You are on page 1of 3

Salah satu kebutuhan utama dalam kegiatan pertanian adalah air, karena tanpa air yang cukup

tanaman pertanian tidak akan berproduksi optimal, bahkan mati kekurangan air. Salah satu cara
mencukupi air pada tanaman pertanian adalah dengan irigasi. Menurut [11] irigasi adalah usaha
penyediaan, pengaturan, dan pembuangan air irigasi untuk menunjang pertanian yang jenisnya
meliputi irigasi permukaan, irigasi rawa, irigasi air bawah tanah, irigasi pompa, dan irigasi tambak.
Salah satu jenis irigasi permukaan yang cukup efisien dalam penggunaan air adalah metode irigasi
alur (furrow). Air masuk/infiltrasi ke dalam tanah dari dasar alur dan dinding alur menuju daerah
perakaran tanaman. Salah satu hal yang penting pada sistem irigasi alur adalah distribusi air dalam
tanah. Permasalahan yang muncul adalah air yang tidak sampai pada daerah perakaran tanaman
maupun kandungan air pada daerah perakaran yang kurang ataupun berlebih. Jika tanaman
kekurangan air maka akan mati, sedangkan jika berlebih akan terjadi pemborosan penggunaan air
ataupun mati untuk jenis tanaman yang tidak tahan air berlebih.

Manaqib, M. 2017. Pemodelan Matematika Infiltrasi Air pada Saluran Irigasi
Alur. Vol. 03 No. 01. ISSN: 2527-315. Hal 2.
Air dalam pertanian merupakan salah
satu faktor penting yang menentukan
keberhasilan produksi tanaman. Tanaman
membutuhkan air untuk memenuhi kebutuhan
akan unsur hara dan sekaligus pelarut unsur
hara lainnya. Air juga dibutuhkan untuk
menciptakan kondisi lingkungan yang baik
untuk pertumbuhan tanaman.

Nastain. 2008. JARAK PARIT IRIGASI JALUR UNTUK TANAMAN PALAWIJA DAERAH IRIGASI
BANJARCAHYANA, BANJARNEGARA. Dinamika Rekayasa. Vol. 4 No. 1. ISSN 1858-3075. Hal 1.

Air merupakan salah satu input pertanian yang sangat penting. Sumber air permukaan sampai saat ini menjadi
andalan untuk penyediaan air irigasi. Namun tidak semua daerah yang memiliki lahan pertanian dapat dilayani
dengan irigasi teknis yang bersumber dari air permukaan tersebut. Beberapa wilayah di Indonesia masih
mengandalkan air hujan untuk usaha pertanian seperti pada sawah tadah hujan. Produktifitas sektor tersebut
bergantung pada keberadaan air hujan sebagai input pertanian. sawah tadah hujan mampu memiliki potensi
untuk menggantikan sawah beririgasi teknis yang berubah fungsi tata guna lahannya seiring dengan
pertumbuhan penduduk dan ekonomi. Potensi tersebut harus dikembangkan dalam mendukung ketahanan
pangan nasional. (1)
Penerapan irigasi alur dilakukan dengan pembuatan parit agar air tertampung di beberapa bagian dalam suatu
petak sawah sehingga tanah berada dalam keadaaan lembab tetapi air tidak tergenang pada bagian tanah
yang ditanami padi. Berdasarkan pengalaman dari para praktisi SRI dari DPLKTS, parit tersebut dibuat dengan
memanfaatkan lokasi seperti pada jajar legowo yaitu cara menanam padi sawah yang memiliki beberapa
barisan tanaman kemudian diselingi oleh satu baris kosong dengan lebar dua kali jarak dalam barisan. Parit
tersebut dapat diisi air sampai sepertiganya dan diharapkan air naik ke tanaman dengan mekanisme daya
kapiler dari raung mikro yang dibentuk oleh kompos (Purwasasmita, 2011). (12)
.
Roseline, H., Kridasantausa, I., Winskayati. 2014. KAJIAN PEMANFAATAN
IRIGASI AIR TANAH PADA SAWAH TADAH HUJAN TANAMAN
PADI METODE SRI DI DESA GIRIMUKTI, KABUPATEN BANDUNG
BARAT, PROVINSI JAWA BARAT.
Air merupakan faktor penting dalam kehidupan tanaman. Fungsi air untuk melarutkan unsur-
unsur hara dalam tanah dan mengangkutnya ke seluruh bagian tanaman, selain itu untuk
mengatur kelembaban dan temperatur tanah. 28
Sistem irigasi alur (furrow) dilakukan dengan mengalirkan air ke saluran-saluran air diantara
bedengan saat musim kemarau. Sumber air berasal dari selokan di sekitar bedengan yang

Skripsi. JAWA BARAT. PANGALENGAN. seperti tanaman jagung. BANDUNG. 2008). tuberosum L.R. P. MODIFIKASI PENGERUK TANAH PADA DITCHER UNTUK SALURAN DRAINASE PADA BUDIDAYA TEBU LAHAN KERING (Sistem Mekanisme Pengeruk Tanah). 29 e. Skripsi. Hal 28 – 29 Irigasi selokan (furrow irrigation) adalah pemberian air pada selokan yang ada di antara dua galengan baris tanaman. kedelai. Saluran irigasi ini menyerupai bentuk kerangka tulang seekor ikan. Pemberian air dilakukan dari saluran yang paling besar kemudian ke alur-alur (Budihantoro. Budihantoro. dimana alur-alur tersebar diantara kerangka tersebut. Irigasi selokan digunakan pada tanaman yang akan mengalami kerusakan jika akarnya terendam air. Hal. IPB. (BUKU) Furrow irrigation. G. IPB.) DI HIKMAH FARM. .kemudian dibendung terlebih dahulu sebelum dialirkan saluran air diantara bedengan sehingga air menggenang 2/3 dari tinggi bedengan. 9. 2011. kacang tanah. 2008. kapas dan berbagai jenis sayuran dan kacangan lainnya. PENANGANAN BUDIDAYA KENTANG (Solanum Utami.

S. Arsyad. Hal 2. Simulasi Perhitungan Optimum Irigasi Alur. Penyelamatan Tanah. Vol. ITB. 2008. Hal. Kajian Pemanfaatan Irigasi Air Tanah Pada Sawah Tadah Hujan Tanaman Padi Metode Sri Di Desa Girimukti. Hal 28 – 29. Budihantoro. Air Dan Lingkungan. 8 No. 9. 1. 4 No. Vol. 177. Banjarnegara. Dinamika Rekayasa. IPB. Skripsi. 2008. Jurnal Sumberdaya Lahan Vol. 2017. Hal 1. Pemodelan Matematika Infiltrasi Air Pada Saluran Irigasi Alur. . Ramadhaniyati. ISSN 1858-3075. I.R. Bandung. Bandung.. IPB.. Modifikasi Pengeruk Tanah Pada Ditcher Untuk Saluran Drainase Pada Budidaya Tebu Lahan Kering (Sistem Mekanisme Pengeruk Tanah). Haryati. Manaqib. Winskayati. G. Skripsi. Provinsi Jawa Barat. Hal. Hal 1 & 12.Nastain. 03 No. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. 1. U. Kridasantausa. Kabupaten Bandung Barat. ISSN: 2527-315. Hal 2. P. H. 2011. Skripsi. 2014. 2008. Jarak Parit Irigasi Jalur Untuk Tanaman Palawija Daerah Irigasi Banjarcahyana. IPB. 2014. M. Pangalengan. 2017. Roseline. Jawa Barat. M.) Di Hikmah Farm. Utami. 01. Penanganan Budidaya Kentang (Solanum Tuberosum L. Teknologi Irigasi Suplemen Untuk Adaptasi Perubahan Iklim Pada Pertanian Lahan Kering. Hal 15- 18.