You are on page 1of 9

PRAKTIKUM MINERAL OPTIK DAN PETROGRAFI

Acara V : Pengenalan Mineral III Nama : Andi Azis Rusdi
Hari/tgl : Jumat, 06 Oktober 2017 Nim : F 121 15 001

No. Urut : 01
No. Peraga : RF/AND/19
Warna Absorbsi : Coklat
Bentuk : Euhedral
Belahan : 1 Arah
Pecahan : Tidak Rata NIKOL SEJAJAR
Pleokrisme : Tidak Ada
Relief : Sedang
Intensitas : Tinggi
Ukuran Mineral : 1,45 mm
W.I Max : Orange Kecoklatan
Bias Rangkap : 0,016 (Orde II)
Sudut Gelapan : 60˚
Jenis Gelapan : Miring NIKOL SILANG
Kembaran : Tidak Ada
Nama Mineral : Biotit K(Mg,Fe) 3(AlSi3O10)(F,OH)2
Keterangan : Warna mineral adalah pencerminan dari data serap atau absorpsi
panjang gelombang tertentu dari cahaya atau sinar yang masuk khususnya untuk
mineral yang transparan yang bersifat anisotropik. Pleokroisme merupakan
warna yang terjadi (bila meja mikroskop diputar 360˚), karena adanya perbedaan
daya absorpsi. Belahan adalah kecenderungan dari beberapa kristal mineral untuk
pecah melalui bidang lemah yang terdapat pada struktur kristalnya.bentuk
mineral secara optik mikroskopik, maka bentuk yang dapat kita amati adalah
bentuk mineral dalam kondisi dua dimensi, tetapi dengan bantuan struktur dalam
mineral yang dapat teramati seperti halnya bidang belah atau “cleavage”,maka
kita dapat mentafsirkan akan struktur kristal dari mineral tersebut.

Bias rangkap adalah angka yang menunjukan perbedaan indek bias. bentuk mineral euhedral. ST.. ukuran mineral 1.Eng. sudut gelapan 60˚. pecahan tidak rata. relief sedang.Dengan demikian berdasarkan kenampakan bentuk mineral dalam kondisi 2 dimensi.Fe) 3(AlSi3O10)(F. Pecahan adalah kecenderungan mineral untuk terpisah-pisah dalam arah yang tidak teratur apabila mineral dikenai gaya.1 Peraga RF/AND/19 memiliki warna absorbsi mineral coklat.M. warna interferensi maksimum orange kecoklatan. kembaran Tidak Ada. Relief merupakan kenampakan yang timbul akibat perbedaan indeks bias antara suatu media dengan media yang mengitarinya. (n=sin i/sin r =l/v ). Dari hasil pengamatan pada mikroskop dapat diketahui bahwa pada sampel dengan no. maka kita dapat merefleksikannya ke dalam bentuk kondisi 3 dimensi. Indeks bias adalah suatu angka (konstanta) yang menunjukan perbandingan antara sinus sudut datang dan sinus sudut pantul .45 mm.) . Kembaran adalah kenampakan pada mineral akibat adanya /tumbuhnya 2 kristal bersamaan pada proses pengkristalan. pleokreisme tidak ada.016 (Orde II). intensitas warna tinggi. Maka dapat kita simpulkan bahwa mineral ini adalah Biotit K(Mg. Sudut gelapan merupakan proses penggelapanya itu akibat perulangan pembiasan yang terjasi yang diperoleh dengan merubah-rubah posisi mineral.OH)2 Praktikan Pengawas Praktikum (Andi Azis R) (Riska Puspita. bias rangkap 0. mempunyai belahan 1 arah. jenis gelapan miring.

Dalam urutan reaksi bowen series ada di continuos series. 15 September 2017Nim: F 12115001 Genesa : Anortit termasuk dalam golongan mineral Plagioklas Feldspar dimana Proses pembentukan dimulai dari proses diferensiasi magma. serta banyakterdapat padabatuanbekubasasepertiGabroatauBasalt. Feldspar terdiriatasKalium (potasium. K). PRAKTIKUM MINERAL OPTIK DAN PETROGRAFI Acara II : Pengamatan Ortoskop Nikol Sejajar Nama : Andi Azis R dan Nikol Silang Hari/tgl : Jumat. yaituAnortit adalahmineral yang pertama kali terbentukpadasuhu yang tinggidan AnorthiteadalahjenisPlagioklas yang kaya Ca. Natrium (sodium. Na). inidisebutkontakmetamorfisme. Fasepneumatolitycadalah proses reaksikimiadari gas dan cairandari magma dalamlingkungan yang dekatdengan magma. Dari sudutgeologi. Padaumumnyakelompok mineral initerbentukoleh proses pneumatolistisdan hydrothermal yang membentukurat pegmatite. dankalsium aluminosilikat. . karenaadanyagejala kontakantarabatuan yang lebihtuadengan magma yang lebihmuda.

