You are on page 1of 13

Bioeksperimen

Volume 2 No. 1, (Maret 2016)
54
ISSN 2460-1365

REVIEW :
KAJIAN LICHEN : MORFOLOGI, HABITAT DAN
BIOINDIKATOR KUALITAS UDARA AMBIEN
AKIBAT POLUSI KENDARAAN BERMOTOR
Efri Roziaty
Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta
Email : er375@ums.ac.id

Abstrak - artikel ini akan mengeksplorasi masalah lichen terkait dengan fungsinya
sebagai bioindikator. Beberapa kriteria dikemukakan untuk bisa mengarahkan bahwa
lichen memang layak untuk dijadikan bioindikator lingkungan khususnya mengenai
kualitas udara. Polusi udara dapat mempengaruhi kondisi tumbuhan termasuk lichen
secara fisiologis. Beberapa jenis lumut kerak dilaporkan dapat menjadi bioindikator
yang peka terhadap pencemaran udara. Tulisan ini bertujuan untuk mengulas tentang
lichen dari sisi morfologi, anatomi dan habitat serta keterkaitan lichen dengan polusi
udara khususnya polusi yang disebabkan oleh pencemaran kendaraan bermotor.
Berdasarkan atas substrat tempat tumbuhnya, lichen dibagi menjadi – Corticolous
(lichen yang tumbuh di permukaan pohon), Follicolous (lichen yang tumbuh di
permukaan daun), Saxicolous (lichen yang tumbuh di permukaan batu), Terricolous
(lichen yang tumbuh di tanah), dan Musicolous (lichen yang tumbuh dengan lumut).
Beberapa jenis lichen yang dapat dijadikan bioindikator pencemaran udara misalnya
Parmelia, Hypogymnia dan Strigula selain itu masih ada jenis – jenis lichen lainnya
yang terdeteksi sebagai indikator di daerah yang tercemar seperti Buelia punctata,
Laurera bengaulensis, Lecanora paliida, D. picta, Trypethelium tropicum, Graphis liberta, dan
Cryptothecia sp, Verrucaria sp., Heterodermia sp., Phaeographis sp., dan Heterodermia sp.

Kata kunci : lumut kerak, lichen, Corticolous, Follicolous, Saxicolous, Terricolous, Musicolous

PENDAHULUAN Mereka ada di tempat yang jarang ada
1. Lichen organisme yang mampu hidup di sana
Di dunia ini ada sekitar 20.000 seperti puncah gunung, padang pasir,
spesies alga. Sebagian besar berada di dan daerah kutub Di samping itu, lichen
daerah tropis sebagai wilayah dengan seringkali tumbuh di pohon dan semak
tingkat keragaman organisme yang - semak sebagai epifit, mereka tidak
tinggi. Lichen merupakan tumbuhan mengambil makanan dari organisme
yang mampu hidup di daerah ekstrem yang ditempelinya akan tetapi mengambil
di permukaan bumi. Mereka dapat makanan dari atmosfer. Lichen sangat
tumbuh di permukaan tanah, bebatuan, beragam ukuran, warna dan bentuk.
pepohonan bahkan permukaan - Mereka juga mampu berubah warna
permukaan benda buatan manusia. selama musim hujan ketika terbilas oleh

