You are on page 1of 16

PENYIMPANAN OBAT

No.Kode : /
SPO SOP/UKM/PSTK
Terbitan :1
No. Revisi :0
Tgl.Mulai : 4 Januari 2016
Berlaku
Halaman :1
Puskesmas Sisri Maryanti, SKM
Tiakar Tanda Tangan Kepala Puskesmas
NIP.19740508 199803 2
007

1. Tujuan Supaya obat terjaga kualitasnya dan mencegah kerusakan obat
2. Kebijakan PP Nomor 51 Tahun 2009 tentang pekerjaan kefarmasian
Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 26/SK/Menkes/X/2002
tentamg Pedoman Pengelolaan obat public dan kesehatan
3. Definisi Menyimpan obat sesuai dengan jenis obat
4. Prosedur 1. Obat yang pertama datang harus dikeluarkan terlebih dahulu
2. Obat yang dengan tanggal kadaluarsa lebih dekat dikeluarkan
terlebih dahulu
3. Obat obat yang peka terhadap cahaya,penyimpanannya
diperhatikan dengan menjauhkan dari cahaya matahari
4. Penyimpanan narkotika di simpan di lemari khusus dan
selalu dalam keadaan terkunci
5. Vaksin disimpan didalam Cold Chain dain harus dilindungi
dari kemungkinan terputusnya aliran listrik (menyediakan
genset)
6. Tinggi pallet minimal 10 cm,jarak antara pallet dari dinding
tidak kurang dari 30 cm
7. Penyususnan obat disusun berdasarkan alfabetis dan jenis
obat (cairan dipisah dari yang berbentuk padat)
8. Dalam kartu stok terdapat identitas obat (nama,bentuk
sediaan,jumlah,keterangan expire

Mulai : 4 Januari 2016 Berlaku Halaman :1 Puskesmas Sisri Maryanti.Kebijakan 1 . Distribusi 1. Dokumen Kartu stok terkait LPLPO 7. Referensi 6. EVALUASI KETERSEDIAAN OBAT TERHADAP FORMULARIUM No.Kode : / SPO SOP/UKP/PSTK Terbitan :1 No.Melakukan pemeriksaan ketersediaan obat melalui LPLPO . Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1027/Menkes/sk/X/2004 tentang standar pelayanan Kefarmasian di apotek 3.Definisi Melakukan pengecekan ketresediaan obat terhadap formularium 4.Tujuan Memeriksa apakah obat yang tersedia sesuai dengan formularium 2. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 26/SK/Menkes/X/2002 tentamg Pedoman Pengelolaan obat public dan kesehatan 3.Prosedur 1.19740508 199803 2 007 5. SKM Tiakar Tanda Tangan Kepala Puskesmas NIP.PP Nomor 51 tahun 2009 tentang pekerjaan kefarmasian 2. Revisi :0 Tgl.

Membandingkan ketersediaan obat di kartu stok dengan formularium nasional 3.Kode : /SOP/UKP/PSTK SPO Terbitan :1 No.PEMANTAUAN .PELAPORAN EFEK SAMPING OBAT No.Referensi 6.Distribusi 8.Rekaman historis perubahan .Dokumen Lplpo terkait Kartu stok 7.Mulai : 4 Januari 2016 Berlaku Halaman :1 2. Revisi :0 Tgl.Mengklasifikasi obat yang sesuai dengan formularium dan non formularium 5. PENCATATATAN.

PP Nomor 51 tahun 2009 tentang pekerjaan kefarmasian 2.Mendeteksi adanya kejadian obat 2. M No.Tujuan Mencegah terjadinyaefek samping obat 2. Mendiskusikan dan mendokumentasikan ESO 5.Definisi Mencatat dan melaporkan kejadian obat samping obat terhadap pasien 4.Keputusan Menteri Kesehatan No 26/SK/X/2002 tentang pedoman pengelolaan obat publik 3.Mengidentifikasi obat dan pasien yang mempunyai resiko tinggi mengalami ESO 3.Prosedur 1. yang dirubah Isi Perubahan diberlak .19740508 199803 2 007 1. SKM Tiakar Tanda Tangan Kepala Puskesmas NIP.Rekaman historis perubahan Tgl.Distribusi 8.Mengevaluasi laporan ESO dengan kuisioner yang dirancang untuk menentukan kemungkinan apakah reaksi obat yang merugikan sebenarnya karena obat bukan hasil factor lainnya 4.Kebijakan 1.Dokumen Laporan terkait 7.Referensi 6.Puskesmas Sisri Maryanti. Melaporkan insiden ESO kepada Kepala Puskesmas 5.

