You are on page 1of 11

PEMANFAATAN BARANG BEKAS MENJADI ALTERNATIF MEDIA

BAHASA INDONESIA KELAS VIII

LAPORAN
untuk memenuhi tugas mata kuliah
Media Pembelajaran Bahasa Indonesia
yang dibina oleh Ibu Siti Cholisatul Hamidah

Oleh:

Sri Wahyuni (120211400194)


Off A

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS SASTRA

JURUSAN SASTRA INDONESIA

Oktober 2014
A. RANCANGAN

Saya memilih teks cerita prosedur pada kelas VIII dengan KD 3.1 Memahami
teks prosedur baik secara tulis maupun lisan. Media yang saya gunakan ialah dari
barang bekas berupa kardus yang tidak terpakai. Kardus tersebut saya hias sehingga
menjadi figura foto. Untuk membuat figura ini pastilah membutuhkan bahan-bahan
atau peralatan dan bagaimana cara membuatnya. Oleh karena itu saya memanfaatkan
media ini untuk membuat peserta didik memahami teks cerita prosedur dengan cara
menunjukkan atau menampilkan bagaimana langkah-langkah dalam pembuatan figura
ini.

Pada KD 3.1, saya memfokuskan peserta didik untuk memahami dua pokok
penting dari teks cerita prosedur. Pertama, peserta didik harus memahami bagaimana
struktur dari teks cerita prosedur. Untuk menguji apakah peserta didik sudah
memahami strukturnya maka diberi latihan-latihan berupa soal sekitar 4-5 soal esai dan
disajikan tabel yang memaparkan struktur cerita prosedur. Kedua, peserta didik harus
memahami unsur-unsur kebahasaan teks cerita prosedur. untuk menguji apakah peserta
didik sudah memahami unsur kebahasaan dari teks cerita prosedur maka diberi latihan-
latihan untuk menemukan kata-kata atau unsur kebahasaan yang ada pada teks cerita
prosedur tersebut. Siswa harus menemukan mana kata yang memiliki antonim,
sinonim, kata bilangan, dan kalimat perintah serta bukan perintah.

B. MEDIA, MATERI, DAN LATIHAN


Media : Figura dari kardus
KD 3.1 = Memahami teks prosedur baik secara tulis maupun lisan

Tugas 1. Memahami Teks Cerita Prosedur Figura Unik dari Kardus


Berikut ini disajikan teks cerita prosedur Figura Unik dari Kardus yang
akan menjadi model dalam pembelajaran ini. Coba kamu baca dan pahami gagasan
yang ada di dalamnya!
FIGURA UNIK DARI KARDUS

Gambar 1.1: figura unik dari kardus

1. Kata figura sudah tidak asing lagi di telinga kita. Figura merupakan bingkai foto
yang berguna supaya foto yang kita inginkan lebih indah dah menarik apabila kita
memasangnya di dinding atau diletakkan di atas meja. Kita bisa mendapatkan figura
hampir di setiap toko atau supermarket yang menjual aneka assesoris. Namun,
apabila kita menginginkan figura yang kita miliki lain dari pada yang lain atau unik
maka kita bisa membuat figura tersebut dengan tangan kita sendiri. Bahan
pembuatannya juga kita gunakan barang yang sudah tidak terpakai seperti kardus.
Selain ekonomis, maka figura hasil karya kita sendiri lebih terkesan karena kita bisa
menuangkan ide atau kreativitas yang kita miliki ke dalam bentuk suatu benda.
2. Pembuatan figura dengan kreativitas sendiri tentunya memiliki keuntungan dan
kerugiannya. Keuntungan yang dapat diperoleh melalui pembuatan figura ini, antara
lain (1) memanfaatkan barang bekas menjadi lebih berguna sehingga tidak ada
sampah yang terbuang sia-sia, (2) kita bebas menuangkan kreativitas yang kita
memiliki dengan memilih bentuk atau warna pada figura yang kita inginkan, (3)
memiliki suatu karya cipta yang bermanfaat terutama bagi diri kita sendiri, (4)
melatih keuletan dan kesabaran dalam proses pembuatannya, dan (5) biaya
pembuatannya relatif murah. Sementara itu kerugian pembuatan figura ini, antara
lain (1) memerlukan kreativitas dan keterampilan yang cukup untuk pembuatannya,
(2) memerlukan banyak waktu dan tenaga, dan (3) jika kita tidak memiliki kesabaran
yang tinggi maka hasilnya tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.
3. Untuk pembuatan figura unik ini diperlukan alat dan bahan. Alatnya berupa:
gunting, pisau/cutter, bulpoin, dan penggaris. Gunting digunakan untuk memotong
kertas kado dan isolasi/double tipe. Pisau/cutter digunakan untuk memotong kerdus
untuk membuat pola figura. Bupoin digunakan untuk menandai ukuran-ukuran yang
kita tentukan. Penggaris digunakan untuk mengukur ukuran panjang dan lebar
figura yan kita inginkan. Adapun bahan-bahannya berupa: kardus, kertas kado,
plastik mika ukuran tebal, isolasi/double tipe, tali kur, dan lem perekat. Untuk lebih
jelasnya perhatikan gambar alat dan bahan pembuatan figura sebagai berikut!

Gambar 2.1: alat dan bahan pembuatan figura unik dari kardus

4. Langkah-langkah pembuatan figura unik dari kardus dapat dilakukan melalui


beberapa cara berikut.
Pertama, siapkan alat dan bahan yang sudah dijelaskan pada poin 3 atau perhatikan
gambar 2.1.
Kedua, potonglah kerdus dengan ukuran panjang 13 cm dan lebar 18 cm sebanyak
dua kali.
Perhatikan ilustrasi gambar berikut ini!

Ketiga, untuk mempermudah beri nama kardus A dan kerdus B. Kardus A fungsinya
sebagai alas figura. Kemudian ukur lagi kardus B dengan masing-masing sisi 1.5
cm. Berilah tanda menggunakan fulpen di empat pojok sisi yang sudah diukur dan
hubungkan keempat tanda titik tersebut dengan penggaris sehingga berbentuk pola
persegi panjang dalam. Perhatikan ilustrasi gambar berikut ini!
Keempat, potong persegi bagian dalam di kardus B menggunakan pisau/cutter
secara perlahan hingga menjadi gambar seperti berikut ini.

Kelima, ambil kardus A kemudian bungkuslah kardus tersebut dengan kertas kado
menggunakan lem/isolasi/double tipe hingga seluruh permukaan kardus tertutupi
dengan sempurna. Perhatikan ilustrasi gambar berikut ini!

Keenam, untuk melapasi kardus B dengan kertas kado tidak semudah pada tahap
lima. Potong kertas kado berukuran panjang 17 dan lebar 22. Kemudian bungkus
kardus B dengan kertas kado yang telah diukur tersebut menggunakan
lem/isolasi/double tipe. Perhatikan ilustrasi gambar berikut ini!

Ketuju, tiap pojok sisi persegi kardus B dipotong secara melintang dengan ukuran
2 cm. Kemudian hubungkan sisi potongan yang telah dipotong tersebut dengan cara
membentuk pola persegi dalam dan dipotong. Perhatikan ilustrasi gambar berikut
ini!

Kedelapan, ambil sisa sis-sisi kertas kado pada kardus B kemudian eratkan dengan
lem pada bagian sisi samping kardus. Perhatikan ilustrasi gambar berikut!

Kesembilan, potong plastik mika tebal dengan ukuran panjang 12 cm dan lebar
16.5 cm kemudian letakkan di kardus B. Perhatikan ilustrasi gambar berikut!

Kesepuluh, letakkan foto yang diinginkan pada kardus B dengan memberinya


isolasi dari setiap ujung. Perhatikan ilustrasi gambar berikut!
Kesebelas, kardus A dan B digabungkan dengan menggunakan double tipe.
Perhatikan gambar iliustrasi berikut!

