You are on page 1of 32

Mikroskop elektron

Diagram transmisi dari sebuah mikroskop elektron

Mikroskop elektron adalah sebuah mikroskop yang mampu untuk melakukan pembesaran objek
sampai 2 juta kali, yang menggunakan elektro statik dan elektro magnetik untuk mengontrol
pencahayaan dan tampilan gambar serta memiliki kemampuan pembesaran objek serta resolusi yang
jauh lebih bagus daripada mikroskop cahaya. Mikroskop elektron ini menggunakan jauh lebih
banyak energi dan radiasi elektromagnetik yang lebih pendek dibandingkan mikroskop cahaya.

Daftar isi
 1 Fenomena elektron
 2 Jenis-jenis mikroskop elektron
 2.1 Mikroskop transmisi elektron (TEM)
 2.1.1 Sejarah penemuan
 2.1.2 Cara kerja
 2.1.3 Preparasi sediaan

 2.2 Mikroskop pemindai transmisi elektron (STEM)
 2.3 Mikroskop pemindai elektron (SEM)
 2.3.1 Sejarah penemuan
 2.3.2 Cara kerja
 2.3.3 Preparasi sediaan

 2.4 Mikroskop pemindai lingkungan elektron (ESEM)
 2.4.1 Sejarah penemuan
 2.4.2 Cara kerja

 2.5 Tipe-tipe pengembangan
 2.5.1 Mikroskop refleksi elektron (REM)
 2.5.2 Spin-Polarized Low-Energy Electron Microscopy (SPLEEM)
 3 Teknik pembuatan preparat yang digunakan pada mikroskop elektron
 4 Pembuatan film dengan mikroskop ESEM
 5 Catatan
 6 Pranala luar

Fenomena elektron

Pada tahun 1920 ditemukan suatu fenomena di mana elektron yang dipercepat dalam suatu kolom
[elektromagnet], dalam suasana hampa udara (vakum) berkarakter seperti cahaya, dengan panjang
gelombang yang 100.000 kali lebih kecil dari cahaya. Selanjutnya ditemukan juga bahwa medan
listrik dan medan magnet dapat berperan sebagai lensa dan cermin seperti pada lensa gelas dalam
mikroskop cahaya.

Jenis-jenis mikroskop elektron
Mikroskop transmisi elektron (TEM)

Mikroskop transmisi elektron (Transmission electron microscope-TEM)adalah sebuah mikroskop
elektron yang cara kerjanya mirip dengan cara kerja proyektor slide, di mana elektron ditembuskan ke
dalam obyek pengamatan dan pengamat mengamati hasil tembusannya pada layar.

Sejarah penemuan

Seorang ilmuwan bernama Ernst Ruska menggabungkan penemuan ini dan membangun mikroskop
[1]

transmisi elektron (TEM) yang pertama pada tahun 1931. Untuk hasil karyanya ini maka dunia ilmu
pengetahuan menganugerahinya hadiah Penghargaan Nobel dalam fisika pada tahun 1986.
Mikroskop yang pertama kali diciptakannya adalah dengan menggunakan dua lensa medan magnet,
namun tiga tahun kemudian ia menyempurnakan karyanya tersebut dengan menambahkan lensa
ketiga dan mendemonstrasikan kinerjanya yang menghasilkan resolusi hingga 100 nanometer (nm)
(dua kali lebih baik dari mikroskop cahaya pada masa itu).

Cara kerja

Mikroskop transmisi eletron saat ini telah mengalami peningkatan kinerja hingga mampu
menghasilkan resolusi hingga 0,1 nm (atau 1 angstrom) atau sama dengan pembesaran sampai satu
juta kali. Meskipun banyak bidang-bidang ilmu pengetahuan yang berkembang pesat dengan
bantuan mikroskop transmisi elektron ini.

Adanya persyaratan bahwa "obyek pengamatan harus setipis mungkin" ini kembali membuat
sebagian peneliti tidak terpuaskan, terutama yang memiliki obyek yang tidak dapat dengan serta
merta dipertipis. Karena itu pengembangan metode baru mikroskop elektron terus dilakukan.

Preparasi sediaan

Agar pengamat dapat mengamati preparat dengan baik, diperlukan persiapan sediaan dengan tahap
sebagai berikut : 1. melakukan fiksasi, yang bertujuan untuk mematikan sel tanpa mengubah struktur
sel yang akan diamati. fiksasi dapat dilakukan dengan menggunakan senyawa glutaraldehida atau
osmium tetroksida. 2. pembuatan sayatan, yang bertujuan untuk memotong sayatan hingga setipis
mungkin agar mudah diamati di bawah mikroskop. Preparat dilapisi dengan monomer resin melalui
proses pemanasan, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan menggunakan mikrotom. Umumnya
mata pisau mikrotom terbuat dari berlian karena berlian tersusun dari atom karbon yang padat. Oleh
karena itu, sayatan yang terbentuk lebih rapi. Sayatan yang telah terbentuk diletakkan di atas cincin
berpetak untuk diamati. 3. pelapisan/pewarnaan, bertujuan untuk memperbesar kontras antara
preparat yang akan diamati dengan lingkungan sekitarnya. Pelapisan/pewarnaan dapat menggunakan
logam berat seperti uranium dan timbal.

Mikroskop pemindai transmisi elektron (STEM)

Mikroskop pemindai transmisi elektron (STEM)adalah merupakan salah satu tipe yang merupakan
hasil pengembangan dari mikroskop transmisi elektron (TEM).

Pada sistem STEM ini, electron menembus spesimen namun sebagaimana halnya dengan cara kerja
SEM, optik elektron terfokus langsung pada sudut yang sempit dengan memindai obyek
menggunakan pola pemindaian dimana obyek tersebut dipindai dari satu sisi ke sisi lainnya ( raster)
yang menghasilkan lajur-lajur titik (dots)yang membentuk gambar seperti yang dihasilkan
oleh CRT pada televisi / monitor.

Mikroskop pemindai elektron (SEM)

Mikroskop pemindai elektron (SEM) yang digunakan untuk studi detail arsitektur permukaan sel (atau
struktur jasad renik lainnya), dan obyek diamati secara tiga dimensi.

Sejarah penemuan

Tidak diketahui secara persis siapa sebenarnya penemu Mikroskop pemindai elektron (Scanning
Electron Microscope-SEM) ini. Publikasi pertama kali yang mendiskripsikan teori SEM dilakukan oleh
fisikawan Jerman dR. Max Knoll pada 1935, meskipun fisikawan Jerman lainnya Dr. Manfred von
Ardenne mengklaim dirinya telah melakukan penelitian suatu fenomena yang kemudian disebut SEM
hingga tahun 1937. Mungkin karena itu, tidak satu pun dari keduanya mendapatkan hadiah nobel
untuk penemuan itu.

Pada 1942 tiga orang ilmuwan Amerika yaitu Dr. Vladimir Kosma Zworykin , Dr. James Hillier, dan Dr.
[2]

Snijder, benar-benar membangun sebuah mikroskop elektron metode pemindaian (SEM) dengan
resolusi hingga 50 nm atau magnifikasi 8.000 kali. Sebagai perbandingan SEM modern sekarang ini
mempunyai resolusi hingga 1 nm atau pembesaran 400.000 kali. Mikroskop elektron cara ini
memfokuskan sinar elektron (electron beam) di permukaan obyek dan mengambil gambarnya dengan
mendeteksi elektron yang muncul dari permukaan obyek.

Cara kerja

Cara terbentuknya gambar pada SEM berbeda dengan apa yang terjadi pada mikroskop optic dan
TEM. Pada SEM, gambar dibuat berdasarkan deteksi elektron baru (elektron sekunder) atau elektron
pantul yang muncul dari permukaan sampel ketika permukaan sampel tersebut dipindai dengan sinar
elektron. Elektron sekunder atau elektron pantul yang terdeteksi selanjutnya diperkuat sinyalnya,
kemudian besar amplitudonya ditampilkan dalam gradasi gelap-terang pada layar
monitor CRT (cathode ray tube). Di layar CRT inilah gambar struktur obyek yang sudah diperbesar
bisa dilihat. Pada proses operasinya, SEM tidak memerlukan sampel yang ditipiskan, sehingga bisa
digunakan untuk melihat obyek dari sudut pandang 3 dimensi.

Preparasi sediaan

Agar pengamat dapat mengamati preparat dengan baik, diperlukan persiapan sediaan dengan tahap
sebagai berikut : 1. melakukan fiksasi, yang bertujuan untuk mematikan sel tanpa mengubah struktur
sel yang akan diamati. fiksasi dapat dilakukan dengan menggunakan senyawa glutaraldehida atau
osmium tetroksida. 2. dehidrasi, yang bertujuan untuk memperendah kadar air dalam sayatan

bertujuan untuk memperbesar kontras antara preparat yang akan diamati dengan lingkungan sekitarnya. gas . Danilatos. di antaranya adalah beberapa gas ideal.sekarang bernama FEI Company telah menemukan suatu [3] cara guna menangkap elektron dari obyek untuk mendapatkan gambar dan memproduksi muatan positif dengan cara mendesain sebuah detektor yang dapat menangkap elektron dari suatu obyek dalam suasana tidak vakum sekaligus menjadi produsen ion positif yang akan dihantarkan oleh gas dalam ruang obyek ke permukaan obyek. Dalam arti kata lain ESEM ini memungkinkan dilakukannya penelitian obyek baik dalam keadaan kering maupun basah. dengan membuat suasana dalam ruang sample tidak vakum tetapi diisi dengan . pelapisan/pewarnaan. Beberapa jenis gas telah dicoba untuk menguji teori ini. Danilatos ini dikenal sebagai pionir dari teknologi ESEM. Cara kerja Pertama-tama dilakukan suatu upaya untuk menghilangkan penumpukan elektron ( charging) di permukaan obyek. Sejarah penemuan Teknologi ESEM ini dirintis oleh Gerasimos D. Deengan teknologi ESEM ini maka dimungkinkan bagi seorang peneliti untuk meneliti sebuah objek yang berada pada lingkungan yang menyerupai gas yang betekanan rendah (low-pressure gaseous environments) misalnya pada 10-50 Torr serta tingkat humiditas diatas 100%. Dr. 3. yang dalam bahasa Inggrisnya disebut Environmental SEM (ESEM) yang dikembangkan guna mengatasi obyek pengamatan yang tidak memenuhi syarat sebagai obyek TEM maupun SEM. Obyek yang tidak memenuhi syarat seperti ini biasanya adalah bahan alami yang ingin diamati secara detail tanpa merusak atau menambah perlakuan yang tidak perlu terhadap obyek yang apabila menggunakat alat SEM konvensional perlu ditambahkan beberapa trik yang memungkinkan hal tersebut bisa terlaksana. dan lain lain. Pada beberapa tahun terakhir ini peralatan ESEM mulai dipasarkan oleh para produsennya dengan mengiklankan gambar-gambar jasad renik dalam keadaan hidup yang selama ini tidak dapat terlihat dengan mikroskop elektron. Sebuah perusahaan di Boston yaitu Electro Scan Corporation pada tahun 1988 ( perusahaan ini diambil alih oleh Philips pada tahun 1996. yang merupakan suatu inovasi besar bagi dunia mikroskop elektron serta merupakan kemajuan fundamental dari ilmu mikroskopi. seorang kelahiran Yunani yang bermigrasi ke Australia pada akhir tahun 1972 dan memperoleh gelar Ph.sehingga tidak mengganggu proses pengamatan. Namun.D dari Universitas New South Wales (UNSW) pada tahun 1977 dengan judul disertasi Dynamic Mechanical Properties of Keratin Fibres . yang memberikan hasil gambar yang terbaik hanyalah uap air. Untuk sample dengan karakteristik tertentu uap air kadang kurang memberikan hasil yang maksimum. Mikroskop pemindai lingkungan elektron (ESEM) Mikroskop ini adalah merupakan pengembangan dari SEM. Pelapisan/pewarnaan dapat menggunakan logam mulia seperti emas dan platina.

Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan memisahkan sistem pompa vakum ruang obyek dan ruang kolom serta filamen. maka sekarang telah dimungkinkan untuk melakukan penelitian secara virtual terhadap specimen biologi dalam keadaan aslinya. sehingga penumpukan elektron dapat dihindari.yaitu suatu metode persiapan untuk menyiapkan suatu sampel agar tampak realistik (seperti kenyataannya ) dengan menggunakan glutaraldehid dan osmium tetroksida. dimana air yang ada akan membentuk kristal-kristal yang menyerupai kaca.RHELS) Spin-Polarized Low-Energy Electron Microscopy (SPLEEM) Spin-Polarized Low-Energy Electron Microscopy (SPLEEM) ini adalah merupakan Variasi lain yang dikembangkan dari teknik yang sudah ada sebelumnya. Tipe-tipe pengembangan Mikroskop refleksi elektron (REM) Yang dalam bahasa Inggrisnya disebut Reflection electron microscope (REM). adalah mikroskop elektron yang memiliki cara kerja yang serupa sebagaimana halnya dengan cara kerja TEM namun sistem ini menggunakan deteksi pantulan elektron pada permukaan objek. Di antaranya kemudian dipasang satu atau lebih piringan logam platina yang biasa disebut (aperture) berlubang dengan diameter antara 200 hingga 500 mikrometer yang digunakan hanya untuk melewatkan elektron . . sementara tingkat kevakuman yang berbeda dari tiap ruangan tetap terjaga.sedikit gas yang akan mengantarkan muatan positif ke permukaan obyek. Teknik pembuatan preparat yang digunakan pada mikroskop elektron Materi yang akan dijadikan objek pemantauan dengan menggunakan mikroskop elektron ini harus diproses sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu sampel yang memenuhi syarat untuk dapat digunakan sebagai preparat pada mikroskop elektron. Dengan pengembangan dari Mikroskopi cryo-elektron dari potongan menyerupai kaca (vitreous) atau disebut cryo-electron microscopy of vitreous sections (CEMOVIS). Teknik yang digunakan dalam pembuatan preparat ada berbagai macam tergantung pada spesimen dan penelitian yang dibutuhkan. dengan menggunakan sistem pompa untuk masing-masing ruang. Tehnik ini secara khusus digunakan dengan menggabungkannya dengan tehnik Refleksi difraksi elektron energi tinggi (Reflection High Energy Electron Diffraction) dan tehnik Refleksi pelepasan spektrum energi tinggi (reflection high-energy loss spectrum .  Fiksasi . antara lain :  Kriofiksasi yaitu suatu metode persiapan dengan menggunakan teknik pembekuan spesimen dengan cepat yang menggunakan nitrogen cair ataupun helium cair. Suatu bidang ilmu yang disebut mikroskopi cryo-elektron (cryo-electron microscopy) telah dikembangkan berdasarkan tehnik ini. yang digunakan untuk melihat struktur mikro dari medan magnet (en:magnetic domains). Hal ini menimbulkan masalah karena kolom tempat elektron dipercepat dan ruang filamen di mana elektron yang dihasilkan memerlukan tingkat vakum yang tinggi.

graphite dan lain-lain. Film ini ditayangkan juga di stasiun televisi Zweites Deutsches Fernsehen (en:ZDF) Jerman.yaitu suatu metode mempersiapkan lapisan ultra tipis dari suatu material electrically-conducting .yaitu suatu metode persiapan yang biasanya digunakan untuk menguji membran lipid. platinum. Jaringan atau sel segar didinginkan dengan cepat (cryofixed) kemudian dipatah-patahkan atau dengan menggunakan microtome sewaktu masih berada dalam keadaan suhu nitrogen ( hingga mencapai -100% Celsius). Best [4] scientific photography award (Perancis 1999). atau tungsten untuk menguraikan elektron gambar sehingga menghasilkan kontras antara struktur yang berlainan di mana khususnya materi biologikal banyak yang warnanya nyaris transparan terhadap elektron (objek fase lemah).yaitu suatu metode mempersiapkan sebuah sampel hingga menjadi transparan terhadap elektron dengan menggunakan cara pembakaran ion( biasanya digunakan argon) pada permukaan dari suatu sudut hingga memercikkan material dari permukaannya. Catatan . uranium. Beberapa bahan pelapis termasuk emas.  Penanaman (Embedding) .  Pewarnaan (Staining) . Kini perusahaan yang sama tengah menggarap film seri berjudul "Fly Wars" yang rata-rata memakai sekitar lima menit pengambilan gambar dengan [5] ESEM. secara khusus sangatlah penting bagi penelitian spesimen dengan SEM. film berjudul Cannibal Mites memenangkan beberapa penghargaan di antaranya Edutainment award (Jepang 1999). Kategori yang lebih rendah dari metode Ion Beam Milling ini adalah metode berikutnya adalah metode Focused ion beam milling. Dari beberapa film yang dibuat.  Pelapisan konduktif (Conductive Coating) . Pembuatan film dengan mikroskop ESEM Dengan melakukan penambahan peralatan video maka pengamat dapat melakukan pengamatan secara terus menerus pada obyek yang hidup. dan Grand prix-best popular and informative scientific film (Perancis 1999). Pisau kaca juga biasa digunakan oleh karena harganya lebih murah. Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya akumulasi dari medan elektrik statis pada spesimen sehubungan dengan elektron irradiasi sewaktu proses penggambaran sampel. Discovery Channel di AS dan Britania Raya. Patahan beku tersebut lalu diuapi dengan uap platinum atau emas dengan sudut 45 derajat pada sebuah alat evaporator en:evaporator tekanan tinggi.  Dehidrasi .  Pembekuan fraktur (Freeze-fracture) . Pemotongan ini bisa dilakukan dengan ultramicrotome dengan menggunakan pisau berlian untuk menghasilkan potongan yang tipis sekali.yaitu suatu metode persiapan dengan cara menginfiltrasi jaringan dengan resin seperti misalnya araldit atau epoksi untuk pemisahan bagian. palladium (emas putih). dimana galium ion digunakan untuk menghasilkan selaput elektron transparan pada suatu bagian spesifik pada sampel.  Pembelahan (Sectioning). tungsten.yaitu suatu metode persiapan untuk mendapatkan potongan tipis dari spesimen sehingga menjadikannya semi transparan terhadap elektron. pada film tersebut dapat dilihat dengan detail setiap lembar bulu yang dimiliki lalat dalam pertempurannya.yaitu suatu metode persiapan dengan cara menggantikan air dengan bahan pelarut organik seperti misalnya ethanol atau aceton.yaitu suatu metode persiapan dengan menggunakan metal berat seperti timah.  Ion Beam Milling . Sebuah perusahaan film dari Perancis bahkan berhasil merekam kehidupan makhluk kecil dan memfilmkannya secara nyata.

000 kali lebih kecil dari cahaya.com/vi/bank/bank_reportage_03P. Selanjutnya ditemukan juga bahwa medan listrik danmedan magnet dapat berperan sebagai lensa dan cermin seperti pada lensa gelas dalam mikroskop cahaya.html/ 2. dalam suasana hampa udara (vakum) berkarakter seperti cahaya. Sejarah penemuan Seorang ilmuwan dari universitas Berlin yaitu Dr.com/vi/bank/bank_reportage_01P. di mana elektron ditembuskan ke dalam obyek pengamatan dan pengamat mengamati hasil tembusannya pada layar.org/nobel_prizes/physics/laureates/1986/ruska-autobio. Jenis-jenis mikroskop elektron Mikroskop transmisi elektron (TEM) Mikroskop transmisi elektron (Transmission electron microscope-TEM)adalah sebuah mikroskop elektron yang cara kerjanya mirip dengan cara kerja proyektor slide. ^ http://www. Ernst Ruska [1] menggabungkan penemuan ini dan membangun mikroskop transmisi elektron (TEM) yang pertama pada tahun 1931.monalisa-prod. ^ [2] 4. dengan panjang gelombang yang 100. namun tiga tahun kemudian ia menyempurnakan karyanya tersebut dengan menambahkan lensa ketiga dan mendemonstrasikan kinerjanya yang . ^ http://nobelprize.htm 5. Mikroskop elektron ini menggunakan jauh lebih banyak energi dan radiasielektromagnetik yang lebih pendek dibandingkan mikroskop cahaya. Fenomena elektron Pada tahun 1920 ditemukan suatu fenomena di mana elektron yang dipercepat dalam suatu kolomelektromagnet. ^ [1] 3. yang menggunakan elektro statik dan elektro magnetik untuk mengontrol pencahayaan dan tampilan gambar serta memiliki kemampuan pembesaran objek serta resolusi yang jauh lebih bagus daripada mikroskop cahaya.monalisa-prod. Mikroskop yang pertama kali diciptakannya adalah dengan menggunakan dua lensa medan magnet. ^ http://www.htm Mikroskop Elektron Mikroskop elektron adalah sebuah mikroskop yang mampu untuk melakukan pembesaran objek sampai 2 juta kali. 1. Untuk hasil karyanya ini maka dunia ilmu pengetahuan menganugerahinya hadiah Penghargaan Nobel dalam fisika pada tahun1986.

