You are on page 1of 68
SELLING FAST! 2 Effortless Luxury Graham Avenue, McKinnon Boutique development in prime location Minutes walk
SELLING FAST!
SELLING
FAST!

2

Effortless

Luxury

Graham

Avenue,

McKinnon

Boutique development in prime locationSELLING FAST! 2 Effortless Luxury Graham Avenue, McKinnon Minutes walk to the McKinnon train station Positioned

Minutes walk to the McKinnon train stationAvenue, McKinnon Boutique development in prime location Positioned in sought after School Zone Miele appliances and

Positioned in sought after School Zonein prime location Minutes walk to the McKinnon train station Miele appliances and stone benchtops

Miele appliances and stone benchtopstrain station Positioned in sought after School Zone WWW.MCKINNONLIVING.COM.AU FOR MORE DAMON INFORMATION

WWW.MCKINNONLIVING.COM.AU

FOR

MORE

DAMON

INFORMATION

CALL

LEE

-

0426

602

945

NIC

CUNI

-

0424

523

532

FOR MORE DAMON INFORMATION CALL LEE - 0426 602 945 NIC CUNI - 0424 523 532

central_living

www.buset-online.com

www.buset-online.com

hangat dari tanah air

hangat dari tanah air

hangat dari tanah air

Perdebatan Sekolah Sehari Penuh

KRINGGGGG!

Bunyi nyaring khas tersebut pasti pernah Anda sering dengar di suatu masa hidup Anda. Yup! Itu adalah bunyi bel sekolah. Bunyi tersebut terkadang menandakan kebebasan Anda, selesainya sekolah pada hari itu atau waktunya istirahat, atau bisa juga malah menandakan waktunya Anda untuk kembali ke kelas.

Belajar di sekolah seringkali diasosiasikan sebagai hal yang ingin dijauhi oleh banyak orang. Hal ini bisa dikarenakan oleh berbagai sebab, misalnya bosan belajar, guru yang menyebalkan, dan lain-lain. Namun, bisakah Anda membayangkan jika Anda harus belajar di sekolah dari pagi hingga sore hari?

SEKOLAH SEHARI PENUH

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi mencetuskan diadakannya ‘Full Day School’ tahun lalu, yang kemudian ia tuangkan dalam bentuk Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Lima Hari Sekolah. Permendikbud ini dibuat oleh Muhadjir dengan tujuan memberikan wadah untuk kegiatan serta pengawasan untuk para siswa ketika orang tua mereka masih bekerja.

Para siswa mendapat kesempatan untuk menyelesaikan tugas-tugas sekolah ataupun melakukan berbagai kegiatan keagamaan di sekolah dengan pengawasan guru, sebelum akhirnya dapat dijemput orang tua mereka seusai kerja. Dengan begitu, anak-anak akan dapat diawasi dan menghindari penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di luar jam sekolah.

Selain itu, Muhadjir menjelaskan program belajar 8 jam sehari ini juga sesuai dengan program Nawacita (9 program prioritas) Presiden Joko Widodo untuk ‘melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional’.

‘Diilhami’ dari sekolah-sekolah swasta yang telah banyak melaksanakan sistem Full Day School ini, Muhadjir menjelaskan bahwa sistem ini memberi kesempatan bagi sekolah- sekolah untuk menanamkan pendidikan karakter.

“Dengan sistem Full Day School ini secara perlahan anak didik akan terbangun karakternya dan tidak menjadi ‘liar’ di luar sekolah ketika orang tua mereka masih belum pulang dari kerja,” tutur Muhadjir dikutip dari CNN Indonesia pada Agustus 2016.

Penolakan Rakyat Indonesia

Mengikuti keluarnya Permendikbud tersebut pada 12 Juni silam, makin gencarlah penolakan akan Permendikbud ini. Salah satu klimaksnya ialah melalui demonstrasi yang diadakan oleh Nahdlatul Ulama (NU) pada penghujung Agustus silam. Ribuan anggota NU beserta murid-murid Madrasah Diniyah dari 7 cabang NU berdemo di Surakarta untuk menunjukkan penolakan mereka terhadap kebijakan Permendikbud tersebut yang mengharuskan para siswa untuk belajar hingga pukul 5 sore.

Ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Khusaini Hasan, dilansir dari The Jakarta Post, berargumen bahwa kebijakan Full Day School ini akan berdampak negatif terhadap Madrasah Diniyah yang kebanyakan aktivitasnya diadakan pada sore hari. “Madrasah will die. Children will lose their chance to get an education on noble characters, good morals and religious values. Their time will be totally taken up learning academics,” tutur Khusaini.

Penolakan terang-terangan dari NU ini pula ditekankan oleh Ketua Umum Pengurus Besar NU (PBNU) Said Aqil Siradj yang menegaskan bahwa pihak NU tidak akan bernegosiasi maupun berkompromi lagi akan kebijakan ini.

Selain itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Bidang Pendidikan Ferdiansyah menyatakan pihaknya mengkhawatirkan kondisi psikologis siswa. Hal serupa juga diutarakan oleh Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asronun Ni’am Sholeh yang menyuarakan pendapatnya jika Full Day School berpotensi meningkatkan kemungkinan terjadinya bullying.

Asronun juga merasa pembuatan kebijakan ini kurang melibatkan masyarakat, yang menurutnya ‘ingin mendidik anaknya secara langsung’. Terbukti dari pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak Yohana Yembise yang mendengar keluhan dari ibu-ibu yang mengkhawatirkan anak-anaknya pulang malam dan harus kelaparan. Banyak siswa yang diwawancarai oleh surat kabar Kompas juga mengutarakan keberatannya akan penambahan waktu belajar yang dinilai ‘melelahkan’.

Kesalahpahaman rakyat Indonesia

Kepala Biro Akademik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ari Santoso menilai banyak pihak yang salah persepsi akan Permendikbud tentang Lima Hari Sekolah ini.

“Yang dipermasalahkan adalah kata Full Day, seolah-olah anak-anak disandera di sekolah. Padahal dalam Permen (peraturan menteri) ini adanya penguatan pendidikan karakter. Tidak ada satupun menambah pelajaran dalam penguatan pendidikan karakter,” komentar Ari kepada Liputan 6 pada bulan Juni silam.

komentar Ari kepada Liputan 6 pada bulan Juni silam. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK)

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani juga memastikan kalau ‘kebijakan Full Day School’ ini tidak akan membebani siswa. “Kita titik beratkan pada pendidikan karakter bangsa,” tambah Puan.

Permendikbud Full Day School lebih fokus mengatur pekerjaan guru, yang mengganti persyaratan untuk mendapat tunjangan profesi dari 24 jam tatap muka dengan siswa menjadi 40 jam kerja dalam seminggu atau 8 jam per hari.

Mengutip Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah Pasal 3 Ayat 2, pekerjaan yang harus dilakukan para guru disebut sebagai 5M:

Merencanakan pembelajaran atau pembimbingan

Melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan

Menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan

Membimbing atau melatih Peserta Didik

Melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan pokok sesuai dengan beban kerja Guru.

Dan Pasal 1 Ayat 2 menjelaskan 8 jam yang diperdebatkan merupakan ‘jumlah jam yang digunakan oleh guru, tenaga kependidikan dan peserta didik dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah’. Sementara peserta didik menggunakan waktu tersebut untuk melaksanakan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang meliputi kegiatan pengembangan seni dan budaya, penguatan karakter, dan mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerjasama, dan kemandirian.

Yenni Wahid yang mewakili NU untuk berdiskusi dengan Muhadjir mengenai perdebatan ini juga mencapai simpulan kalau penolakan yang ada disebabkan karena belum pahamnya masyarakat.

“Sudah ada miskonsepsi tentang definisi Full Day School ini. Lalu ada kepanikan. Sekarang bagaimana jelaskan ke publik bahwa tak betul, beberapa hal yang selama ini dipahami itu keliru,” jelasnya.

Keterlibatan Presiden Jokowi

Menanggapi perdebatan masyarakat tersebut, akhirnya Presiden Joko Widodo ikut turun tangan dengan cara menaikkan kebijakan perihal ini ke tingkat Peraturan Presiden (Perpres).

Pada 6 September, Presiden Jokowi mengeluarkan Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Perpres ini merupakan landasan bahwa sekolah-sekolah dapat bebas memilih, untuk menerapkan sistem sekolah lima hari atau enam hari. Sepenuhnya opsional, seperti yang telah Presiden Jokowi berulang kali tekankan semasa penggodokan Perpres tersebut.

Perpres ini juga merupakan hasil godokan dari berbagai pihak, layaknya Mendikbud, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, Majelis Ulama Indonesia (MUI), NU, Muhammadiyah, dan ormas-ormas lainnya. Dengan begitu, tidak akan menimbulkan berbagai gesekan.

Mendikbud Muhadjir menyatakan akan segera mengeluarkan peraturan menteri turunan dari Perpres tersebut, dan akan segera menghentikan pemberlakuan Permendikbud Nomor 23.

Jlie

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

PERWAKILAN RI

CANBERRA Embassy of The Republic of Indonesia in Australia (KBRI Canberra)

Alamat

:

8 Darwin Avenue Yarralumla A.C.T. 2600, Canberra

No. telepon

:

+61 2 6250 8600

Email

:

indonemb@kbri-canberra.org.au

Situs

:

www.kemlu.go.id/canberra/

NEW SOUTH WALES, QUEENSLAND, DAN SOUTH AUSTRALIA Consulate General of The Republic of Indonesia in Sydney(KJRI Sydney)

Alamat

:

236-238 Maroubra Rd, Maroubra NSW 2035

No. telepon

:

+61 2 8347 6881

Email

:

visa.sydney@kemlu.go.id

Situs

:

www.kemlu.go.id/sydney/

NORTHERN TERRITORY (DARWIN) Consulate of the Republic of Indonesia in Darwin (KRI Darwin)

Alamat

:

20

Harry Chan Avenue, Darwin N.T. 0800

No. telepon

:

+61 8 8943 0200

Email

:

kridrw@indoconsdarwin.org.au

Situs

:

www.kemlu.go.id/darwin/

VICTORIA DAN TASMANIA Consulate General of The Republic of Indonesia in Melbourne (KJRI Melbourne)

Alamat

:

72

Queens Rd, Melbourne VIC 3004

No. telepon

:

+61 3 9525 2755

Email

:

info.melbourne@kemlu.go.id

Situs

:

www.kemlu.go.id/melbourne/

WESTERN AUSTRALIA, COCOS, DAN CHRISTMAS ISLAND Consulate General of The Republic of Indonesia in Perth (KJRI Perth)

General of The Republic of Indonesia in Perth (KJRI Perth) BUSET Vol. 13-148 OCTOBER 2017 Keindahan

BUSET Vol. 13-148 OCTOBER 2017

in Perth (KJRI Perth) BUSET Vol. 13-148 OCTOBER 2017 Keindahan musim semi ditandai dengan semarak warna

Keindahan musim semi ditandai dengan semarak warna warni bunga yang menghias pinggir-pinggir jalan Kota Melbourne. Suasana ini seakan mendorong hasrat seni warga sekitar, tak terkecuali komunitas Indonesia yang turut menggelar beragam pentas seni, sebut saja Soundsekerta garapan PPIA Monash University, Gamelan & The Cirebon Mask yang ditampilkan dengan ciamik oleh Putra Panji Asmara, dan masih banyak lagi. Simak berita liputannya di edisi kali ini.

Mengulas profil inspiratif kali ini, Buset mengangkat sosok

seorang dosen yang baru saja memenangkan titel Manhunt Indonesia 2017. Melalui perannya ini, Abdul Qowi Bastian ingin berbagi pengalaman perjalanan karirnya dan mendorong generasi muda untuk terus berkarya dan menghadapi setiap rintangan secara positif. Selain itu, band legendaris Project Pop pula sempat berbagi kisah bagaimana mereka dapat memuaskan para penggemar melalui karya seni lintas generasi.

Alamat

:

134 Adelaide Terrace, East Perth WA 6004

Dalam Bumi ini tidak mungkin ada kelompok manusia yang memiliki

No. telepon

:

+61 8 9221 5858

kesamaan karakter dan perilaku, maka itu setiap manusia harus dapat

Email

:

perth.kjri@kemlu.go.id

bertoleransi dan saling tenggang rasa. Komunikasi merupakan salah

Situs

:

www.kemlu.go.id/perth - www.kemlu.go.id/perth/

satu media yang sangat penting yang dapat menjembatani setiap perselisihan. Demikianlah forum dan panel diskusi dapat membawa dampak yang bisa menjadi wadah keterbukaan. Dan semoga setiap indvidu dapat menerima dan menghargai ke-bhinneka-an. Karena, seperti musim semi, warna warni akan menciptakan keindahan.

8 8

EMERGENCY NUMBER

Fire Ambulance & Police - 000 CRIME STOPPERS - 1800 333 000 POISON Information Centre
Fire Ambulance & Police - 000 CRIME STOPPERS - 1800 333 000 POISON Information Centre
Fire Ambulance & Police - 000 CRIME STOPPERS - 1800 333 000

Fire Ambulance & Police - 000

Fire Ambulance & Police - 000 CRIME STOPPERS - 1800 333 000

CRIME STOPPERS - 1800 333 000

POISON Information Centre - 131 126 State Emergency Service (SES) - 132 500 Telephone Interpreter

POISON Information Centre - 131 126 State Emergency Service (SES) - 132 500

Telephone Interpreter Service - 131 450

AKAN DATANG-VIC

Sekarang – 12 November Pop-Up Globe Pertunjukan drama karya Shakespeare Sidney Myer Music Bowl Alexandra Avenue, Melbourne 1300 136 166 popupglobe.com.au

4 – 22 Oktober Melbourne Festival Perayaan budaya dan kreativitas seni 03 9662 4242 www.festival.melbourne

Sabtu, 7 Oktober PROJECT O ‘Happiness in Giving’ Oleh PPIA RMIT RMIT Storey Hall

$15

Pintu dibuka pk. 16:30 Nathan: 0434 165 351 ppia-rmit.org/projecto

INDO FAMFEST Laverton Community Hub 95-105 Railway Ave, Laverton Gratis, pk: 15-21 indofamfest.com

Sabtu, 28 Oktober The Myth of Halloween for Children Spell Box Shop 17, Royal Arcade 331-339 Bourke Street Mall $35 (termasuk hadiah) Pk. 11:30 – 12:30 03 9639 7077 spellbox.com.au

28 Oktober – 5 November GRAND OPENING ‘MELBOURNE GRAND’ Oleh Central Equity 560 Lonsdale St, CBD Caroline 0419 881 542 / Erick 0434 163 228

Selamat beraktivitas dan memperluas wawasan dengan banyak membaca dan bersosialisasi.

BUSET - Not Your Ordinary One! The most talked about Indonesian Magazine in Australia

PUBLISHER

ADVERTISING EXECUTIVES

Projek 21

Vini Rotty (0438 012 183) Roy Rotty (0404 546 646)

EDITOR in CHIEF Roy Rotty

ART

Rizwana Rachman

EDITOR

Vini Rotty

DISTRIBUTION COORDINATOR Roy Rotty

ASSOCIATE EDITOR

Isabell Hie

CONTRIBUTORS

JOURNALISTS/PHOTOGRAPHERS Adeste Adipriyanti Alifia Wahyuningsih Amelinda Devina Analuna Manullang Isabell Hie Jennifer Lie Natanael Setiawan Natasya Salim Sasha Luhulima Theresia Titus Tjintjin Jones Roy Rotty Vini Rotty

Alain Warisadi – Xynergy Realty Group Crime Stoppers Australia GRII Melbourne Kainus Travel KJRI Melbourne Meg Lie – ML&K Legal PPIA VIC dan ranting PPIA WA Suhana Lim Superstar Education Virda Ersan – SEA Accountants Yapit Japoetra – YNJ Migration

READ BUSET ONLINE at WWW.BUSET-ONLINE.COM

BUSETMAGAZINEMelbourne– YNJ Migration READ BUSET ONLINE at WWW.BUSET-ONLINE.COM @BUSETMagazine busetmagazine SUBSCRIPTION Kotak Langganan

@BUSETMagazineBUSET ONLINE at WWW.BUSET-ONLINE.COM BUSETMAGAZINEMelbourne busetmagazine SUBSCRIPTION Kotak Langganan Ingin

busetmagazineWWW.BUSET-ONLINE.COM BUSETMAGAZINEMelbourne @BUSETMagazine SUBSCRIPTION Kotak Langganan Ingin mendapatkan BUSET

SUBSCRIPTION

Kotak Langganan Ingin mendapatkan BUSET langsung di rumah? Hubungi (03) 901 277 64 atau email info@buset-online.com BUSET juga bisa dibaca gratis melalui www.buset-online.com

hangat dari tanah air

hangat dari tanah air

Redenominasi Rupiah Tantangan Baru Bagi Indonesia

tanah air Redenominasi Rupiah Tantangan Baru Bagi Indonesia *ilustrasi D alam memperjuangkan kemajuan Negara Indonesia,

*ilustrasi

D alam memperjuangkan kemajuan Negara Indonesia, pemerintah kembali

membuat wacana perubahan yang diharapkan dapat memajukan sistem

Ekonomi di Indonesia, yaitu dengan meredenominasi Rupiah. Menurut

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata denominasi memiliki arti harga

surat berharga (sertifikat bank dan sebagainya) yang tercantum di dalam surat itu. Diperjelas oleh Kumparan.com, redenominasi berarti adalah menyederhanakan denominasi (pecahan) mata uang menjadi pecahan lebih sedikit dengan cara mengurangi digit (angka nol) tanpa mengurangi nilai mata uang tersebut.

Dalam wawancara BUSET via telepon dengan Ekonom Bank Permata, Josua Pardede menjelaskan lebih dalam apa arti dari redenominasi rupiah, “redenominasi ini adalah penyederhanaan jumlah digit, pecahan kita yang Rp 10.000 kan nol-nya ada empat, nanti kalau misalkan, disederhanakan, digitnya yang tadinya ada akan dihilangkan atau dikurangkan. Jadi sebenarnya ini adalah proses penyederhanaan jumlah digit, tidak mengurangi daya beli ya, ataupun harga dari nilai tukar rupiah terhadap harga barang atau jasa,” jelas Josua.

Banyaknya salah paham tentang arti redenominasi dengan sanering (devaluasi) yang membuat sebagian masyarakat Indonesia bingung pun diluruskan oleh Josua

bahwa redenominasi berbeda dengan sanering yang pernah Indonesia alami di tahun 60-an, “kalau yang kita alami waktu tahun 60-an itu kan sanering, dimana nilai uangnya yang dipotong, sedangkan nilai barang dan jasanya tetap,” jelasnya.

Rupiah sendiri adalah mata uang terbesar kedua setelah mata uang Vietnam, Dong, yang memiliki denominasi yang paling besar. Satu Dollar AS adalah 22.000 Vietnam Dong, sementara satu Dollar AS adalah Rp 13.300. Namun jika dibandingkan dengan pecahan mata uang negara lainnya seperti Singapura, Malaysia, Negara-negara tersebut tentunya memiliki denominasi yang lebih kecil.

“Kita harap penyederhanaan nanti bisa meningkatkan persepsi investor global dan perekonomian global agar kita tidak dianggap remeh, karena itu yang kita lakukan ini diharapkan akan meningkatkan lagi kredibilitas Rupiah kita,” jelas Josua.

Pertimbangan dilakukannya redenominasi menurut Josua juga didorong dari stabilitas ekonomi Indonesia yang sekarang bersifat makro, tingkat

inflasi yang rendah dalam 5 tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi yang stabil sekitar 5%, dan juga devisit yang terus meningkat lebih dari rata-rata cadangan

devisa selama 5 tahun terakhir.

Redenominasi Rupiah tentunya dirancang untuk menuju Sistem Ekonomi Indonesia yang lebih baik, salah satu alasannya menurut Josua adalah untuk peningkatan efisiensi dan penghematan biaya cetak uang. “Ini (redenominasi) untuk peningkatan efisiensi ya di dalam perekonomian, penghematan biaya pencetakan uang, lalu untuk juga menciptakan persepsi yang lebih baik dari nilai tukar Rupiah sendiri,” jelas Josua.

Dengan tujuan yang tepat, salah satu contoh hasil dari penerapan redenominasi Rupiah yang diutarakan Josua adalah penyederhanaan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). “APBN itu kan kita lihat sampai berapa ribu triliun, 2000 triliun belanjanya, kalau misalkan itu dipangkas ataupun dipotong, disederhanakan gitu ya denominasinya tentunya tiga digit dibelakang itu dipotong, kan lebih sederhana, lebih simpel, dan itu akan memudahkan kegiatan ekonomi juga,” jelas Josua kembali.

10 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017
10
BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

Walau terlihat mudah untuk dilakukan, namun kegiatan redenominasi Rupiah juga memiliki efek negatif yang mungkin akan muncul di masyarakat. Salah satunya kekhawatiran kalau harga naik, inflasi yang dapat melambung tinggi. Bukan hanya itu, kekhawatiran yang lain adalah kemungkinan terjadi running up atau pembulatan harga ke atas.

“Misalkan saya sekarang beli nasi bungkus di rumah makan, misalkan harga awalnya Rp 9.000, kalau nanti dipangkas tiga digit terakhir jadi Rp 9, pastinya kan ada kemungkinan si penjual untuk menaikkan rounding, ‘Ya sudah, lah! Dibulatkan aja 10!’, jadi faktor-faktor itulah yang mungkin bisa mendorong inflasi atau kenaikan harga,” cerita Josua.

Dilansir dari Kompas.com, menurut Direktur Eksekutif Pusat Riset dan Edukasi Bank Indonesia (BI), Iskandar Simorangkir, sebelum Indonesia, sudah ada lima negara yang pernah gagal menerapkan redenominasi, antara lain adalah Brazil, Rusia, Argentina, Zimbabwe, dan Korea Utara. Penyebab kegagalan redenominasi di lima negara tersebut adalah kurang tepatnya pemilihan waktu pada saat mengimplementasikan redenominasi, perekonomian serta fundamental negara-negara tersebut sedang buruk pada saat redenominasi diimplementasikan.

Selain perekonomian dan fundamental negara yang sedang buruk, penyebab lain adalah penyediaan uang baru yang kurang oleh pemerintah, sehingga stok uang baru tidak tersedia pada saat warga ingin menukarkannya, kurangnya sosialisasi tentang redenominasi juga menjadi alasan mengapa hal ini terjadi. Menurut Josua, masalah redenominasi bisa dihadapi dengan baik, dan implementasi juga dampaknya bisa optimal. Josua memberikan contoh beberapa negara seperti Turki, Romania, Polandia, dan Ukraina sebagai Negara yang sukses mengimplementasikan redenominasi mata uang dengan dampak yang positif bagi negaranya.

“Kita bisa melakukan hal yang sama seperti Turki yang pada tahun 2005 berhasil memangkas 6 digit, asal ada dukungan dari pemerintah, DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), dan juga pelaku bisnis dan masyarakat. Redenominasi juga harus dilakukan pada saat ekonomi sedang stabil. Adanya landasan hukum, ada diundang- undangkan dan juga edukasi dan public campaign juga harus dilakukan secara intensif,” jelas Josua.

Adbm

dan juga edukasi dan public campaign juga harus dilakukan secara intensif,” jelas Josua. Adbm 11 www.buset-online.com
11 www.buset-online.com
11
www.buset-online.com

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

advertorial

OCTOBER 2017 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 advertorial S eiring dengan perkembangan teknologi transportasi,
OCTOBER 2017 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 advertorial S eiring dengan perkembangan teknologi transportasi,
OCTOBER 2017 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 advertorial S eiring dengan perkembangan teknologi transportasi,

S eiring dengan perkembangan teknologi transportasi, industri perhotelan dan pariwisata juga ikut berkembang pesat di hampir semua negara. Bahkan tidak sedikit negara yang

bergantung pada industri perhotelan dan pariwisata sebagai kontributor terbesar dalam penghasilan negara. Sebut saja Macau. Di tahun 2014, sebesar 47.9% dari berbagai pekerjaan di Macau merupakan pekerjaan yang berhubungan dengan perhotelan dan industri pariwisata secara langsung, seperti hotel, travel agents, penerbangan, dan banyak lagi. Di Australia sendiri, industri perhotelan dan pariwisata memberikan kontribusi terhadap ekonomi negara sekitar $40milyar per tahunnya.

Menurut United Nations World Tourism Organisation (UNWTO), kedatangan turis internasional di seluruh dunia diperkirakan akan naik sebesar 3.3%. Dari data yang singkat ini, kamu dapat melihat bahwa pekerjaan di bidang perhotelan dan pariwisata akan tetap bertahan sampai sekian tahun kedepan.

pariwisata akan tetap bertahan sampai sekian tahun kedepan. hotel, terutama management dan operational skills.

hotel, terutama management dan operational skills. Keterampilan inilah yang akan memberikan sebuah hotel nilai tambah dan keunggulan dibandingkan dengan hotel-hotel lainnya. Keterampilan dan pengetahuan tersebut akan disalurkan kepada murid-murid melalui berbagai mata kuliah berikut: Managing Organisation, Accommodation Operations, Tourism Theories and Practices, The sustainable Hotel Environment, Facility and Risk Management for Hospitality Operations.

Selain itu, pelajar juga bisa mendapat pengetahuan yang luas, yang berhubungan dengan operasional hotel, seperti Food and Beverage Operations, Festival and Special events Planning, Communication in Organisation, dan Production Management for Convention and Events.

Selain fokus dalam keterampilan dalam Hotel Management, program ini juga sangat membangun dalam keterampilan untuk dalam dunia bisnis, yang mencakup pemasaran, komunikasi, dan bahkan akuntansi. Pengetahuan dan keterampilan dalam bisnis tersebut akan diajarkan melalui subjek sebagai berikut: Marketing Principles, Accounting for Business, Introduction to Business Law, Entrepreneurship and Innovation, dan Competitive Strategy. Dengan ini, murid-murid bisa mendapat pengetahuan luas dari berbagai macam bidang untuk mengembangkan dan mengoperasikan sebuah hotel.

The Hotel School merupakan bagian dari Southern Cross University, yang merupakan salah satu top 150 universitas muda (di bawah 50 tahun) dari seluruh dunia. The Hotel School juga mempunyai kerjasama dengan berbagai industri perhotelan yang sudah dikenal baik dalam masyarakat Australia dan bahkan international, seperti Intercontinental, Four Points by Sheraton, Four Seasons Hotel, Hyatt, The Westin, Crowne Plaza, dan banyak lagi. Selain pendidikan S1, The Hotel School juga mempunyai program di level yang lebih tinggi seperti Postgraduate Diploma dan program master.

The Hotel School ini mempunyai keunggulan untuk memberi penempatan kerja kepada murid-murid karena adanya kerjasama yang sangat erat dengan berbagai macam industri. Setiap tahunnya terdapat sekitar 5000 lowongan pekerjaan yang dapat di akses oleh murid- murid The Hotel School; bahkan sejumlah lowongan ini memberikan prioritas kepada pelajar/lulusan The Hotel School. Penempatan kerja akan memberikan keunggulan bagi murid-murid yang akan terjun dalam dunia kerja setelah menyelesaikan program.

Dengan meningkatnya kompetisi dalam industri perhotelan dan pariwisata, penempatan kerja akan sangat menguntungkan bagi para lulusannya untuk terus mengembangkan karir mereka dalam industri yang sedang naik daun ini. Dan melalui pengalaman kerja di bidang yang relevan semasa kuliah, kamu akan lebih mudah memasuki dunia kerja dan menapak tangga karir.

Jadi, tunggu apa lagi? Tunjukkan dan kembangkan terus minat dan bakatmu dalam industri pariwisata dan perhotelan yang terus berkembang ini. Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran ke program-program The Hotel School, hubungi melbourne@super-star.com.au.

(Southern Cross University – CRICOS Provider: 01241G)

5000 lapangan kerja tersedia bagi murid The Hotel School

Ingin bergabung di industry perhotelan dan pariwisata ini? The Hotel School menawarkan program Bachelor of Business in Hotel Management, untuk memberi kesempatan kepada para pelajar yang mempunyai minat untuk berkarir di bidang perhotelan dan pariwisata.

Dalam program ini, kamu akan mempelajari berbagai macam keterampilan dalam menjalankan sebuah

dan pariwisata. Dalam program ini, kamu akan mempelajari berbagai macam keterampilan dalam menjalankan sebuah 12 12

12 12

dan pariwisata. Dalam program ini, kamu akan mempelajari berbagai macam keterampilan dalam menjalankan sebuah 12 12

buset ngeliput

Monash Berbagi Informasi Tentang Berita Bohong

Therese Davis bicara mengenai pentingnya memberitakan fakta secara benar
Therese Davis bicara mengenai pentingnya memberitakan fakta secara benar

B anyaknya berita hoax yang tersebar, baik

dari media mainstream maupun media sosial,

merupakan sebuah masalah yang dihadapi

masyarakat global. Penyebaran berita hoax

pun menjadi salah satu penyebab terjadinya konflik

di beberapa wilayah di dunia, salah satunya adalah

negara adi-daya, Amerika Serikat.

Menyikapi kasus fake news atau berita hoax, Therese Davis, selaku Kepala Program Studi baru yaitu Komunikasi Media di Monash University, Australia, memberikan kuliah tamu dengan tajuk Fake News kepada mahasiswa dan mahasiswi Universitas Multimedia Nusantara di Banten, Tangerang Selatan (5/9).

I am the director on a new degree in media and

communication at Monash University, we’ve been teaching this lecture for more than 20 years, at Monash, but it was tought as a major in the arts degree. We’ve decided that it was time for Monash to recognize how important media communication is in the 20 th century

and to make it a degree on its own,- Saya adalah Kepala di Program Studi baru, Komunikasi Media, di Monash University, di Monash kita sudah mengajarkan

hal ini selama 20 tahun, namun hal ini diajarkan di jurusan Seni. Kami memutuskan untuk mengetahui betapa pentingnya komunikasi media di abad ke-20 dan akhirnya membuat jurusannya sendiri,” jelas Therese. “And as a part of the leader for the new degree, we’ve been holding a number of seminars, with other academics and students, and one of the most recent seminars we had was fake news, hoaxes, because it’s

a big issue in global media,- dan sebagai bagian dari

kepala jurusan yang baru, kita sudah mengadakan beberapa seminar dengan partner kerja, universitas dan mahasiswa, dan topik dari seminar-seminar yang kita adakan adalah fake news, hoax, yang memang merupakan isu besar di media secara global,” tambah Therese.

Fake News atau berita bohong atau hoax dijelaskan dalam seminar Therese Davis sebagai sebuah cerita yang tidak benar – a story that is untrue –, kejadian pada saat seseorang mengunduh berita atau membagikan berita dan mengetahui bahwa berita itu tidak benar, atau berisikan informasi bohong.

Adanya penyebaran fake news pun digunakan sebagai

dua hal, yaitu untuk menambah keuntungan sebuah media atau satu kelompok dan juga untuk menjadi alat keuntungan politik, alat propaganda. “Fake news

is not the end for journalism, it is actually the hugest

challenge that journalist have had, and journalist have more than ever have to get in and do their job and do it well and show the world why we need very highly school journalist in the world,- fake news atau berita bohong bukanlah akhir dari jurnalisme atau dunia jurnalistik, namun sebenarnya adalah sebuah tantangan terbesar yang dimiliki oleh jurnalis, maka jurnalis harus lebih serius dan mengerjakan tugas sebaik-baiknya, hal ini juga memperlihatkan kepada dunia bahwa dibutuhkan jurnalis-jurnalis yang berpendidikan tinggi,” jelas Therese.

Banyaknya mahasiswa dan mahasiswi Jurnalistik yang menjadi pendengar seminar membuat Therese memberikan masukannya kepada calon jurnalis-jurnalis muda saat melihat adanya praktek pembuatan maupun pempublikasian hoax. “You can call out fake news, you have to be the person to say that ‘That story is fake’, and call it out. If you find something like that, share it with your friend, tell people that this journalist is writing fake news, or that this website is fake, and this calling our process is I think very important and I think this is what journalist do all the time,- Anda bisa beritahu mana berita yang palsu, Anda harus jadi seseorang yang mengatakan bahwa berita itu bohong. Jika Anda menemukan sesuatu seperti itu, bagikan dengan teman-teman Anda, beritahu mereka kalau jurnalis tersebut membuat berita bohong, atau situs tersebut bohong, hal ini adalah hal yang penting dan merupakan sesuatu yang selalu dilakukan jurnalis,” jelas Therese.

Dalam wawancaranya bersama BUSET, Therese menjelaskan bahwa salah satu penyebab dari adanya Fake News adalah banyaknya jurnalis yang melakukan pekerjaannya secara tidak profesional, alias ceroboh. “Some of the story might be true, it’s not a hoax, it’s not a fake story, but it’s where people have written it so quickly they haven’t checked the facts and they’re getting things mixed up and that’s something that we have to be very careful about is that we don’t get sloppy journalism, I think sloppy journalism is as much problem as the fake news,- Beberapa berita bisa jadi benar, bukan hoax, bukan berita bohong, tapi bagaimana orang- orang menuliskannya secara cepat dan tidak sempat mengecek kembali fakta-fakta yang ada, membuat semuanya menjadi campur aduk, di situ lah kita harus menjadi sangat hati-hati dan tidak memilik jurnalisme yang ceroboh, menurut saya jurnalisme yang ceroboh juga adalah sebuah masalah seperti berita bohong,” jelas Therese.

Adbm

13 www.buset-online.com
13
www.buset-online.com

BUSET BUSET VOL. VOL. 13-148 13-148 OCTOBER OCTOBER 2017 2017

buset ngeliput

Sukses Ambil Hati
Sukses Ambil Hati
Topeng Cirebon

Topeng Cirebon

2017 2017 buset ngeliput Sukses Ambil Hati Topeng Cirebon Penonton Melbourne Michael Ewing Gamelan Putra

Penonton Melbourne

ngeliput Sukses Ambil Hati Topeng Cirebon Penonton Melbourne Michael Ewing Gamelan Putra Cirebon,” jelas direktur
Michael Ewing
Michael Ewing

Gamelan Putra

Cirebon,” jelas direktur musik dan tari Gamelan &

Panji Asmara

the Cirebon Mask: A Dance Cycle, Michael Ewing.

mengunjukkan

kebolehan mereka

dalam acara

Michael memanfaatkan festival seni tahunan

bertajuk Gamelan

di Melbourne, Fringe Festival, sebagai ajang

& the Cirebon Mask:

untuk memperkenalkan kesenian Cirebon yang

A Dance Cycle,

yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 22 hingga 24 September silam di aula Dance Hall.

merupakan perpaduan dari cabang seni musik (gamelan), tari (Tari Topeng), rupa (kostum), dan dibumbui oleh elemen senda gurau. Nama Putra Panji Asmara sendiri rupanya terinspirasi dari grup gamelan milik Sujana Arja dari Desa Slangit, Cirebon, yaitu Panji Asmara. Almarhum adalah guru tari dan musik Michael ketika masih tinggal di California, Amerika Serikat.

“Menurut kami, Fringe Festival menjadi ajang untuk mempertontonkan bagaimana sih sebenarnya gaya tari dan musik dari Cirebon itu kepada para penonton Australia,” paparnya.

Mengikuti gaya tradisional Cirebon, acara tersebut menggabungkan lima arketipe sifat manusia, yaitu refined (beradab), playful (kelakar), settled (ketentraman), steadfast (kukuh), dan crazed (kegilaan) ke dalam suatu pertunjukan seni yang berdurasi satu jam.

Acara dibuka dengan persembahan tari dari penari Ade Suharto dan Ning Hall, disusul penampilan kelakar oleh Helen Pausacker, dan berujung pada tarian dan dialog singkat yang diperagakan oleh Michael Ewing dan Ade Suharto, yang sebagian dinarasikan oleh Helen Pausacker. Seluruh rangkaian acara ini tidak pernah lepas dari iringan musik tradisional Cirebon. Tepuk tangan dan tawa dari puluhan penonton yang hadir telah menjadi

“Kelima arketipe ini kami tampilkan mengikuti gaya rakyat Cirebon. Keberadaan pelawak, dialog, dan interaksi antara penari dan pemain gamelan, semua ini adalah bagian dari tradisi Tari Topeng di

gamelan, semua ini adalah bagian dari tradisi Tari Topeng di APA KATA MEREKA SUNNY I knew

APA KATA MEREKA

adalah bagian dari tradisi Tari Topeng di APA KATA MEREKA SUNNY I knew this event from

SUNNY

I knew this event from

my friend, Ash, who I

study a PhD with. She is playing in the gamelan.

I think the performance

was fun. Actually, it was more fun than I thought it would be. It was good because it’s small, and you’re quite close to the orchestra, I think it was fun to watch and not too serious

but also, good music, I enjoyed it. I like the fight, I just like when they take the mask on and off, I thought that was pretty cool. Also, I love the different characters of the the dancers. I should come and see more of them. It’s good!

MONICA

Saya tahu acara ini dari teman, soalnya ada satu teman, Cindy. Dia main gambang. Dia yang kasih kabar. Lagipula, saya juga penasaran karena belum pernah lihat penampilan Topeng Cirebon.

karena belum pernah lihat penampilan Topeng Cirebon. Menurut saya acara ini bagus, ya. Awalnya saya hanya

Menurut saya acara ini bagus,

ya. Awalnya saya hanya pernah lihat Tari Topeng sekilas gitu di TV, atau lihat fotonya, tapi gak pernah nonton sendiri. Saya suka style Jawa Barat yang lebih cepat dari Jawa Tengah. Jadi, saya absolutely suka pertunjukan ini karena lebih dinamik, lebih fast paced, juga engaging.

Untuk kritik, saya pikir mungkin durasinya kalau bisa lebih lama sedikit, ya. Tadi kan satu jam. Maksudnya, kalau satu jam setengah kan paling tidak bisa ada seru-serunya, lebih ada variasi, dan lebih oke. Tadi saya suka banget yang pas ada story, cerita yang sangat berkesan. Soalnya saya suka dengerin wayang juga dulu di radio gitu. Kalau ada story kan lebih ada konteks lah dari movement-nya gitu.

NELLY

I came to know this show from one of my friend who is

one of the dancers, Ade. I think it was very enjoyable.

I really love the mask dancing, I don’t know the

proper term for it, but also like the group musicians and dancing, and I particularly love the way the stage is also the set for them to change their mask

or costumes. I really enjoyed it. It was a very friendly, very intimate stage in this theatre, so compared to

a big theatre, this seemed more informal, and the

audience was really much a part of it, rather than that very removed performers and audience. It

seemed that they were like, in a way, more friendly,

it was very engaging. It made you feel connected,

because it wasn’t so perfect, in a way, that you could see them speaking to each other, and moving around.

For the critics, I suppose with the Fringe festival, maybe just the advertising. I mean, I heard about it because obviously, my friend. I didn’t see anything about it anywhere else.

I know a little bit about the group through my friend,

but it would’ve been just interesting just to hear how they come to perform together. It would be interesting to connect a little bit more, maybe look out for other performances. Maybe just a little bit of commentary, while they put those particular dances together, maybe a little bit of the history of the performance and the people. I would’ve wanted to know that because I was thinking how they choreographed these, are they all dancers, or new interpretation.

14 14

Michael Ewing
Michael Ewing

www.buset-online.com

www.buset-online.com

www.buset-online.com www.buset-online.com penyempurna acara utama Gamelan Putra Panji Asmara di tahun 2017 tersebut.
www.buset-online.com www.buset-online.com penyempurna acara utama Gamelan Putra Panji Asmara di tahun 2017 tersebut.

penyempurna acara utama Gamelan Putra Panji Asmara di tahun 2017 tersebut.

Proses latihan yang memakan waktu berminggu-minggu nyatanya telah membuahkan hasil. Keempat belas anggota yang tampil malam itu membuat Michael merasa bangga akan grup yang sudah berdiri sejak lima belas tahun yang lalu tersebut. “Penonton kelihatannya sangat menikmati dan kami senang akan hal tersebut,” kata Michael.

Michael pula berharap agar penonton Australia yang hadir dapat mengetahui lebih jauh keragaman budaya Tanah Air. “Karena kebanyakan orang tahu kesenian dari Jawa dan Bali, namun tidak tahu aliran berbeda musik dan tarian tradisional daerah lainnya di Indonesia. Melalui acara ini, kami berharap lebih banyak orang Australia tertarik untuk belajar lebih jauh tentang Indonesia,” ucapnya.

“Menurut saya, pertunjukan ini adalah sebuah karya yang menggambarkan tradisi pedesaan Cirebon yang sangat hidup. Bahwa pertunjukan ini bukanlah sesuatu yang serius di atas panggung, namun adalah suatu atraksi yang engaging karena hanya ada jarak kecil antara orang-orang yang tampil dengan penonton,” tambah Michael lagi.

Keseluruhan acara berlangsung dengan meriah. Hampir semua penonton yang hadir pun mengaku terpesona pada keindahan budaya Cirebon.

Nasa

pun mengaku terpesona pada keindahan budaya Cirebon. Nasa 5 TIPE MANUSIA BUGIS O rganisasi dibandingkan gender
pun mengaku terpesona pada keindahan budaya Cirebon. Nasa 5 TIPE MANUSIA BUGIS O rganisasi dibandingkan gender

5 TIPE MANUSIA BUGIS

O rganisasi

budaya Cirebon. Nasa 5 TIPE MANUSIA BUGIS O rganisasi dibandingkan gender lainnya. Ursula juga mengakui ia

dibandingkan gender lainnya. Ursula juga mengakui ia bersama timnya beruntung bisa mendapatkan banyak informasi langsung dari berbagai Calalai yang mereka temui. Film dokumenter tersebut juga menampilkan naskah La Galigo sebuah kitab kuno yang sakral dari masyarakat Bugis yang ditulis di abad ke-13. Dalam La Galigo juga tercantum perihal lima gender dalam kebudayaan Bugis, dimana mereka paham benar bahwa di dunia gender tidak hanya terbatas antara pria dan wanita, namun ada yang lainnya juga.

Dalam diskusi budaya, Syahrir Wahab turut membagikan pengalaman semasa sekolahnya mengenal banyak Calabai. Syahrir menambahkan bahwa gender bukan merupakan isu di dalam kerajaan Bone, terlihat dari tiga puluh raja di Bone, tujuh diantaranya adalah wanita. Beliau turut mengamati bahwa kebanyakan anak muda di Sulawesi Selatan sudah meninggalkan dan tidak mengerti bahasa dan tulisan seperti yang tertera di kitab La Galigo.

Film Calalai tak dipungkiri telah memicu diskusi di kalangan anak muda mengenai salah satu kekayaan budaya Indonesia yang sangat unik

Devina

masyarakat yang

mengatasnamakan

Forum Masyarakat

Indonesia di Australia (FMIA) baru-baru ini mengadakan diskusi budaya dan pemutaran film dokumenter yang berjudul Calalai – In Betweenness. Merupakan topik yang cukup unik karena mengangkat persoalan pandangan jenis kelamin dalam masyarakat tradisional Bugis yang masih diwarisi hingga saat ini.

Bertempat di ruang Bhinneka KJRI Melbourne pertengahan Septemer 2017 kemarin, film tersebut menceritakan keterbukaan masyarakat Bugis yang mengenal dan mengakui lima jenis gender dalam kehidupan manusia, yakni Urane (pria), Makkunrai (wanita), Calalai (perempuan dengan perilaku condong seperti laki-laki), Bissu (kaum pendeta yang dipercaya tidak memilki jenis gender tertentu), dan Calabai (pria yang berperilaku seperti perempuan. Dan sudah ratusan tahun lamanya pemahaman ini dianut suku asal Sulawesi Selatan tersebut.

Tampak hadir pada kesempatan hari itu adalah produser Calalai, Ursula Tumiwa, ditemani dua pembicara, Syahrir Wahab yang salah seorang tokoh masyarat asal Sulawesi dan Benyamin Hegarty - kandidat PhD bidang Antropologi dari Australian Nasional University.

Ursula menjelaskan keberadaan Calalai di masyarakat tradisional Bugis sudah sangat langka

Calalai di masyarakat tradisional Bugis sudah sangat langka buset ngeliput Apa Kata Mereka Tuti Gunawan Forum

buset ngeliput

tradisional Bugis sudah sangat langka buset ngeliput Apa Kata Mereka Tuti Gunawan Forum ini sangat interaktif

Apa Kata Mereka

Bugis sudah sangat langka buset ngeliput Apa Kata Mereka Tuti Gunawan Forum ini sangat interaktif dan

Tuti Gunawan

Forum ini sangat interaktif dan sebenarnya sangat cocok jika bisa disebarluaskan di Australia mengingat adanya isu tentang same-sex marriage dan terutama di Indonesia karena

kebanyakan masyarakat Indonesia masih berpikira sempit mengenai keberadaan Calalai dan Calabai. Ada budaya dimana mereka ditindas dan bahkan dibunuh karena mereka tidak menjalankan peran mereka sebagai wanita dan laki-laki pada umumnya di masyarakat. Sebagai orang yang belajar Antropologi, saya harus berpikiran terbuka terutama terhadap hal-hal seperti ini yang penting untuk society kita.

hal-hal seperti ini yang penting untuk society kita. Christopher Kelly Yang mengejutkan bagi saya tentang film

Christopher Kelly

Yang mengejutkan bagi saya tentang film ini adalah karena kita semua tahu bahwa Indonesia punya pengkotak- kotakan tentang peran wanita dan laki-laki. Kemudian keterbukaan

mengenai gender datang dari budaya yang cukup terisolasi dan mungkin punya aturan dan agamanyanya sendiri, yaitu suku Bugis. uniknya lagi, hal semacam ini masih survived di jaman sekarang dan seperti di film dikatakan bahwa struktur ini diterima oleh masarakat Bugis.

