TUGAS KELOMPOK I

“HYGIENE MATA, TELINGA DAN HIDUNG”

KELOMPOK 5 (KELAS 1C)

BERNADETHA YAMSAREV

LOVIGA JAGADITA

NURLISA MEIRINA

PAPKA WIDIANTO

ROY RAINERS

SARCE WAMESE

ZERA OMEGA ARAS

YAYASAN WAHANA BHAKTI KARYA HUSADA

AKADEMI KEPERAWATAN RUMAH SAKIT MARTHEN INDEY

JAYAPURA 2015

1

DAFTAR ISI

Daftar Isi.................................................................................................... 2

BAB I

Pendahuluan ........................................................................................... 4

1. Mata ............................................................................... 4
2. Telinga ............................................................................... 4
3. Hidung ............................................................................... 5

BAB II

Pembahasan ........................................................................................... 6

1. Mata ............................................................................... 6
 Definisi ................................................................... 6
 Struktur dan Fungsi Mata ........................................... 6
 Otot Mata, Saraf Mata dan Pembuluh Darah ............. 8
 Struktur Pelindung Mata ........................................... 8
2. Telinga ............................................................................... 10
 Susunan Telinga ....................................................... 10
 Cara Kerja Indra Pendengaran ................................. 12
3. Hidung
 Struktur Indera Penciuman / Pembau ........................ 14
 Bagian-Bagian Hidung ............................................ 14
 Fungsi Hidung .......................................................... 15
 Cara Kerja Hidung ..................................................... 15
 Kepekaan Hidung Terhadap Rangsangan .................. 15
 Kelainan Pada Indera Penciuman / Pembau ............... 15
 Memelihara Kesehatan Hidung .................................. 16
4. Kelainan Dan Penyakit Pada Alat Indra ................................. 16
5. Prosedur Dalam Mengatasi Masalah
(Mata, Telinga, Hidung)............................................................ 17

2

............................................................. 21 3 ..................................................BAB III Penutupan ................ 20 Daftar Pustaka .. 20 Kesimpulan ................................................................................................................

Kelenjar Lakrimal (air mata). Orang yang tidak memiliki mata disebut buta sehingga butuh bantuan tongkat. Bila substansi lilin atau benda asing menumpuk pada saluran telinga luar maka akan mengganggu konduksi suara. Mata merupakan organ yang sangat penting tetapi mereka tidak membutuhkan perawatan spesial dalam kehidupan sehari – hari. Dari kantung lakrimal. Cairan ini akan membuat mata tetap basah/ lembab dan membantu membilas/membuang partikel-partikel asing. 4 . bagian tengah dan bagian dalam. BAB I PENDAHULUAN 1. MATA Mata adalah indera yang digunakan untuk melihat lingkungan sekitarnya dalam bentuk gambar sehingga mampu dengan mengenali benda-benda yang ada di sekitarnya dengan cepat. Higiene telinga bertujuan untuk mempertahankan ketajaman pendengaran. Hal ini sering terjadi pada lansia dan klien yang menggunakan alat bantu pendengaran. Air mata akan mengalir ke dalam kantung lakrimal yang berada pada chantus bagian dalam. Perawat menganjurkan klien untuk melakukan pembersihan dan pemeliharaan yang tepat seperti halnya teknik komunikasi untuk melatih pendengaran kata-kata yang diucapkan. anjing pemandu. terletak di cekungan pada tulang frontal tengkorak pada sisi atas bagian sudut luar dari bola mata memproduksi cairan lakrimal (air mata) yang secara kontinyu membilas mata. 2. dll untuk kemudahan dalam mengenali lingkungan sekitar dan juga untuk bergerak. Jumlah mata manusia ada dua buah yang bekerja saling menunjang satu sama lain. TELINGA Telinga adalah alat indra yang memiliki fungsi untuk mendengar suara yang ada di sekitar kita sehingga kita dapat mengetahui / mengidentifikasi apa yang terjadi di sekitar kita tanpa harus melihatnya dengan mata kepala kita sendiri. Orang yang tidak bisa mendengar disebut tuli. air mata akan mengalir melalui duktus lakrimalis ke meatus inferior dari hidung. Telinga kita terdiri atas tiga bagian yaitu bagian luar.

