You are on page 1of 2

1.

Reseptor Ligan-Lipid (intraseluler)


Reseptor intraselular merupakan reseptor yang terdapat di dalam sel. Ligan pada
reseptor ini merupakan senyawa yang dapat larut dalam lipid (non polar), sehingga
ligan dapat langsung menembus membran sel. Ligan dapat langsung menembus
membran sel karena sifatnya yang lipofilik, sehingga dapat langsung berikatan
dengan reseptor. Setelah menembus membran sel, ligan akan masuk ke dalam sel dan
menuju reseptornya yang terdapat di dalam sel tersebut.
Contoh ligan: hormon kortikoid, progesteron, dan estrogen.
2. Reseptor Faktor Transkripsi
Reseptor faktor transkripsi mengatur transkripsi gen tertentu. Reseptor ini memiliki
daerah pengikatan dengan DNA (DNA binding domain) yang berinteraski secara
spesifik pada genom tertentu untuk mengaktifkan atau menghambat transkripsi.
Contoh ligan: hormon steroid, hormon tiroid, vitamin D, dan retinoid.
3. Reseptor Enzim
Reseptor enzim mengandung protein permukaan kinase yang memfosforilasi protein
efektor di membran plasma. Fosforilasi mengubah aktivitas biokimia protein tersebut.
Selain kinase, siklase juga dapat mengubah aktivitas biokimia efektor. Tirosin kinase,
tirosin fosfatase, serin/treonin kinase, dan guanil siklase berfungsi sebagai situs
katalitik, dan berperan layaknya suatu enzim.
Contoh ligan: insulin, epidergmal growth factor (EGF), platelet-derived growth
factor (PDGF), atrial natriuretic factor (ANF), tra nsforming growth factor-beta
(TGF-), dan sitokin.
4. Reseptor Kanal Ion
Reseptor kanal ion adalah reseptor bagi beberapa neurotransmitter, sering disebut
dengan istilah ligand-gated ion channels atau receptor operated channels. Sinyal atau
ligan dapat mengubah potensial membran sel dan komposisi ionik instraselular dan
ekstraselular sekitar.
Contoh ligan: aminobutirat tipe A (GABA), glutamat, aspartat, dan A glisin.
5. Reseptor Terkait Protein G
Protein G merupakan suatu protein regulator pengikatan GTP berbentuk heterotrimer.
Protein G adalah penghantar sinyal dari reseptor di permukaan sel ke
protein efektor. Protein efektor Protein G antara lain adenilat siklase, fosfolipase C
dan A2, fosfodiesterase, dan kanal ion yang terletak di membran plasma yang selektif
untuk ion Ca2+ dan K. Obat-obatan selain antibiotik, pada umumnya bekerja dengan
mekanisme ini.
Contoh ligan: amina biogenik, eikosanoid, dan hormon-hormon peptida lain.