PERSEKUTUAN DAN PERSAUDARAAN 1Petrus 3 : 8 - 12 "Persekutuan dan persaudaraan yang rukun adalah dambaan setiap orang di dunia ini

. Bagaimanakah agar impian ini menjadi kenyataan? Persektuan dan persaudaraan ini terwujud jika kita memiliki nilai-nilai hidup seperti: Pertama, Seia sekata. Harus kita akui bahwa kita memiliki banyak latar belakang yang berbeda-beda menurut suku, bahasa dan adat istiadat, pendidikan, pekerjaan, cara berpikir dan sebagainya, namun kita harus benar-benar sehati, seia-sekata, supaya dapat hidup sebagai persekutuan yang mau mengerti satu dengan yang lain. Situasi yang demikian menggambarkan bahwa jemaat merupakan organ atau badan yang hidup, di mana terdapat berbagai-bagai anggota atau suatu badan yang sangat berlainan bentuknya dan sangat beraneka ragam fungsinya. Di dalam keberanekaragaman itu anggota-anggota dapat saling membantu dan saling mengisi satu sama lain. Tidak ada yang menganggap dirinya lebih berharga dan lebih tinggi. Baik Tuhan Yesus maupun rasul-rasul, sering menekankan kesatuan di dalam persekutuan. Tuhan Yesus dalam doaNya supaya "murid dan pengikutNya, menjadi satu“ (ut omnes unum sint). Rasul Paulus menggarisbawahi dalam surat kirimannya kepada jemaat di Roma, Korintus, dan Efesus, “meskipun anggota-anggota itu berlainan dan mempunyai talenta-talenta yang sangat berlainan, namun mereka tetap satu badan, satu organ yang hidup“. Kedua, seperasaan (sympathein=sama merasai sakit). Dalam satu organ yang hidup, bila tangan terluka, sesungguhnya tidak hanya tangan saja yang menderita, melainkan seluruh tubuh menderita kesakitan. Begitulah sifat organ yang hidup, di mana semua anggota ikut menderita apabila salah satu anggota mengalami kesakitan dan sama-sama bersukacita apabila salah satu anggota bersukaria (1Kor.12:26). Ketiga, mengasihi. Pusat atau azas hidup orang Kristen adalah kasih karena hakikat atau kesempurnaan Allah adalah mengasihi dunia. Kasih adalah sumber dari segala kebajikan. Kasih itu panjang sabar, kasih menjauhkan dengki, kasih tidak memegahkan diri dan tidak sombong dan sebagainya. Artinya kita diharapkan memiliki persekutuan dan persaudaraan yang rukun (bd.Mzm.133). Jika pada kita tidak ada kasih sudah barang tentu persaudaraan itu tidak dapat dinikmati. Keempat, penyayang. Sifat penyayang ini harus didasari atas kepenyayangan Tuhan kepada kita yang rela berkorban menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia. Kita juga harus mampu menyayangi suami-istri dan anak-anak, serta orang lain tanpa memandang suku, ras dan budaya. Kelima, rendah hati. Dengan rendah hati kita mampu mengalahkan kesombongan dan kecongkakan kita. Karena sifat kesobongan dan kecongkakan inilah yang sering merusak persekutuan dan persaudaraan di antara kita. Sifat rendah hati akan menjadikan persekutuan kita akan semakin indah dan bahagia.

1 Pet 3:8-12 Hidup yang mencerminkan berkat Allah
Juli 23, 2008

Kitab 1 Petrus membicarakan pergumulan orang percaya dalam keadaan tertekan. Setelah mengingatkan mereka tentang identitas mereka sebagai umat Allah dan pewaris janjijanji Allah (1:1-2:10), dia menasihati mereka tentang bagaimana caranya hidup dengan baik di dunia yang menentang kepercayaan mereka (2:11-12). 2:13 sampai dengan perikop ini membahas hubungan pribadi dengan menyoroti hamba (2:18-25) dan istri (3:1-7). Kristus yang menderita diangkat sebagai teladan dalam hal ini (2:21) sekaligus mengingatkan pembaca tentang kepedulian Allah (2:25). Bagian berikut (3:13dst) akan menerapkan hal-hal yang sama secara lebih luas di tengah masyarakat. Sebagai kesimpulan dari nasihat sebelumnya, Petrus menganjurkan sikap mencari berkat. Hal itu dimulai dengan keharmonisan di jemaat (a.8, seia sekata hanya cocok dengan orang yang seiman). Kalau bukan di jemaat, di mana lagi? Tetapi dalam a.9 hubungan dengan musuh dibahas. Sebagai penerima berkat, hidup jemaat semestinya diilhami berkat. Jemaat dapat mengasihi musuh dengan mengucapkan berkat. Kutipan dari Mzm 34 yang berikut menegaskan hal itu. Pada umumnya kalau kita mencari berkat kita akan mendapatnya juga. Bahwa itu bukan hal mutlak sudah jelas dalam ayat berikut (a.13). Memang dugaan Petrus ialah bahwa yang seia sekata adalah jemaat dan yang memusuhi ada di luar (walau tentu tidak semua di luar memusuhi). Tetapi kadangkala musuh yang harus diberkati justru di dalam jemaat, bukan di luar. Apakah hal itu adalah gejala identitas yang kurang berakar dalam berkat Injil, sehingga tidak mencari berkat bagi orang lain?

Kerendahan hati haruslah tetap menjadi suatu tanda yang harus dimiliki oleh setiap orang Kristen. Mengapa? Karena Yesus sendiri sebagai Tuhan memiliki sikap rendah hati. Teman saya semapat katakan. sebaliknya kebaikan yang keluar dari dalam hati adalah suatu sikap rendah hati Kawan. mengapa kadang-kadang kita mampu bersikap rendah hati. di sekolah atau di gereja sekalipun. di manapun keberadaan kita.. seringkali sikap kita begitu baik dan lemah. Pemilik mobil itu ternyata seorang majelis di gereja tempat saya beribadah. betapa sulitnya mengaplikasikan sikap rendah hati. justru hal ini merupakan masalah yang erat. Kalo Tuhan aja bersikap rendah hati . seketika saja kita menjadi orang yang paling kasar dan kurang sabar. apakahkita anak-anakNya tidak bisa bersikap rendah hati? Nah kawan. Baik saat berada di jalan. ternyata untuk bersikap rendah hati bukanlah masalah yang sepele . Kawan.mengasihi saudara-saudara. Rupanya teman saya tahu persis siapa pengendara mobil yang menggertaknya dengan bahasa kebun binatang. karena dibutuhkan ketaatan pada firman Allah.... 'bila kita tidak mampu menjadi orang yang baik hati maka kita bukanlah orang yang hidup sesuai firmanNya.S I K A P R E N D A H H A T I "Hendaklah kamu semua. seringkali kita mengalami kesulitan untuk menjadi seorang yang memiliki sikap kerendahan hati ." 1 Petrus 3 : 8 Seorang teman saya yang hampir tertabrak mobil berkata. di tengah keramaian. penyayang dan rendah hati.. Ketika saya merenungkan perkataan teman saya . Amen! . Egois adalah akar dari sikap kasar . Kita tidak lagi mempedulikan jati diri kita yang sebenarnya dan justru berubah menjadi egois. 'Anak Tuhan kalau sudah berada di tengah jalan . namun pada kesempatan lain kita tidak mampu mengendalikan diri? Di saat berada di tengah-tengah orang yang banyak memberikan dukungan . Namun begitu berada di antara kepenatan ... lupa siapa jati dirinya sehingga mereka mudah terpancing emosi ". teladani sikap rendah hati Yesus.

– Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN. Bila Tuhan melihat firmanNya da di hati kita dan kemudian kita memperkatakannya dengan iman. bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi. siapa suka menggemakannya. tetapi percaya. saat melihat penyakit kita harus mengucapkan kesembuhan.” 1 Petrus 3:10 Ada hal sepele yang seringkali kita abaikan.” (Amsal 18:21). Karena itu mulailah menuliskan firmatn Tuhan pada hati kita. melainkan harus berdasarkan apa yang firman Tuhan katakan. EDISI 26 Oktober 2008 Baca: 1 Petrus 3:8-12 “Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik. yang berdampak besar bagi kehidupan kita. “…lidahku ialah pena seorang jurutulis yang mahir. Tuhan akan mewujudkannya dalah hidup kita. menuliskan kemengangan pada hati kita.” (Markus 11:23) . Daud menggambarkan. Pernahkan kita menulis keragu-raguan pada hati kita? Pernahkah kita menulis kegagalan pada hati kita? Untuk dapat melihat kuasa di dalam hidup kita. menuliskan kelepasan pada hati kita. “Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya. sesungguhnya kita sedang mengukirnya pada hati kita. Saat melihat kesukaran kita harus mengucapkan keberhasilan. akan memakan buahnya. hidup kita pun akan negatif. hidup kita akan menjadi seperti firman Tuhan sampaikan. Tanpa sadar kita sering menggemakan sesuatu yang buruk melalui ucapan kita yang akibatnya benar-benar terjadi menimpa kita. Demikian juga orang lain akan melihatnya melalui perkataan yang keluar dari mulut kita. Waktu kita membaca dan memperkatakan firman Tuhan. Lidah mempunyai kuasa yang sangat besar. Siapa yang salah? Janganlah ucapan kita berdasarkan hal buruk yang sedang terjadi. “Hidup dan mati dikuasai lidah. sehingga bila perkataan kita selalu negatif. ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. Penulis amsal menyatakan. maka hal itu akan terjadi baginya. kuasa itu harus ditulis pada loh hati kita untuk dibaca oleh Tuhan. sebaliknya bila perkataan kita positif sesuai firman Tuhan.” (Mazmur 45:2). saat melihat kegelapan kita harus mengucapkan terang. Adalah ucapan kita sendiri yang menjadi salah satu penyebab mengapa berkat atau janji Tuhan menjadi terhambat dan tidak dapat kita nikmati.

Pikirkan perkataan-perkataan sebelum keluar dari mulut Bergaulah dengan Firman Tuhan Miliki kesadaran untuk tidak membalas Miliki lidah seorang murid ( Yesaya 50:4 ). SORRY (maaf). 4. 3. 3. 6. THANKS (terima kasih). memberi semangat. membangun. 5. I LOVE YOU (aku mengasihi engkau) Kesimpulan : Perkataan kita akan sangat menentukan kehidupan kita. yaitu lidah yang: mendorong. 4. 5. 2. sesama. Lidah yang bermasalah adalah lidah yang: 1.Kunci Berkat ( 1 Petrus 3 : 8-12 ) Dengan mulut kita bisa maju ataupun hancur. serta memberikan hiburan. 2. Suka mengutuk (diri sendiri. . maupun Tuhan) Putus asa Kata-katanya menyakitkan Suka menuduh orang atau menghakimi Merendahkan Menghasut Hal-hal yang harus dilakukan untuk memiliki lidah yang baik: 1. ucapannya memberikan kesenangan dan kenyamanan. Kata yang harus menjadi bagian dari mulut kita: HELP (tolong). YOU'RE GREAT (kau hebat -> kata pujian).

1) “seia sekata”. Ini merupakan terjemahan yang kurang tepat. Ay 8: “Dan akhirnya.Khotbah Eksposisi 1 Petrus 3:8-12 Pdt. usahakanlah dirimu supaya sempurna.Div. tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah . Budi Asali. a) Adanya banyak ayat Kitab Suci yang sejalan dengan kata-kata ini menunjukkan bahwa ini merupakan sesuatu yang ditekankan oleh Kitab Suci bagi Gereja / orang-orang kristen. janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi.”. seperasaan. Ro 12:16 . 2Kor 13:11 . M. Janganlah menganggap dirimu pandai!”. KJV/Lit: ‘of one mind’ (= dari satu pikiran). hendaklah kamu semua seia sekata. Sekarang Petrus memberikan perintah umum yang berlaku untuk semua.“Akhirnya. mengasihi saudara-saudara. saudara-saudaraku. penyayang dan rendah hati. bersukacitalah.“Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama.

. kata St.“Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati. 1. Paulus. The Christians must long and pray for that unity for which the blessed Lord prayed in his great high-priestly prayer” [= Perpecahan. 2. Fil 4:2 .’ dan yang lain berkata: ‘Aku dari golongan Apolos. sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu!”. bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani?”. that of the affections” (= bersatu-pikiranlah dalam hal-hal dari iman. What Peter describes and . Catatan: mungkin 2Kor 3:4 itu seharusnya adalah 1Kor 3:4 . and the next. St. dan setelah itu. Matthew Poole: “be of one mind in the things of faith.“Karena jika yang seorang berkata: ‘Aku dari golongan Paulus.. dan hiduplah dalam damai sejahtera. Pulpit Commentary: “Divisions.hal 909. Alan M. Stibbs (Tyndale): “they should have a common mind.kamu.hal 140. Pengajaran dan pengertian Firman Tuhan yang seragam.. 3:4): . and then this implies the consent of the understanding. a mind informed by God’s Word and Spirit.’ bukankah hal itu menunjukkan.. berarti bahwa kita tetap bersifat daging (2Kor 3:4): . Orang-orang kristen harus merindukan dan berdoa untuk kesatuan itu untuk mana Tuhan berdoa dalam doa imam besarnya] . Berdoa untuk tercapainya kesatuan pemikiran tersebut. Paul says. dan lalu ini secara tidak langsung menunjuk pada persetujuan dari pengertian. supaya sehati sepikir dalam Tuhan”. maka Allah. mean that we are still carnal (2Cor. persetujuan dari kasih / perasaan) . b) Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk bisa mempunyai ‘satu pikiran’.

