You are on page 1of 12

MAKALAH

ASMAUL HUSNA
(Al-Karim, Al-Mu’min, Al-Wakil)

Disusun oleh :
KELOMPOK I
1. DIAN ARISTY
2. MARSELLA
3. NURFADILA
4. ULFA DWIYANTI
5. NURDIANA
6. JUMARDI
7. JUMADIL ADHAR
8. USMAN
9. SUMARDI

SMA NEGERI 5 BONE
2017/2018

dalam penulisan makalah ini tentunya terdapat kekurangan. Al-Mu’min. tapi kami berhasil menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. i . PENULIS. sangat kami harapkan. Al- Wakil)”. Penulis menyadari. Tak lupa kami juga mengucapkan terimakasih kepada teman-teman yang juga sudah memberi kontribusi baik langsung maupun tidak langsung dalam pembuatan makalah ini. Makalah ini berjudul “ASMAUL HUSNA (Al-Karim. Oleh karena itu. Tak lupa kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulisan makalah ini. Kami berharap semoga makalah ini dapat menjadi sesuatu yang berguna bagi kita bersama. karena dengan pertolonganNya kami dapat menyelesaikan makalah ini Meskipun banyak hambatan yang kami hadapi dalam proses pengerjaannya. KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. saran dan kritik dari pembaca untuk memperbaiki kekurangan dalam makalah ini.

.................. Al-Karim ................................................... 2 A. Rumusan masalah ..................................................................... Al-Mu’min ................................................................................ ii BAB I PENDAHULUAN ...................... 1 A.................... 2 B.......................................................................................................................................................................................................................................................................................................... 8 DAFTAR PUSTAKA ....................... Latar belakang ............. i DAFTAR ISI................................. DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ........................................... 5 BAB III PENUTUP ................................................. 1 B................................................................................................................ Al-Wakil ..................................................... 1 BAB II PEMBAHASAN ... 9 ii ....................................................................................................................................................... 4 C..............................................................................................................................................

Asmaa'ul husna (bahasa Arab: ‫الحسنى هللا أسماء‬. Para ulama berpendapat bahwa kebenaran adalah konsistensi dengan kebenaran yang lain. ada yang menyebut 99. yang terpenting adalah hakikat Dzat Allah SWT yang harus dipahami dan dimengerti oleh orang-orang yang beriman seperti Nabi Muhammad.". Pembahasan berikut hanyalah pendekatan yang disesuaikan dengan konsep akal kita yang sangat terbatas ini.. namun menurut mereka. Bagaimana makna Al-Karim? 2. karena nama-nama Allah adalah alamat kepada Dzat yang mesti kita ibadahi dengan sebenarnya. Allah itu tidak dapat dimisalkan atau dimiripkan dengan segala sesuatu. Semua kata yang ditujukan pada Allah harus dipahami keberbedaannya dengan penggunaan wajar kata-kata itu. 100. Latar belakang Dalam agama Islam. dan penafsirannya akan tetapi yang jelas adalah kita tidak boleh musyrik dalam mempergunakan atau menyebut nama-nama Allah ta'ala. Bagaimana makna Al-Wakil? 1 . bahkan 1. 200. Selain perbedaaan dalam mengartikan dan menafsirkan suatu nama terdapat pula perbedaan jumlah nama. BAB I PENDAHULUAN A. asmāʾ allāh al-ḥusnā) adalah nama-nama Allah yang indah dan baik.000 bahkan 4. karena tidak ada satu hal pun yang dapat disetarakan dengan Allah. Dengan cara ini. umat Muslim tidak akan mudah menulis "Allah adalah . jadi asma'ul husna adalah nama nama milik Allah yang baik lagi indah. Sejak dulu para ulama telah banyak membahas dan menafsirkan nama-nama ini. makna. Bagaimana makna Al-Mu’min? 3.000 nama. Meskipun timbul perbedaan pendapat tentang arti.. seperti tercantum dalam surat Al-Ikhlas. akan tetapi harus dapat mengerti dengan hati dan keterangan Al-Qur'an tentang Allah ta'ala. Asma berarti nama dan husna berarti yang baik atau yang indah. B. Rumusan masalah 1.

