You are on page 1of 28

Pendidikan Fisika

[FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang

FENOMENA KUANTUM
(DUALISME GELOMBANG CAHAYA)
Makalah Ini Disusun untuk Memenuhi Tugas Kelompok
Mata Kuliah Fisika Sekolah 2
Rombel : 1
Pengampu : (1) Pak Supriyadi (2) Pak Nathan Hindarto

Oleh :

1. Riza Ariyani N. K (4201411029)
2. Chusnus Sholichah (42014111 )

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2013

By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 0

Pendidikan Fisika
[FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang

FENOMENA KUANTUM
(DUALISME GELOMBANG CAHAYA)

(Picture : www.fazar.net/laser)

Cukup mudah melihat efek-efek cahaya. Namun, cahaya tersebut terbuat dari apa, dan
bagaimana cahaya berjalan dari satu tempat ke tempat yang lain ? Newton beranggapan
bahwa cahaya mungkin terbuat dari partikel atau gelombang dan ia tidak ingin salah satunya
diabaikan. Partikel atau gelombangkah cahaya itu?

Setelah mempelajari bab ini, siswa diharapkan mampu :

1. Mendeskripsikan fenomena radiasi benda hitam
2. Mendekripsikan hipotesis Planck tentang kuantum cahaya
3. Memformulasikan hukum pergeseran Wien dan hukum Stefan-Botzmann berdasarkan
hipotesis Planck
4. Mendeskripsikan efek fotolistrik
5. Mendeskripsikan efek Compton
6. Mendeskripsikan teori de Broglie tentang sifat gelombang dari partikel

By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 1

Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 2 .

Pada saat kita menggerakkan tangan pada lampu pijar 5 W dan 40 W yang sedang menyala selama selang waktu tertentu. Cobalah Anda buktikan sendiri kesimpulan di atas dengan lampu yang ada di rumah Anda. energi radiasi yang dipancarkan sebuah benda dalam bentuk gelombang. maka suhu logam tersebut akan mengalami kenaikan. kita akan merasakan radiasi kalor yang dihasilkan oleh lampu 40 W lebih panas dibandingkan lampu 5 W. maka semakin besar pula energi kalor yang dipijarkannya. Radiasi Benda Hitam Radiasi kalor yang dipancarkan oleh suatu benda bergantung pada suhunya. Sifat dualisme gelombang-partikel lebih meyakinkan lagi ketika de Broglie mengemukakan teorinya bahwa partikel yang bergerak dapat memiliki sifat gelombang dengah panjang gelombang tertentu. yaitu bahwa cahaya dapat dianggap sebagai partikel yang terdiri dari paket-paket energi yang disebut kuanta atau foton. yaitu gelombang elektromagnetik. maka bab ini akan membahas mengenai hal tersebut. Semakin tinggi suhu benda. A. Apabila sepotong besi kita panaskan. suhunya semakin tinggi. Teori ini diperkuat dengan adanya fenomena efek fotolistrik dan efek Compton yang hanya dapat dijelaskan jika cahaya dianggap sebagai partikel. Energi yang dipancarkan benda ke sekitarnya disebut energi radiasi. Makin tinggi suhu benda akan menimbulkan ruangan di sekitar benda itu menjadi panas. Sampai saat ini para ilmuawan masih beranggapan bahwa cahaya mempunyai sifat dualisme yaitu sebagai gelombang dan partikel. Faktor apa saja yang mempengaruhi suhu benda? By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 3 . Maki lama dipanaskan. Hal ini dapat kita selidiki secara sederhana dengan menggunakan lampu pijar. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Teori fisika klasik yang menganggap bahwa cahaya merupakan gelombang ternyata tidak dapat menerangkan spektrum radiasi benda hitam. Hal ini menunjukkan bahwa benda memancarkan energi kalor ke sekitarnya. sehingga kita dapat menyimpulkan bahwa lampu 40 W memiliki suhu yang lebih tinggi dari pada lampu 5 W. Max Planck dalam rangka menemukan formula untuk menjelaskan spektrum radiasi benda hitam menyatakan suatu anggapan yang radikal. Untuk memahami bagaimana hal itu bisa terjadi.

