You are on page 1of 59

MOD-TR-RS-001. REV.

00

SISTEM PERLINDUNGAN
KEBAKARAN RUMAH SAKIT

MOD-TR-RS-001. REV.00

Program Penanggulangan Kebakaran

 Tujuan utama program penanggulangan kebakaran adalah untuk
mencegah terjadinya kebakaran
 Jika kebakaran tetap terjadi, karyawan harus tahu tugasnya sesuai
prosedur berikut:
◙ Mendeteksi kebakran dan segera mengaktifkan alarm
◙ Melakukan evakuasi orang dari bangunan/gedung
◙ Mengisolasi kebakaran
◙ Memadamkan kebakaran

MOD-TR-RS-001. REV.00

Program Penanggulangan Kebakaran
Tujuan program penanggulangan kebakaran:
 Keselamatan orang
 Pengendalian kebakaran
 Meminimalkan kerugian harta benda dan “down time” operasional
rumah sakit

MOD-TR-RS-001. REV.00

Fakta mengenai kebakaran

 Tidak ada fasilitas yang benar-benar tahan api. Hampir segalanya
dapat terbakar, ada sumber penyalaan, tersedianya cukup bahan
bakar, dan oksigen
 Energi panas dipindahkan dengan konveksi, konduksi, radiasi dan
kontak langsung dengan nyala api
 Api dan nyala api akan meyebar dalam bangunan secara horisontal
dan vertikal. Kebakaran menyebar sampai atap. Lalu mulai
menyebar secara horisontal

MOD-TR-RS-001. REV.00

Fakta mengenai kebakaran

 Biaya proteksi kebakaran memiliki dampak pada pengurangan
kerugian atau resiko yang ada
 Sistem sprinkler otomatis adalah alat terbaik untuk mengurangi
kerugian jiwa karena kebakaran
 Orang dan perilakunya merupakan elemen kunci. Lebih separuh
dari kebakaran adalah karena kesalahan manusia

00 6 DEFINISI API adalah rantai reaksi kimia yang diikuti oleh pengeluaran panas dan cahaya FIRE (KEBAKARAN) adalah api yang tak diingini dan tidak terkendali . MOD-TR-RS-001. REV.

REV. MOD-TR-RS-001.00 7 UNSUR-UNSUR API UapBAHAN BAKAR .

00 8 Walaupun unsur  api bertemu. api tidak akan terjadi tanpa dipenuhi syarat-syarat pendukung reaksi kimia api yang terdiri dari  Titik nyala  Daerah bisa terbakar  Energi panas yang cukup . REV. MOD-TR-RS-001.

00 9 TETRAHEDRON API RANTAI REAKSI API ☛TITIK NYALA BAHAN ☛DAERAH BISA TERBAKAR BAKAR ☛ENERGI PANAS . REV. MOD-TR-RS-001.

00 10 TITIK NYALA adalah suhu terendah dimana suatu zat memberikan cukup uap dan akan menyala (terbakar sekejap) bila ada sumber panas dengan energi yang cukup TITIK BAKAR adalah suhu terendah dimana suatu zat memberikan cukup uap dan akan terbakar (menyala terus menerus) bila ada sumber panas dengan energi yang cukup . REV. MOD-TR-RS-001.

19 .00 11 CONTOH TITIK NYALA BEBERAPA ZAT TITIK NYALA (ºC) NAMA BAHAN Kerosin 38 BensIn . MOD-TR-RS-001. REV.12 Aseton .60 Propan .18 Etanol (spiritus) .104 Asetilin .43 sd.38 Butan .

00 12 DAERAH BISA TERBAKAR (flammable range) adalah batas konsentrasi volume campuran antara uap bahan bakar dengan udara agar campuran tersebut dapat menyala bila diberi panas yang cukup Konsentrasi terendah dinamai Batas Bisa Terbakar Bawah (BBTB) = Lower Flammable Limit (LFL) Konsentrasi tertinggi dinamai Batas Bisa Terbakar Atas (BBTA) = Upper Flammable Limit (UFL) . REV. MOD-TR-RS-001.

100% MOD-TR-RS-001.00 13  Daerah KAYA Garis Batas Daerah KURANG OKSIGEN UAP Minyak Bisa Terbakar BBTA :10 % % konsentrasi uap minyak DAERAH di udara BISA TERBAKAR Daerah Miskin BBTB : 1 % UAP Minyak 0 21% 10% % oksigen di udara . REV.