Cáceres.Bioeksperimen Volume 2 No. tumbuhan lumut. & Dal-Forno. Tapi jika diperhatikan selanjutnya diikuti oleh Basidiomycetes. 2005). perlindungan bagi alga (Kett. yang reaksinya dianggap mampu . paru – paru dan jaringan pada lichen. Dengan cyanobakteri. katarak. Fungsi lainnya dari lichen 2. & Craig. kabut & embun untuk pertumbuhan. menyerap air dan mineral dari udara. Fernando. Dua jenis organisme menyerap mineral dari udara sehingga ini hidup saling berhubungan yang lichen dapat digunakan untuk indikator dinamakan simbiosis. Jamur berperan suatu bentuk life form yang unik (khas). Untuk biomonitoring udara Andrachuck. Komponen jamur penyusun Dong. selanjutnya fungi bersifat parasit pada Fernando. suhu. dan organisme yaitu jamur dan alga atau intensitas sinar matahari tinggi. Dong. merupakan organisme atau komunitas. 2014). energi melalui proses fotosintesis Diaz. dengan seksama maka lichen merupakan dan Deuteromycetes. Sehingga air dan mineral lainnya dari lingkungan. Cáceres. (Maret 2016) 55 ISSN 2460-1365 air dan menghasilkan makanan (Kett. alga dikarenakan hanya fungi yang Lichen dapat hidup bergantung memiliki alat perkembangbiakan berupa pada kelembaban atmosfer: hujan. Lichen merupakan suatu komposisi proteksi dari perubahan fisik. Berbeda membentuk kesatuan morfologi yang dengan perubahan fisiologi yang berbeda dengan spesies lain pada memerlukan respon yang cepat. misal dari Bioindikator atau biologi genus Cetraria sebagai indikator adanya indikator atau Biological indicator marmer atau pualam (Muzayyinah. Berdasarkan fungsinya lichen Karena lichen menyerap udara untuk memiliki nilai ekonomis diantaranya kelangsungan kehidupannya tetapi sebagai bahan obat – obatan (Parmelia udara yang mengandung air telah sulcata) dan beberapa spesies Usnea bercampur dengan polutan yang terlarut. 1. 2005). dan Cetraria islandica sehingga polutan yang terlarut merusak untuk obat diabetes. Cara komponen – komponenya. badan buah/thalus (Muzayyinah. Bárcenas-Peña. Andrachuck. indikator biologi lichen dapat diketahui Sedangkan helotisme maksudnya dengan mudah oleh semua orang pada awalnya menguntungkan tapi (Aptroot. untuk obat batuk. alga menyediakan biologi pencemaran udara (Aptroot. Bárcenas-Peña. Untuk perubahan komunitas mutualistik dan helotisme yang dapat memerlukan respon yang lama. 2005). dengan indikator biologi lichen Lichen merupakan suatu menggunakan beberapa metode yaitu organisme hasil asosiasi simbiosis antara perubahan komunitas dan perubahan jamur dan algae dalam bentuk simbiosis fisiologi. Diaz. 2005). lichenes yang terbanyak adalah Lichen sekilas setipe dengan dari kelompok Ascomycetes (96%). dan jamur menyediakan tempat & Dal-Forno. & Craig. 2014). Algae paling mudah melihat suatu daerah memiliki klorofil untuk melakukan tercemar atau tidak dapat diketahui fotosintesis sedangkan fungi mengambil dari lichen didaerah tersebut. Bioindikator adalah sebagai indikator.

misalnya. 1. bioindikator dini diukur berdasarkan individu (pada berguna dalam tiga situasi berikut ini tingkat biomarker). pestisida dalam suatu ekosistem. dan 3) dimana faktor dan kimia yang mengalami perubahan lingkungan mudah diukur tapi sulit jika ada ataupun tiada. (Maret 2016) 56 ISSN 2460-1365 mengevaluasi situasi atau kondisi yang biomonitoring. dimana faktor lingkungan di masa akumulasi bioindikator (misalnya : pada lalu direkonstruksi seperti perubahan kerang. lumut dan kerang) dibedakan iklim. Secara tujuan bioindikasi. indikator (Savic. Kebanyakan bioindikator Perbedaan jenis bioindikator merupakan spesies yang bereaksi tersebut didasarkan atas perbedaan terhadap pengaruh yang dilakukan oleh perpesktif (Gambar 2). Bioindikator dan residunya atau racun kompleks mengidikasikan bahwa adanya benda – yang mampu berinteraksi dan bereaksi benda asing seperti bahan – bahan fisika secara kimia. komunitas populasi. komunitas atau ekosistem atau ekosistem atau “mengindikasikan” dan difokuskan pada isu keberlanjutan keragaman taksa atau keragaman hayati populasi atau komunitas sebagai suatu secara keseluruhan dalam suatu area bagian yang utuh. misalnya. sebagai keterwakilan dini. 2) dimana faktor – faktor memberitahukan adanya “sesuatu” indikasi sulit diukur. ekologis (Martuti. Contoh indikator kesesuaian. morfologi. pada studi tentang Palaeo – berdasarkan efek toksik (Savic. di siatuasi terhadap perubahan lingkungan. bioindikator dapat umum. diagnostik dan indikator peringatan Menurut (Savic. Sedangkan. Berdasarkan manusia terhadap lingkungan. 2) indikator faktor – faktor biotik dan abiotik di diagnostik dan 3) indikator peringatan suatu lingkungan. Bioeksperimen Volume 2 No. 1998). 1998). dari dampak perubahan lingkungan populasi ikan yang diukur adalah terhadap perubahan habitat. misalnya. jumlah. 2013). xxxx). observasi fisiologi atau tingkah laku dimana spesies mengenai perubahan lingkungan yang tersebut mengindikasikan adanya memiliki pengaruh nyata kondisi “sesuatu” di luar batas (Gerhardt. diinterpretasikan. definisi dari indikator biologis dibedakan menjadi tiga macam : 1) yaitu spesies yang mempengaruhi indikator kesesuaian. 1998). Indikator peringatan : 1) dimana faktor – faktor lingkungan dini difokuskan pada sensitifitas respons tidak bisa diukur. .

