You are on page 1of 6

ANALISIS KUALITAS DAYA DAN CARA PENINGKATANNYA PADA JARINGAN

DISTRIBUSI TEGANGAN MENENGAH DAN RENDAH EDTL TIMOR LESTE DI
SISTEM PLTD KABUPATEN BAUCAU
REINALDO GUTERRES DA CRUZ - 2208100627

Bidang Studi Teknik Sistem Tenaga
Jurusan Teknik Elektro-FTI, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Kampus ITS, Keputih-Sukolilo, Surabaya-60111
Email: rgdacruz@gmail.com

ABSTRAK

Timor leste adalah salah satu negara termuda yang terpisah dengan Indonesia pada tahun 1999, yang saat
ini sedang membangun infrastruktur baru disegala bidang baik secara administrasi maupun secara fisik namun tidak
terlepas dari banyak kendala dan kekurangan yang dihadapi dan salah satu kendalanya adalah dibidang kelistrikan
tentang kualitas daya listrik yang kurang baik dan tidak stabil sehingga sering terjadi pemadaman listrik tiba-tiba
dan tegangan listrik yang fluktuatif yang mempengaruhi aktivitas masyarakat, karena sistem tenaga yang andal dan
kualitas daya listrik yang baik mempunyai kontribusi yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat Timor Leste
untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Sistem pembangkit tenaga listrik di kabupaten Baucau adalah Pembangkit Listrik Tenaga Diesel dengan daya 2.953
MW, 400 V dan 20 KV untuk tegangan Primer dan 380/220 V untuk tegangan sekunder, dari tiga buah generator
yang tersedia yang dapat dijalankan secara bersamaan maupun secara sendiri-sendiri tergantung dari besarnya beban
yang ada, dan pembangkit ini dapat menyalurkan daya kekonsumen di kota Baucau dan kebeberapa Desa yang
jaraknya belasan kilometer yang tersambung dengan pembangkit dan jaringan tersebut. Apabila penurunan
tegangan yang terjadi melebihi batas toleransi yang diijinkan, maka secara teknis akan mengakibatkan terganggunya
kinerja peraltan listrik konsumen. Berdasarkan hubungan tegangan dan daya rekatif tersebut, maka tegangan dapat
diperbaiki dengan mengatur aliran daya reaktif. Kapasitor pada sistem daya listrik menimbulkan daya reaktif,
sehingga pemasangannya pada sistem distribusi menjadikan losses akibat aliran daya reaktif pada saluran dapat
dikurangi sehingga kebutuhan arus menurun dan tegangan mengalami kenaikan. Salah satu metode yang digunakan
untuk analisa aliran daya dengan menggunakan software Etap 4.

Kata Kunci: Daya, Tegangan dan kapasitor

1. Pendahuluan Perusahaan dan kantor-kantor yang bergerak
Dalam menyalurkan daya listrik dari tempat diberbagai bidang akan mengalami kemacetan,
pengirim atau pusat pembangkit listrik ke konsumen kegiatan administrasi akan terganggu dan kerugian
di Timor Leste saat ini menggunakan sistem tenaga cukup besar jika terjadi pemadaman listrik tiba-tiba
listrik dengan penyaluran tenaga listrik tegangan atau tegangan listrik yang tidak stabil, dimana
menenggah (Primer) dan sistem distribusi tegangan aktifitasnya akan terhenti dan produk yang
rendah (sekunder). Dalam sistem distribusi selalu dihasilkannya dari suatu usaha menjadi rusak atau
pokok permasalahan tegangan muncul yang tidak gagal diproduksi.
terlepas dari besarnya tegangan peralatan yang
dipakai oleh konsumen yang telah ditentukan. Bila Beban sistem bervariasi dan besarnya
tegangan sistem distribusi terlalu tinggi atau terlalu berubah-ubah sepanjang waktu. Bila beban
rendah dan melewati nilai-nilai batas toleransi yang meningkat maka tegangan diujung penerimaan
telah ada maka tegangan tersebut akan mengganggu menurun dan sebaliknya bila beban berkurang maka
stabilitas tegangan kerja dari pada peralatan listrik tegangan di ujung penerimaan naik.
bahkan bisa merusak peralatan konsumen. Selain dari Faktor lain yang ikut mempengaruhi perubahan
pada turun naiknya tegangan pada sistem distribusi tegangan sistem adalah rugi daya yang disebabkan
yang mengganggu kualitas daya, lebih fatal lagi jika oleh adanya impedansi seri penghantar saluran, rugi
terjadi pemadaman listrik yang terlalu sering dengan daya ini menyebabkan jatuh tegangan. Oleh karena
waktu padam yang lama dan tegangan listrik yang itu konsumen yang letaknya jauh dari titik pelayanan
tidak stabil, merupakan refleksi dari keandalan dan akan cenderung menerima tegangan relatif lebih
kualitas listrik yang kurang baik, dimana akibatnya rendah, bila dibandingkan dengan tegangan yang
dapat dirasakan secara langsung oleh pelanggan. diterima konsumen yang letaknya dekat dengan pusat
Sistem tenaga listrik yang andal dan energi pelayanan.
listrik dengan kualitas yang baik dan memenuhi Perubahan tegangan pada dasarnya disebabkan oleh
standar, mempunyai kontribusi yang sangat penting adanya hubungan antara tegangan dan daya reaktif.
bagi kehidupan masyarakat. Jatuh tegangan dalam penghantar sebanding dengan