Keduabelas, potong tali kur dengan panjang 10 cm dan bentuklah simbol seperti
gambar berikut.

Ketigabelas, rekatkan simpul tersebut dengan double tipe pada bagian tengah atas
figura. Untuk lebih rapi lapisis simpul tersebut dengan kertas kado. Perhatikan
gambar ilustrasi berikut!
Tugas 2. Memahami Struktur Teks Cerita Prosedur
Setelah memahami teks cerita prosedur Figura Unik dari Kardus di atas,
kamu tentu menemukan bagian-bagain yang memperlihatkan tujuan pembuatan figur,
bahan dan alat yang digunakan dalam pembuatan, serta langkah-langkah atau prosedur
yang harus dilalui jika membuatnya. Ketiga bagian itu menjadi bangunan teks
prosedur. Meskipun demikian, bagian bahan dan alat tidak menjadi struktur utama
dalam teks prosedur karena bahan dan alat juga di sebutkan dalam bagian langkah-
langkah. Oleh karena itu, bagian bahan dan alat ini sifatnya opsional, boleh ada juga
tidak ada. Dengan demikian, struktur utama bangunan teks cerita prosedur adalah
tujuan dan langkah-langkah seperti yang tampak pada bagan berikut.

Struktur teks ceria Tujuan


prosedur Figura Unik
dari Kerdus Langkah-langkah

1. Setelah memahami teks Figura Unik dari Kardus di atas, sebutkan bagian-bagian
utama struktur teks dan bagian yang sifatnya opsional dalam bangunan teks tersebut!

2. Setelah kamu menemukan bagian-bagian teks tersebut, isilah tabel berikut dengan
kalimat-kalimat yang termasuk bagian-bagian tersebut!

Struktur Tes Kalimat

Tujuan

Langkah-langkah

3. Untuk pembuatan figura tersebut langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan?
Sebutkan dan jelaskan!

4. Selain tujuan dan langkah-langkah, pembuatan figura juga memerlukan alat dan
bahan. Alat dan bahan yang diperlukan itu harus ada jika kita membuatnya. Cermati
lagi teks di atas, kemudian tulislah alat dan bahan apa saja yang diperlukan dalam
pembuatan figura?
Tugas 3. Memahami Struktur Kebahasaan Teks Cerita Prosedur

Perhatikan kembali teks model di atas. Dalam teks tersebut terdapat kalimat seperti
berikut.
a. Pembuatan figura dengan kreativitas sendiri tentunya memiliki keuntungan dan
kerugiannya.
b. Biaya pembuatannya relatif murah.
Dalam kalimat (a) terdapat kata yang tercetak miring, yakni keuntungan dan
kerugian. Keuntungan bermakna mendapat laba/untung, sedangkan kerugian
bermakna menanggung atau menderita rugi. Kedua kata tersebut memiliki makna yang
berlawanan atau di sebut juga antonim. Berikutnya adalah kalimat (b) terdapat kata
yang bercetak miring, yakni murah. Kata murah bermakna harga yang lebih rendah
daripada harga yang berlaku. Kata murah memiliki lawan kata atau antonim, yaitu
mahal.

1. Sekarang, cobalah cari kata berantonim pada teks model di atas dan masukkan ke
dalam tabel berikut ini!
No. Kata Antonim
1. Murah Mahal
2.
3.
4.
5.

2. Sekarang kamu telah memahami lebih dalam tentang kata-kata yang maknanya
berlawanan dalam teks model di atas. Selain antonim, tentu kmu juga mengetahui
tentang sinonim, yaitu kata yang memiliki kemiripan makna. Perhatikan kembali
antonim yang telah kamu cari pada tugas nomor 1. Coba carilah persamaan kata atau
sinonim dari kata-kata tersebut. kerjakan dalam tabel berikut ini!
No. Kata Sinonim
1. Murah Ekonomis
2.
3.
4.
5.

