You are on page 1of 18

Panduan Terapi Hipertensi .

Angiotensin II Antagonist / Angiotensin Receptor Blockers (ARB) Mekanisme kerja dari ARB yaitu berkorelasi dengan Renin-Angiotensin-Aldosteron System (RAAS) yang umumnya bertanggung jawab dalam pengaturan tekanan darah. .

2010 . Mechanism Of Action : RAAS & ARB Kidney Angiotensinogen Renin Inactive Prorenin Angiotensin Bradykinin Alternative I pathway ACE (Chymase) Inactive Active Angiotensin II fragments Prorenin ARB Prorenin AT1R AT2R receptor Adrenal cortex CNS Aldosterone Fibrosis Vascular Cardiac Kidney Edothelium Smooth(myocrdial) cells Sympathetic muscle activation Kidney Sodium Endhotelial Individual cell retention dysfuntion Inflammation growth Kaplan’s Clinical Hypertension.

et al. . ARB’s: Compelling Indications ACE Angiotensin Calcium Aldosterone Diuretic -blocker Inhibitor II Blocker Antagonists Antagonist Heart Failure      Post Heart Attack     High CAD Risk      Diabetes Mellitus      Chronic Renal Disease   Recurrent Stroke     New studies Modified from Chobanian AV. JAMA 2003.289:2560- 2572.

Candesartan vs Other ARB .

candesartan > irbesartan > valsartan/EXP-3174/telmisartan > tasosartan > losartan > eprosartan. .

. DURATION OF BINDING Kesimpulan : Candesartan memiliki ikatan reseptor AT1 lebih kuat dibandingkan ARB lainnya.

baik tekanan darah sistolik dan diastolik.5 DBP -45 p<0.7 -34.6 -19.2 -40 -37.6 -19.1 -19.0001 from baseline untuk semua kelompok Efikasi penurunan tekanan darah Candesartan superior dibandingkan dengan ARB lainnya. Candesartan Valsartan Irbesartan Eprosartan Telmisartan Losartan 16 mg od 160 mg od 300 mg od 600 mg od 80 mg od 50 mg od (n=470) (n=401) (n=508) (n=208) (n=274) (n=577) 0 baseline hingga 6 bulan (mmHg) -5 Perubahan Rata2 TD dari -10 -15 -20 -18.3 -34.2 -18. Effects of Antihypertensive Treatment with Angiotensin II Receptor Blockers on Lipid Profile .1 -25 -30 -35 -34. 2006.4 -37 SBP -38.5 -20. Hellenic J Cardiol.

Tolerability and Safety .

.

Mean plasma concentration-time profiles of candesartan in human subjects (n=24) after oral administration of 16 mg candesartan cilexetil tablet produced by PT Dexa Medica (Test Drug = Candesartan Cilexetil 16 mg) and the Reference (Reference Drug = Blopress® 16 mg) Candesartan cilexetil 16 mg tablet produksi PT Dexa Medica dan Pembanding (BLOPRESS 16mg. PT Takeda Indonesia .Indonesia) adalah BIOEKUIVALEN .

Profil Produk .

Indikasi • Hipertensi • Pengobatan pada pasien dengan gagal jantung dan gangguan fungsi sistolik ventrikel kiri ketika obat penghambat ACE tidak ditoleransi .

Kontra Indikasi • Pasien yang hipersensitif terhadap candesartan cilexetil atau komponen yang terkandung didalam formulasinya • Wanita hamil dan menyusui • Gangguan hati yang berat .

. direkomendasikan dosis awal 2 mg per hari. Dosis dan Cara Pemberian • DOSIS PADA HIPERTENSI – Dosis awal Canderin adalah 4 mg per hari. tapi disarankan diberikan dosis awal 2 mg. tidak memerlukan penyesuaian dosis. – Dosis dinaikkan sesuai dengan respons pengobatan sampai maksimum 16 mg sehari (Efek Maksimal dicapai dalam 4 minggu-6 minggu). – Pasien dengan gagal ginjal sedang sampai berat. – Pasien dengan gangguan hati ringan sampai sedang.

Peningkatan dosis sampai 32 mg/hari atau dosis tertinggi yang dpt ditoleransi dalam interval waktu minimal 2 minggu. Dosis dan Cara Pemberian • DOSIS PADA GAGAL JANTUNG – Dosis awal 4 mg/hari. – Pasien lanjut usia dan pasien dengan pengurangan volume intravaskular. dan gangguan hati ringan sampai sedang tidak perlu penyesuaian dosis. • CARA PEMBERIAN – Sekali sehari sebelum makan atau setelah makan . gangguan ginjal.

Kesimpulan • Candesartan OGBdexa merupakan generik pertama dari candesartan • Candesartan menunjukkan efikasi yang lebih baik daripada ARB yang lain serta memberikan perlindungan terhadap organ dari komplikasi hipertensi. SMART dan SCOPE) . gangguan ginjal serta menurunkan new onset of diabetes (CHARM. • Candesartan terbukti menghambat progresifitas CVD. ALPINE.