Di samping benda memancarkan panas benda pun dapat menyerap panas atau energi. Benda yang mudah menyerap panas sekaligus merupakan benda yang memancarkan panas dengan baik. disamping itu juga makin luas permukaan benda semakin panas yang kita rasakan. Hubungan antara suhu benda dengan warna benda Suhu benda dalam 0°𝐢 Warna benda 500-700 Merah tua 700-800 Merah 800-900 Merah Jingga 900-1000 Jingga 1000-1100 Kuning 1100-1300 Kuning Muda 1300-1500 Putih Eksperimen tentang radiasi kalor benda pertama kali dilakukan oleh Joseph Stefan dan Ludwig Boltzmann diperoleh kesimpulan yang dikenal dengan hukum Stefan-Boltzmann yang berbunyi : β€œEnergi yang dipancarkan oleh suatu permukaan beda dalam bentuk radiasi kalor per satuan waktu sebanding dengan luas permukaan dan sebanding dengan pangkat empat suhu mutlak permukaan itu” By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 4 . Apabila suhu benda lebih tinggi daripada suhu ruangan. Akan tetapi bergantung pada suhu benda itu dan sifat permukaan benda. maka benda tersebut akan menyerap energi (panas). Tabel 1. Tabel di bawah ini menunjukkan hubungan antara suhu benda dengan warna benda dari hasil eksperimen. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Jika kita berada di dekat benda yang panas. pada tubuh kita akan terasa panas. Serta panas yang kita rasakan akan semakin kuat jika benda yang berada di dekat kita berwarna gelap. Energi Radiasi Energi yang dipancarkan oleh suatu benda tidak tergantung pada jenis bendanya. benda akan memancarkan panas dan sebaliknya jika suhu benda lebih rendah. Makin tinggi suhu benda semakin besar energi yang dipancarkan. 1. Tubuh akan terasa lebih panas apabila kita berada di dekat benda yang suhunya lebih tinggi. Hal ini bergantung pada suhu antara benda dengan ruangan di sekitar benda.

Berdasarkan definisi benda hitam sempurna kita dapat membuat model benda hitam yang menyerap hampir seluruh radiasi yang mengenainya seperti gambar 1.67 π‘₯ 10βˆ’8 π‘Šπ‘šβˆ’2 𝐾 βˆ’4) 𝐴 = luas permukaan benda (m2) 𝑇 = suhu mutlak permukaan benda (K) Emisivitas e suatu benda menyatakan kemampuan benda untuk memancarkan radiasi kalor dibandingkan dengan benda hitam sempurna. bahwa benda hitam sempurna adalah suatu model idealisasi.Boltzmann (5. Emisivitas e adalah konstanta yang besarnya bergantung pada sifat permukaan benda yang mempunyai nilai antara 0 hingga 1 (0 ≀ 𝑒 ≀ 1) Gambar 1. By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 5 . Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut : 𝑄 𝑃= = π‘’πœŽπ΄π‘‡ 4 (1) 𝑑 Dengan : 𝑃 = daya radiasi (W) 𝑄 = energi kalor (J) 𝑑 = waktu (s) 𝑒 = emisivitas benda 𝜎 = konstanta stefans. Model benda hitam sempurna yang menyerap radiasi melalui pemantulan berulang Untuk benda yang mempunyai emisivitas e=1 dinamakan benda hitam sempurna. Perlu diingat. sebenanya tidak ada sebuah benda yang berperilaku sebagi benda hitam sempurna. Jadi. yaitu suatu benda yang mempunyai sifat menyerap semua energi kalor yang datang dan dapat memancarkan energi kalor dengan sempurna.

Contoh Soal 1 : Dua buah lampu pijar masing-masing memiliki suhu 27℃ dan 127℃ . sedangkan jari-jari lampu pertama dua kali jari-jari lampu kedua. pada lubang itu jika ada cahaya yang masuk ke lubang tersebut kemungkinan kecil bisa keluar lagi. diartikan bahwa benda hitam adalah benda yang akan menyerap semua energi yang datang dan akan memancarkan energi dengan baik. yang berarti memancarkan energi lebih besar dibanndingkan dengan benda yang lain. Di sini. Tentukan perbandingan daya radiasi lampu pertama terhadap lampu kedua ! Penyelesaian : Besaran yang diketahui : 𝑇1 = 27 + 273 = 300 𝐾 𝑇2 = 127 + 273 = 400 𝐾 𝑅1 = 𝑅2 Daya radiasi lampu : 𝑃1 = π‘’πœŽπ΄1 𝑇14 = π‘’πœŽ(4πœ‹π‘…12 )𝑇14 = 4πœ‹π‘’πœŽπ‘…12 𝑇14 𝑃2 = 4πœ‹π‘’πœŽπ‘…22 𝑇24 Perbandingan daya radiasi lampu pertama terhadap lampu kedua : 𝑃1 𝑅1 2 𝑇1 4 =( ) ( ) 𝑃2 𝑅2 𝑇2 𝑃1 2𝑅2 2 300 4 2 3 4 81 =( ) ( ) =2 ( ) = 𝑃2 𝑅2 400 4 64 By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 6 . Jika benda tersebut dipanaskan. Apabila dilihat. Energi radaiasi yang dipancarkan oleh benda hitam disebut dengan radiasi benda hitam. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Benda hitam sempurna diindetikkan dengan benda berongga yang memiliki lubang kecil. maka lubang itu akan menyala lebih terang dibandingkan dengan daerah di sekitarnya. Cahaya itu akan dipantulkan oleh dinding bagian dalam benda berongga sehingga akhirnya energinya habis terserap.

