You are on page 1of 3

Strategi terapi obesitas pada orang dewasa

Gambar di atas merupakan sebuah guideline strategi terapi dari penyakit obesitas. Strategi
terapinya terbagi mejadi 2 bagian yaitu :

a. Terapi Non Framakologi

terapi non farmakologi dilakukan selama kurang lebih sama dengan 6 bulan. Jika
dalam kurun waktu tersebut penurunan berat badan membuahkan hasil maka, terapi non
farmakologi ini dilanjutkan. Namun bila tidak, dilanjutkan dengan terapi farmakologi.

b. Terapi farmakologi

Terapi farmakologi dilakukan ketika terapi non farmakologi sejak 6 bulan atau lebih tidak
memberikan hasil. Ketika nilai BMI seseorang di atas sama dengan 27 kg/m2 atau 30 kg/m2
terapi farmakologi adalah pilihan yang tepat. Apabila dalam kurun waktu 4 minggu pertama

Bahwa di Amerika. Penggunaan pencahar sebagai pelangsing dalam waktu lama tidak disarankan karena usus akan menjadi “malas”. beberapa pencahar lain juga sering dipakai sebagai pelangsing. perut kembung. Pengobatan penurunan berat badan tidak direkomendasikan dengan kombinasi obat-obatan. Food and Drug Administration untuk tata laksana obesitas pada remaja di atas usia 12 tahun. Lipase adalah enzim yang bertugas menguraikan lemak. bisa jadi karena ketidakpatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat.Namun obat ini harus digunakan secara hati-hati karena dapat meningkatkan tekanan darah. Obat-obat laksatif Selain obat-obat di atas. akan bekerja jika ada pemicunya. obat-obat lain yang sering dipakai untuk mengurangi berat badan adalah golongan laksatif atau pencahar. dan hal ini akan menjadikan semacam “ketergantungan”. di coba dilanjutkan dengan pengaturan pola makan dan olahraga.S. Banyak sediaan suplemen yang mengandung high-fiber yang ”diindikasikan” untuk melangsingkan tubuh dan dapat diperoleh secara bebas. Tapi efek samping ini bisa dikurangi jika asupan makanan berlemak di kurangi.Cara kerjanya hampir mirip seperti obat-obat golongan katekolamin dan turunannya. Reductil) Obat ini bekerja secara sentral menekan nafsu makan. Orlistat (Xenical) Obat ini menggurangi penyerapan lemak di usus dengan cara menghambat enzim lipase dari pankreas. dengan mengatur ketersediaan neurotransmiter di otak. PPA banyak dipakai sebagai pelangsing dengan dosis jauh lebih tinggi dari dosis yang dipakai untuk efek pelega hidung tersumbat. Selain sejenis fiber ini. Dan ternyata. atau bisa juga karena dosis obat yang kurang sehingga perlu penambahan dosis. sakit kepala dan insomnia. Ini mengingatkan pada salah satu obat yang cukup terkenal yaitu fenilpropanolamin (PPA). Orlistat 120 mg dengan ekstra suplementasi vitamin yang larut dalam lemak disetujui oleh U. Studi klinis menunjukkan bahwa orlistat dapat membantu menurunkan berat badan dari 1. yaitu menghambat re-uptake serotonin dan norepinefrin. Dibawah ini beberapa obat untuk terapi penurunan berat badan : Sibutramin (Meridia.31 sampai 3. Jika dari evaluasi tersebut tidak membuahkan hasil maka pengobatan sebaiknya dihentikan atau diganti dengan obat lain. . PPA ini meningkatkan risiko kejadian stroke hemoragik. Walaupun mungkin berhasil. dan kontrol BAB terganggu. Terapi yang belum berhasil ini perlu dievaluasi. tetapi efeknya umumnya tidak terlalu signifikan. Obat ini bisa menyebabkan feses menjadi berlemak. Saat ini PPA tidak lagi dipakai sebagai obat pelangsing di sana.penurunan berat badan lebih dari sama dengan 2 kg maka terapi dinyatakan berhasil dan sebaiknya dilanjutkan dengan disertai pengaturan pola makan dan olahraga. Dengan melancarkan BAB (buang air besar) diharapkan berat badan juga relatif terkontrol. menyebabkan mulut kering. Serat tinggi tadi diharapkan mengembang di saluran cerna dan memicu gerakan peristaltik usus sehingga akan memudahkan BAB. konstipasi. Sedangkan apabila dalam 4 minggu pertama penurunan berat badan kurang dari 2 kg maka dinyatakan belum berhasil.37 kg lebih banyak dibandingkan plasebo. yang juga banyak dijumpai pada komposisi obat flu.

mampu mengurangi penyerapan makanan dengan cara mengendapkan mukosa protein yang ada dalam permukaan usus.com/tag/obesitas/. Current Medicinal Chemistry. tentu diuretik tidak akan berefek signifikan. Sementara itu... atau mengurangi penyerapan lemak di usus. maka diuretik memang pilihan yang tepat. Menumpas Obesitas. absorbsi usus terhadap makanan dapat dikurangi. 14 Oktober 2016 Panigrahi. Umumnya teh-teh pelangsing mengandung senyawa alam yang bersifat diuretik sehingga memberikan efek kesan melangsingkan. Obat-obat herbal pelangsing memang lebih aman. Justru penggunaannya harus diperhatikan karena dapat mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh karena banyak ion-ion tubuh yang mungkin akan terbawa melalui urin. Ada yang dikatakan bekerja melarutkan lemak. Wieche. tetapi efikasinya tentu perlu bukti-bukti penelitian lebih lanjut. Mungkin ada yang berhasil.. 2009. Obesity: Pathophysiology and Clinical Management.Diuretik Obat-obat diuretik (pelancar air seni) juga sering dipakai sebagai obat pelangsing. https://zulliesikawati. T. Dapus Ikawati. mungkin pula tidak. S. musilago yang berbentuk lendir bersifat sebagai pelicin. Los.wordpress. M. 16(1).. tetapi jika karena timbunan lemak. 506-521 . Salah satu herbal yang terkenal sebagai pelangsing adalah Jati Belanda. Dengan adanya musilago.G. Panigrahi. 2009. Obat-obat herbal pelangsing Sekarang banyak sekali ditawarkan berbagai produk herbal yang diklaim memiliki efek pelangsing. Hal ini yang yang menjadi alasan banyaknya daun jati belanda yang dimanfaatkan sebagai obat susut perut dan pelangsing. Senyawa tanin yang banyak terkandung di bagian daun.. Jika berat badannya disebabkan karena timbunan cairan. E. Tapi sebenarnya efeknya tidaklah signifikan dalam mengurangi berat badan. Z.