You are on page 1of 6

BAB I

PEMBAHASAN

A. Pengertian Diare

Diare adalah keadaan ketika seorang individu mengalami/beresiko mengalami

defekasi sering dengan kondisi feces cair. Diare akut adalah diare yang awalnya

mendadak atau berlangsung singkat dalam beberapa jam sampai 7 atau 14 hari.

B. Sitem tubuh yang berperan dalam masalah diare

Adapun sistem tubuh yang berperan dalam masalah diare adalah sistem

pencernaan yang meliputi organ-organ tubuh sebagai berikut :

a. Oral, yaitu organ pertama pada proses pencernaan,yang mengubah makanan

menjadi bolus.

b. Esofagus, yaitu saluran panjang yang tipis sebagai jalan makanan yang sudah

menjadi bolus dari mulut menuju lambung yang panjangnya ± 20 cm dan lebar ± 2

cm.

c. Gaster, yaitu organ yang berfungsi menghaluskan makanan dari bentuk bolus

menjadi chyme.

d. Intestinum Minor, yaitu organ yang terdiri dari tiga bagian yaitu

duodenum,jejenum dan ileum yang berfungsi untuk menyerap sari-sari makanan.

1

Faktor-faktor yang mempengaruhi Diare Diare dapat dipengaruhi oleh 2 faktor. D. Diare yang disebabkan faktor patofisiologis b/d Inflamasi sekunder akibat Gastriitis. Intestinum mayor. Anus. yaitu organ yang terdiri dari kolon asendent. yaitu : 1. b/d bakteri virus atau parasit yang tidak ada daya imunitasnya. b/d perubahan bakteri dalam air. yaitu organ yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara feces g. yaitu yang disebabkan karena adanya penyakit. C. Rektum.kolon tranversum. 2.kolon desendent dan sigmoid. Faktor Patofisiologis. yaitu organ yang berpeeran sebagai jalan keluarnya feces dari tubuh. dan berfungsi untuk menyerap air pada sisa-sisa makanan yang tidak tercernakan. f. Kwashiorkor. Etiologi  Jadwal makan yang tidak teratur  Stres  Makan makanan dengan tekstur keras dan panas serta pedas  Mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein 2 . Faktor Situsional atau personal yang b/d stres. e. dll.

Tanda atau Gejala  Mual dan muntah  Nyeri pada bagian abdoment  Wajah pucat  Kondisi fisik lemah  Keringat dingin  Nafsu makan menurun  Suhu badan meningkat  Sering bersendawa 3 .E.

Ps. mengganti kali. tambahkan sudah k mual berat. DIAGNOSA KRITERIAN HASIL INTERVENSI RASIONALISASI KEPERAWATAN Diare b/d Inflamasi Kriterian evaluasi  Hentikan  Mengetahui sekunder akibat hasil yang pemberian perkembangan Gastritis yang ditandai diharapkan pasien makanan klien dengan : akan : padat pada  Mengetahui pasian. Ps. perkembangn DS : . Mengatakan nyaman dan semipadat  NFD KL. keinginan cairan untuk muntah. 4 .untuk obat anti diare.  merasakan makanan berkurang . Mengatakan pola defekasi cairan bening peranteral dapa BAB > 6 kali umum. untuk ia muntah 2 tidak ada dan padat. tubuh. merasakan bertahap pasien yang . Mengeluh mual. konsistensi/ minum KL melalui . Mengatakan  mempertahank  Anjurkan nyeri klien BAB secara an pasien  pemberian NFD tiba-tiba. Ps. seperti jus. menghasilkan sehari dengan  Tidak lagi  Secara cairan tubuh konsistensi cair.Ps.

Tampak lemah dengan karena pemberian kekurangan NFD KL cairan. Temp : 37 C . .Ps. Ps. Nadi : 98 × / menit 5 . Mengeluhkan  beri kan nyeri pada bagian pasien terapi abdoment melalui parenteral DO : . TD : 130/90 mmhg . . Skala nyeri 1 .

DAFTAR PUSTAKA Carpenito-Moyet.com 6 . Lynda Juall. Buku Saku Diagnosis Keperawatan. (2006).wordpress. Jakarta : EGC Lieyanamoetz.