Spektrum radiasi benda hitam (lihat gambar. Pergeseran warna benda tersebut menunjukkan bahwa pancaran energi radiasi semakin tinggi suhunya semakin besar frekuansi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan benda tersebut dan semakin lengkap gelombang elektromagnetik yang dipancarkan. maka benda itu suhunya akan naik dan warnanya akan berubah dari merah tua ke arah sinar putih. Hukum Pergeseran Wien Jika sebuah benda dipanaskan. 2) merupakan gambaran dari gelombang elektromagnetik yang dipabncarkan oleh benda hitam. seorang imuwan fisika berkebangsaan Jerman menemukan suatu hubungan empiris sederhana bahwa radiasi benda hitam selalu terdapat panjang gelombang yang membawa energi paling besar (intensitas maksimum) dan panjang gelombang yang membawa intensitas paling besar (maksimum) selalu bergeser terus ke arah panjang gelombang yang lebih kecil ketika suhu benda tersebut bertambah. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang 2. Hubungan antara panjang gelombang yang dipancarkan untuk intensitas maksimum πœ†π‘šπ‘Žπ‘₯ dengan suhu mutlak 𝑇 sebuah benda yang dikenal dengan hukum pergeseran Wien. Pergeseran Wien untuk spektrum radiasi benda hitam By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 7 . yaitu : πœ†π‘šπ‘Žπ‘₯ 𝑇 = 𝐢 (2) Dengan : πœ†π‘šπ‘Žπ‘₯ = panjang gelombang yang membawa energi maksimum (m) 𝑇 = suhu benda (K) 𝐢 = konstanta Wien (𝐢 = 2.898 π‘₯ 10βˆ’3 π‘šπΎ) Gambar 2. Wilhelm Wien.

By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 8 .348 π‘₯ 10βˆ’6 π‘š = 9.898 π‘₯ 10βˆ’3 πœ†π‘šπ‘Žπ‘₯ = 𝑇 2. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Gambar 2. Menunjukkan grafik intensitas terhadap panjang gelombang radiasi suatu benda hitam sempurna untuk tiga keadaan suhu yang berbeda. Apabila kita perhatikan. puncak-puncak spektrumnya akan bergeser ke arah πœ†π‘šπ‘Žπ‘₯ yang semakin besar dengan berkurangnya suhu. Jadi tubuh manusia cenderung meradiasikan gelombang inframerah.898 π‘₯ 10βˆ’3 2. Contoh Soal 2 : Apabila suhu tubuh seseorang 38℃ . Salah satu kegunaan hukum pergesran Wien pada persamaan (2) adalah untuk memperkirakan suhu matahari. tentukan daerah spektrum gelombang elektromagnetik dimana terjadi radiasi maksimum ! Penyelesaian : Suhu mutlak tubuh 𝑇 = 38℃ = 37 + 273 = 310 𝐾 Daerah spektrum ditemukan berdasarkan panjang gelombang yang dapat dihitung dengan rumus pergeseran Wien.898 π‘₯ 10βˆ’3 πœ†π‘šπ‘Žπ‘₯ = = 9.348 πœ‡π‘š 310 Panjang gelombang dengan orde mikro berada pada daerah inframerah. πœ†π‘šπ‘Žπ‘₯ 𝑇 = 𝐢 πœ†π‘šπ‘Žπ‘₯ 𝑇 = 2.

tapi karya Wien diaktifkan Max Planck untuk menyelesaikan masalah dalam kesetimbangan termal radiasi melalui fisika kuantum. tapi krisis ekonomi dan panggilan membawanya ke studi Universitas. Pada tahun 1896 dia menerbitkan rumus Wien. Dalam karya ini ia memimpin untuk mendefinisikan tubuh yang ideal. By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 9 . yang ia disebut benda hitam. Ia lahir pada 13 Januari 1864 di Fischhausen. Ia adalah putra Carl Wien pemilik tanah dan sepertinya ditakdirkan untuk kehidupan petani sejati. Untuk pekerjaan ini Wien dianugerahi Nobel Fisika untuk 1911. yang benar-benar menyerap semua radiasi. di mana suhu dan entropi istilah diperpanjang untuk radiasi di ruang kosong. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Mengenal Tokoh  Wilhelm Wien adalah fisikawan Jerman yang memenangkan Penghargaan Nobel di bidang fisika tahun 1911. Tahun 1894 ia menerbitkan sebuah makalah tentang suhu dan entropi radiasi. yang merupakan hasil dari pekerjaan yang dilakukan untuk menemukan formula untuk komposisi seperti radiasi benda hitam. Kemudian terbukti bahwa formula ini hanya berlaku untuk gelombang pendek. Prusia Timur. Titik menarik tentang hal ini adalah bahwa pekerjaan teoritis ini berasal dari Institut yang ditujukan untuk masalah-masalah teknis dan hal itu mengarah pada teknik-teknik baru untuk pencahayaan dan pengukuran suhu tinggi.

