You are on page 1of 7

JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN, VOLUME 2, NO.

1, JANUARI 2015: 85-91

Gambaran Histopatologi Epitel Transisional Kolorektal pada Pasien Hemoroid

Indri Seta Septadina1, Fifi Veronica2

1. Bagian Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Palembang
2. Departemen Anatomi dan Biologi Sel, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, Bandung

Email: indri.andriansyah@gmail.com

Abstrak

Hemoroid adalah pelebaran dan inflamasi pembuluh darah vena di daerah anus yang berasal dari plexus hemorrhoidalis.
Hemoroid terdiri dari tipe hemoroid interna, eksterna, dan campuran yang dapat ditentukan melalui pemeriksaan
histopatologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik histopatologi pada penderita hemoroid di Bagian
Patologi Anatomi RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan
pendekatan cross-sectional. Dari 28.241 arsip pasien yang diperiksa di Bagian Patologi Anatomi RSUP Dr. Mohammad
Hoesin Palembang pada tahun 2009-2013, diperoleh 97 sampel hemoroid yang memenuhi kriteria inklusi. Angka
kejadian hemoroid di Bagian Patologi Anatomi RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang pada tahun 2009-2013 adalah
0,34%. Hemoroid lebih banyak ditemukan pada laki-laki (64,95%) dan paling sering terjadi pada kelompok usia 39-46
tahun(27,84%). Karakteristik histopatologi berdasarkan tipe hemoroid yang paling banyak ditemukan dalam penelitian
ini adalah hemoroid eksterna (49,49%), diikuti dengan hemoroid interna (26,80%), dan hemoroid campuran (23,71%).
Angka kejadian hemoroid di Bagian Patologi Anatomi RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang pada tahun 2009-2013
adalah 0,34%. Hemoroid eksterna merupakan tipe hemoroid yang paling sering ditemukan pada pemeriksaan
histopatologi hemoroid.

Kata kunci: hemoroid, usia, jenis kelamin, angka kejadian, histopatologi.

Abstract

Hemorrhoids is the dilation of blood vessels veins in the anal region derived from plexus hemorrhoidalis. Hemorrhoids
consists of internal, external, and the mix type that can be determined through examination of histopathology. The aim
of this study is to identify the histopathological characteristic of hemorrhoids sufferers at anatomical pathology
department RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Observational descriptive was carried out in this study using
cross sectional approach. From 28.241 patient records were examined at anatomical pathology department RSUP Dr.
Mohammad Hoesin Palembang in 2009-2013, obtained 97 samples of hemorrhoids that complied the inclusion criterias.
The incidence of hemorrhoids at anatomical pathology department RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang in 2009-
2013 was 0,34%. Hemorrhoids is more common in men (64,95%) and most often occurs in the age group 39-46 years
(27,84%). The most common histopathological characteristic based on the type of hemorrhoids found in this study is
external hemorrhoids (49,49%), followed by internal hemorrhoids (26,80%), and mix hemorrhoids (23,71%). The
incidence of hemorrhoids at anatomical pathology department RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang in 2009-2013
was 0,34%. External hemorrhoids was the most frequently type of hemorrhoids which encountered on histopathological
examinations of hemorrhoids.

Keywords: hemorrhoids, age, sex, incidence, histopathology.

85

2%) dan kelompok jenis kelamin kronik. JANUARI 2015: 85-91 1.4%). tidak menimbulkan gejala klinis. (disebabkan tekanan janin pada abdomen dan Meskipun hemoroid tidak mengancam jiwa.6 National Center for Health penunjang histopatologi.11 dan usia. melalui gambaran histopatologi jaringannya dengan puncak kejadian pada usia antara 45.13. diare kronik atau diare akut yang mengurangi kualitas hidup seseorang.5%). Penegakan diagnosis sekitar 75% orang dalam populasi akan dan pemberian terapi lebih awal akan mengalami hemoroid dalam hidupnya.3 diderita oleh semua orang dengan prevalensi Pada umumnya diagnosis hemoroid dapat sama banyaknya pada laki-laki maupun diperoleh dengan menggunakan anoskopi atau perempuan. Namun diagnosis yang sedang mengandung dan akan pasti hemoroid dapat diperoleh dari pemeriksaan melahirkan. dibandingkan dengan anoskopi yang hanya 65 tahun.5 membantu menghindari komplikasi dan tidak Hemoroid merupakan penyakit yang bisa mengganggu kualitas hidup penderita.7. Oleh berlebihan. kehamilan. serta kelompok jenis kelamin laki- adalah pelebaran pembuluh darah vena pada laki sebanyak 95 orang (57.3. tetapi bersifat berjumlah 166 orang dengan kelompok usia lebih kompleks yakni melibatkan beberapa terbanyak yang menderita hemoroid dimulai unsur berupa pembuluh darah. polip anal.4 penyakit ini sangat berpotensi mengurangi Menurut hasil penelitian sebelumnya. 1. peningkatan tekanan intra muncul pada tahap lanjut akibat dari gesekan abdomen karena tumor.4%. Selain itu kebanyakan dari pasien Faktor-faktor yang menyebabkan dengan gejala hemorrhoid mempunyai riwayat meningkatnya angka kejadian hemoroid yaitu: keluarga yang hemorrhoid2 Hemoroid sering mengedan pada saat buang air besar yang sulit. terutama pola buang air besar yang salah (lebih sering pada tahap awal sehingga sering terjadi menggunakan jamban duduk. kurang karena itu. kurang makan makanan yang sangat membantu untuk menghindari mengandung serat seperti sayur dan buah. dan lainnya dilaporkan di Amerika Serikat adalah 4. Pendahuluan Prevalensi meningkat pada ras Kaukasian dan individu dengan status ekonomi tinggi. komplikasi paska pembedahan pada derajat kurang olahraga/imobilisasi.8. kehamilan antara feses dan hemoroid pada derajat lanjut. NO. jaringan lunak dari kelompok usia 15-44 tahun yaitu 77 orang dan otot di sekitar anorektal. Adam Malik Medan satu segmen atau lebih vena hemoroidalis di menunjukkan bahwa jumlah pasien dengan daerah anorektal. Terjadinya bahwa hemoroid paling paling banyak diderita hemorrhoid dipengaruhi beberapa faktor pada kelompok usia 45-54 tahun sebanyak 15 predisposisi antara lain karena konstipasi orang (24. Soedarso pleksus hemorrhoidal internal dan pleksus Pontianak periode 2009-2012 menunjukkan hemorrhoidal eksternal. Hemoroid bukan sekedar diagnosis hemoroid pada tahun 2009-2011 pelebaran vena hemoroidalis. kualitas hidup seseorang. obesitas.14 . diet rendah serat laki-laki sebanyak 40 orang (64. usia tua. tingkat pembesaran hemoroid. VOLUME 2. hubungan seksual peranal. tetapi kualitas hidup penderita. hemoroid. diagnosis dan terapi awal hemoroid minum air. konstipasi tetapi penyakit ini sangat berpotensi kronik.9 Hemoroid adalah kumpulan dari pelebaran Penelitian di RSUP H. Sedangkan pada usia dibawah 20 dapat menilai mukosa rektal dan mengevaluasi tahun penyakit hemoroid ini jarang terjadi. Pemeriksaan Statistics (NCHS) melaporkan bahwa terdapat histopatologi dapat menyingkirkan diagnosis 10 juta orang di Amerika Serikat mengeluhkan banding seperti kanker rektal. terlalu lama keterlambatan diagnosis. Prevalensi hemoroid yang solitary rectal ulcer syndrome. dan sedikit meningkat pada wanita endoskopi fleksibel lainnya. Gejala umumnya duduk di jamban).2%)10.12 Meskipun hemoroid lebih lanjut dan tidak mengganggu hemoroid tidak mengancam jiwa.1 Hemorrhoid (46.86 JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN. Penelitian tunika mukosa dan tunika submukosa dari yang telah dilakukan di RSUD Dr. perubahan hormonal).

55-62 17 17. kemudian dikalikan 100%.34 penelitian deskriptif observasional dengan 2012 15 5798 0.26 pendekatan cross sectional melalui 2013 30 6331 0.4 Jenis penelitian yang dilakukan adalah 2011 18 5286 0.34% yang disajikan dalam Tabel 1. Hasil jiwa. dan 71-78 Pengumpulan data menggunakan metode tahun. tepat dan akurat serta menyingkirkan diagnosis banding lainnya. Penelitian dilakukan di Bagian Patologi Anatomi RSUP Dr. Mohammad penting dilakukan karena dapat membantu Hoesin Palembang tahun 2009 hingga 2013 dokter untuk menentukan tatalaksana yang adalah 0. Kemudian ditentukan angka kejadian Tabel 2. 97 yang melakukan pemeriksaan histopatologi sampel hemoroid dikelompokkan berdasarkan anorektal di Bagian Patologi Anatomi RSUP interval kelompok usia yaitu kelompok usia 15- Dr. berdasarkan diagnosis kasus. Metode 2009 11 5043 0. Oleh karena itu. perdarahan Mohammad Hoesin Palembang tahun 2009 rektum hingga perforasi rektum dan fistula hingga 2013.241 0. sampel yang observasi.22 2010 23 5783 0. Pengumpulan data dilakukan 39-46 tahun dan sangat jarang ditemukan pada dengan menentukan populasi terlebih dahulu. Mohammad Hoesin 47-54 14 14. tetapi penyakit ini tidak boleh diremehkan karena komplikasi paska Dari 28. hingga 2013 yang memenuhi kriteria inklusi. JANUARI 2015: 85-91 87 Meskipun hemoroid tidak mengancam 3. 39-46 tahun.53 63-70 8 8.34 medik pasien. 55-62 tahun. kelompok usia 15-22 tahun. 2013.25 Total 97 100 . jenis kelamin dan 15-22 2 2.47 pengambiln data sekunder dari arsip rekam Total 97 28.22 berdasarkan tipe hemoroid di Bagian Patologi 39-46 27 27. VOLUME 2. 23-30 tahun. Distribusi Frekuensi Penderita Hemoroid berdasarkan rumus. dapat menyebabkan kekambuhan. 63-70 tahun. Subjek penelitian adalah semua pasien Dengan menggunakan formula Sturgess. JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN. Mohammad Tabel 2 menunjukkan distribusi frekuensi Hoesin Palembang pada tahun 2009 hingga penderita hemoroid berdasarkan kategori usia. 31-38 tahun. menegakkan demikian angka kejadian hemoroid di Bagian diagnosis berdasarkan gambaran histopatologi Patologi Anatomi RSUP Dr.43 Palembang.25 71-78 8 8. Pada penelitian ini. dalam persentase yang berbeda. NO. Angka Kejadian Hemoroid Tahun Kasus Populasi Prevalensi (%) 2. Dengan biaya terapi. Tabel 1.06 karakteristik hitopatologi hemoroid 23-30 14 14. Mohammad Hoesin Palembang tahun 2009 22 tahun. Serta menentukan distribusi frekuensi Kelompok Usia Jumlah (n) Persentase (%) hemoroid berdasarkan usia. Jumlah penderita Mohammad Hoesin Palembang tahun 2009 hemoroid terbanyak berada pada kelompok usia hingga 2013. Usia tertua penderita selanjutnya populasi yang terkumpul dipilih hemoroid adalah 78 tahun.241 arsip pasien yang melakukan pembedahan pada derajat hemoroid lanjut pemeriksaan histopatologi di RSUP Dr. yaitu mengamati secara langsung mengalami hemoroid dimulai dari usia 15 tahun data sekunder yang di ambil dari rekam medik dan bertambah seiring bertambahnya usia namun pasien di Bagian Patologi Anatomi RSUP Dr. 1.84 Anatomi RSUP Dr. diperoleh 97 sampel hemoroid rektovagina akan mengakibatkan peningakatan yang memenuhi kriteria inklusi. yaitu membagi kasus Berdasarkan Kategori Usia dengan populasi. yaitu hemoroid. 47-54 tahun.43 31-38 7 7.

71%.15 Data yang tersedia berupa insiden submukosa dari pleksus hemorrhoidal internal hemoroid di beberapa rumah sakit diantaranya dan pleksus hemorrhoidal eksternal. Hal ini disebabkan Pada penelitian ini.34%. Selain itu. Pembahasan hemoroid dalam skala nasional belum diketahui secara pasti. hygiene yang sulit dijaga dan rasa sakit. tipe hemoroid Pada pemeriksaan rectal toucher insidensi terbanyak adalah hemoroid eksterna yaitu hemorrhoid interna sebesar 72% dari seluruh sebanyak 49. penelitian prevalensi 4. disebutkan bahwa hemoroid campuran. JANUARI 2015: 85-91 Jumlah penderita hemoroid lebih lebih predisposisi antara lain karena konstipasi banyak dialami oleh laki-laki yaitu 63 orang kronik. tinggi dibandingkan dengan perempuan. kehamilan. obesitas.71 massa pada waktu defekasi. Patologi Anatomi RSUP Dr. NO. hemoroid eksterna.1 Selain itu kebanyakan dari pasien (35. Total 97 100 Selain itu hemorrhoid cenderung memburuk dari tahun ke tahun. Karakteristik histopatologi disebut ambeien oleh masyarakat awam berdasarkan tipe hemoroid terdiri atas merupakan lesi pada anorectal yang paling hemoroid interna. Hemorrhoid bisa di pleksus hemoroid inferior pada bagian distal derita baik pria maupun wanita. lokasi dari pelebaran vena pada pleksus hemorrhoidalis. Akan tetapi Berdasarkan Karakteristik Histopatologi hemorrhoid dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Di Indonesia. Hemoroid Hemorrhoid juga ditemukan pada 50% eksterna adalah pelebaran dan penonjolan manusia diatas 50 tahun. pengeluaran campuran lendir.22 Pada penelitian ini. dan sering ditemukan. karena seseorang yang menderita hemoroid didapatkan angka kejadian kasus hemoroid cenderung malu mengutarakan penyakitnya diantara kasus pasien yang melakukan dan takut membayangkan tindakan yang pemeriksaan histopatologi di Laboratorium mungkin akan dilakukan dokter. diambil dari hasil biopsi. VOLUME 2.05%) dengan gejala hemorrhoid mempunyai riwayat Tabel 3 menunjukkan distribusi frekuensi keluarga yang hemorrhoid hemoroid berdasarkan karakteristik Hemorrhoid atau wasir atau yang biasa histopatologi. Mohammad Hoesin hemoroid memang bukanlah penyakit yang Palembang pada tahun 2009 hingga 2013 yaitu mengancam jiwa.95%) daripada perempuan yaitu 34 orang dan usia. Bahkan pada pemeriksaan pada pleksus hemoroidalis superior pada bagian rectal didapatkan bahwa 2/3 penduduk sehat proksimal garis dentata (linea pectinea) dan menderita hemorrhoid yang tidak bergejala. 1.49 khas yaitu perdarahan pada waktu defekasi Hemoroid eksterna 48 26. Hemorrhoid bukanlah suatu Tabel 4.2 ditutupi oleh epitel kolumner. Gejalanya dapat hilang sebanyak 97 kasus atau sebesar 0. diet rendah serat (64.88 JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN. Terjadinya di RSUD Dr. Hal ini terjadi karena gejala-gejala Tipe Hemoroid Jumlah Persentase (%) (n) klinis pada penderita hemorrhoid yang sangat Hemoroid interna 26 49.49% diikuti dengan hemoroid insidensi hemorrhoid. Soedarso Pontianak terdapat hemorrhoid dipengaruhi beberapa faktor .8 yang merupakan gejala utama prolapsus suatu Hemoroid 23 23. Distribusi Frekuensi Hemoroid penyakit yang berbahaya. timbul dan pada sebagian besar kasus gejala Hemorrhoid adalah pelebaran pembuluh hemoroid sudah lenyap dalam beberapa hari darah vena pada tunika mukosa dan tunika saja. Hemorrhoid interna dan interna sebanyak 26. Akan tetapi garis dentata (linea pectinea) dan tertutup oleh laki-laki mempunyai kecenderungan lebih epitel skuamosa (Gambar 7). Klasifikasi ini dibedakan hemorrhoid diderita oleh 5% seluruh atas dasar gambaran pelebaran pembuluh darah penduduk dunia.8% hemoroid campuran eksterna dibedakan berdasarkan tempat atau sebanyak 23.

bahwa dari 97 jaringan anorektal yang Pada penelitian ini.17 terjadi konstipasi (sembelit) yang dikarenakan Perbedaan jumlah angka kejadian dapat penyerapan air yang berlebihan pada saluran disebabkan oleh faktor adanya perbedaan cerna. biasanya pasien sudah menderita hemoroid kerusakan sensoris dan motoris.9 Hasil penelitian ini juga sesuai hemoroid interna sedikit lebih tinggi (61. Di konsistensi tinja menjadi keras. pada usia tua juga sering pernah mengalami hemoroid di Indonesia. hemoroid Insiden hemoroid meningkat seiring dengan eksterna lebih sering menyebabkan nyeri yang bertambahnya usia. Hal tersebut dapat mengakibatkan angka harapan hidup di berbagai daerah. sampel dari Bagian Patologi Anatomi yang pengobatan.4%) dengan penelitian yang dilakukan oleh daripada hemoroid eksterna (38.11 Di RS Immanuel Bandung pada tahun mengalami penurunan. penyakit. lalu mengalami pasien di RSUD Dr. Selain itu juga dapat plexus hemorrhoidalis yang dipicu oleh usaha disebabkan karena penelitian lain yang mengejan untuk mengeluarkan tinja.17.84%). Selain karena diperkirakan lebih dari sepuluh juta orang proses degenerasi.8. menemukan bahwa dari 166 pasien insiden puncak antara usia 45 hingga 65 yang terdiagnosis hemoroid.17 penelitian.21 Sedangkan lebih dari 39 tahun. Hasil penelitian ini daripada dua tipe hemoroid lainnya. usia tertua penderita interna (95. faktor pertimbangan pasien kenyataan pasien tentang kemampuan proses untuk berobat ke Rumah Sakit kebanyakan pengontrolan sudah mengalami penurunan adalah karena peningkatan derajat keparahan dibandingkan pada orang dewasa. pertambahan usia serta mencapai puncak pada Studi serupa yang dilakukan pada 62 usia 39-46 tahun (27. persentasi tahun. Pada pasien atau pasien cenderung malu . asupan cairan. Hasil penelitian ini menunjukkan sehingga pasien hemoroid eksterna lebih bahwa sebagian besar pasien hemoroid berusia sering untuk datang ke dokter.19 Pada usia tua 2010 terdapat sebanyak 75 kasus. nyeri. namun menurut Villalba. penilitian ini menggunakan beberapa faktor seperti: usia.2%) lebih banyak ditemukan hemoroid adalah 78 tahun.10 Berdasarkan penelitian yang dan atonis.20 pada tahap lanjut atau dengan kata lain lebih Berdasarkan penelitian didapatkan data berat atau dicurigai keganasan. Selain itu menggunakan sampel dari Bagian Penyakit kejadian konstipasi juga dipengaruhi oleh Dalam (Bedah). NO.11 Selain sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa itu juga penelitian yang dilakukan oleh orang dewasa mengalami hemoroid dengan Wandari. JANUARI 2015: 85-91 89 sebanyak 62 kasus pada tahun 2009 hingga usia lanjut proses pengontrolan tersebut 2012. Karena sphincternya lemah. JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN. hemoroid tahun. Sehingga Indonesia. keadaan sosioekonomi mengontrol proses defekasi yang berbeda. sampel yang didiagnosis hemoroid. 1. Fakta diatas sesuai menurut Ruri. Perbedaan dari hasil dipertegas dengan teori setiap tahap penelitian ini mungkin dikarenakan perbedaan perkembangan atau usia memiliki kemampuan derajat keluhan pasien. Soedarso Pontianak penurunan secara bertahap mulai dari usia 63 melaporkan hasil yang berbeda. diet.10 Belum Nugroho bahwa persentase hemoroid sangat ada teori yang menjelaskan secara pasti kecil ditemukan pada usia kurang 20-30 penyebab terjadinya perbedaan hasil tahun. 26 kasus hemoroid tahun dan mengalami peningkatan seiring interna. gaya hidup.16 Sedangkan terjadi efek degeneratif pada jaringan-jaringan di RSUP Haji Adam Malik Medan dalam tubuh termasuk bantalan anal dimana jaringan rentang waktu 2009-2011 terdapat sebanyak pendukung otot sphincter pun juga menjadi tipis 166 kasus. dan 23 kasus hemoroid campuran. Pada penelitian ini.1. namun dengan persentase sangat jarang terjadi pada hemoroid interna yang berbeda. 46 diantaranya adalah mengalami hemoroid dimulai dari usia 15 tipe hemoroid eksterna. Soegiri Lamongan dapat menimbulkan prolaps. angka harapan hidup dari tahun ke dapat terjadi penekanan yang berlebihan pada tahun terus meningkat. maka dilakukan di RSUD Dr. Hal ini hemoroid interna.6%). VOLUME 2.

Pages 1044–50 kolumner. Volume 10. JANUARI 2015: 85-91 mengutarakan penyakitnya. The vascular nature of campuran tampak jaringan yang sebagian hemorrhoids. Journal of Gastrointestinal berlapis epitel skuamous kompleks berkeratin Surgery. Selain itu American Dietetic Association. July–August yang membentuk struktur jala-jala dan epitel 2006. dapat dilakukan dengan beberapa cara sesuai 5. 6. NO. Gejalanya dapat hilang Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa timbul dan pada sebagian besar kasus gejala karakteristik histopatologi berdasarkan tipe hemoroid sudah lenyap dalam beberapa hari hemoroid tersering yang ditemukan pada saja. Hemorrhoids. Penatalaksanaan 7. 12(1): 15. dijumpai pembuluh darah yang berproliferasi 3. Gruber H. penatalaksanaan bedah. Person B. Price SA dan Wilson LM. hemoroid yang disertai kontraindikasi operasi 8. 2010: 4. Slavin JL. Gale Encyclopedia of Medicine. 3rd ed. Position statement of the adanya lumen yang berisi trombus di bawah American Dietetic Association: health epitel skuamous kompleks maupun epitel implications of dietary fiber. Hemorrhoids atau pasien menolak operasi. 204(1): 102. Tech penatalaksanaan. Jakarta: EGC. diikuti dengan dari hemoroid eksterna adalah terdapatnya hemoroid interna yaitu sebanyak 26 orang epitel skuamous kompleks yang melapisi (26. Kaidar-Person O. Gastroenterology penatalaksanaan bedah ditujukan untuk hemoroid Clinics of North America 2008. Kesimpulan hemoroid memang bukanlah penyakit yang mengancam jiwa. dengan jenis dan derajat hemoroid. Jakarta: Gramedia penatalaksanaan minimal invasive) dan Pustaka Utama. pembuluh darah yang lumennya berisi trombus. Conrad F.108(10):1716–1731. sebagian menebal Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. (PPH) and Stapled Transanal Rectal Identifikasi tipe hemoroid penting untuk Resection (STARR) Procedures. Pada hemoroid interna terdapat epitel Daftar Acuan kolumner yang melapisi mukosa yang dibawahnya terdapat pembuluh darah yang 1. sel plasma.80%) dan hemoroid campuran yaitu mukosa regio anal serta di bawahnya terdapat sebanyak 23 orang (23.49%). Budiman D. 2006. Pada hemoroid campuran tampak 2. Selain itu. ditemui sel-sel radang limfosit. and Bartolo DCC. Issue 7. lumennya berisi trombus. Baker H. Journal of the kolumner disertai sel-sel goblet. Sedangkan and fissure in ano. tampak area fokus-fokus perdarahan serta 4. 6. Hemorrhoidal Disease: A farmakologis ditujukan untuk hemoroid interna Comprehensive Review.15 penelitian ini adalah hemoroid eksterna yaitu Karakteristik histopatologi yang didapat sebanyak 48 orang (49. American College derajat I sampai dengan III atau semua derajat of Surgeons 2007. 5.12 .71%). VOLUME 2. Lapisan muskularis masih dalam batas Procedure for Prolapsed Hemorrhoids normal. Aigner F. dan Mengobati Wasir. Pescatori M dan Gagliardi G. Serta hemoroid Fritsch H. derajat hemoroid yang tidak responsif terhadap pengobatan medis. 1766–1769. medis (penatalaksanaan farmakologis. atau semua 644. Penatalaksanaannya meliputi penatalaksanaan Detroit: Gale. and Wexner farmakologis dan penatalaksanaan non SD. 2005: 467. ed. 1. Patofisiologi: dalam berbagai ukuran. In: Longe JL.90 JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN. et al. pada ketiga tipe hemoroid tersebut juga 2008. Chong PS. Penatalaksanaan hemoroid Coloproctol 2008. sebagian melebar (dilatasi). 37: 627– interna derajat IV dan eksterna. ed (mediosklerosis). Bodner G. Mencegah dan penatalaksanaan non farmakologis. dan Sutedjo K. dan Postoperative Complications after PMN.

dan Rohde H. Halverson A. Uliyah M dan Hidayat AA. VOLUME 2. The Internet Journal of Utara. Dasar Praktik Klinik Untuk Kebidanan. 5th edition. 2009: 587. Clin Colon Rectal Surg 2007. Jakarta: Salemba Medika. Hemorrhoids: Hemoroid di RSUD Dokter Sudarso Modern Remedies for an Ancient Disease. 3rd ed. Clinical Gastroenterology and Hepatology Journal 2013. Clinic & Vein Treatment Center. The Evaluation and Treatment of Hemorrhoids: A Guide for the Gastroenterologist. 11(6): 595-596. 2012.B. JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN. . Lippincott Company. 18(17): 2011. Alwi I. Lantz PE. Setiati S. Stemmermann GN. (Editor).L. Gebbenslaben O. 2013. Robbins and Cotran Pathologic Basis of Disease. Buku Ajar Ilmu at http://www. Wandari N. Jurusan Hemorrhoid: Result from a Prospective Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Cohort Study. 54 12. JANUARI 2015: 85-91 91 9. Hemorrhoids. J. Skripsi Sarjana. 2004. Dalam: Sudoyo 23. Indonesia. 2011. O S. 1. New York: Saunders Elsevier. NO. Colon and Rectal Fakultas Kedokteran Universitas Surgery. Simadibrata M. 20(2): 79.hemorrhoid. C. Corman. Fenoglio-Preiser CM. Kumar V et. 18. Gastroenterology 2005. 10. 16. Pontianak Periode Januari 2009 – Perm J 2007. Indonesia. 11. Gambaran Penyakit Hemorroid berdasarkan usia. Noffsinger AE. 2(18): 42-47. Gastrointestinal Pathology: An Atlas and Text.Hemorrhoid care Medical Aru W. Ganz RA. Desember 2012. Hilger Y. Jakarta: Interna Publishing. 8th ed. Jennifer O. jenis kelamin. Haji Adam Malik Medan Periode Januari Etiology of Thrombosed External 2009 – Juli 2011. Skripsi Sarjana. 17. Prevalensi Hemoroid di RSUP 20. 14. Jurusan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha. and Isaacson PG. Jurusan 22. Hemorrhoids: From Basic 19. Wolters Kluwer. Available Simadibrata M. Soegiri Lamongan. 2008: 75. Nugroho SHP. Philadelphia : Tanjungpura. 11(2): 74-75. M. 13. ed World J Gasroenterol 2012.B. Pola Distribusi Kasus 21. Villalba H dan Abbas MA. Keterampilan Pathophysiology to Clinical Management. 8(1). J. 2. 2008: 1050-1051. Lohsiriwat V. al. 15. 2010: 826. Skripsi Sarjana. Hubungan Aktivitas Fisik dan Konstipasi dengan Derajat Hemoroid di URJ Bedah RSUD Dr. Indonesia. SURYA 2014. Putra.net Penyakit Dalam. Setiyohadi B. stadium serta tipe histopatologis di RS Immanuel Bandung Periode Januari 2010-Desember 2010. Hemoroid. 2012. Sarosy.