You are on page 1of 5

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Secara alamiah penurunan produksi minyak akan terjadi pada

hampir semua lapangan tua di Indonesia. Disisi lain, produksi minyak

nasional diharapkan dapat ditingkatkan untuk dapat memenuhi kebutuhan

energi dalam negeri yang cenderung meningkat pula. Untuk dapat

memenuhi harapan tersebut dapat direalisasikan dengan adanya penemuan

cadangan dari lapangan baru. Namun lapangan baru kemungkinan hanya

dapat ditemukan di daerah laut dalam atau remote area yang memerlukan

biaya dan teknologi yang tinggi serta infrastruktur yang kurang memadai.

Cara lain untuk meningkatkan produksi adalah dengan

mengimplementasikan teknologi pengurasan tahap lanjut (EOR) pada

lapangan tua yang masih mempunyai sisa minyak cukup banyak di dalam

reservoir.

Salah satu dari beberapa teknologi tersebut yaitu injeksi kimia yang

merupakan teknologi pengurasan tahap lanjut dengan menginjeksikan

beberapa bahan kimia diantaranya surfaktan untuk dapat menguras sisa-sisa

minyak yang terdapat di dalam reservoir. Penggunaan surfaktan ini

dimaksudkan untuk menurunkan tegangan antar-muka antara minyak dan air

serta membawa minyak yang tidak dapat terbawa oleh air. Sebelum

surfaktan di aplikasikan dalam proses injeksi kimia, perlu dilakukan studi

1

1. Untuk meningkatkan daya kreatifitas. Mengetahui dan memahami bagaimana suasana kerja di dunia kerja baik di kantor maupun di lapangan. penulis mempersempit cakupan tema pada judul “Pengenalan Peralatan Pada Proses Screening Surfaktan dan Polimer”.3. Mendapatkan ilmu yang lebih dalam selama pengerjaan kerja praktik mengenai tema yang diambil. Agar penulisan laporan lebih terarah. 1. Melatih kepekaan mahasiswa untuk mencari solusi masalah yang dihadapi didalam dunia industri atau dunia kerja.2. Memenuhi persyaratan akademik dari mata kuliah Kerja Praktik dengan bobot 3 SKS pada Jurusan Teknik Perminyakan di Akamigas Balongan. dan keahlian mahasiswa.1 Tujuan Umum 1.3. 2 laboratorium terhadap bahan baku surfaktan untuk melihat kecocokan bahan baku surfaktan dengan air formasi dan crude oil sumur X. Tema Kerja Praktik Tema yang akan diambil dalam tugas akhir ini adalah tentang Pengenalan Peralatan Screening Surfaktan Polimer . Tujuan Kerja Praktik Adapun tujuan yang hendak dicapai sehubungan dengan pelaksanaan kerja praktik ini adalah sebagai berikut : 1. 3. 2. 4. 5. .

3. 7. Mengetahui cara kerja kompatibilitas pada uji screening surfaktan dan polimer. 6. 3 1. Mengetahui cara kerja mengukur kestabilan termal pada uji screening polimer. 1. Mengetahui cara kerja mengukur IFT pada uji screening surfaktan. Mengetahui macam – macam alat pengujian untuk surfaktan dan polimer yang digunakan dalam injeksi kimia pada EOR 2.3. Memahami cara kerja dari setiap alat yang digunakan di laboratorium. Mengetahui cara kerja mengukur viskositas pada uji screening polimer. Bagi Perusahaan .2. Tujuan Khusus 1.1.4. 5.4. Manfaat 1. 4. Mengetahui beberapa tahapan uji laboratorium injeksi surfaktan dan polimer untuk EOR.

Sebagai sarana untuk membina network dan kerjasama dengan perusahaan di bidang perminyakan. 2. 3. . 4 1. Bagi Mahasiswa 1.3. Dapat diperoleh informasi mengenai kerja praktik dan dapat dipergunakan untuk pengambilan langkah selanjutnya. Menciptakan kerjasama yang saling menguntungkan dan bermanfaat antara perusahaan tempat kerja praktek dengan jurusan teknik perminyakan AKAMIGAS BALONGAN. 1. Sebagai sarana pemantapan keilmuan bagi mahasiswa dengan mempraktekkan didunia kerja. Perusahaan mendapatkan alternatif calon karyawan pada spesialisasi yang ada pada perusahaan tersebut. Perusahaan dapat memanfaatkan tenaga mahasiswa saat melaksanakan kerja praktik dalam membantu menyelesaikan tugas-tugas untuk kebutuhan di unit-unit kerja yang relevan. Dapat mengaplikasikan keilmuan mengenai teknik perminyakan yang diperoleh dibangku kuliah dalam praktik dan kondisi kerja yang sebenarnya. Dapat memberikan wawasan mengenai pekerjaan sesuai bidangnya. 2. Bagi Program D3 Jurusan Teknik Perminyakan Akamigas 1. 2. 4.4.4. 3. Dapat mengenal secara dekat dan nyata kondisi dilingkungan kerja. 1.2.

5 4. Dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap perusahaan tempat mahasiswa mengerjakan kerja praktik. .