I Max : Kuning Kehijauan Bias Rangkap : 0.maka .026 (Orde III) Sudut Gelapan : 38˚ Jenis Gelapan : Miring NIKOL SILANG Kembaran : Tidak Ada Nama Mineral : Muskovit KAl2 (AlSi3O10)(F. 06 Oktober 2017 Nim : F 121 15 001 No. tetapi dengan bantuan struktur dalam mineral yang dapat teramati seperti halnya bidang belah atau “cleavage”. Urut : 02 No. Pleokroisme merupakan warna yang terjadi (bila meja mikroskop diputar 360˚).375 mm W.bentuk mineral secara optik mikroskopik. PRAKTIKUM MINERAL OPTIK DAN PETROGRAFI Acara V : Pengenalan Mineral III Nama : Andi Azis Rusdi Hari/tgl : Jumat. maka bentuk yang dapat kita amati adalah bentuk mineral dalam kondisi dua dimensi. Belahan adalah kecenderungan dari beberapa kristal mineral untuk pecah melalui bidang lemah yang terdapat pada struktur kristalnya. karena adanya perbedaan daya absorpsi.OH)2 Keterangan : Warna mineral adalah pencerminan dari data serap atau absorpsi panjang gelombang tertentu dari cahaya atau sinar yang masuk khususnya untuk mineral yang transparan yang bersifat anisotropik. Peraga : RF/AND/19 Warna Absorbsi : Orange Bentuk : Euhedral Belahan : 1 Arah Pecahan : Tidak Rata NIKOL SEJAJAR Pleokrisme : Dwikroid Relief : Sedang Intensitas : Sedang Ukuran Mineral : 1.

Dengan demikian berdasarkan kenampakan bentuk mineral dalam kondisi 2 dimensi.) . Bias rangkap adalah angka yang menunjukan perbedaan indek bias. belahan 1 arah. Pecahan adalah kecenderungan mineral untuk terpisah-pisah dalam arah yang tidak teratur apabila mineral dikenai gaya. (n=sin i/sin r =l/v ). Indeks bias adalah suatu angka (konstanta) yang menunjukan perbandingan antara sinus sudut datang dan sinus sudut pantul . pleokreisme Dwikroid.M. sudut gelapan 38˚. bias rangkap 0. relief sedang.026 (Orde III). Kembaran adalah kenampakan pada mineral akibat adanya /tumbuhnya 2 kristal bersamaan pada proses pengkristalan. peraga RF/AND/19 memiliki warna absorbsi Orange.Eng. maka kita dapat merefleksikannya ke dalam bentuk kondisi 3 dimensi. Relief merupakan kenampakan yang timbul akibat perbedaan indeks bias antara suatu media dengan media yang mengitarinya. pecahan tidak rata. warna interferensi maksimum kuning kehijauan. ukuran mineral 1. Dari hasil pengamatan pada mikroskop dapat diketahui bahwa pada sampel no. intensitas warna sedang.2 dengan no. dan tidak mempunyai kembaran. bentuk mineral euhedral. jenis gelapan miring.kita dapat mentafsirkan akan struktur kristal dari mineral tersebut.OH)2 Praktikan Pengawas Praktikum (Andi Azis R) (Riska Puspita.375 mm. ST.. Dapat kita simpulkan bahwa nama dari mineral ini adalah Muskovit KAl2 (AlSi3O10)(F. Sudut gelapan merupakan proses penggelapanya itu akibat perulangan pembiasan yang terjasi yang diperoleh dengan merubah-rubah posisi mineral.

tonalit. granodiorit. 15 September 2017Nim: F 12115001 Genesa : Pembentukan kuarsa ada pada tahap terakhir evolusi magma yaitu Dari proses pembekuan magma(obsidian. Kemudianseiringdenganpenurunansuhukarena penyerapanpanasolehbatuan yang dilaluinyasertapenurunantekanan akibatsemakinmenjauhnya magma daridapur magma danpengaruh gravitasisehinggamemasukitahappadasuhupembentukankristalkuarsa. Mineral inidijumpaipadabatuan bekuasamsepertigranit. selanjutnyaterbentuklah mineral kuarsadengankondisitertentusehingga membentuktekstur yang tertentu pula. PRAKTIKUM MINERAL OPTIK DAN PETROGRAFI Acara II : Pengamatan Ortoskop Nikol Sejajar Nama : Andi Azis R dan Nikol Silang Hari/tgl : Jumat.andesit). setelah proses magmatismedanmemasukifasepegmatismedan pnumatolisispada proses hidrotermal yang bersuhurendah (berkisar 200˚ – 400˚ C). .ryolit. ryolit. Awalnya magma mengintrusibatuandipermukaandanmenghasilkan gejala-gejalaintrusisehinggaterbentuklah mineral-mineral yang bersifat holokristalindanasam. danbatuan metamorfTerutama dalam pegmatitgranitKuarsamerupakan mineral paling umumditemukandalam mineral Gang dariuraturathidrotermal Proses pembentukan mineral yaitumelaluipembekuan magma yang bersifat asam.

. maka bentuk yang dapat kita amati adalah bentuk mineral dalam kondisi dua dimensi. Peraga : AFD/5/ABN/BP Warna Absorbsi : Putih keabu-abuan Bentuk : Euhedral Belahan : 1 Arah Pecahan : Tidak Rata NIKOL SEJAJAR Pleokrisme : Tidak Ada Relief : Sedang Intensitas : Tinggi Ukuran Mineral : 1.bentuk mineral secara optik mikroskopik.maka kita dapat mentafsirkan akan struktur kristal dari mineral tersebut. Belahan adalah kecenderungan dari beberapa kristal mineral untuk pecah melalui bidang lemah yang terdapat pada struktur kristalnya. 22 September 2017 Nim : F 12115001 No. Pleokroisme merupakan warna yang terjadi (bila meja mikroskop diputar 360˚). karena adanya perbedaan daya absorpsi. tetapi dengan bantuan struktur dalam mineral yang dapat teramati seperti halnya bidang belah atau “cleavage”. Urut : 03 No.006 (Orde I) Sudut Gelapan : 32˚ Jenis Gelapan : Miring NIKOL SILANG Kembaran : Carlsbad Nama Mineral : Sanidin (K(AlSi3O8) Keterangan : Warna mineral adalah pencerminan dari data serap atau absorpsi panjang gelombang tertentu dari cahaya atau sinar yang masuk khususnya untuk mineral yang transparan yang bersifat anisotropik.I Max : Putih keabu-abuan Bias Rangkap : 0.55 mm W. PRAKTIKUM MINERAL OPTIK DAN PETROGRAFI Acara III : Pengenalan Mineral I Nama : Andi Azis Rusdi Hari/tgl : Jumat.

sudut gelapan 32˚.006 (Orde II). ST. Dapat kita simpulkan bahwa nama dari mineral ini adalah Sanidin. Kembaran adalah kenampakan pada mineral akibat adanya /tumbuhnya 2 kristal bersamaan pada proses pengkristalan. Bias rangkap adalah angka yang menunjukan perbedaan indek bias. jenis gelapan miring. (n=sin i/sin r =l/v ). warna interferensi maksimum putih keabu-abuan.. pecahan tidak rata. relief sedang. Dari hasil pengamatan pada mikroskop dapat diketahui bahwa pada sampel dengan no.Eng. Praktikan PengawasPraktikum (Andi Azis R) (Riska Puspita.55 mm. ukuran mineral 1.3 Peraga AFD/5/ABN/BP memiliki warna absorbsi putih keabu-abuan. belahan 1 arah. maka kita dapat merefleksikannya ke dalam bentuk kondisi 3 dimensi. bias rangkap 0. dan mempunyai kembaran Carlsbad.) . Pecahan adalah kecenderungan mineral untuk terpisah-pisah dalam arah yang tidak teratur apabila mineral dikenai gaya. bentuk mineral euhedral. Indeks bias adalah suatu angka (konstanta) yang menunjukan perbandingan antara sinus sudut datang dan sinus sudut pantul . Relief merupakan kenampakan yang timbul akibat perbedaan indeks bias antara suatu media dengan media yang mengitarinya. Sudut gelapan merupakan proses penggelapanya itu akibat perulangan pembiasan yang terjasi yang diperoleh dengan merubah-rubah posisi mineral.M. intensitas warna tinggi.Dengan demikian berdasarkan kenampakan bentuk mineral dalam kondisi 2 dimensi. pleokreisme tidak ada.

wordpress.co. DAFTAR PUSTAKA  http://mahallyrizka.id/2011/04/mineral-garnet.com/2012/10/22/mineral-optik/  Arsip Kristalografi dan Mineralogi Andi Azis Rusdi Teknik Geologi Untad 2015 .html  https://id.blogspot.org/wiki/Olivin  https://alfred8steven.wikipedia.