hidung juga sebagai pengatur temperatur dan kelembapan udara yang masuk dan mencegah masuknya partikel asing ke dalam sistem pernapasan. 3. Dan bila terjadi iritasi mukosa nasal. Apabila sekresi yang mengeras terakumulasi ke dalam vakum nares maka bisa merusak sensasi olfaktori dan pernapasan. Di dalam hidung kita terdapat banyak sel kemoreseptor untuk mengenali bau. Selain sebagai indra penciuman. HIDUNG Hidung adalah indera yang kita gunakan untuk mengenali lingkungan sekitar atau sesuatu dari aroma yang dihasilkan. Kita mampu dengan mudah mengenali makanan yang sudah busuk dengan yang masih segar dengan mudah hanya dengan mencium aroma makanan tersebut. 5 . Perawatan hidung ini ditujukan khususnya bagi klien yang menggunakan nasogastrik dan pipa endotrakheal karena pada klien ini dibutuhkan perhatian khusus pada organ ini. maka akan menyebabkan pembengkakan dan akhirnya terjadi obstruksi nares.

iris. Secara konstan mata menyesuaikan jumlah cahaya yang masuk. Humor aqueus.  Pupil : daerah hitam di tengah-tengah iris. merupakan pembungkus dari iris. BAB II PEMBAHASAN 1. retina.  Kornea : struktur transparan yang menyerupai kubah. pupil. Berikut Struktur mata beserta fisiologisnya:  Sklera (bagian putih mata) : merupakan lapisan luar mata yang berwarna putih dan relatif kuat. Kornea. struktur dari mata itu sendiri atau bisa di sebut dengan anatomi mata meliputi Sklera. 6 . saraf optikus. lensa. serta Humor vitreus yang masing-masingnya memiliki fungsi atau kerjanya sendiri. Konjungtiva.  Konjungtiva : selaput tipis yang melapisi bagian dalam kelopak mata dan bagian luar sklera. pupil dan bilik anterior serta membantu memfokuskan cahaya. memusatkan perhatian pada objek yang dekat dan jauh serta menghasilkan gambaran yang kontinu yang dengan segera dihantarkan ke otak. Masing-masing dari struktur mata mempunyai Fisiologi mata itu sendiri. MATA Definisi mata Mata merupakan alat indra yang terdapat pada manusia. Struktur dan fungsi mata Mata kita terdiri dari bermacam-macam struktur sekaligus dengan fungsinya.

Banyaknya ujung saraf ini menyebabkan gambaran visuil yang tajam.  Retina : lapisan jaringan peka cahaya yang terletak di bagian belakang bola mata. yang memiliki ratusan ujung saraf. Jika mata memfokuskan pada objek yang dekat. berfungsi mengirimkan pesan visuil melalui saraf optikus ke otak. Lensa terdapat di belakang iris.Retina mengubah gambaran tersebut menjadi gelombang listrik yang oleh saraf optikus dibawa ke otak. lensa memfokuskan cahaya ke retina. Iris mengatur jumlah cahaya yang masuk dengan cara membuka dan menutup. Sebagian serat saraf menyilang ke sisi yang berlawanan pada kiasma optikus (suatu daerah yang berada tepat di 7 . Keadaan ini disebut presbiopia.  Humor vitreus : gel transparan yang terdapat di belakang lensa dan di depan retina (mengisi segmen posterior mata). serta merupakan sumber makanan bagi lensa dan kornea. seperti halnya celah pada lensa kamera. Jika mata memfokuskan pada objek yang jauh. Sejalan dengan pertambahan usia. Saraf optikus menghubungkan retina dengan cara membelah jalurnya. maka cahaya yang masuk menjadi lebih sedikit.  Saraf optikus : kumpulan jutaan serat saraf yang membawa pesan visuil dari retina ke otak. Ukuran pupil dikontrol oleh otot sfingter pupil.  Iris : jaringan berwarna yang berbentuk cincin. dihasilkan oleh prosesus siliaris.Bagian retina yang paling sensitif adalah makula. berfungsi membantu memfokuskan cahaya ke retina. berfungsi mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata dengan cara merubah ukuran pupil. sehingga lensa menjadi lebih tebal dan lebih kuat. Cahaya yang masuk melalui kornea diteruskan ke pupil. jika lingkungan di sekitar terang. maka otot silier akan mengendur dan lensa menjadi lebih tipis dan lebih lemah. kemampuannya untuk menebal menjadi berkurang sehingga kemampuannya untuk memfokuskan objek yang dekat juga berkurang.  Humor aqueus : cairan jernih dan encer yang mengalir diantara lensa dan kornea (mengisi segmen anterior mata). maka otot silier akan berkontraksi. Dengan merubah bentuknya. Jika lingkungan di sekitar gelap. menggantung di belakang kornea dan di depan lensa. maka cahaya yang masuk akan lebih banyak.  Lensa : struktur cembung ganda yang tergantung diantara humor aqueus dan vitreus. yang membuka dan menutup iris. lensa menjadi kurang lentur. Retina mengandung saraf-saraf cahaya dan pembuluh darah.

