You are on page 1of 298

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas / Semester :X/1
Materi Pokok : Hakekat Fisika
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

A. Kompetensi Inti (KI)
KI - 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. *)
KI - 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan
pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan
dunia. *)
KI - 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah.
KI - 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator
Kompetensi Dasar Indikator
3.1. Menerapkan hakikat ilmu 3.1.1. Mendefiniskan konsep ilmu Fisika
Fisika, metode ilmiah, 3.1.2. Menjelaskan proses dengan
dan keselamatan kerja di metode ilmiah
laboratorium serta peran 3.1.3.
Fisika dalam kehidupan

Menjelaskan jenis kecelakaan
3.1.4. kerja di laboratorioum, usaha
pencegahan dan penanganannya
3.1.5. Memberikan contoh aplikasi peran
Fisika dalam kehidupan.
Menjelaskan penerapan ilmu fisika
dalam kehidupan
4.1. Membuat prosedur kerja 4.1.1. Merancang prosedur kerja ilmiah
ilmiah dan keselamatan di Laboratorium.
kerja misalnya pada 4.1.2. Merancang prosedur keamanan
pengukuran kalor dan keselamatan kerja (K3) di
laboratorium.

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan ceramah , diskusi, presentasi dan penugasan, siswa dapat
memahami hakikat ilmu Fisika, metode ilmiah dan keselamatan kerja di
laboratorium, peran Fisika dalam kehidupan dan penerapannya dalam
membuat prosedur kerja ilmiah dan keselamatan kerja, sehingga peserta didik
dapat membangun kesadaran akan kebesaran Tuhan YME, menumbuhkan
sikap jujur, aktif, responsif, santun, bertanggungjawab, kerjasama dan
menghargai pendapat orang lain.

D. Materi Ajar
1) Materi Fakta
 Gejala alam yang dapat dideteksi oleh panca indra manusia (mata:
berkaitan dengan gelombang cahaya, telinga: gelombang bunyi, kulit:
suhu dan kalor).
 Simbol-simbol keselamatan kerja
 Kebakaran, tersengat listrik, iritasi
2) Materi Konsep
 Hakekat Fisika
 Metode ilmiah.
 Prosedur keselamatan kerja dalam percobaan di laboratorium.
3) Materi Prosedur
 Langkah-langkah prosedur ilmiah

E. Model dan Metode Pembelajaran
Model : Kooperatif Learning
Metode : ceramah, diskusi, presentasi, dan penugasan

F. Media dan Alat
 Media : LKS dan Power Point
 Alat/Bahan : LCD dan Laptop
 Sumber belajar :
o Buku Siswa Fisika 1 SMA/ MA Kls X, Multi Grafika
o Buku Fisika Kls X Marthen Kanginan, Erlangga
o Halliday dan Resnick. 2010. Fisika Jilid 1. Jakarta: Erlangga

G. Langkah Pembelajaran
Pertemuan I (2 x 45 menit)
Langkah-
Alokasi
langkah Sintaks Model Deskripsi
Waktu
belajar
Pendahuluan Fase I  Guru memberikan salam,
Menyampaikan berdoa, mengabsen siswa,
tujuan megkondisikan keadaan siswa
pembelajaran untuk siap mengikuti
dan memotivasi pembelajaran.
siswa.  Guru menyampaikan tujuan 10 menit
pembelajaran.
 Guru mempersiapkan siswa
dengan pertanyaan tentang apa
saja yang dapat dideteksi oleh
panca indera.
 Guru menanyakan tentang
hal-hal lain (materi fisika)
yang tidak dapat diamati atau
dideteksi oleh panca indera
 Guru menanyakan bagaimana
cara menemukan
pengetahuan fisika yang tidak

dapat dideteksi oleh panca
indra.
 Guru menanyakan bagaimana
cara/prosedur atau metode
untuk menyimpulkan suatu
gejala alam atau pengetahuan
alam.
 Guru menanyakan apa saja
yang dipelajari dalam ilmu
Fisika
 Guru menanyakan tentang
contoh aplikasi ilmu Fisika
dalam kehidupan sehari-hari
Kegiatan inti Fase 2  Guru menjelaskan secara 70 menit
Menyajikan ringkas materi pokok tentang
informasi hakekat fisika.
 Guru memberikan informasi
tentang hakekat fisika melalui
buku /modul / alamat web.
Fase 3  Guru membagi kelas menjadi
Mengorganisasi lima kelompok untuk
kan siswa ke mendiskusikan masalah
dalam kelompok tentang :
belajar 1. Hakekat fisika
2. Metode ilmiah
3. Jenis kecelakaan kerja di
laboratorium, usaha
pencegahan dan
penanganannya
4. Peran Fisika dalam
kehidupan
5. Keamanan dan keselamatan
kerja di Laboratorium
Fase 4  Guru meminta siswa
Membimbing berdiskusi kemudian
kelompok

bekerja dan meringkas jawabannya untuk
belajar dipresentasikan.
 Guru bersama siswa
menunjuk salah satu
kelompok sebagai
pembicara/presenter
sedangkan yang lainnya
menanggapi dengan kristis,
aktif dan cermat.
 Pembicara membacakan
ringkasannya selengkap
mungkin, dengan
memasukkan ide pokok
dalam ringkasannya.
 Sementara pendengar
(kelompok lainnya)
menyimak/mengoreksi/menu
njukkan ide-ide pokok yang
kurang lengkap.
 Pendengar membantu
menghubungkan materi
pembicara dengan materi
lainnya.
 Siswa bertukar peran, semula
pembicara menjadi
pendengar, demikian pula
sebaliknya. Serta dilakukan
seperti diatas.
Fase 5  Setelah semua kelompok
Evaluasi maju, guru bersama siswa
menyimpulkan semua
ringkasan kelompok menjadi
satu konsep yang utuh
mengenai hakekat fisika.

Rancangan Penilaian KETERAMPILAN 3.  Guru memberikan evaluasi tentang materi dan proses diskusi kelompok. agar siswa terlebih dahului membaca/mempelajarinya. Fase 6  Guru memberikan Memberi penghargaan pada kelompok penghargaan yang melakukan diskusi dengan sungguh-sungguh.4) 1.  Guru menugaskan siswa merancang tata tertib kegiatan Laboratorium. PENILAIAN DAN HASIL BELAJAR (LK 1. kerjasama team yang kuat dan kritis dalam menanggapi kelompok diskusi yang lain. Rancangan Penilaian SIKAP .  Guru menyampaikan kepada siswa tentang materi yang akan datang. Rancangan Penilaian PENGETAHUAN 2. H. EVALUASI/  Peserta didik mengerjakan penilaian soal ulangan tentang hakikat Fisika Penutup  Guru menugaskan siswa 10 menit untuk merancang prosedur menentukan kalor jenis kalorimeter.

Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda. Penugasan individu diakhiri dengan tes (lisan/tertulis) bila jumlah peserta didik yang mengikuti remedial maksimal 20% b. Nilai Remedial: Nilai remedi idealnya dapat lebih tinggi dari KKM. Pemberian bimbingan secara khusus. Hasil observasi dicatat dalam jurnal yang dibuat selama satu semester oleh guru mata pelajaran. Penugasan kelompok diakhiri dengan penilaian individual bila jumlah peserta didik yang mengikuti remedi kurang dari 50% c. e. Bentuk Pelaksanaan Remedial: a. Pemberian tugas-tugas latihan secara khusus. Instrumen observasi penilaian sikap kerja individu menggunakan lembar pengamatan sikap Tanggung Jawab. Jujur. maka setiap peserta didik (termasuk yang sudah mencapai . Pemanfaatan tutor sebaya. Percaya Diri. Peserta didik yang belum mencapai kemampuan minimal yang ditetapkan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. b. Teknik Pembelajaran Remedial: a. b. Observasi dalam penilaian sikap peserta didik merupakan teknik yang dilakukan secara berkesinambungan melalui pengamatan perilaku. yang semuanya diakhiri dengan ulangan 3. d. dan lain-lain. Gotong Royong. Disiplin dalam mempelajari fisika Format dan Pengisian Jurnal Oleh Guru Mata Pelajaran: Kejadian/Perilak Butir Pos/ Tindak No Waktu Nama u Sikap Neg Lanjut 1 2 A. misalnya bimbingan perorangan. Pembelajaran ulang diakhiri dengan penilaian individual bila jumlah peserta didik yang mengikuti remedi lebih dari 50 % 4. c. Apabila kebijakan ini diberlakukan. Pemberian program pembelajaran remedial didasarkan atas latar belakang bahwa pendidik perlu memperhatikan perbedaan individual peserta didik 2. PEMBELAJARAN REMEDIAL 1. Rencana Kegiatan: a.

………………. Guru Fisika Kepala Sekolah Drs. KKM) berhak mengikuti remedi untuk memperbaiki nilai sehingga mencapai nilai maksimal (100) B. LAMPIRAN 1. Lampiran 1: Instrumen Peniaian HOTS 2. NIP: NIP: .………………………. Pengayaan Bagi peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran pengayaan sebagai berikut:  Siwa yang mencapai nilai n(ketuntasan)  n  n(maksimum) diberikan materi masih dalam cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan  Siwa yang mencapai nilai n  n(maksimum) diberikan materi melebihi cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan. C. ……. Lampiran 2: Materi Pembelajaran (Terlampir) 3. Agustus 2017 Mengetahui..…. Lampiran 3: LKS Kudus..

sikap objektif. pengukuran. Fisika sebagai proses Fisika sebagai proses memberikan gambaran mengenai bagaimana para ilmuwan bekerja melakukan penemuan-penemuan. yang kesemuanya itu memerlukan proses mental dan sikap yang berasal dari pemikiran. Dengan demikian pembelajaran fisika sebagai proses hendaknya berhasil mengembangkan keterampilan proses sains pada diri siswa. dan terbuka serta mau mendengarkan pendapat orang . Fisika sebagai proses dapat disebut sebagai “a way of investigating”. pengamatan. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa pemahaman fisika sebagai proses sangat berkaitan dengan kata-kata kunci fenomena. Interaksi itu memberikan pembelajaran kepada manusia sehingga menemukan pengalaman yang semakin menambah pengetahuan dan kemampuannya serta berubah perilakunya. Fisika sebagai produk Dalam rangka pemenuhan kebutuhan manusia. tampak terlihat bahwa penyusunan pengetahuan fisika diawali dengan kegiatan-kegiatan kreatif seperti pengamatan. jujur. dugaan. Fisika sebagai sikap Dari penjelasan mengenai hakikat fisika sebagai produk dan hakikat fisika sebagai proses. pengukuran. dan penyelidikan atau percobaan. Hakikat Ilmu Fisika Hakikat Ilmu Fisika merupakan sebuah kumpulan pengetahuan dan jalan berpikir untuk mengadakan penyelidikan. Pemikiran-pemikiran para ilmuwan yang bergerak dalam bidang fisika itu menggambarkan rasa ingin tahu dan rasa penasaran mereka yang besar. dan disusun secara sistematik menjadi sebuah kumpulan pengetahuan yang kemudian disebut sebagai produk atau “a body of knowledge”. 3.Lampiran 1 BAHAN AJAR HAKIKAT FISIKA A. terjadi interaksi antara manusia dengan alam lingkungannya. hasil-hasil penemuan dari berbagai kegiatan penyelidikan yang kreatif dari para ilmuan diinterventaris. Dalam wacana ilmiah. penyelidikan. 2. Pembelajaran yang merupakan tugas guru termasuk ke dalam bagian mempublikasikan itu. Adapun hakikat ilmu fisika: 1. diiringi dengan rasa percaya. dikumpulkan. dan publikasi.

Bunyi Contoh : gitar. Magnet Contoh : magnet. pipa organa 4. Observasi Langkah utama untuk melakukan metode ilmiah adalah melakukan observasi awal untuk mengumpulkan informasi segala sesuatu yang berkaitan dengan objek yang akan diteliti. Adapun langkah-langkah metode ilmiah adalah sebagai berikut: 1. 2. Listrik Contoh : resistor. Metode Ilmiah Metode ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. bukan jawaban ya atau tidak. seruling. Merumuskan masalah Permasalahan merupakan pertanyaan ilmiah yang harus diselesaikan. diantaranya: 1. Ruang Lingkup Fisika Perlu kita ketahui bahwa Ruang lingkup fisika ada banyak sekali. dll. lain. B. konduksi. Mekanika Contoh : mobil berjalan. 3. cermin. radiasi 3. Termodinamika Contoh : kulkas. konveksi. lensa. roket 2. karenanya kebenaran hipotesis ini perlu diuji lebih lanjut melalui penelitian yang seksama. C. warna 5. Yang perlu . Astronomi. Merumuskan hipotesis Hipotesis merupakan suatu ide atau dugaan sementara tentang penyelesaian masalah yang diajukan diajukan. Sikap-sikap itulah yang kemudian memaknai hakikat fisika sebagai sikap atau “a way of thingking”. kapasitor 7. Hipotesis dirumuskan atau dinyatakan sebelum penelitian yang seksama dilakukan. roda menggelinding. Optika Contoh : pelangi. Permasalahan dinyatakan dalam pertanyaan terbuka yaitu pertanyaan dengan jawaban berupa suatu pernyataan. kompas 6.

Menarik kesimpulan Kesimpulan merupakan ringkasan hasil proyek ilmiah dan pernyataan bagaimana hubungan antara hasil proyek ilmiah dengan hipotesis. sebab berkaitan dengan pengujian hipotesis. sebenarnya perlu ditentukan terlebih dahulu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel Variabel bebas : Gaya Variabel Terikat : Kelajuan Hipotesis  Semakin besar gaya yang diberikan pada benda. Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi/yang menjadi sebab perubahannya /timbulnya variabel terikat sedangkan Variabel Terikat adalah variabel yang dipengaruhi/ yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas. 6. . diingat. maka kelajuan akan semakin besar  Semakin besar gaya yang diberikan pada benda. Mengumpulkan data Pengumpulan data dilakukan di lapangan. jika menurut hasil pengujian ternyata hipotesis tidak benar bukan berarti penelitian yang dilakukan salah. Sebelum merumuskan hipotesis. Contoh seperti di bawah ini: Permasalahan Bagaimana hubungan antara gaya dengan kelajuan benda. maka kelajuan akan semakin kecil 4. Pengumpulan data memiliki peran penting dalam metode ilmiah. Diterima atau ditolaknya sebuah hipotesis akan bergantung pada data yang dikumpulkan. Menganalisis data Analisis data merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengubah data hasil dari penelitian menjadi informasi yang nantinya bisa dipergunakan dalam mengambil kesimpulan. melainkan diamati variasinya sebagai hasil yang dipradugakan berasal dari variabel bebas. Seorang peneliti yang sedang menerapkan metode ilmiah perlu mengumpulkan data berdasarkan hipotesis yang telah dirumuskannya. 5. Variabel terikat tidak dimanipulasi.

Ledakan . tidak ceroboh serta menaati segala peratuean dan tata tertib yang berlaku. Iritasi . bekerja dengan baik dan teliti. Keracunan bahan kimia yang berbahaya d. Tidak menggunakan perlengkapan pelindung yang seharusnya digunakan atau menggunakan peralatan atau bahan yang tidak sesuai f. Kurangnya atau tidak tersedianya perlengkapan keamanan dan perlengkapan pelindung kegiatan laboratorium d. Keselamatan Kerja di Laboratorium serta Peran Fisika dalam Kehidupan Sehari-hari Keselamatan Kerja di Laboratorium Kecelakaan merupakan suatu kejadian diluar kemampuan manusia. Tidak bersikap hati-hati dalam melakukan kegiatan 2. 3. peradangan pada kulit atau saluran pernafasan dan juga mata e. dapat terjadi kecelakaan yang dapat disebabkan oleh banyak hal. Kurang jelasnya petunjuk kegiatan laboratorium dan juga kurangnya pengawasan c. akibat reaksi eksplosif dari bahan bahan reaktif (oksidator) c. 1. Kebakaran . Usaha pencegahannya adalah sebagai berikut: a.D. Kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang proses kerja praktikum b. terjadi dalam sekejap dan dapat menimbulkan kerusakan baik jasmani maupun jiwa. Sengatan Listrik. Luka pada kulit atau mata akibat pecahan kaca . Jenis jenis Bahaya dalam Laboratorium a. kayu dan lain lain. Sumber terjadinya kecelakaan Pada kegiatan kerja di laboratorium. tetapi hal ini tidak harus membuat kita takut untuk melakukan kegiatan di laboratorium. Kegiatan yang membahayakan sering terjadi di laboratorium. f. Kurang atau tidak mengikuti petunjuk atau aturan-aturan yang semestinya harus ditaati e. Usaha Pencegahan Kecelakaan di Laboratorium Usaha pencegahan kecelakaan di laboratorium yang paling baik adalah bertindak hati-hati. tetapi dari analisis terjadinya kecelakaan menunjukkan bahwa hal-hal berikut adalah sebab-sebab terjadinya kecelakaan di laboratorium : a. Penyediaan berbagai alat atau bahan di tempat yang mudah digapai  Ember berisi pasir untuk mencegah kebakaran kecil  Alat pemadam kebakaran . logam. akibat penggunaan bahan bahan kimia yang mudah terbakar b.

Penggunaan tegangan listrik yang rendah .  Kotak P3K b. Tidak mengunci pintu waktu laboratorium sedang dipakai c. Penyimpanan bahan-bahan yang mudah terbakar dan berbahaya di tempat yang khusus d. Pengadaan latiihan cara menanggulangi kebakaran e.

alasan benar didukung referensi . Menyampai Menanggapi Mempertahan Nama Jumlah No kan pendapat kan Nilai siswa score pendapat argumentasi 1 2 3 1 2 3 1 2 3 Rubrik : Menyampaikan pendapat 1. alasan benar tidak didukung referensi 4. Tidak dapat mempertahankan pendapat 2. Sesuai dengan masalah.Lampiran 2 : INSTRUMEN PENILAIAN DISKUSI Hasil Penilaian Diskusi Topik : ………… Tanggal : ………… Jumlah Siswa : ………… orang. Mampu mempertahankan pendapat. Langsung setuju atau menyanggah tanpa alasan 2. alasan kurang benar 3. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar tidak sempurna 3. Sesuai dengan masalah dan benar Menanggapi pendapat 1. tapi belum benar 3. Mampu mempertahankan pendapat. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar 4. Tidak sesuai masalah 2. Mampu Mempertahankan pendapat. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar dengan didukung referensi Mempertahankan pendapat 1.

usaha tertulis pencegahan dan penanganannya 3. Diberikan pernyataan tentang 3.1.5. siswa Tes No.4 Memberikan Siswa dapat memberikan aplikasi contoh aplikasi peran fisika pada salah satu bidang Tes No 4 Fisika dalam kehidupan (pertanian) secara rinci / tertulis kehidupan.1 Mendefiniskan Diberi stimulus tentang beberapa konsep ilmu Fisika penemuan bidang fisika.Lampiran 3. Penilaian 3. Menjelaskan aktivitas sehari-hari. Diberi stumulus tentang beberapa 3. siswa disuruh Tes proses dengan metode No.1.1. siswa disuruh Tes No.3 Menjelaskan Siswa menjelaskan tentang jwnis jenis kecelakaan kecelakaan lab dan usaha kerja di pencegahan dan penangannya Tes No.1 mendefinisikan 3 konsep ilmu tertulis fisika.1.2 mengurutkan sesuai dengan metode tertulis ilmiah ilmiah. 3. Kisi-Kisi Penilaian Teknik Indikator Indikator Soal Ket.2 Menjelaskan kegiatan ilmiah. penerapan ilmu fisika menjelaskan tentang kaitan ilmu tertulis 5 dalam kehidupan fisika dengan aktivitas tersebut .3 laboratorioum. mendetail.1.

kemudian tunjukkan cara penanganannya. Soal tes Tertulis 1. Jelaskan aplikasi penggunaan ilmu fisika dalam bidang pertanian ( satu saja dan jelaskan dengan lengkap ) 5. Tulislah peristiwa kecelakaan kerja di laboratorium yang kalian ketahui atau baca.Lampiran 4. . Sebutkan 3 hakekat ilmu fisika 2. 4. Jelaskan urutan proses metode ilmiah 3. Berilah penjelasan tentang tiga aktivitas sehari-hari kalian yang menggunakan konsep ilmu fisika.

santun. menerapkan. Kompetensi Dasar 3. menggunakan metoda sesuai kenegaraan. tanggung jawab. serta menerap-kan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. damai). dan 3.SATUAN : SMA ……………………. dan mampu wawasan kemanusiaan.. disiplin. besaran fisis berikut ketelitiannya ketepatan.2 Menyajikan hasil pengukuran pengukuran besaran fisis. Mengolah. mencipta dalam ranah konkret dan menganalisis pengetahuan faktual.2 Menerapkan prinsip-prinsip 4. menalar. menyaji. mandiri serta bertindak secara budaya. ketelitian. kebangsaan. KOMPETENSI INTI ( KI ) K. dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia Pengetahuan Ketrampilan Kompetensi Inti 4. peduli (gotong royong. prosedural berdasarkan pengembangan dari yang rasa ingin tahunya tentang ilmu dipelajarinya di sekolah secara pengetahuan. responsif. seni. serta notasi ilmiah dan teknik yang tepat serta mengikuti kaidah angka penting .1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya K. Memahami. toleran. PENDIDIKAN MATA PELAJARAN : FISIKA KELAS/SEMESTER : X MIPA / 1 MATERI POKOK :PENGUKURAN ALOKASI WAKTU : 6 x 45 MENIT A. kerja sama. dan angka dengan menggunakan peralatan penting. dan peradaban terkait kaidah keilmuan penyebab fenomena dan kejadian. dan humaniora dengan efektif dan kreatif. ranah abstrak terkait dengan konseptual.2 Menunjukkan perilaku jujur. teknologi.

keterampilan (mengamati. Jangka sorong dan mikrometer c. Tujuan Pembelajaran Melalui langkah discoveri/inkuiri dengan sintak: stimulasi dan identifikasi masalah.2. dan generalisasi siswa dapat mencapai kompetensi pengetahuan (memahami. dan mengevaluasi). mikrometer.2. menerapkan.2 Menyajikan data hasil alat ukur (jangka sorong. Neraca d.1 Menentukan skala terkecil alat 4. dan menalar). neraca ) stopwatch dan neraca) sesuai 3. Awalan satuan f. dan waktu B. Pengukuran b. mencoba. tanggungjawab.2. mengumpulkan informasi. Ketidakpastian pengukuran d. Materi Pembelajaran Pengetahuan Faktual Alat Ukur: a. dan peduli) C. untuk suatu penyelidikan ilmiah Indikator 3.3 Mempresentasikan hasil pengukuran tentang panjang. dan sikap (jujur. stopwatch dan (jangka sorong.2 Menentukan ketelitian berbagai 4. Nilai skala terkecil c.2. massa. verifikasi hasil.3 Menentukan ketidakpastian hasil dengan aturan angka penting pengukuran 4. pengukuran berbagai alat ukur mikrometer. Stopwatch Konseptual a. Notasi Ilmiah g.2. Penggaris b.2. menyaji. Angka Penting e. Dimensi . menganalisis.1Mengoperasikan beberapa alat ukur ukur 3. pengolahan informasi.

Mengoprasikan alat ukur b. 500. animasi fisika pengukuran dan flash fisika (jangka sorong dan mikrometer) Alat dan Bahan Jangka sorong. 200 dan Rp. Metode Model Pembelajaran : Discovery Learning Metode : Percobaan. presentasi. kertas A4. Media dan Sumber Belajar Alat bantu LCD Proyektor. ceramah E. 2. 1-14 Pengarang Ni Ketut Lasmi Penerbit Erlangga G. Sumber Referensi  Buku Fisika SMA/ MA Kelas X PT. diskusi ilmiah. neraca ohauss 4 lengan. Prosedural a. stopwatch. kerja kelompok. Langkah-langkah pengukuran langsung dan tidak langsung c. Bahan Ajar Buku Fisika Kelas X Modul Belajar Praktik Lembar Kerja Siswa F. Menyajikan hasil pengukuran Metakognitif Menduga kekeliruan dan rekomendasi untuk memperbaiki pelaksanaan percobaan agar hasilnya lebih mendekati kebenaran D. Laptop. Pengarang Marthen Kanginan hal. pintu. penggaris. mikrometer. Erlangga. meteran.43  Seribu Pena Fisika untuk SMA/MA Kelas X hal. Video. 1-21 Pengarang Marthen Kanginan Penerbit Erlangga  Mandiri Fisika untuk SMA/MA Kelas X hal. power poin. Langkah Pembelajaran . uang logam Rp. batu.

Guru mengajukan pertanyaan kepada siswa. Indikator dan Tujuan akan yang akan dicapai setelah kegiatan pembelajaran  Guru menyampaikan garis besar cakupan materi yang akan dipelajari Pendahuluan  Guru memotivasi siswa dengan menyampaikan manfaat yang akan diperoleh setelah mempelajari materi tersebut  Guru mengajukan pertanyaan berkaitan 10 menit dengan materi sebelumnya  Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan oleh peserta didik/kelompok dalam menyelesaikan permasalahan/tugas antara lain: membentuk kelompok. diskusi dan presentasi di depan kelas.  Bagaimana cara mengukur ketebalan kertas pengukuran?  Bagaimana cara menentukan skala 20 menit terkecil dari alat ukur . mempelajari lembar kerja. menjawab pertanyaan. Alokasi Sintaks Model Deskripsi langkah belajar waktu  Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dengan berdoa dan secara fisik dengan mengabsen dan menyiapkan peralatan pembelajaran  Guru menyampaikan Kompetensi Dasar.Pertemuan 1 (2 x 45 Menit) Langkah. Stimulasi dan Guru meminta siswa untuk mengukur 5 menit Identifikasi ketebalan kertas.

 Guru meminta siswa membaca literatur/buku tentang nama-nama alat ukur tersebut dan cara membaca nilai Kegiatan Inti yang di tunjukkan alat ukur tersebut  Guru meminta salah satu siswa menyebutkan nama alat-alat tersebut  Guru meminta salah satu siswa menjelaskan bagaimana fungsi alat-alat tersebut dan cara membaca nilai yang ditunjukkan serta cara menuliskannya disertai ralatnya  Guru mengklarifikasi jawaban siswa. lalu menjelaskan kembali cara membaca alat-alat tersebut disertai dengan animasi.  Guru memantau. setelah selesai meminta perwakilan kelompok menempel hasinya. mikrometer. dan waktudengan menggunakan jangka sorong. Mengumpulkan Informasi/data  Guru menunjukkan jangka sorong. neraca dan stopwatch kepada siswa. Mengolah  Guru menyampaikan lembar diskusi 20 menit Informasi/data  Guru membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi. micrometer skrup.massa. neraca Ohauss dan stopwatch. siswa diminta mengamati  Guru meminta siswa untuk mengukur panjang. . membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi  Siswa dituntut untuk berfikir kreatif untuk memecahkan beberapa masalah (soal HOTS) yang ada di lembar diskusi.  Bagaimana cara menentukan ketelitian alat ukur. meteran.

 Siswa berdiskusi. bercurah pendapat.  Bersama siswa menyimpulkan pengertian pengukuran  Bersama siswa menyimpulkan cara membaca alat ukur 5 menit .  Guru memberi penekanan kesimpulan yang disampaikan siswa melalui animasi menggunakan flash fisika. memverivikasi jawaban kelompoknya dengan jawaban kelompok lainnya dan memberi/membuat catatan baik untuk jawaban yang berbeda atau jawaban yang sama dengan kelompok lain yang dikunjungi. Verifikasi Hasil  Tiap kelompok menempelkan hasil 20 menit diskusi ke dinding ruang kelas atau papan tulis.  Guru meluruskan pendapat yang kurang tepat dan memberi penguatan pendapat yang sudah benar.  Tiap kelompok mengunjungi hasil diskusi kelompok lain (windows shopping).  Saling memberi tanggapan catatan yang di sampaikan. Generalisasi/men  Siswa diminta menyimpulkan solusi tiap 10 menit arik kesimpulan jawaban pertanyaan dan guru memberi penekanan. berdebat. dan beragumen dengan santun dalam menyelesaikan masalah.  Tiap kelompok menyampaikan catatan hasil verfikasi jawaban kelompoknya dengan kelompok lain dengan bahasa yang santun dan sopan.

.... detail kegiatan... dan tes uraian (soal dan penskoran) Keterampilan Kinerja praktik. dan estetika).. NIP…………………………………..... bahasa.. Juli 2017 Kepala SMAN .. ………………………………….. Guru Mata Pelajaran ……………………………………… ……………………………………….. Penilaian Aspek Teknik Instrumen Pengetahuan Observasi. ... … ..  Guru menyampaikan ke siswa untuk membaca terlebih dahulu materi yang akan datang yaitu vektor.. tugas dan Format Observai (lembar observasi diskusi).. hasil grafik/persamaan/ kesimpulan.... H.... neraca.. Penutup  Bersama siswa menyimpulkan cara pengukuran menggunakan alat ukur berupa jangka sorong. mikrometer sekrup... ………………………. Menulis (Laporan) mengukur. penilaian tes tertulis tugas (substansi. dan stopwatch.. format penilaian laporan (kesesuain struktur. Format pengamatan kinerja praktik (merangkai. NIP. dan dokumen pendukung) Mengetahui. menyaji/ mengolah data)...

Instrumen Penilaian Sikap (Observasi) LEMBAR PENGAMATAN SIKAP Kelas : ………………… Hari. Tanggal : ………………… Materi Pokok : ………………… Sikap sosial Nomor Absen Tanggung jawab Rasa ingin tahu Obyektif Nama Kritis Jujur 1 2 3 4 5 6 .LAMPIRAN 1.

Sikap sosial Nomor Absen Tanggung jawab Rasa ingin tahu Obyektif Nama Kritis Jujur 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 Jumlah Rubrik penilaian Sikap Kriteria Indikator Rasa ingin 4 = Sangat Selalu menunjukkan rasa ingin tahu – tahu tinggi sudah konsisten 3 = Tinggi Sering menunjukkan rasa ingin tahu – 2 = Cukup mulai konsisten 1 = Kurang .

Sikap Kriteria Indikator Kadang menunjukkan rasa ingin tahu – belum konsisten Tidak pernah menunjukkan rasa ingin tahu – tidak konsisten Jujur 4 = Sangat Selalu jujur ketika ulangan atau tinggi menuliskan hasil percobaan – sudah konsisten 3 = Tinggi Sering jujur ketika ulangan atau menuliskan hasil percobaan – mulai 2 = Cukup konsisten Kadang jujur ketika ulangan atau 1 = Kurang menuliskan hasil percobaan – belum konsisten Tidak pernah jujur ketika ulangan atau menuliskan hasil percobaan – tidak konsisten Objektif 4 = Sangat Selalu menunjukkan sikap objektif – sudah tinggi konsisten 3 = Tinggi Sering menunjukkan sikap objektif – mulai 2 = Cukup konsisten 1 = Kurang Kadang menunjukkan sikap objektif – belum konsisten Tidak pernah menunjukkan sikap objektif – tidak konsisten Kritis 4 = Sangat Selalu menunjukkan sikap kritis – sudah tinggi konsisten 3 = Tinggi Sering menunjukkan sikap kritis – mulai 2 = Cukup konsisten 1 = Kurang Kadang menunjukkan sikap kritis – belum konsisten Tidak pernah menunjukkan sikap kritis – tidak konsisten Tanggung 4 = Sangat Selalu bertanggung jawab – sudah jawab tinggi konsisten 3 = Tinggi .

Sikap Kriteria Indikator 2 = Cukup Sering bertanggung jawab – mulai 1 = Kurang konsisten Kadang bertanggung jawab – belum konsisten Tidak pernah bertanggung jawab – tidak konsisten Menghargai 4 = Sangat Selalu menghargai pendapat – sudah tinggi konsisten 3 = Tinggi Sering menghargai pendapat – mulai 2 = Cukup konsisten 1 = Kurang Kadang menghargai pendapat – belum konsisten Tidak pernah menghargai pendapat – tidak konsisten .

. Kelas : …………………. Instrumen Penilaian Sikap (Penilaian Diri) Lembar Penilaian Diri Sikap Jujur Petunjuk : Berilah tanda cek (v) pada kolom skor sesuai sikap tanggung jawab yang ditampilkan oleh peserta didik. apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan 1 = tidak pernah. Tanggal Pengamatan : …………………. apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan 2 = kadang-kadang. Materi Pokok : …………………. Skor No Aspek Pengamatan 1 2 3 4 1 Saya tidak pernah menyontek buku/diktat ketika ulangan 2 Saya mengerjakan ulangan tanpa melirik/melihat jawaban teman 3 Saya melaporkan ketika ada teman yang menyontek 4 Saya menuliskan data hasil percobaan sesuai dengan aslinya Jumlah Skor .2.. apabila selalu melakukan sesuai pernyataan 3 = sering. dengan kriteria sebagai berikut : 4 = selalu. apabila tidak pernah melakukan Nama Peserta Didik : ………………….

3. apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan 1 = tidak pernah. apabila tidak pernah melakukan Nama Peserta Didik Yang Dinilai : …………………. Kelas : …………………. Instrumen Penilaian Sikap (Penilaian Antar Teman) Lembar Penilaian Antarpeserta didik Sikap Tanggung Jawab Petunjuk : Berilah tanda cek (v) pada kolom skor sesuai sikap tanggung jawab yang ditampilkan oleh peserta didik. apabila selalu melakukan sesuai pernyataan 3 = sering. Tanggal Pengamatan : …………………. . apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan 2 = kadang-kadang... dengan kriteria sebagai berikut : 4 = selalu. Materi Pokok : ………………….

Skor No Aspek Pengamatan 1 2 3 4 1 Mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru 2 Mengumpulkan tugas tepat waktu 3 Ikut membantu kerja/tugas kelompok Jumlah Skor .

seni.1. siswa Pengukuran PG 1 C3 Sedan pengetahuan faktual. MIA / 1 TAHUN PELAJARAN : 2016/2017 Tingka Bentuk Nomor Ranah No Kompetensi Inti Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok Kesuka Soal Soal Kognitif n 1 KI 3:Memahami dan menerapkan 3. 2. Disajikan gambarjangka sorong. Memahami 1. ketelitian. kenegaraan. 4. teknologi. dan humaniora dengan (ketepatan. pengukuran ralatnya dengan benar budaya. dan mampu menuliskan hasil pengukuran PG 2 C3 Sedan kebangsaan. Instrumen Penilaian Pengetahuan Tes Tulis berupa Pilihan Ganda dengan dilengkapi Penjelasan / Uraian Pengerjaan KISI – KISI ULANGAN HARIAN NAMA MADRASAH : SMA ……………… MATA PELAJARAN : FISIKA ALOKASI WAKTU : 2 x 45 Menit KELAS / SEMESTER : X. hakikat fisika dan mampu menyajikan hasil pengukuran prosedural dalam ilmu prinsip-prinsip tunggal diameter uang logam disertai pengetahuan. Disajikan gambar mikrometer. konseptual. dan . siswa wawasan kemanusiaan.

menalar. Siswa mampu menuliskan hasil dipelajarinya di sekolah secara pengukuran perkalian dua angka penting (panjang mandiri. Menyajikan hasil 6. Tingka Bentuk Nomor Ranah No Kompetensi Inti Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok Kesuka Soal Soal Kognitif n peradaban terkait fenomena dan aturan angka tunggal tebal uang logam disertai kejadian. Siswa mampu menganalisis dimensi memecahkan masalah. dan angka penting dari hasil pengukuran menyaji dalam ranah konkret dan sesuai aturan angka penting dengan PG 5 C2 Mudah ranah abstrak terkait dengan benar pengembangan dari yang 4.1. Siswa mampu menyebutkan ketelitian bidang kajian yang spesifik sesuai dari mikrometer dengan benar PG 3 C1 Mudah dengan bakat dan minatnya untuk 4. Siswa mampu menuliskan jumlah PG 4 C4 Sukar KI 4: Mengolah. serta menerapkan penting) ralatnya dengan benar pengetahuan prosedural pada 3. Siswa mampu membedakan nama peralatan dan besaran pokok dari kelompok nama teknik yang tepat besaran dengan benar PG 7 C2 Mudah . dan mampu besaran fisis dan lebar pintu) sesuai aturan angka PG 6 C3 Sedan menggunakan metoda sesuai dengan penting dengan benar kaidah keilmuan menggunakan 7. dari besaran turunan dengan benar 5.

Disajikan data pengukuran. Tingka Bentuk Nomor Ranah No Kompetensi Inti Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok Kesuka Soal Soal Kognitif n untuk 8. Siswa mampu menuliskan hasil penyelidikan pengukuran dengan menggunakan ilmiah notasi ilmiah dengan benar PG 8 C2 Mudah 9. siswa mampu menyajikan hasil pengukuran empat benda bermassa PG 10 C4 Sukar sama sekaligus dengan benar . siswa mampu menentukan nilai rata-rata pengukuran tersebut dengan benar PG 9 C4 Sukar 10. Disajikan gambar neraca 3 lengan.

005) cm d. kecepatan c. (2. a. Perhatikan gambar mikrometer sekrup di bawah ini! Nilai dari pengukuran di atas sebesar . 1 mm 6. gaya. 0.1 mm b. dan massa 3. Soal Ulangan Harian 1. dan berat b. dan waktu d.52 ± 0. gaya e. (1.50 ± 0. percepatan. intensitas cahaya 2. Tingkat ketelitian pada micrometer sekrup sebesar… a. intensitas cahaya.01 mm c.70 ± 0.005) C.005) 5. dan panjang c. Perhatikan gambar jangka sorong dibawah ini! Nilai yang ditunjukkan oleh gambar tersebut sebesar … a.40 ± 0.63 ± 0. (2. 0.730± 0.005) cm c. kecepatan.005) cm 4. tekanan. massa b. berat.20 ± 0. (3. suhu. panjang.40 ± 0. Yang termasuk kelompok besaran besaran pokok adalah … a. massa. kuat arus. (2. berat. daya. (1. berat. 1 cm d. gaya. panjang. berat.200± 0.1 cm e. energi. jumlah zat.005) cm e.00 ± 0. kuat arus. Besaran-besaran dibawah ini yang seluruhnya besaran turunan adalah … .005) cm b. (5. (2.005) B.005) D.. Perhatikan tabel berikut ! . waktu.005) E.dan percepatan e. (2. waktu d.. (1. 0. mm A.

A 1 A tekanan ( P ) yang benar adalah …. 1 dan 2 7. lima b.11 x 10-31 kg B. angka penting. a. Penulisan dalam bentuk notasi ilmiah yang benar adalah . Massa sebuah electron adalah 0.T-2 b.000 000 000 000 000 000 000 000 000 000 911 kg.11 x 10-30 kg 10.2 m. M. Hasil pengukuran panjang dan lebar suatu lantai adalah 12. empat 9. Menurut aturan angka penting. M.911 x 10-30 kg D.T-1 c.11 x 10-32 kg C. B beserta uraian 10 4.57 m2 Pedoman Penskoran Nomor Soal Uraian Jawaban Skor maksimum persoal 1.T-2 8. 2 dan 3 c. 2. 0.. 65.572 m2 b.L. M. a. enam c. 9. 65. 65. M.5 m2 e. Tekanan ( P ) adalah gaya ( F ) persatuan luas ( A ). M.L. 66 m2 c. C beserta uraian 10 . A 10 3. Dimensi P  F. 9. 65 m2 d..L2. A.911 x 10-30 kg E. luas lantai tersebut adalah … a..T-2 e. dan 3 e. didapat hasil pengukurannya 0.61 m dan 5.T-1 d. 0. 1. A 10 2. No Besaran Rumus Dimensi 1 Momentum P = mv [MLT-1] 2 Gaya F = ma [MLT-2] 3 Daya P= Fs [ML2T- t 3 ] Dari tabel di atas yang mempunyai dimensi yang benar adalah besaran nomor … a. Jadi F . 9.. tiga e. Hasil pengukuran tersebut memiliki angka penting sejumlah . Pada pengukuran panjang benda.04070 meter. dua d. 1 dan 3 b. 1 saja d.L-1.L2.

.... 5... [M] 3 .. 4 Kuat arus listrik . .. 2 Massa .. E 10 6... C 10 9... Sekon (s) atau detik .............. B beserta uraian 10 7....... E beserta uraian 10 Jumlah skor maksimum 100 Skor yang dicapai Nilai siswa = 𝑥100 Skor maksimum Instrumen Penugasan 1. Mol [N] 7 Intensitas cahaya Kandela (cd) .. [θ] = teta 6 .. Lengkapilah tabel berikut ini No Nama besaran Satuan (SI) Dimensi 1 Panjang Meter (m) .... [I] 5 Suhu ...... D beserta uraian 10 8............. D 10 10.