REV. MOD-TR-RS-001.6 % KerosIn 0.5 % Asetilin 2.6 – 13 % Hidrogen 4 – 75% .3 – 19 % Aseton 2.1 – 9.5 – 100 % Etanol (spiritus) 3.4 – 7.8 – 8.4 % Propan 2.7 – 5 % Butan 1.00 14 CONTOH DAERAH BISA TERBAKAR NAMA BAHAN BATAS KONSENTRASI Bensin 1.

22 mJoule Aseton 1.02 mJoule Hidrogen 0.068 mJoule Propan 0. MOD-TR-RS-001.47 mJoule N-Pentan 0.00 15 ENERGI PANAS adalah besar energi minimum yang berbentuk panas yang diperlukan untuk menimbulkan api bila mengenai campuran dari daerah bisa terbakar NAMA BAHAN ENERGI PENYALAAN Asetilin 0.15 mJoule .25 mJoule Metan 0. REV.01 mJoule Hidrogen sulfida 0.

REV. MEKANIS : Gesekan benda padat Bunga api akibat benturan Panas lebih mesin Kompresi (efek disel) 3.00 16 SUMBER ENERGI PANAS 1. MOD-TR-RS-001. KIMIAWI : hasil reaksi kimia 2. LISTRIK : Pemanasan karena resistansi Busur listrik (arcing) Bunga api listrik (Spark) Listrik statis Petir .

MOD-TR-RS-001. REV.60 °C 370 °C Hidrogen ? °C 500 °C Asetilen -18 °C 305 °C .00 17 PENANGASAN (auto ignition) adalah suhu terendah suatu zat yang mampu menyala dengan sendirinya tanpa ada sumber energi penyalaan dari luar BAHAN TITIK NYALA PENANGASAN Propan -104 °C 493 °C Butan .

6 Asetilin 0.6 Aseton 2.00 BERAT UAP adalah perbandingan berat uap dengan udara. Berat uap Udara = 1 NAMA BAHAN BERAT UAP Bensin 3 => 4 KerosIn 4. 18 MOD-TR-RS-001.0 . REV.91 Etanol (spiritus) 1.5 Propan 1.5 Butan 2.

00 19 PEMBAKARAN SPONTAN adalah kemampuan suatu zat untuk terbakar dengan sendirinya bila bertemu dengan bahan lain Contoh :  Kalium permanganat + Gliserin  Alumuniumtrimetil : Al(CH3)3  cair  Boro etana = Boronhidrida : B2H6  gas  Potasiumhidrida : KH  Jarum putih  Fosfor putih : P4  kristal kubus. REV. MOD-TR-RS-001. tak berwarna sampai kekuningan .

Mendinginkan (cooling) 3. Memutus rantai reaksi api (inhibiting) .00 20 PRINSIP PEMADAMAN API 1. REV. MOD-TR-RS-001. Mengambil bahan bakar (starvation) 2. Penyelimutan bahan bakar (smothering) 4.

REV. MOD-TR-RS-001.00 Program Penanggulangan Kebakaran Program Penanggulangan Kebakaran dapat dilakukan dengan cara sbb:  Perancangan dan kerekayasaan untuk pencegahan dan proteksi kebakaran  Rencana Penanggulangan kebakaran  Pembentukan Tim penanggulangan kebakaran  Praktek kerja yang selamat .

pakaian. • Jangan gunakan perangkat yang menghasilkan bunga api. di daerah di mana oksigen digunakan. MOD-TR-RS-001. Safety. Health. termasuk lampu baca. • Area perawatan dan penyimpanan harus bersih dan bebas dari sampah antara lain serbuk gergaji. dari perangkat yang memproduksi panas. REV. seprai. serutan kayu. Beri tanda silinder apabila sedang tidak digunakan. Protection Academy 22 . kain berminyak. dan lain-lain. dan barang mudah terbakar lainnya.00 Keselamatan Terhadap Kebakaran Secara Umum • Jauhkan produk kertas. • Simpan tabung gas dengan aman dan jauh dari pasien. Ruangan dan jalur evakuasi dipelihara tetap bersih. termasuk mainan atau peralatan bermotor.

bila terjadi kebakaran.00 Keselamatan Terhadap Kebakaran Secara Umum • Pastikan bahwa tanda-tanda “EKSIT” (EXIT) selalu diterangi dan pencahayaan darurat menyala dengan baik. pintu ini dimaksudkan untuk menjaga penyebaran api. MOD-TR-RS-001. • Jangan pernah membiarkan pintu EKSIT/Darurat/Kebakaran terbuka. Safety. Protection Academy 23 . Health. REV. Pintu ini tidak hanya melarang orang keluar/masuk dalam keadaan normal.