Struktur Pelindung Mata Struktur di sekitar mata melindungi dan memungkinkan mata bergerak secara bebas ke segala arah. Segmen anterior : mulai dari kornea sampai lensa. dan Pembuluh Darah Mata mempunyai otot. Segmen posterior : mulai dari tepi lensa bagian belakang sampai ke retina. Setiap otot dirangsang oleh saraf kranial tertentu. Tulang orbita yang melindungi mata juga mengandung berbagai saraf lainnya. tetapi juga memungkinkan mata tetap terbuka sehingga cahaya masih bisa masuk. sedangkan darah dari mata dibawa oleh vena oftalmika dan vena retinalis. Dalam keadaan normal. berisi humor vitreus yang membantu menjaga bentuk bola mata. Segmen anterior sendiri terbagi menjadi 2 bagian (bilik anterior : mulai dari kornea sampai iris. bakteri. jamur dan bahan- bahan berbahaya lainnya. Bola mata terbagi menjadi 2 bagian. berisi humor aqueus yang merupakan sumber energi bagi struktur mata di dalamnya. virus. yaitu :  Saraf optikus membawa gelombang saraf yang dihasilkan di dalam retina ke otak  Saraf lakrimalis merangsang pembentukan air mata oleh kelenjar air mata  Saraf lainnya menghantarkan sensasi ke bagian mata yang lain dan merangsang otot pada tulang orbita. Otot Mata.adapun struktur pelindung mata. berkas saraf tersebut akan bergabung kembali. Saraf Mata. angin. Arteri oftalmika dan arteri retinalis menyalurkan darah ke mata kiri dan mata kanan. saraf serta pembuluh darah. masing-masing terisi oleh cairan: 1.Pembuluh darah ini masuk dan keluar melalui mata bagian belakang. Kemudian sebelum sampai ke otak bagian belakang. humor aqueus dihasilkan di bilik posterior.bawah otak bagian depan). lalu melewati pupil masuk ke bilik anterior kemudian keluar dari bola mata melalui saluran yang terletak ujung iris. 2.Struktur tersebut melindungi mata terhadap debu. meliputi: 8 . Beberapa otot bekerja sama menggerakkan mata. dan bilik posterior : mulai dari iris sampai lensa).

terluka dan tidak tembus cahaya.Air mata berfungsi menjaga kelembaban dan kesehatan mata.  Bulu mata Bulu Mata merupakan rambut pendek yang tumbuh di ujung kelopak mata dan berfungsi membantu melindungi mata dengan bertindak sebagai barrier (penghalang). angin.Tanpa kelembaban tersebut. Selain itu. air mata kaya akan antibodi yang membantu mencegah terjadinya infeksi.  Kelenjar lakrimalis Kelenjar Lakrimalis terletak di puncak tepi luar dari mata kiri dan kanan dan menghasilkan air mata yang encer. 9 .Air mata mengalir dari mata ke dalam hidung melalui 2 duktus lakrimalis.  Orbita Orbita adalah rongga bertulang yang mengandung bola mata. debu dan cahaya yang sangat terang. otot-otot. pembuluh darah. di dekat hidung. kelopak mata membantu menyebarkan cairan ke seluruh permukaan mata dan ketika tertutup. kornea bisa menjadi kering. juga menjerat dan membuang partikel-partikel kecil yang masuk ke mata. saraf. kelopak mata mempertahankan kelembaban permukaan mata.Kelopak mata secara refleks segera menutup untuk melindungi mata dari benda asing. Bagian dalam kelopak mata adalah selaput tipis (konjungtiva) yang juga membungkus permukaan mata.  Kelopak Mata Kelopak mata merupakan lipatan kulit tipis yang melindungi mata. setiap duktus memiliki lubang di ujung kelopak mata atas dan bawah.Ketika berkedip. lemak dan struktur yang menghasilkan dan mengalirkan air mata.Kelenjar kecil di ujung kelopak mata menghasilkan bahan berminyak yang mencegah penguapan air mata.