8 Gaya Newton (kg.55 m dan lebarnya 3. angka penting d) Tebal kertas 0.s-1 5 2 a) 3 x 108 5 2 b) 1..0 m. 1 ) 10 Momentum .0016 m = ...... Tuliskan dalam bentuk notasi ilmiah a) Kecepatan cahaya sebesar 300..... m2. [M] [L]2 [T]-3 9 ......m.s.....000 m/s = ...1 x 10-31 m/s = ..... b) Muatan sebuah elektron adalah 0. Memiliki angka penting sebanyak … 5.. angka penting b) Massa sebuah elektron 9. angka penting 4.... Tentukan Jumlah angka pentingnya a) Massa sepeda motor 158 kg = ......s-2) .... Luas permukaan lantai tersebut adalah ...m......... Coulomb 3. angka penting c) Massa balok dari bahan kayu adalah 241000 kg = .....000 000 000 000 000 000 16 Coulomb = ....6 x 10-19 5 3 a) 3 5 .... Panjang suatu lantai 4. Joule per detik (J.. maka panjang sisi lantai tersebut adalah … m Pedoman Penskoran Nomor Soal Uraian Jawaban Skor maksimum persoal 1 L 5 2 Kilogram (kg) 5 3a Waktu 5 3b T 5 4 Ampere 5 5 Kelvin (K) 5 6 Jumlah zat 5 7 J 5 8 [M] [L] [T]-2 5 9 Daya 5 10 Kg.. [M] [L] [T]-1 2.. Luas permukaan lantai berbentuk persegi adalah 225 m2..000.

Nomor Soal Uraian Jawaban Skor maksimum persoal 3 b) 2 5 3 c) 3 5 3 d) 2 5 4a 14 5 4b 2 5 5 15.0 5 Jumlah skor maksimum 100 Skor yang dicapai Nilai siswa = 𝑥100 Skor maksimum .

5. Penilaian Keterampilan (Observasi) LEMBAR PENGAMATAN PRAKTIK Kelas : ………………… Hari. Tanggal : ………………… Materi Pokok : ………………… Aspek Keterampilan Yang dinilai Nomor Absen Mengoperasika n alat dengan posisi dalam Kerjasama Ketepatan Membaca prosedur Proaktif Nama Peserta Didik benar 1 2 3 4 5 6 .

7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Jumlah Rubrik penilaian 4 = Sangat tinggi 3 = Tinggi 2 = Cukup 1 = Kurang 6. Tanggal : ………………… Materi Pokok : ………………… . Penilaian Keterampilan (Portofolio) LEMBAR PENILAIAN PORTOFOLIO Kelas : ………………… Hari.

Membudaya 3 = Baik – Sering/Biasa 2 = Cukup . Aspek yang dinilai Nomor Absen Mencantumkan Mencantumkan Penulisan Kerapian Nama Peserta Didik Jumlah satuan Hasil ralat 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 Jumlah Rubrik penilaian 4 = Sangat baik .Tidak pernah .Kadang-kadang 1 = Kurang .

stopwatch. Ulangi sebanyak 4 kali 6. massa dan waktu suatu benda 3. Kelompok 1 (penggaris plastik): 1. disertai dengan menekan tombol MULAI pada stopwatch 3. tuliskan hasil pengukuranmu dalam tabel 3. 4. Ambillah sebutir batu dan jatuhkan dari ketinggian 1 meter 2. Catat massanya ke dalam tabel! 4. 500 dan ukurlah diameternya sebanyak 4 kali. Penilaian Praktik LEMBAR KEGIATAN SISWA 1 1. tuliskan hasil pengukuranmu dalam tabel 2. Ukurlah panjang kertas F4 sebanyak 1 kali. Ukurlah lebar kertas F4 sebanyak 4 kali. Catat waktunya dalam tabel 5. Kelompok 5 (neraca): 1. Ketika melepas batu. Ukurlah panjang pintu kelasmu sebanyak 1 kali. Alat dan bahan : Penggaris plastik. Kelompok 2 (meteran): 1. Ukurlah lebar pintu sebanyak 4 kali. penggaris kayu. Kelompok 3 (stopwatch) : 1. Ambillah uang logam Rp. Tuliskan hasil pengukuranmu beserta ralatnya c. 500 dan ukurlah tebalnya sebanyak 1 kali. tuliskan hasil pengukuranmu dalam tabel 2. Judul Percobaan : Pengukuran besaran fisika ( panjang. tuliskan hasil pengukuranmu dalam tabel 2. Matikan stopwatch saat batu tepat menyentuh tanah 4. massa dan waktu ) 2. 7. Tuliskan hasil pengukuranmu beserta ralatnya d. jam dan neraca digital. Tuliskan hasil pengukuranmu beserta ralatnya e. Ulangi sebanyak 4 kali . tuliskan hasil pengukuranmu dalam tabel 3. Tuliskan hasil pengukuranmu beserta ralatnya b. Kelompok 4 (jangka sorong) : 1. Ambillah uang logam Rp. Tujuan percobaan: Menentukan panjang. lalu timbanglah! 2. Langkah percobaan : a. Ambillah sebuah batu. tuliskan hasil pengukuranmu dalam tabel 3.

100 dan ukurlah tebalnya sebanyak 1 kali. 100 dan ukurlah diameternya sebanyak 4 kali. tuliskan hasil pengukuranmu dalam tabel 3. Ambillah uang logam Rp. tuliskan hasil pengukuranmu dalam tabel 2. Tuliskan hasil pengukuranmu beserta ralatnya f. Tuliskan hasil pengukuranmu beserta ralatnya . 3. Kelompok 6 (mikrometer): 1. Ambillah uang logam Rp.

.................... cm P = ( .. ± 0.............................. ............. ± ..... ± 0...5 .........) cm Alat ukur: ....... NO Jenis Panjang (P) Panjang beserta ralatnya benda P = ( ..... ± 0......) cm P = ( .............................. NO Jenis benda Lebar (L) L2 1 2 Kertas 3 4 n= ∑Li = ∑Li2 = Kelompok 2 Alat ukur: ........ Nilai skala terkecil (nst) = ... cm P = ( ............................... Nilai skala terkecil (nst) = ......) cm Alat ukur: .................. nst) cm 1 Pintu ............. Nilai skala terkecil (nst) = ..... nst) cm 1 Kertas .................... NO Jenis benda Lebar (L) L2 1 2 Pintu 3 4 n= ∑Li = ∑Li2 = Kelompok 3 Alat ukur: .......5 ........... Tabel Hasil Pengamatan Kelompok 1 Alat ukur: ...........5 ........... Nilai skala terkecil (nst) = .......) cm P = ( . ± ............ NO Jenis Panjang (P) Panjang beserta ralatnya benda P = ( ..............5 ...... Nilai skala terkecil (nst) = .... ± 0...................

.............. ± ............. cm T = ( ..................... ± 0. nst) cm Uang logam 1 .............. Nilai skala terkecil (nst) = ...................5 .. NO Jenis benda Massa (m) m2 1 Batu 2 . 500 T = ( ....) cm Alat ukur: ............. Nilai skala terkecil (nst) = .........5 .............. NO Jenis Tebal (T) Tebal beserta ralatnya benda T = ( .... b) Hitunglah standar deviasi/ketidakpastian mutlak (ralat = x) c) Hitunglah standar deviasi/ketidakpastian relatif (dalam %) d) Tuliskan hasil pengukuran sesuai aturan penulisan e) Kumpulkan laporan pada guru pembimbing (maksimal 2 minggu) Kelompok 4 Alat ukur: ... NO Jenis benda Waktu (t) t2 1 2 Batu jatuh 3 4 n= ∑ti = ∑ti2 = 1...) cm Rp..500 4 n= ∑Di = ∑Di2 = Kelompok 5 Alat ukur: ..... yang berisi: a) Hitunglah nilai rata-rata (𝑋̅) hasil pengamatanmu untuk pengukuran berulang/lebih dari satu....... ± 0.......................... NO Jenis benda Diameter (D) D2 1 Diameter 2 Uang logam 3 Rp... Nilai skala terkecil (nst) = ......... Buatlah laporan pada kertas folio bersama kelompokmu....

..... ± ......... b) Hitunglah standar deviasi/ketidakpastian mutlak (ralat = x) c) Hitunglah standar deviasi/ketidakpastian relatif (dalam %) d) Tuliskan hasil pengukuran sesuai aturan penulisan e) Kumpulkan laporan pada guru pembimbing (maksimal 2 minggu) .... Buatlah laporan pada kertas folio bersama kelompokmu..................5 ................. mm T = ( . yang berisi: a) Hitunglah nilai rata-rata (𝑋̅) hasil pengamatanmu untuk pengukuran berulang/lebih dari satu............................... Nilai skala terkecil (nst) = .......... ± 0......... NO Jenis Tebal (T) Tebal beserta ralatnya benda T = ( ...) mm Alat ukur: ......... 3 4 n= ∑mi = ∑mi2 = Kelompok 6 Alat ukur: .. 100 T = ( ..... ± 0..........100 4 n= ∑Di = ∑Di2 = 2........5 ... nst) mm Uang logam 1 .. Nilai skala terkecil (nst) = .) mm Rp. NO Jenis benda Diameter (D) D2 1 Diameter 2 Uang logam 3 Rp......

3. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar IPK 3. toleran.3. menerapkan. kawasan regional. dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan. kerjasama. Menuliskan simbol vektor dan (misalnya perpindahan) penggambaran vektor 3. konseptual. menalar. teknologi.3.3. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA ……………………. KI3: Memahami. KI4: Mengolah.5. seni. sekolah. Menentukan penjumlahan vektor dengan metode grafis 3. KI2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur. bangsa.1. damai). Mata Pelajaran : Fisika Kelas / Semester :X/1 Materi Pokok : Vektor Alokasi Waktu : 8 x 45 menit I. keluarga.2. serta menerap-kan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. masyarakat dan lingkungan alam sekitar. kebangsaan.3.. Menyebutkan besaran fisika yang penjumlahan vektor sebidang merupakan besaran vektor 3. responsif. disiplin. santun.3. peduli (gotong royong. prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan. menganalisis pengetahuan faktual. dan pro- aktif. budaya. J. bertanggung jawab. dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan. Menentukan besar komponen vektor. Kompetensi Inti (KI) KI1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Menerapkan prinsip 3. dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian. negara. 3.3. Menentukan besar dan arah penjumlahan vektor (resultan vektor) . kenegaraan.4. dan menyaji dalam ranah konkrit dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri. dan kawasan internasional.

Mempresentasikan hasil percobaan presentasi hasil dan makna fisisnya D.3. Tujuan Pembelajaran Melalui kegiatan diskusi. dan presentasi siswa dapat memahami konsep penjumlahan vector.3.6. aktif. .4. Menentukan alat/bahan percobaan hasil dan makna fisisnya menentukan resultan vektor 4.3. Merancang percobaan untuk 4. santun.3. polygon. sehingga siswa dapat membangun kesadaran akan kebesaran Tuhan YME. Menerapkan prinsip penjumlahan vektor yang berkaitan dengan masalah sehari-hari 4.  Penjumlahan vektor secara grafis : metode jajaran genjang. menumbuhkan sikap jujur.3.3.  penerjun payung tdk bisa jatuh lurus ke bawah  anak panah tidak bergerak lurus.5.Menggambarkan resultan vector menentukan resultan vector dengan metode polygon dan jajaran genjang sebidang (misalnya perpindahan) beserta presentasi 4.6. berikut makna fisisnya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dengan benar. kerjasama dan menghargai pendapat orang lain. tapi melengkung  anak panah penunjuk jalan.3.2. 4) Materi Konsep  Pengertian Besaran skalar dan besaran vektor.3. E.1. praktek. Melakukan percobaan menentukan resultan vector 4. responsif. Menyusun laporan percobaan menentukan resultan vector 4. Mendesain langkah percobaan menentukan resultan vektor 4. dengan metode analitis : rumus cosinus dan urai vektor 3.3. bertanggungjawab. Materi Ajar 3) Materi Fakta  kecodongan perahu saat menyeberangi sungai.

Media dan Alat  Media o LKS o Power Point  Alat/Bahan o LCD o Laptop o Kertas gambar  Sumber belajar o Buku Fisika kelas X o Modul o Internet H.3.Menerapkan prinsip 3.3. Menyebutkan besaran fisika yang penjumlahan vektor sebidang merupakan besaran vektor 3.2.  Menggambarkan resultan vektor.3.3. Materi Prosedur  Menghitung resultan vektor dari beberapa vektor sebidang. Menentukan penjumlahan vektor dengan jajarangenjang dalam menyelesaikan masalah Fisika .3. 3). Model dan Metode Pembelajaran Model : Discovery Learning Metode :  Pengamatan  ceramah  diskusi informasi  tanya jawab  presentasi  penugasan G.  Penjumlahan vektor dengan metode analitis: rumus cosines dan urai vektor. Langkah Pembelajaran Pertemuan I (3 x 45 menit) Kompetensi Dasar Indikator 3. F.1. Menggambarkan resultan vector (misalnya perpindahan) dengan cara grafis 3.  Penguraian vektor.

Langkah- Alokasi langkah Sintaks Model Deskripsi Waktu belajar Orientasi :  Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran ( religius)  Memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin  Membagi siswa dalam kelompok diskusi/kerja. (identifikasi 20 menit Inti atau guru melemparkan beberapa masalah) pertaanyaan kepada siswa Mengumpul kan  Siswa mengamati penjelasan guru Informas/da tentang konsep dasar trigonometri 20 menit ta  Siswa mengamati penjelasan guru cara menentukan besar dan arah .  Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung Stimulasi dan Untuk membahas materi pelajaran.  Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya. (litersi teks) rangsangan) Siswa didorong untuk bertanya Pertanyaan Kegiatan tentang hal yang belum dipahami. Apersepsi :  Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman siswa dengan tema Pendahuluan 20 menit sebelumnya. identifikasi siswa diminta membaca buku teks 15 menit (memberi tentang materi pelajaran. misal :  Bagaimana cara melakukan penjumlahan dua vector atau lebih? Motivasi :  Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.

10 menit kesimpulan  Guru memberi penekanan kesimpulan yang disampaikan siswa  Bersama siswa menyimpulkan penutup bahwa untuk menentukan resultan 10 menit vector dapat menggunakan metode grafis maupun analitis. vector resultan menggunakan rumus cosines  Guru meminta siswa untuk melanjutkan menyelesaikan contoh soal yang diberikan oleh guru  Siswa diminta mengerjakan LK 1 yang dibagikan oleh guru secara berkelompok (gotong royong)  Guru membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi.  Mengolah setelah selesai meminta Informasi/da perwakilan kelompok menempel 20 menit ta hasinya. Hasil  Tiap kelompok menyampaikan 20 menit catatan hasil verfikasi jawaban kelompoknya dengan kelompok lain dan saling memberi tanggapan catatan yang di samapaikan dengan bahasa yang baik. membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi  Siswa dituntut untuk berfikir kreatif untuk menyelesaikan beberapa soal (soal HOTS) yang ada di lembar kerja siswa/soal. .  Guru memantau. (integrasi)  Guru meluruskan pendapat yang kurang tepat dan memberi penguatan pendapat yang sudah benar  Siswa diminta menyimpulkan  Generalisasi/ solusi tiap jawaban pertanyaan dan menarik guru memberi penekanan.  Tiap kelompok menempelkan hasil pekerjaan ke dinding ruang kelas atau papan tulis  Tiap kelompok memverifikasi jawaban kelompoknya dengan jawaban kelompok lainnya dan memberi/membuat catatan baik untuk jawaban yang berbeda atau jawaban yang sama dengan  Verifikasi kelompok lain.

4.3. Pertemuan II (3 x 45 menit) Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3. Apersepsi :  Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman siswa dengan tema Pendahuluan sebelumnya. Menentukan besar dan arah penjumlahan vektor (resultan penjumlahan vektor vektor) dengan metode analitis menggunakan urai vektor sebidang (misalnya 3. misal :  Apa yang dimaksud dengan besaran vektor ?  Bagaimana cara melakukan penjumlahan vektor ? Motivasi :  Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.  Guru menyampaikan ke siswa untuk membaca terlebih dahulu materi yang akan datang.Menerapkan prinsip 3.  Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung .5. Menerapkan prinsip penjumlahan vektor yang berkaitan perpindahan) dengan masalah sehari-hari Langkah- Alokasi langkah Sintaks Model Deskripsi Waktu belajar Orientasi :  Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran ( religius)  Memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin  Membagi siswa dalam kelompok diskusi/kerja.3.3. 20 menit  Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.

Bagaimanakah caranya supaya masalah) perahu bisa menyeberang dengan lintasan tegak lurus sungai?  Siswa mengamati penjelasan guru tentang konsep dasar trigonometri  Siswa mengamati penjelasan guru Mengumpulkan cara menentukan besar dan arah Informasi /data vector resultan menggunakan rumus 20 menit cosines  Guru meminta siswa untuk melanjutkan menyelesaikan contoh soal yang diberikan oleh guru Kegiatan  Siswa diminta mengerjakan LK 2 Inti yang dibagikan oleh guru secara berkelompok (gotong royong)  Guru membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi. membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi  Siswa dituntut untuk berfikir kreatif untuk menyelesaikan beberapa soal (soal HOTS) yang ada di lembar kerja siswa/soal.  Tiap kelompok menyampaikan catatan hasil verfikasi jawaban kelompoknya dengan kelompok lain dan saling memberi tanggapan . 20 menit  Guru memantau.  Tiap kelompok menempelkan hasil pekerjaan ke dinding ruang kelas atau papan tulis  Tiap kelompok memverifikasi jawaban kelompoknya dengan jawaban kelompok lainnya dan Verifikasi Hasil memberi/membuat catatan baik 20 menit untuk jawaban yang berbeda atau jawaban yang sama dengan kelompok lain. guru mendorong siswa untuk Pertanyaan siswa mengemukakan masalah dan (identifikasi guru memberi penekanan. Stimulasi dan Guru meminta siswa untuk identifikasi memperhatikan tayangan animasi dan 15 menit (memberi membuat pertanyaan berkaitan dengan rangsangan) urai vektor Berdasarkan fakta/fenomena yang telah diamati. misalkan: 20 menit . Mengolah setelah selesai meminta perwakilan Informasi/data kelompok menempel hasinya.

Melakukan percobaan menentukan resultan vector presentasi hasil dan 4. (integrasi)  Guru meluruskan pendapat yang kurang tepat dan memberi penguatan pendapat yang sudah benar Generalisasi/me  Siswa diminta menyimpulkan solusi narik tiap jawaban pertanyaan dan guru memberi penekanan.1. catatan yang di samapaikan dengan bahasa yang baik. Menyusun laporan percobaan menentukan resultan vector makna fisisnya 4.3. Mempresentasikan hasil percobaan presentasi hasil dan makna fisisnya Langkah- Alokasi langkah Sintaks Model Deskripsi Waktu belajar Pendahulu Orientasi : an  Melakukan pembukaan dengan salam 20 menit pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran . 10 menit kesimpulan  Guru memberi penekanan kesimpulan yang disampaikan siswa  Bersama siswa menyimpulkan bahwa untuk menentukan resultan vector dapat menggunakan metode grafis maupun analitis.1 Merancang percobaan 4. Pertemuan III (2 x 45 menit) Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 4. penutup 10 menit  Guru menyampaikan ke siswa untuk membaca terlebih dahulu materi yang akan datang. Mendesain langkah percobaan menentukan resultan sebidang (misalnya vector perpindahan) beserta 4.3.3.3.3.5. Menentukan alat/bahan percobaan menentukan resultan untuk menentukan vector resultan vector 4.2.4.3.

Menjelaskan langkah-langkah 20 menit Informas/data penjumlahan vektor secara analitik .Menyebutkan tahap-tahap pengurangan dua buah vector n .  Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukandengan pengalaman siswa dengan tema sebelumnya. misal : Bagaimana cara operasi pengurangan dua buah vektor? Motivasi  Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.  Memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin  Membagi siswa dalam beberapa kelompok kerja.  Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya. Siswa diminta untuk :  Mengumpulka .Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaranyang akan dilakukan. misal : .dengan ditanggapi oleh siswa dari kelompok lainnya sehingga di dapat suatu kesimpulan yang benar. Apersepsi . atau guru (identifikasi melemparkan beberapa pertaanyaan kepada 20 menit masalah) siswa.  Menyampaikan tujuan pembelajaranpada pertemuan yang berlangsung  Mengajukan pertanyaan. misal :Adakah cara yang lebih efektif untuk menjumlahkan vektor yang sangat banyak? Stimulasi dan Guru mengajak siswa untuk menggambar resultan vector menggunakan batang korek identifikasi api atau sedotan 15 menit (memberi rangsangan) Pertanyaan Siswa didorong untuk bertanya tentang hal yang belum dipahami.Bagaimana cara melakukan penjumlahan vektor secara analitik? .Apa yang dimaksud dengan pengurangan vektor? . .

hasil grafik/persamaan/ kesimpulan.Melakukan pengurangan dua buah vector dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan siswa atau pada Lembar Kerja 3 yang disediakan dengan cermat. dan estetika). bahasa. Penutup  Guru bersama siswa menarik kesimpulan dan penegasan LKS yang telah 10 menit dikerjakan.  Siswa diminta melakukan percobaan sederhana : . dan dokumen pendukung) Sikap Observasi Format pegamatan sikap (kejujuran data/ dokumen.(mengkomunikasikan) . dan tertulis tes uraian (soal dan penskoran) Keterampilan Kinerja praktik.  Siswa diarahkan untuk menyimpulkan  Generalisasi/m tentang point-point penting yang muncul enarik dalam kegiatan pembelajaran yang baru 10 menit kesimpulan dilakukan.Salah satu dari anggota masing-masing  Verifikasi kelompok diminta memberikan pendapat Hasil dan atau bertanya atas presentasi yang 20 menit dilakukandan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan. disiplin waktu.Tiap-tiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Mengolah Siswa mencatat data hasil praktikum dan 20 menit Informasi/data mendiskusikan dengan kelompoknya . i. Penilaian Aspek Teknik Instrumen Pengetahuan Observasi. tugas dan tes penilaian tugas (substansi. Format pengamatan kinerja unjuk kerja ( menyaji/ Menulis mengolah data). . detail kegiatan. Format Observai (lembar observasi diskusi).Menjumlahan lebih dari dua vektor dengan metode analitik . format penilaian laporan (kesesuain (Laporan) struktur.Masing-masing siswa didorong untuk bertanya. dan siswa lain diberi kesempatan untuk menjawabnya. tanggungjawab) .

Surakarta. 27 April 2017 Mengetahui Guru Fisika Kepala Sekolah (………………………….. ) .) ( …………………………….

sin  Sisi depan sisi miring sisi samping sisi samping  ( sisi miring ). COS α. dan tangen  sisi depan sin   sisi depan  ( sisi miring ). cos  cos    sisi miring Ingat : Sisi samping sisi depan  Sindemi tg    Cossami sisi samping  tandesam Contoh : 45o 2 60o 53o 2 5 1 1 3 45o 30o 37o 3 4 1 1 3 4 1 1 sin 30 o  sin 60o  3 1  3 sin 37 o  sin 53o  sin 45o   2 2 2 2 5 5 2 2 3 1 1 3 1 1 cos 30o   3 cos 60 o  cos 37 o  4 cos 53o  cos 45o   2 2 2 2 5 5 2 2 1 1 3 1 tg 30o   3 tg 60 o  3  3 tg 37 o  tg 53o  4 tg 45o   1 3 3 1 4 3 1 TABEL NILAI DARI SIN α.Lampiran 1. cos . Materi pelajaran : Pengertian sin . Tg α α 30o 45o 60o 37o 53o 0o 90o 180o 270o 360o 1 1 1 3 4 Sin α 2 3 0 1 0 -1 0 2 2 2 5 5 1 1 1 4 3 Cos α 3 2 1 0 -1 0 1 2 2 2 5 5 tg α 1 1  3 3 3 1 3 3 4 4 3 0 ~ 0 ~ 0 .

Impuls. menunjukkan vektor AB dengan titik pangkal adalah titik A.2. jika terletak di daerah 0o sampai 900 Sudut berada di kwadran II. dll.dst tg   tg (360   )  tg  BAB III 2. daya. 2.2700 270o . massa. kelajuan. ( Ujung ) B • Arah anak panah menyatakan arah vektor • Panjang anak panah menyatakan besar/nilai vektor tersebut. maka : Kwadran III Kwadran IV 180o . besaran dibedakan menjadi dua yaitu besaran Skalar dan besaran Vektor. kuat arus. kecepatan. Besaran Vektor adalah besaran yang memperhatikan nilai/harga dan arahnya. Besaran skalar adalah besaran yang hanya memperhatikan nilai atau harganya saja. momentum. penggambaran Vektor digambarkan dalam bentuk anak panah yang terdiri dari titik asal dan ujung. Pengertian kwadran Y+ Sudut berada di kwadran I. …. ujung vektor di A ( Titik asal / pangkal ) B dan panjang vektor adalah AB = 4 satuan. maka : Jika sudut  besarnya lebih dari 3600 . jika terletak di daerah 180o sampai 2700 90o – 180o 0o .360   )  sin  sin   sin (360   )   sin  n = bilangan asli. gaya. jika terletak di daerah 90o sampai 1800 Kwadran II Kwadran I Sudut berada di kwadran III. panjang. cos   cos (360   )  cos  = 1. • Pada gambar samping. Contoh : jarak.2. X+ Jika sudut  di kwadran II. Contoh : perpindahan.3600 sin   sin (180   )  sin  sin   sin (180   )   sin  cos   cos (180   )   cos  cos   cos (180   )   cos  Y- tg   tg (180   )  tg  tg   tg (180   )  tg  Jika sudut  di kwadran IV. jika terletak di daerah 270o sampai 3600 X. usaha.1 Pengertian VEKTOR Berdasarkan ada tidaknya arah.3. . waktu. Penggambaran dan penulisan Vektor a.900 Sudut berada di kwadran IV. maka : Jika sudut  di kwadran III. maka : sin   sin (n. energi dll.

sedangkan huruf kedua menyatakan ujung vektor.  Bila besaran vektor ditulis tangan maka penulisannya dilengkapi dengan tanda panah di atasnya. Untuk tulisan cetak. Besar tidak sama.  Untuk vektor yang ditulis dengan dua huruf. Misal A atau a. PENULISAN VEKTOR  Penulisan notasi besaran vektor dapat dilakukan dengan menggunakan satu atau dua huruf besar atau huruf kecil yang dicetak tebal. Dua vektor sama jika arah dan besarnya sama A B A=B b. Misalnya : AB . nilai vektor dapat juga dituliskan dalam tanda mutlak. arah berbeda B B A A 2. Dua vektor dikatakan tidak sama jika : 1. huruf pertama menyatakan titik asal ( pangkal ) vektor. AB. B. misal A atau a. arah sama B A B A 3. c. Penulisan nilai vektor : a. b. misal : A.  Nilai vektor ditentukan oleh panjang vektor tersebut / banyaknya ruas garis. ab. Besar dan arahnya berbeda B A B A . dituliskan dengan huruf tanpa dilengkapi tanda panah di atasnya. AB. dituliskan dengan huruf tipis miring. a. ab. V Catatan : a. a. V. Besar sama. Untuk tulisan tangan. V . Misal : A.

0) py 45 ujungnya R. Benda mengalami perpindahan 15 cm. (px . SOAL GAMBARKAN VEKTOR BERIKUT INI : a. besar dan arah kedua vektor tersebut sama tetapi koordinat posisinya berbeda. Lihat gambar : y • Vektor PQ. arah = 45o. titik pangkalnya P( px .0) px dengan syarat besar dan arahnya sama. 45o x O • Sebuah vektor dapat digeser-geser. R • Karena memiliki besar dan arah yang sama. py ) Q ujungnya Q. X+ B T X+ S Y. py ) • Vektor OR. maka vektor PQ dan vektor OR dikatakan ekivalen. c. bekerja dalam arah60o Y+ U 1 SKALA = 1 M/s 1 skala = 5 f F cm 1 skala = 5 N F V 600 X. Besar vektor ini : P o I OR I = 4 satuan. Benda bergerak dengan kecepatan 2 m/s. Vektor Ekivalen = vektor yang sama Suatu vektor dikatakan ekivalen dengan vektor lain bila. titik pangkalnya O (0. Gaya dorong 25 Newton. arah Barat daya. arah X+ b. Besar vektor ini : I PQ I = 4 satuan. (0. S . arah = 45o.

0) x  Besar proyeksi vektor V pada sumbu X dan Sumbu Y.sin θ VEKTOR-VEKTOR BERIKUT MEMPUNYAI TITIK ASAL PADA ( 0 .  Vektor yang berada di sumbu X-Y. 3 3 ) c. ujungnya di titik (x.y). ( 3. cos α dan tg α ) Y+ Y+ ө Vy = V cos θ Vy= V. besar dan arahnya …. (-3 3 .y) V  V  x2  y2 y R = titik ujung berada pada koordinat ( x .sin θ ө V V ө ө X. R(x. pangkal vektor di titik koordinat (0. BESAR DAN ARAH VEKTOR = PANJANG DAN ARAH ANAK PANAH. y ).b.0 ).3) Jawab : Arahnya : y a.0).cos θ Vx = V. ? Y+ Lihat segitiga siku-siku. OR = vektor • Besar vektor = panjang vektor O = titik pangkal berada OR dinyatakan V maka : pada koordinat ( 0. X- Vx = V. dinamakan Vx dan Vy ( Ingat pengertian sin α.3) b. HITUNGLAH BESAR DAN ARAH VEKTOR TERSEBUT BILA TITIK UJUNG VEKTORNYA BERADA PADA KOORDINAT : a. • Arah vektor : ө X- x dan y = disebut sebagai y O x komponen vektor OR tg   ( 0. (3. 0 ). V  x2  y2 tg   x  32  32 tg   3 3  18 tg   1 3 2   45o .

y1) dan V2 = (x2.4. V tg   x 2  32  (3 3) 3 3 tg   3  9  9. Secara Grafis Penjumlahan vektor secara grafis dapat dilakukan dengan metode Jajaran Genjang dan Polygon. PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN VEKTOR a.3  9 3   150 o  36 atau 6 2. V  x 2  5 6   y 2 x 3 tg    (3 3) 2  (3) 2 3 3 1 tg     9. .x2).  x2  y2 y b.(y1 + y2)) • Pengurangan kedua vektor : V1 .y2). Misal pada sebuah bidang datar terdapat dua vektor yaitu V1 = (x1.V2 = ((x1 .y2)) b. maka : • Penjumlahan kedua vektor : V1 + V2 = ((x1 + x2).3 tg   3   60o  36  1  6 3    1  y tg   6  c. Secara analitis Vektor dijumlahkan dengan cara menjumlahkan komponen-komponennya.(y1 .

PENJUMLAHAN VEKTOR DENGAN RUMUS COSINUS.V1. Sisi-sisi jajaran genjang merupakan vektor yang dijumlahkan. c. Vektor yang akan dijumlahkan dilukis pada titik asal yang sama. V2 R R  V12  V22  2. 1. cos  α Ө β R = besar vektor resultante v1 dan v2 = nilai vektor yang dijumlahkan V1 Ө = sudut apit atau sudut terkecil yang dibentuk kedua vektor itu. V2 V1 -V2 R V1 -V2 V1 2. V2 R = V1 + V2 V1 R V2 V1 V2 R = V1 .V2 .6. b. Sudut antara vektor resultante R dengan vektor V1 yaitu sudut β sebesar : V2 sin   sin  R Sudut antara vektor resultante R dengan vektor V2 yaitu sudut α sebesar : V1 sin   sin  R . ( vektor hasil penjumlahan disebut vektor Resultante). METODE JAJARAN GENJANG a. Vektor Resultante merupakan diagonal dari jajaran genjang tersebut Contoh : Tentukan vektor resultante R dari dua vektor berikut.

2.3.3 OPERASI MATEMATIK VEKTOR 1. Poligon 4.A=? -A+B = ? -A . Jajaran Genjang 2. GENJANG A A+B=? A -A B B B B . Jajaran Genjang A = + A R = A+ B Besarnya vektor R = | R | = Besarnya penjumlahan vektor R = A+B Besarnya pengurangan vektor R = A-B R A2  B 2  2 AB cos R A2  B 2  2 AB cos  PENJUMLAHAN VEKTOR DENGAN JJ. Operasi jumlah dan selisih vektor 2.1 JUMLAH DAN SELISIH VEKTOR 1. Segitiga Metode : 3. Uraian 1. Operasi kali 2.

3. Vektor Resultante adalah vektor yang titik pangkalnya adalah titik pangkal vektor pertama dan titik ujungnya adalah ujung vektor terakhir. V1 V2 V3 V4 Jumlahkan : R  V1  V2  V3  V4 V2 V1 V3 R V4 . 2. kemudian lukis vektor ketiga dengan titik pangkal pada ujung vektor kedua. Lukis vektor pertama yang akan dijumlahkan. Pastikan bahwa semua vektor telah dilukis sesuai dengan besar dan arah yang benar. 4. Lanjutkan dengan melukis vektor keempat dan seterusnya sehingga semua vektor yang akan dijumlahkan telah terlukis.2. METODE POLIGON 1. Lukis vektor kedua dengan titik pangkalnya di ujung vektor pertama.

5 PENJUMLAHAN VEKTOR SEGARIS. Jika dua vektor segaris berlawanan arah. a. maka resultante dua vektor itu merupakan jumlah ajabar panjang kedua vektor itu. R  V1  V2 V1 V2 R  V1  (V2 ) -V2 R V1 -V2 .PENJUMLAHAN VEKTOR DENGAN POLIGON A A+B+C ? A B C C -B A B C A+(-B)+C ? -A+B-C=? 2. Jika dua vektor segaris searah. maka resultante dua vektor itu merupakan selisih aljabar panjang kedua vektor itu. V1 V2 R  V1  V2 R V1 V2 b.

PENGURAIAN VEKTOR.sin  Fx = F.8. DARI HASIL PENGURAIAN VEKTOR Beberapa vektor yang berada di sumbu X-Y. y Fy= F.cos  2. arah 600 terhadap sumbu y-. arah 00 terhadap sumbu X+. V1 . V4 .sin  disebut vektor komponen F pada sumbu y. y V2sin 300 V2 V3sin 600 300 x V2cos 300 V1 V3cos 600 600 V3 V4 y- . V3 . 3. arah 300 terhadap sumbu X+. yaitu : 1.2. arah 1800 terhadap sumbu Y+.7.cos  disebut vektor komponen F F pada sumbu x. 4. Misal vektor F membentuk sudut  terhadap sumbu x+. 2. Contoh : Dalam sumbu X-Y terdapat beberapa vektor. RESULTANTE BEBERAPA VEKTOR.  x Fx= F. dapat dijumlahkan ( disebut vektor Resultante ). V2 . dengan cara menguraikan vektor- vektor tersebut dalam sumbu X dan Y terlebih dahulu. Sebuah vektor dapat diuraikan menjadi dua vektor komponen yang saling tegak lurus. Fy = F.

 JUMLAH VEKTOR-VEKTOR YANG ADA PADA SUMBU X : Σ Vx = V1x + V2x + V3x + …… + Vnx Dalam contoh di atas : ΣVx = V1 + V2cos30o –V3 sin 60o  Jumlah vektor-vektor yang ada pada sumbu Y : Σ Vy = V1y + V2y + V3y + …… + Vny Dalam contoh di atas : ΣVy = V2sin 30o – V3cos60o –V4  Arah vektor Resultante :  Resultante beberapa vektor itu : Vy tg   Vx R  Vx   Vy  2 2 y MENJUMLAH VEKTOR F2 F2sin2 SECARA F1sin1 F1 ANALITIS 2 3 F3cos3 F2cos2 1 x F1cos1 F3sin3 F3 Kompo nenpdsu m b u V ekto r S udu t X Y R =R2+ R2 X Y F 1   F 1co s  Fs 1 in F 2   F 2co s  Fs 2 in F 3   F 3co s  Fs 3 in tg  F y Ju m la h X= R …. Y= R … . F X ..

Berapakah resultan kedua vektor gaya tersebut? .5). Dua buah vektor gaya bertitik tangkap sama masing-masing 9 N dan 12 N saling tegak lurus. Bagaimanakah cara menentukan besar resultan vektor secara jajargenjang? 3. Dua buah vektor gaya masing-masing sebesar 30 N dan 40 N membentuk sudut 60o (cos 60o = 0. Tentukan besar vektor resultan dari kedua vektor gaya tersebut! 4.Lampiran 2 Lembar Kerja Siswa (LKS) Kegiatan 1 (Kelompok) Penjumlahan vektor dengan metode jajargenjang 1. Diketahui dua buah vektor sebagai berikut: A B Gambarkan vektor C dimana: a) C = A + B b) C = B – A 2.

SOAL DISKUSI Kegiatan 2 (Kelompok) Penjumlahan vektor dengan metode analitis 1. Pada gambar dibawah ini. Menentukan besar dan arah resultan vector dengan metode grafis dan analitis 2. . besar komponen vektor X dan Y berturut-turut adalah…. Diketahui sebuah vektor gaya F sebagai berikut: y F  x Tentukan komponen vektor F! 2. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Resultan ketiga gaya pada gambar di bawah adalah ….Lampiran 3 Lembar Diskusi LEMBAR DISKUSI Kelompok : No. Menerapkan konsep resultan vector untuk menyelesaiakan masalah sehari-hari B. y F = 10 N 60o x 3. Urut Nama Siswa A.

.

Judul : Penjumlahan Vektor Kelas / Semester :X/I Waktu : 2 x 45 menit Metode : Eksperimen .

Paku payung 5 buah langkah-langkah sebelum Anda 4. 1. Langkah-Langkah pemahaman Anda. Tarik neraca pegas sehingga karet gelang tegang . Indikator Pencapaian Berikan tanda O pada kertas untuk Kompetensi ujung karet. SMA dan buku lain yang relevan 7.Berikan tanda C dan menentukan resultan vektor D untuk ujung – ujungt pegas 1 4. Busur derajat. 1.Merancang percobaan untuk 1 F O menentukan resultan vector sebidang (misalnya perpindahan) beserta presentasi hasil dan makna fisisnya. vektor Usahakan sampai ujung karet 4. Neraca pegas 3 buah. Baca secara cermat petunjuk 3.3.3. Informasi Pendukung Vektor adalah besaran yang mempunyai nilai dan F1 arah . Menentukan alat/bahan seperti nomor dua. Lihat gambar dibawah ini .Pasang alat percobaan menentukan resultan seperti pada gambar dibawah ini . Dicapai Gambar 4.I.3. 2. Melakukan percobaan dan 2.3.  F2  V.3. ( 1 ) jajaran genjang 3. 4. Mempresentasikan hasil percobaan presentasi hasil dan makna fisisnya IV.5. Tanyakan pada pembimbing jika dan pada sudut – sudutnya dipasang ada hal-hal yang kurang jelas paku payung. berkaitan dengan materi vektor untuk memperkuat konsep dan VI. Kompetensi Dasar Yang Akan 2. Penggaris.6. Gantikan neraca tersebut dengan dua buah neraca dan lakukan kegiatan 4.3. Kertas grafik .Menggambarkan resultan vector Catat bacaan pada neraca. Karet pentil. II. Petunjuk Belajar : 2.4. Papan triplek melakukan kegiatan 5.1.2. Bacaan F dengan metode polygon dan = …………. Menyusun laporan percobaan menentukan resultan vector 4.Paku payung ke lima kita pasang untuk karet gelang.3.  1. menentukan resultan vector 4. III.3. Alat –Alat / bahan. Mendesain langkah percobaan tepat dititik O. Baca buku-buku Fisika kelas X 6. Letakan kertas putih diatas triplek 3.