Obat diberi wadah yang sesuai dan diperiksa kembali kesesuaian jenis dan jumlah obat dengan permintaan resep 5.Referensi 6.Tujuan Mencegah terjadinya penyalahgunaan narkotika 2. SKM Tiakar Tanda Tangan Kepala Puskesmas NIP.19740508 199803 2 007 1.Kode : /SOP/UKP/PSTK SPO Terbitan :1 No.Menyiapkan etiket yang sesuai 4.Undang Undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika 2. PENGGUNAAN NARKOTIKA No.Dokumen Laporan pemakaian obat terkait 7. Revisi :0 Tgl.Mencatat pengeluaran obat pada kartu stok 3. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1027/Menkes/sk/X/2004 tentang standar pelayanan Kefarmasian di apotek 3.Menyediakan obat sesuai dengan permintaan resep 2.Prosedur 1.sesuai dengan keadaan pasien 4.Distribusi Pelayanan di apotik .Mulai : 4 Januari 2016 Berlaku Halaman :1 Puskesmas Sisri Maryanti.Menulis nama pasien.nomor resep.Definisi Memberikan obat narkotik kepada pasien dengan benar.tanggal resep.cara pakai sesuai permintaan pada resep serta petunjuk dan informasi 5.Kebijakan 1.

cara pakai sesuai permintaan pada resep serta petunjuk dan informas lain 5.Kebijakan 1. Menyiapkan etiket yang sesuai 4. Revisi :0 Tgl.tanggal resep.Tujuan Meresepkan obat narkotika untuk pasien yang membutuhkan 2.Mulai : 4 Januari 2016 Berlaku Halaman : 1/2 Puskesmas Sisri Maryanti.19740508 199803 2 007 1. Mencatat pengeluaran obat pada kartu stok 3.nomor resep. SKM Tiakar Tanda Tangan Kepala Puskesmas NIP. Obat diberi wadah yang sesuai dan diperiksa kembali kesesuaian jenis dan jumlah obat dengan permintaan dalam resep .Undang Undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika 2.alamat pasien. Menulis nama pasien.Definisi Memberikan obat narkotika kepada pasien sesuai dengan diagnose dan kondisi pasien 4. PERESEPAN NARKOTIKA No.Kode : /SOP/UKP /PSTK SPO Terbitan :1 No. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1027/Menkes/sk/X/2004 tentanG standar pelayanan Kefarmasian di apotek 3.Menyiapan resep sesuai dengan permintaaan pada resep dokter 2.Prosedur 1.

Resep dipisahkan dari resep lain 8.Dokumen Lembar resep terkait 7. Resep narkotika ditandai dengan garis merah 7. 6.Referensi 6. Resep dokter harus ada paraf dokter yang meresep 5.Distribusi Pelayanan di apotik .