Bentuk daun telinga yang sangat sesuai dengan fungsinya adalah daun telinga pada anjing dan kucing. TELINGA Telinga mempunyai reseptor khusus untuk mengenali getaran bunyi dan untuk keseimbangan. Daun telinga manusia mempunyai bentuk yang khas. Susunan Telinga Telinga tersusun atas tiga bagian yaitu telinga luar. 2. Reseptor yang ada pada telinga dalam akan menerima ransangan bunyi dan mengirimkannya berupa impuls ke otak untuk diolah. dan telinga dalam. tetapi bentuk ini kurang mendukung fungsinya sebagai penangkap dan pengumpul getaran suara. 10 . dan membran timpani (gendang telinga). dan telinga dalam. Saluran luar yang dekat dengan lubang telinga dilengkapi dengan rambut-rambut halus yang menjaga agar benda asing tidak masuk. saluran luar. telinga tengah. Ada tiga bagian utama dari telinga manusia. dan kelenjar lilin yang menjaga agar permukaan saluran luar dan gendang telinga tidak kering. dan telinga tengah meneruskan getaran dari telinga luar ke telinga dalam. telinga tengah. Telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi.  Telinga luar Telinga luar terdiri dari daun telinga. yaitu bagian telinga luar. yaitu tegak dan membentuk saluran menuju gendang telinga.

Utrikulus 4. dan saluran (kanal) yang dipisahkan satu dengan lainnya oleh membran. saluran tengah dan saluran timpani yang berhubungan dengan jendela bundar. Ampula 3. terdiri dari labirin tulang dan labirin membran. Koklea mengandung organ Korti untuk pendengaran. Tiga saluran setengah lingkaran. ampula. yaitu: saluran vestibulum yang berhubungan dengan jendela oval. Hubungan telinga tengah dengan bagian telinga dalam melalui jendela oval dan jendela bundar yang keduanya dilapisi dengan membran yang transparan. Di antara saluran vestibulum dengan saluran tengah terdapat 11 . Sakulus 5. Koklea atau rumah siput Sakulus berhubungan dengan utrikulus melalui saluran sempit. Ketiga tulang tersebut adalah tulang martil (maleus) menempel pada gendang telinga dan tulang landasan (inkus).  Telinga dalam Bagian ini mempunyai susunan yang rumit. Tulang yang ketiga adalah tulang sanggurdi (stapes) yang berhubungan dengan jendela oval. yaitu sebagai berikut. Koklea terdiri dari tiga saluran yang sejajar. 1. Di dalamnya terdapat saluran Eustachio yang menghubungkan telinga tengah dengan faring. Tiga saluran setengah lingkaran 2. Kedua tulang ini terikat erat oleh ligamentum sehingga mereka bergerak sebagai satu tulang. Selain itu terdapat pula tiga tulang pendengaran yang tersusun seperti rantai yang menghubungkan gendang telinga dengan jendela oval. Fungsi rangkaian tulang dengar adalah untuk mengirimkan getaran suara dari gendang telinga (membran timpani) menyeberangi rongga telinga tengah ke jendela oval. Ada 5 bagian utama dari labirin membran. Rongga telinga tengah berhubungan dengan telinga luar melalui membran timpani. Antara tulang landasan dan tulang sanggurdi terdapat sendi yang memungkinkan gerakan bebas. utrikulus dan sakulus merupakan organ keseimbangan. dan keempatnya terdapat di dalam rongga vestibulum dari labirin tulang.  Telinga tengah Bagian ini merupakan rongga yang berisi udara untuk menjaga tekanan udara agar seimbang.

yang akan menggerakkan sel-sel rambut ke atas dan ke bawah.membran Reissner. terjadilah rangsangan (impuls). Cara kerja indra pendengaran Gelombang bunyi yang masuk ke dalam telinga luar menggetarkan gendang telinga. Getaran ini akan diteruskan oleh ketiga tulang dengar ke jendela oval. Getaran dengan frekuensi tertentu akan menggetarkan selaput-selaput basiler. Dalam saluran tengah terdapat suatu tonjolan yang dikenal sebagai membran tektorial yang paralel dengan membran basiler dan ada di sepanjang koklea. Getaran Struktur koklea pada jendela oval diteruskan ke cairan limfa yang ada di dalam saluran vestibulum. 12 . Ketika rambut-rambut sel menyentuh membran tektorial. Perpindahan ini menyebabkan melebarnya membran pada jendela bundar. Getaran cairan tadi akan menggerakkan membran Reissmer dan menggetarkan cairan limfa dalam saluran tengah. Sel sensori untuk mendengar tersebar di permukaan membran basiler dan ujungnya berhadapan dengan membran tektorial. Dasar dari sel pendengar terletak pada membran basiler dan berhubungan dengan serabut saraf yang bergabung membentuk saraf pendengar. Getaran membran tektorial dan membran basiler akan menekan sel sensori pada organ Korti dan kemudian menghasilkan impuls yang akan dikirim ke pusat pendengar di dalam otak melalui saraf pendengaran. Perpindahan getaran cairan limfa di dalam saluran tengah menggerakkan membran basher yang dengan sendirinya akan menggetarkan cairan dalam saluran timpani. sedangkan di antara saluran tengah dengan saluran timpani terdapat membran basiler. Bagian yang peka terhadap rangsang bunyi ini disebut organ Korti.

Sebagian rasa berbagai makanan merupakan kombinasi penciuman dan pengecapan. Daerah sensitif pada indera pembau terletak di bagian atas rongga hidung. Di dalam hidung (nasus) terdapat organum olfactorium perifer. 3. sedangkan ujung yang lain berupa tonjolan akson membentuk berkas yang disebut saraf otak I (nervus olfaktori).serabut saraf pembau. Sel-sel olfaktori memiliki tonjolan ujung dendrit berupa rambut yang terletak pada selaput lendir hidung. Reseptor penciuman juga merupakan reseptor jauh (telereseptor). HIDUNG Hidung merupakan alat visera (alat dalam rongga badan) yang erat hubungannya dengan gastrointestinalis. 13 . Olfaktori adalah organ pendeteksi bau yang berasal dari makanan. Saraf ini akan menembus tulang tapis dan masuk ke dalam otak manusia. Jarak penciuman tidak disalurkan dalam talamus dan tidak di proyeksikan neokorteks bagi penciuman. Reseptor penciuman merupakan kemoreseptor yang dirangsang oleh molekul larutan di dalam mukus. selain itu bau juga penting untuk nafsu makan. Epitelium pembau mengandung 20 juta sel-sel olfaktori yang khusus dengan aksonakson yang tegak sebagai serabut . Di akhir setiap sel pembau pada permukaan epitelium mengandung beberapa rambut-rambut pembau yang bereaksi terhadap bahan kimia bau - bauan di udara. Pada manusia. bau mempunyai muatan afeksi yang bisa menyenangkan atau membangkitkan rasa penolakan dan keterlibatan memori.

berfungsi untuk mengalirkan udara dari luar ke tenggorokan menuju paru paru. Rongga hidung terbentuk oleh tulang hidung dan tengkorak. 2. Bagian – Bagian Hidung : Hidung terdiri atas dua bagian. kuman. Epitelium olfaktori terdiri dari sel-sel reseptor dan sel-sel penyokong. Akson sel olfaktorius berjalan menuju bulbus olfaktorius pada sistem saraf pusat. dan cairan. Saraf ini akan menembus tulang tapis dan masuk ke dalam otak manusia. berfungsi mengahangatkan udara dan melembabkannya.  Rongga hidung (nasal cavity). Rangsang yang diterima indera penciuman tersebut berupa bau. Bulu hidung dan selaput lendir berguna untuk menyaring kotoran yang masuk hidung bersama dengan udara pernapasan. Sel – sel olfaktorius di dampingi oleh sel-sel penunjang yang berupa sebaris sel- sel epitel silindris berlapis banyak semu. Sel-sel pembau (sel olfaktori) yang berupa sel saraf sebagai reseptor Sel-sel olfaktori sangat peka terhadap rangsangan gas kimia (kemoreseptor). sedangkan ujung yang lain berupa tonjolan akson membentuk berkas yang disebut saraf otak I (nervus olfaktori). yaitu lubang hidung dan rongga hidung. Kotoran tersebut dapat berupa debu. 14 .Bagian ini membuat mucus (lendir atau ingus) yang berguna untuk menangkap debu. Sel-sel penyokong yang berupa sel-sel epitel. Rongga hidung di pisahkan oleh langit-langit mulut kita yang di sebut dengan palate. Reseptor pembau terletak pada langit-langit rongga hidung.Struktur indera penciuman / pembau terdiri dari : 1.filamen seperti rambut pada permukaan bebasnya. Rongga hidung ini di hubungkan dengan bagian belakang tenggorokan. dan partikel-partikel kecil lainnya yang dapat merusak paru-paru. Sel-sel olfaktori memiliki tonjolan ujung dendrit berupa rambut yang terletak pada selaput lendir hidung.  Mucous membrane . bagkteri. Sel resptor olfaktoriberbentuk silindris dan mempunyai filament . Bau merupakan molekul bahan kimia yang menguap dan melayang di udara. Pada rongga hidung terdapat selaput lendir atau membran mukus dan rambut halus yang disebut bulu hidung atau silia. pada bagian yang disebut epitelium olfaktori.

bau akan larut di dalam lendir. 2. Di rongga hidung.Fungsi Hidung : 1. karena pada bagian ini ada bagian pendeteksi bau(smell receptors). Pernapasan. Kelainan - kelainan pada hidung yaitu: 15 . Receptor ini jumlahnya sangat banyak ada sekitar 10 juta. Cara Kerja Hidung : Cara kerja hidung adalah saat kita bernafas bau ikut masuk ke dalam hidung. kita kadang mempunyai kemampuan berbeda untuk membedakan bau. 3. kepekaan hidung menjadi berkurang atau bahkan tidak dapat mencium bau suatu benda. Bagian inilah yang mengirim sinyal ke otak dan kemudian di proses oleh otak bau apakah yang telah tercium oleh hidung kita. 4. Pelembapan udara pernapasan. Akibatnya. Di atap rongga hidung terdapat olfactory epithelium yang sangat sensitif terhadap molekul-molekul bau. yakni naris anterior yan terpisah satu dari yang lain oleh septum nasi. Penyaring debu. Namun demikian. Pada permukaan inferior terdapat dua lubang. Bentuk luar hidung sangat bervariasi dalam hal ukuran dan bentuk. sinyal akan di kirim ke the olfactory bulb melalui saraf olfactory. terutama karena perbedaan pada tulang . anda dapat mengetahui jenis suatu zat (bahan). Punggung hidung meluas dari akar hidung di wajah ke puncaknya (ujung hidung). Kepekaan hidung terhadap rangsangan : Dengan mecium bau. membagi cavitas nasi menjadi dua rongga kanan dan kiri. Ketika partikel bau tertangkap oleh receptor. Septum nasi ini yang untuk sebagian berupa tulang dan untuk sebagian berupa tulang rawan.tulang rawan hidung. hidung dapat mengalami gangguan. Hidung yang tersumbat dapat mengurangi ketajaman penciuman. Penampungan sekret dari sinus paranasales dan ductus nasolacrimalis. Kelainan Pada Indera Penciuman / pembau : Sebagai indra pembau.

3. Rinitis alergi. Salesma dan influenza. antara lain. Beberapa cara merawat hidung agar tetap sehat. adalah tumor jinak pada hidung bagian belakang atau tenggorokan bagian atas (nasofaring). 6. 2. Tumor ini paling sering ditemukan pada anak . Hidung menjadi kotor karena udara yang kita hirup mengandung debu. Misalnya. Angiofibroma Juvenil. 16 . Sebaiknya kita membersihkan hidung setiap hari. Membersihkan hidung sebaiknya menggunakan kapas. Menutup hidung saat berada pada lingkungan yang kotor. yaitu rongga-rongga dalam tulang yang berhubungan dengan rongga hidung. 7. sebagai berikut : 1. adalah kelainan pada hidung dengan gejala-gejala bersin-bersin. adalah tumor jinak pada kotak suara (laring). keluarnya cairan dari hidung.anak laki yang sedang mengalami masa puber. sakit leher dan kadang-kadang panas atau sakit pada persendian. sehingga kita tidak bisa mencium bau dari sesuatu benda atau zat tertentu. kadang cukup berat sehingga anak tidak dapat berbicara dan bisa menyumbat saluran udara. Papiloma bisa menyebabkan suara serak. Memelihara Kesehatan Hidung : Hidung yang sehat akan berfungsi dengan baik. 5. dan asap kendaraan. Papiloma Juvenil. Anosmia. Rhinitis Allergica. adalah peradangan sinus. lingkungan yang berdebu. adalah infeksi pada alat pernapasan yang disebabkan oleh virus. Disebabkan oleh adanya reaksi alergi pada hidung yang ditimbulkan oleh masuknya substansi asing ke dalam saluran tenggorokan. yang mengandung pembuluh darah. Terdapat polip atau tumor di rongga hidung. yang gawat dan biasanya terjadi dalam waktu menahun (kronis). Papiloma disebabkan oleh virus. 2. 4. banyak asap rokok. dan umumnya dapat menyebabkan batuk. Sinusitis. adalah peradangan hidung karena alergi. Anosmia dapat disebabkan oleh : Penyumbatan rongga hidung akibat pilek. Gangguan pada saraf olfaktori. pilek. rasa gatal dan tersumbat setelah mukosa hidung terpapardengan allergen (zat yang menyebabkan alergi pada orang-orang tertentu). Papiloma bisa ditemukan pada anak usia 1 tahun. Sel rambut rusak akibat infeksi kronis. adalah Akibat kelainan Anosmia ini indera penciuman kita dapat kehilangan sensitivitas terhadap rasa bau.1. Membersihkan hidung secara rutin.