Preparasi sediaan Agar pengamat dapat mengamati preparat dengan baik. Meskipun banyak bidang-bidang ilmu pengetahuan yang berkembang pesat dengan bantuan mikroskop transmisi elektron ini. optik elektron terfokus langsung pada sudut yang sempit dengan memindai obyek menggunakan pola pemindaian dimana obyek tersebut dipindai dari satu sisi ke sisi lainnya (raster) yang menghasilkan lajur-lajur titik . Umumnya mata pisau mikrotom terbuat dari berlian karena berlian tersusun dari atom karbon yang padat. Karena itu pengembangan metode baru mikroskop elektron terus dilakukan. diperlukan persiapan sediaan dengan tahap sebagai berikut : 1. Pada sistem STEM ini. Cara kerja Mikroskop transmisi eletron saat ini telah mengalami peningkatan kinerja hingga mampu menghasilkan resolusi hingga 0. yang bertujuan untuk memotong sayatan hingga setipis mungkin agar mudah diamati di bawah mikroskop. Mikroskop pemindai transmisi elektron (STEM) Mikroskop pemindai transmisi elektron (STEM)adalah merupakan salah satu tipe yang merupakan hasil pengembangan dari mikroskop transmisi elektron (TEM). 2. yang bertujuan untuk mematikan sel tanpa mengubah struktur sel yang akan diamati. pembuatan sayatan. melakukan fiksasi. kemudian dilanjutkan dengan pemotongan menggunakan mikrotom. Oleh karena itu.1 nm (atau 1 angstrom) atau sama dengan pembesaran sampai satu juta kali. Pelapisan/pewarnaan dapat menggunakan logam berat seperti uranium dan timbal. fiksasi dapat dilakukan dengan menggunakan senyawa glutaraldehida atau osmium tetroksida. 3. sayatan yang terbentuk lebih rapi. Preparat dilapisi dengan monomer resin melalui proses pemanasan. electron menembus spesimen namun sebagaimana halnya dengan cara kerja SEM. Adanya persyaratan bahwa "obyek pengamatan harus setipis mungkin" ini kembali membuat sebagian peneliti tidak terpuaskan. Sayatan yang telah terbentuk diletakkan di atas cincin berpetak untuk diamati.menghasilkan resolusi hingga 100 nanometer (nm) (dua kali lebih baik dari mikroskop cahaya pada masa itu). bertujuan untuk memperbesar kontras antara preparat yang akan diamati dengan lingkungan sekitarnya. terutama yang memiliki obyek yang tidak dapat dengan serta merta dipertipis. pelapisan/pewarnaan.

Vladimir Kosma Zworykin[2]. Manfred von Ardennemengklaim dirinya telah melakukan penelitian suatu fenomena yang kemudian disebut SEM hingga tahun1937. Dr. benar-benar membangun sebuah mikroskop elektron metode pemindaian (SEM) dengan resolusi hingga 50 nm atau magnifikasi 8.(dots)yang membentuk gambar seperti yang dihasilkan oleh CRT pada televisi / monitor. Mikroskop elektron cara ini memfokuskan sinar elektron (electron beam) di permukaan obyek dan mengambil gambarnya dengan mendeteksi elektron yang muncul dari permukaan obyek.000 kali. gambar dibuat berdasarkan deteksi elektron baru (elektron sekunder) atau elektron pantul yang muncul dari permukaan sampel ketika permukaan sampel tersebut dipindai dengan sinar elektron. dan Dr. Sejarah penemuan Tidak diketahui secara persis siapa sebenarnya penemu Mikroskop pemindai elektron (Scanning Electron Microscope-SEM) ini. Sebagai perbandingan SEM modern sekarang ini mempunyai resolusi hingga 1 nm atau pembesaran 400. Pada SEM.000 kali. Mungkin karena itu. sehingga bisa digunakan untuk melihat obyek dari sudut pandang 3 dimensi. Cara kerja Cara terbentuknya gambar pada SEM berbeda dengan apa yang terjadi pada mikroskop optic dan TEM. SEM tidak memerlukan sampel yang ditipiskan. James Hillier. Pada proses operasinya. Publikasi pertama kali yang mendiskripsikan teori SEM dilakukan oleh fisikawan Jerman dR. Mikroskop pemindai elektron (SEM) Mikroskop pemindai elektron (SEM) yang digunakan untuk studi detil arsitektur permukaan sel (atau struktur jasad renik lainnya). meskipun fisikawan Jerman lainnya Dr. Di layar CRT inilah gambar struktur obyek yang sudah diperbesar bisa dilihat. Preparasi sediaan . Pada 1942 tiga orang ilmuwan Amerika yaitu Dr. tidak satu pun dari keduanya mendapatkan hadiah nobel untuk penemuan itu. dan obyek diamati secara tiga dimensi.Snijder. Max Knoll pada 1935. kemudian besar amplitudonya ditampilkan dalam gradasi gelap-terang pada layar monitor CRT (cathode ray tube). Elektron sekunder atau elektron pantul yang terdeteksi selanjutnya diperkuat sinyalnya.

Pelapisan/pewarnaan dapat menggunakan logam mulia seperti emas dan platina. bertujuan untuk memperbesar kontras antara preparat yang akan diamati dengan lingkungan sekitarnya. Dalam arti kata lain ESEM ini memungkinkan dilakukannya penelitian obyek baik dalam keadaan kering maupun basah. melakukan fiksasi. pelapisan/pewarnaan. yang merupakan suatu inovasi besar bagi dunia mikroskop elektron serta merupakan kemajuan fundamental dari ilmu mikroskopi. Sebuah perusahaan di Boston yaitu Electro Scan Corporation pada tahun 1988 ( perusahaan ini diambil alih oleh Philips pada tahun 1996. 3. seorang kelahiran Yunani yang bermigrasi keAustralia pada akhir tahun 1972 dan memperoleh gelar Ph.Agar pengamat dapat mengamati preparat dengan baik. yang bertujuan untuk memperendah kadar air dalam sayatan sehingga tidak mengganggu proses pengamatan. dehidrasi. Dr. Mikroskop pemindai lingkungan elektron (ESEM) Mikroskop ini adalah merupakan pengembangan dari SEM. yang bertujuan untuk mematikan sel tanpa mengubah struktur sel yang akan diamati. diperlukan persiapan sediaan dengan tahap sebagai berikut : 1. Danilatos. Deengan teknologi ESEM ini maka dimungkinkan bagi seorang peneliti untuk meneliti sebuah objek yang berada pada lingkungan yang menyerupai gas yang betekanan rendah (low-pressure gaseous environments) misalnya pada 10-50 Torr serta tingkat humiditas diatas 100%.D dari Universitas New South Wales (UNSW) pada tahun 1977 dengan judul disertasi Dynamic Mechanical Properties of Keratin Fibres . 2. fiksasi dapat dilakukan dengan menggunakan senyawa glutaraldehida atau osmium tetroksida. Danilatos ini dikenal sebagai pionir dari teknologi ESEM. yang dalam bahasa Inggrisnya disebutEnvironmental SEM (ESEM) yang dikembangkan guna mengatasi obyek pengamatan yang tidak memenuhi syarat sebagai obyek TEM maupun SEM.sekarang bernama FEI Company [3] telah menemukan suatu cara guna menangkap elektron dari obyek untuk . Obyek yang tidak memenuhi syarat seperti ini biasanya adalah bahan alami yang ingin diamati secara detil tanpa merusak atau menambah perlakuan yang tidak perlu terhadap obyek yang apabila menggunakat alat SEM konvensional perlu ditambahkan beberapa trik yang memungkinkan hal tersebut bisa terlaksana. Sejarah penemuan Teknologi ESEM ini dirintis oleh Gerasimos D.

RHELS) . sementara tingkat kevakuman yang berbeda dari tiap ruangan tetap terjaga. di antaranya adalah beberapa gas ideal. Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan memisahkan sistem pompa vakum ruang obyek dan ruang kolom serta filamen. Tehnik ini secara khusus digunakan dengan menggabungkannya dengan tehnik Refleksi difraksi elektron energi tinggi (Reflection High Energy Electron Diffraction) dan tehnik Refleksi pelepasan spektrum energi tinggi (reflection high-energy loss spectrum . gas. Di antaranya kemudian dipasang satu atau lebih piringan logam platina yang biasa disebut (aperture) berlubang dengan diameter antara 200 hingga 500mikrometer yang digunakan hanya untuk melewatkan elektron . dengan menggunakan sistem pompa untuk masing-masing ruang. adalah mikroskop elektron yang memiliki cara kerja yang serupa sebagaimana halnya dengan cara kerja TEM namun sistem ini menggunakan deteksi pantulan elektron pada permukaan objek.mendapatkan gambar dan memproduksi muatan positif dengan cara mendesain sebuah detektor yang dapat menangkap elektron dari suatu obyek dalam suasana tidak vakum sekaligus menjadi produsen ion positif yang akan dihantarkan oleh gas dalam ruang obyek ke permukaan obyek. Pada beberapa tahun terakhir ini peralatan ESEM mulai dipasarkan oleh para produsennya dengan mengiklankan gambar-gambar jasad renik dalam keadaan hidup yang selama ini tidak dapat terlihat dengan mikroskop elektron. Cara kerja Pertama-tama dilakukan suatu upaya untuk menghilangkan penumpukan elektron (charging) di permukaan obyek. sehingga penumpukan elektron dapat dihindari. Namun. Beberapa jenis gas telah dicoba untuk menguji teori ini. dan lain lain. Hal ini menimbulkan masalah karena kolom tempat elektron dipercepat dan ruang filamen di mana elektron yang dihasilkan memerlukan tingkat vakum yang tinggi. yang memberikan hasil gambar yang terbaik hanyalah uap air. Tipe-tipe pengembangan Mikroskop refleksi elektron (REM) Yang dalam bahasa Inggrisnya disebut Reflection electron microscope (REM). Untuk sample dengan karakteristik tertentu uap air kadang kurang memberikan hasil yang maksimum. dengan membuat suasana dalam ruang sample tidak vakum tetapi diisi dengan sedikit gas yang akan mengantarkan muatan positif ke permukaan obyek.

yaitu suatu metode persiapan untuk menyiapkan suatu sampel agar tampak realistik (seperti kenyataannya ) dengan menggunakan glutaraldehid dan osmium tetroksida.  Dehidrasi . maka sekarang telah dimungkinkan untuk melakukan penelitian secara virtual terhadap specimen biologi dalam keadaan aslinya. dimana air yang ada akan membentuk kristal-kristal yang menyerupai kaca. antara lain :  Kriofiksasi yaitu suatu metode persiapan dengan menggunakan teknik pembekuan spesimen dengan cepat yang menggunakan nitrogen cair ataupun helium cair.yaitu suatu metode persiapan dengan cara menginfiltrasi jaringan dengan resin seperti misalnya araldit atau epoksi untuk pemisahan bagian.  Pembelahan (Sectioning). Teknik yang digunakan dalam pembuatan preparat ada berbagai macam tergantung pada spesimen dan penelitian yang dibutuhkan. yang digunakan untuk melihat struktur mikro dari medan magnet (en:magnetic domains). Teknik pembuatan preparat yang digunakan pada mikroskop elektron Materi yang akan dijadikan objek pemantauan dengan menggunakan mikroskop elektron ini harus diproses sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu sampel yang memenuhi syarat untuk dapat digunakan sebagai preparat pada mikroskop elektron. Dengan pengembangan dari Mikroskopi cryo-elektron dari potongan menyerupai kaca (vitreous) atau disebut cryo-electron microscopy of vitreous sections (CEMOVIS).  Penanaman (Embedding) .yaitu suatu metode persiapan untuk mendapatkan potongan tipis dari spesimen sehingga menjadikannya semi transparan terhadap elektron.yaitu suatu metode persiapan dengan cara menggantikan air dengan bahan pelarutorganik seperti misalnya ethanol atau aceton.Spin-Polarized Low-Energy Electron Microscopy (SPLEEM) Spin-Polarized Low-Energy Electron Microscopy (SPLEEM) ini adalah merupakan Variasi lain yang dikembangkan dari teknik yang sudah ada sebelumnya. Pemotongan ini bisa dilakukan dengan ultramicrotome dengan . Suatu bidang ilmu yang disebut mikroskopi cryo-elektron (cryo- electron microscopy) telah dikembangkan berdasarkan tehnik ini.  Fiksasi .

Patahan beku tersebut lalu diuapi dengan uap platinum atau emas dengan sudut 45 derajat pada sebuah alat evaporator en:evaporator tekanan tinggi.  Pewarnaan (Staining) .yaitu suatu metode mempersiapkan sebuah sampel hingga menjadi transparan terhadap elektron dengan menggunakan cara pembakaran ion( biasanya digunakanargon) pada permukaan dari suatu sudut hingga memercikkan material dari permukaannya.  Pembekuan fraktur (Freeze-fracture) . Beberapa bahan pelapis termasuk emas.yaitu suatu metode persiapan dengan menggunakan metal berat sepertitimah. graphite dan lain-lain. Pisau kaca juga biasa digunakan oleh karena harganya lebih murah. Jaringan atau sel segar didinginkan dengan cepat (cryofixed) kemudian dipatah-patahkan atau dengan menggunakan microtome sewaktu masih berada dalam keadaan suhu nitrogen ( hingga mencapai -100% Celsius).  Ion Beam Milling . dimana galium ion digunakan untuk menghasilkan selaput elektron transparan pada suatu bagian spesifik pada sampel.  Pelapisan konduktif (Conductive Coating) . uranium. tungsten. Pembuatan film dengan mikroskop ESEM Dengan melakukan penambahan peralatan video maka pengamat dapat melakukan pengamatan secara terus menerus pada obyek yang hidup.yaitu suatu metode mempersiapkan lapisan ultratipis dari suatu material electrically-conducting . platinum. . Kategori yang lebih rendah dari metode Ion Beam Milling ini adalah metode berikutnya adalah metode Focused ion beam milling. atau tungsten untuk menguraikan elektron gambar sehingga menghasilkan kontras antara struktur yang berlainan di mana khususnya materi biologikal banyak yang warnanya nyaris transparan terhadap elektron (objek fase lemah). palladium (emas putih). secara khusus sangatlah penting bagi penelitian spesimen dengan SEM. Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya akumulasi dari medan elektrik statis pada spesimen sehubungan dengan elektron irradiasi sewaktu proses penggambaran sampel.menggunakan pisau berlian untuk menghasilkan potongan yang tipis sekali.yaitu suatu metode persiapan yang biasanya digunakan untuk menguji membran lipid.

000 kali lebih kecil dari cahaya. Volume tersebut dapat dihitung dari hasil kurva eksoterm dengan menggunakan perhitungan Brauner-Emmett-Teller (BET) yang berkaitan dengan adsorpsi dan desorpsi dari mesopori yang terbuka. Dari beberapa film yang dibuat. Film ini ditayangkan juga di stasiun televisi Zweites Deutsches Fernsehen (en:ZDF) Jerman.Discovery Channel di AS dan Britania Raya. Mikroskop Elektron Mikroskop elektron adalah sebuah mikroskop yang mampu untuk melakukan pembesaran objek sampai 2 juta kali. Selanjutnya ditemukan juga bahwa medan listrik danmedan magnet dapat berperan sebagai lensa dan cermin seperti pada lensa gelas dalam mikroskop cahaya. pada film tersebut dapat dilihat dengan detail setiap lembar bulu yang dimiliki lalat dalam pertempurannya. Fenomena elektron Pada tahun 1920 ditemukan suatu fenomena di mana elektron yang dipercepat dalam suatu kolomelektromagnet. yang menggunakan elektro statik dan elektro magnetik untuk mengontrol pencahayaan dan tampilan gambar serta memiliki kemampuan pembesaran objek serta resolusi yang jauh lebih bagus daripada mikroskop cahaya. Jenis-jenis mikroskop elektron Mikroskop transmisi elektron (TEM) . film berjudul Cannibal Mites[4]memenangkan beberapa penghargaan di antaranya Edutainment award (Jepang 1999). dan Grand prix-best popular and informative scientific film (Perancis 1999). dengan panjang gelombang yang 100. Kini perusahaan yang sama tengah menggarap film seri berjudul "Fly Wars"[5] yang rata-rata memakai sekitar lima menit pengambilan gambar dengan ESEM. Mikroskop elektron ini menggunakan jauh lebih banyak energi dan radiasielektromagnetik yang lebih pendek dibandingkan mikroskop cahaya. BET BET digunakan untuk menentukan volume pori dalam skala mikro atau meso. dalam suasana hampa udara (vakum) berkarakter seperti cahaya.Sebuah perusahaan film dari Perancis bahkan berhasil merekam kehidupan makhluk kecil dan memfilmkannya secara nyata. Best scientific photography award (Perancis 1999).

yang bertujuan untuk memotong sayatan hingga setipis mungkin agar mudah diamati di bawah mikroskop. Adanya persyaratan bahwa "obyek pengamatan harus setipis mungkin" ini kembali membuat sebagian peneliti tidak terpuaskan. Untuk hasil karyanya ini maka dunia ilmu pengetahuan menganugerahinya hadiah Penghargaan Nobel dalam fisika pada tahun1986. di mana elektron ditembuskan ke dalam obyek pengamatan dan pengamat mengamati hasil tembusannya pada layar. yang bertujuan untuk mematikan sel tanpa mengubah struktur sel yang akan diamati. sayatan yang terbentuk lebih . Karena itu pengembangan metode baru mikroskop elektron terus dilakukan. Mikroskop yang pertama kali diciptakannya adalah dengan menggunakan dua lensa medan magnet. Meskipun banyak bidang-bidang ilmu pengetahuan yang berkembang pesat dengan bantuan mikroskop transmisi elektron ini. fiksasi dapat dilakukan dengan menggunakan senyawa glutaraldehida atau osmium tetroksida. Sejarah penemuan Seorang ilmuwan dari universitas Berlin yaitu Dr. Preparat dilapisi dengan monomer resin melalui proses pemanasan. Ernst Ruska [1] menggabungkan penemuan ini dan membangun mikroskop transmisi elektron (TEM) yang pertama pada tahun 1931. diperlukan persiapan sediaan dengan tahap sebagai berikut : 1. terutama yang memiliki obyek yang tidak dapat dengan serta merta dipertipis. melakukan fiksasi. 2. Preparasi sediaan Agar pengamat dapat mengamati preparat dengan baik. Cara kerja Mikroskop transmisi eletron saat ini telah mengalami peningkatan kinerja hingga mampu menghasilkan resolusi hingga 0. Oleh karena itu. namun tiga tahun kemudian ia menyempurnakan karyanya tersebut dengan menambahkan lensa ketiga dan mendemonstrasikan kinerjanya yang menghasilkan resolusi hingga 100 nanometer (nm) (dua kali lebih baik dari mikroskop cahaya pada masa itu). Umumnya mata pisau mikrotom terbuat dari berlian karena berlian tersusun dari atom karbon yang padat.1 nm (atau 1 angstrom) atau sama dengan pembesaran sampai satu juta kali.Mikroskop transmisi elektron (Transmission electron microscope-TEM)adalah sebuah mikroskop elektron yang cara kerjanya mirip dengan cara kerja proyektor slide. pembuatan sayatan. kemudian dilanjutkan dengan pemotongan menggunakan mikrotom.

Snijder. .000 kali. tidak satu pun dari keduanya mendapatkan hadiah nobel untuk penemuan itu. bertujuan untuk memperbesar kontras antara preparat yang akan diamati dengan lingkungan sekitarnya. Mungkin karena itu. James Hillier. benar-benar membangun sebuah mikroskop elektron metode pemindaian (SEM) dengan resolusi hingga 50 nm atau magnifikasi 8. pelapisan/pewarnaan. electron menembus spesimen namun sebagaimana halnya dengan cara kerja SEM.rapi. meskipun fisikawan Jerman lainnya Dr. Sayatan yang telah terbentuk diletakkan di atas cincin berpetak untuk diamati. Mikroskop pemindai transmisi elektron (STEM) Mikroskop pemindai transmisi elektron (STEM)adalah merupakan salah satu tipe yang merupakan hasil pengembangan dari mikroskop transmisi elektron (TEM). Max Knoll pada 1935. Manfred von Ardennemengklaim dirinya telah melakukan penelitian suatu fenomena yang kemudian disebut SEM hingga tahun1937. dan Dr. Pada 1942 tiga orang ilmuwan Amerika yaitu Dr. Vladimir Kosma Zworykin[2]. Publikasi pertama kali yang mendiskripsikan teori SEM dilakukan oleh fisikawan Jerman dR. Sejarah penemuan Tidak diketahui secara persis siapa sebenarnya penemu Mikroskop pemindai elektron (Scanning Electron Microscope-SEM) ini. Mikroskop pemindai elektron (SEM) Mikroskop pemindai elektron (SEM) yang digunakan untuk studi detil arsitektur permukaan sel (atau struktur jasad renik lainnya). Dr. Sebagai perbandingan SEM modern sekarang ini mempunyai resolusi hingga 1 nm atau pembesaran 400. Pelapisan/pewarnaan dapat menggunakan logam berat seperti uranium dan timbal. optik elektron terfokus langsung pada sudut yang sempit dengan memindai obyek menggunakan pola pemindaian dimana obyek tersebut dipindai dari satu sisi ke sisi lainnya (raster) yang menghasilkan lajur-lajur titik (dots)yang membentuk gambar seperti yang dihasilkan oleh CRT pada televisi / monitor. Pada sistem STEM ini. 3.000 kali. dan obyek diamati secara tiga dimensi. Mikroskop elektron cara ini memfokuskan sinar elektron (electron beam) di permukaan obyek dan mengambil gambarnya dengan mendeteksi elektron yang muncul dari permukaan obyek.

Mikroskop pemindai lingkungan elektron (ESEM) Mikroskop ini adalah merupakan pengembangan dari SEM. diperlukan persiapan sediaan dengan tahap sebagai berikut : 1. Pelapisan/pewarnaan dapat menggunakan logam mulia seperti emas dan platina. seorang kelahiran Yunani yang bermigrasi keAustralia pada akhir tahun 1972 dan . bertujuan untuk memperbesar kontras antara preparat yang akan diamati dengan lingkungan sekitarnya. yang bertujuan untuk mematikan sel tanpa mengubah struktur sel yang akan diamati. Preparasi sediaan Agar pengamat dapat mengamati preparat dengan baik. dehidrasi. Pada proses operasinya. melakukan fiksasi. gambar dibuat berdasarkan deteksi elektron baru (elektron sekunder) atau elektron pantul yang muncul dari permukaan sampel ketika permukaan sampel tersebut dipindai dengan sinar elektron. fiksasi dapat dilakukan dengan menggunakan senyawa glutaraldehida atau osmium tetroksida. Pada SEM. 3. Di layar CRT inilah gambar struktur obyek yang sudah diperbesar bisa dilihat. pelapisan/pewarnaan. yang bertujuan untuk memperendah kadar air dalam sayatan sehingga tidak mengganggu proses pengamatan.Cara kerja Cara terbentuknya gambar pada SEM berbeda dengan apa yang terjadi pada mikroskop optic dan TEM. Elektron sekunder atau elektron pantul yang terdeteksi selanjutnya diperkuat sinyalnya. 2. SEM tidak memerlukan sampel yang ditipiskan. kemudian besar amplitudonya ditampilkan dalam gradasi gelap-terang pada layar monitor CRT (cathode ray tube). Obyek yang tidak memenuhi syarat seperti ini biasanya adalah bahan alami yang ingin diamati secara detil tanpa merusak atau menambah perlakuan yang tidak perlu terhadap obyek yang apabila menggunakat alat SEM konvensional perlu ditambahkan beberapa trik yang memungkinkan hal tersebut bisa terlaksana. yang dalam bahasa Inggrisnya disebutEnvironmental SEM (ESEM) yang dikembangkan guna mengatasi obyek pengamatan yang tidak memenuhi syarat sebagai obyek TEM maupun SEM. Danilatos. Sejarah penemuan Teknologi ESEM ini dirintis oleh Gerasimos D. sehingga bisa digunakan untuk melihat obyek dari sudut pandang 3 dimensi.

Cara kerja Pertama-tama dilakukan suatu upaya untuk menghilangkan penumpukan elektron (charging) di permukaan obyek. gas. dengan membuat suasana dalam ruang sample tidak vakum tetapi diisi dengan sedikit gas yang akan mengantarkan muatan positif ke permukaan obyek. di antaranya adalah beberapa gas ideal. Namun.D dari Universitas New South Wales (UNSW) pada tahun 1977 dengan judul disertasi Dynamic Mechanical Properties of Keratin Fibres . Untuk sample dengan karakteristik tertentu uap air kadang kurang memberikan hasil yang maksimum. Deengan teknologi ESEM ini maka dimungkinkan bagi seorang peneliti untuk meneliti sebuah objek yang berada pada lingkungan yang menyerupai gas yang betekanan rendah (low-pressure gaseous environments) misalnya pada 10-50 Torr serta tingkat humiditas diatas 100%.sekarang bernama FEI Company [3] telah menemukan suatu cara guna menangkap elektron dari obyek untuk mendapatkan gambar dan memproduksi muatan positif dengan cara mendesain sebuah detektor yang dapat menangkap elektron dari suatu obyek dalam suasana tidak vakum sekaligus menjadi produsen ion positif yang akan dihantarkan oleh gas dalam ruang obyek ke permukaan obyek. Hal ini menimbulkan masalah karena kolom tempat elektron dipercepat dan ruang filamen di mana elektron yang dihasilkan memerlukan tingkat vakum yang tinggi. Di antaranya kemudian dipasang satu atau lebih . Dalam arti kata lain ESEM ini memungkinkan dilakukannya penelitian obyek baik dalam keadaan kering maupun basah. Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan memisahkan sistem pompa vakum ruang obyek dan ruang kolom serta filamen. Pada beberapa tahun terakhir ini peralatan ESEM mulai dipasarkan oleh para produsennya dengan mengiklankan gambar-gambar jasad renik dalam keadaan hidup yang selama ini tidak dapat terlihat dengan mikroskop elektron. sehingga penumpukan elektron dapat dihindari. dan lain lain.memperoleh gelar Ph. Beberapa jenis gas telah dicoba untuk menguji teori ini. Danilatos ini dikenal sebagai pionir dari teknologi ESEM. yang merupakan suatu inovasi besar bagi dunia mikroskop elektron serta merupakan kemajuan fundamental dari ilmu mikroskopi. yang memberikan hasil gambar yang terbaik hanyalah uap air. Dr. Sebuah perusahaan di Boston yaitu Electro Scan Corporation pada tahun 1988 ( perusahaan ini diambil alih oleh Philips pada tahun 1996. dengan menggunakan sistem pompa untuk masing-masing ruang.

Teknik pembuatan preparat yang digunakan pada mikroskop elektron Materi yang akan dijadikan objek pemantauan dengan menggunakan mikroskop elektron ini harus diproses sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu sampel yang memenuhi syarat untuk dapat digunakan sebagai preparat pada mikroskop elektron. Suatu bidang ilmu yang disebut mikroskopi cryo-elektron (cryo- electron microscopy) telah dikembangkan berdasarkan tehnik ini. Tipe-tipe pengembangan Mikroskop refleksi elektron (REM) Yang dalam bahasa Inggrisnya disebut Reflection electron microscope (REM). .piringan logam platina yang biasa disebut (aperture) berlubang dengan diameter antara 200 hingga 500mikrometer yang digunakan hanya untuk melewatkan elektron . maka sekarang telah dimungkinkan untuk melakukan penelitian secara virtual terhadap specimen biologi dalam keadaan aslinya. Tehnik ini secara khusus digunakan dengan menggabungkannya dengan tehnik Refleksi difraksi elektron energi tinggi (Reflection High Energy Electron Diffraction) dan tehnik Refleksi pelepasan spektrum energi tinggi (reflection high-energy loss spectrum . Teknik yang digunakan dalam pembuatan preparat ada berbagai macam tergantung pada spesimen dan penelitian yang dibutuhkan. yang digunakan untuk melihat struktur mikro dari medan magnet (en:magnetic domains). sementara tingkat kevakuman yang berbeda dari tiap ruangan tetap terjaga. Dengan pengembangan dari Mikroskopi cryo-elektron dari potongan menyerupai kaca (vitreous) atau disebut cryo-electron microscopy of vitreous sections (CEMOVIS).RHELS) Spin-Polarized Low-Energy Electron Microscopy (SPLEEM) Spin-Polarized Low-Energy Electron Microscopy (SPLEEM) ini adalah merupakan Variasi lain yang dikembangkan dari teknik yang sudah ada sebelumnya. antara lain :  Kriofiksasi yaitu suatu metode persiapan dengan menggunakan teknik pembekuan spesimen dengan cepat yang menggunakan nitrogen cair ataupun helium cair. dimana air yang ada akan membentuk kristal-kristal yang menyerupai kaca. adalah mikroskop elektron yang memiliki cara kerja yang serupa sebagaimana halnya dengan cara kerja TEM namun sistem ini menggunakan deteksi pantulan elektron pada permukaan objek.

uranium. Patahan beku tersebut lalu diuapi dengan uap platinum atau emas dengan sudut 45 derajat pada sebuah alat evaporator en:evaporator tekanan tinggi.yaitu suatu metode persiapan yang biasanya digunakan untuk menguji membran lipid.  Ion Beam Milling .yaitu suatu metode persiapan dengan menggunakan metal berat sepertitimah.  Dehidrasi .  Pembelahan (Sectioning). Pemotongan ini bisa dilakukan dengan ultramicrotome dengan menggunakan pisau berlian untuk menghasilkan potongan yang tipis sekali.  Penanaman (Embedding) .yaitu suatu metode mempersiapkan sebuah sampel hingga menjadi transparan terhadap elektron dengan menggunakan cara pembakaran ion( biasanya digunakanargon) pada permukaan dari suatu sudut hingga memercikkan material dari permukaannya.yaitu suatu metode persiapan dengan cara menggantikan air dengan bahan pelarutorganik seperti misalnya ethanol atau aceton. . dimana galium ion digunakan untuk menghasilkan selaput elektron transparan pada suatu bagian spesifik pada sampel. Kategori yang lebih rendah dari metode Ion Beam Milling ini adalah metode berikutnya adalah metode Focused ion beam milling.  Pewarnaan (Staining) . Jaringan atau sel segar didinginkan dengan cepat (cryofixed) kemudian dipatah-patahkan atau dengan menggunakan microtome sewaktu masih berada dalam keadaan suhu nitrogen ( hingga mencapai -100% Celsius).yaitu suatu metode persiapan untuk mendapatkan potongan tipis dari spesimen sehingga menjadikannya semi transparan terhadap elektron. Pisau kaca juga biasa digunakan oleh karena harganya lebih murah.  Pembekuan fraktur (Freeze-fracture) .yaitu suatu metode persiapan dengan cara menginfiltrasi jaringan dengan resin seperti misalnya araldit atau epoksi untuk pemisahan bagian.yaitu suatu metode persiapan untuk menyiapkan suatu sampel agar tampak realistik (seperti kenyataannya ) dengan menggunakan glutaraldehid dan osmium tetroksida. atau tungsten untuk menguraikan elektron gambar sehingga menghasilkan kontras antara struktur yang berlainan di mana khususnya materi biologikal banyak yang warnanya nyaris transparan terhadap elektron (objek fase lemah). Fiksasi .

Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya akumulasi dari medan elektrik statis pada spesimen sehubungan dengan elektron irradiasi sewaktu proses penggambaran sampel. secara khusus sangatlah penting bagi penelitian spesimen dengan SEM. Beberapa bahan pelapis termasuk emas. Penjelasan bagian-bagian dan fungsi Mikroskop Elektron. Dari beberapa film yang dibuat. BET BET digunakan untuk menentukan volume pori dalam skala mikro atau meso. film berjudul Cannibal Mites[4]memenangkan beberapa penghargaan di antaranya Edutainment award (Jepang 1999). pada film tersebut dapat dilihat dengan detail setiap lembar bulu yang dimiliki lalat dalam pertempurannya. Best scientific photography award (Perancis 1999). Sebuah perusahaan film dari Perancis bahkan berhasil merekam kehidupan makhluk kecil dan memfilmkannya secara nyata. graphite dan lain-lain. tungsten. Explanation of the parts and functions of Electron Microscopy Ada banyak macam mikroskop elektron dengan cara kerja yang berbeda pula.yaitu suatu metode mempersiapkan lapisan ultratipis dari suatu material electrically-conducting .  Pelapisan konduktif (Conductive Coating) . platinum. Berikut ini adalah jenis mikroskop elektron yang biasa digunakan saat ini. Volume tersebut dapat dihitung dari hasil kurva eksoterm dengan menggunakan perhitungan Brauner-Emmett-Teller (BET) yang berkaitan dengan adsorpsi dan desorpsi dari mesopori yang terbuka. palladium (emas putih). · Mikroskop transmisi elektron (TEM) Pengertian .Discovery Channel di AS dan Britania Raya. Kini perusahaan yang sama tengah menggarap film seri berjudul "Fly Wars"[5] yang rata-rata memakai sekitar lima menit pengambilan gambar dengan ESEM. Pembuatan film dengan mikroskop ESEM Dengan melakukan penambahan peralatan video maka pengamat dapat melakukan pengamatan secara terus menerus pada obyek yang hidup. dan Grand prix-best popular and informative scientific film (Perancis 1999). Film ini ditayangkan juga di stasiun televisi Zweites Deutsches Fernsehen (en:ZDF) Jerman.

Umumnya mata pisau mikrotom terbuat dari berlian karena berlian tersusun dari atom karbon yang padat. Meskipun banyak bidang-bidang ilmu pengetahuan yang berkembang pesat dengan bantuan mikroskop transmisi elektron ini. melakukan fiksasi. Adanya persyaratan bahwa "obyek pengamatan harus setipis mungkin" ini kembali membuat sebagian peneliti tidak terpuaskan. Pelapisan/pewarnaan dapat menggunakan logam berat seperti uranium dan timbal. gambar dibuat berdasarkan deteksi elektron baru (elektron sekunder) atau elektron pantul yang muncul dari permukaan sampel ketika permukaan sampel tersebut dipindai dengan sinar elektron. terutama yang memiliki obyek yang tidak dapat dengan serta merta dipertipis. yang bertujuan untuk memotong sayatan hingga setipis mungkin agar mudah diamati di bawah mikroskop. Pada SEM. pelapisan/pewarnaan. kemudian dilanjutkan dengan pemotongan menggunakan mikrotom. sayatan yang terbentuk lebih rapi. pembuatan sayatan. · Mikroskop pemindai elektron (SEM) Mikroskop pemindai elektron (SEM) yang digunakan untuk studi detail arsitektur permukaan sel (atau struktur jasad renik lainnya). optik elektron terfokus langsung pada sudut yang sempit dengan memindai obyek menggunakan pola pemindaian dimana obyek tersebut dipindai dari satu sisi ke sisi lainnya (raster) yang menghasilkan lajur-lajur titik (dots)yang membentuk gambar seperti yang dihasilkan oleh CRT pada televisi/ monitor. fiksasi dapat dilakukan dengan menggunakan senyawa glutaraldehida atau osmium tetroksida. Oleh karena itu. dan obyek diamati secara tiga dimensi.1 nm (atau 1 angstrom) atau sama dengan pembesaran sampai satu juta kali. 3. Cara kerja Mikroskop transmisi eletron saat ini telah mengalami peningkatan kinerja hingga mampu menghasilkan resolusi hingga 0. bertujuan untuk memperbesar kontras antara preparat yang akan diamati dengan lingkungan sekitarnya. Cara kerja Cara terbentuknya gambar pada SEM berbeda dengan apa yang terjadi pada mikroskop optic dan TEM. Mikroskop transmisi elektron (Transmission electron microscope-TEM) adalah sebuah mikroskop elektron yang cara kerjanya mirip dengan cara kerja proyektor slide. · Mikroskop pemindai transmisi elektron (STEM) Mikroskop pemindai transmisi elektron (STEM) adalah merupakan salah satu tipe yang merupakan hasil pengembangan dari mikroskop transmisi elektron (TEM). Elektron sekunder atau elektron pantul yang terdeteksi selanjutnya diperkuat sinyalnya. Karena itu pengembangan metode baru mikroskop elektron terus dilakukan. yang bertujuan untuk mematikan sel tanpa mengubah struktur sel yang akan diamati. kemudian besar . diperlukan persiapan sediaan dengan tahap sebagai berikut : 1. Sayatan yang telah terbentuk diletakkan di atas cincin berpetak untuk diamati. electron menembus spesimen namun sebagaimana halnya dengan cara kerja SEM.Pada sistem STEM ini. di mana elektron ditembuskan ke dalam obyek pengamatan dan pengamat mengamati hasil tembusannya pada layar. 2. Preparat dilapisi dengan monomer resin melalui proses pemanasan. Preparasi sediaan Agar pengamat dapat mengamati preparat dengan baik.

bertujuan untuk memperbesar kontras antara preparat yang akan diamati dengan lingkungan sekitarnya. pelapisan/pewarnaan. Pada proses operasinya. dimana air yang ada akan membentuk kristal-kristal yang menyerupai kaca. yang dalam bahasa Inggrisnya disebut Environmental SEM (ESEM) yang dikembangkan guna mengatasi obyek pengamatan yang tidak memenuhi syarat sebagai obyek TEM maupun SEM. Preparasi sediaan Agar pengamat dapat mengamati preparat dengan baik. antara lain :  Kriofiksasi yaitu suatu metode persiapan dengan menggunakan teknik pembekuan spesimen dengan cepat yang menggunakan nitrogen cair ataupun helium cair. 2. sementara tingkat kevakuman yang berbeda dari tiap ruangan tetap terjaga. fiksasi dapat dilakukan dengan menggunakan senyawa glutaraldehida atau osmium tetroksida. diperlukan persiapan sediaan dengan tahap sebagai berikut : 1. dengan membuat suasana dalam ruang sample tidak vakum tetapi diisi dengan sedikit gas yang akan mengantarkan muatan positif ke permukaan obyek. Suatu bidang ilmu yang disebut mikroskopi cryo-elektron (cryo- . Teknik pembuatan preparat yang digunakan pada mikroskop elektron Materi yang akan dijadikan objek pemantauan dengan menggunakan mikroskop elektron ini harus diproses sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu sampel yang memenuhi syarat untuk dapat digunakan sebagai preparat pada mikroskop elektron. Hal ini menimbulkan masalah karena kolom tempat elektron dipercepat dan ruangfilamen di mana elektron yang dihasilkan memerlukan tingkat vakum yang tinggi. Mikroskop pemindai lingkungan elektron (ESEM) Mikroskop ini adalah merupakan pengembangan dari SEM. yang bertujuan untuk memperendah kadar air dalam sayatan sehingga tidak mengganggu proses pengamatan. Teknik yang digunakan dalam pembuatan preparat ada berbagai macam tergantung pada spesimen dan penelitian yang dibutuhkan. Pelapisan/pewarnaan dapat menggunakan logam mulia seperti emas dan platina. Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan memisahkan sistem pompa vakum ruang obyek dan ruang kolom serta filamen. Cara kerja Pertama-tama dilakukan suatu upaya untuk menghilangkan penumpukan elektron (charging) di permukaan obyek. 3. D. Di antaranya kemudian dipasang satu atau lebih piringan logam platina yang biasa disebut (aperture) berlubang dengan diameter antara 200 hingga 500 mikrometer yang digunakan hanya untuk melewatkan elektron . sehingga penumpukan elektron dapat dihindari. sehingga bisa digunakan untuk melihat obyek dari sudut pandang 3 dimensi. melakukan fiksasi. Di layar CRT inilah gambar struktur obyek yang sudah diperbesar bisa dilihat. dehidrasi. Obyek yang tidak memenuhi syarat seperti ini biasanya adalah bahan alami yang ingin diamati secara detail tanpa merusak atau menambah perlakuan yang tidak perlu terhadap obyek yang apabila menggunakat alat SEM konvensional perlu ditambahkan beberapa trik yang memungkinkan hal tersebut bisa terlaksana. yang bertujuan untuk mematikan sel tanpa mengubah struktur sel yang akan diamati. dengan menggunakan sistem pompa untuk masing-masing ruang. amplitudonya ditampilkan dalam gradasi gelap-terang pada layar monitor CRT (cathode ray tube). SEM tidak memerlukan sampel yang ditipiskan.

E. uranium. Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya akumulasi dari medan elektrik statis pada spesimen sehubungan dengan elektron irradiasi sewaktu proses penggambaran sampel.  Pelapisan konduktif (Conductive Coating) . Pemotongan ini bisa dilakukan dengan ultramicrotome dengan menggunakan pisau berlian untuk menghasilkan potongan yang tipis sekali. Mikroskop refleksi elektron (REM) . dimana galium ion digunakan untuk menghasilkan selaput elektron transparan pada suatu bagian spesifik pada sampel. Pisau kaca juga biasa digunakan oleh karena harganya lebih murah.  Dehidrasi .yaitu suatu metode persiapan untuk mendapatkan potongan tipis dari spesimen sehingga menjadikannya semi transparan terhadap elektron. atau tungsten untuk menguraikan elektron gambar sehingga menghasilkan kontras antara struktur yang berlainan di mana khususnya materi biologikal banyak yang warnanya nyaris transparan terhadap elektron (objek fase lemah). Jaringan atau sel segar didinginkan dengan cepat (cryofixed) kemudian dipatah-patahkan atau dengan menggunakan microtome sewaktu masih berada dalam keadaan suhu nitrogen ( hingga mencapai -100% Celsius).yaitu suatu metode mempersiapkan sebuah sampel hingga menjadi transparan terhadap elektron dengan menggunakan cara pembakaran ion( biasanya digunakan argon) pada permukaan dari suatu sudut hingga memercikkan material dari permukaannya. Dengan pengembangan dari Mikroskopi cryo-elektron dari potongan menyerupai kaca (vitreous) atau disebut cryo-electron microscopy of vitreous sections (CEMOVIS).  Pewarnaan (Staining) .electron microscopy) telah dikembangkan berdasarkan tehnik ini. tungsten.yaitu suatu metode persiapan yang biasanya digunakan untuk menguji membran lipid.  Fiksasi .yaitu suatu metode mempersiapkan lapisan ultra tipis dari suatu material electrically-conducting . palladium (emas putih). Kategori yang lebih rendah dari metode Ion Beam Milling ini adalah metode berikutnya adalah metode Focused ion beam milling.  Ion Beam Milling .yaitu suatu metode persiapan untuk menyiapkan suatu sampel agar tampak realistik (seperti kenyataannya ) dengan menggunakanglutaraldehid dan osmium tetroksida.  Pembelahan (Sectioning).yaitu suatu metode persiapan dengan menggunakan metal berat seperti timah. Patahan beku tersebut lalu diuapi dengan uap platinum atau emas dengan sudut 45 derajat pada sebuah alat evaporator en:evaporator tekanan tinggi. secara khusus sangatlah penting bagi penelitian spesimen dengan SEM. maka sekarang telah dimungkinkan untuk melakukan penelitian secara virtual terhadap specimen biologi dalam keadaan aslinya.  Pembekuan fraktur (Freeze-fracture) .yaitu suatu metode persiapan dengan cara menginfiltrasi jaringan dengan resin seperti misalnya araldit atau epoksiuntuk pemisahan bagian. Beberapa bahan pelapis termasuk emas. platinum.yaitu suatu metode persiapan dengan cara menggantikan air dengan bahan pelarut organik seperti misalnya ethanol atau aceton.  Penanaman (Embedding) .graphite dan lain-lain.

10x. Panggung mikroskop . dan 40x (mikroskop dengan tiga lensa objektif). Spin-Polarized Low-Energy Electron Microscopy (SPLEEM) Spin-Polarized Low-Energy Electron Microscopy (SPLEEM) ini adalah merupakan Variasi lain yang dikembangkan dari teknik yang sudah ada sebelumnya. Misalnya.RHELS) F. dan 4x. dan 12. 2. Tabung terpasang pada bagian bergerigi yang melekat pada pegangan mikroskop sebelah atas. Lensa okuler terpasang pada tabung atas mikroskop.5x. Sebuah perusahaan film dari Perancis bahkan berhasil merekam kehidupan makhluk kecil dan memfilmkannya secara nyata. Perbesaran pada lensa okuler ada tiga macam. Tabung mikroskop Merupakan penghubung lensa okuler dan lensa objektif. Perbesaran pada lensa objektif bervariasi. 4. yaitu 5x. Revolver Merupakan pemutar lensa untuk menempatkan lensa objektif yang dikehendaki. adalah mikroskop elektron yang memiliki cara kerja yang serupa dengan cara kerja TEM. 3. 10x. bergantung pada banyaknya lensa objektif pada mikroskop. Lensa okuler Merupakan bagian yang dekat dengan mata pengamat saat mengamati objek. Kini perusahaan yang sama tengah menggarap film seri berjudul "Fly Wars" yang rata-rata memakai sekitar lima menit pengambilan gambar dengan ESEM Pada film tersebut dapat dilihat dengan detail setiap lembar bulu yang dimiliki lalat dalam pertempurannya. tabung dapat digerakkan ke atas dan ke bawah. dan 400x (mikroskop dengan empat lensa objektif). namun sistem ini menggunakan deteksi pantulan elektron pada permukaan objek. Tehnik ini secara khusus digunakan dengan menggabungkannya dengan tehnik refleksi difraksi elektron energi tinggi (Reflection High Energy Electron Diffraction) dan tehnik Refleksi pelepasan spektrum energi tinggi (reflection high-energy loss spectrum . 4x. film berjudul Cannibal Mitesmemenangkan beberapa penghargaan di antaranya Edutainment Award (Jepang 1999). Makrometer (sekrup pengarah kasar) Merupakan komponen untuk menggerakkan tabung mikroskop ke atas dank e bawah dengan pergeseran besar. 45x. Melalui bagian yang bergerigi. Komponen-komponen mikroskop terdiri dari: 1. Dari beberapa film yang dibuat. 6. 7. Best Scientific Photography Award (Perancis 1999). Mikrometer (sekrup pengarah halus) Merupakan komponen untuk menggerakkan tabung ke atas dan ke bawah dengan pergeseran halus. 10x. dan digunakan untuk melihat struktur mikro dari medan magnet. Lensa objektif terpasang pada bagian bawah revolver. Film ini ditayangkan juga di stasiun televisi Zweites Deutsches Fernsehen Jerman. Lensa objektif Merupakan komponen yang langsung berhubungan dengan objek atau specimen. Reflection Electron Microscope (REM). ada perbesaran lensa objektif 10x dan 40x (mikroskop dengan dua lensa objektif). Pembuatan film dengan mikroskop ESEM Dengan melakukan penambahan peralatan video maka pengamat dapat melakukan pengamatan dengan mikroskop elektron secara terus menerus pada obyek yang hidup. dan Grand Prix Best Popular and Informative Scientific Film (Perancis 1999). Discovery Channel di AS dan Britania Raya. 5.

Jarak mata-okuler: Untuk mencegah kelelahan mata. Sekrup pemutar besar diputar hingga tabung mikroskop turun sampai ke batas bawah. 4. Satu tangan memegang lengan mikroskop dan tangan lain memegang kaki mikroskop. Untuk menentukan jarak ini. Pada beberapa mikroskop lain. Cermin reflektor Digunakan untuk menangkap cahaya yang masuk melalui lubang pada panggung mikroskop. Diafragma dibuka secara penuh. Diafragma ini terpasang pada bagian bawah panggung mikroskop. mata yang sebelah lagi harus tetap terbuka. Cara Penggunaan Mikroskop 1. Selain itu. Mikroskop ditempatkan di meja dengan kedudukan datar dan dihadapkan kearah cahaya. Setelah mengamati gambar dengan menggunakan lensa objektif dengan pembesaran lemah (10x). Jarak optimum dicapai pada saat medan pandang tampak sebesar-besarnya dan setajam-tajamnya. 2. sekrup pemutar halus diputar sehingga dapat diamati gambar yang lebih jelas dan lebih fokus. Pengamatan dimulai dengan menggunakan lensa objektif dengan pembesaran lemah (misal 10x). 5. Mempersiapkan Mikroskop 1. 3. gambar dapat teramati meskipun belum begitu jelas. Pada saat demikian. Untuk memperoleh gambit yang lebih jelas. 2. Lingkaran cahaya tersebut dikenal sebagai bidang pandang. 9. Sambil mengamati melalui lensa okuler. Permukaan datar digunakan jika sumber cahaya cukup terang dan permukaan cekung digunakan jika cahaya kurang terang. Lengan mikroskop Merupakan bagian yang dapat dipegang waktu mengangkat mikroskop atau menggeser mikroskop. panggung dapat digerakkan ke atas dan ke bawah. Revolver diputar sehingga lensa objektif dengan pembesaran lemah (missal 10x) tepat pada posisinya atau tepat berada di atas lubang panggung. Panggung digunakan untuk meletakkan sediaan objek atau specimen. 11. 3. 12. Kondensor Merupakan alat untuk memfokuskan cahaya pada objek atau specimen. Pada panggung terdapat dua penjepit untuk menjepit object glass. Kaki mikroskop Merupakan tempat mikroskop bertumpu. Mikroskop diambil dari tempat penyimpanan mikroskop dengan menggunakan kedua tangan saat mengambil dan membawa mikroskop ke meja. Kedudukan cermin diatur agar cahaya yang masuk terpantul melalui lubang pada panggung sehingga melalui lensa okuler akan tampak lingkaran cahaya yang terangnya merata. 8. Cermin ini memiliki permukaan datar dan permukaan cekung. mata mendekati okuler dari suatu jarak maksimum sekitar 1 cm. Alat ini terdapat di bawah panggung. 10. objek yang sama coba diamati dengan menggunakan lensa dengan pembesaran yang lebih kuat . Pada bagian tengah panggung mikroskop terdapat lubang untuk jalan masuk cahaya ke mata pengamat. Diafragma Merupakan komponen untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk melalui lubang pada panggung mikroskop. yakni dengan cara mengubah-ubah letaknya. Kebanyakan kaki mikroskop berbentuk seperti tapal kuda. diperlukan penjagaan jarak antara mata dan okuler. sekrup pemutar kasar diputar secara perlahan agar tabung mikroskop naik. Merupakan meja preparat atau tempat sediaan obek/specimen. 4.

(missal 40x) dengan cara memutar revolver sehingga lensa objektif 40x tepat mengarah ke lubang pada panggung. Hal yang perlu diingat: selama pengamatan dengan pembesaran kuat tidak boleh mempergunakan sekrup pemutar kasar.5 x 8 atau 3. Ketika membersihkan lensa depan objektif. untuk mendapatkan gambar yang baik (fokus) cukup digunakan sekrup pemutar halus.5 = 125 x 40 x 8 = 320 x 40 x 12. Memulai pengamatan dengan pembesaran lemah sebelum menggunakan pembesaran kuat. 3. pertama-tama lensa okuler diputar. · Transmission electron microscope (TEM)UnderstandingTransmission electron microscopy (TEM Transmission-electron microscope) is an electron microscope that works similar to how the slide projector. lensa objektif diputar sambil mengamati cuplikan untuk menentukan kapan lapisan kotoran yang kabur bergerak. sebelum dan sesudah digunakan. Kondensor yang kotor pun dapat mengaburkan gambar. Memegang mikroskop dengan kedua tangan ketika mengangkatnya. perbesaran objektif x perbesaran okuler = perbesaran total 10 x 8 = 80 x 10 x 12. dan kemudian. 2. Oleh karena itu.1 nm (or 1 angstrom) or equal to a million . Menghilangkan kotoran pada lensa mikroskop: Seringkali gambar mikroskop tetap kabur meski telah diusahakan penyetelan focus halus. Memastikan mikroskop dalam keadaan kering. The following is a type of electron microscope used today. bila perlu. Kemudian lensa yang kotor dibersihkan dengan kertas transerat atau kertas lensa. There are many kinds of electron microscopy in a different way of working.5 = 500 x Perbesaran total 80-125x (perbesaran rendah) dan 320-500x (perbesaran tinggi) yang diberikan pada contoh sudah cukup untuk memenuhi persyaratan normal. yaitu perbesaran total 30-40x) dapat memperlihatkan tampak umum dari suatu cuplikan dan biasanya digunakan untuk pengamatan pertama pada seluruh cuplikan. Perbesaran rendah (3. lebih baik jika digunakan air suling untuk menghilangkan kotoran. yaitu lensa okuler dan lensa objektif. digunakan pelarut organik yang mudah menguap sesedikit mungkin.How it worksEletron current transmission microscopy has improved the performance to be able to produce a resolution of up to 0. Kedua lensa tersebut memiliki ukuran pembesaran tertentu. 4. in which electrons are forwarded to the observed object and the observer observing the copy on the screen. Perawatan Mikroskop 1. Untuk memastikan pada bagian mana lensa kotor. jika tidak bisa. Tidak memutar tombol dengan kasar. harus diingat bahwa lensa terpasang pada perekat yang dapat melarut dalam pelarut organic. Ini seringkali disebabkan lensa depan objektif yang kotor dan/atau lensa okuler. Pembesaran total untuk panjang tabung yang digunakan diperoleh dari pembesaran pada objektif dikalikan dengan pembesaran yang tertera pada okuler. misalnya benzene atau eter minyak bumi.5 x 12.5. Menghitung Pembesaran Gambar Telah dijelaskan sebelumnya bahwa sebuah mikroskop memiliki dua macam lensa. 5.

coating / coloring. 3. which aims to kill the cells without changing the structure of the cell to be observed.Objects that do not qualify as it usually is a natural substance to be observed in detail without . 2.· Scanning electron microscope (SEM)Scanning electron microscope (SEM) is used for detailed studies of cell surface architecture (or structure other microorganisms). the development of new methods of electron microscopy continues to be done. In STEM system. In the process of operation. the electrons penetrate the specimen. electron optics directly focused on a narrow angle by scanning scanning an object using the pattern in which the object is scanned from side to side (raster) that produce lane-lane points (dots) that form the image as generated by the CRT in television / monitor. which aims to kill the cells without changing the structure of the cell to be observed. Environmental scanning electron microscope (ESEM)This microscope is a development of the SEM. Secondary electrons or reflected electrons are then amplified the signal is detected.D. fixation can be performed using glutaraldehyde or osmium tetroxide compound. which aims to lower the water content in the incision so as not to disrupt the process of observation.Preparation of dosageSo that the observer can observe the preparations with a good. the image is created based on the detection of new electrons (secondary electrons) or the reflection of electrons emerging from the sample surface when the sample surface is scanned by the electron beam. Incision that has been formed is placed on the ring puzzle to be observed. aims to increase the contrast between the preparations that would be observed with the surrounding environment. which aims to cut incision to as thin as possible to be easily observed under the microscope. then the amplitude is shown in shades of dark-light on the monitor screen CRT (cathode ray tube). coating / coloring. Although many areas of science that is growing rapidly with the help of transmission electron microscopy it. Preparations coated with resin monomer through a process of heating. especially with objects that can not necessarily is thinned. to fixation. On the CRT screen image is an object that has been enlarged structure could be seen. necessary preparations to stage the following preparation: A.times magnification. and observed a three-dimensional objects. the SEM does not require that samples be diluted.2. aims to increase the contrast between the preparations that would be observed with the surrounding environment.The requirement that "the object of observation should be as thin as possible" this re-make the most of researchers are not satisfied. which in English is called the Environmental SEM (ESEM). fixation can be performed using glutaraldehyde or osmium tetroxide compound. Coating / coloring can use precious metals like gold and platinum. Microtome blades are generally made of diamonds because diamonds are composed of a dense carbon atoms.3. but as with the workings of SEM. to fixation.How it worksSEM image formation in a way different from what happens in the optical microscope and TEM. making the incision.Preparation of dosageSo that the observer can observe the preparations with a good. Therefore. In the SEM. which was developed to address the observation of objects that do not qualify as an object of TEM and SEM. the incision is made more presentable. necessary preparations to stage the following preparation: A. followed by cutting using microtome. Therefore.· Scanning transmission electron microscope (STEM)Scanning transmission electron microscope (STEM) is one type that is the result of the development of transmission electron microscopy (TEM). so that it can be used to view objects from three-dimensional perspective. dehydration. Coating / coloring can use heavy metals such as uranium and lead.

This problem can be solved by separating the vacuum pumping system and object space and column space of the filament.Cleavage (Sectioning) . a preparation method for preparing a sample that looks realistic (as fact) using glutaraldehyde and osmium tetroxide. while the vacuum level different from each room is maintained. so the buildup of electrons can be avoided. it is now possible to conduct virtual research on biological specimens in their original state. or tungsten to describe electrons resulting image contrast between different structures in which the biological material.is a method of preparing an ultrathin layer of an electrically-conducting material.This poses a problem because the column where the electrons are accelerated and the filament chamber in which electrons are produced require high vacuum levels.Preparation techniques used in the manufacture of electron microscopes The material will be monitoring the object by using an electron microscope must be processed in such a way as to produce a sample that meets the requirements to be used as the electron microscope preparations. where gallium ions are used to produce electron transparent membrane in a specific section in the sample. using a pump system for each space. Of which are then placed one or more platinum metal plate which is called (aperture) holes with a diameter of between 200 to 500 micrometers are used only for passing electrons.How it worksFirst made an attempt to eliminate the buildup of an electron (charging) on the surface of the object.Fracture freezing (Freeze-fracture) . This was done to prevent the accumulation of static electric field on the specimen with respect to the . especially a lot of color almost transparent to electrons (weak phase object).Conductive coating (Conductive Coating) . Fresh tissue or cell is cooled rapidly (cryofixed) then dipatah-break or by using a microtome while still in a state of nitrogen temperature (up to -100% Celsius). A field of science called cryo-electron microscopy (cryo-electron microscopy) has been developed based on this technique. uranium.Techniques used in the manufacture of preparations there is a wide range depending on the specimen and the required research.Ion Beam Milling .The fracture is then steamed frozen with platinum or gold vapor at an angle of 45 degrees on an evaporator device en: high pressure evaporator.Dehydration . where the water will form crystals that resemble glass.a method of preparation that is usually used to test the lipid membrane.a method of preparation to get thin slices of the specimen so that makes it semi-transparent to electrons.damaging or add unnecessary treatment of the object when the conventional SEMs utilize the tools necessary to add a few tricks that allow it to happen. With the development of cryo-electron microscopy of pieces like glass (vitreous) or so-called cryo-electron microscopy of vitreous sections (CEMOVIS).that is. among others:Kriofiksasi is a method of preparation by using specimens with a rapid freezing technique that uses liquid nitrogen or liquid helium.a method of preparation using heavy metals such as lead. The knife is also commonly used by the glass because the price is cheaper. Lower category of Ion Beam Milling method is the next method is a method Focused ion beam milling.a method of preparation in a way to infiltrate the tissue with a resin such as epoxy araldit or for the separation section. by creating an atmosphere in the sample space is not a vacuum but is filled with a bit of gas that will deliver positive charge to the surface of the object. a method of preparing a sample to be transparent to electrons by using combustion ion (usually used argon) at an angle to the surface of splashed material from the surface.Fixation .Staining (Staining) .that is.a method of preparation by replacing water with organic solvents such as ethanol or aceton. These cuts can be made by ultramicrotome using a diamond knife to produce very thin pieces.Planting (Embedding) .

Eyepiece tube mounted on the microscope.5 x.3. and 12.7. 10x. RevolverLens is the player to place a desired objective lens. the electron microscope that has a way of working is similar to the workings of TEM.8. platinum.E.4. 10x.S. Tube inserted in the jagged handle attached to the upper microscope.11. and 400x (with four microscope objective lens). Microscope stageA counter preparations or preparations obek / specimen. Magnification of the eyepiece are of three kinds.RHELS)F. tungsten.A company of French films and even managed to record the lives of small creatures and actually filmed. a movie called Cannibal mites which won several awards in Edutainment Award (Japan 1999). Several coating materials including gold. 10x. On stage there are two clamps to clamp the glass object. palladium (white gold). namely 5x. the tube can be moved up and down. and Great Britain. CondenserIs a tool to focus the light on the object or specimen. 45x. and the Grand Prix Best Popular and Informative Scientific Films (France 1999). Micrometer (screw the steering smooth)Is a component for moving the tube up and down with smooth shifts. the stage can be moved up and down. 4x.electron irradiation during the process of drawing the sample.2. An objective lens mounted on the bottom of the revolver. and 4x. and 40x (microscope with three objective lenses). Spin- Polarized Low-Energy Electron Microscopy (SPLEEM) Spin-Polarized Low-Energy Electron Microscopy (SPLEEM) This is a variation that was developed from previously existing techniques. Mirror reflectorUsed to capture the light coming in through the hole on the microscope . The diaphragm is mounted on the bottom of the microscope stage. Ocular lensPart close to the eye of the observer while observing the object. Arm of the microscopeIs the part that can be held when lifting or shifting the microscope microscope. This technique is specifically used by combining it with the technique of reflection high energy electron diffraction (Reflection High Energy Electron Diffraction) and the technique of reflection high- energy release spectrum (reflection high-energy loss spectrum . graphite and others. DiaphragmIs a component to set more or less light entering through a hole on the microscope stage. but the detection system uses the reflection of electrons on the surface of the object.Making movies with the ESEM microscope With the addition of video equipment so the observer can make observations with the electron microscope continuously in a living object. Best Scientific Photography Award (France 1999).9. there is a magnification of 10x and 40x objective lens (a microscope with two objective lenses). The film was also aired on television stations Zweites German Deutsches Fernsehen. For example.5.Microscope components consist of:A.6. In some other microscopes. in particular it is essential for the study of specimens with SEM. The objective lensIs a component that is directly related to the object or specimen.The stage is used to place the object or specimen preparation. Discovery Channel in the U. Of the few films are made.At the center of the microscope stage there is a hole for the entrance of light into the eye of the observer. depending on the amount of the microscope objective lens. Reflection electron microscopy (REM) Reflection Electron Microscope (REM).10. Through the jagged. and is used to view the microstructure of the magnetic field. This tool is located under the stage. The same company is now working on a film series titled "Fly Wars" are taking an average of about five minutes of shooting with the ESEM in the film can be seen in detail each piece of hair that had a fly in battle. Microscope tubeIs connecting the ocular lens and objective lens.Magnification of the objective lens varies. Makrometer (coarse steering screws)Is a component of the microscope tube to move upwards and since e down with a big shift.

Observation begins with a weak objective lens with magnification (eg 10x). try the same object was observed by using a lens with a more powerful magnification (eg 40x) by rotating the revolver so that the 40x objective lens on the right leads to the opening stage. the eyepiece and objective lens.stage. To ensure the part where the lens is dirty.5 = 500 xTotal 80-125x magnification (low . before and after use. first of all the ocular lens is rotated. Dirty condenser can blur the image. the objective lens rotated while watching footage to determine when a fuzzy layer of dirt to move.4.4. The diaphragm is opened fully.2. if not. This mirror has a flat surface and a concave surface. To determine this distance. Observation of a weak start with enlargement enlargement before using force.How To Use Microscope A. Feet microscopeIs the resting place microscope. This is often due to the front objective lens is dirty and / or ocular lens. Eye-ocular distance:To prevent eyestrain. Therefore. if necessary. Most of the microscope foot shaped like a horseshoe. the eyes approach the eyepiece of a maximum distance of about 1 cm. the right eye must be kept open longer.2. such as benzene or petroleum ether.5. screw rough player that is slowly rotated microscope tube ride. Holding the microscope with both hands when lifting. Ensuring the microscope in a dry state.3. One hand on the arm of a microscope and other hand held microscope feet. Revolver played so weak objective lens with magnification (eg 10x) right at the place or the hole just above the stage. The optimum range is achieved when the field of view looks as much as possible and as sharp-sharp.3. Calculating Magnification ImagePreviously described that a microscope has two lenses. The microscope was placed on a table with a flat position and faced towards the light.Things to remember: during the observation with strong magnification should not use screws rough player.3.12. In addition. Remove the dirt on the lens microscope:Microscope images often remain vague despite the fine focus adjustment has been attempted. by varying the location. the image can be observed although it was not so clear. it must be remembered that the lens is mounted on an adhesive which can be soluble in organic solvents. ie. Flat surface is used if the source is fairly bright light and a concave surface is used if the light is less bright. Gambit to gain a clearer. While observing through the eyepiece. At such times.2.5 = 125 x40 x 8 = 320 x40 x 12. care is required distance between the eye and the eyepiece. Microscope careA. use volatile organic solvents as little as possible. to get a good shot (focus) is used screws fine player. Total magnification for long tubes used were obtained from the enlargement of the objective multiplied by the magnification indicated on the eyepiece. The second lens has a certain enlargement size.objective magnification x magnification eyepiece = magnification of the total10 x 8 = 80 x10 x 12. smoother player screws rotated so that it can be observed that the picture is clearer and more focused. Microscope microscope retrieved from storage by using both hands when taking and bringing the microscope to the table.When cleaning the front of the objective lens. Not rotate with the rough.Preparing the MicroscopeA.5. Screw of the players played up to the microscope tube down to the lower limit.4. Mirror position is set so that the reflected light coming through a hole in the stage so that through the eyepiece will appear equally bright circle of light. After observing the image by using an objective lens with a weak magnification (10x). Circle of light is known as a field of view. it is better to use distilled water to remove dirt. Then cleaned with a dirty lens or lens paper transerat paper. and then.

ie a total of 30-40x magnification) to show the general look of the footage and is usually used for the first observation on the entire footage.5 x 12.5 x 8 or 3.5. . Low magnification (3.magnification) and 320-500x (high magnification) are given in the example is sufficient to meet normal requirements.