You are on page 1of 11

TUGAS EKONOMI TENTANG

PERTUMBUHAN DAN PEMBANGUNAN EKONOMI

DISUSUN OLEH:

1. NIA SITI KURNIASANTI


2. DESI FITRIANI
3. PIPIH NURMAYANTI
4. FARISYA FUSPITA F.
5. PRAMUDITHA HANDAYANI E.
6. M. YUSUF

KELAS XI IPS 1

SMAN 1 MAJA
TAHUN AJARAN 2017/2018
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH

B. RUMUSAN MASALAH

BAB II PEMBAHASAN

A. HAL-HAL YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI

B. MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI

BAB III PENUTUP

A. KESIMPULAN

B. SARAN

DAFTAR PUSTAKA
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan
rahmatnya kami dapat diperkenankan menyelasaikan tugas ini.

Selain sebagai tugas, Makalah ini dibuat untuk menambah pengetahuan dan
ilmu kita tentang Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi

Banyak sekali hambatan dalam penyusunan makalah ini baik itu masalah
waktu, sarana, dan lain lain. Oleh sebab itu, selesainya makalah ini bukan semata
mata karena kemampuan saya, banyak pihak yang mendukung dan membantu saya.
Dalam kesempatan ini, penyusun mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak
pihak yang telah membantu.

Saya harapkan makalah ini nantinya akan berguna bagi para pembaca, jika
ada kesalahan dalam makalah ini saya mengharapkan kritik dan saran yang
membangun agar dapat lebih baik lagi.

Maja, September 2017

Penulis
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Selama hampir setengah abad, perhatian utama masyarakat perekonomian dunia


tertuju pada cara-cara untuk mempercepat tingkat pertumbuhan pendapatan nasional.
Paraekonom dan politisi dari semua negara, baik negara-negara kaya maupun
miskin, yang menganut sistem kapitalis, sosialis maupun campuran, semuanya
sangat mendambakandan menomorsatukan pertumbuhan ekonomi ( economic
growth ).

Pada setiap akhir tahun,masing-masing negara selalu mengumpulkan data-data


statistiknya yang berkenaandengan tingkat pertumbuhan GNP relatifnya, dan dengan
penuh harap merekamenantikan munculnya angka-angka pertumbuhan yang
membesarkan hati. Pengejaran pertumbuhan merupakan tema sentral dalam
kehidupan ekonomi semua negara di dunia dewasa ini. Seperti kita telah ketahui,
berhasil-tidaknya program-program pembangunan di negara-negara dunia ketiga
sering dinilai berdasarkan tinggi-rendahnya tingkat pertumbuhan output dan
pendapatan nasional. Mengingat konsep pertumbuhan ekonomi sebagai tolok ukur
penilaian pertumbuhan ekonomi nasional sudah terlanjur diyakini serta diterapkan
secara luas, maka kita tidak boleh ketinggalan dan mau tidak mau juga harus
berusaha mempelajari hakekat dan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi tersebut.

Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi memiliki definisi yang berbeda, yaitu :

Pertumbuhan ekonomi ialah proseskenaikan output per kapita yang terus menerus
dalam jangka panjang. Pertumbuhanekonomi tersebut merupakan salah satu
indikator keberhasilan pembangunan. Dengandemikian makin tingginya
pertumbuhan ekonomi biasanya makin tinggi pula kesejahteraan masyarakat,
meskipun terdapat indikator yang lain yaitu distribusi pendapatan.

Pembangunan ekonomi ialah usaha meningkatkan pendapatan per kapita dengan


jalan mengolah kekuatan ekonomi potensial menjadi ekonomi riil
melalui penanaman modal, penggunaan teknologi, penambahan pengetahuan,
peningkatanketrampilan, penambahan kemampuan berorganisasi dan manajemen.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, ternyata memang adanya perbedaan antara
pertumbuhan ekonomi dengan pembangunan ekonomi. Hal yang akan dibahas di sini
adalah :

1. Apa sajakah yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara?


2. Upaya apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi
negara tersebut?
BAB II
PEMBAHASAN

A. HAL-HAL YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI


1. Akumulasi Modal

Akumulasi modal ( capital accumulation ) terjadi apabila sebagian dari


pendapatanditabung dan diinvestasikan kembali dengan tujuan memperbesar output
dan pendapatan di kemudian hari. Pengadaan pabrik baru, mesin-mesin, peralatan,
dan bahan baku meningkatkan stock modal ( capital stock ) fisik suatu negara (yakni,
total nilai riil neto atas seluruh barangmodal produktif secara fisik) dan hal itu
jelas memungkinkan terjadinya peningkatan output di masa-masa mendatang.
Investasi produktif yang bersifat langsung tersebut harus dilengkapi dengan berbagai
investasi penunjang yang disebut investasi infrastuktur ekonomi dan social. Di
sampinginvestasi yang bersifat langsung banyak cara yang bersifat tidak langsung
untuk menginvestasikan dana dalam berbagai jenis sumber daya. Di samping itu ada
jugaInvestasi dalam pembinaan sumber daya manusia dapat meningkatkan kualitas
modalmanusia, sehingga pada akhirnya akan membawa dampak posiyif yang sama
terhadap manusia.

Segenap kegiatan yang dijelaskan di atas merupakan bentuk-bentuk investasi


yangmenjurus ke akumulasi modal.

2. Pertumbuhan Penduduk dan Angkatan Kerja

Pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan angkatan kerja (yang terjadi beberapa


tahunkemudian setelah pertumbuhan pendududuk) secara tradisional dianggap
sebagaisalah satu factor positif yang memacu pertumbuhan ekonomi. Jumlah tenaga
kerjayang lebih besar berarti akan menambah jumlah tenaga produktif,
sedangkan pertumbuhan penduduk yang lebih besar berarti meningkatkan ukuran
pasar domesticnya. Meskipun demikian, kita masih mempertanyakan apakah
begitucepatnya pertumbuhan penawaran angkatan kerja di Negara-negara
berkembang(sehingga banyak diantara mereka yang mengalami kelebihan tenaga
kerja) benar-benar akan memberikan dampak positif, atau justru negatif, terhadap
pembangunan ekonominya. Sebenarnya, hal tersebut (positif atau negativenya
pertambahan penduduk bagi upaya pembangunan ekonomi) sepenuhnya tergantung
padakemampuan sistem perekonimian yang bersangkutan untuk menyerap dan
secara produktif memanfaatkan tambahan tenaga kerja tersebut. Adapun kemampuan
itusendiri lebih lanjut dipengaruhi oleh tingkat jenis akumulasi modal dan
tersedianyainput atau factor_faktor penunjang, seperti kecakapan manajerial dan
administrasi.

3. Kemajuan Teknologi

Kemajuan teknologi (technological progress), bagi kebanyakan ekonom


merupakansumber pertumbuhan ekonomi yang paling penting. Dalam
pengertiannya yang palingsederhana, kemajuan teknologi terjadi karena
ditemukannya cara baru atau perbaikanatas cara-cara lamadalam menangani
pekerjaan-pekerjaan tradisional seperti kegiatanmenanam jagung, membuat
pakaian, atau membangun rumah. Kita mengenal tigaklasifikasi kemajuan
teknologi, yaitu: kemajuan teknologi yang bersifat netral( neutral
technological progress ), kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja (
labor- saving technological progress ), dan kemajuan teknologi yang hemat
modal ( capital- saving technological progress ).
Kemajuan teknologi yang netral ( neutral technolohical progress ), terjadi
apabilateknologi tersebut memungkinkan kita mencapai tingkat produksi
yang lebih tinggidengan menggunakan jumlah dan kombinasi faktor input
yang sama. Inovasi yangsederhana, seperti pembagian tenaga kerja (semacam
spesialisasi) yang dapatmendorong peningkatan output dan kenaikan
konsumsi masyarakat adalah contohnya.Sementara itu, kemajuan teknologi
dapat berlangsung sedemikian rupa sehinggamenghemat pemakaian modal
atau tenaga kerja (artinya, penggunaan teknologitersebut memungkinkan kita
memperoleh output yang lebih tinggi dari jumlah inputtenaga kerja atau
modal yang sama). Penggunaan komputer, mesin tekstil otomatis, bor listrik
berkecepatan tinggi, traktor dan mesin pembajak tanah, dan banyak
lagi jenios mesin serta peralatan modern lainnya, dapat diklasifikasikan
sebagai kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja (labor-saving
technological progress).
Kemajuan teknologi hemat modal ( capital-saving technological progress )
,merupakan fenomena yang langka. Hal ini dikarenakan hamper semua
penelitian dalam dunia ilmu pengetahuan dan teknologi dilakukan di Negara-
negaramaju dengan tujuan utama menghemat pekerja, dan bukan menghemat
modal. Di Negara-negara dunia ketiga yang berlimpah tenaga kerja tetapi
langka modal,kemajuan teknologi hemat modal merupakan sesuatu yang
paling diperlukan.Kemajuan teknologi juga dapat meningkatkan modal atau
tenaga kerja.
Kemajaun teknologi yang meningkatkan pekerja ( labor-augmenting
technological progress ), terjadi apabila penerapan teknologi tersebut mampu
meningkatkan mutu atauketrampilan angkatan kerja secara umum. Misalnya,
dengan menggunakan videotape,televise, dan media komunikasi elektronik
lainnya di dalam kelas, proses belajar biaslebih lancar sehingga tingkat
penyerapan bahan pelajaran juga menjadi lebih baik.Demikian pula halnya
dengan kemajuan teknologi yang meningkatkan modal (capital-augmenting
technological progress). Jenis kemajuan ini terjadi jika penggunaan teknologi
tersebut memungkinkan kita memanfaatkan barang modal yangada secara
lebih produktif. Misalnya, penggunaan bajak kayu dengan bajak bajadalam
produksi pertanian.

B. MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI

Posisi Negara-negara berkembang dewasa ini dalam banyak hal berbeda dengan
yangdimiliki oleh Negara-negara maju pada saat lepas landas ke arah era
pertumbuhanekonomi modern. Dalam kondisi awal tersebut, paling tidak terdapat
delapan perbedaan penting yang mempengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi dan
syarat-syarat terlaksanya pembangunan ekonomi modern.

Kedelapan butir perbedaan yang utama dan yang perludianalisis lebih lanjut itu
adalah sebagai berikut :

Perbedaan kekayaan sumber daya alam dan kualitas modal manusia.


Perbedaan pendapatan per kapita dan tingkat GNP dibandingkan negara negara
lainnyadi dunia.
Perbedaan iklim.
Perbedaan jumlah penduduk, distribusi, serta laju pertumbuhannya.
Peranan sejarah migrasi internasional.
Perbedaan dalam memperoleh keuntungan dari perdagangan internasional.
Kemampuan melakukan penelitian dan pengembangan dalam bidang ilmiah
danteknologi dasar.
Stabilitas dan fleksibilitas lembaga-lembaga politik dan sosial.

Oleh karena itu agar bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara maka
dapatdilakukan upaya perbaikan di segala bidang dan mengeluarkan berbagai
macamkebijakan yang pro terhadap pertumbuhan ekonomi itu sendiri.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Pertumbuhan Ekonomi di setiap negara berbeda - beda tergantung dari


tingkat pendapatan per kapita suatu negara tersebut dan tergantung dari berapa
besar pendapatan / penghasilan dari penduudknya. Jika pendapatan Negara itu tinggi
maka pertumbuhan ekonominya juga cepat tetapi sebaliknya jika pendapatan suatu
negaraitu di bawah rata rata maka pertumbuhna ekonominya juga rendah.Beberapa
ahli ekonomi mengemukakan pertumbuhan ekonomi dengan persepsi yang berbeda
beda. Seperti pada alitan klasik an Neo klasik. Sebagai contoh nya :Robert Solow
mengemukakan pertumbuhan ekonomi merupakan rangkaian kegiatanyang
bersumber pada manusia, akumulasi modal, pemakaian tekonologi modern danhasil /
output. Dan masih banyak lagi tokoh tokoh yang mengemukakan pertumbuhan
ekonomi dalam arti yang berbeda beda.Pertumbuhan ekonomi pada zaman
sekarang ini berdampak pada kehidupan penduduk suatu negara. Semuanya ini
berpengaruh pada kesejahteran rakyat banyak.Oleh karena itu negara terus
memajukan pendapatan negara dengan menaikkan harga harga kebutuhan pokok
seperti minyak yang katanya bisa menjadikan lebih baik tingkat perekonomian kita.

B. Saran

Dengan demikian dapat kita sarankan kepada pemerintah dengan penjelasan


sebagai berikut :
Beberapa negara sedang berkembang mengalami ketidak stabilan sosial,
politik,dan ekonomi. Ini merupakan sumber yang menghalangi pertumbuhan
ekonomi.Adanya pemerintah yang kuat dan berwibawa menjamin terciptanya
keamanandan ketertiban hukum serta persatuan dan perdamaian di dalam negeri.
Ini sangat diperlukan bagi terciptanya iklim bekerja dan berusaha yang
merupakan motor pertumbuhan ekonomi.
Ketidakmampuan atau kelemahan setor swasta melaksanakan fungsientreprenurial
yang bersedia dan mampu mengadakan akumulasi kapital danmengambil inisiatif
mengadakan investasi yang diperlukan untuk memonitori proses pertumbuhan.
Pertumbuhan ekonomi merupakan hasil akumulasi kapital dan investasi
yangdilakukan terutama oleh sektor swasta yang dapat menaikkan
produktivitas perekonomian. Hal ini tidak dapat dicapai atau terwujud bila tidak
didukung olehadanya barang-barang dan pelayanan jasa sosial seperti sanitasi
dan program pelayanan kesehatan dasr masyarakat, pendidikan, irigasi,
penyediaan jalan dan jembatan serta fasilitas komunikasi, program-program
latihan dan keterampilan,dan program lainnya yang memberikan manfaat kepada
masyarakat.
Rendahnya tabungan-investasi masyarakat (sekor swasta) merupakan pusat
ataufaktor penyebab timbulnya dilema kemiskinan yang menghambat
pertumbuhanekonomi. Seperti telah diketahui hal ini karena rendahnya tingkat
pendapatan dankarena adanya efek demonstrasi meniru tingkat konsumsi di
negara-negara majuolah kelompok kaya yang sesungguhnya bias menabung.
Hambatan sosial utama dalam menaikkan taraf hidup masyarakat adalah
jumlah penduduk yang sangat besar dan laju pertumbuhannya yang sangat
cepat.Program pemerintahlah yang mampu secara intensif menurunkan
laju pertambahan penduduk yang cepat lewat program keluarga berencana
danmelaksanakan program-program pembangunan pertanian atau daerah
pedesaanyang bisa mengerem atau memperlambat arus urbanisasi penduduk
pedesaanmenuju ke kota-kota besar dan mengakibatkan masalah-masalah social,
politis,dan ekonomi.
Pemerintah dapat menciptakan semangat atau spirit untuk mendorong
pencapaian pertumbuhan ekonomi yang cepat dan tidak hanya memerlukan
pengembanganfaktor penawaran saja, yang menaikkan kapasitas produksi
masyarakat, yaitusumber-sumber alam dan manusia, kapital, dan teknologi;tetapi
juga faktor permintaan luar negeri. Tanpa kenaikkan potensi produksi tidak
dapatdirealisasikan