dan ini sangat mudah menjadi gegeran.desires. therefore. dan lalu setiap minggu mereka berganti-ganti pengkhotbah. Dalam hampir semua gereja jaman sekarang. kedewasaan penuh. (14) sehingga kita bukan lagi anak-anak. (13) sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah. Khususnya kalau majelis tidak ikut Pemahaman Alkitab.hal 128-129. is not just human agreement together. suatu pikiran yang diberi informasi oleh Firman Allah dan Roh. ini betul-betul gawat. sebetulnya dalam gereja ajaran harus didominasi oleh satu orang. yang mengajar sebagian besar ajaran dalam gereja itu. bagi pembangunan tubuh Kristus. Ef 4:1315)] . . Tetapi inipun akan sia-sia kalau jemaatnya hanya sebagian yang mau belajar. but agreement reached by each and all receiving the truth of God (cf. jelas tidak mungkin bisa ada kesatuan pandangan / pengertian tentang Firman Tuhan. Yang terjadi adalah suatu jemaat dengan pemikiran / pengertian yang seperti ‘gado-gado’. apa yang Petrus gambarkan dan inginkan. dimana gembala sidang berkhotbah hanya 1 x sebulan (dan bahkan ada yang gembala sidangnya tidak pernah berkhotbah sama sekali). yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran. oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan.“(11) Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi. 4:13-15)” [= mereka harus mempunyai pikiran yang sama. (15) tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia. Eph. dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus. yang adalah Kepala”. Karena itu. tetapi persetujuan yang dicapai oleh setiap dan semua yang menerima kebenaran Allah (bdk. Karena itu. karena antara yang belajar dan yang tidak belajar tidak akan terjadi kesamaan pemikiran! Karena itu ajaklah jemaat yang lain untuk ikut Pemahaman Alkitab. Ef 4:11-15 . bukanlah hanya persetujuan manusia bersama-sama. (12) untuk memperlengkapi orangorang kudus bagi pekerjaan pelayanan. karena nanti akan terjadi banyak pikiran dalam majelis. baik pemberita-pemberita Injil maupun gembalagembala dan pengajar-pengajar. Kristus.

the nearer will they be drawn to one another. Persekutuan dengan Roh Kudus / Tuhan. maka guruguru itu tidak seharusnya diijinkan mengajar. for that is manifestly impossible. makin dekat mereka akan ditarik satu kepada yang lain. karena itu jelas tidak mungkin. Gereja tidak dapat . and purple. Pulpit Commentary: “the best means for promoting that unity is that each individual Christian should strive to live in the fellowship of the Spirit. The Church cannot fulfil her calling as the ‘pillar and ground of the truth’ unless there be a consent of opinion as to what that truth in its essential features is. Pulpit Commentary: “That does not mean unanimity of sentiment and action in all matters. tetapi tentu saja harus ada batas terhadap keaneka-ragaman ini. We have different work. and sometimes different views as to the best things to do. and the rest . of course. yang adalah Gereja] . and to the one Lord who is the Head of the body which is the Church” [= cara yang terbaik untuk memajukan kesatuan itu adalah bahwa setiap individu Kristen berjuang untuk hidup dalam persekutuan Roh.Juga Sekolah Minggu.hal 140. The more that one Spirit fills all the members of the Church. different positions in the Church. 3. Makin Roh memenuhi semua anggota-anggota dari Gereja. c) Tentu saja ini tidak boleh diartikan bahwa semua orang kristen harus mempunyai pemikiran yang sama secara persis. Pasti ada beraneka-ragam pemikiran dan perasaan dan tindakan. kalau ada guru-guru yang tidak pernah kebaktian ataupun ikut Pemahaman Alkitab di gereja ini. a limit to this variety. ‘Ilmu mereka yang berbeda’ akan menyebabkan anak-anak yang diajar tidak bisa mempunyai satu pemikiran. and orange.red. Variety of thought and feeling and action there must obviously be.all blend and are lost in the pure white ray they form. but if Christian love is to be maintained. as the different colours into which the prism diverges the light . but there is. Paling banter orang-orang seperti itu boleh menjadi pembantu guru. so we must learn the secret of blending our differences in a holy unanimity” (= Itu tidak berarti kebulatan suara dari perasaan dan tindakan dalam semua persoalan. dan kepada satu Tuhan yang adalah Kepala dari tubuh.

mengadakan acara makan pada saat Natal / HUT gereja. dsb. dan kadang-kadang pandangan yang berbeda berkenaan dengan hal-hal terbaik yang harus dilakukan. ada yang mengusulkan supaya diberi acara makan. mengadakan piknik. Tetapi tentang cara mencapai hal itu. bisa ada perbedaan pendapat. dan ada juga yang mengusulkan untuk membeli banyak traktak dan semua jemaat harus membagi-bagikannya.semua bercampur dan hilang dalam sinar berwana putih yang mereka bentuk. Kita mempunyai pekerjaan yang berbeda. E. sebagaimana warna-warna yang berbeda ke dalam mana prisma menyebarkan cahaya . misalnya: ada yang ingin mengadakan KKR besar-besaran. dan sebagainya. harus sama. ada yang menginginkan jemaat dilatih dengan metode penginjilan E. Semua harus setuju bahwa jemaat harus diakrabkan. 2. tetapi jika kasih Kristen harus dipelihara. dan oranye. dan sisanya . seperti mengadakan perjamuan kasih. Misalnya: 1. Saya berpendapat bahwa pikiran yang bersifat dasar / pokok. Semua harus setuju bahwa persekutuan doa itu penting dan harus diadakan. bisa ada bermacam-macam pandangan. posisi yang berbeda dalam Gereja. dsb. maka akan sukar mengharmoniskannya.. Semua harus setuju bahwa penambahan jemaat harus dilakukan dengan penginjilan. Tetapi detail-detail dan cara pelaksanaannya bisa berbeda-beda. Tetapi kalau pikiran pokok / dasarnya sudah lain.hal 154-155. Kalau pikiran dasarnya sama. Tetapi tentang bagaimana caranya mencapai hal itu. ada yang pada hari Minggu. Ada yang menginginkan jamnya dilakukan sebelum Pemahaman Alkitab. 3. mengadakan camp. ada yang sesudah Pemahaman Alkitab.memenuhi panggilannya sebagai ‘tiang / pilar dan dasar dari kebenaran’ kecuali di sana ada persetujuan pandangan berkenaan dengan apa kebenaran itu dalam ciri-ciri hakikinya. demikian juga kita harus belajar tentang rahasia dari pencampuran dari perbedaanperbedaan dalam kebulatan / kesatuan yang kudus) . maka perbedaan kecil-kecil itu lebih mudah diharmoniskan.merah. Tetapi cara melakukan bisa berbeda-beda. dan ungu. .

they weaken their war against evil. simpati dan keegoisan tidak bisa ada bersama-sama. Suatu pasukan. dan itu pasti melemahkan kita dalam pertempuran melawan setan / kejahatan. akan kalah) . An army. Adams: “When Christians fight one another. mereka melemahkan perang mereka terhadap kejahatan. divided against itself. there can be no such thing as sympathy. simpati tergantung pada kerelaan untuk melupakan diri sendiri dan mengindentikkan diri sendiri dengan rasa sakit dan kesedihan dari orangorang lain. William Barclay: “One thing is clear. Jay E.d) Tidak adanya kesatuan pikiran menyebabkan kita gegeran. Simpati datang pada hati pada waktu Kristus memerintah di sana) . so that every one not only cares for himself. Ini kurang tepat terjemahannya. sympathy and selfishness cannot coexist. but also regards . Sympathy comes to the heart when Christ reigns there” (= Satu hal adalah jelas. NIV: ‘be sympathetic’ (= bersikap / mempunyai simpati). So long as the self is the most important thing in the world.hal 102. sympathy depends on the willingness to forget self and to identify oneself with the pains and sorrows of others. yang terpecah terhadap dirinya sendiri. RSV: ‘sympathy’ (= simpati). KJV: ‘having compassion one of another’ (= mempunyai belas kasihan satu terhadap yang lain). NASB: ‘sympathetic’ (= bersimpati). Ini juga agak kurang tepat terjemahannya. Selama ‘si aku’ adalah hal yang terpenting dalam dunia ini. tidak bisa ada simpati. Calvin: “every one condoles with us in adversity as well as rejoices with us in prosperity. 2) “seperasaan”. will lose” (= Pada waktu orang-orang kristen berkelahi satu dengan yang lain.hal 226-227.

