You are on page 1of 2

Jabatan Fungsional

Jabatan fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seorang
Pegawai Negeri Sipil dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada
keahlian/dan atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri. Dalam rangka mencapai tujuan nasional,
dibutuhkan adanya Pegawai Negeri Sipil dengan mutu profesionalisme yang memadai, berdayaguna dan
berhasilguna didalam melaksanakan tugas umum pemerintahan dan pembangunan. Pegawai Negeri Sipil perlu
dibina dengan sebaik-baiknya atas dasar sistem karier dan sistem prestasi kerja.

Jabatan fungsional pada hakekatnya adalah jabatan teknis yang tidak tercantum dalam struktur organisasi,
namun sangat diperlukan dalam tugas-tugas pokok dalam organisasi Pemerintah. Jabatan fungsional Pegawai
Negeri Sipil terdiri atas jabatan fungsional keahlian dan jabatan fungsional keterampilan.kenaikan pangkatnya
disyaratkan dengan angka kredit.

Jabatan fungsional keahlian adalah kedudukan yang menunjukkan tugas yang dilandasi oleh pengetahuan,
metodologi dan teknis analisis yang didasarkan atas disiplin ilmu yang bersangkutan dan/atau berdasarkan
sertifikasi yang setara dengan keahlian dan ditetapkan berdasarkan akreditasi tertentu. Sedangkan jabatan
fungsional ketrampilan adalah kedudukan yang mengunjukkan tugas yang mempergunakan prosedur dan teknik
kerja tertentu serta dilandasi kewenangan penanganan berdasarkan sertifikasi yang ditentukan.

Jabatan fungsional dan angka kredit jabatan fungsional ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab di bidang
pendayagunaan aparatur negara dengan memperhatikan usul dari pimpinan instansi pemerintahan yang bersangkutan,
yang selanjutnya bertindak sebagai pembina jabatan fungsional.

Keterangan Tentang Jabatan Fungsional:

1. Daftar Nama/Jenis Jabatan Fungsional (Jabatan Fungsional Khusus beserta Instansi Pembina)
2. Tunjangan Jabatan Fungsional Khusus (Tertentu)
3. Jabatan Fungsional Umum Pegawai Negeri Sipil (Perbedaannya dengan Fungsional Khusus dan Struktural)

Download Dokumen terkait Jabatahttp://jabatanfungsional.com/jabatan-fungsional-umum-pegawai-negeri-
sipil/n Fungsional:

1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 1994 Tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri
Sipil.
2. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 1999 Tentang Rumpun Jabatan Fungsional
Pengawai Negeri Sipil.
3. Daftar Peraturan-peraturan berkaitan dengan Jabatan Fungsional.
4. Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil.

Jabfung Pengawas Radiasi:

1. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2006 Tentang Tunjangan Jabatan Fungsional
Pengawas Radiasi.
2. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2007 Tentang Tunjangan Jabatan Fungsional
Pengawas Radiasi.

Jabfung Peneliti:

Perawat. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2007 Tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Peneliti. 2. Perawat Gigi. Jabfung Perencana: 1. Jabfung Guru:  Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 Tentang Fungsional Guru Dan Angka Kreditnya. Dokter Gigi.Pan/2002 Tentang Jabatan Fungsional Arsiparis Dan Angka Kreditnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Jabfung Dosen:  Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2007 Tentang Tunjangan Dosen. Nutrisionis. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2006 Tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Peneliti. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2007 Tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Arsiparis. Sanitarian. Bidan. D . Jabfung Arsiparis: 1. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2006 Tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Perencana. Epidemiolog Kesehatan. Administrator Kesehatan. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2007 Tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Perencana. 1. Apoteker. 2. Perekam Medis. Asisten Apoteker. Entomolog Kesehatan. Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: 09/Kep/M. Pranata Laboratorium Kesehatan. Jabfung Pranata Komputer:  Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Pranata Komputer. Radiografer. 2. Penyuluh Kesehatan Masyarakat. Jabfung Analis Kepegawaian:  Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2007 Tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian. Jabfung Dokter.