. Bagi hamba yang berdosa. Manusia yang berharta dan dermawan hendaklah tidak sombong jika telah memiliki sifat dermawan karena Allah Swt. adalah Yang Maha Pengampun. memaafkan dosa para hamba yang lalai dalam menunaikan kewajiban kepada Allah Swt. jika miskin dalam harta. al-Karim adalah Dia yang apabila berjanji. tidak pernah terhenti pemberian-Nya. melampaui batas harapan. Dapat pula dimaknai sebagai Zat yang sangat banyak memiliki kebaikan. Hal tersebut sesuai dengan firman-Nya: Artinya: “Hai manusia apakah yang telah memperdayakanmu terhadap Tuhan Yang Maha Pemurah?” (Q. Pemberi Nikmat dan keutamaan. baik ketika diminta maupun tidak. Menurut imam al-Gazali. BAB II PEMBAHASAN A. Secara istilah. al-Karim diartikan bahwa Allah Swt. AL-KARIM (MENJADIKAN PRIBAI YANG DERMAWAN) Secara bahasa. Maha Pemurah. Yang Mahamulia lagi Maha Pemurah yang memberi anugerah atau rezeki kepada semua makhluk-Nya. Dengan demikian. bagi orang yang diberikan harta melimpah maupun tidak dianugerahi harta oleh Allah Swt.. al-Karim mempunyai arti Yang Mahamulia. tidak peduli berapa dan kepada siapa Dia memberi dan 2 . Manusia tidak boleh berputus asa dari kedermawanan Allah Swt. bila memberi.S. al-Infi¯ār:6) Al-Karim dimaknai Maha Pemberi karena Allah Swt. Allah Swt. tidak menyukai kesombongan. keduanya harus bersyukur kepada-Nya karena orang yang miskin pun telah diberikan nikmat selain harta. Al-Karim juga dimaknai Yang Maha Pemberi Maaf karena Allah Swt. Dia akan mengampuni seberapa pun besar dosa hamba-Nya selama ia tidak meragukan kasih sayang dan kemurahan-Nya. kemudian hamba itu mau bertaubat kepada Allah Swt. karena kedermawanan-Nya tidak hanya dari harta yang dititipkan melainkan meliputi segala hal. menepati janjinya. senantiasa memberi. Yang Maha Dermawan atau Yang Maha Pemurah.

5. masa yang paling sesuai dan paling bermanafaat kepada si hamba yang menerimanya. Karena. Allah SWT memberi dengan bijaksana. 4. Dan Allah membeci orang yang bersifat kikir. Allah SWT memberi sebelum diminta. 3. dengan cara yang paling baik. 2. Menanamkan sifat pemurah dalam diri seorang muslim. tidak mengabaikan siapa yang menuju dan berlindung kepada-Nya. Wajibnya memuliakan kitab Allah yaitu Al-Qur’anul Karim. Menumbuhkan rasa cinta yang dalam diri seorang muslim kepada Allah. Nama ini memberi pengertian istimewa tentang Allah SWT Al-Karim bermaksud: 1. Allah SWT Maha Pemurah. 3. Dia yang bila kecil hati menegur tanpa berlebih.tidak rela bila ada kebutuhan dia memohon kepada selain-Nya. 7. Allah SWT memberi tanpa diminta. Tidak dikira berapa banyak diberi-Nya dan kepada siapa Dia memberi. Allah memberi nikmat tanpa batas kepadanya meskipun tanpa diminta. Yang diturunkan melalui perantara malaikat yang mulia kepada Rasul yang mulia. karena di antara makna Al Kariim “Maha Pemurah“. 4. Dengan memahami makna nama Allah Al-Kariim akan menumbuhkan sifat-sifat yang mulia dalam diri seorang muslim. Al-Quran adalah Kalam Allah yang mulia. Tentu Allah amat mencintai orang yang bersifat pemurah. 2. tetapi cukup sekadar harapan. Allah SWT memberi lebih baik daripada apa yang diminta dan diharapkan oleh para hamba-Nya. dan tidak membutuhkan sarana atau perantara. di antaranya : 1. 3 . Paling penting. Allah SWT memberi bukan kerana permintaan. demi kebaikan hamba-Nya sendiri. cita-cita dan angan-angan hamba-hamba-Nya. 8. Allah Yang Maha Pemurah tidak kedekut dalam pemberian-Nya. meminta pada orang lain. karena Allah bersifat Maha Pemurah. Tidak ada yang memiliki sifat-sifat ini selain Allah SWT. Menanamkan sifat mulia dalam diri seorang muslim. Dia tidak mengecewakan harapan mereka. karena Allah Mahamulia mencintai orang yang bersifat mulia. Allah SWT memberi apabila diminta. 6.

Pengertian Sifat Allah Al – Mu’min artinya "Allah Maha Pemberi Keamanan". 6. B.orang Quraisy yang ingin membunuh Nabi Muhammad Saw. bulu mata melindungi mata dari debu dan binatang . Mendorong kita untuk selalu berdoa kepada Allah. Bukti lain diluar tubuh kita seperti ketika Rasulullah ingin Hijrah dari Mekkah ke kota Madinah. 9. tenang. Keamanan merupakan kebutuhan penting bagi manusia. tanah longsor dan lain - lain. barang siapa yang membenci salah seorang di antara mereka. sekeliling rumah Nabi telah di pagar betis oleh orang . Akan tetapi 4 . Wajibnya memuliakan malaikat-malaikat Allah. Menumbuhkan sifat suka memuliakan tetangga dan tamu. karena Allah menyukai sifat pemaaf. Allah menciptakan alis di atas mata yang berfungsi melindungi mata dari keringat yang jatuh.binatang kecil. tidak gelisah walaupun situasi dan keadaan genting dan kacau. 2. 5. rajin sholat. Sebaliknya ada orang yang merasa. karena Allah Maha Pemurah terhadap hambanya. Al – Mu’min ( Yang Maha Terpercaya ) 1. Pada malam keberangkatan Nabi Muhammad. Kehidupan akan terasa nyaman dan berjalan semestinya karena adanya keamanan. rajin membaca Al . di antaranya malaikat jibril. Keamanan dan rasa aman yang kita peroleh tidak terlepas dari kekuasaan Allah.Qur'an. barang siapa yang membencinya. dan lain . Kehidupan masyarakat akan terancam bila tidak ada keamanan. gempa bumi.lain. maka ia adalah musuh Allah. maka ia adalah musuh Allah. Ada orang yang merasa tidak aman walaupun situasinya aman dan tentram. bencana alam seperti banjir. Ketenangan hati hanya didapat bila kita dekat denmgan Allah. Menumbuhkan sifat suka pemaaf. 8. Contoh dan bukti sederhana Contoh dan bikti sederhana bahwa Allah bersifat Al – Mu’min dapat kita lihat dalam diri kita sendiri. Negara yang tidak aman sulit melaksanakan pembangunan. 7. Ketidak nyamanan bukan hanya akibat ulah manusia tapi bisa juga karena binatang buas. Wajibnya mencintai para rasul Allah. Kita lihat bagaimana negara yang sedang dalam peperangan. Seperti pada tubuh kita.

Mempelajari dan memahami Al-Quran/Hadist 3. 'Ali `Imran [3] : 173 ُ َّ‫ٱلَّذِين قال ل ُه ُم ٱلن‬ َّ ‫اس ِإ َّن ٱلنَّاس قد جمعُوا ل ُكم فٱخشوهُم فزادهُم ِإ َٰيمنًاوقالُوا حسبُنا‬ ‫ٱّللُ ونِعم ٱلو ِكي ُل‬ 5 . Hanya menyembah dan meminta pertolongan kepada Allah SWT Berikut firman Allah : 1. Rasulullah dengan aman dapat keluar dari rumah dan meninggalkan kota Mekkah menuju Madinah.Mukmin Allah telah memberi keselamatan kepada Rasulullah. dan satpam mencoba meneladani sifat Al Mu'min ini dengan menjaga keamanan lingkungan. kecuali kepada Allah 4. C.Jadi jika kita ingin selalu aman dan tentram. Kesimpulan Sifat Allah Al Mu'min ini menerangkan bahwa Allah memberi rasa aman dan tenteram dalam hati hamba-Nya. Al – Wakiil ( Yang Maha Mewakili / Pemelihara) Al – Wakiil artinya Dzat yang maha memelihara. Allah memerintahkan agar kita bersifat : 1. Meneladani Sifat Al Mu'min Menenangkan teman yang sedang merasa takut Tidak mengganggu teman Menjaga diri sendiri dari ancaman dan gangguan orang atau makhluk lain Tidak takut kepada apapun. kita harus selalu ingat kepada Allah Swt. tentara. Menjadikan Allah SWT sebagai satusatunya pelindung 5.dengan sifat Al . QS. 3. baik itu dalam urusan dunia maupun urusan akhirat. yaitu Dia yang memelihara dan mengurusi segala kebutuhan makhlukNya. Polisi. Memegang amanah dengan sebaik-baiknya 4. Beriman dan bertakwa kepada Allah SWT 2. Orang yang beriman kepada Allah Al – Mu’min akan selalu tenang dan tidak gegabah dalam menghadapi setiap keadaan dan situasi yang genting dan kacau sekalipun. karena Allah memberi rasa aman dan ketentraman dalam hati hambah-Nya.