15 15

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 advertorial KAINUS SMALL GROUP TOURISM PROMOTION
BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 advertorial KAINUS SMALL GROUP TOURISM PROMOTION
BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 advertorial KAINUS SMALL GROUP TOURISM PROMOTION

advertorial

KAINUS SMALL GROUP

TOURISM PROMOTION BOARD “The Passionate Sumbawa and Friendly Lombok”

BOARD “The Passionate Sumbawa and Friendly Lombok” D imulai ketika pada masa kepresidenan Bapak Susilo Bambang

D imulai ketika pada masa kepresidenan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, beliau meresmikan Lombok International Airport (LIA) pada tanggal 20 Oktober 2011 dan memindahkan bandara Selaparang Ampenan yang terletak di bagian sebelah Barat Lonbok NTB, dekat dengan ibukota Mataram, ke Praya,

Lombok Tengah. LIA dapat mengakomodasi kapasitas pesawat terbang berbadan besar dan lebar seperti Airbus tipe A330 and Boeing 767 airliners, juga jenis smaller aircraft seperti Boeing 737 and Airbus 320. Babak baru ini menggiatkan semangat Kepala Dinas Pariwisata Daerah Lombok NTB untuk membangun industri jasa dan destinasi pariwisata berskala internasional. Apalagi Lombok termasuk salah satu dari sepuluh provinsi yang sesuai dengan arahan Menteri Pariwisata Indonesia, Bapak Arief Yahya, akan terus dikembangkan sebagai bagian dari destinasi “ten new Bali”.

Sebagian besar dari penduduk Lombok berasal dari suku Sasak, sementara suku Bima dan Sumbawa merupakan kelompok etnis terbesar di Pulau Sumbawa. Mayoritas penduduk Nusa Tenggara Barat beragama Islam, yaitu sekitar 96% dari populasi penduduk NTB. Seiring dengan perkembangan wilayah timur Indonesia, khususnya pulau Lombok yang cukup signifikan dan kondusif terutama dalam sektor jasa dan pariwisata halal atau dengan istilah yang populer dalam bahasa Inggris, muslim- friendly tourism. Lombok mulai berbenah diri untuk menyambut kedatangan wisatawan nusantara dan mancanegara. Menuai kesuksesan dan panen penghargaan atas hasil kerja keras seluruh jajaran tim Disbudpar (Dinas Pawisata) Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) juga telah dinobatkan sebagai Best World Halal Tourism Destination 2015 dan pada tahun 2016, NTB juga kembali mendapatkan 3 (tiga) awards lainnya yaitu World Best Halal Honeymoon Destination, World’s Best Halal Travel Website dan World Best Muslim-friendly Tourism.

Sebagai bentuk apresiasi atas beberapa penghargaan yang telah didapat, Lombok NTB membuka pasar global dan mensosialisasikan kepada dunia muslim-friendly tourism dengan tema acara International Halal Travel Fair yang baru saja berlalu yaitu dari tanggal 14-17 September 2017 dengan maksud dan tujuan untuk terus meningkatkan arus kunjungan wisatawan ke NTB, mendatangkan devisa, membangun infrastruktur dan membuka lapangan pekerjaan penduduk serta ikut serta mensukseskan program kementrian pariwisata Wonderful Indonesia, The Passionate Sumbawa dan Friendly Lombok.

Lombok International Halal Travel Fair 2017 dilaksanakan selama empat hari yang pelaksanaannya diadakan di Hotel Lombok Raya dan Islamic Center Mataram. Isi

Air terjun Sendang Gile
Air terjun Sendang Gile
Raya dan Islamic Center Mataram. Isi Air terjun Sendang Gile Sembalun Holticulture Tour acara yang baru

Sembalun Holticulture Tour

acara yang baru saja berlalu tersebut adalah Welcome Dinner, International Halal Tourism Conference, Table Top, Sembalun & Sendang Gile Watwerfall Tour dan Farewell Dinner.

Berikut adalah “oleh-oleh’’ dari acara IHTF 2017 Lombok NTB:

Kamis, 14 September 2017 – Opening Ceremony Acara penyambutan para tamu dengan suguhan dan acara tradisional House Ende, jalan-jalan ke Tanjung A’an dan Seger Beach kemudian para undangan yang terdiri dari wisatawan domestik dan mancanegara mulai menempati akomodasi yang telah disediakan oleh Panitia Disbudpar di Lombok Raya Hotel. Acara diawali dengan Welcome Dinner dan sambutan Gubernur NTB serta pembukaan IHTF 2017.

Jumat, 15 September 2017 – Sembalun Holticulture Tour Menikmati kunjungan tradisional termasuk pembibitan tanaman holtikultura yang sedang digiatkan di Lombok, yaitu berupa rempah-rempah, bawang, jenis sayur- sayuran, tomat, cabai dll. Yang sering dengan pertumbuhan jasa dan pariwisata, jenis-jenis tanaman ini peluang pemasarannya sangat besar untuk memasok keperluan pasar global di Kota Mataram.

Sabtu, 16 September 2017 – Sendang Gile Waterfall tour Air terjun Sendang Gile yang teletak di Kampung Senaru, adalah salah satu wacana acara puncak IHTF 2017. Berasal dari air sungai Segara Anak, air terjun yang tercurah, selain jernih juga amat menyejukkan, sehingga seperti menikamati suasana Bali empat tahun yang lalu. Wisata alam yang bersih dengan hutan-hutan yang rindang sebagain bagian dari Taman Nasinal Gunung Rinjani.Legenda setempat mengatakan, sepertinya air terjun Sendang Gile dapat mendengar ketika orang-orang sekitarnya sedang berbicara, tampak aliran air akan semakin deras menikmati keramaian suara. Berbagai aktifitas masal dapat dilakukan di Sendang Gile, selain berendam, berenang atau duduk di antara bebatuan memandang keindahan air terjun yang berair jernih.

bebatuan memandang keindahan air terjun yang berair jernih. 16 16 Lombok Muslim-friendly tourism dapat dikombinasikan

16 16

Lombok Muslim-friendly tourism dapat dikombinasikan dengan wisata keluarga ke Bali, menginap di Horison Seminyak yang menyediakan fasilitas kamar deluxe untuk dua orang dewasa dan kamar connecting untuk anak-anak, penjemputan dan pengantaran kembali ke bandara, akses gratis penggunaan sarana olah raga dan beach club, serta satu kali pemotretan dengan baju tradisional Bali dan sertifikat kenang-kenangan yang bertuliskan huruf sansekerta. Perjalanan kemudian dilanjutkan dari Bandara Internasional Bali menuju Lombok International Aiport (LIA) dengan akomodasi Lombok Raya Hotel Kota Mataram yang nyaman dan elegan dengan paket harga terjangkau dari KAINUS Air & Land Family Excursion yang sudah termasuk fasilitas penerbangan return Garuda Indonesia, akomodasi, makan pagi, transportasi serta tur Bali dan Lombok.

MARN: 1681127, 1687792, 1791460

Syarat & Ketentuan Berlaku

MASA DEPANMU

1687792, 1791460 Syarat & Ketentuan Berlaku MASA DEPANMU INFORMASI LEBIH LANJUT HUBUNGI : DIAH 0451 155
1687792, 1791460 Syarat & Ketentuan Berlaku MASA DEPANMU INFORMASI LEBIH LANJUT HUBUNGI : DIAH 0451 155

INFORMASI LEBIH LANJUT

HUBUNGI : DIAH 0451 155 904

Layanan Pendidikan :

Saran professional dari Konsultan yang berkualifikasiLANJUT HUBUNGI : DIAH 0451 155 904 Layanan Pendidikan : Pendaftaran studi untuk SD, SMP, SMA,

Pendaftaran studi untuk SD, SMP, SMA, College, TAFE, dan Universitas: Saran professional dari Konsultan yang berkualifikasi Gratis biaya pendaftaran studi Pendaftaran belajar Bahasa

Gratis biaya pendaftaran studistudi untuk SD, SMP, SMA, College, TAFE, dan Universitas Pendaftaran belajar Bahasa Inggris, Certificate, Diploma,

Pendaftaran belajar Bahasa Inggris, Certificate, Diploma, Bachelor, dan MasterTAFE, dan Universitas Gratis biaya pendaftaran studi Tersedia beasiswa * Gelombang pendaftaran setiap bulan dan

Tersedia beasiswa * *

Gelombang pendaftaran setiap bulan dan jadwal kuliah yang fleksibel untuk program DiplomaDiploma, Bachelor, dan Master Tersedia beasiswa * Ganti jurusan/pindah sekolah (Universitas, TAFE, atau

Ganti jurusan/pindah sekolah (Universitas, TAFE, atau College)bulan dan jadwal kuliah yang fleksibel untuk program Diploma Program Professional Year plus magang (SMIPA, ACS

Program Professional Year plus magang (SMIPA, ACS & Engineering)jurusan/pindah sekolah (Universitas, TAFE, atau College) Layanan Visa : Visa Pelajar (baru dan perpanjangan) Visa

Layanan Visa :

Visa Pelajar (baru dan perpanjangan)plus magang (SMIPA, ACS & Engineering) Layanan Visa : Visa dependent (Visa pelajar, TR-PSW/GWS, 457, dll)

Visa dependent (Visa pelajar, TR-PSW/GWS, 457, dll) (Visa pelajar, TR-PSW/GWS, 457, dll)

Skill assessment (Provisional & Full) (TRA, CPA, ANMAC, ACS, VETASSESS, dll) (TRA, CPA, ANMAC, ACS, VETASSESS, dll)

General Skilled Migration (TR-PSW/GWS, EOI, PR, State & Relative sponsorship) (TR-PSW/GWS, EOI, PR, State & Relative sponsorship)

Employer Sponsorship (457, ENS & RSMS)(TR-PSW/GWS, EOI, PR, State & Relative sponsorship) Migrasi keluarga (keluarga, partner, anak) Visa Bisnis/

Migrasi keluarga (keluarga, partner, anak)sponsorship) Employer Sponsorship (457, ENS & RSMS) Visa Bisnis/ Liburan/ Kunjungan AAT- Pembatalan visa &

Visa Bisnis/ Liburan/ KunjunganENS & RSMS) Migrasi keluarga (keluarga, partner, anak) AAT- Pembatalan visa & penolakan visa Permohonan Visa

AAT- Pembatalan visa & penolakan visa(keluarga, partner, anak) Visa Bisnis/ Liburan/ Kunjungan Permohonan Visa lainnya AECC Global (Melbourne) Alamat

Permohonan Visa lainnyaLiburan/ Kunjungan AAT- Pembatalan visa & penolakan visa AECC Global (Melbourne) Alamat Email

Pembatalan visa & penolakan visa Permohonan Visa lainnya AECC Global (Melbourne) Alamat Email
AECC Global (Melbourne) Alamat Email applications@aeccglobal.com Telepon
AECC Global (Melbourne)
Alamat
Email
applications@aeccglobal.com
Telepon

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 buset eksklusif Project Pop Grup musik
BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 buset eksklusif Project Pop Grup musik
BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 buset eksklusif Project Pop Grup musik

buset eksklusif

OCTOBER 2017 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 buset eksklusif Project Pop Grup musik Project Pop sudah

Project Pop

Project Pop
BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 buset eksklusif Project Pop Grup musik Project Pop sudah menghibur masyarakat
BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 buset eksklusif Project Pop Grup musik Project Pop sudah menghibur masyarakat

Grup musik Project Pop sudah menghibur masyarakat Indonesia dan dunia sejak tahun 1996. Sudah 21 tahun berkarya dalam dunia musik tentunya membuat banyak karya Project Pop yang melekat di hati setiap penggemarnya, baik yang di Indonesia, begitupun di luar negeri, seperti Australia.

www.buset-online.com

www.buset-online.com

Setelah tampil di acara tahunan Soundsekerta garapan PPIA Monash pada tahun 2009, Project Pop kembali menghibur masyarakat Melbourne di Soundsekerta 2017 bersama Isyana Sarasvati dan RAN pada 16 September. Kepada BUSET, salah satu anggota Project Pop, Wahyu Rudi Astadi, atau yang akrab dikenal dengan nama Odie, mengaku senang bisa kembali tampil di Soundsekerta. “Kita jujur bangga, ‘Hah? Kita diundang? Lagi?’, gitu kan. Kita diundang ke Melbourne, benar-benar menyenangkan sekali, kayak flashback, dulu kita pernah ke sana (Soundsekerta) juga,” cerita Odie.

Hal senada diucapkan Udjo, “…yang sekarang akan jauh lebih heboh, karena penampilnya nggak hanya kita, ada RAN, ada Isyana, jadi kebayang spread umurnya bisa yang family datang, yang kekinian datang, gitu lho. Yang cowok-cowok pengen ngeliat yang cantik-cantik nggak hanya Tika, gitu” jelas Udjo diiringi tawa.

“Kalau kita menghibur teman-teman di Melbourne itu kan kurang lebih adalah orang-orang yang jarang melihat kita, makanya apapun yang kita persembahkan atau yang kita persiapkan itu kita maksimalkan, gitu,” jelas Odie, “Jadi persiapannya, ya, lari pagi,” tambah Odie melucu.

Yang dirindukan dari Australia, Melbourne

Selain bersemangat untuk manggung, Project Pop juga memiliki beberapa hal mereka rindukan dari Australia, seperti Yosi yang kangen makanan Jepang, Gyu Tan Don yang terkenal dicari banyak orang di Melbourne, begitu juga dengan Gugum dan Udjo yang juga merindukan hal yang berbeda. “Kopinya! Melbourne terkenal dengan kopinya, ya. Jadi minum kopi apapun di sana enak!” Kata Gugum sambil tertawa, “Dan stasiun kereta apinya, beda sama yang ada di Indonesia, di Jakarta. Lebih bagus,” lanjut Gugum.

Selain makanan dan minuman, lain dengan Udjo yang ingin nostalgia ke tempat syuting video klip yang pernah Project Pop buat di Melbourne. “Tahun 2009 kita sempat jalan-jalan, ada satu alley yang ada mural-nya banyak sekali itu, di situ kita pernah buat video klip lagu Jadilah Pacarku,” cerita Udjo.

Grup musik yang fleksibel

Sudah 21 tahun berkarya, tentunya Project Pop menghibur banyak generasi hingga sekarang. Bukan mudah bagi Project Pop untuk menghibur semua kalangan, namun beberapa hal membuktikan bahwa Project Pop adalah grup musik yang fleksibel dari segi penampilan dan juga genre lagu.

“Kita ada di istilahnya tiga generasi, dulu pertama kali kita rekaman itu masih pakai kaset, kemudian masuk ke CD, dan sekarang digital. Masing-masing ada generasi sendiri, memang kita yang harus adjust,” jelas Odie.

Adaptasi penampilan juga dilakukan oleh setiap kali Project Pop tampil, dijelaskan oleh Odie, Project Pop selalu memilih lagu berdasarkan penonton yang akan menikmati penampilan mereka. “Tergantung crowd- nya, ‘Oh! Ini oma-oma’, ya sudah kita adjust, kita bawakan lagu oma-oma, ‘Oh! Crowd-nya anak-anak’, yuk kita bawakan lagu-lagu yang bernuansa anak- anak, fleksibel,” jelas Odie.

Selain dari pemilihan lagu, genre lagu Project Pop juga fleksibel dan unik di masing-masing lagunya. Dari mulai tema yang berbeda-beda, dan isi lagu yang bersifat jenaka, lagu Project Pop pun bisa menghibur semua pendengarnya. “Itungannya lagu-lagu yang dibuat Yosi dan Gugum kebanyakan longlasting, ya. Kita merasa bersyukur sekali, jadi kayaknya kalau audiens kita jauh lebih muda pun nggak akan jadi masalah, karena kita tetap bisa attach sama mereka dengan lagu-lagu itu,” jelas Udjo.

“Dari dulu kita membuka aliran kita untuk semua genre kita serap, makanya namanya Project Pop, ada yang bilang artinya project musik yang genrenya sedang populer. Makanya kalau misalnya dilihat kan lagu-lagu kita macam-macam, ada yang jazz, ada yang metal, ada yang dugem, ada yang dangdut,” tambah Yosi.

“Kita hanya berdoa satu, nggak ada satu genre yang tiba-tiba nge-trend genre instrumental, kalau instrumental kita nggak nyanyi apa-apa,” celetuk Udjo yang diiringi dengan gelak tawa teman-temannya.

Harmony in diversity

Tika
Tika

Harmony in Diversity yang diangkat sebagai tema Soundsekerta 2017 pun membuat BUSET menanyakan apa arti tema tersebut bagi Project Pop, begitu juga jika disambungkan dengan banyaknya konflik yang sedang terjadi di Indonesia, khususnya di Jakarta yang diakibatkan oleh perbedaan.

Grup musik yang rencananya akan merilis single di Oktober ini berisikan anggota-anggota dari banyak latar belakang yang berbeda, dari mulai hobi, jenis makanan, suku, agama, dan lainnya, namun semua perbedaan itu tidak menghalangi Project Pop untuk terus berkarya.

“Kalau mau ngomong tentang Harmony in Diversity,

kita sudah lakuin itu dari dulu, kita sudah sama-sama saling mengerti bahwa yang namanya tenggang rasa itu begitu, karena kita adalah orang-orang yang udah lain sama sekali, satu lain secara kesenangan, lain secara hobi, lain selera

makanannya, agamanya juga ada yang lain,” cerita Odie. Adanya perbedaan agama pun membuat anggota Project Pop untuk saling bersama-sama merayakan dan meramaikan ibadah satu sama lain.

So far setiap perayaan hari ibadah atau apapun untuk ibadah yang kita jalani masing-masing menghargai, bahkan meramaikan. Kalau misalnya ada yang Lebaran atau puasa ya kita turut menghargai waktu puasa mereka. Mereka Lebaran sebisa mungkin kita kumpul bareng, ada waktu untuk silaturahmi, seperti itu,” jelas Yosi yang beragama Kristen.

Gugum dan Yosi sebagai wakil dari Project Pop punya pesan untuk masyarakat Indonesia di Australia dan masyarakat Australia tentang konflik dan apa yang sebenarnya terjadi di Indonesia dan bagaimana seharusnya kita menanggapi hal-hal tersebut. “Sebenarnya apa yang kita mau kasih tahu ke teman-teman di Australia adalah, di sini (Indonesia) nggak ada apa-apa, cuma media sosial aja yang terkadang membesar-besarkan, terlalu over. Biasalah, kadang- kadang, kayak kita ngeliat ke luar (negeri) lagi ada apa, padahal pas kita ke sana juga nggak ada apa- apa. Jadi, Indonesia aman, kok,” kata Gugum.

“Dibutuhkan kecerdasan oleh Bangsa Indonesia untuk bisa menyikapi segala sesuatu atau segala bentuk berita. Tidak perlu dipertajam, tidak perlu harus dibawa ke sebuah konflik, apalagi nanti menjelang pemilihan presiden, pemilihan kepala daerah, biarlah orang punya pilihannya, masing-masing berbeda, hargai ga usah dimusuhi, itu aja,” tambah Yosi.

Adbm

Foto: Rr/Nys

Udjo Odie
Udjo
Odie
Gugum Yosi
Gugum
Yosi

19 19

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

buset ngeliput

Rupa-rupa Cinta dalam Wujud Monolog
Rupa-rupa Cinta dalam Wujud Monolog

Rupa-rupa Cinta dalam Wujud Monolog

Rupa-rupa Cinta dalam Wujud Monolog
Rupa-rupa Cinta dalam Wujud Monolog
Rupa-rupa Cinta dalam Wujud Monolog
Rupa-rupa Cinta dalam Wujud Monolog

Bagaimana kita mendeskripsikan rasa yang dihadirkan cinta? Tentunya beragam dan tak mungkin seragam. Hal ini pula yang berusaha diangkat penulis sekaligus sutradara Noel Anderson lewat satu pertunjukan bertajuk Love Kills 2017 yang masuk dalam salah satu program acara Melbourne Fringe Festival tahun ini.

20 20

Caroline Ferguson membawakan monolog Ten of Sword karya Ursula Teresa Kolecki
Caroline Ferguson membawakan monolog
Ten of Sword karya Ursula Teresa Kolecki

S ebuah kursi hitam dan meja kayu bersisian di atas panggung kecil. Di atas

meja bertengger satu lampu duduk lusuh dan segelas wine. Temaram dan

agak mencekam. Apalagi sebelum menuju ke panggung yang letaknya di

bawah tanah, penonton harus menuruni anak tangga sempit dengan foto-foto

lawas tergantung di dinding. Atmosfer ini memang sengaja dibiarkan oleh Noel yang langsung jatuh cinta pada Caz Reitop’s Dirty Secret di daerah Fitzroy sebagai venue untuk pertunjukannya yang berlangsung dari 14 – 23 September 2017.

Sebelum acara dimulai, tim Buset mendapat kesempatan untuk berbincang singkat dengan sang sutradara yang mengaku mendapat gagasan untuk pertunjukan ini sudah cukup lama. Noel ingin sebuah pertunjukan monolog seperti the Vagina Monologue, tapi tentang pria dan wanita. Sebuah sisi gelap dan tak terduga dari cinta. Ia berharap penonton bisa terprovokasi dan merespons setiap kisah yang dihadirkan.

Love Kills 2017 menampilkan sembilan monolog dari para penulis seperti Tracie Lark, Marion Roberts, Kieran Caroll, Ros Lewis, Melissa Collins, Lourdes Zamanillo, Ursula Teresa Kolecki, Noel Anderson, dan satu penulis Indonesia yang profilnya pernah diangkat di Buset beberapa waktu lalu; Melka Stansah. Kesembilan monolog ini lalu ditutup oleh Geoff Stuart yang memberi perenungan tentang peliknya cinta di era modern, lewat Summary of Love.

Intoxicated diperagakan oleh Graham Murray
Intoxicated diperagakan oleh Graham Murray
Ros Lewis membacakan monolognya sendiri berjudul Dark Moon
Ros Lewis membacakan monolognya
sendiri berjudul Dark Moon
Noel Anderson (depan) bersama para pemeran monolog Love Kills 2017
Noel Anderson (depan) bersama para pemeran
monolog Love Kills 2017

Monolog-monolog yang dihadirkan kebanyakan bercerita tentang perselingkuhan atau fantasi terhadap ketidaksetiaan. Salah satu yang kuat membekas adalah monolog yang ditulis dan diperagakan oleh Ros Lewis berjudul Dark Moon yang berangkat dari kisah nyatanya sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga.

Noel Anderson piawai mengatur alur pertunjukan, karena meski kisah-kisah yang diangkat selalu terasa getir tapi respons di akhir monolog tak selalu sama. Penonton bisa digiring untuk tertawa, sedih, hingga (jika perlu) ternganga karena eksplorasi liar para penulis mengolah ending. Dan rasanya Buset harus setuju dengan tagline Love Kills 2017, “love is hard to find, hard to keep, and hard to forget”.