5. Presbiopia Presbiopia (rabun dekat danjauh) adalah kelainan yang ditandai dengan mata tidak dapat melihat dekat dan jauh. hipermetropia. Hipermetropi Hipermetropia (rabun dekat) adalah kelainan pada mata yang ditandai dengan mata tidak dapat melihat dekat. Gangguan penglihatan ini disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Mata tidak mampu memfokuskan pandangan karena kornea mata tidak berbentuk bola. Kelainan ini dapat diatasi dengan memakai kaca mata berlensa cembung (positifl. Miopia Miopi (rabun jauh) adalah kelainan pada mata yang ditandai dengan mata tidak dapat melihat jauh. Hal itu terjadi karena bola mata terlalu panjang dan bayangan benda jatuh di depan bintik kuning. 17 . Hal itu terjadi karena bola mata terlalu pendek dan bayangan jatuh di belakang bintik kuning. Hal ini terjadi karena penderita tidak mampu melihat garis-garis horizontal dan vertikal secara bersama-sama. Cara mencegah dan mengatasi gangguan ini ialah dengan mengonsumsi rnakanan yang banyak mensandung vitamin A. Kelainan ini dapat diatasi dengan memakai kacamata berlensa rangkap. Berkat kemajuan ilmu pengetahuan.pepaya. dan presbiopia serta cara menolongnya telah kamu pelajari di kelas VIII. Misalnya wortel. Beberapa kelainan dan penyakit yang menyerang alat-alat indra antara lain sebagai berikut. 2. sebagian kelainan dan gangguan tersebut dapat diatasi. Kelainan miopia.rena daya akomodasi mata mulai berkurans. Rabun Senja Penderita rabun senja (rabun ayam) tidak dapat melihat dengan baik pada senja dan malam hari ketika cahaya mulai rentang-remang. yaitu bagian atas berlensa cekung (negatif) dan bagian bawah berlensa cembung (positif). 4. Astigmatis Astigmatis (mata silindris) adalah kelainan pada mafa yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur.tomat. Kelainan ini dapat diatasi dengan memakai kaca mata berlensa cekung (negatif). Kelainan ini dapat diatasi dengan memakai kacamata silindris. 1. Hal itu terjadi ka. Kelainan ini dialami oleh orang tua sehingga disebut juga mata tua.Kelainan Dan Penyakit Pada Alat Indra Kelainan dan penyakit pada alat indra dapat mengganggu manusia ketika berinteraksi terhadap lingkungannya. 3.

Kelainan yang tidak segera diatasi dapat menyebabkan kebutaan. 11. Buta Warna Penderita buta warna tidak dapat membedakan warna tertentu. Biasanya. Radang telinga tengah (otitis media) dapat terjadi karena bakteri atau virus. Otosklerosis Penyakit ini merupakan tuli konduksr yang menahun karena tulang sanggurdi kaku dan tidak dapat bergerak secara leluasa. Radang Telinga Radang telinga dapat terjadi di bagian luar maupun tengah. 12. Glaukoma Kelainan ini ditandai dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata. Tekanan terjadi karena adanya sumbatan pada saluran di dalam bola mata dan pembentukan cairan di bola mata yang berlebihan. 18 . akan menimbulkan kebutaan. dan biru. 7. Katarak dapat diatasi dengan tindakan operasi. 9. Juling Kelainan mata ini disebabkan adanya ketidak serasian kerja otot penggerak bola mata kanan dan kiri. katarak diderjta oleh orang yang berusia lanjut. hijau. yang masuk dari rongga mulut melirlui saluran Eustachius. Ji ka tidak segera cliatasi. Buta warna lebih banyak diderita laki-laki dari pada perempuan. Katarak Katarak (bular mata) merupakan kelainan pada lensa mata. penyakit ini merupakan tingkat lanjut rabun senja. misalnya masuk bersama air ketika berenang. 8. jamur. Kekurangan vitamin A menimbulkan penebalan selaput lendir mata. Kelainan ini dapat diatasi dengan obat-obatan yang harus diminum seumur hidup atau dengan tindakan pembedahan. permukaan mata yang biasanya basah menjadi kering dan kasar (xeroftalmia/xerosis). Lensa mata menjadi kabur dan keruh sehingga cahaya yang masuk tidak dapat mencapai retina. Buta warna merupakan penyakit keturunan yang tidak dapat disembuhkan. Keratomalasi Keratomalasi ditandai dengan kornea mata yang keruh. misalnya merah. Radang telinga bagian luar terjadi karena bakteri. misalnya virus influenze. Penyebabnya adalah kekurangan vitamin A yang sangat parah. atau virus yang masuk melalui berbagai cara. Penyakit ini harus ditangani oleh dokter THT. Jadi. 10. Akibatnya.6. Kelainan ini dapat diatasi dengan tindakan operasi pada otot mata.