kesesuain dosis.dosis. Mencatat pengeluaran obat pada kartu stok 7.Definisi Melakukan peresepan obat untuk pasien sesuai diagnosa 4.interaksi.lama pemakaian.Referensi 6.tanggal penulisan resep. Menyiapkan sediaan farmasi sesuai dengan permintaan pada resep 5.tandatangan dokterserta nama. Melakukan pemeriksaan kesesuaian farmasetik yaitu.Tujuan Supaya pasien yang datang ke puskesmas kesehatannya terjaga 2.Dokumen Lembar resep .umur.PP Nomor 51 tahun 2009 tentang pekerjaan kefarmasian 2.Kebijakan 1.dan berat badan pasien serta diagnose penyakit 2.dan cara pemakaian 3.jenis kelamin.1. Mengambil obat dan membawanya dengan menggunakan sarung tangan atau sendok/spatula 6.Prosedur 1. Melakukan pemeriksaan kelengkapan dan keabsahan resep yaitu nama dokter. jumlah obat dan kondisi khusus lainnya 4.alamat.bentuk sediaan. Mengkaji aspek klinis dengan cara melakukan patient assessment kepada pasien yaitu adanya alergi.Menyerahkan obat yang disertai pemberian informasi obat 5.Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1027/Menkes/SKI/X/2004 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di apotek 3. Membuat salinan resep sesuai dengan resep asli dan diparaf oleh petugas apotek (Jika diminta) 8.efek samping.

Kebijakan 1. memuat nomor batch an tanggal kadaluarsa pada saat memotong strip 5.Definisi Penggunaan obat secara benar 4. Memindahkan obat dilakukan secara FIFO (First In First Out = pertama masuk yang pertama keluar ) atau FEFO (First Expired First Out=Pertama expire yang pertama keluar ) 4. Memastikan bahwa bagian yang terpotong.Mulai : 4 Januari 2016 Berlaku Halaman : 1/2 Puskesmas Sisri Maryanti.Referensi .Kode : SPO /SOP/UKP/PSTK Terbitan :1 No. PENGGUNAAN OBAT No.Tujuan Supaya pasien menggunakan obat secara baik dan benar 2.PP Nomor 51 tahun 2009 tentang pekerjaan kefarmasian 2. Revisi :0 Tgl.Prosedur 1.19740508 199803 2 007 terkait 7.Distribusi Pelayanan di apotik 1.Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1027/Menkes/SKI/X/2004 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di apotek 3. Memeriksa dengan teliti label obat seperti tanggal kadaluarsa 3. SKM Tiakar Tanda Tangan Kepala Puskesmas NIP. Memastikan obat yang di ambil dari tempat persediaan benar dan sesuai dengan resep yang diterima 2.

Kebijakan 1. Revisi :0 Tgl.C Ket : .Dokumen Lembar resep terkait 7.Distribusi Pelayanan di apotik 1.Kode : SPO /SOP/UKP/PSTK Terbitan :1 No.19740508 199803 2 007 6.Keputusan Menteri Kesehatan No 26/SK/X/2002 tentang pedoman pengelolaan obat publik 3. Memperhitungkan perencanaan pemakaian obat di puskesmas untuk 1 tahun pemakaian : Rumus : A= (B x 18 ).Definisi Melakukan perencanaan obat 4.Mulai : 4 Januari 2016 Berlaku Halaman : 1/2 Puskesmas Sisri Maryanti.Tujuan Supaya tidak terjadi kekosongan obat 2. SKM Tiakar Tanda Tangan Kepala Puskesmas NIP. PENGENDALIAN OBAT No.C Ket : A= Rencana Obat 1 tahun B= Rata-rata per bulan C= Sisa Stok Memperhitungkan perencanaan pemakaian obat di puskesmas untuk perbulan pemakaian : Rumus : K=(P X 2 ).Prosedur 1.PP Nomor 51 tahun 2009 tentang pekerjaan kefarmasian 2.

Dokumen Lembar resep terkait 7. K=Kebutuhan per bulan P= Pemakaian per bulan C=Sisa stok 2. Memperkirakan /memperhitungkan pemakaian rata rata periode tertentu di puskesmas dan seluruh unit pelayanan 3.Distribusi Pelayanan di apotik .Referensi 6. Menentukan waktu tunggu (lead time) yaitu waktu yang diperlukan dari mulai pemesanan sampai obat diterima 5. Menentukan stok optimum 4.

Memberikan informasi obat kepada pasien berdasarkan resep dan kartu (medicatin record) atau kondisi pasien baik lisan maupun tulisan 2.Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1027/Menkes/SKI/X/2004 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di apotek 3. SKM Tiakar Tanda Tangan Kepala Puskesmas NIP.Tujuan Supaya pasien mengerti tentang obat yang diterima 2. PEMBERIAN INFORMASI PENGGUNAAN OBAT No. Menjawab pertanyaan pasien dengan jelas dan mudah dimengerti.Kode : SPO /SOP/UKP/PSTK Terbitan :1 No.PP Nomor 51 tahun 2009 tentang pekerjaan kefarmasian 2.lama penggunaan obat .Definisi Memberikan informasi kepada pasien tentang obat yang diterima 4. Informasi yang perlu disampaikan kepada pasien :  jumlah.19740508 199803 2 007 1.jenis dan kegunaan masing-masing obat  bagaimana cara memakai obat.etis.kapan harus mengkonsumsi  seberapa banyak dosis.Kebijakan 1.waktu sebelum dan sesudah makan.Prosedur 1.Mulai : 4 Januari 2016 Berlaku Halaman :1 Puskesmas Sisri Maryanti. Revisi :0 Tgl.tidak bias.dan bijaksana baik secara lisan maupun tulisan 3.

Distribusi Pelayanan di apotik .brosur.Referensi 6. Menyediakan informasi aktif berupa brosur.Dokumen Lembar resep. Mendokumentasikan setiap kegiatan pelayanan informasi obat 5.catatan PIO terkait 7.leaflet 6.  peringatan efek samping obat  bagaimana mengatasi jika terjadi masalah efek samping obat  tata cara penyimpanan obat pentingnya kepatuhan penggunaan obat 5.

Untuk tablet dan kapsul yang digunakan adalah kantong plastic 2.Kode : /SOP/UKP/PSTK SPO Terbitan :1 No.kemasan yang digunakan adalah botol kaca 3.PP Nomor 51 tahun 2009 tentang pekerjaan kefarmasian 2.Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1027/Menkes/SKI/X/2004 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di apotek 3.sebelum makan. SKM Tiakar Tanda Tangan Kepala Puskesmas NIP.Mulai : 4 Januari 2016 Berlaku Halaman :1 Puskesmas Sisri Maryanti. Untuk cairan.Prosedur 1.19740508 199803 2 007 1. PELABELAN OBAT No. Revisi :0 Tgl.kemasan yang digunakan adalh wadah gelas kaca/plastic yahg bermulut besar 4.Kebijakan 1.Tujuan Supaya pasien mengerti bagaimana cara mengkonsumsi obat 2.contoh : malam hari.Keputusan Menteri Kesehatan No 26/SK/X/2002 tentang pedoman pengelolaan obat publik 3.sesudah makan .Definisi Memberikan informasi obat tentang cara memakai obat 4. Setelah dikemas dan diberi label pada masing masing wadah berupa :  Nama pasien  Aturan pakai obat  Waktu pakai. Salep atau krim .

Formulir laporan insiden yang telah terisi lengkap dilaporkan oleh Staf ke kepala pusksmas 3.Tujuan Memberi solusi jika ada kejadian yang tidak diharapkan 2.Referensi 6. Kepala Puskesmas akan memeriksa formulir laporan insiden dan melakukan banding resiko terhadap insiden .Definisi Menindaklanjuti kejadian tidak diharapkan 4. TINDAK LANJUT KTD No. Revisi :0 Tgl.Kebijakan PP Nomor 51 tahun 2009 tentang pekerjaan kefarmasian 3.Mulai : 4 Januari 2016 Berlaku Halaman :1 Puskesmas Sisri Maryanti.Prosedur 1.Distribusi Pelayanan di apotik 1.Dokumen terkait 7.Kode : SPO /SOP/UKP/PSTK Terbitan :1 No.19740508 199803 2 007 5. SKM Tiakar Tanda Tangan Kepala Puskesmas NIP. Jika ditemukan insiden KTD wajib segera membuat laporan insiden menggunakan formulir laporan insiden dengan batas waktu minimal 2 x 24 jam setelah terjadinya insiden 2.

Dokumen terkait 7.5.Distribusi Pelayanan di apotik .Referensi 6.