud Bukan
Bangunan Untuk Keperluan Penyusutan;

Mengingat :

1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara
Perpajakan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 49, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3262) sebagaimana telah beberapa kali
diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4999);
2. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah
beberapa kali diubah dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang
Perubahan Keempat Atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak
Penghasilan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 133,
Tambahan Berita Negara Republik Indonesia Nomor 4893);
3. Keputusan Presiden Nomor 20/P Tahun 2005;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG JENIS-JENIS HARTA YANG
TERMASUK DALAM KELOMPOK HARTA BERWUJUD BUKAN BANGUNAN
UNTUK KEPERLUAN PENYUSUTAN.

Pasal 1

(1) Untuk keperluan penyusutan, harta berwujud bukan bangunan sesuai dengan masa
manfaat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (6) Undang-undang Nomor 7 Tahun
1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan

Kelompok 3. dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Lampiran II. (3) Untuk memperoleh penetapan sebagaimana dimaksud pada ayat (2). Pasal 2 (1) Jenis-jenis harta berwujud bukan bangunan yang tidak tercantum dalam Lampiran I. yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 520/KMK. Kelompok 3.138/KMK. Kelompok 2. Wajib Pajak menggunakan masa manfaat jenis-jenis harta berwujud bukan bangunan sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (2) Dikecualikan dari ketentuan pada ayat (1). . dan Lampiran IV Peraturan Menteri Keuangan ini. dan Kelompok 4. Lampiran II. Pasal 5 Peraturan Menteri Keuangan ini berlaku sejak tanggal 1 Januari 2009. Kelompok 2. Wajib Pajak harus mengajukan permohonan kepada Direktur Jenderal Pajak dengan menunjukkan masa manfaat yang sesungguhnya jenis-jenis harta berwujud bukan bangunan. (2) Jenis-jenis harta berwujud bukan bangunan pada Kelompok 1. dan Lampiran IV. Pasal 4 Pada saat berlakunya Peraturan Menteri Keuangan ini. Wajib Pajak dapat memperoleh penetapan masa manfaat atas jenis-jenis harta berwujud bukan bangunan sesuai dengan masa manfaat yang sesungguhnya. Agar setiap orang mengetahuinya.03/2002. adalah sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran I. untuk kepentingan penyusutan digunakan masa manfaat dalam Kelompok 3 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1). (4) Dalam hal permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) ditolak. Lampiran III. diatur dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak.04/2000 tentang Jenis-jenis Harta Yang Termasuk Dalam Kelompok Harta Berwujud Bukan Bangunan Untuk Keperluan Penyusutan sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan nomor KMK. Pasal 3 Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara permohonan dan penetapan masa manfaat yang sesungguhnya harta berwujud bukan bangunan untuk keperluan penyusutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008 dikelompokkan menjadi Kelompok 1. Lampiran III. memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri Keuangan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. dan Kelompok 4 sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

ANDI MATTALATTA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2009 NOMOR 105 .Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 15 Mei 2009 MENTERI KEUANGAN ttd. ttd. SRI MULYANI INDRAWATI Diundangkan di Jakarta Pada tanggal 15 Mei 2009 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA.

kembang gula. perkebunan. Pergudangan b. kapal khusus dibuat untuk pengangkutan barang tertentu (misalnya gandum. faksimile. Kapal penumpang. kehutanan b. mesin pengolah biji-bijian seperti penggilingan beras. Mebel dan peralatan dari logam termasuk meja. Dies. Mesin yang mengolah produk nabati. bangku. elimination (PE8-1). mesin fotokopi. batu . b. penebar benih dan sejenisnya. mesin hitung. kipas angin dan sejenisnya. Mesin kantor seperti mesin tik. d. Alat-alat komunikasi seperti pesawat telepon. a. Anchor Chains. c. truck ngangkang. kapal penangkap ikan dan sejenisnya. speed boat dan sejenisnya. f. bus.03/2009 TENTANG : JENIS-JENIS HARTA YANG TERMASUK DALAM KELOMPOK HARTA BERWUJUD BUKAN BANGUNAN UNTUK KEPERLUAN PENYUSUTAN JENIS-JENIS HARTA BERWUJUD YANG TERMASUK DALAM KELOMPOK 1 Nomor Jenis Usaha Jenis Harta 1 Semua jenis usaha a. misalnya pabrik susu. pallet. bus dan truk yang digunakan sebagai angkutan umum. Alat perlengkapan khusus (tools) bagi industri/jasa yang bersangkutan. perikanan. Dalam 7 Jasa telekomunikasi selular Base Station Controller   MENTERI KEUANGAN      ttd.  Alat pengatur udara seperti AC. lemari dan sejenisnya yang bukan merupakan bagian dari bangunan. Mesin yang menghasilkan/memproduksi bahan-bahan makanan dan makanan segala jenis. Mesin dan peralatan penebangan kayu. d. Sepeda motor. Container dan sejenisnya. margarin. Mesin yang mengolah produk asal binatang. biji tambang dan sebagainya) termasuk kapal pendingin. pengering. yang mempunyai berat sampai dengan 100 DWT. pengalengan ikan . c. b. 6 Jasa Persewaan Peralatan Tambat Air Anchor. penggilingan kopi. dan sejenisnya. misalnya mesin minyak kelapa. scanner dan sejenisnya.03/2009 TENTANG : JENIS-JENIS HARTA YANG TERMASUK DALAM KELOMPOK HARTA BERWUJUD BUKAN BANGUNAN UNTUK KEPERLUAN PENYUSUTAN   JENIS-JENIS HARTA BERWUJUD YANG TERMASUK DALAM KELOMPOK 2 Nomor Jenis Usaha Jenis Harta 1 Semua jenis usaha a. 7 Transportasi dan a. perkebunan. perkebunan. dan mould. tape/cassette. c. video recorder. 5 Perkayuan. garu dan lain-lain. bangku. Truk kerja untuk pengangkutan dan bongkar muat. Alat yang digerakkan bukan dengan mesin seperti cangkul. 4 Transportasi dan Pergudangan Mobil taksi. Mesin yang mengolah atau menghasilkan atau memproduksi bahan atau barang pertanian. lemari dan sejenisnya yang bukan bagian  dari bangunan. pose checker. unggas dan perikanan. e. kapal pemadam kebakaran. b. mesin akunting/pembukuan. Mebel dan peralatan dari kayu atau rotan termasuk meja. a. gandum. crane buldozer dan sejenisnya. 6 Konstruksi Peralatan yang dipergunakan seperti truk berat.  kehutanan. Mesin pertanian/perkebunan seperti traktor dan mesin bajak.batuan. Mesin yang menghasilkan/memproduksi minuman dan bahan-bahan minuman segala jenis. truk peron. penggaruk. peternakan dan perikanan. perikanan 3 Industri makanan a. SRI MULYANI INDRAWATI      LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR : 96/PMK. Steel Buoys. Polyester Rope. tapioka. penanaman. 4 Industri mesin Mesin yang menghasilkan/memproduksi mesin ringan (misalnya mesin jahit. LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR : 96/PMK. huller. kursi. dan minuman b. c. kapal tangki. televisi dan sejenisnya. 2 Pertanian. pemecah kulit. pompa air). printer. peternakan. Mesin yang mengolah atau menghasilkan atau memproduksi bahan atau barang kehutanan. telepon seluler dan sejenisnya. g. 2 Pertanian. penyosoh. komputer. 5 Industri semi konduktor Falsh memory tester. kapal barang. keran . dan sejenisnya. Steel Wire Ropes. Mooring Accessoris. jigs. Mobil. dump truck. kursi. duplikator. Kapal yang dibuat khusus untuk menghela atau mendorong kapal-kapal suar. sepeda dan becak. kehutanan. 3 Industri makanan dan minuman Mesin ringan yang dapat dipindah-pindahkan seperti. writer machine. kapal keruk. truk. Perlengkapan lainnya seperti amplifier. biporar test system.

terapung dan sejenisnya yang mempunyai berat sampai dengan 100 DWT.000 DWT. die shear test. SMD stocker. marker (mark). full automatic mark. Metocean Data Collector Peralatan Tambat Air Dalam 11 Jasa Mobile Switching Center. MPS manual. Pesawat telegraf termasuk pesawat pengiriman dan penerimaan radio telegraf dan radio telepon. Home Location Register. obat celup. d. 9 Industri semi Auto frame loader. tule). pose checker. Mesin yang mengolah/menghasilkan produk-produk kayu. korek api. mesin kapal). zat albumina. Dok terapung. Mesin peralatan yang mengolah/menghasilkan produk industri kimia dan industri yang ada hubungannya dengan industri kimia (misalnya bahan kimia anorganis. Intelligent Telekomunikasi Network Service Control Point. finishing. perekat. karet tiruan. bahan peledak. lena rami. tiebar cut press. isotop. Kapal balon. Perahu layar pakai atau tanpa motor yang mempunyai berat di atas 250 DWT. taping machine. serat-serat buatan. Terminal SDH/Mini Link. bleaching. Seluler Antena   MENTERI KEUANGAN      ttd. Perahu layar pakai atau tanpa motor yang mempunyai berat sampai dengan 250 DWT. Pesawat terbang dan helikopter-helikopter segala jenis. Equipment Identity Register. die bonder. c. yang mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dengan 1.   10 Jasa Persewaan Spoolling Machines. cat. radar dan kendali jarak jauh. minyak eteris dan resinoida-resinonida wangi-wangian. kapal pemadam kebakaran. logic test system. bipolar test handler (automatic). pass oven. Pergudangan biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin dan kapal tangki. b. cutting press. individual mark. Authentication Centre. dynamic test handler. hand maker. pernis. a. Kapal penumpang. e. ester dan eter dari selulosa. sabun. obat pewarna.03/2009 TENTANG : JENIS-JENIS HARTA YANG TERMASUK DALAM KELOMPOK HARTA BERWUJUD BUKAN BANGUNAN UNTUK KEPERLUAN PENYUSUTAN   JENIS-JENIS HARTA BERWUJUD YANG TERMASUK DALAM KELOMPOK 3 Nomor Jenis Usaha Jenis Harta 1 Pertambangan Mesin-mesin yang dipakai dalam bidang pertambangan. pupuk. elemen radio aktif. re-form machine. detergent dan bahan organis pembersih lainnya. selain minyak dan gas 2 Permintalan. inserter remover machine. pencelupan b. kain-kain bulu. produk pirotehnik. laser marker (FUM A-01). packaging dan sejenisnya. d. dicer. alloy piroforis. b. termasuk mesin-mesin yang mengolah produk pelikan. MPS automatic. dynamic burn-in system oven. batu-batuan. kapal barang. persenyawaan organis dan anorganis dan logam mulia. sutra. 8 Telekomunikasi a. Kapal dibuat khusus untuk mengela atau mendorong kapal. Mesin untuk yang preparation.000 DWT. mounter. permadani. b. b. kapal keruk. Transceiver Unit. automatic logic handler. produk farmasi. dambar cut machine. eliminator (PGE-01). kapal penangkapan ikan dan sejenisnya. dyeing. 3 Perkayuan a. 7 Telekomunikasi Perangkat radio navigasi. wol dan bulu hewan pertenunan dan lainnya. wire bonder. Mesin dan peralatan penggergajian kayu. baking oven. Perangkat pesawat telepon. trimming/forming machine. 6 Transportasi dan a. wire pull tester. Mesin yang mengolah/menghasilkan produk-produk tekstil (misalnya kain katun. O/S tester manual. coating konduktor machine. barang fotografi dan sinematografi. full automatic handler.     MENTERI KEUANGAN      ttd. ball shear tester. texturing. bahan kimia organis. kapal suar. Visitor Location Register. kulit samak. 4 Industri kimia a. printing. SRI MULYANI INDRAWATI          LAMPIRAN III PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR : 96/PMK. barang-barang dari jerami. intelligent Network Service Managemen Point. kapal khusus dibuat untuk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum. yang mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dengan 1. keran terapung dan sejenisnya. Mesin yang mengolah/menghasilkan produk industri lainnya (misalnya damar tiruan. cleaning machine. memory test system. curing oven. molding. karet sintetis. obat kecantikan dan obat rias. e. 5 Industri mesin Mesin yang menghasilkan/memproduksi mesin menengah dan berat (misalnya mesin mobil. jangat dan kulit mentah). SRI MULYANI INDRAWATI      . bahan plastik. rumput dan bahan anyaman lainnya. Radio Base Station.

Pergudangan b. gerbong penumpang dan barang. termasuk kontainer khusus dibuat dan diperlengkapi untuk ditarik dengan satu alat atau beberapa alat pengangkutan.03/2009 TENTANG : JENIS-JENIS HARTA YANG TERMASUK DALAM KELOMPOK HARTA BERWUJUD BUKAN BANGUNAN UNTUK KEPERLUAN PENYUSUTAN   JENIS-JENIS HARTA BERWUJUD YANG TERMASUK DALAM KELOMPOK 4 Nomor Jenis Usaha Jenis Harta 1 Konstruksi Mesin berat untuk konstruksi 2 Transportasi dan a.000 DWT. c. kapal barang. MENTERI KEUANGAN      ttd. yang mempunyai berat di atas 1.  LAMPIRAN IV PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR : 96/PMK. yang mempunyai berat di atas 1. SRI MULYANI INDRAWATI       Dokumen ini dibuat secara spesifik untuk www. Lokomotif listrik atas rel. g. Lokomotif uap dan tender atas rel. Kapal penumpang. Kapal dibuat khusus untuk menghela atau mendorong kapal. kapal suar.ortax. Dok-dok terapung. kapal pemadam kebakaran. keran-keran terapung dan sebagainya. d. kapal khusus dibuat untuk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum. kapal keruk.000 DWT. e. batu-batuan. biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin dan kapal tangki. Kereta. dijalankan dengan batere atau dengan tenaga listrik dari sumber luar. Lokomotif atas rel lainnya. kapal penangkap ikan dan sejenisnya.org . f.