You are on page 1of 4

PENERAPAN TEKNOLOGI SMART BUILDING PADA PERANCANGAN

SMART MASJID

Khalid Abdul Mannan Jurusan Teknik Arsitektur, FSaintek, UIN Maulana Malik
Ibrahim Malang
e-mail: zloed@yahoo.com
Aulia Fikriarini Muchlis Jurusan Teknik Arsitektur, FSaintek, UIN Maulana Malik
Ibrahim Malang
e-mail: fikriarini@gmail.com

Abstract
Indonesia has the largest Muslim population in the world, followed by a large number of mosques scattered in
various places and these mosques sometimes have a problem regarding the efficiency in managing the
resources of a mosque. This paper is designed to introduce the concept of mosque design based on the
principles of smart building with the literature study methods and analysis, and comparison to the values in the
philosophy of the Qur'an to determine the suitability of the application of smart building technology in the
design of a mosque. With the support of some religious activities program, the expected result is "smart
mosque", that would also suit with the site and user.

Keywords: mosque, smart building

Abstrak
Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Walaupun demikian, di balik
jumlahnya yang banyak, sering dijumpai permasalahan menyangkut efisiensi dalam pengelolaaan sumber daya
sebuah masjid. Tulisan ini dibuat untuk mengenalkan konsep perancangan masjid berdasarkan prinsip-prinsip
smart building, dimana smart building adalah teknologi untuk mengangkat tingkat efisiensi dalam pengelolaan
sebuah bangunan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis,disertai komparasi dengan nilai-
nilai perancangan dalam al-Qur’an untuk menentukan tingkat kesesuaian penerapan teknologi smart building
dalam perancangan sebuah masjid. Hasilnya adalah teknologi smart building sesuai untuk diterapkan dalam
perancangan masjid.

Kata kunci: masjid, smart building

Pendahuluan terbaik, ataupun terindah1. Kemewahan arsitektur
Indonesia merupakan negara dengan penduduk masjid seringkali dijadikan simbol kesyukuran atas
muslim terbanyak di dunia. Pertumbuhan penduduk rahmat Allah swt., yang sebenarnya kontradiktif
muslimnya yang pesat berpengaruh terhadap jumlah dengan anjuran untuk tidak berlebih-lebihan dan
masjid di Indonesia yang tumbuh dengan pesat pula. menonjolkan diri2.
Dengan jumlah penduduk muslim di tahun 2012 yang Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa
mencapai 88% atau sekitar 210 juta dari 240 juta masjid yang baik bukanlah masjid yang indah dari
penduduk Indonesia, kini terdapat sekitar 600 ribu bentuknya saja, namun juga benar, sesuai nilai-nilai
masjid di Indonesia dengan pertumbuhan mencapai ajaran Islam yang terkandung dalam al-Qur’an dan
60% per tahun. Hadits. Oleh karena itu, pendekatan yang sesuai
Walaupun demikian, di balik jumlahnya yang untuk dipakai dalam perancangan masjid adalah
banyak, sering kita jumpai permasalahan pendekatan kontekstual, dimana isu ataupun
menyangkut esensi dan nilai dalam perancangan permasalahan yang ada menjadi hal yang diangkat
sebuah masjid. Hal ini antara lain dipengaruhi oleh untuk diselesaikan melalui perancangan sebuah
cara pandang seorang arsitek dalam memahami masjid. Permasalahan tersebut antara lain mencakup
filosofi dari sebuah masjid. Apabila dalam permasalahan sosial seperti kemiskinan dan tingginya
perancangannya masjid dipahami sebagai rumah angka pengangguran serta permasalahan lingkungan
Tuhan, implikasi yang muncul adalah perlombaan seperti global warning dan efek rumah kaca.
untuk merancang masjid yang terbesar, termahal,

