You are on page 1of 2

Mahkota Tiruan Penuh

Sumber : Rosentiel, Land, Fujimoto. Contemporary Fied Prosthodontics 4th ed. St Louis:
mosby elsevier; 2006

Keuntungan
o Karena seluruh permukaan aksial gigi terlibat dalam preparasi, mahkota tiruan penuh
memiliki retensi yang lebih kuat daripada restorasi konservatif yang banyak pada gigi
yang sama
o Preparasi mahkota tiruan penuh juga memiliki resistensi yang lebih besar daripada
partial coverage restoration pada gigi yang sama
o Kekuatan mahkota tiruan penuh lebih tinggi dari restorasi yang lain.
o Mahkota tiruan penuh memungkinkan operator untk memodifikasi kontur aksial gigi.

Kerugian
o Karena seluruh permukaan koronal telribat dalam preparasi, pengikirsan strukutur gigi
besar dan mungkin memberikan efek terhadap pulpa dan periodonsium.
o Pasien dengan normal smile line yang menggunakan mahkota tiruan penuh dengan
bahan metal, restorasi terbatas pada gigi molar maksila, mandibula dan premolar saja

Indikasi
o Mahkota tiruan penuh diindikasikan pada gigi yang mengalami kerusakan mahkota
ekstensif karena karies atau trauma. Ini adalah pilihan restorasi jika retensi maksimum
dan resistensi dibutuhkan
o Restorasi dilakukan ketika perbaikan kontur aksial lagi tidak bisa dilakukan dengan
teknik konservatif yang lebih banyak lagi. Restorasi juga digunakan untuk mensupport
protesa sebagian lepasan, karena memperoleh kontur yang dibutuhkan dengan partial
coverage restoration lebih sulit
o Diindikasikan untuk gigi yang telah dilakukan perawatan endodontik. Kekuatan MTP
mampu mengkompensasi kehilangan struktur gigi akibat restorasi sebelumnya, lesi
karies dan akses endodontik

Kontraindikasi
o Jika gigi masih bisa dilakukan teknik konservatif lain, pembuatan MTP
dikontraindikasikan. Jika dibutuhkan retensi dan resistensi yang tidak maksimum,
dapat dilakukan preparasi konservatif saja. Jika kontur bukal ada, atau dapat
memberoleh modifikasi enamel yang cukup, tidak perlu dibuatkan MTP.

Kriteria
o Reduksi oklusal harus memberika ruang yang adekuat untuk ,material restoratif yang
dibuat (tipe III atau IV gold casting alloy atau bahan low gold.
o Preparasi mahkota yang dibutuhkan adalah 1 mm pada cusp nonfungsional dan 1,5 mm
pada cusp fungsional.
o Reduksi oklusal harus mengikuti kontur anatomis normal untuk sebisa mungkin
mempertahankan struktur konservatif gigi
o Margin harus memiliki chamfer dan diletakkan di supragingiva. Terkadang crown
lengthening diindikasikan untuk memperoleh supragingival margin untuk menghindari
penyakit periodontal dimasa yang akan datang. Chamfer harus halus, dan sekitar 0,5
mm dari ketebalan metal di marginnya