atau tumor otak bagian depan. Penyakit ini dapat terjadi karena beberapa hal. 19 . keracunan timbel. kebanyakan merokok. Untuk mengatasi gangguan ini harus diketahui dulu penyebabnya. misalnya cidera atau infeksi di dasar kepala. Anosmia Anosmia adalah gangguan pada hidung berupa kehilangan kemampuan untuk membau.13.

Jagalah kesehatan mata dengan baik . gunakan sapu tangan untuk menutupinya .Jangan memegang hidung saat bekerja. 20 .Dalam penggunaan obat tetes telinga. TELINGA .Bagi yang sedang sakit batuk/pilek harus menggunakan sapu tangan .Hendaknya di bersihkan secara teratur agar selalu dalam keadaan bersih dan jangan pegang- pegang telinga saat bekerja . BAB III KESIMPULAN MATA .Dalam penggunaan obat tetes hidung.Jangan memegang/ mengucek mata .Pada waktu bersin hendaknya jangan menghadap kemakanan.Dalam pengunaan obat salep untuk mencegah kontiminasi dari salep mata di usahakan jangan sampai ujung “tube” menyentuh mata. teteskan pada masing-masing lubang hidung dan diamkan beberapa menit. jangan sampai ujung obat tetes telinga menyentuh telinga. sebab pada lubang hidung terdapat kotoran yang dapat menimbulkan penyakit . HIDUNG .

maka dari itu kami mohon saran dan kritik yang sifatnya membangun tentunya.com/2012/01/makalah-hygiene-mata-hidung-dan- telinga. sehingga kita masih dapat menghirup nafas kaislaman sampai sekarang ini. Kami menyadari tentunya makalah ini jauh dari sempurna.com/Zsjxc8qKkTo/UWTbmpFG9CI/AAAAAAAAAJQ/8gQ_K6LrGU4/ s1600/HIDUNG. 21 .blogspot.google.blogspot.html http://juandainginsukses.blogspot.bp. Segala puji hanya bagi Allah yang telah melimpahkan Taufik.com/yDmHJNeu388/UUOwwduPjI/AAAAAAAAAvc/S5NsET9JxDE/s1600 /telinga. DAFTAR PUSTAKA http://zackynurseeducation. Shalawat dan salam semoga tercurah pada junjungan kita Nabi agung Muhammad SAW yang telah berjuang dengan semangatnya yang begitu mulia yang telah membawa kita dari jaman Jahilliyah kepada jaman Islamiyah. Wassalamu’alaikum Wr.jpg Assalamu’alaikum Wr.bp. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Dosen Pembimbing yang telah membimbing kami dalam setiap materi tentang anatomi fisiologi sistem pencernaan.html http://1.jpg https://www.com/2013/03/perawatan-mata-telinga-dan-hidung.blogspot. Hidayah dan InayahNya kepada kita. Wb.com/search?q=Logo+AKPER+RSMI&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved =0CAcQ_AUoAWoVChMIwe2UjNzpxwIVA5GOCh1Gpw8J#imgrc=kMRVUXI_czHFmM%3A http://2. Dengan mengucap Alhamdulillah kami dapat menyusun makalah yang berjudul “ANATOMI FISIOLOGI SISTEM PENCERNAAN”. Wb. tidak lupa teman-teman yang senantiasa kami banggakan yang semoga kita selalu dalam lindungan Allah serta dapat berjuang dijalan Allah SWT. Akhirnya kami mengucapkan terima kasih dan mohon maaf apabila dalam penulisan masih terdapat kalimat-kalimat yang kurang dapat dipahami agar menjadi maklum.