Dan. merupakan . 3) Terriculous. Dan. hirta dan Artaria untuk mengidikasikan kelimpahan suatu radiata. Contoh : Usnea spesies dari takson indikator digunakan articulata. dan parameter lanskap(Hardini. 2) indikator hidup di batu/cadas pada suhu dingin. Jenis – jenis bioindikator dalam konteks penggunaannya dalam biomonitoring (Ger- hardt. 2010). lingkungan : merupakan spesies atau termasuk di dalamnya kelimpahan jenis. kelompok spesies yang merespon endemisme.Bioeksperimen Volume 2 No. terhadap polusi. dapat dibedakan saat ini telah berkembang menjadi menjadi tiga kategori yaitu : 1) indikator “parameter terukur biodiversitas”. diketahui sebagai organisme yang sensitif Aspicillia corcota. U. Respons indikator yang berperan sebagai epifit. fuscata. Suatu sistem indikator morfologi lichen lingkungan di susun berdasarkan tujuan Berdasarkan habitatnya. 3) di daerah tropis dan subtropis dengan indikator biodiversitas. fragmentasi habitat merupakan lichen yang hidup di pohon atau tekanan lainnya. kebanyakan tersebut mewakili komunitas. A. istilahnya perbedaan aplikasi. akumulator. 1. detektor. ceranita. ekologi : ini merupakan suatu spesies yang Contoh : Acarospora ceruina. Klasifikasi berdasarkan habitat dan bioesay). Kelimpahan kelembaban yang tinggi. merupakan lichen yang suatu kebijakan lingkungan. U. xxxx) Biondikator berdasarkan spesies di suatu lingkungan. 3. (Maret 2016) 57 ISSN 2460-1365 Gambar 2. 2) Corticulous. eksploiter. lichen indikator yaitu untuk mengdiagnosis dibedakan menjadi tiga kategori : 1) kondisi lingkungan untuk membuat Saxicolous. parameter – parameter gangguan lingkungan atau perubahan genetik. parameter spesifik – populasi (contoh : organisme – organisme sentinel.

Contoh : Graphis thallus yang berukuran kecil. Lichen ini disebut squamulus yang biasanya in relatif lebih longgar melekat pada berukuran kecil dan saling bertindih substratnya. Permukaan thalus britanicum (Muzayyinah. daun-daunan atau cabang pencemaran udara. 2005). Peltigera. Jenis – jenis lichen yang biasa di ditemui di Indonesia. Bioeksperimen Volume 2 No. dan Crustose. dan Leptogium merusak substratnya. b) Foliose. jenis ini berdasarkan karakteris- tik morfologi lichen. C. tipis.Squamulose lichen. Contoh batu. Rhizines ini juga berfungsi sebagai alat Dari keempat kriteria bentuk lichen untuk mengabsorbsi makanan. 2) Thalus Foliose lichen . atau tanah.Lichen Cladonia . Contoh terdapat tiga lichen sebagai indikator : Xantoria. C. Lumut kerak ini melekat dan sering memiliki struktur tubuh buah pada batu. (Maret 2016) 58 ISSN 2460-1365 lichen yang hidup pada tanah. a b c Gambar 1. Thallus pencemaran udara kemudian Foliose dan tumbuh tegak atau menggantung jenis Crutosie masih sedikit mentoleransi pada batu. Acarospora dan selalu melekat pada permukaan atau pleopsidium. Fruticose menjadi semak dan memiliki banyak cabang jenis lichen yang paling sensitif terhadap dengan bentuk seperti pita. dan c) Fruticose (Pratiwi. ini susah untuk mencabutnya tanpa Peltigera canina. lobus yang tersusun oleh lobus-lobus. Contoh : Usnea. Lichen ini foliose memiliki struktur seperti daun memiliki lobus-lobus seperti sisik. a) Crustose. 1. Parmelia. 2006). pencemaran udara yaitu Fruticose.datar. ranting dengan rhizin. P. scipta. uncialis. Fruticose lichen.Lumut kerak yang memiliki areole(Pratiwi. didactila. squamosa. Thalusnya berupa Foliose. yang disebut podetia(Gambar 1). Ramalina dan daerah tidak terdapat Fruticose maka . biasanyaterbagi menjadi areal – areal Menurut klasifikasi morfologi yang agak heksagonal yang disebut lichen dibagi menjadi : 1) Thalus Crustose lichen . Jenis : Cladonia ciliata. 2006). Haematomma puniceum. Physicia. kulit pohon. Sehingga jika suatu pohon.

4) Korteks bawah. Di lapisan ini terbentuk lain. 2006). Lapisan ini menyerupai lapisan antara dua jenis organisme. kutikula untuk melindungi sel-sel & A. 2010). lapisan terjadi mengakibatkan kedua komponen korteks bawah ini menyerupai lapisan tersebut saling tergantung satu sama korteks atas. tercemar. Anatomi lichen dan atas atau bagian luar dan dalam Lichen merupakan simbiosis thalus. Catalano I.Bioeksperimen Volume 2 No. Protobion lapisan alga dan lapisan medulla tidak menghasilkan makanan dari fungsi selalu terjadi secara sempurna. Lapisan sumber pencemar (Pratiwi. Sehingga polutan lapisan yang terdiri atas hifa longgar. hifa fungi yang merupakan perpanjangan Secara anatomi. taksonomi. Catalano I. 2006)(GC. identifikasi pada tingkat spesies. maka embun(GC. Pada beberapa jenis lumut lain Chroococcus dan Nostoc. atau bahkan kerak yang bergelatin. tersusun atas beberapa lapisan Alga yang menyusun tubuh diantaranya : 1) lapisan yang paling lichen disebut gonidium. (Maret 2016) 59 ISSN 2460-1365 daerah tersebut udara dapat dikatakan kekurangan satu atau beberapa sel tipis. Berdasarkan tercemar polutan perlu dilakukan penyebaran lapisan alga pada thalusnya. dua kategori yaitu homoiomerus dan Dengan melakukan beberapa identifikasi heteromerous. kulit atas juga kadang – kadang ganggang hijau . lumut kerak telah diklasifikasi menjadi morfologi. Jika tidak ada rhizoid. jaringan thalus hifa dari lapisan medulla (Pratiwi. 2006). 2006). 3) Medulla. mudah terserap oleh klorofil lichen dan Lapisan ini akan memberikan kekuatan merusak jaringan lichen (Pratiwi. 2006). bisa berbentuk atas disebut sebagai lapisan hifa fungi. dan anatomi. Lichen hifa fungi sedangkan pada heteromerous menjadi sangat peka pada polutan sel – sel alga terbatas pada lapisan atas karena lichen tidak memiliki lilin & thalus(Pratiwi. 2) lapisan alga. ini merupakan jalinan hifa fungi yang Untuk mengidentifikasi lichen bercampur dengan alga. 2011). dan penghubung antara lapisan bawah 4. aliran permukaan dan substrat. & A. merupakan (struktur dalam). Organisme parenkim bunga karang seperti jaringan tersebut yaitu fungi (mikrobion) dan alga daun. pada uumumnya lapisan ini air dan menyediakan nutrisi mineral relatif tebal dan tidak berwarna atau (Sujetoviene. permukaan tersebut tertutupi terjadi sesuai dengan pencemaran yang oleh epidermis. Pembagian atau pemisahan antara (cyanobacteria. protobion). 1. 2011) fungsinya akan digantikan dengan hifa – (Pratiwi. Homoiomerus. Lapisan ini tidak memiliki ruang antar Kebanyakan gonidium biasanya berupa sel jika ada biasanya diisi dengan ganggang biru (cyanophyceae) antara gelatin. Perubahan jenis lichen juga Namun. Simbiosis yang transparan. Kepekaan di bawah lapisan korteks atas yang lichen berada dalam berbagai radius dari terdiri atas lapisan gonidial. berada terjadi di daerah tersebut. sel alga tersebut dapat mengetahui polutan tersebar merata pada jaringan longgar yang terdapat didaerah tersebut. Pada dari proses fotosintesis dan fungi juga lapisan ini hanya sedikit terdapat sel – melindungi alga dengan menyisakan sel alga. Lumut kerak dapat mengabsorbsi rhizoid yang berkembang masuk ke air dari hujan. uniseluler atau multiseluluer.

Trentepohlia. Lichen ini merupakan bisa saja di bebatuan atau pada cadas vegetasi perintis bagi habitat terestrial di bebatuan di atas permukaan laut. atap. helot) tumbuh juga relatif seragam. tubuh buah media buatan (Tjitrosoepomo. 1998). Kebanyakan fungi yang 1998). Pertumbuhan lichen. (Maret 2016) 60 ISSN 2460-1365 (Chlorophyceae) misal Cystococcus dan memiliki sifat endolitik (Tjitrosoepomo. dahan/ranting tumbuhan perintis yang ikut berperan pohon dan material buatan manusia dalam pembentukan tanah. memungkinkan bagi lichen untuk Keuntungan timbal balik yang didapat hidup di berbagai tempat/habitat dan hanya sementara saja yaitu ketika kondisi cuaca di seluruh dunia bahkan di bagian permulaan saja. masih bisa tumbuh dalam biasanya kurang dari 1 cm. tahan terhadap dengan ganggang tertentu pula. lichen dikatakan xxxx) . (Gambar 2) (Bhat. Jika cuaca pana. Bioeksperimen Volume 2 No. Lokasi tumbuhnya lichen yang “keras” seperti gurun dan kutub. 1998) pertumbuhan vegetatif bertahun – tahun dapat dipandang bahwa hubungan (Tjitrosoepomo. tidak dipengaruhi oleh ketinggian dari dan terpapar pada suatu permukaan I permukaan laut. Tempat lainyya seperti gelas. Di wilayah akhirnya ganggang akan dimanfaatkan yang kodisi lingkungan seragam masing oleh fungi (seperti hubungan antara – masing substrat cenderung lichen yang majikan dengan pembantunya. Mereka sehingga diistilahkan sebagai helotisme. baru terbentuk setelah mengadakan Menurut (Tjitrosoepomo. Mereka mampu dengan tidak hanya di pepohonan akan tepai cepat menyerap dan menyiapkan air dari juga di atas permukaan tanah. antara ganggang dengan jamur sebagai Hubungan simbiosis tersebut suatu hubungan yang helotisme. Lichen panas terik. Tumbuhan ini termasuk yang datar. dinding. syarat – syarat hidup yang tinggi. sebagainya. 1. Dengan karakter inilah. terhadap kondisi kekurangan air dalam Kebanyakan fungi tertentu bersimbiosis jangka waktu yang lama. dari kutub utara hingga di banyak gurun atau di gunung – gunung yang tinggi. Akan tetapi jika masing – masing thalus sangat lambat. tetapi untuk didomestikasi sekalipun sudah tidak mati. & Subhash. Jika disirami air maka lichen disediakan medium yang tepat bagi akan hidup kembali. tahan hanya kadang – kadang Pyrenomycetales. lichen akan termasuk tumbuhan alami yang sulit berubah warna seperti kekeringan. Habitat dan penyebaran lichen iklim yang berbeda dan dengan substrat Lichen atau umut kerak tumbuh yang berbeda. 1998). tapi pada di lingkungan yang ekstrim. menyusun lichen termasuk ke dalam Lichen tidak membutuhkan Ascomycetesterutama Discomycotales. terutama banyak sumber maka memungkinkan di daerah – daerah ekstrem misalnya di bagi lichen untuk hidup di lingkungan daerah tundra. Dudani. tumbuh di lingkungan dengan kondisi 5. dalam satu tahun dibedakan. logam dan lain tumbuh lichen tidak terikat tempat.

