You are on page 1of 3

Tips OSCE UKDI

:

1. Ingat waktu hanya 15 menit. 1 menit baca soal. 1 menit terakhir siap-siap keluar.
13 menit waktu efektif utk mengerjakan.
2. 13 menit itu harus secara cerdas dibagi ke tiap2 item insruksi yang jumlahnya
beragam. Ada 1 meja yg 6 item. Adapula yg cuma 2.
3. Kalau paham pentingnya alokasi waktu.Jgn berlama2 di satu item. Ex.
Anamnesis. Kepengen perfect..nanti nulis resep ga sempet.
4. Setiap didepan ruang ujian (station) baca basmallah dan tenang.. kalau kita
tenang. Lebih mudah Recall ingatan semasa koass.
5. Bacalah soal didepan pintu dan lgsg bayangkan apa yang bakal dikerjakan. Jgn
ngotot mau ngapal.Didalam ada kok salinan soalnya.
6. Setelah masuk. Walaupun kita disuruh anggap penguji ga ada. Kalo sy saranin
tetap anggap ada. Biar penguji respect ama kita.
7. Lakukan sesuai instruksi. Kalau anamnesis jgn lupa empati. 3S = Senyum,
Sapa, Salam. Simple tapi bernilai.
8. Setelah 3S. Jangan lupa memperkenalkan diri sebagai dokter. Dan meyakinkan
bahwa isi anamnesis dirahasiakan. ;)
9. Saran dosen sy soal poin professionalisme.salah satunya kenaturalan kita saat
anamnesis. Jangan terlihat kaku & terkesan ngapal.
10. Saran dosen yg lain : jgn lupa edukasi cara, penyimpanan, dan dosis pemakaian
obat.selain penguji,pasien beneran bakal respek.
11. Setelah itu. Bila kita ingin pemeriksaan fisik.jangan lupa minta persetujuan
pasien.
12. Kalau pasien dah siap di periksa, jangan lupa cuci tangan ya sesuai panduan
WHO atau Depkes dan pake handschoen..
13. Setelah pemeriksaan fisik, jangan lupa cuci tangan lagi. Jadi. Pem fisik diawali
dan diakhiri oleh cuci tangan.
14. Barulah kita persilakan pasien duduk kembali dan kita jelaskan diagnosis
banding, serta diagnosis kerja yg mungkin.
15. Setelah itu, jelaskan bahwa kita butuh pem penunjang utk konfirmasi diagnosis
kerja,mintalah persetujuan.lalu buat blanko nya.
16. Nanti penguji akan memberikan hasil pemeriksaan yg kita minta. Bila tak ada
data. Maka akan disampaikan..data tidak tersedia.
17. angan langsung meminta pem.roentgen dulu. Biasakan minta hasil laboratorium
dulu. Nanti kelupaan karena kita mrsa tau dx nya.
18. Utk resep dan surat rujukan. Tidak ada tips khusus kecuali latihanlah sebanyak
mungkin. :)
19. Setelah semua selesai. Jangan lupa tanyakan pada pasien. "Apakah bpk/ibu
ada hal yg ingin ditanyakan?" :)

Biasa disiapin 3 blanko tsb.mahasiswa kalau bisa coba belajar sedari dini. Blanko rujukan. waktu bagi penguji untuk menilai kita hanya 15 menit. Dalam tulisan romawi. Contoh 2: Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi. Tulis berapa banyak obat yang mau dikasih. L = 50.20. Hanya keluar kompetensi 3 (mengerjakan dgn supervisi) dan 4 (mandiri) 24. 21. 26.Bkn pd teknik pmeriksaan. belajar untuk bisa memahami bahwa OSCE sebagai ajang kita mengukur kemampuan saat ketemu pasien. 6. untuk OSCE. Karena itu. Diminta jg Sebutkan DDnya. Pas koass juga. Untuk membuat resep jangan lupa tulis nama pasien dan umur. Berapa kali pemberian dalam 1 hari atau keterangan lainnya. Misal X = 10. . Kalau ketemu kasus yg kit ga pernah latihan saat persiapan. dgn melihat kompetensi. 25. 20 mg / 500 mg / 1 g 4. Terus tulis sediaannya apa. S.Misal Imm = berikan pd dokter. 5. Sirup.Tentu yg dilihat lebih ke pola pikir & prosedural. 23. Atau yg lain. Blanko pemeriksaan penunjang (roentgen dll). 3.Paling ga bisa ngira2 kemungkinannya apa. Biar kita rileks dan tenang :-) Belajar OSCE itu ga bisa instan. Untuk pendidikan biasanya kita gunakan obat generik. akun ini terbuka untuk semua kalangan. Tablet. 2. Terus dosis obat yang akan kita berikan. Tulis signatura. Prn : kalau perlu. Harus tau nama obat apa yang akan kita berikan. utk persiapan CBT sekali2 coba lirik SKDI (Standar kompetensi dokter Ina) hampir 80% dari kompetensi 3 dan 4. Kapsul. 22. XL = 40.Coba liat stndr komptensi keterampilan klinis. belajar membuat blanko laboratorium. Vial. Ex. contoh 1 : dari pemeriksaan didapatkan neuritis. Tulis Resep : 1.