.. Faktor-faktor apa yang dapat data – data di atas dalam tabel . ... . .. Untuk kegiatan ( pada gambar 2 ) orang itu ? yaitu kegiatan 3 dan 3. . .. . . ... . ... .. . Isikan 9. ... .. ..... . Penilaian : 5.... N dan F2 = …….. (c) 5 m.. . .. . sudut antara OC .... ......N 7. . .. dan (d) 4 m ? 2.5 km ke arah 60 0 utara dari arah barat . 10) R(N) 10. ... 8. . bagaimana arah dari R dan Ulangi kegiatan diatas dengan F? mengubah posisi neraca – neraca . ... . . No Resultan F1(N) F2(N) F(N) .. .. N .... . . .... Sudut  = .. . . .... . .5) dan berapakah resultan perpindahan 6. . . .. F2 dan  yang berbeda.8) dan OD. . Dua pergeseran besarnya 3 m dan 4 sudu dan buatlah diagonal m. .. .. . ... .. .. N digantikan ? ..7) F1 = ……….. . . .. . . ..... . . .. . .. .. ... cm. Dari hasil lukisan masing-masing ... Tarik garis OC dan OD diukur besar . .. 3. . ... Jika faktor-faktor itu dapat 1 diusahakan sekecil mungkin... . . . ... . . Gambarkan arah perpindahannya . ... . . Seorang berjalan 2. ... . . .Sehingga diperoleh hasil . . . . Tabel 1 . . Bandingkan nilai R dengan F untuk (2) masing-masing kegiatan. .. . ... . . Bagaimana hasilnya 4. ..4) VII.. ... Dengan satu kecepatan berapakah Panjang skala 1 cm = .. arah sumbu y negatif dapat berarti sesuai dengan ... 2 kesimpulan apa yang dapat kita 3 peroleh dari kegiatan tersebut ? 4 .... ...Kognitif 1. . mempengaruhi ketelitian pengamatan kegiatan tersebut ? . . . . . . . Bagaimanakah caranya melalui O ( Petunjuk : Gunakan menggabungkan kedua vektor skala gaya yang sesuai dengan pergeseran itu agar diperoleh kertas yang tersedia ) pergeseran resultan yang besarnya : (a) 7 m. .. . 11) . .. . . . . . . ... . .9) F1... ...... . . . . tersebut.. .. . Untuk masing-masing kegiatan lukis jajaran genjang dengan F1 dan F2 sebagai sisinya yang memebentuk a. .. .. . . .. Catat bacaan neraca 1 dan 2 . .. . kecepatan 20 m/s menurut arah (6) sumbu X positif dan 30 m/s menurut Panjang Diagonal = . . .5 km ke arah barat dan kemudian 1.. . ..( 3 ) kegiatan. (b) 1 m. .. . . .

dan 20 satuan. Kedua vektor ini titik pangkalnya berimpit Kerapian laporan 5 dan membentuk sudut 600 satu praktikum terhadap yang lain.80 cm) jumlah A dan B ! 5. Untuk dua vektor Y A(1.4. 10. dan 20 N Ketepatan waktu sebidang dan bertitik tangkap sama 2 mengumpulkan di pusat koordinat. Sebuah gaya sebesar 70 N bekerja pada benda dengan membentuk sudut 300 terhadap sumbu horizontal. 60 0. 300. Nama Siswa : 7. Tentukan : besar dan arah : 450 0 A. 60 A. Empat buah vektor gaya yang 1 Kehadiran di Lab besarnya 4 N.Tentukan besar resultannya refensi secara analitis ! Partisipasi dalam 4 9. 90 0 B. masing- masing membentuk sudut 30 0.90 besarnya 4 satuan dan vektor B yang pada gambar di cm) besarnya 6 satuan. Vektor A beseranya 14 satuan dan kegiatan praktikum vektor B besarnya 12 satuan. _________________ Tentukan besar. Berturut-turut tugas membentuk sudut terhadap sumbu x positif 00. Tiga vektor yang besarnya berturut- _________________ turut 8.dan Kelengkapan buku 3 2700. Dua vektor yaitu vektor A yang 10. Tentukan komponen-komponen tegak lurus vektor yang besarnya 10 satuan bila sudut yang dibentuknya dengan sumbu x 60 0 6. arah dan gambarkan resultan ketiga vektor Pernyataan/Indik tersebut ! No ator 5 4 3 2 1 skor 8. A x B dan 300 X 0 B. Kelas/Semester : dan 270 0 terhadap sumbu X positif. Tentukan Etika dalam besarnya hasil kali titik dan besarnya 6 menyampaikan hasil kali silang kedua vektor ini ! pendapat Jumlah skor Keterangan : 5 = sangat baik / sangat sering . membentuk sudut samping. 6 N.1200. Hitung komponen vektor b. Afektif pada sumbu x dan sumbu y. 12 N . B x A C. 1200 Tentukan besar dan arah selisih dan B(1.

Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 70 % 5.3.Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 70 % Dilakukan Catatan Guru Paraf tanggal . Ulangan harian.2.2. 5.Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 70 % atau lebih 5. Tes lisan.1.4 = baik/sering 3 = cukup 2 = kurang/jarang 1 = sangat kurang/sangat jarang Kriteria penilaian : 26 – 30 = sangat baik 21 – 25 = Baik 16 – 20 = Cukup 10 – 15 = kurang 6 – 9 = sangat kurang VIII. Tindak Lanjut 5.2.2.1.

Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar dengan didukung referensi Mempertahankan pendapat 5. Langsung setuju atau menyanggah tanpa alasan 6. Tidak dapat mempertahankan pendapat 6. Mampu Mempertahankan pendapat..… Jumlah Siswa : ………… orang. alasan kurang benar . Menyam N Nama Mempertahankan Jumlah paikan Menanggapi Nilai o siswa argumentasi score pendapat 1 2 3 1 2 3 4 1 2 3 4 Rubrik : Menyampaikan pendapat 4. tapi belum benar 6. Tidak sesuai masalah 5. Sesuai dengan masalah. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar tidak sempurna 7. Sesuai dengan masalah dan benar Menanggapi pendapat 5. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar 8.Lampiran 5 INSTRUMEN PENILAIAN DISKUSI Hasil Penilaian Diskusi Topik : Vektor Tanggal : …………….

Mampu mempertahankan pendapat. alasan benar tidak didukung referensi 8. alasan benar didukung referensi 1 .7. Mampu mempertahankan pendapat.

3……………….. Matapelajaran : FISIKA Durasi Waktu : 2 X 45’ Kelompok : Anggota kelompok : 1………………… 2... Kelas/SMT : X IPA .Lampiran 6: INSTRUMEN PENILAIAN UNJUK KERJA Sekolah : SMA ……………./ 1 MACAM PORTOFOLIOA Laporan hasil N KI / KD / Jumla Unjuk Kerja Pengamatan Waktu Dokumen Nilai o PI h Skor Laporan Laporan diskusi 1 2 3 Catatan: PI = Pencapaian Indikator 2 .. …………….

Skor menggunakan rentang antara 0 -10 atau 10 – 100.3 tertulis dalam menyelesaikan resultan gaya dengan masalah Fisika metode jajaran genjang 3.3. Siswa Tes cara grafis dapat menggambarkan Soal no.1.3.3.Menggambarkan Disajikan dua buah resultan vector dengan vektor.Menerapkan prinsip Penjumlahan vektor penjumlahan vektor yang yang berkaitan dengan Tes Soal no. Menyebutkan besaran Disajikan tabel Tes Soal no. tertulis besaran vektor Siswa dapat menyebutkan kelompok besaran vektor.1 fisika yang merupakan besaran-besaran fisika.gaya.4 tertulis metode analitis resultan gaya dengan menggunakan urai vektor metode analitis 3.3.2.3.4.Untuk setiap karya siswa dikumpulkan dalam satu map/file sebagai bukti pekerjaan yang masuk dalam unjuk kerja.gaya. Lampiran 7.gaya.Menentukan besar dan Disajikan dua buah arah penjumlahan vektor vektor. Siswa Tes (resultan vektor) dengan dapat menggambarkan Soal no.5.5 berkaitan dengan masalah masalah sehari-hari tertulis sehari-hari 3 .2 tertulis resultan gaya secara grafis 3. 3. Kisi-Kisi Penilaian Teknik IPK Indikator Soal Keterangan Penilaian 3.3. Siswa Tes dengan jajarangenjang dapat menggambarkan Soal no.Menentukan Disajikan dua buah penjumlahan vektor vektor.

Berikut kami sajikan beberapa besaran Fisika : No Nama Besaran 1 Panjang 2 Kecepatan 3 Massa 4 Usaha 5 Perpindahan 6 Momentum 4 .Lampiran 8. siswa dapat menyebutkan kelompok besaran vektor Level Kognitif : C1 Soal : 1. Soal tes Tertulis Kartu Soal (Uraian) Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Semester : X/1 Kompetensi Dasar : Menerapkan prinsip penjumlahan vektor sebidang ( misalnya perpindahan) Materi : besaran fisika yang merupakan besaran vektor Indikator Soal : Disajikan tabel besaran-besaran fisika.

Gaya 1 5. memungkinkan munculnya beberapa alternatif respons atau jawaban Kartu Soal (Uraian) Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Semester : X/1 Kompetensi Dasar : Menerapkan prinsip penjumlahan vektor sebidang ( misalnya perpindahan) Materi : besaran fisika yang merupakan besaran vektor Indikator Soal : Disajikan beberapa vector gaya siswa dapat menggambarkan resultan gaya secara grafis 5 . Perpindahan 1 3. Percepatan 1 Total Skor 5 Keterangan Soal ini termasuk LOTS dengan alasan soal masuk pada ranah C1. Karena soal berersifat divergen. Momentum 1 4. namun siswa dituntut untuk lebih berfikir kritis ( kemampuan mengindentifikasi ) dalam memilih jawaban yang benar. 7 Gaya 8 Jarak 9 Percepatan 10 Suhu 11 Daya 12 Impuls Sebutkan 5 besaran Fisika yang termasuk kelompok besaran vector! pedoman penskoran: No Uraian Jawaban/Kata Kunci Skor Besaran-besaran fisika yang termasuk dalam kelompok besaran vector adalah : 1. Kecepatan 1 2.

Level Kognitif : C2

Soal :
2. Gambarkan resultan vektor berikut ini secara grafis

1) 3)

C

A B A

C B

2) 4)

A B C A

D C

B

a. A+B+C
b. A+B+C-D
c. Vektor Nol
d. A+B+C

pedoman penskoran:
No Uraian Jawaban/Kata Kunci Skor

6

1) 1,25

B

R C

1,25
A

2)

A B

1,25
C

R 1,25

D

3) C

R

B

A

4)

A

7

B

R

C

Total Skor 5

Keterangan
Soal ini termasuk LOTS dengan alasan soal masuk pada ranah C2, tetapi siswa
dituntut mampu menerapkan konsep yang telah dipahami untuk menyelesaikan
permasalahan yang berbeda

Kartu Soal
(Uraian)

Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : X/1

Kompetensi Dasar : Menerapkan prinsip penjumlahan vektor sebidang (
misalnya perpindahan)
Materi : besaran fisika yang merupakan besaran vektor

Indikator Soal : Disajikan sebuah data dua buah vector siswa dapat
menentukan penjumlahan vektor dengan jajarangenjang cara jajaran genjang
Level Kognitif : C3

Soal :
3. Dua buah vector kecepatan A dan B saling tegak lurus yang masing-masing
mempunyai besar 6 m/s dan 8 m/s. Berapakah resultan kedua vektor tersebut
?

pedoman penskoran:
No Uraian Jawaban/Kata Kunci Skor

8

Diketahui :
V1 = 6 m/s 0,5
V2 = 8 m/s 0,5
α = 90⁰ (Tegak lurus)
Ditanya : resultan kedua vektor? 1
Jawab :
𝑅 = √𝐴2 + 𝐵 2 + 2𝐴𝐵 𝑐𝑜𝑠𝛼 1
R = √ 62 + 82 + 2.6.8.cos 90⁰
R = √36 + 64 + 0 1
R = √100
R = 10 m/s 1

Total Skor 5

Keterangan
Soal ini termasuk LOTS dengan alasan soal masuk pada ranah C3, tetapi siswa
dituntut memiliki ketrampilan menerapkan konsep antar mapel

Kartu Soal
(Uraian)
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : X/1
Kompetensi Dasar : Menerapkan prinsip penjumlahan vektor sebidang (
misalnya perpindahan)
Materi : besaran fisika yang merupakan besaran vektor
Indikator Soal : Disajikan gambar beberapa vector gaya pada sumbu
koordinat, siswa
dapat menentukan besar dan arah penjumlahan vektor
(resultan vektor) dengan metode analitis vektor
Level Kognitif : C4
Soal :
4.

9

pedoman penskoran:
No Uraian Jawaban/Kata Kunci Skor
Diketahui :
F1 = 30 N, α1 = 150⁰ 0.5
F2 = 10 N, α2 = 90⁰
F3 = 30 N, α3 = 30⁰
Ditanyakan : Resultan vector dan arahnya ? 0,5
Jawab :

1

1

1

1
Total Skor 5

Keterangan
Soal ini termasuk HOTS dengan alasan soal masuk ranah C4 dan siswa dituntut
memiliki kemampuan atau ketrampilan berfikir kritis dalam menyelesaikan
soal.Siswa tidak hanya mengukur kompetensi pengetahuan, tetapi juga
keterampilan prosesnya.

Kartu Soal
(Uraian)

Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : X/1

10

jika perahu mencapai seberang dalam waktu 20 sekon. t 1 = 13 m/s .5 Ditanya : Jarak (s) yang ditempuh perahu? 0. Sebuah perahu akan menyeberangi sungai secara tegak lurus dengan kecepatan 12 m/s. siswa dapat menerapkan prinsip penjumlahan vektor yang berkaitan dengan masalah sehari-hari Level Kognitif : C3 Soal : 5. 20 s = 260 m 1 Total Skor 5 Keterangan Soal ini termasuk LOTS dengan alasan soal masuk pada ranah C3 tetapi siswa dituntut memiliki kemampuan menerapkan konsep ke dalam kehidupan sehari-hari. Kompetensi Dasar : Menerapkan prinsip penjumlahan vektor sebidang ( misalnya perpindahan) Materi : besaran fisika yang merupakan besaran vektor Indikator Soal : Disajikan kejadian dalam kehidupan sehari-hari. berapakah jarak yang ditempuh perahu selama waktu itu? pedoman penskoran: No Uraian Jawaban/Kata Kunci Skor Diketahui : V perahu = 12 m/s V arus air = 5 m/s t = 20 sekon 0.5 Jawab : VR = √(V perahu)2 + (V arus air)2 1 = √ (12 m/s) + ( 5 m/s ) 2 2 = √(144 +25) (m/s)2 = √169 m/s = 13 m/s 1 Jadi jarak yang ditempuh perahu ketika menyeberang selama 20 sekon adalah = S = VR . Tidak hanya mengukur pengetahuan tentang IPA. tetapi juga mengukur sikap dan bagaimana menggunakan pengetahuan tersebut dalam kehidupan nyata 11 . sedangkan kecepatan arus sungai 5 m/s.

dan mandiri. kebangsaan. prosedural abstrak terkait dengan berdasarkan rasa ingin tahunya pengembangan dari yang tentang ilmu pengetahuan. kerja sama. Memahami. KI -1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya KI -2 : Menunjukkan perilaku jujur. menalar. dan mampu humaniora dengan wawasan menggunakan metode sesuai kemanusiaan. damai). dan menyaji rapkan.menganalisis pengetahuan dalam ranah konkrit dan ranah faktual. responsif. peduli (gotong royong. santun. budaya.mene. disiplin. serta kebutuhan dan kondisi peserta didik. toleran. konseptual. dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran. dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia Pengetahuan Keterampilan Kompetensi Inti 3. Kompetensi Kompetensi sikap spiritual dan kompetensi sikap sosial dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect learning) pada pembelajaran. seni. serta menerap-kan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. Kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan melalui keteladanan. kaidah keilmuan. tanggung jawab. dipelajarinya di sekolah secara teknologi. dan budaya sekolah. 4. kenegaraan. Kompetensi Dasar 12 . dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian. pembiasaaan. Mengolah.A. Identitas Nama Sekolah : SMA KELOMPOK 3 Mata Pelajaran : Fisika Kelas/ Semester : X/Gasal Materi Pokok : KinematikaGerak Lurus Alokasi Waktu/ Pertemuan : 9 Jam pelajaran/ 3 x Pertemuan @ 3 jam pelajaran B.

dan generalisasi siswa dapat mencapai kompetensi pengetahuan (memahami.5 Menganalisis grafik dalam mobil mainan.Melakukan percobaan gerak kelajuan lurus dengan percepatan tetap 3.4. lurus dengan kecepatan tetap 3.7 Menganalisis gerak jatuh kecepatan tetap dan gerak bebas.Mempresentasikan hasil 3. dan mengevaluasi).4.6 Menganalisis grafik dalam percobaan benda yang gerak lurus berubah beraturan. dan sikap Religius ( menyadari Kebesaran Tuhan YME) serta Sikap Sosial (jujur.4 Menentukan percepatan menggunakan kereta misalnya 3. mengumpulkan informasi.4. dan menalar).4. 4. tanggungjawab.1. kerjasama dan peduli) D.4.4. Melakukanpercobaan gerak sekitar yang bergerak lurus.3.Menganalisis besaran-besaran fisis 4. keterampilan (mengamati. bergerak lurus dengan 3.4. verifikasi hasil.3 Menentukankecepatan dan 4.4. mencoba. menerapkan.4.8 Menganalisis gerak vertikal ke lurus dengan percepatan tetap atas.1 Mengidentifikasi benda di 4. 3. menyaji. pengolahan informasi. gerak lurus beraturan.4 Menyajikan data dan grafik pada gerak lurus dengan kecepatan hasil percobaan gerak benda konstan (tetap) dan gerak lurus dengan untuk menyelidiki percepatan konstan (tetap) berikut karakteristik gerak lurus penerapannya dalam kehidupan sehari. dengan kecepatan konstan hari misalnya keselamatan lalu lintas (tetap) dan gerak lurus dengan percepatan konstan (tetap) berikut makna fisisnya Indikator 3. Tujuan Pembelajaran Melalui langkah discovery dengan sintak: stimulasi dan identifikasi masalah. menganalisis. troly. mandiri.4. 3.4. dalam bentuk grafik C.4.2 Menentukanperpindahan dan menggunakan kereta misalnya jarak mobil mainan. Pengetahuan Keterampilan 3.2. Materi Pembelajaran Pengetahuan faktual  Gerak ekskalator  Benda jatuh lurus  Benda dilempar lurus ke atas  Spedometer Konseptual  Gerak lurus 13 .

ticker timer. Media dan Sumber Belajar Alat Bantu : projektor. Langkah Pembelajaran Pertemuan I (3 x 45 menit) Langkah- Alokasi langkah Sintaks Model Deskripsi Waktu belajar 14 . presentasi F. Surakarta: Mediatama. 2016 G. papan tulis Alat/Bahan : Troly.dan kertas grafik Bahan ajar : Buku Fisika Kelas X Modul Belajar Praktik Sumber referensi : Fisika X : untuk SMA dan MA Kelas X . Metode Model Pembelajaran: Diskovery Learning Metode : Diskusi. power suply. Aris Prasetyo.  Perpindahan dan jarak  Kecepatandan kelajuan  Percepatan  GLB  GLBB  Gerak Jatuh Bebas Prosedural  Melakukanpercobaan gerak lurus dengan kecepatan tetap menggunakan kereta misalnya mobil mainan / troly.  Melakukan percobaan gerak lurus dengan kecepatanberubah dan percepatan tetap menggunakan kereta misalnya mobil mainan / troly. IndartiNaila Hilmiyana. pita kertas. eksperimen. komputer. Metakognitif Menduga kekeliruan dan rekomendasi untuk memperbaiki pelaksanaan percobaan agar hasilnya lebih mendekati kebenaran E.

Apa perbedaan perpindahan dan n jarak ?  Guru mengajak peserta didik untuk Stimulasi dan menebak materi apa yang akan identifikasi dipelajari (memberi  Guru menyampaikan tujuan rangsangan) pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi  Guru meminta siswa untuk memperhatikan tayangan animasi dan membuat pertanyaan berkaitan dengan gerak  Guru menayangkan animasi gerak kereta pada lintasan lurus dan gerak benda yang jatuh dari ketinggian tertentu siswa menyimaknya.  Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin. diantaranya: Pendahulua .  Guru mengungkap fakta/fenomena lain yang berkaitan dengan gerak 15 .  Guru mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang telah dan yang akan dilakukan.  Guru melakukan pembukaan dengan 10 menit salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran.

 Guru memantau.Kegiatan Pertanyaan  Berdasarkan fakta/fenomena yang Inti (identifikasi telah diamati. 16 . misalkan:  Bagaimana sebuah benda dikatakan bergerak ?  Apa yang kamu ketahui tentang jenis – jenis gerak ?  Apa yang kamu ketahui tentang gerak lurus ? Mengumpulkan  Siswa mengamati penjelasan guru 45 menit Informas/data tentang besaran besaran yang ada dalam gerak lurus. membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi  Siswa dituntut untuk berfikir kreatif untuk memecahkan beberapa masalah (soal HOTS) yang ada di lembar diskusi.  Siswa mengamati penjelasan guru tentang perpindahan dan jarak  Siswa mengamati penjelasan guru tentang kecepatan dan kelajuan  Siswa mengamati penjelasan guru tentang percepatan dan perlajuan. setelah selesai meminta perwakilan kelompok menempel hasinya. Mengolah  Guru menyampaikan lembar diskusi 45 menit Informasi/data  Guru membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi. guru mendorong siswa 5 menit masalah) untuk mengemukakan masalah dan guru memberi penekanan.

17 .  Saling memberi tanggapan catatan yang di sampaikanGuru meluruskan pendapat yang kurang tepat dan memberi penguatan pendapat yang sudah benar Generalisasi/m  Siswa diminta menyimpulkan solusi enarik tiap jawaban pertanyaan dan guru 10 menit kesimpulan memberi penekanan.  Tiap kelompok menyampaikan catatan hasil verfikasi jawaban kelompoknya dengan kelompok lain dengan bahasa yang halus dan sopan. berdebat. beragumen dengan santun dalam menyelesaikan masalah Verifikasi Hasil  Tiap kelompok menempelkan hasil diskusi ke dinding ruang kelas atau 30 menit papan tulis  Tiap kelompok mengunjungi hasil diskusi kelompok lain (windows shopping) memverivikasi jawaban kelompoknya dengan jawaban kelompok lainnya dan memberi/membuat catatan baik untuk jawaban yang berbeda atau jawaban yang sama dengan kelompok lain yang dikunjungi.  Siswa berdidkusi. bercurah bendapat.

 Bersama siswa menyimpulkan perbedaan perpindahan dan jarak  Bersama siswa menyimpulkan perbedaan kecepatan dan kelajuan.  Guru menyampaikan ke siswa untuk membaca terlebih dahulu materi yang akan datang yaitu GLB dan GLBB.  Guru mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang telah dan 18 . Pertemuan ke 2 (3 x 45 menit) Langkah- Alokasi langkah Sintaks Model Deskripsi Waktu belajar Pendahuluan  Guru melakukan 5 menit pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran.  Guru memberi penekanan kesimpulan yang disampaiakan siswa Penutup  Bersama siswa menyimpulkan 5 menit pengertian gerak lurus.  Bersama siswa menyimpulkan perbedaan percepatan.  Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin.

Mengolah Siswa berdiskusi dengan 20 menit Informasi/data anggota kelompok mengenai hasil dari eksperimen dengan menjawab pertanyaan berikut : a.Siswa membuat kelompok 45 menit Informas/data dengan anggota 4 anak untuk bekerja sama dengan baik dan kompak serta pembagian tugas yang adil agar semakin mempermudah pemahaman pada topik GLB dan GLBB melalui ekperimen . diantaranya: .Siswa dalam kelompok membaca prosedur dengan teliti dan mempraktekkan sesuai dengan petunjuk percobaan GLB dan GLBB. yang akan dilakukan. bagaimanakah hasil ketikan pada kertas pita? Mengapa demikian b.Apa yang dimaksud dengan percepatan ?  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi Kegiatan Stimulas dan Peserta didik diberi motivasi 5 menit Inti atau rangsangan untuk identifikasi memusatkan perhatian pada topik GLB dan GLBB Mengumpulkan . Bagaimana bentuk grafik v-t yang kamu dapatkan ? berikan 19 .Apa yang dimaksud dengan kecepatan ? .

Pertemuan ke 3 (3 x 45 menit) Langkah- Alokasi langkah Sintaks Model Deskripsi Waktu belajar Pendahuluan  Guru melakukan 5 menit pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran. Generalisasi/menarik  Siswa diminta 15 menit kesimpulan menyimpulkan solusi tiap jawaban pertanyaan dan guru memberi penekanan.  Guru memberi penekanan kesimpulan yang disampaikan siswa Penutup  Bersama siswa 5 menit menyimpulkan karakteristik GLB berdasarkan percobaan.  Bersama siswa menyimpulkan karakteristik GLBB berdasarkan percobaan. penjelasan makna fisis dari grafik tersebut ! Verifikasi Hasil Masing – masing kelompok 40 menit mempresentasikan hasil eksperimen dan diskusi di depan kelas agar mendapatkan masukan dari kelompok lain dan guru. 20 .

 Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin. diantaranya: .Bagaimana gerak bola yang bergerak ke bawah ?  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi Kegiatan Stimulas dan Peserta didik diberi 5 menit Inti motivasi atau identifikasi rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik GJB dan Gerak Vertikal Mengumpulkan .  Guru mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang telah dan yang akan dilakukan. Siswa membuat 45 menit Informas/data kelompok dengan 21 .Bagaimana gerak bola yang dilempar ke atas ? .

Generalisasi/menarik  Siswa diminta 15 menit kesimpulan menyimpulkan solusi tiap jawaban pertanyaan dan guru memberi penekanan. Siswa dalam kelompok membaca LKS / LKPD dengan teliti dan mendiskusikannya.  Guru memberi penekanan kesimpulan yang disampaikan siswa 22 . anggota 4 anak untuk bekerja sama dengan baik dan kompak serta pembagian tugas yang adil agar semakin mempermudah pemahaman pada topik GJB dan GV melalui diskusi . Mengolah Siswa berdiskusi 20 menit Informasi/data dengan anggota kelompok mengenai hasil dari studi literatur (buku dan Internet) dengan menjawab pertanyaan pada LKS / LKPD Verifikasi Hasil Masing – masing 40 menit kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas agar mendapatkan masukan dari kelompok lain.

... mengukur..  Guru Bersama siswa menyimpulkan karakteristik GV berdasarkan hasil diskusi.......... dan tes uraian (soal dan penskoran) Keterampilan Kinerja praktik..................... 27 April 2017 Kepala SMA Kelompok 3 Guru Mata Pelajaran ................... ............ menyaji/mengolah data)..... disiplin waktu.............................................................. Catatan Kepala Sekolah .............. Format pengamatan kinerja praktik Menulis (Laporan) (merangkai............................................... ....... tanggungjawab) Surakarta............ H....................... tertulis dan estetika)................ Penilaian Aspek Teknik Instrumen Pengetahuan Tugas dan tes Format penilaian tugas (substansi.......... ...... NIP............. 23 ..... dan dokumen pendukung) Sikap Observasi Format pegamatan sikap (kejujuran data/dokumen.......... bahasa.................. .... NIP............................................................. format penilaian laporan (kesesuain struktur........... Penutup  Guru Bersama siswa 5 menit menyimpulkan karakteristik GJB berdasarkan hasil diskusi...... ....................... . hasil grafik/persamaan/ kesimpulan....... detail kegiatan.........

............... ............................................................ Lampiran – Lampiran : Lampiran 1 : Bahan Ajar Pertemuan ke 1.............................. ................................................................................ .............. .............................................................. .... ..................... ........................................................................................................................ 2 dan 3 dan LKPD Lampiran 2 : Lembar Penilaian Pengetahuan Lampiran 3 : Format Penilaian Keterampilan /Praktik Lampiran 4 : Format Penilaian Tugas 24 .............. .............................................................................................................................................................................

Bahan ajar Pertemuan pertama KINEMATIKA GERAK LURUS a.Perpindahan memperhatikan arah.  Perpindahanadalah perubahan posisi suatu benda yang ditentukan oleh posisi awal dengan posisi akhir. sehingga merupakan besaran vektor. Kelajuan rata-rata dan kecepatan rata-rata Kelajuan rata-rata adalahperbandingan antara jarak total dengan waktu tempuhnya. sehingga merupakan besaran skalar. a. Kecepatan adalahperbandingan antara perpindahan dengan waktu tempuh. Secara matematis dirumuskan : s V= S = jarak yang ditempuh (m) t t = waktu tempuh (s) v = klajuan rata-rata (m/s) Kecepatan rata-rata adalahperbandingan antara perpindahan dengan waktu tempuh benda. Kelajuan selalu bernilai positif. sehingga merupakan besaran skalar. b. Secara matematis dapat dirumuskan : S1 = posisi awal 25 . dan tidak bergantung pada arah. Bahan Ajar 1. sehingga merupakan besaran vektor. Kecepatan dan Kelajuan Kelajuan adalahperbandingan antara jarak dengan waktu tempuh. dan besarnya ditentukan arah geraknya.Lampiran 1. Jarak dan perpindahan  Jarak adalah panjang lintasan yang dilalui suatu benda yang bergerak dari suatu titik acuan ke titik akhir.Jarak tidak memperhatikan arah.

maka : v v v a= = 1 o v = perubahan kecepatan ( m/s) t t t = perubahan waktu (s) Untuk a (+) berarti benda dipercepat.2 Praktek dan Dikusi 26 . Percepatan Percepatan adalah perubahan kecepatan tiap satuan waktu. s S  S1 v = 2 S2 = posisi akhir t t 2  t1 t1. Kecepatan sesaat dan kelajuan sesaat Kecepatan sesaat adalah kecepatan suatu benda pada selang waktu yang sangat kecil. Percepatan merupakan besaran vektor. Jika percepatan dnyatakan dengan a. 2. (dalam selang waktu mendekati nol). Bahan Ajar Pertemuan ke . Kelajuan sesaatadalahkelajuan suatu benda dalam selang waktu yang sangat kecil. mendekati nol. Jika t  0. t2 = waktu tempuh v = kecepatan rata-rata (m/s) b. dan a (-) berarti benda diperlambat. s dS v = lim = t  0 t dt c. maka a disebut kecepatan sesaat.

............ ....................................................………………………………………………………………… ………………………..................………………………………………..................................……………………………………………… ………………………………………….................................... Buatlah grafik (v-t) dengan t sebagai sumbu x dan v sebagai subu y 2......... Eksperimen dilakukan secara berkelompok @ 4 orang untuk memperoleh data secara bersama.......................... Evaluasi hasil data.... ....................... .................................. 3........................................................................………………………………………… ……………………………………………….......................... ........ grafik....………………… ………………………………………………………………… 4........………………………………………. Tuliskan saran dan rekomendasi untuk memperbaiki eksperimen! …………………………………..................... .................. tuliskan kesimpulan yang menyatakan karakteristik GLB dan GLBB! .......................................................... dan regresi yang dihasilkan......... Dari grafik yang terbentuk.......………………………………… ……...........................……………………………………………………………………… ………………….................................…………………………… ………….. .................…………… ………………………………………………………………… 27 ...... Tuliskan kekeliruan atau kelemahan praktik yang mungkin terjadi! ……………………………...................................................... .......... Lakukan percobaan sesuai dengan LKPD1 Pertanyan bahan diskusi 1.........................................................................................................

tujuan. kesimpulan. Pengayaan laporan dapat dilakukan dengan membuatnya dalam bentuk video berdurasi maksimum 5 menit melalui jejaring sosial seperti Youtube. -LKPD1- GLB dan GLBB JUDUL : Membedakan GLB dan GLBB JENIS KEGIATAN : Eksperimen dan Diskusi Kelompok TUJUAN KEGIATAN : 1. pengolahan dan analisis data (termasuk grafik. Peserta didik dapat menganalisis GLB 2. landasan teori. dan referensi. Buatlah laporan praktik secara deskriptif disertai foto dokumen dengan struktur :judul praktikum. tempat dan tanggal praktik. persamaan regresi. dan jawaban pertanyaan). alat dan bahan. data percobaan. langkah kerja. Peserta didik dapat menganalisis GLBB 28 . 5.

S2 = 10 ketukan pertama + 10 ketukan yang kedua .landai . Bagaimana bentuk grafik yang kamu buat? Apakah dari kedua percobaanmu sama? Jelaskan! Nyatakan dalam bentuk rumus ! i. c.S1 = 10 ketukan pertama . Buatlah kesimpulan dari hasil percobaanmu ! Bahan Diskusi Pertemuan ke 3 -LKPD 2- PENERAPAN GLBB DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI 29 . dapatkah kamu tuliskan dalam bentuk rumus? g. Tempelkan hasil potongan pita kertasmu secara bejajar . Jika sb x menunjukkan waktu dan sb y menunjukkan kecepatan . Bandingkan hasilnya . potonglah ketukan pita ticker timer tiap 10 ketukan untuk papan luncur yang landai dan curam. Buatlah kelompok yang terdiri dari 4 peserta didik! Bekerjasamalah dengan adil 2. Buat grafik hubungan Jarak tempuh ( S ) dan waktu ( t ) dengan cara . Hidupkan catu daya untuk menggerakkan ketukan tiker timer a. Bacalah prosedur percobaan berikut a.LANGKAH KEGIATAN : 1. bagaimana bentuk grafiknya. .manakah yang kecepatannya tetap? Jelaskan ! . Ambil pita kertas dari 2 percobaanmu. Rakitlah alat sesuai dengan gambar Ticker Catu Balok timer daya kertas b. Dari grafik yang anda buat.curam b. apakah sama? Jelaskan e. d.dst h.manakah yang percepatannya tetap? Jelaskan! f. Amati ketukan pita ticker timer dengan posisi papan luncur : .

Langkah2 yang sama pada bola tenis dan kertas untuk ketinggian yangberbeda-beda ! e. Jatuhkan bola tenis dan catatlah waktu yang diperlukan bola tenis untuk jatuh dari ketinggian 1 meter tersebut c. Peserta didik dapat menganalisis permasalahan tentang penerapan GLBB pada benda jatuh bebas dengan tepat 2. Peserta didik dapat mendemonstrasikan penerapan GLBB pada benda jatuh dengan terampil LANGKAH KEGIATAN : 1. Bacalah prosedur percobaan berikut a. Tabulasikan hasil percobaanmu kedalam table yang kamu buat. Buatlah kelompok yang terdiri dari 4 peserta didik! Bekerjasamalah dengan adil 2. Ukurlah dengan teliti ketinggian tempat yanga akan kamu gunakan untuk menjatuhkan benda. Presentasikan hasil diskusi dari kelompokmu 30 .JUDUL : Menerapkan GLBB pada Benda Jatuh Jenis kegiatan : Diskusi Kelompok Tujuan Kegiatan : 1. Jatuhkan selembar kertas pada ketinggian tersebut dan catat waktunya ! d. missal 1 meter b. Buatlah kesimpulan dari hasil percobaanmu g. kemudian lengkapilah kecepatan akhirnya f.

2. 4. . b. b. Kunci Jawaban Soal Uraian dan Pedoman Penskoran Alternatif Penyelesaian Skor jawaban 1 2 2 2 3 2 4 2 5 2 Jumlah 10 𝐉𝐮𝐦𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐤𝐨𝐫 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐩𝐞𝐫𝐨𝐥𝐞𝐡 Nilai = × 𝟏𝟎 𝟓 Penilaian Pengetahuan . a. Jawaban : a. ………………… b. ………………….Tes Tulis Uraian Topik : …………………. 5. Skor maksimal 31 . Indikator : …………………. ………………… Pedoman Penskoran No Jawaban Skor a. . …………………. Soal : …………………. .. . . 3. Lampiran 2 : LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN TERTULIS (Bentuk Uraian) Soal Tes Uraian 1.

32 .

Format Penilaian Praktik Kinerja Praktik Menulis Laporan Detail Kegiatan /Mengolah data Pendukung Merangkai Mengukur Keseuaian Dokumen Menyaji Struktur Hasil NO NAMA SISWA NILAI NILAI 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Pedoman penskoran Sangat Memuaskan Skor 4 Memuaskan Skor 3 Cukup memuaskan Skor 2 Tidak memuaskan Skor 1 Pedoman Penilaian 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐾𝑖𝑛𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑃𝑟𝑎𝑘𝑡𝑖𝑘 = 𝑥 100 12 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑀𝑒𝑛𝑢𝑙𝑖𝑠 𝐿𝑎𝑝𝑜𝑟𝑎𝑛 = 𝑥 100 16 33 .Lampiran 3.

34 .

Lampiran 4. Format Penilaian Tugas Substansi Estetika Bahasa NO NAMA SISWA NILAI 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Pedoman penskoran Sangat Memuaskan Skor 4 Memuaskan Skor 3 Cukup memuaskan Skor 2 Tidak memuaskan Skor 1 Pedoman Penilaian 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑇𝑢𝑔𝑎𝑠 = 𝑥 100 12 35 .

bertanggung jawab. KI4: Mengolah. dan kawasan internasional. penerapannya dalam kehidupan 3. budaya. menganalisis pengetahuan faktual.1 Menyajikan data hasil percobaan gerak percobaan gerak parabola dan parabola dan makna fisisnya makna fisisnya 36 . santun. sekolah.5 Menjelaskan penerapan konsep gerak parabola dalam kehidupan sehari-hari 4. dan menyaji dalam ranah konkrit dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri. Kompetensi Inti (KI) KI1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan. kawasan regional.3 Menentukan vektor kecepatan gerak sehari-hari parabola 3. negara.5 Mempresentasikan data hasil 4. disiplin. responsif. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator 3. menerapkan. dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan.1 Menjelaskan gerak parabola berdasarkan dengan menggunakan vektor. dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.2 Menentukan vektor posisi.5. masyarakat dan lingkungan alam sekitar. KI3: Memahami. menalar. kebangsaan.5. KI2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur. peduli (gotong royong.5. serta menerap-kan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan.5. toleran. keluarga. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian. konseptual. damai). kenegaraan. teknologi.4 Menganalisa besaran-besaran pada gerak parabola 3. gerak lurus berikut makna fisisnya dan 3. seni.5. kerjasama. L.5 Menganalisis gerak parabola 3. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMAN Mata Pelajaran : Fisika Kelas / Semester :X/1 Materi Pokok : Gerak Parabola Alokasi Waktu : 9 x 45 menit K. bangsa.5. dan pro-aktif.

4.5.2 Mempresentasikan hasil kegiatan diskusi
kelompok tentang penyelesaian gerak
parabola

D. Tujuan Pembelajaran;ll
Melalui kegiatan diskusi, praktek, dan presentasi peserta didik dapat
memahami konsepgerak parabola dengan menggunakan vektor, berikut makna
fisisnya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dengan benar,
sehingga peserta didik dapat membangun kesadaran akan kebesaran Tuhan
YME, menumbuhkan sikap jujur, aktif, responsif, santun, bertanggungjawab,
kerjasama dan menghargai pendapat orang lain.

E. Materi Ajar
1) Materi Fakta
tendangan bola, gerak bola basket masuk ring
2) Materi Konsep:
 pengertian gerak parabola;
 vector posisi, kecepatan gerak parabola;
 besaran-besaran pada gerak parabola
 Manfaat gerak parabola
3) Materi Prosedural
 Menghitung kecepatan pada gerak parabola
 Menyajikan dan mempresentasikan hasil kegiatan.

F. Model dan Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning
Metode :
 pengamatan
 ceramah
 diskusi
 tanya jawab
 penugasan

G. Media dan Alat
 Media
o LKS
o Power Point
 Alat/Bahan
o LCD
o Laptop
 Sumber belajar
o Buku Fisika kelas X
o Modul

H. Langkah Pembelajaran
Pertemuan I (3 x 45 menit)
Untuk Indikator 3.5.1 dan 4.5.1; 4.5.2

37

Langkah-
Alokasi
langkah Sintaks Model Deskripsi
Waktu
belajar
 Guru melakukan pembukaan
dengan salam pembuka dan
berdoa untuk memulai
pembelajaran.
 Guru memeriksa kehadiran
peserta didik sebagai sikap
disiplin.
 Guru mengajukan pertanyaan
yang ada keterkaitannya
dengan pelajaran yang telah
dan yang akan dilakukan,
diantaranya:
1. Apa perbedaan GLB dan
GLBB
2. bagaimana lintasan bola
Stimulasi dan pada tendangan sepak
Pendahuluan identifikasi pojok? 20
(memberi  Guru mengajak peserta didik menit
rangsangan) untuk menebak materi apa
yang akan dipelajari
 Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran dan indikator
pencapaian kompetensi
 Guru meminta peserta didik
untuk memperhatikan
tayangan animasi dan
membuat pertanyaan
berkaitan dengan gerak
parabola
Guru mengungkap
fakta/fenomena lain yang
berkaitan dengan gerak
parabola (diharapkan anak ikut
terlibat)
Kegiatan Pertanyaan  Berdasarkan fakta/fenomena
Inti (identifikasi yang telah diamati, guru 10
masalah) mendorong peserta didik menit
untuk peserta didik
mengemukakan masalah dan
guru memberi penekanan,
misalkan:
 Bagaimana lintasan gerak
bola yang ditendang?

38

 Mengapa bentuk lintasan
pada gerak bola berbentuk
parabola?
 Bagaimana menentukan
besar dan arah kecepatan
gerakan bola yang
ditendang dengan sudut
tertentu?
 Besaran apa saja yang ada
pada gerakan parabola?
 Bagaimana menentukan
posisi gerak parabola?
Mengumpulkan  Peserta didik mengamati 20
Informas/data penjelasan guru tentang gerak menit
parabola beserta gambarnya.
 Mendorong Peserta didik
untuk bertanya.
 Guru menayangkan video
benda yang bergerak dengan
lintasan parabola kemudian
mengajukan pertanyaan ke
peserta didik faktor apa yang
mempengaruhi terjadinya
gerak parabola
 Guru menjelaskan vector
posisi dan kecepatan pada
gerak parabola
Mengolah  Guru menyampaiakan 20
Informasi/data lembar diskusi menit
 Peserta didik melakukan
percobaan tentang gerak
para bola sesuai dengan
lembar kerja siswa.
 Peserta didik menganalisa
mengapa terjadi gerak
parabola ?
 Peserta didik secara
berkelompok
mendiskusikan hasil
pengamatan gerak parabola
untuk membahas hubungan
posisi dengan kecepatan
Verifikasi Hasil  Disediakan lembar kerja
data-data pengamatan posisi 40
dan kecepatan , sehingga menit
akan membentuk grafik
parabola.

39

 Setiap kelompok
mempresentasikan hasil
pengamatan dan
menjelaskan besaran-
besaran pada gerak parabola
dan membandingkan hasil
pengamatan kelompok lain.
Generalisasi/menarik  Setiap kelompok
kesimpulan menyimpulkan hasil diskusi 10
mengenai besaran-besaran menit
pada gerak parabola seperti
posisi dan kecepatan.
 Setiap kelompok
mengerjakan soal-soal
evaluasi yang diberikan
guru mapel.
 Guru memberi penekanan
kesimpulan yang
disampaiakan peserta didik
melalui animasi
menggunakan media flash.

Penutup  Bersama peserta didik 15
menyimpulkan pengertian menit
gerak parabola
 Bersama peserta didik
menyimpulkan factor
penyebab terjadinya gerak
parabola

Pertemuan 2 (3 x 45 menit)
Untuk Indikator 3.5.2

Langkah-
Alokasi
langkah Sintaks Model Deskripsi
Waktu
belajar
 Guru melakukan pembukaan dengan salam
pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran.
Stimulasi dan
 Guru memeriksa kehadiran peserta didik
Pendahuluan identifikasi
sebagai sikap disiplin. 20 menit
(memberi
rangsangan)  Guru mengajukan pertanyaan yang ada
keterkaitannya dengan pelajaran yang telah
dan yang akan dilakukan, diantaranya:
1. bagaimana lintasan gerak parabola?

40

2. Bagaimana hubungan kecepatan awal
dengan ketinggian maksimum dan jarak
mendatar maksimum?
3. Bagaimana hubungan sudut elevasi dengan
ketinggian maksimum dan jarak mendatar
maksimum?
Kegiatan Pertanyaan  Guru menampilkan tanyangan animasi gerak
Inti (identifikasi masalah) parabola (disertai penguraian vector posisi, 10 menit
kecepatan)
 Berdasarkan fakta/fenomena yang telah
diamati, guru mendorong peserta didik untuk
peserta didik mengemukakan masalah dan
guru memberi penekanan, misalkan:
 Bagaimana menentukan besar dan arah
kecepatan gerakan bola yang ditendang
dengan sudut tertentu?
 Besaran apa saja yang ada pada gerakan
parabola?
 Bagaimana menentukan posisi dan
kecepatan gerak parabola pada waktu
tertentu?
Mengumpulkan  Peserta didik mengamati penjelasan guru 20 menit
Informas/data tentang gerak parabola, besaran-besarannya
beserta gambarnya.
 Guru menjelaskan vector posisi dan kecepatan
pada gerak parabola
 Mendorong Peserta didik untuk bertanya.
Mengolah  Peserta didik melakukan percobaan tentang 20 menit
Informasi/data gerak para bola sesuai dengan lembar kerja
siswa.
 Peserta didik menganalisa mengapa terjadi
gerak parabola ?
 Peserta didik secara berkelompok
mendiskusikan hasil pengamatan gerak
parabola untuk membahas hubungan posisi
dengan kecepatan
Verifikasi Hasil  Disediakan lembar kerja data-data
pengamatan posisi dan kecepatan , sehingga 40 menit
akan membentuk grafik parabola.

 Setiap kelompok mempresentasikan hasil
pengamatan dan menjelaskan besaran-
besaran pada gerak parabola dan
membandingkan hasil pengamatan
kelompok lain.

41

 Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin.  Guru Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan Stimulasi dan pengalaman peserta didik dengan Pendahuluan identifikasi 20 materi/tema/kegiatan sebelumnya tentang (memberi menit Pengertian Gerak Parabola rangsangan)  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi  Guru menjelaskan sekilas tentang pemanfaatan gerak parabola  guru memberi rangsangan berupa pertanyaan kepada peserta didik dengan sebuah gambar atau animasi Pertanyaan  guru memberikan lembar kerja pada peserta (identifikasi didik. Penutup  Bersama peserta didik menyimpulkan 15 menit pengertian gerak parabola  Bersama peserta didik menyimpulkan factor penyebab terjadinya gerak parabola Pertemuan 3 (3 x 45 menit) Untuk Indikator 3.5.3 dan 3.  Setiap kelompok mengerjakan soal-soal evaluasi yang diberikan guru mapel. Misal: Inti 1. guru memberikan permasalahan 3 buah benda di lempar dengan membentuk sudut berbeda.4 Langkah- Alokasi langkah Sintaks Model Deskripsi Waktu belajar  Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran. dan jarak terjauh lemparan 42 .  Guru memberi penekanan kesimpulan yang disampaiakan peserta didik melalui animasi menggunakan media flash.5. Generalisasi/menarik  Setiap kelompok menyimpulkan hasil kesimpulan diskusi mengenai besaran-besaran pada 10 menit gerak parabola seperti posisi dan kecepatan. Ketinggian maksimum benda sama. 10 masalah)  Peserta didik berdiskusi menyelesaikan menit Kegiatan permasalahan pada lembar kerja.

menit hari dan membandingkan hasil diskusi kelompok lain. detail kegiatan. Generalisasi/menarik  Setiap kelompok menyimpulkan hasil diskusi kesimpulan mengenai penerapan gerak parabola dan 10 pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari menit  Setiap kelompok mengerjakan soal-soal evaluasi yang diberikan guru . format penilaian laporan (kesesuain struktur. Apakah ketiga benda memiliki waktu yang sama untuk bergerak?jelaskan pendapatmu 2. disiplin waktu. jelaskan pemanfaatan gerak parabola Mengumpulkan  peserta didik mengumpulakn informasi baik 20 Informas/data melalui buku teks. hasil grafik/persamaan/ kesimpulan. tanggungjawab) Surakarta. bahasa. 27 April 2017 Mengetahui Guru Fisika Kepala Sekolah …………………… …………………. 43 . benda berbeda. dan dokumen pendukung) Sikap Observasi Format pegamatan sikap (kejujuran data/ dokumen. tugas dan Format Observai (lembar observasi diskusi). Penutup  Bersama peserta didik menyimpulkan aplikasi gerak parabola dan pemanfaatannya 15 menit i. tes tertulis penilaian tugas (substansi. dan estetika).. dan tes uraian (soal dan penskoran) Keterampilan Kinerja praktik. Format pengamatan kinerja praktik (merangkai. media elektronik dan lainnya menit untuk menyelesaiakn masalah Mengolah  Peserta didik secara berkelompok berdiskusi 20 Informasi/data untuk menyelesaikan masalah menit Verifikasi Hasil  Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya tentang penerapan gerak parabola 40 dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari. Penilaian Aspek Teknik Instrumen Pengetahuan Observasi. menyaji/ mengolah data). Menulis (Laporan) mengukur.

NIP: ………………….. NIP: ……………… 44 .

/ 1 MACAM PORTOFOLIOA Laporan hasil Pengamatan N KI / KD / Jumla Eksperimen Waktu Nilai o PI h Skor Laporan Laporan diskusi 1 2 Catatan: PI = Pencapaian Indikator Untuk setiap karya peserta didik dikumpulkan dalam satu file sebagai bukti pekerjaan yang masuk dalam portofolio. Nam Ju a Menyampa mla N Mempertahankan peser ikan Menanggapi h Nilai o argumentasi ta pendapat scor didik e 1 2 3 1 2 3 4 1 2 3 4 Rubrik : 45 . Lampiran INSTRUMEN PENILAIAN DISKUSI Hasil Penilaian Diskusi Topik : ………… Tanggal : ………… Jumlah Peserta didik : ………… orang..Lampiran 1 : CONTOH INSTRUMEN PENILAIAN PORTOFOLIO Sekolah : Matapelajaran : FISIKA Durasi Waktu : Nama Peserta didik : Kelas/SMT : X MIA . Skor menggunakan rentang antara 0 -10 atau 10 – 100.

alasan benar didukung referensi 46 . Tidak dapat mempertahankan pendapat 10. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar 12. Langsung setuju atau menyanggah tanpa alasan 10. alasan kurang benar 11. Mampu Mempertahankan pendapat. alasan benar tidak didukung referensi 12. Sesuai dengan masalah dan benar Menanggapi pendapat 9. tapi belum benar 9. Tidak sesuai masalah 8. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar dengan didukung referensi Mempertahankan pendapat 9. Mampu mempertahankan pendapat. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar tidak sempurna 11. Sesuai dengan masalah. Mampu mempertahankan pendapat.Menyampaikan pendapat 7.

jadi kita ambil.21 g . Kita anggap bahwa gerak ini terjadi dalam ruang hampa. pada saat t=0 peluru di ( 0.gt  0 = vo sin  . t y = vo sin  . t2 g di dapat : v0 sin 2  2 ymax = 2g Dengan demikian titik tertinggi dicapai peluru jika  = 900 · Jarak terjauh ( titik R ) yang dapat ditempuh oleh peluru adalah : Syarat mencapai titik adalah : y = 0 atau waktu yang di tempuh benda adalah : v sin  t= 2 o  substitusikan ke : x = vo cos  . sehingga pengaruh udara pada gerakan peluru dapat diabaikan.g . Gerak sebuah peluru dipengaruhi oleh suatu percepatan grafitasi g dengan arah vertikal ke bawah.0 ) Persamaan pada sumbu x : vx = vo cos  x = vo cos  .Lampiran-lampiran: Lampiran 1 GERAK PARABOLA Gerak ini adalah gerak dalam dua dimensi dari peluru/bola yang dilempar miring ke atas.gt v sin  tmax = o  substitusikan ke : y = vo sin  . t Persamaan pada sumbu y : vy = vo sin  . Kita pilih titik asal sistem koordinat pada titik dimana peluru mulai terbang. t . Pada arah horisontal percepatannya sama dengan nol.21 g . Kita mulai menghitung waktu pada saat peluru mulai terbang. t dan sin 2 = 2 sin g cos di dapat : v sin 2 2 xmax = 0 g Dengan demikian jarak tembak terjauh oleh peluru dicapai jika sudut  = 450 47 . t2 Untuk sembarang titik P pada lintasan : vY v P  v X  vY 2 2 tg  = vX · Titik tertinggi ( titik Q ) yang dapat ditempuh oleh peluru adalah : Dapat dicari sebagai berikut : Syarat benda mencapai titik tertinggi adalah vy = 0 vy = vo sin  . t .

2 Memahami vector posisi.3 Menganalisa besaran-besaran Menganalisis grafik hubungan Tes N pada gerak parabola tinggi maksimum y dan jarak x tertulis pada gerak parabola 3. Penggaris 4.5. Mengamati lintasan gerak parabola 2. Air 2.5. Busur derajat 5.5. tertulis 3.Lampiran 3.1 Memahami gerak parabola Menjelaskan proses terjadinya Tes N gerak parabola tertulis 3. Kisi-Kisi Penilaian Teknik Kete Indikator Indikator Soal Penilaian 3.5. Botol air mineral 3.5 Memahami pemanfaatan gerak Menyebutkan peristiwa yang Tes N parabola dalam kehidupan sehari-hari berhubungan dengan gerak tertulis parabola LAMPIRAN LKS GERAK PARABOLA Lakukan kegiatan praktikum ini dalam kelompok yang terdiri 5 anak. Mendeskripsikan hubungsn antara kecepatan awal dengan ketinggian maksimum dan jarak mendatar maksimum 3. Mendeskripsikan hubungan sudut elevasi dengan ketinggian maksimum dan jarak mendatar maksimum Alat dan Bahan 1.4 Menganalisa besaran-besaran Menggambar grafik gerak parabola Tes N pada gerak parabola dengan kondisi tertentu. Menentukan kecepatan benda pada Tes N Kecepatan gerak dua dimensi pada gerak parabola tertulis gerak parabola 3.5. Paku Prosedur Kerja : 48 . Tujuan : 1.

Ulangi langkah 1 sampai 5sebanyak 3 kali dengan tekanan kekuatan botol yang bervariasi dari tekanan lemah. Tuliskan hasil pengamatan pada table berikut Sudut kemiringan tetap 30o No Kekuatan Ketinggian Jarak mendatar Tekanan Maksimum maksimum Botol 1 Lemah 2 Sedang 3 kuat Tekanan botol tetap No Sudut Ketinggian Jarak mendatar kemiringan Maksimum maksimum 1 30o 2 45o 3 60o Pertanyaan dan Tugas : 1. 1. Diskusikan dengan temanmu : Faktor-faktor apa saja yang menentukan ketinggian maksimum dan jarak mendatar maksimum yang dicapai ? 5. sedang dant kuat. Buatlah laporan hasil percobaan dan presentasikan di depan kelas ! RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 49 . Tekan botol sehingga air keluar melalui lubang. Apa tujuan menekan botol dengan kualitas tekanan yang berbeda-beda? 3. amati lintasan air yang keluar melalui lubang 5. Isi bitol air mineral dengan air hingga penuh dan tutup botol 2. Ukur ketinggian maksimum dan jarak mendatar yang di capai air 6. Gambarlah lintasan air berdasarkan Tabel Data 1 dan Tabel Data 2 4. Bagaimanakah lintasan air yang keluar dari lubang botol? 2. Miringkan botol membentuk sudut missal 30o 4. Lubangi tutup botol dengan paku 3. 7. Ulangi langkah 1 – 5 sebanyak 2 kali dengan sudut 45o dan 60o 8.

kawasan regional. Kompetensi Inti (KI) KI1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Mata Pelajaran : Fisika Kelas / Semester :X/1 Materi Pokok : Gerak Melingkar Beraturan Alokasi Waktu : 6x 45 menit M. dan pro-aktif. menerapkan. menalar. prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan. toleran. negara. keluarga.1. Mendefinisikan besaran-besaran fisika pada gerak melingkar dengan dalam gerak melingkar beraturan laju konstan (tetap) dan 50 . dan menyaji dalam ranah konkrit dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri. bangsa. KI3: Memahami. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator 3. kenegaraan.6. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian.. damai). teknologi. dan kawasan internasional. kebangsaan. N. menganalisis pengetahuan faktual. serta menerap-kan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. masyarakat dan lingkungan alam sekitar.6. peduli (gotong royong. disiplin.. dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan. dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan. KI2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur. KI4: Mengolah. bertanggung jawab. Menganalisis besaran fisis 9. Satuan Pendidikan : SMAN . responsif. kerjasama. dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan. seni. santun. konseptual. budaya. sekolah.

6 Melakukan percobaan berikut 8. Menganalisis besaran gerak melingkar beraturan pada hubungan roda-roda 9.1. massa dan percepatan sentripetal 8.5.6. responsif.4. praktek. P.6. dan presentasi siswa dapat memahami konsep gerak melingkar. sehingga peserta didik dapat membangun kesadaran akan kebesaran Tuhan YME. bertanggungjawab. berikut makna fisisnya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dengan benar. menumbuhkan sikap jujur. aktif. Membuat grafik hubungan antara gaya dengan kecepatan sudut O. Menentukan besaran fisika pada gerak melingkar beraturan 9. Menjelaskan karakteristik dalam kehidupan sehari-hari gerak melingkar beraturan 9. santun.6.4.3.6. Materi Ajar 5) Materi Fakta  gerak jarum detik pada jam dinding  gerak kipas angin 51 . kerjasama dan menghargai pendapat orang lain.2.6.6. Mempresentasikan hasil percobaan 8. Melakukan percobaan penentuan hubungan antara gaya.6. Merancang percobaan fisika untuk presentasi hasilnya tentang gerak mengidentifikasi besaran fisika dalam melingkar. penerapannya dalam 9. makna fisis dan gerak melingkar beraturan pemanfaatannya 8. massa dan percepatan sentripetal 4. Menganalisis hubungan gaya sentripetal . Tujuan Pembelajaran Melalui kegiatan diskusi.2.3.6.

percepatan sentripetal dan gaya sentripetal 3). Model dan Metode Pembelajaran Pendekatan : saintifik Model : Discovery Learning Metode : Diskusi. Demonstrasi dan Eksperimen R. kecepatan linear. frekuensi. kecepatan linear.6) Materi Konsep  Gerak melingkar beraturan  periode. percepatan sentripetal  Menentukan langkah-langkah percobaan percepatan sentripetal  Menentukan hubungan roda-roda pada gerak melingkar beraturan 7) Metakognitif  menerapkan konsep gerak melingkar beraturan pada gerak tata surya untuk meningkatkan keimanan terhadap Tuhan YME Q.6. kecepatan sudut.1. Materi Prosedur  Menentukan periode. kecepatan sudut. Langkah Pembelajaran Pertemuan I (3 x 45 menit) IPK : 3. Media dan Alat  Media o Lembar Diskusi Siswa o Lembar Kegiatan Siswa  Alat/Bahan o Jam dinding o Alat percobaan percepatan sentripetal  Sumber belajar o Buku Fisika kelas X o Internet S. frekuensi. Mendefinisikan besaran-besaran fisika dalam gerak melingkar 52 .

6. Bagaimana bentuk lintasan gerak 5 menit lurus? 2. Menunjukkan karakteristik dalam gerak melingkar beraturan 3. Menentukan besaran fisika pada gerak melingkar beraturan 3.6.4.3. diantaranya: 1. sebutkan bentuk lintasan gerak 53 . Menganalisis besaran gerak melingkar beraturan pada hubungan roda-roda Langkah- Alokasi langkah Sintaks Model Deskripsi Waktu belajar Pendahuluan  Guru melakukan 5 menit pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran.  Guru memeriksa kehadiran peserta 15 menit didik sebagai sikap disiplin.  Guru mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang telah dan yang akan dilakukan.2.3.6. Bagaimana bentuk lintasan gerak parabola? 3.

Problem  Bagaimana bentuk 10 menit statement lintasan gerak jarum detik pada jam dinding?  Bagaimana waktu yang dibutuhkan untuk satu kali berputar? 54 . benda selain lurus dan parabola yang Kegiatan Stimulasi kalian ketahui ? Inti  Guru mengajak peserta didik untuk menebak materi apa yang akan dipelajari  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi  Guru meminta siswa untuk mengamati gerak jarum detik pada jam dinding yang terdapat di kelas.

Data  Siswa melakukan 20 menit Processing diskusi kelompok untuk memecahkan masalah yang terdapat dalam LDS  Mengaitkan fakta dengan sumber literasi untuk menjawab permasalahan yang terdapat dalam lembar diksusi siswa Verification  Mempresentasikan hasil diskusi tiap 45 menit kelompok  Melakukan diskusi antar kelompok dalam satu kelas untuk memperoleh kesimpulan 55 .  Bagaimana karakteristik dari gerak melingkar beraturan? Data Collection  Siswa mencari 20 menit informasi dari berbagai sumber yang relevan seperti buku atau internet.

6.6. Membuat grafik hubungan antara gaya dengan kecepatan sudut Langkah- Alokasi langkah Sintaks Model Deskripsi Waktu belajar 56 .  Guru menyampaikan 5 menit ke siswa untuk membaca terlebih dahulu materi yang akan datang yaitu percepatan sentripetal  Guru mengakhiri kegiatan dengan mengucapkan salam. Merancang percobaan fisika untuk mengidentifikasi besaran fisika dalam gerak melingkar beraturan 4. massa dan percepatan sentripetal 4.6. massa dan percepatan sentripetal 4.5.1. Melakukan percobaan penentuan hubungan antara gaya.3.6. Menganalisis hubungan gaya sentripetal . Generalization  Menyimpulkan hasil 10 menit diskusi Penutup  Guru melakukan penguatan hasil kesimpulan siswa.6. Pertemuan II (3 x 45 menit) IPK : 3. Mempresentasikan hasil percobaan 4.2.4.

57 .  Guru memberikan motivasi kepada siswa dengan meminta pendapat tentang sistem kerja pengering pada mesin cuci.  Guru memberikan appersepsi dengan memberikan kesempatan siswa untuk mengingat materi hukum II Pendahuluan 10 menit Newton.  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi  Guru membentuk kelompok dan membagikan LKS.  Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran.  Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin.

Kegiatan  Bagaimana perbedaan Inti posisi beban saat kecepatan besar dan kecil?  Besaran apakah yang Problem mempengaruhi 15 menit statement keadaan tersebut?  Bagaimana hubungan antara gaya sentripetal. kecepatan dan jari-jari putaran?  Siswa melakukan eksperimen Data Collection 15 menit percepatan sentripetal secara berkelompok  Siswa mengolah data Data Processing 25 menit hasil eksperimen 58 .  Siswa yang lain mengamati posisi ketinggian beban dengan kecepatan yang bervariasi.  Guru menunjukkan seperangkat alat percobaan sentripetal  Guru meminta salah satu siswa untuk melakukan demonstrasi Stimulasi percobaan sentripetal 10 menit dengan bimbingan guru.

Penutup 5 menit  Guru mengakhiri kegiatan dengan mengucapkan salam. Penilaian 59 .  Siswa melakukan diskusi kelompok untuk memecahkan masalah yang terdapat dalam LKS  Siswa mengaitkan fakta dengan sumber literasi untuk menjawab permasalahan yang terdapat dalam lembar kegiatan siswa  Mempresentasikan hasil diskusi tiap kelompok  Melakukan diskusi Verification 45 menit antar kelompok dalam satu kelas untuk memperoleh kesimpulan  Siswa menyimpulkan Generalization 10 menit hasil diskusi  Guru melakukan penguatan hasil kesimpulan siswa. T.

mengukur. dan tes uraian (soal dan penskoran) Keterampilan Kinerja praktik Format pengamatan kinerja praktik (merangkai. Aspek Teknik Instrumen Pengetahuan Observasi. Program Remidial Siswa yang belum tuntas diberikan program remedial melalui pembelajaran ulang secara klasikal/individual/tutor teman sebaya atau melalui penugasan. tugas dan Format Observasi (lembar observasi tes tertulis diskusi). Program Pengayaan Siswa yang sudah tuntas dan ingin memmperoleh tambahan nilai diberikan tugas menyelesaikan persoalan materi pengayaan/soal dengan level HOTS V. menyaji/ mengolah data) U. LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1 : MATERI PEMBELAJARAN PERTEMUAN 1 Lampiran 2 : MATERI PEMBELAJARAN PERTEMUAN 2 Lampiran 3 : INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN (TEST TERTULIS) Lampiran 4 : INSTRUMEN PENGAMATAN DISKUSI Lampiran 5 : INSTRUMEN UNJUK KERJA Lampiran 6 : LEMBAR DISKUSI SISWA PERTEMUAN 1 Lampiran 7 : LEMBAR KEGIATAN SISWA PERTEMUAN 2 60 . 2. PROGRAM REMIDIAL dan PENGAYAAN 1.

61 ..... 26 April 2017 Mengetahui Guru Fisika Kepala Sekolah ................. Solo. NIP.......................... ................. NIP..

Arah kecepatan selalu menyinggung lintasan. Berbagai gambar/Foto/video berbagai contoh penerapan GERAK MELINGKAR dalam kehidupan sehari-hari Benda mengalami gerak melingkar jika lintasanyya berbentuk lingkaran (penuh atau tidak). frekuensi.Lampiran 1 : MATERI PEMBELAJARAN PERTEMUAN 1 . Gerak melingkar di bagi atas dua macam yaitu gerak melingkar beraturan (GMB) dan gerak melingkar berubah beraturan (GMBB)  Pengertian gerak melingkar Gerak melingkar beraturan adalah gerak yang lintasannya berbentuk lingkaran dengan kelajuan konstan  Periode. kecepatan sudut Frekuensi : banyaknya putaran tiap satuan waktu 𝑛 𝑓= 𝑡 Periode : waktuyang diperlukan untuk menempuh satu kali gerak melingkar 𝑡 𝑇= 𝑛 Hubungan frekuensi dan periode 1 1 𝑇 = 𝑓 atau 𝑓 = 𝑇 62 .

𝑝𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑢𝑠𝑢𝑟 𝑠 𝑣= = ∆𝑡 𝑠𝑒𝑙𝑎𝑛𝑔 𝑤𝑎𝑘𝑡 Panjang busur untuk satu putaran penuh panjang busur sama dengan satu keliling lingkaran s = 2𝜋𝑟 .roda Hubungan roda-roda dalam kehidupan sehari dapat kita jumpai pada gir sepeda motor. Roda-roda yang seporos/sepusat Salah satu contoh roda-roda yang sepusat dalam kehidupan sehari-hari adalah roda belakang sepeda gayung dengan gear belakang. Dalm gerak melingkar jarak yang ditempuh sama dengan panjang busur. sehingga laju linier . Hubungan roda-roda meliputi: roda-roda yang seporos/sepusat. roda-roda yang bersinggungan. 63 . ∆𝜃 𝜔= ∆𝑡  Kelajuan linier (v) adalah jarak yang ditempuh dibagi selang waktunya. Kecepatan sudut (𝜔 ) Kecepatan sudut adalah sudut yang ditempuh benda dalam selang waktu tertentu. ∆𝑡 = 𝑇 2𝜋𝑟 𝑣= =𝜔𝑟 𝑇  Hubungan roda . dan roda-roda yang dihubungkan dengan rantai.

2 roda-roda bersinggungan Perhatikan gambar 2. v1 = v2 Keterangan: v1 = kecepatan linier roda 1 (m/s) v2 = kecepatan linier roda 2 (m/s) Roda-roda yang dihubungkan dengan rantai Perhatikanlah gir depan dan gir belakang pada sepeda tersebut. Jadi berlaku: a. Kedua roda berputar searah b. Gir depan dengan gir belakang sepeda dihubungkan dengan sebuah rantai. Jika roda pertama berputar searah jarum jam. Dua roda yang dihubungkan. besar kecepatan linear kedua roda besarnya sama. Gambar.Gambar 1 Roda belakang dan gear belakang Contoh Hubungan Roda- Roda Sepusat Perhatikan gambar 2. Jika roda 1 berputar satu putaran penuh. ini 64 . dan poros roda sepusat memiliki kecepatan sudut yang sama. Kecepatan sudut kedua roda sama keterangan : ω1 = kecepatan sudut roda 1 (rad/s) ω2 = kecepatan sudut roda 1 (rad/s) Roda-roda yang Bersinggungan Roda-roda yang bersinggungan dapat ditemui pada mesin jam. maka roda 2 pun akan berputar satu putaran penuh. Mesin jam menggunakan roda-roda bergigi yang bersinggungan satu sama lain. Namun. maka roda kedua berputar berlawanan arah jarum jam.

Jadi pada roda-roda yang dihubungkan rantai berlaku : Arah putar kedua roda sama dan Kelajuan linear kedua roda sama v1 = v2 Keterangan: v1 = kecepatan linier roda 1 (m/s) v2 = kecepatan linier roda 2 (m/s) 65 . 3 gir sepeda dihubungankan dengan rantai Gambar sketsa kasar gir depan dan gir belakang pada sepeda. dimana gir depan kita sebut roda 2 dan gir belakang kita beri nama roda 1. maka kelajuan linier kedua roda akan sama karena mengikuti kelajuan linier rantai.merupakan salah satu contoh hubungan roda-roda yang dihubungkan dengan tali pada kehidupan sehari-hari. Jika dua roda dihubungkan dengan rantai seperti roda gir depan dan belakang sepeda. Gambar.

Agar suatu benda dapat bergerak melingkar ia membutuhkan adanya gaya yang selalu membelokkan-nya menuju pusat lintasan lingkaran. namun tidak mengubah laju benda. 66 .Lampiran 2 : MATERI PEMBELAJARAN PERTEMUAN 2 Gerak Melingkar adalah gerak suatu benda yang membentuk lintasan berupa lingkaran mengelilingi suatu titik tetap. Dalam gerak melingkar beraturan percepatan ini hanya mengubah arah benda. yang selalu mengubah arah gerak benda agar menempuh lintasan berbentuk lingkaran  percepatan sentripetal as= v2/R  Gaya sentripetal  Fs= m . mengingat perlu adanya suatu percepatan yang besarnya tetap dengan arah yang berubah. Gaya ini dinamakan gaya sentripetal. v2/R Percepatan sentripetal memiliki arah menuju kepusat lingkaran. Suatu gerak melingkar beraturan dapat dikatakan sebagai suatu gerak dipercepat beraturan.

67 .

6.2 Menunjukka Melingkar menjelaskan n beraturan karakteristik dari karakteristik Gaya gerak melingkar 4 dalam gerak sentripetal beraturan.6. 3.4 Menganalisis massa dan hubungan percepatan gaya sentripetal sentripetal . massa dan percepatan sentripetal Rumusan Soal Indikator Soal HOTS/LOTS Rumusan Soal (Low Order Thinking Skiils) 1. Tentukan besar periode dan frekuensi gerak jarum mendefinisikan menit pada jam dinding ! pengertian 68 . Siswa dapat LOTS 1. 1. melingkar Hubungan 3. Siswa dapat 3 3. Siswa dapat beraturan menggunakan antara gaya. besaran fisika mendefinisikan Harian tertulis besaran dalam gerak pengertian 2.6. Siswa dapat Penilaian Test 1 an besaran.3 Menggunaka persamaan gaya n persamaan massa dan sentripetal untuk gaya percepatan menyelesaikan sentripetal sentripetal masalah fisika untuk 4. Siswa dapat menyelesaika menentukan n masalah hubungan gaya fisika sentripetal .6. 3. fisika dalam frekuensi dan melingkar gerak periode melingkar Gerak 2.Lampiran 3 : INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN (TEST TERTULIS) Kisi-kisi Soal Materi Teknik Bentuk No IPK Indikator Soal soal Pembelajaran Penilaian Instrumen 3.1 Mendefinisik Besaran.

2 T 69 . Siswa dapat Bagaimana pengaturan gerak motor supaya aman menganalisis dan tetap berjalan pada lintasannya. 3. Sebuah benda dengan massa 5 kg diikat tali dan diputar dalam dalam suatu bidang vertikal. 4. Jelaskan karakteristik gerak melingkar beraturan ! 2. frekuensi dan LOTS periode 2. karakteristik gerak melingkar beraturan adalah gerak 2 yang lintasannya berbentuk melingkar dengan kecepatan konstan 3. massa dan percepatan sentripetal KUNCI JAWABAN dan PEDOMAN PENSKORAN NO JAWABAN SKOR 1.5 m. Jika kecepatan sudut 2 rad/s dan g = 10 persamaan m/s2. Lintasan 3. hubungan gaya sentripetal . tentukan tegangan tali pada saat benda itu gaya berada pada titik terendah. Siswa dapat HOTS menjelaskan karakteristik dari gerak melingkar HOTS beraturan. Seorang pemain sirkus melakukan atraksi menyelesaikan mengendarai sepeda motor dan berjalan pada masalah fisika lintasan tegak yang melingkar (tong setan). Siswa dapat dalam bidang itu adalah suatu lingkaran dengan jari menggunakan jari 1. T = 60 sekon 1 f = 1/T 1 = 1/60 Hz 1 2. sentripetal untuk 4.

R 4 T = 5 .g  m. w Fs F  m. Pengendara motor harus mempertahankan laju motor 5 yang menghasilkan gaya sentripetal dan gaya sentrifugal yang besarnya sama dan arahnya berlawanan (Hukum III Newton tentang gaya aksi reaksi) Skor Maksimum = 20 jumlah skor diperoleh Nilai Pengetahuan =  100 skor maksimum 70 .a dan a = 0 T  W  Fs  0 T  W  Fs v2 T  m. 10 + 5 . (2 .5 T = 50 + 45 = 95 N 4 4. 1.5)2 / 1.

71 .

Kurang (D) = 1 Skor Maksimum = 12 jumlah skor diperoleh Nilai Pengamatan =  100 skor maksimum 72 . Cukup (C) = 2 2. Amat baik (A) = 4 3. Baik (B) = 3 4.Lampiran 4 : INSTRUMEN PENGAMATAN DISKUSI Aspek yang dinilai dalam hasil Jumlah Kerjasama dalam mengumpulkan Nilai No Nama Peserta didik skor Tepat waktu hasil kerja kelompok Penilaian kegiatan dalam Aktif kerja Keterangan: 1.

Lampiran 5 : INSTRUMEN UNJUK KERJA Aspek yang dinilai N Jumla O h menyajikan data mempresentasik an Pengamatan Nama Nilai merangkai alat menbaca hasil pengamatan pengukuran Ketrampilan Ketrampilan Ketrampilan Ketrampilan Skor Rubrik Penilaian NO ASPEK YANG DINILAI Skor RUBRIK Rangkaian alat benar. tetapi tidak rapih atau 2 tidak memperhatikan keselamatan kerja Keterampilan Merangkai 1 Rangkaian alat tidak benar dan terdapat Alat 1 kesalahan Tidak dapat merangkai Alat 0 Dapat menggunakan dan membaca hasil 3 pengukuran dengan tepat sesuai kaidah pengukuran Dapat menggunakan dan membaca hasil 2 pengukuran tetapi tidak sesuai dengan kaidah Ketrampilan membaca hasil 2 pengukuran pengukuran Dapat menggunakan alat ukur. tetapi salah 1 membaca hasil pengukuran Tidak dapat menggunakan dan membaca hasil 0 pengukuran 73 . rapi dan memperhatikan 3 keselamatan kerja Rangkaian alat benar.

tetapi tidak 2 Ketrampilan menganalisis terorganisir. dan 3 ditulis dengan benar Penyajian data lengkap. terorganisir. atau ada yang salah tulis 3 hasil pengamatan Penyajian data tidak lengkap 1 Tidak menyajikan data 0 Presentasi hasil pengamatan dilakukan 3 dengan sistematis dan sesuai dengan tujuan Presentasi hasil pengamatan dilakukan 2 dengan sistematis tetapi kurang sesuai dengan tujuan Mempresentasikan hasil 4 Presentasi hasil pengamatan dilakukan pengamatan 1 dengan sistematis tetapi tidak sesuai dengan tujuan Presentasi hasil pengamatan dilakukan 0 dengan tidak sistematis dan tidak sesuai dengan tujuan Skor Maksimum = 12 jumlah skor diperoleh Nilai Pengamatan =  100 skor maksimum 74 . Penyajian data lengkap.

MATERI DISKUSI Perhatikan gerak jarum detik pada jam dinding ! 75 . Nama Peserta Didik Urut C.Lampiran 6 : LEMBAR DISKUSI SISWA PERTEMUAN 1 LEMBAR DISKUSI SISWA Kelompok : No. TUJUAN PEMBELAJARAN o Siswa dapat mendefinisika n besaran- besaran fisika pada gerak melingkar dengan laju konstan o Siswa dapat menunjukkan karakteristik pada gerak melingkar dengan laju konstan D.

..... o Berapa waktu yang diperlukan oleh gerak jarum detik dalam setiap satu putaran ? Bagaimana jika dalam dua putaran. 76 ... tiga putaran dst ? ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ………………………………………………………… Waktu yang diperlukan untuk menempuh satu kali putaran dinamakan dengan ………......…………….. Banyak putaran yang terjadi dalam waktu satu detik dinamakan dengan ……….....E.... PERTANYAAN DISKUSI o Bagaimana bentuk lintasan yang dilalui oleh gerak jarum detik pada jam dinding tersebut ? ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ………………………………………………………… Berdasarkan bentuk lintasannya maka gerak jarum detik jam dinding termasuk dalam gerak ……….

5. 4.o Isikan data pengamatan dalam tabel di bawah ini ! NO Banyaknya Waktu yang Periode Frekuensi putaran dibutuhkan (s) (Hz) 1. o Bagaimana hubungan antara besaran periode (T) dan frekwensi (f) serta tuliskan persamaan dari dua besaran tersebut ? ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… …………………………………………………………………… o Bagaimana menentukan kecepatan (v) gerak jarum detik dalam satu kali putaran ? ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… 77 . 3. 2.

………………………………………………………… o Bagaimana besar kecepatan gerak jarum detik dalam setiap satu putaran ? ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ………………………………………………………… o Berapa besar sudut tempuh () jarum detik satu putaran ? ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ………………………………………………………… o Bagaimana menentukan kecepatan sudut () jarum detik dalam satu putaran ? (Jika 1 putaran = 2  rad) ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ………………………………………………………… o Bagaimana besar kecepatan sudut () jarum detik dalam setiap 78 .

F........ KESIMPULAN ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… …………………………………………………………..... ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… …………………………………………………………... ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… …………………………………………………………….. 79 ..... satu putaran ? ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ………………………………………………………… Berdasarkan karakteristik tersebut diatas maka gerak jarum detik pada jam dinding termasuk gerak melingkar ………….

Jari-jari putaran dengan percepatan sentripetal 2. Besarnya gaya sentripetal sebanding dengan massa benda dan percepatan sentripetal benda tesebut. Memformulasikan persamaan percepatan sentripetal 3. Suatu partikel yang bergerak melingkar beraturan dipengaruhi oleh gaya yang arahnya menuju titik pusat yang diberi nama gaya Sentripetal. Bahan Literasi Gerak melingkar dengan laju tetap disebut gerak melingkar beraturan. Sebuah partikel dikatakan bergerak melingkar jika lintasan yang dilakukan berbentuk lingkaran.Lampiran 7 : LEMBAR KEGIATAN SISWA PERTEMUAN 2 LEMBAR KEGIATAN SISWA PRAKTEK PERCEPATAN SENTRIPETAL PADA GERAK MELINGKAR Kelompok : No. Faktor apa sajakah yang mempengaruhi besar pecepatan sentripetal? Marilah kita ikuti percobaan berikut ini ! 80 . Tujuan 1. Memformulasikan persamaan gaya sentripetal B. Menentukan hubungan antara Kecepatan sudut. Nama Peserta Didik Urut A.

. Mengukur waktu 10 putaran dan menintukan perioda putaran T 5. Alat dan Bahan 1. stopwatch 3.. . . N Mc = gram Wc = . . .. neraca D. Melakukan percobaan sebanyak 5 kali dengan massa yang berbeda 6. .. mistar 5. . . . as ) l 81 .. . satu set alat sentripetal dengan beban + 20 gram ( pipa paralon benang nilon dan beban spt gambar) 2. . N 2. dan 200 gram 4.. Memutar benda A sehingga bergerak melingkar beraturan.50 m dengan memberi tanda pada tali tersebut 4. Usahakan tali PA horisontal. Menimbang berat beban dengan neraca MA = gram WA = . .. beban pemberat mA = 50 gram. Data Pengamatan Massa : 50 gram No Massa Berat R t Period Kecepata Percepata Gaya beban (10 e (T) n sudut n sentripetal putaran (ω=2/T) sentripeta Fs = m. . Langkah-Langkah Percobaan 1.. Menyusun alat seperti gambar di atas (pada materi literasi) 3. N MB = gram WB = ..... 100 gram. .. Panjang PA + 0.C.. Mengukur pertambahan panjang tali setelah melakukan putaran E.

5 m 4 0.5 m 3 0.5 m 4 0.5 m 5 0.5 m 4 0.5 m 2 0.5 m 82 .5 m 5 0.5 m 2 0.5 m 5 0. as ) l as= v2/R 1 0. as ) l as= v2/R 1 0.5 m 3 0.5 m 2 0.5 m Massa : 100 gram No Massa Berat R t Period Kecepata Percepata Gaya beban (10 e (T) n sudut n sentripetal putaran (ω=2/T) sentripeta Fs = m.5 m Massa : 200 gram No Massa Berat R t Period Kecepata Percepata Gaya beban (10 e (T) n sudut n sentripetal putaran (ω=2/T) sentripeta Fs = m.5 m 3 0. as= v2/R 1 0.

............... ......................................................................................................................................... Pertanyaan Diskusi 1............................................................................................................... ........................... ......... ............................................................................... ........................................................F................................................................................................................................................................................................................................................................. ................................................................. ................................ ........................ ........................................ Bagaimana pengaruh kecepatan terhadap tegangan tali? .... 3.......................................... ........................................................... ...................................................... .............................. ........................................................................................................................................... .................................. ...... ............................................. ....... 2............................................................................................................................................................................................................................... .................................................... Berikan penjelasan peranan gaya sentripetal terhadap peristiwa no 1 dan 2 ! ............................................................. 83 ...... Bagaimana pengaruh kecepatan terhadap posisi beban? ................................................................................................................................. ......................................................... ........ .................................

4. Dengan menganalogikan Hukum II Newton F = m.a, tuliskan persamaan
gaya sentripetal pada gerak melingkar !
........................................................................................................................
.................................
........................................................................................................................
.................................
........................................................................................................................
.................................
........................................................................................................................
.................................
5. Sebutkan beberapa peristiwa lainnya yang mengalami gerak melingkar
beraturan!
........................................................................................................................
.................................
........................................................................................................................
.................................
........................................................................................................................
.................................
........................................................................................................................
.................................
........................................................................................................................
.................................

