You are on page 1of 9

TUJUAN .3. Manajemen yang diterapkan dalam rumah sakit bertujuan untuk memperlancar tugas sehari-hari. maka untuk dapat bertahan dan berkembang dalam lingkungan dengan perubahan cepat. BAB I PENDAHULUAN 1. Dalam Sistem Kesehatan Nasional langkah kebijakan perumahsakitan adalah menyiapkan dan memantapkan pola manajemen rumah sakit dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan pada masyarakat. Dengan demikian pengembangan rumah sakit pada saat ini tentu tidak dapat dilepaskan dari kebijakan pembangunan kesehatan. paradigma manajemen rumah sakit harus diubah menjadi lebih efektif. peningkatan efisiensi pembiayaan. karena rumah sakit adalah bagian integral dari keseluruhan sistem pelayanan kesehatan yang dikembangkan melalui rencana pembangunan kesehatan.1. peningkatan jumlah dan mutu serta pemeliharaan sarana dan prasarana serta peningkatan sistem informasi rumah sakit menuju kemandirian rumah sakit dengan berorientasi pada ekonomi dan sosial. efesien dan mempunyai kemampuan untuk mengakomodir perubahan agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang muncul akibat perubahan-perubahan tersebut. dalam pengelolaannya masih banyak masalah-masalah yang dihadapi. yakni harus sesuai dengan Sistem Kesehatan Nasional serta peraturan perundang-undangan ynag berlaku. Namun demikian masih banyak peningkatan yang harus dilakukan agar demand masyarakat akan suatu pelayanan yang bermutu dapat dicapai. Namun. Mengingat rumah sakit dewasa ini tidak dapat lagi dikelola dengan manajemen sederhana. 1. Bagaimana masalah tersebut dikelola dan diselesaikan berdasarkan POAC? 1.2. Untuk itu diperlukan perencanaan yang matang dan terorganisir dalam pelaksanaan program-program yang ada di rumah sakit. Apakah masalah-masalah yang ada disetiap program kerja sudah teratasi? 2. Dari tahun ke tahun RSUD Provinsi Sulawesi Tenggara telah secara perlahan meningkatkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan mereka. LATAR BELAKANG Salah satu tujuan program pelayanan di rumah sakit adalah peningkatan mutu pelayanan melalui peningkatan jumlah dan mutu sumber daya manusia. Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (RSUD Provinsi Sulawesi Tenggara) merupakan satu-satunya rumah sakit pusat rujukan di Provinsi Sulawesi Tenggara. RUMUSAN MASALAH 1.

Untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi masalah-masalah yang ada pada program kerja RSU Provinsi Sulawesi Tenggara? .1. Untuk menganalisis masalah-masalah yang ada pada program kerja RSU Provinsi Sulawesi Tenggara? 2.

MISI RSU PROVINSI SULAWESI TENGGARA Untuk mencapai visi yang telah ditetapkan tersebut RSU Provinsi Sultra mempunyai misi yakni : 1. Menyelenggarakan pendidikan.1. STATUS RUMAH SAKIT RSU Provinsi Sulawesi Tenggara yang dibangun secara bertahap pada tahun anggaran 1969/1970 dengan sebutan “Perluasan Rumah Sakit Kendari” adalah milik pemerintah Sulawesi Tenggara dengan klasifikasi type C berdasarkan SK Menkes No. Meningkatkan pelayanan kesehatan prima berlandaskan etika profesi 2. 1482/Menkes/SK/XII/1998.00.1. Pelayanan Keperawatan dan Rekam Medis sesuai dengan SK Dirjen Yanmed No. 51/Menkes/II/1979 tanggal 22 Februari 1979.139. Pelayanan Medik.1.1. 3 tahun 1999 tanggal 8 Mei 1999. pelatihan dan penelitian tenaga kesehatan 3. Pelayanan Gawat Darurat. Meningkatkan kesejahteraan karyawan . PROFIL RSU PROVINSI SULAWESI TENGGARA 2. 2. Sejak tanggal 18 Januari 2005. 77 tahun 1983 tanggal 28 Maret 1983. RSU Provinsi Sulawesi Tenggara telah terakreditasi untuk 5 pelayanan yaitu Administrasi Manajemen. RSU Provinsi Sulawesi Tenggara meningkta menjadi type B (Non Pendidikan) sesuai dengan SK Menkes No. Susunan struktur organisasi adalah berdasarkan SK Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara No.3.5. HK.3. Kedudukan Rumah Sakit secara teknis berada dibawah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara dan secara taktis operasional berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Gubernur. dan ditetapkan dengan Perda No. VISI RSU PROVINSI SULAWESI TENGGARA Visi Pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara adalah “Membangun Kesejahteraan Sulawesi Tenggara Tahun 2008-2013” atau yang lebih dikenal dengan ‘BANK SEJAHTERA” Rumah Sakit Umum Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat mengacu kepada visi dan misi pemerintah daerah dan visi pembangunan kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara.1. Visi Rumah Sakit Umum Provinsi Sulawesi Tenggara adalah “Terwujudnya Rumah Sakit Unggulan di Sulawesi Tenggara Tahun 2013” 2.2. BAB II PEMBAHASAN 2. Pada tanggal 21 Desember 1998.06.

mengacu pada Perda No. pemulihan yang dilaksanakan secara serasi. STRUKTUR ORGANISASI 2. TUGAS POKOK DAN FUNGSI RUMAH SAKIT Tugas pokok dan fungsi RSU Provinsi Sulawesi Tenggara. MOTTO RSU PROVINSI SULAWESI TENGGARA RSU Provinsi Sultra mempunyai motto : “Melayani Dengan Hati dan Senyum” 2.000  Kunjungan pasien rawat inap : 15.1.1.8. STRATEGI .200  BOR : 71. Meningkatnya mutu dan kinerja pelyanan rujukan di RSU Provinsi Sulawesi Tenggara dengan indicator utama:  Kunjungan pasien rawat jalan : 165. FILOSOSFI RSU PROVINSI SULAWESI TENGGARA Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat RSU Provinsi Sultra mempunyai Filosofi “Melayani Dengan Baik Merupakan Ibadah” 2. Menyelenggarakan pelayanan penunjang medis 3. Menyelenggarakan palayanan dan asuhan keperawatan 4. 5 Tahun 2008 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah RSU Provinsi Sulawesi Tenggara adalah : melaksanakan upaya kesehatan secara berdaya guna dan berhasil guna dengan mengutamakan penyembuhan.1.4.2.1. SASARAN 1.1. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan 6. terpadu dengan upaya peningkatan serta pencegahan dan melaksanakan upaya rujukan. Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan 7.7. yakni : 1.6.9. Meningkatnya pelayanan RSU Provinsi yang terakreditasi dari 5 pelayanan menjadi 17 pelayanan 2.84% 2.1. Menyelenggarakan pelayanan medis 2. Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana tugas pokok sebagaimana tersebut diatas RSU Provinsi Sulawesi Tenggara mempunya fungsi. Menyelenggarakan administrasi umum dan keuangan 2.5. Menyelenggarakan pelayanan rujukan 5. Meningkatnya fasilitas pelayanan rujukan rumah sakit yang memadai dengan pembangunan gedung baru di lokasi baru RSU Provinsi dengan kapasitas 500 tempat tidur 3.

Ketertiban dan Kenyamanan Lingkungan RSU Provinsi Sulawesi Tenggara yang aman. tertib. Kebersihan. Strategi Peningkatan Kesejahteraan Pegawai Peningkatan kesejahteraan pegawai diupayakan melalui penyediaan jasa pelayanan dan bantuan dana pengobatan. Hubungan baik dengan masyarakat diupayakan dengan memenuihi demand masyarakat terhadap pelayanan yang bermutu. 5. mendengar dan menindaklanjuti keluhan masyarakat serta memberikan informasi yang diperlukan oleh masyarakat. . sosialisasi dan penerapan prosedur yang dapat meningkatkan keamanan. perusahaan asuransi dan perusahaan yang merupakan langganan RSU Provinsi Sulawesi Tenggara. Selain itu strategi lain adalah penyusunan. 2. PEngadaan. Dalam kurun lima tahun ini. Strategi Kemitraan Kemitraan dengan pihak pemerintah dan DPR Provinsi Sulawesi Tenggara dibina dengan senantiasa melaporkan peningkatan kinerja dan masalah yang dihadapi dalam penyediaan pelayanan. Kemitraan yang baik juga diupayakan bekerjasama dengan puskesmas dan rumah sakit lain. Upaya yang dilakukan pada semua tingkat pelayanan dan manajemen dengan tujuan agar upaya peningkatan mutu dipahami. ketertiban. pemeliharaan dan perbaikan sarana dan prasarana secara bertahap dalam lima tahun ini akan meningkatkan mutu pelayanan RSU Provinsi Sulawesi Tenggara. 6. honorarium tenaga medis dan paramedis. Strategi Peningkatan Sarana dan Prasarana Strategi ini menitikberatkan pada upaya untuk memenuhi jumlah dan mutu sarana dan prasarana sehingga dapat mencapai standar minimal Rumah Sakit Kelas B Non Pendidikan. RSU Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan prioritas pada kegiatan yang berkaitan dengan persiapan dan penialaian akreditasi rumah sakit yang merupakan suatu bentuk pengakuan terhadap mutu pelayanan suatu rumah sakit. 3. Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengembangan sumber daya manusia baik dalam jumlah dan mutu agar mencapai standar minimal Rumah Sakit Kelas B Non Pendidikan diupayakan secara terus menerus dengan selalu mengajukan pengususlan kebutuhan tenaga yang diperlukan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Sulawesi Tenggara. seperti sarana listrik. 4. 1. kebersihan dan kenyamanan. bersih dan nyaman dapat dicapai melalui upaya pengadaan dan perbaikan sarana-sarana tertentu. Strategi Peningkatan Mutu Pelayanan Peningkatan mutu pelayanan adalah suatu upaya yang terus menerus dilakukan oleh RSU Provinsi Sulawesi Tenggara. Strategi Peningkatan Keamanan. air bersih dan taman-taman. disadari dan diterapkan oleh semua pegawai di RSU Provinsi Sulawesi Tenggara. Dari hasil analisa faktor internal dan eksternal serta analisa strategi SWOT diperoleh bebebrapa isu strategis yang dirumuskan dalam strategi TSU Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mencapai visi.

Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin 10.1. peningkatan profesionalisme dan kemampuan teknis fungsional. PERENCANAAN (PLANNING) Analisis perencanaan yang dilakukan oleh RSU Provinsi Sulawesi Tenggara meliputi Perencanaan jangka pendek. Program Peningkatan Pembangunan Sistem Perencanaan SKPD 7. Program Peningkatan Pembangunan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan 6. terutama apabila anggaran pelayanan kesehatan keluarga miskin dari Pemerintah Pusat telah dihentikan.1. KEBIJAKAN Kebiajakan pengembangan fasilitas dan pemerataan layanan kesehatan melalui relokasi RSU. Strategi Menuju Badan Layanan Umum Rumah Sakit Pembentukan Bdan Layanan Umum Rumah Sakit adalah salah satu upaya yang akan dilakukan dengan pertimbangan bahwa selama ini RSU Provinsi Sulawesi Tenggara telah menunjukkan kinerja yang baik dalam meberikan pelayanan kepada masyarakat dan dalam penanganan manajemen keuangan. 8. pemeliharaan sarana dan prasarana Rumah Sakit. Upaya RSU Provinsi Sulawesi Tenggara dalam menangani pelayanan keluarga miskin dilakukan antara lain dengan pembebasan biaya di rumah sakit melalui anggaran pusat dan pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui program Bahateramas. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 3. Sasaran . menengah dan jangka panjang. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 5.10.2.2.11. Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan 2. peningkatan. kemitraan pelayanan kesehatan. Program Pengadaan. 2. PROGRAM PELAYANAN Program RSU Provinsi Sulawesi Tenggara 1. pengadaan. Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan 9.7. Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit 12. 2. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 2. ANALISIS MANAJEMEN RSU PROVINSI SULAWESI TENGGARA 2. Strategi Pelayanan Keluarga Miskin Pelayanan kepada keluarga miskin memerlukan strategi khusus. Program Peningkatan Disiplin Aparatur 4. Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit 8.1. Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit 11. dan standarisasi pelayanan kesehatan yang sesuai dengan standar Rumah Sakit Umum Provinsi Sulawesi Tenggara Kelas B Pendidikan.

Berdasar analisis SWOT pada Sumber Daya Manusia (SDM) maka strategi perencanaan ditekankan pada pendidikan keterampilan terhadap terhadap tenaga medis di RSU Provinsi Sulawesi Tenggara. perawat. perawat dan tenaga medis lainnya. Keuntungan (Oppurtunity/O) Sedangkan keuntungannya berdasarkan analisis SWOT didapatkan pasien lebih cepat sembuh. a. keadaan pelayanan. Strategi perencanaan pada RSU Provinsi Sulawesi Tenggara mengikuti analisa SWOT yang terdiri dari tujuan pelayanan. Sumber Daya Manusia. Sehingga terjadi diharapkan hubungan harmonis akan terjalin demi kesembuhan dan kemajuan pengobatan terhadap pasien.utamanya adalah pasien dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki. Ancaman (Threat/T) Ancaman berdasarkan analisis SWOT adalah pasien putus asa. dan bagaimana misi pelayanan bisa dicapai. Tujuan Pelayanan Pasien Kekuatan (Strength/S) Kekuatan jangka pendek untuk mencapai tujuan pelayanan adanya kerja sama antara pasien dan pemberi pelayanan dalam hal ini dokter. Kelemahan (Weakness/W) Kelemahan pada RSU Provinsi Sulawesi Tenggara terletak pada tingkat pendidikan yang kurang memadai. Dengan melihat tujuan pelayanan pasien melalui pendekatan analisis SWOT maka penekanan yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah pada tujuan pelayanan pasien adalah dengan meningkatakan hubungan kerja sama antara pasien. Sumber Daya Manusia Kekuatan (Strength/S) Dari hasil analisis SWOT terhadap RSU Provinsi Sulawesi Tenggara didapatkan hasil mereka lebih terampil dalam penanganan pasien. Contohnya : pelatihan tentang ATLS . Kelemahan (Weakness/W) Kelemahan pada Sumber Daya Manusia (SDM) di RSU Provinsi Sulawesi Tenggara adalah kurang memahami keadaan penyakit pasien. Keuntungan (Oppurtunity/O) Keuntungan berdasarkan analisis SWOT adalah penanganan lebih cepat berhasil. dan tenaga kesehatan lainnya. b. dokter. Sedangkan kekuatan tujuan pelayanan jangka menengah dan panjang adalah terbentuknya kemandirian dan antusiasme penggunaan RSU Provinsi Sulawesi Tenggara. Ancaman(Threat/T) Ancaman berdasarkan pendekatan analisis SWOT adalah penyakit pasien tersebut tidak kunjung tidak kunjung mengalami kemajuan.

c. Keadaan Pelayanan Kekuatan (Strength/S) Kelemahan (Weakness/W) Keuntungan (Oppurtunity/O) Ancaman (Threat/T) d. (Advance Training Life Support). Misi Pelayanan Tercapai Kekuatan (Strength/S) Kelemahan (Weakness/W) Keuntungan (Oppurtunity/O) Ancaman (Threat/T) 2.2. ACTUATING 2.2. CONTROLING .3. untuk para dokter adanya pendidikan spesialis dan BCLS () untuk penanganan hemodialisa.2.4.2. ORGANIZING 2.