Melka Stansah : Eksplorasi Kreatif Baru Lewat Monolog Bersama Graham Murray yang melakonkan karya Melka
Melka Stansah : Eksplorasi Kreatif Baru Lewat Monolog Bersama Graham Murray yang melakonkan karya Melka
Melka Stansah : Eksplorasi
Kreatif Baru Lewat Monolog
Bersama Graham Murray yang melakonkan karya
Melka berjudul Intoxicated
“Bertemu dengan Noel Anderson
sesungguhnya ketidaksengajaan
yang manis.” Melka Stansah sudah
lama menulis bahkan ia sempat
mengeluarkan buku trilogi The Raven.
Namun baru setahun terakhir ia
memberanikan diri untuk bergabung
ke acara yang menghimpun penulis,
Melbourne Writers Social Group. Di
sinilah pertemuannya dengan Noel
berlangsung.
“Saya sudah lama tidak datang,
karena waktu itu saya masih bekerja
full time. Tapi saya ingat waktu itu
Valentine’s Day dan saya rindu untuk
datang. Rupanya saat itu saya duduk
bersebelahan dengan Noel yang
juga jarang datang,” ungkapnya.
Hari itu rupanya Noel tak hanya membacakan monolognya tapi
juga mewartakan bahwa ia tengah mengerjakan proyek baru dan
mempersilakan yang tertarik untuk bergabung.
Melka punya bekal menulis skenario untuk acara gereja, tapi monolog
merupakan sesuatu yang baru dan asing buatnya. Ia mengaku proses
menciptakan karya monolog pertamanya menjadi perjalanan yang
sangat menantang. Berulangkali ia harus menulis dan merombak
ulang karyanya.
“Noel sangat sabar dan suportif. Dia berkata apa adanya, ketika saya
menyodorkan draft pertama, responsnya adalah ‘it was a mess’,” aku
perempuan bertubuh mungil ini. Dari Noel ia menjadi paham bahwa
monolog itu bukan sekadar storytelling atau urusan mendongeng
semata. Monolog menggabungkan unsur storytelling dan harus
memberi porsi untuk aktor atau aktrisnya berakting. Dari sanalah,
monolog pertamanya berjudul Intoxicated lahir dan ditampilkan
dalam Love Kills 2017.

Deste

21 www.buset-online.com
21
www.buset-online.com

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

Isabell Hie (ke-3 dari kiri)

buset ngeliput

Associate Editor Buset Berbagi Pengalaman
Associate Editor Buset
Berbagi Pengalaman

Pertengahan Agustus kemarin, saya mendapat undangan dari sebuah organisasi mahasiswa di Monash University untuk mejadi seorang pembicara di seminar mereka. Monash University International Student Services, atau singkatnya MUISS, mengadakan sebuah acara yang tentunya bertujuan membantu para mahasiswa anggotanya. Tema yang diangkat pada kesempatan kali ini adalah perihal mencari pekerjaan dari perspektif pelajar internasional. Semua anggota panel yang hadir adalah pendatang dari luar Negeri Kangguru. Cukup beragam profesi yang dipegang para anggota panel, ada dosen, wirausahawan, mahasiswi doktoral, dan juga editor majalah. Ya saya sendiri.

doktoral, dan juga editor majalah. Ya saya sendiri. Tugas kami di sana boleh dibilang sangat sederhana.

Tugas kami di sana boleh dibilang sangat sederhana. Kami diminta untuk berbagi pengalaman masing-masing. Pada umumnya dimulai dari seorang pendatang yang menimba ilmu di negeri orang, hingga akhirnya memutuskan menetap di negeri ini. Nah, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tentunya kita memerlukan pemasukan yang stabil kan. Dengan harapan para mahasiswa yang datang bisa mendapat gambaran untuk mereka kelak, saat mencari pekerjaan dalam bidang apapun itu, para anggota panel berbagi tips dan trik sesuai pengalaman pribadi mereka.

Banyak hal menarik yang saya amati dari acara ini. Salah satunya, para anggota panel memiliki pendapat yang senada, meski kami tidak pernah bertemu sebelum acara berlangsung. Seperti misalnya dalam hal kegigihan (perseverance), pentingnya membina jaringan (networking), dan masih banyak lainnya.

Melalui acara tersebut saya merasa sangat senang karena bisa membantu para mahasiswa, meski mungkin tidak banyak. Rasanya tidak sia-sia menghadapi berbagai tantangan selama menimba ilmu dengan sebaik mungkin beberapa tahun yang lalu. Kalau bisa membantu lebih banyak orang lagi, tentunya saya bersedia. Misalnya melalui acara yang serupa seperti yang diadakan oleh MUISS ini.

Salam hangat.

Isabell

22 (Foto: MUISS)

F R E E A D M I S S I O N | L
F R E E
A D M I S S I O N
|
L I M I T E D
S E A T
1ONE
Kick Start Your
Digital Marketing
Career
how to learn and earn
Thursday, 2 November 2017
MELBOURNE STATE LIBRARY
Seminar Room entry via la Trobe st
18:00 to 21:00
RSVP NOW
Felicia 04 16 863 835
Pieter 04 23 070 152
by One Dollar Capital

www.buset-online.com

www.buset-online.com buset ngeliput Belajar Menjadi Wirausahawan yang Sadar Lingkungan Always look beyond what you can
www.buset-online.com buset ngeliput Belajar Menjadi Wirausahawan yang Sadar Lingkungan Always look beyond what you can
www.buset-online.com buset ngeliput Belajar Menjadi Wirausahawan yang Sadar Lingkungan Always look beyond what you can
www.buset-online.com buset ngeliput Belajar Menjadi Wirausahawan yang Sadar Lingkungan Always look beyond what you can

buset ngeliput

www.buset-online.com buset ngeliput Belajar Menjadi Wirausahawan yang Sadar Lingkungan Always look beyond what you can

Belajar Menjadi Wirausahawan yang Sadar Lingkungan

Always look beyond what you can see, seperti halnya sampah bisa menghasilkan nilai ekonomi. Kira-kira itulah salah satu pesan Ursula Tumiwa pendiri Indonesia Loh, salah satu pembicara yang dihadirkan di acara utama Khatulistiwa 2017 yang diadakan 9 September lalu di Fitzroy Townhall. Pada sesi bincang-bincang ini, Ursula tak hanya memamerkan berbagai karyanya bersama sesama rekan bisnisnya, Millaty Ismail, tapi juga membagi visi misi Indonesia Loh. Tak hanya menciptakan produk yang sangat bernuansa nusantara dengan membubuhkan jargon-jargon khas Indonesia, tapi juga khususnya menggunakan material daur ulang. Benda yang tak lagi terpakai dan dianggap sampah, belum tentu tidak bisa dimanfaatkan. Kegemarannya memanfaatkan benda-benda tak terpakai ia balut dengan kreativitas hingga meningkatkan nilai jual, diapresiasi publik dan akhirnya menuai untung serta melahirkan nilai tambah.

Selain Indonesia Loh, hadir pula seorang enviromentalist sekaligus pengajar dari Green School Bali, Dian Purwanti. Ia mengisahkan pengalamannya mengajar di sekolah yang menghargai keterhubungan dengan alam dan masyarakat lokal. Sekolah yang didirikan oleh John Hardy ini bahkan telah mendapat penghargaan sebagai sekolah terhijau di dunia. Tak hanya dikenal sebagai sekolah alam yang begitu sadar terhadap kelestarian alam, rupanya Green School Bali (GSB) juga mengajarkan entrepreneurship sejak dini kepada para muridnya. Dian mengungkapkan bahwa GSB telah mengubah dirinya menjadi lebih bertanggungjawab pada lingkungan hidup. Ia kini lebih sadar terhadap apa yang ia pakai atau yang ia makan. Sehari-hari Dian menempuh perjalanan ke sekolah dengan bersepeda.

Dian menempuh perjalanan ke sekolah dengan bersepeda. Sesi talkshow selama dua jam yang dipandu oleh Marsya

Sesi talkshow selama dua jam yang dipandu oleh Marsya Gusman sebagai Miss Earth 2016 sekaligus alumni Deakin University ini terkesan lebih hidup ketika Ursula Tumiwa dan Dian Purwanti dipertemukan dalam satu panggung setelah sebelumnya membagikan kisah-kisah mereka masing-masing dalam bahasa Inggris. Pada sesi tersebut kedua narasumber tampak lebih rileks karena menggunakan bahasa Indonesia. Dalam acara ini hadir pula Dewi Savitri Wahab, Konsul Jendral RI di Melbourne; Mr. Chin Tan, perwakilan dari Swinburne University; dan Mr. David Hundt, perwakilan dari Deakin University.

Membangun kesadaran para wirausahawan muda terhadap lingkungan hidup memang menjadi tema utama Khatulistiwa yang digagas oleh PPIA Deakin dan PPIA Swinburne tahun ini. Menurut Dila F. Hasan, selaku

dan PPIA Swinburne tahun ini. Menurut Dila F. Hasan, selaku Project Manager dari Swinburne University, menginjak

Project Manager dari Swinburne University, menginjak tahun kedua bazaar tetap diadakan sebagai rangkaian pembuka sebelum memasuki acara utama. Acara bazaar diadakan di KJRI seminggu sebelumnya, tepatnya tanggal 2 September 2017. Ada delapan booth yang turut ambil bagian dan dimeriahkan pula dengan pertunjukan dari sanggar tari Bhinneka, Mahindra Bali, Jimmy Valentino, Jason Justin, dan Klaudspirits.

Mr. Chin Tan dalam kata pembukanya menyatakan bahwa acara Khatulistiwa ini bisa menjadi bekal yang baik bagi anak-anak muda yang masih bersekolah sebelum terjun langsung di dunia bisnis. Khususnya, menjadi wirausahawan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan hidup.

Deste

Apa Kata Mereka

tinggi terhadap lingkungan hidup. Deste Apa Kata Mereka Anjani Elsa Saya sebenarnya ke sini untuk support

Anjani Elsa

Saya sebenarnya ke sini untuk support teman, tapi rupanya bisa dapat ilmu baru. Secara keseluruhan acaranya oke, hanya saja sebaiknya dipastikan saja target market atau sasaran

yang datang dan sebaiknya ada sesi diskusi sehingga lebih interaktif.

Alvin Iswanto

ada sesi diskusi sehingga lebih interaktif. Alvin Iswanto Secara flow , acara ini bagus banget untuk

Secara flow, acara ini bagus banget untuk menyemangati anak muda untuk berwirausha. Tapi acara ini terasa lebih hidup ketika para pembicara memakai bahasa Indonesia.

Dan ke depannya semoga promosinya lebih baik lagi, sehingga bisa lebih booming lagi.

lebih baik lagi, sehingga bisa lebih booming lagi. Pamela Karmelita Acaranya sangat membangun semangat anak

Pamela Karmelita

Acaranya sangat membangun semangat anak muda, karena tak hanya memberi inspirasi untuk menjadi entrepreneur tapi juga bagaimana bertanggungjawab pada

lingkungan. Ke depannya saya harap promosinya lebih gencar dan jangan hanya di PPIA Swinburne dan PPIA Deakin, tapi promosi ke komunitas lainnya.

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

buset ngeliput

PROJECT O AJAK

BERAMAL BANTU PAPUA

24

Pasar Malam untuk Amal (Samuna). itulah acara yang baru saja dipersembahkan oleh Project O (PPIA RMIT) yang dijadikan sebagai pre-event sebelum akhirnya masuk ke puncak acara pada 7 Oktober. Berbeda dengan tahun- tahun sebelumnya, Project O kali ini bekerjasama dengan Book for Papua untuk mendukung masyarakat Papua dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan air bersih.

Samuna diadakan di RMIT Alumni Courtyard pada penghujung Agustus dan berhasil mendatangkan lebih dari 250 pengunjung yang turut memeriahkan. Acara penggalangan dana tersebut menyediakan berbagai hiburan, seperti games, makanan tradisional, photobooth, dan pertunjukan musik. Besar pula harapan agar Samuna dapat menumbuhkan rasa kewaspadaan masyarakat Indonesia dan Australia akan kondisi keadaan masyarakat kurang beruntung di Papua.

Program amal Project O telah menyiapkan sarana untuk mengumpulkan donasi secara online. Informasi lengkapnya dapat diakses melalui link dari media sosial dan situs Project O.

Nys Foto: Project O

dari media sosial dan situs Project O. Nys Foto: Project O APA KATA MEREKA Joshua |
dari media sosial dan situs Project O. Nys Foto: Project O APA KATA MEREKA Joshua |
dari media sosial dan situs Project O. Nys Foto: Project O APA KATA MEREKA Joshua |

APA KATA MEREKA

dan situs Project O. Nys Foto: Project O APA KATA MEREKA Joshua | Ketua PPIA RMIT

Joshua | Ketua PPIA RMIT

Cukup berhasil, dari segi acara, kemeriahan dan juga pengunjung, bahkan pengunjung yang datang melebihi ekspektasi kita. Effort yang ditumpahkan pun sebanding dengan hasilnya, walau mungkin kalau ada yang perlu direvisi/ tambahkan yaitu stall/vendor makanan harusnya kami sediakan lebih. Namun secara keseluruhan acara cukup berhasil.

Nirel | Mahasiswi RMIT university Konsep acaranya bagus, performances dan makanan- makannya oke banget. Senang
Nirel |
Mahasiswi RMIT
university
Konsep
acaranya
bagus,
performances
dan makanan-
makannya
oke banget.
Senang
dengan acara simple gini ternyata
kita sekaligus kontribusi ke teman-
teman kita yang kurang beruntung
di Papua.
ke teman- teman kita yang kurang beruntung di Papua. Trifutanto | Mahasiswa Monash University Saya suka

Trifutanto |

Mahasiswa

Monash

University

Saya suka makanan di sana yang enak- enak, buat segalanya bagus sih, terus ini juga bisa give more awareness buat acara appreciation night mereka.

LOWONGAN

CHEF

LOWONGAN CHEF DELIVERY DRIVER KITCHEN HAND Email surat lamaran dan CV ke : nyratnakitchen@gmail.com

DELIVERY

DRIVER

LOWONGAN CHEF DELIVERY DRIVER KITCHEN HAND Email surat lamaran dan CV ke : nyratnakitchen@gmail.com

KITCHEN

HAND

Email surat lamaran dan CV ke :

nyratnakitchen@gmail.com

TERIMA PESANAN NASI TUMPENG, EVENT, PARTY DAN CATERING HARIAN UNTUK WILAYAH BALWYN, BOX HILL, BLACKBURN,
TERIMA PESANAN NASI TUMPENG, EVENT, PARTY DAN CATERING
HARIAN UNTUK WILAYAH BALWYN, BOX HILL, BLACKBURN,
DONCASTER, CHADSTONE, CAMBERWELL, BURWOOD, GLEN
WAVERLEY, MOUNT WAVERLEY, CLAYTON, DLL
BALWYN, BOX HILL, BLACKBURN, DONCASTER, CHADSTONE, CAMBERWELL, BURWOOD, GLEN WAVERLEY, MOUNT WAVERLEY, CLAYTON, DLL
BALWYN, BOX HILL, BLACKBURN, DONCASTER, CHADSTONE, CAMBERWELL, BURWOOD, GLEN WAVERLEY, MOUNT WAVERLEY, CLAYTON, DLL

buset imigrasi

Poin Tambahan untuk 189 (Skilled Independent) Visa - PR

Dalam beberapa bulan terakhir, untuk mendapatkan undangan untuk aplikasi visa

PR Skilled Independent (189) makin susah karena banyaknya EOI (Expression Of

Interest) yang masuk dengan poin yang lebih tinggi dan dipro-ratanya undangan untuk beberapa perkerjaan.

Poin dari kualifikasi Skills Pasangan

Anda bisa mendapatkan 5 poin tambahan dari pasangan Anda jika pasangan Anda memenuhi syarat skills tertentu.

Dengan minimum 60 sampai 65 poin saja, menjadi makin lama bagi Anda untuk mendapatkan undangan visa ini. Bahkan untuk akuntan dalam periode undangan

di bulan September 2017 diperlukan minimum 75 poin dan waktu tunggu sekitar

sebulan lebih untuk mendapatkan undangan jika hanya dengan 75 poin.

Dalam artikel ini kita akan membahas hal-hal yang bisa dijadikan poin tambahan.

Poin dari Professional Year di Australia

Jika skills Anda di bidang Accounting, IT dan Engineering dan Anda bisa mendapatkan visa 485, Anda bisa mendapatkan 5 poin tambahan dengan mengambil Professional Year.

Poin Kemampuan Bahasa Inggris

Dengan kemampuan Bahasa Inggris, tergantung nilai tes, Anda bisa mendapatkan

0, 10 atau 20 poin.

Yapit Japoetra (MARN 0213101) YNJ Migration Consultants (03) 9650 0895 / yapit@tpg.com.au

Artikel ini ditulis hanya sebagai informasi umum dari informasi yang ada di situs Imigrasi Australia sampai tanggal 15 September 2017 dan bukan sebagai pengganti nasihat keimigrasian. Jika Anda membutuhkan informasi yang lebih akurat tentang kemungkinan Anda mendapatkan PR Australia, Anda bisa menghubungi Yapit Japoetra atau agen-agen imigrasi terdaftar lainnya.

Competent English 0 point Proficient English 10 point Superior English 20 point Poin dari Pengalaman
Competent English
0 point
Proficient English
10 point
Superior English
20 point
Poin dari Pengalaman Kerja di Bidang yang Sesuai
Di
Luar Australia minimum 3 tahun dalam 10 tahun terakhir
5
poin
Di
Luar Australia minimum 5 tahun dalam 10 tahun terakhir
10
poin
Di
Luar Australia minimum 8 tahun dalam 10 tahun terakhir
15
poin
Di
Australia minimum 1 tahun dalam 10 tahun terakhir
5
poin
Di
Australia minimum 3 tahun dalam 10 tahun terakhir
10
poin
Di
Australia minimum 5 tahun dalam 10 tahun terakhir
15
poin
Di
Australia minimum 8 tahun dalam 10 tahun terakhir
20
poin
Maksimum klaim poin untuk kombinasi pengalaman kerja di dalam atau luar
Australia adalah 20 poin.
Anda bisa mendapatkan 5 poin tambahan jika Anda mempunyai 1 tahun
pengalaman kerja di bidang yang sesuai dan dibayar minimum 20 jam per minggu
di
Australia.
Poin dari kualifikasi Credentialed Community Language (NAATI
Accreditation)
Anda bisa mendapatkan 5 poin tambahan dengan lulus tes NAATI atau course
yang diakreditasi NAATI dengan nilai tertentu.
25 www.buset-online.com
25
www.buset-online.com

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

26 26

Indonesia Darurat Toleransi?

buset ngeliput

Andreas Harsono memaparkan data diskriminasi LGBT di Indonesia
Andreas Harsono memaparkan data
diskriminasi LGBT di Indonesia

D i tengah

ramainya

perdebatan

dan kampanye

voting untuk pengesahan pernikahan sesama jenis di Australia, sesungguhnya Indonesia tengah menghadapi krisis serius terhadap komunitas LGBT (lesbian, gay, bisexual, and transgender). Hal tersebut dipaparkan oleh peneliti sekaligus pejuang hak asasi manusia dari Human Rights Watch, Andreas Harsono, yang pada 20 September 2017 lalu memberikan kuliah umum di Melbourne University dengan topik “Indonesia’s LGBT Community Under Threat”.

Kuliah umum yang dihadiri puluhan peserta tak hanya datang dari para mahasiswa tapi juga para akademisi dan aktivis. Andreas yang memang sudah bertahun-tahun memperjuangkan nasib kaum minoritas dan mereka yang tersisih, membeberkan data-data memprihatinkan mengenai nasib kaum LGBT yang didiskriminasi. Komunitas LGBT masih sering dianggap penyakit, dan yang menyedihkan Andreas memaparkan salah satu statement (tak masuk akal) dari salah satu politikus kenamaan yang berkata bahwa ancaman LGBT lebih berbahaya daripada senjata nuklir. Ia mengungkapkan bahwa tidak ada satupun hukum di Indonesia yang melindungi kaum LGBT dari diskriminasi, tapi di sisi lain pemerintah juga tidak pernah mengkriminalisasi hubungan sesama jenis.

Aceh menjadi satu-satunya provinsi yang memberlakukan hukum syariah Islam sejak tahun 2014 dan jelas menyatakan bahwa LGBT merupakan tindakan kriminal. Salah satu kasus yang menyita

perhatian adalah ketika terjadi hukuman cambuk pada pasangan homoseksual pertama kali di Aceh, Mei 2017 lalu.

Komunitas LGBT di Indonesia juga tengah menghadapi - tak hanya ancaman, intimidasi dan kriminalisasi saja - tapi juga pembatasan bantuan dari pihak internasional kepada organisasi non-pemerintah yang berhubungan dengan LGBT. Hal tersebut berimbas pada satu-satunya rumah penampungan para lansia LGBT di Jakarta. Ada lebih dari 600 orang yang terdaftar di sana dan biasanya mereka menggunakan rumah tersebut untuk memeriksakan kesehatan serta melakukan pelatihan- pelatihan. Menariknya, rumah tersebut menampung Turdi alias Evie, seorang transgender, mantan pengasuh Barrack Obama ketika tinggal di Indonesia.

Persoalan krusialnya, bukan masalah apakah kita setuju atau tidak terhadap komunitas LGBT, tapi diskriminasi dan kriminalisasi ini menyangkut persoalan

hak asasi manusia yang paling mendasar. Menurut Andreas, meski presentasinya tersebut fokus pada persoalan LGBT, namun sesungguhnya jika dilihat dari sudut pandang yang lebih besar, erat pula kaitannya dengan pelanggaran-pelanggaran HAM lain seperti diskriminasi pada wanita; pemeluk agama minoritas baik non Muslim, Muslim beraliran lain, dan agama- agama lokal; hingga hukum penistaan agama.

Selama satu jam kuliah umum dan sesi tanya jawab terasa begitu hidup karena pertanyaan-pertanyaan mengalir deras. Pembicaraan yang awalnya berfokus pada problem LGBT di Indonesia, kemudian melebar menjadi kasus-kasus pelanggaran HAM yang juga masih marak terjadi di Indonesia. Isu yang diangkat memang sangat sensitif, pelik, dan mengundang perdebatan, namun suka tidak suka, sangat perlu dibicarakan dan dicari titik temunya.

Deste

Sesi tanya jawab dengan peserta diskusi
Sesi tanya jawab dengan peserta diskusi

opini buset

Deste Sesi tanya jawab dengan peserta diskusi opini buset I TB (Institut Teknologi Bandung), dahulunya
I TB (Institut Teknologi Bandung), dahulunya THS-Technische Hoge School) yang didirikan pada tahun 1920 mempunyai
I
TB (Institut Teknologi
Bandung), dahulunya
THS-Technische Hoge
School) yang didirikan
pada tahun 1920
mempunyai kebanggaan
tersendiri karena salah
satu alumninya kelak
menjadi puncak pimpinan
- founder of the Republic of
Indonesia.
Pada waktu Soekarno
diterima sebagai
mahasiswa tingkat 1 di ITB
untuk tahun ajaran 1921/22,
total mahasiswa saat itu
berjumlah 37, terdiri dari 29 keturunan Eropa, 6 orang
Indonesia, dan 2 keturunan Tionghoa. Soekarno lulus
tepat empat tahun pada awal 1926, sesuai jadwal studi
yang ditetapkan.

Tinggal di rumah Bapak H.O.S. Tjokroaminoto, yang kelak juga menjadi mertuanya, mempunyai pengaruh yang besar sekali bagi perkembangan perjalanan hidup Soekarno. Ketika mendapat berita bahwa pada akhir tahun 1921 Tjokroaminoto ditangkap oleh Pemerintah Hindia Belanda, Soekarno menjadi sangat sedih. Soekarno segera kembali ke Surabaya untuk mengambil oper tanggung-jawab dan beban rumah- tangganya selama 6-7 bulan.

Pada semester pertama di ITB, Soekarno sudah aktif menulis artikel-artikel untuk surat kabar “Sama Tengah”, sebuah penerbitan yang cukup netral. Tulisan Soekarno menarik perhatian Pemerintah Kolonial Hindia Belanda, karena inti tulisan adalah urgensi dan prioritas perbaikan kehidupan rakyat Indonesia. Tulisan yang mendapat perhatian dalam Bahasa Belanda termasuk Een Volk dat in ellende moest leven is gelijk een zieke man, die niet alleen lichaamelijk, maar ook geestelijk is verlamd, artinya “suatu bangsa yang hidupnya melarat dan sengsara adalah serupa seorang sakit yang lumpuh, baik fisik maupun jiwanya.”

Masa Mahasiswa 1921-1926 & Permulaan Berpolitik 1926-1931
Masa Mahasiswa 1921-1926
& Permulaan Berpolitik 1926-1931

Di Bandung, Soekarno mendapat kesempatan untuk bertemu dengan beraneka-ragam warga, antara lain seorang demokrat bernama J.E. Stokvis, Ernest F.E. Douwes Dekker, cucu dari Douwes Dekker yang menulis buku Max Havelaar dan Tjiptomangunkusumo. Kedua nama terakhir ini adalah pendiri Indische Party yang sangat revolusioner. Soekarno juga dekat dengan guru besarnya, bernama C. Hartogh seorang anggota Volksraad dan pejuang (voorvechter) untuk kepentingan dan kesejahteraan Bangsa Indonesia.

Pada permulaan tahun 1923 dideklarasikan suatu manifestasi yang ditanda-tangani oleh 17 perkumpulan dari bermacam aliran dan Soekarno berpidato di atas podium.

Sejak bergabung dengan Ernest F.E. Douwes Dekker dan Dr. Tjiptomangunkusumo, maka Badung merupakan pusat gerakan Nasionalisme. Sejak masih mahasiswa, Soekarno memang telah mempunyai angan-angan agar gerakan menentang Pemerintah Kolonial Belanda harus merupakan Union Front. Maka pada Kongres PKI di Bandung pada tahun 1923, Soekarno membela Tjokroaminoto terhadap Haji Misbach supaya meminta maaf. Soekarno menginginkan agar perpecahan dalam PSII jangan diperbesar dan sebaiknya diadakan rekonsiliasi antara aliran Pan Islamisme dan Marxisme.

Pada tahun 1926, Soekarno lulus dan mendapat gelar insinyur dengan disertasinya “Desain Pelabuhan”. Departemen Pekerjaan Umum langsung menawarkan pekerjaan kepadanya. Kotamadya Bandung pula menawarkan lowongan serupa. Namun, keduanya ditolak olehnya. Untuk mencukupi kebutuhan bulanan, maka Soekarno bekerja di Institut Sekolah Ksatrya, milik Douwes Dekker untuk sementara waktu. Kemudian, dengan teman sesama lulusan ITB bernama Anwari, mereka membuat Ingenieur & Architect Bureau di Bandung.

Kehidupan berpolitik yang Soekarno dapat selama masa mahasiswa di Bandung adalah membuat meeting-meeting dan rally-rally dari Gerakan Radikal

dan kontak dengan partai-partai PSII, PKI, Indische Partij, Jong Java dimana Soekarno sendirilah ketuanya.

Pada awal tahun 1908, seorang dokter di Surabaya bernama Sutomo membentuk Algemene Studieclub. Ide pembentukan klub studi yang bernama Boedi Oetomo, diikuti oleh para mahasiswa di kota besar lain, termasuk Batavia, Semarang, Solo, Bogor dan juga di Bandung. Soekarno ikut membantu peluncuran klub studi tersebut di kota Bandung.

Soekarno mengutuk eksklusivisme dan chauvinistic nasionalisme dari bangsa Eropa yang bertentangan dengan nasionalisme dirinya yang didasarkan atas kasih kepada sesama manusia. Berpangkal atas pikiran Ernest Renan, Soekarno berpendirian bahwa suatu nation/bangsa terbentuk atas keinginan sendiri untuk hidup bersama dan digerakkan oleh roh, jiwa dan semangat untuk tujuan yang sama (common goal).

Pada November 1926, terjadilah pemberontakan PKI terhadap Pemerintah Kolonial Belanda, namun gagal. PKI dinyatakan sebagai partai terlarang dan kedua pimpinannya, Semaun dan Alimin ditangkap, dan ribuan anggotanya dibuang ke Boven Digul. Setelah itu, PNI mulai berkembang pesat, sedangkan Perhimpunan Indonesia di Belanda yang dibentuk beberapa tahun yang lalu ikut melakukan propaganda Bersama gerakan Nasionalis menentang Pemerintah Kolonial Hindia Belanda. Beberapa tokoh Perhimpunan Indonesia, sebut saja Moh Hatta, Sutan Syahrir, dan Iskaq Tjokrohadisoerjo yang telah selesai studinya kembali ke Indonesia dan bergabung dengan

Bersama-sama Sartono, Iskaq Tjokrohadisoerjo, Gatot Mangunpradja, Anwari, Tilaar, dan Soenaryo, mereka mendirikan Perserikatan Nasional Indonesia pada tanggal 4 Juli 1927, yang kemudian menjadi partai Nasional Indonesia.

Paul Tirtha

buset ngeliput Balet Jadi Ajang Promosi Australia di Tanah Air T okoh dibalik buku dan
buset ngeliput Balet Jadi Ajang Promosi Australia di Tanah Air T okoh dibalik buku dan
buset ngeliput Balet Jadi Ajang Promosi Australia di Tanah Air T okoh dibalik buku dan

buset ngeliput

Balet Jadi Ajang Promosi Australia di Tanah Air

T okoh dibalik buku dan film Mao’s Last Dancer, Li Cunxin, yang sekarang adalah seorang Direktur Artistik Queensland Ballet berkunjung ke Kedutaan Besar Australia di Jakarta pertengahan September

kemarin. Sebelum meramaikan pentas balet dalam acara Indonesian Ballet Gala ke-2 yang diselenggarakan oleh Ballet.id, Li Cunxin berkesempatan untuk menyapa penggemar dan masyarakat Jakarta di Kedutaan Besar Australia lewat pemutaran film Mao’s Last Dancer.

Dalam rilis yang diberikan kepada media, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bradley Armstrong, mengaku bangga dapat menghadirkan dua penari

Armstrong, mengaku bangga dapat menghadirkan dua penari balet utama dari Queensland Ballet ke Indonesia. “Kami
Armstrong, mengaku bangga dapat menghadirkan dua penari balet utama dari Queensland Ballet ke Indonesia. “Kami

balet utama dari Queensland Ballet ke Indonesia. “Kami bangga dapat menghadirkan dua penari balet utama dari Queensland Ballet ke Indonesia. Pada tahun-tahun terakhir kami sudah menyelenggarakan beberapa lokakarya dan pertukaran antara penari balet, koreografer dan para manajer balet Australia dan Indonesia,” jelasnya.

Perjalanan Hidup Li

Film Mao’s Last Dancer yang disutradarai oleh Bruce Beresford dirilis pada tahun 2009 di Australia, film ini menceritakan tentang perjalanan Li Cunxin, seorang yang berasal dari Mao, Tiongkok, yang berprestasi dalam bidang tari balet sejak umur 11 tahun.

Sebelum menonton film, Li menjelaskan bahwa cerita yang ada dalam buku Mao’s Last Dancer, memiliki kesamaan 95% dengan cerita yang ada dalam film, dan Li mengaku puas dengan film yang dihasilkan.

Awalnya pada saat baru menetap di Hollywood, Li tidak tertarik dengan tiga tawaran pembuatan film berdasarkan cerita hidupnya, Li berpikir dulu bahwa

cerita hidupnya masih sangatlah biasa-biasa saja dan tidak layak untuk dibuatkan menjadi film.

Pada tahun 2003, Li membuat sebuah buku biografinya dengan judul Mao’s Last Dancer yang langsung menjadi buku yang laris terjual di 30 negara dan sudah diterjemahkan ke 20 bahasa. Setelah penerbitan buku itu, tawaran pembuatan film kembali datang dari Hollywood, Li pun lambat laun merubah pikirannya. Setelah perjalanannya ke Hollywood dan Inggris, Li terus memikirkan tentang pembuatan film berdasarkan bukunya. Menurut Li, film tersebut harus disutradarai oleh orang yang cocok.

I felt it has to be the right person to direct the film, because it’s my life, so it has to be the right person with integrity,” jelas Li.

Pada saat itu Li menceritakan bahwa dirinya melakukan sebuah transisi yang sukses, pekerjaannya berganti dari menari balet menjadi pengurus keuangan di Australia. Suatu saat salah satu staff kantornya mengangkat telepon yang ditujukan untuk Li. “’Li, Jan Sardi wants to speak to you’, I thought the name sounds familiar, but

maybe it’s a client of mine so I better not be rude,” cerita

Li.

Ketika menerima telepon, Li langsung menanyakan apakah Jan Sardi adalah salah seorang kliennya, Jan Sardi langsung menjawab tidak, dan saat itu juga Li ingin menutup teleponnya. “I was just about to say thank you and put the phone down, but he said I’m calling you because I want to make your book into a movie. And by then, I really want to hang up, but then he quickly said ‘I was the screenplay writer of the film Shine’.” Semenjak Li menerima tawaran Jan Sardi, proses pembuatan film mulai dibuat dimana Li membantu mencarikan pemain yang memerankan dirinya sebagai Li muda dan dewasa. Li memilih seseorang yang sangat dia kenal dari kecil, yang juga pandai menari balet.

Acara pemutaran film ini disambut positif oleh para peserta yang kebanyakan juga merupakan penggemar

balet.

Adbm

27 www.buset-online.com
27
www.buset-online.com

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

info buset

OCTOBER 2017 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 info buset 28 28 B ila memikirkan tentang events

28 28

B ila memikirkan tentang events di bulan Oktober selain Halloween, sudah selayaknya warga Indonesia juga ingat akan hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap tanggal 28 Oktober. Hampir

sembilan puluh tahun yang lalu, pemuda-pemudi Indonesia berkumpul dan menyatukan pikiran untuk menyuarakan cita-cita mereka akan adanya “tanah air”, “bangsa”, dan “bahasa” bagi Indonesia.

naskah Sumpah Pemuda yang kita ketahui hari ini sesungguhnya tidaklah otentik.

Merujuk pada pemberitaan surat kabar pertama yang memuat berita tentang Sumpah Pemuda di tahun 1928, yaitu Sinpo, Rizal menemukan bahwa tidak ada kata “sumpah” dalam naskah asli Kongres Pemuda II tersebut. “Di situ cuma tertulis “Putusan Kongres”. Disebut bahwa kami putra-putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia. Tidak ada kata ‘sumpah’.” ungkapnya dalam wawancara dengan wartawan Jurnas.com.

JJ Rizal menduga bahwa pengubahan yang terjadi ini bukanlah ketidaksengajaan. Menurutnya, kata “sumpah” dalam naskah Keputusan Kongres mulai luas digunakan sejak tahun 1950-an, dimana terjadi banyak pemberontakan di daerah. Upaya ini dilakukan untuk membuat naskah tersebut menjadi lebih sakral, sehingga membuat para pejuang muda pada waktu itu berpikir dua kali untuk melanggar tiga poin menyangkut “tanah air”, “bangsa”, dan “bahasa” dalam naskah pada waktu itu.

mencelakakan menurut kepercayaan banyak orang. JJ Rizal masih berharap agar dugaan yang membuat orang-orang meragukan kebenaran sejarah ini dapat diluruskan.

Lagu Indonesia Raya dikumandangkan tanpa syair

Berbekal biola di pundak dan sebuah kertas bertuliskan lirik lagu, Wage Roedolf Supratman memainkan melodi lagu kebangsaan Indonesia di Kongres Pemuda II. Inisiatif untuk memainkan lagu Indonesia Raya tanpa syair ini muncul dari tokoh pemuda Sugondo Djojopuspito, Ketua Kongres Pemuda II. Ide dari ketua pilihan Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta ini dilakukan untuk menghindari amarah para prajurit Belanda yang melarang penggunaan kata “Merdeka” dan “Indonesia”, dua buah kata yang muncul berkali-kali pada lagu Indonesia Raya. Meski demikian, alunan melodi tersebut mendapatkan tepuk tangan yang panjang dari pemuda-pemudi yang hadir, karena telah berhasil mengundang haru dan memicu sikap nasionalisme mereka.

Namun, bila diselidiki, ada beberapa fakta unik yang mungkin tanpa disengaja telah sahabat BUSET lewatkan sewaktu membalik halaman buku cetak di sekolah. Nah, daripada harus repot-repot mencari jawaban

di buku, lebih baik simak artikel yang satu ini. Dalam

rangka merayakan hari Sumpah Pemuda, BUSET Magazine presents “8 Fakta Unik Sumpah Pemuda”! Selamat membaca!

Mohammad Yamin adalah satu-satunya otak dibalik naskah Sumpah Pemuda

Kata “sumpah” ini, menurut Rizal, diadopsi dari kata “sumpah” dalam Sumpah Palapa, hasil buah pikir
Kata “sumpah” ini, menurut Rizal, diadopsi dari kata
“sumpah” dalam Sumpah Palapa, hasil buah pikir
Patih Gajah Mada, yang bilamana dilanggar akan

Bila rajin membaca buku sejarah, sahabat BUSET pasti familiar dengan nama dan wajah sosok Mohammad Yamin. Sebelum terpilih menjadi anggota BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada tahun 1945, beliau sudah aktif terlibat dalam banyak organisasi, yang salah satunya merupakan organisasi perkumpulan murid- murid Sumatera (Jong Sumatranen Bond). Keterlibatan dalam organisasi kedaerahan tersebut telah membuka pintu karier politiknya.

Semua prosedur kongres masih dijalankan dalam Bahasa Belanda

Percakapan, notulensi rapat, bahkan hingga hasil akhir dari Kongres Pemuda II, hampir semuanya masih menggunakan bahasa dan ejaan Belanda. Hanya Mohammad Yamin lah yang pada waktu itu mahir berbahasa Melayu. Penempatan beliau menjadi sekertaris sidang dalam kongres tersebut adalah agar pidato dan kesepakatan sidang langsung diterjemahkan ke dalam Bahasa Melayu, bahasa yang kelak menjadi Bahasa Indonesia.

Sebagai seorang penulis dan penyair, Mohammad Yamin dipercaya untuk menulis ikrar Sumpah Pemuda yang dibacakan pada Kongres Pemuda II

di tahun 1928. Lewat

tulisan pada secarik kertas yang ia berikan kepada pimpinan sidang di penghujung kongres, inisiatifnya lalu dibacakan kepada seluruh anggota. Dengan percaya diri, Mohammad Yamin mengatakan bahwa rumusan resolusi yang dikarangnya itu sangatlah “luwes”. Dan benar saja, ikrar yang isinya mengedepankan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu tersebut menerima respon positif dari seluruh anggota kongres pada waktu itu, dan seluruh rakyat Indonesia hingga detik ini. Tidak banyak yang tahu bahwa pahlawan nasional Indonesia yang satu ini adalah pencetus tunggal isi dari Sumpah Pemuda.

Sumpah Pemuda diikrarkan di tempat kos

Bangunan di Jalan Kramat Raya nomor 106 yang dulunya merupakan rumah kos pelajar Jong Java sejak tahun 1925 ini telah 89 tahun lamanya menjadi saksi bisu peristiwa Sumpah Pemuda. Kini dikenal sebagai Museum Sumpah Pemuda, bangunan yang masih berbentuk rumah ini merupakan tempat tinggal murid kedokteran pribumi Batavia, yaitu STOVIA, pada zaman penjajahan Belanda.

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh kostjongen dan peserta Sumpah Pemuda Dr Raden Soeharto dalam buku Bunga Rampai, 50 Tahun Soempah Pemoeda, kepada “bapak kos” Sie Kok Liong, masing-masing pemuda membayar uang sewa gedung sejumlah 12,5 gulden setiap bulannya. Jumlah ini pada saat itu setara dengan 40 liter beras. Para tamu, di sisi lain, tidak dikenakan biaya menginap namun harus membiayai makanan mereka sendiri.

Terdapat dugaan bahwa naskah Sumpah Pemuda telah dimanipulasi

Dalam gedung bersejarah ini, para pemuda di masa kolonial Belanda sering berkumpul untuk mendiskusikan konsep persatuan bangsa. Mereka sering kali mengundang presiden pertama RI, Ir. Soekarno, untuk ikut bergabung dalam diskusi mereka tentang pencarian ide bentuk negara ideal bagi Indonesia. Setelah para pemuda berhenti menyewa gedung tersebut di tahun 1934, kegiatan mereka dialihkan ke Jalan Kramat 156.

Sejarawan JJ Rizal, dalam diskusi bertema ‘Sumpah Pemuda di tengah sumpah serapah’ pada tanggal 27 Oktober 2012 di Cikini, mengemukakan bahwa

Sumpah Pemuda turut mempopulerkan pemakaian peci oleh tokoh nasional Bila memikirkan peci, kebanyakan dari kita

Sumpah Pemuda turut mempopulerkan pemakaian peci oleh tokoh nasional

Bila memikirkan peci, kebanyakan dari kita pasti akan ingat salah satu pejuang kemerdekaan negara kita, yaitu Bung Karno. Pada masa penjajahan, beliau sangat ingin mempopulerkan penggunaan peci sebagai lambang pergerakan nasional. Dalam kongres pemuda tersebut, hampir semua yang hadir mengenakan penutup kepala khas ini. Peci banyak digunakan pada waktu itu, berkaitan dengan peraturan yang diberikan oleh pemerintah Belanda kepada siswa pribumi kedokteran STOVIA tentang larangan pemakaian baju eropa bagi para siswa.

Ir. Soekarno absen

tahun kemudian, Soekarno yang masih menjabat sebagai ketua PNI tertangkap lalu diasingkan ke Ende, Flores selama sembilan tahun.

Sumpah Pemuda berlangsung tanpa adanya pertikaian

Partisipan peristiwa Sumpah Pemuda patut diacungi jempol karena bersama-sama mampu menghasilkan sebuah keputusan penting bagi negara tanpa adanya pecah belah. Penggunaan bahasa Melayu sebagai bahasa nasional pun tidak mengundang amarah dari satu pun perkumpulan daerah. Meski Jong Islamieten Bond sempat dengan keras mempertahankan azas Islam untuk menjadi ideologi negara, mereka dengan rendah hati tetap menandatangani ikrar Sumpah Pemuda. Nah, sikap seperti inilah yang harus dipertahankan bahkan hingga sekarang. Benar tidak, BUSET readers?

Sadarkah sahabat BUSET bahwa di acara Sumpah Pemuda, kawan akrab para anak muda, yakni Bung Karno, ternyata tidak menunjukkan batang hidungnya sama sekali? Namun, jangan salah sangka dulu. Ketidakhadirannya ini ternyata adalah untuk menghindari penangkapan Polisi Rahasia Kerajaan Belanda yang sedang memburu Ketua Partai Nasionalis Indonesia, yaitu dirinya sendiri. PNI terkenal sangat gencar menyebarkan ajaran kemerdekaan, sehingga disegani Belanda. Naasnya, lima

There you have it. Itulah rangkuman 8 Fakta Unik tentang Sumpah Pemuda oleh BUSET. Semoga menghibur dan menambah wawasan kita semua, ya! Maju terus pemuda- pemudi dan negara Indonesia!

Nasa

Berbagai sumber

Deste 29 29 www.buset-online.com www.buset-online.com
Deste
29
29
www.buset-online.com
www.buset-online.com

buset ngeliput

ASEAN Games 2017

Olaharaga Mempersatukan Perbedaan

Sport has the power to change the world. It has the power to inspire. It has the power to unite people in a way that little else does. It speaks to youth in a language they understand. Sport can create hope where once there was only despair. (Nelson Mandela)

Dhiran Pillay sebagai Project Manager memberi kata sambutan pada pembukaan AGA 2017

A da begitu banyak hal baru terjadi dalam gelaran ASEAN Games Australia (AGA) tahun ini. Salah satu yang menjadi pembeda adalah menginjak tahun kelima, AGA kini

diadakan oleh ASEAN Youth Organizer of Australia. Jika tahun sebelumnya menjadi inisiatif dari organisasi mahasiswa Malaysia di Australia, Victoria Chapter, kini jajaran panitia diisi oleh campuran dari seluruh organisasi mahasiswa dari negara-negara ASEAN. Begitu pula para panitia asal Indonesia yang ambil bagian juga merupakan anggota dari PPIA Victoria (Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia, Victoria).

22-24 September 2017 para peserta yang berusia di atas 13 tahun dan telah melakukan registrasi berlaga di kampus Monash Clayton. Berbagai cabang olahraga seperti badminton, basket, futsal, voli, tenis, tenis meja, netball, ultimate frisbee turut dipertandingkan. Uniknya, ada pula kompetisi olahraga tradisional seperti sepak takraw dan tarik tambang ikut meramaikan gelaran olahraga tahunan ini. Menurut Vincent Ananta, salah satu komite AGA dari Indonesia, ke depannya AGA akan terus mempertandingkan olahraga tradisional tiap

AGA akan terus mempertandingkan olahraga tradisional tiap negara dan kemungkinan tiap tahunnya setiap negara akan

negara dan kemungkinan tiap tahunnya setiap negara akan mendapat giliran untuk menjadi tuan rumah, meski tentu saja AGA tetap akan diadakan di Australia.

Tahun ini sebenarnya sangat istimewa karena bertepatan pula dengan ulang tahun ASEAN ke-50. Hanya saja, dari pengamatan Tim Buset di hari pembukaan, momen tahun emas ASEAN tidak terlalu digaungkan. Setiap kontestan yang berlaga memang harus berasal dari negara-negara ASEAN, namun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini tidak ada penetapan juara umum untuk kategori negara yang berhasil mengantongi paling banyak juara.

Meski demikian, patut diapresiasi bahwa semangat persahabatan dalam keberagaman masih kuat dipelihara oleh AGA. Dhiran Pillay, selaku Project Manager AGA mengungkapkan bahwa tahun ini jajaran panitianya jauh lebih beragam dari tahun-tahun lalu. Begitu pula dengan para volunteer yang berjumlah 250 orang juga berasal dari berbagai etnis dan kultur di ASEAN.

Deste

30 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017
30
BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

www.buset-online.com www.buset-online.com

www.buset-online.com www.buset-online.com buset wa ngeliput Bincang Santai Bersama Hamid Djojonegoro H amid
www.buset-online.com www.buset-online.com buset wa ngeliput Bincang Santai Bersama Hamid Djojonegoro H amid
www.buset-online.com www.buset-online.com buset wa ngeliput Bincang Santai Bersama Hamid Djojonegoro H amid

buset wa ngeliput

Bincang Santai Bersama Hamid Djojonegoro
Bincang Santai Bersama Hamid Djojonegoro
Bincang Santai Bersama Hamid Djojonegoro

Bincang Santai Bersama Hamid Djojonegoro

Bincang Santai Bersama Hamid Djojonegoro
Bincang Santai Bersama Hamid Djojonegoro
buset wa ngeliput Bincang Santai Bersama Hamid Djojonegoro H amid Djojonegoro, pemimpin dan pendiri dari Orang

H amid Djojonegoro, pemimpin dan pendiri dari Orang Tua Group menyampaikan bahwa

beliau yakin berbisnis di Indonesia bisa dilakukan tanpa korupsi dan suap kepada peserta acara

Entrepreneur: Organise, Manage and Assume Risk’ yang diselenggarakan di hari pertama September kemarin di Perth, Western Australia.

“Lain kali tanyanya to the point saja: Bapak pernah korupsi atau suap gak selama ini?” Timpal Hamid setelah mendengar sebuah pertanyaan pada saat sesi tanya jawab, yang membuat semua peserta tertawa. “Pertanyaan jangan pernah korupsi atau gak. Harusnya, korupsi atau suap itu terjadi kalau memberi sesuatu sebelum atau setelah service rendered. Kalau sesudah ya tidak dong, kan sudah rendered service- nya,” jawab beliau.

“Apa bisa berbisnis tanpa korupsi? Bisa. Apa bisa berbisnis tanpa suap? Bisa. Tergantung tenacity kamu kemana? Kegigihan kamu untuk berbisnis sesuai iman seberapa besar, kalau mau bersih harus gigih, mending bisnis tutup daripada korupsi,” tambah Hamid.

Sepanjang berbicara, beliau kerap kali menekankan bahwa kunci dari kesuksesan berbisnis di Indonesia

adalah kegigihan sang pelaku bisnis. “Coba kalian cari di kamus bahasa Inggris, definisi tenacity. Artinya kalau mau senang harus rela mau susah sekali, gigih dan harus ngotot!” serunya.

Beliau lanjut menjelaskan, selain menjadi gigih, kita juga harus sanggup menghadapi kebosanan dan menyesuaikan visi kita supaya semua dapat bekerja untuk mewujudkan visi tersebut. Dalam hal ini, menurut Hamid, manusia pekerja dapat dikategorikan menjadi dua; si kura-kura dan orang yang mau naik tangga. “Yang kura-kura akan puas ada di bawah. Akan berpikir: ah saya di sini saja sudah enak, toh makan juga tiga kali sehari. Kalau yang naik tangga, dia akan terus mencari lebih, mencari masalah dan solusi dan mau lebih. Nah kita yang mana?” jelas Hamid kepada seluruh peserta.

Dan tentunya dalam setiap perjuangan karir dan bisnis, kita akan menghadapi masalah. Inilah saat yang tepat untuk menantang cara berpikir dan mengolah otak untuk berusaha melawan dan menyelesaikan masalah tersebut. Manusia yang berkarakter baik, dapat berterima kasih karena sudah diberikan masalah oleh Tuhan. Pasalnya, dari masalah kita bisa mencari solusi. “Kalau tidak bisa memenangkan trouble, kamu bukan orang merdeka,” kata Hamid.

To be successful is to be a failure.” Kalimat ini keluar dari seorang yang sempat bankrupt hingga tidak lagi mampu membayar hutang, alih-alih membayar bunganya. “Yang paling susah itu selalu membuat nol menjadi satu. Tapi begitu kita bisa membuat nol jadi satu, kita pasti bisa membuat sebelas,” terang bapak tiga anak ini.

Sebelum menutup acara, Hamid sempat mengutarakan opininya mengenai regenerasi perusahaan. Sangat mengagetkan mendengar reaksi Hamid yang bercerita secara jujur. Ia mengatakan, yang banyak dijumpai, generasi pertama akan mencari penghasilan dengan segenap jiwa, generasi kedua akan berlomba-lomba menghabiskan apa yang dicari oleh orangtuanya, generasi ketiga hanya meminta. Untuk mengatasi hal ini, Hamid pun mengambil langkah jangka panjang, bahkan sampai menghabiskan biaya ratusan ribu dolar per tahun untuk mengatur semua harta yang akan diwariskan. “Yah sekarang rahasianya keluar tapi ya sudahlah,” kata beliau. Baginya, menggunakan jasa konsultan seperti ini merupakan langkah yang tepat daripada melihat anak-anaknya bertengkar karena harta.

Thelia

melihat anak-anaknya bertengkar karena harta. Thelia Pengalaman Berharga Kalau saya ditanya, momen manakah yang

Pengalaman Berharga

Kalau saya ditanya, momen manakah yang paling mengesankan buat saya sebagai seorang jurnalis sejauh ini, saya akan memilih waktu 15 menit yang saya habiskan berbincang bersama Hamid Djojonegoro sebelum acara Entrepreneur Talk dimulai.

Waktu pertama kali bertukar salam dengan beliau, saya kaget. Saya pikir, saya akan menjumpai seseorang yang akan mengenakan jas hitam dan berpenampilan formal, layaknya seorang bos perusahaan besar. Namun yang saya jumpai malah seseorang yang bergaya sederhana dan apa adanya, datang hanya memakai jaket berwarna merah, kemeja, celana panjang dan sepatu kasual.

Beliau pun mengulurkan tangannya pada saya untuk bersalaman, lalu kami duduk di bangku yang sudah disediakan panitia. Saya mulai bertanya kepada beliau, “bagaimana Pak Hamid tahu bahwa berbisnis adalah jalan hidup bapak, profesi Pak Hamid?”

“Hidup ini ada tiga fase. Yang pertama itu visi hadir di dalam kehidupan kita. Visinya sendiri banyak pilihan, tergantung yang dipilih apa,” jawab Pak Hamid. “Dulu saya anak bandel. Awalnya abang dan papa saya tidak kasih saya tanggungjawab apapun, you can see but you cannot touch. Lama-lama saya gak tahan, saya bilang ke papa saya. Setelah saya dapat tanggung jawab, saya baru mengerti kalau saya ini orang proses. Jadi, saya membuat aplikasi untuk nanti orang lain yang pakai,” lanjut Pak Hamid. Ia menambahkan, “waktu visi hadir, mesti dipergumuli ‘apakah ini perkerjaan saya’.”

Saya lalu bertanya, saran apa yang dapat beliau berikan kepada seseorang yang baru mulai mencari

peluang atau pilihan pekerjaan karena saya yakin banyak dari kita semua yang masih bingung akan jawaban dari pertanyaan tersebut, terutama mahasiswa yang baru saja lulus kuliah.

Menurut Hamid, semua pelajar universitas akan kembali kepada titik awal pembelajaran. Dan jika kita ingin menjadi seorang yang profesional, kita harus pintar menanam pohon di tempat kita bekerja. Maksudnya, kita sadar pada waktu bekerja kita mempunyai kemampuan. Yang kedua, kalau ingin menjadi seorang pemimpin yang baik, kita harus mempunyai rencana dan disiplin akan jadwal tersebut.

Secara religi, Hamid mempercayai bahwa apa yang sudah diberikan Tuhan kepada dirinya adalah kesempatan baginya untuk berbagi. Demi melaksanakan pesan Tuhan tersebut, Hamid mulai membantu banyak orang untuk mencapai kesuksesan seperti apa yang telah dialaminya. Kendatipun, beliau menekankan bahwa berkat Tuhan bukan harta kekayaan semata melainkan apa yang sudah kita berikan kembali kepada orang lain.

“Dulu saya gak kenal Tuhan loh. Tapi setelah saya kenal Tuhan, saya sadar kita tidak boleh menjadi egois; melakukan pekerjaan atau bisnis hanya untuk diri kita. KIta harus melakukan segala sesuatu buat orang lain,” tuturnya bijak.

Di dalam waktu wawancara singkat yang diberikan kepada saya, saya kembali bertanya aoakah memulai bisnis sendiri dan meneruskan bisnis orang tua memiliki tingkat kesulitan yang serupa. Tanpa ragu ia menjawab, “lebih susah meneruskan.” Namun Hamid balik bertanya, “build, maintain, grow yang paling gampang

bertanya, “ build, maintain, grow yang paling gampang yang mana?” “Kamu lihat saja gedung (The Rocks)

yang mana?” “Kamu lihat saja gedung (The Rocks) ini, dulu waktu bangun, wah dipikir akan susah sekali cari dana. Setelah jadi ternyata maintainance-nya lebih susah… Kalau kamu build tapi tidak maintain, orang akan lupa sehingga tidak bisa grow,” tambah Pak Hamid.

Hamid mengaku, dari semua tantangan yang ia hadapi, mendapatkan dan menjaga kepercayaan orang lain adalah yang tersulit. “Nanti saya bicara di depan [panggung] juga akan banyak orang tidak percaya sama saya. People always want solution but never the problem. To find problem is more difficult.”

Beliau kemudian mengatakan sesuatu yang sangat berharga untuk saya pribadi. Katanya, “kamu seorang wartawan kan? Kepingin jadi reporter terkenal? Find a problem and a solution for it and put it on your newspaper and people will read your newspaper and know your name.” Kapan lagi bisa mendapatkan wejangan profesional dari seseorang yang sudah mengerti asam garam dunia bisnis dan memimpin perusahaan besar selama puluhan tahun? Kata-kata tersebutlah yang membuat waktu wawancara saya menjadi berharga.

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 buset ngeliput Soundsekerta 2017 Ketika Musik
buset ngeliput Soundsekerta 2017
buset ngeliput
Soundsekerta 2017
VOL. 13-148 OCTOBER 2017 buset ngeliput Soundsekerta 2017 Ketika Musik Tak Sekadar Menghibur, Tapi Mempersatukan

Ketika Musik Tak Sekadar Menghibur, Tapi Mempersatukan

Soundsekerta 2017 yang digelar Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) cabang Monash University kali ini menyatukan tiga penyanyi dan band Indonesia yang mengusung genre berbeda-beda. Memberi bukti bahwa selalu ada harmoni dalam perbedaan.

Muka berbeda-beda, tetapi kita tetap satu grup Ukuran sepatu berbeda-beda, tetapi kita semua memakai sepatu Olahraga favorit berbeda-beda, tetapi kita semua hobi olahraga Lagu-lagu Project Pop ada banyak notasi, tapi tetap satu lagu Walaupun kita berbeda kelamin, walaupun kita berbeda menu kesukaan, tetapi kita semua tetap harus makan

berbeda menu kesukaan, tetapi kita semua tetap harus makan I tulah yang diungkapkan grup yang selalu

I tulah yang diungkapkan grup yang selalu mengundang tawa, Project Pop, saat

memaknai Harmony in Diversity, tema yang diangkat Soundsekerta 2017 yang

digelar 16 September lalu. Senada dengan Project Pop, penyanyi cantik asal

Bandung Isyana Sarasvati juga mengingatkan bahwa musik adalah bahasa yang

universal dan mampu mempersatukan.

Kehadiran Soundsekerta di tahun kesebelasnya ini boleh dibilang menjadi penyejuk ketika persoalan kebhinnekaan dan persatuan di Indonesia sedang mendapat ujian berat akhir-akhir ini. Menurut Christian Pareira, selaku Project Manager Soundsekerta 2017, senada dengan tema yang diangkat; Isyana Sarasvati, RAN, dan Project Pop dipilih karena mewakili unsur genre yang berbeda dan juga mampu menjembatani lintas usia yang juga beragam di antara para penonton.

Formula tersebut terbilang ampuh karena sejak pintu utama Melbourne Town Hall pada pukul 5.30 sore hingga di penghujung malam pukul 23.00 tercatat ada lebih dari 1300 penonton memadati acara. Bahkan setengah jam sebelum pintu dibuka pun sudah terlihat antrian panjang para penonton yang berharap bisa berdiri di depan panggung. Christian juga menambahkan bahwa lima hari sebelum acara, sudah ada 1.000 tiket Soundsekerta yang terjual.

acara, sudah ada 1.000 tiket Soundsekerta yang terjual. Obat Rindu yang Memikat dan Atraktif Acara utama

Obat Rindu yang Memikat dan Atraktif

Acara utama dibuka oleh Isyana Sarasvati yang berhasil membangunkan energi penonton untuk bangkit dari tempat duduk dan bergerak maju mendekati panggung. Di sela-sela lagu yang ia mainkan bersama bandnya, yang kerap disebut Isyana & The Tuttis, Isyana juga memperkenalkan dua lagu barunya Winter Song dan Terpesona yang masuk dalam album teranyarnya, Paradox. Namun dua lagu yang berhasil membuat para penonton terlarut untuk berdendang bersama tentu saja ketika Isyana melantukan lagu Kau Adalah bersama Rayi dari RAN dan Tetap dalam Jiwa.

Setelah Isyana, giliran RAN tampil membawakan tembang-tembang andalan mereka. Mulai dari lagu paling gres berjudul Mager hingga lagu pertama mereka yang rilis nyaris 10 tahun lalu, Pandangan Pertama. RAN bersama bandnya pun berhasil menghadirkan keseruan di atas panggung dengan sesi menari bersama yang mengingatkan kita pada aksi panggung Bruno Mars dengan bandnya. Satu lagu yang menjadi pamungkas adalah Dekat di Hati yang berhasil membuat hampir semua penonton menyanyi bersama (dan mungkin hanyut dalam kegalauan masing-masing).

Waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam, ketika akhirnya Project Pop muncul di atas panggung. Meski terbilang sudah cukup

32 32

sudah menunjukkan pukul 10 malam, ketika akhirnya Project Pop muncul di atas panggung. Meski terbilang sudah
sudah menunjukkan pukul 10 malam, ketika akhirnya Project Pop muncul di atas panggung. Meski terbilang sudah

www.buset-online.com

www.buset-online.com

www.buset-online.com www.buset-online.com malam rupanya penonton tetap berdesak-desakan di atas panggung tak sabar
www.buset-online.com www.buset-online.com malam rupanya penonton tetap berdesak-desakan di atas panggung tak sabar
www.buset-online.com www.buset-online.com malam rupanya penonton tetap berdesak-desakan di atas panggung tak sabar

malam rupanya penonton tetap berdesak-desakan di atas panggung tak sabar menyaksikan aksi kocak Yosi, Udjo, Tika, Gugum dan Odi. Mereka berlima berhasil mengocok perut penonton sambil ikut

Mereka berlima berhasil mengocok perut penonton sambil ikut berdendang bersama. Pacarku Superstar , Goyang Duyu ,

berdendang bersama. Pacarku Superstar, Goyang Duyu, Dangdut is the Music of My Country, hingga Metal VS Dugem jadi sederet lagu yang dimainkan band komedik yang sudah berusia 21 tahun. Lagu Indolovers yang tak luput dimainkan pun menjadi lagu yang pas membangkitkan kerinduan terhadap Tanah Air. Bukan Project Pop jika tidak memberikan kejutan penuh tawa hingga akhir acara. Di penghujung acara, Udjo dan kawan-kawan berpamitan kepada penonton yang sesungguhnya masih menantikan satu lagu andalan mereka yang belum juga dikeluarkan malam itu. Saat lampu panggung mulai padam dan penonton dibiarkan untuk bertanya-tanya, muncul tulisan di layar besar. Project Pop ingin agar performa mereka ‘diapresiasi’ layaknya konser- konser penyanyi lain. Mereka ingin para penonton berteriak “we want more” agar mereka kembali ke atas panggung. Sontak para penonton yang masih bertahan tertawa puas sambil meneriakkan yel “we want more”. Benar saja Project Pop kembali hadir dan menyanyikan lagu yang seolah sudah disakralkan untuk selalu dimainkan di tiap konser Project Pop, Ingatlah Hari Ini.

Kesuksesan Soundsekerta tahun ini menambahkan daftar keberhasilan acara ini menghadirkan banyak seniman dan musisi asal Indonesia. Di tahun-tahun sebelumnya Soundsekerta pernah membawa Sheila on 7, Maliq 7 D’Essentials, Kahitna, Tulus, Gigi, Dewa 19, Nidji hingga Tukul Arwana. Bahkan Soundsekerta pernah meraih rekor MURI untuk Soundsekerta 2015 sebagai Pentas Seni Terbesar oleh Mahasiswa di Luar Negeri.

Apa Kata Mereka
Apa Kata Mereka
Apa Kata Mereka

Apa Kata Mereka

Apa Kata Mereka
Apa Kata Mereka
Seni Terbesar oleh Mahasiswa di Luar Negeri. Apa Kata Mereka Augustina Mentari Soundsekerta ini bisa jadi

Augustina Mentari Soundsekerta ini bisa jadi ajang melepas kangen pada Indonesia. Terutama saat Project Pop manggung, rindu pada dagelan receh- nya Indonesia akhirnya terobati. Seru dan menghibur banget!

nya Indonesia akhirnya terobati. Seru dan menghibur banget! Reva Feriando Bagus banget acaranya, bikin orang Indonesia

Reva Feriando Bagus banget acaranya, bikin orang Indonesia yang berada di Melbourne kangen rumah lagi. Rasanya jadi ingin kembali ke Indonesia untuk berkontribusi untuk negara juga. Selain itu senang banget bisa ketemu teman-teman baru sekaligus refreshing setelah sibuk sekolah. Kalau saya paling suka RAN, karena memang mereka adalah grup favorit saya sejak dulu.

Winaya Penempatan penyanyinya sudah bagus, dimulai dengan Isyana Sarasvati, RAN, lalu Project Pop. Tapi buat saya yang paling ditunggu-tunggu adalah Project Pop karena lagu- lagu mereka adalah lagu masa kecil saya. Saya berharap tahun depan banyakin artisnya. Kalau bisa ada penjualan makanan juga jadi yang hadir tidak kelaparan

ada penjualan makanan juga jadi yang hadir tidak kelaparan di tengah acara. Ah, jadi teringat kembali
ada penjualan makanan juga jadi yang hadir tidak kelaparan di tengah acara. Ah, jadi teringat kembali

di tengah acara. ada penjualan makanan juga jadi yang hadir tidak kelaparan Ah, jadi teringat kembali pada sepenggal lirik

Ah, jadi teringat kembali pada sepenggal lirik milik Project Pop dari lagu Dangdut is the Music of Country, “apakah yang dapat menyatukan kita, salah satunya dengan musik.” Semoga Soundsekerta tak hanya membawa panggung hiburan musik Indonesia untuk para pelajar dan warga Indonesia di Melbourne, tapi juga membawa misi yang lebih besar, yaitu memupuk kembali semangat persatuan sebagai saudara sebangsa dan setanah air.

Deste

Foto: Nys

Menempuh Perjalanan Berat Adelaide – Melbourne demi Project Pop

Marcia Natassya Halim
Marcia Natassya Halim

Tinggal di Adelaide yang berjarak 727 kilometer dari Melbourne tidak menjadi hambatan bagi Marcia Natassya Halim atau yang akrab disapa Tassya untuk menonton Soundsekerta, khususnya mengejar Project Pop. Meski begitu ia mengaku tidak mudah meninggalkan Adelaide selama satu hari begitu saja mengingat ia adalah ibu tanpa pengasuh dari tiga orang anak yang masih berusia 7 tahun, 5 tahun dan 3 tahun. Ia juga mengisahkan jika sehari setelah Soundsekerta, ia harus bekerja kembali di Adelaide pada pukul 11 pagi. “Untungnya, saya punya suami yang begitu pengertian yang mengerti bahwa saya tidak akan meninggalkan rumah dan anak- anak saya jika bukan untuk sesuatu yang sangat penting, dan ya, Project Pop adalah salah satunya

hahaha

,”

ujarnya.

Dibanding tahun lalu, perjalanan Tassya menuju Soundsekerta terbilang lebih lancar karena kali ini ada teman yang berbaik hati mengantar jemput ke bandara dan membolehkannya menginap

di rumahnya. “Saya jadi ingat tahun lalu, cukup

menantang karena ke mana-mana harus naik transportasi publik, menginap di airbnb, sering

tersesat karena saya tidak bisa baca peta, dan pagi- pagi buta harus ke bandara karena sesampainya

di Adelaide saya harus mengantar anak sekolah,”

kenangnya. Tapi segala upayanya itu selalu terbayar dengan kegembiraan. Apalagi di tahun ini Project Pop

kembali datang menghibur Melbourne.

“Sebenarnya dibilang sangat mengidolakan Project Pop, sampai pingsan kalau melihat mereka naik panggung, tidak juga. Tapi memang menurut saya, mereka memang sangat lucu dan sangat rendah hati. Musik dan liriknya sangat menyentuh serta mengiringi jalan hidup saya. Di saat sedih, saat jatuh cinta watu SMP, mendengarkan lagu mereka bisa bikin ketawa. Sampai di Australia, kalau kangen Indonesia ya soundtrack- nya Indolovers ciptaannya Yosi,” lanjut Tassya. Ia pun lebih senang berada di Melbourne karena atmosfer menontonnya masih nyaman. Ramai tapi tidak terlalu penuh sesak.

Very well organised, fun and worth it. Hanya saja mungkin acaranya selesai terlalu malam. Akan lebih baik jika bisa mulai lebih awal, sehingga selesainya pun tidak terlalu larut,” pesannya tentang Soundsekerta tahun ini sembari menutup perbincangan.

selesainya pun tidak terlalu larut,” pesannya tentang Soundsekerta tahun ini sembari menutup perbincangan. 33 33
selesainya pun tidak terlalu larut,” pesannya tentang Soundsekerta tahun ini sembari menutup perbincangan. 33 33
selesainya pun tidak terlalu larut,” pesannya tentang Soundsekerta tahun ini sembari menutup perbincangan. 33 33
selesainya pun tidak terlalu larut,” pesannya tentang Soundsekerta tahun ini sembari menutup perbincangan. 33 33

33 33

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

36 36

info buset

Ya, Halloween merupakan tradisi perayaan yang dilaksanakan pada malam 31 Oktober. Perayaan ini banyak dirayakan
Ya, Halloween merupakan tradisi perayaan yang dilaksanakan pada malam 31 Oktober. Perayaan ini banyak dirayakan oleh
masyarakat Amerika Serikat baik dari kalangan anak-anak hingga dewasa. Halloween disebut-sebut sebagai hari berakhirnya
musim panas yang indah yang dipenuhi dengan berbagai tanamana, dan memulai hidup penuh dengan kegelapan karena
musim dingin yang akan segera tiba. Dimana, musim dingin memiliki konteks yang dipercayai sebagai hari kematian manusia oleh
orang-orang jaman terdahulu.

Diyakini secara luas, bahwa orang Keltik, sebutan bagi sejumlah komunitas di Eropa tengah di masa silam, merayakan Halloween sebagai tanda perayaan para hantu yang datang ke bumi. Hal ini dilakukan dengan cara merusak mayat sehingga memudahkan pendeta Keltik dengan mudah melihat masa depan.

memudahkan pendeta Keltik dengan mudah melihat masa depan. Menariknya, Halloween identik dengan berbagai simbol. Sebut
memudahkan pendeta Keltik dengan mudah melihat masa depan. Menariknya, Halloween identik dengan berbagai simbol. Sebut
memudahkan pendeta Keltik dengan mudah melihat masa depan. Menariknya, Halloween identik dengan berbagai simbol. Sebut
memudahkan pendeta Keltik dengan mudah melihat masa depan. Menariknya, Halloween identik dengan berbagai simbol. Sebut
memudahkan pendeta Keltik dengan mudah melihat masa depan. Menariknya, Halloween identik dengan berbagai simbol. Sebut
memudahkan pendeta Keltik dengan mudah melihat masa depan. Menariknya, Halloween identik dengan berbagai simbol. Sebut

Menariknya, Halloween identik dengan berbagai simbol. Sebut saja seperti labu, kostum, penyihir, warna hitam dan oranye, dan masih banyak lagi. Lalu, apa makna dari semua ini?

dan masih banyak lagi. Lalu, apa makna dari semua ini? Jack O ’ Lantern Pasti Anda

Jack O Lantern

Pasti Anda tahu Halloween akan segera tiba jika diseluruh tempat yang Anda kunjungi terdapat labu yang diukir berbentuk wajah yang menyeramkan. Ya, labu ini sering disebut dengan Jack O’Lantern. Alkisah, petani malas nan cerdas bernama Jack berhasil mengelabui setan dengan salibnya dan membuat setan tersebut berjanji untuk tidak memasukkan Jack ke neraka. Namun, ketika Jack meninggal, Jack tidak boleh masuk surga dikarenakan ia telah banyak berbuat dosa, dan tidak boleh pula memasuki neraka. Akhirnya, ia pun membuat lentera dari lobak besar yang didalamnya terdapat cahaya yang merupakan api yang ia minta dari neraka. Diyakini bahwa sampai sekarang, arwah penasaran Jack masih berkeliling di dunia, untuk mencari tempat peristirahatan terakhirnya, sambil membawa lentera ini.

peristirahatan terakhirnya, sambil membawa lentera ini. Di digunakan untuk menakuti-nakuti roh gentangan yang
peristirahatan terakhirnya, sambil membawa lentera ini. Di digunakan untuk menakuti-nakuti roh gentangan yang

Di

digunakan untuk menakuti-nakuti roh gentangan yang berkeliaran. Umat Keltik beranggapan bahwa dengan menggunakan

masa Keltik, diyaini bahwa kostum

kostum, mereka dapat menipu roh. Makanya, kebanyakan kostum yang dijual pada hari perayaan Halloween adalah kostum yang menyeramkan. Disebut-sebut pula kostum

ini

roh tersebut beranggapan bahwa manusia yang menggunakan kostum tersebut sama dengannya. Alhasil, roh tersebut tidak menganggu ataupun menjadikan manusia yang mengenakan kostum itu sial.

ataupun menjadikan manusia yang mengenakan kostum itu sial. bertujuan untuk mengelabui roh, agar Penyahir selalu diyakni

bertujuan untuk mengelabui roh, agar

Penyahir selalu diyakni sebagai manusia yang memiliki kemampuan yang tidak lazim. Konon, penyihir dipercayai suka menculik anak-anak dan memakannya. Di perayaan Halloween ini, penyihir melambangkan sebuah kekuatan.

dipercayai suka menculik anak-anak dan memakannya. Di perayaan Halloween ini, penyihir melambangkan sebuah kekuatan.

www.buset-online.com

www.buset-online.com

www.buset-online.com www.buset-online.com Di jaman dahulu, Halloween menandakan adanya api unggun yang besar, yang

Di jaman dahulu, Halloween menandakan adanya api unggun yang besar, yang nantinya akan menarik nyamuk, ngengat, dan kelelawar. Sehingga, tak heran bila mereka dahulu menyalakan api unggun, kelelawar dan binatang lainnya akan keluar dan menghiasi pemandangan pada umumnya. Kelompok-kelompok masyarakat tertentu juga beranggapan bahwa selain kelelawar adalah salah satu binatang yang menyeramkan, mereka juga diyakini dapat berkomunikasi dengan orang mati.

mereka juga diyakini dapat berkomunikasi dengan orang mati. Tengkorak atau kerangka manusia diyakini sebagai simbol

Tengkorak atau kerangka manusia diyakini sebagai simbol kematian manusia. Bangsa Keltik terdahulu percaya bahwa tengkorak mewakili akhir bagian dari fisik kehidupan. Selain itu, beberapa bangsa juga mempercayai bahwa kerangka manusia adalah lambang terhadap rasa takut kita terhadap kematian atau adanya bahaya yang dapat mengakibatkan kematian.

atau adanya bahaya yang dapat mengakibatkan kematian. Jika Anda adalah salah satu yang merayakan Halloween, maka

Jika Anda adalah salah satu yang merayakan Halloween, maka Anda akan tidak asing terhadap hiasan laba-laba dan sarangnya yang selalu menghiasi sudut- sudut ruangan pesta Halloween. Diyakini pula bahwa laba-laba yang sedang menenun jaring akan diibaratkan dengan waktu yang berjalan terus atau adanya kemajuan nasib. Kehadiran seekor laba-laba juga identik dengan tempat yang menyeramkan, atau tempat kosong yang sudah lama tidak ditinggali.

Jika Natal selalu identik dengan warna merah dan hijau, maka Halloween identik dengan warna hitam dan oranye. Mengapa begitu? Warna oranye menunjukkan musim gugur, dan hitam melambangkan musim dingin yang akan segera tiba.

dan hitam melambangkan musim dingin yang akan segera tiba. Bagi Anda pecinta kucing, mungkin akan sangat
dan hitam melambangkan musim dingin yang akan segera tiba. Bagi Anda pecinta kucing, mungkin akan sangat

Bagi Anda pecinta kucing, mungkin akan sangat tidak akan setuju mengenai konsep ini. Agama Keltik kuno meyakini bahwa kucing merupakan reinkarnasi roh manusia. Kucing diyakini pula mampu melihat masa depan. Jika dilihat pada acara serial televisi anak-anak, seringkali penyihir selalu tidak bisa dipisahkan dengan kucing. Hal itu dikarenakan, umat terdahulu menganggap bahwa kucing-kucing hitam tersebut adalah jelmaan para penyihir.

Alifia

itu dikarenakan, umat terdahulu menganggap bahwa kucing-kucing hitam tersebut adalah jelmaan para penyihir. Alifia 37 37
itu dikarenakan, umat terdahulu menganggap bahwa kucing-kucing hitam tersebut adalah jelmaan para penyihir. Alifia 37 37

37 37

www.buset-online.com

buset life – feng shui
buset life – feng shui

Orang “Barat” atau “Timur”?

buset life – feng shui Orang “Barat” atau “Timur”? Tanya: Hi Pak Suhana, saya tertarik dengan

Tanya:

Hi Pak Suhana, saya tertarik dengan artikel-artikel yang Anda tulis dan menjadi penasaran dengan aplikasi hongshui dalam kehidupan sehari-hari.

Saya pernah berkonsultasi dengan teman yang kebetulan mengerti hongshui. Menurut mereka, saya termasuk orang “barat” dan kebetulan saat ini saya tinggal di rumah yang menghadap utara. Karena hal itu plus beberapa unsur lain, saya dianjurkan untuk pindah, jika tidak maka akan semakin menurun kualitas hidup dan karir saya.

Pertanyaan saya, jikalau orang terlanjur di situasi seperti ini, bukankah kemampuan untuk pindah ke rumah yang lebih ideal akan menjadi semakin sulit sehingga seakan- akan ia masuk ke dalam lingkaran setan dan semakin lama akan semakin sulit untuk keluar dari situasi ini? Lalu apakah pindah rumah menjadi satu-satunya solusi ataukah unsur tian dan ren dapat mengatasi unsur bumi ini? Terimakasih.

Jawab:

Terimakasih atas pertanyaannya, salam kenal. Terimakasih pula sudah membaca tulisan-tulisan saya, semoga dapat menambah wawasan. Saya coba sharing sekaligus menjawab hal-hal yang Anda tanya.

Pertama-tama, Anda bilang sudah konsultasi ke teman yang mengerti feng shui. Harus jelas dulu, teman kamu itu benar-benar menguasai feng shui atau sekedar hobi? Bahkan kalau benar mengerti feng shui, harus jelas pula apakah betul-betul menguasai pengetahuan feng shui atau mengandalkan kemampuan paranormal? Tentu tidak ada yang salah dengan punya indera keenam atau talenta lainnya. Tetapi kenyataannya cukup banyak orang yang sebenarnya lebih jago keparanormalannya ketimbang pengetahuan feng shui-nya. Ini yang selalu jadi sumber kerancuan, sehingga persepsi feng shui jadi kacau. Tidak jelas lagi mana yang feng shui dan yang non feng shui.

Sekedar hobi dan kuasai teori-teori feng shui juga bukan tanpa masalah. Karena kenyataan dan kondisi sebenarnya di lapangan kebanyakan beda dan bervariasi dari yang di teori. Bak dua penjahit dengan ilmu/teori yang sama baiknya, namun yang

satu rutin menjahit dan menerima jahitan dan yang satunya hanya sesekali menjahit. Tentu “kemampuan” keduanya menjadi berbeda.

Kedua, mengenai metode analisa yang membagi orang menjadi kelompok orang Barat atau Timur. Sepengetahuan dan berdasarkan pengalaman saya, cara ini ada loopholenya karena hanya memperhatikan tahun kelahiran orang. Sedangkan kita tahu bahwa jam lahir bukan hanya komponen tahun saja. Bagaimana dengan jam, tanggal, dan bulan lahir? Apa boleh diabaikan saja?

Terlalu naïf dan menggampangkan, hanya analisa tahun lahir lantas menyimpulkan arah-arah baik dan buruk seseorang. Kalau begitu semua yang lahir tahun 1980 nasibnya sama? Jadi metode yang dipakai juga harus masuk akal. Kalau tidak, maka hasil analisanya juga patut dipertanyakan ke akuratannya.

Ketiga, mengenai anjuran, atau “vonis” buat pindah rumah. Sudah terlalu sering kita dengar atau baca, dimana klien diminta pindah. Tentu sangat tidak enak, umumnya bila orang lagi ada problem. Diminta pindah pasti menciptakan problem baru/ tambahan. Dengan begitu si konsultan feng shui alih-alih jadi problem solver, malah jadi new problem.

Selama dekade menangani kasus, hanya satu atau dua yang memang lokasi dan bangunannya jelek. Mau tak mau memang sebaiknya pindah. Tapi kalau kondisi keuangan tidak memungkinkan, bukan sertamerta harus langsung pindah. Tugas si konsultan untuk memikirkan solusi meminimalkan masalah. Mayoritas, semua permasalahan feng shui ada jalan keluar untuk dinetralisir atau diminimalkan. Tergantung seberapa dalam penguasaan ilmu feng shui dan ‘jam terbang’ si praktisi. Tergantung pula seberapa “rajin” si praktisi memutar otak pikirin caranya. Semakin “malas”, semakin minim ilmu dan pengalaman maka akan semakin mudah dan enteng meminta/menvonis klien untuk pindah rumah, untuk bongkar sana sini.

Keempat, last but not least, jangan percaya kalau ada yang bilang feng shui adalah satu-satunya faktor yang mempengaruhi hidup. Ini non sense! Bagaimana usaha kita, bagaimana faktor Langit atau yang populer dibilang “nasib”, tentu ikut berperan dan mempengaruhi perjalanan hidup kita. Dengan demikian, yang lebih tepat dibilang ialah feng shui sebagai salah satu faktor utama yang penting dalam menentukan baik buruknya kehidupan kita. Jadi jangan menganggap remeh, karena tanpa dukungan feng shui yang baik, maka kehidupan akan semakin banyak masalahnya.

Saya harap komentar dan informasinya cukup jelas dan membantu. Terimakasih.

Suhana Lim Certified Feng Shui Practitioner www.suhanalimfengshui.com 0422 212 567 / suhanalim@gmail.com

Suhana Lim Certified Feng Shui Practitioner www.suhanalimfengshui.com 0422 212 567 / suhanalim@gmail.com 39

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

buset ngeliput
buset ngeliput
IBC AJARKAN SENI NETWORKING
IBC AJARKAN SENI
NETWORKING

40

OCTOBER 2017 buset ngeliput IBC AJARKAN SENI NETWORKING 40 Pelatihan dipandu oleh Emmanuel Setyawan dari Accolade
Pelatihan dipandu oleh Emmanuel Setyawan dari Accolade Coaching
Pelatihan dipandu oleh Emmanuel Setyawan dari Accolade Coaching

I ndonesia Business Centre (IBC) memarakkan awal musim semi dengan sebuah workshop bertemakan Networking Success. Kegiatan networking memiliki banyak sekali manfaat. Kerapkali aktifitas ini digunakan untuk memperluas jaringan pertemanan, mencari pekerjaan, mencari peluang untuk berbisnis, dan masih banyak lainnya. Nah, kebayang kan pentingnya networking itu? IBC mengadakan pelatihan tersebut karena menyadari pentingnya kemampuan untuk networking, yang bisa diakui, tidak selalu dimiliki oleh semua orang secara alami.

tidak perlu diragukan lagi. Pembawaannya yang santai namun tetap profesional mampu mengundang para hadirin untuk berkonsentrasi penuh selama workshop. Acara ini bukan semata-mata hanya sebuah presentasi, tentunya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, jumlah peserta memang dibatasi dan hal tersebut menghasilkan sebuah dinamika interaktif selama workshop berlangsung. Tak ayal, terbukti bahwa dalam kelompok yang kecil, mereka yang hadir pun dengan leluasa dapat berpendapat, membagikan pengalaman pribadi dan saling bertukar pikiran.

Aula yang sangat nyaman dan lapang di gedung The Guilfoyle, South Melbourne menjadi tempat terselenggaranya workshop IBC kali ini. Hanya terdapat 18 orang peserta workshop, namun memang hal tersebut sesuai seperti yang direncanakan. Di antara yang hadir, terlihat Konsul Ekonomi Zaenal Arifin dan Konsul Muda Ekonomi Banga Malewa sebagai perwakilan dari KJRI Melbourne. Para peserta yang hadir sudah sibuk memperkenalkan diri satu dengan lainnya bahkan semenjak awal acara. Dikutip langsung dari Presiden IBC Angela Ang, “kami sengaja membatasi jumlah peserta untuk workshop ini. Tujuannya adalah agar yang hadir bisa berkesempatan untuk langsung mempraktekkan ilmu networking yang diajarkan. Juga untuk memastikan agar para peserta memperoleh hasil yang maksimal dari workshop kami.”

Dibawakan oleh Emmanuel Setyawan dari Accolade Coaching, kualitas materi yang disajikan pastinya

Networking workshop ini mengulas berbagai poin penting yang baiknya diberikan perhatian secara khusus oleh kita semua. Dimulai dari cara memilih networking events yang cocok dengan keperluan masing-masing, ada juga tips dan trik untuk mempersiapkan diri sebelum menghadiri acara-acara tersebut, hingga apa saja sih yang perlu dilakukan pada saat dan juga setelah acara (follow up). Semuanya itu dibahas Emmanuel dengan efisien dalam waktu yang terbatas. Tidak hanya itu saja, selama workshop berlangsung, ia juga mengajak satu per satu peserta yang hadir untuk mempraktekkan di tempat berbagai tips yang telah ia sampaikan. Sebagai penulis saya pun merasa beruntung menghadiri workshop ini, karena memang banyak faedahnya. Hal yang paling mengena buat saya adalah perihal handshake. Mungkin hal ini terkesan sangat sederhana, tapi berdasarkan pengalaman saya sendiri, banyak orang di luar sana yang kurang mengerti pentingnya berjabat tangan yang baik. Tidak terlalu lemah, namun tidak terlalu kasar. Jabat tangan yang baik itu bagaikan sebuah seni, dan berperan penting untuk kesan pertama (first impression) yang kita berikan pada lawan bicara kita.

impression ) yang kita berikan pada lawan bicara kita. Yumna, Mahasiswi Monash University I think the
impression ) yang kita berikan pada lawan bicara kita. Yumna, Mahasiswi Monash University I think the
impression ) yang kita berikan pada lawan bicara kita. Yumna, Mahasiswi Monash University I think the
impression ) yang kita berikan pada lawan bicara kita. Yumna, Mahasiswi Monash University I think the

Yumna, Mahasiswi Monash University

I think the workshop was

really informative, especially as a student who is trying to get out there and not really knowing how to approach people. I actually feel really

nervous approaching people for the first time. But after I start talking to people, the nervousness really goes away.

I also learnt a lot about the

body language from the workshop just now. About the different positions people assume when they are talking in groups; such as the open, transition and closed positions, because the last thing I want is to be disrespectful or interrupting in any way. And it is good to know what to look for [at networking events].

Banga Malewa, Konsul Muda Ekonomi KJRI Melbourne

Networking Sucess Seminar yang dilaksanakan IBC sangat bermanfaat untuk pengembangan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai strategi profesional dalam melaksanakan networking yang berhasil guna. Event ini juga penting sebagai ajang sharing pengalaman dan pengetahuan mengenai berbagai organisasi networking yang ada di Australia.

berbagai organisasi networking yang ada di Australia. Elicy Lay, Staff RMIT University The workshop was really
berbagai organisasi networking yang ada di Australia. Elicy Lay, Staff RMIT University The workshop was really

Elicy Lay, Staff RMIT University

The workshop was really good and useful. I came in not knowing what to expect but was amazed on how much the interactive workshop have thought me and the networks that I gained at the end of the session. I would definitely attend similar workshop like this again in the future.

Ditutup dengan makan siang bersama, networking workshop oleh IBC ini berlangsung dengan sangat lancar. Tanpa ragu, banyak dari peserta pun langsung mempraktekkan kemampuan networking yang baru saja mereka peroleh, bahkan sembari menyantap hidangan yang tersedia. Indonesia Business Centre sudah selayaknya merasa bangga, selain acara berjalan dengan sukses tanpa halangan berarti, para pesertanya pun memperoleh pelajaran yang sangat berharga.

Ishie

MULTIPLE DECEPTIONS – PRAHRAN / MALVERN / HAWTHORN Police are searching for a man who
MULTIPLE DECEPTIONS – PRAHRAN / MALVERN / HAWTHORN Police are searching for a man who
MULTIPLE DECEPTIONS –
PRAHRAN / MALVERN /
HAWTHORN
Police are searching for a
man who allegedly used a
stolen credit card to make
several fraudulent transactions
in the Prahran, Malvern
and Hawthorn areas on
Wednesday, 18 January 2017.
It is unknown how the man
obtained the stolen credit
card, however used it to make
withdrawals at several ATMs.
Furthermore, he attended a
jewellery store on Chapel Street and purchased a gold necklace with the card. It
is believed that the approximate value of the deceptions was $24,000.
Police have released CCTV images of a man whom they believe may be able to
assist in their inquiries. He is perceived to be Caucasian in appearance, in his 40s,
with a medium build and short brown hair. He was wearing an orange hi-visibility
tradesman polo shirt, jeans, and a Collingwood cap.
(Reference number: CSV2160)
THEFT – KNOX Police are searching for a man who allegedly stole money from a
THEFT – KNOX
Police are searching for
a man who allegedly
stole money from a
vending machine in
Knox on Friday, 5 May
2017. The man attended
the Burwood Highway
shopping complex in the
early afternoon where
he gained entry into a
vending machine before
stealing cash from inside.
It is alleged the men
may have committed
other similar thefts at a
Cheltenham and Narre
Warren shopping complex.
Police have released CCTV images of a man whom they believe may be able to
assist in their inquiries. The man is perceived to be Caucasian in appearance and
in his 30’s. He was wearing an orange Coca-Cola high visibility vest however is
not believed to be a Coca-Cola employee or contractor.
(Reference number: CSV2231)
ROBBERY – IVANHOE Police are searching for a man who allegedly robbed three other men
ROBBERY –
IVANHOE
Police are
searching for
a man who
allegedly
robbed three
other men in
Ivanhoe on
Monday, 10
July 2017. It
is believed
the alleged
offender
approached
the three men
at a park near
Ford Street
at around
11:45pm and threatened them before demanding
they hand over cash and their mobile phones. The
three men handed over their valuables before the
man fled on foot down Ford Street.
Police have released a Face Fit image of a man
whom they believe may be able to assist in their
inquiries. The man is perceived to be Caucasian
in appearance, 180cm tall, has a thin build, clean
shaven with facial acne and has a tattoo on the left
side of his neck.
(Reference number: CSV2345)
ASSAULT – KEW Police are searching for a man who was allegedly involved in an
ASSAULT – KEW
Police are searching for a
man who was allegedly
involved in an assault at a
licensed venue in Kew on
Wednesday 31 May 2017.
At around 8.30pm a
verbal altercation took
place between the
unknown man and the
victim, the man then
proceeded to hit the
victim in the face with a
glass.
Security removed the
man from the venue,
and he was last seen on
High St Kew. The victim
sustained a laceration to
his face as a result of the
incident.
Police have released a
CCTV image of a man
whom they believe
may be able to assist in
their inquiries. The man is described as being aged
approximately 30 years old, 170cm tall, with short
dark hair and slight facial hair.
(Reference number: CSV 2310)
THEFT – WANTIRNA SOUTH Police are searching for a man who was involved in an
THEFT – WANTIRNA
SOUTH
Police are searching
for a man who was
involved in an alleged
theft in Wantirna
South on Friday, 23
June 2017. The man
went into a jewellery
store located in a
Burwood Highway
shopping centre
at approximately
8.00pm. He started
acting suspiciously,
entering and exiting
the store several
times. The man then
asked staff to try on a necklace, he proceeded to
run out of the store immediately after putting it on.
The necklace was worth approximately $7000. The
man exited the shopping centre and left in a white
vehicle.
Police have released CCTV images of a man
whom they believe may be able to assist in their
inquiries. The man is perceived to be Caucasian in
appearance, aged in his late 20’s or early 30s, with
dark hair. He was wearing a black hooded jumper,
black track pants, a black cap and white runners.
(Reference number: CSV 2360)
a black cap and white runners. (Reference number: CSV 2360) Dao Thi VU DATE OF BIRTH:

Dao Thi VU

DATE OF BIRTH:

14 March 1974

HEIGHT:

150cm

BUILD:

Slim

EYES:

Black

HAIR:

Black

COMPLEXION: Olive

Dao Thi VU is wanted by police in relation to an alleged theft that occurred in Box Hill on 14 September last year. A warrant has been issued for the arrest of the 43-year-old. VU is known to frequent the Box Hill and Springvale areas.

VU is known to frequent the Box Hill and Springvale areas. (Reference number: WTD1186) Krista-Lee ROWE

(Reference number: WTD1186)

Krista-Lee ROWE

DATE OF BIRTH:

25 October 1972

HEIGHT:

165cm

BUILD:

Thin

EYES:

Brown

HAIR:

Brown

COMPLEXION: Fair

Thin EYES: Brown HAIR: Brown COMPLEXION: Fair Krista-Lee ROWE failed to appear at the Melbourne

Krista-Lee ROWE failed to appear at the Melbourne Magistrates’ court on 5 June 2017 for numerous alleged offences including theft, criminal damage and contravening an intervention order. Six warrants have been issued for the arrest of the 44-year-old. ROWE is known to frequent the Malvern and Prahran areas.

(Reference number: WTD1242)

info buset
info buset
info buset

info buset

info buset

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

VOL. 13-148 OCTOBER 2017 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017 Halloween bukan satu-satunya perayaan yang dibuat untuk

Halloween bukan satu-satunya perayaan yang dibuat untuk memperingati orang-orang yang sudah meninggal, kematian, arwah hingga hantu. Banyak negara yang memiliki tradisi unik, tidak selalu menyeramkan dan begitu meriah.

Siapa yang tidak tahu tentang Halloween? Meski tidak merayakan, Halloween sudah menjadi produk budaya yang mengglobal. Lengkap dengan pesta kostum, lentera labu, hingga berburu permen dan cokelat. Nah, tapi ada baiknya kita juga mengenal beberapa festival mirip Halloween yang digelar di beberapa negara.

42 42

El Dia De Los Muertos (Meksiko) Sudahkah menonton film James Bond yang berjudul Spectre atau
El Dia De Los Muertos
(Meksiko)
Sudahkah menonton film James
Bond yang berjudul Spectre atau
film animasi The Book of Life? Dua
film ini memperlihatkan perayaan
untuk menghormati mereka yang
telah meninggal dan Dewi Kematian
(Mictecacihuatl). Festival ini hampir
sama dengan Halloween karena konon datang dari tradisi yang sama
hanya saja dipengaruhi pula oleh kebudayaan suku Aztec. Festival ini
digelar tiap tanggal 1 November (dikenal dengan sebutan All Saints Day)
dan 2 November (dikenal dengan istilah All Souls Day). Biasanya orang-
orang akan berbondong-bondong membersihkan dan menghias kuburan
anggota keluarga mereka. Pada saat perayaan ini berlangsung biasanya
penuh dengan warna-warni terang dan hiasan berupa tengkorak.
Rupanya tengkorak menjadi simbol antara kematian dan hidup kembali.
Salah satu area terbaik untuk menyaksikan perayaan ini ada di Mixquic, di
barat daya Mexico City.
Malam Satu Suro
(Jawa Tengah,
Indonesia)
Apabila malam
pergantian tahun
identik dengan
kembang api, pesta
dan kemeriahan lainnya, berbeda dengan malam satu suro (1 Muharram)
yang dipercaya sebagai malam penuh kekuatan magis - malam keramat.
Masyarakat Jawa biasanya melakukan ritual membersihkan keris, bertapa
tidak tidur semalam, dan berdoa sambil berintrospeksi. Di Surakarta
diadakan acara ritual Kirab Kebo Bule, yakni diaraknya sekawanan kerbau
keramat. Dalam kirab ini, orang-orang biasanya akan berebut menyentuh
tubuh kebo bule, termasuk kotorannya yang dianggap berkah. Sedangkan
di Yogyakarta setiap malam satu suro digelar acara mengarak benda
pusaka mengelilingi benteng keraton (Mubeng Benteng) namun tidak
diperkenankan berbicara.
Festival Obon (Jepang) Berdasarkan penanggalan tradisional, Obon dirayakan pada bulan ketujuh kalender bulan, sekitar
Festival Obon (Jepang)
Berdasarkan penanggalan tradisional, Obon dirayakan pada bulan
ketujuh kalender bulan, sekitar hari ke-15. Saat ini dirayakan tiap
15 Agustus dengan kemeriahan festival yang berlangsung dari 13
hingga 16 Agustus. Menyalakan dan menghanyutkan lampion kertas
serta menyalakan api unggun menjadi agenda wajib. Api yang
menyala dipercaya dapat
menuntun kembali para
arwah untuk kembali ke
dunia mereka. Mengingat
pada masa-masa
tersebut, arwah kerabat
atau keluarga datang
mengunjungi keluarga
yang masih hidup. Kyoto
menjadi salah satu kota
yang paling populer
dikunjungi saat festival ini
berlangsung.
Chuseok (Korea)
Di antara bulan September atau Oktober, warga Korea (baik Utara dan
Selatan) merayakan hari libur nasional Chuseok. Perayaan ini digelar
untuk berterima kasih pada leluhur yang telah meninggal. Biasanya
orang-orang akan kembali ke kampung halamannya dan berkumpul
bersama keluarga sembari makan besar. Sama seperti tradisi El Dia De Los
Muertos di Meksiko, kegiatan wajib yang dilakukan adalah mengunjungi
dan membersihkan
makam para leluhur.
Malam harinya, diadakan
berbagai lomba tradisional
dan tari-tarian. Untuk
merasakan sensasi
merayakan Chuseok
dengan nuansa tradisional,
datanglah ke desa-desa
kuno seperti Namsangol
Hanok Village dan Korean
Folk Village.
Festival Hantu Lapar (Tiongkok) Dirayakan di seluruh Tiongkok selama satu bulan penuh (sekitar bulan Juli
Festival
Hantu Lapar
(Tiongkok)
Dirayakan di
seluruh Tiongkok
selama satu
bulan penuh (sekitar bulan Juli atau Agustus). Pada periode ini dipercaya
bahwa gerbang yang memisahkan alam baka dan dunia yang hidup
terbuka. Namun di saat ini pula roh-roh jahat berkeliaran. Maka orang-
orang membuat persembahan berupa makanan untuk menenangkan
para hantu jahat serta uang kertas palsu untuk bekal bagi para leluhur.
Menariknya pada masa-masa tersebut ada hal-hal tabu yang tidak boleh
dilakukan, di antaranya tidak boleh berjalan di malam hari, berenang,
memulai bisnis, menikah, memakai baju merah, memungut uang yang
terjatuh, bersiul dan merayakan ulangtahun di malam hari.
Pitru Paksha
(India)
Pitru paksha atau
yang berarti dua
minggu para leluhur
merupakan sebuah
periode selama 16
hari dalam kalender
Hindu dimana
mereka harus
mendoakan leluhur mereka sambil memberi persembahan makanan.
Biasanya mereka mandi di kolam atau sungai yang dianggap suci pada
siang hari. Dilanjutkan dengan berdoa dan pemberian hidangan khusus
bagi leluhur yang ditaruh di rumah atau di jalan. Masyarakat India percaya
apabila roh leluhur terkesan dengan persembahan mereka, maka selama
satu tahun ke depan mereka akan diberkahi kemakmuran dan kesehatan.
Deste
Berbagai sumber
diberkahi kemakmuran dan kesehatan. Deste Berbagai sumber buset ngeliput MINIMAL 8 KARAKTER Baru-baru ini sebuah
diberkahi kemakmuran dan kesehatan. Deste Berbagai sumber buset ngeliput MINIMAL 8 KARAKTER Baru-baru ini sebuah
diberkahi kemakmuran dan kesehatan. Deste Berbagai sumber buset ngeliput MINIMAL 8 KARAKTER Baru-baru ini sebuah
diberkahi kemakmuran dan kesehatan. Deste Berbagai sumber buset ngeliput MINIMAL 8 KARAKTER Baru-baru ini sebuah
diberkahi kemakmuran dan kesehatan. Deste Berbagai sumber buset ngeliput MINIMAL 8 KARAKTER Baru-baru ini sebuah
diberkahi kemakmuran dan kesehatan. Deste Berbagai sumber buset ngeliput MINIMAL 8 KARAKTER Baru-baru ini sebuah
diberkahi kemakmuran dan kesehatan. Deste Berbagai sumber buset ngeliput MINIMAL 8 KARAKTER Baru-baru ini sebuah
diberkahi kemakmuran dan kesehatan. Deste Berbagai sumber buset ngeliput MINIMAL 8 KARAKTER Baru-baru ini sebuah

buset ngeliput

MINIMAL 8 KARAKTER Baru-baru ini sebuah perusahaan mengaudit password pada semua komputer, ditemukan seorang karyawan
MINIMAL 8 KARAKTER
Baru-baru ini sebuah perusahaan mengaudit password pada semua komputer,
ditemukan seorang karyawan menggunakan password berikut:
“SpidermanBatmanIronmanHulkMikiMiniDonalGufi”
Ketika ditanya mengapa ia menggunakan password yang amat panjang itu,
dia menjawab “lho, kan perintah dari bagian IT, password minimal harus 8
karakter?”

TENSION

 

HEADACHE

R E M E D I A L T H E R A P Y

SERVIS: OIL RELAXATION, DEEP TISSUE MASSAGE, TRIGGER POINTS RELEASE, FEET REFLEXOLOGY, CUPPING, HOT STONE &
SERVIS:
OIL RELAXATION,
DEEP TISSUE MASSAGE,
TRIGGER POINTS RELEASE,
FEET REFLEXOLOGY,
CUPPING, HOT STONE &
INFRARED THERAPY

WRY NECK

FROZEN

SHOULDER

by

LOWER

BACK PAIN

SUNU

SPORTS

Dipl. of Remedial Massage, Member of ANTA

INJURIES

STRESS

Hubungi / SMS : 0434 417 999 or 0413 461 770 Service by Appointment (bisa datang ke rumah anda)

ETC

43 www.buset-online.com
43
www.buset-online.com

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

properti buset

KisahPahit Manis IvanTandyo

Pengusaha Properti Indonesia Sukses di Australia

S iapa sangka dibalik kesuksesan dari Ivan Tandyo, co-founder Xynergy Realty, salah satu agen properti yang tengah berkembang di Melbourne, adalah cerita masa lalunya saat merintis bisnis pertamanya di industri kuliner sebagai seorang pemilik restoran.

Xynergy Realty yang saat ini mengoperasikan tujuh kantor cabang di Australia dan Indonesia, serta me-manage hampir 2,000 properti di Melbourne sendiri, berada jauh dari impian seorang Ivan yang masih berumur 20 tahun saat itu.

Meskipun usaha pertamanya untuk mengelola bisnis di industri kuliner beberapa kali mengalami likuidasi dan kebangkrutan, tak disangka hal-hal tersebut ternyata membantu Ivan untuk mengembangkan dirinya menjadi seorang pengusaha yang handal dan berpengetahuan saat ini.

“Perjalanan masa kebangkrutan restoran-restoran milik saya dulu merupakan bagian kritis dari proses pembelajaran diri and pelatihan kepiawan berbisnis saya sebagai seorang pengusaha pada saat ini.”

Di masa mudanya, Ivan mengakui bahwa dirinya masih naif dan terlalu agresif untuk

mengembangkan bisnis. Namun sangat disayangkan, hal

ini justru mengantar Ivan kepada hutang yang terus

menumpuk hingga saat dia membuka restoran

keduanya di Melbourne Central.

“Saat itu saya masih muda dan tidak sabar untuk segera mengembangkan bisnis saya dalam waktu yang singkat. Tanpa disadari saya menjalankan bisnis restoran-restoran tersebut tanpa memfokuskan diri terhadap proses operasional itu sendiri dan lebih mementingkan hasil.”

Dalam waktu singkat, usaha milik Ivan perlahan memasuki masa pelik, ia bahkan ingat pada suatu hari properti manajer restorannya dengan berat hati mengatakan bahwa Ivan harus menutup usahanya. Sembari tak percaya, Ivan akhirnya tak kuat menahan isak di hadapan properti manajer tersebut, yang kemudian hanya ditanggapi dengan respon “beginilah bisnis.”

“Bisnis saya akhirnya dinyatakan bankrut, saya kehilangan banyak uang dan memiliki hutang disana sini.” Untuk membantu membangun karir dan hidupnya, Ivan menjual bisnisnya

ke sebuah manajemen rumah makan

Jepang. Sebagian hasil dari penjualan tersebut dipakai oleh Ivan untuk membayar hutang-hutangnya, dan perjuangan ini memakan waktu sebanyak dua tahun lamanya.

“Meskipun perjalannya amat sangat susah dan penuh tekanan, melihat kembali saat- saat itu, saya sekarang merasa senang dan bersyukur saya dapat melewati masa-masa tersebut. Saya belajar banyak hal.”

“Segala hal yang Anda jalani itu berjalan seiringan dengan besar kecilnya kapasitas seorang individu. Bila Anda menginginkan untuk mengembangkan perusahaan, Anda juga harus mampu mengembangkan kapasitas Anda. Pola pikir yang lebih tajam, mentalitas yang lebih matang, serta keterampilan dan pengertian akan menjalankan sebuah usaha yang lebih dalam sangatlah diperlukan,” ujarnya.

Ivan pada akhirnya menyadari bahwa untuk menjalankan bisnis selanjutnya, ia harus memiliki lebih dari sekedar inisiatif

kreatif, tetapi juga tekat kepemimpinan, serta keterampilan dan komitment untuk mengimplementasikan ide-ide tersebut.

Suatu ketika, 10 tahun yang lalu Ivan menyadari adanya ruang bagi para investor dari Asia di industri properti Australia. Namun saat itu tidaklah mudah untuk menjalankan inisiatif ini dikarenakan belum banyak orang yang menjalankan model bisnis seperti ini. Ivan bercita-cita untuk memfasilitasi proses investasi dari investor asing yang berbeda dengan lainnya. Proses yang diinginkan oleh Ivan haruslah mudah bagi para investor tersebut, dimana mereka tidak perlu khawatir atas perkara apappun. Hal ini termasuk dalam transaksi jual beli, maupun merawat investasi properti tersebut.

Untuk meraih kesempatan ini, Ivan bermitra dengan Bruce Oliver. Bersama mereka mendirikan Xynergy Realty, hanya bermodalkan $15,000. “Biasanya sebuah bisnis membutuhkan beberapa ratus ribu dolar, dan kami tidak memiliki itu. Namun sesungguhnya keterbasan ini membantu mendorong kreatifitas kami untuk menghasilkan ide-ide berbisnis yang lebih efisien,” kata Ivan.

Ia mengatakan bahwa aset manajemen Xynergy Realty saat ini sudah hampir mendekati satu milyar dolar secara keseluruhan.

Pengalaman Ivan mengajari kita bahwa modal atau kapital tidak mendasari tingkat kesuksesan Anda. Kemudian, kegagalan sekali lagi dapat dibuktikan sebagai pangkal kesuksesan.

Alain Warisadi, CEA (REIV), CA (MFAA), TAA, CIT (M), CPS (RE), Dipl FMBM, B. Ec (Fin) Property Writer/ Property Consultant Finance Consultant (Mortgage Broker) Licensed Estate Agent Harvard University Scholar (e.) a.warisadi@xynergy.com.au a.warisadi@xynergy.com.au

Tanya Tjahjosarwono, B.Bus (MKT), M. ADV MKT. Co-property Writer Marketing Communications Officer (e.) tanya.tj@xynergy.com.au Marketing Communications Officer (e.) tanya.tj@xynergy.com.au

Berikut adalah tiga tips andalan Ivan bagi Anda yang tengah memikirkan untuk memulai sebuah bisnis:

Carilah Mitra Bisnis Memiliki seorang mitra bisnis adalah satu keuntungan yang besar, mereka dapat melengkapi kelemahan dan senantiasa mendukung jalannya usaha tersebut.

Selalu Belajar dari Kesalahan Kesalahan itu layak terjadi namun patut dipelajari. Jangan mengabaikan apa yang telah terjadi di masa lalu, biarlah itu menjadi pengalaman berharga yang akan terus mengingatkan Anda untuk mencegah hal yang sama terulang lagi. Gunakan kesalahan tersebut sebagai panduan untuk memperbaiki praktik perusahaan dan kinerja masa depan.

Jangan Mengembangkan Bisnis Anda Terlalu Cepat Cobalah untuk menghindari kompetisi yang berlebihan. Saat mendirikan usaha yang baru, Anda harus memastikan bahwa fondasi usaha Anda berdiri sekuat mungkin. Proses pembentukan dan perbaikan model usaha Anda layak mendapatkan perhatian dan waktu yang maksimal sebelum bergegas ke tahap selanjutnya.

www.buset-online.com

www.buset-online.com

info buset

Biaya

Pendidikan

Terkait

Pekerjaan

Pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai biaya pendidikan yang berhubungan dengan pekerjaan, serta bagaimana cara yang benar untuk mengklaimnya sebagai pegurang (deduction) penghasilan kena pajak dilaporan pajak tahunan (Tax Return).

Biaya pendidikan terkait pekerjaan merupakan biaya yang dikeluarkan seseorang dalam melakukan suatu studi/kursus yang berhubungan dengan pekerjaan orang tersebut untuk memperoleh kualifikasi formal baik dari sekolah, perguruan tinggi, universitas atau tempat pendidikan lainnya.

Namun demikian biaya ini tidak dapat diklaim sebagai deduction apabila studi / kursus yang dilakukan tidak memiliki hubungan dengan pekerjaan yang Anda lakukan saat ini.

Selain itu studi/kursus yang dilakukan haruslah:

dapat meningkatkan keterampilan khusus atau pengetahuan yang Anda butuhkan dalam pekerjaan Anda saat ini

dapat menghasilkan, atau memungkinkan terjadinya peningkatan pendapatan Anda dari pekerjaan yang dilakukan saat ini

merupakan peningkatan jenjang pendidikan untuk pekerjaan saat ini, misalnya dari gelar Sarjana menjadi gelar Pasca Sarjana (Master).

Sebagai contoh :

Ana merupakan seorang perancang interior di perusahan X, namun Ana baru saja mendaftar untuk kursus bookkeeping sebab Ana ingin memiliki kemampuan dasar mengenai pembukuan. Dikarenakan pekerjaan Ana saat ini tidak berhubungan dengan studi yang dilakukan, maka semua biaya pendidikan yang Ana bayarkan tidak dapat diklaim sebagai pengurang pada perhitungan tax return Ana.

Di bawah ini merupakan beberapa work related self education expenses yang dapat diklaim serta tidak dapat diklaim:

Biaya yang dapat diklaim:

Namun demikian, Anda juga mungkin memiliki jenis biaya lainnya (beberapa di antaranya tidak diperbolehkan sebagai pengurang penghasilan kena pajak) tetapi biaya-biaya tersebut dapat dijadikan penghapus (offset) untuk $250.

Kategori Biaya

A:

Uang sekolah, buku teks, alat tulis, biaya angkutan umum, biaya mobil yang

B:

dihitung dengan menggunakan metode logbook Penurunan nilai (penyusutan) seperti komputer, meja kerja

C:

Biaya perbaikan untuk aset yang digunakan untuk keperluan studi

D:

Biaya mobil menggunakan metode cents per kilometer. Anda tidak dapat

E:

mengklaim biaya mobil berdasarkan kategori ini jika Anda telah mengklaimnya berdasarkan kategori B atau C. Biaya yang Anda keluarkan tapi tidak dapat digunakan sebagai pengurang, misalnya:

o

Biaya penitipan anak (child care) yang dilakukan karena orang tua harus menghadiri kuliah atau kegiatan pendidikan lainnya, atau

o

Biaya atas pembelian barang yang diperoleh atau digunakan untuk tujuan pendidikan diri, misalnya komputer atau meja belajar.

Pada saat mengklaim untuk work related self education expenses hal-hal berikut ini perlu diingat:

Anda hanya dapat mengklaim secara proporsional untuk biaya perbaikan atau penyusutan yang ada. Dimana Anda hanya dapat mengklaim porsi yang Anda gunakan untuk belajar saja. Sebagai contoh, jika Anda menggunakan komputer 40% untuk belajar dan 60% untuk keperluan pribadi, sebagai hasilnya Anda hanya dapat mengklaim 40% atas biaya perbaikan atau penyusutan atas komputer tersebut.

Anda perlu untuk menyimpan bukti pembayaran atau catatan lainnya jika klaim yang Anda lakukan melebihi jumlah $300.

Jika memenuhi syarat, Anda dapat mengklaim biaya-biaya berikut sebagai pengurang penghasilan kena pajak:

- biaya kursus dan kuliah (FEE-HELP, VET FEE-HELP dan OS-HELP)

- buku-buku pelajaran

- alat tulis dan/atau fotokopi

- biaya perbaikan komputer yang Anda gunakan untuk belajar

- bunga atas pinjaman untuk membeli komputer

- biaya penyusustan dari komputer yang Anda gunakan untuk belajar

- biaya layanan & organisasi siswa

- biaya-biaya lainnya

Biaya yang tidak dapat diklaim:

- biaya kuliah/kursus (HECS-HELP)

- cicilan pembayaran dari skema pinjaman di bawah ini:

o

HECS-HELP

o

FEE-HELP

o

OS-HELP

o

VET FEE-HELP

o

SA-HELP

o

SFSS

o

Trade Support Loans program (TSL)

o

Student Start-up Loan (SSL)

o

ABSTUDY Student Start-up Loan (ABSTUDY SSL).

Biaya $250 pertama tidak dapat diklaim

Sebagai tambahan informasi, pada situasi tertentu Anda mungkin harus mengurangi jumlah total work related self education expenses yang ingin diklaim dengan $250 pertama.

Virda Ersan SEA Accountants m: 0434 378 718

Sumber: Australian Taxation Office The Materials are provided for general information purposes only and are not intended as professional advice and should not be substituted for, or replace, such professional advice.

are not intended as professional advice and should not be substituted for, or replace, such professional

45 45

advertorial

advertorial Central Equity Kehidupan Dalam Kota yang Lapang dari Pemimpin Pasar Sebagai tanggapan dari perubahan

Central Equity

Kehidupan Dalam Kota yang Lapang dari Pemimpin Pasar

Sebagai tanggapan dari perubahan demografik dan pilihan gaya hidup, kebutuhan untuk apartemen besar dengan lokasi ideal pun meningkat. Proyek apartemen Central Equity ‘Melbourne Grand’ di 560 Lonsdale Street, Melbourne menjawab kebutuhan dan perubahan demografik ini.

Melbourne Grand akan memenuhi peningkatan kebutuhan yang menginginkan apartemen dengan lokasi dalan CBD dan cukup luas, juga memiliki rangkaian apartemen 1, 2 dan 3 kamar – semua dengan balkoni. Apartemen 3 kamar di Melbourne Grand berukuran mulai dari 95 hingga 130 meter persegi sehingga menyediakan pilihan yang luas di tengah kota.

“Keluarga-keluarga yang tinggal di apartemen merupakan masa depan area dalam kota Melbourne, dan Melbourne Grand telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional muda, empty nester, dan gelombang orang tua muda yang

46 BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017
46
BUSET VOL. 13-148 OCTOBER 2017

"

Harga apartemen di Melbourne Grand mulai dari $499,000 untuk apartemen 1 kamar, $619,000 untuk 2 kamar dan $899,000 untuk 3 kamar.

ingin membesarkan keluarganya di area dalam kota yang terus meningkat,” kata Chairman Central Equity, Eddie Kutner.

Penghuni Melbourne Grand akan disambut foyer rancangan arsitek dengan layanan concierge. Gedung ini memiliki keamanan yang lengkap termasuk akses tiap lantai yang aman, dengan 8 lift tercanggih.

Penghuni juga akan mendapatkan akses eksklusif ke