REV.00 SISTEM “DETEKSI” DAN “ALARM KEBAKARAN ” Instalasi sistem deteksi dan alarm kebakaran. (c) Signal alarm (alarm bel/buzzer/lampu). MOD-TR-RS-001. (b) titik panggil manual. Protection Academy 24 . terdiri dari Sistem alarm kebakaran manual (a) Panel Alarm. meliputi 2 jenis : (1) Sistem alarm kebakaran manual. Safety. Health.

terdiri dari : (a) panel alarm. Protection Academy 25 . Sistem alarm dan deteksi kebakaran otomatik Health. REV.00 SISTEM “DETEKSI” DAN “ALARM KEBAKARAN ” (2) Sistem deteksi dan alarm kebakaran otomatis. (c) titik panggil manual. (d) signal alarm (alarm bel/buzzer/lampu). MOD-TR-RS-001. (b) detektor panas dan asap. Safety.

MOD-TR-RS-001. REV. Safety.00 Ketentuan Penempatan Detektor Panas dan Detektor Asap Health. Protection Academy 26 .

jarak antarany harus dikurangi. Safety. MOD-TR-RS-001.00 Ketentuan Penempatan Detektor Panas dan Detektor Asap Untuk memastikan bahwa proteksi yang dicakup di sudut ruangan dan untuk memastikan tidak ada celah pada titik yang berhubungan dari banyak detektor. Protection Academy 27 . REV. Health.

Health. dan 3.00 Ketentuan Penempatan Detektor Panas dan Detektor Asap Untuk memastikan cakupan lengkap denah segi empat. Protection Academy 28 . REV. MOD-TR-RS-001. jarak antara detektor dan dinding harus dikurangi sampai 5 meter untuk detektor asap. Safety.5 meter untuk detektor panas.

dan 7 meter antar detektor panas. Health. jarak antar detektor harus dikurangi sampai 10 meter antar detektor asap.00 Ketentuan Penempatan Detektor Panas dan Detektor Asap Untuk memastikan cakupan lengkap. Protection Academy 29 . MOD-TR-RS-001. REV. Safety.

Safety. MOD-TR-RS-001. Protection Academy 30 . REV.00 Penempatan detektor kebakaran pada ruangan di dalam rumah sakit Health.

Safety. MOD-TR-RS-001.00 Penempatan detektor kebakaran pada ruangan di dalam rumah sakit Health. REV. Protection Academy 31 .

Safety.00 Penempatan detektor kebakaran pada ruangan di dalam rumah sakit Health. MOD-TR-RS-001. REV. Protection Academy 32 .

REV.00 Penempatan detektor kebakaran pada ruangan di dalam rumah sakit Health. MOD-TR-RS-001. Protection Academy 33 . Safety.

00 34 KLASIFIKASI KEBAKARAN adalah penggolongan kebakaran terutama berdasarkan bahan yg terbakar & bahaya yg terkandung dalam kebakaran tersebut KLASIFIKASI KEBAKARAN INDONESIA • Klas A : padat bukan logam • Klas B : Cair atau gas bisa terbakar • Klas C : Instalasi listrik bertegangan • Klas D : l o g a m . REV. MOD-TR-RS-001.

00 •A •Combustible •Klasifikasi KEBAKARAN Material •Ref : Permenaker -04/80 •Flammable Liquid/gas •B •C •Electrical Equipment •D •Metals . MOD-TR-RS-001. REV.

MOD-TR-RS-001. Pancaran utuh (solid stream) 2. Pancaran lurus (straight stream) 3. Pancaran embun (mist atau atomizing stream) . Pancaran kabut (fog stream) 5. Pancaran tirai (spray steam) 4. REV.00 Media pemadam A I R Pancaran air untuk pemadaman 1.

Boil over CARA AIR MEMADAMKAN API 1. REV. Tidak bisa untuk zat pelarut . Asfixia dalam ruang tertutup 2. Slop over 4. Penghantar listrik 3. MOD-TR-RS-001. Penyelimutan 3. Pendinginan 2.00 37 MEDIA PEMADAM AIR BAHAYA AIR DALAM PEMADAMAN 1.

Mencegah penguapan 3. Melokalisasi api 5. Penyelimutan 2. MOD-TR-RS-001. Busa berfluor : mencegah nyala ulang .00 38 MEDIA PEMADAM BUSA adalah kumpulan massa cair berbentuk gelembung- gelembung berisi gas atau udara yang mampu mengapung diatas zat cair dan mengalir diatas permukaan zat padat CARA BUSA MEMADAMKAN API 1. Pendinginan 4. REV.

Busa kimia : Al. Kimiawi disebut BUSA KIMIA 2.sulfat + Nat. Busa mekanis : a. Busa sintetis (deterjen) .00 39 CARA TERJADINYA BUSA : 1. Mekanis disebut BUSA MEKANIS PENGEMBANGAN BUSA : 1. bikarbonat 2. Film-Forming Fluoroprotein Foam (FFFP) e. Busa fluoroprotein c. Mengembang tinggi : 501 – 1000 kali JENIS BUSA BERDASAR BAHAN BAKU : 1. REV. Aqueous Film-Forming Foam (AFFF) d. Busa protein b. MOD-TR-RS-001. Mengembang menengah : 51 – 500 kali 3. Mengembang rendah : 2 – 50 kali 2.

MOD-TR-RS-001.00 40 Media Pemadam P A S I R  untuk menutup tumpahan  mencegah kebakaran  untuk kebakaran kecil KEKURANGAN : Berat Sulit mengalir Kotor Menimbulkan karat . REV.

Mudah mengalir 3.Pendinginan . Mudah terpancar 5. MOD-TR-RS-001. . Tidak menyerap air 6. Ukuran butiran kecil & seragam 2. REV. Penyelimutan. Ringan 4. Tidak menimbulkan karat Metode Pemadaman .00 41 Media Pemadam TEPUNG KIMIA 1. Memutus rantai reaksi api .

MOD-TR-RS-001. REV.00 42 KARBON DIOKSIDA (CO2) Ciri umum : ✼ Tidak terbakar ✼ Tidak bereaksi dengan bahan lain ✼ Memancar karena kekuatannya sendiri ✼ Penetrasi keseluruh area ✼ Mudah menyebar ✼ Bukan penghantar listrik ✼ Bersih ✼ Berat uap 1½ x udara .

00 43 KARBON DIOKSIDA (CO2) KELEMAHAN : Jangkauan pancaran pendek Tidak tahan terhadap panas tinggi kebakaran Tidak efektif untuk kebakaran Klas A Tidak efektif untuk di ruang terbuka. MOD-TR-RS-001. . REV.

•XXX •XXX •VV •VVV •Klas D •Kalium. MOD-TR-RS-001. kertas. kain dsb. magnesium •XXX •XXX •Khusus •XXX •Keterangan : •VVV •: •Sangat•efektif •X •: •Tidak•tepat •VV •: •Dapat•digunakan •XX •: •Merusak •V •: •Kurang•tepat /•tidak•dianjurkan •XXX •: •Berbahaya •*) •: •Tidak•efisien •**) •: •Kotor /•korosif .•litium. •VVV •V •VV •V*) •Klas A •Bahan berharga •XX •XX •VV**) •VVV •Bahan•cair •XXX •VVV •VV •V*) •Klas B •Bahan gas •X •X •VV •V *) •Klas C •Panel•listrik.00 JENIS MEDIA PEMADAM KEBAKARAN DAN APLIKASINYA •Jenis media pemadam •Jenis kebakaran •Tipe basah •Tipe kering •Clean •Air •Busa •Powder •Agent •Bahan spt (kayu. REV.

3) Setiap luas tempat parkir yang luasnya tidak melebihi 270 m2 harus ditempatkan minimal dua buah alat pemadam api ringan kimia berukuran minimal 2 kg.00 Ketentuan penempatan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) 1) Jarak tempuh penempatan alat pemadam api ringan dari setiap tempat atau titik dalam bangunan rumah sakit harus tidak lebih dari 25 (dua puluh lima) meter. 2) Setiap ruangan tertutup dalam bangunan rumah sakit dengan luas tidak lebih dari 250 m2. REV. pada tempat yang mudah dilihat dan dicapai. Health. MOD-TR-RS-001. yang ditempatkan antara tempat parkir kendaraan dan gedung. harus dilengkapi dengan sekurang-kurangnya sebuah alat pemadam api ringan berukuran minimal 2 kg sesuai klasifikasi isi ruangan. Safety. Protection Academy 45 .

Safety. MOD-TR-RS-001.00 Jenis APAR untuk Ruangan Rumah Sakit Health. REV. Protection Academy 46 .

• di atau dekat koridor atau lorong yang menuju eksit. • sehingga APAR terlindungi dari kerusakan jika ditempatkan di Health. • di mana orang tidak menggunakan APAR untuk risiko yang tidak semestinya. REV.00 Lokasi Alat pemadam api ringan (APAR) Tempatkan APAR : • sehingga mudah terlihat. Protection Academy 47 luar ruangan. termasuk instruksi pengoperasiannya dan tanda identifikasinya. akan tetapi tidak terlalu dekat karena bisa rusak oleh sambaran api. . • dekat dengan area yang berpotensi bahaya kebakaran. misalnya menggunakan APAR jenis gas pada area yang tidak berventilasi. • di mana APAR tidak akan rusak karena terkorosi oleh proses kimia. • sehingga mudah dicapai (APAR harus tidak terhalang oleh peralatan atau material-material). MOD-TR-RS-001. Safety.

Health. Protection Academy 48 . Untuk ruangan yang berisi peralatan listrik : • tempatkan APAR di dalam atau dekat ruangan. pasang APAR dengan pengikat yang dirancang untuk tahan terhadap getaran. tempatkan APAR di luar ruangan (ini akan digunakan oleh pengguna untuk memadamkan api). • Pada kendaraan atau di area di area dimana APAR ditempatkan di area yang bising atau bergetar. Safety. MOD-TR-RS-001. REV.00 Lokasi Alat pemadam api ringan (APAR) Dalam area khusus : • Apabia bahan yang disimpan mudah terbakarnya tinggi di dalam ruangan yang kecil atau tempat tertutup.

• dipasang sedemikian rupa sehingga bagian paling atas berada pada ketinggian maksimum 120 cm dari permukaan lantai. kecuali untuk jenis CO2 dan bubuk kimia kering (dry powder) penempatannya minimum 15 cm dari permukaan lantai. REV. 49 .00 Lokasi Alat pemadam api ringan (APAR) Pemasangan APAR ditentukan sebagai berikut : • dipasang pada dinding dengan pengikat atau dalam lemari kaca dan dapat dipergunakan dengan mudah pada saat diperlukan. • tidak diperbolehkan dipasang di dalam ruangan yang mempunyai temperatur lebih dari 490C dan di bawah 40C. MOD-TR-RS-001.

MOD-TR-RS-001.00 Penandaan Alat Pemadam Api Ringan Health. Protection Academy 50 . Safety. REV.

Health. Kotak slang kebakaran atau sering juga disebut dengan Indoor hydrant box (hidran kebakaran di dalam gedung). terdiri dari : (1) lemari tertutup. dan (4) nozel. MOD-TR-RS-001. (2) slang kebakaran. Safety. (3) rak slang. Protection Academy 51 . REV.00 KOTAK SLANG KEBAKARAN (HIDRAN GEDUNG) DAN KELENGKAPAN NYA.

• Sistem sprinkler otomatik tidak wajib di area berikut : – setiap ruangan di mana penerapan air. lantai. dan lain-lain). – ruang generator dan transformator yang dipisahkan dari bangunan dengan dinding dan lantai / langit-langit atau rakitan atap / langit- langit yang memiliki nilai ketahanan api tidak kurang dari 2 jam. ruang radiologi. 52 .00 Sprinkle • Sistem sprinkler otomatik harus dipasang di seluruh bangunan. – untuk ruangan-ruangan yang tidak memungkinkan pasien dipindahkan (ruang bedah. REV. ruang ICU. merupakan ancaman yang serius terhadap kehidupan atau bahaya kebakaran. – setiap kamar atau ruang di mana sprinkler dianggap tidak diinginkan karena sifat dari isi ruangan. sprinkler boleh tidak dipasang asalkan dinding. atau nyala api dan air. MOD-TR-RS-001. – di kamar atau daerah yang konstruksinya tidak mudah terbakar dengan isi sepenuhnya bahan tidak mudah terbakar. langit-langit dan bukaan. mempunyai tingkat ketahanan api minimal 2 jam.

Health. gudang. ruang kerja bengkel dan sebagainya.6 m. 3) Dibagian tertentu dari bangunan bahaya kebakaran ringan seperti : ruang langit-langit (attick).00 Penempatan dan letak kepala springkler Penempatan kepala springkler untuk bahaya kebakaran ringan. ii) dari ujung dinding : 2. b) springkler lain : 20 m2.6 m. MOD-TR-RS-001. luas maksimum dibatasi menjadi 9 m2 tiap kepala springkler dan jarak maksimum antar kepala springkler 3. b) springkler lain : 4.3 m. ruang binatu. REV.7 m. Protection Academy 53 . dapur. 1) Luas proteksi maksimum kepala springkler : a) springkler dinding : 17 m2. Safety. besmen. ruang ketel uap. 2) Jarak maksimum kepala springkler dalam satu deret dan jarak maksimum deretan yang berdekatan : a) springkler dinding : i) sepanjang dinding : 4.

MOD-TR-RS-001. Protection Academy 54 . Safety. 1) Luas proteksi maksimum kepala springkler : a) springkler dinding : 9 m2. Health. 2 dari ujung dinding : 1. b) springkler lain : 12 m2. 2) Jarak maksimum kepala springkler dalam satu deret dan jarak maksimum deretan yang berdekatan : a) springkler dinding : 1 sepanjang dinding : (i) untuk langit-langit tidak tahan api : 3.4 m (ii) untuk langit-langit tahan api : 3. REV.00 Penempatan dan letak kepala springkler Penempatan kepala springkler untuk bahaya kebakaran sedang.7 m.8 m.

4. 2. 3.00 Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan Sebagian besar jenis APAR bekerja dalam cara sebagai berikut : 1. Untuk jenis cartridge tekan tuas penusuk agar alat pemadam siap digunakan. REV. Dekati api dari arah angin berhembus. Tarik cincin pin pada APAR. Arahkan nozzle ke sumber kebakaran dari jarak yang aman. . MOD-TR-RS-001.

Beberapa alat pemadam kebakaran menyemprot pada kecepatan tinggi. . Hindari semprotan langsung ke arah bahan bakar cair karena dapat menimbulkan percikan yang dapat menyebarkan dan memperbesar kebakaran.00 5. • 6. Tekan tuas operasi. Arahkan semprotan dari nozzle dari satu ke sisi lain secara horizontal hingga semua area tertangani dengan menggunakan lengan (bukan pergelangan tangan). REV. MOD-TR-RS-001.

selalu ada resiko api menyala kembali. Setelah dipakai. REV. MOD-TR-RS-001. 8. Pastikan juga anda selalu pada posisi yang bebas untuk menyelamatkan diri (escaping) dengan selalu membelakangi jalan keluar. 10. Cari bantuan ketika kebakaran sudah di luar kendali. Pastikan kebakaran telah padam dan mundur perlahan. namun jangan pernah membelakangi api. alat pemadam kebakaran harus diperbaiki dan isi kembali. . Lanjutkan hingga seluruh bahan pemadam habis dan api dapat dipadamkan. 9.00 7. Ingat.

pengambilan bahan bakar dan pemutusan rantai reaksi api ✴ Agar pemadaman kebakaran efektif maka harus diketahui klasifikasi kebakaran dan media pemadam yang paling sesuai ✴ Penanggulangan kebakaran adalah tanggung jawab semua pekerja ✴ Tugas penanggulangan tersenyawa dalam tanggung jawab operasional sehari-hari seorang pekerja. REV. MOD-TR-RS-001. 58 .00 KESIMPULAN ✴ Kebakaran terjadi karena adanya api yang tak terkendali dan tak diinginkan ✴ Api dapat dipadamkan dengan pendinginan. penyelimutan.

Protection Academy 59 .00 TERIMAKASIH Health. REV. MOD-TR-RS-001. Safety.