You are on page 1of 5

Telah disetujui/diterima Pembimbing

Hari/Tanggal :
Tanda tangan :

ILMU KEPERAWATAN JIWA
PROGRAM PROFESI NERS

LAPORAN HASIL
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK
PADA KLIEN DENGAN PERILAKU KEKERASAN
SESI 3

Oleh :

MITRA YUNI RATNASARI INDAH PRAHITANINGTYAS
ARNELIA PUTRI MUFLIHATUN HASANAH
SRI RIZKI ULFA NUR ROHMA
HAFIZA KHORADIYAH ARUM KUSUMA NIRMALA
RINI DIANA SARI MALSIANA

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2017

05 WIB Tempat : Ruang Cendrawasih Kamar 6 VIP di RS Ernaldi Bahar 2. Coners yang terdiridari 9 orang. WaktudanTempat Terapi aktivitas kelompok sesi 3 telah dilaksanakan pada : Hari/tanggal : Jum’at / 14 juli 2017 Waktu : Pukul 13. T 4) Tn. LAPORAN HASIL TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK PADA KLIEN DENGAN PERILAKU KEKERASAN SESI 3 1. I 2) Tn. Peserta a. Pasien yang terdiri dari 6 orang : 1) Tn. AJ 5) Tn. D 3. AA 3) Tn. Evaluasi Evaluasi dilakukan pada saat proses TAK khususnya pada tahap kerja untuk menilai kemampuan klien dalam melakukan TAK. Leader : Muflihatun Hasanah Co Leader : Indah Prahitaningtyas Observer : Rini Diana Sari Fasilitator 1 : Malsiana Fasilitator 2 : Arum Kusuma Nirmala Fasilitator 3 : Arnelia Putri Fasilitator 4 : Sri Rezeki Fasilitator 5 : Hafizah Khoradiyah Fasilitator 6 : Mitra Yuni Ratna Sari b. S 6) Tn. Pada TAK cara mengontrol marah denga ncara verbal yang dievaluasi adalah kemampuan klien dalam mempraktekkan cara mengontrol marah dengan meminta tanpa memaksa dan cara menolak dan mengungkapkan rasa sakit hati tanpa kemarahan. Aspek yang dievaluasi adalah kemampuan klien sesuai dengan tujuan TAK. Penilaian dilakukan dengan menggunakan lembar evaluasi sebagai berikut : .30 WIB – 14.

menolak dengan baik dan memperagakan cara mengungkapkan perasaan dengan baik. Tn. 2. D    Keterangan : 1. Sesi III : Stimulasi Persepsi Perilaku Kekerasan Latihan mengontrol perilaku kekerasan secara verbal Memperagakan Memperagakan Memperagakan cara No Nama Klien cara meminta cara menolak mengungkapkan tanpa paksa yang baik kekerasan yang baik 1. 4. AJ    5. I    2. Tn. menolak dengan baik dan memperagakan cara mengungkapkan perasaan dengan baik. . “T” cukup mampu mempraktekkan cara mengontrol marah dengan cara verbal yaitu meminta tanpa paksaan. Tn. Tn ”AA” juga mampu mengikuti kegiatan TAK dari awal sampai akhir serta mampu menjelaskan perasaan setelah melakukan TAK. Tn. S    6. cukup mampu menolak dengan baik dan memperagakan cara mengungkapkan perasaan dengan baik. AA    3. menolak dengan baik dan memperagakan cara mengungkapkan perasaan dengan baik. Tn. Tn ”S” juga mampu mengikuti kegiatan TAK dari awal sampai akhir serta mampu menjelaskan perasaan setelah melakukan TAK. Tn. “AA” mampu mempraktekkan cara mengontrol marah dengan cara verbal yaitu meminta tanpa paksaan. Tn ”I” juga mampu mengikuti kegiatan TAK dari awal sampai akhir serta mampu menjelaskan perasaan setelah melakukan TAK. 5. Tn ”AJ” juga mampu mengikuti kegiatan TAK dari awal sampai akhir serta mampu menjelaskan perasaan setelah melakukan TAK. “I”mampu mempraktekkan cara mengontrol marah dengan cara verbal yaitu meminta tanpa paksaan. Tn. Tn. menolak dengan baik dan memperagakan cara mengungkapkan perasaan dengan baik. 3. Tn. “AJ” mampu mempraktekkan cara mengontrol marah dengan cara verbal yaitu meminta tanpa paksaan. Tn. Tn. “S” mampu mempraktekkan cara mengontrol marah dengan cara verbal yaitu meminta tanpa paksaan. T    4. Tn ”I” juga mampu mengikuti kegiatan TAK dari awal sampai akhir serta mampu menjelaskan perasaan setelah melakukan TAK.

Fasilitator mampu melakukan tugasnya yaitu memotivasi peserta dalam TAK dan membimbing kelompok selama permainan diskusi. 6. . Co-Leader mampu membantu leader dalam mengkoordinir jalannya kegiatan TAK dan mengingatkan leader jika ada fase yang belum dilakukan. namun hal tersebut tidak menganggu jalannya kegiatan. Namun. beberapa pasien terkadang tampak tidak serius. lingkungan cukup kondusif karena pasien di tempatkan di ruang yang nyaman. Ketika dilakukan kegiatan TAK. 4. 5. tanpa ada gangguan. serta membantu leader dalam memperagakan tentang mengontrol marah dengan cara verbal yaitu meminta tanpa paksaan. Tn ”D” juga mampu mengikuti kegiatan TAK dari awal sampai akhir serta mampu menjelaskan perasaan setelah melakukan TAK. Kegiatan tetap terlaksana dengan baik dan bermakna. Posisi duduk di lantai bersih dalam bentuk tapak kuda. cukup mampu menolak dengan baik dan memperagakan cara mengungkapkan perasaan dengan baik. Tn. “D”mampu mempraktekkan cara mengontrol marah dengan cara verbal yaitu meminta tanpa paksaan. menolak dengan baik dan mengungkapkan perasaan dengan baik. Evaluasi lingkungan TAK dilakukan di ruang cendrawasih kamar 6 VIP. Observer dalam TAK mendokumentasikan seluruh kegiatan dari awal hingga akhir kegiatan. serta TAK berlangsung sesuai dengan kontrak waktu yang telah ditetapkan sebelumnya. Evaluasi Perawat Ketika TAK berlangsung leader mampu memimpin jalannya kegiatan secara terstruktur dan mengkoordinasi kegiatan dengan baik.

Dokumentasi .