Sumber : (Bhat. Lecanoraceae. xxxx).Bioeksperimen Volume 2 No. di bawah tegakan. Yang termasuk di dalamnya adalah spesies Evernia. yang kestabilan pohon tersebut. & Subhash. Dudani. xxxx) foliose (Gambar 3). licin. Lecideaceae dan Pertusariaceae. Dudani. Dudani. Follicolous (lichen yang tumbuh di permukaan daun). Dudani. tekstur. lichen yang tumbuh di berbagai habitat di dunia. Saxicolous (lichen yang tumbuh di permukaan batu). & ter frutiri atas spesies fruticose dan Subhash. & Subhash. dan Musicolous (lichen yang tumbuh dengan lumut) (Bhat. & Subhash. di batas cahaya kelembaban dalam waktu yang lama dan di dekat pemukaan badan air(Bhat. Terricolous (lichen yang tumbuh di tanah). xxxx). Permukaan matahari. pH dan termasuk di dalamnyaseperti Calicium. berwarna hijau sepanjang yang kasar memerangkap spora-nya atau tahun yang terletak di bagian luar kanopi diaspora vegetatif dan menyediakan pohon. Biasanya lichen termasuk lichen Parmelioid and Physioid ini menyukai daun yang tterkena sinar dengan anggota Buellia. Dudani. lichen dibagi menjadi – Corticolous (lichen yang tumbuh di permukaan pohon). (Bhat. Corticulous lichen(Bhat. Pertumbuhan lichen lichen yang tumbuh di permukaan daun di permukaan pohon tergantung pada disebut dengan lichen fullicolous. 1. . Komunitas Follicolous : Spesies Parmelia dan Usnea. Permukaan yang kasar Cyphelium and Strigula. & Subhash. ketersediaan air. Perbedaan habitat lichen. xxxx) Berdasarkan atas substrat tempat tumbuhnya. Komunitas Corticolous : Lichen berkembang di permukaan pohon dan Gambar 3. xxxx). (Maret 2016) 61 ISSN 2460-1365 Gambar 2.

Komunitas Saxicolous : spesies yang termasuk di dalamnya komunitas lichen yang berkembang seperti Caloplecta. & Ryan. jenis ini sangat di atas permukaan batu akik.in/Lichens/Field%20study. komunitas bertanggung jawab atas pembentukan Cystocoleus yang tumbuh di permukaan koloni komunitas lichen jenis ini. batu silika(Bungartz. Lichen Saxicolous (Bhat. Lichen fullicolous.tnenvis. Lepraria. 1. Dudani. Gambar 5. Tipe batu dan Verrucaria dapat di temukan di daerah pH merupakan faktor penting yang bebatuan di sumur. Spesies tergantung tipe batu.nic. xxxx) . (Maret 2016) 62 ISSN 2460-1365 Sumber (http://www. 2004).htm) Gambar 4. Bioeksperimen Volume 2 No. III. & Subhash. Aspicilia tumbuh di substrata bebatuan.