78 | Journal of Islamic Architecture Volume 2 Issue 2 December 2012

tata cara dan perincian-perinciannya penyelesaian masalah lingkungan dalam perancangan telah ditetapkan oleh Allah swt. Smart building sendiri sebenarnya bukanlah hal Metode baru dalam dunia konstruksi atau pembangunan. dan kontrol otomatis terpusat. Performance Based Definitions banding nantinya diperoleh jenis teknologi smart Dengan mengoptimalkan performa bangunan building apa saja yang sesuai untuk diterapkan yang dibuat untuk efisiensi lingkungan dan pada saat dalam perancangan sebuah masjid. teknologi smart atau ibadah khusus adalah ibadah yang ketentuannya building dapat menjadi alternatif solusi untuk akan tingkat. mengangkat tingkat efisiensi pengelolaan dalam tayammum. Banyak ajaran Islam. ibadah ghairu mahdah efisiensi. Hasil dari komparasi tersebut berupa sekali perbedaan pendapat mengenai pengertian prinsip-prinsip dasar smart building yang sesuai smart building. Services Based Definitions Istilah masjid sendiri secara terminologis Dalam tujuan utamanya bangunan harus mampu berarti suatu badan atau institusi yang menyediakan kualitas servis bagi user. bahasa spanyol yang kemudian populer dan dipakai dalam bahasa Inggris secara luas3. Smart building Hasil dan Diskusi menyediakan efisiensi tinggi. Hal ini secara tidak mencakup ke dalam seluruh perbuatan baik yang langsung dapat menjadi contoh penerapan nilai-nilai dilakukan dengan niat untuk mencari ridha dari ajaran Islam secara langsung. dimana sentral kegiatan mereka berpusat smart building atau intelligent building adalah disana. Teknologi smart building mampu termasuk ibadah mahdhah adalah wudhu. sistem. Maka. itu juga mampu menggunakan dan mengatur sumber energi bangunan dan meminimalkan life cost perangkat dan utilitas bangunan. shalat. maka hakikat 1. sehingga masyarakat Allah. karena Islam tersebut. b. Smart building juga harus mampu dalam sebuah inskripsi dari abad ke-5sebelum beradaptasi dan memberikan respon cepat dalam masehi. Dari hasil studi a. shiyam. prinsip-prinsip tersebut digunakan membaginya ke dalam 3 kategori yang terdiri dari: sebagai acuan dalam studi banding pada rancangan masjid-masjid yang sudah ada. menyediakan layanan administrasi yang murah. mandi hadats. Jenis ibadah yang sebuah masjid. kenyamanan dan Istilah masjid memiliki akar kata dari bahasa kesesuaian dengan lingkungan dengan Aram. 2. Metode yang digunakan adalah studi literatur Smart buildingsystem atau mungkin juga biasa pada tema dan objek yang dibahas. ditemukan dan manajemen. ibadah dalam Islam bekerja atau berada di dalamnya terbagi menjadi dua. fleksibel dan ekonomis dari jenisnya terbagi menjadi dua jenis.Contoh ibadah ghairu mahdhah adalah prinsip-prinsip dari teknologi smart building dengan belajar. Selain itu banyak persamaan antara oleh Allah. kepada Allah swt sampai kepada perjuangan hidup otomatisasi bangunan dan mampu menyesuaikan yang berdimensi dunia semata. sifatnya yang termasuk ke dalam kategori ibadah maghdah. Di Jepang 4 aspek layanan dalam tulisannya “Perspektif Sejarah dan Hukum servis dibagi menjadi 4 sesuai dengan key issue Islam”4 menyebutkan bahwa mengingat akar kata smart building yaitu: masjid bermakna tunduk dan patuh. sehingga sesuai untuk mengurangi umrah. Menjamin kepuasan dan kenyamanan user yang Ditinjau dari jenisnya. Umay M. Dja’far Shiddieq memaparkan bahwa ibadah ditinjau 4. Buildings and Automation. yaitu ibadah dalam responnya terhadap sosiologi lingkungan. nilai-nilai ajaran Islam seperti kemanfaatan. mahdah dan ibadah ghairu mahdah. Sedangkan ibadah ghairu mahdhah atau konsumsi energi yang digunakan dalam aktivitas ibadah umum adalah segala amalan yang diizinkan sebuah masjid. antara teknologi smart buildingdengan nilai-nilai keinginan. mulai dari kegiatan menghambakan diri sebuah bangunan dengan fungsi servis komunikasi. Layanan dalam menerima dan menghubungkan masjid itu adalah tempat melakukan segala aktivitas informasi serta mendukung efisiensi control ibadah sebagai manifestasi dari ketaatan kepada manajemen Allah semata. Dalam penerapannya. Dr Makhmud Syafi’e dengan aktivitas user. Shengwei Wang Selanjutnya. Kata masgid (m-s-g-d) dalam bahasa Aram mengoptimalkan penerapan struktur. yakni masjid dan disebut intelligent building system adalah sebuah smart buidling. dzikir. tolong menolong dan lain sebagainya. servis berarti tiang suci atau tempat sembahan. Merasionalkan manajemen bangunan dalam berbeda antara satu dengan lainnya. Japanese diperuntukkan sebagai pusat ibadah dari orang-orang Intelligent Building Institute (JIBI) mendefinisikan mukmin. Hasil dari studi literatur kemudian integrasi teknologi dengan instalasi bangunan yang dikomparasikan dengan nilai-nilai ajaran Islam dalam memungkinkan seluruh perangkat fasilitas gedung al-Qur’an untuk menentukan tingkat kesesuaian dapat dirancang dan diprogram sesuai kebutuhan. Kata masjid dalam bahasa Inggris disebut berbagai perubahan kondisi internal maupun mosque yang berasal dari kata mezquita dalam external dan dalam menghadapi tuntutan users. Terkait hal tersebut. apabila dalam masjid digunakan ke depannya diharapkan dapat lebih menerima dan teknologi terbaru yang bermanfaat dengan niat baik mengerti arti sesungguhnya dari nilai-nilai ajaran maka hukum penggunaanya adalah mubah. Ibadah mahdhah Journal of Islamic Architecture Volume 2 Issue 2 December 2012 | 79 . haji dan sebuah bangunan. dengan bentuk dan sifat yang 3. Untuk itu dalam bukunya Intelligent dengan nilai-nilai ajaran Islam. dan ketidak-mubaziran. Perubahan yang cepat.

Aktif dalam memonitor dan mendeteksi kesalahan bangunan bersistem teknologi termasuk ke dalam dan kekurangan dalam building systems. kenyamanan dan ketenangan bagi users. Salah satu desain energy dan sustainability atau keberlanjutan konsolidasi ini kemudian dipasang oleh kontraktor. database sistem. Penerapan Integrated Building System pada Smart Building (sumber: Sinopoli. servis. Dalam smart building melibatkan berbagai Selama operasi bangunan. sistem pengguna. unsur-unsur umum mengenai penjelasan smart building system dari sistem dan fungsionalitas tambahan bahwa dijelaskan pada gambar berikut ini: sistem telah terintegrasi. dan komunikasi dan layanan dalam mengkontribusikan konservasi protokol antar perangkat. 2010:3) haruslah memenuhi aspek-aspek perancangan seperti: Smart building mengambil pendekatan yang berbeda 1. Ini termasuk kabel.19. Menyediakan informasi dan mengoptimalkan dalam merancang sebuah sistem. telekomunikasi. seperti kontrol HVAC. pencahayaan kontrol. sistem manajemen fasilitas bisnis keamanan. energy dan kenyamanan users. System Based Definitions Smart building harus memiliki sebuah teknologi dan system teknologi yang digabungkan. manajemen dalam menyediakan efisiensi tinggi. sitem. Mengintegrasikan system untuk dalam kegiatan Dokumen konstruksi menentukan setiap sistem dan bisnis. manajemen daya. performa building system dan fasilitas. bangunan sistem teknologi instalasi dan penggunaan kecanggihan dan yang terintegrasi secara horizontal antara semua terintegrasi dalam system teknologi bangunan. optimalisasi integrasi komposisi dalam struktur. yang subsistem dalam Sistem ini mencakup otomatisasi bangunan. Smart building memberikan pendekatan yang paling efektif dalam mendesain dan dalam membangun system teknologi. 2010:4) Smart Building juga memiliki komponen penting mengenai penggunaan energi dan sustainable bangunan dan jaringan smart elektrical. 4. teknologi. Smart building memberikan tindak lanjut informasi mengenai bangunan atau ruang dalam bangunan untuk memungkinkan pemilik bangunan atau penghuni mengelola gedung dan ruang. lingkungan.komplektivitas dan bermacam-macamnya tuntutan pekerjaan serta strategi bisnis. real time report dan manajemen operasi alamat sistem elemen umum atau sebuah integrasi utilitas. menghemat waktu dan uang. system jaringan komunikasi. jalur kabel. Pada dasarnya. subsistem maupun vertikal. Otomatisasi bangunan sistem.1. Artinya kurang ada kerjasama antara semua sub-sistem sehingga sistem yang ada secara keseluruhan menjadi tidak. Lebih jauh konvergensi sistem bangunan. Chinese Intelligent Building Design Standard mengeluarkan standar yang harus dimiliki smart building yaitu menyediakan otomatisasi bangunan. sumber energy peralatan kamar. Sistem Kontrol Teknologi Bangunan Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa Konvensional bangunan smart building atau intelligent building (sumber: Sinopoli. untuk sistem. disebut sebagai Kontraktor Teknologi atau sebagai Master System Integrator. 3. dan 80 | Journal of Islamic Architecture Volume 2 Issue 2 December 2012 . Cara konvensional merancang dan membangun sebuah bangunan namun mengoperasikan system secara terpisah. c. Smart Building gedung digunakan oleh beberapa individu yang mengenali dan menunjukkan kemajuan teknologi dan menempati dan mengelola bangunan. Gambar 1. Proses ini mengurangi ineffisiensi dalam proses Penerapan Smart Building dalam Bangunan desain dan konstruksi. Menggabungkan tools. dokumen konstruksi yang terpadu dan konsisten. Lebih jauh dijelaskan pada gambar di bawah ini: Gambar 2. satu desain atau koordinat dari seluruh desain 2. dan memungkinkan system informasi dan data operasi sistem manajemen fasilitas.

perancangan masjid sebagai tempat ibadah. dimana alat ataupun material yang dipilih sesuai dengan yang dibutuhkan. b. terutama diterapkan pada hasil akhir desain masjid. dan technology. Dalam perancangan smart masjid ini. c. energy.org/wiki/masjid a. percontohan bagi masjid-masjid lainnya dalam mengembangkan dan membuat masjid yang efektif dan efisien. seperti konsolidasi sistem manajemen. bangunan masjid akan menjadi media pembelajaran tak langsung. dimana masyarakat yang ada diharapkan dapat mengambil pelajaran dari sistem yang ada. Efektif Prinsip efektif dalam smart building berarti penerapan teknologi yang tepat guna. prinsip efisiensi dapat diterapkan mulai dari pemilihan lokasi. yang nantinya Jaringan smart elektrical erat dengan Smart digunakan sebagai bagian dari perancangan smart Building. Laporan Penelitian Tidak Diterbitkan. Dengan demikian. serta sistem yang ada mudah untuk ditiru dan dikembangkan ditempat lain dimana dalam perancangan smart masjid ini diharapkan dapat menjadi protoype. Untuk arsitek. Rekabentuk Masjid Sebagai Pusat Pengembangan Masyarakat. Dari penjabaran diatas dapat disimpulkan Lembaga Penelitian dan Pengembangan UIN prinsip-prinsip dasar dari smart building terkait Malang. itu berarti menggabungkan bagian-bagian Referensi dari desain dan konstruksi yang dihasilkan dan efisiensi dalam manajemen proyek dan penjadwalan proyek. Penerapan Teknologi Terbaru Penerapan teknologi terbaru berarti menanamkan semangat kebaruan dimana kita diajak untuk terus belajar dan mencari hal-hal yang baru yang sekiranya berguna bagi lingkungan dan Journal of Islamic Architecture Volume 2 Issue 2 December 2012 | 81 .metering memainkan peran utama dalam masyarakat sekitar. Mohammad Tajuddin. Perspektif Sejarah dan Salah satu tolak ukur keberhasilan suatu Hukum Islam. perencanaan material. d. Dalam kaitannya dengan perancangan smart masjid. insinyur. Untuk pengembang dan pemilik. Tt. 2010. Penerapan prinsip ini yakni pada menentukan efisiensi energi operasional bangunan. 2009. mudah dalam perawatan. Yulia Eka. Malaysia: Desktop Publisher Kesimpulan: Prinsip-Prinsip Dasar Smart 2 Putrie. Kontradiksi Simbol dan Building Substansi Nilai Islam dalam Arsitektur Masjid. hingga perencanaan desain bentuk bangunan. Smart dalam Itulah empat hal yang menjadi tolak ukur memanfaatkan infrastruktur teknologi informasi penerapan prinsipsmart building dalamperancangan bangunan utama dan mengambil keuntungan dari objek bangunan masjid ini. Satu hal yang penting teknologi yang ada. 1 Rasdi. smart building dipakai dapat diintegrasikan menjadi sebuah sistem menyediakan subsistem yang lebih efektif dan lebih besar yang terpadu. Secara filosofis hal ini berarti ketepatan antara jawaban yang diberikan atas persoalan yang ada. perencanaan pembangunan. Prinsip- prinsip tersebut adalah : 3 http://wikipedia. Kekuatan pendorong untuk Smart Building masjid ini. yang diharapkan mampu sejalan dengan masalah yang menjadi issue yang ingin diselesaikan melalui perancangan masjid ini. economic. pencarian inovasi yang bermanfaat. unpublished bangunan dalam menerapkan tema smart building adalah apabila bangunan tersebut sudah efisien dalam pengelolaannya. adalah prinsip-prinsip tersebut akan menjadi satu smart building meningkatkan nilai properti. perencanaan sistem utilitas. Untuk kesatuan yang baik apabila seluruh sistem yang properti dan manajer fasilitas. prinsip efektif dapat diterapkan di seluruh aspek perancangan. dan kontraktor konstruksi. Efisiensi 4 Syafi’ie. Kemudahan Mudah dalam hal ini berarti mudah dalam mengoperasikan. efisien dalam manajemen. Makhmud.