energi listrik dengan kualitas yang baik Jaringan Beban Generator Trafo Step up dan memenuhi standar. Teori Penunjang sekunder (misal 380/ 220 Volt). tetapi dapat di hambatan dan arus. Proses penyaluran daya distribusi dengan mengakibatkan menurungnya kualitas daya dan tegangan primer (20 KV) dari pusat pembangkit efisiensi kerjanya dan Bagaimana cara ke transformator-transformator distribusi menangulanginya untuk meningkatkan kualitas daya 380/220 Volt. Pengertian ini didasarkan dari tiga Gambar 2. struktur jaringan spindle b. Terdapat regulasi tegangan yang ketat. Listrik Primer dan Sekunder yaitu: Peralatan-peralatan jaringan distribusi adalah a. struktur jaringan radial penyaluran tersebut dapat dikatakan memiliki 2. Susunan sistem distribusi Daya komponem penting tentang kualitas daya listrik. konsumen dengan titik pelayanan tidak sama . Secara umum nilai kualitas daya listrik yang Vs = Tegangan ujung pengiriman (volt) diinginkan oleh konsumen. jatuh tegangan disebabkan oleh tegangan ini tidak dapat di hindarkan. struktur jaringan loop tingkat kualitas daya listrik yang baik. dan analisa aliran daya dengan software saat ini semuanya masih menggunakan Pusat Etap 4 guna mengetahui seberapa besarnya rugi pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) ) tegangan. Harmonisa tegangan yang serendah mungkin. Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui kualitas Pendistribusian tenaga listrik adalah bagian dari suatu daya dengan menganalisa sistem jaringan distribusi.2. Terjaminnya kualitas daya yang disalurkan kepihak yang memiliki faktor daya tertinggal. Proses pendistribusian tenaga listrik dengan tegangan rendah melalui jaringan Distribusi 2. .Konsumen yang letaknya jauh dari titik pelayanan sistem yang tersusun dari beberapa macam peralatan . antara lain: Vr = Tegangan ujung penerimaan (volt) Saluran daya umumnya melayani beban a. Efisiensi dan dinyatakan dengan rumus: Adalah nilai yang menunjukkan tingkat penggunaan energi listrik yang dimanfaatkan oleh Vreg = …………………………(1) konsumen secara optimal. Faktor-faktor yang mendasari bervariasinya tegangan b. Sistem tenaga listrik merupakan suatu . mempunyai kontribusi yang primer Trafo distribusi sangat penting bagi kehidupan masyarakat jaman sekarang.Letak konsumen tersebar. rugi daya aktif dan reaktif yang ada yang 2. tidak boleh memerlukan tegangan tertentu. 3. Sistem Distribusi Daya Listrik tersebar. proses sistem tenaga listrik yang secara garis besar analisa kapasitas generator pembangkit dan dapt dibagi menjadi tiga tahap yaitu: transformator distribusi terhadap daya pelanggan 1. tegangan ujung pengiriman dan tegangan ujung Walaupun terjadinya fluktuasi (ketidak stabilan) pada penerimaan. Jatuh tegangan relatif dinamakan regulasi tegangan c.Pusat pelayanan tidak dapat diletakkan merata atau 2. sistem distribusi adalah: c. Jika terjadi fluktuasi tegangan.3 Sistem Regulasi Tegangan Tegangan yang baik adalah tegangan yang Jatuh tegangan adalah selisih antara tetap stabil pada nilai yang telah ditentukan. konsumen. berdampak negative terhadap peralatan listrik . saluran serta pada beban dan faktor daya.konsumen pada umumnya memakai peralatan yang d. pada saluran bolak-balik minimalkan sesuai variasi tegangan yang dapat diatur besarnya tergantung dari impedansi dan admitansi dalam suatu standar tertentu.1 Pengertian Kualitas Daya 220/380 V Kualitas daya listrik adalah tenaga listrik 400 V 20 kV 20 kV yang andal. Pusat pembangkit tenaga listrik (di Timor Leste terpasang. transformator. Level tegangan 2. Berdasarkan hubungan ini maka tujuan dari tenaga listrik dan beban-beban listrik atau pelanggan.jaringan tersebut. 2. pada system tersebut. sehingga jarak tiap yang ada. daya reaktif yang mengalir dalam penghantar dan listrik seperti: generator. 3. Kontinuitas Transformator induk untuk menaikan tegangan dari Adalah keadaan yang memberikan lamanya 400 V ke 20 kV. jaringan Distribusi sekunder suatu waktu bagi konsumen dapat menggunakan energi jaringan dengan sistem tegangan 380 volt ke 220V. listrik tanpa terganggu maupun terputus yang dapat Klasifikasikan Jaringan distribusi menurut memuaskan konsumen maka pembangkit dan strukturnya 1.

Qc adalah daya reaktif yang dibangkitkan oleh Gambar 6.pemasangan kapasitor paralel dalam saluran distribusi primer 1. dan lain-lain . yaitu Jaringan kualitas tegangan agar regulasi tegangan saluran Radial. tegangan dan factor daya. Adalah sistem distribusi yang paling sederhana dan ekonomis. sehingga apabila jalur utama tersebut mengalami gangguan. (20KV) dapat dikelompokkan Metoda-metoda yang digunakan untuk memperbaiki menjadi beberapa model diantaranya. menengah (Primer. maka seluruh gardu akan ikut padam. jadi pengaruh dari kapasitor adalah untuk mengurangi aliran daya reaktif di dalam jarigan sehingga daya reaktif yang berasal dari sistem menjadi Q2 (total) = Q1 (beban) – Qc.4 Kapasitor pada Jaringan Distribusi Kapasitor pada sistem daya listrik terdapat beberapa penyulang yang menyuplai menimbulkan daya reaktif untuk memperbaiki beberapa gardu distribusi secara radial. Kurangnya keandalan disebabkan karena hanya terdapat satu jalur utama yang menyuplai gardu distribusi.mempertinggi kapasitas pembebanan jaringan Kapasitor paralel membangkitkan daya reaktif negatif (panah kebawah) dan beban membangkitkan daya reaktif positif (panah keatas).memperbaiki kondisi tegangan . hal ini dikarenakan jatuh tegangan terbesar ada diujung saluran.akan cenderung menerima tegangan relatif lebih 2. Paralel kapasitor terhadap beban Sistem distribusi Tie Line seperti Gambar 6 digunakan untuk pelanggan penting yang tidak boleh Manfaat penggunaan kapasitor paralel: padam (Bandar Udara. distribusi tidak terlalu besar adalah Jaringan Lingkaran (Loop). karenanya menambah kapasitor sistem akan mengurangi kerugian. 2. Gambar 5. Kapasitor dengan Sumber Bolak – Balik dengan sistem lainnya.5 Jaringan Pada Sistem Distribusi Primer rendah dibandingkan dengan konsumen yang Jaringan Pada Sistem Distribusi tegangan letaknya dekat dengan pusat pelayanan. Tie dan Switch Pemisah . Transformator ini berfungsi untuk menurunkan tegangan sistem agar dapat dikomsumsikan pada beban konsumen.pemakaian transformator berpeubah sadapan (tap Sistem distribusi dengan pola Radial seperti changing transformer) Gambar 5.6 Jaringan Hantaran Penghubung (Tie Line) Gambar 4. Pemasangan peralatan kapasitor parallel pada jaringan distribusi mengakibatkan losses akibat aliran daya reaktif pada saluran dapat dikurangi sehingga kebutuhan arus menurun dan tegangan mengalami kenaikan sehingga kapasitas sistem bertambah. Rumah Sakit. Sistem distribusi jaringan radial Pelayanan tenaga listrik pada suatu daerah beban tertentu dilakukan dengan memasang transformator stepdown pada sembarang titik pada jaringan yang sedekat mungkin dengan daerah beban yang dilayaninya. Sistem Jaringan Distribusi Radial dengan kapasitor paralel. Namun keandalan sistem ini lebih rendah dibanding Gambar 3.mengurangi kerugian . Kerugian lain yaitu mutu tegangan pada gardu distribusi yang paling ujung kurang baik. Jaringan Radial .Jaringan Spindel . Jaringan hantaran penghubung (Tie Line). Pada sistem ini 2.

Np = Jumlah lilitan kumparan primer Ns = Jumlah lilitan kumparan sekunder Spindel terdiri dari beberapa penyulang (feeder) yang tegangannya diberikan dari Gardu Induk dan tegangan tersebut berakhir pada sebuah Gardu 2. gardu hubung. sistem Spindel dengan cara melepas switch terhubung ketitik berfungsi sebagai sistem Radial..7 Transformator Distribusi pemasokannya dari beberapa gardu induk. Volt Amper) Gambar 8 sistem distribusi Spindel Sedangkan daya semu dinyatakan dengan satuan Volt Ampere (disingkat.……. Pola Spindel biasanya digunakan pada area yang tidak terganggu para feeder bersangkutan. I. Transformator dapat digunakan baik dalam bidang elektronik maupun dalam bidang tenaga listrik.…………. dalam pemakaiannya transformator dapat dikelompokan menjadi: 1. Sistem distribusi Lingkaran Perbandingan lilitan dan perbandingan Ggl (Loop) induksi pada kumparan primer dan sekunder dapat ditulis sebagai berikut: Sistem ini disebut rangkaian tertutup karena saluran primer yang menyalurkan daya listrik sepanjang a= ………………. khususnya untuk beban yang memiliki impedansi (Z).sehingga Trasformator adalah salah satu alat listrik yang memegang peranan sangat penting dalam sistem dengan demikian tingkat keandalannya relatif lebih distribusi yang dapat memindahkan dan mengubah baik. yaitu: 1.Transformator daya. Daya aktif (P) Daya aktif adalah daya yang digunakan untuk melakukan usaha sebenarnya.Transformator pengukuran yaitu transformator arus dan transformator tegangan... menyatakan . a = adalah nilai perbandingan lilitan transformator (turn ratio) 4. yang penyulang aktif dan sebuah penyulang cadangan diperlukan untuk mempercepat pemulihan pelayanan (express) yang akan dihubungkan melalui bagi konsumen. Di dalam sebuah gangguan dan menhubungkan bagian feeder yang penyulang aktif terdiri dari gardu distribusi sehat ke feeder di sekitarnya. Namun pada pengoperasiannya. satuan adalah watt (W) dan rumus dapat ditulis sebagai: P = V. adalah suatu es = Ggl induksi pada kumparan sekunder pola kombinasi jaringan dari pola Radial dan Ring.………………. jaringan tegangan menengah (JTM) yang dengan feeder di sekitarnya. 3. VA)..(3) 2. (2) daerah beban yang dilayani membentuk suatu rangkaian tertutup. Dalam sistem listrik Arus Bolak-Balik ada tiga jenis daya yang dikenal. dengan cara menghubungkan area. lainya yang sehat segera dapat dioperasikan kembali. Jaringan Lingkaran (Loop) (TR) atau tegangan menengah (TM). Dengan demikian bagian menggunakan kabel tanah/saluran kabel tanah feeder yang terganggu dilokalasir dan bagian feeder tegangan menengah (SKTM).. Daya semu (S. energi listrik dari satu atau lebih rangkaian listrik kerangkaian listrik yang lain melalui suatu gandengan magnet dan berdasarkan prinsip induksi- elektromagnetik. 2. yang berfungsi untuk mendistribusikan tegangan kepada konsumen baik konsumen tegangan rendah 3. VA. Cos θ (watt)…………………….8 Perumusan Daya Listrik Arus Bolak-Balik Hubung (GH). Pada Jaringan Tegangan Menengah Struktur Lingkaran (Loop) seperti Gambar 7. Bentuk ini merupakan modifikasi bentuk dasar radial Pada sebuah spindel biasanya terdiri dari beberapa dengan menambahkan Tie dan switch pemisah. Jaringan Spindel ep = Ggl induksi pada kumparan primer Sistem Spindel seperti pada Gambar 8. Gambar 7.Transformator distribusi yaitu mengubah tegangan menengah menjadi tegangan rendah. dimungkinkan 2.

ETAP PowerStation juga menyediakan fasilitas Library yang akan mempermudah desain suatu sistem S = V x I……….……………..(6) dapat mempermudah dan memperbaiki hasil simulasi/analisa. kerja. line diagram (SLD) sistem tenaga listrik digambarkan terlebih dahulu dengan memperhatikan Setiap plant harus menyediakan modelling peralatan komponen AC dan DC serta peralatan yang dan alat ..…. yang bertujuan untuk: 1.10 Load Flow Analisa aliran daya (Load Flow Analysis) dilakukan untuk mengetahui besarnya tegangan bus. data transformator data kabel dll...…………(7) saluran distribusi) apakah mampu untuk mengalirkan daya yang diinginkan. analisa yang akan dilakukan.. transient stability.. 2.. Study Case.. Misalnya generator. frekuensi sistem dan metode – metode yang dipakai.………. Volt Amper Reaktif) Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam Daya reaktif adalah daya yang digunakan untuk bekerja dengan ETAP PowerStation adalah : menghasilkan fluks magnetik.... Dalam peralatan generator dan transformator. setiap plant harus menyediakan data base untuk keperluan itu. ETAP PowerStation Load Flow Analysis adalah program Gambar 8. Memperoleh kondisi awal (eksisting) untuk 2... Beban yang bersifat komponen/peralatan listrik sehingga membentuk induktif akan membutuhkan daya reaktif sedangkan suatu sistem kelistrikan..(4) ETAP PowerStation dapat melakukan Dimana daya semu (S) merupakan hasil penggambaran single line diagram secara grafis dan penjumlahan daya aktiv (P) dengan daya reaktif (jQ) mengadakan beberapa analisa/studi yakni Load Flow secara vektoris.. stabilitas dan perencanaan E T A P (Electrical Transient Analysis pengembangan sistem.kapasitas peralatan listrik.... data motor. Segitiga Daya simulasi untuk tujuan analisa aliran daya.. (aliran daya).. Sin θ (Var)……………………… ……. yaitu perbandingan antara daya aktif (watt) Studi aliran daya adalah studi yang memberikan dengan daya semu/daya total (VA).. Daya reaktif (Q. Program) PowerStation adalah software untuk power Untuk memulai load flow analysis maka single sistem yang bekerja berdasarkan plant (project).alat pendukung yang berhubungan dengan digunakan. 3.. Library. Program) hubung singkat.. Sebuah 2. Satuannya adalah Volt 1.....………. Sistem yang dapat dianalisa adalah sistem radial maupun Ada juga yang dikenal dengan faktor daya atau faktor loop..9 ETAP (Electrical Transient Analysis memperoleh studi – studi operasi ekonomis. (5) kelistrikan. informasi mengenai semua peralatan yang akan dipakai dalam sistem kelistrikan. dan cable derating. arus dan aliran daya yang terjadi pada saluran dalam sistem. One Line Diagram.I.. protective antara tegangan kerja dengan Arus konsumsi device coordination. S = PjQ………..... menunjukkan hubungan antara Ampere Reaktive (VAR).. Standar yang dipakai.11 Single line Diagram plant terdiri dari sub-sistem kelistrikan yang Single line diagram adalah suatu sistem membutuhkan sekumpulan komponen elektris yang kelistrikan terdiri dari beberapa peralatan listrik . Memeriksa semua peralatan (transformator dan Cos ………………. Memeriksa tegangan dan pengaturan tegangan 2. Data elektris maupun mekanis dari peralatan yang detail/lengkap Q = V. motor Daya semu merupakan hasil perkalian langsung starting.. PowerStation... harmonisa. VAR... peralatan listrik yang terpasang. faktor daya dari cabang. seperti yang tertera pada khusus dan saling berhubungan. 4.……. Hubungan dari ketiga daya di atas dapat digambarkan 3. atau cosinus analsis aliran daya pada suatu sistem tenaga listrik sudut antara daya aktif dan daya semu/daya total.. beban kapasitif menyumbangkan daya reaktif. Library ini dapat diedit atau dapat ditambahkan dengan informasi peralatan bila perlu. berisikan parameter – parameter yang berhubungan dengan metode studi yang akan dilakukan dan format hasil analisa. 3.. Short Circuit (hubung singkat). 2. biasanya mengacu pada melalui segitiga daya berikut: standar IEC atau ANSI...

php?pid=970&m=db . To get the full version, please purchase the program here: http://cbs. You can only convert up to 5 pages in the trial version.Thank you for using Wondershare PDF Converter Pro 4.wondershare.com/go.1.0.