You are on page 1of 3

NIM : 102011166 Kode Mata Kuliah :

Nama :Bodi Eko Febrianto Nama Mata Kuliah : Etika Kristen


Fakultas : Kedokteran Nama Dosen : Willem Sopacua
Program Studi : Sarjana Kedokteran Jumlah Halaman : 3 halaman

Pernyataan Integritas Akademik


Saya menyatakan bahwa karya yang saya serahkan ini bebas dari plagiasi.Bagian-bagian yang saya kutip
dari karya orang lain dan/atau merupakan hasil pemikiran orang lain sudah saya berikan catatan kaki dan
daftar pustaka sebagaimana layaknya sehingga tidak menimbulkan kerancuan pada diri pembaca.Apabila di
kemudian hari terbukti ada plagiasi dalam karya ini, saya bersedia menerima sanksi yang berlaku sesuai
kebijakan Pusat Pengembangan Kepribadian Ukrida dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik
Indonesia No 17 Tahun 2000 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi.

Peranan Etika Kristen dalam Pembentukan dan Pengembangan Kepribadian

1
Bab I. Pendahuluan

Kata etika diambil dari bahasa yunani yaitu ethos yang berarti adat istiadat. Selain diambil
dari bahasa yunani kamus bahasa Indonesia juga mengartikan etika adalah nilai-nilai dan norma-
norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau kelompok dalam mengatur kehidupan.
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa etika kristen adalah sesuatu perilaku atau bukti
nyata yang secara moral benar dan salah untuk orang-orang Kristen sesuai dengan Alkitab.1
.Lima dasar etika Kristen adalah;
1. Etika Kristen didasarkan pada kehendak Allah
2. Etika Kristen didasarkan pada wahyu Allah
3. Etika Kristen bersifat mutlak (Absolut)
4. Etika Kristen adalah bersifat menentukan (Prescriptive)
5. Etika Kristen adalah bersifat kewajiban (Deontological)

Bab II. Peran Etika Kristen dalam Pengambilan Keputusan Etis

. Ciri-Ciri Keputusan Etis

1. Menyangkut pertimbangan tentang apa yang benar dan apa yang salah, apa yang
baik dan apa yang buruk.
2. Menyangkut pilihan yang sukar karena seringkali, keputusan kita bukan antara
hitam dan putih, melainkan dua corak yang kelabu.
3. Keputusan-keputusan etis tidak mungkin dielakkan karena sewaktu kita dihadapkan
dengan pilihan etis, tidak mungkin kita tidak mengambil keputusan.
4, Kita hanya bisa memahami pengambilan keputusan etis kalau kita
memperhitungkan juga hal-hal yang tidak dipertimbangkan pada saat pengambilan
keputusan itu.1

Etika Kristen berusaha untuk menolong manusia untuk berpikir dengan lebih terang tentang
kehendak Allah supaya mereka dapat mengembangkan hidupnya sendiri dan kehidupan
masyarakat yang lebih sesuai dengan kehendak Allah2

Bab III. Peran Etika Kristen dalam Pembentukan dan Pengembangan Kepribadian

Untuk memberi arti dalam hidup,kita sebagai manusia harus mengenal dan memahami
kemudian mengembangkan diri menuju kodrat sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang
mulia.Kita perlu tahu kelebihan kita dan mengembangkan itu kelebihan tersebut secara terus-
menerus dan kekurangan kita diperbaiki agar menjadi lebih bermanfaat bagi dirii sendiri dan
orang lain.Berdasarkan ciri dan sifat dari etika Kristen maka jelaslah dipahami bahwa setiap
manusia harus menjadi pribadi yang berkembang sesuai dengan kehendak Allah.
Kita tidak dapat melakukan tawar-menawar dengan hal itu karena kehendak Allah bersifat
mutlak. Setiap manusia itu unik.Allah menciptakan kita berbeda dengan yang lainnya.Kita
juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang membedakan kita sesama yang lain.2

2
V.Kesimpulan
Etika Kristen memiliki peranan penting dalam pembentukkan dan pengembangan
kepribadian kita.Dimana kita dapat mengetahui yang benar dan yang salah sesuai dengan
petunjuk Allah.Maksudnya dalam pengambilan keputusan etis (ada dua kemungkinan)
pastilah ada pilihan yang terbaik untuk diri kita dan orang lain dan Allah telah menciptakan
manusia itu unik sehingga berbeda antara satu dengan lainnya

Daftar Pustaka

1. Tjaya, Thomas H.Pustaka Filsafat HUMANISME &


SKOLASTISISME.Yogyakarta:kanisius;2004

2.Brownlee,Malcolm.Pengambilan Keputusan Etis.Jakarta:BPK Gunung Mulia;1991