You are on page 1of 3

LAPORAN REFLEKSI KASUS KOMUDA

BLOK KEDOKTERAN KOMUNITAS

Nama : Hara Kurnia Bintari
No Mahasiswa : 20110310035
Rumah Sakit : Puskesmas Kasihan II
Tanggal Stase Komuda : 1 dan 4 April 2015

1. Pengalaman
Pada tahun 2015 ini, ditemukan adanya kejadian luar biasa DBD (Demam Berdarah Dengue) di
wilayah kerja Puskesmas Kasihan II. Diketahui dalam 3 bulan terakhir, terdapat 60 kasus DBD dan 2
diantaranya meninggal dunia. Puskesmas melakukan penyelidikan epidemiologi dan sistem surveilans
sebagai salah satu upaya penanggulangan dan pencegahan DBD & penyakit menular lainnya.

2. Masalah yang Dikaji
Apakah sudah tepat puskesmas melakukan penyelidikan epidemiologi dan sistem surveilans
sebagai salah satu upaya penanggulangan dan pencegahan DBD & penyakit menular lainnya?

3. Analisis Kritis
Berdasarkan Peraturan menteri kesehatan RI No. 82 Tahun 2014 pasal 1, Penyakit Menular adalah
penyakit yang dapat menular ke manusia yang disebabkan oleh agen biologi, antara lain virus, bakteri,
jamur,dan parasit. Salah satu penyakit menular yang merupakan masalah kesehatan masyarakat dan
menimbulkan dampak sosial maupun ekonomi adalah penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Penyakit DBD merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di wilayah tropis. Daerah
endemis tersebar di sebagian besar wilayah Indonesia, dan berulang kali menimbulkan kejadian luar
biasa (KLB) disertai kematian yang banyak.
Penanggulangan Penyakit Menular adalah upaya kesehatan yang mengutamakan aspek promotif
dan preventif yang ditujukan untuk menurunkan dan menghilangkan angka kesakitan, kecacatan, dan
kematian, membatasi penularan, serta penyebaran penyakit agar tidak meluas antardaerah maupun
antarnegara serta berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa/wabah.
Berdasarkan Peraturan menteri kesehatan RI No. 82 Tahun 2014 pasal 11 tentang
penanggulangan penyakit menular, upaya pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan dalam
penanggulangan Penyakit Menular dilakukan melalui kegiatan:
a. promosi kesehatan
b. surveilans kesehatan
c. pengendalian faktor risiko
d. penemuan kasus
e. penanganan kasus
f. pemberian kekebalan (imunisasi)
g. pemberian obat pencegahan secara massal
h. kegiatan lainnya yang ditetapkan oleh Menteri.

Berdasar Undang-undang RI No.4 Tahun 1984 pasal 5 tentang wabah penyakit menular, upaya
penanggulangan wabah meliputi:
a. penyelidikan epidemiologis
b. pemeriksaan, pengobatan, perawatan, dan isolasi penderita, termasuk tindakan karantina
c. pencegahan dan pengebalan
d. pemusnahan penyebab penyakit
e. penanganan jenazah akibat wabah
f. penyuluhan kepada masyarakat
g. upaya penanggulangan lainnya

Menurut BAPPENAS (2006), upaya pemberantasan demam berdarah terdiri dari 3 hal, yaitu:
a. Peningkatan kegiatan surveilans penyakit dan surveilans vektor

dan kebijakan dari pemerintah yang sudah dijelaskan diatas. Kesimpulan Berdasarkan peraturan. pengolahan. Dari ke empat tujuan di tersebut dapat dianalisis sehingga dapat memberikan suatu penanggulangan atau pencegahan dari penyakit itu. 4. undang-undang. implementasi dan evaluasi program kesehatan. . Referensi . Tahap Survei pendahuluan b.82 Tahun 2014 tentang Penanggulangan Penyakit Menular. 18 April 2015 Dosen Pembimbing dr. Tujuan surveilans untuk menjelaskan dan memonitor masalah kesehatan dengan menyusun prioritas masalah. Tujuannya adalah mendapatkan besaran masalah yang sesunguhnya.bappenas.Peraturan Menteri Kesehatan RI No. Peningkatan upaya pemberantasan vektor penular penyakit DBD Penyelidikan Epidemiologi merupakan suatu kegiatan penyelidikan atau survey yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran terhadap masalah kesehatan atau penyakit secara lebih menyeluruh. vektor. Tahap Penyelidikan Epidemiologi : a. Tahap pengumpulan data c.go. mendapatkan gambaran klinis dari suatu penyakit. Indrayanti. Dokumentasi (lampiran di laporan tertulis) 5. Tahap pengolahan data d. mendapatkan gambaran kasus menurut variabel epidemiology. Diagnosis dini dan pengobatan dini. maka sudah tepat puskesmas melakukan penyelidikan epidemiologi dan sistem surveilans sebagai salah satu upaya penanggulangan dan pencegahan DBD & penyakit menular lainnya. Sp. c. perilaku.Undang-Undang RI No. dll) dan etiologi. b. Tentukan tindakan penanggulangan dan pencegahannya Surveilans Epidemiologi menurut WHO adalah proses pengumpulan. mendapatkan informasi tentang faktor risiko (lingkungan. perencanaan.id/ Yogyakarta. analisis dan interprestasi data secara sistematik dan terus menerus serta penyebaran informasi kepada unit yg membutuhkan untuk dapat mengambiltindakan.PA .4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular .http://kgm.