3. Perhatikan kembali teks model yang berjudul Figura Unik dari Kardus itu. Dalam
teks tersebut terdapat kalimat seperti berikut ini!
Pertama, siapkan alat dan bahan yang sudah dijelaskan pada poin 3 atau
perhatikan gambar 2.1.
Dalam kalimat tersebut terdapat kata bercetak miring tebal pertama.
Kata pertama merupakan kata bilangan atau numeralia yang menunjukkan
bilangan atau kuantitas. Kata bilangan merupakan salah satu ciri teks prosedur
yang menunjukkan urutan dalam melakukan suatu hal. Untukmmemperdalam
pemahamanmu tentang kata bilangan, cobalah temukan kalimat yang terdapat kata
bilangan lainnya dalam teks model di atas. Kerjakan dalam tabel berikut ini!
No. Kata
1. Pertama, siapkan alat dan bahan yang sudah dijelaskan pada poin 3 atau
perhatikan gambar 2.1.

2.

3.

4.

5.

4. Selain antonim, sinonim, dan kata bilangan, dalam eks cerita prosedur di atas juga
terdapat kalimat perintah atau imperatif. Kalimat perintah atau kalimat imperatif
ialah kalimat atau kata yang menyatakan larangan atau keharusan melakukan suatu
hal. Kalimat imperatif merupakan salah satu ciri dari teks cerita prosedur. perhatikan
salah satu contoh kalimat imperatif dalam teks cerita prosedur berikut ini!
Contoh: Kedua, potonglah kerdus dengan ukuran panjang 13 cm dan lebar 18 cm
sebanyak dua kali.
Kalimat tersebut dapat digolongkan menjadi kalimat perintah karena
mengharuskan melakukan pemotongan pada sebuah kerdus dengan ukuran yang
telah ditentukan. Untuk lebih memperdalam pemahamanmu tentang kalimat
perintah, bacalah kembali teks cerita prosedur di atas kemudian temukan kalimat
imperatif dan tulislah dalam tabel berikut ini!
No. Kata
1. Kedua, potonglah kerdus dengan ukuran panjang 13 cm dan lebar 18 cm
sebanyak dua kali.

2.
3.

4.

5.

Setelah kamu menemukan kalimat perintah dalam teks model di atas, kamu
tentu memahami bahwa dengan kalimat tersebut penulis meminta untuk melakukan
suatu hal. Sekarang perhatikan kalimat berikut ini!
a. Kedua, potonglah kerdus dengan ukuran panjang 13 cm dan lebar 18 cm
sebanyak dua kali.
b. Kedua, kerdus dengan ukuran panjang 13 cm dan lebar 18 cm yang sudah
dipotong.
Kalimat (a) sudah jelas merupakan kalimat perintah, sedangkan kalimat (b)
merupakan kalimat bukan perintah. Kalimat (a) merupakan kalimat perintah yang
meminta untuk melakukan suatu hal, tetapi kalimat (b) yang merupakan modifikasi dari
kalimat (a) berubah menjadi kalimat bukan perintah.
Sekarang, cobalah kamu modifikasi kalimat perintah yang telah kamu temukan
menjadi kalimat bukan perintah. Kerjakan dalam tabel berikut ini!
No. Kalimat Perintah Kalimat Bukan Perintah
1. Kedua, potonglah kerdus dengan Kedua, kerdus dengan ukuran panjang
ukuran panjang 13 cm dan lebar 18 13 cm dan lebar 18 cm yang sudah
cm sebanyak dua kali. dipotong.

2.
3.
4.
5.

Setelah kamu cermati teks Figura Unik dari Kardus dengan seksama, tahukah
kamu bahwa bagian awal teks berisi tujuan atau sasaran yang akan dicapai apabila
melakukan pembiatan figura tersebut. pada bagian tengah teks terdapat uraian tentang
alat dan bahan yang dibutuhkan jika ingin membuatnya. Sementara itu, pada bagian
akhir teks terdapat cara yang harus dilakukan dalam pembuatan figura tersebut.