You are on page 1of 4

ASUHAN KEPERAWATAN

PENYAKIT HIPOTIROID

DATA FOKUS

Data Subjektif (DS) Data Objektif (DO)
1. Klien mengatakan berat badan turun 10 1. Hasil Pemeriksaan Darah :
kg dalam 6 bulan terakhir a. Hasil T4 bebas 49,7 pmol/L; T4 total
2. Klien mengatakan sering mengalami diare 225 nmol/L ; TSH < 0,01 µU/ml
3. Klien mengatakan lelah
4. Klien mengatakan otot kakinya lemah Data Tambahan :
5. Klien merasa panas keringat keluar 1. Klien tampak pucat, ketakutan
berlebihan 2. Mukosa bibir kering
6. Klien mengalami insomnia 3. Klien tampak gelisah
7. Klien mengatakan merasa tremor 4. Klien sulit bangun
5. BB menurun
Sebelum : 55 kg
Sesudah : 45 kg
6. Tanda-tanda vital
TD: 100/60 mmHg
N: 70 x/mnt
Rr: 19 x/mnt
Sh: 39°C

Analisa Data

No Data Fokus Masalah Etiologi
1 DS : Kekurangan volume Kehilangan cairan
1. Klien mengatakan sering cairan kurang dari aktif
mengalami diare kebutuhan tubuh
2. Klien mengatakan lelah
3. Klien merasa panas keringat
keluar berlebihan

Klien tampak lemah 2. Klien tampak gelisah 3. Kekurangan volume cairan kurang dari kebutuhan b. Hasil laboratorium : a. Insomnia b. Klien tampak sulit bangun 4. Klien merasa ketakutan 4. Mukosa bibir kering 3. Tanda-tanda vital TD: 100/60 mmHg N: 70 x/mnt Rr: 19 x/mnt 3 DS : Intoleran aktifitas Kelemahan otot 1. Intoleran aktifitas b.d ketidaknyamanan fisik 3.d kehilangan cairan aktif 2. DO (Tambahan) : 1. Tanda-tanda vital Sh : 39oC 4. Klien tampak lemas 2. Klien mengatakan otot kakinya lemah DO : 1. Klien tampak pucat 2. Klien mengalami insomnia fisik DO (Tambahan) : 1. Tanda-tanda vital TD : 100/60 mmHg N : 70 x/mnt Diagnosa Keperawatan 1. Klien mengatakan lelah 2. 2 DS : Insomnia Ketidaknyamanan 1.d Kelemahan otot . Klien tampak pucat 3.

Tanda-tanda vital Sh : 35. Kolaborasi dengan dokter dalam pucat pemberian infus Rl (Ringer laktat) 2. Hasil laboratorium normal 5 5 Setelah dilakukan tindakan Mandiri : keperawatan selama 2 x 24 a. Klien tidak merasa panas keringat keluar Kolaborasi : normal 1. 4. Anjurkan untuk tidak memakai selimut dan Kriteria hasil : pakaian yang tebal 1. Lakukan identifikasi factor yang jam diharapkan Imsomnia mempengaruhi masalah tidur dapat teratasi. Anjurkan klien untuk tirah baring 3. Anjurkan klien minum yang banyak sesuai volume cairan kurang dari indikasi (2 L/hari) kebutuhan tubuh dapat 3. Klien tidak mengalami c. Kolaborsi dengan dokter dalam pemberian Data tambahan : obat antipiretik 1. Klien tidak lemah e. Lakukan pengurangan distraksi lingkungan 2. Tanda-tanda vital a. Klien tidak mengalami 5. b. Klien tidak gelisah dan hal yang dapat mengganggu tidur 3. Tingkatkan aktivitas pada siang hari Kriteria hasil : sesuai indikasi 1. Kolaborasi dengan dokter dalam TD: 110/70 mmHg pemberian obat tidur sesuai intruksi N: 80-100 x/mnt .5 – 37. Beritahu cara untuk memicu tidur insomnia d.Intervensi No DX NOC NIC 1 1 Setelah dilakukan tindakan Mandiri : keperawatan selama 3 x 24 1. Atur suhu ruangan klien sesuai kondisi diare klien 2. Monitor suhu klien jam diharapkan Kekurangan 2. Klien tidak tampak b. Berikan kompres hangat seluruh tubuh teratasi. Berikan pendidikan kesehatan tentang Data Tambahan : masalah tidur 1. Mukosa bibir lembap 3. Klien tidak merasa ketakutan Kolaborasi : 4. Klien tidak lelah 6.5oC 4.

Klien tidak mengatakan keterbatasan klien lelah 4. 3. Rr: 16-20 x/mnt 6 6 Setelah dilakukan tindakan Mandiri : keperawatan selama 2 x 24 1. Kaji hal-hal yang mampu atau tidak mampu ketidakseimbangan Intoleransi dilakukan oleh klien aktivitas dapat teratasi. tingkatkan tingkat aktifitas Data tambahan : sesuai toleransi 1. Klien tidak mengatakan mudah terjangkau oleh klien otot kakinya masih 5. Klien tidak tampak lemas 2. Tanda-tanda vital TD : 110/70 mmHg N : 80-100 x/mnt . Klien tidak tampak pucat 3. Letakkan barang-barang ditempat yang 2. Klien tidak sulit bangun 4. Bantu klien untuk memenuhi kebutuhan Kriteria hasil : aktivitasnya sehari-hari sesuai tingkat 1. Kaji keluhan klien jam diharapkan 2. Pertahankan tirah baring bila lemah diindikasikan.