Akan tetapi. pada saat itu menganggap bahwa energi yang dipancarkan secara kontinu. Teroi Rayleigh-Jeans menyatakan hubungan antara intensitas dan panjang gelombang radiasi dengan menggunakan penurunan dari teori kalsik murni. Gambar 3. secara matematis. Teori yang dikemukakan Wien hanya cocok untuk menjelaskan radiasi benda hitam. teori Wien dapat dituliskan sebagai berikut. tetapi gagal untuk panjang gelombanh yang panjang. 𝑐 5 𝐼 = 8π‘Ž (2πœ†) 𝑒 βˆ’π‘π‘/πœ†π‘‡ (3) Persamaan (3) ini ternyata hanya mampu menjelaskan radiasi benda hitam untuk panjang gelombang yang pendek. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang 3. tetapi gagal untuk panjang gelombang yang pendek. Teori Klasik dan Teori Planck Masalah besar yang menarik dan belum terpecahkan oleh para ilmuwan fisika di akhir abad 19 adalah penjelasan ilmiah mengenai radiasi benda hitam dan pergeseran Wien. dapat dituliskan sebagai : 32πœ‹π‘˜π΅ 𝑇 𝑐 4 𝐼= (2πœ†) (4) 𝑐3 Persamaan (4) ini berhasil menjelaskan radiasi benda hitam untuk panjang gelombang yang panjang. Grafik hubungan antara T terhadap πœ† By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 10 . Ada dua teori klasik yang mencoba menjelaskan spektrum radiasi benda hitam dengan menggunaakan teori gelombang klasik. yaitu teori Wien dan teori Rayleigh-Jeans. Teori Wien menyatakan hubungan antara intensitas radiasi dengan panjang gelombang menggunakan analogi antara radiasi dalam ruangan dan distribusi kelajuan molekul gas. Secara matematika.

bahwa cahaya merupakan pancaran paket-paket energi yang disebut foton. penjelasan yang memuaskan datang dari Max Planck yang mengajukan rumus empiris dan model teoritis yang ternyata sesuai dengan hasil spektrum radiasi benda hitam sangat cocok dengan hasil pengamatan. Gambar 4. Menurut Max Planck. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Akihirnya. Max Planck mengemukakan pendapatnya yang sangat radikal karena apa yang dikemukakan Planck sangat bertentangan dengan pendapat pada saat itu. dimana energi yang boleh diperkenankan adalah untuk n = 1. Setiap foton memiliki energi sebesar β„Žπ‘“. Teori Planck dapat dituliskan secara matematis sebagai berikut : 2πœ‹β„Žπ‘ 2 1 𝐼=( ) 𝑒 β„Žπ‘/πœ†π‘˜π΅π‘‡βˆ’1 (5) πœ†5 Selanjutnya Max Planck mengemukakan rumus empirisnya untuk mendukung pendapatnya dengan mengemukakan asumsi yang menyatakan bahwa: a.625 π‘₯ 10βˆ’34 𝐽𝑠. By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 11 .. Kemudian Albert Einstein memperluas menjadi lebih luas dengan menggunakan teori kuantum. yaitu berupa paket energi yang besarnya : 𝐸 = π‘›β„Žπ‘“ (6) dengan n adalah bilangan kuantum dan f adalah frekuensi getaran atom. energinya bertambah sebesar β„Žπ‘“ dan sebaliknya jika memancarkan satu foton. Karena energinya diskret maka dikatakan energinya terkuantisasi atau tereksitasi.2.yang kemudian dikenal tingkat-tingkat energi atom. bahwa energi radiasi benda hitam dipancarkan tidak secara kontinu tetapi secara diskontinu. Menunjukkan tingkat-tingkat energi atom atau molekul.3. dan h adalah konstanta Planck yang besarnya 6.. Gagasan Max Planck baru menyangkut permukaan benda hitam saja. Energi radiasi yang dipancarkan oleh getaran atom-atom benda hitam berbentuk diskrit (diskontinu). yaitu pancaran radiasi benda hitam dipancarkan dalam bentuk paket-paket energi yang disebut kuanta atau kemudian lebih dikenal dengan sebutan foton. b. energinya akan berkurang sebesar β„Žπ‘“. Jika suatu atom menyerap satu foton. Molekul-molekul atau atom-atom akan memancarkan atau menyerap energi dalam bentuk pakaet-paket energi (diskret) yang disebut kuantum atau foton.. Pada tahun 1900.

6 π‘₯ 10βˆ’34 )(3 π‘₯ 108 ) = 1. Penyelesaian : Besaran yang diketahui : 𝑃 = 40 π‘Š πœ† = 5800𝐴̇ = 5. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Gambar 4. Sedangkan setelah tahun 1900 yang dengan di awali teori kuantum Planck disebut fisika modern.17 π‘₯ 1020 β„Žπ‘ By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 12 . Tingkat-tingkat energi atom Teori-teori yang dikemukakan sebelum tahun 1900 sering disebut dengan fisika klasik. Contoh soal 3 : Lampu Natrium 40 W memancarkan cahaya kuning dengan panjang gelombang 5800𝐴̇.8 π‘₯ 10βˆ’7 π‘š 𝑑 = 1𝑠 Jumlah foton dapat ditentukan dengan menggunakan rumus daya dan energi foton. 𝐸𝑛 = π‘›β„Žπ‘“ 𝑐 𝑃𝑑 = π‘›β„Ž πœ† π‘ƒπ‘‘πœ† (40)(1)(5.8 π‘₯ 10βˆ’7 ) 𝑛= = (6. Tentukan jumlah foton yang dipancarkan lampu tersebut setiap sekon.

Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Mengenal Tokoh  Max Planck (1858-1947). Frase "Fisika kuantum" pertama kali digunakan oleh Johnston dalam tulisannya Planck's Universe in Light of Modern Physics (Alam Planck dalam cahaya Fisika Modern). ilmuwan fisika teori Jerman. yaitu teka- teki terbebaskannya elektron-elektron dari permukaan logam bila disinari cahaya (gelombang elektromagnet). Albert Einstein. mencatat dirinya sebagai orang pertama yang menerapkan gagasan Planck lebih jauh dalam fisika. Tahun 1901 dicatat sebagai awal bergilirnya bola teori kuantum. Namun. para fisikawan seangkatannya memandang gagasan Planck ini tidak mempunyai makna fisika yang jauh melainkan sekadar sebagai suatu kiat matematika belaka. Salah satunya. Ini lahir dari upayanya untuk menjelaskan teka-teki fisika yang berkaitan dengan pancaran tenaga (energi) gelombang elektromagnet oleh benda (hitam) panas. Pemecahannya ia temukan pada 1901 dengan anggapan bahwa "tenaga gelombang elektromagnet dipancarkan dan diserap bahan dalam bentuk catu-catu tenaga (diskrit) yang sebanding dengan frekuensi gelombang elektromagnet". berkaitan dengan "efek fotolistrik". yang mencetuskan gagasan awal tentang teori kuantum. By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 13 . Empat tahun kemudian.

ternyata arus listrik juga semakin mengecil dan jika tegangan terus diperkecil sampai nilainya negatif. Alat tersebut terdiri atas tabung hampa udara yang dilengkapi dengan dua elektroda A dan B dan dihubungkan dengan sumber tegangan arus searah (DC). EFEK FOTOLISTRIK Untuk mengukur teori kuantum yang dikemukakan oleh Max Planck. ternyata pada saat tegangan mencapai nilai tertentu (-V0). Skema alat untuk menyelidiki efek fotolistrik Gambar 5. Pada saat alat tersebut dibawa ke dalam ruang gelap. Hal ini menunjukkan adanya aliran arus listrik. amperemeter menunjukkan adanya arus listrik. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang B. Akan tetapi. Menggambarkan skema alat yang digunakan Einstein untuk mengadakan percobaan. Apabila tegangan baterai diperkecil sedikit demi sedikit. pada saat permukaan katoda (A) dijatuhkan sinar. Percobaan yang dilakukan Einstein lebih dikenal dengan sebutan efek fotolistrik. Analisis yang paling tepat dikembangkan oleh Albert Einstein. kemudian Albert Einstein mengadakan suatu penelitian yang bertujuan untuk menyelidiki bahwa cahaya merupakan pancaran paket-paket energi yang kemudian disebut foton yang memiliki energi sebesar β„Žπ‘“. amperemeter menunjuk angka nol yang berarti By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 14 . Gambar 5. maka amperemeter tidak menunjukkan adanya arus listrik. Peristiwa efek fotolistrik merupakan peristiwa terlepasnya elektron-elektron dari permukaan logam (disebut elektron foto ) karena logam tersebut disinari cahaya. Efek fotolistrik ini pertama kali diamati oleh Hertz pada tahun 1887 dan diselidiki secara detail oleh Hallwachs dan Lenard pada tahun 1886-1900. Aliran arus ini terjadi karena adanya elektron yang terlepas dari permukaaan A (elektron foto) bergerak menuju B.

Demikian juga frekuensi minimal yang mampu menimbulkan efek fotolistrik tergantung pada jenis logam yang dipakai. Dalam teori gelombang ada dua besaran yang sangat penting. yaitu frekuensi (panjang gelombang) dan intensitas. Efek fotolistrik akan timbul jika frekuensinya lebih besar dari frekuensi tertentu. Grafik hubungan antara intensitas dengan potensial henti Berdasarkan hasil percobaan ini. Potensial V0 disebut potensial henti. Selanjutnya. Hal ini menunjukkan bahwa energi kinetik maksimum elektron yang keluar dari permukaan adalah sebesar : 1 πΈπ‘˜ = 2 π‘šπ‘£ 2 = 𝑒𝑉0 (7) Dengan : πΈπ‘˜ = energi kientik elektron foto (J atau eV) π‘š = massa elektron (kg) 𝑣 = kecepatan elektron (m/s) 𝑒 = muatan elektron (C) 𝑉0 = potensial henti (V) Gambar 6. yang nilainya tidak bergantung pada intensitas cahaya yang dijatuhkan. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang tidak ada arus listrik yang mengalir atau tidak ada elektron yang keluar dari keping A. By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 15 . marilah kita pelajari dulu bagaimana pandangan teori gelombang dan teori kuantum (foton) untuk menjelaskan efek fotolistrik ini. ternyata tidak semua cahaya (foton) yang dijatuhkan pada keping akan menimbulkan efek fotolistrik.

asal intensitasnya memenuhi. fungsi kerja dan energi kinetik elektron foto dapat dinyatakan alam persamaan : By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 16 . efek fotolistrik dapat terjadi pada sembarang frekuensi. Besarnya energi minimal yang diperlukan untuk melepaskan elektron dari energi ikatnya disebut fungsi kerja (W0) atau energi ambang. yaitu sebesar β„Žπ‘“. b. Apabila energi foton yang diberikan pada elektron lebih besar dari fungsi kerjanya. Menurut teori gelombang. Menurut teori gelombang. Frekuensi foton terkecil yang mampu menimbulkan elektron foto disebut frekuensi ambang. teori gelombang gagal menjelaskan tentang sifat-sifat penting yang terjadi pada efek fotolistrik. Sebaliknya. antara lain : a. Sehingga. Teori gelombang tidak dapat menjelskan mengapa energi kinetik maksimum elektron foto bertambah jika frekuensi foton yang dijatuhkan diperbesar. Oleh karena elektron terikat pada energi ikat tertentu. kenyataannya elektron terlepas dari permukaan logam dalam waktu singkat (spontan) dalam waktu kurang dari 10βˆ’9 𝑠 setelah waktu penyinaran. Akan tetapi. Besarnya W0 bergantung pada jenis logam yang digunakan. Akan tetapi. maka kelebihan energi tersebut akan berubah menjadi energi kinetik elektron. tidak menambah energi foton selama frekuensi foton tetap. Akan tetapi. maka diperlukan energi minimal sebesar energi ikat elektron tersebut. kenyataan menunjukkan bahwa energi kinetik elektron foto tidak tergantung pada intensitas foton yang dijatuhkan. energi yang dibawa foton adalah dalam bentuk paket. d. jika energi foton lebih kecil ari energi ambangnya (hf< W0) tidak akan menyebabkan elektron foto. hubungan antara energi foton. panjang gelombvnag terbesar yang mampu menimbulkan elektron foto disebut panjang gelombang ambang. Teori kuantum mampu menjelaskan peristiwa ini karena menurut teori kuantum bahwa foton memiliki energi yang sama. c. energi kinetik elektron foto harus bertambah besar jika intensitas foton diperbesar. Menurut Einstein. Akan tetapi. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Ternyata. kenyataannyaefek fotolistrik baru akan terjadi jika frekuensi melebihi harga tertentu dan untuk logam tertentu dibutuhkan frekuensi minimal yang tertentu agar dapat timbul elektron foto. sehingga energi ini jika diberikan seluruhnya. sehingga menaikkan intensitas foton berarti hanya menambah banyaknya foton. sehingga foton tersebut lenyap. Menurut teori gelombang diperlukan waktu yang cukup untuk melepaskan elektron dari permukaan logam.

Jika logam tersebut dihatuhi foton ternyata elektron foto yang dari permukaan logam memiliki energi kinetik maksimum sebesar 19. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang 𝐸 = π‘Š0 + πΈπ‘˜ πΈπ‘˜ = 𝐸 βˆ’ π‘Š0 πΈπ‘˜ = β„Žπ‘“ βˆ’ β„Žπ‘“0 (8) Dengan : πΈπ‘˜ = energi kinetik maksimum elektron foto (J atau eV) β„Ž = konstanta Planck 𝑓 = frekuensi foton (Hz) 𝑓0 = frekuensi ambang (Hz) Gambar 7. Grafik hubungan antara Ek dan f Contoh Soal 4 : Sebuah logam mempunyai frekuensi ambang 4 π‘₯ 1014 𝐻𝑧.86 π‘₯ 10βˆ’20 π‘—π‘œπ‘’π‘™π‘’.86 π‘₯ 10βˆ’20 π‘—π‘œπ‘’π‘™π‘’ β„Ž = 𝐢 𝐽𝑠 Ditanyakan : f ? By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 17 .62 π‘₯ 10βˆ’34 𝐽𝑠) Penyelesaian : Besaran yang diketahui : 𝑓0 = 4 π‘₯ 1014 𝐻𝑧 πΈπ‘˜ = 19. Hitunglah frekuensi foton tersebut ! (β„Ž = 6.

48 π‘₯ 10βˆ’20 Jadi. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Jawab : π‘Š0 = β„Žπ‘“0 π‘Š0 = 6.48 π‘₯ 10βˆ’20 𝑓 = = 7 π‘₯ 1014 𝐻𝑧 26. By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 18 .86 π‘₯ 10βˆ’20 + 26.62 π‘₯ 10βˆ’34 (4 π‘₯ 1014 ) = 26.48 π‘₯ 10βˆ’20 𝐽 𝐸 = πΈπ‘˜ +π‘Š0 = β„Žπ‘“ πΈπ‘˜ +π‘Š0 𝑓 = β„Ž 19. frekuensi foto sebesar 7 π‘₯ 1014 𝐻𝑧.

Saat melanjutkan pendidikannya di Universitas Hamburg. ia menunjukkan kecerdasannya pada sains sama baiknya seperti pada kemampuan bahasanya ketika mempelajari bahasa arab dan bahasa sansekerta. segala macam pembuktiannya telah merubah dunia kita menjadi lebih praktis. Unit ini dapat digunakan untuk mengukur gelombang apa saja yang periodik. Hertz adalah orang yang berjasa besar atas penemuannya mengenai gelombang elektromagnetik dan efek fotolistrik. Hertz (simbol: Hz) adalah unit SI untuk frekuensi. Gustav R. Ayahnya adalah seorang penasihat hukum di Hamburg. Ia belajar di Dresden. Meski tidak sengaja. By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 19 . Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Mengenal Tokoh  Heinrich Rudolf Hertz lahir di Hamburg Jerman dari pasangan Gustav Ferdinand Hertz dan Anna Elisabeth Pfefferkorn. Walau akhirnya hanya sedikit yang tahu bahwa efek fotolistrik ditemukan pertama kali oleh Hertz. Hertz menyatakan banyaknya gelombang dalam waktu satu detik (1 Hertz = 1 gelombang per detik). Sedangkan ibunya adalah anak dari seorang dokter tentara. dia merupakan seorang fisikawan penemu gelombang frekuensi Hertz. Munich dan Berlin oleh dua orang gurunya. Contoh: Frekuensi dari gerak bandul jam dinding adalah 1 Hz. Kirchhoff dan Hermann von Helmholtz. untuk menghargai jasa Heinrich Rudolf Hertz atas kontribusinya dalam bidang elektromagnetisme namanya kemudian diabadikan sebagai satuan Gelombang Frekuensi (Hertz).

Einstein mendapat Nobel untuk fisika pada tahun 1921. Einstein menjelaskan fenomena ini sebagai berikut: Cahaya terdiri dari partikel kecil yang disebut foton. Keempat publikasi adalah: 1) tentang efek foto listrik 2) gerak Brown 3) teori relativitas khusus 4) Massa terkenal dan persamaan energi E = mc2 By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 20 . Prusia Timur. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Mengenal Tokoh  Albert Einstein adalah fisikawan Jerman yang memenangkan Penghargaan Nobel di bidang fisika tahun 1911. Kebanyakan orang berpikir bahwa Albert Einstein mendapat Nobel terkenal itu bekerja pada teori relativitas. Ia adalah putra Carl Wien pemilik tanah dan sepertinya ditakdirkan untuk kehidupan petani sejati. Tapi ia benar-benar mendapat penghargaan untuk penemuan hukum efek listrik foto. Ketika cahaya bersinar pada logam. Hal ini menyebabkan aliran elektron. elektron menyerap energi dari foton dan mereka ditolak karena perbedaan energi. Penemuan Einstein yang dipimpin untuk memahami bahwa cahaya berperilaku baik sebagai partikel dan gelombang. Efek foto listrik adalah sebuah fenomena di mana logam memancarkan elektron dari permukaan mereka ketika cahaya bersinar atas mereka. tapi krisis ekonomi dan panggilan membawanya ke studi Universitas. Mereka membawa energi sebanding dengan frekuensi cahaya. Tahun 1905 mewakili tahun yang sangat penting dalam fisika dengan empat publikasi terobosan oleh Albert Einstein selama tahun itu. Ia lahir pada 13 Januari 1864 di Fischhausen.

yaitu sinar X monokromatik ( sinar X yang memiliki panjang gelombang tunggal ) dikenakan pada keping tipis berlium sebagi sasarannya. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang C. Skema percobaan Compton untuk menyelidiki tumbukan foton dan elektron By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 21 . Jika energi foton sinar X mula-mula β„Žπ‘“ dan energi foton yang terhambur menjadi (β„Žπ‘“ βˆ’ β„Žπ‘“β€²) dalam hal ini 𝑓 > 𝑓′. maka berdasarkan peristiwa efek fotolistrik yang dikemukakan oleh Einstein. sedangkan panjang gelombang yang terhambur menjadi tambah besar yaitu πœ† < πœ†β€² . hanya foton tidak memiliki massa diam. Kemudian. Percobaan Compton cukup sederhana. Jika pendapat ini benar. ternyata sinar X yang terhambur memiliki panjang gelombang yang lebih besar dari panjang gelombang sinar X semula. EFEK COMPTON Menurut teori kuantum cahaya. Gambar 8. foton berlaku sebagai partikel. Hal ini dikarenakan sebagian energinya terserap oleh elektron. untuk mengamati foton dari sinar X dan elektron yang terhambur dipasang detektor. Sinar X yang telah menumbuk elekktron akan kehilangan sebagian energinya yang kemudian terhambur dengan sudut hamburan sebesar πœƒ terhadap arah semula. Compton mengamati hamburan foton dari sinar X oleh elektron dapat diterangkan dengan menganggap β„Žπ‘“ bahwa foton seperti partikel dengan energi β„Žπ‘“ dan momentum cocok seperti yang 𝑐 diusulkan oleh Einstein. Berdasarkan hasil pengamatan. Arthur Holy Compton pada tahun 1923 telah mengamati gejala-gejala tumbukan antara foton yang berasal dari sinar X dengan elektron.