G. Kesimpulan
..............................................................................................................................
.................................
..............................................................................................................................
.................................
..............................................................................................................................
.................................

84

..............................................................................................................................
.................................
..............................................................................................................................
.................................

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMA NEGERI 1 KEREN
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/ Semester : X /2
Materi Pokok : Dinamika Gerak Lurus (Hukum Newton)
Alokasi Waktu : 9 x 45 menit

I. Kompetensi Inti (KI)
KI -1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI -2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong
royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI -3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian, serta menerap-kan pengetahuan prosedural pada bidang kajian
yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah.
KI -4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkrit dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

J. Kompetensi Dasar dan Indikator
Kompetensi Dasar Indikator

85

3.7 Menganalisis interaksi 3.7.1. Menunjukan contoh berlakunya
gaya serta hubungan hukum I, II, dan III Newton
antara gaya, massa, dan 3.7.2. Menjelaskan perbedaan gaya berat,
gerakan benda pada gaya normal, gaya tegang tali, dan
gerak lurus gaya penghambat (gesekan)
3.7.3. Menerapkan hukum I Newton pada
benda diam atau bergerak dengan laju
konstan
3.7.4. Menghitung besar gaya berat, gaya
normal, gaya tegang tali dan gaya
gesek pada sistem benda
3.7.5. Menerapkan hubungan gaya dan
percepatan*
3.7.6. Menerapkan hukum II Newton pada
benda yang bergerak dengan
percepatan konstan*
3.7.7. Menganalisis hubungan gaya dan
percepatan pada sistem benda yang
terhubung tali*
3.7.8. Menganalisis hubungan gaya dan
percepatan pada sistem benda pada
berbagai bidang
3.7.9. Menganalisis hukum Newton pada
gerak melingkar
4.7 Melakukan percobaan 4.7.1. Menggambar vektor gaya berat, gaya
berikut presentasi tegang tali, gaya Normal, dan gaya
hasilnya terkait interaksi hambat (gesekan)
gaya serta hubungan 4.7.2. Melakukan percobaan hukum II
gaya, massa, dan Newton*
percepatan dalam gerak 4.7.3. Melakukan percobaan untuk
lurus serta makna menentukan koefisien gesekan
fisisnya 4.7.4. Mempresentasikan/menulis laporan
percobaan
*) Khusus untuk pertemuan ke tiga

K. Tujuan Pembelajaran
Melalui langkah-langkah problems based learning dan discovery learning,
peserta didik dapat Menganalisis interaksi gaya serta hubungan antara gaya,
massa, dan gerakan benda pada gerak lurus, sehingga dapat membangun
kesadaran akan kebesaran Tuhan YME, menumbuhkan sikap jujur, aktif,
responsif, santun, bertanggungjawab, kerjasama dan menghargai pendapat
orang lain.

L. Materi Pembelajaran
Pengetahuan  Benda selalu jatuh kebawah
faktual  Benda ketika di dorong memungkinkan untuk bergerak

86

 Benda yang berada pada permukaan kasar lebih sulit digerakkan

Konseptual  Gaya sebagai faktor penyebab perubahan gerak
 Gaya berat,
 gaya tegangan tali,
 gaya normal, dan
 gaya gesek atau gaya penghambat
 F = Nol (Hukum I)  Benda tetap diam atau tetap bergerak
konstan
 F  Nol (Hukum II)  F = m. a untuk keadaan benda
mengalami perubahan kecepatan
 Benda diam akan bergerak
 Benda bergerak akan berhenti
 F = - F  Hukum III Newton
Prosedural Langkah kerja percobaan gaya gesekan dan hukum Newton II untuk
menemukan hubungan gaya dan percepatan benda.
Metakognitif Menduga kekeliruan dan rekomendasi untuk memperbaiki
pelaksanaan percobaan agar hasilnya lebih mendekati kebenaran
Strategi menentukan gaya aksi reaksi pada beberapa benda yang
terhubung tali atau saling bersinggung.

M. Model dan Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Problems Based Learning dan Discovery Learning
Metode : Diskusi, eksperimen.

N. Media, Alat dan Sumber Belajar
Media : LKS dan Power point
Alat/Bahan : projektor, komputer, papan tulis, Troly, katrol meja,
stopwatch, beban gantung, mistar, kertas grafik, dan benang
Sumber Belajar : Modul Belajar
Fisika 1 : untuk SMA dan MA Kelas X , Karyono, Dwi Satya
Palupi, Suharyanto. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen
Pendidikan Nasional, 2009 halaman 50 – 72.

O. Langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 (3 x 45 menit)
Langkah Alokasi
Sintaks Model Deskripsi
Belajar Waktu
 Guru melakukan pembukaan
dengan salam pembuka dan berdoa
10
Pendahuluan Orientasi Peserta untuk memulai pembelajaran.
menit
Didik  Guru memeriksa kehadiran peserta
didik sebagai sikap disiplin.

87

 Guru mengajukan pertanyaan yang
ada keterkaitannya dengan
pelajaran yang telah dan yang akan
dilakukan, diantaranya:
1. Ketika mendorong mobil yang
mogok, mengapa orang perlu
mengayun-ayunkan terlebih
dahulu.
2. Jika Anda naik lift dan lift
bergerak keatas, apakah berat
badanmu lebih ringan, sama besar
atau lebih berat.
 Guru mengajak peserta didik untuk
menebak materi apa yang akan
dipelajari
 Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran dan indikator
pencapaian kompetensi
 Guru meminta siswa untuk
memperhatikan tayangan animasi
dan membuat pertanyaan berkaitan
dengan jenis-jenis gaya
 Guru mengungkap fakta/fenomena
lain yang berkaitan dengan jenis-
jenis gaya (misalkan: pemberian
roda pada benda benda yang besar
agar benda mudah bergerak)
Pengorganisasian  Guru membentuk kelompok
Peserta Didik diskusi
 Siswa menerima lembar kerja
tentang jenis-jenis gaya
Pembimbingan
Penyelidikan  Meminta siswa bersama
Individu/ menyimak peragan benda yang
Kelompok ditarik, didorong, dan dilepas
hingga benda itu bergerak
Kegiatan  Siswa berdiskusi tentang gaya- 115
Inti gaya yang diperagakan menit
Menyajikan Hasil
Karya  Peserta didik mempresentasikan
hasil diskusi
 Peserta didik memberikan
tanggapan hasil diskusi kelompok
lain secara halus dan santun
Menganalisis dan
Mengevaluasi  Guru menaggapai hasil diskusi
dan presentasi

88

 Bersama siswa menyimpulkan bahwa syarat benda setimbang jika 10 Penutup resultan gaya yang bekerja sama menit dengan nol.  Guru menyampaikan ke siswa untuk membaca terlebih dahulu materi yang akan datang yaitu menentukan percepatan yang bergerak karena pengaruh gaya (hukum II Newton) Pertemuan 2 (3 x 45 menit) Langkah Alokasi Sintaks Model Deskripsi Belajar Waktu  Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran. diantaranya: Mengapa ban sepeda motor atau mobil memiliki ukuran yang 89 .  Guru menagih tugas melengkapi gambar gaya pada beberapa sistem benda  Guru meminta satu siswa menceritakan hasil baca seputar 10 Pendahuluan keuntungan dan kerugian gaya menit gesekan  Guru memberi apresiasi terkait tugas dari siswa  Guru mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang telah dan yang akan dilakukan.  Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin.  Guru memberikan informasi tentang konsep gaya yang benar  Guru memberikan penilaian individu dan kelompok  Guru memberikan penerapan soal- soal mengenai jenis-jenis gaya  Bersama siswa menyimpulkan pengertian gaya dan jenis-jenis gaya  Bersama siswa menyimpulkan perbedaan gaya gesek statis dan gaya gesek kinetis.

informasi mengukur. menit  Mengingatkan siswa agar membuat laporan tertulis sebagai tindak lanjut hasil praktikum yang harus dikirim 90 . dan mengumpulkan data  Selama kegiatan. Inti menit pengolahan  Kelompok mengolah data hasil informasi percobaan  Kelompok menjawab pertanyaan pada lembar kerja verifikasi hasil  Perwakilan kelompok melakukan konfirmasi dan verifikasi data awal kepada guru generalisasi  Kelompok menyusun kesimpulan dan mendiskusikan jawaban pertanyaan pada lembar kerja  Menyampaikan temuan beberapa data yang harus dicermati ulang tekait dengan kejujuran dan ketelitian sesuai dengan data awal 10 Penutup alat dan bahan yang digunakan. mana yang lebih menguntungkan?  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi  Guru meminta siswa untuk memperhatikan tayangan animasi dan membuat pertanyaan berkaitan dengan gaya gesekan. baik lebar maupun diameter. stimulasi dan  Membagi siswa dalam kelompok @ identifikasi 4 – 5 orang masalah  Menanyakan kembali bagaimana arah arah gaya gesek  Meminta masing-masing kelompok melaksanakan percobaan untuk menyelidikai koefisien gesek statis pada benda mengumpulkan  Kelompok merangkai alat. berbeda-beda. setiap kelompok mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk foto dan rekaman Kegiatan 115 video.

 Guru menagih tugas melengkapi gambar gaya pada beberapa sistem benda  Guru meminta satu siswa menceritakan hasil baca seputar kisah Isac Newton  Guru memberi apresiasi terkait tugas dan cerita siswa 10 Pendahuluan  Guru mengajukan pertanyaan yang menit ada keterkaitannya dengan pelajaran yang telah dan yang akan dilakukan. peserta yang dipilih adalah yang memiliki badan besar?  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi  Guru meminta siswa untuk memperhatikan tayangan animasi dan membuat pertanyaan berkaitan dengan hukum II Newton stimulasi dan  Membagi siswa dalam kelompok @ Kegiatan identifikasi 4 – 5 orang 115 Inti masalah  Menanyakan kembali bagaimana menit pengaruh gaya terhadap percepatan 91 .sch. melalui email. Sedangkan laporan dalam bentuk video ditawarkan sebagai bentuk pengayaan pada aspek keterampilan.  Meminta setiap siswa mengikuti kuis CBT yang tersedia di website sekolah melalui alamat http://sman1karanggede. diantaranya: Mengapa saat lomba tarik tambang.id /lms sekaligus mendowload bahan diskusi/tugas berikutnya.  Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin. Laporan minimal berupa teks/tulisan. Pertemuan 3 (3 x 45 menit) Langkah Alokasi Sintaks Model Deskripsi Belajar Waktu  Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran.

membuat persamaan regresi. dan mengumpulkan data  Selama kegiatan. menghitung kesalahan dan menjawab pertanyaan pada lembar kerja verifikasi hasil  Perwakilan kelompok melakukan konfirmasi dan verifikasi data awal kepada guru generalisasi  Kelompok menyusun kesimpulan dan mendiskusikan jawaban pertanyaan pada lembar kerja  Menyampaikan temuan beberapa data yang harus dicermati ulang tekait dengan kejujuran dan ketelitian sesuai dengan data awal alat dan bahan yang digunakan. Sedangkan laporan menit dalam bentuk video sebagai bentuk pengayaan pada aspek keterampilan.  Mendemosntrasikan cara kerja troly dan pengukuran waktu dan percepatan gerak  Meminta masing-masing kelompok melaksanakan percobaan untuk menjawab pengaruh gaya terhadap percepatan mengumpulkan  Kelompok merangkai alat. Laporan berupa 10 Penutup teks/tulisan. setiap kelompok mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk foto dan rekaman video.id /lms sekaligus mendowload bahan diskusi/tugas berikutnya.  Meminta setiap siswa mengikuti kuis CBT yang tersedia di website sekolah melalaui alamat http://sman1karanggede.sch. pengolahan  Kelompok mengolah data.  Mengingatkan siswa agar membuat laporan tertulis sebagai tindak lanjut hasil praktikum yang harus dikirim melalui email. informasi membuat grafik regresi. 92 . informasi mengukur.

................................ detail kegiatan............................ ..... Penilaian Aspek Teknik Instrumen Pengetahuan Tugas dan tes Format penilaian tugas (substansi..P................................................... bahasa........................................................ 2017 Kepala SMAN 1 Keren Guru Mata Pelajaran ............................. .... ..................................................... 93 .............................................................................................. .......................................................................... ...................................................................................................................................................... ..................................................................... ......................... ...................... ............................................................... tertulis dan estetika)....................................................................................... ..... Catatan Kepala Sekolah : ............................................... menyaji/ mengolah data)......................................................................................................................................................................... Format pengamatan kinerja praktik Menulis (Laporan) (merangkai........................................ NIP........................ ........................................................... .... . dan tes uraian (soal dan penskoran) Keterampilan Kinerja praktik....... hasil grafik/persamaan/ kesimpulan.......................................................... format penilaian laporan (kesesuain struktur................... mengukur.............. dan dokumen pendukung) Sikap Observasi Format pegamatan sikap (kejujuran data/ dokumen.......................... disiplin waktu......................................... tanggungjawab) Boyolali............................................................... NIP..

94 . Gaya Normal (N)  Arahnya tegak lurus N bidang tempat benda berada  Titik tangkapnya pada bidang batas antara benda dan bidang tempatnya Fr 4. Beberapa gaya memiliki karakteristik tertentu pada arah dan tempat kerjanya. Bahan ajar Pertemuan pertama Gaya adalah besaran vektor yang memiliki besar dan arah. Nama Gaya dan No Karekteristik Contoh Gambar Lambang 1.g Bumi/Planet)  Titi tangkap (titik w kerjanya) di pusat benda 2. Gaya hambat  Arahnya melawan gerak atau gesekan (Fr)  Bekerja pada bidang atau friction batas benda dengan bidang tempat gerakan benda Berikut ini disajikan contoh ilustrasi gaya-gaya yang bekerja sesuai keadaan benda ng yang paling mungkin terjadi. Gaya tegang tali  Bekerja pada ujung tali (T) T1 (kedua ujungnya) sebagai pasangan T1  Arahnya menarik benda yang ada di ujungya 3.Lampiran 1. Gaya berat (w)  Arahnya selalu ke atau weigh bawah (pusat w = m. Bahan Ajar 3.

Manakah pasangan gaya yang saling meniadakan? ………………………………………… ………………………………………… N 2. Sebuah benda berada pada bidang miring yang kasar Fr W sin  dengan kemiringan   . Benda A ada di atas meja N dihubungkan tali melalui katrol T dengan benda B yang menggantung di tepi meja. 𝑠𝑖𝑛 − 𝐹𝑟 𝑎= = 𝑚 𝑚 Manakah pasangan gaya yang saling meniadakan? ………………………………………… ………………………………………… 95 . Jika T permukaan meja wA licin. apakah sistem benda diam atau WB bergerak? Ada dua pasangan gaya yang saling meniadakan (Resultan Nol) dan gaya penggerak wB. Bagaimana percepatan benda? w Wcos  Percepatan benda 𝐹 𝑤. Deskripsi Keadaan Ilustrasi Lengkap (dengan gaya-gaya No Ilustrasi Awal Benda yang bekerja) 1.Diskusikan dengan teman berdua atau berempat untuk menggambarkan gaya-gaya yang bekerja sesuai dengan keadaan benda. maka sistem benda akan bergerak searah wB.

Bagaimana percepatannya? Percepatan benda Kemana arah 𝐹 𝑎= = ………………………… gerakannya? 𝑚 arah gerakan benda ………………………………………… Manakah pasangan gaya yang saling meniadakan? ………………………………………… ………………………………………… 96 . Massa A = massa B. bagaimana percepatannya? Kemana arah gerakan benda? Percepatan benda 𝐹 𝑎= = ………………………… 𝑚 arah gerakan benda ………………………………………… Manakah pasangan gaya yang saling meniadakan? ………………………………………… 4. Dua benda A dan B digantung vertikal melalui katrol. Benda A pada bidang miring licin terhubung dengan benda B digantung vertikal melalui katrol di puncak bidang miring. Jika massa A > massa B. Deskripsi Keadaan Ilustrasi Lengkap (dengan gaya-gaya No Ilustrasi Awal Benda yang bekerja) 3.

. Manakah pasangan gaya yang saling Gambarkan gaya meniadakan? yang terjadi! ………………………………………… ………………………………………… 4. . Eksperimen berikut ini untuk Mendiskripsikan pengertian gaya gesekan serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Deskripsi Keadaan Ilustrasi Lengkap (dengan gaya-gaya No Ilustrasi Awal Benda yang bekerja) 5. . Laporan praktik disusun secara individual dengan pengalaman dan persepsi sesuai masing-masing. . N Beban 200 g (W2) = . . N ……………… (1) b. Susunlah alat-alat seperti pada gambar ! B A D 97 C . Sebuah benda F F berada pada bidang miring yang licin. Modul Belajar Praktik Pertemuan ke-2 Praktik dan Dikusi Eksperimen dilakukan secara berkelompok @ 4 – 5 orang untuk memperoleh data secara bersama. . . . . N Beban 100 g (W1) = . . Alat dan Bahan :  Balok berkait (A)  Neraca pegas (B)  Meja tripleks ( C )  Kertas atau kaca  Katrol dengan klem D  Beban : 100 g. . Timbanglah berat : Balok A (WA) = . ditahan oleh gaya F   mendatar agar tidak bergerak. 200 g Langkah Percobaan : a. . . . .

. . . . . (11) i. . . . . . . . . benda Lukiskan semua gaya yang bekerja pada balok saat itu ! j. . . . . . . Berarti pada balok selain gaya F. . . . dengan F . . . . Catatlah gaya F tersebut ! F = . . . . . . N (16) 98 . . . dan arahnya . . . . . Berapakah besar gaya normal N itu ? . (4) f. . . . hingga selalu . . . . . . . (13) Gambar di bawah ini menunjukkan balok pada saat akan bergerak. . . . . . . . (2) d. . (6) Bilamana harga itu tercapai ? . . . . . . . . . . . Pada saat balok tepat mulai bergerak. . . . . . . . . . . besar gesekan (f) . . . . . . . . . . . . . bidang meja melakukan gaya pada balok yang arahnya . . .c. . . . . . . . . . Ulangi percobaan itu sampai balok bergerak. . . . . . . . . . . . . (7) Kesimpulan : Selama benda belum bergerak. Tariklah balok A (melalui neraca B) dengan gaya F yang mula-mula sangat kecil. . . . . (5) g. . . . (3) e. . . . . F itu : . . . . tariklah balok itu dengan gaya tarik F sedemikian hingga balok tepat mulai bergerak. . . . . . . . . . . . . . . . . . Letakkan beban 100 gram di atas balok A. . . . . . . . . . . . . . . . Adakah batas harga gesekan itu ? . .(8) h. . . . . . . . . . . . . . . . . bagaimana pula harga gesekan itu pada saat balok masih diam ? . . . . . . catalah besargaya F itu. . . . dengan gaya F. . (12) Gaya ini disebut gaya normal. bekerja juga gaya lain yang besarnya . . . kemudian diperbesar sedikit demi sedikit. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . …………… N(15) Besar gesekan fs = . . . . . (10) Jadi gesekan itu mempunyai harga maksimum sebesar . . . . . . . . . (9) maka besar gesekan f pada saat akan bergerak sebesar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Jadi resultan gaya yang bekerja pada balok adalah . Jika gaya F diperbesar berangsur-angsur. . . . . . Bagaimana keadaan balok itu ? . . Pada keadaan F yang masih kecil ternyata balok masih diam. . . . . . . . . . . . Selama balok terletak di atas meja. . dan arahnya . . . . . . .

.. . . .... . .. F=. . . (23) Buatlah grafik yang menyatakan hubungan antara fs dan N (fs sumbu tegak. h ……… ……… ……… ……… … …… …… …… 2. .. . . (22) Hitunglah nilai rata-rata µs dari tabel di atas ………. Besar gaya norma N = . . ditulis µs. . . (21) Informasi : fs /N pada eksperimen ini disebut koefisien gesekan statik. . . (j). . . . . (k) ke dalam tabel berikut . .. Masukkan hasil (1).... k … …… …… …… ……… ……… ……… ……… … …… …… …… Bagaimana harga fs / N dari masing-masing percobaan tersebut ? .. .. Jadi µs = . .. N = sumbu datar ) (25) N 99 fs . . 1.... . j ……… ……… ……… ……… 3.. N (19) N=. ... ... . N (18) fs = .. . . N (17) benda k.. .. . . No Kegiatan F (N) fs (N) N (N) fs/N . Ulangi percobaan J dengan meletakkan beban 200 g di atas balok A. . .. N (20) l. . . .

tentukanlah nilai µs . . (27) Apakah satuan koefisien gesekan statik ? . (26) m. ……. (29) 100 . . Dari grafik yang sudah dibuat.... .. . . ………………………………………………………………………………… ………………………. Dari kegiatan-kegiatan tersebut faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi besarnya µs. ... Bandingkan kedua nilai µs itu . . . (28) n... . . . . . .

Modul Belajar Praktik Pertemuan ke-3 Praktik dan Dikusi Eksperimen dilakukan secara berkelompok @ 4 – 5 orang untuk memperoleh data secara bersama. baik masa penggantung maupun masa tiap koinnya Lakukan percobaan dengan jarak lintasan yang tetap. M Penanda jarak lintasan Jarak lintasan (x) 101 . Eksperimen berikut ini untuk menyelidiki hubungan antara gaya (dengan memanfaatkan gaya berat beban) dengan percepatan benda. gaya sebagai variabel bebas. Data percepatan dihitung berdasarkan data waktu dan panjang lintasan dengan menggunakan rumus hukum Newton dan percepatan gerak Literasi Media lurus. Meter Catat masa beban gantung. dan stopwatch digital (handphone). kilogram X = …………. st 1 2𝑥 dan 21 Century Jarak tempuh 𝑥 = 2 𝑎. Lakukan berulang dengan mengganti atau menambah beban(m) gantung seperti pada gambar. Laporan praaktik disusun secara individual dengan pengalaman dan persepsi sesuai masing-masing. tali. Masukan data pengukuran ke dalam tabel data.5. Alat yang digunakan adalah troli (kereta dinamik atau balok kayu yang licin). lepas beban gantung dan ukur waktu (t) yang diperlukan hingga beban gantung menyentuh lantai. beban gantung. 𝑡 2 untuk mendapatkan percepatan 𝑎 = Skill 𝑡2 Data awal yang diukur adalah masa troli (M) dan jarak lintasan (x) M = …………. Eksperimen menggunakan masa troli/balok dan panjang lintasan yang tetap sebagai variabel terkontrol. katrol. dan percepatan sebagai variabel terikat.

............................................ 6...................................................... 102 ....................................................................................................... ...................... Masa total beban Gaya tarik Waktu Percepatan No t2 2𝑥 m F t a (𝑎 = ) 𝑡2 1................................................................................................. ....... 4................................. 3.................................................................... 2..................... .. tuliskan kesimpulan yang menyatakan hubungan antara gaya dengan percepatan benda! ... ...... 7........... dan Mengkomunikasikan Hasilnya Buatlah grafik (a-F) dengan F sebagai sumbu x dan a sebagai subu y Dari grafik yang terbentuk............ Mengasosiasi................ Menginterpretasi Data........................... 5................................................... ......................................................... ................................................. ....................................................................

103 .

𝑔 dan dan 𝑎 = 𝑀 serta 2𝑥 mensubstitusinya ke persamaan 𝑎 = . hitunglah nilai konstanta baru 𝑘 = 𝑡2 𝑔 (g = 9. 4. 7. 2.. 2.Diskusikan pengolahan data percobaan dengan teman kelompok anda sesuai dengan langkah berikut. 6. dan x = panjang lintasan) 2𝑥. Buatlah grafik 𝑡 −2 . Dengan menggabungkan bahwa 𝐹 = 𝑚. 3. 1. Isilah tabel data berikut dari percobaan yang telah dilakukan Masa total beban Waktu No 𝑡2 𝑡 −2 m t 1.𝑔𝑟𝑎𝑑 104 .8 m/s2 (percepatan grafitasi). Hitunglah gradien kemiringan grafik 𝑔𝑟𝑎𝑑 = ………………………………………………………………………………… …………………………. 5.m dengan m (masa total beban) sebagai sumbu x dan 𝑡 −2 sebagai sumbu y 3. 𝐹 4.

dan regresi yang dihasilkan. Tuliskan saran dan rekomendasi untuk memperbaiki eksperimen! …………………………………. data percobaan.………………………………………. alat dan bahan.. tempat dan tanggal praktik...………………… ………………………………………………………………… 6. Tuliskan kekeliruan atau kelemahan praktik yang mungkin terjadi! …………………………….. Pengayaan laporan dapat dilakukan dengan membuatnya dalam bentuk video berdurasi maksimum 5 menit melalui jejaring sosial seperti Youtube. 105 . persamaan regresi..………………………………………… ………………………………………………. Buatlah laporan praktik secara deskriptif disertai foto dokumen dengan struktur :judul praktikum. langkah kerja.…………………………… …………. landasan teori.…………… ………………………………………………………………… 7.. Evaluasi hasil data. grafik. dan referensi.……………………………………………………………………… …………………. dan jawaban pertanyaan).………………………………… ……. tujuan. kesimpulan.……………………………………….………………………………………………………………… ………………………. pengolahan dan analisis data (termasuk grafik... k= ……………………………………………………………………………… Hasilnya sangat spesifik sesuai data awal M (massa troly)...……………………………………………… HOTS (evaluasi) …………………………………………. Digunakan sebai kunci ketelitian dan kejujuran ……………………………………………… data (penguatan dan pengembangan karakter) 5.

berapa besar percepatan benda dan tegangan tali susunan gambar di samping ini? …………………………………… …………………………………… …………………………………… …………………………………… …………………………………… Anggap meja licin tanpa gesekan …………………………………… …………………………………… …………………………………. Bahan ajar pertemuan ke dua Diskusikan dalam kelompok kecil. 1. 2.s-2. berapa percepatan benda?  ………………………………… ………………………………… ………………………………… ………………………………… ………………………………… ………………………………. b. kemudian paparkan salah satu penyelesaian masalah oleh perwakilan kelompok. Benda (m = 2 kg) berada pada bidang miring dengan kemiringan  = 30o a. berapa besar gaya geseknya? ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………. Jika masa kubus 3 kg dan masa selinder 2 kg.6. 106 . Jika ternyata percepatan benda itu 3 m.. Jika bidang miring itu licin (tanpa gesekan)..

7. Masa benda pada bidang miring dan benda tergantung adalah sama yaitu 4 kg. Berapakah interval Bidang miring licin tanpa gesekan 107 . 1.. maka benda akan  terdorong naik. Benda 5 kg didorong dengan gaya mendatar F. berapa besar percepatan benda dan kemana arahnya? ……………………………………… ……………………………………… ……………………………………… ……………………………………… ……………………………………… ……………………. Namun jika F terlalu besar.. 2. Berapa besar tegangan tali? ……………………………………… ……………………………………… ……………………………………… ………………… 3. Berapa percepatan benda dan tegangan tali? ……………………………………… ……………………………………… ……………………………………… ……………………………………… ……………………………………… ……………………………………… ……………………………………… ……………………………………… ……………………………………… ……………………………………… ……………………………………… ……. Jika sudut kemiringan  = 53o. Bahan ajar pertemuan ke tiga Diskusikan dalam kelompok kecil. Masa kubus dan selinder pada gambar di samping adalah 4 kg dan 6 kg. maka benda akan turun. Sudut kemiringan bidang F miring  = 37o. Jika F terlalu kecil. kemudian paparkan salah satu penyelesaian masalah oleh perwakilan kelompok.

....... Ia dapat mencatat waktu 2............ nilai F sebagai batas minimum dan maksimum agar benda itu tetap diam? ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… …………………………………………… 3.. 𝑡 −2 = 1.. Berapa besar gaya rem? ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… 4.20 meter adalah sebagai berikut....... Seorang siswa melepas batu kerikil dari permukaan air hingga batu itu jatuh dalam air...80 m............. Berapa besar gaya ke atas yang menghambat batu? (gunakan g = 9.134 𝐹 (gunakan g = 9....80 m............... a............. Mobil (m = 2 ton) dengan laju 72 km/jam tiba-tiba di rem mendadak dan berhenti setelah menempuh jarak pengereman 50 m... HOTS .... Hasil percobaan siswa melakukan percobaan t-2 hukum Newton dengan jarak lintasan 1................... 4.....0 m 5. Berapa perlambatan mobil itu? ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………… b.................s-2) ………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………...0 detik yang diperlukan batu mencapai dasar kolam (lihat gambar)......s-2) 108 F ..

.................................................................................................. 109 ........ Mengapa demikian? Berikan penjelasan keadaan lift sehingga menghasilkan berat yang berbeda! ........ Pada saat yang lain dalam lift tersbut ternyata beratnya menjadi 486 N.... Berat siswa di lapangan terbuka adalah 540 N (dengan g = 10 m.............. Saat timbangan yang sama digunakan dalam lift ternyata beratnya menjadi 567 N................ Berapa masa troly (balok) yang digunakan dalam percobaan? …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …………… 6................................ Berapa gradien grafik? …………………………… …………………………… …………………………… …………………………… …............................................................................................................ .............. ...................................s-2).............

Kisi-Kisi Penilaian Teknik Keteranga Indikator Indikator Soal Penilaian n 3. Menerapkan hubungan Disajikan data dan Tes No. gaya normal. siswa dapat memilih cara efektif dan alasannya tekait hukum Newton. 2 gaya dan percepatan ilustrasi berat dalam tertulis lift yang bergerak. siswa dapat n gaya tegang tali. Menerapkan hukum Disajikan ilustrasi Penugasa Newton I pada benda benda diam. Menunjukan contoh Disajikan ilustrasi penugasa berlakunya hukum keadaan benda.3. siswa dapat melukiskan gaya yang bekerja dan menentukan perepatan. II. 1 Newton II pada benda kondisi benda yang tertulis yang bergerak dengan mendapat gaya dan percepatan konstan* mengalami percepatan. Menerapkan hukum Disajikan data dan Tes No. gaya.7.Lampiran 2. 3.5.7. dan gaya penghambat (gesekan) 3.7. Disajikan ilustrasi Tes No. siswa n Newton I. 3 permasalahan menarik tertulis perabot di ruangan.1.7.2. dan III dapat menunjukan berlakunya hukum Newton 3. (gesekan) gaya tegang tali. Membedakan gambar Disajikan gambar Penugasa gaya berat.7.4. dan membedakan gaya gaya penghambat berat. gaya normal. siswa dapat 110 . siswa n diam dan/atau bergerak dapat menentukan dengan laju konstan gaya normat atau tegangan tali 3.

Menganalisis hubungan Disajikan data hasil Tes No. siswa dapat tertulis pada sistem benda yang menyimpulkan terhubung tali* hubungan antara gaya dan percepatan benda 4. dan ilustrasi. Mengamati demonstrasi Siswa dapat meniru Kinerja hukum Newton I dan II langkah kerja praktik praktikum sesuai pengamatan demonstrasi 4. Mengukur waktu gerak Siswa dapat mengukur Kinerja benda* waktu gerak troly pada praktik jarak tertentu 111 . dan gaya hambat (gesekan) 4.7. gaya gaya hambat (gesekan) tegang tali.4.1. 4 gaya dan percepatan percobaan. Menghitung besar gaya Disajikan data dan penugasa berat.2.7. Menggambar vektor Siswa dapat Kinerja gaya berat.7.6. gaya normal. Teknik Keteranga Indikator Indikator Soal Penilaian n melukiskan gaya yang bekerja. gaya Normal. siswa dapat n gaya tegang tali pada menentukan gaya system benda berat.7. gaya tegang menggambar vektor diksusi tali. dan memprediksi percepatan pada saat tanpa gesekan 3. dan gaya tegang tali pada system benda 3. dan gaya berat.7.3. gaya Normal.7. menentukan gesekan. gaya normal. Merangkai alat dan Siswa dapat merangkai Kinerja bahan percobaan hukum alat percobaan praktik Newton II* hubungan gaya dan percepatan pada gerak lurus 4.7.

7. Berapa besar gesekan yang terjadi? c.7. Mempresentasikan/menu Siswa dapat membuat Menulis lis laporan percobaan laporan praktikum laporan dengan struktur penulisan yang ditentukan Lampiran 3. data sesuai dengan laporan grafik* tabel pengolahan yang disediakan 4. Dengan gaya mendatar 20 N. a. a. Menyaji data percobaan siswa dapat mengolah Menulis dalam bentuk tabel. dan regresi* persamaan regresi hasil percobaan 4. Ternyata berat yang tercatat 600 N. Jika bidang datar licin. berapa percepatan gerobak? 2. Instrumen Penilaian Tes Tertulis SOAL TES TERTULIS No Soal Jawaban (SKor Maksimum) 1. Mengolah data Siswa dapat membuat Menulis percepatan dalam bentuk grafik.7. Gerobak ada pada bidang datar yang kasar. sebuah (8) gerobak (5 Kg) dapat ditarik dengan percepatan 1 m/s2. Gambarkan vector gaya bekerja! b.6. Pria dewasa dengan berat 500 N mencoba (4) timbangan yang dibelinya dalam lift. menentukan laporan grafik dan persamaan gradien.5. Berapa percepatan lift? 112 .7. Lukiskan gaya yang bekerja pada fenomena ini! b. Teknik Keteranga Indikator Indikator Soal Penilaian n menggunakan stopwatch digital 4.

menggunakan rumus ∑𝐹 = 𝑚. gaya berat. skor 1 c. skor 1 3. menggunakan rumus ∑𝐹 = 𝑚. Salah: skor 0  skor maksimum 2 b. Berikan alasan atas pilihanmu berdasarkan hokum Newton? keputusan) 4. menggunakan rumus ∑𝐹 = 𝑚. menggambar empat gaya (gaya tarik. mengambil a. No Soal Jawaban (SKor Maksimum) 3. Berapa besar percepatan benda dan tegangan tali? Pedoman Penskoran 1. a. menggambar dua gaya (gaya berat. a. 𝑎 skor 1 memperoleh hasil gaya gesek 15 N. 2 kg. A B C Kemana gaya terbaik yang dilakukan? (A. Gambarkan gaya berat dan gaya tegang tali yang ada pada sistem! b. Benar: skor 1. 𝑎 skor 1 memperoleh hasil percepatan a = 2 m/s2. atau C) (memilih. HOTS B. a. dan gaya gesek). memilih/menentukan satu pilihan Benar: skor 1. skor 1 memperoleh hasil percepatan a = 4 m/s2. gaya normal. Perhatikan lemari yang ditarik untuk (4) dipindahkan. gaya normal). a. skor 1 2. Salah: skor 0 113 . 𝑎 . Benar: skor 1. Salah: skor 0  skor maksimum 4 b. dan 5 kg. Perhatikan sistem benda berikut (11) Massa benda dari kiri dan kanan adalah 3 kg.

skor 5 b. b. menggunakan hukum Newton untuk memperoleh percepatan. a. menggambar tiga gaya berat dan dua gaya tegang tali. kurang sesuai (skor 2). Sesuai (skor 3). skor 4 Pedoman Penilaian 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = 𝑥 100 27 114 . tidak menjawab (skor 0) 4. tidak sesuai (skor 1). skor 2 menggunakan hukum Newton untuk menentukan tegangan tali. menjelaskan alasan.

Lampiran 4. Format Penilaian Praktik Kinerja Praktik Menulis Laporan Detail Kegiatan Mengolah data Pendukung Merangkai Mengukur Keseuaian Dokumen Menyaji / Struktur Hasil NO NAMA SISWA NILAI NILAI 1 3 4 3 83 3 4 3 4 88 2 3 3 3 75 3 4 3 3 81 3 3 2 4 75 3 3 3 3 75 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Pedoman penskoran Sangat Memuaskan Skor 4 Memuaskan Skor 3 Cukup memuaskan Skor 2 Tidak memuaskan Skor 1 115 .

Pedoman Penilaian 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐾𝑖𝑛𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑃𝑟𝑎𝑘𝑡𝑖𝑘 = 𝑥 100 12 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑀𝑒𝑛𝑢𝑙𝑖𝑠 𝐿𝑎𝑝𝑜𝑟𝑎𝑛 = 𝑥 100 16 116 .

Format Penilaian Tugas Substansi Estetika Bahasa NO NAMA SISWA NILAI 1 3 4 3 83 2 3 3 3 75 3 3 2 4 75 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Pedoman penskoran Sangat Memuaskan Skor 4 Memuaskan Skor 3 Cukup memuaskan Skor 2 Tidak memuaskan Skor 1 Pedoman Penilaian 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑇𝑢𝑔𝑎𝑠 = 𝑥 100 12 117 .Lampiran 5.

dan kawasan internasional.. seni.... kerjasama.. disiplin... budaya.. Kompetensi Inti (KI) KI1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. konseptual. kebangsaan.. santun. masyarakat dan lingkungan alam sekitar. Mata Pelajaran : Fisika Kelas / Semester :X/2 Materi Pokok : Hukum Newton tentang Gravitasi Pertemuan : 1 (pertama) Alokasi Waktu : 6 x 45 menit (2 x pertemuan) W... negara.. bertanggung jawab... Satuan Pendidikan : SMA.. damai).. serta menerap-kan pengetahuan prosedural pada bidang kajian 118 ... menerapkan. KI3: Memahami.... dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan... sekolah.. prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan. dan pro-aktif.. KI2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur.. kenegaraan. kawasan regional. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian... keluarga.. teknologi.. responsif. peduli (gotong royong... toleran. bangsa.. dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan.. menganalisis pengetahuan faktual...

Menentukan resultan gaya gravitasi Newton antar benda sebidang 3.7.8.8. dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan. yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.8.8. Menghitung massa suatu planet atau satelit 3.8.1. Mempresentasikan karya ilmiah tentang yang ditimbulkannya dari berbagai satelit buatan sumber informasi 119 . menalar. dan menyaji dalam ranah konkrit dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri. KI4: Mengolah.2. X. Menganalisis keteraturan gerak 3.6.8. Menentukan kelajuan orbit satelit 3. Menentukan besar gaya gravitasi antar planet dan satelit dalam tata surya dua benda bermassa berdasarkan hukum-hukum 3.3.8. Menganalisis lintasan gerak planet 3.8 Menyajikan karya mengenai gerak 4.8. Menyusun karya ilmiah tentang satelit satelit buatan yang mengorbit buatan bumi. Menentukan kuat medan gravitasi atau percepatan gravitasi 3.8.4.2. pemanfaatan dan dampak 4. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator 3.8. Menjelaskan tentang Hukum Keppler 4.1.5.

120 .

menumbuhkan sikap jujur. ceramah dan diskusi. bertanggungjawab. dan orbit satelit buatan. Menghitung massa suatu planet atau satelit . Tujuan Pembelajaran Melalui kegiatan simulasi. responsif. Model dan Metode Pembelajaran Model : Discovery Learning Metode :  simulasi  ceramah  diskusi  tanya jawab  penugasan 121 . Menentukan kelajuan orbit satelit . keteraturan gerak planet mengelilingi Matahari. kerjasama dan menghargai pendapat orang lain. Z. santun. 9) Materi Konsep  Gaya gravitasi antara dua benda  Kuat medan gravitasi/percepatan gravitasi  Hukum Keppler 10) Materi Prosedur  Menghitung resultan gaya gravitasi antar benda sebidang  Penerapan gaya gravitasi dan gaya sentripetal untuk : .Y. Membuktikan Persamaan Hukum III Keppler AA. siswa dapat memahami konsep keteraturan gerak planet dan satelit dalam tata surya berdasarkan hukum-hukum Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga peserta didik dapat membangun kesadaran akan kebesaran Tuhan YME. aktif. Materi Ajar 8) Materi Fakta  Berbagai peristiwa tentang gaya gravitasi dalam kehidupan sehari-hari seperti mangga jatuh.

Guru mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan gerak benda dengan pelajaran yang telah dan akan dilakukan. Media dan Alat  Media o LKS o PhET Simulation  Alat/Bahan o LCD o Laptop o Kertas manila o Jarum o Tali o Pencil  Sumber belajar o Buku Fisika kelas X o Modul o Internet CC.BB. diantaranya:  Mengapa benda-benda jatuh menuju ke Bumi? 122 . Langkah Pembelajaran Pertemuan I (3 x 45 menit) Aloka Langkah- Sintaks si langkah Deskripsi Model Wakt belajar u Pendahulu  Guru melakukan pembukaan dengan salam an pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran.  Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin. 5  Guru mendemonstrasikan sebuah benda yang menit jatuh.

antara lain: Inti Pertanyaan 1. Siswa diminta mengamati dan mencatat data hasil simulasi dengan aplikasi PhET Simulations untuk menentukan hubungan gaya gravitasi dengan massa dan jarak antara kedua benda. Aloka Langkah- Sintaks si langkah Deskripsi Model Wakt belajar u  Bagaimana jenis gerak benda yang jatuh?  Apa yang membuat benda jatuh dipercepat menuju Bumi?  Guru mengajak peserta didik untuk menebak materi apa yang akan dipelajari. Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi besar gaya tersebut? Mengumpulk  Guru membagikan lembar kerja siswa dan 30 an memberikan arahan kegiatan yang akan dilakukan.  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi Stimulasi dan  Guru meminta siswa untuk memperhatikan 5 identifikasi simulasi (1) aplikasi PhET Simulations dan menit (memberi membuat pertanyaan berkaitan dengan gerak Bumi rangsangan) dan satelit dalam tata surya. siswa memperhatikan dan mencatat data hasil simulasi pada tabel data yang tersedia. 123 . menit Informasi/dat  Guru menayangkan simulasi (2) aplikasi PhET a Simulations untuk menentukan hubungan gaya gravitasi antara kedua benda dengan massa kedua benda dan jarak antara kedua benda. Gaya apakah yang menyebabkan bumi dan (identifikasi planet lainnya bergerak mengelilingi masalah) Matahari? 2.

