You are on page 1of 3

MOTIVASI UNTUK SEBUAH PERUSAHAAN

20:25 | Author: muhinjjaya
Didalam perusahaan tentu ingin mendapatkan hal yang diinginkannya dan dicita -
citakannya.Berupaya dengan sekuat tenaga untuk menjadikan perusahaanya menjadi
perusahaan yang besar.Kini telah berbagai macam banyaknya perusahaan berdiri di
Indonesia.Bila tak dimbangi dengan persaingan yang sehat.Perusahaan akan jatuh dan gagal
untuk meraih harapannya.Oleh karena itu perlu diadakanya suatu motivator untuk
memberikan semangat kepada karyawan.Dengan adanya suatu motivasi di perusahaan,para
karyawan akan mendapatkan apa yang diinginkan perusahaan.Tanpa adanya hal tersebut
perusahaan akan susah untuk meraih harapan yang diinginkannya.Bagus tidaknya perusahaan
berkembang dan sukses tergantung kepada para karyawannya yang bekerja di perusahaan
tersebut.Penuh dengan tantangan untuk mendapatkan karyawan yang bekerja dengan sekuat
tenaga.Perlu dengan motivasi yang kuat untuk memotivasi para karyawan.Agar hasil yang
didapatkan perusahaan bisa memuaskan.Begitu amat penting suatu motivasi bagi kemajuan
perusahaan.

Motivasi adalah keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu atau
perkelompok untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai suatu
tujuan.Motivasi bagi perusahaan sangat memegang pengaruh yang amat penting untuk
kemajuan perusahaan.Dimana perusahaan akan mendapatkan sesuatu sesuai dengan yang
diharapkan.Lepas dari hal itu tentu suatu motivasi sangat dbutuhkan bagi setiap perusahaan
guna untuk memberikan semangat dan bimbingan kepada para karyawan.Selain itu motivasi
bagi perusahaan penting untuk memajukan persaingan yang sehat dikalangan para
usahawan.Dengan semangat adanya motivasi perusahaan akan sangat bisa dikembangkan
sehingga bisa terus berkembang dengan pesatnya di Negara ini.Ketika sebuah perusahaan
membutuhkan sutu harapan untuk kemajuan.Suatu upaya untuk menjadikan perusahaan
menjadi besar dan sukses adalah diantaranya dengan

adanya suatu motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan bersama.Sebagaimana hal tersebut
sesuai denngan ungkapan dari pengertian motivasi di atas.

Motivasi juga dibagi atas dua macam yaitu :

◘ Motivasi Fisiologis.
Motivasi secara Fisiologis adalah suatu motivasi yang diberikan kepada seseorang yang
membutuhkan secara fisik.tentunya dengan hal motivasi secara fisik akan memberikan suatu
tekanan yang berarti bagi si motivator.

◘ Motivasi Psikologis.

Motivasi secara Psikologis adalah suatu motivasi yang diberikan kepada seseorang dengan
upaya semaksimal mungkin agar seseorang mendapatkan hasil yang lebih baik secara
psikilogis ataupun secara kejiwaan.

Selain itu terdapat pula beberapa pendapat ataupun teori yang mengemukakan tentang
Motivasi ini yaitu :

a. Teori X dan teori Y Mc Gregor.

sama halnya dengan bermain atau beristirahat. Rata-rata para pekerja itu malas. Keterikatan pada tujuan organisasi adalah fungsi penghargaan yang diterima karena prestasinya dalam pencapaian tujuan itu. Rata-rata manusia bersedia belajar.Teori Motivasi Berprestasi Mc Clelland Menurut Mc Clelland. b.Anggapan-anggapan yang mendasari teori X : 1. Organisasi seharusnya memberikan kemungkinan orang untuk mewujudkan potensinya. 3. Kebutuhan Penghargaan 5. Rata-rata para pekerja lebih senang dibimbing. Penjelasan : suatu perusahaan biasanya diberikan tanggungjawab kepada para karyawannya untuk kemajuan perusahaan. Penjelasan : para pekerja atau karyawan yang bekerja di suatu perusahaan biasanya harus mendapatkan pengarahan dan bimbingan untuk mencapai suatu tujuan perusahaan diantaranya suatu mtivasi yang kuat. kreativitas dan daya imajinasi untuk memecahkan masalah-masalah organisasi yang secara luas tersebar pada seluruh karyawan. Mc Clelland memusatkan perhatiannya pada tiga kebutuhan manusia yaitu : 1. yaitu : 1. maka harus dipaksa. Kebutuhan Sosial 4. 4. Ada kemampuan yang besar dalam kecerdikan. 5. Kebutuhan Kekuasaan. Kebutuhan Prestasi 2. apabila dia mempunyai keinginan untuk berprestasi lebih baik dari pada yang lain dalam banyak situasi. Pengendalian ekstern dan hukuman bukan satu-satunya cara untuk mengarahkan usaha pencapaian tujuan organiasasi. tidak hanya menerima tetapi mencari tanggung-jawab. 6. 2.Usaha phisik dan mental yang dilakukan manusia dalam bekerja adalah kodrat manusia. Karena pada dasarnya pekerja tidak suka bekerja. keamanan drinya di atas segala-galanya.berusaha menghindari tanggung-jawab. dan akan menghindarinya bila dapat. Kebutuhan Aktualisasi Diri c.dan diarahkan untuk pencapaian tujuan organisasi. mempunyai ambisi yang kecil. dikendalikan. dan tidak hanya digunakan sebagian. dipelakukan dengan hukuman. Penjelasan : kebanyakan para pekerja yang khususnya yang bekerja disebuah perusahaan malas untuk melakukan suatu kegiatan pekerjaan dan berupaya keras untuk menghindarinya. 3. Kebutuhan Afiliasi 3. 2. Anggapan-anggapan yang mendasari teori Y : 1.namun mereka pada umumnya menghindari beban yang diberikan oleh perusahaan dan tak punya ambisi untuk mengambil tanggungjawab tersebut yang telah diberikan perusahaan.Teori Hirarki Kebutuhan Maslow Menurut Maslow ada 5 kebutuhan dasar manusia yang membentuk hirarki kebutuhan. dalam kondisi yang layak. Kebutuhan Keamanan 3. Kebutuhan Fisiologis 2. . tidak suka bekerja. seseorang dianggap mempunyai motivasi prestasi yang tinggi.

Dari para ahli diatas yang telah menngemukakan pendapatnya bisa disimpulkan bahwa suatu motivasi yang begitu penting disebuah perusahaan.Dengan adanya hal tersebut maka perusahaan akan bias lebih dengan dekat kepada para karyawannya.Begitu juga sesuai dengan apa yang diungkapkan oleh teori Y dan Teori Motivasi Berprestasi Mc Clelland.Dengan motivasi para karyawan pun akan dengan semanngatnya membarikan kontribusinya sesuai dengan kemampuannya semaksimal mungkin. Teori Motivasi Dua Faktor Herzberg Menurut Herzberg ada dua faktor yang mempengaruhi motivasi kerja seseorang dalam organisasi. .Sehingga tak ada lagi kesimpang siuran antara para karyawan dengan pimpinan perusahaan.Bisa juga untuk meningkatkan kualitas dari para karyawan itu sendiri.Dengan adanya kebutuhan tersebut para karyawan dalam perusahaan akan bias meningkatkan prestasi kerjanya.Bila tidak ditingkatkan prestasinya maka akan percuma untuk dijadikan karyawan di sebuah perusahaan.Ungkapan yang sama juga telah disampaikan bahwa manusia memiliki beberapa kebutuhan diantaranya adalah kebutuhan Kebutuhan Aktualisasi Diri dan Kebutuhan Prestasi.Para karyawan atau pekerja juga dituntut untuk bias berperan aktif agar perusahaan bias maju.Intinya sebuah perusahaan tidaka akan bias berjalan tanpa adanya para karyawan yang berperan aktif pada perusahaan tersebut.Selain untuk bisa memberikan kontribusinya kepada perusahaan .Motivasi adalah salah satu upaya untuk menjadika perusahaan itu bias berkembang dan maju. Perusahaan yang benar adalah perusahaan dimana ia bisa memotivasi para karyawanya di perusahaan tersebut.Dimana mereka harus punya skill atau kemampuan untuk bias memajukan perusahaan. Motivasi juga suatu kebutuhan untuk para karyawan yang berkerja di perusahaan.Selain dari posisi yang telah diamanatkan perusahaan untuk mendudukinya.Untuk meninngkatkan kinerja para karyawan yang bekerja di suatu perusahaan.Dan bias juga memberikan kepuasan tersendiri untuk para karyawan berkerja di perusahaan.Dimana peran karyawan pun tidak akan bias ber kembang tanpa adnya Motivasi yang kuat dari pimpinan perusahaan.Begitu juga yang telah dikatakan oleh pendapat oleh teori Y pada alenia 1 bahwa manusia pada kodratnya untuk berkerja.Selain itu hubungan antara pimpinan perusahaan pun akan tetap terjalin dengan baik dengan para karyawan yang berkerja di perusahaannya.Karena utntuk meningkatkan minat kerja dari para karyawan sebuah motivasi yang kuat adalah menjadi andalannya.Selain dari diberikanya motivasi yang kuat dari perusahaan.Jangan sampai perusahaan jatuh dan bangkrut sehingga menyebabkan perusahaan harus tutup usia.Hal tersebut sesuai dengan Teori Motivasi Dua Faktor Herzberg Yang memberikan penjelasan bahwa untuk bekerja dibutuhkan sebuah pemuas kerja (motivasi) atau yang biasa disebut job satisfier. yaitu pemuas kerja (job satisfier) yang berkaitan dengan isi pekerjaan dan penyebab ketidakpuasan kerja (job dissafisfiers) yang bersangkutan dengan suasana pekerjaan Satisfiers disebar motivators dan dissatifiers disebut faktor-faktor yang higienis.Tanpa adanya kesalahpahaman yang bisa memberikan konflik yang berakibat fatal.d.Setiap manusia memiliki motivasi yang beraneka macamnya prestasinya.