1 π‘₯ 10βˆ’31 π‘˜π‘”) 𝑐 = kecepatan cahaya (𝑐 = 3 π‘₯ 108 π‘š/𝑠) πœƒ = sudut hamburan sinar X terhadap arah semula ( derajat atau radian ) β„Ž Besaran sering disebut dengan panjang gelombang Compton. By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 22 . Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Dengan menggunakan hukum kekekalan momentum dan kekekalan energi. sehingga memperkuat teori kuantum yang mengatakan bahwa cahaya mempunyai dua sifat. yaitu cahaya dapat sebagai gelombang dan cahaya dapat bersifat sebagai partikel yang sering disebut sebagai dualisme gelombang cahaya. Jadi.625 π‘₯ 10βˆ’34 𝐽𝑠) π‘š0 = massa diam elektron (π‘š0 = 9. Compton berhasil menunjukkan bahwa perubahan panjang gelombang foton terhambur dengan panjang gelombang semula memenuhi persamaan : β„Ž πœ†β€² βˆ’ πœ† = (1 βˆ’ cos πœƒ) (9) π‘š0 𝑐 Dengan : πœ† = panjang gelombang sinar X sebelum tumbukan (m) πœ†β€² = panjang gelombang sinar X setelah tumbukan (m) β„Ž = konstanta Planck (β„Ž = 6. jelaslah sudah π‘š0 𝑐 bahwa dengan hasil pengamatan Compton tentang hamburan foton dari sinar X menunjukkan bahwa foton dapat dipandang sebagai partikel.

Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Mengenal Tokoh  By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 23 .

tetapi cahaya juga dapat bersifat sebagai partikel. Pada tahun 1924. maka momentum foton dapat dinyatakan 𝑐 β„Ž β„Ž dengan 𝑝 = πœ† sehingga panjang gelombang foton dapat dinyatakan dengan : πœ† = 𝑝 . Sebuah foton dengan frekuensi f memiliki energi sebesar hf β„Žπ‘“ dan memiliki momentum 𝑝 = . Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang D. Louis de Broglie mengemukakan pendapatnya bahwa cahaya dapat berkelakuan seperti partikel. Untuk benda yang bermassa m bergerak dengan kecepatan v memiliki momentum linier sebesar mv. Maka panjang gelombang de Broglie dari benda itu dinyatakan dengan persamaan : β„Ž β„Ž πœ†= = (10) 𝑝 π‘šπ‘£ Gambar 9. SIFAT GELOMBANG DARI PARTIKEL Berdasarkan peristiwa efekfotolistrik dari Einstein. yaitu cahaya bisa berkelakuan sebagai gelombang. karena 𝑐 = π‘“πœ†. maka partikel pun seperti hanya elektron berkelakuan seperti gelombang. yang kemudian didukung dengan percobaan yang dilakukan oleh Compton telah membuktikan tentang dualisme (sifat kembar) cahaya. Skema percobaan Louis de Broglie By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 24 .

1π‘₯10βˆ’31 π‘˜π‘” dan h = 6. P Thomson di Inggris secara bebas menyakinkan hipotesis Louis de Broglie dengan menunjukkan berkas elektron yang terdifraksi bila berkas ini terhambur oleh kisi atom yang teratur dari suatu kristal. Dengan demikian hipotesis de Broglie yang menyatakan partikel dapat berkelakuan sebagai gelombang sebagai gelombang adalah benar. Contoh Soal 5: Berapakah panjang gelombang de Broglie dari sebuah elektron yang bergerak dengan kelajuan 2π‘₯105 π‘š/𝑠 jika massa elektron 9. Davisson dan Germer di Amerika Serikat dan G.6 π‘₯10βˆ’34 𝐽𝑠 ? Penyelesaian : Diketahui : 𝑣 = 2π‘₯105 π‘š/𝑠 π‘š = 9.63 𝐴̇ By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 25 .6 π‘₯10βˆ’34 πœ†= 18.6 π‘₯10βˆ’34 πœ†= 9. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Untuk menguji hipotesis yang dilakukan oleh Louis de Broglie pada tahun 1927.1π‘₯10βˆ’31 (2π‘₯105 ) 6.2π‘₯10βˆ’26 πœ† = 3.63π‘₯10βˆ’10 π‘š πœ† = 3.1π‘₯10βˆ’31 π‘˜π‘” β„Ž = 6. Davisson dan Germer melakukan suatu eksperimen dengan menambahkan elektron berenergi rendah yang telah diketahui tingkat energinya kemudian ditembakkan pada atom dari nikel yang diletakkan dalam ruang hampa.6 π‘₯10βˆ’34 𝐽𝑠 Ditanyakan : πœ† ? β„Ž πœ†= π‘šπ‘£ 6. Berdasarkan hasil pengamatan Davisson dan Germer terhadap elektron-elektron yang terhambur ternyata dapat menunjukkan adanya gejala interferensi dan difraksi.

Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang Mengenal Tokoh  By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 26 .

.Fisika Bilingual untuk SMA/MA Kelas XII Semester 1 dan 2. Physics for Scientist and Engineers. 2007. 2006.Yrama Widya Supriyanto. Jakarta : Phibeta Tipler. Fisika untuk SMA dan MA Kelas XII (bse). Fisika Jilid 3 untuk SMA/MA Kelas XII.dkk. Departemem Pendidikan Nasional Sunardi & Irawan. Jakarta : Pusat Perbukuan.2009. Bandung : CV. Pendidikan Fisika [FENOMENA KUANTUM] Universtas Negeri Semartang DAFTAR PUSTAKA Suharyanto. (softcopy-pdf) By : Riza Ariyani dan Chusnus Sholichah Page 27 . 2004.