di komunitas ini tumbuh di permukaan Komunitas terricolous semakin tereduksi halaman atau tanah dan bahkan seringkali membentuk komponen yang dari waktu ke waktu akibat kegiatan dominan pada vegetasi lahan biasa di manusia. 1. Gambar 6.uk/lichens) . Lichen Muscicolous (Source: www. Lichen Terricolous (Source: www. Peltigera bagi lichen untuk tumbuh (Bhat. cukup dan relung iklim mikro yang baik Beberapa spesies jenis Cladonia. lumut menyediakan air yang jenis ini tumbuh di lumut (Gambar 7).palomar. kasar yang efisien dalam propagula 2007). (Maret 2016) 63 ISSN 2460-1365 Komunitas Terricolous : Lichen lingkungan ekstrim (Fryday. xxxx)(Diedrich & Lawrey. Mereka menyukai lumut – lumut alami yang & Subhash. Dudani.co. Gambar 7.google images/broad-horizon-photos.edu) Komunitas Muscicolous : Lichen lichen. tumbuh pada tumbuhan lumut.waynesword. 2001).Bioeksperimen Volume 2 No.

jenis lumut kerak (Phaeographis sp. Heterodermia sp dan P.. dan Cryptothecia sp. iklim mikro yang mana ketiga hal ini masih Pada lokasi pengamatan di kawasan agak sulit dilakukan karena masing – industri Pulo Gadung ditemukan 3 masing memiliki kendala teknis tersendiri. Laurera bengaulensis. dan Cryptothecia sp. picta. L. & Dal- sp. Trypethelium tropicum. Saxicolous beberapa jenis lichen akan menghilang (lichen yang tumbuh di permukaan batu). Dan Aptroot. Parmelia Cáceres. seiring dengan meningkatnya Terricolous (lichen yang tumbuh di tanah). J. Beberapa jenis lichen yang udara khususnya yang berasal dari emisi dapat dijadikan bioindikator pencemaran kendaraan bermotor... Laurera bengaulensis. Diaz. Hypogymnia dan pencemar di udara akan menyebabkan Strigula selain itu masih ada jenis – jenis terhambatnya pertumbuhan lichen. Trypethelium Beberapa jenis lichen yang dapat tropicum. A. Lecanora paliida. E. Phaeographis sp. Lichen dapat dan Musicolous (lichen yang tumbuh mengindikasikan atau mencirikan polusi dengan lumut). Selain itu. 1. dan Heterodermia sp. lingkungan yang jelas – jelas berbeda. A. Forno. dan D. (2014). D. cf austrosinensis)... Pada perlu terus dilakukan hingga kajian – kajian arboretum Cibubur ditemukan 6 jenis tentang lichen dengan memperluas wilayah lumut kerak (Strigula sp. picta.. Strigula sp. mengindikasikan tidak hanya morfologi fisiknya akan tetapii bahwa ada 7 jenis lichen dari sekitar 20 kandungan polutan apa saja yang berada di pohon yang dijadikan sampel untuk dalam tubuh lichen yang berada di daerah meneliti jenis lichen yang ditemukan tercemar. Rapid assessment . Strigula(Pratiwi. umur lichen dan Graphis liberta. penelitian mengenai lichen ini Strigula sp. selain itu yang perlu diperhatikan di daerah yang terpolusi yaitu Buelia juga adalah lingkungan tempat tumbuh punctata. Phaeographis udara misalnya Parmelia. 2006)... konsentrasi polusi di udara.. A. lichen lainnya yang terdeteksi sebagai Selain itu.. Verrucaria sp. Bárcenas-Peña. dijadikan bioindikator pencemaran Verrucaria sp... Jika kulitas udara di suatu permukaan pohon). penelitian sehingga akan di dapat faktor Graphidaceae. Dengan adanya udara misalnya Parmelia. Lumut kerak sebagai bioindikator SIMPULAN DAN SARAN kualitas udara Berdasarkan atas substrat tempat Lichen diketahui merupakan tumbuhnya. D.) (Pratiwi. Bioeksperimen Volume 2 No. 2006). Verrucaria sp. Graphis liberta. Lecanora lichen yang secara khusus harus dibedakan paliida. (Maret 2016) 64 ISSN 2460-1365 6. lichen dibagi menjadi – tumbuhan yang peka terhap pencemaran Corticolous (lichen yang tumbuh di udara.. Follicolous (lichen yang lingkungan telah menurun maka tumbuh di permukaan daun). cf picta). 2001). M. mengenai jenis substrat. indikator pencemaran udara. terjadi juga penurunan jumlah indikator di daerah yang tercemar seperti jenis (genus) lichen yang dapat dijadikan Buelia punctata. Heterodermia sp. Berdasarkan studi Beberapa saran yang mungkin bisa dijadikan acuan untuk penelitian – penelitian kasus yang dilakukan di Thailand (Conti mengenai lichen selanjutnya adalah meneliti & Cecchetti. Pada tegakan mahoni Cikabayan ditemukan 10 jenis lumut DAFTAR PUSTAKA kerak (Graphidaceae. dan Heterodermia sp. Hypogymnia dan sp. Fernando. M.

J. P. Lichen Biodiversity to Detect Environmental Quality and Sujetoviene. 36-42. Bioindicator Species Bhat. 540-562. Kajian Lumut Kerak foliacea. Canadian Bioindicators of Air Pollution. (2013). N. a new genus for Omphalina Pratiwi. III.Lichen : General Germany : LimCo International. & A. (2005). M. Arboretum Cibubur dan 80. M. Biological Martuti. N. muscicolous Tumbuhan Tak Berpembuluh. S... Savic. S.. P.. & species From The Sonoran Desert Craig. 1.. G. Catalano I. E. (2001). Scotland. M. (2004). D. (anamorphic Basidiomycota). Y. New Muzayyinah..Italy). A. corticolous and lignicolous of Jawa Tengah. Rico. A. Bioindicators of Air Pollution in the Area of Belgrade. (2010). and Their Use in Biomonitoring . 227-244). S. & Ryan. 64-71. Conti. (1998). (2006).. Pencemaran Udra . Epiphytic Lichens as Lichenologist. Peranan Tanaman Monitoring : lichens as bioindicators Terhadap Pencemaran Udara di of air pollution assessment . Growth : a Taxonomic Revision of Inconspicuous Saxilous Buella Kett.. G. (xxxx). F. M. Roccamonfina Park (Campania Ekologija. Bogor: Fryday. Indonesia: Lembaga Burgoa s. Shilapuspa . Jogjakarta: UGM Press. (Maret 2016) 65 ISSN 2460-1365 of the diversity of “vehiculicolous” Region . Dong. S. Monitoring Epiphytic Just . In Air Pollution - lichens on a thirty year old Ford New Development (pp. (xxxx). 334). Andrachuck. Solo..Bioeksperimen Volume 2 No. Keanekaragaman Lichen Institute of Science. (2007). A. M. Phytosociology of IPB Press. 61- Gadung. M. Bangalore. UNS. mycol. (2001). B. bulbilliferous Studi Kasus : Kawasan Industri Pulo basidiomycetes. Dudani. N. K. IAL 3 (pp. Environmental Pollution . (2005). 331-351. T. Tegakan Mahoni Cikabayan. Road traffic pollution Air Pollution the Case Study of effects on epiphytic lichens. Biosantifika . Progress. India: Indian Hardini. . 471-492. 22-27. & Subhash. Learning with Region Generally Ascribed to The Lichens : Using Epiphytic Lichens as “Buella punctata” Group. Characteristics. di Denpasar Sebagai Bioindikator Bungartz. B. l. Diedrich. Belgrade: Verlag Alexander (2011). 331- GC. l. & Lawrey.. States: Brook University. Seminar Nasionl Morphology and Anatomy of Biologi Fakultas Biologi UGM (pp. and Marchandiomyces Pengembangan Pendidikan (LPP) s. & Cecchetti. review. Fungi. Chasmolitic Versus Epilitic 790-793).. H. (2010). Keanekaragaman lichenicolous. terricolous lichen vegetation in the Cairngorm Mountains.a Jalan Protokol Kota Semarang. Gerhardt. United Journal of Botany. A. Bronco Truck in Central Puerto Italiy : Intech .and a catalogue and a key Sebagai Bioindikator Kualitas Udara - to the non-lichenized.Berkala Ilmiah Biologi.

. (Maret 2016) 66 ISSN 2460-1365 Tjitrosoepomo. Pterydophyta. 1. Gajah Mada University Press. (1998). G. Taksonomi Bryophya. Yogjakarta: Tumbuhan .Schizophyta. Bioeksperimen Volume 2 No. Thallophyta.