 Siswa berdidkusi. setelah selesai meminta perwakilan kelompok menempel hasilnya. membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi  Siswa dituntut untuk berfikir kreatif untuk memecahkan beberapa masalah (soal HOTS) yang ada di lembar diskusi.  Tiap kelompok menyampaikan catatan hasil verfikasi jawaban kelompoknya dengan kelompok lain dengan bahasa yang halus dan sopan. beragumen dengan santun dalam menyelesaikan masalah Verifikasi  Tiap kelompok menempelkan hasil diskusi ke 30 Hasil dinding ruang kelas atau papan tulis menit  Tiap kelompok mengunjungi hasil diskusi kelompok lain (windows shopping) memverivikasi jawaban kelompoknya dengan jawaban kelompok lainnya dan memberi/membuat catatan baik untuk jawaban yang berbeda atau jawaban yang sama dengan kelompok lain yang dikunjungi.  Saling memberi tanggapan catatan yang di samapaikan  Guru meluruskan pendapat yang kurang tepat dan memberi penguatan pendapat yang sudah benar 124 . Aloka Langkah- Sintaks si langkah Deskripsi Model Wakt belajar u Mengolah  Guru meminta siswa untuk menganalisis data 30 yang dicatat dan dilanjutkan menjawab Informasi/dat menit pertanyaan yang ada pada LKS bersama dalam a kelompoknya. berdebat.  Guru memantau. bercurah bendapat.  Guru membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi kelompok.

 Tugas menyusun karya (makalah) mengenai gerak satelit buatan yang mengorbit bumi.  Guru melakukan presensi peserta didik 125 . pemanfaatan dan dampak yang ditimbulkannya. menit kesimpulan  Guru memberi penekanan kesimpulan yang disampaikan siswa.  Bersama siswa menyimpulkan besar gaya gravitasi antar dua benda bermassa  Bersama siswa menyimpulkan resultan gaya gravitasi antar benda sebidang  Bersama siswa menyimpulkan kuat medan/percepatan gravitasi  Bersama siswa menyimpulkan cara menentukan 5 Penutup massa suatu planet atau satelit menit  Bersama siswa menyimpulkan cara menentukan kelajuan orbit satelit. internet. Aloka Langkah- Sintaks si langkah Deskripsi Model Wakt belajar u Generalisasi/  Siswa diminta menyimpulkan solusi tiap jawaban 15 menarik pertanyaan dan guru memberi penekanan. dll) Pertemuan 2 (2 x 45 menit) Langkah- Alokasi langkah Sintaks Model Deskripsi Waktu belajar  Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan meminta salah satu Kegiatan anak untuk memimpin 10 Menit Pendahuluan doa untuk memulai pembelajaran. Gunakan berbagai sumber (buku cetak.

guru mendorong siswa  Mengidentifikasi untuk mengemukakan masalah masalah gerak semu matahari dan guru 10 Menit memberi penekanan. diantaranya: Apa bentuk lintasan satelit mengelilingi planet?  Guru mengajak peserta didik untuk menebak materi apa yang akan dipelajari  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi  Guru meminta siswa untuk memperhatikan tayangan video animasi gerak planet  Guru menyampaikan lembar diskusi  Guru Menyajikan video pergerakan semu  Stimulasi dan matahari (Hukum I identifikasi Keppler) (memberi rangsangan)  Berdasarkan fakta Kegiatan Inti yang diperoleh dari video telah diamati. misalkan: 1.  Guru mengajukan pertanyaan yang ada kaitannya dengan pelajaran yang telah dan yang akan dilakukan. Manakah antara bumi dan matahari yang berputar? 2. Berbentuk apakah lintasannya? 126 . untuk menunjukkan sikap disiplin.

 Guru menampilkan animasi tentang pergerakan planet (Hukum II Keppler)  Berdasarkan fakta yang diperoleh dari video telah diamati. Menurut kalian apakah jika garis khayal yang menghubungkan matahari dengan planet menyapu daerah luasan dan waktu sama?  Siswa mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan permasalahan tentang titik terdekat dan terjauh matahari dalam lintasan orbit planet melalui eksperimen  Guru meminta salah  Mengumpulkan satu siswa maju untuk data 10 Menit menggambarkan lintasan gerak semu matahari. sedangkan siswa yang lain mengamati dan mendikusikan dalam kelompoknya tentang lintasan gerak semu matahari  Mengolah data  Siswa mendiskusikan 20 Menit bersama kelompoknya 127 . guru mendorong siswa untuk mengemukakan masalah gerak semu matahari dan guru memberi penekanan. misalkan: 1. Bagaimanakah lintasan planet mengitari matahari ? 2.

 Guru memantau. bercurah pendapat. beragumen dengan santun dalam menyelesaikan masalah  Tiap kelompok Saling memberi tanggapan catatan yang di sampaikan  Tiap kelompok menyampaikan catatan hasil presentasi 20 Menit kelompok lain dengan bahasa yang sopan. untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang lintasan planet berdasarkan informasi dari buku/internet  Guru membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi.  Memverifikasi  Membandingkan hasil diskusi kelompok melalui presentasi kelompok dan proses pembelajaran diarahkan ke bentuk tanya jawab yang berhubungan dengan lintasan pergerakan planet 128 . membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi  Siswa dituntut untuk berfikir kreatif untuk memecahkan beberapa masalah (soal HOTS) yang ada di lembar diskusi. setelah selesai meminta perwakilan siswa menyampaikan hasilnya. berdebat.  Siswa berdiskusi.

...... Mengetahui Guru Fisika Kepala Sekolah 129 .... 3 Keppler  Guru menyampaikan ke siswa untuk 15 Menit Penutup membaca terlebih dahulu materi yang akan datang yaitu usaha dan energi Keterangan : 1 JP untuk Penilaian Harian DD..... 5 Menit  Guru memberi penekanan kesimpulan yang disampaikan siswa  Bersama siswa menyimpulkan bunyi Hukum 1...... tes tertulis penilaian tugas (substansi...... ... bahasa.......... dan estetika)...... Penilaian Aspek Teknik Instrumen Pengetahuan Observasi....  Guru meluruskan pendapat yang kurang tepat dan memberi penguatan pendapat yang sudah benar  Siswa diminta menyimpulkan solusi dari berbagai pertanyaan dan guru  Menyimpulkan memberi penekanan. tugas dan Format Observai (lembar observasi diskusi)..... 2... disiplin waktu. dan tes uraian (soal dan penskoran) Keterampilan Menyusun makalah Format penilaian makalah Sikap Observasi Format pegamatan sikap (kejujuran data/ dokumen... tanggungjawab) .......

..................................................................................... NIP: ................................. NIP: .... 130 ........................................

Komputer/Laptop 2. Gerak planet meiliki orbit berbentuk elips dan matahari sebagai titik apinya. 4. Merumuskan kuat medan gravitasi 7. maka tiap-tiap benda akan mendapat pengaruh gaya dari benda-benda lainnya. Menentukan hubungan antara gaya tarik-menarik dan besar massa kedua benda. Landasan Teori Gaya Gravitasi Planet dan satelit dalam tata surya memiliki gerak yang teratur. Menentukan kelajuan orbit satelit buatan. Tujuan Dengan menggunakan aplikasi PhETs Simulations siswa dapat : 1. F21 F23 131 . 3.Lampiran 1 LEMBAR KERJA SISWA (Pertemuan 1) A.m2 F G r2 Denan. yang disebut konstanta gravitasi umum. B. Menentukan resultan gaya gravitasi antara benda-benda yang sebidang 6. Menentukan massa planet dan matahari 8. LCD Projector C. Aplikasi Microsoft Excel 4. Aplikasi PhETs Simulations 3. Resultan gaya gravitasi ditentukan dengan menentukan resultan dari tiap-tiap vektor gaya. G = 6. Merumuskan gaya gravitasi antara kedua benda. 2.67 x 1011 Nm2/kg2. Menentukan hubungan antara gaya tarik-menarik dengan massa dan jarak kedua benda. Alat dan Bahan 1. 5. Besar gaya gravitasi antara dua benda yang bermassa m1 dan m2 yang berjarak r satu dengan lainnya dinyatakan oleh persamaan : m1 . Keteraturan gerak ini karena pada planet atau satelit dan matahari bekerja gaya gravitasi. Bila terdapat tiga atau lebig benda. Menentukan hubungan antara gaya tarik-menarik dengan jarak antara kedua benda.

Arah percepatan gravitasi menuju ke pusat massa benda. massa bumi juga dapat ditentukan dengan menggunakan data periode orbit bulan. Kecepatan Orbit Satelit 132 . m1 m2 m3 Resultan gaya gravitasi pada m2 adalah : m1 . M g G r2 Massa matahari dapat ditentukan dengan cara tidak langsung dengan persamaan : 4 2 r 3 M  GT 2 Dengan : M = massa matahari G = tetapan gravitasi umum T = periode bumi mengelilingi matahari = 1 tahun = 3. Percepatan gravitasi disuatu titik disekitar suatu benda nilainya sebanding dengan massa benda tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak suatu titik dari benda.m2 m . dan jarak bumi-bulan.0 x 107 sekon r = jarak bumi – matahari = 150 juta km = 1.m F2   F21  F23  G 2 G 3 2 2 r21 r23 Percepatan Gravitasi Percepatan gravitasi atau kuat medan gravitasi adalah gaya gravitasi tiap massa benda. Dengan cara yang sama.5 x 1011 m.

Satelit ada yang alamiah dan ada yang buatan manusia. Kelajuan orbit satelit bermassa ms ditentukan berdasarkan gaya gravitasi dan gaya sentripetal yang bekerja pada satelit: Satelit bergerak melingkar dengan jari-jari r mendapat gaya sentripetal ms v 2 sebesar : Fs  r Bila massa bumi mB . maka gaya gravitasi dikerjakan pada satelit akibat m . 2. Satelit alamiah yang dimiliki bumi adalah bulan. dimasa sekarang banyak satelit buatan manusia yang memang sengaja diorbitkan untuk kepentingan komunikasi. pilih Gravity Force Lab. Langkah Kerja 1. 133 . Disamping satelit alamiah.m Fg  G s 2 B massa bumi : r Besar gaya sentripetal yang dialami oleh satelit sama dengan gaya gravitasi yang bekerja pada satelit akibat massa bumi. maka kelajuan satelit dapat dinyatakan dengan v  g.r r2 D. Pilih Play With Simulations. Bukalah aplikasi PhET Simulations dengan double klik pada icon pada desktop. Satelit buatan manusia dapat beredar mengelilingi bumi pada jarak r dari pusat bumi dengan kelajuan tertentu. pilih Physics. Satelit ialah benda yang bergerak mengelilingi planet. Fs  Fg ms v 2 mm G sr B r r Jadi kelajuan satelit yang diperlukan agar dapat beredar mengelilingi bumi m pada jarak r dari pusat bumi ditentukan dengan persamaan : v  G B r mB karena g  G .

Aturlah besarnya m1 dan m2. Catat jarak antara kedua benda. Layar simulasi Graviti Force Lab sebagai berikut : Gambar 2. 5. 3. Atur massa m1 dan m2 untuk harga tertentu. Layar simulasi Gravity Force Lab. Aturlah jarak antara dua benda (m1 dan m2) dengan cara drag and drop gambar bola. dengan menggeser tombol kenanan atau kekiri. Gambar 1. Ulangi langkah 4 hingga mendapatkan lima data. 134 . 4. 6. Catat pada tabel 2. Catat nilai m1 dan m2 dan catat pula besarnya gaya tarik-menarik yang timbul pada tabel 1. Layar PhET Simulations.

135 . Catat hasilnya dalam tabel 3. 8. Catat gaya tarik- menarik yang timbul pada tiap-tiap perubahan jarak yang dibuat. 4 m. m2 dan r amati gaya tarik-menarik yang timbul. Analisis data yang Anda peroleh dan kerjakan soal/pertanyaan dalam LKS ini. Tulis hasil kerja Anda pada kertas folio. 3 m. Catat gaya taraik- menarik yang timbul. m2. dan r yang berbeda hingga mendapatkan lima data. 10. Gerakkan m1 dan m2 hingga keduanya berjarak 1 m. Ulangi langkah 7 untuk jarak 2 m.7. Catatlah untuk lima variasi m1. 9. dan 5 m. Aturlah nilai m1.

Hubungan besar gaya tarik-menarik dengan jarak benda dan jarak kedua benda. Hubungan gaya tarik-menarik dan massa kedua benda... No Massa 1 Massa 2 Jarak antara Gaya Tarik-menarik (N) (kg) (kg) kedua benda (m) 1 2 3 4 136 . Hubungan besar gaya...... kg dan m2 = ... Jarak kedua benda r = . Data Hasil Pengamatan Tabel 1. Massa m1 = . m No Massa 1 Massa 2 Gaya Tarik-menarik (N) (kg) (kg) 1 2 4 5 Tabel 2.E... massa dan jarak antara kedua benda.. kg No Jarak kedua benda Gaya Tarik-menarik (m) (N) 1 2 3 4 5 Tabel 3...

m2 m1 . kesimpulan apa yang dapat Anda peroleh? 137 . Analisis Data Tabel 4 m1 m2 No m1 x m2 F (N) F/(m1 x m2) (kg) (kg) 1 2 4 5 Tabel 5 No r r2 F F.r 2 No m1 m2 r F m1. Pertanyaan F 1.m2 1 2 4 5 G. r2 1 2 4 5 Tabel 6. bagaimana nilai dari untuk 5 kali pengamatan? Dari m1 .m2 hal tersebut. Dari tabel 3. F .F.

Jika massa bumi 5. kesimpulan apa yang dapat Anda peroleh? F .r 2 3. Apabila percepatan gravitasi di permukaan bumi adalah g. Dari tabel 6. 138 .5 x 1011 m.380 km. Turunkan persamaan untuk menentukan massa matahari. berapakah percepatan gravitasi di puncak Mount Everest yang tingginya 8.2. 11.67 x 10-11 Nm2/kg2. Tiga buah benda massanya sama 6 kg teletak pada titik-titik sudut segitiga siku-siku seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini.4 x 1022 kg. Hitunglah massa Matahari.67 x 10-11 Nm2/kg2) 8.8 x 108 m dan G = 6. M  GT 2 10.98 x 1024 kg dan jari-jari bumi 6. bagaimana nilai untuk 5 kali pengamatan? Dari hal m1 . tentukan percepatan gravitasi suatu benda yang berada pada ketinggian 2 kali jari- jari bumi! 4 2 r 3 9.0 x 107 sekon r = jarak bumi – matahari = 150 juta km = 1. dengan menggunakan persamaan di atas dengan data bahwa G = tetapan gravitasi umum = 6. bagaimana nilai dari F . Bagaimana persamaan gaya gravitasi antara dua benda yang bermassa m1 dan m2 yang berjarak r satu dengan lainnya? 5. Massa bumi adalah 6 x 1024 kg dan massa bulan adalah 7. Dari tabel 4. jika percepatan gravitasi dekat permukaan bumi 9. Apabila jarak rata-rata Bumi dengan Bulan adalah 3. T = periode bumi mengelilingi matahari = 1 tahun = 3. tentukan gaya gravitasi antara Bumi dengan Bulan! 6.67 x 10-11 Nm2/kg2.m2 tersebut. Dengan kelajuan berapakah sebuah benda harus digerakkan mendatar agar dapat mengelilingi bumi sebagai satelit dengan lintasan berbentuk lingkaranyang dekat dengan ermukaan muni.848 m di atas permukaan bumi? (G = 6. Hitunglah resultan gaya gravitasi yang bekerja pada benda m2. m1 = 8 kg 40 cm 40 cm m3 = 8 kg m2 = 6 kg 7.8 m/s2 dan jari-jari bumi 6400 km. kesimpulan apa yang apat Anda peroleh? 4.r 2 untuk 5 kali pengamatan? Dari hal tersebut.

139 .

revolusi planet sebanding dengan pangkat 3 jarak rata-rata antara Matahari dengan planet .  Hukum II Keppler yaitu garis lurus antara Matahari dengan planet menyapu luasan yang sama untuk waktu yang sama. dengan Matahari berada pada salah 1 fokus elips .  Hukum III Keppler yaitu kuadrat periode. ada 3 :  Hukum I Keppler yaitu planet mengitari Matahari dalam orbit elips.Pertemuan 2 Materi HUKUM KEPPLER Hukum tentang gerakan benda-benda langit . 𝑇12 = 𝑅13 𝑇22 𝑅23 140 .

Apa yang ada di titik pusat elips? 11. Buatlah 2 pasang titik yang terletak berseberangan. Eksperimen berikut ini untuk Mendemonstrasikan Lintasan planet mengitari Matahari. Benang 2. Letakkan pensil dalam ikatan tali kemudian pensil digerakkan di sekitar jarum dengan meregangkan tali sehingga diperoleh bentuk elips. Laporan praktik disusun secara individual dengan pengalaman dan persepsi sesuai masing-masing. Potonglah tali 40 cm kemudian ikatlah kedua ujungnya. Jarum 3. Tancapkan 2 jarum pada kertas manila yang diletakkan di meja seperti pada gambar di bawah ini: 2. Posisi setiap jarum disebut fokus. Kertas manila Langkah-langkah eksperimen: 1. 3. Sebutkan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi bentuk lintasan elips ! 10. Diskusikan pengolahan data eksperimen dengan teman kelompok anda sesuai dengan langkah berikut : 8. bagaimana lintasan (orbit) planet dalam megitari matahari? 9. kemudian tariklah garis khayal pada dua sisi yang berbeda dari salah satu fokus. Perhatikan gambar hasil eksperimen. Menurut kalian apakah jika garis khayal yang menghubungkan matahari dengan planet menyapu daerah luasan dan waktu sama? 141 . Bagaimana defenisi dari elips? 12. Alat dan bahan yang digunakan : 1.LKS Diskusi Eksperimen dilakukan secara berkelompok @ 4 – 5 orang untuk memperoleh data secara bersama. 4. Pensil 4. Evaluasi hasil data /gambar yang dihasilkan pada langkah 4.

. Sistematika Makalah 6.. Pembahasan 3...../ 1 Aspek Nama Aspek Isi Jumlah No Umum Nilai Siswa Skor 1 2 3 4 5 6 1 2 3 ... Pendahuluan 2..... Ketepatan Waktu Pengumpulan Kriteria Skor: Amat baik : 4 Baik :3 142 ....... Daftar Pustaka 5.... Simpulan 4...Lampiran 3 RUBRIK PENILAIAN MAKALAH Sekolah : SMA. .. ............... Mata pelajaran : FISIKA Materi : Hukum Newton Tentang Garvitasi Kelas/SMT : X MIA ...... Keterangan : 1...

143 . Lampiran 4 CONTOH INSTRUMEN PENILAIAN PORTOFOLIO Sekolah : SMAN INDONESIA JAYA Matapelajaran : FISIKA Durasi Waktu : 2 x 45 Menit Nama Peserta didik: Kelas/SMT : X MIPA..../ 2 MACAM PORTOFOLIOA Laporan hasil Pengamatan N KI / KD / Jumla Eksperimen Waktu Nilai o PI h Skor Laporan Laporan diskusi 1 2 3 Catatan: PI = Pencapaian Indikator Untuk setiap karya peserta didik dikumpulkan dalam satu file sebagai bukti pekerjaan yang masuk dalam portofolio. Cukup :2 Kurang :1 Nilai = (jumlah skor / skor ideal) x 100.

144 .Skor menggunakan rentang antara 0 -10 atau 10 – 100.

Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar tidak sempurna 15. Tidak sesuai masalah 11. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar 16. Langsung setuju atau menyanggah tanpa alasan 14.. Sesuai dengan masalah. tapi belum benar 12.. Nama Menyampaikan Mempertahankan Jumlah No Menanggapi N siswa pendapat argumentasi score 1 1 2 3 1 2 3 4 1 2 3 4 2 . Sesuai dengan masalah dan benar Menanggapi pendapat 13. alasan kurang benar .Lampiran 5 INSTRUMEN PENILAIAN DISKUSI Hasil Penilaian Diskusi Topik : Hukum Newton Tentang Gravitasi Tanggal : ………… Jumlah Siswa : ………… orang. Tidak dapat mempertahankan pendapat 14. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar dengan didukung referensi Mempertahankan pendapat 13. Rubrik : Menyampaikan pendapat 10. Mampu Mempertahankan pendapat.

alasan benar tidak didukung referensi 16. alasan benar didukung referensi . Mampu mempertahankan pendapat. Mampu mempertahankan pendapat.15.

8. 3. mengalami gaya gravitasi F.3 medan gravitasi gravitasi di suatu planet (uraian) Menentukan massa suatu planet/benda Tes No.6 Menganalisis lintasan matahari.Lampiran 5 KISI-KISI PENILAIAN Teknik Indikator Indikator Soal Ket.8. 3.8. dengan tertulis No.1 dialami benda di suatu planet. Berdasarkan pergerakan planet mengelilingi Uraian No.7 Membandingkan ke matahari adalah 4 : 9 dan periode planet 7 Periode Revolusi P mengelilingi matahari 24 hari. 3.8. 3. menerapkan resultan gaya gravitasi antar benda sebidang jika Fr = 0 (uraian) Tes 3. Berapakah gaya gravitasi yang dialami benda di permukaan planet tersebut ? 2. Sebuah benda di permukaan Bumi. Soal Tes Tertulis 1. dua benda. Perhatikan gambar berikut ini! r1 y r2 x z . Planet terhadap Beraapakah periode planet Q mengelilingi matahari matahari. menurut kalian bagaimanakah 6 gerak planet bentuk lintasan planet mengelilingi matahari? Apabila perbandingan antara jarak P dan Q Uraian No.8.3 Menentukan kuat Menentukan kuat medan/percepatan tertulis No. Kemudian benda tersebut dibawa ke sebuah planet yang mempunyai massa 10 kali massa Bumi dan jari-jari 2 kali jari-jari Bumi.2 Mentukan resultan benda 2 dan benda 2 ke benda 3.8.5 Menentukan kelajuan n 5 orbit satelit. (uraian) Menentukan perbandingan jarak benda 1 ke Tes 3.2 gaya gravitasi.1 Menentukan gaya Tes Menentukan besar gaya gravitasi yang tarik-menarik antara tertulis No.4 Menentukan massa langit tertulis 4 suatu planet atau benda langit lainnya (uraian) Menentukan kelajuan orbit satelit Penugasa No. Penilaian 3.8.

Planet x, y dan z memiliki massa berturut-turut 9m, 2m, dan 25m. Apabila
resultan gravitasi yang dialami planet y sama dengan nol, tentukan
perbandingan antara r1 dan r2 !
3. Berapakah percepatan gravitasi di permukaan planet yang memiliki jari-jari 2
kali jari-jari Bumi dan massa 2 kali massa Bumi ?
4. Hitunglah massa Bumi ! Jika diketahui
G = tetapan gravitasi umum = 6,67 x 10-11 Nm2/kg2.

T = periode bumi mengelilingi bulan = 1 bulan = 2,5 x 106 sekon

r = jarak bumi – bulan = 3,8.108 m.

5. Sebuah satelit mengorbit setinggi 3.600 km diatas permukaan Bumi. Jika
gerak satelit dianggap melingkar beraturan, berapakah kelajuan orbit satelit ?
(Massa Bumi = 6.1024 kg, jari-jari Bumi = 6.400 km) !

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

Sekolah : SMA Negeri ….........................
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas / Semester : X / dua
Alokasi Waktu : 6 x 45 menit ( dua pertemuan )
A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.9 Menganalisis konsep energi, 3.9.1 Mendefinisikan usaha
usaha (kerja), hubungan 3.9.2 Menentukan besaran yang terkait dengan usaha
usaha (kerja) dan perubahan melalui berbagai informasi
energi, hukum kekekalan
3.9.3 Menganalisis beberapa usaha dari beberapa gaya
energi, serta penerapannya
dalam peristiwa sehari-hari 3.9.4 Mengidentifikasi berbagai macam energy
3.9.5 Menentukan besaran yang terkait dengan energy
kinetic
3.9.6 Menganalisis hubungan antara usaha dan energy
kinetic
3.9.7 Menentukan besaran yang terkait dengan energy
potensial (gravitasidanpegas)
3.9.8 Menganalisis hubungan antara usaha dan energy
potensial gravitasi
3.9.9 Menerapkan hukum kekekalan energi dalam
peristiwa sehari-hari

4.9 Mengajukan gagasan 4.9.1 Membuat makalah tentang energy terbarukan (
penyelesaian masalah gerak krisis energy )
dalam kehidupan sehari-hari 4.9.2 Menyajikan makalah berkaitan dengan energy
dengan menerapkan metode
terbarukan.
ilmiah, konsep energi, usaha
(kerja), dan hukum
kekekalan energi

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan diskusi, praktek dan presentasi siswa dapat memahami konsep
usaha dan energy berikut makna fisisnya dan penerapannya dalam kehidupan
sehari-hari dengan benar sehingga peserta didik dapat membangun kesadaran akan
kebesaran Tuhan Yang Maha Esa, menumbuhkan sikap jujur aktif, responsive,
santun, bertanggung jawan, bekerja sama dan menghargai pendapat orang lain.

D. Materi Pembelajaran
1). Materi Fakta
 Berbagai jenis energy yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari
sebagai contoh energy mekanik ( gerak ) , panas, cahaya dll
 Usaha diberi lambang W ( work ) dengan satuan joule
 Energi adalah besaran scalar
 Demonstrasi orang mendorong benda yang mengakibatkan adanya
perpindahan.

2). Materi Konsep ( Dfinisi )
 Usaha
 Energi merupakan kemampuan untuk melakukan usaha.
 Energi kinetic
 energy potensial
 energy mekanik
 Hukum kekekalan energy.

3). Materi Prosedural ( menghitung, melukis )
 Menentukan besarnya usaha pada benda yang dikenai oleh beberapa gaya

E. Metode Pembelajaran
Model : discovery learning

Pertemuan Metode Pembelajaran Model Pembelajaran

Pertama Demonstrasi, Diskusi, Ceramah dan Discovery learning
Tanya jawab
Kedua Diskusi, Ceramah, dan Tanya Jawab Discovery Learning

F. Media pembelajaran dan Sumber Belajar
 Media
o LDS
o Power Point
o Video
 Alat/Bahan
o LCD
o Laptop
 Sumber belajar
o Buku Fisika kelas X
o Modul

G. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan I ( 3 JP)

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan Apersepsi dan Motivasi: 10 menit
1. Siswa berdoa sebelum pelajaran dimulai
2. Siswa menyanyikan lagu Indonesia raya dan
memekikkan salam abita
3. Guru mengecek kehadiran siswa
4. Guru memberikan pertanyaan tentang usaha dan
energi yang terkait dengan kehidupan sehari-hari :
a. Lelah mana mendorong meja yang sama sejauh
1 meter dan 5 meter?
b. Energi apa yang sering kamu gunakan di rumah?
5. Guru memberi motivasi kepada siswa dengan
mengingatkan pentingnya belajar usaha dan energi
6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
Inti Stimulation 110 menit

Siswa mendemontrasikan mendorong tembok dan
menggeser kursi

Siswa mengamati tayangan video tentang usaha dan
energi

Problem Statemen

Siswa menanyakan tentang faktor-faktor yang
mempengaruhi usaha/kerja
Siswa menanyakan tentang persamaan untuk
menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan usaha
Siswa menanyakan contoh-contoh energi yang biasa
digunakan dalam kehidupan sehari-hari

Data Collection

Siswa di bimbing oleh guru membentuk kelompok.
Masing-masing kelompok terdiri dari 4 orang.
Siswa mendiskusikan dan menuliskan hasil
pengamatan dalam LDS.

Data Processing

Siswa dalam kelompok menyelesaikan soal-soal yang
berkaitan dengan usaha dan energy berdasar referensi
yang diperoleh.

Verification

( pembuktian )

Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kerja
kelompok dan ditanggapi oleh kelompok yang lain
Siswa menanggapi hasil presentasi dari kelompok lain.

Generalization

Siswa menyimpulkan hasil pengamatan yang telah
dilakukan.
Siswa mengumpulkan laporan hasil diskusi/LDS

Penutup 1. Guru mengevaluasi hasil diskusi siswa dan 15 menit
memberikan informasi yang sebenarnya.
2. Guru bersama siswa menyimpulkan tentang usaha
dan energi
3. Guru memberikan informasi terkait materi
pembelajaran pada pertemuan berikutnya
4. Guru mengakhiri pembelajaran dan mengucapkan
salam.
Jumlah 135 menit
Pertemuan II (3 JP)
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu

5. Apersepsi: Guru menanyakan kembali pelajaran pada pertemuan sebelumnya tentang usaha dan energy. Guru mengecek kehadiran siswa 4.Pendahuluan 1. Siswa menyanyikan lagu Indonesia raya dan memekikkan salam abita 3. Siswa berdoa sebelum pelajaran dimulai 10 menit 2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Inti Stimulation 100 menit Siswa mengamati tayangan video tentang krisis usaha dan energi Problem Statemen Siswa menanyakan tentang factor-faktor yang menyebabkan terjadinya krisis energi Data Collection Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok Siswa mencari dan mengumpulkan segala referensi yang berkaitan dengan penyelesaian krisis energi Data Processing Siswa menyaring segala data yang diperoleh untuk mendapatkan pemecahan krisis energy yang paling rasional Siswa membuat makalah yang berkaitan dengan tema krisis energy Verification ( pembuktian ) Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok dan ditanggapi oleh kelompok yang lain Siswa menanggapi hasil presentasi dari kelompok lain. Motivasi Guru menanyakan apa akibatnya jika kehidupan di dunia kehabisan energy ? 6. Generalization .

....... NIP: ....... tugas dan Format Observai (lembar observasi diskusi)............. inovatif) Surakarta....... 26 April 2017 Mengetahui Guru Fisika Kepala Sekolah ..... Guru bersama siswa menyimpulkan tentang 25 menit penyelesaian kasus krisis energi yang paling rasional 2... gemar membaca.......... Siswa menyimpulkan hasil pengamatan yang telah dilakukan...... ................ Total 135 menit H.... Guru memberikan informasi terkait materi pembelajaran pada pertemuan berikutnya 3.. Penilaian Aspek Teknik Instrumen Pengetahuan Observasi. kerjasama............... NIP: .... bahasa............. Siswa mengumpulkan laporan hasil diskusi/LDS Penutup 1.......... ...................... tes tertulis penilaian tugas (substansi...... dan tes uraian (soal dan penskoran) Keterampilan Menulis makalah Format penilaian portofolio (Laporan) Sikap Observasi Format pegamatan sikap ( disiplin waktu.......... Guru mengakhiri pembelajaran dan mengucapkan salam....... dan estetika)...........

Instrumen Penilaian Pertemuan 1 3. Remidial dan Pengayaan . Materi Pembelajaran Pertemuan 1 2.Lampiran-Lampiran 1.

Jika diperhatikan dari persamaan diatas bahwa usaha adalah besaran skalar yang diperoleh dari hasil kali titik antara vektor gaya F dan vektor perpindahan s W = F . s F Fcos  S Jika antara F dan s saling tegak lurus. Besarnya gaya ini diberikan persamaan W = F cos  . maka gaya angkat yang anda berikan F. dan yang bekerja pada benda tersebut hanyalah komponen gaya yang sesuai dengan arah perpindahan . s dimana W = kerja = usaha (joule) Fx = Gaya (N) s = jarak perpindahan (m) Pada persamaan diatas digunakan jika arah gaya dan perpindahan segaris F F A B S Jika arah perpindahan membentuk sudut  terhadap arah gaya . dimana  = 90° maka besarnya W = 0. Usaha(Kerja= Work=W) Usaha (W) yang dilakukan oleh gaya konstan ( gaya yang arah dan besar tetap) adalah hasil kali komponen gaya yang segaris denganperpindahan (Fx) dengan besar perpindahannya(s). Besarnya Usaha (kerja ) dapat diberikan persamaan berikut: W = Fx .A. s = Fs cos  . berarti tidak seluruh gaya yang bekerja pada benda tersebut . dikatakan bahwa gaya angkat anda tidak melakukan usaha pada tas. tegak lurus arah perpindahaan anda s. Sebagai contoh ketika anda menenteng tas sekolah sambil berjalan mendatar. Jadi gaya yang tegak lurus perpindahan tidak melakukan usaha pada benda .

lb. x2 3. F = K. 2.j.lb = 1. Satuan Usaha Satuan usaha adalah N. Di sini besarnya gaya tarik F berbanding lurus dengan x. 1 Joule adalah besarnya usaha yang dilakukan oleh gaya yang besarnya 1 N terhadap suatu benda hingga bergeser sejauh 1 m yang arahnya sama dengan arah gaya. maka usaha yang dilakukan oleh berbagai gaya yang bekerja pada suatu benda identik dengan jumlah aljabar dari usaha-usaha yang dilakukan oleh setiap gaya. kalori dimana: 1 erg = 10-7 Joule 1 ft.x dimana F = gaya tarik pegas (N) K = konstanta pegas (N/m) x = pertambahan panjang pegas (m) Adapun besarnya usaha pegas yang dilakukan oleh gaya diberikan persamaan: W = ½ K . ft. Usaha oleh Berbagai Gaya Karena usaha adalah besaran skalar. Usaha Gaya Pada Pegas Keadaan awal Keadaan akhir x F FF Gambar di atas melukiskan pegas yang ditarik oleh gaya F dan bertambah panjang sebesar x.k hasil kali titik ini dinyatakan oleh W = (Fxi + Fyj + Fzk) . Misalkan W1 adalah usaha yang dilakukan oleh F1. Satuan usaha yang lain adalah erg. (sxi + syj + szk) W = Fxsx + Fysy + Fzsz 1. Dalam vektor satuan i. W2 adalah usaha yang dilakukan oleh F2 dan seterusnya.m atau Joule. Hubungan antara F dan X yang terjadi pada pegas diberikan persamaan. maka besarnya usaha total adalah: Wtot = W1 + W2 + W3 + ….355 Joule .

½ .2 Joule Contoh Soal 1. 5 W = 25 Nm W = 25 Joule .? Dijawab : W= F  s = 10 N  5 m = 50 Nm = 50 Joule 2. Hitunglah besarnya usaha yang dilakukan pada benda tersebut! Penyelesaian: Diketahui : F = 10 N  = 600 s =5m Ditanya : W = …. Sebuah benda di atas lantai licin ditarik oleh gaya 10 N yang arahnya membentuk sudut 60° terhadap bidang datar. 5 W = 10 .? Jawab : W = F cos  . Hitunglah berapa jauh usaha yang dilakukan oleh gaya itu? Penyelesaian: Diketahui : F = 10 N s =5m Ditanya :W = …. s W = 10 cos 600 . 1 kalori = 4. sehingga benda bergeser sejauh 5 m.186 Joule = 4. Sebuah benda di atas lantai licin ditarik oleh gaya 10 N arah mendatar sehingga benda bergeser 5 m yang arahnya sama dengan arah gaya.

...................................................... ............................................................. Tentukan sudut terkecil antara gaya dan perpindahan Jawab: ............................................ Nilai: Lembar Diskusi Siswa Mata Pelajaran : Fisika Materi : Usaha Kelompok : Nama : 1........................................................... Cahyo mendorong kursi sehingga kursi bergeser c....... Perhatikan pernyataan-pernyataan dibawah ini : a....... Budi mendorong tembok b.. .......... 2.............. Sebuah gaya konstan 20 N dikerjakan pada benda sehingga berpindah sejauh 12 m..... Seorang anak menjatuhkan kelereng pada bidang miring Manakah pernyataan diatas yang menghasilkan usaha ? 1....... Tujuan :  Mendefinisikanusaha  Menentukanbesaran yang terkaitdenganusahamelaluiberbagaiinformasi  Menganalisisbeberapausahadaribeberapagaya  Mengidentifikasiberbagaimacam energy  Menentukanbesaran yang terkaitdengan energy kinetic  Menganalisishubunganantarausahadan energy kinetic  Menentukanbesaran yang terkaitdengan energypotensial(gravitasidanpegas)  Menganalisishubunganantarausahadan energypotensialgravitasi  Menerapkanhukumkekekalanenergidalamperistiwasehari-hari Selesaikan soal-soal berikut ini dengan benar! 1.................................. Tentukan besarnya usaha yang terjadi b...................... Dua orang saling tarik menarik dengan gaya yang sama...... .............................................. 0° b................. 60° c......................................... ............................................................................ ................. 135° Jawab: ........................................ 3....................... 2.................................................................. .. d............................. Hitung usaha yang dikerjakan oleh gaya tersebut bila sudut antara gaya dengan perpindahan: a................. ...................................................... Sebuah resultan gaya tetap yang dinyatakan dalam vector satuan F = 4i + 2j bekerja pada sebuah benda hingga mengalami perpindahan s = 5i = j (semua satuan dinyatakan dalam SI).............. a.

........................... ....................................... ....3........................................................................... ..................................................................................................................................................................... ........................................................................................................................... ....5 m................................................. Gaya gesekan peluru di dalam pohon dianggap tetap sebesar 10 N............................................................. Benda A didorong melalui bidang miring A licin sampai puncak 300 b..................................................................... ....................... ................. 5........... Berapa usaha yang dilakukan gaya gesekan antara permukaan lintasan dan mobil mainan? Jawab: ......... Benda B diangkat vertikal sampai puncak (g = 10 m/s2) Jawab: ............. Peluru mulai masuk pohon di titik A dengan kecepatan 20 m s dan berhenti di dalam pohon di titik B............................................................................................................ Dua buah benda A dan B bermassa sama 8 kg.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................. .................................................................................................................................. ................................................................................. Berapa kecepatan benda pada saat gaya dilepaskan? Jawab: ........................................ .......................................... Sebuah mobil mainan yang massanya 1 kg meluncur pada lintasan lurus dengan kelajuan awal 3 m s hingga berhenti pada jarak 2 m.................................................................................................. Sebuah gaya 20 N dikerjakan pada benda searah dengan arah gerakan benda dan dilepaskan setelah benda tersebut menempuh jarak 2................ Hitunglah berapa detik peluru bergerak di dalam pohon dari A sampai B dan berapa jarak AB? Jawab: ...... 6.... ....................................... ....................... Sebuah benda bermassa 5 kg sedang bergerak dalam suatu garus lurus mendatar dengan kelajuan tetap 4 m s ...................... ..................... ..................................................................... S = 10m Berapa besarnya usaha pada A dan B jika: 5m a. ...................................................................................................... ....................................................... 4... Suatu peluru dengan massa 4 gram ditembakkan pada pohon yang besar..................................................................

Energi memiliki sifat khas yaitu tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. Energi ini merupakan energi yang masih tersimpan atau tersembunyi di dalam benda. tetapi jika diberikan kesempatan energi ini dapat dimanfaatkan menjadi usaha. Energi Potensial Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena kedudukannya atau keadaannya. hanya dapat berubah dari bentuk satu ke bentuk ang lain. Energi dapat dibedakan menjadi energi kinetik. Energi Potensial Gravitasi Energi potensial gravitasi adalah energi yang dimiliki benda karena kedudukannya atau ketinggiannya dari benda lain. Energi potensial gravitasi (medan gravitasi homogen) di permukaan bumi dinyatakan dalam persamaan berikut ini: Ep = mgh Ep = W. ENERGI Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha atau kerja.h dimana. dan energi potensial gravitasi. 1. Energi Kinetik Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena gerakannya atau kecepatannya. EP = energi potensial gravitasi (Joule) m = massa (kg) g = percepatan gravitasi (m/s2) h = ketinggian terhadap acuan (m) W = berat benda Energi potensial gravitasi dalam medan yang tidak homogen diberikan persamaan: . Beberapa jenis energi potensial: a. Ketiga energi tersebut dijelaskan seperti berikut ini. energi bermanfaat pada saat terjadi perubahan bentuk karena pada saat itu dilakukan usaha yang bermanfaat. energi potensial.B. Energi kinetik dinyatakan dalam persamaan: 1 Ek = mv2 2 dimana Ek = energi kinetik (Joule) m = massa (kg) v = kecepatan (m/s) 2.

dan medan listrik. maka pada saat benda tersebut berada pada titik tertinggi. Energi Potensial Pegas Energi potensial pegas adalah energi potensial yang dimiliki pegas pada saat pegas ditarik oleh gaya F hingga bertambah panjang x. m = massa (kg) M = massa sumber (kg) r = jarak benda dan sumber (m) b. misalnya oleh medan gravitasi. sifat tingkat wujud benda. misalnya sifat kepegasan. yaitu energi potensial yang disebabkan oleh gaya-gaya di dalam benda sendiri. sifat kimiawi benda. dan sifat inti atau radioaktivitas benda. GmM Ep = r dimana. yaitu energi potensial yang disebabkan oleh gaya dari luar. 2) Energi potensial dalam. 1) Energi potensial luar. 3. Jumlah energi potensial dan energi kinetik tersebut disebut energi mekanik yang diberikan persamaan: Em = Ek + Ep 1 Em = mv 2  mgh 2 dimana. medan magnet. yaitu sebagai berikut. benda tersebut akan memiliki energi potensial sekaligus akan memiliki energi kinetik. EP = energi potensial pegas (Joule) K = konstanta pegas (N/m) x = pertambahan panjang pegas (m) Berdasarkan penyebabnya energi potensial dibagi menjadi dua kelompok. besarnya energi potensial pegas sama dengan besarnya usaha gaya pegas yang diberikan persamaan: 1 2 Ep  kx 2 dimana. Energi Mekanik Jika suatu benda berada di atas tanah dan benda tersebut dalam keadaan bergerak turun naik. Em = energi mekanik (Joule) .

tetapi jika benda tersebut diberikan gaya F konstan dan segaris dengan perpindahan. Usaha oleh Perubahan Energi Kinetik Jika suatu benda menempuh lintasan lurus mendatar maka besarnya energi potensial benda tersebut tetap. besarnya energi mekanik sistem adalah konstan. maka usaha yang dilakukan oleh gaya konstan F sama dengan perubahan energi kinetik (ΔEk) yang dialami benda itu. 2 2 4. Usaha oleh Perubahan Energi Potensial Jika suatu benda berada pada ketinggian tertentu h1 dipindahkan secara vertikal dengan kelajuan konstan v.” Em = Ep + Ek = konstan Hukum kekekalan energi mekanik dinyatakan dalam persamaan: Ep1 + Ek1 = Ep2 + Ek2 1 1 mgh1 + mv 12 = mgh2 + mv 22 . Ek = energi kinetik (Joule) EP = energi potensial (Joule) V h Hukum kekekalan energi mekanik Hukum ini berbunyi “pada suatu sistem yang terisolasi yaitu suatu sistem dimana gaya-gaya yang bekerja hanyalah gaya-gaya yang berhubungan dengan energi potensial. maka besarnya energi kinetik . Hukum Usaha dan Energi a. Perubahan energi kinetik adalah selisih antara energi kinetik akhir (Ek2) dan energi kinetik awal (Ek1) diberikan persamaan: W = Fs = ΔEk = Ek2 – Ek1 1 W = Fs = m ( v 22 – v12 ) 2 F S b.

usaha yang dilakukan pada benda menyebabkan terjadinya perubahan energi mekanik. Usaha yang dilakukan oleh gaya angkat konstan F sama dengan perubahan energi potensial (ΔEp) yang dialami benda tersebut. Perubahan energi potensial adalah selisih antara energi potensial akhir (Ep2 = mgh2) dan energi potensial awal (Ep1 = mgh1) yang diberikan persamaan: W = Fs = ΔEp = Ep2 – Ep1 W = Fs = mg (h2 – h1) Kedudukan akhir V c. yang diberikan persamaan: W = Fs = ΔEm = Em2 – Em1 W = Fs = (Ep2 + Ek2) – (Ep1 + Ek1) 1 W = Fs (mgh2 + mv 22 ) – mgh1 + 2 1 mv 12 ) 2 1 W = Fs (mgh2 – mv 22 ) + (mgh1 2 1 – mv 12 ) 2 Contoh Soal: . benda tersebut tetap. Pada kasus umum. Besarnya usaha yang dilakukan sama dengan perubahan energi mekanik (ΔEm) yang dialami benda tersebut. Usaha oleh Energi Perubahan Energi Mekanik Energi mekanik (Em) adalah jumlah energi potensial dan energi kinetik.

Jika ketinggian bukit 45 m dan percepatan gravitasi bumi setempat 10 m 2 . Ek = mv2 2 1 Ek = . g .104Newton Ditanya : a) Ek = …. g. Sebuah truk dengan muatannya mempunyai massa 2 ton dalam keadaan bergerak dengan kecepatan 72 km/jam. Truk akhirnya berhenti di titik B.104Newton. 0 + mv B2 2 2 45 m . 0 = m .? Jawab : 1 a. 45 + m. g = ½ m . Hitunglah berapa energi kinetik truk sebelum direm. (20)2 2 Ek = 400.000 joule Ek = 4 x 105 Joule . v B2 900 = v B2 VB = 900 = 30 m s 2.? Jawab : Hukum kekekalan energi mekanik (Em) EpA + EkA = EpB + EkB 1 1 mgh + mv = mghB + mvB2 2 2 1 1 m . Ketika hendak melintas di titik A direm dengan gaya 4. Penyelesaian: Diketahui: m = 2 ton = 2000 kg v = 72 km/jam = 20 m s F = 4. Seorang anak meluncur (dengan lari) dari atas bukit.? b) s = …. Hitunglah kecepatan lari s anak tersebut di dasar bukit. Penyelesaian: Diketahui : vA = 10 m 2 s h = 45 m g = 10 m s2 hB = 0 m Ditanya : vB = ….1. 2000 . berapa jarak AB (mulai dari direm hingga berhenti).

104 s = 1000 (-400) .b.F. 104 s = .F. 200 . s = m V  VA2  1 B 2 2 . WAB = 1 mVB2  1 mVA2 2 2 .105 s = -4. s = ½ .104 = 10 m .4 .000 -4. (02 – 202) .4 .400.

............... ..................................... Gaya gesekan peluru di dalam pohon dianggap tetap sebesar 10 N................................................................................................................. ......................................................................................................................................................... Sebuah gaya 20 N dikerjakan pada benda searah dengan arah gerakan benda dan dilepaskan setelah benda tersebut menempuh jarak 2.. .............................................. ................................................................ 2.................................................................... 3............ ................................................. ....................................................................................... 2 Selesaikan soal-soal berikut ini dengan benar! 1............... ................................................................................................................................................. Berapa usaha yang dilakukan gaya gesekan antara permukaan lintasan dan mobil mainan? Jawab: ............................. Berapa kecepatan benda pada saat gaya dilepaskan? Jawab: ........................................................................................................................................................................................................................... .......... ........................................................ ........................................................................... Suatu peluru dengan massa 4 gram ditembakkan pada pohon yang besar........................... Sebuah benda bermassa 5 kg sedang bergerak dalam suatu garus lurus mendatar dengan kelajuan tetap 4 m s ........................................................................... ............................. Sebuah mobil mainan yang massanya 1 kg meluncur pada lintasan lurus dengan kelajuan awal 3 m s hingga berhenti pada jarak 2 m...................... ................................5 m............................. Hitunglah berapa detik peluru bergerak di dalam pohon dari A sampai B dan berapa jarak AB? Jawab: ................................... ....................................................... Peluru mulai masuk pohon di titik A dengan kecepatan 20 m s dan berhenti di dalam pohon di titik B....................................

10 = 5 = 2000 watt = 2 Kw 2. Jika daya dilambangkan dengan P dan selang waktu dengan t. Dalam SI satuan daya P diberikan Watt. 1 watt = 1 joule/sekon Satuan lain daya: 1 hp = 746 W atau 750 W hp = horse power (daya kuda) Contoh soal 1.? W Jawab : P = t mgh = t 100 . Mesin derek digunakan untuk mengangkat sebuah benda yang bermassa 100 kg hingga setinggi 10 m dalam waktu 5 detik. 10 .C. Jika gravitasi bumi setempat 10 m 2 . Jika gravitasi bumi 10 m 2 . s Berapa daya angkat mesin tersebut? Penyelesaian: Diketahui: m = 100 kg h = 10 m t = 5 detik Ditanya : P = …. maka dapat dituliskan persamaan daya. Tentukan s besar daya yang diterima generator! Penyelesaian: Diketahui: h = 100 m v = 1200 m3 t = 2 detik g = 10 m 2 s ditanya : P = …. DAYA Daya suatu mesin didefinisikan sebagai laju mesin melakukan usaha atau usaha yang dilakukan mesin tiap satuan waktu. W P = t Satuan daya P adalah satuan usaha (joule) dibagi dengan satuan waktu (sekon). Air terjun tingginya 100 m mengalir air sebanyak 1.? Jawab : .200 m3 tiap 2 detik guna memutar generator hidrolik.

108 watt .g h = t 1200.1000.10. W P = t mgh = t v .100 = 2 = 6.

.............................................................................................................................................................................................................................................................. 2........................................... .................................................................. tentukanlah waktu minimum yang diperlukan mobil agar mencapai kecepatan 54 km/jam dari keadaan diam..................5 hp............................................. ....................................................................... Sebuah kereta bermassa 104 kg dari keadaan diam dipercepat 0.....5 m ............... Hitunglah daya rating sebuah pompa jika pompa tersebut mengangkat 180 kg air per menit melalui ketinggian 5 m dengan menganggap efisiensi 100%................................... ........................................................ ................................................... ........ .................. Tentukan s2 daya oleh kereta setelah 5 detik dan 8 detik jika hambatan pada kereta diabaikan! Jawab: ................ ............................................ Jawab: .................................................................................................... ................................................................. Jika pengaruh gesekan kecil.................. ................................. 3................ ............................................250 kg memiliki mesin berdaya 7............................................................................... ................................................................................................................................................................................................................................................................. ............................................................................. Sebuah mobil bermassa 1.................................... Jawab: ........................................ 3 Selesaikan soal-soal berikut ini dengan benar! 1...... ... ...................................................................................................................................................

Gaya 40 N bekerja pada benda 6 kg. a. 40 joule b. Maka besarnya usaha …. a. Seorang pekerja mendorong mobil dengan gaya 54 N sejauh 100 m dalam waktu 3 detik. 78 joule d. 80 joule 4. Daya yang ditimbulkan oleh pekerja tersebut adalah …. Berilah tanda silang (X) huruf a. 200 joule d. Suatu benda dipengaruhi oleh gaya 100 N yang arahnya membentuk sudut α = 300 terhadap arah pergeseran benda. d atau e pada jawaban yang benar! 1. b. 2000 joule b. 80 joule 3. a. 600 joule 5. 600 3 joule e. 200 joule d. Gravitasi 10 m 2 . 240 joule b. Jika benda bergeser sejauh 60 m. 180 joule e. 72 joule c. Besar energi kinetik dari benda yang bermassa 8 kg dan bergerak dengan kecepatan 5 m/s adalah …. 5400 watt c.A. 80 joule e. Benda yang massanya 4 kg mula-mula diam dipengaruhi oleh gaya sehingga bergerak dengan kecepatan 12 m s dalam waktu 3 detik. 300 watt b. 162 watt d. 163 watt e. 300 3 joule b. 72 joule d. c. a. 30 watt . Usaha yang dilakukan oleh gaya adalah …. 16 joule e. 60 Joule e. s a. 100 joule c. 288 joule b. hingga berpindah sejauh 12 m. 480 joule c. 3000 joule d. Usaha yang dilakukan oleh gaya adalah …. 64 joule 6. 3000 3 joule c. 250 joule c. Sebuah benda massa 8 kg jatuh bebas dari ketinggian 25 m di atas tanah. 450 joule 2. energi potensial pada saat jatuh adalah …. a.

Besarnya daya rata-rata suatu mesin pengangkat dari benda 200 kg massa. a. a. 11. 10 joule e. 100 watt d. Energi kinetic benda 1 lebih besar daripada energy kinetic benda 4 C. 75 joule c.9 KJ d.5 20 2 0. a. 2 joule 9. Jika massa mobil dan penumpang 0.2 10 Berdasarkan data tabel diatas maka pernyataan yang benar adalah … A. 65 joule d. 0. Benda 2 memiliki energy kinetic paling besar. 90 KJ c. 150 watt b. 9 KJ b. maka besarnya usaha adalah …. 6. 6. 4 joule b.Disajikan tabel Benda Massa Benda ( kg ) Kecepatan ( m/s ) 1 0. 6 joule c.24 kwh b. Besarnya daya suatu kompresor adalah 4 Hp. a. 8 joule d.5 ton. 70 joule b. Usaha yang dilakukan benda tersebut jika berpindah sejauh 3 m adalah …. Sebuah mobil mula-mula diam kemudian bergerak. a. Energi kinetic benda 4 lebih besar daripada energy kinetic benda 2 D. Benda massanya 15 kg di atas lantai licin mendatar. 2.32 wh c. Energi kinetic benda 2 lebih kecil daripada energy kinetic benda 3 E.714 kwh d.8 15 3 1. Energi kinetic benda 3 samadengan energy kinetic benda 4 B. 25 watt 8. 200 watt c. maka usaha yang dilakukan adalah …. 60 joule e. setinggi 6 m dalam waktu 1 menit adalah …. 900 KJ .7.0 12 4 1.714 wh 10. dipengaruhi oleh gaya 50 N pada arah yang membentuk sudut α = 600 terhadap bidang datar. 7. Dalam waktu 20 detik kecepatannya menjadi 6 m s . 50 joule 13. 9 kwh e. Pegas digantungi beban 80 N jika konstanta pegas 400 N/m maka usaha yang dilakukan oleh pegas adalah …. 50 watt e. jika kompresor bekerja 3 jam.

Energi 4900 joule digunakan untuk mengangkat benda bermassa 50 kg. 9000 KJ 15.2 m s d. Sebuah benda bermassa 2 kg terletak di tanah. 98 m c.8 m 2 . 600 joule e. a. 960 m d. 300 joule b. benda tersebut dinaikkan setinggi …. 17.2 m s e. 245 m e. 0. a. a.51 joule 16.5 m s b. 480 m 17. Jika pada pegas digantung beban sebesar 20 N. 10 m b. 1 m s b. 1.75 joule e. 4. Dua buah benda bermassa m1 = 25 kg dan m2 = 4 kg memiliki energi kinetik sama besar. 150 joule b. Sebuah benda dengan massa 1 kg dilempar vertikal ke atas dengan kecepatan awal 40 m s . a.8 m ). 0. besarnya energi kinetik saat ketinggian benda mencapai s 20 m adalah …. 3.5 m s 19.4 m s c. maka kelajuan benda m2 adalah …. 2.4 m s 18. 37. a. energi s kinetik saat benda mengenai tanah adalah …. Jika benda seberat 1 N mempunyai energi kinetik 1 joule (g = 9. 0. benda tersebut ditarik vertikal ke atas dengan gaya 25 N selama 2 detik lalu dilepaskan. maka usaha yang dilakukan pegas adalah …. 62.8 m 2 ) s a. Bila g = 9. 700 joule 20. Jika benda m1 bergerak dengan kelajuan 10 m s . 500 joule d. 50. 400 joule c.5 m s d. e. (g = 9. Suatu pegas mempunyai konstanta 600 N/m. Jika g = 10 m 2 . 3.2 m s e. 0. kecepatan s2 benda adalah ….33 joule c.25 joule b.0 m s c. 125 joule . 0.50 joule d.

s-2) C B Jawab: .Jika gesekan diabaikan. c............................................................ mula-mula berkecepatan 6 m s ........ Arah gaya membentuk sudut 900 terhadap arah lintasannya Jawab: ..... 100 joule d..... Usaha yang dilakukan selama 8 detik Jawab: .. ............................................................. maka perbandingan kelajuan kereta dititik B dan C adalah .................................... Besarnya gaya yang bekerja pada benda b................ Pada titik A kereta luncur sedang bergerak pada kelajuan 10 m/s............................................................................................................. Sebuah kereta luncur ( roller coaster ) bergerak sepanjang lintasan seperti ditunjukkan gambar.................... ..................... 2............................... sehingga setelah 3 detik kecepatannya menjadi 15 m s (g = 10 m 2 ) tentukan: s a.................................. 4. ........................................................................ jika massa benda 4 kg..... Arah gaya membentuk sudut 300 terhadap arah lintasannya c...................................... .............................................................. Jarak yang ditempuh selama 3 detik d.............................................. ................ Benda dipengaruhi oleh gaya searah dengan kecepatan benda.................................................... Tentukan besarnya usaha yang dilakukan oleh gaya 20 N untuk memindahkan benda sejauh 15 m....................... Sebuah benda massanya 40 kg...................................................................................... ( g = 10 m........... 3...................... .................................................................................... Usaha dan daya yang dihasilkan Jawab: ...... ...................... ditarik oleh sebuah gaya selama 8 detik dengan kecepatan 15 m s . ............ 50 joule e........................ 25 joule B..................... ..................................................................................................................... Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat! 1........ Arah gaya sama arah dengan gerakan benda b............ Besarnya percepatan benda b................................. ..................... Besarnya gaya c............................................................ tentukan: a... apabila: a......... Sebuah benda mula-mula diam........

........................................ ........................................ .....................................................................................................................................................................................

................................Pawiyatan No................ No Absen : ...........co......................1 Pesawahan Kec.....id PENILAIAN OBSERVER Nama : ..... PEMERINTAH KABUPATEN BANYUMAS DINAS PENDIDIKAN SMA NEGERI 1 RAWALO Alamat :Jl..................... Kelas : ....Rawalo  53173  (0281) 7618157 E-mail : samarawalo @ yahoo........... Kriteria Nama No RELIGIUS 1 2 3 1 Jawaban siswa dari pertanyaan guru bisa menghubungkan materi pelajaran dengan kebesaran Tuhan YME 2 Jawaban siswa dari pertanyaan guru bisa menghubung kan materi pelajaran dengan kasih sayang Tuhan YME 3 Jawaban siswa dari pertanyaan guru bisa menghubungkan materi pelajaran dengan Anugrah Tuhan YME 4 Jawaban siswa dari pertanyaan guru bisa menghubungkan materi pelajaran dengan keteraturan Tuhan YME 5 Jawaban siswa dari pertanyaan guru bisa menghubungkan materi pelajaran dengan keberadaan Tuhan YME KREATIF 1 Bertanya saat proses penyelesaian masalah 2 Menjawab pertanyaan saat proses penyelesaian masalah 3 Bersedia diberi tugas dalam kelompoknya 4 Kreatif saat pengumpulan data 5 Kreatif saat penarikan kesimpulan TANGGUNG JAWAB 1 Sudah siap saat pelajaran akan dimulai 2 Membawa peralatanyang diperlukan dalam pembelajaran 3 Tepat waktu dalam mengumpulkan tugas 4 Mentaati aturan kelas dan aturan guru dalam proses pembelajaran 5 Datang tepat waktu PEDULI 1 Menerima kesepakatan meskipun berbeda dengan pendapatnya 2 Dapat menerima kekurangan orang lain ......................

3 Tidak mengganggu teman yang berbeda pendapat 4 Dapat memaafkan orang lain INOVATIF 1 Dapat merancang alat bantu pembelajaran 2 Dapat memodifikasi alat yang ada dilaboratorium 3 Dapat mengubah barang bekas menjadi media pembelajaran TELITI 1 Teliti dalam mengamati apa yang disampaikan guru 2 Teliti dalam mengerjakan tugas 3 Teliti dalam membaca soal 4 Teliti dalam mengerjakan soal 5 Teliti dalam penulisan laporan hasil data JUJUR No 1 Memberikan laporan sesuai hasil data 2 Mengakui kesalahan dan kekurangan serta siap memperbaiki 3 Tidak memperlihatkan hasil kerja kepada yang lain 4 Tidak berlaku curang / plagiat dalam pengambilan data 5 Tidak mencontek saat ulangan / ujian TERBUKA 1 Menerima masukan. dan saran dari siswa lain 2 Suka memberi masukan. kritik. kritik. dan saran kepada siswa lain 3 Tidak egois 4 Berani mengakui kesalahan PEDULI LINGKUNGAN 1 Menjaga kerapian dan kebersihan lingkungan .

. ilmiah Siswa KBM dan melakukan percobaan dengan 2. tergesa-gesa Siswa senang untuk mengulangi percobaan 4. untuk mendapatkan hasil yang maksimal CERMAT Mampu membuat perencanaan dengan 1 sistematis Mampu menganalisa hasil percobaan dengan 2 baik 3 Serius dan fokus dalam melakukan percobaan KRITIS 1 Siswa menanyakan contoh dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan materi yang sedang diberikan oleh guru 2 Siswa mengadakan percobaan 3 Siswa mencari sumber materi pelajaran dari media 4 Meletakkan barang-barang sesuai dengan jenisnya 5 Siswa mampu membuat alat bantu pembelajaran RASA INGIN TAHU 1.2 Menjaga keindahan lingkungan 3 Menjaga ketenangan dan kenyamanan dalam kelas 4 Menerima kesepakatan meskipun berbeda dengan pendapatnya OBJEKTIF 1 Tidak memilih-milih anggota kelompok 2 Adil dalam pembagian tugas kelompok 3 Pengambilan data sesuai yang diamati 4 Tidak mencontek/ menyalin pekerjaan teman TEKUN Siswa merencanakan percobaan dengan baik & 1. sungguh-sungguh Siswa melakukan percobaan tidak dengan 3. Bertanya kepada bapak /ibu guru dan teman sejawat tentang hal-hal yang berkaitan dengan materi pembelajaran.

.......................... 3 Menyebutkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajarn 4 Menanyakan cara mendesain alat pembelajaran 5 Menanyakan soal-soal yang berkaitan dengan pembelajaran........................... Paraf : Nilai : (JUMLAH SKOR/SKOR MAKS ) X 4 : . PREDIKAT : ( ...................) .......... 2 Mencari referensi tentang materi yang diajarkan..........

............. Kelas / Semester : ............................................................... A.. C.. B..................................... ................... Kelas : ... PEMERINTAH KABUPATEN BANYUMAS DINAS PENDIDIKAN SMA NEGERI 1 RAWALO Alamat :Jl......................................................................................................................... Tahun Ajaran : ........................................................ Setiap laporan dikumpulkan selambat-lambatnya seminggu setelah peserta didik melaksanakan tugas.... Buatlah laporan kegiatan sebagai tulisan ilmiah 2........................................................id PENILAIAN PORTOFOLIO Nama : .. ......................Rawalo  53173  (0281) 7618157 E-mail : samarawalo @ yahoo......... .... ................................................................... Uraian Tugas portofolio 1.. Peminatan : ................................1 Pesawahan Kec... ............. Ruang Lingkup ................................. ............................................................... Kriteria Penilaian portofolio 1..co..... F.................. Format Penilaian ........................................ Tujuan ................................................... E........................................................ Mata Pelajaran : .................................... ................ Penilaian pernacangan alat 2........................................... D...................................... Judul Portofolio : .......Pawiyatan No............................................................................................................................................................. ........................................................................................... Penilaian laporan praktikum 3....................... No Absen : ...........................................................................................................................................................

...................................) ............... Hasil Skor 3 jika makalah memiliki sistematika sesuai dengan yang telah ditentukan Skor 2 jikasistematika penulisan tidak urut sesuai yang telah ditentukan Skor 1 jika sistematika penulisan tidak lengkap Paraf : Nilai : ........................... Pelaksanaan Skor 3 jika makalah dikumpulkan sebelum waktu yang ditentukan Skor 2 jika makalah dikumpulkan tepat dengan waktu penyelesaian Skor 1 jika makalah dikumpulkan melewati waktu yang ditentukan 3..................... No Komponen yang dinilai Skor 1 2 3 1 Persiapan 2 Pelaksanaan 3 Hasil SKOR PORTOFOLIO Rubrik 1...... Persiapan Skor 3 jika pemilihan judul tepat dan sesuai dengan tema Skor 2 jika pemilihan judul kurang sesuai dengan tema Skor 1 jika pemilihan judul tidak sesuai dengan tema 2.............. PREDIKAT : ............... ( .................

.

Seperti emosi janin dan setelah besar nanti ternyata dipengaruhi oleh kondisi emosi sang ibu. B. intelektual. sehingga pemahaman yang mendalam tentang pengetahuannya akan mencerminkan penggunaannya yang . Beberapa penelitian menyatakan bahwa perkembangan manusia sudah dimulai pada masa prenatal tidak hanya aspek fisik tetapi aspek-aspek lainnya seperti kognitif. yaitu perkembangan fisik. Hal ini berakibat bahwa metakognisi tidak selalu sama didalam berbagai macam bidang penelitian psikologi. dan spiritual yang berkembang secara optimal. Namun demikian. Flavell & Brown dalam menyatakan bahwa metakognisi adalah pengetahuan (knowledge) dan regulasi (regulation) pada suatu aktivitas kognitif seseorang dalam proses belajarnya. Pengaruh Faktor hereditas pada manusia berhenti sesaat setelah peristiwa konsepsi terjadi. Setelah itu. pengertian metakognisi yang dikemukakan oleh para peneliti bidang psikologi. Pengertian Metakognisi Metakognisi merupakan suatu istilah yang diperkenalkan oleh Flavell pada tahun 1976 dan menimbulkan banyak perdebatan pada pendefinisiannya. pada umumnya memberikan penekanan pada kesadaran berpikir seseorang tentang proses berpikirnya sendiri. emosi. emosi. atau proses imunisasi meliputi tingkat berpikir yang lebih tinggi. dan bahkan spiritual. dan juga tidak dapat diterapkan pada satu bidang psikologi saja. Sedangkan Moore (2004) menyatakan bahwa: Metakognisi mengacu pada pemahaman seseorang tentang pengetahuannya. Hal ini dapat hanya didefinisikan sebagai berpikir tentang berpikir atau “kognisi seseorang tentang kognisi” Metakognisi sebagai suatu bentuk kognisi. Oleh karena itu. yaitu faktor hereditas/keturunan dan lingkungan tetapi akan lebih mudah untuk berkonsentrasi kepada faktor lingkungan karena secara langsung memiliki konsekuensi praktis pada pola pengasuhan dan pendidikan anak. Gredler (2011) Wellman (1985) menyatakan bahwa: Metakognisi adalah suatu bentuk kognisi. Perkembangan selanjutnya berkaitan dengan kognitif adalah bagaimana mengelola atau mengatur kemampuan kognitif tersebut dalam merespon situasi atau permasalahan. faktor hereditas cukup untuk kajian awal tentang potensi dasar seseorang dan untuk menelusuri berbagai faktor hereditas yang negatif. Walaupun secara garis besar garis hidup manusia ditentukan oleh dua faktor. Sementara. proses berpikir urutan kedua atau lebih tinggi yang melibatkan kontrol aktif atas proses kognitif. faktor lingkunganlah yang secara dominan dan aktual mempengaruhi seluruh aspek kemanusiaan.METAKOGNISI A. kemampuan kognitif terus berkembang seiring dengan proses pendidikan serta juga dipengaruhi oleh faktor perkembangan fisik terutama otak secara biologis. Perkembangan ini akan terus berlanjut sampai lahir dan besar nanti yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan berupa pola pengasuhan dan pendidikan. Sementara perkembangan kognitif dianggap sebagai penentu kecerdasan intelektual anak. Pendahuluan Keberhasilan seorang anak di masa depan ditentukan oleh bagaimana perkembangan seluruh aspek individu anak. melibatkan pengendalian terhadap aktivitas kognitif. sesorang harus memiliki kesadaran tentang kemampuan berpikirnya sendiri serta mampu untuk mengaturnya. Para ahli mengatakan kemampuan ini disebut dengan metakognitif. aspek-aspek kognitif tidak dapat berjalan sendiri secara terpisah tetapi perlu dikendalikan atau diatur sehingga jika seseorang akan menggunakan kemampuan kognitifnya maka perlu kemampuan untuk menentukan dan pengatur aktivitas kognitif apa yang akan digunakan. Hal ini tentunya dalam batasan-batasan tertentu sesuai dengan kondisi janin atau dapat dikatakan sebagai pembentukan karakter dasar. Tentunya.

2008). Situasi yang terbentuk berupa pertanyaan yang bisa diajukan. Akhirnya. Perkembangan ini merupakan proses fundamental dimana tiap elemen dari pembelajaran sebagai fungsi dari perkembangan secara keseluruhan. sehingga siswa tidak lagi tergantung pada guru. monitoring (pemantauan). Berdasarkan beberapa pengertian metakognitif beberapa ahli di atas disimpulkan bahwa metakognitif adalah suatu kesadaran tentang kognitif kita sendiri. Dan akhirnya. Ketika siswa mempelajari sesuatu. Perkembangan Kemampuan Metakognitif Anak Kemampuan metakognitif tumbuh dan berkembang seiring dengan pertambahan usia.efektif atau uraian yang jelas tentang pengetahuan yang dipermasalahkan. melakukan pengujian terhadap hipotesis yang dibuatnya. pengetahuan-kognisi memuat pengetahuan deklaratif. konkrit dan juga formal. Sehingga. perkembangan intelektual seseorang menentukan apa yang bisa dipelajarinya pada taraf itu. dan tiap tahap ini menentukan perkembangannya. dan mereka mampu merefleksikan suatu akibat . ia mungkin tidak dapat mengasimilasikannya. seorang guru yang peka dapat memenuhi titik pertumbuhan dari skema siswanya. Perkembangan kemampuan intuisi dan refleksi membentuk kemampuan berfikir secara formal. dan sangat tergantung pada cara materi itu ditunjukkan padanya. Kecenderungan penalaran intuitif dan konkrit saja. prosedural. dan memberikan materi yang tepat pada saat yang tepat. Jika konsep yang baru diberikan terlalu jauh dari skemanya. guru secara bertahap mengurangi ketergantungan siswa padanya. pengecekan (pemeriksaan). khususnya bila tingkat penerimaan yang mungkin dengan intuisi lebih rendah daripada yang bisa dicapai oleh refleksi. dan kondisional. dan evaluasi. atau intuitif. guru hendaknya dapat menyesuaikan materi pembelajarannya dengan tahap perkembangan skema siswanya. Secara umum. Pada taraf berfikir formal. Sehingga pada tahap awal. guru secara bertahap meningkatkan kemampuan analitis siswa. sedang regulasi-kognisi mencakup kegiatan perencanaan. Begitu seseorang dapat menganalisa sendiri suatu materi baru. penjelasan yang diberikan. kemampuan metakognitif mulai berkembang pada usia sekitar 5 hingga 7 tahun (Woolfolk. pengujian. Ia masih berada dalam tingkat intuitif. Oleh karena itu. prediksi. Model Piaget tentang perkembangan intelektual menjelaskan adanya perkembangan. Karena itu. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan-kognisi adalah kesadaran seseorang tentang apa yang sesungguhnya diketahuinya dan regulasi-kognisi adalah bagaimana seseorang mengatur aktivitas kognisifnya secara efektif. yang mungkin saja berbeda dengan cara materi itu disajikan semula. Secara ringkas metakognitif dapat diistilahkan sebagai “thinking about thingking”. sehingga kecerdasan dibangun dalam suatu kurun waktu dalam rangkaian yang tersusun dari tahapan-tahapan yang saling terkait atau berhubungan. Kemampuan ini sangat penting terutama untuk keperluan efisiensi penggunaan kognitif kita dalam menyelesaikan masalah. bagaimana kognitif kita bekerja serta bagaimana mengaturnya. sebaik apapun rencana tersebut. anak mampu bernalar secara ilmiah. ia juga harus menyesuaikan cara penyajiannya pada kecenderungan berfikir yang dikuasai siswanya. C. ia dapat menyesuaikannya dengan skemanya sendiri dalam cara yang paling bermakna baginya.. analisis konseptual oleh guru harus digunakan sebagai dasar untuk merencanakan presentasinya dengan seksama yang memungkinkan siswa dapat mensintesis kembali dalam pikirannya sendiri. Fleksibilitas dalam pendekatan ini menghasilkan ketuntasan pada subjek pebelajar daripada dengan pendekatan yang kaku menurut rencana. perbaikan (revisi).

 Membimbing pembelajar untuk mengembangkan kebiasaan bertanya. mempunyai tanggung jawab dan banyak kesempatan untuk mengembangkan metakognisi pembelajar.  Mengidentifkasi dan menggunakan pengalamannya sehari-hari sebagai sumber belajar. keterampilan.  Memimpin dan berperan serta dalam diskusi dan pemecahan masalah kelompok. Peranan Metakognisi Dalam Pembelajaran 1.  Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya berkenaan dengan kegiatan belajar.  Menunjukkan kepada pembelajar bagaimana teknik mentransfer pengetahuan. 2. 1985). 2008). Pada masa ini.  Membimbing pembelajar dalam mengembangkan strategi-strategi belajar yang efektif. Jika setiap kegiatan belajar dilakukan dengan mengacu pada indikator dari learning how to learn maka hasil optimal akan mudah dicapai. Keberhasilan Belajar Sebagaimana dikemukakan pada uraian sebelumnya bahwa metakognisi pada dasarnya adalah kemampuan belajar bagaimana seharusnya belajar dilakukan yang didalamnya dipertimbangkan dan dilakukan aktivitas-aktivitas sebagai berikut (Taccasu Project. Berdasarkan apa yang dipaparkan di atas dapat dinyatakan bahwa keberhasilan seseorang dalam belajar dipengaruhi oleh kemampuan metakognisinya. mereka mulai mengembangkan penalaran dan logika untuk memecahkan berbagai masalah (Wadsworth. karena operasional formal melibatkan berfikir tentang proposisi. maka upaya untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dapat dilakukan dengan meningkatkan metakognisi mereka. hipotesis dan membayangkan semua objek kognitif yang mungkin (Flavell.  Memahami faktor-faktor pendukung keberhasilan belajarnya. Guru sebagai sebagai perancang kegiatan belajar dan pembelajaran. 2008).  Belajar dari dan mengambil manfaat pengalaman orang-orang tertentu yang telah berhasil dalam bidang tertentu.  Menyusun suatu program belajar untuk konsep.  Mengembangkan suatu rencana kegiatan belajar. 2) Membimbing pembelajar dalam mengembangkan kebiasaan peserta didik yang baik melalui : . dan ide-ide yang baru. D.  Memanfaatkan teknologi modern sebagai sumber belajar. keterampilan-keterampilan dari suatu situasi ke situasi yang lain. Taraf berfikir operasional formal pada hakikatnya merupakan metakognisi. 1984). Mengembangkan metakognisi pembelajar berarti membangun fondasi untuk belajar secara aktif. Strategi yang dapat dilakukan guru atau dosen dalam mengembangkan metakognisi peserta didik melalalui kegiatan belajar dan pembelajaran adalah sebagai berikut (Taccasu Project. Pengembangan Metakognisi dalam Pembelajaran Mengingat pentingnya peranan metakognisi dalam keberhasilan belajar. 1) Membantu peserta didik dalam mengembangkan strategi belajar dengan:  Mendorong pembelajar untuk memonitor proses belajar dan berpikirnya.  Belajar dari dan mengambil manfaatkan pengalaman orang-orang tertentu yang telah berhasil dalam bidang tertentu.  Meminta pembelajar untuk membuat prediksi tentang informasi yang akan muncul atau disajikan berikutnya berdasarkan apa yang mereka telah baca atau pelejari. nilai-nilai. sikap-sikap.melalui pemahaman yang dibangunnya dengan baik.

guru dan lingkungan akan berpengaruh terhadap kualitas anak. d) Mengembangkan kebiasaan untuk bertanya Kebiasaan bertanya dikembangkan dengan : (1) mengidentifikasi ide-ide atau konsep- konsep utama dan bukti-bukti pendukung. Strategi metakognitif dapat digunakan untuk setiap pembelajaran bidang studi apapun. Berdasarkan penelitian Flavel. auditif. perkembangan kognitif menjadi salah satu fokus penting selain perkembangan fisik pada masa anak-anak. dan memecahkan masalah). (3) memanfaatkan lingkungan belajar secara variatif (di kelas dengan ceramah. anak mulai menyadari bahwa pikiran terpisah dari objek atau tindakan seseorang. mendengarkan. bagaimana kognitif kita bekerja serta bagaimana mengaturnya. c) Mengembangkan kebiasaan untuk berpikir secara hirarkhis Kebiasaan untuk berpikir secara hirarkhis dikembangkan dengan : (1) membuat keputusan dan memecahkan masalah dan (2) memadukan dan menciptakan hubungan- hubungan konsep-konsep yang baru. Secara ringkas metakognitif dapat diistilahkan sebagai “thinking about thingking”. Dengan tanpa mengabaikan aspek lain. Kemampuan inilah yang disebut metakognitif. Kemampuan ini sangat penting terutama untuk keperluan efisiensi penggunaan kognitif kita dalam menyelesaikan masalah. Siswa dapat menggunakan strategi metakognitif dalam pembelajaran meliputi tiga tahap berikuti. E. kinestetik. belajar kelompok.a) Pengembangan kebiasaan mengelola diri sendiri Pengembangan kebiasaan mengelola diri sendiri dapat dilakukan dengan : (1) mengidentifikasi gaya belajar yang paling cocok untuk diri sendiri (visual. memantau perkembangan diri dalam belajar. penugasa. (2) membangkitkan minat dan motivasi. mengelola waktu. yaitu suatu kesadaran tentang kognitif kita sendiri. praktik di laboratorium. diskusi. anak 3 tahun memiliki kemampuan untuk mengatur pikirannya. (2)memonitor dan meningkatkan kemampuan belajar (membaca. Kesimpulan Perkembangan yang optimal pada segala aspek merupakan faktor kesuksesan seorang anak kedepan. Pengembangan metakognisi pembelajar dapat pula dilakukan dengan aktivitas- aktivitas yang sederhana kemudian menuju ke yang lebih rumit. dan (3) memusatkan perhatian dan daya ingat. dst). b) Mengembangkan kebiasaan untuk berpikir positif Kebiasaan berpikir positif dikembangkan dengan : (1) meningkatkan rasa percaya diri (self-confidence) dan rasa harga diri (self-esteem) dan (2) mengidentifikasi tujuan belajar dan menikmati aktivitas belajar. . dan menilai apa yang dipelajari. Seiring dengan peningkatan kemampuan kognitif. Pola pengasuhan dan pendidikan yang dilakukan oleh orang tua. Hal ini penting untuk mengarahkan mereka agar bisa secara sadar mengontrol proses berpikir dalam pembelajaran. deduktif. menulis. yaitu : merancang apa yang hendak dipelajari. atau induktif). Anak sudah dapat mulai mengatur pikirannya dalam bentuk yang sederhana.

2011. M. Kencana. Learning and Instruction: Teori dan Aplikasi.. Active Learning Edition. Educational Psychology. Daftar Pustaka Gredler. Yogyakarta. diakses pada 19 Mei 2013. Jakarta. Boston.htm. guru dapat merancang pembelajaran berkaitan dengan kemampuan metakognitif tetapi secara infuse/tambahan dalam pembelajaran atau bukan merupakan pembelajaran yang terpisah.hk/taccasu/ref/metacogn. Learning Theories: An. . Taccasu Project. Pustaka Pelajar. (2008) “Metacognition” Tersedia pada: http://www..hku.Untuk meningkatkan kemampuan metakognitif siswa. Educational Perspective. 2012. Pearson Education Inc. F. Dale H..careers. Woolfolk Anita.E. Schunk. 2008..

budaya. kenegaraan. seni. serta menerap-kan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah KI 4 : Mengolah.jenis tumbukan 3.10. Kompetensi Inti (KI) KI-1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. menganalisis pengetahuan faktual. serta yang bergerak hukum kekekalan 3. menerapkan. dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan FF. santun.1 Menjelaskan pengertian Momentum dan konsep Impuls momentum dan 3. menalar. damai). teknologi. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian.10. toleran. Menerapkan 3.10.6 Menganalisis jenis .10.10. konseptual.4 Menganalis grafik F terhadap t untuk hari menentukan kecepatan 3.10. peduli (gotong royong. kebangsaan.7 Menentukan Koefisien tumbukan bola jatuh bebas . KI-3 : Memahami.3. dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan. responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. KI-2 : Menunjukkan perilaku jujur. prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator 3.3 Menyimpulkan bahwa perubahan momentum dalam momentum suatu benda adalah impuls kehidupan sehari.2 Menentukan momentum sebuah benda impuls.5 Menerapkan hukum kekekalan momentum dalam masalah sehari . disiplin.hari 3.10. dan menyaji dalam ranah konkrit dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri.10. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA KELOMPOK 9 Mata pelajaran : FISIKA Kelas/Semester: X Alokasi Waktu: 6 jpl EE. kerjasama. tanggungjawab.

Petinju memakai sarung tangan . aktif. Menentukan kecepatan benda menggunakan konsep momentum dan impuls b.Benda dipukul dengan gaya F dalam selang waktu tertentu (Δ t) sehingga berubah kecepatannya .1 Merancang langkah kerja untuk pengujian menentukan koefisien restitusi dari penerapan hukum beberapa bola kekekalan 4. menumbuhkan sikap jujur. responsif. kerjasama dan menghargai pendapat orang lain.Dipukul pakai Kayu b. sehingga peserta didik dapat membangun kesadaran akan kebesaran Tuhan YME.Materi Pembelajaran a. ceramah f.2 Membuat rancangan percobaan roket momentum. 4. Tumbukan d. Koefisien Tumbukan c.10. dan presentasi siswa dapat menerapkan konsep momentum dan impuls. Momentum dan Impuls b. diskusi g. bertanggungjawab. serta hukum kekekalan Momentum dalam kehidupan sehari.Airbag dalam mobil . Menyajikan hasil 4. Konseptual a. HH. penugasan JJ. Materi Fakta .Menahan mobil mundur lebih berat dari pada gerobak yang mundur . Media dan Alat  Media  LKS  Power Point  Alat/Bahan o LCD .10.10. Tujuan Pembelajaran Melalui kegiatan diskusi. Materi Prosedural a. tanya jawab h. Model dan Metode Pembelajaran Model : Discovery Learning. Pengamatan e. praktek. Project Based Learning Metode : d.Kereta yang bergerak susah dihentikan . Menentukan Koefisien tumbukan beberapa jenis bola II. Hukum Kekekalan Momentum c. santun. sederhana untuk membuktikan hukum misalnya bola kekekalan momentum jatuh bebas ke lantai dan roket sederhana GG.

 Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin.1 Menentukan momentum sebuah benda yang bergerak 3. Pertemuan Pertama: (3 JP) Indikator: 3.10. o Laptop  Sumber belajar o Buku Fisika kelas X o Modul.10.4 Membedakan jenis tumbukan berdasarkan nilai elastisitas/koefisien restitusi 3. . dan e-modul KK.10.5 Menentukan tinggi pantulan bola jatuh bebas Pertemuan I (3 x 45 menit) Langkah- Alokasi langkah Sintaks Model Deskripsi Waktu belajar  Guru melakukan pembukaan 5 menit Pendahuluan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran. Kegiatan Pembelajaran 1.2 Menyimpulkan bahwa perubahan momentum suatu benda adalah impuls 3. Stimulasi dan 5 menit identifikasi (memberi  Guru menayangkan video rangsangan) permainan softball dan flying 5 menit Kegiatan Inti board  siswa menyimaknya.10.10.3 Menganalis grafik F terhadap t untuk menentukan kecepatan 3.

siswa diminta menyimpulkan apa faktor yang mempengaruhi (http://www. dan menentukan hubungan antara impuls dan momentum .com/support- files/momentum.swf) • Siswa menganalisis grafik F dan ∆t  Siswa memperhatikan kembali video permainan softball.Langkah- Alokasi langkah Sintaks Model Deskripsi Waktu belajar Pertanyaan (identifikasi  Guru memberi kesempatan masalah) bertanya dan atau tanggapan siswa terhadap tampilan 50 menit video.  Guru mengarahkan Mengumpulkan pertanyaan dan atau Informas/data tanggapan siswa untuk masuk ke materi pembelajaran • Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang impuls dan momentum • Guru menayangkan dua animasi berbeda kemudian mengajukan pertanyaan ke siswa mana momentum yang besar dan kecil .science- animations.

berdebat. bercurah bendapat. (yang bergerak pada arah yang sama dan yang bergerak pada arah yang berbeda)  Siswa mengungkapkan tanggapan terhadap peristiwa tumbukan 2 benda  Siswa mencari informasi/mendalami peristiwa tumbukan dengan memanfaatkan buku atau sumber digital. Langkah- Alokasi langkah Sintaks Model Deskripsi Waktu belajar  Siswa memperhatikan kembali video permainan flyingboard untuk mendapatkan/menangkap fenomena Hukum kekekalan momentum  Guru/siswa memperagakan proses tumbukan antara 2 bola.  Siswa berdidkusi. Mengolah  Guru menyampaikan lembar 15 menit Kegiatan Inti Informasi/data kegiatan  Guru membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi. setelah selesai meminta perwakilan kelompok menempel hasinya. beragumen dengan santun dalam menyelesaikan masalah .

membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi  Siswa dituntut untuk berfikir kreatif untuk memecahkan beberapa masalah (soal HOTS) yang ada di lembar kegiatan  Verifikasi Hasil  Tiap kelompok menempelkan hasil diskusi ke dinding ruang kelas atau papan tulis  Tiap kelompok mengunjungi hasil diskusi kelompok lain (windows shopping) memverivikasi jawaban kelompoknya dengan jawaban kelompok lainnya dan memberi/membuat catatan baik untuk jawaban Kegiatan inti yang berbeda atau jawaban 20 menit yang sama dengan kelompok lain yang dikunjungi.  Tiap kelompok menyampaikan catatan hasil verfikasi jawaban kelompoknya dengan kelompok lain dengan bahasa yang halus dan sopan. Langkah- Alokasi langkah Sintaks Model Deskripsi Waktu belajar  Guru memantau.  Saling memberi tanggapan catatan yang di samapaikan .

Langkah- Alokasi langkah Sintaks Model Deskripsi Waktu belajar  Guru meluruskan pendapat yang kurang tepat dan memberi penguatan pendapat yang sudah benar  Siswa diminta menyimpulkan solusi tiap jawaban pertanyaan dan guru member penekanan.  Bersama siswa Generalisasi/menarik Kegiatan Inti menyimpulkan pengertian 8 menit kesimpulan momentum dan impuls .  Bersama siswa menyimpulkan hukum kekekalan momentum Guru menyampaikan ke siswa untuk membaca terlebih dahulu materi yang akan datang yakni pembuatan Penutup rancangan eksperimen 2 menit menentukan koefisien restitusi  Guru mengahkiri pertemuan dengan salam penutup .

Pertemuan 2 (2 x 45 menit) Indikator: 4. Alokasi Sintaks Model Deskripsi langkah belajar Waktu Pendahuluan  Guru melakukan pembukaan 5 menit dengan salam pembuka dan berdoa bersama dipimpin ketua kelas untuk memulai pembelajaran. internet) tentang Menit komponen dan prinsip kerja roket sederhana  Peserta didik melakukan  Mengolah data pengambilan data hasil percobaan dan menentukan 20 besar koefisien restitusi Menit  Verifikasi data  Peserta didik melakukan diskusi kelompok atas data hasil percobaan berdasarkan informasi ( konsep ) dari berbagai sumber 20 Menit .10.1 Merancang langkah kerja untuk menentukan koefisien restitusi dari beberapa bola Langkah. modul dan 15 e modul .  Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin dan tertib  Siswa dibagi menjadi beberapa  Memberi stimulasi 5 Menit kelompok  Menyajikan bola yang jatuh dan terpantul Kegiatan Inti  Bagaimana tinggi pantulan bola yang pertama dan  Identifikasi Masalah selanjutnya 10 Menit  Peserta didik merancang percobaan menentukan koefisien restitusi berdasarkan informasi dari berbagai  Mengumpulkan data sumber ( buku teks.

Alokasi Sintaks Model Deskripsi langkah belajar Waktu  Menyimpulkan  Peserta didik mempresentasikan hasil percobaan dan melakukan tanya jawab dengan kelompok lain Penutup 10 menit  Peserta membuat kesimpulan tentang jawaban atas permasalahan jatuhnya bola ke 5 menit lantai yang memantul berulang  Guru menyampaikan ke siswa untuk membaca terlebih dahulu materi yang akan datang yakni pembuatan rancangan pembuatan roket sederhana  Guru mengakhiri pertemuan dengan salam penutup Pertemuan 2 dan 3 (4 x 45 menit) Indikator: 4.2 Membuat rancangan percobaan roket sederhana untuk membuktikan hukum kekekalan momentum Langkah-langkah Alokasi Sintaks Model Deskripsi belajar Waktu Pendahuluan  Guru melakukan 2 menit pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran. Langkah.  Guru memeriksa kehadiran peserta didik 10 sebagai sikap disiplin.10.  Menyiapkan Menit pertanyaan atau  Bagaimana prinsip kerja penugasan proyek roket sederhana  Komponen apa saja yang terdapat pada Kegiatan Inti roket sederhana .

modul dan e modul . 10  Menyusun jadwal internet) tentang Menit sebagai langkah komponen dan prinsip nyata dari sebuah kerja roket sederhana proyek  Membuat time line untuk menyelesaikan proyek  Memonitoring  Membuat dead line kegiatan dan penyelesaian proyek 45 perkembangan  Membimbing siswa agar Menit proyek merencanakan cara lain atau baru apabila terjadi kendala atau kegagalan  Membimbing siswa untuk menentukan langkah kerja yang harus dilakukan  Meminta peserta didik  Menguji hasil untuk membuat 45 penjelasan atau alasan Menit mengapa memilih cara tertentu  Dibuat rubrik yang dapat merekam keseluruhan aktivitas siswa yang penting  Peserta didik melakukan  Mengevaluasi pengecekan atas kerja 43 kegiatan mereka membuat roket menit sederhana. sehingga tercipta roket sederhana  Presentasi proyek pembuatan roket sederhana  Melihat kekurangan dan kelebihan proyek pembuatan roket Penutup sederhana berdasarkan masukan dari kelompok lain  Peserta didik mengungkapkan .Langkah-langkah Alokasi Sintaks Model Deskripsi belajar Waktu  Bagaimana cara 25  Mendesain membuat roket Menit perencanaan sederhana proyek  Peserta didik mengumpulkan informasi dari berbagai sumber ( buku teks.

penilaian tugas (substansi. hasil grafik/persamaan/ kesimpulan. dan tes uraian (soal dan penskoran) Keterampilan Kinerja praktik. detail kegiatan. dan dokumen pendukung) . format penilaian laporan (kesesuain struktur. menyaji/ mengolah data). bahasa. dan estetika). Menulis Format pengamatan kinerja (Laporan) praktik (merangkai. mengukur. tugas dan tes Format Observai (lembar tertulis observasi diskusi).Langkah-langkah Alokasi Sintaks Model Deskripsi belajar Waktu perasaan dan pengalamannya selama menyelesaikan proyek 2 pembuatan roket menit sederhana  Mengembangkan diskusi untuk memperbaiki kinerja selama pembelajaran  Guru menyampaikan ke siswa untuk membaca terlebih dahulu materi yang akan datang yakni pembuatan rancangan pembuatan roket sederhana  Guru menyampaikan ke siswa untuk membaca terlebih dahulu materi yang akan datang yakni Gerak Harmonik  Guru mengakhiri pertemuan dengan salam penutup LL. Teknik penilaian Aspek Teknik Instrumen Pengetahuan Observasi.

April 2017 Kepala SMA HAP Guru Mata Pelajaran ……………… ……………………. Internet Mengetahui. Materi Pembelajaran Pertemuan 1 A. 2. Lampiran 1. Media/alat : laptop. Sumber Belajar : Bop Foster. variabel yang mempengaruhi momentum adalah: 1. Fisika kelas X. Sebagai contoh. tanggungjawab) MM. Massa benda 2. Momentum (P) Momentum sebuah partikel dapat dipandang sebagai ukuran kesulitan mendiamkan benda. Media/alat. Aspek Teknik Instrumen Sikap Observasi Format pegamatan sikap (kejujuran data/ dokumen. 2006. ∆𝑣 Keterangan : p = momentum benda m = massa benda v = kecepatan benda . Jakarta : Erlangga 3. dan Sumber Belajar 1. video. Surakarta. Berdasarkan peristiwa di atas. Bahan. LCD. disiplin waktu. Kecepatan benda Sehingga momentum dapat dirumuskan : 𝑝 = 𝑚. Hal ini menunjukkan benda berukuran besar mempunyai momentum yang lebih besar daripada benda berukuran kecil yang bergerak dengan kecepatan yang sama. orang gemuk saat meluncur pada luncuran air yang berada di kolam renang akan lebih sulit dihentikan dibandingkan dengan orang kurus. NIP. NIP.

maka semakin kecil gaya yang diterima benda. gaya yang bekerja sangat singkat. akan bergerak dengan kecepatan tertentu. bola golf yang bermassa mengalami perubahan kecepatan setelah diberi gaya dalam waktu yang relatif singkat. maka semakin besar gaya yang akan diterima benda tersebut. Semakin lama waktu sentuh. Peristiwa bekerjanya gaya dalam waktu yang sangat singkat disebut dengan impuls. Hal ini terjadi karena adanya gaya yang diberikan oleh orang melalui tongkat mengenai bola golf dalam waktu yang singkat. 𝑣2 − 𝑚. Berdasarkan peristiwa tersebut antara momentum dengan impuls terdapat keterkaitan.B. ∆𝑡 Keterangan I = impuls F = gaya(N) Δt = selang waktu(s) Berdasarkan rumusan F. Pada peristiwa ini terjadi perubahan momentum karena mengalami perubahan kecepatan yang disebabkan adanya impuls. Impuls (I) Pada video permainan bola golf kita melihat seorang atlet golf yang memukul bola golf dengan menggunakan tongkat sehingga bola tersebut terpental jauh sampai beberapa ratus meter. ∆𝑡 = 𝑚. ∆𝑡 = 𝑝2 − 𝑝1 𝐹. Keterkaitan antara momentum dan impuls Pada video permainan bola golf. maka impuls dirumuskan : 𝐼 = 𝐹 . C. Berdasarkan variable yang mempengaruhi impuls. Bola golf yang mulanya diam. Semakin kecil waktu sentuh. 𝑣1 𝐹.t terletak pemanfaatan aplikasi momentum dan impuls. ∆𝑡 = 𝑚 (𝑣2 − 𝑣1 ) 𝐹. Contoh dari kejadian impuls adalah: peristiwa seperti bola ditendang. Keterkaitan antara momentum dan impuls dirumuskan : 𝐼 = ∆𝑝 𝐹. ∆𝑡 = 𝑚. bola tenis dipukul karena pada saat tendangan dan pukulan. ∆𝑣 .

Seorang anak menendang sebongkah batu dalam keadaan diam (massa batu 2 kg) sehingga batu tersebut memperoleh kecepatan sebesar 20 m/s. Makin kecil gaya impuls maka rasa sakit menjadi lebih berkurang 3. .m/s Maka jumlah momentumnya adalah 2000 kg. Sebuah bola dijatuhkan keatas lantai datar dari ketinggian 80 m dan memantul setinggi 20 m.4 m/s = .2 ton bergerak dengan kecepatan 72 km/jam menabrak mobil sedan 800 kg yang sedang parker di jalan. Perhatikan grafik di bawah. Ketahui M 1 = 1000 kg v1 = 10 m/s M2 = 2000 kg v2 = . maka gaya impuls yang bekerja juga semakin kecil. Tentukan besar gaya yang bekerja pada batu tersebut.Lampiran 2. Penilaian Pengetahuan Petunjuk : Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar! 1.01 sekon. Tentukan jumlah momentum total kelajuan kedua mobil tersebut (score 10) 2. Mobil B massa 2000 kg bergerak ke barat dengan kelajuan 4 m/s. kaki anak tersebut menyentuh batu selama 0. Sarung tinju yang dipakai oleh para petinju berfungsi untuk memperlambat bekerjanya gaya impuls ketika petinju memukul lawannya. 10 m/s = 10000 kg.v2 = 2000 kg .01 s . akibat tendangan anak ? (score 20) 4.v1 = 1000 kg . Kenapa seorang peninju harus mengenakan sarung tangan (score 10) 3. Jika benda 10 kg yang mula-mula diam karena pengaruh gaya maka benda akan bergerak dengan kecepatan …(score 20) F (N) 12 0 4 6 t (s) 5. Diketahui M = 2 kg V=0 V2 = 20 m/s= 2 (20-0) T = 0. karena pukulannya tersebut memilki waktu kontak yang lebih lama. Tentukan kecepatan mobil sedan setelah tertabrak truck (score 20) 6. Instrumen Penilaian Instrumen Penilaian A.m/s 2.4 m/s Jawab P1 = M1.8000 kg. Mobil A yang bermassa 1000 kg bergerak ke timur dengan kelajuan 10 m/s. Karena waktu kontaklebihlama. tentukan tinggi pantulan ke tiga bola memantul (score 20) Kunci 1.m/s P2 = M2. Sebuah truck 1.

Dst Rubrik Penilaian : 4 : Sangat Baik 3 : Baik 2 : Cukup 1 : Kurang . 20 + 800.t = m.01 = 2 (20-0) F = 4000 N 4.2) = 48 + 12 = 60 N. 2. Diketahui M 1 = 1200 kg v1 = 20 m/s M2 = 800 kg v2 = 0 m/s m1.s 5.t = luas daerah = (12 x 4) + ½ (12. alat 1.v2 = (m1 + m2) v’ 1200 . H1 = 80 m H2 = 20 m H4 = … ℎ2 20 e = √ℎ1 = √80 = ½ h4 = 5 m B.v F.v’ V’ = 12 m/s 6.0 = (1200 + 800). 0. F. Penilaian Keterampilan Penilaian keterampilan menyampaikan hasil diskusi Lembar Observasi Jumlah Keterampilan Nilai Skor No Nama Siswa kesimpulan Merangkai/ Kerja sama merancang Mengolah Ketapatan Keaktifan membaca alat ukur data dan . Diketahui I = F.v1 + m2.

.... Mata Pelajaran : Fisika Materi Pokok : Momentum dan Impuls Kelas / Semester : X /2 Kompetensi Dasar : 4.............. .... 4.....................10 Menyajikan hasil pengujian penerapan hukum kekekalan momentum.. laptop.............. . kelereng....Lampiran 3...... bola basket.... pensil Hasil Pengamatan : Tabel 1 Hasil pengamatan benda bergerak Dijatuhkan dari ketinggian Tinggi setelah pantulan Tinggi setelah No Jenis benda (tanpa kecepatan awal) pertama (h2) pantulan kedua (h3) (h1) .................. misalnya bola jatuh bebas ke lantai dan roket sederhana IPK Pengetahuan : 4. 2................ Peserta didik pada masing-masing kelompok memecahkan masalah tentang konsep momentum dan impuls 3....... Perwakilan masing-masing kelompok melaporkan hasil diskusi melalui presentasi dan memberikan tanggapan terhadap kelompok yang lain Alat dan Bahan : video................. Peserta didik membentuk kelompok dengan beranggotakan 4 orang tiap kelompok sesuai bimbingan guru 2...1 Merancang langkah kerja untuk menentukan koefisien restitusi dari beberapa bola Petunjuk Belajar : 1. .... 3.......................... ............. Lembar Kerja Siswa LEMBAR KERJA SISWA Momentum dan Impuls (kelenturan/keelastisitasan suatu bola) Nama : 1......... LCD....... Kelompok : .......10................

1 Bola 1 Sama 2 Bola 2 Sama 3 Bola 3 Sama Bahan Diskusi ℎ2 ℎ3 1. Bandingkan hasil √ dengan √ ℎ1 ℎ2 .

.

konseptual. kenegaraan.1. Kompetensi Inti (KI) KI-1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. menganalisis kekekalan energi mekanik pada GHS 3.11.2 Menganalisis gaya pemulih pada GHS 3. dan humaniora dengan wawasa kemanusiaan. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri Mata pelajaran : Fisika Kelas/Semester : X. kerjasama. sert menerap-kan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat da minatnya untuk memecahkan masalah. disiplin. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator 3. budaya.3.MIPA/Semester 2 Materi Pokok : Gerak Harmonis Sederhana (GHS) Alokasi Waktu : 6 x 45 menit NN.11. mengidentifikasi besaran fisis yang berpengaruh dan getaran dalam kehidupan sehari-hari terhadap gerak harnonis 3. Menganalisis hubungan antara gaya 3. Melakukan percobaan getaran 4. KI 4: Mengolah.11. kebangsaan. santun. OO. responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbaga permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. KI-3: Memahami. menganalisis pengetahuan faktual. teknologi. merancang percobaan ayunan matematis atau harmonis pada ayunan sederhana dan/atau pegas melalui kreativitas untuk mendapatkan data getaran pegas berikut presentasi serta pengamatan makna fisisnya .11. menerapkan. prosedural berdasarkan ras ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan. toleran damai). seni.11. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian. dan menyaji dalam ranah konkrit dan ranah abstrak terkait dengan pengembanga dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri. menganalisis persamaan kecepatan dan percepatan melalui fungsi turunan 4. tanggungjawab. menalar.11. peduli (gotong royong. KI-2 : Menunjukkan perilaku jujur.11.1. dan mampu menggunakan metode sesuai kaida keilmuan.4.

periode. kecepatan.3.1. memprentasikan hasil percobaan pada GHS PP.2. sehingg siswa dapat membangun kesadaran akan kebesaran Tuhan YME. Materi Prosedur  Menghitung besarnya gravitasi di suatu tempat dengan konsep ayunan sederhana  Menghitung energi potensial pegas pada gerak harmonis sederhana 4). praktek.frekuensi. 4. QQ. berikut makna fisisnya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dengan benar. Materi Ajar 11) Materi Fakta  Jam bandul  Ayunan pada tempat bermain  Berbagai video tentang gerak harmonis sederhana dalam kehidupan sehari-hari 12) Materi Konsep  Karakteristik gerak harmonik sederhana  Gaya pemulih  Simpangan.1. responsi santun. aktif.. Melakukan percobaan GHS sesuai dengan rancangan 4.percepatan dan energi  Hukum kekekalan energi mekanik 3). Metakognitif  Merancang praktikum mandiri dengan menggunakan alat dan bahan yang ada di lingkungan sekitar RR.1. dan presentasi siswa dapat memahami konsep Gerak Harmoni Sederhana.1. Media dan Alat  Media o LKS o Video GHS . kerjasama dan menghargai pendapat orang lain. Model /Pendekatan / Metode Pembelajaran Model Pembelajaran Pendekatan Metode Pembelajaran Keterangan Scientific Discovery/Inquiry Diskusi kelompok Problem Based Learning Appoarch Learning dan tugas kelompok mandiri SS. bertanggungjawab. Tujuan Pembelajaran Melalui kegiatan demonstrasi diskusi. menumbuhkan sikap jujur.

o Video Ayunan mainan anak TK. LKPD TT. beban bermassa  Sumber belajar o Buku paket Fisika aerlangga kelas X. beban bermassa. batu dan tali benang Siswa memberikan tanggapan terhadap demonstrasi yang dilakukan oleh guru Pertanyaan  Berdasarkan fakta/fenomena yang telah (identifikasi diamati. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama : Konsep Besaran Fisis dan HKE pada GHS ( 3 JP) Langkah- Sintaks Model Deskripsi Alokasi Waktu langkah belajar  Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan salah satu siswa memimpin 10 menit berdoa untuk memulai pembelajaran. bandul. guru mendorong siswa untuk siswa 20 menit masalah) . o Modul Pembelajaran Fisika kelas X.  Guru memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin dan menanyakan kondisi siswa  Guru menampilkan video berkenaan dengan berbagai kejadian yang ada hubungannya dengan gerak harmonik sederhana dalam kehidupan sehari-hari  Guru mengajak siswa untuk menebak materi Stimulasi dan apa yang akan dipelajari Pendahuluan identifikasi  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan (memberi indikator pencapaian kompetensi rangsangan)  Siswa menonton video dan mengingat-ingat peristiwa yang ada di tayangan tersebut  Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyebutkan peristiwa sehari-hari yang berhubungan dengan GHS  Guru mengajak siswa untuk mendeskripsikan pengertian tentang GHS Guru mendemostrasikan bentuk GHS dengan alat peraga sederhana yaitu. jam tangan/handphone o Karet gelang. pegas. karet gelang. statif. o Power Point  Alat/Bahan o LCD o Laptop o Tali.

mengemukakan masalah dan guru memberi penekanan. sedangkan pada osilasi pegas massa berpengaruh pada besaran fisis yang ada  Mengapa pada GHS juga timbul dua buah jenis energi  Mengapa untuk mempelajari besaran fisis GHS perlu mempelajari konsep deferensial integral terlebih dahulu  Bagaimana pengunnaan konsep deferensial integral untuk merumuskan persamaan pada GHS Mengumpulkan  Siswa mengamati penjelasan guru tentang 45 menit Informas/data besaran fisis yang berpengaruh pada ayunan sederhana  Siswa mengamati penjelasan guru tentang besaran fisis pada ayunan sederhana  Siswa mengamati penjelasan guru tentang besaran fisis yang berpengaruh pada osilasi pegas  Siswa mengamati penjelasan guru tentang besaran fisis pada osilasi pegas  Mendorong Siswa untuk bertanya perbedaan GHS pada ayunan sederhana dan osilasi pegas  Guru meminta 2 orang siswa untuk mendemostrasikan ulang GHS dan siswa yang lain mengamati  Guru memberikan penegasan konsep GHS pada ayunan sederhana dan osilasi pegas  Guru menjelaskan tentang konsep diferensial dan integral . misalkan:  Mengapa gerak tersebut dinamakan gerak harmonis sederhana (GHS)  Mengapa massa bandul pada ayunan sederhanan tidak berpengaruh pada GHS.

membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi  Siswa dituntut untuk berfikir kreatif untuk memecahkan beberapa masalah (soal HOTS) yang ada di lembar diskusi.  Tiap kelompok menyampaikan catatan hasil verfikasi jawaban kelompoknya dengan kelompok lain dengan bahasa yang halus dan sopan. berdebat.  Saling memberi tanggapan catatan yang di sampaikan  Guru meluruskan pendapat yang kurang tepat dan memberi penguatan pendapat yang sudah benar .  Siswa berdidkusi. setelah selesai meminta perwakilan kelompok untuk menyampaika hasilnya secara verbal  Guru memantau. bercurah bendapat. beragumen dengan santun dalam menyelesaikan masalah Verifikasi Hasil  Tiap kelompok menempelkan hasil diskusi ke dinding ruang kelas atau papan tulis 15 menit  Tiap kelompok mengunjungi hasil diskusi kelompok lain (windows shopping) memverivikasi jawaban kelompoknya dengan jawaban kelompok lainnya dan memberi/membuat catatan baik untuk jawaban yang berbeda atau jawaban yang sama dengan kelompok lain yang dikunjungi.  Siswa diberi kesempatan untuk mengerjakan soal matematis berbasis deferensial integral Kegiatan Inti  Guru menjelaskan tentang konsep energi potensial dan energi kinetik pada GHS Mengolah  Guru menyampaiakan lembar diskusi siswa 30 menit Informasi/data  Guru membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi.

siswa mengucapkan terima kasih Pertemuan Kedua : Praktikum Ayunan Sederhana dan Osilasi Pegas GHS ( 3 JP) Langkah- Sintaks Model Deskripsi Alokasi Waktu langkah belajar  Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan salah satu siswa memimpin berdoa untuk memulai pembelajaran. Generalisasi/menarik  Siswa diminta menyimpulkan solusi tiap kesimpulan jawaban pertanyaan dan guru memberi 5 menit penekanan.  Guru memberi penekanan kesimpulan yang disampaiakan siswa melalui media power point Penutup  Bersama siswa menyimpulkan pengertian GHS  Bersama siswa menyimpulkan besaran-besaran fisika pada GHS  Bersama siswa menyimpulkan besaran-besaran 10 menit pada energi potensial dan energi kinetik pada GHS  Guru membagi kelompok kerja untuk pertemuan akan datang  Guru memberikan penugasan pada siswa tentang pembelajaran di pertemuan selanjutnya  Guru memberikan refleksi tentang penguatan ketaqwaan kepada Tuhan YME dan pembentukan karakter  Menutup kegiatan dengan salam.  Guru memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin dan menanyakan kondisi siswa  Guru mempersiapkan keperluan untuk Stimulasi dan praktikum identifikasi  Guru mengajak siswa untuk mereview kembali 10 menit (memberi materi apa yang akan dipelajari rangsangan)  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan Pendahuluan indikator pencapaian kompetensi  Siswa menyiapkan bahan praktikum yang telah di bawa dari rumah  Siswa bersama kelompok kerja memahami rancangan praktikum yang telah di buat .

misalkan:  Mengapa ayunan sederhana dan osilasi pegas termasuk dalam GHS  Mengapa model ayunan sederhana dapat untuk menentukan gravitasi suatu tempat dengan cara sederhana  Mengapa massa tidak berpengaruh pencarian gravitasi di suatu tempat  Mengapa osilasi pegas dapat untuk mencari frekuensi dan periode getaran Mengumpulkan  Siswa bekerjasama menyusun praktikum 45 menit Informas/data ayunan sederhana dan osilasi pegas sesuai dengan rancangan yang dibuat  Siswa mengamati proses praktikum yang dilakukan  Siswa mencatat data hasil praktikum pada lembar pengamatan yang telah tersedia  Siswa melakukan praktikum berulang dengan perubahan variabel bebas  Guru mengamati cara kerja dan kerjasama yang dilakukan oleh dan mencatat dalam lembar unjuk kerja yang telah disiapkan .  Siswa mengecek alat dan bahan praktikum yang akan dilakukan  Guru mengecek kelengkapan praktikum siswa Pertanyaan  Berdasarkan rancangan praktikum yang telah (identifikasi dibuat oleh siswa. guru mendorong siswa untuk 10 menit masalah) siswa mengemukakan masalah dan guru memberi penekanan.

membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi  Siswa dituntut untuk berfikir kreatif untuk memecahkan beberapa masalah yang ditemukan dan mencatatnya lembar diskusi. beragumen dengan santun dalam Kegiatan Inti menyelesaikan masalah  Guru mengamati aktivitas siswa dalam kelompok Verifikasi Hasil  Tiap kelompok merumuskan hasil praktikum dan diskusinya di dalam laporan singkat 30 menit  Tiap kelompok membuat PPT tentang rancangan praktikum dan hasil praktikum secara singkat.  Guru memberi penekanan kesimpulan yang disampaiakan siswa Penutup  Bersama siswa menyimpulkan terhadap praktikum yang telah dilakukan . Mengolah  Guru menyampaikan teknik pengolahan data 20 menit Informasi/data  Guru membimbing dan mengarahkan jalannya diskusi. bercurah bendapat. berdebat. setelah selesai meminta perwakilan kelompok untuk menyampaika hasilnya secara verbal  Guru memantau.  Siswa berdidkusi.  Tiap kelompok mempresentasikan hasil PPT tersebut di depan kelompok lain  Guru memberi kesempatan kepada kelompok lain untuk menanggapi  Guru meluruskan pendapat yang kurang tepat dan memberi penguatan pendapat yang sudah benar Generalisasi/menarik  Siswa diminta menyimpulkan solusi tiap kesimpulan jawaban pertanyaan dan guru memberi 10 menit penekanan.

siswa mengucapkan terima kasih UU.11. menggunakan tes tertulis berbentuk pilihan ganda dan uraian pada kegiatan Penilaian Harian da Penilaian Akhir Semester KD : 4.Pd.  Guru memerintahkan siswa untuk membuat 10 menit laporan individual dan dikumpulkan pada pertemuan berikutnya  Guru memerintahkan siswa untuk merapikan tempat kerja dan mengembalikan alat bantu praktikum ke tempat semula  Menutup kegiatan dengan salam.. penilaian teman sejawat dengan rubrik yang tela ditentukan dan penilaian portofolio Lampiran-lampiran: 1. Kepala SMA N 3 Salatiga Guru Mata Pelajaran Fisika Dra.Pd. Teknik penilaian KD : 3. Yuliati Eko Atmojo. M. NIP. Instrumen Penilaian Pertemuan 1 3. Instrumen Penilaian Teman Sejawat Surakarta. April 2017 Mengetahui. NIP.19800810 200604 1 006 .11 mengunakan instrumen penilaian unjuk kerja. S. Agus Nugroho. Instrumen penilaian Unjuk Kerja 4. Materi Pembelajaran 2.

maka pegas akan bertambah panjang. kemudian gaya yang kita berikan ditiadakan dan ternyata benda tidak bisa kem bali pada posisi semula. Ini sesuai dengan HK Hooke : “Jika gaya tarik tidak melampaui batas elastisitas pegas. Hooke) Benda elastis juga memiliki batas elastisitasnya. Secara matematis dirumuskan : F = k . ( HK. Pertambahan panjang pegas berbanding lurus dengan besar gaya tariknya. maka pegas akan kembali ke posisi semula. Bila kita memberi gaya pada benda sehingga benda mulur. Gaya Pegas. Jika kita menarik salah satu ujung pegas sedangkan ujung lain tetap. maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus dengan gaya tariknya”. ΔX dimana : F = gaya ( N ) K = konstata pegas ( N/m) . maka gaya yang kita berikan tersebut telah melebihi batas elastisitas benda.Lampiran 1 Materi Pembelajaran Pertemuan 1 1. Jika pegas kita lepaskan kembali.

Hal ini pegas mempunyai energi potensial yang besarnya : 𝟏 𝑬𝒑 = 𝟐 𝒌. Gerak pada ayunan atau pegas sering disebut gerak harmonik atau periodik. Gerak Harmonik : adalah gerak pada pegas yang menyebabkan benda bergerak bolak-balik secara teratur. pegas akan berusaha untuk untuk kembali ke posisi semula. Pada gerak harmonik sering terdapat istilah – istilah sebagai berikut : 1. Hubungan antara gaya dengan gerak getaran Gaya yang dikenakan pada pegas atau ayunan sederhana. ΔX2 3. Arah gerak harmonik selalu menuju titik kesetimbangan. maka akan menyebabkan pegas atau ayunan bergerak. ΔX = Pertambahan panjang ( m ) 2. Periode : adalah lamanya waktu yang diperlukan untuk melakukan satu kali getaran . Energi Potensial Pegas Pegas kalau di kenai gaya akan meregang atau mengkerut.

Fase getaran harmonik : menyatakan keadaan gerak dalam hubungan antara simpangan dan arah getar. Energi gerak harmonik: Setiap gerak pasti mempunyai energi. A tanda negatif berarti percepatan berlawanan arah dengan arah simpangan.𝜔2 . Secara matematis dapat diperoleh dari persamaan sbb: 𝒅𝒗 𝒅 a= = 𝒅𝒕 [𝝎A cos( 𝜔𝑡 + 𝜃𝑜)] 𝒅𝒕 a = . 1. Secara matematis kecepatan gerak harmonik dirumuskan : 2πt 𝑌 = 𝐴 sin( + 𝜃𝑜) 𝑇 𝒅𝒀 𝒅 v= = 𝒅𝒕 [𝐴 sin( 𝜔𝑡 + 𝜃𝑜)] 𝒅𝒕 4. maka benda tersebut pasti akan mengalami posisi terjauh dari titik kesetimbangan atau posisi benda yang tidak berada pada kedudukan setimbang. Pada gerak harmonik sederhana berlaku persamaan : 2πt 𝑌 = 𝐴 sin( + 𝜃𝑜) 𝑇 3. Simpangan : Jarak atau kedudukan benda dari titik kesetimbangan. Simpangan dan fase getar : Pada suatu benda yang mengalami gerak bergetar. 5. Kecepatan : merupakan turunan pertama dari persamaan simpangan terhadap ungsi waktu. Percepatan : percepatan pada gerak harmonik merupakan turunan pertama dari persamaan kecepatan. 2. Energi potensial gerak harmonik dapat ditulis dengan persamaan : . Besar frekwensi pada getaran pegas dapat dihitung dengan persamaan : 1 𝐾 f = 2𝜋 √𝑚 4. Energi potensial : energi yang dimiliki oleh benda yang bergerak harmonik karena mempunyai simpangan. 1. Frekwensi : adalah jumlah getaran yang terjadi dalam satu sekon Besar frekwensi. Besar simpangan getar di suatu titik pada gelombang tali yang berjarak x dari titik asal getaran dapat dihitung dengan persamaan : Y = A sin ωt 2. untuk gerak harmonik mempunyai energi potensial dan energi kinetik.

Y2 Ep = ½ . v22 LAMPIRAN 2 INSTRUMEN PENILAIAN PERTEMUAN 1 A. Hitung simpangan setelah 2 detik. K Y22 + ½. A2 . m. Jika fasenya 3 1 dan 4 6 4. Sebuah titik melakukan getaran harmonik dengan amplitudo 6 cm. Ep = ½ . Sistem pegas-beban ini bergetar secara harmonis dalam . 2. Sebuah beban bermassa m = 0. sin2 ω t Pada getaran harmonik. cepat getar dan percepaan getar dari sebuah titik yang 1 melakukan gerak harmonik dengan amplitudo 2 cm. K. Energi Kinetik : Energi yang dimiliki oleh benda yang bergerak harmonik karena kecepatannya.1 kg dilakukan pada sebuah pegas yang memiliki konstanta gaya 40 N/m. Gambarkan grafik simpangan terhadap waktu! 2. Suatu titik melakukan getaran harmonik dengan frekuensi 0.v2 Ek = ½ .A2 . Hitung fase dan sudut fase setelah 1. Sebuah beban bermassa 0.5 detik. K. K.5 Hz.A2 Pada gerak harmonik sederhana juga berlaku hukum kekekalan energi mekanik yakni : Em1 = Em2 Ep1 + Ek1 = Ep2 + Ek2 ½. Tentukan periode dan frekuensi getaran beban tersebut . Selanjutnya beban tersebut digetarkan secara harmonis. energi potensial akan menjadi maksimum jika amplitudonya ( simpangannya ) maksimum. 3 detik dan 6 detik. Hitunglah simpangan. Energi Kinetik gerak harmonik dapat ditulis dengan persamaan : Ek = ½ . 5. frekuensi 1 Hz. a. jika priodenya 6 detik! b.3 kg digantungkan pada sebuah pegas sehingga pegas bergetar sepanjang 15 mm.TES TERTULIS 1. m. cos2 ωt 3. K. Energi Mekanik : setiap benda yang bergerak akan mempunyai energi mekanik yang besarnya dapat dinyatakan dengan Em = Ep + Ek Em = ½ . v12 = ½ . K Y12 + ½ . 2 detik dan 3 detik! 3. m.

pegas bertambah panjang sejauh 20 cm. c. tetapan pegas. Sebuah bandul sederhana yang memiliki beban 0. Pada saat terjadi simpangan maksimum. Penilaian jumlahkan skor semua kinerja. arah horisontal dipermukaan sebuah meja yang licin. Tentukan kelajuan maksimum beban ! 9. Berapa kecepatan maksimum penggetar tersebut ? 8. frekuensi getaran. Balok ditarik 20 cm dari titik keseimbangan dan dilepaskan. d. Sebuah partikel bergetar selaras dengan amplitudo 4 cm dan kecepatan sudut 2 rad s-1. ketinggian beban dari kedudukan setimbangnya sama dengan 8 cm.5 kg bergetar harmonis. Hitunglah periode dan frekuensi sistem ini. Isilah kolom Aspek dengan skor 1. Berapa simpangan balok pada saat kecepatannya 3 m/s? 10. Skor Persiapan Pelaksan laporan aan No Aspek yang dinilai Rubrik . Nilai = (skor diperoleh/skor maksimal) X 100 No Nama Siswa Aspek Jumlah Nilai . Tentukan kecepatan partikel pada saat simpangan getarnya 2 3 cm ! LAMPIRAN 3 INSTRUMEN PENILAIAN PERTEMUAN 2 LEMBAR PENILAIAN KINERJA Gerak Harmonik Sederhana Petunjuk: 1. 3 atau 4. Ketika sebuah pegas bebas yang digantung vertikal diberi beban 40 gram di ujungnya. b.0 cm.50 Hz memiliki amplitudo 10. Berapa kecepatan balok pada saat simpangannya 12 cm ? b. Sebuah balok yang massanya 2 kg digantungkan pada sebuah pegas yang tetapan gayanya 800 N/m. Kemudian beban ditarik sejauh 10 cm dan dilepaskan. a. 6. 2. Sebuah penggetar harmonik yang frekuensinya 0. Tentukan : a. percepatan beban pada saat dilepaskan. 3. periode getaran. 7. 2.

1 Perencanaan bahan/alat 1: menunjukkan ketidaksiapan bahan dan alat yang akan digunakan dalam praktikum dan ketidaksiapan memulai praktikum 2: menunjukkan ketidaksiapan bahan dan alat praktikum tetapi menunjukkan kesiapan memulai praktikum atau sebaliknya 3: menunjukkan kesiapan bahan dan alat praktikum juga kesiapan memulai praktikum 2 Proses praktikum 1: tidak menunjukkan sikap antusias selama pengukuran proses praktikum 2: menunjukkan sikap antusias tetapi tidak mampu bekerjasama dengan teman sekelompok 3: menunjukkan sikap antusias dan mampu bekerja sama dengan teman sekelompok selama praktikum 3 Laporan praktikum 1: tidak bersungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas dengan hasil terbaik yang bisa dilakukan dan tidak berupaya tepat waktu. namun belum menunjukkan upaya terbaiknya 3: sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas. dan berupaya selesai tepat waktu . 2: berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas.