You are on page 1of 2

1.Jelaskan fungsi dari reagen-reagen pada praktikum isolasi DNA berikut!

a. Detergen
Jawab: Detergen berfungsi untuk melisiskan barrier sel secara kimia
sebagai pengganti senyawa kimia yang mampu merusak dinding dan
membran sel antara lain lisozim yang dapat mendegesti senyawa
polimerik yang menyebabkan kekakuan sel dan etil endiamintetra asetat
(EDTA) yang berfungsi untuk menghilangkan ion Mg2+ yang penting
untuk mempertahankan keseluruhan struktur selubung sel, serta
menghambat enzim-enzim seluler yang dapat merusak.
b. Garam
a. Jawab: Garam berfungsi untuk menghilangkan protein dan karbohidrat
karena garam dapat menyebabkan keduanya terpresipitasi dan bersama-
sama dengan detergen berfungsi seperti halnya lysing buffer. Garam
juga digunakan untuk melarutkan DNA, karena ion Na+ yang dikandung
oleh garam mampu membentuk ikatan dengan kutub negatif fosfat
DNA, yaitu kutub yang bisa menyebabkan molekul-molekul saling
tolak mnolak satu sama lain sehinggga pada saat ion Na+ membentuk
ikatan dengan kutub negatif fosfat DNA, DNA akan terkumpul.
c. Alcohol
Jawab: Alkohol berfungsi untuk pengikatan strand DNA yang telah
terkumpul kerena pemekatan oleh garam, karena kerapatan alkohol
lebih kecil dibandingkan kerapatan air maka alkohol akan berada di
bagian atas larutan pada tabung reaksi.
2. Apa fungsi pemblenderan buah pada praktikum isolasi DNA?
Jawab: Pemblenderan buah pada proses isolasi DNA bertujuan untuk merusak
dinding sel, membran sel, dan membran inti secara mekanik.
3. Mengapa pada proses pengadukan tidak boleh berbuih?

Jawab: Karena busa yang ditimbulkan oleh detergen akan mengganggu
pengamatan, karena DNA yang berhasil diisolasi nampak tipis, dan dapat
dipastikan lapisan DNA tersebut akan tertutupi jika terdapat banyak busa.
Disamping itu juga adanya busa akan dapat merusak pembentukan DNA.

Mengapa pada macam detergen yang berbeda diperoleh kualitas DNA dan waktu pembentukan yang berbeda? Jawab: jenis detergen berpengaruh terhadap hasil isolasi DNA. Jenis detergen juga berpengaruh terhadap kecepatan pembentukan DNA berdasarkan percobaan yang telah kami lakukan. hal ini karena adanya senyawa polifenol dan polisakarida dalam konsentrasi tinggi yang dapat menghambat pemurnian DNA. ada yang banyak adapula yang sedikit sehingga kecepatan pembentukan DNA juga berbeda karena kecepatan pemecahan sel juga berbeda. karena dalam keadaan panas akan memperlambat pembentukan gel. dapat memberi hasil yang berbeda pula. Buah dengan kadar air tinggi akan menghasilkan isolat yang berbeda jika dibandingkan dengan buah berkadar air rendah. 4. maka kadar air yang pada masing-masing buah berbeda.Mengapa pada macam buah yang berbeda di peroleh kualitas DNA dan waktu pembentukan yang berbeda? Jawab: DNA. 6. selain itu juga karena pada alkhohol yang dingin dapat membentu mempercepat proses mempertifikasi DNA dan jika alkohol yang dingin yang diberikan maka konsentrasi DNA yang akan terikat oleh alkohol tersebut akan semakin pekat 5. Mengapa alcohol yang ditambahkan harus dalam keadaan dingin? Jawab: Karena alkohol dingin akan mempercepat pembentukan fase gel DNA. Jika isolasi DNA dilakukan dengan sampel buah. Kandungan dalam detergen berbeda produk satu dengan produk lain. Penambahan alkohol dingin akan mempermudah koagulasi DNA sehingga DNA yang bersifat transparan dapat terlihat dengan jelas berupa benang- benang halus pada lapisan tengah campuran buah dan detergen. . Selain itu karena sel dapat mengalami lisis yang disebabkan karena rusaknya dinding dan membran sel.