Hal itu hanya dapat dilakukan oleh hamba yang mengetahui bahwa Allah Swt. Kita menjadi orang yang selalu ingin berbuat baik. Niscaya Allah akan memberikan hasil yang baik. 2. untuk menentukan karunia-Nya. Contoh perilaku yang dapat diteladani dari Sifat Al-Wakiil adalah kita harus berusaha keras dalam mengerjakan sesuatu. dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu. 2. 3. Seseorang yang melakukan urusannya dengan sebaik-baiknya dan kemudian akan menyerahkan segala urusan kepada Allah Swt. karena itu takutlah kepada mereka". orang yang mempercayakan segala urusannya kepada Allah Swt. Dan kita selalu ingin beribadah kepada allah swt MENELADANI SIKAP AL-WAKIL Dengan demikian. akan memiliki kepastian bahwa semua akan diselesaikan dengan sebaik-baiknya. QS. tidak ada Tuhan selain Dia. Tawakkal bukan berarti mengabaikan sebab-sebab dari suatu kejadian. melahirkan sikap tawakkal. Maha Pengasih adalah satu-satunya yang dapat dipercaya oleh para hamba-Nya. yang Mahakuasa. Kita menjadi takut untuk melakukan perbuatan buruk. Az-Zumar [39] : ayat 62 ‫َّللاُ خا ِل ُق ُك ِل شيءٍ ۖ وهُو عل َٰى ُك ِل شيءٍ و ِكيل‬ َّ Artinya : Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu. Berdiam diri dan 6 . Setelah itu kita tawakal (menyerahkan hasilnya kepada Allah).. Menyerahkan segala urusan hanya kepada Allah Swt. Al-An'am (Al-An'am) [6] : ayat 102 Artinya : (Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu. maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung". 3. QS. MANFAAT 1. Pencipta segala sesuatu. maka sembahlah Dia. Artinya : (Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu.

7 . dia menyerahkan seluruh hidupnya di tangan al-Wakil. Manusia harus menyadari bahwa semua usahanya adalah sebuah doa yang aktif dan harapan akan adanya pertolongan-Nya. tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. “Ikatlah untamu saw. Pencipta segala sesuatu. maka sembahlah Dia dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu. berfirman yang artinya.S. “(Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Swt. al-An’am ayat 6:102) Hamba al-Wakil adalah yang bertawakkal kepada Allah Swt.“ (Q. Ketawakkalan dapat diibaratkan dengan menyadari sebab-akibat.tidak peduli terhadap sebab itu dan akibatnya adalah sikap malas. Tuhan kamu. Orang harus berusaha untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. dan bertawakkallah kepada Allah Swt. dalam sebab-sebab dan alasan segala sesuatu. Allah Swt. Rasulullah bersabda. Ketika hamba tersebut telah melihat “tangan” Allah Swt.

Dapat pula dimaknai sebagai Zat yang sangat banyak memiliki kebaikan. al-Karim diartikan bahwa Allah Swt. Kesimpulan Secara bahasa. al-Karim mempunyai arti Yang Mahamulia. Maha Pemurah. Kehidupan akan terasa nyaman dan berjalan semestinya karena adanya keamanan. Pemberi Nikmat dan keutamaan. Yang Mahamulia lagi Maha Pemurah yang memberi anugerah atau rezeki kepada semua makhluk-Nya. yaitu Dia yang memelihara dan mengurusi segala kebutuhan makhlukNya. BAB III PENUTUP A. Al – Wakiil artinya Dzat yang maha memelihara. Secara istilah. Yang Maha Dermawan atau Yang Maha Pemurah. Keamanan merupakan kebutuhan penting bagi manusia. 8 . baik itu dalam urusan dunia maupun urusan akhirat. Sifat Allah Al – Mu’min artinya "Allah Maha Pemberi Keamanan". baik ketika diminta maupun tidak.

html http://pendidikanislam95.blogspot.id/2014/10/makna-asmaul-husna-al-kariim-al-mumin.html 9 .co.co.co.html http://sule-epol.id/2014/09/al-karim-yang-maha-mulia-dermawanatau.id/2016/10/makalah-al-wakil.blogspot.blogspot.blogspot.co.id/2017/02/memahami-makna-asmaul-husna-al-karim- al. DAFTAR PUSTAKA http://rahmarosalianas.html http://didit-pekiringan.