tetapi juga mempedulikan kepentingan orang-orang lain) .“Karena itu jika satu anggota menderita. KJV: ‘be pitiful’ (= berbelas kasihanlah). selama masih ada kesempatan bagi kita. tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman”. semua anggota turut bersukacita”. RSV: ‘a tender heart’ (= hati yang lembut). NIV: ‘be compassionate’ (= berbelas kasihanlah). Gal 6:10 .the benefit of others” (= setiap orang turut berdukacita dengan kita dalam kemalangan dan juga bersukacita dengan kita dalam kemakmuran. Sekalipun kita memang juga harus mengasihi orang-orang kafir. Ini kasih yang khusus untuk saudara seiman. Calvin: “we are not only to help our brethren and relieve their miseries.hal 102. semua anggota turut menderita. jika satu anggota dihormati. dan menangislah dengan orang yang menangis!”. marilah kita berbuat baik kepada semua orang. 1Kor 12:26 . 3) “mengasihi saudara-saudara”. NASB: ‘kindhearted’ (= baik hati). Ro 12:15 .“Karena itu. tetapi jelas bahwa kasih kepada saudara-saudara seiman harus lebih ditekankan. sehingga setiap orang bukan hanya memperhatikan dirinya sendiri. 4) “penyayang”. but also to bear with their infirmities” (= kita bukan hanya menolong saudara- .“Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita.

It is easy to lose the sense of pity and still easier to be satisfied with a sentimentalism which feels a moment’s comfortable sorrow and does nothing.’ We can read of the thousands of casualties on the roads with no reaction within our hearts. Cranfield puts it: ‘We got used to hearing on the radio of a thousand-bomber raid as we ate our breakfast. dan tidak melakukan apa-apa. Belas kasihan adalah inti / hakekat dari Allah dan belas kasihan adalah inti dari Yesus Kristus. We have got used to the idea of millions of people becoming refugees.saudara kita dan meringankan kesengsaraan mereka. melupakan bahwa setiap hal itu berarti tubuh yang patah / rusak atau hati yang patah untuk seseorang. suatu perasaan kasihan yang begitu besar sehingga Allah mengutus AnakNya untuk mati bagi manusia. B. Kita bisa membaca tentang ribuan korban di jalan tanpa ada reaksi dalam hati kita. a pity so great that God sent his only Son to die for men.hal 227. forgetting that each means a broken body or a broken heart for someone. . William Barclay: “There is a sense in which pity is in danger of becoming a lost virtue. a compassion so intense that it took Christ to the Cross. The conditions of our own age tend to blunt the edge of the mind to sensitiveness in pity. As C. maka kita bukan hanya menolong saudara-saudara kita yang ada dalam kesengsaraan. There can be no Christianity without compassion” (= Ada arti tertentu dalam mana belas kasihan ada dalam bahaya untuk menjadi sifat baik / kebaikan yang hilang. Perhatikan bagian yang saya garis bawahi itu. Keadaan dari jaman kita cenderung untuk menumpulkan pikiran kita kepada kepekaan dalam belas kasihan. Kita telah terbiasa dengan gagasan / pemikiran tentang jutaan manusia menjadi pengungsi’. Kalau kita mempunyai hati yang baik / lembut / berbelas-kasihan. tetapi kita juga sabar kalau. Adalah mudah untuk kehilangan perasaan belas kasihan.hal 102. dan lebih mudah lagi untuk merasa puas dengan sentimentalisme yang merasa untuk sesaat kesedihan yang secukupnya. suatu belas kasihan yang begitu hebat sehingga menyebabkan Kristus tersalib) . Seperti C. E. E. B. Cranfield mengatakannya: ‘Kita terbiasa mendengar radio tentang ribuan pembom yang melakukan serangan udara pada waktu kita makan pagi. Pity is the very essence of God and compassion of the very being of Jesus Christ. karena kelemahan-kelemahan mereka. tetapi juga sabar dengan kelemahan-kelemahan mereka) . mereka lalu melakukan kesalahan-kesalahan kepada kita.

1) “dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan. 1Pet 5:5 . RSV/Lit: ‘a humble mind’ (= suatu pikiran yang rendah hati). tetapi mengasihani orang yang rendah hati. Kerendahan hati merupakan sesuatu yang penting.5) “rendah hati”. karena untuk itulah kamu dipanggil. Ay 9: “dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan. hal 130). hendaklah kamu memberkati. hai orang-orang muda.“Demikian jugalah kamu. NIV: ‘humble’ (= rendah hati). KJV: ‘be courteous’ (= sopanlah). KJV menggunakan manuscript yang dianggap sebagai manuscript yang kurang bisa dipercaya (Pulpit Commentary. . Dan kamu semua. atau caci maki dengan caci maki. tetapi sebaliknya. tunduklah kepada orang-orang yang tua. NASB: ‘humble in spirit’ (= rendah hati dalam roh).’”. sebab: ‘Allah menentang orang yang congkak. Di sini ada problem text. karena kesombongan dan kebanggaan menyebabkan kita merendahkan sesama kita. yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab:”. atau caci maki dengan caci maki”. rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain.

a) Ada banyak cerita tentang balas dendam dalam Kitab Suci. (17) Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan. tetapi berilah tempat kepada murka Allah. Akulah yang akan menuntut pembalasan. maka Lamekh tujuh puluh tujuh kali lipat.“Janganlah berkata: ‘Sebagaimana ia memperlakukan aku. Kej 4:23-24 . demikian kuperlakukan dia. Amsal 24:29 . seperti: 1. berkatilah dan jangan mengutuk! . pasanglah telingamu kepada perkataanku ini: Aku telah membunuh seorang laki-laki karena ia melukai aku.’”. berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! (19) Saudara-saudaraku yang kekasih. membunuh seorang muda karena ia memukul aku sampai bengkak. yaitu Asael (2Sam 3:22-27). 3. 4. Ro 12:14. lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! (18) Sedapat-dapatnya. sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hakKu. yaitu Tamar (2Sam 13). (21) Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan.’”. (24) sebab jika Kain harus dibalaskan tujuh kali lipat. b) Juga ada banyak ayat Kitab Suci yang menentang balas dendam. tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!”.. Aku membalas orang menurut perbuatannya.17-21 . . jika ia haus. (20) Tetapi.. 2. firman Tuhan. Absalom membalas dendam kepada Amnon yang telah memperkosa adiknya. jika seterumu lapar. Yoab membunuh Abner untuk membalas dendam atas kematian adiknya.“(23) Berkatalah Lamekh kepada kedua isterinya itu: ‘Ada dan Zila. yang melarang mereka melewati daerahnya (Luk 9:51-56). berilah dia makan. dengarkanlah suaraku: hai isteri-isteri Lamekh. Juga Yohanes dan Yakobus ingin membalas perlakuan jahat dari orang-orang Samaria.“(14) Berkatilah siapa yang menganiaya kamu. janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan. kalau hal itu bergantung padamu.

Aku berkata: Kasihilah musuhmu. . tetapi usahakanlah senantiasa yang baik. c) Balas dendam dilarang. 2) “tetapi sebaliknya. as well as in deed” (= Ia melarang balas dendam dengan kata-kata maupun dengan perbuatan) hal 130. (28) mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu. Itu adalah ayat-ayat yang harus digunakan dalam pengadilan. baik itu dilakukan dengan kata-kata atau perbuatan.hal 102. tetapi itu diperhitungkan di hadapan Allah sebagai keluhuran budi yang tertinggi) . . yet it is counted before God as the highest magnanimity” (= Dalam kata-kata ini semua jenis balas dendam dilarang. berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu. supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat. 1Tes 5:15 . Catatan: ayat-ayat yang berbicara tentang ‘mata ganti mata. Pulpit Commentary: “He forbids revenge in word.“Perhatikanlah. dan gigi ganti gigi’ bukanlah ayat yang mengijinkan balas dendam.Luk 6:27-28 .. Calvin: “In these words every kind of revenge is forbidden.. . yang mendengarkan Aku. berdoalah bagi orang yang mencaci kamu”. supaya pengadilan menjatuhkan hukuman yang adil. hendaklah kamu memberkati”. not to avenge injuries. terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang”. sekalipun pada umumnya dianggap bahwa tidak membalas suatu luka / rasa sakit / kerugian merupakan contoh dari pikiran yang lemah dan hina / rendah.. though it is commonly thought that it is an instance of a weak and abject mind..“(27) ‘Tetapi kepada kamu.

‘memberkati’. showing them active kindness. Tetapi Petrus mengajar kita secara umum bahwa kejahatan-kejahatan harus dikalahkan oleh tindakan kebaikan. Tetapi karena hal ini kelihatan seperti tidak adil. mencakup gagasan / pemikiran tentang berbicara secara baik tentang mereka yang berbicara buruk tentang kita.hal 130.Kitab Suci tidak hanya mengajar untuk tidak melakukan hal yang negatif (membalas dendam). memberikan berkat kepada mereka. Alan M. seakan-akan ia mengatakan bahwa tidak ada alasan bagi kita untuk mengeluh. This is indeed very hard.hal 102-103. karena ‘memberkati’ di sini artinya ‘berdoa’. yaitu. tetapi Petrus mengharuskan juga bahwa kita berdoa untuk mereka yang mencela kita. karena itu dipertentangankan dengan anak kalimat yang kedua. But Peter teaches us in general. Calvin: “Nor is it indeed enough to abstain from revenge. and praying God’s blessing upon them” (= Kata kerja EULOGEIN. Stibbs (Tyndale): “The verb EULOGEIN. karena hal itu akan membawa keuntungan bagi diri kita sendiri. 3) “karena untuk itulah kamu dipanggil. who make his sun to rise on the unworthy” (= Tidak cukup untuk hanya tidak membalas. includes the ideas of speaking well of those who speak ill of us.e. i. yang menerbitkan matahari bagi orang-orang yang tidak berharga) . as it is set in opposition to the second clause. Kita dipanggil untuk membalas kejahatan dengan kasih. Ini memang sangat sukar. dan mendoakan berkat Allah atas mereka) . that evils are to be overcome by acts of kindness. maka Petrus lalu mengarahkan perhatian mereka kepada upah / pahala. but Peter requires also that we should pray for those who reproach us. hal 103). Kitab Suci juga mengharuskan kita melakukan sesuatu yang positif (memberkati). tetapi dalam kasus ini kita harus meniru Bapa surgawi kita. Kesabaran / kasih itu akan menyebabkan Allah memberikan berkatNya kepada kita (Calvin. but we ought to imitate in this case our heavenly Father. ‘to bless’. yaitu untuk memperoleh berkat”. for to ‘bless’ here means to pray. bestowing blessings upon them. . menunjukkan mereka kebaikan yang aktif.

.“(13) Siapakah orang yang menyukai hidup.”. Ay 10-12 diambil dari Maz 34:13-17 .Pulpit Commentary: “Christians bless others. ‘Yang ingin untuk hidup sehingga tidak bosan akan kehidupan’.. . (15) jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Ay 10: “‘Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik.hal 130131. dan telingaNya kepada teriak mereka minta tolong. sehingga ia mencintai kehidupan . (17) wajah TUHAN menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan kepada mereka dari muka bumi”. not in order that they should inherit a blessing. yang mengingini umur panjang untuk menikmati yang baik? (14) Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu. .’ so that he may love it. 1) “‘Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik”. so that he may have a life really worth living” (= Mungkin artinya secara terbaik diberikan oleh Bengel. tetapi karena itu adalah kehendak Allah dan kewajiban mereka. bukan supaya mereka mewarisi suatu berkat. ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapanucapan yang menipu. Pulpit Commentary: “Perhaps the meaning is best given by Bengel. carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya! (16) Mata TUHAN tertuju kepada orangorang benar. ‘Who wishes to live so that he will not weary of life.. but because it is God’s will and their duty. a) ‘Mencintai hidup’. and that duty follows from the fact that God has made them inheritors of his blessing” (= Orang-orang kristen memberkati orang-orang lain.. dan kewajiban itu merupakan akibat dari fakta bahwa Allah telah membuat mereka pewaris-pewaris dari berkatNya) .

. Bandingkan kontrasnya dengan orang yang digambarkan dalam Pkh 2:17-18. Alan M. to seek to establish and to maintain peaceful relations with one’s fellows is the way to enjoy true and satisfying life” (= Membuang kejahatan dalam kata-kata dan tindakan. ‘Mencintai nyawa’ dalam Yoh 12:25 ini dikecam Kristus. sehingga ia mempunyai kehidupan yang sungguh-sungguh layak / berharga untuk dihidupi) . Kata-kata ‘mencintai hidup’ dalam 1Pet 3:10 ini berbeda dengan ‘mencintai nyawa’ yang merupakan tindakan yang dikecam oleh Kristus dalam Yoh 12:25. to do what is good. berusaha untuk menegakkan dan memelihara hubungan yang damai dengan sesama adalah cara / jalan untuk menikmati kehidupan yang sejati dan memuaskan) .itu.“Barangsiapa mencintai nyawanya.hal 131. ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal”. sebab aku harus meninggalkannya kepada orang yang datang sesudah aku.20 ..“(17) Oleh sebab itu aku membenci hidup. (20) Dengan demikian aku mulai putus asa terhadap segala usaha yang kulakukan dengan jerih payah di bawah matahari”. melakukan apa yang baik.hal 131. sebab segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin. karena itu adalah ‘mencintai nyawa sendiri secara egois’. ia akan kehilangan nyawanya. tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini.. sehingga membuat kita merasakan kehidupan yang sejati. (18) Aku membenci segala usaha yang kulakukan dengan jerih payah di bawah matahari. Sedangkan dalam 1Pet 3:10 ini Petrus mengajar kita untuk hidup dengan baik. b) ‘Melihat hari-hari baik’. Yoh 12:25 . Stibbs (Tyndale): “To give up evil in word and deed. . karena aku menganggap menyusahkan apa yang dilakukan di bawah matahari.

2. pindah rumah dsb. so that we may not be contumelious and insolent. (4) Biarlah TUHAN mengerat segala bibir yang manis dan setiap lidah yang . Jadi bisa saja apa yang bagi manusia kelihatan sebagai ‘hari yang buruk’.hal 104. yang harus dihindarkan.hal 131.”. Ini tidak ada hubungannya dengan ‘hari baik’ yang dipilih orang untuk menikah. yang seorang kepada yang lain.“(3) Mereka berkata dusta. b) Yang pertama ditekankan adalah ‘membuang dosa dengan lidah’.1. Pulpit Commentary: “days of suffering may be good days in the truest sense” (= hari-hari penderitaan bisa merupakan hari-hari baik dalam arti yang paling benar) . juga tidak berbicara secara menipu dan bermuka dua) . bagi Allah merupakan hari yang baik yang Ia anugerahkan kepada kita. which are to be avoided. mereka berkata dengan bibir yang manis dan hati yang bercabang. tetapi dalam pandangan Allah. 2) “ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. sehingga kita tidak menjadi seorang yang menghina dan kurang ajar. Calvin: “The first thing he points out are the vices of the tongue. yang semuanya hanya didasarkan pada takhyul. c) Contoh dari orang-orang yang menggunakan lidahnya secara salah. Maz 12:3-5 . nor speak deceitfully and with duplicity” (= Hal pertama yang ditunjukkannya adalah kejahatan dari lidah. a) Bagian ini dan selanjutnya (sampai dengan ay 11) merupakan hal-hal yang harus dilakukan supaya kita bisa mencintai hidup dan melihat harihari baik. Kata-kata ‘melihat hari-hari baik’ tidak harus diartikan secara jasmani.

hal 104. that when we seek it as much as we can. Maz 120:7 . tetapi itu harus diikuti / dikejar pada waktu itu lari dari kita. Ay 11: “Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik. tetapi apabila aku berbicara. Juga sering terjadi. pada waktu kita mencarinya dengan sekuat tenaga.“Berusahalah hidup damai dengan semua orang”. kami menang! Bibir kami menyokong kami! Siapakah tuan atas kami?’”. dan juga memerintahkan untuk melakukan perbuatan baik. Ibr 12:14a . he bids us to seek and pursue it” (= Tidak cukup untuk memeluknya pada waktu itu ditawarkan kepada kita.”. maka mereka menghendaki perang”.“Aku ini suka perdamaian. 2) “ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.bercakap besar.”. Jadi. orang-orang lain tidak memberikannya kepada kita. Karena kesukaran-kesukaran dan halanganhalangan ini.”. ‘perdamaian’ itu bisa justru ‘lari’ dari diri kita. (5) dari mereka yang berkata: ‘Dengan lidah kami. Bdk. but it ought to be followed when it seems to flee from us. others will not grant it to us. Bdk. dibutuhkan ketekunan untuk mencari / mengusahakan perdamaian ini! Calvin: “It is not enough to embrace it when offered to us. Kata ‘mencari’ dan ‘berusaha’ menunjukkan bahwa tidak mudah untuk mendapatkan perdamaian. maka sekarang ia menyuruh membuang perbuatan yang salah. Kalau tadi Petrus menyuruh membuang penggunaan yang salah dari katakata / lidah. . ia meminta kita untuk mencari dan mengejarnya) . Pada waktu kita mencari / mengusahakannya. 1) “Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik. On account of these difficulties and hindrances. It also often happens. ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.

2) “telingaNya kepada permohonan mereka yang minta tolong”. dan mengejarnya seakan-akan itu bisa lolos dari dia) . ia mendorong kita untuk berdoa) . dan telingaNya kepada permohonan mereka yang minta tolong.Pulpit Commentary: “Let him seek it as a hidden treasure. 3) “wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat”. he encourages us to pray” (= pada waktu ia berkata bahwa telinga Tuhan terbuka terhadap doa-doa kita. that the ears of the Lord are open to our prayers. tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat. Ini menunjukkan bahwa Tuhan mau mendengar doa orang-orang benar! Calvin: “when he says. dan hidup benar.hal 131. Orang-orang benar di sini adalah orang-orang yang dibenarkan karena iman kepada Kristus. .’”.hal 105. Ay 12: “Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar. Ini merupakan sikap yang bertolak-belakang dengan sikap yang Tuhan tunjukkan terhadap orang-orang benar. and pursue it as if it might escape from him” (= Hendaklah ia mencarinya seperti harta terpendam. Ada 3 penghiburan di sini: 1) “mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar”.

sentosa semua orang yang berlaku tidak setia? (2) Engkau membuat mereka tumbuh. (2) Tetapi aku.“Ada suatu kesia-siaan yang terjadi di atas bumi: ada orang-orang benar. halhal ini bisa kelihatan seperti terbalik. (19) Betapa binasa mereka dalam sekejap mata. dan lidah mereka membual di bumi.“(1) Mazmur Asaf. ya TUHAN.“(1) Engkau memang benar. (6) Sebab itu mereka berkalungkan kecongkakan dan berpakaian kekerasan. tetapi seakan-akan Tuhan tidak peduli kepada kita maupun doa-doa kita. Aku berkata: ‘Inipun sia-sia!’”. Yer 12:1-2 . Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya. Maz 73:1-20 . nyaris aku tergelincir. kesalahan mereka menyolok. (14) Namun sepanjang hari aku kena tulah. (10) Sebab itu orang-orang berbalik kepada mereka. sedikit lagi maka kakiku terpeleset.Tetapi perlu juga diketahui bahwa dalam pandangan mata kita yang cupet. mendapatkan mereka seperti air yang berlimpah-limpah. dan kena hukum setiap pagi. seakan-akan diberkati sehingga hidup enak. dan mereka tidak kena tulah seperti orang lain. dan membasuh tanganku. (4) Sebab kesakitan tidak ada pada mereka. mereka tumbuh subur dan menghasilkan buah juga. Kaujatuhkan mereka sehingga hancur. (3) Sebab aku cemburu kepada pembual-pembual. Kita hidup benar. (17) sampai aku masuk ke dalam tempat kudus Allah. hati mereka meluap-luap dengan sangkaan. (7) Karena kegemukan. (8) Mereka menyindir dan mengata-ngatai dengan jahatnya. tetapi jauh dari hati mereka”. (9) Mereka membuka mulut melawan langit. sehat dan gemuk tubuh mereka. lenyap. kalau aku melihat kemujuran orang-orang fasik. adakah pengetahuan pada Yang Mahatinggi?’ (12) Sesungguhnya. bagi mereka yang bersih hatinya. dan ada orang-orang fasik yang menerima pahala yang layak untuk perbuatan orang benar. (15) Seandainya aku berkata: ‘Aku mau berkata-kata seperti itu. hal pemerasan dibicarakan mereka dengan tinggi hati. itulah orang-orang fasik: mereka menambah harta benda dan senang selamanya! (13) Sia-sia sama sekali aku mempertahankan hati yang bersih. dan merekapun juga berakar. tanda tak bersalah. Sedangkan orang-orang yang jahat. (16) Tetapi ketika aku bermaksud untuk mengetahuinya. (5) mereka tidak mengalami kesusahan manusia. (11) Dan mereka berkata: ‘Bagaimana Allah tahu hal itu. habis .’ maka sesungguhnya aku telah berkhianat kepada angkatan anak-anakmu. yang menerima ganjaran yang layak untuk perbuatan orang fasik. dan memperhatikan kesudahan mereka. hal itu menjadi kesulitan di mataku. bilamana aku berbantah dengan Engkau! Tetapi aku mau berbicara dengan Engkau tentang keadilan: Mengapakah mujur hidup orang-orang fasik. Memang selalu Engkau di mulut mereka. (18) Sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka. Pkh 8:14 .

PENDAHULUAN Di dalam 1 Petrus 3:9 dijelaskan.oleh karena kedahsyatan! (20) Seperti mimpi pada waktu terbangun. Kita harus tetap beriman. yaitu untuk memperoleh berkat”. yaitu : . Tuhan menyelamatkan kita bukan karena kebaikan atau kesempurnaan kita atau karena kita tidak ada kekurangan.Dipandang berharga oleh Tuhan. tidak akan diperhitungkan. Jadi orang yang mau memberkati orang lain. Karena memang kenyataannya. apapun kesalahan yang dibuat oleh pasangannya. Orang yang tidak mendapat berkat. . mungkin Tuhan sedang menguji kita. Berkat terbesar yang diberikan Tuhan dalam kehidupan kita adalah keselamatan. Tetapi karena kita disayang oleh Tuhan maka Tuhan menyelamatkan kita. “…hendaklah kamu memberkati. Keselamatan mengandung 3 hal penting. kita tidak dipanggil untuk hidup susah atau miskin tetapi dipanggil untuk memperoleh berkat. kita banyak sekali kekurangan. kita banyak mengecewakan Tuhan dalam perbuatan-perbuatan kita. karena untuk itulah kamu dipanggil. Sebagai contoh: bila seseorang sedang jatuh cinta. Pertanyaannya. rupa mereka Kaupandang hina”. terlebih dahulu harus diberkati. Tuhan menyelamatkan kita karena kita berharga di mata Tuhan. Jadi menurut kebenaran Firman Tuhan. karena kita harus memberkati. bahwa apa yang dikatakan Firman Tuhan dalam bagian ini adalah benar. tetapi karena kita disayang. MENJAGA LIDAH I Petrus 3:8-12 Amsal 18:21 I. ya Tuhan.Disayang oleh Tuhan. pada waktu terjaga. tidak mungkin bisa memberkati. “Apa berkat terbesar dari Tuhan bagi kita?”. . Kalau hal ini terjadi.

Artinya bahwa setiap orang pasti ingin melihat hari-hari yang baik di dalam kehidupannya. untuk mewujudkannya. mereka tidak bersungut-sungut tetapi malah memuji-muji Tuhan sehingga semua orang yang di dalam penjara diberkati. Artinya ikatan seberat apapun. “Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik. . karir bisa maju atau mundur. Jadi hal-hal mengenai lidah yang dapat menentukan kehidupan kita : . Jadi setelah kita menerima keselamatan. ”Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik. Yesus memberitahukan kuncinya bahwa agar lidah kita terjaga dari yang jahat dan yang menipu.Lidah Walaupun kita ada masalah dengan orang lain. kita harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik. bersungut-sungut atau memuji Tuhan. Lebih lanjut dalam ay. kita tidak harus bersungut-sungut. apakah kita mau ”jengkel” dan mengutuk hari-hari kita atau mau memuji Tuhan walau apapun yang terjadi!. sesungguhnya itu berasal dari hati. Artinya walaupun ekonomi tidak menentu dan keadaan politik sedang tidak pasti. dapat memperdamaikan dengan menusia. Di bagian lain Alkitab dijelaskan bahwa dengan perkataan kita dibenarkan dan dengan perkataan juga kita bisa dihukum. kita harus menjaga lidah terhadap yang jahat dan yang menipu. 3:2). ia dikenyangkan oleh hasil bibirnya. Dia akan selalu bangga akan pasangannya. Karena walaupun lidah bentuk fisiknya hanya kecil tetapi bisa membawa masalah yang besar. Sehingga di ayat 21 ditekankan bahwa ”hidup dan mati dikuasai lidah. maka di hati kita masih ada kepahitan dan luka. maka berarti kita bisa menjadi berkat bagi orang lain. ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya”. Waktu Paulus dan Silas dipenjarakan. 10 dijelaskan. hubungan dengan Tuhan belum benar. Oleh sebab itu. dimana kita sudah disayang Tuhan. Kalau kehidupan kita belum benar di hadapan Tuhan. Jadi bibir dapat membuat orang kenyang dan bibir juga dapat membuat orang lapar. maka kita akan memperoleh kelegaan. apapun yang dilakukan atau apapun kekurangan pasangannya. jika kita menghadapinya sambil memuji Tuhan. tetapi waktu kita mulai berbicara dengan rendah hati dan saling memaafkan. ”Perut orang dikenyangkan oleh hasil mulutnya. tetapi kita tidak perlu kuatir karena kita punya jaminan yaitu Tuhan sendiri yang akan memelihara kehidupan kita. ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu”. Lewat lidah kita dapat memilih. akan memakan buahnya”.”. semua tergantung lidah kita. Di dalam Amsal 18:20 dijelaskan bahwa. Dan kemudian tiba-tiba sendi-sendi penjara mulai goyah dan semua pintu penjara terbuka. . maka akan terjadi perdamaian. Karena apa yang keluar dari mulut. siapa suka menggemakannya. kita berharga di mata Tuhan dan sudah dijamin oleh Tuhan. Jadi rumah tangga bisa bahagia atau hancur.Sebagai contoh : orang yang sedang jatuh cinta. sehingga dari mulut akan keluar yang hal-hal yang tidak baik. Tergantung pilihan kita. . akan selalu dipuji.Lidah dapat menuntun kita untuk memuji-muji Tuhan. Perkataan dapat menentukan banyak hal dalam kehidupan kita (Yak. Kemudian di ayat 11 dijelaskan. Di tengah masalah yang paling berat sekalipun.Dijamin oleh Tuhan.

nyaman dan tenang berada di dekat kita. tetapi ketika kita mendengar kata-kata dari orang-orang tersebut. yang putus asa. Ini juga adalah “lidah” yang bermasalah dan berbahaya sehingga orang dengan ”lidah” seperti ini harus dihindari. Ini semua berasal dari hati yang masih ada “luka”. belum selesai karena akan menimbulkan sakit hati dan luka hati. tetapi bagi yang menerima amarah tersebut. Semua hal yang diucapkannya hanya “assumption” (perkiraan). semua persoalan bisa selesai. Tetapi kalau setiap hari kita mengucapkan kata-kata yang menguatkan. tetapi setelah itu. Di dalam Alkitab disebutkan.Lidah dikuasai lidah”. mempunyai prinsip hidup yang kuat dan tidak mudah terpengaruh lingkungan. . II. masih ada kepahitan. diri sendiri) 1 Lidah . lama-kelamaan. kalau marah. kita juga akan menjadi malas untuk melakukannya. dapat menyelesaikan persoalan-persoalan di depan kita . kita juga harus memperkatakan kata-kata yang membangun dan mendorong orang lain. anak itu akan menjadi anak yang percaya diri. 7 Lidah . Itu sangat berbahaya. janganlah kita menjadi orang yang turut memanas- . Kalau setiap hari kita berkata ”tolol” kepada anak kita. 5 Lidah . 1 Memperkatakan kata-kata yang menjadikan seorang berharga. dll berarti tidak punya iman. Orang yang sering mengucapkan hal-hal yang menggambarkan keputusasaan misalnya. ”hidup dan mati . maka dikemudian hari. Sehingga orang lain merasa sejahtera. Ada orang yang selalu mengucapkan hal-hal yang menuduh setiap kali berbicara. yang menghasut.dapat memberi semangat untuk menggapai masa depan. Jangan berteman dengan orang-orang seperti itu. karena walaupun kita punya semangat untuk melakukan sesuatu. . “saya sudah tidak kuat”. . Di dalam Yesaya 50:4 dijelaskan. 2 Memperkatakan kata-kata yang membangun dan mendorong. Orang yang ”lidah”nya selalu kasar dan sering memaki dan biasanya orang-orang seperti ini mempunyai pembelaan seperti ”saya orangnya apa adanya. Memang bagi orang yang marah tersebut sudah selesai. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid”. Apapun yang dikatakan. 4 Lidah . 3 Memperkatakan kata-kata yang tenang dan nyaman. membangun. Orang seperti ini selalu menganggap dirinya lebih hebat. yang kasar dan memaki. Artinya kalau sesuatu masih bisa dibicarakan. damai. mendorong semangat. memuji dan memberkati. Tetapi seringkali kita sudah tidak mau bicara lagi. maka lidah kitapun menjadi lidah seorang murid. maka hasilnya lidah kita akan menjadi lidah seorang murid. Ada orang yang lidahnya seperti pedang. supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. 6 Lidah . Jadi lidah yang bisa membuat kita mati adalah lidah yang suka mengutuk. Karena pada saat kita mendengar Firman Tuhan. yang merendahkan dan menyudutkan. maka masa depan kita akan berhasil. Atau segagal apapun suami/istri kita. saya ”bom” habis-habisan. ”nothing to big to talk to”. III LIDAH SEORANG MURID (Yes. Ini adalah lidah yang sangat bermasalah. “saya sudah tidak sanggup”. orang. anak itu akan benar-benar menjadi ”tolol”. Jadi kalau kita banyak mendengar Firman Tuhan. 2 Lidah .Lidah Dalam pepatah bahasa Inggris ada istilah. yang menyakitkan. yang menuduh. tetapi langsung bertindak. Lidah seorang murid itu memperkatakan hal-hal baik yang selalu membuat orang lain merasa berharga. Kalau ada orang sedang berselisih. 3 Lidah . “Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid. mengutuk orang lain dan mengutuk diri sendiri. selesai dan saya tidak punya perasaan dendam atau kesal lagi”. dll. pintar. Apa saja tanggapan yang keluar dari mulutnya mengenai sesuatu tidak pernah memuji atau memberi dorongan kepada orang lain. maka hati kita akan menjadi bersih dan kalau hati kita bersih. Baik mengutuk Tuhan. Orang yang selalu merendahkan orang lain setiap kali berbicara. 50:4) . kalau kita selalu memberi semangat. Selain memperkatakan kata-kata yang membuat orang lain merasa berharga. selalu menyakitkan orang lain. LIDAH BERMASALAH yang mengutuk-ngutuk (Tuhan.

4 Memiliki . 6 Selalu . lidah kita pasti baik. IV MEMILIKI LIDAH YANG BAIK . “Lidah” yang selalu memperkatakan atau mengucapkan kata-kata untuk mengingatkan tentang kasih Tuhan adalah “lidah” yang dahsyat.Terima Dengan kata ”terima kasih” membuat orang lain merasa dihargai. jangan bohong. dijadikan sebagai teman/sahabat bukan sebagai bawahan. . Tetapi hendaknya semua masalah kita hadapi dengan sukacita dan ditanggapi dengan humor (take it easy) sehingga masalah itu tidak terasa berat. kasih. jangan mencemburui. PENUTUP Perkataan kita akan sangat menentukan apakah kita akan mengalami hidup yang diberkati dan menjadi berkat atau justru sebaliknya yaitu mengalami hidup yang penuh penderitaan. kesadaran untuk tidak membalas. Hal ini sangat berbahaya karena selalu akan menyakiti hati orang lain. yaitu jaga lidah kita. kata ini tetap harus diucapkan. hebat. .Maaf. Tuhan minta satu hal kalau kita mau melihat hari-hari yang baik dalam hidup kita. . . Karena kata maaf adalah kata jembatan yang baik untuk menjembatani kesalahpahaman (sorry is the best bridge of comunication). tetapi hendaklah kita menjadi orang yang memberi damai dengan perkataan-perkataan yang tenang dan nyaman. Lidah yang baik adalah mengucapkan kata-kata yang dipikirkan sebelumnya. dll. karena kita tahu kita dipanggil bukan untuk membalas kejahatan tetapi untuk memberkati. 4 Memperkatakan kata-kata yang mengingatkan tentang kasih Tuhan. Karena dengan . Karena orang yang selalu bergaul dengan Firman akan mempunyai hati yang bersih. pada prinsipnya senang menerima pujian. selalu dengan Firman. . dll. Milikilah juga komitmen untuk tidak membalas yang jahat dengan yang jahat.I Kata ini adalah kata yang diucapkan untuk memberi kesan bahwa kita bersama dengan dia. V. love you. . Misalnya. mau belajar dan mendengar nasihat. Kalau kita punya komitmen untuk mengasihi. 5 Jangan melakukan kepada orang lain hal-hal yang tidak kita suka. Kita tidak selalu harus menjadi pelawak untuk membuat orang lain tertawa dan bersukacita.Tolong. apalagi jika ada kesalahpahaman. 6 The five magic words: . karena hidup ini adalah sebuah pelajaran. Hidup ini tidak selalu harus dihadapi dengan serius. Karena semua orang. dan saya merasa ada hal yang Tuhan percayakan kepada kamu”. karena kadangkala masalah kita tidak seserius yang kita pikirkan. 5 Memperkatakan kata-kata yang mengandung humor. selalu dalam kasih. Misalnya : ”saya mengasihi kamu. 2 Bergaullah . kalau kita tidak suka dicemburui. Kita harus tetap belajar. Tetapi jangan diucapkan kepada sembarangan orang. Biasakan mengucapkan kata ”maaf” dalam setiap percakapan. 1 Pikirkanlah . orang merasa dihargai. 3 Hiduplah . Dengan kata ”tolong”.Kamu Kata ”kamu hebat” adalah kata pujian yang diharapkan banyak orang. dan hati akan mempengaruhi lidah. Refleksi : Tuhan merancangkan agar hidup kita menjadi berkat dan diberkati. . Karena ada orang yang mengucapkan dahulu baru dipikirkan.manaskan suasana. perkataan-perkataan sebelum keluar dari mulut. Kepada istri atau suami atau kepada anak-anak. kalau kita tidak suka dibohongi. .

Biarlah lidah kita memuji Tuhan. . Dengan lidah. tetapi dengan lidah juga dapat menghambat orang untuk datang kepada Kristus. tetapi dengan lidah juga kita bisa mempermalukan nama Tuhan.lidah kita bisa melihat kemuliaan Tuhan. kita bisa menyatakan bahwa Yesus hidup. memperdamaikan dengan manusia dan menuntun kita pada hal-hal yang baik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful